P. 1
Denyut nadi dan tekanan darah

Denyut nadi dan tekanan darah

|Views: 9,612|Likes:
Published by go_123

More info:

Published by: go_123 on Feb 25, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/19/2015

pdf

text

original

TUGAS PRAKTEK ANATOMI DAN FISIOLOGI MANUSIA DENYUT NADI DAN TEKANAN DARAH

Oleh: Kelompok G-1 1. 2. 3. 4. 5. Lilyana Cynthia Santoso Angelina Santoso Melya Stevie Pramudita W 1080849 1080868 1080869 1080870 1080871

FAKULTAS FARMASI UNIVERSITAS SURABAYA 2008

. . . . . . . . Grafik 3. . . . . Tabel 2. . . . Bab III Bab IV Hasil Praktikum. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . Grafik 4. . . . . . Pengaruh Aktivitas Fisik terhadap Denyut Nadi 4. . . . . Tabel 3. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .DAFTAR ISI Halaman Judul. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . i ii 1 5 5 6 6 10 14 16 Bab V Kesimpulan. . . . . . . . . . Data Pengaruh Posisi Tubuh terhadap Denyut Nadi dan Tekanan Darah 7. . . . . . . . . . . . . . . . . . . Pengaruh Posisi Tubuh terhadap Tekanan Darah 3. . . . . . . . . . . Pengaruh Aktivitas Fisik terhadap Tekanan Darah 5. . . . . . . . 1. . . . . . . . . . . .2 Rumusan Masalah. .2 Prosedur. . . . . . . . . . . . . . Grafik 1. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . Daftar Pustaka Lampiran : 1. . 1. . . . . . . . . . . . . . . Pengaruh Posisi Tubuh terhadap Denyut Nadi 2. . . . . . . . . . . . . Bab II Metode Kerja 2. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . Data Denyut Nadi dan Tekanan Darah 6. . . . . . . . Daftar isi. . . . . . . . . . . . Bab I Pendahuluan 1. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .1 Sarana. . . . . . . . . . . .1 Tinjauan Pustaka. . . . . . . . . . 2. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . Grafik 2. . . . . . . . . . . . . Tabel 1. . . . . . . . . . . . . . . . Pembahasan. . . . . .3 Tujuan. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . Data Pengaruh Aktivitas Fisik terhadap Denyut Nadi dan Tekanan Darah BAB I PENDAHULUAN . . . . . . . . .

Tekanan darah berasal dari aksi pemompaan jantung yang memberikan tekanan yang mendorong darah melewati pembuluh-pembuluh. Denyut nadi dari orang sehat berkisar antara 70-76 denyut/detik pada saat posisi orang tersebut dalam keadaan istirahat. Tekanan aorta berubah dari setinggi 120 mmHg saat sistole sampai serendah 80 mmHg. 1.1 Denyut Nadi Denyut nadi sendiri merupakan pelonggaran dan penyempitan dari arteri yang terjadi setiap detak jantung ventrikel kiri sehingga tercipta sebuah gelombang tekanan. Frekuensi denyut memberikan informasi mengenai kerja jantung. Dua bunyi jantung sebanding dengan satu denyut arteri. Tekanan ventrikular kiri berubah dari 120 mmHg saat sistole sampai serendah 0 mmHg saat diastole.1. Denyut nadi arteri adalah gelombang tekanan yang merambat 6-9 meter per detik. Salah satu faktor yang mempengaruhi kecepatan denyut nadi selain dari posisi tubuh yang berubah ialah perasaan seseorang. Denyut dapat dirasakan di titik manapun yang arterinya terletak dekat permukaan kulit dan dibantali dengan sesuatu yang keras. Darah mengalir melalui sisitim peredaran darah tertutup karena ada perbedaan gradien tekanan anatar ventrikel kiri dan atrium kanan. tekanan diastole tetap dipertahankan dalam arteri karena . Arteri yang biasa teraba adalah arteri radial pada pergelangan tangan.1.2 Tekanan darah Setiap manusia memiliki tekanan darah dalam memberlangsungkan kehidupan.1.1 Tinjauan pustaka 1. Tekanan darah adalah daya dorong darah ke semua arah paada seluruh permukaan yang tertutup yaitu dinding bagian dalam jantung dan pembuluh darah. sekitar 15 kali lebih cepat dari darah. pembuluh darah dan sirkulasi.

...... Rata-rata tekanan aorta adalah 100mmHg....  Panjang pembuluh Semakin panjang pembuluh semakin besar tahanan terhadap aliran darah. (dengan tekanan 100mmHg menuju arteri dengann perubahan tekanan dari 100 mmHg sampai 40 mmHg) ke arteriol (dengan tekanan 25 mmHg di ujung arteri sampai 10 mmHg di ujung vena) masuk ke . Peningkatan hematokrit menyebabkan peningkatan viskositas.. Tahanan perifer terhadap aliran darah Tekanan darah berbanding terbalik dengan tahanan dalam pembuluh. Jika . Faktor-faktor yang memepengaruhi tekanan darah: • Curah jantung Tekanan darah berbanding lurus dengan curah jantung • (ditentukan berdasarkan isi sekuncup dan frekuensi jantungnya). Perubahan tekanan sirkulasi sistemik yaitu darah mengalir dari . semakin besar tahanan terhadapa aliran darah... kandungan hematokrit dan viskositas berkurang...adanya efek lontar balik dari dinding elastis aorta.. pada anemia. (dengan perubahan tekanan dari 10 mmHg ke 5 mmHg) menuju ke vena cava superior dan inferior (dengan tekanan 2 mmHg) dan sampai ke atrium kanan (dengan tekanan 0 mmHg)...  Radius pembuluh Tahanan perifer berbanding terbalik dengan radius pembuluh sampai pangkat ke empatnya.. Tahanan perifer memiliki beberapa faktor penentu yaitu:  Viskositas darah Semakin banyak kandungan protein dan sel darah dalam plasma.

maka perubahan dalam tekanan darah didapat dari perubahann radius pembuluh darah. sebuah manometer . diantaranya hormon medula adrenal. pengaturann tekanan darah juga dipengaruhi oleh pengaturan kimia dan hormonal. Tekanan diastolic adalah yaitu tekanan saat ventrikel Pengaturan tekanan darah juga dipengaruhi oleh pengaturan jantung berelaksasi. sehingga tekanan darah dapat diukur dan terbagi atas dua bagian yaitu: 1. Tekanan darah yang diukur secara tidak langsung dapat melalui metode auskultasi dengan menggunakan sphygmomanometer. 2. angiotensin. Karena panjang pembuluh dan viskositas darah secara normal konstan. Dari kontraksi dan relaksasi yang dilakukan jantung. berbagai amina dan peptida dan prostaglandin. Jika radius pembuluh dibagi 2. hormon antideuretik dan oksitosin. Ada sejumlah zat kimia yang secara langsung ataupun tidak langsung dapat mempengaruhi tekanan darah. saraf. pusat kardioakselerator dan kardioinhibitor yang mengatur curah jantung. seperti yang terjadi pada vasokonstriksi. Peralatannya terdiri dari sebuah manset lengan untuk menghentikan aliran darah arteri brachial.radius pembuluh digandakan seperti yang terjadi pada vasodilatasi. maka tahanan terhadap aliran akan meningkat 16 kali lipat dan teanan darah akan naik. maka aliran darah akan meningkat 16 kali lipat dan tekanan darah akan turun. yaitu pusat vasomotorik pada medula otak yang mengatur tekanan darah. Tekanan sistolik adalah tekanan darah dalam puncak kontraksi ventricular. Selain dipengaruhi oleh pengaturan saraf. aliran darah yang masuk ke dalam arteri mengakibatkan tekanan darah naik dan turun pada setiap detak jantung.

Oleh karena kesukaran menentukan secara pasti kapan denyut pertama teraba. Dengan stetoskop kita dapat mendengar denyut jantung normal yang biasanya dideskripsikan sebagai “lub. Tekanan darah pada wanita dewasa muda biasanya lebih kecil 10mmHg dari tekanan darah pria dewasa muda. Bunyi “lub” disebut bunyi jantung yang pertama. Penyebab bunyi jantung adalah getaran pada katup yang tegang segera setelah penutupan bersama dengan getaran darah yang berdekatan.dub.2 Rumusan Masalah . 1. tekanan yang diperoleh dengan metode palpasi biasanya 2-5 mmHg lebih rendah dibanding dengan yang diukur dengan metode auskultasi. sebuah bulb memompa manset untuk menghentikan aliran darah arteri brachial dan sebuah katup untuk mengeluarkan udara dari manset.. dinding jantung.”. Bunyi “lub” dikaitkan dengan penutupan katup atrioventrikular (A-V) pada permulaan sistole.lub. dan bunyi “dub” dikaitkan dengan penutupan katup semilunaris (aorta dan pulmonaris) pada akhir sistole.dub. Tekanan sistolik dapat ditentukan dengan memompa manset lengan dan kemudian membiarkan tekanan turun dan tentukan tekanan pada saat denyut radialis pertama kali teraba. Tekanan darah rata-rata paada pria dewasa muda adalah 120/80 mmHg..raksa untuk membaca tekanan. dan “dub” sebagai bunyi jantung kedua karena siklus normal jantung dianggap dimulai pada permulaan sistole ketika katup A-V menutup. dan pembuluh-pembuluh jantung. Sebuah stetoskop dipakai untuk mendeteksi bunyi korotkoff yaitu bunyi semburan darah yang melalui sebagian pembuluh darah tertutup.

BAB II . 1.Rumusan masalah yang akan dibahas adalah bagaimana pengaruh posisi tubuh dan latihan fisik terhadap denyut nadi dan tekanan darah.3 Tujuan Adapun tujuan dari praktikum yang telah kami lakukan adalah untuk mempelajari dan mengetahui oengaruh posisi tubuh dan latihan fisik terhadap denyut nadi dan tekanan darah.

Stopwatch 2. lengan yang Memasang manset pada lengan kanan atas (jangan terlalu Meraba dan merasakan denyut Arteri radialis dextra.1 Memeriksa Denyut Nadi 1. 4. 2. Sphygmomanometer (tensimeter) 3. lalu memompakan udara ke dalam manset.2. Metronom 2. Membaringkan manusia coba terlentang. sekitar 3 cm di atas fossa cubiti. 2. longitudinal di atas Arteri radialis tersebut.METODE KERJA 2.2 Pengukuran Tekanan Darah secara Palpasi 1. ketat atau terlalu longgar).2 Prosedur 2. Kemudian menentukan frekuensi (berapa kali permenit) dan iramanya (teratur atau tidak). Pada suatu saat denyut Arteri radialis dextra menghilang (tak teraba). sampai maksimal untuk mencegah udara keluar dari manset. Memutar sekrup pada pompa udara searah jarum jam hendak diukur tekanan darahnya (lengan kanan) di samping tubuh.1 Sarana Alat dan bahan yang digunakan dalam praktikum ini adalah: 1. 3. Membaringkan manusia coba (MC) terlentang tenang 2-3 menit di meja periksa/tempat tidur dengan kedua lengan diletakkan di samping tubuh. Memeriksa denyut nadi Arteri radialis dextra dengan ujung jari II-III-IV yang diletakkan rapat sejajar satu dengan yang lain.2. Bangku 5. Kemudian meneruskan memompa sampai tinggi air raksa dalam manometer . 2. Stethoscope 4.

Pada suatu saat suara bising tersebut akan menghilang (tak terdengar).2. sedangkan tekanan dimana terdengar Korofkoff IV atau V menunjukkan besarnya tekanan diastolik secara auskultasi. Mengeluarkan udara dari manset secara pelan dan berkesinambungan. Ini menunjukkan besarnya tekanan sistolik secara palpasi. Memutar sekrup pada pompa udara searah jarum jam sampai maksimal untuk mencegah udara keluar dari manset.3 Pengukuran Tekanan Darah secara auskultasi 1. Mencatat tinggi air raksa pada manometer dimana denyut Arteri radialis teraba kembali. Akan terdengar suara bising Arteri brachialis dextra melalui stetoskop. kemudian meletakkan diafragma stetoskop di atas Arteri brachialis dextra tersebut. 2. 2. Menentukan letak Arteri Brachialis dextra secara palpasi pada fossa cubiti.2.4 Pengaruh Posisi Tubuh terhadap Denyut Nadi dan Tekanan Darah . Tekanan udara dimana terdengar Korofkoff I menunjukkan besarnya tekanan sistolik secara auskultasi. maka anda akan mendengar suara-suara Korotkoff I –V. 4. Mengeluarkan udara dari manset secara perlahan dan berkesinambungan (dengan memutar sekrup pada pompa udara berlawanan arah jarum jam). Manusia coba tetap berbaring terlentang dengan manset tetap terpasang di lengan kanan atas. 2. Posisi lengan kanan tetap di samping tubuh. 5.sekitar 20 mmHg lebih tinggi dari titik dimana denyut Arteri radialis dextra tadi mulai menghilang. 3. lalu pompakan udara ke dalam manset. Meneruskan memompa sampai tinggi air raksa dalam amnometer sekitar 20 mmHg lebih tinggi daripada titik di mana suara bising Arteri Brachialis dextra tadi mulai menghilang.

2. 4. 3. Memilih 1 mahasiswa yang bertugas memeriksa denyut nadi MC . 2. Memilih 1 mahasiswa yang bertugas memeriksa denyut nadi MC c.2. Membaringkan MC 1 terlentang selama 2-3 menit.5 Pengaruh Aktivitas Fisik terhadap Denyut Nadi dan Tekanan Darah 1.2.1.2. kemudian menentukan frekuensi dan irama denyut arteria radialis sinistra serta tekanan darah pada lengan kanan secara auskultasi (masing-masing diukur tiga kali berturut-turut) selanjutnya menghitung nilai rata-ratanya. Bila di dalam tiga akali pengukuran secara berturut-turut terdapat perbedaan yang besar. kemudian menentukan frekuensi dan irama denyut arteria radialis sinistra serta tekanan darah pada lengan kanan secara auskultasi (masingmasing diukur tiga kali berturut-turut) selanjutnya menghitung nilai rata-ratanya. gunakan interval waktu 2 menit. Memilih 1 mahasiswa coba (MC 2) 2 pada arteri radialis sinistra selama praktikum point 2. a. b. a.1. Memilih 1 mahasiswa untuk mencatat data. Memilih 1 mahasiswa yang bertugas mengukur tekanan darah MC 1 pada lengan kanan secara auskultasi selama praktikum point 2. Menyuruh MC 1 duduk tenang selama 2-3 menit.1.2. Memilih 1 mahasiswa yang bertugas mengukur tekanan darah b. Menyuruh MC 1 berdiri tenang dengan sikap anatomis selama 2-3 menit.2. kemudian menentukan frekuensi dan irama denyut arteria radialis sinistra serta tekanan darah pada lengan kanan secara auskultasi (masing-masing diukur tiga kali berturutturut) selanjutnya menghitung nilai rata-ratanya. Memilih 1 manusia coba (MC1) 1 pada arteri radialis sinistra selama praktikum point 2. d. c.

kemudian memeriksa frekuensi dan irama denyut arteria radialis sinistra serta tekanan darah pada lengan kanan secara auskultasi (masing-masing diukur tiga akli berturut-turut). Menyuruh MC 2 duduk tenang selama 2-3 menit. 5. Memcatat frekuensi dan irama denyut arteri radialis sinistra serta tekanan sistolik dan diastolik. MC 2 melakukan latihan fisik dengan cara “Step Test (naik turun bangku)” 20 kali/menit selama 2 menit dengan dipandu oleh irama metronom yang disetting pada frekuensi 80 ketukan per menit. menyuruh MC 2 segera duduk. Dengan manset tetap terpasang pada lengan atas kanan (hubungan manset dengan skala manometer dilepas).2.2. dst) sampai nilainya kembali seperti keadaan sebelum latihan. selanjutnya menghitung nilai rata-ratanya. Untuk setiap interval. d.MC 2 pada lengan kanan secara auskultasi selama praktikum point 2. Memilih 1 mahasiswa untuk mencatat data. Data ini diharapkan tercatat tepat 1 menit setelah step test berakhir. BAB III . 2. Meneruskan memeriksa frekuensi denyut arteri radialis sinistra dan tekanan darah dengan interval 2 menit (menit ke-3. Setelah fase test berakhir. memeriksa frekuensi denyut arteri radialis sinistra dan tekanan darahnya masing-masing satu kali. pengukuran frekuensi denyut arteri radialis sinistra dan tekanan darah hanya diukur satu kali. 3. menit ke-5. 4. menit ke-7.

67 1. 70 3. 77 Mean = 76. 100 Mean = 100 1.33 Tekanan Sistolik (auskultasi) 1.33 Tekanan Diastolik (auskultasi) 1. 64 3.33 1. 85 3. 60 3.67 Grafik 1. 81 3. 64 kali per menit Tekanan Darah secara Palpasi 82 80 81 Tekanan Darah secara Auskultasi 100/70 100/69 100/60 Tabel 2. 100 3.67 1. 98 3. 68 2. 101 Mean = 96. 70 2. 73 Mean = 70.67 1. 67 Berbaring terlentang 2. 66 Mean = 65. 90 2. 71 Mean = 78. 59 Mean = 59. 86 3. 72 Duduk 2.HASIL PRAKTIKUM Tabel 1. 56 kali per menit 3. 78 Berdiri 2. Pengaruh Posisi Tubuh terhadap Denyut Nadi . 64 kali per menit 2. 60 2.67 1. 65 Mean = 67. 100 2. 82 Mean = 85. 68 3. 90 2. Data Pengaruh Posisi Tubuh terhadap Denyut Nadi dan Tekanan Darah Posisi Tubuh Denyut Nadi 1. Data Denyut Nadi dan Tekanan Darah Denyut Nadi 1.

Jumlah denyut Posisi tubuh Grafik 2. Pengaruh Posisi Tubuh terhadap Tekanan Darah Tekanan Posisi tubuh .

68 3. 56 Mean = 62.33 110 102 101 100 Sistolik Tekanan (auskultasi) 1. 98 2. Pengaruh Aktivitas Fisik terhadap Denyut Nadi . 96 Mean = 97. 64 3. 79 Mean = 70 Menit ke-1 P a s c a Menit ke-7 Menit ke-3 Menit ke-5 82 78 72 70 Tekanan (auskultasi) 1.67 55 52 54 60 Diastolik Grafik 3. 67 Pra latihan 2. 64 2.Tabel 3. 98 3. Data Pengaruh Aktivitas Fisik terhadap Denyut Nadi dan Tekanan Darah Waktu Denyut Nadi 1.

Jumlah denyut Waktu Grafik 4. Pengaruh Aktivitas Fisik terhadap Tekanan Darah Tekanan Waktu BAB IV PEMBAHASAN .

67 mmHg.33/67.67/59.67 mmHg. Aktivitas tubuh juga dapat berpengaruh besar terhadap denyut nadi dan tekanan darah. Pada saat setelah aktivitas naik turun . sedangkan pada saat berdiri denyut nadi yang diperoleh 78.67 kali per menit. Pada saat berdiri dihasilkan denyut nadi paling besar karena berdiri memerlukan energi yang lebih besar dan juga pada saat berdiri dipengaruhi gaya gravitasi yang memperlancar aliran darah sehingga semakin banyak denyut yang dihasilkan. Dan jika seseorang melakukan aktivitas maka denyut nadi dan tekanan darahnya juga berbeda.33 kali per menit. pada saat duduk 85.67 kali per menit. sedangkan pada saat berdiri 96. pada saat duduk denyut nadi yang diperoleh 76. Pengaruh aktivitas utbuh terhadap denyut nadi dapat ditunjukkan melalui hasil praktikum yang telah kami lakukan yaitu pada saat pra latihan didapatkan denyut nadi 70 kali per menit.33 mmHg. Data tersebut tidak sesuai dengan teori yang ada yaitu semakin berat kegiatan yang dilakukan maka semakin besar tekanan darah yang dihasilkan. misalnya denyut nadi dan tekanan darah seseorang pada saat berbaring berbeda dengan denyut nadi dan tekanan darah seseorang pada saat duduk maupun berdiri. pemasangan manset yang terlalu kencang atau terlalu longgar. Pengaruh posisi tubuh terhadap tekanan darah baik di sistole maupun diastole dapat terlihat pada praktikum yang telah kami lakukan yaitu pada saat berbaring didapatkan tekanan darah 100/70.Tekanan darah dan denyut nadi seseorang juga dipengaruhi oleh posisi tubuh seseorang. berbicara. Pada praktikum yang kami lakukan pada saat manusia coba berbaring denyut nadi yang diperoleh 65. Hal tersebut mungkin dikarenakan pada saat berbaring manusia coba bergurau. Hasil percobaan tersebut sesuai dengan teori yang ada yaitu semakin berat kegiatan yang dilakukan maka semakin besar denyut nadi yang dihasilkan. kesalahan pemeriksaan pendengaran karena kurang konsentrasi. Denyut nadi dan tekanan darah pada posisi berbaring pada saat praktikum merupakan denyut nadi dan tekanan darah yang terendah dibandingkan pada posisi duduk dan berdiri karena pada posisi berbaring diasumsikan keadaan istirahat biasanya ketegangan fisik dan psikis menurun. bergerak-gerak.

Hal ini mungkin dikarenakan kesalahan pemeriksaan pendengaran karena kurang konsentrasi.kursi. Aktivitas tubuh sangat mempengaruhi tekanan darah baik sistole maupun diastole. Hasil tersebut sesuai dengan teori yang ada yang menyebutkan bahwa pada saat beraktivitas jantung memompa darah lebih cepat untuk memenuhi kebutuhan oksigen yang telah banyak terpakai pada saat melakukan aktivitas. Oleh karena itu. pada saat menit ke tiga 102/52 mmHg. pada saat menit ke satu didapat denyut nadi 82 kali per menit. pada saat menit ke satu 110/55 mmHg. Hasil yang telah kami peroleh tersebut tidak sesuai dengan teori yang ada yaitu semakin berat aktivitas tubuh yang dilakukan maka semakin besar tekanan darah yang dihasilkan. Pada praktikum yang telah kami lakukan didapatkan data pada saat pra latihan tekanan darah 97.33/62. pada saat menit ke lima 72 kali per menit. pemasangan manset yang terlalu kencang atau terlalu longgar. pada saat menit ke lima 101/54 mmHg. dan juga irama naik turun kursi tidak sesuai prosedur. setelah selesai melakukan aktivitas denyut nadi bertambah untuk memenuhi kebutuhan oksigen kemudian denyut nadi semakin lama semakin menurun hingga kembali ke normal karena kebutuhan oksigen telah terpenuhi. Dari data yang kami peroleh terlihat bahwa denyut nadi manusia coba pada saat setelah aktivitas bertambah kemudian berangsur-angsur turun hingga kembali ke normal setelah menit ke tujuh. dan pada menit ke tujuh 100/60 mmHg. BAB V KESIMPULAN .pada saat menit ke tiga 78 kali per menit.67 mmHg. dan pada saat menit ke tujuh diperoleh denyut nadi 70 kali per menit.

Tekanan darah tidak mulus naik seiring dengan beratnya aktivitas yang dilakukan. DAFTAR PUSTAKA . Denyut nadi setelah beraktivitas naik dan berangsur-angsur turun setelah beristirahat. yakni berbaring. duduk dan berdiri.Berikut kesimpulan yang dapat kami peroleh dari percobaan yang telah kami lakukan: • • • • Denyut nadi berangsur-angsur naik sesuai denganposisi tubuhnya. Tekanan darah pada saat selesai beraktivitas mengalami peningkatan.

-. 1994. Buku Ajar Fisiologi Kedokteran. Marieb. Jakarta: Buku Kedokteran EGC. Ethel. Elaine N. . Jakarta: Buku Kedokteran EGC. 2002. Guyton & Hall. William F. inc.Ganong. Jakarta: Buku Kedokteran EGC. California: The Benjamin/Cummings Publishing Company. 1997. Anatomi dan Fisiologi untuk Pemula. Sloane. Essentials of Human Anatomy & Physiology. Buku Ajar Fisiologi Kedokteran.

5%0.  %0./.1 !03.503:9.3 !4889:-:     .7:!488%:-:907.7:!488%:-:907./03:9 !4889:-:  7.7.3.7././  :2.1 !03.3.3.

3   .9: 03:9.    %.88907.894                .3 . .8        0.503:9.9./ %0.:8:9.!03.7:9.-0 .3.//.9../.3 .3 .3    $894 %0.3%0.3   0390   ! .9.3         0.3. 8 .  . 0390   0390   0390                   0.3.:8:9.7.8   !7.

88907.1 !03.1 !03.3.9:  7.9./03:9 .9:     .3.5%0.7:9.7.503:9.9./.7.7:9./  :2.  %0.3./.88907.3 .

7. 57.9 5.3 202507.32.7: .9 -07/7 /.7.3.3. / 88940 2.3 .:.7/03:93.39047.3 /././.5. /-.9.3 90. .8:28. -./.3 897.9.3 /.3..9 907. 507 2039  5.././ ..5.3/.9-. 57.3./..3-08.3  28.703.3:8.35.7/.//./ 5.390780-:9808:.7.5072039 ..7: 5488 9:-: 907. 8.957.  03:93..30307.3 /.  ..3 5.3 /. 8.3.3 /.7.3 :.3 /03:9 3. /. 7.73 /03:9 3./.7.3./ /. /03.3./ .7.3 /03:9 3.-07-0/.7.3.3.5.5 90.735.8. /03:9 3.9 /:/: /03:9 3.7..8 .9 -07-.703.3-07.390.8.3 5. 808047.3 -08. .8940 /..3  !.3 /50740   ./.3 /.3  !03.9.. 8.3:.3 /.:././ 808047././. /03:9 .3 90.:. 803.3./ .90.8..73 -07-0/.3 90703/. .3 .3 /.318/.8.3 90.3 90.3.3 -07/7 .9:2 207:5.7 ..9 -07-..8.3/50740 . 8.9: 5.7./03./. -07/720207:.73 /. /503.3 /50740 .9./03:93.9 2..3588203:7:3  !.3 5./.3. 5488 -07-.7: 40 5488 9:-: 808047.3 /03:9 3./.3.5488-07-.3/.3./.808047./.3.4-.9 /:/:2. 8.802.8507.:5:3 /.8. 808047./..3/3.3 /03:9 3.3 0.9:2 ./ /.9-07/7/503.../ /.3 .:.7./.4-. 5488 /:/: /.3/.9:2 . 802.2 .390.9.. 5.3.' !$  %0.73 //.5.82./.:5:3-07/7 .3.3./ /. -07-.3 -.5072039 80/.30--08.090.:.320.7.8.2 ..9-07/7/03:93.3/.3 5.9:802. 8.3 90.

 8.  22  5.9 /:/:  ../.

/.3 5.  22  80/.. 8.3.9 -07/7  .

.3 503/03.9 -07-.8. .7.:43. .  22  .3 /.:  -07-.3 . -07:7.:907.7 90. 802.3  . 90780-:9 2:33 /.3 9047 .3 502078.8  502.9 0.3 2..3907./..703.  -0707. 8.3 /.3 ..7.7   . 808:.3..8.73 2.9: 802.3 /.3..9.4-.3..9.3 5.3 -07.9.703.:.:03.3 -08. 90780-:9 9/.3 .3 4380397. .32.3:8.3809. :7..  08./.7. 07. /03.

/.9.3 4803 ./ /.7. 507 2039  5.32030-:9. 8./.89:-: 8.3. 9:7:3 :78  5.3.. ./2..2-.3 .9:39:20203:0-:9:.5.3 20../.  .8940 !.9 /03:9 3.9.3203:7:33.390. 8./ -079.7/.3.9.890780-:9808:.3 90.9-07.3 /.2 ./ ./802.98090.0-:9:. 203909::  .3 5.38:7 ./..:.3 90. -.9:2 .9.9 2039 0 8./   .8.7 907.03472..7: .9 203909::/50740/03:93.3.2 . 02-.7: -08. ..9.:5:3 /.5.3 /..3480390. 5.4-./03:93.9.5.9.2. 8090.8  0 .3 .3 .9.9.5./.390.7. 8./03. .8 3. 88940 2.9 57.3 ../.5..5. 20..9 2039 0 2.3.8.9 20.9.9 /9:3:.3480302:/. 5.3//.7./.802.8.9.39:3202425.3 //. 507 2039 5.8 /03:9 3.250740907.9.9. 8008.9 57.9.9 8090. 507 2039  /.703. 9:  8090. 8./.7.9.39047. 02-. -.: . 0 3472./ /.3 -07.9-.9.3 /.9..8 -079.  !03./.703.5 /03:9 3.:. 8. :39: 20203: 0-:9:.  . 8.8 9:-: :. .9.5 /03:9 3./..38:7 9:7:3 3.:.9 -07503.7:90. 507 2039  !..9.9:2 .5.8 57.9 202503. /.3/03:93... .3/./././.5072039 .8 :9-: 907.3 /03:9 3.3-.9.9: //./  .9: 5.:./.9. ..3:8.907503:  9.9 2039 0 9./. 9075.8. 8. 57.05.3 90..2-.0-..3.3. 02:/.

 22 5./..9203908.8.9: .

.9 2039 0 9./.  .22  5. 8.

  . 22  5./.9 2039 0 2.. 8.

3 5./. 2039 0 9::  . 22  /.

3907.8.8  502.3 90.808:. 9:7:3:789/.2 50740 90780-:9 9/.3 .9.3809.3.7.3 /.:43../.32.8 9:-: .3 4380397.703. ..3 9047 . :7.7..3 -08.3  .3 08.7..8 . .9. 802.8..3 /.  22  .7 90.3 /.3.7 /.3 503/03. 3 2:33 /..9: 802. 808:.3.703.2.9.3.57480/:7        .3:.3 502078.3 .:03. .9 .:907. /03.:.3 -07.3 2.

 .5..4-.8.3-07.3 /.35488 9:-:3.73 /:/:/.3 -07.-07897.8203.9  O %0.3 O 03:9 3.9.3/..3 .7 507.98008.7.. -07.3/.3                      .3-07-. /03.5.9 .2 50740 /.2::83.3.8073/03./.8 3.:.3 90.3 /..' $!&  07:9 0825:./ -07..3-07/7  O %0.8.3 .38:7 9:7:3 8090.25033.38:7 .3  O 03:9 3.7.9.38:7 .9.3.38:7 3.9.-07.93. 808:../ 8090. /.9.9.9/.2.:.9.

1473.. :: 0/4907. :: 0/4907.3  .942  !844  .7 844 0/4907.3 3.    :: .3  .79.79.23.8 41 :2. .%003.30     88039..3   :943  .2      :: .343  .70.3   .7 844 0/4907.%#!&$%   .

3    .942 /.   $4. :: 0/4907..:2238!:-83425.30  90   3.  .79.3 3.3 844 :39: !02:.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->