BENCHMARKING

ALTERNATIF STRATEGI BERSAING
OLEH: PAMBUKO NARYOTO

sebagai bahan µ¶pembandingan¶¶. jasa dan tata cara kita terhadap pesaing kita yang terkuat atau badan usaha lain yang dikenal sebagai yang terbaik ` Teddy Pawitra Bencmarking sebagai suatu proses belajar yang berlangsung secara sisitematis dan terusmenerus dimana setiap bagian dari suatu perusahaan dibandingkan dengan perusahaan yang terbaik atau pesaing yang paling unggul ` Benchmarking secara singkat. yakni µ¶mematok¶¶ kinerja lawan terbaik. . dimana posisi kinerja perusahaan kita.` David Kearns (CEO dari Xerox) Benchmarking adalah suatu proses pengukuran terus-menerus atas produk.

Filosofis Dasar Benchmarking ` ` ` ` Memahami operasi Anda (self evaluation) Memahami pemimpin pasar atau kompetitor Menggabung yang terbaik Memperoleh superioritas .

Jasa. dan Praktik `Organisasi terkenal yang memimpin pasar .Benchmarking `Proses yang berkesinambungan `Pengukuran (internal dan eksternal) `Produk.

yakni pembandingan kwalitas produk atau jasa secara langsung atas pesaing sejenis dalam suatu pasar.` Menurut frost & fringle {1993} variasi tehnik pembandingan kinerja ini dapat digolongkan atas beberapa criteria dasar: ` Pertama. competitive benchmarking. ` Kedua. yakni perbandingan antar divisi atau wilayah pasar yang terdapat dan digarap oleh unit±unit intern dalam organisasi. . internal Benchmarking.

proses transformasi dari input ke output adalah sama di semua industri. bahkan dapat di lakukan di luar industri yang sejenis. generic benchmarking.` ` Ketiga yaitu functional benchmarking. merupakan perbandingan kapabilitas fungsifungsi bisnis atas pesaing tertentu walaupun tidak dalam suatu industri yang sejenis. dengan ansumsi. maka pembandingan atas pengembangan produk baru misalnya dapat dilakukan pada generiknya saja. . Keempat.

` Focus dari kegiatan benchmarking diarahkan pada praktek terbaik dari perusahaan lainnya. .AsasAsas-asas benchmarking ` Benchmarking merupakan kiat untuk mengetahui tentang bagaimana dan mengapa suatu perusahaan sebagai pemimpin dalam suatu industri ( market share ) dapat melaksanakan tugas-tugasnya lebih baik dibandingkan dengan yang lainnya.

dan kemampuan untuk implementasi tentang apa yang ditemukan dalam praktek bisnis. pemilihan yang tepat. Kegiatan benchmarking perlu melibatkan dari semua pihak yang berkepentingan.` Praktek benchmarking dalam pelaksanaannya harus terpadu dengan praktek manajemen yang lainnya. ` . pemahaman dari organisasi itu sendiri. apa yang akan di benchmarking. pemilihan mitra yang cocok.

CaraCara-cara benchmarking ` Riset in house ` Riset oleh pihak ketiga ` Pertukaran langsung ` Kunjungan langsung .

praktik atau layanan yang akan di-benchmark. . ` Langkah 2 Identifikasi perusahaan atau sekelompok perusahaan yang akan menjadi sasaran benchmark Anda terhadap sejumlah proses tertentu.Langkah langkah Benchmarking ` Langkah 1 Identifikasi dan dokumentasikan proses. ` Langkah 4 Analisis data. ` Langkah 5 Kinerja mendatang proyek Anda. ` Langkah 3 Kumpulkan dan simpan data mengenai perusahaanperusahaan yang akan di benchmark.

` Langkah 7 Buat tujuan yang akan dicapai. ` Langkah 8 Bangun ³action plan´ untuk masing-masing tujuan. ` Langkah 9 Implementasikan dan pantau hasilnya. . selangkah demi selangkah. ` Langkah 10 Mulai prosesnya sekali lagi.` Langkah 6 Komunikasikan hasilnya dan diterima di lingkungan perusahaan Anda.

Sumber daya manusia (human resources). 2. 9. 3. Kepuasan Pelanggan (caller satisfaction). Metriks Kinerja (performance metrics). 8.BidangBidang-bidang yang biasanya didibenchmark adalah: 1. 6. Biaya pengoperasian Call Center (center costs). Proses aliran kerja (call flow work processes). 7. 5. 4. Pusat Strategis (center strategy). Fasilitas (facilities). Integrasi teknologi (technology integration). ‡‡ . Pengetahuan pelanggan dan agen (caller knowledge and agent knowledge).

239-240) : pp.239` Perubahan Budaya ` Perbaikan Kinerja ` Peningkatan Kemampuan Sumber Daya Manusia . 1994 pp.Secara umum manfaat yang diperoleh dari benchmarking dapat dikelompokkan menjadi (Ross.

Indikator keberhasilan Benchmarking ` ` ` ` ` ` ` ` ` Komitmen yang aktif untuk benchmarking dari manajemen Pemahaman yang jelas dan komprehensif bagaimana pekerjaan dilakukan sebagai dasar perbandingan terhadap praktik yang terbaik Keinginan untuk berubah dan beradaptasi berdasarkan temuan benchmarking Kesadaran bahwa kompetisi selalu berubah dan perlu mendahuluinya Keinginan membagi informasi dengan mitra benchmark Konsentrasi pada perusahaan terkemuka dalam bidang yang diakui oleh pemimpin Ketaatan pada proses benchmarking Usaha yang berkesinambungan Institusionalisasi benchmarking .

diproduksi. ` Sedangkan Benchmarking lebih jauh daripada itu. yaitu membandingkan bagaimana suatu produk direkayasa. . didistribusikan dan didukung.BENCHMARKING  ANALISIS PERSAINGAN ` Analisis Persaingan meliputi perbandingan antara produk-produk pesaing dengan produk yang dihasilkan Perusahaan.

Perbedaan Benchmarking dengan Analisis Persaingan adalah sbb: Analisis Saingan Komparatif -melihat pada hasil -memeriksa apa yang telah terjadi -perbandingan didalam industri -penelitian tanpa membagi hasil -selalu kompetitif -selalu rahasia -tersendiri -mandiri -dipergunakan untuk mencek persaingan -tujuan berupa pengetahuan tentang industri -focus pada kebutuhan perusahaan Analisis Benchmarking -melihat pada proses -memeriksa bagaimana sesuatu akan dikerjakan -dapat membandingkan dengan industri yang lainnya -penelitian membagi hasil untuk manfaat bersama -dapat tidak kompetitif -membagi informasi -kemitraan -kerjasama/interdependent -dipergunakan untuk mencapai tujuan perbaikan -tujuan berupa pengetahuan proses -focus pada kebutuhan pelanggan .

TERIMA KASIH .