DEPARTEMEN KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA KEPUTUSAN MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR : KEP-1100/KM.

17/1998 TENTANG PENGESAHAN ATAS PERATURAN DANA PENSIUN DARI DANA PENSIUN LEMBAGA KEUANGAN PT. BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang : a. bahwa dengan surat permohonan Nomor : DIR/ 0392 tanggal 21 Oktober 1998, Direksi PT. Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk Pendiri Dana Pensiun Indonesia (Persero) Tbk telah mengajukan permohonan pengesahan atas perubahan Peraturan Dana Pensiun dari Dana Pensiun Lembaga Keuangan PT. Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. b. bahwa perubahan Peraturan Dana Pensiun dari Dana Pensiun Lembaga Keuangan PT. Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk telah memenuhi persyaratan berdasarkan Undangundang Nomor 11 tahun 1992 tentang Dana Pensiun dan peraturan pelaksanaannya; Mengingat : 1. Undang-undang Nomor 11 tahun 1992 tentang Dana Pensiun (Lembaran Negara tahun 1992 nomor 37, Tambahan Lembaran Negara Nomor 3477); 2. Peraturan Pemerintah Nomor 77 tahun 1992 tentang Dana Pensiun Lembaga Keuangan (Lembaran Negara tahun 1992 Nomor 127, Tambahan Lembaran Negara Nomor 3508); 3. Keputusan Presiden RI Nomor 15 tahun 1984 tentang Susunan Organisasi Departemen, sebagaimana telah diubah terakhir dengan Keputusan Presiden RI Nomor 35 tahun 1992; 4. Keputusan Menteri Keuangan Nomor 228/ KMK.017/1993 tentang Tata Cara Permohonan Pengesahan Pendirian Dana Pensiun Lembaga Keuangan dan Pengesahan atas Perubahan Peraturan Dana Pensiun dari Dana Pensiun Lembaga Keuangan;

1

MEMUTUSKAN : Menetapkan : KEPUTUSAN MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA TENTANG PENGESAHAN ATAS PERATURAN DANA PENSIUN DARI DANA PENSIUN LEMBAGA KEUANGAN PT. BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk. Pasal 1 Mengesahkan Peraturan Dana Pensiun dari Dana Pensiun Lembaga Keuangan PT. Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (NPWP : 1.620.517.1022) berkedudukan di Jakarta, yang ditetapkan Pendiri dengan Keputusan Nomor : KP/0279/DIR/R tanggal 28 September 1998. Pasal 2 Dengan berlakunya keputusan ini maka Keputusan Menteri keuangan Nomor : KEP-301/KM.17/1993 tanggal 28 Desember 1993 tentang Pengesahan Peraturan Dana pensiun dari Dana Pensiun Lembaga Keuangan PT. Bank Negara Indonesia (Persero) dinyatakan tidak berlaku lagi. Pasal 3 Keputusan ini mulai berlaku sejak tanggal ditetapkan.

Ditetapkan di Jakarta pada tanggal 23 Nopember 1998 A.N. MENTERI KEUANGAN M E N JENDERAL LEMBAGA KEUANGAN DIREKTUR KEUA TE
DEP AR

U

BL

IK INDO

SUSIYANTI B. HIRAWAN NIP. 130353821 Tembusan : 1. Menteri Keuangan 2. Sekretaris Jenderal 3. Direktur Jenderal Pajak 4. Sekretaris Direktorat Jenderal Lembaga Keuangan 5. Direktur Dana Pensiun

E
N

SI

A

NG
AN

RE

P

2

bahwa sehubungan dengan hal tersebut dipandang perlu untuk menetapkan K e p u t u s a n D i r e k s i P T. b . 3 1 / Ta m b a h a n L e m b a r a n n e g a r a Republik Indonesia Nomor 3472). B a n k N e g a r a Indonesia (Persero) Tbk tentang Peraturan Dana Pensiun dari Dana Pensiun lembaga K e u a n g a n P T. Undang-undang Republik Indonesia Nomor 11 Ta h u n 1 9 9 2 t e n t a n g D a n a P e n s i u n (L e m b a r a n N e g a r a R e p u b l i k I n d o n e s i a tahun 1992 Nomor 37/Tambahan Lembaran Negara Nomor 3477).KEPUTUSAN DIREKSI PT. b a h w a d a l a m r a n g k a p e l a k s a n a a n penyelenggaraan Program Pensiun Iuran Pasti oleh Dana Pensiun Lembaga Keuangan PT. Keputusan Menteri Keuangan Republik Indonesia Nomor 228/KMK. Bank Negara Indonesia (Persero) perlu adanya penyempurnaan atas ketentuan-ketentuan dalam peraturan Dana Pensiun Lembaga Keuangan PT. d . Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. c .017/1993 tanggal 26 Februari 1993 tentang Tata Cara Permohonan Pengesahan Pendirian Dana 3 . Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 77 tahun 1992 tentang Dana pensiun Lembaga Keuangan (Lembaran Negara Republik Indonesia tahun 1992 Nomor 127/ Tambahan Lembaran Negara Nomor 3508). Undang-undang Republik Indonesia Nomor 7 Tahun 1992 tentang Perbankan (Lembaran Negara Republik Indonesia tahun 1992 N o . BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk Menimbang : a. BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk DIREKSI PT. Mengingat : a . BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk NOMOR : KP / 0279 / DIR / R PERATURAN DANA PENSIUN DARI DANA PENSIUN LEMBAGA KEUANGAN PT. B a n k N e g a r a I n d o n e s i a (Persero) Tbk. b .

Anuitas adalah suatu rangkaian pembayaran berkala atau penerimaan berkala selama sumur hidup.Pensiun lembaga Keuangan dan Pengesahan atas Perubahan Peraturan Dana Pensiun dari Dana Pensiun Lembaga Keuangan. 5. e . ketrampilan dan pengalamannya. f . B a n k N e g a r a I n d o n e s i a (Persero) Tbk. MEMUTUSKAN MENETAPKAN: K E P U T U S A N D I R E K S I P T . Ahli Waris adalah ahli waris sebagaimana dimaksud dalam peraturan perundang-undangan yang berlaku. Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk berikut perubahanperubahannya sebagaimana yang telah diumumkan terakhir dalam Berita Negara RI tanggal 25 Agustus 1998 Nomor 68 Tambahan Nomor 4899. keahlian. 3 . Dana adalah akumulasi Iuran dan hasil pengembangan serta dana yang dialihkan dari Dana Pensiun Pemberi Kerja. B A N K NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk TENTANG PERATURAN DANA PRNSIUN DARI DANA PENSIUN LEMBAGA K E U A N G A N P T. Bank Negara Indonesia (Persero) Nomor KP/ 137/DIR/R tanggal 9 Juni 1993 tentang Dana Pensiun Lembaga K e u a n g a n P T. Keputusan Direksi PT. 4 . 4 . 2 . B A N K N E G A R A INDONESIA (PERSERO Tbk BAB I KETENTUAN UMUM Pasal 1 Dalam Peraturan Dana Pensiun ini yang dimaksud dengan : 1. yang menyebabkan Peserta tidak mampu lagi melakukan pekerjaan yang memberikan penghasilan yang layak diperoleh sesuai pendidikan. Anak adalah semua anak yang sah dari Peserta yang telah terdaftar pada Dana pensiun sebelum Peserta meninggal dunia atau pensiun. Anggaran Dasar PT. Cacat adalah cacat total dan tetap.

yang pembayarannya ditunda sampai pada saat Peserta mencapai Usia Pensiun Dipercepat. Manfaat Pensiun Dipercepat adalah Manfaat Pensiun bagi Peserta yang dibayarkan kepada Peserta sebelum yang bersangkutan mencapai Usia Pensiun Normal tetapi telah memenuhi syarat untuk memperoleh pembayaran Manfaat Pensiun Dipercepat sebagaimana diatur dalam Peraturan Dana Pensiun ini. Peraturan Dana Pensiun adalah Peraturan Dana Pensiun dari Dana Pensiun Lembaga Keuangan PT. 18. Manfaat Pensiun Ditunda adalah hak atas Manfaat Pensiun bagi Peserta yang berhenti mengiur sebelum mencapai Usia Pensiun Dipercepat. Peserta adalah perorangan baik karyawan maupun pekerja mandiri yang memenuhi syarat kepesertaan sesuai dengan Peraturan Dana Pensiun ini. Iuran adalah sejumlah uang tertentu yang disetor oleh Peserta kepada Dana Pensiun yang dibukukan di dalam rekening atas nama masing-masing Peserta. 17. 19. 16. Manfaat Pensiun Cacat adalah Manfaat Pensiun bagi Peserta yang dibayarkan bila Peserta mengalami cacat berdasarkan ketentuan Peraturan Dana Pensiun ini. 15. 8. 7. yang telah terdaftar pada Dana Pensiun sebelum Peserta meninggal dunia atau pensiun. 11. Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. 14. Dana pensiun adalah Dana Pensiun lembaga Keuangan PT. Manfaat Pensiun Normal adalah Manfaat Pensiun bagi Peserta yang mulai dibayarkan kepada Peserta saat mencapai Usia Pensiun Normal. Menteri adalah Menteri Keuangan Republik Indonesia. Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk yaitu Badan Hukum yang didirikan oleh PT. Penghasilan adalah penghasilan seseorang sebagaimana diatur dalam Peraturan perundang-undangan dibidang pajak yang berlaku. Pihak Yang Berhak adalah janda / duda atau anak atau Pihak Yang Ditunjuk. 10. 13. Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. P e m b e r i K e r j a a d a l a h b a d a n a t a u p e r o r a n g a n y a n g mempekerjakan karyawan yang menjadi Peserta Dana Pensiun. Janda/Duda adalah istri/suami yang sah dari Peserta yang meninggal dunia. 12. 9. 5 . Manfaat Pensiun adalah Dana Peserta yang dibayarkan kepada Peserta atau Pihak Yang berhak sesuai dengan tata cara yang ditetapkan dalam peraturan Dana Pensiun.6.

01. Pihak Yang Ditunjuk adalah seseorang atau badan yang ditunjuk oleh Peserta yang tidak memiliki istri / suami dan anak yang sah. KEP/301/KM17/1993 tanggal 28 Desember 1993 yang dicatat pada Buku Daftar Umum tanggal 29 Desember 1993 dengan No. Program Pensiun Iuran Pasti adalah Program Pensiun yang mengupayakan Manfaat Pensiun bagi Peserta yang besar iurannya ditetapkan terlebih dahulu dan akumulasi iuran serta hasil pengembangannya dibukukan pada rekening atas nama masing-masing Peserta sebagai Manfaat Pensiun. 21.00003. menghimpun Iuran Peserta dan pengalihan Dana dari dana pensiun lain. BAB II DANA PE N S I U N Pasal 2 Nama dan tempat Kedudukan Dana Pensiun ini bernama Dana Pensiun Lembaga Keuangan PT. DPLK Pasal 4 Maksud dan Tujuan 1) Dana Pensiun ini adalah jenis Dana Pensiun Lembaga Keuangan. baik karyawan maupun pekerja mandiri.20. Dana Pensiun menjalankan kegiatan sebagai berikut : a. Pasal 5 Kegiatan dan Usaha 1) Untuk mencapai maksud dan tujuan. 22. Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau disingkat DPLK BNI berkedudukan dan berkantor di Jakarta Pasal 3 Tanggal Pendirian Dana Pensiun ini didirikan pada tanggal 28 Desember 1993 untuk jangka waktu yang tidak ditentukan dan untuk pertama kali Peraturan Dana Pensiun disahkan dengan keputusan Menteri Keuangan No. 2) Dana Pensiun ini menyelenggarakan Program Pensiun Iuran Pasti bagi Perorangan. 6 . 93. Usia Pensiun Normal adalah usia Peserta pada saat mulai berhak menerima Manfaat Pensiun Normal.

2) Penarikan dana hanya diperkenankan bagi Peserta yang masa kepesertaannya telah mencapai minimal 2 (dua) tahun. c) Atas penarikan tersebut Peserta wajib membayar biaya penarikan sebesar 3% ( tiga persen ) dari total dana yang ditarik kepada pendiri melalui Dana Pensiun. I u r a n d a n h a s i l pengembangannya akan dikembalikan sesuai dengan ketentuan yang berlaku di Dana Pensiun dan wajib membayar kepada Pendiri melalui Dana Pensiun biaya pengembalian sebesar 3% (tiga persen) dari total dana yang dikembalikan. 4) Penarikan dana dilakukan dengan mengisi Formulir Penarikan Dana Peserta yang disediakan oleh Dana Pensiun. 2) D a l a m h a l P e s e r t a d i n y a t a k a n t i d a k a k t i f . 3) Tanpa mengurangi maksud ketentuan sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) dan (2) pasal ini. b) Penarikan dana dimaksud tidak termasuk hasil pengembangan dan dana yang dialihkan dari Dana Pensiun Pemberi Kerja. maka : a) Peserta dimungkinkan untuk menarik seluruh akumulasi Iuran. 4) Ketentuan dalam pasal ini tidak berlaku bagi Peserta yang beralih dari Dana Pensiun Pemberi kerja sebagaimana dimaksud dalam pasal 14 ayat (2) dan dari Dana Pensiun Lembaga keuangan lain. Pasal 23 Peserta Yang Tidak Aktif 1) Peserta dinyatakan tidak aktif apabila selama 12 (dua belas) bulan berturut-turut tidak menyetor Iuran dan masa kepesertaannya belum mencapai 3 (tiga) tahun. dalam hal Peserta sementara tidak mempunyai penghasilan lagi karena sesuatu hal. Pasal 22 Informasi Mengenai Dana Peserta berhak mendapatkan informasi mengenai keadaan/posisi Dananya setiap saat dikehendaki. Pasal 24 Penentuan Pihak Yang Ditunjuk 1) Peserta berhak menentukan pihak yang ditunjuk sebagai penerima Manfaat Pensiun. 7 . 5) Setiap penarikan dana tunduk pada ketentuan pajak yang berlaku saat itu. 3) Setiap pengembalian dana kepada Peserta yang tidak aktif tunduk pada ketentuan Pajak yang berlaku saat itu.

kantor-kantor dan halaman yang dipergunakan oleh Dana Pensiun dan berhak untuk memeriksa buku-buku dan dokumendokumen serta kekayaan Dana pensiun dan berhak pula meminta keterangan yang diperlukan berkenaan dengan Dana Pensiun. b) mengelola Dana Pensiun dengan mengutamakan kepentingan Peserta dan pihak lain yang berhak. Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk : a) meminta segala keterangan yang berhubungan dengan kepesertaan. d) memelihara buku. Pasal 11 Hak. Kewajiban dan Tanggung Jawab Pengurus 1) Hak PT. 2) Anggota Komisaris PT. 3) Komisaris PT. Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk mempunyai wewenang menunjuk Akuntan Publik untuk mengaudit Laporan Keuangan dan laporan portofolio investasi Dana Pensiun. Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk : a) menetapkan rencana kerja yang berkaitan dengan pengelolaan kekayaan Dana Pensiun. c) melaksanakan investasi kekayaan Dana Pensiun sesuai dengan pilihan Peserta. 8 . b) menyampaikan laporan secara tertulis atas hasil pengawasannya kepada pemegang saham Pendiri dan salinannya diumumkan kepada Peserta. b) menerima imbalan atas jasa kepengurusan. catatan dan dokumen yang diperlukan dalam rangka kegiatan Dana Pensiun. 2) Kewajiban PT. masing-masing atau bersama-sama berhak memasuki gedunggedung. Pasal 10 Pe n g u ru s PT. d) menetapkan organisasi dan personil Dana Pensiun. c) menetapkan paket-paket investasi. Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk.tugas : a) melakukan pengawasan atas pengelolaan Dana Pensiun. Bank Negara Indonesia 9Persero) Tbk bertindak sebagai pengurus Dana Pensiun dan bertanggung jawab atas pengelolaan dan investasi kekayaan Dana Pensiun.

setiap perubahan Peraturan Dana Pensiun. susunan dan waktu yang ditetapkan Menteri. hal-hal yang timbul dalam rangka kepesertaan dalam bentuk dan waktu yang ditetapkan oleh menteri. g) menyampaikan laporan berkala kepada Menteri. 3) Tanggung jawab PT.e) bertindak teliti. j) selambat-lambatnya 30 (tigapuluh) hari setelah berakhirnya tahun takwim menyerahkan kepada Peserta : posisi Dana pada akhir tahun takwim yang bersangkutan. Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk PT.p Direktur Dana Pensiun formulir-formulir yang digunakan dalam kegiatan Dana Pensiun serta setiap terjadi perubahan selambat-lambatnya 14 hari kerja sebelum digunakan. terampil. tanda bukti penarikan Dana oleh Peserta yang bersangkutan beserta pajak yang telah dipungut dari penarikan Dana dimaksud dalam 1 (satu) tahun takwim. 9 . bijaksana dan cermat dalam melaksanakan tanggung jawabnya mengelola Dana Pensiun. h) memberikan informasi mengenai kemungkinan timbulnya risiko kerugian atas pilihan investasi yang dilakukan oleh Peserta melalui Dana Pensiun : i) menyampaikan keterangan kepada Peserta mengenai : Neraca dan perhitungan hasil usaha menurut bentuk. Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk yang melanggar atau melalaikan tugas dan/atau kewajibannya sebagaimana ditetapkan dalam Peraturan Dana Pensiun dan Peraturan Perundang-undangan tentang Dana Pensiun. yang terdiri dari : Laporan Teknis. k) menyampaikan kepada Menteri u. serta wajib mengembalikan kepada Dana Pensiun segala kenikmatan yang diperoleh atas atau dari kekayaan Dana Pensiun secara melawan hukum. f) merahasiakan keterangan pribadi yang menyangkut masingmasing Peserta. dan Laporan Keuangan dan laporan portfolio investasi yang telah diaudit. Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk bertanggung jawab atas kerugian yang timbul pada Kekayaan Dana Pensiun akibat tindakan PT.

atau Peserta meninggal dunia atau pindah ke Dana Pensiun Lembaga Keuangan lain. Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan dalam Peraturan Dana Pensiun. b) telah berusia menikah. Pasal 15 Kewajiban Peserta Peserta berkewajiban : a) menyetor Iuran. sekurang-kurangnya 18 tahun atau sudah 2) Prosedur Kepesertaan dilakukan dengan : a) mengisi Formulir Aplikasi Kepesertaan yang disediakan oleh Dana Pensiun. b) membayar biaya-biaya kepada PT.BAB IV KEPESERTAAN Pasal 12 Syarat dan Prosedur Kepesertaan 1) Setiap orang baik karyawan maupun pekerja mandiri. 10 . Pasal 14 Mulai dan berakhirnya Kepesertaan 1) Kepesertaan Dana Pensiun dimulai sejak Peserta terdaftar di Dana Pensiun dan berakhir pada saat dilakukan pembayaran hak atas Manfaat Pensiun. Bukti Kepesertaan Setiap Peserta memperoleh Buku Dana Peserta yang berisi informasi mengenai Iuran dan hasil pengembangan serta dana yang dialihkan dari Dana Pensiun Pemberi Kerja yang juga merupakan bukti kepesertaan. b) menyetor Iuran. dapat diterima menjadi Peserta apabila memenuhi persyaratan sebagai berikut : a) mempunyai penghasilan. 2) Kepesertaan bagi Peserta yang beralih dari Dana Pensiun Pemberi Kerja dimulai sejak Peserta terdaftar di Dana Pensiun dan berakhir pada saat dilakukan pembayaran hak atas Manfaat Pensiun yang telah ditetapkan dalam Dana Pensiun sebelumnya. Peserta meninggal dunia atau pindah ke Dana Pensiun Lembaga Keuangan lain.

11 .c) memberikan keterangan yang lengkap dan benar sesuai dengan yang dibutuhkan oleh Dana Pensiun. atau mengalihkan dananya ke Dana Pensiun Lembaga Keuangan lain. 4) Kewajiban membayar Iuran sebagaimana dimaksud pada Pasal ini. tidak dapat berlaku surut. 2) Dalam hal Pemberi Kerja membayar Iuran sebagaimana dimaksud dalam ayat (1). 4) Perubahan pernyataan tertulis sebagaimana dimaksud dalam ayat (3) yang menyebabkan penurunan besarnya Iuran. serta bertanggung jawab atas keterangan yang diberikannya. Pasal 16 Iuran Bagi Peserta 1) Setiap Peserta wajib membayar iuran dan dibayarkan langsung kepada Dana Pensiun. d) menaati segala ketentuan yang ditetapkan dalam Peraturan Dana Pensiun ini. 3) Pernyataan tertulis sebagaimana dimaksud dalam ayat (2) sekurang-kurangnya memuat ketentuan mengenai : a) besarnya Iuran. maka Pemberi kerja wajib menyatakan secara tertulis kewajibannya untuk membayar seluruh Iuran secara tunai. c) Peserta dan pemberi Kerja atas nama peserta. Pasal 17 Iuran bagi Peserta dari Pemberi Kerja 1) Pemberi Kerja dapat membayar Iuran Kepada Dana Pensiun untuk dan atas nama Peserta. b) saat jatuh tempo Iuran. 3) Peserta dapat membayar Iuran setiap saat sepanjang jumlah keseluruhan Iuran dalam 1 (satu) tahun tidak lebih rendah dari minimum Iuran yang dipilih Peserta dan tidak melampaui maksimum Iuran yang diatur olrh ketentuan yang berlaku. dimulai pada saat Peserta diterima menjadi Peserta dan berakhir pada akhir bulan/tahun Peserta mencapai Usia Pensiun yang ditentukan. meninggal dunia atau mengalami Cacat. b) pemberi Kerja atas nama Peserta atau. 2) Sumber Iuran Peserta dapat berasal dari : a) Peserta atau.

3) Peserta menetapkan Usia Pensiun Normal pada saat mengajukan permohonan menjadi Peserta dengan mengisi Aplikasi Kepesertaan yang disediakan oleh Dana Pensiun.5) Pernyataan tertulis sebagaimana dimaksud dalam ayat (3) dan perubahan sebagaimana dimaksud dalam ayat (4). Pasal 18 Hak Peserta Peserta berhak : a) menentukan Usia Pensiun Normal. Penentuan Usia Pensiun Normal 1) Usia Pensiun Normal yang dipilih oleh Peserta yang tidak diikutsertakan oleh pemberi Kerja sekurang-kurangnya 50 tahun dan setinggi-tingginya 70 tahun. f) menunjuk Pihak Yang Ditunjuk. e) memperoleh Dana apabila sudah dinyatakan sebagai peserta yang tidak aktif oleh Dana Pensiun. h) memilih bentuk Anuitas. 4) Peserta tidak diperkenankan mengubah Usia Pensiun Normal yang sudah ditetapkan. 12 . c) melakukan penarikan sejumlah Dana tertentu. Usia Pensiun Normal yang dipilih sesuai dengan ketentuan usia pensiun yang berlaku pada Pemberi Kerja. 2) Peserta yang diikutsertakan oleh pemberi Kerja. i) memperoleh Manfaat pensiun. disampaikan kepada Menteri serta diumumkan kepada karyawan yang berhak. dan memilih perusahaan asuransi jiwa dalam rangka pembayaran Manfaat pensiun. d) memperoleh informasi mengenai Dana yang dimiliki. j) memperoleh permbayaran Dana Peserta secara secara sekaligus. k) memperoleh Buku peraturan Dana Pensiun. g) mengalihkan kepesertaannya ke Dana Pensiun Lembaga Keuangan lain. b) menetapkan pilihan jenis investasi.

Pasal 21 Penarikan Dana 1) Peserta dapat melakukan penarikan sejumlah dana yang berasal dari akumulasi Iuran dengan ketentuan sebagai berikut : a) sebanyak-banyaknya 4 (empat) kali dalam satu tahun dengan jarak waktu masing-masing penarikan minimal 1 (satu) bulan b) pada setiap kali penarikan setinggi-tingginya 10 % (sepuluh persen) dari akumulasi Iuran. b) Sertifikat Deposito. 2) Pemilihan jenis investasi dilakukan pada saat mendaftarkan diri menjadi Peserta dengan mengisi Formulir Aplikasi Kepesertaan yang disediakan oleh Dana Pensiun. g) Saham atau unit penyertaan Reksadana. d) Obligasi yang tercatat di Bursa Efek di Indonesia. c) jumlah dana yang ditarik tidak termasuk hasil pengembangan dan Dana yang dialihkan dari Dana Pensiun Pemberi Kerja 13 . maka perbandingan persentase masing-masing jenis investasi mengikuti paket investasi yang ditetapkan Pengurus. 5) Peserta dapat melakukan perubahan jenis investasi dengan mengisi Formulir Perubahan Jenis Investasi yang disediakan oleh Dana Pensiun sekurang-kurangnya 30 (tigapuluh) hari sebelum tanggal yang dikehendaki. c) Saham yang tercatat di Bursa efek di Indonesia. kecuali obsi dan warrant. 3) Peserta dapat memilih salah satu atau sebanyak-banyaknya 2 (dua) jenis investasi dari jenis-jenis investasi seperti tersebut dalam ayat (1) pasal ini. e) Surat berharga lain yang tercatat di Bursa Efek di Inodnesia. 4) Dalam hal Peserta memilih lebih dari satu jenis investasi. f) Surat Berharga Pasar Uang (SBPU) yang diterbitkan Badan Hukum yang didirikan berdasarkan hukum Indonesia.Pasal 20 Pilihan Investasi 1) Jenis Investasi yang dapat dipilih oleh Peserta terdiri dari : a) Deposito Berjangka. 6) Segala biaya dan risiko kerugian yang timbul dari perubahan tersebut menjadi beban dan tanggung-jawab Peserta.

dalam hal Peserta sementara tidak mempunyai penghasilan lagi karena sesuatu hal. Pasal 24 Penentuan Pihak Yang Ditunjuk 1) Peserta berhak menentukan pihak yang ditunjuk sebagai penerima Manfaat Pensiun. b) Penarikan dana dimaksud tidak termasuk hasil pengembangan dan dana yang dialihkan dari Dana Pensiun Pemberi Kerja. Pasal 22 Informasi Mengenai Dana Peserta berhak mendapatkan informasi mengenai keadaan/posisi Dananya setiap saat dikehendaki. 5) Setiap penarikan dana tunduk pada ketentuan pajak yang berlaku saat itu. c) Atas penarikan tersebut Peserta wajib membayar biaya penarikan sebesar 3% ( tiga persen ) dari total dana yang ditarik kepada pendiri melalui Dana Pensiun. 2) D a l a m h a l P e s e r t a d i n y a t a k a n t i d a k a k t i f . 14 . maka : a) Peserta dimungkinkan untuk menarik seluruh akumulasi Iuran. I u r a n d a n h a s i l pengembangannya akan dikembalikan sesuai dengan ketentuan yang berlaku di Dana Pensiun dan wajib membayar kepada Pendiri melalui Dana Pensiun biaya pengembalian sebesar 3% (tiga persen) dari total dana yang dikembalikan. 4) Penarikan dana dilakukan dengan mengisi Formulir Penarikan Dana Peserta yang disediakan oleh Dana Pensiun.2) Penarikan dana hanya diperkenankan bagi Peserta yang masa kepesertaannya telah mencapai minimal 2 (dua) tahun. 4) Ketentuan dalam pasal ini tidak berlaku bagi Peserta yang beralih dari Dana Pensiun Pemberi kerja sebagaimana dimaksud dalam pasal 14 ayat (2) dan dari Dana Pensiun Lembaga keuangan lain. 3) Tanpa mengurangi maksud ketentuan sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) dan (2) pasal ini. Pasal 23 Peserta Yang Tidak Aktif 1) Peserta dinyatakan tidak aktif apabila selama 12 (dua belas) bulan berturut-turut tidak menyetor Iuran dan masa kepesertaannya belum mencapai 3 (tiga) tahun. 3) Setiap pengembalian dana kepada Peserta yang tidak aktif tunduk pada ketentuan Pajak yang berlaku saat itu.

3) Hak bagi Pihak yang Ditunjuk atas manfaat pensiun baru berlaku jika Peserta meninggal tidak memiliki suami / istri dan anak. Pasal 25 Tata Cara Pengalihan Kepesertaan ke Dana Pensiun Lembaga Keuangan Lain 1) Peserta dapat mengalihkan kepesertaannya ke Dana Pensiun Lembaga Keuangan lain. 15 . serta dikenakan biaya pengalihan setinggi-tingginya sebesar 3 % (tigapersen) 6) Pengalihan kepesertaan hanya dapat dilakukan apabila masa kepesertaan minimal 1 (satu) tahun. 5) Segala resiko kerugian yang mungkin terjadi dan biaya yang timbul akibat pengalihan Dana Peserta ke Dana Pensiun Lembaga Keuangan lain menjadi beban dan tanggung jawab Peserta. 1) Peserta Dana Pensiun Pemberi Kerja dan Dana Pensiun Lembaga Keuangan lain dapat mengalihkan kepesertaannya ke Dana Pensiun. Pasal 26 Tata Cara Pengalihan Kepesertaan dari Dana Pensiun Lain. 2) Pengajuan permohonan Pengalihan kepesertaan ke Dana Pensiun Lembaga Keuangan lain harus dilakukan oleh Peserta selambatlambatnya 1 (satu) bulan sebelum tanggal pengalihan yang dikehendakinya dengan menggunakan Formulir Pengalihan Kepesertaan yang disediakn oleh Dana Pensiun.2) Penentuan Pihak Yang Ditunjuk dilakukan oleh Peserta dengan mengisi Formulir Aplikasi Kepesertaan yang disediakan oleh Dana Pensiun pada saat mengajukan permohonan menjadi Peserta. 4) Pengalihan Dana Peserta sebagaimana dimaksud dalam ayat (3) harus dipisahkan antara jumlah akumulasi Iuran dan hasil pengembangan serta dana yang dialihkan dari Dana Pensiun Pemberi Kerja. 3) Pengalihan Dana Peserta oleh Dana Pensiun ke Dana Pensiun Lembaga Keuangan lain dilakukan setelah pengalihan kepesertaannya mendapat persetujuan dari Dana Pensiun Lembaga Keuangan lain. 4) Peserta berhak mengubah Pihak Yang Ditunjuk dengan mengisi Formulir perubahan Pihak Yang Berhak atas Manfaat Pensiun yang disediakan oleh Dana Pensiun.

6 ) Dalam hal Peserta tidak menentukan pilihan Anuitas dan perusahaan asuransi jiwa sebagaimana dimaksud dalam ayat 5. 5 ) Peserta menentukan pilihan bentuk Anuitas seumur hidup dan perusahaan asuransi jiwa penyelenggara Anuitas selambatlambatnya 3 (tiga) minggu sebelum Usia Pensiun Normal dengan mengisi Formulir Pemilihan Anuitas dan Perusahaan Asuransi Jiwa yang disediakan oleh Dana Pensiun. 3) Dana Pensiun berkewajiban membelikan Anuitas atas pilihan Anak atau walinya sebagai Manfaat Pensiun bagi Anak. pada perusahaan asuransi jiwa yang ditunjuk oleh Dana Pensiun. 3) Apabila pengalihan dana tersebut berasal dari Dana Pensiun Pemberi Kerja maka dana dimaksud harus dibukukan sebagai dana yang dialihkan dari Dana Pensiun Pemberi Kerja.2) Pengalihan dana dari Dana Pensiun Lembaga keuangan lain harus dipisahkan antara akumulasi Iuran dengan hasil pengembangan serta dana yang dialihkan dari Dana Pensiun Pemberi Kerja. 16 . Pasal 27 Pemilihan bentuk Anuitas dan Perusahaan Asuransi Jiwa 1) Dana Pensiun berkewajiban membelikan Anuitas seumur hidup atas pilihan Peserta sebagai Manfaat Pensiun bagi Peserta. dan Janda/Duda/Anak yang besarnya sama. maka Janda/Duda berhak atas Manfaat Pensiun dalam bentuk Anuitas seumur hidup dari perusahaan asuransi jiwa yang dipilih Janda/Duda. 8 ) Dalam hal Peserta meninggal lebih dari 10 (sepuluh) tahun sebelum dicapai Usia Pensiun Normal. 4) Dana Pensiun memberitahukan kepada Peserta tentang hak Manfaat Pensiun sekurang-kurangnya 3 (tiga) bulan sebelum dicapai Usia Pensiun Normal dengan menggunakan Formulir Pemberitahuan yang disediakan oleh Dana Pensiun. maka Janda/Duda memperoleh Manfaat Pensiun dalam bentuk Anuitas seumur hidup dari perusahaan asuransi jiwa yang dipilih Janda/Duda atau pembayaran Dana dilakukan secara sekaligus oleh Dana Pensiun. maka Peserta tersebut dianggap memilih bentuk Anuitas seumur hidup yang memberikan pembayaran berkala kepada Peserta. 2 ) Dana Pensiun berkewajiban membelikan Anuitas seumur hidup atas pilihan Janda/Duda sebagai Manfaat Pensiun bagi Janda/ Duda. 7 ) Dalam hal Peserta meninggal dunia pada usia sekurangkurangnya 10 (sepuluh) tahun sebelum dicapainya Usia Pensiun Normal.

2 ) Dalam hal jumlah Dana lebih besar dari jumlah yang ditetapkan oleh ketentuan yang ada Peserta dapat meminta pembayaran secara sekaligus maksimum 20% (duapuluh persen) dari besarnya Manfaat pensiun. Pasal 28 Manfaat Pensiun Manfaat Pensiun bagi peserta terdiri dari : a ) Manfaat Pensiun Normal diberikan kepada Peserta pada saat mencapai Usia pensiun Normal sesuai dengan pilihan Peserta. 17 . Pasal 30 Pembayaran Dana Peserta secara Sekaligus 1 ) Peserta dapat meminta pembayaran secara sekaligus atas Manfaat Pensiun dalam hal jumlah Dananya lebih kecil dari jumlah yang ditetapkan oleh Menteri. e ) Setiap pembayaran Manfaat Pensiun tunduk pada ketentuan Pajak yang berlaku saat itu. d ) Manfaat Pensiun Cacat diberikan kepada Peserta apabila Peserta menjadi Cacat. Pasal 29 Hak Bagi Pihak Yang Ditunjuk Dalam hal Peserta meninggal dunia dan tidak ada Janda / Duda atau Anak. yang pembayarannya dilakukan secepatcepatnya pada saat peserta mencapai usia 10 ( sepuluh ) tahun sebelum Usia Pensiun Normal. maka Dana yang merupakan hak Peserta dibayarkan kepada Pihak Yang Ditunjuk oleh Peserta. Manfaat Pensiun diberikan kepada Anak dengan membelikan Anuitas sampai Anak berusia 25 (duapuluhlima) tahun. c ) Manfaat Pensiun Ditunda diberikan kepada Peserta apabila yang bersangkutan berhenti menyetor Iuran sebelum mencapai usia sekurang-kurangnya 10 (sepuluh) tahun sebelum dicapainya Usia Pensiun Normal. dari perusahaan asuransi jiwa yang dipilih Anak atau walinya.9) Dalam hal Peserta meninggal dunia tanpa meninggalkan istri/ suami. dan pembayaran manfaat dilakukan pada saat berhenti membayar Iuran. b ) Manfaat Pensiun Dipercepat diberikan kepada Peserta apabila yang bersangkuran berhenti menyetor iuran setelah mencapai usia sekurang-kurangnya 10 (sepuluh) tahun sebelum dicapainya Usia Pensiun Normal.

18 . 2) Hasil bersih pengelollan Dana Peserta harus diberitahukan secara periodik oleh Dana Pensiun kepada Peserta. 10. BAB V PENGELOLAAN DANA PESERTA Pasal 31 Pengelolaan Dana 1) Dana Pensiun melakukan pengelolaan Dana Peserta dengan melaksanakan kegiatan investasi sesuai dengan pilihan Peserta. 3 ) Biaya Administrasi kepersertaan dan biaya pengelolaan Dana akan diperhitungkan langsung dari hasil pengembangan masingmasing peserta. b) Biaya pengelolaan Dana 2) Besarnya biaya administrasi kepesertaan setinggi-tingginya sebesar Rp. Pasal 33 Tata Cara Penentuan Kekayaan Masing-Masing Peserta 1) Penentuan nilai kekayaan masing-masing Peserta dilakukan oleh Dana Pensiun berdasarkan nilai dari jenis investasi yang dipilih oleh Peserta dan ditetapkan secara proporsional menurut besarnya Dana Peserta dari jenis investasi yang bersangkutan. 4) Dalam hal Peserta meninggal dunia dan tidak ada Janda/Duda atau Anak maka Dana yang merupakan hak Peserta dibayarkan secara sekaligus kepada Pihak Yang Ditunjuk. 5) Setiap Pembayaran Dana secara sekaligus tunduk pada ketentuan Pajak yang berlaku saat itu.000 (sepuluh ribu rupiah) per bulan dan besarnya biaya pengelolaan Dana setinggi-tingginya 1% ( satu persen ) pertahun dari total Dana tidak termasuk biaya transaksi. Peserta harus mengajukan permohonan kepada Dana kepada Dana Pensiun denhan mengisi Formulir Pembayaran Dana Secara Sekaligus yang disediakan oleh Dana Pensiun. Pasal 32 Biaya Pengelolaan Dana 1) Setiap Peserta berkewajiban membayar biaya pengelolaan Dana kepada Pendiri melalui Dana Pensiun yang terdiri dari : a) Biaya administrasi kepesertaan.3) Untuk memperoleh pembayaran Dana secara sekaligus sebagaimana dimaksud dalam ayat (1).

BAB VIII PEMBUBARAN DAN PEYELESAIAN DANA PENSIUN Pasal 36 1) Pembubaran Dana Pensiun dapat dilakukan atas permintaan Pendiri kepada Menteri. dan huruf mendapat pengessahan Menteri. Dana pensiun berkewajiban untuk membuat laporan keuangan yang diaudit oleh Akuntan Publik. 3) Pengurus wajib mengumumkan pengesahan tersebut dalam Berita Negara Republik Indonesia. BAB VII PERUBAHAN PERATURAN DANA PENSIUN Pasal 35 1) Perubahan peraturan Dana Pensiun dilakukan oleh Pendiri. dilengkapi dengan : a) Peraturan Dana Pensiun yang baru. berlaku sejak tanggal pengesahan Menteri.2) Dana Pensiun berkewajiban membuat daftar perhitunngan nilai dari setiap jenis investasi sebagaimana dimaksud dalam pasal 20 seusai dengan ketentuan yang ditetapkan Menteri. 2) Pendiri mengajukan permohonan tertulis kepada Menteri yang memuat uraian latar belakang perubahan dimaksud. 19 . 3) Dana Pensiun wajib memberitahukan daftar perhitungan nilai dari setiap jenis investasi sebagaimana tersebut pada ayat (2) apabila diminta oelh Peserta. 4) Perubahan Peraturan Dana Pensiun yang menyebabkan kenaikan biaya tidak dapat berlaku surut. b) Dokumen lain yang dapat ditetapkan Menteri. 2) Setiap akhir tahun buku. BAB VI TAH U N B U K U Pasal 34 1) Tahun buku Dana Pensiun dumulai tanggal 1 Januari sampai dengan 31 Desember tahun yang bersangkutan.

maka Peraturan Dana Pensiun PT. 2 ) Peraturan Dana Pensiun ini dimulai berlaku sejak tanggal pengesahan oleh Menteri. 3 ) . 4 ) Dalam hal Dana Pensiun bubar. O IND N E S IA ( P E R S E R O) T b kRE PU B ARA L IK I N PT.2) Dana pensiun dapat dibubarkan apabila Menteri berpendapat bahwa Dana Pensiun tidak memenuhi kewajibannya kepada Peserta dan pihak lain yang berhak. 5 ) Pembubaran Dana Pensiun ditetapkan dengan keputusan Menteri dan penyelesaian Dana Pensiun dilakukan oleh Likuidator sesuai dengan peraturan Perundang-undangan yang berlaku mengenai likuidasi Dana Pensiun. Disahkan di Jakarta Pada tanggal : 28 September 1998 PT. Bank Negara Indonesia (Persero) sebagaimana ditetapkan dengan keputusan Direksi PT. Bank Negara Indonesia (Persero) dinyatakan tidak berlaku lagi. tentang Peraturan Dana Pensiun dari Dana Pensiun Lembaga Keuangan PT. KP/184/DIR tanggal 6 September 1993. Dana Pensiun bubar dengan sendirinya apabila Pendiri Dana Pensiun bubar. BAB IX P E N U T U P Pasal 37 1 ) Dengan berlakunya Peraturan Dana Pensiun ini. Bank Negara Indonesia (Persero) No. maka likuidator mengalihkan Dana yang merupakan hak peserta kepada Dana Pensiun Lembaga Keuangan lain. BANK NEG D ON ESI A BNI A NT OR BES SUNARDJI PARTO ADINOTO Direktur R A K BINSAR PANGARIBUAN Direktur 20 . BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk D I R E K S I.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful