P. 1
INVESTASI DALAM PERSPEKTIF ISLAM

INVESTASI DALAM PERSPEKTIF ISLAM

|Views: 1,052|Likes:
Published by Khalid Dusanto

More info:

Published by: Khalid Dusanto on Feb 28, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

01/29/2013

pdf

text

original

MUHAMAD NAFIK HR

Direktur Centre for Islamic Economics and Business Resources Development

3 Allah juga menjanjikan transaksi atau perniagaaan yang menguntungkan di dunia dan akhirat bagi siapa saja yang mau bertransaksi di jalan Allah.2 Allah menjanjikan nikmat (termasuk rezeki) yang cukup bagi siapa saja yang menjalankan Islam sebagai agamanya. dan bahwa mereka dapat menjalankannya secara istiqomah.S. khususnya umat Islam untuk membangun pasar modal syariah. Kedua. apabila ingin mendapat siksa dan tidak mendapat keberuntungan (Falah) di dunia dan akhirat maka menghambalah kepada selain Allah atau amalkanlah Islam secara parsial. manusia juga dikaruniai kebebasan untuk memilih dua pilihan dengan konsekuensinya masing-masing. Pertama. dan mengajak masyarakat.Mukadimah Seorang mukmin diperintahkan untuk mengamalkan Islam secara komprehensif (Kaffah) dalam kehidupan sehari-hari. Syariah Islam mengatus hubungan antar sesame manusia dengan lingkungannya dalam konsep muamalah yang dibagi menjadi dua: maddiyah (hubungan yang berkaitan dengan materi dan ekonomi) dan adbiyah (hubungan yang berkaitan dengan aspek moral dan social). bay najasy. serta hubungan dengan dirinya sendiri. hubungan dengan sesame manusia dan lingkungannya. Penulis mencoba mengkaji berbagai pelanggaran syariah dalam transaksi di pasar modal konvensional. taghrir. Siapapun yang bergelut dalam sektor ini dapat terjerumus dalam muamalah yang bathil (maysir. Semua itu menunjukkan kesempurnaan Islam sebagai agama terakhir yang menyempurnakan agama-agama sebelumnya. Aktivitas investasi termasuk muamalah maddiyah. al-A raf: 96 4 Q.1 Ia harus menjalankan seluruh aspek ajaran Islam yang meliputi hubungan manusia dengan Allah. bay al-ma dum. Sudah saatnya setiap muslim yang terlibat dalam sektor ini menunjukkan bahwa Islam sebagai jalan hidup dapat diamalkan secara komprehensif. apabila suatu kaum mendustakan ayat-ayat-Nya maka Allah akan menimpakan siksa.S. gharar. selain diciptakan hanya untuk menyembah Allah.S. tadlis dan riba) Penulis berupaya memberikan panduan kepada masyarakat agar berinvestasi sesuai dengan syariah dan tidak terjerumus ke dalam transaksi yang bathil. Banyak ayat Alquran yang menegaskan bahwa bila suatu kaum beriman dan bertakwa maka Allah akan melimpahkan berkah dari langit dan bumi. ikhtikar.4 Dengan demikian. kemudian mencari pemecahannya. apabila ingin mendapat nikmat yang cukup dan berkah dari langit dan bumi serta keberuntungan (Falah) di dunia dan akhirat maka ia harus hanya menghamba kepada Allah dengan menjalankan Islam secara Kaffah.S. al-Baqarah: 208 Q. al-Maidah: 3 3 Q. Shaff: 10-11 . Sebaliknya. 1 2 Q.

Amiin. Semoga buku ini menjadi sedikit kontribusi bagi pengembangan ekonomi Islam.Penulis juga sangat berterima kasih kepada para penulis yang karya mereka menjadi rujukan dalam penyusunan buku ini. Terakhir. Terima kasih kepada semua pihak yang tidak mungkin disebutkan satu per satu sehingga karya ini dapat diterbitkan. Surabaya. penulis mohon dengan sangat kepada para pembaca untuk memberikan kritik yang konstruktif demi penyempurnaan buku ini. Februari 2008 Muhamad Nafik HR . khususnya investasi dan pasar modal syariah.

Investasi syariah tidak melulu membicarakan persoalan duniawi sebagaimana yang dikemukakan para ekonom sekuler. Ketiga. ketidak pastian mengenai hasil (risiko). Kendati demikian. dan lain-lain. Dalam makna yang sama. Dan tiada seorang pun yang dapat mengetahui di bumi mana dia akan mati. di antaranya untuk memenuhi kebutuhan liquiditas. 5 Q. Dan tiada seorang pun yang dapat mengetahui (dengan pasti) apa yang akan diusahakannya besok.S. Investasi menurut Webster berasal dari kata to invest. ada hal lain yang turut berperan dalam investasi. dan Dia-lah Yang menurunkan hujan. ada beberapa kesamaan dalam pengertian mereka. Sumantono menyebutkan tiga hal utama yang mendorong orang melakukan investasi. Pengeluaran atau pengorbanan dalam investasi diartikan sebagai pengorbanan sumber daya yang bersifat tangible assets misalnya dana dan properti. Setelah kehidupan dunia yang fana. maupun intangible assets seperti tenaga dan pikiran. hanya pada sisi-Nya sajalah pengetahuan tentang Hari Kiamat.INVESTASI DALAM PERSPEKTIF ISLAM  Pengertian dan Tujuan Investasi Para ekonom mengemukakan pengertian yang berbeda-beda tentang investasi. dan mengetahui apa yang ada dalam rahim. Kedua. Ada unsure lain yang sangat menentukan berhasil tidaknya suatu investasi di masa depan. ketidak pastian hasil atau pengembalian di masa datang. Dalam sistem ekonomi konvensional. yang artinya To use (money) to make more money ou ot something that expected to increase in value. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal 5. Sementara itu Yogiyanto mengemukakan bahwa investasi adalah penundaan konsumsi saat ini untuk digunakan dalam produksi yang efisien selama periode tertentu. dan untuk memanfaatkan kemudahan ekonomi yang diberikan pemerintah. Luqman: 34 . ada kehidupan akhirat yang abadi. menghindari kemerosotan harta akibat inflasi. pengeluaran atau pengorbanan sesuatu (sumber daya) pada saat sekarang yang bersifat pasti. Kemudian. Alexander dan Sharpe mengemukakan bahwa investasi adalah pengorbanan nilai tertentu yang berlaku saat ini untuk mendapatkan nilai di masa dating yang belum dapat dipastikan besarnya. jika kita berbicara tentang investasi syariah. Tandelilin mendefinisikan investasi sebagai komitmen atas sejumlah dana atau sumber daya lain yang dilakukan pada saat ini dengan tujuan memperoleh keuntungan di masa datang. Berbagai defenisi itu mengandung tiga unsure yang sama. yaitu mendapatkan kehidupan yang lebih baik di masa mendatang. Allah berfirman: Sesungguhnya Allah. Islam memadukan antara dimensi dunia & akhirat. untuk berspekulasi. Kehidupan dunia hanyalah sarana dan masa yang harus dilewati untuk mencapai kehidupan yang kekal di akhirat. merencanakan pension. seseorang melakukan investasi dengan motif yang berbeda-beda. yaitu ketentuan dan kehendak Allah. Setiap muslim harus berupaya meraih kebahagian di dunia dan akhirat. menabung agar mendapat pengembalian yang lebih besar. Pertama. dan .

Hud: 15. investasi yang islami adalah pengorbanan sumber daya pada masa sekarang untuk mendapatkan hasil yang pasti. Bekerjalah kalian maka Allah dan Rasul-Nya serta orang-orang mukmin akan melihat pekerjaan kalian itu. (HR. Hasil yang akan didapatkan manusia di dunia bisa berlipat-lipat ganda. Islam memerintahkan umatnya untuk meraih kesuksesan dan berupaya meningkatkan hasil investasi. dan kalian akan dikembalikan kapada (Allah) yang mengetahui akan yang ghoib dan yang nyata. Karena perbuatan manusia dipandang sebagai investasi maka hasilnya akan ada yang beruntung dan ada pula merugi. ibadah dan muamalah (Qardhawi). niscaya Kami berikan kepadanya pahala dunia itu. Itulah yang disebut risiko. 7 Itulah nilai yang membedakan investasi Islam dari investasi konvensional. Thabrani) Allah berfirman : Dan katakanlah. Investasi yang melanggar syariah akan mendapat balasan yang setimpal. Al Imran: 145. 6 Islam memandang semua perbuatan manusia dalam kehidupan sehari-harinya. dengan harapan memperoleh hasil yang lebih besar di masa yang akan datang. Ajaran muamalah akan menahan manusia dari menghasilkan segala cara untuk mencari rezeki. At-Taubah: 105. Allah berfirman: Barangsiapa yang menghendaki pahala dunia. Return Investasi dalam Islam sesuai dengan besarnya sumber daya yang dikorbankan. Nabi Muhammad 6 7 Q.Islam mengajarkan bahwa semua perbuatan manusia yang bersifat vertical (hubungan manusia dengan Allah) maupun horizontal (hubungan manusia dengan manusia) merupakan investasi yang akan dinikmati di dunia dan akhirat. Aspek muamalah merupakan aturan main bagi manusia dalam menjalankan kehidupan sosial. An-Nur: 38 dan Saba : 37 . apalagi yang ketiga. Jadi.S. begitu juga investasi yang sesuai dengan syariah. lalu diberitakan-Nya kepada kalian apa yang telah kalian kerjakan. Barangsiapa yang hari ini sama dengan hari kemarin maka ia termasuk golongan yang merugi. Dan kami akan member balasan kepada orang bersyukur.: Jadilah orang yang pertama. Islam memerintahkan umatnya untuk meninggalkan investasi yang tidak menguntungkan sebagaimana sabda Rasulullah saw. baik langsung maupun tidak langsung seraya tetap berpijak pada prinsip-prinsip syariah secara menyeluruh (kaffah). Q. Lihat pula Q.  Investasi Sebagai Bagian Muamalah Islam mengatur hubungan yang sangat kuat antara akhlak. Kami berikan (pula) kepadanya pahala akhirat. aqidah. Barangsiapa yang hari ini lebih baik dari hari kemarin maka ia termasuk orang yang beruntung.S. Lihat pula Q. dan barangsiapa menghendaki pahala akhirat. jangan menjadi yang kedua. Al-Nahl: 14. termasuk aktivitas ekonominya sebagai investasi yang akan mendapatkan hasil (return). As-Shaff: 10-12 dan Al-Baqarah: 201-202 Q. Selain itu. Muamalah mengajarkan manusia untuk memperoleh rezeki dengan cara yang halal dan baik. semua bentuk investasi dilakukan dalam rangka ibadah kepada Allah untuk mencapai kebahagiaan lahir batin di dunia dan akhirat baik bagi generasi sekarang maupun generasi yang akan datang. sekaligus merupakan dasar untuk membangun sistem perekonomian yang sesuai dengan nilai-nilai Islam.S. Dan barangsiapa yang hari ini lebih buruk dari hari kemarin maka ia termasuk golongan yang celaka.S.S.

agar mereka kembali (ke jalan yang benar). lingkungan dan keberlangsungan generasi dimasa yang akan datang. Akan datang kepada manusia suatu masa ketika seseorang tidak peduli dari mana ia mendapatkan hartanya. dan janganlah berbuat kerusakan dimuka bumi. Allah berfirman: Dan carilah pada apa yang telah dianugerahkan Allah kepadamu(kebahagiaan) negeri akhirat.bersabda. Perilaku seperti itu terlihat jelas dari praktik ekonomi kapitalis yang cenderung mengeksploitasi sumber daya alam secara berlebihan. Ilmu ekonomi memberikan pelajaran tentang nilai-nilai yang harus ditaati oleh manusia dalam melakukan interaksi ekonomi. budaya. Karena itu. Islam mengajarkan keseimbangan antara kepentingan individu dan kepentingan masyarakat. Dampak lainnya. (HR Bukhari).S.S. dan moral yang tidak bias dipisahkan dari disiplin ilmu lainnya.9 Dan Rasulullah bersabda: Orang terbaik diantara kalian adalah orang yang tidak meninggalkan akhirat dalam urusan dunia dan tidak meninggalkan dunia karena urusan akhirat dan tidak membebani masyarakat. mereka lebih mengejar kesenangan duniawi seraya mengabaikan kepentingan akhirat.8 Manusia cenderung mengabaikan dampak negatif perbuatannya karena mereka cenderung berupaya memenuhi kepuasannya sendiri. Orang kaya semakin kaya dan orang miskin semakin menderita. 8 9 Q. Karena itulah mereka menjadi homo economicus yang mengabaikan nilai-nilai etika. kesengsaraan dan kesenjangan ekonomi semakin menjadi-jadi. Perilaku itu mengakibatkan ketidakseimbangan ekosistem. Karenanya. al-Rum: 41 Q. pembangunan berkelanjutan (sustainable development) yang dicita-citakan akan sulit terwujud. baik dimasa sekarang maupun dimasa mendatang (sustainable development). al-Qashash: 77 . aktivitas ekonomi tidak bisa dilepaskan dari nilai-nilai sosial. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang yang berbuat kerusakan . Kebanyakan manusia cenderung memisahkan persoalan ekonomi dari nilai-nilai agama ketika mereka mencari rezeki. dan janganlah melupakan bagianmu dari (kenikmatan) duniawi dan berbuat baiklah (kepada oranglain) sebagaimana Allah telah berbuat baik kepadamu. Islam melarang umatnya mencari rezeki dengan menghalalkan segala cara. Ilmu ekonomi adalah ilmu tentang perilaku. Islam juga memerintahkan umatnya untuk mengejar dan menyeimbangkan kepentingan duniawi dengan kepentingan akhirat. Dalam keadaaan seperti itu. Mereka mengabaikan aturanaturan agama. kelaparan. Dampak lainnya. apakah dari (sumber dan cara yang) halal atau (sumber dan cara yang) haram. yang semuanya diakibatkan oleh perilaku manusia. Perilaku ekonomi yang jauh dari nilai-nilai agama ini melahirkan kehidupan ekonomi yang timpang dan kerusakan lingkungan yang akan mengancam keberlangsungan generasi mendatang. Masih banyak dampak negatif lain yang merusak kehidupan manusia. Sabda Rasulullah itu relevan dengan realitas sosial saat ini. Allah berfirman : Telah tampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan oleh tangan manusia supaya Allah merasakan kepada mereka sebagian dari (akibat) perbuatan mereka. politik. etika.

Risiko kegagalan sangat mungkin terjadi dalam suatu investasi.S. termasuk investasi. Setiap pihak yang terlibat dalam investasi harus menanggung bersama setiap risiko yang terjadi. Pada hari ini orang-orang kafir telah putus asa untuk (mengalahkan) agamamu. Manusia hanya ditungaskan untuk berusaha dan menyerahkan kepada Allah segala hasil upayanya. Islam juga mengharamkan semua tindakan yang merusak dan merugikan. Alquran melarang manusia mencari rezeki dengan berspekulasi atau cara lainnya yang merugikan salah satu pihak: Dan (diharamkan juga) mengundi nasib dengan anak panah. Karena dasar inilah Islam mengharamkan sistem bunga (riba). maysir (judi). Barang siapa yang membuat demikian maka mereka itulah orang-orang yang rugi. gambling. investasi yang adil adalah investasi dengan system profit and loss sharing. tidak dapat dilepaskan dari prinsip-prinsip syariah.10 Kehidupan sosial ekonomi Islam. Luqman: 34 11 10 . Dengan demikian. janganlah harta-hartamu dan anak-anakmu melalaikan kamu dari mengingat Allah. Investasi syariah adalah investasi yang didasarkan atas prinsip-prinsipsyariah. Islam menghendaki aktivitas perekonomian yang didasarkan atas prinsip saling menguntungkan. sebab itu janganlah kamu takut kepada mereka dan takutlah kepada-Ku. al-Munafiqun: 9 Q.S. Kedua pihak yang Q. Setiap mukmin harus melakukan tindakan yang terbaik untuk hari ini dan menyerahkan hasil upaya yang dilakukan saat ini. Orang yang melalaikan hak-hak Allah dalam aktivitas kehidupan sehari-harinya niscaya akan merugi di dunia dan akhirat. Meminjamkan uang dengan meminta bunga akan memberikan jaminan dan kepastian keuntungan kepada satu pihak sementara pihak lain mengalami kerugian (Rahman). baik investasi pada sektor riil maupun sektor keuangan. Pada sistem bunga. sedangkan pihak debitur yang menerima dan mengelola dana belum pasti akan mendapat penghasilan sebesar bunga yang ditetapkan atau yang diminta oleh kreditur.Alquran telah mengingatkan manusia untuk mencari dan mengelola rezeki sesuai dengan nilai-nilai agama. Islam mengajarkan investasi yang menguntungkan semua pihak (win win solution) dan melarang manusia melakukan investasi zero sum game atau win loss.12 Kita harus meyakini bahwa hanya Allah yang mengetahui apa yang akan terjadi di masa datang. gharar (mengubah kondisi certainty menjadi kondisi uncertainty untuk mendapat keuntungan). termasuk investasi. Islam tidak melarang umatnya untuk menanggung risiko dalam menjalankan investasi. dan berbagai transaksi lain yang merugikan salah satu pihak. Tidak adil jika salah satu pihak bebas risiko sedangkan pihak lain harus menanggung risiko. Perilaku ekonomi harus sesuai dengan hukum Allah.11 Islam juga melarang investasi yang mengandung unsur riba. Islam menolak konsep bebas risiko (risk free) dalam setiap perbuatan.S. Hai orang-orang yang beriman. menjual sesuatu yang tidak dimiliki. Bisa jadi debitur mendapatkan hasil yang lebih tinggi atau lebih rendah. (mengundi nasib dengan anak panah itu) adalah kefasikan. pihak kreditur dijamin akan mendapat pengembalian investasi. al-Maidah: 3 12 Q.

gharar adalah transaksi yang mengandung ketidakpastian bagi kedua belah pihak yang melakukan transaksi sebagai akibat diterapkannya kondisi ketidakpastian dalam suatu akad yang secara alamiah seharusnya mengandung kepastian. on both the high and low side. Dalam teori portofolio. tipuan. Sedangkan maysir adalah permainan peluang atau suatu permainan ketangkasan. Risiko dalam investasi timbul karena adanya ketidapastian waktu dan besarnya return yang akan diterima investor. harus menanggung bersama setiap risiko (ketidakpastian hasil) investasi untuk menghindari eksploitasi. Dalam kajian fiqh. Besarnya keuntungan yang diharapkan dari setiap sekuritas tidaklah sama. predatori. Gharar dalam transaksi jualbeli dan investasi di pasar modal dapat terwujud dalam hal-hal sebagai berikut: a. apakah efek akad itu terlaksana atau tidak? Sementara Ibn Taimiyah menyatakan bahwa gharar adalah ketidakpastian yang diakibatkan oleh suatu akad. a measure of uncertainty about the outcomes from a given event. Imam al-Qarafi mendefinisikan gharar sebagai suatu akad yang tidak diketahui secara tegas. The greater the variability of possible outcomes. yang tegas-tegasan diharamkan oleh Islam. Karena sifat itu (eksploitasi. the greater risk. atau tindakan yang bertujuan untuk merugikan orang lain. Block dan Hirt mengartikan risiko sebagai. Setiap pihak. predatori.terlibat dalam investasi sama-sama menanggung keuntungan atau kerugian sesuai dengan perjanjian pembagian hasil yang telah ditetapkan sebelumnya. yang memberikan investasi maupun yang menerima dan mengelola investasi. b. yang dapat dilakukan investor adalah meminimalkan risiko dengan memerhatikan besarnya pengaruh masing-masing faktor tersebut. Semua bentuk investasi mengandung risiko atau ketidakpastian hasil. Tidak adanya kemampuan penjual (perusahaan sekuritas atau pialang atau perusahaan perentara perdagangan efek) untuk menyerahkan sekuritas pada waktu terjadinya akad baik sekuritas (objek) akad itu sudah ada maupun belum ada. Penyimpangan hasil itu tidak termasuk dalam kategori maysir (judi) maupun gharar (penipuan). dan intimidasi) merupakan ciriciri praktek riba. . Namun.  Risiko dalam Investasi Karena mengandung unsur ketidakpastian hasil dimasa yang akan datang. tidak adil jika ada salah satu pihak yang mendapat kepastian hasil sementara pihak lainnya tidak pasti mendapat hasil. risiko adalah tingkat penyimpangan terhadap keuntungan yang diharapkan. Husnan mengemukakan bahwa risiko adalah kemungkinan hasil yang menyimpang dari harapan. gharar berarti keraguan. ketika salah satu (atau beberapa) pihak harus menanggung beban pihak lain sebagai konsekuensi keuangan akibat permainan tersebut. Menjual sekuritas yang belum dumiliki (belum ada di bawah penguasaan penjual). bergantung pada besarnya risiko yang harus ditanggung investor. Syariah tidak menafikan fenomena tersebut. maupun intimidasi oleh salah satu pihak. karena menurut Adiwarman (2003).

Ketidakpastian return itu mendorong Islam untuk mengajarkan win win solution dalam kontrak investasi yang dilakukan oleh dua atau beberapa pihak. karena keuntungan dan kerugian dibagi bersama sesuai dengan perjanjian yang telah disepakati. Tidak ada kepastian tentang waktu penyerahan sekuritas yang telah diakadkan dalam transaksi. Tidak ada kepastian tentang sifat sekuritas yang ditransaksikan. yaitu sistem bagi hasil (profit and loss sharing). Kepastian hak dan kewajiban itu mesti ditetapkan lebih dulu karena kontrak investasi berurusan dengan hasil yang tidak pasti. Ketidakpastian yang disengaja seperti itulah yang diharamkan. Salah satu bentuk ketidakpastian yang disengaja dalam perdagangan di bursa efek adalah praktik short selling dan obligasi. Akibat perjudian. Objek transaksi tidak dapat dijamin kesesuaiannya dengan kualitas serta kuantitas yang telah ditentukan dalam transaksi. seperti ada dua macam atau lebih yang berbeda-beda dalam satu akad objek transaksi dengan tanpa memilih jenis mana yang dipilih pada waktu akad tersebut terjadi. Investasi yang dilakukan belum tentu menghasilkan keuntungan seperti yang diharapkan. Menjual dan membeli sekuritas yang harganya jauh lebih tinggi dari harga pasar dengan tujuan mempermainkan harga demi meraih keuntungan yang tidak wajar.c. kualitas. gharar juga diharamkan karena mengganggu mekanisme ekonomi. ukuran. Permainan peluang yang dianggap perjudian adalah yang hasilnya zero sum game. atau sesuai dengan proporsi sumber daya yang diberikan pihak-pihak yang terlibat dalam kontrak investasi. Kontrak investasi yang dibolehkan melibatkan hak dan kewajiban pihak-pihak yang terlibat dalam kontrak. k. zat. Tidak ada kepastian tentang jumlah harga. Perjudian (maysir) diharamkan karena dapat mengganggu mekanisme perekonomian. h. dan nilai sekuritas yang ditransaksikan. j. g. atau waktu perolehan (penyerahan) maka hal itu dikategorikan gharar. bukan saat meminjam. Jika ketidakpastian itu terjadi dari sisi-sisi kuantitas. Jika dibiarkan. Jadi. Sama halnya. i. harga. perjudian akan mengganggu mekanisme perekonomian dan mengubah fungsi uang dari sebagai alat pengukur nilai dan alat tukar menjadi alat spekulasi. dan. Tidak ada kepastian tentang jenis pembayaran atau jenis sekuritas yang ditransaksikan. d. uang yang merupakan pelumas (alat untuk memperlancar) perekonomian beredar diantara penjudi yang tidak melakukan aktivitas dan proses penciptaan nilai tambah. Tidak ada ketegasan bentuk akad transaksi. karena hal itu merupakan konsekuensi suatu investasi. e. Sistem itulah yang dianggap adil. Transaksi sekuritas yang tidak mencerminkan kualitas dan kinerja emitennya serta kondisi ekonomi makro yang sebenarnya. Pada short selling. dan tidak semua game of chance dianggap sebagai perjudian. larangan perjudian hukumnya wajib berdasarkan hukum ekonomi normatif maupun hukum ekonomi positif. Tidak ada kepastian objek dalam transaksi. Pihak peminjam beruntung jika harganya turun dan merugi jika harganya naik. atau mungkin saja mengalami kerugian. pihak yang meminjamkan sekuritas atau efek menghadapi ketidakpastian. Ketidakpastian memperoleh return investasi tidak termasuk gharar maupun maysir. . karena besarnya nilai sekuritas yang akan diterima dari peminjam didasarkan atas harga saat mengembalikan. Tidak semua ketidakpastian disebut spekulasi. f.

Investor mendapatkan return dari investasinya. terjadi kepastian dalam kuantitas return. Praktik seperti ini diharamkan. Jadi. belum tentu memperoleh return dari pengelolaan dana obligasinya. Praktik tersebut memberikan pengembalian investasi tetap (fixed income) berupa bunga. karena termasuk riba. . ada ketidakadilan dalam praktik semacam ini. sedangkan penerbit obligasi (emiten).Contoh gharar lainnya adalah obligasi dengan sistem bunga. Artinya.

dorongan. kesabaran. perjuangan itu memang tak semudah membalikkan telapak tangan. Aktivitas perekonomian. Butuh waktu. meliputi hubungan manusia dengan Allah. hubungan manusia dengan manusia dan hubungan manusia dengan alam sekitar. Para pelaku bisnis dan para akademisi muslim. .Penutup Islam sebagai agama yang sempurna dan rahmat bagi semesta merupakan way of life bagi manusia yang dapat memandu mereka menjalani semua aspek kehidupan. Dunia kampus dan lembaga-lembaga pengembangan ekonomi Islam pada umumnya harus melakukan kajian-kajian ilmiah baik teoretis maupun praktis yang lebih luas dan mendalam berkaitan dengan bursa efek syariah. khususnya yang terlibat dalam bidang investasi harus lebih aktif memasyarakatkan bursa efek sehingga masyarakat lebih melek terhadap investasi syariah. termasuk dalam ajaran muamalah. termasuk didalamnya perdagangan. Islam menuntut umatnya untuk bermuamalah dengan baik sehingga mereka mendapatkan keuntungan di dunia dan akhirat. Akhir kata. doa dari semua pihak.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->