P. 1
KUMPULAN SOAL UN Fisika Edisi 2

KUMPULAN SOAL UN Fisika Edisi 2

|Views: 1,545|Likes:
Published by Nur Rochim

More info:

Published by: Nur Rochim on Feb 26, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

03/18/2013

pdf

text

original

KUMPULAN SOAL

UJIAN NASIONAL


SMA
FISIKA
PROGRAM IPA



DI SUSUN OLEH :
ABDUL SALAM, S. Pd.



SMA NEGERI 1 SUKODADI
2010
SMA Neger i 1 Sukodadi
i i

KATA PENGANTAR

Puji syukur kami panjatkan kehadirat Allah Swt karena berkat segala rahmat dan hidayah-Nya,
kami dapat menyelesaikan penyusunan buku kumpulan soal Ujian Nasional Fisika edisi kedua ini.
Edisi pertama buku ini disusun dari soal Ujian Nasional Fisika tahun 2007/2008 dan tahun
2008/2009 disertai dengan soal-soal Ujian Nasional yang terdahulu, berdasarkan Standar Kompetensi
Lulusan tahun 2009/2010. Sedangkan edisi kedua buku ini merupakan buku edisi pertama diperkaya
dengan soal Ujian Nasional Fisika tahun 2009/2010. Dengan demikian diharapkan siswa dan guru dapat
mengenal lebih dekat tentang tipe dan tingkat kesulitan soal Ujian Nasional, sekaligus mampu
memprediksi soal-soal yang akan keluar pada ujian nasional tahun 2010/2011. Pada akhirnya siswa siap
menghadapi Ujian Nasional tahun 2010/2011.
Kumpulan soal ini dimaksudkan sebagai salah satu pegangan siswa dalam kegiatan tambahan
pelajaran dalam menghadapi Ujian Nasional pada SMA Negeri 1 Sukodadi dan SMA NU Centini, karena
kebetulan penyusun adalah pengajar Fisika di kedua sekolah tersebut. Namun tidak menutup
kemungkinan siapa saja yang tertarik dengan buku ini boleh memanfaatkannya. Untuk mendapatkan buku
ini silahkan download di website www.sman1sukodadi.sch.id
Akhirnya, semoga buku ini bermanfaat bagi kita semua.
Selamat belajar, semoga sukses.

15 Oktober 2010
Penyusun
Abdul Salam, S.Pd.






SMA Neger i 1 Sukodadi
i i i

DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR ii
DAFTAR ISI iii
STANDAR KOMPETENSI LULUSAN 1
Membaca pengukuran alat ukur panjang (jangka sorong) dan menentukan ketelitian hasil
pengukuran sesuai alat ukur yang digunakan
1

…..


1
Membedakan besaran skalar dan vektor serta menjumlah/mengurangkan besaran-besaran
vektor dengan berbagai cara


…..

3
STANDAR KOMPETENSI LULUSAN 2
Menentukan besaran-besaran fisis gerak lurus
5
…..

5
Menentukan berbagai besaran dalam hukum Newton dan penerapannya dalam kehidupan
sehari-hari.

…..

6
Menentukan hubungan besaran-besaran fisis yang terkait dengan gaya gravitasi antar planet ….. 9
Menentukan letak titik berat dari berbagai benda homogen ….. 10
Menganalisis hubungan besaran-besaran yang terkait dengan gerak rotasi ….. 12
Menjelaskan hubungan usaha dengan perubahan energi dalam kehidupan sehari-hari dan
menentukan besaran-besaran terkait.

…..

15
Menjelaskan sifat elastisitas benda dan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari. ….. 17
Menentukan besaran-besaran yang terkait dengan hukum kekekalan energi mekanik. ….. 20
Menentukan besaran-besaran fisis yang terkait dengan hukum kekekalan momentum

….. 21
STANDAR KOMPETENSI LULUSAN 3
Menentukan proses perpindahan kalor dan asas Black
24
…..

24
Mendeskripsikan azas Bernoulli dalam fluida dan penerapannya ….. 25
Menjelaskan variabel-variabel pada persamaan umum gas ideal ….. 27
Menjelaskan faktor-faktor yang mempengaruhi energi kinetik gas ….. 28
Menentukan berbagai besaran fisis dalam proses termodinamika pada mesin kalor

….. 30
STANDAR KOMPETENSI LULUSAN 4
Menentukan besaran-besaran yang terkait dengan pengamatan menggunakan
mikroskop/teropong
33

…..


33
Menjelaskan berbagai jenis gelombang elektromagnetik serta manfaatnya dalam kehidupan
sehari-hari

…..

35
SMA Neger i 1 Sukodadi
i v

Menentukan besaran-besaran dan sifat gelombang berjalan ….. 37
Menjelaskan terjadinya peristiwa interferensi dan difraksi cahaya serta menentukan
besaran-besaran yang terkait dengan peristiwa tersebut

…..

38
Menentukan intensitas dan taraf intensitas dari beberapa sumber bunyi yang identik ….. 40
Menentukan besaran-besaran yang menimbulkan efek Doppler dan menentukan perubahan
akibat efek Doppler tersebut.


…..

41
STANDAR KOMPETENSI LULUSAN 5
Menentukan besaran-besaran yang terkait dengan hukum Coulomb dan medan listrik
43
…..

43
Menentukan berbagai faktor yang mempengaruhi kapasitas kapasitor keping sejajar ….. 45
Menentukan hasil pengukuran kuat arus dan tegangan listrik ….. 46
Menggunakan hukum Ohm dan hukum Kirchoff untuk menentukan berbagai besaran listrik
dalam rangkaian tertutup

47
Menjelaskan timbulnya medan magnet induksi di sekitar kawat berarus dan menentukan
besaran-besaran yang mempengaruhinya.

…..

49
Menjelaskan timbulnya gaya magnet (gaya Loretz) dan menentukan besaran-besaran yang
mempengaruhinya

…..

51
Menentukan kaitan besaran-besaran fisis pada peristiwa induksi Faraday ….. 53
Menentukan besaran-besaran fisis pada rangkaian arus bolak-balik yang mengandung
resistor, induktor, dan kapasitor


…..

55
STANDAR KOMPETENSI LULUSAN 6
Membedakan teori-teori Atom
58
…..

58
Menjelaskan teori kuantum Planck dan kaitannya dengan radiasi benda hitam ….. 60
Menentukan besaran-besaran fisis pada reaksi inti atom ….. 62
Menentukan jenis-jenis zat radioaktif dan mengidentifikasi manfaat radioisotop dalam
kehidupan

…..

63


SMA Neger i 1 Sukodadi
1

STANDAR KOMPETENSI LULUSAN 1
Memahami prinsip pengukuran dan melakukan pengukuran besaran fisika secara langsung dan
tidak langsung secara cermat, teliti dan obyektif
A. Membaca pengukuran alat ukur panjang (jangka sorong) dan menentukan ketelitian
hasil pengukuran sesuai alat ukur yang digunakan

1. Seorang siswa mengukur diameter sebuah lingkaran hasilnya adalah 8,50 cm. Keliling
lingkarannya dituliskan menurut angka penting adalah … (t = 3,14)
a. 267 cm
b. 26,7 cm
c. 2,67 cm
d. 0,267 cm
e. 0,0267 cm
2. Untuk mengukur tebal sebuah balok
kayu digunakan jangka sorong seperti
gambar .
Tebal balok kayu adalah ….
a. 0,31 cm
b. 0,40 cm
c. 0,50 cm
d. 0,55 cm
e. 0,60 cm
3. Sebuah balok diukur ketebalannya dengan jangka sorong.
Skala yang ditunjukkan dari hasil pengukuran tampak
pada gambar. Besarnya hasil pengukuran adalah ….
a. 3,19 cm
b. 3,14 cm
c. 3,10 cm
d. 3,04 cm
e. 3,00 cm
4. Dari hasil pengukuran plat seng, panjang 1,5 m dan lebarnya 1,20 m. Luas plat seng menurut
penulisan angka penting adalah ….
a. 1,8012 m
2
d. 1,80 m
2

b. 1,801 m
2
e. 1,8 m
2

c. 1,800 m
2

5. Seorang teknisi mobil mengukur diameter gotri roda menggunakan micrometer sekrup seperti
tampak pada gambar. Diameter gotri
tersebut adalah ….
A. 1,00 mm
B. 1,50 mm
C. 9,15 mm
D. 10,00 mm
E. 10,05 mm
6. Hasil pengukuran panjang dan lebar sebidang tanah berbentuk empat persegi panjang 15,35 m
dan 12,5 m. Luas tanah tersebut menurut aturan angka penting adalah ….
a. 191,875 m
2
d. 191,9 m
2

b. 191,88 m
2
e. 192 m
2

c. 191,87 m
2

SMA Neger i 1 Sukodadi
2

7. Perhatikan gambar pengukuran panjang balok
di samping ini! Hasil pengukuran yang
diperoleh adalah …. (Paket A 2009/2010)
a. 3,00 cm
b. 3,04 cm
c. 3,07 cm
d. 3,17 cm
e. 4,17 cm
8. Gambar di samping adalah pengukuran lebar
balok dengan jangka sorong. Hasil
pengukurannya adalah …. (Paket B
2009/2010)
a. 3,29 cm
b. 3,19 cm
c. 3,16 cm
d. 3,06 cm
e. 3,00 cm
9. Pengukuran lebar balok ditunjukkan oleh
gambar di samping. Hasil Pengukurannya
adalah ….(P69 2009/2010)
a. 6,37 cm
b. 6,17 cm
c. 6,10 cm
d. 6,07 cm
e. 6,00 cm

SMA Neger i 1 Sukodadi
3

B. Membedakan besaran skalar dan vektor serta menjumlah/mengurangkan besaran-
besaran vektor dengan berbagai cara.
1. Seorang anak berjalan lurus 2 meter ke barat, kemudian belok ke selatan sejauh 6 meter, dan
belok lagi ke timur sejauh 10 meter. Perpindahan yang dilakukan anak tersebut dari posisi awal
a. 18 meter arah barat daya
b. 14 meter arah selatan
c. 10 meter arah tenggara
d. 6 meter arah timur
e. 2 meter arah tenggara

2. Vektor F
1
= 14 N dan F
2
= 10 N diletakkan pada diagram
Cartesius seperti pada gambar.
Resultan R = F
1
+ F
2
dinyatakan dengan vektor satuan
adalah ….
a. 7i + 10\3 j d. 3i + 10j
b. 7i + 10j e. 3i + 7j
c. 3i + 7\3 j
3. Dari kelima diagram berikut ini :













Yang menggambarkan D = A + B + C adalah ….
a. (1) d. (4)
b. (2) e. (5)
c. (3)
4. Resultan ketiga gaya pada gambar di samping adalah ….
a. 0
b. 2 N
c. 2\3 N
d. 3 N
e. 3\3 N
5. Gambar di bawah ini merupakan penjumlahan vector secara segitiga.



Gambar yang resultannya sama dengan nol adalah ….
a. (1) d. (4)
b. (2) e. (5)
c. (3)
SMA Neger i 1 Sukodadi
4

6. Seorang anak berjalan lurus 6 meter ke utara , kemudian belok ke
timur sejauh 8 meter, dan belok lagi ke selatan sejauh 12 meter.
Perpindahan yang dilakukan anak tersebut dari posisi awal …
(Paket 69 2009/2010)
a. 18 meter arah barat daya
b. 14 meter arah selatan
c. 13 meter arah tenggara
d. 12 meter arah timur
e. 10 meter arah tenggara
7. Seorang anak berjalan lurus 10 meter ke barat, kemudian belok ke
selatan sejauh 12 meter, dan belok lagi ke timur sejauh 15 meter.
Perpindahan yang dilakukan anak tersebut dari posisi awal ….
(Paket A 2009/2010)
a. 18 meter arah barat daya
b. 14 meter arah selatan
c. 13 meter arah tenggara
d. 12 meter arah timur
e. 10 meter arah tenggara
8. Seorang anak berjalan lurus 1 meter ke barat, kemudian belok ke
selatan sejauh 3 meter, dan belok lagi ke timur sejauh 5 meter.
Perpindahan yang dilakukan anak tersebut dari posisi awal …
(Paket B 2009/2010)
a. 18 meter arah barat daya
b. 14 meter arah selatan
c. 10 meter arah tenggara
d. 6 meter arah timur
e. 5 meter arah tenggara
9. Vektor a dan b dilukiskan seperti pada gambar! Besar
resultan ( ) b a + adalah ….
a. 8 satuan
b. 10 satuan
c. 28 satuan
d. 36 satuan
e. 64 satuan


10. Pergerakan seorang anak ketika berlari di sebuah
lapangan terlihat pada gambar! Jika satu kotak berukuran 10 m
x 10 m, perpindahan yang dilakukan anak itu adalah ….
a. 5 m
b. 30 m
c. 40 m
d. 50 m
e. 70 m

SMA Neger i 1 Sukodadi
5

STANDAR KOMPETENSI LULUSAN 2
Menjelaskan gejala alam dan keberaturannya dalam cakupan mekanika benda titik, benda
tegar, kekekalan energi, elastisitas, impuls dan momentum.
A. Menentukan besaran-besaran fisis gerak lurus
1. Grafik V-t sebuah mobil yang bergerak GLBB diperlihatkan pada
gambar! Perlajuan yang sama terjadi pada ….
a. A – B dan B – C
b. A – B dan C – D
c. B – C dan C – D
d. C – D dan D – E
e. D – E dan E – F
2. Mobil massa 800 kg bergerak lurus dengan kecepatan awal 36 km/jam, setelah menempuh jarak
150 m kecepatannya menjadi 72 km/jam. Waktu tempuh mobil adalah ….
a. 5 sekon d. 25 sekon
b. 10 sekon e. 35 sekon
c. 17 sekon
3. Tetesan oli yang bocor jatuh dari mobil yang bergerak lurus dilukiskan seperti pada gambar!

Yang menunjukkan mobil bergerak dengan percepatan tetap adalah ….
a. 1 dan 3 d. 1, 2 dan 3
b. 2 dan 3 e. 2, 3 dan 4
c. 2 dan 4
4. Informasi dari gerak sebuah mobil mulai dari bergerak
sampai berhenti disajikan dengan grafik (v – t) seperti
gambar.
Jarak tempuh mobil dari t = 2 sekon hingga t = 5 sekon
adalah ….
a. 225 m
b. 150 m
c. 115 m
d. 110 m
e. 90 m
5. Sebuah benda bergerak memenuhi grafik v (kecepatan)
terhadap waktu (t) di samping. Berapa percepatan dari t = 2
sampai t = 4?
a. 0,0 m/s
2

b. 0,5 m/s
2

c. 1,0 m/s
2

d. 1,5 m/s
2

e. 2,0 m/s
2



SMA Neger i 1 Sukodadi
6

6. Kecepatan (v) benda yang bergerak lurus terhadap waktu (t)
diperlihatkan pada grafik v – t berikut! Benda akan berhenti
setelah bergerak selama ….
a. 4 sekon
b. 5 sekon
c. 8 sekon
d. 10 sekon
e. 20 sekon

7. Grafik di samping menginformasikan sebuah mobil
bergerak lurus berubah beraturan, Jarak yang ditempuh mobil
selama 4 sekon pertama adalah …
a. 200 m
b. 160 m
c. 120 m
d. 100 m
e. 80 m

8. Kecepatan sebuah mobil yang bergerak lurus
ditampilkan dengan grafik v – t seperti gambar. Jarak yang
ditempuh mobil ketika bergerak lurus berubah beraturan
adalah ….
a. 500 m
b. 800 m
c. 1 000 m
d. 1 600 m
e. 1 800 m
9. Grafik kecepatan (v) terhadap waktu (t) berikut ini
menginformasikan gerak benda. Jarak tempuh benda 5 detik
terakhir adalah ….
a. 100 m
b. 120 m
c. 130 m
d. 140 m
e. 150 m


B. Menentukan berbagai besaran dalam hukum Newton dan penerapannya dalam
kehidupan sehari-hari.
1. Sebuah balok massa 5 kg dilepas pada bidang miring licin seperti
pada gambar! (g = 10 m/s
2
dan tg 37 = ¾).
Percepatan balok adalah ….
a. 4,5 m/s
2
d. 8,0 m/s
2

b. 6,0 m/s
2
e. 10,0 m/s
2

c. 7,5 m/s
2


SMA Neger i 1 Sukodadi
7


2. Perhatikan gambar di bawah ini!

Jika massa balok 4 kg, dan antara balok dengan lantai tidak ada gesekan, maka balok tersebut
dalam keadaaan ….
a. diam (tidak bergerak
b. bergerak lurus berubah beraturan arah kanan
c. bergerak lurus berubah beraturan arah ke kiri
d. bergerak lurus beraturan arah ke kanan
e. bergerak lurus beraturan arah ke kiri
3. Berikut adalah gambar yang menunjukkan lima buah benda, diberikan gaya yang berbeda-beda.









Percepatan benda yang paling besar ditunjukkan oleh gambar nomor ….
a. (1) d. (4)
b. (2) e. (5)
c. (3)
4. Seorang dengan massa 60 kg berada dalam lift yang sedang bergerak ke bawah dengan
percepatan 3 m/s
2
, maka desakan kaki orang tersebut pada lantai adalah ….
a. 420 N d. 630 N
b. 570 N e. 780 N
c. 600 N
5. Sebuah benda yang massanya 1200 kg digantungkan pada seutas kawat yang dapat memikul
beban maksimum sebesar 15 000 N. Jika percepatan gravitasi bumi sama dengan 10 m/s
2
, maka
harga maksimum percepatan ke atas yang dapat diberikan pada benda itu adalah ….
a. 2,5 m/s
2
d. 12,5 m/s
2

b. 7,5 m/s
2
e. 22,5 m/s
2

c. 10,0 m/s
2

6. Sebuah benda diam ditarik oleh tiga gaya seperti gambar. Berdasarkan gambar di samping
diketahui :
(1). Percepatan benda nol
(2). Bernda bergerak lurus beraturan
(3). benda dalam keadaan diam
(4). Benda akan bergerak jika berat benda lebih kecil dari gaya tariknya.
Pernyataan yang benar adalah ….
a. (1) dan (2) d. (1), (2), dan (3)
b. (1) dan (3) e. (1), (2), (3), dan (4)
SMA Neger i 1 Sukodadi
8

c. (2) dan (3)
7. Perhatikan gambar di samping! Jika koefisien gesek kinetik
antara balok A dan meja 0,1 dan percepatan gravitasi 10
m/s
2
, gaya yang harus diberikan pada A agar system
bergerak ke kiri dengan percepatan 2 m/s
2
adalah ….
a. 70 N
b. 90 N
c. 150 N
d. 250 N
e. 330 N
8. Sebuah system benda terdiri dari balok A dan B seperti gambar. Jika permukaan lantai licin maka
percepatan system adalah ….
a. 6 m/s
2

b. 5 m/s
2

c. 4 m/s
2

d. 2 m/s
2

e. 1 m/s
2

9. Perhatikan gambar di samping! Gesekan tali dan katrol diabaikan. Jika
massa m
1
= 5 kg, g = 10 m/s
2
dan m
1
bergerak ke bawah dengan
percepatan 2,5 m/s
2
, maka berapakah massa m
2
?
a. 0,5 kg
b. 1 kg
c. 1,5 kg
d. 2 kg
e. 3 kg
10. Dua benda A dan B masing-masing bermassa 2 kg dan 6 kg
diikat dengan tali melalui sebuah katrol yang licin seperti
gambar. Mula-mula benda B ditahan kemudian dilepaskan. Jika g =
10 m/s
2
, maka percepatan benda B adalah ….
a. 8,0 m/s
2

b. 7,5 m/s
2

c. 6,0 m/s
2

d. 5,0 m/s
2

e. 4,0 m/s
2

11. Perhatikan system benda bergerak tanpa gesekan pada gambar! Jika
system bergerak dengan percepatan 4 m/s
2
dan benda M sedang naik,
maka massa benda M adalah ….
a. 1,0 kg
b. 1,2 kg
c. 1,4 kg
d. 1,7 kg
e. 2,4 kg

SMA Neger i 1 Sukodadi
9

C. Menentukan hubungan besaran-besaran fisis yang terkait dengan gaya gravitasi antar
planet
1. Data fisis planet A, planet B dan planet Bumi terhadap Matahari terlihat seperti tabel!

Planet A Bumi Planet B
Massa (M) 0,5 M M 2,0 M
Jari-jari (R) 0,5 R R 1,5 R
Periode (T) …. 1 tahun ….
Perbandingan periode planet A dan B adalah ….
a. ¹
1
27
d.
1
9

b. ¹
1
3
e.
1
27

c.
1
3


2. Jika kedudukan benda A adalah ½ R di atas permukaan bumi, sedangkan kedudukan B adalah 2R
di atas permukaan bumi (R = jari-jari bumi), maka perbandingan kuat medan gravitasi yang
dialami benda A dan B adalah ….
a. 1 : 8 d. 4 : 1
b. 1 : 4 e. 8 : 1
c. 2 : 3
3. Dua planet A dan B mengorbit Matahari. Perbandingan antara jarak planet A dan planet B ke
Matahari adalah R
A
: R
B
= 1 : 4. Apabila periode planet A mengelilingi Matahari adalah 88 hari,
maka periode planet B adalah ….
a. 500 hari d. 825 hari
b. 704 hari e. 850 hari
c. 724 hari
4. Planet A dan B masing-masing berjarak rata-rata sebesar p dan q terhadap Matahari. Planet A
mengitari dengan periode T. Jika p = 4q, maka B mengelilingi Matahari dengan periode …
a.
1
12
T d.
1
ó
T
b.
1

T e.
1
4
T
c.
1
8
T
5. Seorang astronot melayang dalam kapal angkasa yang sedang mengitari bumi, karena posisi itu :
(1). Gaya gravitasi bumi pada astronot nol
(2). Gaya gravitasi bumi dan bulan pada astronot di orbit itu saling meniadakan
(3). Gaya gravitasi bumi dan gaya Archimedes saling meniadakan
(4). Gaya gravitasi bumi pada astronot dan kapal angkasa sebagai gaya sentripetal
Pernyataan yang benar tentang gaya gravitasi pada astronot adalah ….
a. (1), (2), dan (3) d. (4)
b. (1) dan (3) e. (1), (2), (3), dan (4)
c. (2) dan (4)
6. Satelit A dan B mengorbit bumi pada kedudukan masing-masing R dan 3 R di atas permukaan
bumi (R = jari-jari bumi). Perbandingan kuat medan gravitasi bumi yang dialami satelit A dan B
adalah ….
a. 9 : 6 d. 4 : 1
b. 6 : 3 e. 3 : 4
SMA Neger i 1 Sukodadi
10

c. 4 : 3
7. Perbandingan kuat medan gravitasi bumi untuk dua buah benda, yang satu di permukaan bumi
dan satu lagi di ketinggaian berjarak ½ R dari permukaan bumi (R = jari-jari bumi) adalah ….
a. 1 : 2 d. 4 : 9
b. 2 : 3 e. 9 : 4
c. 3 : 2
8. Titik A, B dan C terletak dalam medan gravitasi bumi seperti pada
gambar! Diketahui M = massa bumi, R = jari-jari bumi. Kuat medan
gravitasi di titik A sama dengan g (N/kg). Perbandingan kuat medan
gravitasi di titik A dan titik C adalah ….
a. 3 : 8
b. 4 : 1
c. 8 : 1
d. 8 : 3
e. 9 : 1
9. Benda A dan B berada pada ketinggian h
1
dan h
2
dari
permukaan bumi seperti pada gambar. Perbandingan kuat medan
gravitasi pada g
A
dan g
B
adalah ….
a. 1 : 3
b. 9 : 16
c. 16 : 9
d. 3 : 1
e. 9 : 1
10. Jika kedudukan benda A adalah ½ R di atas permukaan bumi,
sedangkan kedudukan benda B adalah 2R di atas
permukaan bumi (R = jari-jari bumi), perbandingan kuat medan gravitasi yang dialami benda A
dan B adalah ….
a. 1 : 8 d. 4 : 1
b. 1 : 4 e. 8 : 1
c. 2 : 3

D. Menentukan letak titik berat dari berbagai benda homogen
1. Letak titik berat bidang homogen di samping terhadap titik O adalah
….
a. (2, 2) cm
b. (2, 3) cm
c. (2, 4) cm
d. (3, 2) cm
e. (3, 3) cm

2. Benda bidang homogen pada gambar di bawah ini, mempunyai ukuran
AB = BC = √13 cm.
Koordinat titik beratnya terhadap E adalah ….
a. (1 ; 1,7) cm
b. (1 ; 3,6) cm
c. (2 ; 3,8) cm
d. (2 ; 6,2) cm
e. (3 ; 3,4) cm

SMA Neger i 1 Sukodadi
11


3. Sebuah bidang datar homogen dengan bentuk dan ukuran seperti pada
gambar di samping. Jika koordinat titik berat benda tersebut I3
1
3
; 7
1
3
],
maka luas bidang tersebut adalah ….
a. 12
b. 50
c. 84
d. 96
e. 108
4. Koordinat titik berat bangun luasan seperti gambar di samping adalah ….
a. I8 ,
8
7
]
b. I8 ,
12
7
]
c. I8 ,
18
7
]
d. I8 ,
26
7
]
e. I8 ,
30
7
]
5. Gambar di samping adalah gabungan dua potong papan segiempat dan segitiga sama saki. Kedua
papan ini terbuat dari bahan yang sama. Agar titik berat gabungannya
persis pada titip P, maka panjang sisi a adalah ….
a. 3 cm
b. 4 cm
c. 6 cm
d. 8 cm
e. 10 cm


6. Perhatikan bangun bidang homogen ABCDEFG seperti pada gambar! Letak
titik berat benda tersebut diukur dari AB adalah ….
a. 2,8 cm
b. 3,0 cm
c. 3,2 cm
d. 3,6 cm
e. 4,0 cm


7. Perhatikan bidang berikut! Letak titik berat bidang homogen di atas
terhadap titik O adalah ….
a. (2, 2) cm
b. (2, 3) cm
c. (2, 4) cm
d. (3, 2) cm
e. (3, 3) cm


SMA Neger i 1 Sukodadi
12

8. Perhatikan gambar bidang homogen di samping! Koordinat titik
berat benda bidang (simetris) terhadap titik O adalah ….
a. ( 2 ; 4,0) cm
b. (2 ; 3,6) cm
c. (2 ; 3,2) cm
d. (2 ; 3,0) cm
e. (2 ; 2,8) cm


9. Diagram melukiskan benda bidang homogen dengan
ukuran seperti gambar! Koordinat titik berat benda
gabungan adalah ….
a. (3 ; 2,7) m
b. (3 ; 3,6) m
c. (3 ; 4,0) m
d. (3 ; 4,5) m
e. (3 ; 5,0) m

10. Suatu sistem benda bidang homogen ditunjukkan
seperti gambar! Koordinat titik berat sistem benda
adalah ….
a. (4 ; 3,0) m
b. (4 ; 4,6) m
c. (4 ; 4,8) m
d. (4 ; 5,0) m
e. (4 ; 5,4) m

E. Menganalisis hubungan besaran-besaran yang terkait dengan gerak rotasi
1. Gaya F
1
, F
2
, F
3
dan F
4
bekerja pada batang ABCD seperti gambar!
Jika massa batang diabaikan, maka nilai momen gaya terhadap titik
A adalah ….
a. 15 N.m
b. 18 N.m
c. 35 N.m
d. 53 N.m
e. 68 N.m
2. Batang AB massa 2 kg diputar melalui titik A ternyata momen inersianya 8 kg.m
2
.

Bila diputar melalui titik pusat O (AO = OB), momen inersianya menjadi ….
a. 2 kg.m
2
d. 12 kg.m
2

b. 4 kg.m
2
e. 16 kg.m
2

c. 8 kg.m
2

SMA Neger i 1 Sukodadi
13

3. Sebuah katrol pejal bermassa (M) dan jari-jarinya (R) seperti pada gambar! Salah
satu ujung tali tak bermassa dililitkan pada katrol, ujung tali yang lain digantungi
beban m kg. Percepatan sudut katrol (o) jika beban dilepas. Jika pada katrol
ditempelkan plastisin A yang bermassa ½ M, maka untuk menghasilkan
percepatan sudut yang sama, massa beban harus dijadikan ….
a. ¾ m kg d. 3m kg
b. 3/2 m kg e. 4m kg
c. 2m kg
4. Sebuah benda bergerak dengan kelajuan konstan v melalui lintasan yang berbentuk lingkaran
berjari-jari R dengan percepatan sentripetal (a
s
). Agar percepatan sentripetal menjadi dua kali
semula maka ….
a. v dijadikan 4 kali dan R dijadikan 2 kali semula
b. v dijadikan 2 kali dan R dijadikan 4 kali semula
c. v dijadikan 2 kali dan R dijadikan 2 kali semula
d. v tetap dan R dijadikan 2 kali semula
e. v dijadikan 2 kali semula dan R tetap
5. Posisi sudut suatu titik roda yang berputar dapat dinyatakan sebagai fungsi waktu (t) : u = (5 +
10t + 2t
2
) dengan u dalam radian dan t dalam sekon. Kecepatan sudut pada t = 3s sebesar ….
a. 32 rad/s d. 20 rad/s
b. 24 rad/s e. 10 rad/s
c. 22 rad/s
6. Seorang anak bermain bowling (bola pejal) massanya 4 kg dan jari-jarinya 5 cm menggelinding
di atas lantai kasar, mula-mula kecepatannya 6 m/s hingga berhenti setelah menempuh jarak 9
meter. Gaya gesek yang bekerja pada bola adalah ….
a. 0,8 N d. 3,2 N
b. 1,6 N e. 9,6 N
c. 2,4 N
7. Sebuah tongkat homogen dengan panjang 40 cm
bermassa 3 kg. Pada salah satu ujung tongkat diberi
beban, sedangkan ujung lainnya sebagai tumpuan. Jika F
= 280 N, momen gaya pada titik O adalah ….
a. 0
b. 6 Nm
c. 8 Nm
d. 14 Nm
e. 28 Nm
8. Gaya F
1
, F
2
, F
3
dan F
4
bekerja pada batang ABCD
seperti pada gambar! Jika massa batang diabaikan,
besar momen gaya yang bekerja pada sumbu putar di
titik D adalah ….
a. 18 Nm
b. 20 Nm
c. 30 Nm
d. 35 Nm
e. 40 Nm

SMA Neger i 1 Sukodadi
14

9. Beberapa pernyataan terkait gerak rotasi suatu benda :
(1) Pada kecepatan sudut yang tetap, bila momen inersia diperbesar maka momen gayanya
semakin besar
(2) Pada percepatan sudut tetap, bila momen inersianya diperkecil maka momen gayanya
semakin besar
(3) Besar momen inersia benda bergantung pada besarnya momen gaya yang bekerja.
Pernyataan yang benar adalah ….
a. (1) d. (1) dan (3)
b. (2) e. (2) dan (3)
c. (3)
10. Hubungan antara momen gaya (t) dengan momen inersia (I) dan percepatan sudut (o) pada
sebuah benda yang bergerak rotasi adalah ….
a. ¡ =
I
u
d. ¡ = I o
2

b. ¡ = I o e. ¡ = I
2
o
c. ¡ =
u
I

11. Batang homogen AB dipaku di pusat massanya dan diberi sejumlah gaya dengan kedudukan
seperti gambar.

Jika F = W dan sumbu rotasi di titi R, maka keadaan batang AB akan ….
a. berotasi searah jarum jam
b. berotasi berlawanan arah jarum jam
c. berada dalam keadaan tidak bergerak
d. bergerak ke kanan
e. bergerak ke kiri
12. Sebuah katrol dari benda pejal dengan tali yang dililitkan pada sisi
luarnya ditampilkan seperti pada gambar. Gesekan katrol dengan tali dan
gesekan di sumbu putarnya diabaikan. Jika momen inersia I = | dan tali
ditarik dengan gaya tetap F, maka hubungan yang tepat untuk
menyatakan percepatan tangensial katrol adalah ….
a. o = F.R.| d. o = F.R.(|)
-1

b. o = F.R.|
2
e. o = (F.R)
-1
.|
c. o = F.(R.|)
-1

13. Sebuah katrol dari benda pejal dengan tali yang dililitkan pada sisi luarnya
ditampilkan seperti gambar. Gesekan katrol dengan tali dan gesekan di
sumbu putarnya diabaikan. Momen inersia I = |, dan beban bergerak turun
dengan percepatan tetap. Dari persamaan-persamaan berikut ini :
(1) t = o.|.R
(2) t = o.|.R
-1

(3) t = m.g.R
(4) t = m.R
-2

(5) t = o.|
SMA Neger i 1 Sukodadi
15

Kelompok persamaan yang semuanya benar adalah ….
a. (1), (2), dan (3) d. (2) dan (4)
b. (1), (3), dan (4) e. (2) dan (5)
c. (1) dan (3)

F. Menjelaskan hubungan usaha dengan perubahan energi dalam kehidupan sehari-hari
dan menentukan besaran-besaran terkait.
1. Sebuah meja massanya 10 kg mula-mula diam di atas lantai licin, didorong selama 3 sekon
bergerak lurus dengan percepatan 2 m/s
2
. Besar usaha yang terjadi adalah ….
a. 20 joule d. 180 joule
b. 30 joule e. 360 joule
c. 60 joule
2. Sebuah balok bermassa 1,5 kg didorong ke atas oleh gaya konstan F = 15 N pada bidang miring
seperti gambar. Anggap percepatan gravitasi g = 10 m/s
2

dan gesekan antara balok dan bidang miring nol. Usaha
total yang dilakukan pada balok adalah ….
a. 15 Joule
b. 30 Joule
c. 35 Joule
d. 45 Joule
e. 50 Joule
3. Sebuah pegas memerlukan usaha 75 joule untuk meregang sepanjang 5 cm. Usaha yang
diperlukan untuk meregangkan pegas sepanjang 3 cm adalah ….
a. 27 joule d. 5 joule
b. 25 joule e. 0,2 joule
c. 15 joule
4. Sebuah batu yang massanya 2 kg jatuh bebas dari ketinggian 100 m. Jika percepatan gravitasi 10
m/s
2
, maka usaha yang dilakukan oleh gaya berat batu sampai ketinggian 20 m adalah ….
a. 10 joule d. 400 joule
b. 20 joule e. 1600 joule
c. 100 joule
5. Seorang anak mengangkat koper dengan gaya angkat sebesar 50 N, berjalan sejauh 4 meter, maka
usaha yang dilakukan anak tersebut adalah ….
a. 0 Joule d. 20 Joule
b. 0,4 Joule e. 200 Joule
c. 12,5 Joule
6. Sebuah mesin Derek menarik sebuah mobil. Usaha yang dilakukan mesin Derek sebesar 25 000 J.
Tali penarik mobil membentuk sudut 45° dan mesin derek berhasil memindahkan mobil sejauh
100 m. Gaya yang dilakukan mesin derek pada mobil sebesar ….
a. 100\2 N c. 150\2 N e. 250\2 N
b. 125\2 N d. 200\2 N
7. Sebuah benda bermassa 4 kg bergerak dengan kecepatan 8 m/s. Akibat gaya gesekan antara
benda dan lantai mengalami perlambatan 2 m/s
2
. Besar usaha untuk mengatasi gaya gesekan
selama 3 sekon adalah ….
a. 256 joule c. 176 joule e. 120 joule
b. 240 joule d. 128 joule
SMA Neger i 1 Sukodadi
16

8. Sepotong balok bermassa 20 kg berada dalam keadaan diam pada bidang horizontal yang licin.
Kemudian balok dipukul hingga bergerak dengan percepatan 0,8 m/s
2
. Usaha yang dilakukan
balok pada 10 sekon pertama gerakannya adalah ….
a. 1 600 joule c. 640 joule e. 6,4 joule
b. 800 joule d. 64 joule
9. Perhatikan gambar perpindahan balok berikut! Anggap g = 10 m/s
2
. Jika koefisien gesekan
kinetik antara balok dan lantai µ
k
= 0,5, maka
nilai perpindahan benda (s) adalah ….
a. 5,00 m
b. 4,25 m
c. 3,00 m
d. 2,50 m
e. 2,00 m
10. Bola bermassa 0,25 kg di tekan pada pegas dengan gaya F seperti
gambar. Anggap g = 10 m/s
2
. Ketika gaya F dihilangkan, bola
dilontarkan ke atas setinggi h meter. Jika energi untuk melontarkan
bola sebesar 1,0 joule, maka tinggi h adalah ….
a. 50 cm
b. 40 cm
c. 35 cm
d. 25 cm
e. 15 cm
11. Sebuah benda bermassa 10 kg yang mula-mula diam memiliki energi kinetik 80 J setelah
berpindah sejauh 12 m. Anggap benda tidak bergesekan dengan lintasannya. Jika arah gaya sama
dengan arah perpindahannya, maka laju benda sekarang adalah ….
a. 16 m/s c. 10 ms e. 2 m/s
b. 12 m/s d. 4 m/s
12. Sebuah benda bermassa 4 kg bergerak dengan kecepatan 8 m/s. Akibat gaya gesekan antara
benda dan lantai mengalami perlambatan 2 m/s
2
. Besar usaha untuk mengatasi gaya gesekan
adalah ….
a. 256 joule c. 176 joule e. 120 joule
b. 240 joule d. 128 joule
13. Sepotong balok bermassa 20 kg berada dalam keadaan diam pada bidang horizontal yang llicin.
Kemudian balok dipukul hingga bergerak dengan percepatan 0,8 m/s
2
. Usaha yang dilakukan
balok pada 10 sekon pertama geraknya adalah ….
a. 1600 joule c. 640 joule e. 6,4 joule
b. 800 joule d. 64 joule








SMA Neger i 1 Sukodadi
17

G. Menjelaskan sifat elastisitas benda dan penerapannya dalam
kehidupan sehari-hari.
1. Tiga buah pegas dirangkai seperti gambar di samping! Jika konstanta pegas
k
1
= k
2
= 3 N/m dan k
3
= 6 N/m, maka konstanta susunan pegas besarnya ….
a. 1 N/m
b. 3 N/m
c. 7,5 N/m
d. 12 N/m
e. 15 N/m
2. Grafik (F-x) menunjukkan hubungan antara gaya dan
pertambahan panjang pegas.
Besar energi potensial pegas berdasarkan grafik di atas adalah
….
a. 20 joule
b. 16 joule
c. 3,2 joule
d. 1,6 joule
e. 1,2 joule
3. Dua kawat P dan Q masing-masing panjangnya 50 cm dan 80 cm ditarik dengan gaya yang sama .
Jika konstanta kawat P dan Q masing-masing sebesar 200 N/m dan 300 N/m, maka perbandingan
penambahan panjang kawat P dan Q adalah ….
a. 1 : 1 c. 3 : 2 e. 8 : 5
b. 2 : 3 d. 5 : 8
4. Data suatu praktikum untuk menentukan konstanta pegas diperoleh data sebagai berikut.
No F (N) AL (cm)
1 10 2,0
2 15 3,0
3 20 4,0
4 25 5,0
5 30 6,0
Jika F adalah gaya dan AL adalah pertambahan panjang pegas, Konstanta pegas yang digunakan
adalah ….
a. 50 N/m c. 300 N/m e. 500 N/m
b. 200 N/m d. 400 N/m
5. Suatu pegas akan bertambah panjang 10 cm jika diberi gaya 30 N. Pertambahan panjang pegas
jika diberi gaya 21 N adalah ….
a. 2 cm d. 6 cm
b. 3 cm e. 7 cm
c. 5 cm
6. Sepotong kawat logam homogen panjangnya 140 cm dan luas penampangnya 2 mm
2
. Ketika
ditarik dengan gaya sebesar 100 N, bertambah panjang 1 mm. Modulus elastik bahan kawat
logam tersebut adalah ….
a. 7 x 10
8
N/m
2
c. 7 x 10
10
N/m
2
e. 7 x 10
17
N/m
2

b. 7 x 10
9
N/m
2
d. 7 x 10
11
N/m
2



SMA Neger i 1 Sukodadi
18


7. Grafik di samping menunjukkan hubungan antara gaya F dan
pertambahan panjang (Ax) pada sebuah pegas. Energi potensial
pegas pada saat mengalami pertambahan panjang 14 cm adalah
….
a. 11,2 juole
b. 5,6 joule
c. 1,12 joule
d. 0,56 joule
e. 0,112 joule
8. Tiga pegas identik dengan konstanta 1000 N/m disusun seperti pada
gambar. (AL = perubahan panjang pegas). Anggap susunan pegas hanya
dipengaruhi oleh beban. Jika susunan pegas diberi beban sehingga
bertambah panjang 6 cm, maka pertambahan panjang masing-masing
pegas adalah ….
AL
1
AL
2
AL
3

a 2 cm 2 cm 2 cm
b 2 cm 4 cm 4 cm
c 3 cm 3 cm 3 cm
d 4 cm 2 cm 3 cm
e 4 cm 2 cm 3 cm

9. Percobaan menggunakan pegas yang digantung menghasilkan data sebagai berikut :
Percobaan F (N) Ax (cm)
1
2
3
88
64
40
11
8
5
F = gaya beban pegas, Ax = pertambahan panjang pegas. Dapat disimpulkan pegas memiliki
tetapan sebesar ….
a. 800 N/m d. 0,8 N/m
b. 80 N/m e. 0,08 N/m
c. 8 N/m
10. Tiga buah pegas A, B dan C yang identik dirangkai seperti pada gambar di
samping! Jika ujung bebas pegas C digantungkan beban 1,2 N maka
sistem mengalami pertambahan panjang 0,6 cm, konstanta masing-
masing pegas adalah ….
a. 200 N/m
b. 240 N/m
c. 300 N/m
d. 360 N/m
e. 400 N/m





SMA Neger i 1 Sukodadi
19

11. Karet yang panjangnya L digantungkan beban sedemikian rupa sehingga diperoleh data seperti
pada tabel :
Beban (W) 2 N 3 N 4 N
Pertambahan panjang (AL) 0,50 cm 0,75 cm 1,0 cm
Berdasarkan tabel tersebut, dapat disimpulkan besar konstanta pegas adalah ….
a. 250 N/m d. 450 N/m
b. 360 N/m e. 480 N/m
c. 400 N/m
12. Percobaan menggunakan pegas yang digantung menghasilkan data sebagai berikut :
Percobaan F (N) Ax (cm)
1
2
3
88
64
40
11
8
5
Energi potensial yang dihasilkan ketika pegas bertambah panjang 2 cm adalah ….
a. 0,32 J d. 0,06 J
b. 0,16 J e. 0,04 J
c. 0,08 J
13. Tiga pegas identik dengan konstanta pegas k, disusun seperti gambar. Ketika
diberi beban 100 gr, sistem pegas bertambah panjang 0,75 cm. Jika g = 10
m/s
2
, maka nilai k adalah ….
a. 150 N/m
b. 200 N/m
c. 225 N/m
d. 275 N/m
e. 300 N/m

14. Tiga buah pegas disusun seperti gambar. Jika energi 2 joule
meregangkan susunan pegas sejauh 5 cm maka nilai konstanta pegas
(k) dalam N/m adalah ….
k
1
k
2
k
3
a.
b.
c.
d.
e.
200
600
600
300
300
600
200
300
600
200
900
800
200
200
600

15. Tiga buah pegas identik disusun seperti gambar di samping! Jika beban
300 gram (g = 10 m/s
2
) digantung pada pegas k
1
, pegas akan bertambah
panjang 4 cm. Besarnya konstanta susunan pegas adalah ….
a. 225 N/m
b. 75 N/m
c. 50 N/m
d. 25 N/m
e. 5 N/m



SMA Neger i 1 Sukodadi
20

H. Menentukan besaran-besaran yang terkait dengan hukum kekekalan energi mekanik.
1. Sebuah balok ditahan di puncak bidang miring seperti gambar. Ketika dilepas, balok meluncur
tanpa gesekan sepanjang bidang miring. Kecepatan balok ketika
tiba di dasar bidang miring adalah ….
a. 6 m/s
b. 8 m/s
c. 10 m/s
d. 12 m/s
e. 16 m/s
2. Sebuah peluru dengan massa 20 gram ditembakkan
pada sudut elevasi 60° dan kecepatan awal 40 m/s
seperti gambar. Jika gesekan dengan udara
diabaikan, maka energi kinetik peluru pada titik
tertinggi adalah ….
a. 0 joule
b. 4 joule
c. 8\2 joule
d. 12 joule
e. 24 joule
3. Sebuah benda dengan massa 1 kg, dilemparkan ke atas dengan kecepatan awal 40 m/s. Bila g =
10 m/s
2
, besarnya energi kinetik saat ketinggian benda mencapai 20 meter adalah ….
a. 300 joule c. 500 joule e. 700 joule
b. 400 joule d. 600 joule
4. Sebuah benda bermassa 0,5 kg digantung dengan benang (massa
benang di abaikan) dan diayunkan hingga ketinggian 20 cm dari
posisi awal (lihat gambar). Bila g = 10 m/s
2
, kecepatan benda di
titk A adalah ….
a. 4 m/s
b. 0,4 m/s
c. 0,2 m/s
d. 0,04 m/s
e. 0,02 m/s
5. Sebuah benda dengan massa 1 kg didorong dari permukaan meja hingga kecepatan pada saat
lepas dari bibir meja adalah 2 m/s. Jika g = 10 m/s
2
, energi mekanik benda pada saat ketinggian
dari tanah 1 m adalah ….
a. 2 Joule c. 12 Joule e. 24 Joule
b. 10 Joule d. 22 Joule
6. Dua buah benda A dan B yang keduanya bermassa m kg jatuh bebas dari ketinggian h meter dan
2h meter. Jika A menyentuh tanah dengan kecepatan v m/s, benda B akan menyentuh tanah
dengan nergi kinetik sebesar ….
a.
1
2
m:
2
d.
3
4
m:
2

b. m:
2
e.
3
2
m:
2

c.
1
4
m:
2



SMA Neger i 1 Sukodadi
21

7. Sebuah balok bermassa m kg dilepaskan dari
puncak bidang miring yang licin seperti pada
gambar. Perbandingan energi potensial dan energi
kinetik balok ketika berada di titik M adalah ….
a. E
p
: E
k
= 1 : 3
b. E
p
: E
k
= 1 : 2
c. E
p
: E
k
= 2 : 1
d. E
p
: E
k
= 2 : 3
e. E
p
: E
k
= 3 : 2
8. Sebuah benda jatuh dari posisi A seperti gambar. Perbandingan energi
potensial dan energi kinetik benda ketika sampai di B adalah ….
a. 3 : 2
b. 3 : 1
c. 2 : 1
d. 2 : 3
e. 1 : 3
9. Perhatikan gambar di samping! Sebuah benda jatuh bebas dari
ketinggian 20 m. Jika percepatan gravitasi bumi 10 m/s
2
, kecepatan
benda pada saat berada 15 m di atas tanah adalah ….
a. 2 m/s
b. 5 m/s
c. 10 m/s
d. 15 m/s
e. 20 m/s
10. Bola A yang massanya 1 kg dilepaskan menempuh lintasan seperti gambar! (g = 10 m/s
2
). Jika
lintasan AB adalah seperempat lingkaran licin jejari 125 cm maka perbandingan kecepatan di titik
B dan C adalah ….
a. 2 : 1
b. 1 : 2
c. 5 : 1
d. 1 : 5
e. 1 : 5

I. Menentukan besaran-besaran fisis yang terkait dengan hukum kekekalan momentum
1. Dua buah benda bermassa sama bergerak pada satu garis lurus saling mendekati seperti pada
gambar!

Jika v
2
’ adalah kecepatan benda (2) setelah tumbukan ke kanan dengan laju 5 m/s, maka besar
kecepatan v
1
’ (1) setelah tumbukan adalah ….
a. 7 m/s d. 15 m/s
b. 9 m/s e. 17 m/s
c. 13 m/s
SMA Neger i 1 Sukodadi
22

2. Pada permainan bola kasti, bola bermassa 0,5 kg mula-mula bergerak dengan kecepatan 2 m/s.
Kemudian bola tersebut dipukul dengan gaya F berlawanan dengan gerak bola, sehingga
kecepatan bola menjadi 6 m/s. Bila bola bersentuhan dengan pemukul selama 0,01 sekon, maka
perubahan momentumnya adalah ….
a. 8 kg m/s d. 4 kg m/s
b. 6 kg m/s e. 2 kg m/s
c. 5 kg m/s
3. Sebuah bola jatuh bebas dari ketinggian 100 m di atas lantai. Jika koefisien restitusi antara bola
dengan lantai 0,5 maka tinggi pantulan pertama bola tersebut adalah ….
a. 20 m d. 75 m
b. 25 m e. 80 m
c. 50 m
4. Di antara benda bergerak berikut ini mana yang akan mengalami gaya terbesar bila menumbuk
tembok sehingga berhenti?
a. Benda bermassa 40 kg dengan laju 25 m/s
b. Benda bermassa 50 kg dengan laju 15 m/s
c. Benda bermassa 100 kg dengan laju 10 m/s
d. Benda bermassa 150 kg dengan laju 7 m/s
e. Benda bermassa 200 kg dengan laju 5 m/s
5. Dua benda A dan B massanya sama. Benda A menumbuk benda B yang diam sehingga kedua
benda melekat satu sama lain dan bergerak bersama,
(1). Jumlah energi kinetik sebelum dan sesudah tumbukan berbanding 2 : 1
(2). kecepatan kedua benda sesudah tumbukan sebesar ½ kali kecepatan benda A mula-mula
(3). momentum benda A sebelum tumbukan = 2 kali momentum benda B sesudah tumbukan
(4). Koefisien restitusi sama dengan nol
Pernyataan di atas yang benar adalah ….
a. (1), (2) dan (3) d. (4)
b. (1) dan (3) e. (1), (2), (3) dan (4)
c. (2) dan (4)
6. Bola A bermassa 0,4 kg bergerak dengan laju 6 m/s dan menumbuk bola B bermassa 0,6 kg yang
sedang bergerak mendekati bola A dengan laju 8 m/s. Kedua bola tersebut bertumbukan tidak
lenting sempurna. Laju bola setelah tumbukan adalah ….
a. 2,4 m/s searah gerak bola B d. 2,4 m/s searah gerak bola A
b. 2,5 m/s searah gerak bola B e. 2,5 m/s searah gerak bola A
c. 1,4 m/s searah gerak bola B
7. Sebuah peluru karet berbentuk boma massanya 60 gram
ditembakkan horizontal menuju tembok seperti gambar. Jika
bola dipantulkan dengan laju yang sama, maka bola menerima
impuls sebesar …
a. 12 N.s
b. 6 N.s
c. 5 N.s
d. 3 N.s
e. 2 N.s
SMA Neger i 1 Sukodadi
23

8. Sebutir peluru 20 gram bergerak dengan kecepatan 10 m/s arah mendatar menumbuk balok
bermassa 60 gram yang sedang diam di atas lantai. Jika peluru tertahan di dalam balok, maka
kecepatan balok sekarang adalah ….
a. 1,0 m/s d. 2,5 m/s
b. 1,5 m/s e. 3,0 m/s
c. 2,0 m/s
9. Sebutir peluru 40 gram bergerak dengan kecepatan 100 m/s arah mendatar menumbuk balok
bermassa 960 gram yang diam di atas bidang datar, Jika peluru tertahan di dalam balok, maka
kecepatan keduanya menjadi ….
a. 40 m/s d. 12 m/s
b. 36 m/s e. 4 m/s
c. 24 m/s
10. Sebuah mobil bermassa 800 kg melaju dengan kecepatan 90 km/jam menabark gerobak bermassa
200 kg yang berhenti di tepi jalan. Setelah tabrakan, gerobak menempel pada mobil dan bergerak
dengan laju ….
a. 5 m/s d. 20 m/s
b. 10 m/s e. 25 m/s
c. 15 m/s
11. Dua bola A dan B mula-mula bergerak seperti pada gambar. Kedua bola kemudian bertumbukan
tidak lenting sama sekali. Kecepatan bola A dan B
setelah tumbukan adalah ….
a. 0,5 m/s
b. 1,0 m/s
c. 1,5 m/s
d. 2,0 m/s
e. 2,5 m/s

12. Bola B menumbuk benda A yang sedang diam seperti gambar. Jika setelah tumbukan A dan B
menyatu, kecepatan bola A dan B adalah ….
a. 2,0 m/s
b. 1,8 m/s
c. 1,5 m/s
d. 1,0 m/s
e. 0,5 m/s

SMA Neger i 1 Sukodadi
24

STANDAR KOMPETENSI LULUSAN 3
Menjelaskan prinsip dan konservasi kalor, sifat gas ideal, fluida dan perubahannya yang
menyangkut hukum termodinamika serta penerapannya dalam mesin kalor.
A. Menentukan proses perpindahan kalor dan asas Black
1. Dua batang penghantar mempunyai panjang dan luas penampang yang sama disambung menjadi
satu seperti pada gambar di bawah ini. Koefisien konduksi termal batang penghantar kedua = 2
kali koefisien konduksi termal batang pertama.

Jika batang pertama dipanaskan sehingga T
1
= 100°C dan T
2
= 25°C, maka suhu pada sambungan
(T) adalah ….
a. 30°C c. 40°C e. 50°C
b. 35°C d. 45°C
2. Potongan alumunium bermassa 200 gram dengan suhu 20°C dimasukkan ke dalam bejana air
bermassa 100 gram dengan suhu 80°C. Jika diketahui kalor jenis alumunium 0,22 kal/g°C dan
kalor jenis air 1 kal/g°C, maka suhu akhir air dan alumunium mendekati ….
a. 20°C c. 62°C e. 100°C
b. 42°C d. 80°C
3. Dua batang A dan B berukuran sama masing-masing mempunyai koefisien konduksi 2k dan k.
Keduanya dihubungkan menjadi satu dan pada ujung-ujung yang bebas dikenakan suhu seperti
pada gambar.

Suhu (t) pada sambungan logam A dan B adalah ….
a. 80°C c. 120°C e. 160°C
b. 100°C d. 150°C
4. Sebongkah es dengan massa 50 gram pada suhu -5°C dimasukkan kedalam 1 liter air dengan suhu
20°C. Dalam waktu beberapa lama e situ habis menyatu dengan air did ala bak dalam suhu
setimbang. Maka :
(1). Suhu air sekarang antara -5°C sampai dengan 20°C
(2). Terjadi aliran kalor dari air ke dalam es
(3). Pada saat es melebur, kalor yang diperlukan sebesar 4000 kal
(4). Es melebur di dalam air karena pengaruh tekanan hidrostatis air.
Penyataan yang benar adalah ….
a. (1), (2) dan (3) c. (2) dan (4) e. (1), (2), (3) dan (4)
b. (1) dan (3) d. (4)
5. Batang besi homogen yang salah satu ujungnya dipanasi. Besi itu memiliki luas penampang 17
cm
2
dengan konduktivitas termal 4 x 10
5
J/ms°C. Panjang batang 1 m dan perbedaan suhu kedua
ujung 30°C. Kalor yang merambat dalam batang besi selama 2 sekon sebesar …
a. 2,81 x 10
3
Joule c. 4,08 x 10
5
Joule e. 7,10 x 10
6
Joule
b. 4,08 x 10
4
Joule d. 6,00 x 10
5
Joule
SMA Neger i 1 Sukodadi
25

6. Sepotong uang logam bermassa 50 g bersuhu 85°C dicelupkan ke dalam 50 g air bersuhu 29,8°C
(kalor jenis air = 1 kal.g
-1
.°C
-1
). Jika suhu akhirnya 37°C dan wadahnya tidak menyerap kalor,
maka kalor jenis logam adalah ….
a. 0,15 kal.g
-1
.°C
-1

b. 0,30 kal.g
-1
.°C
-1

c. 1,50 kal.g
-1
.°C
-1

d. 4,8 kal.g
-1
.°C
-1

e. 7,2 kal.g
-1
.°C
-1

7. Balok es bermassa 50 gram bersuhu 0°C dicelupkan pada 200 gram air bersuhu 30°C yang
diletakkan dalam wadah khusus. Anggap wadah tidak menyerap kalor. Jika kalor jenis air 1
kal/gr°C dan kalor lebur es 80 kal/g, maka suhu akhir campuran adalah ….
a. 5°C c. 11°C e. 17°C
b. 8°C d. 14°C
8. Sepotong logam bermassa 50 gr bersuhu 90°C dicelupkan ke dalam 100 gr air bersuhu 29,5
(kalor jenis air = 1 kal/gr°C). Jika suhu akhir 35°C, maka kalor jenis logam adalah ….
a. 0,20 kal/gr°C c. 0,15 kal/gr°C e. 0,10 kal/gr°C
b. 0,16 kal/gr°C d. 0,12 kal/gr°C
9. Batang logam P dan Q dengan ukuran panjang
dan luas penampang yang sama disambungkan
seperti pada gambar. Jika koefisien konduksi
kalor logam Q dua kali koefisien konduksi kalor P maka suhu akhir pada sambungan logam
adalah ….
a. 300°C c. 160°C e. 80°C
b. 260°C d. 96°C
10. Dua batang logam A dan B yang mempunyai ukuran sama disambungkan satu sama
lain pada salah satu ujungnya (seperti pada gambar). Jika suhu ujung bebas logam
A 210°C dan di ujung bebas logam B 30°C dan koefisien konduksi kalor logam
A adalah dua kali koefisien konduksi logam B maka suhu pada sambungan kedua
logam adalah ….
a. 80°C d. 150°C
b. 90°C e. 180°C
c. 120 °C
11. Dua batang logam P dan Q disambungkan pada salah satu ujungnya. Pada ujung-ujung yang lain
diberi panas dengan suhu yang berbeda (lihat gambar). Bila panjang dan luas penampang kedua
logam sama, tetapi konduktivitas logam P dua kali konduktivitas logam Q, suhu tepat pada
sambungan di B adalah ….
a. 20°C d. 50 °C
b. 30°C e. 60°C
c. 40°C

B. Mendeskripsikan azas Bernoulli dalam fluida dan penerapannya
1. Pernyataan di bawah ini berkaitan dengan gaya angkat pada pesawat terbang adalah …
a. Tekanan udara di atas sayap lebih besar daripada tekanan udara di bawah sayap
b. Tekanan udara di bawah sayap tidak berpengaruh terhadap gaya angkat pesawat
SMA Neger i 1 Sukodadi
26

c. Kecepatan aliran udara di atas sayap lebih besar daridapa kecepatan aliran udara di bawah
sayap
d. Kecepatan aliran udara di atas sayap lebih kecil daripada kecepatan aliran udara di bawah
sayap
e. Kecepatan aliran udara tidak mempengaruhi gaya angkat pesawat
2. Perhatikan peristiwa kebocoran tangki air pada lubang P dari
ketinggian tertentu pada gambar berikut! (g = 10 m.s
-2
)
Air yang keluar dari lubang P akan jatuh ke tanah setelah
waktu t = ….
a.
1
5
] √5 s
b.
1
4
] √5 s
c.
1
2
] √5 s
d. √5 s
e. 2√5 s
3. Pipa berjari-jari 15 cm disambung dengan pipa lain yang
berjari-jari 5 cm. Keduanya dalam posisi horizontal. Apabila kecepatan aliran air pada pipa besar
adalah 1 m s
–1
pada tekanan 10
5
N m
–2
, maka tekanan pada pipa yang kecil (massa jenis air 1 gr
cm
–3
) adalah ….
a. 10 000 N m
–2
d. 60 000 N m
–2

b. 15 000 N m
–2
e. 90 000 N m
–2

c. 30 000 N m
–2

4. Pada gambar di samping, air mengalir melewati pipa
venturimeter. Jika luas penampang A
1
dan A
2
masing-
masing 5 cm
2
dan 4 cm
2
dan g = 10 m s
–2
, maka kecepatan
(v) air yang memasuki pipa venturimeter adalah ….
a. 3 m s
–1

b. 4 m s
–1

c. 5 m s
–1

d. 9 m s
–1

e. 25 m s
–1

5. Sebuah tabung berisi zat cair (ideal).
Pada dindingnya terdapat dua lubang kecil (jauh
lebih kecil dari penampang tabung) sehingga zat cair
memancar (terlihat seperti pada gambar).
Perbandingan antara x
1
dan x
2
adalah …
a. 2 : 3 d. 4 : 5
b. 3 : 5 e. 3 : 4
c. 2 : 5
6. Air mengalir dengan kecepatan 10 m/s dari pipa berdiameter kecil (D
1
) menuju pipa berdiameter
besar (D
2
). Apabila D
1
= 20 cm, D
2
= 40 cm, tekanan di D
1
sebesar 2 x 10
4
N/m
2
, dan beda tinggi
kedua pipa 2 meter, maka tekanan di D
2
sebesar ….
a. 68 800 N/m
2
d. 80 700 N/m
2

b. 76 750 N/m
2
e. 86 880 N/m
2

c. 78 875 N/m
2

7. Gambar di samping menunjukkan peristiwa kebocoran pada tangki
air. Kecepatan (v) air yang keluar dari lubang adalah ….
a. \2 m/s d. \10 m/s
b. 2 m/s e. 2\5 m/s
c. \5 m/s

SMA Neger i 1 Sukodadi
27

8. Gambar berikut menunjukkan penampang sayap pesawat.

Ketika pesawat akan mendarat, pilot harus mengatur posisi sayap agar ….
a. F
1
= F
2
c. v
1
< v
2
e. F
1
> F
2

b. v
1
> v
2
d. v
1
= v
2

9. Gaya angkat pesawat terbang yang sedang terbang terjadi karena ….
a. kecepatan udara di sisi atas sayap lebih besar daripada di sisi bawahnya
b. tekanan di sisi bawah sayap lebih kecil daripada tekanan di sisi atas sayap
c. pengaturan titik berat sayap pesawat yang tepat
d. perubahan momentum dari sayap pesawat
e. berat sayap pesawat lebih kecil daripada berat udara yang dipindahkan
10. Gambar di samping merupakan penampang melintang sebuah sayap pesawat terbang yang sedang
bergerak di landasan pacu dengan laju v m/s. Garis di atas dan di bawah sayap menggambarkan
aliran udara. Pesawat terangkat jika ….
a. v
2
> v
1
sehingga p
1
< p
2

b. v
2
> v
1
sehingga p
1
> p
2

c. v
1
> v
2
sehingga p
1
< p
2

d. v
1
> v
2
sehingga p
1
> p
2

e. v
1
< v
2
sehingga p
1
< p
2


C. Menjelaskan variabel-variabel pada persamaan umum gas ideal
1. Gas ideal berada dalam ruangan tertutup dengan volume V, tekanan P dan suhu T. Apabila
volumenya mengalami perubahan menjadi ½ kali semula dan suhunya dinaikkan menjadi 4 kali
semula, maka tekanan gas yang berada dalam system tersebut menjadi ….
a. 8 P
1
d. ¼ P
1

b. 2 P
1
e. 1/8 P
1

c. ½ P
1

2. Sebanyak 3 liter gas Argon bersuhu 27°C pada tekanan 1 atm ( 1 atm = 10
5
Pa) berada di dalam
tabung. Jika kontanta gas umum R = 8,314 J m
-1
K
-1
dan banyaknya partikel dalam 1 mol gas 6,02
x 10
23
partikel, maka banyak partikel gas Argon dalam tabung tersebut adalah ….
a. 0,83 x 10
23
partikel d. 0,22 x 10
23
partikel
b. 0,72 x 10
23
partikel e. 0,12 x 10
23
partikel
c. 042 x 10
23
partikel
3. Jika P = tekanan, V = volume, T = suhu mutlak, N = jumlah partikel, n = jumlah mol, R =
kontanta gas umum, k = konstanta Boltzman dan N
o
= bilangan Avogadro, maka persamaan gas
ideal berikut benar, kecuali ….
a. PV = nRT d. PV = NkT
b. PV =
N
N
c
RT e. PV = nN
o
kT
c. PV = nkT
4. Gas dalam ruang tertutup bersuhu 42°C dan tekanan 7 atm serta volumenya 8L. Apabila gas
dipanasi sampai 87°C, tekanan naik sebesar 1 atm, maka volume gas adalah ….
a. berkurang 10% d. berkurang 20%
b. tetap e. bertambah 12%
c. berkurang 20%
SMA Neger i 1 Sukodadi
28

5. Sepuluh liter gas ideal suhunya 127°C mempunyai tekanan 165,6 N/m
2
. Banyaknya partikel gas
tersebut adalah ….
a. 2 x 10
19
partikel c. 2 x 10
20
partikel e. 5 x 10
20
partikel
b. 3 x 10
19
partikel d. 3 x 10
20
partikel
6. Suatu gas ideal mula-mula menempati ruang yang volumenya V dan tekanan P. Jika suhu gas
menjadi 5/4 T dan volumenya menjadi ¾ V, maka tekanannya menjadi ….
a. ¾ P c. 3/2 P e. 2 P
b. 4/3 P d. 5/3 P
7. Suatu gas ideal mula-mula menempati ruang yang volumenya V pada suhu T dan tekanan P. Jika
suhu gas menjadi
3
2
T dan tekanannya menjadi 2P, maka volume gas menjadi ….
a.
3
4
V c.
3
2
V e. 4V
b.
4
3
V d. 3V
8. Gas ideal yang berada dalam suatu bejana dimampatkan (ditekan) maka gas akan mengalami ….
a. penurunan laju partikel c. kenaikan suhu e. penurunan partikel gas
b. penurunan suhu d. penambahan partikel gas
9. Suatu gas ideal mula-mula menempati ruang yang volumenta V dan tekanan P. Jika suhu gas
menjadi
5
4
T dan volumenya menjadi
3
4
V, maka tekanannya menjadi ….
a.
3
4
P c.
3
2
P e. 2P
b.
4
3
P d.
5
3
P
10. Suatu gas ideal menempati ruang yang volumenya V pada suhu T dan tekanan P. Kemudian
dipanaskan sehingga volume gas menjadi
5
4
V dan tekanannya menjadi
4
3
P. Jadi pada pemanasan
itu suhu gas menjadi ….
a.
3
4
T c.
4
2
T e.
5
3
T
b.
4
3
T d.
3
2
T

D. Menjelaskan faktor-faktor yang mempengaruhi energi kinetik gas
1. Berikut ini adalah grafik hubungan antara energi kinetik rata-rata
(Ek) satu molekul gas monoatomik dengan suhu mutlak (T).
Berdasarkan grafik tersebut, konstanta Boltzmann adalah . …
a.
2p
3q
d.
3p
2q

b.
3q
2p
e.
p
q

c.
2q
3p

2. Tekanan gas ideal di dalam ruang tertutup terhadap dinding tabung dirumuskan sebagai P =
2N
3v
E
k
; [P = tekanan (Pa); N = jumlah molekul (partikel) gas; V volume gas; dan E
K
adalah energi
kinetik rata-rata molekul (J)]
Berdasarkan persamaan ini, pernyataan yang benar adalah ….
a. tekanan gas terhadap dinding bergantung pada energi kinetik rata-rata molekul.
b. energi kinetik gas bergantung pada tekanan yang ditimbulkan molekul terhadap dinding
c. suhu gas dalam tabung akan berubah jika tekanan gas berubah
d. jika jumlah molekul gas berkurang maka volume energi kinetik molekul akan berkurang
e. jika volume gas bertambah maka tekanan gas akan berkurang
SMA Neger i 1 Sukodadi
29

3. Suatu gas ideal dengan tekanan P dan volume V dalam ruang tertutup. Jika tekanan gas dalam
ruang tersebut menjadi
1
4
kali semula pada volume tetap, maka perbandingan energi kinetik
sebelum dan sesudah penurunan tekanan adalah ….
a. 1 : 4 c. 2 : 1 e. 5 : 1
b. 1 : 2 d. 4 : 1
4. Dalam ruangan yang volume 1,5 liter terdapat gas yang bertekanan 10
5
Pa. Jika partikel gas
memiliki kelajuan rata-rata sebesar 750 m/s, maka massa gas adalah ….
a. 80 gram c. 3,2 gram e. 0,4 gram
b. 8 gram d. 0,8 gram
5. Partikel-partikel gas oksigen di dalam tabung tertutup pada suhu 20°C memiliki energi kinetik
2140 joule. Untuk mendapatkan energi kinetik 6420 joule kita harus menaikkan suhunya menjadi
a. 879°C c. 589°C e. 40°C
b. 606°C d. 60°C
6. Dua mol gas menempati ruang 24,08 liter. Tiap molekul gas memiliki energi kinetik sebesar 3 ×
10
–21
J. Jika bilangan Avogadro = 6,02 × 1023 molekul mol
–1
, maka tekanan gas dalam tangki
adalah ….
a. 1,00 × 10
2
Pa c. 6,02 × 10
2
Pa e. 2,41 × 10
5
Pa
b. 2,41 × 10
2
Pa d. 1,00 × 10
5
Pa
7. Suhu gas ideal dalam tabung dirumuskan sebagai E
k
=
3
2
kI, T menyatakan suhu mutlak dan E
k
=
energi kinetik rata-rata molekul gas. Berdasarkan persamaan di atas ….
a. semakin tinggi suhu gas, energi kinetiknya semakin kecil
b. semakin tinggi suhu gas, gerak partikel gas semakin lambat
c. semakin tinggi suhu gas, gerak partikel gas semakin cepat
d. suhu gas berbanding terbalik dengan energi kinetik gas
e. suhu gas tidak mempengaruhi gerak partikel gas.
8. Suhu gas ideal dalam tabung dirumuskan sebagai E
k
=
3
2
kI, T menyatakan suhu mutlak dan E =
energi kinetik rata-rata molekul gas. Berdasarkan persamaan di atas ….
a. semakin tinggi suhu gas, energi kinetiknya semakin kecil.
b. semakin tinggi suhu gas, gerak partikel gas semakin lambat.
c. semakin tinggi suhu gas, gerak partikel gas semakin cepat.
d. suhu gas berbanding terbalik dengan energi kinetik gas.
e. Suhu gas tidak mempengaruhi gerak partikel gas.
9. Gas ideal bersuhu T
1
diisikan ke dalam tabung. Jika gas dipanaskan sampai suhunya T
2
(T
2
> T
1
),
maka pengaruh pemanasan pada kecepatan partikel gas (v), energi kinetik (E
k
) dan jumlah
partikel gas (N) adalah ….
v E
k
N
a. besar besar tetap
b. tetap besar kecil
c. kecil besar tetap
d. besar kecil tetap
e. besar kecil kecil
10. Sejumlah gas ideal dalam tabung tertutup dipanaskan secara isokhorik sehingga suhunya naik
menjadi empat kali suhu semula. Energi kinetik rata-rata molekul gas ideal menjadi ….
a. ¼ kali semula c. sama dengan semula e. 4 kali semula
b. ½ kali semula d. 2 kali semula
SMA Neger i 1 Sukodadi
30

11. Gas ideal di dalam ruang tertutup bersuhu T Kelvin mengalami penurunan suhu menjadi ½ T
Kelvin. Perbandingan energi kinetik partikel sebelum dan sesudah penurunan suhu adalah ….
a. 1 : 4 c. √2 : 1 e. 4 : 1
b. 1 : 2 d. 2 : 1

E. Menentukan berbagai besaran fisis dalam proses termodinamika pada mesin kalor
1. Perhatikan grafik P – V mesin Carnot di samping!
Jika kalor yang diserap (Q
1
) = 10.000 joule maka besar
usaha yang dilakukan mesin Carnot adalah ….
a. 1.500 J
b. 4.000 J
c. 5.000 J
d. 6.000 J
e. 8.000 J
2. Gambar P – V dari sebuah mesin Carnot terlihat seperti gambar
berikut! Jika mesin menyerap kalor 800 J, maka usaha yang
dilakukan adalah ….
a. 105,5 J d. 466,7 J
b. 252,6 J e. 636,7 J
c. 336,6 J

3. Perhatikan grafik P – V berikut!
Perbandingan besar usaha yang dilakukan pada
proses I dan proses II adalah ….
a. 4 : 3
b. 3 : 4
c. 2 : 3
d. 2 : 1
e. 1 : 2

4. Sebuah mesin Carnot memiliki spesifikasi seperti gambar di samping. Usaha yang dihasilkan
mesin Carnot adalah ….
a.
5
3
0
1

b.
5
3
0
1

c.
5
3
0
1

d.
5
3
0
1

e.
5
3
0
1


5. Diagram P-V dari gas helium yang mengalami proses
termodinamika ditunjukkan seperti gambar berikut!
Usaha yang dilakukan gas helium pada proses ABC
sebesar ….
a. 660 kJ
b. 400 kJ
c. 280 kJ
d. 120 kJ
e. 60 kJ
SMA Neger i 1 Sukodadi
31

6. Grafik-grafik berikut ini menunjukan hubungan antara tekanan (P) dengan volume (V) gas yang
mengalami suatu proses.

















Proses yang menghasilkan usaha gas terbesar ditunjukkan oleh grafik …
a. (1) d. (4)
b. (2) e. (5)
c. (3)
7. Proses pemanasan suatu gas ideal digambarkan
seperti grafik P-V di samping! Besar usaha yang
dilakukan gas pada siklus ABC adalah ….
a. 4,5 J
b. 6,0 J
c. 9,0 J
d. 12,0 J
e. 24,0 J
8. Grafik di samping menunjukkan proses yang terjadi pada gas. Jika
P
O
= 6 x 10
5
Pa, V
O
= 1,6 x 10
-4
m
3
dan V
1
= 2,8 x 10
-4
m
3
, maka
usaha yang dilakukan gas adalah ….
a. 90 J
b. 72 J
c. 63 J
d. 54 J
e. 45 J

9. Sebuah mesin bekerja dalam suatu siklus mesin Carnot
seperti gambar di samping! Jika kalor yang terbuang
2000 joule, besar usaha yang dihasilkan mesin adalah
….
a. 800 joule
b. 8 000 joule
c. 12 000 joule
d. 20 000 joule
e. 80 000 joule

SMA Neger i 1 Sukodadi
32

10. Mesin Carnot bekerja pada suhu tinggi 600 K untuk menghasilkan kerja mekanik. Jika mesin
menyerap kalor 600 J dengan suhu rendah 400 K, usaha yang dihasilkan adalah ….
a. 120 J c. 135 J e. 200 J
b. 124 J d. 148 J
11. Gambar p – V dari sebuah mesin Carnot terlihat seperti
gambar di samping. Jika mesin menyerap kalor 840 J,
usaha yang dilakukan adalah ….
a. 600 joule
b. 570 joule
c. 540 joule
d. 490 joule
e. 420 joule






SMA Neger i 1 Sukodadi
33

STANDAR KOMPETENSI LULUSAN 4
Menerapkan konsep dan prinsip optik dan gelombang dalam berbagai penyelesaian masalah
dan produk teknologi.
A. Menentukan besaran-besaran yang terkait dengan pengamatan menggunakan
mikroskop/teropong
1. Amati diagram pembentukan bayangan oleh mikroskop di bawah ini :













Jika berkas yang keluar dari lensa okuler merupakan berkas sejajar, berarti jarak antara
lensa obyektif dan okuler adalah ….
a. 8 cm d. 30 cm
b. 17 cm e. 39 cm
c. 22 cm
2. Seorang siswa (Sn = 25 cm) melakukan percobaan menggunakan mikroskop, dengan data seperti
diagram berikut :

Perbesaran mikroskop adalah ….
a. 30 kali d. 46 kali
b. 36 kali e. 50 kali
c. 40 kali
SMA Neger i 1 Sukodadi
34

3. Sebuah teropong dipakai untuk melihat bintang yang menghasilkan perbesaran anguler 6 kali.
Jarak lensa obyektif terhadap lensa okuler 35 cm. Teropong digunakan dengan mata tidak
berakomodasi. Jarak fokus okulernya adalah ….
a. 3,5 cm d. 10 cm
b. 5 cm e. 30 cm
c. 7 cm
4. Sebuah teropong bintang memiliki lensa obyektif dengan jarak fokus 175 cm dan lensa okuler
dengan jarak fokus 25 cm. Panjang teropong dan perbesaran anguler teropong berturut-turut ….
a. 200 cm dan 1 kali d. 250 cm dan 8 kali
b. 200 cm dan 10 kali e. 300 cm dan 10 kali
c. 250 cm dan 7 kali
5. Amatilah diagram pembentukan bayangan oleh mikroskop di bawah ini!

Agar pengamatan dilakukan dengan mata berakomodasi minimum (tanpa akomodasi) maka ….
a. lensa okuler digeser 2 cm menjauhi objektif
b. lensa okuler digeser 2 cm mendekati objektif
c. lensa obyektif digeser 2 cm mendekati okuler
d. lensa objektif digeser 2 cm menjauhi okuler
e. lensa objektif digeser 11 cmm mendekati okuler
6. Jarak fokus lensa obyektif dan lensa okuler sebuah mikroskop masing-masing 2 cm dan 5 cm,
digunakan untuk mengamati benda kecil yang terletak 2,5 cm dari lensa obyektif. Jika pengamat
bermata normal berakomodasi maksimum, maka perbesaran yang dihasilkan mikroskop adalah
….
a. 20 kali d. 50 kali
b. 24 kali e. 54 kali
c. 25 kali
7. Perhatikan diagram pembentukan bayangan alat optik X

Benda A diletakkan 3 cm dari lensa obyektif. Jika jarak focus lensa obyektif dan okuler masing-
masing 2 cm dan 6 cm (Sn = 30 cm), maka perbesaran sudut bayangan yang terjadi adalah ….
a. 4 kali c. 8 kali e. 20 kali
b. 6 kali d. 10 kali
SMA Neger i 1 Sukodadi
35

8. Lintasan berkas sinar ketika melalui sistem optic teropong astronomi ditunjukkan seperti gambar.

Informasi yang benar dari gambar di atas adalah ….
Cara Pengamatan Panjang Teropong
a.
b.
c.
d.
e.
Akomodasi maksimum
Akomodasi minimum
Akomodasi maksimum
Akomodasi maksimum
Akomodasi minimum
100 cm
100 cm
160 cm
200 cm
200 cm

9. Perhatikan diagram pembentukan bayangan alat optik X

Benda A diletakkan 6 cm dari lensa obyektif. Jika jarak focus lensa obyektif dan okuler masing-
masing 5 cm dan 10 cm (Sn = 30 cm), maka perbesaran sudut bayangan yang terjadi adalah ….
a. 10 kali c. 15 kali e. 20 kali
b. 12 kali d. 18 kali
B. Menjelaskan berbagai jenis gelombang elektromagnetik serta manfaatnya dalam
kehidupan sehari-hari
1. Gelombang elektromagnetik dengan periode 10
-15
sekon (cepat rambat dalam ruang hampa 3,0 x
10
8
m/s) merupakan ….
a. Gelombang radio dan televisi c. Sinar inframerah e. sinar ultraviolet
b. Gelombang mikro d. cahaya tampak
2. Perhatikan gelombang elektromagnetik berikut ini!
(1) Infra merah, (2) televisi, (3) ultraviolet, (4) sinar gamma
Urutan yang benar, berdasarkan frekuensi dari yang paling besar sampai paling kecil adalah ….
a. (4), (3), (1), (2) c. (3), (4), (1), (2) e. (1), (2), (3), (4)
b. (4), (3), (2), (1) d. (2), (3), (1), (4)
3. Seorang siswa mengurutkan spektrum gelombang elektromagnetik dari energi foton besar ke
terkecil dari gelombang elektromagnetik sebagai berikut :
1) Cahaya tampak 3) Televisi
2) Inframerah 4) Sinar gamma
Susunan spektrum yang benar seharusnya adalah ….
a. 4 > 1 > 2 > 3 d. 1 > 2 > 4 > 3
b. 4 > 1 > 3 > 2 e. 1 > 2 > 3 > 4
c. 2 > 4 > 1 > 3
SMA Neger i 1 Sukodadi
36

4. Berkas sinar X yang dihasilkan suatu mesin sinar X memiliki panjang gelombang 2,1 nm.
Frekuensi sinar X tersebut adalah ….
a. 1,1 x 10
16
Hz c. 1,4 x 10
17
Hz e. 2,0 x 10
18
Hz
b. 1,3 x 10
17
Hz d. 1,7 x 10
17
Hz
5. Urutan jenis gelombang elektromagnetik dari frekuensi besar ke kecil adalah ….
a. gelombang radio, infra merah, cahaya tampak, sinar x
b. sinar ¸, ultra violet, infra merah, gelombang mikro
c. sinar ¸, infra merah, ultra violet, gelombang radio
d. gelombang mikro, cahaya tampak, ultra violet, sinar x
e. gelombang mikro, cahaya tampak, infra merah, sinar x
6. Jenis gelombang elektromagnetik yang dapat menyebabkan terjadinya kanker kulit adalah ….
a. Inframerah c. sinar gamma e. cahaya tampak
b. sinar X d. ultra violet
7. Urutan gelombang elektromagnetik mulai dari frekuensi lebih besar adalah ….
a. sinar ¸, sinar-x, ultra ungu, infra merah
b. sinar ¸, ultra ungu, infra merah, sinar-x
c. infra merah, ultra ungu, sinar-x, sinar ¸
d. sinar-x, sinar ¸, ultra ungu, infra merah
e. infra merah, sinar ¸, sinar-x, ultra ungu
8. Jenis gelombang elektromagnetik yang digunakan pada sistem remote control televisi adalah ….
a. gelombang TV c. sinar gamma e. sinar tampak
b. gelombang mikro d. sinar infra merah
9. Sinar ¸ merupakan gelombang elektromagnetik yang sangat berbahaya pada makhluk hidup,
karena sinar ¸ dapat menyebabkan ….
a. kanker tulang c. membuuh sel kanker e. fermentasi pada klorofil
b. kabakaran hutan d. pemanasan global
10. Urutan gelombang elektromagnetik mulai dari frekuensi kecil ke besar adalah ….
a. sinar ¸, sinar ungu, infra merah, ultra ungu
b. sinar ¸, ultra ungu, infra merah, sinar x
c. infra merah, ultra ungu, sinar x, sinar ¸
d. sinar x, sinar ¸, ultra ungu, infra merah
e. infra merah, sinar ¸, sinar x, ultra ungu
11. Gelombang elektromagnetik yang digunakan untuk remote control adalah ….
a. sinar gamma c. sinar ultraungu e. sinar inframerah
b. sinar-X d. cahaya tampak
12. Urutan spektrum gelombang elektromagnetik yang benar dari periode kecil ke periode besar
adalah ….
a. cahaya biru, cahaya hijau, sinar inframerah, gelombang radar
b. cahaya hijau, cahaya biru, sinar-X, sinar gamma
c. sinar inframerah, sinar ultraviolet, cahaya hijau, cahaya biru
d. gelombang radar, cahaya hijau, cahaya biru, gelombang radio
e. sinar-X, sinar gamma, cahaya biru, cahaya hijau




SMA Neger i 1 Sukodadi
37

C. Menentukan besaran-besaran dan sifat gelombang berjalan
1. Sebuah gelombang yang merambat pada tali memenuhi persamaan Y = 0,03 sin t(2t – 0,1x),
dimana y dan x dalam meter dan t dalam sekon, maka :
(1) Panjang gelombangnya 20 m
(2) Frekuensi gelombangnya 1 Hz
(3) Cepat rambat gelombangnya 20 m/s
(4) Amplitudo gelombangnya 3 m
Pernyataan yang benar adalah ….
a. (1), (2), dan (3) c. (2) dan (4) e. (1), (2), (3), dan (4)
b. (1) dan (3) d. (4)
2. Gelombang berjalan merambat pada ujung tali tetap dilukiskan seperti diagram di bawah ini:

Jika jarak AB = 6 m ditempuh dalam selang waktu 0,25 s, maka simpangan di titik P memenuhi
persamaan ….
a. y
P
= 0,5 si n nI12t −
x
2
] m d. y
P
= 1 si n nI4t −
x
12
] m
b. y
P
= 0,5 si n nI12t +
x
12
] m e. y
P
= 1 si n n I4t +
x
12
] m
c. y
P
= 0,5 si n nI6t −
x
4
] m
3. Persamaan gelombang berjalan ¥ = 2 si n n I20t −
x
25
], x dalam meter, y dalam cm dan t dalam
sekon, Amplitudo dan cepat rambat gelombang itu adalah ….
a. 2 cm ; 3 m/s c. 2 cm ; 15 m/s e. 3 cm ; 50 m/s
b. 2 cm ; 5 m/s d. 3 cm ; 15 m/s
4. Gelombang transversal merambat sepanjang tali AB. Persamaan gelombang di titik B dinyatakan
sebagai ¥
B
= 0,08 si n 20n It
A
+
x
5
]. Semua besaran menggunakan satuan dasar SI. Jika a adalah
jarak AB, perhatikan pernyataan berikut :
(1) Gelombang memiliki amplitude 4 cm
(2) Gelombang menenmpuh AB selama 5 sekon
(3) Gelombang memiliki frekuensi 10 Hz
(4) Cepat rambat gelombang 5 m/s
Pernyataan yang benar adalah ….
a. (1) dan (2) d. (2), (3) dan (4)
b. (1), (2) dan (3) e. (3) dan (4)
c. (1) dan (4)
5. Suatu gelombang berjalan merambat melalui permukaan air dengan data seperti pada diagram!

Bila AB ditempuh dalam waktu 8 s, maka persamaan gelombangnya adalah ….
SMA Neger i 1 Sukodadi
38

a. Y = 0,03 sin 2π (0,5t – 2x) m d. Y = 0,06 sin (5t – 0,5x)
b. Y = 0,03 sin π (0,5t -2x) m e. Y = 0,06 sin (2t – 0,5x)
c. Y = 0,03 sin (5t – 0,5x) m
6. Gambar di bawah ini menyatakan perambatan gelombang tali.

Jika AB = 28 cm dan periode gelombang 2 s, maka persamaan gelombangnya adalah ….
a. y = 0,5 sin 2π (t – 12,5x) d. y = 0,5 sin 2π (t – 0,25x)
b. y = 0,5 sin π (t – 12,5x) e. y = 0,5 sin 2π (t – 1,25x)
c. y = 0,5 sin 2π (t – x)
7. Grafik di bawah ini menunjukkan perambatan gelombang tali.

Jika periode gelombang 4 s, maka persamaan gelombangnya adalah ….
a. y = 0,4 sin I
1
4
nt −n
x
3
] d. y = 0,4 si n I4nt −
2nx
3
]
b. y = 0,4 si n I2nt −
2nx
3
] e. y = 0,4 si n I4nt −
nx
3
]
c. y = 0,4 sin I
1
2
nt −n
x
3
]
8. Persamaan simpangan gelombang berjalan y = 10 sin π (0,5t – 2x). Jika x dan y dalam meter serta
t dalam sekon, cepat rambat gelombang adalah ….
a. 2,00 m/s c. 0,10 m/s e. 0,01 m/s
b. 0,25 m/s d. 0,02 m/s
9. Persamaan simpangan gelombang berjalan memenuhi y = 0,05 sin (16πt + 4x). Cepat rambat
gelombangnya adalah ….
a. 3,14 m/s c. 31,4 m/s e. 314 m/s
b. 12,56 m/s d. 125,6 m/s

D. Menjelaskan terjadinya peristiwa interferensi dan difraksi cahaya serta menentukan
besaran-besaran yang terkait dengan peristiwa tersebut
1. Sebuah celah ganda disinari dengan cahaya yang panjang gelombangnya 640 nm. Sebuah layar
diletakka 1,5 m dari celah. Jika jarak kedua celah 0,24 mm maka jarak dua pita terang yang
berdekatan adalah ….
a. 4,0 mm c. 8,0 mm e. 9,6 mm
b. 6,0 mm d. 9,0 mm
2. Seberkas cahaya monokromatik dengan panjang gelombang 500 nm tegak lurus pada kisi
difraksi. Jika kisi memiliki 400 garis tiap cm dan sudut deviasi sinar 30° maka banyaknya garis
terang yang terjadi pada layar adalah ….
a. 24 c. 26 e. 51
b. 25 d. 50
SMA Neger i 1 Sukodadi
39

3. Sebuah kisi mempunyai konstanta kisi 4 x 10
5
m
-1
. Terang orde kedua didifraksikan pada sudut
37° (tan 37° = ¾ ) terhadap normal. Panjang gelombang cahaya yang digunakan adalah ….
a. 5,6 x 10
-7
m c. 7,5 x 10
-7
m e. 8,0 x 10
-7
m
b. 6,5 x 10
-7
m d. 7,8 x 10
-7
m
4. Diketahui jarak dua celah ke layar 1,5 m dan panjang gelombang yang digunakan 4 x 10
-7
m.
Jarak antara terang pusat dan terang ketiga 0,6 cm. Jarak antara kedua celah adalah ….
a. 3 x 10
-5
m c. 1,5 x 10
-4
m e. 3 x 10
-4
m
b. 4,5 x 10
-5
m d. 2 x 10
-4
m
5. Cahaya monokromatik dari sumber yang jauh datang pada sebuah celah tunggal yang lebarnya
3,00 nm. Jarak terang pusat dari pola difraksi ke gelap pertama sama dengan 1,80 mm. Cahaya
tersebut memilik panjang gelombang ….
a. 320 nm c. 550 nm e. 900 nm
b. 480 nm d. 600 nm
6. Perhatikan gambar di samping! Berkas cahaya
monokromatik digunakan untuk menyinari secara tegak
lurus suatu kisi. Berdasakan diagram tersebut, dapat
disimpulkan bahwa panjang gelombang cahaya yang
digunakan adalah ….
a. 400 nm
b. 480 nm
c. 500 nm
d. 540 nm
e. 600 nm
7. Gambar di samping memperlihatkan
difraksi oleh celah ganda. Seberkas
cahaya dengan panjang gelombang 6 000
A didatangkan pada celah ganda yang
jarak antar celahnya 0,06 mm. Jarak antar
pita terang (P) adalah ….
a. 8 mm d. 2 mm
b. 6 mm e. 1 mm
c. 4 mm
8. Perhatikan diagram difraksi celah ganda (kisi)
dengan data berikut ini. Jika panjang gelombang
berkas cahaya 6000 A dan jarak antar kisi 0,6
mm, maka jarak antara terang pusat dengan gelap
pertama pada layar adalah ….
a. 0,2 mm d. 0,9 mm
b. 0,4 mm e. 1.2 mm
c. 0,6 mm
9. Seberkas cahaya jatuh tegak lurus pada kisi yang
terdiri dari 5 000 goresan tiap cm. Sudut deviasi orde kedua adalah 30°. Panjang gelombang
cahaya yang digunakan adalah ….
a. 2 500 A c. 5 000 A e. 7 000 A
b. 4 000 A d. 6 000 A
SMA Neger i 1 Sukodadi
40

10. Seberkas sinar monokromatis dengan panjang gelombang 5 000 A dating tegak lurus pada kisi.
Jika spektrum orde kedua membentuk sudut deviasi 30°, jumlah garis per cm kisi adalah ….
a. 2 000 goresan c. 5 000 goresan e. 50 000 goresan
b. 4 000 goresan d. 20 000 goresan
11. Seberkas cahaya monokromatik dengan panjang gelombang 500 nm tegak lurus pada kisi
difraksi. Jika kisi memiliki 400 garis tiap cm dan sudut deviasi sinar 30°, banyaknya garis terang
yang terjadi pada layar adalah ….
a. 24 c. 26 e. 51
b. 25 d. 50
E. Menentukan intensitas dan taraf intensitas dari beberapa sumber bunyi yang identik
1. Taraf intensitas satu ekor lebah yang berdengung adalah 10 dB. Jika bunyi dengung masing-
masing lebah tersebut dianggap identik dan intensitas ambang pendengaran manusia 10
-12
W/m
2

maka intensitas bunyi dengunf 1000 lebah adalah ….
a. 10
-8
W/m
2
d. 10
-8
W/m
2

b. 10
-8
W/m
2
e. 10
-8
W/m
2

c. 10
-8
W/m
2

2. Jarak seorang pengamat A ke sumber gempa dua kali jarak pengamat B ke sumber gempa.
Apabila intensitas gempa di pengamat B sebesar 8,2 x 10
4
W/m
2
, berarti intensitas gempa di A
sebesar ….
a. 2,05 x 10
4
W/m
2
d. 1,64 x 10
5
W/m
2

b. 4,10 x 10
4
W/m
2
e. 2,00 x 10
5
W/m
2

c. 8,20 x 10
4
W/m
2

3. Tabel di bawah ini menunjukkan hasil pengukuran intensitas bunyi dari jarak tertentu terhadap
sumber bunyi.
Jarak (m) Intensitas (W/m
2
)
1
2
3
4
128,0
32,0
14,2

Dari data tersebut di atas, intensitas bunyi pada jarak 4 m dari sumber bunyi adalah ….
a. 8,0 W/m
2
d. 1,6 W/m
2

b. 7,1 W/m
2
e. 0,9 W/m
2

c. 3,6 W/m
2

4. Titik P dan Q berturut-turut berjarak 4 m dan 6 m dari sebuah sumber bunyi yang sedang bekerja.
Jika bunyi yang dihasilkan sumber bunyi tersebut sampai di P dan Q dengan intensitas berturut-
turut sebesar I
P
dan I
Q
, perbandingan I
P
dan I
Q
adalah ….
a. 2 : 1 d. 4 : 9
b. 2 : 3 e. 9 : 4
c. 3 : 2
5. Sebuah bel bordering dengan intensitas 10
-5
Watt/m
2
(Intensitas ambang dengar telinga 10
-12

Watt/m
2
). Sebuah titik A sejauh 10 m dari sumber bunyi bel dan titik B sejauh 15 m.
Perbandingan intensitas bunyi di titik A dan B adalah ….
a. 4 : 9 d. 10 : 15
b. 5 : 12 e. 12 : 15
c. 9 : 4
6. Bunyi klakson sebuah sepeda motor saat dibunyikan menghasilkan taraf intensitas 40 dB,
sedangkan bunyi klakson mobil saat dibunyikan menghasilkan taraf intensitas 60 dB (I
o
= 10
-12

SMA Neger i 1 Sukodadi
41

W/m
2
). Jika 100 klason sepeda motor dan 10 klakson mobil serentak dibunyikan, maka
perbandingan taraf intensitas klakson sepeda motor dengan mobil adalah ….
a. 5 : 6 c. 7 : 8 e. 9 : 10
b. 6 : 7 d. 8 : 9
7. Seratus buah sirine yang identik dibunyikan serentak menghasilkan taraf intensitas bunyi 60 dB.
Jika intensitas ambang bunyi 10
-12
W/m
2
, maka besarnya intensitas sebuah sirine adalah ….
a. 10
-12
W/m
2
c. 10
8
W/m
2
e. 10
6
W/m
2

b. 10
-8
W/m
2
d. 10
7
W/m
2

8. Intensitas bunyi mesin jahit yang sedang bekerja adalah 10
-9
W/m
2
. Untuk intensitas ambang
bunyi 10
-12
W/m
2
, maka taraf intensitas bunyi dari 10 mesin jahit identik yang sedang bekerja
adalah ….
a. 400 dB c. 40 dB e. 20 dB
b. 300 dB d. 30 dB
F. Menentukan besaran-besaran yang menimbulkan efek Doppler dan menentukan
perubahan akibat efek Doppler tersebut.
1. Seseorang bergerak dengan kecepatan 10 m/s mendekati sumber bunyi yang diam, frekuensi
sumber bunyi 680 Hz. Setelah sampai di sumber bunyi orang tersebut menjauhi sumber bunyi
dengan kecepatan yang sama. Jika kecepatan bunyi di udara 340 m/s, maka perbandingan kedua
frekuensi yang didengar ketika bergerak mendekati sumber dengan saat menjauhi sumber adalah
a. 33/34 c. 34/35 e. 35/34
b. 33/35 d. 35/33
2. Seorang anak yang berdiri diam meniup peluit pada frekuansi 490 Hz kea rah mobil yang sedang
bergerak mendekati anak tersebut seperti pada gambar.

Pelayangan yang didengar antara gelombang langsung dan gelombang yang dipantulkan mobil
adalah 10 Hz. Jika kecepatan bunyi di udara 340 m/s, maka kecepatan mobil adalah ….
a. 6,9 m/s c. 4,2 m/s e. 3,4 m/s
b. 5,8 m/s d. 3,8 m/s
3. Seorang siswa yang sedang berdiri di tepi jalan raya mendengar sirine ambulan dengan frekuensi
f Hz. Jika ambulan bergerak mendekati siswa dengan laju 5 m/s, frekuensi bunyi sirine 335 Hz,
dan cepat rambat bunyi di udara 340 m/s, frekuensi bunyi sirine ambulan yang didengar siswa
adalah ….
a. 340 Hz c. 360 Hz e. 370 Hz
b. 350 Hz d. 365 Hz
4. Seorang penerbang yang pesawtnya menuju menara bandara mendengar bunyi sirine menara
dengan frekuensi 2 000 Hz. Jika sirine memancarkan bunyi dengan frekuensi 1 700 Hz dan cepat
rambat bunyi di udara 340 m/s, kecepatan pesawat udara itu adalah ….
a. 196 km/jam c. 216 km/jam e. 236 km/jam
b. 200 km/jam d. 220 km/jam
5. Sebuah mobil pemadam kebakaran bergerak dengan kecepatan 20 m/s sambil membunyikan
sirine dengan frekuensi 720 Hz. Seorang yang berdiri agak jauh di depan mobil mendengar bunyi
sirine mobil kebakaran itu sehingga ia berdiri diam di pinggir jalan. Jika cepat rambat bunyi di
udara 340 m/s, maka frekuensi sirine mobil yang didengar orang sebesar ….
SMA Neger i 1 Sukodadi
42

a. 600 Hz c. 680 Hz e. 940 Hz
b. 640 Hz d. 900 Hz
6. Sebuah sumber bunyi dengan frekuensi 450 Hz bergerak mendekati seorang pengamat dengan
cepat rambat bunyi di udara 340 m/s. Jika pengemat bergerak dengan kecepatan 17 m/s searah
dengan gerak sumber bunyi, maka frekuensi yang di dengar oleh pendengar adalah ….
a. 485 Hz c. 476 Hz e. 460 Hz
b. 475 Hz d. 465 Hz
7. Mobil pemadam kebakaran sedang bergerak dengan laju 20 m/s sambil membunyikan sirine pada
frekuensi 400 Hz (cepat rambat bunyi 300 m/s). Jika mobil pemadam kebakaran bergerak
menjauhi seseorang yang sedang berdiri di tepi jalan, maka orang tersebut akan mendengar
frekuensi sirine pada frekuensi ….
a. 375 Hz c. 600 Hz e. 725 Hz
b. 575 Hz d. 620 Hz
8. Kereta api menuju station dengan kelajuan 18 km/jam sambil membunyikan peluit pada frekuensi
670 Hz. Jika cepat rambat bunyi di udara 340 m/s, maka besar frekuensi yang didengar seorang
penumpang yang duduk di station adalah ….
a. 770 Hz c. 700 Hz e. 600 Hz
b. 740 Hz d. 680 Hz
9. Pengeras suara dari menara tanda bahaya berbunyi dengan frekuensi 660 Hz. Seorang pengamat
di mobil mendengar suara itu dengan frekuensi 700 Hz, pada saat mendekati menara. Jika cepat
rambat bunyi di udara 330 m/s, maka kelajuan mobil adalah ….
a. 36 km/jam c. 60 km/jam e. 90 km/jam
b. 54 km/jam d. 72 km/jam
10. Seorang penonton pada lomba balap mobil mendengar bunyi (deru mobil) yang berbeda, ketika
mobil mendekat dan menjauh. Rata-rata mobil mengeluarkan bunyi 800 Hz. Jika kecepatan
gelombang bunyi di udara 340 m/s dan kecepatan mobil 20 m/s maka frekuensi yang didengar
saat mobil mendekat adalah ….
a. 805 Hz c. 815 Hz e. 875 Hz
b. 810 Hz d. 850 Hz
11. Sebuah mobil ambulance yang membunyikan sirine bergerak dengan laju 36 km/jam mendekati
seorang pendengar diam yang mendengar frekuensi bunyi sirine 1 020 Hz. Apabila kecepatan
bunyi di udara 340 m/s maka frekuensi sirine ambulance adalah ….
a. 900 Hz c. 1 000 Hz e. 1 100 Hz
b. 990 Hz d. 1 020 Hz
12. Dua pendengar P
1
dan P
2
bergerak terhadap sumber
bunyi s yang diam (lihat gambar). Kecepatan kedua
pendengar sama yaitu 50 m/s. Kecepatan bunyi di
udara 350 m/s dan frekuensi yang dihasilkan oleh
sumber bunyi 1000 Hz. Perbandingan frekuensi yang didengan P
1
terhadap P
2
adalah ….
a. 1 : 2 c. 2 : 3 e. 4 : 3
b. 2 : 1 d. 3 : 2


SMA Neger i 1 Sukodadi
43

STANDAR KOMPETENSI LULUSAN 5
Menjelaskan konsep dan prinsip kelistrikan dan kemagnetan dalam berbagai masalah dan
produk teknologi
A. Menentukan besaran-besaran yang terkait dengan hukum Coulomb dan medan listrik
1. Perhatikan gambar di samping. Jika muatan +Q terletak antara A dan B, dimanakah muatan +Q
harus diletakkan sehingga gaya coulomb yang dialaminya nol?
a. 3 cm dari muatan B
b. 4 cm dari muatan B
c. 5 cm dari muatan B
d. 3 cm dari muatan A
e. 6 cm dari muatan A
2. Tiga muatan listrik disusun seperti gambar. Agar muatan uji P bebas dari pengaruh gaya
elektrostatik muatan Q
1
dan Q
2
, maka nilai x adalah ….
a. 4 cm
b. 5 cm
c. 6 cm
d. 7 cm
e. 8 cm
3. Muatan listrik +q
1
= 10 uC ; +q
2
= 20 uC dan q
3
terpisah seperti pada gambar di udara.

Agar gaya coulomb yang bekerja di muatan q
2
= nol, maka muatan q
3
adalah ….
a. +2,5 uC d. -25 uC
b. -2,5 uC e. +4 uC
c. +25 uC
4. Perhatikan gambar di samping. Diketahui q
1
= q
2
= 10 uC dan konstanta k = 9 x 10
9
N m
2
/C
2
,
maka nilai dan arah kuat medan listrik di titik P adalah ….
a. 1 x 10
5
N/C menjauhi q
2

b. 9 x 10
5
N/C menuju q
2

c. 1 x 10
9
N/C menjauhi q
2

d. 1 x 10
9
N/C menuju q
2

e. 9 x 10
9
N/C menjauhi q
2

5. Dua partikel A dan B bermuatan listrik +4 uC dan –100 uC terletak di udara seperti gambar
berikut.

Di sekitar muatan tersebut terdapat titik-titik P, Q, R, S dan T. Titik yang mempunyai
kemungkinan kuat medannya nol adalah ….
a. T d. Q
b. S e. P
c. R
6. Dua buah muatan listrik identik tetapi bermuatan tidak sama diletakkan terpisah seperti gambar. F
adalah gaya elektrostatis pada kedua muatan.
SMA Neger i 1 Sukodadi
44


Jika jarak kedua muatan dijadikan
1
2
r, maka gaya elektrostatis yang bekerja pada tiap muatan
adalah ….
a. 8F c.
3
2
F e.
1
4
F
b. 4F d.
1
2
F
7. Pada gambar berikut, AB = 2AC; AC = 2CD

Jika kuat medan listrik di C sebesar E, maka kuat medan listrik di titik D sebesar ….
a.
40
9
E c.
15
3
E e.
5
6
E
b.
20
9
E d.
10
3
E
8. Tiga buah muatan listrik diletakkan terpisah seperti gambar.

Resultan gaya yang bekerja pada muatan +q adalah F
1
. Jika muatan -2q digeser menjauhi muatan
+q sejauh a, maka resultan gaya yang bekerja pada muatan +q menjadi F
2
. Nilai perbandingan F
1

dan F
2
adalah ….
a. 2 : 5 c. 5 : 8 e. 8 : 5
b. 5 : 2 d. 8 : 1
9. Titik A terletak di tengah-tengah dua buah muatan yang sama besar tetapi berlainan jenis yang
terpisah sejauh a. Besar kuat medan listrik di titik A saat itu 36 N/C. Jika titik A tersebut digeser
1
4
a mendekati salah satu muatan maka besar kuat medan listrik titik A setelah digeser menjadi ….
a. 4 N/C c. 32 N/C e. 80 N/C
b. 16 N/C d. 40 N/C
10. Perhatikan gambar berikut!

Pada titik A dan B terdapat muatan titik, jarak AB = 2AC dan AC = 2CD. Jika kuat medan listrik
di C sebesar E, maka kuat medan listrik di titik D sebesar ….
a.
20
3
E c.
6
3
E e.
5
6
E
b.
10
3
E d.
20
9
E
11. Dua muatan listrik yang besarnya sama, namun berlainan tanda terpisah pada jarak r sehingga
timbul gaya elektrostatis sebesar F seperti gambar di bawah ini!

Jika jarak kedua muatan dijadikan 3r, maka gaya elektrostatis yang bekerja pada tiap muatan
adalah ….
a. 9 F c. F e.
1
9
F
b. 3 F d.
1
3
F
SMA Neger i 1 Sukodadi
45

12. Titik A dan B masing-masing bermuatan listrik -10 uC dan 40 uC. Mula-mula kedua muatan
diletakkan terpisah 0,5 meter sehingga timbul gaya coulomb F Newton. Jika jarak A dan B
diubah menjadi 1,5 meter maka gaya coumlomb yang timbul adalah ….
a.
1
9
F c.
3
2
F e. 9 F
b.
1
3
F d. 3 F
13. Dua buah muatan listrik yang nilainya sama diletakkan pada jarak r meter, sehingga terjadi gaya
coulomb sebesar F
1
Newton. Ketika jarak keduanya diubah menjadi dua kali semula, gaya
coulomb yang dialami menjadi F
2
. Perbandingan F
1
: F
2
adalah ….
a. 1 : 2 c. 1 : 4 e. 3 : 2
b. 2 : 1 d. 4 : 1
14. Dua muatan berjarak 2 meter berada di udara. Apabila jarak kedua muatan dijadikan 6 kali
semula, maka besar gaya coulomb menjadi ….
a.
1
2
kali semula c.
1
9
kali semula e.
1
36
kali semula
b.
1
4
kali semula d.
1
16
kali semula
15. Muatan listrik +q
1
dan +q
2
berjarak 9 cm satu sama lain dan besar muatan q
2
= 4q
1
. Letak titik P
yang kuat medan listriknya nol adalah ….
a. 2 cm dari muatan q
1
c. 4 cm dari muatan q
2
e. 7 cm dari muatan q
2

b. 3 cm dari muatan q
1
d. 6 cm dari muatan q
2


B. Menentukan berbagai faktor yang mempengaruhi kapasitas kapasitor keping sejajar
1. Kapasitas kapasitor keping sejajar yang diberi muatan dipengaruhi oleh :
(1) Konstanta dielektrik (3) luas plat
(2) Tebal plat (4) jarak kedua plat
Pernyataan yang benar adalah ….
a. (2) d. (3) dan (2)
b. (1) dan (2) e. (1), (3) dan (4)
c. (2) dan (4)
2. Kapasitor X, Y dan Z dirangkai seperti pada gambar!
Bila sakar S ditutup selama 5 sekon, energi listrik yang
tersimpan pada kapasitor Z adalah ….
a. 144 joule
b. 720 joule
c. 864 joule
d. 1 728 joule
e. 4 320 joule
3. Perhatikan gambar di samping. Potensial ab sebesar ….
a. 5 volt
b. 7 volt
c. 10 volt
d. 15 volt
e. 25 volt


SMA Neger i 1 Sukodadi
46

4. Tabel di bawah ini menunjukkan besaran-besaran pada kapasitor plat sejajar.
Kapasitor
Koefisien
dielektrikum
Luas Keping Jarak Keping
C
1
K A d
C
2
2K 2A ½ d
C
3
2K A d
C
4
3K ½ A 2d
C
5
4K ½ A d
Kapasitor yang memiliki kapasitas terbesar adalah ….
a. C
1
c. C
3
e. C
5

b. C
2
d. C
4

5. Perhatikan faktor-faktor berikut ini!
1) konstanta dielektrik 3) luas pelat
2) tebal pelat 4) jarak kedua pelat
Yang mempengaruhi besarnya kapasitas kapasitor keping sejajar jika diberi muatan adalah ….
a. (1) dan (2) saja c. (1), (2), dan (3) e. (1), (3), dan (4)
b. (3) dan (4) saja d. (1), (2), dan (4)
6. Nilai kapasitas kapasitor keping sejajar dengan luas penampang (A), jarak kedua keping (d), dan
bahan dielektrikum (K
1
) bila dihubungkan pada beda potensial V adalah C farad. Untuk
meningkatkan nilai kapasitas kapasitor menjadi dua kali semula dengan beberapa cara antara lain
sebagai berikut :
1) Menambah luas penampang keping
2) Mendekatkan kedua keping
3) Mengganti bahan dielektrikum (K
2
) dengan K
2
> K
1

4) Meningkatkan beda potensial kedua keping.
Pernyataan yang benar adalah …
a. 1, 2, dan 3 c. 2, 3 dan 4 e. 2 dan 4
b. 1, 3 dan 4 d. 1 dan 3
C. Menentukan hasil pengukuran kuat arus dan
tegangan listrik
1. Untuk mengetahui nilai hambatan (R
AB
) kawat AB,
digunakan rangkaian dengan penunjukkan voltmeter
dan amperemeter seperti pada gambar. Nilai hambatan
kawat (R
AB
) adalah ….
a. 10,0 O
b. 8,0 O
c. 6,0 O
d. 4,0 O
e. 2,0 O
2. Perhatikan gambar berikut !
Nilai pembacaan arus listrik seperti yang ditunjukkan
gambar di atas adalah ….
a. 10 mA
b. 20 mA
c. 25 mA
d. 40 mA
e. 50 mA
SMA Neger i 1 Sukodadi
47

3. Sebuah lampu X dihubungkan dengan sumber tegangan searah seperti pada gambar di samping.
Daya lampu X adalah ….
a. 150 W
b. 275 W
c. 300 W
d. 425 W
e. 490 W
4. Rangkaian sederhana dari hambatan (R) ditunjukkan
seperti gambar di samping! Nilai hambatan R adalah ….
a. 1,0 Ω
b. 1,5 Ω
c. 2,0 Ω
d. 2,5 Ω
e. 3,0 Ω
5. Perhatikan rangkaian listrik di bawah ini. Jika batas ukur maksimum amperemeter 2A dan
hambatan lampu R = 15 Ω, maka beda potensial
antara titik A dan B adalah ….
a. 4,25 volt
b. 8,50 volt
c. 12,00 volt
d. 17,00 volt
e. 18,00 volt

D. Menggunakan hukum Ohm dan hukum Kirchoff untuk menentukan berbagai besaran
listrik dalam rangkaian tertutup
1. Perhatikan rangkaian listrik seperti pada gambar!
Kuat arus yang terukur amperemeter adalah ….
a. 0,1 A
b. 0,5 A
c. 1,0 A
d. 1,5 A
e. 3,0 A

2. Pada rangkaian listrik sederhana seperti pada
gambar!
Besar kuat arus I
1
adalah ….
a. 0,25 A
b. 0,30 A
c. 0,36 A
d. 0,45 A
e. 0,50 A

3. Rangkaian seperti gambar di samping!
Bila saklar S ditutup, maka daya pada R = 4 O adalah
….
a. 6 W
SMA Neger i 1 Sukodadi
48

b. 9 W
c. 18 W
d. 20 W
e. 36 W
4. Perhatikan rangkaian listrik seperti pada gambar!
Kuat arus yang mengalir pada rangkaian tertutup adalah ….
a. 1,66 A
b. 1,5 A
c. 1,33 A
d. 1,00 A
e. 0,75 A

5. Perhatikan rangkaian listrik seperti pada gambar!
Kuat arus dan tegangan antara a dan c pada
rangkaian di atas adalah ….
a. 0,1 A dan 16 V
b. 0,4 A dan 10 V
c. 0,4 A dan – 16 V
d. 0,5 A dan 16 V
e. 1,0 A dan 20 V

6. Perhatikan rangkaian listrik seperti pada gambar!
Kuat arus yang melalui E
2
sebesar ….
a. 0,3 A
b. 0,6 A
c. 0,9 A
d. 1,2 A
e. 1,5 A

7. Rangkaian sederhana 3 hambatan identik R seperti gambar. Jika titik A dan C diberi beda
potensial 120 volt, maka potensial V
AB
adalah ….
a. 48 volt
b. 72 volt
c. 80 volt
d. 96 volt
e. 100 volt
8. Perhatikan rangkaian listrik di samping! Jika saklar A dan B
ditutup, nilai voltmeter V adalah ….
a. 2 volt
b. 6 volt
c. 8 volt
d. 10 volt
e. 12 volt
SMA Neger i 1 Sukodadi
49

9. Perhatikan rangkaian resistor di samping! Nilai kuat arus I dalam rangkaian adalah ….
a. 1,5 A
b. 2,5 A
c. 3,0 A
d. 4,5 A
e. 5,0 A
E. Menjelaskan timbulnya medan magnet induksi di sekitar kawat berarus dan
menentukan besaran-besaran yang mempengaruhinya.
1. Kawat dialiri arus listrik I seperti pada gambar!
Pernyataan sesuai gambar di samping induksi magnetik di titik akan :
(1) Sebanding kuat arus I
(2) Sebanding
1
u

(3) Tergantung arah arus I
Pernyataan yang benar adalah ….
a. (1), (2) dan (3) d. (1)
b. (1) dan (2) e. (2)
c. (1) dan (3)
2. Sebuah kawat lurus dialiri listrik 5A seperti gambar. (u
o
= 4t x 10
-7
Wb/A.m)
Besar dan arah induksi magnet di titik P adalah ….
a. 4 x 10
-5
T, ke kanan
b. 4 x 10
-5
T, ke kiri
c. 5 x 10
-5
T, tegak lurus menuju bidang kertas
d. 5 x 10
-5
T, tegak lurus menjauhi bidang kertas
e. 9 x 10
-5
T, tegak lurus menjauhi bidang kertas

3. Berikut adalah gambar arah induksi
magnetik (B) yang timbul di sekitar
penghantar berarus listrik I. Arah B
dan I yang benar adalah pada
gambar ….
a. (1), (2) dan (3)
b. (1), (2), (3) dan (4)
c. (1) dan (3)
d. (2) dan (4)
e. (4)

4. Kawat lurus dialiri arus listrik 7A diletakkan seperti gambar di samping. Besar dan arah arus
induksi di titik Q adalah ….
a. 7,0 x 10
-5
T, tegak lurus menuju bidang kertas
b. 7,0 x 10
-5
T, tegak lurus menjauhi bidang kertas
c. 9,0 x 10
-5
T, tegak lurus menuju bidang kertas
d. 9,0 x 10
-5
T, tegak lurus menjauhi bidang kertas
e. 14,0 x 10
-5
T, tegak lurus menuju bidang kertas


SMA Neger i 1 Sukodadi
50

5. Data sebuah solenoid disajikan dalam tabel seperti di bawah ini :
Keadaan i (Ampere) N (Lilitan) L (cm)
(1)
(2)
2
4
1000
1000
10
10
Perbandingan induksi magnetik di pusat solenoida pada keadaan (1) dan (2) adalah ….
a. 1 : 2 d. 4 : 1
b. 1 : 4 e. 8 : 1
c. 2 : 1
6. Seutas kawat panjang berarus listrik I tampak seperti gambar
di samping! Jika induksi magnetik di titik P sebesar B, maka
induksi magnetik di titik Q sebesar ….
a. 3B
b. 2B
c. B
d.
1
2
B
e.
1
3
B
7. Pada gambar di bawah ini, kawat L pada bidang XOY
sejajar sumbu X dan berarus listrik i. Arah induksi magnet
di titik P searah sumbu ….
a. X (+)
b. Y (–)
c. Z (+)
d. X (–)
e. Z (–)

8. Induksi magnetik di sebuah titik yang berada di tengah-tengah sumbu solenoid yang berarus
listrik adalah ….
(1) berbanding lurus dengan jumlah lilitan
(2) berbanding lurus dengan kuat arus
(3) berbanding lurus dengan permeabilitas zat dalam solenoid
(4) berbanding terbalik dengan panjang solenoid
Pernyataan yang benar adalah ….
a. (1) dan (3) d. (2), (3) dan (4)
b. (2) dan (4) e. (1), (2), (3) dan (4)
c. (1), (2) dan (3)
9. Seutas kawat lurus dilengkungkan seperti gambar di titik P. Jika jari-jari kelengkungan 2π cm dan
induksi magnet di titik P (B
P
) = 10
-5
T dan u
o
= 4t x 10
-7
Wb/A.m, kuat arus listrik yang mengalir
pada kawat adalah ….
a. 4,0 A
b. 3,5 A
c. 3,2 A
d. 2,0 A
e. 1,0 A
SMA Neger i 1 Sukodadi
51

10. Dua kawat penghantar dialiri arus listrik dengan arah dan
besar seperti pada gambar (u
o
= 4t x 10
-7
Wb/A.m). Nilai
induksi ,agnet di titik Q adalah ….
a. 8 x 10
-5
tesla masuk bidang gambar
b. 4√2 x 10
-5
tesla masuk bidang gambar
c. 2√2 x 10
-5
tesla keluar bidang gambar
d. 2√2 x 10
-5
tesla masuk bidang gambar
e. √2 x 10
-5
tesla keluar bidang gambar
11. Potongan kawat M dan N yang diberi arus listrik diletakkan seperti pada
gambar! Induksi magnetic di titik P sebesar ….
a. 5u
o
(2π + 1) tesla keluar bidang gambar
b. 5u
o
(2π
-1
– 2) tesla keluar bidang gambar
c. 5u
o
(2π + 2) tesla masuk bidang gambar
d. 5u
o
(2π
-1
+ 1) tesla masuk bidang gambar
e. 5u
o

-1
+ 5) tesla masuk bidang gambar


F. Menjelaskan timbulnya gaya magnet (gaya Loretz) dan menentukan besaran-besaran
yang mempengaruhinya
1. Perhatikan gambar di samping!
Dari titik A electron bergerak dengan kecepatan v
memasuki medan magnet B. Salah satu lintasan yang
mungkin dilalui electron adalah ….
a. K – L – M d. P – K – R
b. S – T – U e. S – K – U
c. P – Q – R
2. Dua kawat lurus (1) dan (2) diletakkan sejajar dan
terpisah 4 cm seperti gambar.
Kawat ke-(3) akan diletakann di dekat kawat (1) dan
(2). Agar kawat itu mengalami gaya magnetik
sekecil-kecilnya, maka diletakkan di daerah ….
a. PQ
b. QR
c. RS
d. QS
e. ST
3. Dalam pengaruh medan magnetik 2,5 x 10
-3
T, sebuah partikel bergerak dengan kecepatan 3 x 10
6

m/s dan membentuk sudut 30° terhadap arah medan magnet. Jika muatan partikel 1,6 x 10
-19
C,
gaya magnetik yang dialami partikel tersebut sebesar ….
a. 7,5 x 10
-16
N d. 3,0 x 10
-16
N
b. 6,0 x 10
-16
N e. 1,5 x 10
-16
N
c. 4,5 x 10
-16
N



SMA Neger i 1 Sukodadi
52


4. Jika kawat PQ sejajar kawat RS i
1
= 6 A, a = 20 cm, µ
o
= 4π×10
–7
Wb.A

1
m
–1
, menghasilkan gaya tolak sebesar 4,8×10
–5
N m
–1
. Kuat arus i
2
dan
arahnya adalah …
a. 8 A dari S ke R
b. 8 A dari R ke S
c. 6 A dari S ke R
d. 6 A dari R ke S
e. 2 A dari R ke S

5. Seutas kawat penghantar panjang terletak di antara kutub-kutub magnet dan arus listrik I dialirkan
melalui kawat dengan arah seperti
ditunjukkan pada gambar di bawah.
Kawat akan mengalami …
a. gaya searah A
b. gaya searah B
c. gaya searah C
d. gaya searah D
e. gaya searah I
6. Sebuah electron bergerak dari A dengan kecepatan v memasuki medan magnet homogen B secara
tegak lurus. Salah satu lintasan yang mungkin dilalui electron
adalah ….
a. mengikuti lintasan I
b. mengikuti lintasan II
c. mengikuti lintasan III
d. masuk ke bidang gambar
e. keluar dari bidang gambar
7. Perhatikan gambar arah arus (I), medan magnet (B) dan gaya (F) berikut!

Hubungan antara arah arus (I), arah medan magnet (B) dan arah gaya (F) yang benar adalah ….
a. (1) d. (4)
b. (2) e. (5)
c. (3)

SMA Neger i 1 Sukodadi
53


8. Sebuah positron bergerak dari titik A dengan kecepatan v memasuki medan magnet homogen B
secara tegak lurus. Salah satu lintasan yang
mungkin adalah ….
a. mengikuti lintasan I
b. mengikuti lintasan II
c. mengikuti lintasan III
d. masuk ke bidang gambar
e. keluar dari bidang gambar
9. Sebuah partikel α bergerak dari titik A dengan kecepatan v memasuki medan magnet homogen B.
Salah satu lintasan yang mungkin adalah ….
a. mengikuti lintasan I
b. mengikuti lintasan II
c. mengikuti lintasan III
d. masuk ke bidang gambar
e. keluar dari bidang gambar

G. Menentukan kaitan besaran-besaran fisis pada peristiwa induksi Faraday
1. Kawat PQ panjang 50 cm digerakkan tegak lurus
sepanjang kawat AB memotong medan magnetik
serba sama 0,02 Tesla seperti pada gambar :
Besar dan arah arus induksi pada kawat PQ adalah
….
a. 1 ampere dari P ke Q
b. 1 ampere dari Q ke P
c. 4 ampere dari P ke Q
d. 4 ampere dari Q ke P
e. 4,8 ampere dari P ke Q
2. Sebuah kumparan 500 lilitan di letakkan di dalam medan magnet yang besarnya berubah terhadap
waktu. Jika kumparan mengalami perubahan flux magnet dari 0,06 T menjadi 0,09 T dalam
waktu 1 s, maka GGL induksi yang dihasilkan kumparan adalah ….
a. 1,5 V c. 6,0 V e. 15 V
b. 3,0 V d. 9,0 V
3. Sepotong kawat penghantar yang panjangnya l digerakkan memotong tegak lurus suatu medan
magnet B sehingga menimbulkan GGL induksi ε. Jika kecepatan gerak kawat dinaikkan 2 kali
semula dengan arah tetap dan panjang kawat di ubah menjadi
1
4
nya, maka GGL induksinya
menjadi ….
a. 0,25 ε d. 3 ε
b. 0,50 ε e. 4 ε
c. 2 ε
4. Pada sebuah kumparan dengan induksi 0,8 H mengalir arus listrik dalam waktu setengah detik
berubah dari 40 mA menjadi 15 mA. Besar GGL induksi yang terjadi pada kumparan adalah ….
a. 15 mV d. 40 mV
b. 20 mV e. 48 mV
c. 25 mV

SMA Neger i 1 Sukodadi
54



5. Pada percobaan dengan kumparan-kumparan yang diputar di dalam magnet homogen diperoleh
data sebagai berikut :
Percobaan Jumlah lilitan Luas penampang Kecepatan Putar
(1)
(2)
(3)
(4)
(5)
x
3x
X
2x
4x
y
½ y
2y
y
y
z
2z
2z
3z
Z
Yang menghasilkan Gaya Gerak Listrik (GGL) terbesar adalah ….
a. (1) d. (4)
b. (2) e. (5)
c. (3)
6. Gaya gerak listrik induksi dapat ditimbulkan dengan beberapa cara, satu diantaranya adalah …
a. meletakkan kumparan kawat dalam medan magnet
b. menggerakkan kawat dalam medan magnet searah garis gaya magnet
c. memasang galvanometer pada ujung-ujung kumparan
d. mendekatkan batang magnet pada ujung kumparan
e. menggerakkan kawat dalam medan magnet sehinggamemotong garis gaya magnet
7. Arus pada sebuah kumparan (500 mH) berubah setiap saat menurut fungsi i(t) = 2t
2
+ 4t – 3.
Besar GGL induksi pada saat t = 0,1 sekon adalah …
a. 220 Volt d. 4,4 Volt
b. 200 Volt e. 2,2 Volt
c. 22 Volt
8. Gambar di samping menunjukkan rangkaian alat-alat yang
digunakan untuk percobaan GGL Induksi. Besaran fisis yang
tampak adalah :
1) Jumlah lilitan (N)
2) Induksi magnet (B)
3) Kecepatan relatif dari A atau B
4) Luas penampang kawat
Nilai GGL induksi yang terjadi dipengaruhi oleh ….
a. 1, 2, dan 3 d. 2, 3, dan 4
b. 1, 2, dan 4 e. 1 dan 2 saja
c. 1, 3, dan 4
9. Gambar di samaping menunjukkan rangkaian alat-alat yang
digunakan untuk percobaan GGL induksi. Di antara factor-faktor di
bawah ini
1) Jumlah lilitan
2) Kekuatan fluks magnet
3) Kecepatan relative dari magnet
4) Diameter kawat kumparan
Yang berpengaruh terhadap besarnya GGL induksi yang dihasilkan
adalah ….
a. 1, 2, dan 3 saja d. 2, 3, dan 4 saja
b. 1, 2, dan 4 saja e. 1, 2, 3, dan 4
c. 1, 3, dan 4 saja





SMA Neger i 1 Sukodadi
55



10. Gambar di samping menunjukkan rangkaian alat-alat yang
digunakan untuk percobaan GGL
induksi. Di antara faktor-faktor di bawah ini
1) Jumlah lilitan (N)
2) Kekuatan fluks (B)
3) Kecepatan relatif dari magnet
4) Diameter kawat kumparan
5) Kuat arus (i)
Yang berpengaruh terhadap besarnya GGL induksi yang
dihasilkan adalah ….
a. 1, 2, 3, 4, dan 5 d. 1, 2, dan 3 saja
b. 1, 2, 3 dan 4 saja e. 2, 3, dan 4 saja
c. 1, 2, dan 4 saja

H. Menentukan besaran-besaran fisis pada rangkaian arus bolak-balik yang
mengandung resistor, induktor, dan kapasitor
1. Rangkaian RLC seri dirangkaikan seperti pada gambar!
Bila saklar S ditutup, beda potensial antara titik B dan D
adalah ….
a. 6 volt
b. 12 volt
c. 48 volt
d. 72 volt
e. 96 volt
2. Rangkaian RLC seri dirangkai seperti gambar! Bila
saklar S ditutup, beda potensial antara titik M dan N
adalah ….
a. 25 volt
b. 55 volt
c. 96 volt
d. 110 volt
e. 130 volt
3. Sebuah rangkaian RL seri dihubungkan dengan sumber tegangan
AC 100 V seperti pada gambar di samping. Angka yang
ditunjukkan voltmeter (V) dan amperemeter (A) berturut-turut 80
V dan 2 A. Reaktansi induktif rangkaian sebesar ….
a. 10 O d. 50 O
b. 30 O e. 60 O
c. 40 O
4. Rangkaian listrik pada gambar di samping mengalami
resonansi. Jika t
2
= 10 maka nilai kapasitor C adalah ….
a. 1000 uF d. 1 uF
b. 100 uF e. 0,1 uF
c. 10 uF

SMA Neger i 1 Sukodadi
56

5. Manakah grafik yang menyatakan gelombang sinus tegangan dan arus terhadap waktu dalam
rangkaian RLC yang bersifat kapasitif?


6. Akibat pengaruh arus bolak-balik pada rangkaian RLC
seri, maka diperoleh data seperti tertera pada gambar di
samping. Berdasarkan data tersebut, maka reaktansi
kapasitifnya adalah ….
a. 60 O
b. 80 O
c. 120 O
d. 160 O
e. 240 O
7. Hambatan R = 6 O, inductor 0,1 H dan kapasitor
1
2400
F
dirangkai seri dan dihubungkan dengan tegangan bolak-
balik. Impedansi rangkaian adalah ….
a. √14 O
b. 10 O
c. 14 O
d. 100 O
e. 1124 O
8. Perhatikan gambar rangkaian RLC berikut! Besar
impedansi rangkaian tersebut adalah ….
a. 1600 O d. 800 O
b. 1500 O e. 600 O
c. 1300 O

9. Suatu rangkaian seri R, L dan C dihubungkan dengan tegangan bolak-balik. Apabila induktansi
1
25n
2
H dan kapasitas kapasitor 25 µF, maka resonansi rangkaian terjadi pada frekuensi ….
a. 0,5 kHz c. 2,0 kHz e. 7,5 kHz
b. 1,0 kHz d. 2,5 kHz

SMA Neger i 1 Sukodadi
57

10. Perhatikan gambar di samping. R = 300 O, L = 0,9 H
dan C = 2 µF dihubungkan seri dengan tegangan efektif
250 volt. Jika kecepatan sudut = 1000 rad/s, maka kuat
arus efektif yang mengalir dalam rangkaian adalah ….
a. 0,5 A d. 2,0 A
b. 1,0 A e. 2,5 A
c. 1,5 A
11. Perhatikan diagram rangkaian RLC berikut ini. Kuat arus
maksimum dari rangkaian adalah ….
a. 1,3 A
b. 1,5 A
c. 2,0 A
d. 2,4 A
e. 2,0√2 A




SMA Neger i 1 Sukodadi
58

STANDAR KOMPETENSI LULUSAN 6
Menjelaskan konsep dan prinsip relativitas, teori atom, dan radioaktivitas serta penerapannya
A. Membedakan teori-teori Atom
1. Manakah pernyataan yang berasal dari model atom E. Rutherford?
a. Atom adalah bagian yang tak dapat dibagi lagi
b. Atom berbentuk bola yang bermuatan positif dan negatifnya tersebar merata
c. Atom terdiri dari inti yang bermuatan positif dan sejumlah electron yang mengelilinginya
d. Elektron dapat berpindah dari satu lintasan ke lintasan yang lain
e. Elektron tidak menyerap dan membebaskan energi pada lintasan stationer.
2. Energi electron pada keadaan dasar di dalam atom hydrogen adalah -13,6 eV. Energi electron
pada orbit dengan bilangan kuantum n = 4 adalah ….
a. 1,36 eV d. 0,85 eV
b. 1,24 eV e. 0,76 eV
c. 0,96 eV
3. Diketahui atom Carbon terdiri dari nomor atom A = 12 dan nomor massa Z = 6, Gambar model
atom Carbon menurut teori atom Niels Bohr adalah ….

4. Rutherford mengungkapkan teori atomnya berdasarkan eksperimen. Pernyataan berikut yang
berkaitan dengan ciri-ciri model atom Rutherford adalah ….
a. Elektron-elektron bergerak mengelilingi inti di bawah pengaruh gaya Coulomb
b. Electron- electron mengelilingi inti pada lintasan tertentu yang momentum angulernya nh/2t
c. Atom mempunyai muatan positip yang terbagi merata ke seluruh isi atom
d. Electron-elektron mengelilingi inti sambil memancarkan energi
e. Muatan atom positip dinetralkan oleh electron yang tersebar merata
5. Atom litium dituliskan dengan rumusan Ii
3
7
. Model atom yang sesuai untuk atom litium menurut
teori Bohr adalah ….


SMA Neger i 1 Sukodadi
59

6. Apabila electron berada pada lintasan ketiga, energinya sebesar ….
a. – 2,57 eV c. – 1,67 eV e. – 1,21 eV
b. – 2,51 eV d. – 1,51 eV
7. Perhatikan pernyataan-pernyataan berikut :
1) Atom terdiri dari electron yang bermuatan negatif dan inti atom yang bermuatan positif
2) Elektron mengorbit inti atom seperti planet mengorbit matahari
3) Elektron mengorbit inti atom pada orbit yang stationer tanpa memancarkan energi.
Yang membedakan ,odel atom Rutherford dengan model atom Thomson adalah penyataan ….
a. (1), (2), dan (3) c. (2) saja e. (1) dan (3) saja
b. (1) saja d. (3) saja
8. Jika persamaan energi lintasan electron tunggal dari sebuah atom hydrogen adalah E
n
=
13,6
n
2
eV,
maka sebuah electron yang tereksitasi dari lintasan n = 1 ke n = 4 mengalami perubahan energi
elektron sebesar ….
a. 12,75 eV c. 7,20 eV e. 3,40 eV
b. 10,20 eV d. 6,85 eV
9. Pernyataan yang sesuai dengan gagasan model atom Rutherford adalah ….
a. muatan positif dikelilingi muatan negatif yang mengorbit inti
b. muatan negatif mengelilingi inti dengan tingkat energi tertentu
c. kuantitas muatan positif dan negatif yang terpusat
d. muatan positif bergerak mengelilingi inti yang bermuatan negatif tanpa membebaskan energi
e. muatan negatif bergerak mengelilingi inti yang bermuatan positif tanpa membebaskan energi
10. Menurut model atom Bohr elektron dapat tereksitasi dari orbital n = 2 ke n = 3 pada atom
hidrogen. Jika energi stasioner elektron pada tingkat n = 1 memenuhi formulasi matematik
E
n
=
13,6
n
2
eV, nilai perubahan energi untuk keadaan di atas adalah ….
a. 0,54 eV c. 1,51 eV e. 3,40 eV
b. 0,85 eV d. 1,88 eV
11. Dalam model atom Bohr, ketika elektron atom hidrogen berpindah dari orbit dengan bilangan
kuantum n = 1 ke n = 3, dan E
n
=
13,6
n
2
eV, maka elektron tersebut akan ….
a. menyerap energi sebesar 1,50 eV d. memancarkan energi sebesar 12,09 eV
b. memancarkan energi sebesar 1,50 eV e. menyerap energi sebesar 12,09 eV
c. menyerap energi sebesar 2,35 eV
12. Pernyataan di bawah ini yang sesuai model atom Rutherford adalah ….
a. elektron tidak dapat mengorbit di sembarang lintasan
b. atom terdiri dari muatan positif dan negatif yang tersebar merata
c. atom merupakan bagian terkecil dari suatu unsur
d. muatan positif dan massa atom terpusatkan pada inti atom
e. jika elektron berpindah lintasan, maka akan menyerap energi.
13. Energi electron pada keadaan dasar di dalam atom hidrogen -13,6 eV. Energi electron pada orbit
dengan bilangan kuantum n = 4 adalah ….
a. 1,36 eV c. 0,96 eV e. 0,76 eV
b. 1,24 eV d. 0,85 eV
14. Perbedaan utama antara model atom Rutherford dan model atom Bohr adalah ….
a. elektron berputar mengelilingi inti dengan membebaskan sejumlah energi
b. elektron merupakan bagian atom yang bermuatan negative
c. atom berbentuk bola kosong dengan inti berada di tengah
SMA Neger i 1 Sukodadi
60

d. secara keseluruhan atom bersifat netral
e. massa atom terpusat pada inti atom
15. Pernyataan yang benar terkait teori atom Rutherford adalah ….
a. bagian terkecil dari atom adalah elektron
b. muatan tersebar merata dalam inti atom
c. elektron memancarkan cahaya ketika berpindah dari orbit dalam ke orbit luar
d. atom terdiri atas muatan positif dan negatif
e. atom terdiri atas inti atom dan elektron
16. Energi elektron atom hidrogen pada tingkat dasar = -13,6 eV, maka energi yang dipancarkan
elektron ketika bertransisi dari lintasan n = 2 ke tingkat n = 1 adalah ….
a. 6,82 eV c. 9,07 eV e. 12,09 eV
b. 8,53 eV d. 10,20 eV

B. Menjelaskan teori kuantum Planck dan kaitannya dengan radiasi benda hitam
1. Suatu benda hitam pada suhu 27°C memancarkan energi R J/s. Jika dipanskan sampai 327°C
energi radiasinya menjadi ….
a. 16 R J/s c. 10 R J/s e. 4 R J/s
b. 12 R J/s d. 6 R J/s
2. Pernyataan berikut ini yang tidak menggambarkan teori kuantum Planck adalah ….
a. Semua foton merupakan gelombang elektromagnetik
b. Efek Compton menerapkan teori kuantum Planck
c. Kecepatan foton sama dengan kecepatan cahaya
d. Cahaya terdiri atas kuantum-kuantum
e. Energi dalam satu foton adalah E = ℎ
c
x
(h = tetapan Planck, c = kecepatan cahaya)
3. Tiga pernyataan di bawah ini terkait dengan teori atom.
(1) Elektron mengorbit inti dalam lintasan-lintasan tertentu
(2) Tidak ada pancaran/serapan energi oleh electron saat berpindah lintasan
(3) Electron memiliki energi yang besarnya sembarang
Pernyataan yang sesuai dengan teori kuantum adalah …
a. (1) dan (2) c. (1) e. (3)
b. (1) dan (3) d. (2)
4. Grafik di samping menunjukkan hubungan antara intensitas radaisi (I) dan panjang gelombang
(ì) pada radiasi energi oleh benda hitam. Jika konstanta Wien = 2,90 x 10
-3
m.K, maka besar suhu
(T) permukaan benda adalah ….
a. 6 000 K
b. 5 100 K
c. 4 833 K
d. 2 900 K
e. 1 667 K
5. Permukaan benda pada suhu 37°C meradiasikan gelombang
elektromagnetik. Apabila nilai konstanta Wien = 2,898 x 10
-3
m.K, maka panjang gelombang
maksimum radiasi permukaan adalah ….
a. 8,989 x 10
-6
m c. 9,752 x 10
-6
m e. 11,212 x 10
-6
m
b. 9,348 x 10
-6
m d. 10,222 x 10
-6
m

SMA Neger i 1 Sukodadi
61

6. Luas permukaan sebuah benda 3 cm
2
. Diketahui benda tersebut mempunyai nilai emisivitas 0,3
dan suhunya 1 500 K. Daya kalor radiasi benda tersebut sebesar ….
a. 1 261,5 watt c. 1 632,1 watt e. 1 950,6 watt
b. 1 486,6 watt d. 1 722,3 watt
7. Benda hitam dengan daya radiasi 150 watt, meradiasi gelombang inframerah sebesar 22% dari
total radiasi cahaya yang dilepaskan. Jika panjang gelombang cahaya merah 6000 A, dan h = 6,6
x 10
-34
J.s; c = 3 x 10
8
m/s, maka jumlah foton yang dipancarkan tiap sekon adalah ….
a. 2,0 x 10
19
foton c. 1,2 x 10
20
foton e. 2,0 x 10
21
foton
b. 1,0 x 10
20
foton d. 1,8 x 10
20
foton
8. Elektron bermassa 9,0 x 10
-31
kg bergerak dengan kecepatan 2,2 x 10
7
m/s (tetapan Planck = 6,6 x
10
-34
J.s) memiliki panjang gelombang de Broglie sebesar …
a. 3,3 x 10
-11
m c. 5,2 x 10
-11
m e. 8,0 x 10
-11
m
b. 4,5 x 10
-11
m d. 6,7 x 10
-11
m
9. Sebuah partikel elektron bermassa 9,0 x 10
-31
kg bergerak dengan laju 1,5 x 10
6
m.s. Jika
konstanta Planck h = 6,6 x 10
-34
J.s. Panjang gelombang de Broglie elektron adalah ….
a. 3,2 x 10
-10
m c. 5,0 x 10
-10
m e. 8,2 x 10
-10
m
b. 4,9 x 10
-10
m d. 6,6 x 10
-10
m
10. Intensitas radiasi yang diterima pada dinding dari tungku pemanas ruangan adalah 66,3 W/m
2
.
Jika tungku ruangan dianggap benda hitam dan radiasi gelombang elektromagnetik pada panjang
gelombang 600 nm, maka jumlah foton yang mengenai dinding persatuan waktu adalah …. (h =
6,6 x 10
-34
J.s; c = 3 x 10
8
m/s)
a. 1 x 10
19
foton c. 2 x 10
20
foton e. 5 x 10
21
foton
b. 2 x 10
19
foton d. 5 x 10
20
foton
11. Sebuah elektron dipercepat hingga kecepatannya
2
3
x 10
8
m/s. Jika massa elektron 9,0 x 10
-31
kg
dan muatan elektron 1,6 x 10
-19
C (h = 6,6 x 10
-34
J.s), maka panjang gelombang de Broglie
elektron adalah ….
a. 1,10 x 10
-11
m c. 1,50 x 10
-11
m e. 1,80 x 10
-11
m
b. 1,25 x 10
-11
m d. 1,60 x 10
-11
m
12. Menurut teori kuantum Planck besar energi foton ….
a. berbanding lurus dengan panjang gelombang cahaya
b. berbanding lurus dengan kuadrat panjang gelombang cahaya
c. berbanding lurus dengan frekuensi cahaya
d. berbanding terbalik dengan kuadrat frekuensi cahaya
e. berbanding terbalik dengan frekuensi cahaya
13. Grafik berikut menyatakan hubungan intensitas gelombang (I) terhadap panjang gelombang, pada
saat intensitas maksimum (z
m
) dari radiasi suatu
benda hitam sempurna. Jika konstanta Wien 2,9 x
10
-3
mK, panjang gelombang radiasi maksimum
pada T
1
adalah ….
a. 5 000 A
b. 10 000 A
c. 14 500 A
d. 20 000 A
e. 25 000 A


SMA Neger i 1 Sukodadi
62

C. Menentukan besaran-besaran fisis pada reaksi inti atom
1. Jika Nitrogen ditembak dengan partikel alfa, maka dihasilkan sebuah inti Oksigen dan sebuah
proton seperti terlihat pada reaksi inti berikut ini :
Ec
2
4
+ N
7
14
→ 0
8
17
+ E
1
1

Diketahui massa inti :
Ec
2
4
= 4,00260 sma; N
7
14
= 14,00307 sma; 0
8
17
= 16,99913 sma; E
1
1
= 1,00783 sma
Jika 1 sma setara dengan energi 931 MeV, maka pada reaksi di atas ….
a. dihasilkan energi 1,20099 MeV d. diperlukan energi 1,10000 MeV
b. diperlukan energi 1,20099 MeV e. diperlukan energi 1,00783 MeV
c. dihasilkan energi 1,10000 MeV
2. Perhatikan reaksi fusi di bawah ini!
E
1
2
+ E
1
3
→ Ec
2
4
+ n
0
1
+ 0
Jika : m H-2 = 2,01400 sma; m H-3 = 2,016000 sma; m He-4 = 4,002600 sma; m n = 1,008665
sma. Banyak energi yang dibebaskan adalah ….
a. 2774,4 MeV c. 2186,4 MeV e. 1862,2 MeV
b. 2767,5 MeV d. 2005,3 MeV
3. Perhatikan reaksi fusi inti ringan berikut ini.
E
1
2
+ E
1
3
→ Ec
2
4
+ n
0
1
+ 0
Diketahui massa inti : E
1
2
= 2,0141 sma ; E
1
3
= 3,0160 sma; Ec
2
4
= 4,0026 sma dan n
0
1
= 1,0087
sma. 1 sma = 931 MeV. Dari reaksi tersebut di atas, besar Q = ….
a. 17,80 MeV c. 16,20 MeV e. 15,60 MeV
b. 17,50 MeV d. 16,11 MeV
4. Massa inti Ec
2
4
dan E
1
2
berturut-turut 4,003 sma dan 2,014 sma. Jika 1 sma = 931 MeV, energi
minimum yang diperlukan untuk memecah partikel alpha menjadi dua deuteron sebesar ….
a. 15,21 MeV c. 27,51 MeV e. 36,01 MeV
b. 23,28 MeV d. 35,67 MeV
5. Massa inti atom Co
20
40
adalah 40,078 sma. Jika massa proton = 1,0078 sma dan neutron = 1,0087
sma, defek massa pembentukan Co
20
40
adalah ….
a. 0,165 sma c. 0,262 sma e. 0,330 sma
b. 0, 252 sma d. 0,320 sma
6. Inti atom yang terbentuk memenuhi reaksi fusi berikut : P
1
1
+ P
1
1
→ J
1
2
+ c
1
0
+ E. Diketahui
massa P
1
1
= 1,0078 sma, massa J
1
2
= 2,01410 sma, massa c
1
0
= 0,00055 sma dan 1 sma = 931
MeV. Nilai E (energi yang dibebaskan) pada reaksi fusi tersebut adalah ….
a. 0,44 MeV c. 0,88 MeV e. 1,47 MeV
b. 0,68 MeV d. 1,02 MeV
7. Perhatikan reaksi fusi inti ringan berikut!
E
1
1
+ E
1
1
→ E
1
2
+ c
1
0
+ E
Jika massa atom E
1
1
= 1,009 sma, E
1
2
= 2,014 sma, c
1
0
= 0,006 sma, dan 1 sma setara dengan
energi 931 MeV, energi yang dihasilkan dari reaksi ini adalah ….
a. 1,862 MeV c. 1,982 MeV e. 2,298 MeV
b. 1,892 MeV d. 2,289 MeV
8. Perhatikan reaksi inti berikut!
N
7
14
+ Ec
2
4
→ 0
8
17
+ P
1
1
+ 0
Apabila massa inti N
7
14
= 14,01 sma, massa Ec
2
4
= 4,003 sma, massa 0
8
17
= 17,008 sma, massa
P
1
1
= 1,007 sma, dan 1 sama setara dengan energi sebesar 931 MeV, penyerapan energi Q adalah
….
SMA Neger i 1 Sukodadi
63

a. 1,46 MeV c. 1,77 MeV e. 2,02 MeV
b. 1,56 MeV d. 1,86 MeV

D. Menentukan jenis-jenis zat radioaktif dan mengidentifikasi manfaat radioisotop dalam
kehidupan
1. Massa unsur radioaktif P mula-mula X gram dengan waktu paruh 2 hari. Setelah 8 hari unsur
yang tersisa Y gram. Perbandingan antara X : Y = ….
a. 16 : 1 c. 4 : 1 e. 1 : 16
b. 8 : 1 d. 1 : 8
2. Pernyataan terkait dengan penerapan radioisotope dalam bidang hidrologi :
(1) mengukur tinggi permukaan cairan dalam wadah tertutup
(2) mengukur endapan lumpur di pelabuhan
(3) menentukan letak kebocoran suatu bendungan
(4) menentukan penyempitan pada pembuluh darah
Pernyataan yang benar adalah ….
a. 1, 2, 3 dan 4 c. 1, 3 dan 4 e. 2 dan 3
b. 2, 3 dan 4 d. 1 dan 4
3. Satu sampel radium sebanyak 2 mg mempunyai 5,36 x 10
18
atom. Jika waktu paruh radium 1 620
tahun, atom yang meluruh setelah 3 240 tahun sebanyak ….
a. 1,95 x 10
15
atom c. 2,69 x 10
17
atom e. 4,02 x 10
18
atom
b. 2,58 x 10
16
atom d. 3,87 x 10
18
atom
4. Inti atom radioaktif dapat melepas beberapa partikel radioaktif diantaranya partikel alpha Ec
2
4
,
beta [
-1
0
dan sinat gamma y
0
0
. Apabila inti atom Ro
88
226
memancarkan sinar alpha dan sinar
gamma, maka inti atom menjadi ….
a. Po
86
224
c. Fr
87
224
e. Rn
86
222

b. Rn
88
222
d. Ac
89
226

5. Perhatikan pernyataan-pernyataan berikut!
1) Sinar gamma digunakan untuk membunuh sel-sel kanker
2) Sinar gamma digunakan untuk mensterilkan alat-alat kedokteran
3) Sinar alfa digunakan untuk mendeteksi adanya kebocoran suatu pipa
4) Sinar beta digunakan untuk mendeteksi kebocoran suatu pipa
Pernyataan yang merupakan manfaat sinar radioaktif yang dihasilkan radioisotope adalah ….
a. 1, 2, dan 3 c. 2 dan 4 saja e. 1 dan 4 saja
b. 1 dan 3 saja d. 1, 2 dan 4
6. Radioisotop Carbon-14 bermanfaat untuk ….
a. pengobatan kanker d. mekanisme reaksi foto sintesis
b. mendeteksi kebocoran pipa e. uji mutu kerusakan bahan industri
c. menentukan umur batuan atau fosil
7. Berikut ini beberapa zat radioaktif yang bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari.
1) H-2 (deuterium) 3) C-14 (Carbon)
2) I-131(Iodium) 4) Co-60 (cobalt)
Radioaktif yang bermanfaat dalam bidang kedokteran adalah ….
a. 1 dan 2 c. 2 dan 4 e. 3 dan 4
b. 1 dan 3 d. 2 dan 3

SMA Neger i 1 Sukodadi
64

SMA Negeri 1 Sukodadi

KATA PENGANTAR

Puji syukur kami panjatkan kehadirat Allah Swt karena berkat segala rahmat dan hidayah-Nya, kami dapat menyelesaikan penyusunan buku kumpulan soal Ujian Nasional Fisika edisi kedua ini. Edisi pertama buku ini disusun dari soal Ujian Nasional Fisika tahun 2007/2008 dan tahun 2008/2009 disertai dengan soal-soal Ujian Nasional yang terdahulu, berdasarkan Standar Kompetensi Lulusan tahun 2009/2010. Sedangkan edisi kedua buku ini merupakan buku edisi pertama diperkaya dengan soal Ujian Nasional Fisika tahun 2009/2010. Dengan demikian diharapkan siswa dan guru dapat mengenal lebih dekat tentang tipe dan tingkat kesulitan soal Ujian Nasional, sekaligus mampu memprediksi soal-soal yang akan keluar pada ujian nasional tahun 2010/2011. Pada akhirnya siswa siap menghadapi Ujian Nasional tahun 2010/2011. Kumpulan soal ini dimaksudkan sebagai salah satu pegangan siswa dalam kegiatan tambahan pelajaran dalam menghadapi Ujian Nasional pada SMA Negeri 1 Sukodadi dan SMA NU Centini, karena kebetulan penyusun adalah pengajar Fisika di kedua sekolah tersebut. Namun tidak menutup kemungkinan siapa saja yang tertarik dengan buku ini boleh memanfaatkannya. Untuk mendapatkan buku ini silahkan download di website www.sman1sukodadi.sch.id Akhirnya, semoga buku ini bermanfaat bagi kita semua. Selamat belajar, semoga sukses.

15 Oktober 2010 Penyusun Abdul Salam, S.Pd.

ii

SMA Negeri 1 Sukodadi

DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR DAFTAR ISI STANDAR KOMPETENSI LULUSAN 1
Membaca pengukuran alat ukur panjang (jangka sorong) dan menentukan ketelitian hasil pengukuran sesuai alat ukur yang digunakan Membedakan besaran skalar dan vektor serta menjumlah/mengurangkan besaran-besaran vektor dengan berbagai cara ….. 3 ….. 1 1 ii iii

STANDAR KOMPETENSI LULUSAN 2
Menentukan besaran-besaran fisis gerak lurus Menentukan berbagai besaran dalam hukum Newton dan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari. Menentukan hubungan besaran-besaran fisis yang terkait dengan gaya gravitasi antar planet Menentukan letak titik berat dari berbagai benda homogen Menganalisis hubungan besaran-besaran yang terkait dengan gerak rotasi Menjelaskan hubungan usaha dengan perubahan energi dalam kehidupan sehari-hari dan menentukan besaran-besaran terkait. Menjelaskan sifat elastisitas benda dan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari. Menentukan besaran-besaran yang terkait dengan hukum kekekalan energi mekanik. Menentukan besaran-besaran fisis yang terkait dengan hukum kekekalan momentum

5 ….. 5

….. ….. ….. …..

6 9 10 12

….. ….. ….. …..

15 17 20 21

STANDAR KOMPETENSI LULUSAN 3
Menentukan proses perpindahan kalor dan asas Black Mendeskripsikan azas Bernoulli dalam fluida dan penerapannya Menjelaskan variabel-variabel pada persamaan umum gas ideal Menjelaskan faktor-faktor yang mempengaruhi energi kinetik gas Menentukan berbagai besaran fisis dalam proses termodinamika pada mesin kalor

24 ….. ….. ….. ….. ….. 24 25 27 28 30

STANDAR KOMPETENSI LULUSAN 4
Menentukan besaran-besaran yang terkait dengan pengamatan menggunakan mikroskop/teropong Menjelaskan berbagai jenis gelombang elektromagnetik serta manfaatnya dalam kehidupan sehari-hari
iii

33

…..

33

…..

35

37 ….SMA Negeri 1 Sukodadi Menentukan besaran-besaran dan sifat gelombang berjalan Menjelaskan terjadinya peristiwa interferensi dan difraksi cahaya serta menentukan besaran-besaran yang terkait dengan peristiwa tersebut Menentukan intensitas dan taraf intensitas dari beberapa sumber bunyi yang identik Menentukan besaran-besaran yang menimbulkan efek Doppler dan menentukan perubahan akibat efek Doppler tersebut. 49 …. ….. dan kapasitor 43 …... 58 60 62 ….... Menjelaskan timbulnya gaya magnet (gaya Loretz) dan menentukan besaran-besaran yang mempengaruhinya Menentukan kaitan besaran-besaran fisis pada peristiwa induksi Faraday Menentukan besaran-besaran fisis pada rangkaian arus bolak-balik yang mengandung resistor.. …. …. induktor.. 51 53 …. 43 45 46 47 ….. …. 55 STANDAR KOMPETENSI LULUSAN 6 Membedakan teori-teori Atom Menjelaskan teori kuantum Planck dan kaitannya dengan radiasi benda hitam Menentukan besaran-besaran fisis pada reaksi inti atom Menentukan jenis-jenis zat radioaktif dan mengidentifikasi manfaat radioisotop dalam kehidupan 58 …. ….... 41 STANDAR KOMPETENSI LULUSAN 5 Menentukan besaran-besaran yang terkait dengan hukum Coulomb dan medan listrik Menentukan berbagai faktor yang mempengaruhi kapasitas kapasitor keping sejajar Menentukan hasil pengukuran kuat arus dan tegangan listrik Menggunakan hukum Ohm dan hukum Kirchoff untuk menentukan berbagai besaran listrik dalam rangkaian tertutup Menjelaskan timbulnya medan magnet induksi di sekitar kawat berarus dan menentukan besaran-besaran yang mempengaruhinya.. …. 63 iv . ….. 38 40 …..

Luas tanah tersebut menurut aturan angka penting adalah …. panjang 1. Diameter gotri tersebut adalah …. 191. a.267 cm e. Seorang teknisi mobil mengukur diameter gotri roda menggunakan micrometer sekrup seperti tampak pada gambar. Membaca pengukuran alat ukur panjang (jangka sorong) dan menentukan ketelitian hasil pengukuran sesuai alat ukur yang digunakan 1. Hasil pengukuran panjang dan lebar sebidang tanah berbentuk empat persegi panjang 15.19 cm b. 0.87 m 1 .800 m 5.5 m. Luas plat seng menurut penulisan angka penting adalah ….67 cm d.60 cm 3. 3. Besarnya hasil pengukuran adalah …. A.80 m2 b. teliti dan obyektif A. a.05 mm 6. 0.14) a. 0.5 m dan lebarnya 1.40 cm c.00 mm E.00 cm 4.31 cm b. Untuk mengukur tebal sebuah balok kayu digunakan jangka sorong seperti gambar . 26.88 m2 e.875 m2 d. 3. 1. Sebuah balok diukur ketebalannya dengan jangka sorong.9 m2 b.20 m.15 mm D. a. 1. 0. 10.10 cm d. a.14 cm c.SMA Negeri 1 Sukodadi STANDAR KOMPETENSI LULUSAN 1 Memahami prinsip pengukuran dan melakukan pengukuran besaran fisika secara langsung dan tidak langsung secara cermat. 191.801 m2 e. 1. 3. 267 cm b.50 cm d.7 cm c. Keliling lingkarannya dituliskan menurut angka penting adalah … ( = 3. 191. 3.0267 cm 2. 2. Tebal balok kayu adalah …. Dari hasil pengukuran plat seng. 191. 1.8 m2 2 c.04 cm e. 1. 9. Seorang siswa mengukur diameter sebuah lingkaran hasilnya adalah 8. 0.50 cm. 10. Skala yang ditunjukkan dari hasil pengukuran tampak pada gambar. 0.00 mm B.55 cm e. 1.35 m dan 12. 1.50 mm C. 0. 192 m2 2 c.8012 m2 d. 3.

19 cm c.(P69 2009/2010) a. 3.00 cm 9. 3. 3.00 cm 2 . 3. 3.37 cm b.16 cm d. (Paket B 2009/2010) a.10 cm d. 3.29 cm b. Pengukuran lebar balok ditunjukkan oleh gambar di samping. 3. (Paket A 2009/2010) a. Hasil Pengukurannya adalah …. Perhatikan gambar pengukuran panjang balok di samping ini! Hasil pengukuran yang diperoleh adalah ….17 cm 8.07 cm d. 3.06 cm e.07 cm e.00 cm b. 6.04 cm c. 4. 6. 6. Hasil pengukurannya adalah …. 6. 6. 3.17 cm e.17 cm c.SMA Negeri 1 Sukodadi 7. Gambar di samping adalah pengukuran lebar balok dengan jangka sorong.

(5) c. Resultan R = F1 + F2 dinyatakan dengan vektor satuan adalah …. Dari kelima diagram berikut ini : Yang menggambarkan D = A + B + C adalah …. a. Perpindahan yang dilakukan anak tersebut dari posisi awal a. (1) d. Vektor F1 = 14 N dan F2 = 10 N diletakkan pada diagram Cartesius seperti pada gambar. (3) 4. 0 b. 7i + 10j e. Seorang anak berjalan lurus 2 meter ke barat. (2) e. 23 N d. Gambar yang resultannya sama dengan nol adalah …. (3) 3 . Gambar di bawah ini merupakan penjumlahan vector secara segitiga. (5) c. (4) b. 1. a. 2 meter arah tenggara 2. dan belok lagi ke timur sejauh 10 meter. 6 meter arah timur e. Membedakan besaran skalar dan vektor serta menjumlah/mengurangkan besaranbesaran vektor dengan berbagai cara. (2) e. 18 meter arah barat daya b. (1) d. (4) b. a. 7i + 103 j d. 3i + 73 j 3. a. 3i + 7j c. 33 N 5. Resultan ketiga gaya pada gambar di samping adalah ….SMA Negeri 1 Sukodadi B. 3i + 10j b. kemudian belok ke selatan sejauh 6 meter. 14 meter arah selatan c. 10 meter arah tenggara d. 2 N c. 3 N e.

a.SMA Negeri 1 Sukodadi 6. 10 satuan c. 18 meter arah barat daya b. 8 satuan b. dan belok lagi ke selatan sejauh 12 meter. 50 m e. Perpindahan yang dilakukan anak tersebut dari posisi awal …. a. 13 meter arah tenggara d. Vektor a dan b dilukiskan seperti pada gambar! Besar resultan a  b adalah …. 64 satuan ke   10. Seorang anak berjalan lurus 10 meter ke barat. Seorang anak berjalan lurus 6 meter ke utara . 28 satuan d. kemudian belok timur sejauh 8 meter. 18 meter arah barat daya b. dan belok lagi ke timur sejauh 15 meter. 70 m 10 m 4 . Seorang anak berjalan lurus 1 meter ke barat. 14 meter arah selatan c. 36 satuan e. Pergerakan seorang anak ketika berlari di sebuah lapangan terlihat pada gambar! Jika satu kotak berukuran x 10 m. 10 meter arah tenggara 8. 14 meter arah selatan c. (Paket A 2009/2010) a. 12 meter arah timur e. dan belok lagi ke timur sejauh 5 meter. kemudian belok ke selatan sejauh 3 meter. 12 meter arah timur e. 40 m d. perpindahan yang dilakukan anak itu adalah …. 13 meter arah tenggara d. 30 m c. Perpindahan yang dilakukan anak tersebut dari posisi awal … (Paket B 2009/2010) a. 6 meter arah timur e. kemudian belok ke selatan sejauh 12 meter. 14 meter arah selatan c. 10 meter arah tenggara d. Perpindahan yang dilakukan anak tersebut dari posisi awal … (Paket 69 2009/2010) a. 18 meter arah barat daya b. 10 meter arah tenggara 7. 5 meter arah tenggara 9. 5 m b.

impuls dan momentum. kekekalan energi. 2. a. 10 sekon e. Berapa percepatan dari t sampai t = 4? a. B – C dan C – D d. 2.5 m/s2 e. 225 m b. Tetesan oli yang bocor jatuh dari mobil yang bergerak lurus dilukiskan seperti pada gambar! Yang menunjukkan mobil bergerak dengan percepatan tetap adalah ….0 m/s2 d. a.5 m/s2 c. a. A. D – E dan E – F 2. 2 dan 4 4. 2 dan 3 e. 25 sekon b. a. 115 m d. 110 m e. 1. Waktu tempuh mobil adalah …. Mobil massa 800 kg bergerak lurus dengan kecepatan awal 36 km/jam. 0. 2 dan 3 b. Grafik V-t sebuah mobil yang bergerak GLBB diperlihatkan pada gambar! Perlajuan yang sama terjadi pada …. 0. 150 m c.SMA Negeri 1 Sukodadi STANDAR KOMPETENSI LULUSAN 2 Menjelaskan gejala alam dan keberaturannya dalam cakupan mekanika benda titik. 1. 17 sekon 3. Informasi dari gerak sebuah mobil mulai dari bergerak sampai berhenti disajikan dengan grafik (v – t) seperti gambar. 5 sekon d. elastisitas.0 m/s2 b. benda tegar. Sebuah benda bergerak memenuhi grafik v (kecepatan) terhadap waktu (t) di samping. A – B dan C – D c. 90 m 5. 1 dan 3 d.0 m/s2 =2 5 . C – D dan D – E e. Menentukan besaran-besaran fisis gerak lurus 1. 35 sekon c. 3 dan 4 c. A – B dan B – C b. 1. setelah menempuh jarak 150 m kecepatannya menjadi 72 km/jam. Jarak tempuh mobil dari t = 2 sekon hingga t = 5 sekon adalah ….

Kecepatan sebuah mobil yang bergerak lurus ditampilkan dengan grafik v – t seperti gambar. 160 m c. 120 m c. Sebuah balok massa 5 kg dilepas pada bidang miring licin seperti pada gambar! (g = 10 m/s2 dan tg 37 = ¾). 20 sekon waktu (t) berhenti 7. 130 m d. a. Jarak ditempuh mobil ketika bergerak lurus berubah adalah …. 10.5 m/s2 d. 10 sekon e. 1. 8. 6. a. Grafik kecepatan (v) terhadap waktu (t) berikut ini menginformasikan gerak benda. 100 m b. 4 sekon b. 200 m b. 80 m 8. Grafik di samping menginformasikan sebuah mobil bergerak lurus berubah beraturan. 1 800 m 9. 1 600 m e. Kecepatan (v) benda yang bergerak lurus terhadap diperlihatkan pada grafik v – t berikut! Benda akan setelah bergerak selama …. 100 m e. 500 m b. 4. Jarak yang ditempuh selama 4 sekon pertama adalah … a. 1 000 m d.SMA Negeri 1 Sukodadi 6.0 m/s2 2 b. 7.5 m/s2 6 .0 m/s e. Percepatan balok adalah …. a. 8 sekon d. 800 m c. a. 120 m d. 140 m e. Jarak tempuh benda 5 terakhir adalah …. Menentukan berbagai besaran dalam hukum Newton dan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari. 150 m mobil yang beraturan detik B.0 m/s2 c. 5 sekon c.

benda dalam keadaan diam (4). (1). 570 N e. diam (tidak bergerak b. Percepatan benda yang paling besar ditunjukkan oleh gambar nomor …. Sebuah benda yang massanya 1200 kg digantungkan pada seutas kawat yang dapat memikul beban maksimum sebesar 15 000 N. (5) c. 7. Benda akan bergerak jika berat benda lebih kecil dari gaya tariknya. (1) d. a.5 m/s2 e. Seorang dengan massa 60 kg berada dalam lift yang sedang bergerak ke bawah dengan percepatan 3 m/s2. a. Pernyataan yang benar adalah …. maka desakan kaki orang tersebut pada lantai adalah …. a. (2) e.0 m/s 6. (1). (1) dan (2) d. 780 N c. Perhatikan gambar di bawah ini! Jika massa balok 4 kg. Percepatan benda nol (2). 2. 22.5 m/s2 2 c. dan (3) b.SMA Negeri 1 Sukodadi 2. bergerak lurus beraturan arah ke kanan e. bergerak lurus berubah beraturan arah ke kiri d. (2). 630 N b. 420 N d. bergerak lurus beraturan arah ke kiri 3.5 m/s2 d. Berdasarkan gambar di samping diketahui : (1). (3). (3) 4. (2). Berikut adalah gambar yang menunjukkan lima buah benda. dan antara balok dengan lantai tidak ada gesekan. dan (4) 7 . Sebuah benda diam ditarik oleh tiga gaya seperti gambar. a. 10. diberikan gaya yang berbeda-beda. a. 600 N 5. Bernda bergerak lurus beraturan (3). Jika percepatan gravitasi bumi sama dengan 10 m/s2. (4) b. 12.5 m/s2 b. maka balok tersebut dalam keadaaan …. bergerak lurus berubah beraturan arah kanan c. (1) dan (3) e. maka harga maksimum percepatan ke atas yang dapat diberikan pada benda itu adalah ….

1 m/s2 Perhatikan gambar di samping! Gesekan tali dan katrol diabaikan.0 m/s2 e. Jika permukaan lantai licin maka percepatan system adalah …. 70 N b. 250 N e. maka massa benda M adalah …. 6. Mula-mula benda B ditahan kemudian dilepaskan. a. 4 m/s2 d.0 m/s2 b. a. 1 kg c. (2) dan (3) Perhatikan gambar di samping! Jika koefisien gesek kinetik antara balok A dan meja 0. 150 N d. 10. 8. 90 N c. gaya yang harus diberikan pada A agar system bergerak ke kiri dengan percepatan 2 m/s2 adalah …. Jika massa m1 = 5 kg.5 kg d. Jika g= 10 m/s2.2 kg c. 1. 330 N Sebuah system benda terdiri dari balok A dan B seperti gambar. 6 m/s2 b.SMA Negeri 1 Sukodadi 7.0 m/s2 d. 1. 5.4 kg d. 7. 1. 2 kg e.5 kg b.1 dan percepatan gravitasi 10 m/s2. 0. c. 2 m/s2 e. 11. 1. maka percepatan benda B adalah …. 4.0 m/s2 Perhatikan system benda bergerak tanpa gesekan pada gambar! Jika system bergerak dengan percepatan 4 m/s2 dan benda M sedang naik. g = 10 m/s2 dan m1 bergerak ke bawah dengan percepatan 2.5 m/s2 c. a. 3 kg Dua benda A dan B masing-masing bermassa 2 kg dan 6 kg diikat dengan tali melalui sebuah katrol yang licin seperti gambar. 5 m/s2 c. 1.5 m/s2. 9. 2. 8.7 kg e. maka berapakah massa m2? a. a.0 kg b.4 kg 8 .

maka periode planet B adalah …. Menentukan hubungan besaran-besaran fisis yang terkait dengan gaya gravitasi antar planet 1. 1 : 4 e. maka perbandingan kuat medan gravitasi yang dialami benda A dan B adalah …. Apabila periode planet A mengelilingi Matahari adalah 88 hari. sedangkan kedudukan B adalah 2R di atas permukaan bumi (R = jari-jari bumi). 850 hari c. dan (3) d. Perbandingan kuat medan gravitasi bumi yang dialami satelit A dan B adalah …. dan (4) c. a. 724 hari 4. Data fisis planet A. (1) dan (3) e. 4 : 1 b. 2. e. 4 : 1 b. (1). Planet A dan B masing-masing berjarak rata-rata sebesar p dan q terhadap Matahari. Planet A mengitari dengan periode T. Gaya gravitasi bumi pada astronot nol (2). (4) b. karena posisi itu : (1). a. Satelit A dan B mengorbit bumi pada kedudukan masing-masing R dan 3 R di atas permukaan bumi (R = jari-jari bumi). Perbandingan antara jarak planet A dan planet B ke Matahari adalah : = 1 : 4. 704 hari e. (2). b. 825 hari b. 9 : 6 d. a. 500 hari d. (2). e. maka B mengelilingi Matahari dengan periode … a. planet B dan planet Bumi terhadap Matahari terlihat seperti tabel! Planet A Bumi Planet B 2. a. c. d.5 R …. (1).0 M 1.5 M M Jari-jari (R) 0. 1 : 8 d. Dua planet A dan B mengorbit Matahari. Gaya gravitasi bumi dan bulan pada astronot di orbit itu saling meniadakan (3). 3 : 4 9 . Jika kedudukan benda A adalah ½ R di atas permukaan bumi. 1 tahun Perbandingan periode planet A dan B adalah ….5 R R Periode (T) …. Jika p = 4q. Seorang astronot melayang dalam kapal angkasa yang sedang mengitari bumi. Gaya gravitasi bumi dan gaya Archimedes saling meniadakan (4). Gaya gravitasi bumi pada astronot dan kapal angkasa sebagai gaya sentripetal Pernyataan yang benar tentang gaya gravitasi pada astronot adalah …. 6 : 3 e. 8 : 1 c. c. b. Massa (M) 0. a. T T T d. (3). T T 5.SMA Negeri 1 Sukodadi C. (2) dan (4) 6. 2 : 3 3.

8. Benda bidang homogen pada gambar di bawah ini. 3 : 2 Titik A. (2 . a. (2. 1. Kuat medan gravitasi di titik A sama dengan g (N/kg). a. perbandingan kuat medan gravitasi yang dialami benda A dan B adalah …. 3 : 1 e. 8 : 1 d. 10.4) cm 10 . 1 : 3 b. (3. 2) cm b. 3) cm c.6) cm c.8) cm d. sedangkan kedudukan benda B adalah 2R di atas permukaan bumi (R = jari-jari bumi). (2 . a.SMA Negeri 1 Sukodadi 7. 4 : 3 Perbandingan kuat medan gravitasi bumi untuk dua buah benda. 9 : 16 c. a. 4 : 9 b. 9 : 1 Jika kedudukan benda A adalah ½ R di atas permukaan bumi. a. (1 . 8 : 1 c. 3. 1 : 2 d. 4 : 1 c. 4 : 1 b. 9 : 1 Benda A dan B berada pada ketinggian h1 dan h2 dari permukaan bumi seperti pada gambar. 9 : 4 c. (3. 9. Letak titik berat bidang homogen di samping terhadap titik O adalah …. 16 : 9 d. 2 : 3 D. 2) cm e. Perbandingan kuat medan gravitasi pada gA dan gB adalah …. c. 3. Menentukan letak titik berat dari berbagai benda homogen 1. yang satu di permukaan bumi dan satu lagi di ketinggaian berjarak ½ R dari permukaan bumi (R = jari-jari bumi) adalah ….7) cm b. 3. 1 : 8 d. 1 : 4 e. 3) cm 2. (2. 4) cm d. a. Perbandingan kuat medan gravitasi di titik A dan titik C adalah …. (3 . 3 : 8 b. 8 : 3 e. Koordinat titik beratnya terhadap E adalah …. 2 : 3 e.2) cm e. mempunyai ukuran AB = BC = √13 cm. R = jari-jari bumi. 6. (1 . B dan C terletak dalam medan gravitasi bumi seperti pada gambar! Diketahui M = massa bumi. (2.

2. (2. 3 cm b. 4) cm d. b. 96 e. a. Koordinat titik berat bangun luasan seperti gambar di samping adalah …. Agar titik berat gabungannya persis pada titip P. e. a. 7 . d. 2) cm e. 10 cm 6. a. Perhatikan bidang berikut! Letak titik berat bidang homogen di atas terhadap titik O adalah ….0 cm 7. 8. (2. 8. Sebuah bidang datar homogen dengan bentuk dan ukuran seperti pada gambar di samping. 5. 8. 6 cm d. Perhatikan bangun bidang homogen ABCDEFG seperti pada gambar! Letak titik berat benda tersebut diukur dari AB adalah …. Kedua papan ini terbuat dari bahan yang sama. 12 b. a. 3. a. c. 8. 3. Gambar di samping adalah gabungan dua potong papan segiempat dan segitiga sama saki. (3. (3. 4 cm c. maka panjang sisi a adalah …. maka luas bidang tersebut adalah …. 3) cm 11 . 50 c.0 cm c. Jika koordinat titik berat benda tersebut 3 . 2) cm b. 84 d. 3) cm c. 3. 8 cm e.2 cm d. 8. 108 4. (2.8 cm b. 4.6 cm e.SMA Negeri 1 Sukodadi 3.

m2 b. a. momen inersianya menjadi …. a.8) m d. (2 . (4 .0) cm b. 53 N. 5. 35 N.m 12 .5) m e.m2 2 c.8) cm 9. (4 . 4.0) m e. (2 . 4. 3. Diagram melukiskan benda bidang homogen dengan ukuran seperti gambar! Koordinat titik berat benda gabungan adalah …. 16 kg. 4. 12 kg. Bila diputar melalui titik pusat O (AO = OB). 2 kg. 15 N. a.2) cm d.7) m b. (2 . (2 . Gaya F1. (3 . 4. Menganalisis hubungan besaran-besaran yang terkait dengan gerak rotasi 1.m2. 5. (3 . (4 .m 2. F3 dan F4 bekerja pada batang ABCD seperti gambar! Jika massa batang diabaikan. F2. (4 .4) m E. a. (3 . 3.0) m 10. 8 kg.m e. 2. 4. 18 N.m2 d. a. 5.m d. (3 .m2 e.0) cm e.6) m c.m b. (3 .0) m b. ( 2 . 3. Batang AB massa 2 kg diputar melalui titik A ternyata momen inersianya 8 kg. 4 kg.6) m c. Suatu sistem benda bidang homogen ditunjukkan seperti gambar! Koordinat titik berat sistem benda adalah …. maka nilai momen gaya terhadap titik A adalah …. 3.m c. 68 N.0) m d.SMA Negeri 1 Sukodadi 8. 3. Perhatikan gambar bidang homogen di samping! Koordinat titik berat benda bidang (simetris) terhadap titik O adalah ….6) cm c. (4 . 2.

Kecepatan sudut pada t = 3s sebesar …. 3m kg b. 1. 35 Nm e. 3/2 m kg e. sedangkan ujung lainnya sebagai tumpuan. a. 8 Nm d. a. 20 rad/s b. Seorang anak bermain bowling (bola pejal) massanya 4 kg dan jari-jarinya 5 cm menggelinding di atas lantai kasar. 40 Nm 13 .8 N d. v dijadikan 4 kali dan R dijadikan 2 kali semula b. a. mula-mula kecepatannya 6 m/s hingga berhenti setelah menempuh jarak 9 meter. Agar percepatan sentripetal menjadi dua kali semula maka …. v tetap dan R dijadikan 2 kali semula e. v dijadikan 2 kali semula dan R tetap 5. 20 Nm c. maka untuk menghasilkan percepatan sudut yang sama. v dijadikan 2 kali dan R dijadikan 2 kali semula d. 10 rad/s c. 2. 22 rad/s 6. 0 b. Pada salah satu ujung tongkat diberi beban. 28 Nm 8. Jika pada katrol ditempelkan plastisin A yang bermassa ½ M. 24 rad/s e. 2m kg 4. Gaya F1. momen gaya pada titik O adalah …. ujung tali yang lain digantungi beban m kg. Gaya gesek yang bekerja pada bola adalah ….SMA Negeri 1 Sukodadi 3. 30 Nm d. 4m kg c.6 N c. 3. a. v dijadikan 2 kali dan R dijadikan 4 kali semula c. Sebuah tongkat homogen dengan panjang 40 cm bermassa 3 kg. 14 Nm e. 0.6 N e. Jika F = 280 N. massa beban harus dijadikan …. a. ¾ m kg d. F2. a. besar momen gaya yang bekerja pada sumbu putar di titik D adalah …. 9. 32 rad/s d. F3 dan F4 bekerja pada batang ABCD seperti pada gambar! Jika massa batang diabaikan. 6 Nm c. 18 Nm b. Posisi sudut suatu titik roda yang berputar dapat dinyatakan sebagai fungsi waktu (t) :  = (5 + 10t + 2t2) dengan  dalam radian dan t dalam sekon. Percepatan sudut katrol () jika beban dilepas.2 N b. Sebuah katrol pejal bermassa (M) dan jari-jarinya (R) seperti pada gambar! Salah satu ujung tali tak bermassa dililitkan pada katrol.4 N 7. Sebuah benda bergerak dengan kelajuan konstan v melalui lintasan yang berbentuk lingkaran berjari-jari R dengan percepatan sentripetal (as).

Jika momen inersia I =  dan tali ditarik dengan gaya tetap F.R.()-1 b. c. Jika F = W dan sumbu rotasi di titi R.  = (F. bergerak ke kiri 12. Batang homogen AB dipaku di pusat massanya dan diberi sejumlah gaya dengan kedudukan seperti gambar. Gesekan katrol dengan tali dan gesekan di sumbu putarnya diabaikan.SMA Negeri 1 Sukodadi 9.  = F. Hubungan antara momen gaya () dengan momen inersia (I) dan percepatan sudut () pada sebuah benda yang bergerak rotasi adalah …. maka hubungan yang tepat untuk menyatakan percepatan tangensial katrol adalah …. Beberapa pernyataan terkait gerak rotasi suatu benda : (1) Pada kecepatan sudut yang tetap. a. = = 11. bila momen inersianya diperkecil maka momen gayanya semakin besar (3) Besar momen inersia benda bergantung pada besarnya momen gaya yang bekerja.R-1 (3)  = m. a.. (1) d.  = F.) 13. -1 c. = = = d. (1) dan (3) b.  = F.R (2)  = .2 e. 14 . e. Sebuah katrol dari benda pejal dengan tali yang dililitkan pada sisi luarnya ditampilkan seperti gambar. a.R)-1.R.R (4)  = m.R. (2) dan (3) c. Dari persamaan-persamaan berikut ini : (1)  = . Pernyataan yang benar adalah …. (3) 10. a. berotasi searah jarum jam b. berotasi berlawanan arah jarum jam c.(R. berada dalam keadaan tidak bergerak d. d..R-2 (5)  = . Momen inersia I = . bergerak ke kanan e.  = F. Gesekan katrol dengan tali dan gesekan di sumbu putarnya diabaikan. maka keadaan batang AB akan …. (2) e. bila momen inersia diperbesar maka momen gayanya semakin besar (2) Pada percepatan sudut tetap. b.g. dan beban bergerak turun dengan percepatan tetap. Sebuah katrol dari benda pejal dengan tali yang dililitkan pada sisi luarnya ditampilkan seperti pada gambar.

35 Joule d. 12. Sebuah balok bermassa 1. 360 joule c. 20 Joule b. Sebuah batu yang massanya 2 kg jatuh bebas dari ketinggian 100 m. 100 joule 5. 50 Joule 3. a. 15 joule 4. 200 Joule c. Anggap percepatan gravitasi g = 10 m/s2 dan gesekan antara balok dan bidang miring nol. a. 2002 N 7. maka usaha yang dilakukan oleh gaya berat batu sampai ketinggian 20 m adalah …. (2) dan (5) c. Seorang anak mengangkat koper dengan gaya angkat sebesar 50 N. Sebuah mesin Derek menarik sebuah mobil. Jika percepatan gravitasi 10 m/s2. Tali penarik mobil membentuk sudut 45 dan mesin derek berhasil memindahkan mobil sejauh 100 m. (1) dan (3) F. 1. 256 joule c. 400 joule b. 1002 N c. 180 joule b. Besar usaha untuk mengatasi gaya gesekan selama 3 sekon adalah …. 1600 joule c. 30 Joule c.SMA Negeri 1 Sukodadi Kelompok persamaan yang semuanya benar adalah …. 240 joule d. Menjelaskan hubungan usaha dengan perubahan energi dalam kehidupan sehari-hari dan menentukan besaran-besaran terkait. Usaha yang diperlukan untuk meregangkan pegas sepanjang 3 cm adalah …. 2502 N b. (1). (1). a. a. Akibat gaya gesekan antara benda dan lantai mengalami perlambatan 2 m/s2. 60 joule 2. Sebuah pegas memerlukan usaha 75 joule untuk meregang sepanjang 5 cm.5 Joule 6. Usaha yang dilakukan mesin Derek sebesar 25 000 J. 45 Joule e. maka usaha yang dilakukan anak tersebut adalah …. Gaya yang dilakukan mesin derek pada mobil sebesar …. 5 joule b. 20 joule d. 128 joule 15 . 120 joule b. didorong selama 3 sekon bergerak lurus dengan percepatan 2 m/s2. 0. Sebuah benda bermassa 4 kg bergerak dengan kecepatan 8 m/s. a.2 joule c.5 kg didorong ke atas oleh gaya konstan F = 15 N pada bidang miring seperti gambar. Usaha total yang dilakukan pada balok adalah …. (2). Sebuah meja massanya 10 kg mula-mula diam di atas lantai licin. 25 joule e. 0. berjalan sejauh 4 meter. 20 joule e. dan (4) e. dan (3) d. 1252 N d.4 Joule e. 30 joule e. Besar usaha yang terjadi adalah …. 15 Joule b. (2) dan (4) b. 1502 N e. 27 joule d. a. 176 joule e. a. 10 joule d. a. 0 Joule d. (3).

Sebuah benda bermassa 10 kg yang mula-mula diam memiliki energi kinetik 80 J setelah berpindah sejauh 12 m. 6. 25 cm e. 4. 800 joule d. Usaha yang dilakukan balok pada 10 sekon pertama geraknya adalah …. 64 joule 16 . 2 m/s b. Kemudian balok dipukul hingga bergerak dengan percepatan 0. Akibat gaya gesekan antara benda dan lantai mengalami perlambatan 2 m/s2.4 joule b. Usaha yang dilakukan balok pada 10 sekon pertama gerakannya adalah …. 6. 35 cm d. a. Perhatikan gambar perpindahan balok berikut! Anggap g = 10 m/s2. bola dilontarkan ke atas setinggi h meter.50 m e.25 kg di tekan pada pegas dengan gaya F seperti gambar. a.00 m 10.0 joule. 3. Jika energi untuk melontarkan bola sebesar 1. 800 joule d. Anggap g = 10 m/s2. 1 600 joule c. 120 joule b. Sepotong balok bermassa 20 kg berada dalam keadaan diam pada bidang horizontal yang llicin. a.25 m c. 10 ms e. 1600 joule c. Besar usaha untuk mengatasi gaya gesekan adalah …. a. 15 cm 11. Kemudian balok dipukul hingga bergerak dengan percepatan 0. Jika koefisien gesekan kinetik antara balok dan lantai µk = 0. a. 50 cm b.00 m d. 256 joule c. Jika arah gaya sama dengan arah perpindahannya.5. maka tinggi h adalah …. 12 m/s d.8 m/s2. maka nilai perpindahan benda (s) adalah …. 40 cm c.4 joule b. 176 joule e. 640 joule e. Sebuah benda bermassa 4 kg bergerak dengan kecepatan 8 m/s. 4 m/s 12. Anggap benda tidak bergesekan dengan lintasannya. 640 joule e. 128 joule 13. a. 2. 240 joule d.8 m/s2. 5. maka laju benda sekarang adalah …. 64 joule 9. 16 m/s c. Bola bermassa 0. 2. Ketika gaya F dihilangkan.00 m b.SMA Negeri 1 Sukodadi 8. Sepotong balok bermassa 20 kg berada dalam keadaan diam pada bidang horizontal yang licin.

Ketika ditarik dengan gaya sebesar 100 N. Modulus elastik bahan kawat logam tersebut adalah …. 400 N/m 5. a. 7 cm c.2 joule d. 3 N/m c. 1. 7 x 10 N/m d. 6 cm b. Besar energi potensial pegas berdasarkan grafik di atas adalah …. No F (N) L (cm) 1 10 2. 15 N/m 2. 7 x 1017 N/m2 9 2 11 2 b. 300 N/m e. 1 N/m b. Suatu pegas akan bertambah panjang 10 cm jika diberi gaya 30 N. a. Konstanta pegas yang digunakan adalah …. 16 joule c. 2 : 3 d. 7 x 10 N/m 17 . maka konstanta susunan pegas besarnya …. 1. 2 cm d. a. 500 N/m b. Pertambahan panjang pegas jika diberi gaya 21 N adalah …. 3 cm e. a. bertambah panjang 1 mm. 20 joule b.0 3 20 4. Sepotong kawat logam homogen panjangnya 140 cm dan luas penampangnya 2 mm2.2 joule 3. maka perbandingan penambahan panjang kawat P dan Q adalah …. a. 1 : 1 c. Data suatu praktikum untuk menentukan konstanta pegas diperoleh data sebagai berikut. Menjelaskan sifat elastisitas benda dan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari.0 Jika F adalah gaya dan L adalah pertambahan panjang pegas. Dua kawat P dan Q masing-masing panjangnya 50 cm dan 80 cm ditarik dengan gaya yang sama . 5 cm 6. 7 x 108 N/m2 c.0 4 25 5. 7 x 1010 N/m2 e. Tiga buah pegas dirangkai seperti gambar di samping! Jika konstanta pegas k1 = k2 = 3 N/m dan k3 = 6 N/m. 3. 200 N/m d. 1.0 5 30 6. 12 N/m e.0 2 15 3.6 joule e. 50 N/m c. a. 7. 3 : 2 e. Grafik (F-x) menunjukkan hubungan antara gaya dan pertambahan panjang pegas. 5 : 8 4.SMA Negeri 1 Sukodadi G.5 N/m d. Jika konstanta kawat P dan Q masing-masing sebesar 200 N/m dan 300 N/m. 8 : 5 b.

1.12 joule d. 8 N/m 10. 0. B dan C yang identik dirangkai seperti pada gambar samping! Jika ujung bebas pegas C digantungkan beban 1. maka pertambahan panjang masing-masing pegas adalah …. 0.2 juole b.112 joule 8. Grafik di samping menunjukkan hubungan antara gaya F dan pertambahan panjang (x) pada sebuah pegas. 0. a. Jika susunan pegas diberi beban sehingga bertambah panjang 6 cm.8 N/m b. 0. x = pertambahan panjang pegas. Tiga buah pegas A. 300 N/m d. Anggap susunan pegas hanya dipengaruhi oleh beban. konstanta masingmasing pegas adalah …. 800 N/m d.56 joule e. 240 N/m c. Dapat disimpulkan pegas memiliki tetapan sebesar …. Energi potensial pegas pada saat mengalami pertambahan panjang 14 cm adalah …. a. L1 L2 L3 a 2 cm 2 cm 2 cm b 2 cm 4 cm 4 cm c 3 cm 3 cm 3 cm d 4 cm 2 cm 3 cm e 4 cm 2 cm 3 cm 9. Tiga pegas identik dengan konstanta 1000 N/m disusun seperti pada gambar.6 joule c.08 N/m c. 400 N/m di 18 . 11. 80 N/m e.2 N maka sistem mengalami pertambahan panjang 0.SMA Negeri 1 Sukodadi 7. 360 N/m e. a. 200 N/m b. (L = perubahan panjang pegas). Percobaan menggunakan pegas yang digantung menghasilkan data sebagai berikut : Percobaan F (N) x (cm) 1 88 11 2 64 8 3 40 5 F = gaya beban pegas. 5.6 cm.

250 N/m d. 225 N/m b. maka nilai k adalah …. 300 200 600 15. 450 N/m b.0 cm Pertambahan panjang (L) Berdasarkan tabel tersebut. a. 300 N/m 14. 200 N/m c. 275 N/m e. 225 N/m d. 600 200 800 c. a. Tiga buah pegas identik disusun seperti gambar di samping! Jika beban 300 gram (g = 10 m/s2) digantung pada pegas k1. 0. 0.50 cm 0. 400 N/m 12. sistem pegas bertambah panjang 0. 600 300 200 d. 5 N/m 19 . Ketika diberi beban 100 gr.04 J c.06 J b. 360 N/m e. a. dapat disimpulkan besar konstanta pegas adalah ….75 cm 1. 480 N/m c. pegas akan bertambah panjang 4 cm. Percobaan menggunakan pegas yang digantung menghasilkan data sebagai berikut : Percobaan F (N) x (cm) 1 88 11 2 64 8 3 40 5 Energi potensial yang dihasilkan ketika pegas bertambah panjang 2 cm adalah ….16 J e. Tiga buah pegas disusun seperti gambar. 75 N/m c. disusun seperti gambar. 0. 25 N/m e.32 J d. 150 N/m b. Karet yang panjangnya L digantungkan beban sedemikian rupa sehingga diperoleh data seperti pada tabel : Beban (W) 2N 3N 4N 0. Jika g = 10 m/s2. 50 N/m d. 0. Jika energi 2 joule meregangkan susunan pegas sejauh 5 cm maka nilai konstanta pegas (k) dalam N/m adalah …. Tiga pegas identik dengan konstanta pegas k.08 J 13.SMA Negeri 1 Sukodadi 11. k1 k2 k3 a. 0. 200 600 900 b.75 cm. Besarnya konstanta susunan pegas adalah …. a. 300 600 200 e.

Sebuah balok ditahan di puncak bidang miring seperti gambar. a. 8 m/s c. 24 joule 3. Sebuah benda dengan massa 1 kg didorong dari permukaan meja hingga kecepatan pada saat lepas dari bibir meja adalah 2 m/s. kecepatan benda di titk A adalah ….2 m/s d. Sebuah peluru dengan massa 20 gram ditembakkan pada sudut elevasi 60 dan kecepatan awal 40 m/s seperti gambar. 500 joule e. a. Bila g = 10 m/s2. 400 joule d. Sebuah benda bermassa 0. energi mekanik benda pada saat ketinggian dari tanah 1 m adalah …. Jika g = 10 m/s2. 24 Joule b. 700 joule b. Jika A menyentuh tanah dengan kecepatan v m/s. a.4 m/s c. 4 m/s b. Menentukan besaran-besaran yang terkait dengan hukum kekekalan energi mekanik. 82 joule d. 22 Joule 6. 12 joule e.SMA Negeri 1 Sukodadi H. 4 joule c. Dua buah benda A dan B yang keduanya bermassa m kg jatuh bebas dari ketinggian h meter dan 2h meter. 10 Joule d. b. Ketika dilepas. a.5 kg digantung dengan benang (massa benang di abaikan) dan diayunkan hingga ketinggian 20 cm dari posisi awal (lihat gambar). Sebuah benda dengan massa 1 kg. 12 Joule e. Jika gesekan dengan udara diabaikan. 16 m/s 2. 12 m/s e. 20 . 300 joule c. dilemparkan ke atas dengan kecepatan awal 40 m/s. 0. 1. Kecepatan balok ketika tiba di dasar bidang miring adalah …. 0. Bila g = 10 m/s2. 2 Joule c. besarnya energi kinetik saat ketinggian benda mencapai 20 meter adalah …. a. 10 m/s d. benda B akan menyentuh tanah dengan nergi kinetik sebesar ….02 m/s 5.04 m/s e. maka energi kinetik peluru pada titik tertinggi adalah …. 0. 600 joule 4. e. 6 m/s b. c. balok meluncur tanpa gesekan sepanjang bidang miring. 0 joule b. 0. a. d.

13 m/s 21 . Perbandingan energi potensial dan energi kinetik balok ketika berada di titik M adalah …. Menentukan besaran-besaran fisis yang terkait dengan hukum kekekalan momentum 1. 3 : 1 c. d.SMA Negeri 1 Sukodadi 7. Sebuah benda jatuh dari posisi A seperti gambar. 1 : 5 I. 1 : 5 e. Ep : Ek = 1 : 2 c. Bola A yang massanya 1 kg dilepaskan menempuh lintasan seperti gambar! (g = 10 m/s2). Dua buah benda bermassa sama bergerak pada satu garis lurus saling mendekati seperti pada gambar! Jika v2’ adalah kecepatan benda (2) setelah tumbukan ke kanan dengan laju 5 m/s. Jika percepatan gravitasi bumi 10 m/s2. 1 : c. 15 m/s b. 5 m/s c. Sebuah balok bermassa m kg dilepaskan dari puncak bidang miring yang licin seperti pada gambar. Ep : Ek = 2 : 1 d. 7 m/s d. maka besar kecepatan v1’ (1) setelah tumbukan adalah …. Ep : Ek = 2 : 3 e. 2 : 3 e. a. a. 10 m/s d. 20 m/s 10. a. Jika lintasan AB adalah seperempat lingkaran licin jejari 125 cm maka perbandingan kecepatan di titik B dan C adalah …. Ep : Ek = 1 : 3 b. 15 m/s e. 3 : 2 b. 9 m/s e. Perbandingan energi potensial dan energi kinetik benda ketika sampai di B adalah …. kecepatan benda pada saat berada 15 m di atas tanah adalah …. a. Perhatikan gambar di samping! Sebuah benda jatuh bebas dari ketinggian 20 m. 2 m/s b. 2 : 1 d. Ep : Ek = 3 : 2 8. 2:1 2 5:1 b. 1 : 3 9. a. 17 m/s c.

maka perubahan momentumnya adalah …. 80 m c. Benda bermassa 50 kg dengan laju 15 m/s c. 2. 2. 6 N. Kemudian bola tersebut dipukul dengan gaya F berlawanan dengan gerak bola. (1) dan (3) e. Di antara benda bergerak berikut ini mana yang akan mengalami gaya terbesar bila menumbuk tembok sehingga berhenti? a. (2) dan (4) 6. Bila bola bersentuhan dengan pemukul selama 0. 2. 2 kg m/s c.01 sekon. kecepatan kedua benda sesudah tumbukan sebesar ½ kali kecepatan benda A mula-mula (3). a. 50 m 4.5 m/s searah gerak bola B e. (1). bola bermassa 0.s c. 5 N. Kedua bola tersebut bertumbukan tidak lenting sempurna. 4 kg m/s b. maka bola menerima impuls sebesar … a. (4) b. Sebuah bola jatuh bebas dari ketinggian 100 m di atas lantai.5 kg mula-mula bergerak dengan kecepatan 2 m/s. momentum benda A sebelum tumbukan = 2 kali momentum benda B sesudah tumbukan (4).4 kg bergerak dengan laju 6 m/s dan menumbuk bola B bermassa 0. Benda bermassa 100 kg dengan laju 10 m/s d.s 22 .s e.4 m/s searah gerak bola A b. Jumlah energi kinetik sebelum dan sesudah tumbukan berbanding 2 : 1 (2).5 maka tinggi pantulan pertama bola tersebut adalah …. a. (2) dan (3) d. 20 m d. Benda A menumbuk benda B yang diam sehingga kedua benda melekat satu sama lain dan bergerak bersama. 6 kg m/s e. Pada permainan bola kasti. Bola A bermassa 0. 2 N. Jika bola dipantulkan dengan laju yang sama. Koefisien restitusi sama dengan nol Pernyataan di atas yang benar adalah …. Benda bermassa 150 kg dengan laju 7 m/s e. 8 kg m/s d. (1). (3) dan (4) c. 25 m e. sehingga kecepatan bola menjadi 6 m/s. Dua benda A dan B massanya sama.s b. 2. Benda bermassa 40 kg dengan laju 25 m/s b.SMA Negeri 1 Sukodadi 2. Benda bermassa 200 kg dengan laju 5 m/s 5.6 kg yang sedang bergerak mendekati bola A dengan laju 8 m/s. (1). 1. a. 3 N. Jika koefisien restitusi antara bola dengan lantai 0. Laju bola setelah tumbukan adalah ….5 m/s searah gerak bola A c. a.4 m/s searah gerak bola B d. Sebuah peluru karet berbentuk boma massanya 60 gram ditembakkan horizontal menuju tembok seperti gambar. 5 kg m/s 3. 12 N.s d. 75 m b. (2).4 m/s searah gerak bola B 7.

a.5 m/s d. 3. maka kecepatan keduanya menjadi …. 1.0 m/s c. 15 m/s 11. Sebuah mobil bermassa 800 kg melaju dengan kecepatan 90 km/jam menabark gerobak bermassa 200 kg yang berhenti di tepi jalan. Kedua bola kemudian bertumbukan tidak lenting sama sekali. gerobak menempel pada mobil dan bergerak dengan laju …. Kecepatan bola A dan B setelah tumbukan adalah …. maka kecepatan balok sekarang adalah ….0 m/s e. Sebutir peluru 20 gram bergerak dengan kecepatan 10 m/s arah mendatar menumbuk balok bermassa 60 gram yang sedang diam di atas lantai.0 m/s 9. 0. a.5 m/s e. 5 m/s d.SMA Negeri 1 Sukodadi 8.0 m/s d. 10 m/s e.8 m/s c.5 m/s b.5 m/s d. 4 m/s c. 1. Dua bola A dan B mula-mula bergerak seperti pada gambar. Jika setelah tumbukan A dan B menyatu.0 m/s c.5 m/s b. 2. Sebutir peluru 40 gram bergerak dengan kecepatan 100 m/s arah mendatar menumbuk balok bermassa 960 gram yang diam di atas bidang datar. 1.5 m/s 12. 25 m/s c. 40 m/s d. Bola B menumbuk benda A yang sedang diam seperti gambar. 36 m/s e. 2. Jika peluru tertahan di dalam balok. 12 m/s b. Jika peluru tertahan di dalam balok.0 m/s b. kecepatan bola A dan B adalah …. Setelah tabrakan. 1. 0. 2. 20 m/s b. 2. 2. 1.0 m/s e. a. 24 m/s 10. a. 1. 1. a.5 m/s 23 .

Es melebur di dalam air karena pengaruh tekanan hidrostatis air. Batang besi homogen yang salah satu ujungnya dipanasi. (2) dan (3) c. sifat gas ideal. (3) dan (4) b. Menentukan proses perpindahan kalor dan asas Black 1. Suhu air sekarang antara -5C sampai dengan 20C (2). 7. 4.08 x 105 Joule e. Koefisien konduksi termal batang penghantar kedua = 2 kali koefisien konduksi termal batang pertama. 160C b. (2) dan (4) e. Kalor yang merambat dalam batang besi selama 2 sekon sebesar … a. 150C 4. 6. Pada saat es melebur. Dalam waktu beberapa lama e situ habis menyatu dengan air did ala bak dalam suhu setimbang. Terjadi aliran kalor dari air ke dalam es (3). maka suhu akhir air dan alumunium mendekati …. Maka : (1). (1). Jika batang pertama dipanaskan sehingga T1 = 100C dan T2 = 25C. (1) dan (3) d. Panjang batang 1 m dan perbedaan suhu kedua ujung 30C. 100C d. Dua batang A dan B berukuran sama masing-masing mempunyai koefisien konduksi 2k dan k.22 kal/gC dan kalor jenis air 1 kal/gC. maka suhu pada sambungan (T) adalah …. a. 50C b. fluida dan perubahannya yang menyangkut hukum termodinamika serta penerapannya dalam mesin kalor. Keduanya dihubungkan menjadi satu dan pada ujung-ujung yang bebas dikenakan suhu seperti pada gambar. a. (1). a.00 x 105 Joule 24 . Penyataan yang benar adalah ….81 x 103 Joule c. 2. 30C c. 40C e. 4. 35C d. 20C c. a. 80C c. A. Jika diketahui kalor jenis alumunium 0. Potongan alumunium bermassa 200 gram dengan suhu 20C dimasukkan ke dalam bejana air bermassa 100 gram dengan suhu 80C.10 x 106 Joule b. (4) 5. kalor yang diperlukan sebesar 4000 kal (4). Suhu (t) pada sambungan logam A dan B adalah …. 45C 2.SMA Negeri 1 Sukodadi STANDAR KOMPETENSI LULUSAN 3 Menjelaskan prinsip dan konservasi kalor. 42C d. Sebongkah es dengan massa 50 gram pada suhu -5C dimasukkan kedalam 1 liter air dengan suhu 20C. (2). 100C b. 120C e. Dua batang penghantar mempunyai panjang dan luas penampang yang sama disambung menjadi satu seperti pada gambar di bawah ini.08 x 104 Joule d. Besi itu memiliki luas penampang 17 cm2 dengan konduktivitas termal 4 x 105 J/msC. 62C e. 80C 3.

Sepotong logam bermassa 50 gr bersuhu 90C dicelupkan ke dalam 100 gr air bersuhu 29.10 kal/grC b. suhu tepat pada sambungan di B adalah …. Jika koefisien konduksi kalor logam Q dua kali koefisien konduksi kalor P maka suhu akhir pada sambungan logam adalah …. 300C c. 260C d. 1. 7.C-1). Anggap wadah tidak menyerap kalor.16 kal/grC d. Sepotong uang logam bermassa 50 g bersuhu 85C dicelupkan ke dalam 50 g air bersuhu 29. Batang logam P dan Q dengan ukuran panjang dan luas penampang yang sama disambungkan seperti pada gambar. Balok es bermassa 50 gram bersuhu 0C dicelupkan pada 200 gram air bersuhu 30C yang diletakkan dalam wadah khusus.SMA Negeri 1 Sukodadi 6. 80C b. Dua batang logam P dan Q disambungkan pada salah satu ujungnya.C-1 c. Tekanan udara di atas sayap lebih besar daripada tekanan udara di bawah sayap b.8C (kalor jenis air = 1 kal. a. 20C d.g-1. 120 C 11. 180C c. maka kalor jenis logam adalah ….g-1. 0. tetapi konduktivitas logam P dua kali konduktivitas logam Q. 96C 10. a. maka kalor jenis logam adalah …. Bila panjang dan luas penampang kedua logam sama. 90C e. 11C e.g-1. 0. Jika suhu akhir 35C. 160C e.12 kal/grC 9. Jika suhu akhirnya 37C dan wadahnya tidak menyerap kalor. a.C-1 7.5 (kalor jenis air = 1 kal/grC). 5C c. 40C B. a. Tekanan udara di bawah sayap tidak berpengaruh terhadap gaya angkat pesawat 25 . 80C d. Pernyataan di bawah ini berkaitan dengan gaya angkat pada pesawat terbang adalah … a.C-1 d. a. 4.15 kal. 14C 8.g-1. 0.C-1 e.15 kal/grC e. 0.30 kal. 50 C b. 150C b. Pada ujung-ujung yang lain diberi panas dengan suhu yang berbeda (lihat gambar). 0. 60C c. maka suhu akhir campuran adalah …. Dua batang logam A dan B yang mempunyai ukuran sama disambungkan satu sama lain pada salah satu ujungnya (seperti pada gambar). Mendeskripsikan azas Bernoulli dalam fluida dan penerapannya 1. a. 17C b. 0. Jika kalor jenis air 1 kal/grC dan kalor lebur es 80 kal/g.20 kal/grC c.C-1 b.2 kal.g-1. 8C d.g-1. 30C e. Jika suhu ujung bebas logam logam A 210C dan di ujung bebas logam B 30C dan koefisien konduksi kalor A adalah dua kali koefisien konduksi logam B maka suhu pada sambungan kedua logam adalah ….50 kal. 0.8 kal.

60 000 N m–2 –2 b. 3 : 4 c. c. maka tekanan pada pipa yang kecil (massa jenis air 1 gr cm–3) adalah …. Pada dindingnya terdapat dua lubang kecil (jauh lebih kecil dari penampang tabung) sehingga zat cair memancar (terlihat seperti pada gambar). Kecepatan aliran udara di atas sayap lebih kecil daripada kecepatan aliran udara di bawah sayap e. 4 : 5 b. 2 : 5 Air mengalir dengan kecepatan 10 m/s dari pipa berdiameter kecil (D1) menuju pipa berdiameter besar (D2).s-2) Air yang keluar dari lubang P akan jatuh ke tanah setelah waktu t = …. Kecepatan aliran udara di atas sayap lebih besar daridapa kecepatan aliran udara di bawah sayap d. D2 = 40 cm. 15 000 N m e. 4. 68 800 N/m2 d. Kecepatan aliran udara tidak mempengaruhi gaya angkat pesawat Perhatikan peristiwa kebocoran tangki air pada lubang P dari ketinggian tertentu pada gambar berikut! (g = 10 m. 5 m/s 26 . 30 000 N m Pada gambar di samping. 1 4 √5 s c. maka kecepatan (v) air yang memasuki pipa venturimeter adalah …. 78 875 N/m Gambar di samping menunjukkan peristiwa kebocoran pada tangki air. a. 5 m s–1 d. Keduanya dalam posisi horizontal. a. 1 5 √5 s b. a. 9 m s–1 e. Jika luas penampang A1 dan A2 masingmasing 5 cm2 dan 4 cm2 dan g = 10 m s–2. 3 : 5 e. 6. 80 700 N/m2 b. 3 m s–1 b. a. tekanan di D1 sebesar 2 x 104 N/m2. 90 000 N m–2 –2 c. air mengalir melewati pipa venturimeter.SMA Negeri 1 Sukodadi 2. √5 s e. Kecepatan (v) air yang keluar dari lubang adalah …. 10 000 N m–2 d. maka tekanan di D2 sebesar …. 2 m/s e. Apabila kecepatan aliran air pada pipa besar adalah 1 m s–1 pada tekanan 105 N m–2. 4 m s–1 c. 76 750 N/m2 e. 86 880 N/m2 2 c. dan beda tinggi kedua pipa 2 meter. 25 m/s c. 5. 1 2 √5 s d. 10 m/s b. 2 m/s d. 7. a. 3. 2√5 s Pipa berjari-jari 15 cm disambung dengan pipa lain yang berjari-jari 5 cm. Perbandingan antara x1 dan x2 adalah … a. 25 m s–1 Sebuah tabung berisi zat cair (ideal). Apabila D1 = 20 cm. 2 : 3 d.

a. a. Jika kontanta gas umum R = 8. 2 P1 e. PV = nNokT c. 0.02 x 1023 partikel. n = jumlah mol. Gambar di samping merupakan penampang melintang sebuah sayap pesawat terbang yang sedang bergerak di landasan pacu dengan laju v m/s.SMA Negeri 1 Sukodadi 8. Apabila volumenya mengalami perubahan menjadi ½ kali semula dan suhunya dinaikkan menjadi 4 kali semula. perubahan momentum dari sayap pesawat e. tekanan P dan suhu T. Jika P = tekanan. v1 < v2 sehingga p1 < p2 C. a. v1 = v2 9.83 x 1023 partikel d. v1 > v2 sehingga p1 < p2 d. Gas dalam ruang tertutup bersuhu 42C dan tekanan 7 atm serta volumenya 8L. ¼ P1 b. tekanan naik sebesar 1 atm.314 J m-1 K-1 dan banyaknya partikel dalam 1 mol gas 6. Gas ideal berada dalam ruangan tertutup dengan volume V. v1 < v2 e. a. bertambah 12% c. kecuali …. PV = NkT b. F1 = F2 c. pilot harus mengatur posisi sayap agar ….72 x 10 partikel e. Menjelaskan variabel-variabel pada persamaan umum gas ideal 1. tekanan di sisi bawah sayap lebih kecil daripada tekanan di sisi atas sayap c. v2 > v1 sehingga p1 > p2 c. v1 > v2 d. 1/8 P1 c. k = konstanta Boltzman dan No = bilangan Avogadro. Ketika pesawat akan mendarat. maka tekanan gas yang berada dalam system tersebut menjadi …. berat sayap pesawat lebih kecil daripada berat udara yang dipindahkan 10. Apabila gas dipanasi sampai 87C. 8 P1 d. a. maka persamaan gas ideal berikut benar. PV = nRT d. a. Garis di atas dan di bawah sayap menggambarkan aliran udara. Sebanyak 3 liter gas Argon bersuhu 27C pada tekanan 1 atm ( 1 atm = 105 Pa) berada di dalam tabung. Gambar berikut menunjukkan penampang sayap pesawat. berkurang 20% 27 . 0. kecepatan udara di sisi atas sayap lebih besar daripada di sisi bawahnya b. maka banyak partikel gas Argon dalam tabung tersebut adalah …. pengaturan titik berat sayap pesawat yang tepat d. R = kontanta gas umum.22 x 1023 partikel 23 b. ½ P1 2. PV = nkT 4. 0. a.12 x 1023 partikel c. tetap e. berkurang 20% b. V = volume. 0. v1 > v2 sehingga p1 > p2 e. F1 > F2 b. PV = RT e. v2 > v1 sehingga p1 < p2 b. 042 x 1023 partikel 3. maka volume gas adalah …. Gaya angkat pesawat terbang yang sedang terbang terjadi karena …. Pesawat terangkat jika …. berkurang 10% d. N = jumlah partikel. T = suhu mutlak.

6 N/m . 3 x 10 partikel d. Menjelaskan faktor-faktor yang mempengaruhi energi kinetik gas 1. Suatu gas ideal mula-mula menempati ruang yang volumenya V pada suhu T dan tekanan P. 2 x 1019 partikel c. pernyataan yang benar adalah …. b. dan EK adalah energi kinetik rata-rata molekul (J)] Berdasarkan persamaan ini. a. a.SMA Negeri 1 Sukodadi 5. Gas ideal yang berada dalam suatu bejana dimampatkan (ditekan) maka gas akan mengalami …. P P e. Suatu gas ideal menempati ruang yang volumenya V pada suhu T dan tekanan P. V e. Jadi pada pemanasan itu suhu gas menjadi …. Tekanan gas ideal di dalam ruang tertutup terhadap dinding tabung dirumuskan sebagai = . d. Jika suhu gas menjadi T dan tekanannya menjadi 2P. 5/3 P 7. T D. . a. 2P 10. 3 x 10 partikel 6. tekanan gas terhadap dinding bergantung pada energi kinetik rata-rata molekul. a. Berdasarkan grafik tersebut. b. e. V V c. Jika suhu gas menjadi T dan volumenya menjadi V. maka tekanannya menjadi …. c. 2. jika jumlah molekul gas berkurang maka volume energi kinetik molekul akan berkurang e. maka volume gas menjadi …. ¾ P c. a. [P = tekanan (Pa). 2 x 1020 partikel e. kenaikan suhu e. 3/2 P e. penurunan laju partikel c. T T e. b. 4/3 P d. b. b. energi kinetik gas bergantung pada tekanan yang ditimbulkan molekul terhadap dinding c. konstanta Boltzmann adalah . penurunan partikel gas b. Suatu gas ideal mula-mula menempati ruang yang volumenta V dan tekanan P. Sepuluh liter gas ideal suhunya 127C mempunyai tekanan 165. penambahan partikel gas 9. V volume gas. Kemudian dipanaskan sehingga volume gas menjadi V dan tekanannya menjadi P. Banyaknya partikel gas tersebut adalah …. … a. 5 x 1020 partikel 19 20 b. a. 3V 8. suhu gas dalam tabung akan berubah jika tekanan gas berubah d. jika volume gas bertambah maka tekanan gas akan berkurang 28 d. 4V 2 d. d. P P c. Suatu gas ideal mula-mula menempati ruang yang volumenya V dan tekanan P. 2 P b. N = jumlah molekul (partikel) gas. Berikut ini adalah grafik hubungan antara energi kinetik rata-rata (Ek) satu molekul gas monoatomik dengan suhu mutlak (T). a. T T c. maka tekanannya menjadi …. penurunan suhu d. Jika suhu gas menjadi 5/4 T dan volumenya menjadi ¾ V.

60C Dua mol gas menempati ruang 24. Suhu gas ideal dalam tabung dirumuskan sebagai = . besar kecil kecil 10.4 gram b. T menyatakan suhu mutlak dan E = energi kinetik rata-rata molekul gas. c. ¼ kali semula c. Jika bilangan Avogadro = 6. Jika partikel gas memiliki kelajuan rata-rata sebesar 750 m/s. Suatu gas ideal dengan tekanan P dan volume V dalam ruang tertutup. energi kinetiknya semakin kecil b.02 × 1023 molekul mol–1. Sejumlah gas ideal dalam tabung tertutup dipanaskan secara isokhorik sehingga suhunya naik menjadi empat kali suhu semula. gerak partikel gas semakin cepat. Tiap molekul gas memiliki energi kinetik sebesar 3 × 10–21 J. a. a. besar besar tetap b. kecil besar tetap d. 8. . suhu gas berbanding terbalik dengan energi kinetik gas e.SMA Negeri 1 Sukodadi 3. maka tekanan gas dalam tangki adalah …. 8 gram d. 80 gram c. energi kinetik (Ek) dan jumlah partikel gas (N) adalah …. d. semakin tinggi suhu gas. 1 : 4 c. 6. semakin tinggi suhu gas. 2. ½ kali semula d. 5. 879C c. a. gerak partikel gas semakin lambat. 1. maka pengaruh pemanasan pada kecepatan partikel gas (v). Berdasarkan persamaan di atas …. maka perbandingan energi kinetik sebelum dan sesudah penurunan tekanan adalah …. 606C d. Gas ideal bersuhu T1 diisikan ke dalam tabung. suhu gas berbanding terbalik dengan energi kinetik gas. a. 3. 589C e. a. v Ek N a. 0. Jika tekanan gas dalam ruang tersebut menjadi kali semula pada volume tetap. sama dengan semula e. energi kinetiknya semakin kecil. Berdasarkan persamaan di atas …. 40C b. e. Energi kinetik rata-rata molekul gas ideal menjadi …. 1 : 2 d. 1. semakin tinggi suhu gas.02 × 102 Pa e.00 × 102 Pa c. Untuk mendapatkan energi kinetik 6420 joule kita harus menaikkan suhunya menjadi a. semakin tinggi suhu gas. maka massa gas adalah …. 2. 9. 7. gerak partikel gas semakin cepat d. semakin tinggi suhu gas.00 × 10 Pa Suhu gas ideal dalam tabung dirumuskan sebagai = . T menyatakan suhu mutlak dan Ek = energi kinetik rata-rata molekul gas. 4 kali semula b. 2 : 1 e.41 × 10 Pa d. 5 : 1 b.2 gram e. 0. gerak partikel gas semakin lambat c. b. besar kecil tetap e. suhu gas tidak mempengaruhi gerak partikel gas. 2 kali semula 29 4. Suhu gas tidak mempengaruhi gerak partikel gas.5 liter terdapat gas yang bertekanan 105 Pa. 6. 4 : 1 Dalam ruangan yang volume 1.41 × 105 Pa 2 5 b.8 gram Partikel-partikel gas oksigen di dalam tabung tertutup pada suhu 20C memiliki energi kinetik 2140 joule. semakin tinggi suhu gas.08 liter. Jika gas dipanaskan sampai suhunya T2 (T2 > T1). a. tetap besar kecil c.

2 : 3 d.000 joule maka besar usaha yang dilakukan mesin Carnot adalah …. 400 kJ c. Perhatikan grafik P – V berikut! Perbandingan besar usaha yang dilakukan pada proses I dan proses II adalah …. 660 kJ b.000 J 2. a. 1. a. √2 : 1 d. 252. 60 kJ 30 . 1 : 2 4. e. 1 : 4 b. 336. Usaha yang dihasilkan mesin Carnot adalah …. 1 : 2 c. a. maka usaha yang dilakukan adalah …. 4. Perbandingan energi kinetik partikel sebelum dan sesudah penurunan suhu adalah …. a. 2 : 1 e. 120 kJ e. a.6 J 3.SMA Negeri 1 Sukodadi 11.000 J c. 4 : 3 b. 8.7 J c. a. Gas ideal di dalam ruang tertutup bersuhu T Kelvin mengalami penurunan suhu menjadi ½ T Kelvin.7 J b.500 J b. 5. b. 6.000 J d. Gambar P – V dari sebuah mesin Carnot terlihat seperti gambar berikut! Jika mesin menyerap kalor 800 J.000 J e. d.5 J d. 3 : 4 c. 280 kJ d. 105. 466. 2 : 1 e. c. Diagram P-V dari gas helium yang mengalami proses termodinamika ditunjukkan seperti gambar berikut! Usaha yang dilakukan gas helium pada proses ABC sebesar …. Sebuah mesin Carnot memiliki spesifikasi seperti gambar di samping. 5. 636. Menentukan berbagai besaran fisis dalam proses termodinamika pada mesin kalor 1.6 J e. 4 : 1 E. Perhatikan grafik P – V mesin Carnot di samping! Jika kalor yang diserap (Q1) = 10.

54 J e.0 J d. 8 000 joule c. (1) d. 24. 800 joule b. 9. 90 J b. maka usaha yang dilakukan gas adalah …. 20 000 joule e. besar usaha yang dihasilkan mesin adalah …. Proses yang menghasilkan usaha gas terbesar ditunjukkan oleh grafik … a.0 J e.6 x 10-4 m3 dan V1 = 2. (3) 7.0 J c. 4. Jika PO = 6 x 105 Pa. 63 J d. a.SMA Negeri 1 Sukodadi 6. (5) c. 6. 12 000 joule d.5 J b. 80 000 joule 31 .0 J 8. Proses pemanasan suatu gas ideal digambarkan seperti grafik P-V di samping! Besar usaha yang dilakukan gas pada siklus ABC adalah ….8 x 10-4 m3. 12. 45 J 9. 72 J c. Grafik-grafik berikut ini menunjukan hubungan antara tekanan (P) dengan volume (V) gas yang mengalami suatu proses. Sebuah mesin bekerja dalam suatu siklus mesin Carnot seperti gambar di samping! Jika kalor yang terbuang 2000 joule. a. Grafik di samping menunjukkan proses yang terjadi pada gas. (4) b. VO = 1. (2) e. a.

148 J 11. 200 J b. 490 joule e. Mesin Carnot bekerja pada suhu tinggi 600 K untuk menghasilkan kerja mekanik. 600 joule b. 540 joule d. 570 joule c. a. 135 J e. 124 J d.SMA Negeri 1 Sukodadi 10. 120 J c. a. usaha yang dilakukan adalah …. Gambar p – V dari sebuah mesin Carnot terlihat seperti gambar di samping. Jika mesin menyerap kalor 840 J. 420 joule 32 . Jika mesin menyerap kalor 600 J dengan suhu rendah 400 K. usaha yang dihasilkan adalah ….

Seorang siswa (Sn = 25 cm) melakukan percobaan menggunakan mikroskop. 50 kali . Amati diagram pembentukan bayangan oleh mikroskop di bawah ini : Jika berkas yang keluar dari lensa okuler merupakan berkas sejajar. dengan data seperti diagram berikut : Perbesaran mikroskop adalah …. 36 kali c.SMA Negeri 1 Sukodadi STANDAR KOMPETENSI LULUSAN 4 Menerapkan konsep dan prinsip optik dan gelombang dalam berbagai penyelesaian masalah dan produk teknologi. a. 8 cm d. Menentukan besaran-besaran yang terkait dengan pengamatan menggunakan mikroskop/teropong 1. 40 kali 33 d. 22 cm 2. 39 cm c. 30 kali b. 17 cm e. A. berarti jarak antara lensa obyektif dan okuler adalah …. a. 46 kali e. 30 cm b.

digunakan untuk mengamati benda kecil yang terletak 2. maka perbesaran sudut bayangan yang terjadi adalah …. Perhatikan diagram pembentukan bayangan alat optik X Benda A diletakkan 3 cm dari lensa obyektif. lensa obyektif digeser 2 cm mendekati okuler d. Panjang teropong dan perbesaran anguler teropong berturut-turut …. 250 cm dan 8 kali b. 4 kali c. lensa objektif digeser 2 cm menjauhi okuler e. 20 kali b. 200 cm dan 1 kali d. 3. 54 kali c. 30 cm c.5 cm d. Sebuah teropong dipakai untuk melihat bintang yang menghasilkan perbesaran anguler 6 kali.SMA Negeri 1 Sukodadi 3. a. a. 200 cm dan 10 kali e. a. 24 kali e. Sebuah teropong bintang memiliki lensa obyektif dengan jarak fokus 175 cm dan lensa okuler dengan jarak fokus 25 cm. 25 kali 7. 8 kali e. lensa okuler digeser 2 cm menjauhi objektif b. Jarak fokus lensa obyektif dan lensa okuler sebuah mikroskop masing-masing 2 cm dan 5 cm. Jika jarak focus lensa obyektif dan okuler masingmasing 2 cm dan 6 cm (Sn = 30 cm). lensa okuler digeser 2 cm mendekati objektif c. Amatilah diagram pembentukan bayangan oleh mikroskop di bawah ini! Agar pengamatan dilakukan dengan mata berakomodasi minimum (tanpa akomodasi) maka …. 7 cm 4. 5 cm e. 20 kali d. maka perbesaran yang dihasilkan mikroskop adalah …. 50 kali b.5 cm dari lensa obyektif. 10 cm b. Jika pengamat bermata normal berakomodasi maksimum. a. Teropong digunakan dengan mata tidak berakomodasi. a. 250 cm dan 7 kali 5. Jarak lensa obyektif terhadap lensa okuler 35 cm. Jarak fokus okulernya adalah …. 300 cm dan 10 kali c. lensa objektif digeser 11 cmm mendekati okuler 6. 10 kali 34 . 6 kali d.

(4) 3. (1). (4) sinar gamma Urutan yang benar. (4). 2 > 4 > 1 > 3 35 . (3). (1) d. (2) c. Gelombang elektromagnetik dengan periode 10-15 sekon (cepat rambat dalam ruang hampa 3. Akomodasi maksimum 200 cm e. Menjelaskan berbagai jenis gelombang elektromagnetik serta manfaatnya dalam kehidupan sehari-hari 1. (2). Sinar inframerah e. maka perbesaran sudut bayangan yang terjadi adalah …. Perhatikan diagram pembentukan bayangan alat optik X Benda A diletakkan 6 cm dari lensa obyektif. Gelombang radio dan televisi c. (1). Gelombang mikro d. (1). (4). 1 > 2 > 4 > 3 b. a. (3). Akomodasi minimum 200 cm 9. Cara Pengamatan Panjang Teropong a. 4 > 1 > 2 > 3 d.0 x 108 m/s) merupakan …. Akomodasi maksimum 160 cm d. (2) e. (3). 15 kali e. (3). (3). Informasi yang benar dari gambar di atas adalah …. cahaya tampak 2. 12 kali d. (1). sinar ultraviolet b. 10 kali c. Akomodasi maksimum 100 cm b. (3) ultraviolet. (2). Akomodasi minimum 100 cm c. berdasarkan frekuensi dari yang paling besar sampai paling kecil adalah …. Seorang siswa mengurutkan spektrum gelombang elektromagnetik dari energi foton besar ke terkecil dari gelombang elektromagnetik sebagai berikut : 1) Cahaya tampak 3) Televisi 2) Inframerah 4) Sinar gamma Susunan spektrum yang benar seharusnya adalah ….SMA Negeri 1 Sukodadi 8. Jika jarak focus lensa obyektif dan okuler masingmasing 5 cm dan 10 cm (Sn = 30 cm). 4 > 1 > 3 > 2 e. a. (2) televisi. (4). 18 kali B. a. 20 kali b. (2). Lintasan berkas sinar ketika melalui sistem optic teropong astronomi ditunjukkan seperti gambar. a. Perhatikan gelombang elektromagnetik berikut ini! (1) Infra merah. 1 > 2 > 3 > 4 c. (4) b.

gelombang radar b. Jenis gelombang elektromagnetik yang dapat menyebabkan terjadinya kanker kulit adalah …. sinar gamma e. sinar . cahaya tampak. sinar  d. 1.1 nm. sinar ultraungu e. sinar . sinar tampak b. sinar x. sinar-x. Urutan spektrum gelombang elektromagnetik yang benar dari periode kecil ke periode besar adalah …. 2. sinar gamma c. ultra ungu. cahaya biru. cahaya tampak b. Jenis gelombang elektromagnetik yang digunakan pada sistem remote control televisi adalah …. ultra violet. sinar x b. infra merah. ultra violet. sinar-X. sinar . cahaya tampak. a. gelombang mikro c. kanker tulang c. a. cahaya hijau. Inframerah c. cahaya biru. sinar . cahaya hijau 36 . ultra ungu. sinar-X. sinar ultraviolet. cahaya biru d. 1. a. Sinar  merupakan gelombang elektromagnetik yang sangat berbahaya pada makhluk hidup. infra merah e. karena sinar  dapat menyebabkan …. sinar-x. ultra ungu. sinar x c. gelombang radio e. sinar-x. infra merah. 1. gelombang TV c. infra merah. infra merah. gelombang radar. infra merah. ultra ungu.1 x 1016 Hz c. cahaya biru. Frekuensi sinar X tersebut adalah …. infra merah. sinar x e. gelombang mikro.0 x 1018 Hz b. infra merah. gelombang mikro d. cahaya hijau. a. ultra ungu 11. ultra ungu 8. sinar gamma. sinar infra merah 9. Gelombang elektromagnetik yang digunakan untuk remote control adalah …. sinar x. gelombang mikro. sinar inframerah. infra merah. sinar . Urutan gelombang elektromagnetik mulai dari frekuensi kecil ke besar adalah …. sinar inframerah b. a. infra merah. ultra ungu. sinar gamma e. pemanasan global 10. infra merah. gelombang radio.3 x 1017 Hz d. sinar x 6. a. cahaya tampak 12. sinar inframerah. gelombang radio d. cahaya hijau. sinar X d. a. sinar gamma c. sinar x. sinar . ultra violet 7. kabakaran hutan d. cahaya tampak. sinar . Berkas sinar X yang dihasilkan suatu mesin sinar X memiliki panjang gelombang 2. sinar-x. cahaya biru.SMA Negeri 1 Sukodadi 4. ultra ungu. fermentasi pada klorofil b. sinar-X d. sinar ungu. ultra ungu. sinar  d. cahaya hijau. sinar . Urutan jenis gelombang elektromagnetik dari frekuensi besar ke kecil adalah …. sinar-x c. ultra ungu b. infra merah b. 1. sinar . a. membuuh sel kanker e. Urutan gelombang elektromagnetik mulai dari frekuensi lebih besar adalah …. sinar . ultra violet.7 x 1017 Hz 5.4 x 1017 Hz e. infra merah. a. infra merah e.

5 sin 12 − 12 + 6 − = 2 sin 20 − .5 sin = 0. (3). dan (3) c. (3) dan (4) c. maka persamaan gelombangnya adalah …. Jika a adalah jarak AB. = 1 sin = 1 sin 4 − 4 + 3. 3 cm . Sebuah gelombang yang merambat pada tali memenuhi persamaan Y = 0. maka : (1) Panjang gelombangnya 20 m (2) Frekuensi gelombangnya 1 Hz (3) Cepat rambat gelombangnya 20 m/s (4) Amplitudo gelombangnya 3 m Pernyataan yang benar adalah …. 2 cm .25 s. (2). 37 . (2) dan (3) e. a. (1). 50 m/s b. = 0. maka simpangan di titik P memenuhi persamaan …. Amplitudo dan cepat rambat gelombang itu adalah ….08 sin 20 + . Menentukan besaran-besaran dan sifat gelombang berjalan 1. 2 cm . e. 3 m/s c. a. (1). (2). dimana y dan x dalam meter dan t dalam sekon. (1) dan (3) d. (1) dan (2) d. 3 cm .SMA Negeri 1 Sukodadi C. perhatikan pernyataan berikut : (1) Gelombang memiliki amplitude 4 cm (2) Gelombang menenmpuh AB selama 5 sekon (3) Gelombang memiliki frekuensi 10 Hz (4) Cepat rambat gelombang 5 m/s Pernyataan yang benar adalah ….5 sin = 0. (3) dan (4) b. Persamaan gelombang berjalan sekon. y dalam cm dan t dalam d. Gelombang berjalan merambat pada ujung tali tetap dilukiskan seperti diagram di bawah ini: Jika jarak AB = 6 m ditempuh dalam selang waktu 0. (1).1x). a. 2 cm . (2) dan (4) e. 5 m/s d. x dalam meter. (2). 15 m/s 4. (1) dan (4) 5. dan (4) b. (4) 2. Suatu gelombang berjalan merambat melalui permukaan air dengan data seperti pada diagram! Bila AB ditempuh dalam waktu 8 s. c.03 sin (2t – 0. Persamaan gelombang di titik B dinyatakan sebagai = 0. Semua besaran menggunakan satuan dasar SI. 15 m/s e. b. a. Gelombang transversal merambat sepanjang tali AB.

a.0 mm c.4 sin 4 − − 8. 314 m/s b. e.24 mm maka jarak dua pita terang yang berdekatan adalah ….03 sin 2π (0. y = 0. Seberkas cahaya monokromatik dengan panjang gelombang 500 nm tegak lurus pada kisi difraksi. 6.01 m/s b.25 m/s d. Y = 0.05 sin (16πt + 4x). b. a.5x) e. y = 0. y = 0. 0.5x) b. y = 0. Sebuah celah ganda disinari dengan cahaya yang panjang gelombangnya 640 nm.4 − − − d.5 sin 2π (t – x) 7.03 sin π (0. Y = 0. Y = 0. 9.4 m/s e. a. = 0. Jika kisi memiliki 400 garis tiap cm dan sudut deviasi sinar 30 maka banyaknya garis terang yang terjadi pada layar adalah …. Jika periode gelombang 4 s. y = 0.10 m/s e. a. 25 d. Jika jarak kedua celah 0.6 mm b.06 sin (2t – 0. maka persamaan gelombangnya adalah …. Gambar di bawah ini menyatakan perambatan gelombang tali.25x) b. 4.06 sin (5t – 0. Y = 0. Persamaan simpangan gelombang berjalan y = 10 sin π (0.5 sin 2π (t – 1. Menjelaskan terjadinya peristiwa interferensi dan difraksi cahaya serta menentukan besaran-besaran yang terkait dengan peristiwa tersebut 1. 125. Jika x dan y dalam meter serta t dalam sekon. 3.03 sin (5t – 0. 24 c.SMA Negeri 1 Sukodadi a. 0.5 sin π (t – 12.56 m/s d.5 m dari celah.5t – 2x).25x) c.02 m/s 9. Cepat rambat gelombangnya adalah …. 2.5 sin 2π (t – 12.00 m/s c.0 mm 2.0 mm d.4 = 0.4 sin 2 = 0.5x) c.5t -2x) m e. a. 50 38 . cepat rambat gelombang adalah …. maka persamaan gelombangnya adalah ….4 sin 4 = 0. = 0. Grafik di bawah ini menunjukkan perambatan gelombang tali. 9.0 mm e. a.14 m/s c. 8. 51 b. Persamaan simpangan gelombang berjalan memenuhi y = 0. Sebuah layar diletakka 1.5 sin 2π (t – 0. 0. c.5x) m 6.5x) d. 0.6 m/s D. 31. 12. Jika AB = 28 cm dan periode gelombang 2 s.5t – 2x) m d. 26 e. Y = 0.

4 mm e. 0. 8 mm d. a. 1.2 mm c. Berdasakan diagram tersebut. 600 nm 6. Diketahui jarak dua celah ke layar 1. 4 mm 8. Seberkas cahaya dengan panjang gelombang 6 000 A didatangkan pada celah ganda yang jarak antar celahnya 0. 2 500 A c. 3 x 10-4 m b. 480 nm d. Seberkas cahaya jatuh tegak lurus pada kisi yang terdiri dari 5 000 goresan tiap cm. 4 000 A d. a. Terang orde kedua didifraksikan pada sudut 37 (tan 37 = ¾ ) terhadap normal. Jarak antara kedua celah adalah …. 0. 320 nm c. maka jarak antara terang pusat dengan gelap pertama pada layar adalah …. Jarak terang pusat dari pola difraksi ke gelap pertama sama dengan 1. 500 nm d. a.9 mm b. 2 x 10-4 m 5. 1.0 x 10-7 m -7 -7 b.6 mm 9. Perhatikan diagram difraksi celah ganda (kisi) dengan data berikut ini. Sebuah kisi mempunyai konstanta kisi 4 x 105 m-1. 6. 550 nm e.6 mm. a. 7 000 A b. 5. 1 mm c. dapat disimpulkan bahwa panjang gelombang cahaya yang digunakan adalah …. 4.80 mm.2 mm d. 8.5 x 10-7 m e.6 x 10-7 m c. 540 nm e. Sudut deviasi orde kedua adalah 30. Jarak antar pita terang (P) adalah …. Panjang gelombang cahaya yang digunakan adalah …. Jarak antara terang pusat dan terang ketiga 0. 5 000 A e. a.00 nm. 0. Perhatikan gambar di samping! Berkas cahaya monokromatik digunakan untuk menyinari secara tegak lurus suatu kisi. 600 nm 7.5 x 10-4 m e.5 x 10 m d. Cahaya monokromatik dari sumber yang jauh datang pada sebuah celah tunggal yang lebarnya 3. 7. a.5 m dan panjang gelombang yang digunakan 4 x 10-7 m. Jika panjang gelombang berkas cahaya 6000 A dan jarak antar kisi 0. 480 nm c.8 x 10 m 4.6 cm. 6 mm e. 900 nm b.5 x 10-5 m d.06 mm. Gambar di samping memperlihatkan difraksi oleh celah ganda. a. 6 000 A 39 . 3 x 10-5 m c. 7. 0. 2 mm b.SMA Negeri 1 Sukodadi 3. Cahaya tersebut memilik panjang gelombang …. 400 nm b. Panjang gelombang cahaya yang digunakan adalah ….

Menentukan intensitas dan taraf intensitas dari beberapa sumber bunyi yang identik 1. Jarak (m) Intensitas (W/m2) 1 128. 3 : 2 5. Bunyi klakson sebuah sepeda motor saat dibunyikan menghasilkan taraf intensitas 40 dB. a.0 W/m2 d.0 3 14. 50 E. perbandingan IP dan IQ adalah …. 4 000 goresan d. 2 : 1 d. 4.6 W/m2 2 b.0 2 32. a. a. a. 8. a. Titik P dan Q berturut-turut berjarak 4 m dan 6 m dari sebuah sumber bunyi yang sedang bekerja.10 x 10 W/m e. 5 000 goresan e.2 4 … Dari data tersebut di atas. 8. 2.1 W/m e.6 W/m2 4. sedangkan bunyi klakson mobil saat dibunyikan menghasilkan taraf intensitas 60 dB (Io = 10-12 40 . 5 : 12 e. 20 000 goresan 11. 50 000 goresan b.SMA Negeri 1 Sukodadi 10. Taraf intensitas satu ekor lebah yang berdengung adalah 10 dB. Jika bunyi yang dihasilkan sumber bunyi tersebut sampai di P dan Q dengan intensitas berturutturut sebesar IP dan IQ. 2. 10-8 W/m2 d. jumlah garis per cm kisi adalah …. 0. banyaknya garis terang yang terjadi pada layar adalah …. Sebuah bel bordering dengan intensitas 10-5 Watt/m2 (Intensitas ambang dengar telinga 10-12 Watt/m2). 10 : 15 b. 10-8 W/m2 2.9 W/m2 c.20 x 104 W/m2 3. 4 : 9 b.64 x 105 W/m2 4 2 b. Sebuah titik A sejauh 10 m dari sumber bunyi bel dan titik B sejauh 15 m. Tabel di bawah ini menunjukkan hasil pengukuran intensitas bunyi dari jarak tertentu terhadap sumber bunyi. 9 : 4 c. 10 W/m e. 1. 3. 2 000 goresan c. 4 : 9 d. 10-8 W/m2 c. Perbandingan intensitas bunyi di titik A dan B adalah …. a. berarti intensitas gempa di A sebesar ….05 x 104 W/m2 d. 25 d. 51 b. 2 : 3 e.00 x 105 W/m2 c. Jika kisi memiliki 400 garis tiap cm dan sudut deviasi sinar 30. a. Seberkas cahaya monokromatik dengan panjang gelombang 500 nm tegak lurus pada kisi difraksi.2 x 104 W/m2. intensitas bunyi pada jarak 4 m dari sumber bunyi adalah …. Jika spektrum orde kedua membentuk sudut deviasi 30. Jarak seorang pengamat A ke sumber gempa dua kali jarak pengamat B ke sumber gempa. Jika bunyi dengung masingmasing lebah tersebut dianggap identik dan intensitas ambang pendengaran manusia 10-12 W/m2 maka intensitas bunyi dengunf 1000 lebah adalah …. Apabila intensitas gempa di pengamat B sebesar 8. 1. Seberkas sinar monokromatis dengan panjang gelombang 5 000 A dating tegak lurus pada kisi. 10-8 W/m2 -8 2 b. 12 : 15 c. 24 c. 26 e. 9 : 4 6. 7.

35/34 b. a. Jika intensitas ambang bunyi 10-12 W/m2. 7 : 8 e. 108 W/m2 e. 1. 20 dB b. Sebuah mobil pemadam kebakaran bergerak dengan kecepatan 20 m/s sambil membunyikan sirine dengan frekuensi 720 Hz. 350 Hz d. 10-12 W/m2 c. a. 30 dB F. Seratus buah sirine yang identik dibunyikan serentak menghasilkan taraf intensitas bunyi 60 dB. frekuensi sumber bunyi 680 Hz. Seorang penerbang yang pesawtnya menuju menara bandara mendengar bunyi sirine menara dengan frekuensi 2 000 Hz. 107 W/m2 8. 370 Hz b. maka perbandingan taraf intensitas klakson sepeda motor dengan mobil adalah …. Seorang siswa yang sedang berdiri di tepi jalan raya mendengar sirine ambulan dengan frekuensi f Hz. maka besarnya intensitas sebuah sirine adalah …. 200 km/jam d. 35/33 2. kecepatan pesawat udara itu adalah …. 106 W/m2 b.2 m/s e. maka kecepatan mobil adalah …. 5. 216 km/jam e. 6. 10-8 W/m2 d. 8 : 9 7. Jika 100 klason sepeda motor dan 10 klakson mobil serentak dibunyikan.8 m/s d. Jika kecepatan bunyi di udara 340 m/s. 300 dB d. 3. 3. 40 dB e. 34/35 e. 220 km/jam 5.SMA Negeri 1 Sukodadi W/m2).9 m/s c. a. maka perbandingan kedua frekuensi yang didengar ketika bergerak mendekati sumber dengan saat menjauhi sumber adalah a. Jika cepat rambat bunyi di udara 340 m/s. 6 : 7 d. Intensitas bunyi mesin jahit yang sedang bekerja adalah 10-9 W/m2. maka frekuensi sirine mobil yang didengar orang sebesar …. 400 dB c. maka taraf intensitas bunyi dari 10 mesin jahit identik yang sedang bekerja adalah …. 360 Hz e. 41 . Pelayangan yang didengar antara gelombang langsung dan gelombang yang dipantulkan mobil adalah 10 Hz. Jika ambulan bergerak mendekati siswa dengan laju 5 m/s. Untuk intensitas ambang bunyi 10-12 W/m2. a. Jika sirine memancarkan bunyi dengan frekuensi 1 700 Hz dan cepat rambat bunyi di udara 340 m/s. 33/35 d. Seorang anak yang berdiri diam meniup peluit pada frekuansi 490 Hz kea rah mobil yang sedang bergerak mendekati anak tersebut seperti pada gambar. 340 Hz c. frekuensi bunyi sirine ambulan yang didengar siswa adalah …. Setelah sampai di sumber bunyi orang tersebut menjauhi sumber bunyi dengan kecepatan yang sama. frekuensi bunyi sirine 335 Hz.4 m/s b. 4. Seseorang bergerak dengan kecepatan 10 m/s mendekati sumber bunyi yang diam. a. 33/34 c. 236 km/jam b. a. 365 Hz 4.8 m/s 3. Jika kecepatan bunyi di udara 340 m/s. 9 : 10 b. Menentukan besaran-besaran yang menimbulkan efek Doppler dan menentukan perubahan akibat efek Doppler tersebut. 196 km/jam c. 5 : 6 c. Seorang yang berdiri agak jauh di depan mobil mendengar bunyi sirine mobil kebakaran itu sehingga ia berdiri diam di pinggir jalan. dan cepat rambat bunyi di udara 340 m/s.

990 Hz d. 465 Hz Mobil pemadam kebakaran sedang bergerak dengan laju 20 m/s sambil membunyikan sirine pada frekuensi 400 Hz (cepat rambat bunyi 300 m/s). 940 Hz b. Kecepatan kedua pendengar sama yaitu 50 m/s. 640 Hz d. 700 Hz e. 60 km/jam e. Rata-rata mobil mengeluarkan bunyi 800 Hz. 2 : 3 e. Kecepatan bunyi di udara 350 m/s dan frekuensi yang dihasilkan oleh sumber bunyi 1000 Hz. 575 Hz d. 770 Hz c. 375 Hz c. pada saat mendekati menara. 3 : 2 42 . 12. 4 : 3 b. 600 Hz c. 900 Hz c. 11. Jika cepat rambat bunyi di udara 340 m/s. 72 km/jam Seorang penonton pada lomba balap mobil mendengar bunyi (deru mobil) yang berbeda. Jika kecepatan gelombang bunyi di udara 340 m/s dan kecepatan mobil 20 m/s maka frekuensi yang didengar saat mobil mendekat adalah …. maka orang tersebut akan mendengar frekuensi sirine pada frekuensi …. 815 Hz e. a. 1 020 Hz Dua pendengar P1 dan P2 bergerak terhadap sumber bunyi s yang diam (lihat gambar). 485 Hz c. 1 : 2 c. 680 Hz Pengeras suara dari menara tanda bahaya berbunyi dengan frekuensi 660 Hz. ketika mobil mendekat dan menjauh. 875 Hz b.SMA Negeri 1 Sukodadi 6. maka kelajuan mobil adalah …. 36 km/jam c. a. a. Seorang pengamat di mobil mendengar suara itu dengan frekuensi 700 Hz. a. Jika cepat rambat bunyi di udara 330 m/s. a. 680 Hz e. 90 km/jam b. 7. 900 Hz Sebuah sumber bunyi dengan frekuensi 450 Hz bergerak mendekati seorang pengamat dengan cepat rambat bunyi di udara 340 m/s. 600 Hz b. maka besar frekuensi yang didengar seorang penumpang yang duduk di station adalah …. 460 Hz b. 850 Hz Sebuah mobil ambulance yang membunyikan sirine bergerak dengan laju 36 km/jam mendekati seorang pendengar diam yang mendengar frekuensi bunyi sirine 1 020 Hz. 54 km/jam d. a. 600 Hz e. 476 Hz e. maka frekuensi yang di dengar oleh pendengar adalah …. 475 Hz d. 9. Perbandingan frekuensi yang didengan P1 terhadap P2 adalah …. 1 100 Hz b. 805 Hz c. 1 000 Hz e. Apabila kecepatan bunyi di udara 340 m/s maka frekuensi sirine ambulance adalah …. 725 Hz b. 2 : 1 d. a. 810 Hz d. a. 620 Hz Kereta api menuju station dengan kelajuan 18 km/jam sambil membunyikan peluit pada frekuensi 670 Hz. Jika mobil pemadam kebakaran bergerak menjauhi seseorang yang sedang berdiri di tepi jalan. 740 Hz d. Jika pengemat bergerak dengan kecepatan 17 m/s searah dengan gerak sumber bunyi. 10. 8.

Tiga muatan listrik disusun seperti gambar. 9 x 105 N/C menuju q2 c. maka muatan q3 adalah …. 3 cm dari muatan A e. 6 cm dari muatan A 2. maka nilai x adalah …. 1 x 109 N/C menjauhi q2 d.5 C d. Jika muatan +Q terletak antara A dan B. Q. P c. T d. Di sekitar muatan tersebut terdapat titik-titik P. Dua buah muatan listrik identik tetapi bermuatan tidak sama diletakkan terpisah seperti gambar. S e. 5 cm c. 3 cm dari muatan B b. maka nilai dan arah kuat medan listrik di titik P adalah …. +4 C c. 4 cm dari muatan B c. 5 cm dari muatan B d. Menentukan besaran-besaran yang terkait dengan hukum Coulomb dan medan listrik 1. dimanakah muatan +Q harus diletakkan sehingga gaya coulomb yang dialaminya nol? a. Muatan listrik +q1 = 10 C . a. F adalah gaya elektrostatis pada kedua muatan. Q b. 43 . Perhatikan gambar di samping. 1 x 109 N/C menuju q2 e. R 6. Perhatikan gambar di samping. -25 C b. -2. 7 cm e. 8 cm 3. 6 cm d. Diketahui q1 = q2 = 10 C dan konstanta k = 9 x 109 N m2/C2. 4 cm b. +25 C 4. Agar muatan uji P bebas dari pengaruh gaya elektrostatik muatan Q1 dan Q2. Titik yang mempunyai kemungkinan kuat medannya nol adalah …. R. Agar gaya coulomb yang bekerja di muatan q2 = nol. S dan T. 9 x 109 N/C menjauhi q2 5. a. a.5 C e. +q2 = 20 C dan q3 terpisah seperti pada gambar di udara.SMA Negeri 1 Sukodadi STANDAR KOMPETENSI LULUSAN 5 Menjelaskan konsep dan prinsip kelistrikan dan kemagnetan dalam berbagai masalah dan produk teknologi A. Dua partikel A dan B bermuatan listrik +4 C dan –100 C terletak di udara seperti gambar berikut. 1 x 105 N/C menjauhi q2 b. a. +2.

E E c. maka gaya elektrostatis yang bekerja pada tiap muatan F F e. F 44 e. d. E E e. 4 N/C b. jarak AB = 2AC dan AC = 2CD. E E e. Resultan gaya yang bekerja pada muatan +q adalah F1. Tiga buah muatan listrik diletakkan terpisah seperti gambar. Titik A terletak di tengah-tengah dua buah muatan yang sama besar tetapi berlainan jenis yang terpisah sejauh a. Jika muatan -2q digeser menjauhi muatan +q sejauh a. Besar kuat medan listrik di titik A saat itu 36 N/C. Perhatikan gambar berikut! c. 5 : 8 e. AB = 2AC. a. 9 F b. 8 : 1 9. 40 N/C e. . maka resultan gaya yang bekerja pada muatan +q menjadi F2. 32 N/C d. b. 8F b. 3 F c. AC = 2CD Jika kuat medan listrik di C sebesar E. maka gaya elektrostatis yang bekerja pada tiap muatan adalah …. E 11. namun berlainan tanda terpisah pada jarak r sehingga timbul gaya elektrostatis sebesar F seperti gambar di bawah ini! Jika jarak kedua muatan dijadikan 3r. F d. F 7. 5 : 2 d. 80 N/C Pada titik A dan B terdapat muatan titik. a. a.SMA Negeri 1 Sukodadi Jika jarak kedua muatan dijadikan adalah …. maka kuat medan listrik di titik D sebesar …. b. E 8. Nilai perbandingan F1 dan F2 adalah …. 2 : 5 c. a. 16 N/C 10. a. d. a. Jika titik A tersebut digeser a mendekati salah satu muatan maka besar kuat medan listrik titik A setelah digeser menjadi …. Dua muatan listrik yang besarnya sama. F . Jika kuat medan listrik di C sebesar E. d. 8 : 5 b. E E c. 4F c. Pada gambar berikut. maka kuat medan listrik di titik D sebesar ….

sehingga terjadi gaya coulomb sebesar F1 Newton. (2) d. maka besar gaya coulomb menjadi …. Perbandingan F1 : F2 adalah …. Mula-mula kedua muatan diletakkan terpisah 0. kali semula kali semula e. 15 volt e. gaya coulomb yang dialami menjadi F2. 9 F d. a. a. (1). b. F e. Potensial ab sebesar …. Jika jarak A dan B diubah menjadi 1. (3) dan (4) c. energi listrik yang tersimpan pada kapasitor Z adalah …. Muatan listrik +q1 dan +q2 berjarak 9 cm satu sama lain dan besar muatan q2 = 4q1. 25 volt 45 . 4 cm dari muatan q2 e. 1 728 joule e. Titik A dan B masing-masing bermuatan listrik -10 C dan 40 C. 144 joule b.5 meter maka gaya coumlomb yang timbul adalah …. Dua muatan berjarak 2 meter berada di udara. 1 : 4 e. 4 320 joule 3. a. b. Y dan Z dirangkai seperti pada gambar! Bila sakar S ditutup selama 5 sekon. kali semula kali semula c. 10 volt d. a. (1) dan (2) e. 3 F 13. (2) dan (4) 2. a. 2 cm dari muatan q1 c. kali semula 15. 864 joule d. a. Dua buah muatan listrik yang nilainya sama diletakkan pada jarak r meter. Menentukan berbagai faktor yang mempengaruhi kapasitas kapasitor keping sejajar 1. 3 : 2 b. Letak titik P yang kuat medan listriknya nol adalah …. 4 : 1 14. Kapasitor X. Perhatikan gambar di samping. 5 volt b. 7 cm dari muatan q2 b. (3) dan (2) b. Kapasitas kapasitor keping sejajar yang diberi muatan dipengaruhi oleh : (1) Konstanta dielektrik (3) luas plat (2) Tebal plat (4) jarak kedua plat Pernyataan yang benar adalah …. 1 : 2 c.SMA Negeri 1 Sukodadi 12. d. a. F F c. Ketika jarak keduanya diubah menjadi dua kali semula. Apabila jarak kedua muatan dijadikan 6 kali semula. 7 volt c. 3 cm dari muatan q1 d.5 meter sehingga timbul gaya coulomb F Newton. 720 joule c. 2 : 1 d. 6 cm dari muatan q2 B.

Pernyataan yang benar adalah … a. 6. 50 mA 46 . 25 mA d. Menentukan hasil pengukuran kuat arus dan tegangan listrik 1. Tabel di bawah ini menunjukkan besaran-besaran pada kapasitor plat sejajar. 3 dan 4 e. Untuk mengetahui nilai hambatan (RAB) kawat AB. (3) dan (4) saja d. 4.0  d. dan (3) e. 10. 8. 3 dan 4 d. Perhatikan gambar berikut ! Nilai pembacaan arus listrik seperti yang ditunjukkan gambar di atas adalah …. C5 b. 2. Koefisien Kapasitor Luas Keping Jarak Keping dielektrikum C1 K A d C2 2K 2A ½d C3 2K A d C4 3K ½A 2d C5 4K ½A d Kapasitor yang memiliki kapasitas terbesar adalah …. a. a. (1).0  c. C3 e. 20 mA c. digunakan rangkaian dengan penunjukkan voltmeter dan amperemeter seperti pada gambar. jarak kedua keping (d).0  2. dan (4) b. 40 mA e.SMA Negeri 1 Sukodadi 4. Nilai kapasitas kapasitor keping sejajar dengan luas penampang (A). a. (1).0  e. C4 5. dan bahan dielektrikum (K1) bila dihubungkan pada beda potensial V adalah C farad. (3). dan (4) 6. 2. a. C1 c. 1 dan 3 C. (1).0  b. Nilai hambatan kawat (RAB) adalah …. 1. Perhatikan faktor-faktor berikut ini! 1) konstanta dielektrik 3) luas pelat 2) tebal pelat 4) jarak kedua pelat Yang mempengaruhi besarnya kapasitas kapasitor keping sejajar jika diberi muatan adalah …. 2 dan 4 b. dan 3 c. C2 d. (2). 1. 10 mA b. Untuk meningkatkan nilai kapasitas kapasitor menjadi dua kali semula dengan beberapa cara antara lain sebagai berikut : 1) Menambah luas penampang keping 2) Mendekatkan kedua keping 3) Mengganti bahan dielektrikum (K2) dengan K2 > K1 4) Meningkatkan beda potensial kedua keping. (1) dan (2) saja c. 2. (2).

8.5 A e. maka beda potensial antara titik A dan B adalah …. Jika batas ukur maksimum amperemeter 2A dan hambatan lampu R = 15 Ω. 490 W 4.50 A 3.25 volt b. Daya lampu X adalah …. maka daya pada R = 4  adalah …. 425 W e.0 Ω b.5 A c.00 volt e.30 A c. 0.0 Ω d. 17. 0. 3. Rangkaian seperti gambar di samping! Bila saklar S ditutup. 1.25 A b. 2. Perhatikan rangkaian listrik seperti pada gambar! Kuat arus yang terukur amperemeter adalah ….36 A d. 1. 4. 6 W 47 . 0. 150 W b.5 Ω c.0 A 2.50 volt c.45 A e. 3. 0. Sebuah lampu X dihubungkan dengan sumber tegangan searah seperti pada gambar di samping. a.1 A b. a. 275 W c.5 Ω e. Pada rangkaian listrik sederhana seperti pada gambar! Besar kuat arus I1 adalah …. 0. Perhatikan rangkaian listrik di bawah ini. 0.00 volt D. a. Rangkaian sederhana dari hambatan (R) ditunjukkan seperti gambar di samping! Nilai hambatan R adalah …. 300 W d. a. Menggunakan hukum Ohm dan hukum Kirchoff untuk menentukan berbagai besaran listrik dalam rangkaian tertutup 1. 1. 2. 18.00 volt d.0 A d.0 Ω 5. 1. a.SMA Negeri 1 Sukodadi 3. a. 0. 12.

1. 1. 6 volt c. 1. maka potensial VAB adalah …. 1.1 A dan 16 V b. 0.4 A dan 10 V c.9 A d. 12 volt 48 . a. 0. 72 volt c. 0.5 A c. Perhatikan rangkaian listrik seperti pada gambar! Kuat arus yang melalui E2 sebesar …. 48 volt b. 10 volt e. 0.SMA Negeri 1 Sukodadi b. 1. 100 volt 8. 0. 1.5 A dan 16 V e.0 A dan 20 V 6.33 A d.3 A b. Rangkaian sederhana 3 hambatan identik R seperti gambar. nilai voltmeter V adalah ….75 A 5.5 A 7. 8 volt d. 0. a.2 A e. a. 1. Jika titik A dan C diberi beda potensial 120 volt. a. 80 volt d.4 A dan – 16 V d. 9 W c. 96 volt e. Perhatikan rangkaian listrik di samping! Jika saklar A dan B ditutup.6 A c. 18 W d. 20 W e. Perhatikan rangkaian listrik seperti pada gambar! Kuat arus yang mengalir pada rangkaian tertutup adalah …. a. Perhatikan rangkaian listrik seperti pada gambar! Kuat arus dan tegangan antara a dan c pada rangkaian di atas adalah …. 36 W 4.66 A b.00 A e. 0. 2 volt b. 0.

9. 14. Perhatikan rangkaian resistor di samping! Nilai kuat arus I dalam rangkaian adalah ….0 A d. Berikut adalah gambar arah induksi magnetik (B) yang timbul di sekitar penghantar berarus listrik I. tegak lurus menjauhi bidang kertas c. a. (2) dan (4) e.0 x 10-5 T. 9 x 10-5 T. (1) dan (3) 2. a. (2).0 x 10-5 T. Menjelaskan timbulnya medan magnet induksi di sekitar kawat berarus dan menentukan besaran-besaran yang mempengaruhinya. 3. 7. (o = 4 x 10-7 Wb/A. (1) b.0 x 10-5 T. Besar dan arah arus induksi di titik Q adalah …. a. 7. Sebuah kawat lurus dialiri listrik 5A seperti gambar. 1. 4. (1). 5 x 10-5 T. 5 x 10-5 T. tegak lurus menjauhi bidang kertas 3. (1) dan (2) e. 2. tegak lurus menuju bidang kertas 49 . 4 x 10-5 T.0 A E. 1.0 x 10-5 T.m) Besar dan arah induksi magnet di titik P adalah …. (1) dan (3) d. tegak lurus menjauhi bidang kertas e.5 A e. Arah B dan I yang benar adalah pada gambar …. tegak lurus menuju bidang kertas b. (1). (4) 4. 5.5 A c. tegak lurus menuju bidang kertas d. 9.5 A b. Kawat dialiri arus listrik I seperti pada gambar! Pernyataan sesuai gambar di samping induksi magnetik di titik akan : (1) Sebanding kuat arus I (2) Sebanding (3) Tergantung arah arus I Pernyataan yang benar adalah …. ke kiri c. (1).SMA Negeri 1 Sukodadi 9. tegak lurus menuju bidang kertas d. a. (2) dan (3) d. a. (2) c. 4 x 10-5 T. (2) dan (3) b. Kawat lurus dialiri arus listrik 7A diletakkan seperti gambar di samping. ke kanan b. tegak lurus menjauhi bidang kertas e. (3) dan (4) c.0 x 10-5 T.

SMA Negeri 1 Sukodadi

5. Data sebuah solenoid disajikan dalam tabel seperti di bawah ini : Keadaan i (Ampere) N (Lilitan) L (cm) (1) 2 1000 10 (2) 4 1000 10 Perbandingan induksi magnetik di pusat solenoida pada keadaan (1) dan (2) adalah …. a. 1 : 2 d. 4 : 1 b. 1 : 4 e. 8 : 1 c. 2 : 1 6. Seutas kawat panjang berarus listrik I tampak seperti gambar di samping! Jika induksi magnetik di titik P sebesar B, maka induksi magnetik di titik Q sebesar …. a. 3B b. 2B c. B d. B e. B

7. Pada gambar di bawah ini, kawat L pada bidang XOY sejajar sumbu X dan berarus listrik i. Arah induksi magnet di titik P searah sumbu …. a. X (+) b. Y (–) c. Z (+) d. X (–) e. Z (–) 8. Induksi magnetik di sebuah titik yang berada di tengah-tengah sumbu solenoid yang berarus listrik adalah …. (1) berbanding lurus dengan jumlah lilitan (2) berbanding lurus dengan kuat arus (3) berbanding lurus dengan permeabilitas zat dalam solenoid (4) berbanding terbalik dengan panjang solenoid Pernyataan yang benar adalah …. a. (1) dan (3) d. (2), (3) dan (4) b. (2) dan (4) e. (1), (2), (3) dan (4) c. (1), (2) dan (3) 9. Seutas kawat lurus dilengkungkan seperti gambar di titik P. Jika jari-jari kelengkungan 2π cm dan induksi magnet di titik P (BP) = 10-5 T dan o = 4 x 10-7 Wb/A.m, kuat arus listrik yang mengalir pada kawat adalah …. a. 4,0 A b. 3,5 A c. 3,2 A d. 2,0 A e. 1,0 A

50

SMA Negeri 1 Sukodadi

10. Dua kawat penghantar dialiri arus listrik dengan arah dan besar seperti pada gambar (o = 4 x 10-7 Wb/A.m). Nilai induksi ,agnet di titik Q adalah …. a. 8 x 10-5 tesla masuk bidang gambar b. 4√2 x 10-5 tesla masuk bidang gambar c. 2√2 x 10-5 tesla keluar bidang gambar d. 2√2 x 10-5 tesla masuk bidang gambar e. √2 x 10-5 tesla keluar bidang gambar 11. Potongan kawat M dan N yang diberi arus listrik diletakkan seperti pada gambar! Induksi magnetic di titik P sebesar …. a. 5o (2π + 1) tesla keluar bidang gambar b. 5o (2π-1 – 2) tesla keluar bidang gambar c. 5o (2π + 2) tesla masuk bidang gambar d. 5o (2π-1 + 1) tesla masuk bidang gambar e. 5o (π-1 + 5) tesla masuk bidang gambar

F. Menjelaskan timbulnya gaya magnet (gaya Loretz) dan menentukan besaran-besaran yang mempengaruhinya 1. Perhatikan gambar di samping! Dari titik A electron bergerak dengan kecepatan v memasuki medan magnet B. Salah satu lintasan yang mungkin dilalui electron adalah …. a. K – L – M d. P – K – R b. S – T – U e. S – K – U c. P – Q – R 2. Dua kawat lurus (1) dan (2) diletakkan sejajar dan terpisah 4 cm seperti gambar. Kawat ke-(3) akan diletakann di dekat kawat (1) dan (2). Agar kawat itu mengalami gaya magnetik sekecil-kecilnya, maka diletakkan di daerah …. a. PQ b. QR c. RS d. QS e. ST 3. Dalam pengaruh medan magnetik 2,5 x 10-3 T, sebuah partikel bergerak dengan kecepatan 3 x 106 m/s dan membentuk sudut 30 terhadap arah medan magnet. Jika muatan partikel 1,6 x 10-19 C, gaya magnetik yang dialami partikel tersebut sebesar …. a. 7,5 x 10-16 N d. 3,0 x 10-16 N b. 6,0 x 10-16 N e. 1,5 x 10-16 N c. 4,5 x 10-16 N

51

SMA Negeri 1 Sukodadi

4. Jika kawat PQ sejajar kawat RS i1 = 6 A, a = 20 cm, µo = 4π×10–7 Wb.A– 1 –1 m , menghasilkan gaya tolak sebesar 4,8×10–5 N m –1. Kuat arus i2 dan arahnya adalah … a. 8 A dari S ke R b. 8 A dari R ke S c. 6 A dari S ke R d. 6 A dari R ke S e. 2 A dari R ke S 5. Seutas kawat penghantar panjang terletak di antara kutub-kutub magnet dan arus listrik I dialirkan melalui kawat dengan arah seperti ditunjukkan pada gambar di bawah. Kawat akan mengalami … a. gaya searah A b. gaya searah B c. gaya searah C d. gaya searah D e. gaya searah I 6. Sebuah electron bergerak dari A dengan kecepatan v memasuki medan magnet homogen B secara tegak lurus. Salah satu lintasan yang mungkin dilalui electron adalah …. a. mengikuti lintasan I b. mengikuti lintasan II c. mengikuti lintasan III d. masuk ke bidang gambar e. keluar dari bidang gambar 7. Perhatikan gambar arah arus (I), medan magnet (B) dan gaya (F) berikut!

Hubungan antara arah arus (I), arah medan magnet (B) dan arah gaya (F) yang benar adalah …. a. (1) d. (4) b. (2) e. (5) c. (3)

52

mengikuti lintasan III d.02 Tesla seperti pada gambar : Besar dan arah arus induksi pada kawat PQ adalah …. maka GGL induksi yang dihasilkan kumparan adalah …. 25 mV 53 . 0.5 V c. 4 ε c. a.25 ε d.0 V 3. Pada sebuah kumparan dengan induksi 0. Sebuah partikel α bergerak dari titik A dengan kecepatan v memasuki medan magnet homogen B.09 T dalam waktu 1 s. a. Sebuah kumparan 500 lilitan di letakkan di dalam medan magnet yang besarnya berubah terhadap waktu. Jika kumparan mengalami perubahan flux magnet dari 0. 48 mV c. masuk ke bidang gambar e. Salah satu lintasan yang mungkin adalah …. mengikuti lintasan II c. Menentukan kaitan besaran-besaran fisis pada peristiwa induksi Faraday 1. 20 mV e. 1 ampere dari P ke Q b. 4 ampere dari P ke Q d. a.8 ampere dari P ke Q 2. maka GGL induksinya menjadi …. masuk ke bidang gambar e.06 T menjadi 0.SMA Negeri 1 Sukodadi 8. 3. a. 40 mV b. 4.0 V d. Salah satu lintasan yang mungkin adalah …. 4 ampere dari Q ke P e. 1 ampere dari Q ke P c. 9. Sebuah positron bergerak dari titik A dengan kecepatan v memasuki medan magnet homogen B secara tegak lurus.50 ε e. 15 mV d. 1. mengikuti lintasan I b. 15 V b. Jika kecepatan gerak kawat dinaikkan 2 kali semula dengan arah tetap dan panjang kawat di ubah menjadi nya. keluar dari bidang gambar G. Sepotong kawat penghantar yang panjangnya l digerakkan memotong tegak lurus suatu medan magnet B sehingga menimbulkan GGL induksi ε. 0. a. mengikuti lintasan I b.0 V e. mengikuti lintasan III d. 2 ε 4. 6. Kawat PQ panjang 50 cm digerakkan tegak lurus sepanjang kawat AB memotong medan magnetik serba sama 0. 3 ε b.8 H mengalir arus listrik dalam waktu setengah detik berubah dari 40 mA menjadi 15 mA. a. keluar dari bidang gambar 9. mengikuti lintasan II c. Besar GGL induksi yang terjadi pada kumparan adalah ….

2. 2. dan 3 d. menggerakkan kawat dalam medan magnet searah garis gaya magnet c.SMA Negeri 1 Sukodadi 5. 1. 1. 1. Pada percobaan dengan kumparan-kumparan yang diputar di dalam magnet homogen diperoleh data sebagai berikut : Percobaan Jumlah lilitan Luas penampang Kecepatan Putar (1) x y z (2) 3x ½y 2z (3) X 2y 2z (4) 2x y 3z (5) 4x y Z Yang menghasilkan Gaya Gerak Listrik (GGL) terbesar adalah …. 22 Volt 8. 3. Gaya gerak listrik induksi dapat ditimbulkan dengan beberapa cara. dan 4 saja e. Di antara factor-faktor di bawah ini 1) Jumlah lilitan 2) Kekuatan fluks magnet 3) Kecepatan relative dari magnet 4) Diameter kawat kumparan Yang berpengaruh terhadap besarnya GGL induksi yang dihasilkan adalah …. 3. (4) b.1 sekon adalah … a. dan 4 c. memasang galvanometer pada ujung-ujung kumparan d. Besaran fisis yang tampak adalah : 1) Jumlah lilitan (N) 2) Induksi magnet (B) 3) Kecepatan relatif dari A atau B 4) Luas penampang kawat Nilai GGL induksi yang terjadi dipengaruhi oleh …. 200 Volt e. Gambar di samaping menunjukkan rangkaian alat-alat yang digunakan untuk percobaan GGL induksi. a.2 Volt c. 3.4 Volt b. a. (3) 6. 2. mendekatkan batang magnet pada ujung kumparan e. 220 Volt d. dan 4 b. dan 4 saja 54 . 3. 4. 2. (2) e. 1 dan 2 saja c. Besar GGL induksi pada saat t = 0. Gambar di samping menunjukkan rangkaian alat-alat yang digunakan untuk percobaan GGL Induksi. dan 3 saja d. satu diantaranya adalah … a. 2. 1. (1) d. menggerakkan kawat dalam medan magnet sehinggamemotong garis gaya magnet 7. a. dan 4 9. 2. meletakkan kumparan kawat dalam medan magnet b. 2. 3. dan 4 saja b. Arus pada sebuah kumparan (500 mH) berubah setiap saat menurut fungsi i(t) = 2t2 + 4t – 3. 1. 1. 1. dan 4 e. (5) c. 2.

SMA Negeri 1 Sukodadi 10. 55 volt c. 110 volt e. 25 volt b. a. 30  e. 40  4.1 F c. 96 volt d. a. a. 3. 2. Angka yang ditunjukkan voltmeter (V) dan amperemeter (A) berturut-turut 80 V dan 2 A. 1. 10 F 55 . a. Sebuah rangkaian RL seri dihubungkan dengan sumber tegangan AC 100 V seperti pada gambar di samping. dan 5 d. 100 F e. 72 volt e. 10  d. 2. dan 4 saja H. beda potensial antara titik M dan N adalah …. Reaktansi induktif rangkaian sebesar …. 3. 1 F b. 96 volt 2. 3 dan 4 saja e. 1. 2. a. 50  b. dan kapasitor 1. 6 volt b. 130 volt 3. Jika 2 = 10 maka nilai kapasitor C adalah …. 1. 2. 1000 F d. Rangkaian RLC seri dirangkai seperti gambar! Bila saklar S ditutup. 4. Rangkaian listrik pada gambar di samping mengalami resonansi. Di antara faktor-faktor di bawah ini 1) Jumlah lilitan (N) 2) Kekuatan fluks (B) 3) Kecepatan relatif dari magnet 4) Diameter kawat kumparan 5) Kuat arus (i) Yang berpengaruh terhadap besarnya GGL induksi yang dihasilkan adalah …. Menentukan besaran-besaran fisis pada rangkaian arus bolak-balik yang mengandung resistor. dan 3 saja b. Rangkaian RLC seri dirangkaikan seperti pada gambar! Bila saklar S ditutup. induktor. 48 volt d. Gambar di samping menunjukkan rangkaian alat-alat yang digunakan untuk percobaan GGL induksi. 60  c. dan 4 saja c. 2. 12 volt c. 1. beda potensial antara titik B dan D adalah …. 0.

1300  9.1 H dan kapasitor F dirangkai seri dan dihubungkan dengan tegangan bolakbalik. 2. 60  b.5 kHz b.5 kHz e. 10  c. 160  e. Manakah grafik yang menyatakan gelombang sinus tegangan dan arus terhadap waktu dalam rangkaian RLC yang bersifat kapasitif? 6. Hambatan R = 6 . 100  e.0 kHz c. 7. a. Suatu rangkaian seri R. inductor 0. a. 14  d. Berdasarkan data tersebut. 80  c. 1500  e.SMA Negeri 1 Sukodadi 5. a. L dan C dihubungkan dengan tegangan bolak-balik. 800  b. maka reaktansi kapasitifnya adalah …. 1600  d. Impedansi rangkaian adalah …. 0. Akibat pengaruh arus bolak-balik pada rangkaian RLC seri. maka resonansi rangkaian terjadi pada frekuensi …. 600  c.0 kHz d. Apabila induktansi H dan kapasitas kapasitor 25 µF. 120  d. 1124  8. 1. Perhatikan gambar rangkaian RLC berikut! Besar impedansi rangkaian tersebut adalah …. a. 240  7. maka diperoleh data seperti tertera pada gambar di samping. 2.5 kHz 56 . √14  b.

1. 2. a. Perhatikan diagram rangkaian RLC berikut ini.0 A b. Jika kecepatan sudut = 1000 rad/s. 2. a. R = 300 . 2. 2.5 A d.3 A b. 0.0 A e. 1.5 A c.4 A e.SMA Negeri 1 Sukodadi 10. Perhatikan gambar di samping.0√2 A 57 .5 A c. maka kuat arus efektif yang mengalir dalam rangkaian adalah …. 1. 2.5 A 11. L = 0. Kuat arus maksimum dari rangkaian adalah ….9 H dan C = 2 µF dihubungkan seri dengan tegangan efektif 250 volt. 1.0 A d.

4. 1. 0.electron mengelilingi inti pada lintasan tertentu yang momentum angulernya nh/2 c.24 eV e.6 eV. Atom adalah bagian yang tak dapat dibagi lagi b. Energi electron pada keadaan dasar di dalam atom hydrogen adalah -13. Elektron tidak menyerap dan membebaskan energi pada lintasan stationer. a. Rutherford mengungkapkan teori atomnya berdasarkan eksperimen. 0.SMA Negeri 1 Sukodadi STANDAR KOMPETENSI LULUSAN 6 Menjelaskan konsep dan prinsip relativitas. 1. Atom terdiri dari inti yang bermuatan positif dan sejumlah electron yang mengelilinginya d. Atom berbentuk bola yang bermuatan positif dan negatifnya tersebar merata c. Pernyataan berikut yang berkaitan dengan ciri-ciri model atom Rutherford adalah ….36 eV d. Atom litium dituliskan dengan rumusan .85 eV b. Model atom yang sesuai untuk atom litium menurut teori Bohr adalah …. a. Rutherford? a. Electron-elektron mengelilingi inti sambil memancarkan energi e.76 eV c. Gambar model atom Carbon menurut teori atom Niels Bohr adalah …. Membedakan teori-teori Atom 1. Elektron-elektron bergerak mengelilingi inti di bawah pengaruh gaya Coulomb b. Electron. 58 . Atom mempunyai muatan positip yang terbagi merata ke seluruh isi atom d. Diketahui atom Carbon terdiri dari nomor atom A = 12 dan nomor massa Z = 6. Energi electron pada orbit dengan bilangan kuantum n = 4 adalah …. 2. dan radioaktivitas serta penerapannya A. teori atom. Manakah pernyataan yang berasal dari model atom E.96 eV 3. Muatan atom positip dinetralkan oleh electron yang tersebar merata 5. 0. Elektron dapat berpindah dari satu lintasan ke lintasan yang lain e.

a.50 eV d.20 eV d. Menurut model atom Bohr elektron dapat tereksitasi dari orbital n = 2 ke n = 3 pada atom hidrogen. menyerap energi sebesar 12. 12. – 1. Dalam model atom Bohr.76 eV b. memancarkan energi sebesar 12.67 eV e. 0. energinya sebesar …. (1). atom terdiri dari muatan positif dan negatif yang tersebar merata c. elektron tidak dapat mengorbit di sembarang lintasan b. 1. muatan positif dan massa atom terpusatkan pada inti atom e. Jika persamaan energi lintasan electron tunggal dari sebuah atom hydrogen adalah = . 3.50 eV e.21 eV b. menyerap energi sebesar 2. eV. a.09 eV b. 1.51 eV d. 3.57 eV c. (2). Jika energi stasioner elektron pada tingkat n = 1 memenuhi formulasi matematik = . 10. 0. atom berbentuk bola kosong dengan inti berada di tengah 59 .24 eV d. Perhatikan pernyataan-pernyataan berikut : 1) Atom terdiri dari electron yang bermuatan negatif dan inti atom yang bermuatan positif 2) Elektron mengorbit inti atom seperti planet mengorbit matahari 3) Elektron mengorbit inti atom pada orbit yang stationer tanpa memancarkan energi. maka sebuah electron yang tereksitasi dari lintasan n = 1 ke n = 4 mengalami perubahan energi elektron sebesar …. – 2.35 eV 12. a. 0. a. Energi electron pada orbit dengan bilangan kuantum n = 4 adalah ….36 eV c. – 2.40 eV b. a. muatan negatif bergerak mengelilingi inti yang bermuatan positif tanpa membebaskan energi 10. dan = . (2) saja e. – 1. nilai perubahan energi untuk keadaan di atas adalah ….51 eV e. Apabila electron berada pada lintasan ketiga. (3) saja 8. – 1.88 eV 11.85 eV 9. atom merupakan bagian terkecil dari suatu unsur d. jika elektron berpindah lintasan. a. a. Yang membedakan . ketika elektron atom hidrogen berpindah dari orbit dengan bilangan kuantum n = 1 ke n = 3. 1. 7.SMA Negeri 1 Sukodadi 6. 0.09 eV c. elektron merupakan bagian atom yang bermuatan negative c. (1) dan (3) saja b. kuantitas muatan positif dan negatif yang terpusat d.20 eV e. eV. 0.85 eV d. muatan negatif mengelilingi inti dengan tingkat energi tertentu c. Energi electron pada keadaan dasar di dalam atom hidrogen -13. (1) saja d.40 eV b. Pernyataan yang sesuai dengan gagasan model atom Rutherford adalah …. menyerap energi sebesar 1. 1. 13.85 eV 14. elektron berputar mengelilingi inti dengan membebaskan sejumlah energi b. a.96 eV e. dan (3) c. eV.54 eV c.51 eV 7. memancarkan energi sebesar 1. maka akan menyerap energi.odel atom Rutherford dengan model atom Thomson adalah penyataan …. Pernyataan di bawah ini yang sesuai model atom Rutherford adalah ….75 eV c. muatan positif dikelilingi muatan negatif yang mengorbit inti b. a. muatan positif bergerak mengelilingi inti yang bermuatan negatif tanpa membebaskan energi e. 6. Perbedaan utama antara model atom Rutherford dan model atom Bohr adalah …. maka elektron tersebut akan ….6 eV.

a. 4 833 K d. secara keseluruhan atom bersifat netral e.K. 9. maka panjang gelombang maksimum radiasi permukaan adalah …. 6 R J/s 2. 11. Kecepatan foton sama dengan kecepatan cahaya d. 10 R J/s e. atom terdiri atas inti atom dan elektron 16. Tiga pernyataan di bawah ini terkait dengan teori atom.898 x 10-3 m. Efek Compton menerapkan teori kuantum Planck c. 10.82 eV c. 4 R J/s b. atom terdiri atas muatan positif dan negatif e. 12. 6. Semua foton merupakan gelombang elektromagnetik b. Suatu benda hitam pada suhu 27C memancarkan energi R J/s. (1) Elektron mengorbit inti dalam lintasan-lintasan tertentu (2) Tidak ada pancaran/serapan energi oleh electron saat berpindah lintasan (3) Electron memiliki energi yang besarnya sembarang Pernyataan yang sesuai dengan teori kuantum adalah … a. 5 100 K c.222 x 10 m 60 . 6 000 K b. c = kecepatan cahaya) 3. Energi elektron atom hidrogen pada tingkat dasar = -13. Permukaan benda pada suhu 37C meradiasikan gelombang elektromagnetik.6 eV. 2 900 K e.989 x 10-6 m c.07 eV e. 1 667 K 5. Pernyataan berikut ini yang tidak menggambarkan teori kuantum Planck adalah …. Menjelaskan teori kuantum Planck dan kaitannya dengan radiasi benda hitam 1.20 eV B. 8. a. a.K.SMA Negeri 1 Sukodadi d. Pernyataan yang benar terkait teori atom Rutherford adalah …. massa atom terpusat pada inti atom 15. 12 R J/s d. Apabila nilai konstanta Wien = 2.752 x 10-6 m e. (1) dan (3) d. (3) b.53 eV d. 10.09 eV b. Jika konstanta Wien = 2. Jika dipanskan sampai 327C energi radiasinya menjadi …. Cahaya terdiri atas kuantum-kuantum e. 9. maka energi yang dipancarkan elektron ketika bertransisi dari lintasan n = 2 ke tingkat n = 1 adalah ….212 x 10-6 m -6 -6 b. Energi dalam satu foton adalah = ℎ (h = tetapan Planck. 8. a. (1) e.90 x 10-3 m. maka besar suhu (T) permukaan benda adalah …. 9. 16 R J/s c. Grafik di samping menunjukkan hubungan antara intensitas radaisi (I) dan panjang gelombang () pada radiasi energi oleh benda hitam. (2) 4. a. a.348 x 10 m d. muatan tersebar merata dalam inti atom c. (1) dan (2) c. bagian terkecil dari atom adalah elektron b. elektron memancarkan cahaya ketika berpindah dari orbit dalam ke orbit luar d.

0 x 1019 foton c. dan h = 6.6 x 10-34 J. 25 000 A 61 . Grafik berikut menyatakan hubungan intensitas gelombang (I) terhadap panjang gelombang. 6. c = 3 x 108 m/s. Luas permukaan sebuah benda 3 cm2.s. 5 000 A b.8 x 10 foton -31 8.0 x 10-31 kg dan muatan elektron 1. 4. 5 x 1020 foton 11. (h = 6. Menurut teori kuantum Planck besar energi foton …. berbanding lurus dengan frekuensi cahaya d. berbanding terbalik dengan frekuensi cahaya 13. c = 3 x 108 m/s) a. pada saat intensitas maksimum ( ) dari radiasi suatu benda hitam sempurna.6 x 10-34 J. Daya kalor radiasi benda tersebut sebesar ….80 x 10-11 m b. 2 x 1020 foton e.6 x 10-34 J. Intensitas radiasi yang diterima pada dinding dari tungku pemanas ruangan adalah 66.6 x 10-34 J.SMA Negeri 1 Sukodadi 6. Jika konstanta Wien 2. 5 x 1021 foton b. 3. 2.3 watt 7. a.s. 1. 1.6 x 10 m 10. Jika massa elektron 9. maka jumlah foton yang mengenai dinding persatuan waktu adalah …. 1 632.1 watt e.6 x 10-19 C (h = 6. maka jumlah foton yang dipancarkan tiap sekon adalah …. 1.s).3 dan suhunya 1 500 K.2 x 1020 foton e. Sebuah elektron dipercepat hingga kecepatannya x 108 m/s. berbanding lurus dengan panjang gelombang cahaya b. 1 950.50 x 10-11 m e.6 watt d.9 x 10-3 mK.s. panjang gelombang radiasi maksimum pada T1 adalah …. maka panjang gelombang de Broglie elektron adalah …. 6.2 x 107 m/s (tetapan Planck = 6.6 x 10-34 J.7 x 10-11 m 9. 2 x 1019 foton d. Jika tungku ruangan dianggap benda hitam dan radiasi gelombang elektromagnetik pada panjang gelombang 600 nm. 2.5 x 10-11 m d. 4. 8. Jika konstanta Planck h = 6. 1 261.25 x 10-11 m d. Jika panjang gelombang cahaya merah 6000 A. meradiasi gelombang inframerah sebesar 22% dari total radiasi cahaya yang dilepaskan. Diketahui benda tersebut mempunyai nilai emisivitas 0.2 x 10-11 m e. 1.s) memiliki panjang gelombang de Broglie sebesar … a.s.10 x 10-11 m c. 1 x 1019 foton c.5 watt c. 8.9 x 10 m d. 1.3 W/m2. a.0 x 10-31 kg bergerak dengan laju 1. berbanding lurus dengan kuadrat panjang gelombang cahaya c.2 x 10-10 m -10 -10 b. 1. Sebuah partikel elektron bermassa 9. a. 5.0 x 1021 foton 20 20 b. 20 000 A e.0 x 10 kg bergerak dengan kecepatan 2.5 x 106 m.0 x 10-10 m e.6 watt b. 1 722. berbanding terbalik dengan kuadrat frekuensi cahaya e. 14 500 A d. 3. Panjang gelombang de Broglie elektron adalah …. 1 486. 1. 5.2 x 10-10 m c. a. 1.0 x 10-11 m b. a. Benda hitam dengan daya radiasi 150 watt. a.0 x 10 foton d. 10 000 A c.60 x 10-11 m 12. Elektron bermassa 9.3 x 10-11 m c.

1.00307 sma.80 MeV c.982 MeV e.008 sma. energi minimum yang diperlukan untuk memecah partikel alpha menjadi dua deuteron sebesar ….00783 sma Jika 1 sma setara dengan energi 931 MeV.008665 sma. massa = 0. 0. diperlukan energi 1.11 MeV 4. diperlukan energi 1.88 MeV e. Menentukan besaran-besaran fisis pada reaksi inti atom 1.078 sma. m He-4 = 4.4 MeV c. a. a. 0. 0. 1. Jika massa proton = 1.4 MeV e.007 sma. = 4. Diketahui massa = 1. Jika 1 sma = 931 MeV. 1.298 MeV b.20 MeV e. besar Q = …. dihasilkan energi 1. massa = 4. a.00055 sma dan 1 sma = 931 MeV.003 sma dan 2.01 sma. 2186. 15.44 MeV c. 36.3 MeV 3.28 MeV d.262 sma e.01410 sma.0078 sma.20099 MeV e. 17. massa = 2.60 MeV b.0078 sma dan neutron = 1. Perhatikan reaksi fusi inti ringan berikut ini. 17. 62 .00260 sma.014 sma. 0. penyerapan energi Q adalah ….2 MeV b. 2. 0.5 MeV d. a.014 sma. 2. dan 1 sama setara dengan energi sebesar 931 MeV. dihasilkan energi 1. 27.50 MeV d. 0.47 MeV b. = 16.68 MeV d.01400 sma.892 MeV d.20099 MeV d. 23. 252 sma d. a. Massa inti dan berturut-turut 4. Perhatikan reaksi inti berikut! + → + + Apabila massa inti = 14. m n = 1.862 MeV c. energi yang dihasilkan dari reaksi ini adalah …. 2774. 1862.SMA Negeri 1 Sukodadi C. defek massa pembentukan adalah …. maka dihasilkan sebuah inti Oksigen dan sebuah proton seperti terlihat pada reaksi inti berikut ini : + → + Diketahui massa inti : = 4. 1. massa = 17. 16.10000 MeV 2. = 2.003 sma.67 MeV 5. m H-3 = 2.006 sma. 2005. 1. 0. Massa inti atom adalah 40. Nilai E (energi yang dibebaskan) pada reaksi fusi tersebut adalah …. Perhatikan reaksi fusi di bawah ini! + → + + Jika : m H-2 = 2. = 0.00783 MeV c. dan 1 sma setara dengan energi 931 MeV. a.10000 MeV b.01 MeV b. 16.002600 sma.289 MeV 8.0141 sma . 35.0026 sma dan = 1. Dari reaksi tersebut di atas. diperlukan energi 1.02 MeV 7.0087 sma. Banyak energi yang dibebaskan adalah ….320 sma 6. 2767. 0. Jika Nitrogen ditembak dengan partikel alfa. maka pada reaksi di atas ….51 MeV e. + → + + Diketahui massa inti : = 2.330 sma b. = 1. massa = 1.009 sma. 1 sma = 931 MeV. Inti atom yang terbentuk memenuhi reaksi fusi berikut : + → + + . = 3.0087 sma. = 14. Perhatikan reaksi fusi inti ringan berikut! + → + + Jika massa atom = 1.165 sma c.016000 sma.99913 sma.0160 sma. a. 15.21 MeV c.

3 dan 4 b. 1. dan 3 c. Setelah 8 hari unsur yang tersisa Y gram. 1 dan 2 c. 2 dan 3 b. 4 : 1 e. Jika waktu paruh radium 1 620 tahun. 2 dan 4 e. 1. b. 1 dan 3 saja d. a. Perhatikan pernyataan-pernyataan berikut! 1) Sinar gamma digunakan untuk membunuh sel-sel kanker 2) Sinar gamma digunakan untuk mensterilkan alat-alat kedokteran 3) Sinar alfa digunakan untuk mendeteksi adanya kebocoran suatu pipa 4) Sinar beta digunakan untuk mendeteksi kebocoran suatu pipa Pernyataan yang merupakan manfaat sinar radioaktif yang dihasilkan radioisotope adalah …. mendeteksi kebocoran pipa e. a.87 x 1018 atom 4. 2. beta dan sinat gamma . 4. 1. menentukan umur batuan atau fosil 7.69 x 1017 atom e. 16 : 1 c.95 x 1015 atom c. atom yang meluruh setelah 3 240 tahun sebanyak …. 1 dan 4 saja b.56 MeV c. 2 dan 4 6.02 MeV D.36 x 1018 atom. 1. uji mutu kerusakan bahan industri c. 2. 3. 1 dan 4 3. Massa unsur radioaktif P mula-mula X gram dengan waktu paruh 2 hari.SMA Negeri 1 Sukodadi a. 1. 2 dan 4 saja e. Menentukan jenis-jenis zat radioaktif dan mengidentifikasi manfaat radioisotop dalam kehidupan 1. Satu sampel radium sebanyak 2 mg mempunyai 5.86 MeV e. e. a. Radioisotop Carbon-14 bermanfaat untuk …. 1. 3 dan 4 c. c. 2. 3 dan 4 d. Perbandingan antara X : Y = …. 2 dan 3 63 .46 MeV b. 1 : 8 2. a. Inti atom radioaktif dapat melepas beberapa partikel radioaktif diantaranya partikel alpha . 2.58 x 1016 atom d. Pernyataan terkait dengan penerapan radioisotope dalam bidang hidrologi : (1) mengukur tinggi permukaan cairan dalam wadah tertutup (2) mengukur endapan lumpur di pelabuhan (3) menentukan letak kebocoran suatu bendungan (4) menentukan penyempitan pada pembuluh darah Pernyataan yang benar adalah …. 2. 1) H-2 (deuterium) 3) C-14 (Carbon) 2) I-131(Iodium) 4) Co-60 (cobalt) Radioaktif yang bermanfaat dalam bidang kedokteran adalah …. 3 dan 4 e. a. 1 : 16 b. 2. mekanisme reaksi foto sintesis b. a. a. 1. d. 1. Berikut ini beberapa zat radioaktif yang bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari. Apabila inti atom memancarkan sinar alpha dan sinar gamma. pengobatan kanker d. 1. 1 dan 3 d. 5. maka inti atom menjadi ….02 x 1018 atom b.77 MeV d. 8 : 1 d.

SMA Negeri 1 Sukodadi 64 .

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->