P. 1
Tinjauan Geografi Ekonomi terhadap Volume Penjualan Industri Syrup

Tinjauan Geografi Ekonomi terhadap Volume Penjualan Industri Syrup

|Views: 1,880|Likes:
Published by adee13
Tinjauan Geografi Ekonomi terhadap Volume Penjualan Industri Syrup
Tinjauan Geografi Ekonomi terhadap Volume Penjualan Industri Syrup

More info:

Categories:Types, Research, Science
Published by: adee13 on Feb 26, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF or read online from Scribd
See more
See less

06/03/2013

Untuk mengolah data yang diperoleh dalam penelitian menjadi informasi

yang jelas, dapat dibaca, mengerti, dan diinterpretasikan, maka peneliti

menempuh tiga tahap, yaitu

1. Pengecekan Data

Pengecekan data dilakukan dengan tujuan untuk meneliti dan

mengoreksi data yang diperolah dari penelitian, sehingga apabila terdapat

kekurangan atau kesalahan dalam pengisian dapat segera dilengkapi dengan

menghubungi responden yang bersangkutan. Dengan demikian data yang

diperoleh sesuai yang diharapkan.

2. Tabulasi Data

Data yang sudah lengkap, kemudian diklasifikasikan ke dalam

tabulasi, sehingga akan mempermudah dalam menganalisa data dan

pembahasan selanjutnya.

3. Tekhnik Analisis Data

Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah:

40

a. Teknik Deskripsi Eksplorasi

Teknik ini bertujuan untuk menggambarkan keadaan atau status

fenomena. Dalam hal ini peneliti ingin mengetahui hal-hal yang

berhubungan dengan keadaan industri syrup PT. Skolaswati Mahardika.

b. Teknik Deskripsi Kualitatif

Teknik ini digunakan untuk memberikan deskripsi yang menyeluruh

tentang variabel penelitian yang diteliti meliputi data tentang lokasi,

bahan baku, tenaga kerja dan pemasaran, dimulai dari pengumpulan data

sampai hasil penelitian.

c. Analisis Regresi

Analisis regresi digunakan untuk menguji hipotesis penelitian, adapun

yang menjadi variabel bebasnya lokasi, biaya bahan baku, jumlah tenaga

kerja, biaya pemasaran dengan variabel terikatnya volume penjualan.

Dalam perhitungan selanjutnya digunakan program SPSS release 10. Dari

perhitungan tersebut diperoleh model persamaan regresi, uji keberartian

koefisien regresi menggunakan uji t. Apabila diperoleh probabilitas

kurang dari taraf kesalahan 5%, maka dapat disimpulkan hipotesis

diterima. Dalam perhitungan regresi ini juga diperoleh R-square yang

menunjukkan besarnya kontribusi variabel bebas (bahan baku, tenaga

kerja dan pemasaran) terhadap variabel terikat (volume penjualan).

Model persamaan regresi linier yang diprediksi yaitu: Y = a + bX. Harga

a dan b dapat dicari dengan menggunakan :

41

a =

∑ ∑

∑ ∑ ∑ ∑

−−

2

2

2

)

(

)

)(

(

)

)(

(

i

i

i

i

i

i

i

X

X

n

Y

X

X

X

Y

b =

∑ ∑

∑ ∑ ∑

2

2

)

(

)

)(

(

i

i

i

i

i

i

X

X

n

Y

X

Y

X

Langkah-langkah uji keberartian regresi linier :

1) Hipotesis

Ho : koefisien arah regresi tidak berarti

H1 : koefisien arah regresi berarti

2) Statistik

F =

sisa

2

reg

2

S

S

Dengan:

S2

reg = JK (b/a)

S2

sisa =

2

-

n

(S)

JK

Daerah kritik

f (F)

Ho ditolak

F(α; 1, n-2)

{ F | F > F(α; 1, n-2)

Keputusan Uji

Ho ditolak jika Fhitung > F(α; 1, n-2)

42

Untuk menguji koefisien regresi yang diperoleh signifikan atau tidak

digunakan uji t dengan rumus:

Rumus: t =

Sbi

bi

Dimana:

Bi

: koefisien regresi

Sbi : standart error optimasi

Dalam analisis data ini dilakukan analisis regresi antara bahan mentah,

tenaga kerja dan pemasaran terhadap volume penjualan. Sebagai

variabel bebas (X) yaitu bahan mentah, tenaga kerja dan pemasaran

dan volume penjualan sebagai variabel terikat (Y). Di bawah ini adalah

daftar Analisis varians untuk regresi linier :

Daftar Analisis Varians Untuk regresi linier :

Sumber
Variasi

dk JK

KT

F

Regresi (a)

Regresi (b/a)

Residu

1

1

n-2

n

Yi

/

)

(

2

JK (b/a)

2

)

ˆ

(

i
i Y

Y −

n

Yi

/

)

(

2

)

/

(

2

a

b

JK

S reg =

2

)

ˆ

(

2

2

−−

= ∑

n

Y

Y

S

i

i

res

res

reg

S

S

2

2

Jumlah

n

2

∑ i

Y

(Sudjana,1996:332)

43

d. Teori Gravitasi dan Interaksi Keruangan

Gravitasi dan Interaksi Sosial

Teori ini digunakan untuk menyatakan tentang besarnya interaksi

keruangan (berpindahnya orang, barang, atau informasi antara dua

tempat ( pusat kegiatan industri syrup dengan daerah pemasarannya )

dalam relasinya terhadap bobot ( jumlah penduduk masing- masing) dari

dua tempat itu dan terhadap jarak antaranya. Menggunakan interaksi ini

dengan suatu anggapan bahwa kondisi jalan dan fasilitas kendaraan yang

menghubungkan satu tempat dengan tempat lainnya adalah sama.

I =

2

2

1.

d

P

P

Di mana I= interaksi antara kedua region

P1.P2 = jumlah penduduk masing- masing region

D = jarak antara kedua region (Daldjoeni, 1991:204)

BAB IV

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->