tata surya

MAKALAH BUMI dan TATA SURYA

BAB I PENDAHULUAN 1. A. Latar Belakang Tata Surya adalah kumpulan benda langit yang terdiri atas sebuah bintang yang disebut Matahari dan semua objek yang terikat oleh gaya gravitasinya. Objek-objek tersebut termasuk delapan buah planet yang sudah diketahui dengan orbit berbentuk elips, lima planet kerdil/katai, 173 satelit alami yang telah diidentifikasi, dan jutaan benda langit (meteor, asteroid, komet) lainnya. Tata Surya terbagi menjadi Matahari, empat planet bagian dalam, sabuk asteroid, empat planet bagian luar, dan di bagian terluar adalah Sabuk Kuiper dan piringan tersebar. Awan Oort diperkirakan terletak di daerah terjauh yang berjarak sekitar seribu kali di luar bagian yang terluar. Berdasarkan jaraknya dari matahari, kedelapan planet Tata Surya ialah Merkurius (57,9 juta km), Venus (108 juta km), Bumi (150 juta km), Mars (228 juta km), Yupiter (779 juta km), Saturnus (1.430 juta km), Uranus (2.880 juta km), dan Neptunus (4.500 juta km). Sejak pertengahan 2008, ada lima obyek angkasa yang diklasifikasikan sebagai planet kerdil. Orbit planet-planet kerdil, kecuali Ceres, berada lebih jauh dari Neptunus. Kelima planet kerdil tersebut ialah Ceres (415 juta km. di sabuk asteroid; dulunya diklasifikasikan sebagai planet kelima), Pluto (5.906 juta km.; dulunya diklasifikasikan sebagai planet kesembilan), Haumea (6.450 juta km), Makemake (6.850 juta km), dan Eris (10.100 juta km). Enam dari kedelapan planet dan tiga dari kelima planet kerdil itu dikelilingi oleh satelit alami, yang biasa disebut dengan ³bulan´ sesuai dengan Bulan atau satelit alami Bumi. Masing-masing planet bagian luar dikelilingi oleh cincin planet yang terdiri dari debu dan partikel lain.

A. Tujuan Penulisan Adapun tujuan dalam penyusunan makalah ini diantaranya sebagai berikut: 1. Mendefinisikan makna bumi dan tata surya. 2. Mendefinisikan planet-planet yang ada di tata surya. 3. Mendefinisikan teori-teori terjadinya tata surya. 4. Manfaat Manfaat pembuatan makalah ini adalah: 1. Dapat mengetahui makna bumi dan tata surya. 2. Dapat mengetahui terjadinya tata surya, 3. Menambah wawasan tentang bumi dan tata surya.

Dengan definisi ini. Tata Surya bagian dalam mencakup empat planet kebumian dan sabuk asteroid utama.BAB II PEMBAHASAN A. Makemake. Tata Surya memiliki delapan planet: Merkurius. Yupiter. dan gas mulia. helium. es. Mars. mempunyai massa yang cukup untuk bisa membentuk bulatan diri tetapi belum dapat membersihkan daerah sekitarnya. Menurut definisi ini. Planet kerdil yang memiliki orbit di daerah trans-Neptunus biasanya disebut ³plutoid´. Tata Surya memiliki lima buah planet kerdil: Ceres. objek yang mengorbit matahari dapat diklasifikasikan dalam tiga golongan: planet. Tata Surya Tata Surya dapat dibagi menjadi tiga daerah.Sejak ditemukannya Sabuk Kuiper. Tata Surya bagian luar. dan benda kecil Tata Surya. dan Eris. planet kerdil. dan batu untuk mendeskripsi kelas zat yang terdapat di dalam Tata Surya. Saturnus. Haumea. seperti . Secara dinamis dan fisik. Bahan batuan ini sangat umum terdapat di Tata Surya bagian dalam. bagian terluar Tata Surya dianggap wilayah berbeda tersendiri yang meliputi semua objek melampaui Neptunus. bahan-bahan ini mendominasi wilayah tengah Tata Surya. Objek lain yang mungkin akan diklasifikasikan sebagai planet kerdil adalah: Sedna. Sedangkan es. Batu digunakan untuk menamai bahan bertitik lebur tinggi (lebih besar dari 500 K). Planet adalah sebuah badan yang mengedari matahari dan mempunyai massa cukup besar untuk membentuk bulatan diri dan telah membersihkan orbitnya dengan menginkorporasikan semua objek-objek kecil di sekitarnya. Planet kerdil adalah benda angkasa bukan satelit yang mengelilingi matahari. sebagai contoh silikat. dan Quaoar. Pada daerah yang lebih jauh. Pluto telah dilepaskan status planetnya karena tidak dapat membersihkan orbitnya dari objek-objek Sabuk Kuiper. terdapat empat gas planet raksasa. Orcus. Gas adalah bahan-bahan bertitik lebur rendah seperti atom hidrogen. Venus. Sisa objek-objek lain berikutnya yang mengitari matahari adalah benda kecil Tata Surya Ilmuwan ahli planet menggunakan istilah gas. Bumi. merupakan komponen pembentuk utama hampir semua planet kebumian dan asteroid. Pluto. dan Neptunus. yang didominasi oleh Yupiter dan Saturnus.

B. karena belum habisnya hidrogen yang tersimpan untuk fusi nuklir. Bintang diklasifikasikan dengan diagram Hertzsprung-Russell. amonia dan karbon dioksida. karena dibandingkan dengan bintang-bintang yang ada di dalam galaksi Bima Sakti. sedangkan bintangbintang yang lebih redup dan dingin adalah umum. tetapi nama ini bisa menyebabkan kesalahpahaman. Massa yang besar ini menyebabkan kepadatan inti yang cukup besar untuk bisa mendukung kesinambungan fusi nuklir dan menyemburkan sejumlah energi yang dahsyat. . yaitu sebuah grafik yang menggambarkan hubungan nilai luminositas sebuah bintang terhadap suhu permukaannya. termasuk spektrum optik. metana. Matahari Matahari dilihat dari spektrum sinar-X Matahari adalah bintang induk Tata Surya dan merupakan komponen utama sistem Tata Surya ini. Saat ini Matahari tumbuh semakin cemerlang. memiliki titik lebur sekitar ratusan derajat kelvin. bintang-bintang yang lebih cemerlang dan lebih panas dari matahari adalah langka. atau gas di berbagai bagian Tata Surya. Kebanyakan energi ini dipancarkan ke luar angkasa dalam bentuk radiasi eletromagnetik.air. Bintang-bintang yang mengikuti pola ini dikatakan terletak pada deret utama. tergantung pada suhunya. tingkat kecemerlangannya adalah sekitar 70 persen dari kecermelangan sekarang. Matahari dikategorikan ke dalam bintang kerdil kuning yang berukuran tengahan. Istilah volatiles mencakup semua bahan bertitik didih rendah (kurang dari ratusan kelvin). matahari termasuk cukup besar dan cemerlang. Ia juga merupakan komponen utama Uranus dan Neptunus (yang sering disebut ³es raksasa´). µvolatiles¶ dapat ditemukan sebagai es.830 massa bumi. cairan. Pada awal kehidupannya. Bahan ini merupakan komponen utama dari sebagian besar satelit planet raksasa. serta berbagai benda kecil yang terletak di dekat orbit Neptunus. yang termasuk gas dan es. Akan tetapi. Secara umum. Dipercayai bahwa posisi matahari pada deret utama secara umum merupakan ³puncak hidup´ dari sebuah bintang. Bintang ini berukuran 332. dan matahari letaknya persis di tengah deret ini. bintang yang lebih panas akan lebih cemerlang.

5 juta kilometer per jam. 1. menciptakan atmosfer tipis (heliosfer) yang merambah Tata Surya paling tidak sejauh 100 SA (lihat juga heliopause). Struktur terbesar dari heliosfer dinamai lembar aliran heliosfer (heliospheric current sheet). Venus dan Mars yang tidak memiliki medan magnet. Badai geomagnetis pada permukaan matahari. Medan magnet planet-planet menambah peran perlindungan selanjutnya. seperti semburan matahari (solar flares) dan pengeluaran massa korona (coronal mass ejection) menyebabkan gangguan pada heliosfer. sebuah spiral yang terjadi karena gerak rotasi magnetis matahari terhadap medium antarplanet. yang dapat dilihat dekat kutub magnetik bumi. Kesemuanya ini disebut medium antarplanet. Interaksi antara angin matahari dan medan magnet bumi menyebabkan terjadinya aurora. Semburan partikel ini menyebar keluar kira-kira pada kecepatan 1. matahari juga secara berkesinambungan memancarkan semburan partikel bermuatan (plasma) yang dikenal sebagai angin matahari. sedangkan bintang baru mempunyai kandungan metal yang lebih tinggi. Medan magnet bumi mencegah atmosfer bumi berinteraksi dengan angin matahari.Matahari secara metalisitas dikategorikan sebagai bintang ³populasi I´. sehingga mengandung lebih banyak unsur yang lebih berat daripada hidrogen dan helium (³metal´ dalam sebutan astronomi) dibandingkan dengan bintang ³populasi II´. Bintang kategori ini terbentuk lebih akhir pada tingkat evolusi alam semesta. Tingkat metalitas yang tinggi ini diperkirakan mempunyai pengaruh penting pada pembentukan sistem Tata Surya. Bintang-bintang tertua mengandung sangat sedikit metal. sehingga derajat . Unsur-unsur yang lebih berat daripada hidrogen dan helium terbentuk di dalam inti bintang purba yang kemudian meledak. Heliosfer juga berperan melindungi Tata Surya dari sinar kosmik yang berasal dari luar Tata Surya. Densitas sinar kosmik pada medium antarbintang dan kekuatan medan magnet matahari mengalami perubahan pada skala waktu yang sangat panjang. menciptakan cuaca ruang angkasa. Medium antarplanet Di samping cahaya. karena terbentuknya planet adalah hasil penggumpalan metal. C. atmosfernya habis terkikis ke luar angkasa. Bintang-bintang generasi pertama perlu punah terlebih dahulu sebelum alam semesta dapat dipenuhi oleh unsur-unsur yang lebih berat ini.

seperti silikat yang membentuk kerak dan selubung. terletak di Tata Surya bagian dalam dan merupakan penyebab cahaya zodiak. hampir tidak mempunyai atau tidak mempunyai bulan dan tidak mempunyai sistem cincin. awan debu zodiak. D. Empat planet bagian dalam atau planet kebumian (terrestrial planet) memiliki komposisi batuan yang padat. Tiga dari empat planet ini (Venus. dan logam seperti besi dan nikel yang membentuk intinya. Terutama terbuat dari silikat dan logam. dan mungkin disebabkan oleh tabrakan yang mirip tetapi tejadi di dalam Sabuk Kuiper. semuanya memiliki kawah meteor dan sifat-sifat permukaan tektonis seperti gunung berapi dan lembah pecahan. Planet-planet bagian dalam. Atmosfer Merkurius yang hampir bisa diabaikan terdiri dari atom-atom yang terlepas dari . Medium antarplanet juga merupakan tempat beradanya paling tidak dua daerah mirip piringan yang berisi debu kosmis. meski tidak diketahui seberapa besar. Ini kemungkinan terbentuk dari tabrakan dalam sabuk asteroid yang disebabkan oleh interaksi dengan planet-planet. Venus. 1) Merkurius Merkurius (0. Merkurius tidak memiliki satelit alami dan ciri geologisnya di samping kawah meteorid yang diketahui adalah lobed ridges atau rupes. Yang pertama. Bumi dan Mars) memiliki atmosfer. Bumi. Daerah kedua membentang antara 10 SA sampai sekitar 40 SA. dan Mars.4 SA dari matahari) adalah planet terdekat dari matahari serta juga terkecil (0.055 massa bumi). objek dari Tata Surya bagian dalam melingkup dekat dengan matahari. kemungkinan terjadi karena pengerutan pada perioda awal sejarahnya.radiasi kosmis di dalam Tata Surya sendiri adalah bervariasi. Komposisi Planet-planet ini terutama adalah mineral bertitik leleh tinggi. radius dari seluruh daerah ini lebih pendek dari jarak antara Yupiter dan Saturnus. 1. Planet yang letaknya di antara matahari dan bumi (Merkurius dan Venus) disebut juga planet inferior. Dari kiri ke kanan: Merkurius. Tata Surya Bagian dalam Tata Surya bagian dalam adalah nama umum yang mencakup planet kebumian dan asteroid.

tetapi karena planet ini tidak memiliki medan magnet yang bisa mencegah habisnya atmosfer. Bumi mempunyai lapisan udara (atmosfer) dan medan magnet yang disebut (magnetosfer) yang melindung permukaan Bumi dari angin matahari. Hidrosfer-nya yang cair adalah khas di antara planetplanet kebumian dan juga merupakan satu-satunya planet yang diobservasi memiliki lempeng tektonik. sinar ultraungu. atmosfernya juga tebal dan memiliki aktivitas geologi. Venus tidak memiliki satelit. planet ini memiliki selimut kulit silikat yang tebal dan berinti besi. Dan seperti bumi. Besarnya inti besi dan tipisnya kerak Merkurius masih belum bisa dapat diterangkan. Venus adalah planet terpanas dengan suhu permukaan mencapai 400 °C. kemungkinan besar disebabkan jumlah gas rumah kaca yang terkandung di dalam atmosfer. satusatunya yang diketahui memiliki aktivitas geologi dan satu-satunya planet yang diketahui memiliki mahluk hidup. Jarak antara Bumi dengan matahari adalah 149. diduga sumber atmosfer Venus berasal dari gunung berapi. Lapisan udara .7 SA dari matahari) berukuran mirip bumi (0.permukaannya karena semburan angin matahari. Menurut dugaan hipotesa lapisan luar planet ini terlepas setelah terjadi tabrakan raksasa. Bumi memiliki satu satelit. 3) Bumi Bumi (1 SA dari matahari) adalah planet bagian dalam yang terbesar dan terpadat. bulan. Atmosfer bumi sangat berbeda dibandingkan planet-planet lainnya. Sejauh ini aktivitas geologis Venus belum dideteksi. dan perkembangan (³akresi´) penuhnya terhambat oleh energi awal matahari. Bumi adalah planet ketiga dari delapan planet dalam Tata Surya. Diperkirakan usianya mencapai 4. satu-satunya satelit besar dari planet kebumian di dalam Tata Surya.6 milyar tahun. dan radiasi dari luar angkasa.815 massa bumi). Akan tetapi planet ini lebih kering dari bumi dan atmosfernya sembilan kali lebih padat dari bumi. 2) Venus Venus (0. karena dipengaruhi oleh keberadaan mahluk hidup yang menghasilkan 21% oksigen.6 juta kilometer atau 1 AU (Inggris: astronomical unit).

Bumi diperkirakan tersusun atas inti dalam bumi yang terdiri dari besi nikel beku setebal 1. . Udara Bumi terdiri dari 78% nitrogen. dan gas lain. Mesosfer.760 milyar ton.299 km2. Berat jenis Bumi (sekitar 5. sedangkan danau terbesar adalah Laut Kaspia dengan luas 394.500 kilogram per meter kubik) digunakan sebagai unit perbandingan berat jenis planet yang lain.370 kilometer dengan suhu 4. lalu diselimuti pula oleh mantel silika setebal 2. dengan berat jenis Bumi dipatok sebagai 1.ini menyelimuti bumi hingga ketinggian sekitar 700 kilometer. dengan luas permukaan 510 juta kilometer persegi. Sehari dibagi menjadi 24 jam dan setahun di bumi sama dengan 365. Lapisan ozon. 70. Danau terdalam adalah Danau Baikal dengan kedalaman 1. dan akhirnya sekali diselimuti oleh kerak bumi setebal kurang lebih 85 kilometer. dengan gravitasi Bumi dipatok sebagai 1.800 kilometer membentuk 83% isi bumi.2425 hari. Gravitasi Bumi diukur sebagai 10 N kg-1 dijadikan unit ukuran gravitasi planet lain. Termosfer. dan titik terdalam adalah palung Mariana di samudra Pasifik dengan kedalaman 10.924 meter. 21% oksigen.500 °C. Titik tertinggi di permukaan bumi adalah gunung Everest setinggi 8. diselimuti pula oleh inti luar yang bersifat cair setebal 2. Kerak bumi lebih tipis di dasar laut yaitu sekitar 5 kilometer.756 kilometer. dan 1% uap air. karbondioksida. Bumi mempunyai massa seberat 59. setinggi 50 kilometer. dan Eksosfer.848 meter. Perbedaan suhu permukaan bumi adalah antara 70 °C hingga 55 °C bergantung pada iklim setempat.637 meter. Stratosfer.8% permukaan bumi diliputi air.100 kilometer. Lapisan udara ini dibagi menjadi Troposfer. Bumi mempunyai 1 satelit alami yaitu Bulan. Kerak bumi terbagi kepada beberapa bagian dan bergerak melalui pergerakan tektonik lempeng (teori Continental Drift) yang menghasilkan gempa bumi. berada di lapisan stratosfer dan mesosfer dan melindungi bumi dari sinar ultraungu. Bumi mempunyai diameter sepanjang 12.

Mars mempunyai dua satelit alami kecil (Deimos dan Phobos) yang diduga merupakan asteroid yang terjebak gravitasi Mars.4) Mars Mars (1. Tata Surya bagian luar Pada bagian luar dari Tata Surya terdapat gas-gas raksasa dengan satelitsatelitnya yang berukuran planet. berdasarkan skala Keempat planet luar. juga berorbit di daerah ini. atau planet jovian. Badan-badan padat di daerah ini mengandung jumlah volatil (contoh: air. Permukaan Mars yang dipenuhi gunung berapi raksasa seperti Olympus Mons dan lembah retakan seperti Valles marineris.107 massa bumi). Para astronom mengusulkan bahwa keduanya dikategorikan sendiri sebagai raksasa es. menunjukan aktivitas geologis yang terus terjadi sampai baru belakangan ini. meski hanya sistem cincin Saturnus yang dapat dilihat dengan mudah dari bumi. secara keseluruhan mencakup 99 persen massa yang mengorbit matahari. Yupiter dan Saturnus sebagian besar mengandung hidrogen dan helium. yang disebut juga planet raksasa gas (gas giant). yang sering disebut ³es´ dalam peristilahan ilmu keplanetan) yang lebih tinggi dibandingkan planet batuan di bagian dalam Tata Surya. Banyak komet berperioda pendek termasuk beberapa Centaur. E. Planet ini memiliki atmosfer tipis yang kandungan utamanya adalah karbon dioksida. metan. Warna merahnya berasal dari warna karat tanahnya yang kaya besi. amonia. . Uranus dan Neptunus memiliki proporsi es yang lebih besar. Raksasa-raksasa gas dalam Tata Surya dan Matahari. Keempat raksasa gas ini semuanya memiliki cincin.5 SA dari matahari) berukuran lebih keci dari bumi dan Venus (0.

5 kali massa dari gabungan seluruh planet lainnya. Umbriel. dan Europa menampakan kemiripan dengan planet kebumian. menunjukan activitas geologis. meski hampir terdiri hanya dari es saja. Ariel dan Miranda. Sejauh yang diketahui Yupiter memiliki 63 satelit. dengan 318 kali massa bumi. berukuran lebih besar dari Merkurius. Ganymede. Planet ini memiliki inti yang sangat dingin dibandingkan gas raksasa lainnya dan hanya sedikit memancarkan energi panas. Oberon.6 SA) yang memiliki 14 kali massa bumi. 7) Uranus Uranus (19. Empat yang terbesar.2 SA). Meskipun Saturnus hanya sebesar 60% volume Yupiter. Sumber panas di dalam Yupiter menyebabkan timbulnya beberapa ciri semi-permanen pada atmosfernya. Planet ini memiliki kelainan ciri orbit. sebagai contoh komposisi atmosfernya. Io. yang merupakan satelit terbesar di Tata Surya. adalah planet yang paling ringan di antara planet-planet luar. 8) Neptunus . Callisto. Uranus memiliki 27 satelit yang diketahui. Kandungan utamanya adalah hidrogen dan helium. yang terbesar adalah Titania. Uranus mengedari matahari dengan bujkuran poros 90 derajad pada ekliptika.Ganymede. memiliki beberapa kesamaan dengan Yupiter. membuat planet ini sebuah planet yang paling tidak padat di Tata Surya.Titan berukuran lebih besar dari Merkurius dan merupakan satu-satunya satelit di Tata Surya yang memiliki atmosfer yang cukup berarti. seperti gunung berapi dan inti yang panas.5) Yupiter Yupiter (5. 6) Saturnus Saturnus (9. planet ini hanya seberat kurang dari sepertiga Yupiter atau 95 kali massa bumi. Saturnus memiliki 60 satelit yang diketahui sejauh ini (dan 3 yang belum dipastikan) dua di antaranya Titan dan Enceladus. sebagai contoh pita pita awan dan Bintik Merah Raksasa.5 SA) yang dikenal dengan sistem cincinnya. adalah 2.

dan memiliki geyser nitrogen cair. dan terbuat dari es volatil. Para ilmuwan memperkirakan terdapat sekitar 100. sehingga membuatnya lebih padat. seperti Hale-bopp. tetapi diperkirakan massa total Sabuk Kuiper hanya . dan terdiri dari benda kecil Tata Surya. dekatnya jarak dari matahari menyebabkan permukaan esnya bersumblimasi dan berionisasi. Sebagian komet berorbit hiperbolik mungking berasal dari luar Tata Surya. Banyak kelompok komet. biasanya hanya berukuran beberapa kilometer.Neptunus memiliki 13 satelit yang diketahui. terbentuk dari pecahan sebuah induk tunggal.000 objek Sabuk Kuiper yang berdiameter lebih dari 50 km. Triton. sedangkan komet berperioda panjang. Planet ini memancarkan panas dari dalam tetapi tidak sebanyak Yupiter atau Saturnus. Meski demikian. Komet berperioda pendek dipercaya berasal dari Sabuk Kuiper. Sedangkan komet berperioda panjang memiliki orbit yang berlangsung ribuan tahun. Komet Komet adalah badan Tata Surya kecil. Varuna. seperti Quaoar. ekor gas dan debu panjang. Benda-benda ini memiliki resonansi 1:1 dengan Neptunus. beberapa objek Kuiper yang terbesar.Neptunus (30 SA) meskipun sedikit lebih kecil dari Uranus. tetapi menentukan jalur orbitnya secara pasti sangatlah sulit. Badan-badan ini memiliki eksentrisitas orbit tinggi. secara umum perihelion-nya terletak di planet-planet bagian dalam dan letak aphelion-nya lebih jauh dari Pluto. seperti Kreutz Sungrazers. berasal dari Awan Oort. Sabuk ini terletak antara 30 dan 50 SA. Komet tua yang bahan volatilesnya telah habis karena panas matahari sering dikategorikan sebagai asteroid. yang menghasilkan koma. dan Orcus. mungkin akan diklasifikasikan sebagai planet kerdil. Saat sebuah komet memasuki Tata Surya bagian dalam. Sabuk Kuiper Sabuk Kuiper adalah sebuah cincin raksasa mirip dengan sabuk asteroid. tetapi komposisi utamanya adalah es. yang sering dapat dilihat dengan mata telanjang. Komet berperioda pendek memiliki kelangsungan orbit kurang dari dua ratus tahun. Triton adalah satu-satunya satelit besar yang orbitnya terbalik arah (retrogade). yang disebut Trojan Neptunus. Neptunus juga didampingi beberapa planet minor pada orbitnya. Yang terbesar. geologinya aktif. memiliki 17 kali massa bumi.

sepersepuluh massa bumi. definisi ini diganti pada tahun 2006 dengan diangkatnya definisi formal planet. Pluto dan Charon Pluto dan ketiga bulannya Pluto (rata-rata 39 SA). bulan Pluto yang terbesar. benda ini dianggap sebagai planet yang kesembilan. yang membuat PlutoCharon sebuah sistem ganda. Sabuk Kuiper secara kasar bisa dibagi menjadi ³sabuk klasik´ dan resonansi. setelah anggota jenis pertamanya ditemukan (15760) 1992QB1. yang berarti Pluto mengedari matahari dua kali untuk setiap tiga edaran Neptunus.34 SA) dan Makemake (rata-rata 45. Pluto dan Charon. adalah objek terbesar sejauh ini di Sabuk Kuiper.7 SA. Resonansi yang pertama bermula pada Neptunus sendiri. Ketika ditemukan pada tahun 1930. Makemake adalah objek paling cemerlang di . Pluto memiliki kemiringan orbit cukup eksentrik (17 derajat dari bidang ekliptika) dan berjarak 29. Haumea adalah sebuah objek berbentuk telur dan memiliki dua bulan. Pluto terletak pada sabuk resonan dan memiliki 3:2 resonansi dengan Neptunus. sebuah planet kerdil. akan terus diklasifikasikan sebagai satelit atau menjadi sebuah planet kerdil juga. Tidak jelas apakah Charon. Dua bulan yang jauh lebih kecil Nix dan Hydra juga mengedari Pluto dan Charon. Haumea dan Makemake Haumea (rata-rata 43.4 SA sampai 47. keduanya mengedari titik barycenter gravitasi di atas permukaannya. dan terletak sekitar 39. Objek sabuk Kuiper yang orbitnya memiliki resonansi yang sama disebut plutino. Resonansi adalah orbit yang terkait pada Neptunus (contoh: dua orbit untuk setiap tiga orbit Neptunus atau satu untuk setiap dua). Banyak objek Kuiper memiliki satelit ganda dan kebanyakan memiliki orbit di luar bidang eliptika.79 SA) adalah dua objek terbesar sejauh ini di dalam sabuk Kuiper klasik.7 SA dari matahari pada titik prihelion (sejarak orbit Neptunus) sampai 49. Sabuk klasik terdiri dari objek yang tidak memiliki resonansi dengan Neptunus. Anggota dari sabuk klasik diklasifikasikan sebagai cubewanos.5 SA pada titik aphelion.

400 km. pada jarak 94 dan 84 SA dari matahari.6 SA dengan bidang ekliptika sangat membujur. heliopause. Kemudian angin melambat dramatis. Voyager 1 dan Voyager 2 dilaporkan telah menembus benturan terminasi ini dan memasuki heliosheath. sebagai bagian dari kelompok Objek Sabuk Kuiper klasik. Seperti Pluto. Heliopause Heliopause dibagi menjadi dua bagian terpisah. Batasan luar dari heliosfer. Eris adalah planet kerdil terbesar yang diketahui dan memiliki satu bulan Dysnomia. memampat dan berubah menjadi kencang. Tabrakan ini terjadi pada benturan terminasi yang kira kira terletak di 80-100 SA dari matahari pada daerah lawan angin dan sekitar 200 SA dari matahari pada daerah searah jurusan angin. dengan titik perihelion 38. pada tahun 2008 diberi nama dan status sebagai planet kerdil. dengan kelakuan mirip seperki ekor komet. adalah titik tempat angin matahari berhenti dan ruang antar bintang bermula. mengulur keluar sejauh 40 SA di bagian arah lawan angin dan berkali-kali lipat lebih jauh pada sebelah lainnya.2 SA (mirip jarak Pluto ke matahari) dan titik aphelion 97. Eris Eris (rata-rata 68 SA) adalah objek piringan tersebar terbesar sejauh ini dan menyebabkan mulainya debat tentang definisi planet. Orbit keduanya berinklinasi jauh lebih membujur dari Pluto (28° dan 29°) dan lain seperti Pluto. Awan angin yang bergerak pada kecepatan 400 km/detik sampai menabrak plasma dari medium ruang antarbintang. orbitnya memiliki eksentrisitas tinggi.sabuk Kuiper setelah Pluto. Bentuk dari ujung luar heliosfer kemungkinan dipengaruhi dari dinamika fluida dari interaksi medium antar bintang dan juga medan magnet matahari yang mengarah di sebelah selatan (sehingga memberi bentuk tumpul pada hemisfer utara dengan jarak 9 . karena Eris hanya 5%lebih besar dari Pluto dan memiliki perkiraan diameter sekitar 2. membentuk struktur oval yang dikenal sebagai heliosheath. Pada awalnya dinamai 2003 EL61 dan 2005 FY9. keduanya tidak dipengaruhi oleh Neptunus.

terdapat benturan busur. pada jarak sekitar 230 SA. yang mungkin juga mencakup 2000 CR105. dipercaya merupakan sumber komet berperioda panjang. Selebih dari heliopause.87 tahun cahaya). Mike Brown. atau gaya pasang galaksi. menegaskan bahwa Sedna tidak merupakan bagian dari piringan tersebar ataupun sabuk Kuiper karena perihelionnya terlalu jauh dari pengaruh migrasi Neptunus. Awan Oort Secara hipotesa. Daerah ini dipercaya mengandung komet yang terlempar dari bagian dalam Tata Surya karena interaksi dengan planetplanet bagian luar. effek gravitasi dari laluan bintang. dan lebih jauh daripada hemisfer selatan. gaya pasang yang didorong Bima Sakti. sebuah tim yang dibiayai NASA telah mengembangkan konsep ³Vision Mission´ yang akan khusus mengirimkan satelit penjajak ke heliosfer. Sejauh ini belum ada kapal luar angkasa yang melewati heliopause.86 SA) adalah sebuah benda kemerahan mirip Pluto dengan orbit raksasa yang sangat eliptis. Sedna 90377 Sedna (rata-rata 525. Dia dan beberapa astronom lainnya berpendapat bahwa Sedna adalah objek pertama dari sebuah kelompok baru.000 SA (1. . Dalam pada itu. Awan ini menyelubungi matahari pada jarak sekitar 50. Diharapkan satelit NASA voyager akan menembus heliopause pada sekitar dekade yang akan datang dan mengirim kembali data tingkat radiasi dan angin matahari. Objek Awan Oort bergerak sangat lambat dan bisa digoncangkan oleh situasi-situasi langka seperti tabrakan.000 SA (sekitar 1 tahun cahaya) sampai sejauh 100. sehingga tidaklah mungkin mengetahui kondisi ruang antar bintang lokal dengan pasti. Awan Oort adalah sebuah massa berukuran raksasa yang terdiri dari bertrilyun-trilyun objek es.050 tahun.SA. sekitar 76 SA pada perihelion dan 928 SA pada aphelion dan berjangka orbit 12. penemu objek ini pada tahun 2003. jaluran ombak plasma yang ditinggalkan matahari seiring edarannya berkeliling di Bima Sakti.

Manurut teori ini. termasuk planet bumi. Chamberlin (1843-1982) seorang ahli geologi dan ilmuan dari Amerika menyampaikan teori yang dikenal sebagai Teori Planetesimal (berarti planet kecil) dalam penelitiannya The Origin of the Earth (asal mula bumi) pada tahun 1916. Akibatnya. bentuk. Salah satu diantara jutaan bintang tersebut adalah matahari yang mempunyai sejumlah anggota yang disebut Tata Surya.420 tahun. 1. dan ukurannya. aphelion pada 415 SA. meski bentuk kebulatannya masih harus ditentukan dengan pasti. seorang ahli filsafat berkebangsaan Jerman. . sebuah tata surya terdiri dari satu matahari dan senua benda angkasa yang beredar mengelilinginya. Terjadinya Bumi dan Tata Surya Telah dikemukakan bahwa galaksi terdiri dari berjuta-juta bintang dengan segala jenis. dan berjangka orbit 3. matahari telah ada sebagai salah satu dari bintang-bintang yang banyak. membuat suatu hipotesis tentang terjadinya tata surya. Bagian tenngah kabut itu lama-kelamaan menjadi gumpalan gas yang kemudian menjadi matahari dan bagian kabut sekitarnya menjadi planet-planet dan satrelitnya. Hipotesis Kabut Hipotesis yang sering dinamakan hipotesis solar nebula ini merupakan hipotesis yang paling tua dan terkenal. Pada suatu masa. Berikut ini dijelaskan beberapa hipotesis terjadinya bumi dan tata surya : 1. meski jauh lebih dekat ke matahari. Jadi. Sebagian dari massa matahari itu tertarik kearah bintang. terjadilah peristiwa pasang naik pada permukaan matahari maupun bintang itu. karena mungkin terbentuk melalui proses yang mirip. Brown menjuluki kelompok ini ³Awan Oort bagian dalam´.Sebuah benda bertitik perihelion pada 45 SA. Imanuel Kant (1724-1804). Tata surya dikelilingi oleh delapan planet. Hipotesis Planetesimal Thomas C. Kemungkinan besar Sedna adalah sebuah planet kerdil. Dikatakan bahwa di jagad raya terdapat gunpalan kabut yang berputar perlahan-lahan. ada sebuah bintang berpapasan pada jarak yang tidak terlalu jauh.

agak serupa dengan matahari dan sangat stabil. 1. sehingga akhirnya membentuk gumpalan-gumpalan sebesar planet-planet yang ada sekarang. James Jeans (1877-1946) dan Herald Jeffries. Hipotesis Pasang Surut Gas Pada tahun 1917 sarjana Inggris. Hipotesisnya dikenal dengan nama Hipotesis Tidal James-Jeffries.Keberatan terhadap teori ini adalah kebanyakan bintang di dalam 25 tahun cahaya matahari. Butir-butir tetesan yang terbesar diantaranya karena daya tariknya dapat menarik butir-butir yang kecil. Menurut hipotesis ini pada suatu saat sebuah bintang yang hamper sama besarnya dengan matahari melintas di dekat matahari. Ada juga diantaranya ynag memadat dan mungkin juga terjerat ke dalam orbit keliling matahari. Hal ini menimbulkan terjadinya pasang pada matahari.Pada waktu bintang itu menjauh. Hipotesis Kuiper Informasi mutakhir mengenai komposisi bintang dan planet menyatakan bahwa planetplanet dan matahari muncul pada saat yang sama. karena banyak bintang ganda atau bitang kembar telah diketahui memang ternyata ada. Banyak bintang yang meledak akan bebas di ruang angkasa. sebagian dari massa matahari itu jatuh kembali ke permukaan matahari dan sebagian lagi terhambur ke ruang angkasa sekitar matahari. Teori ini didukung banyak ahli astronomi. Kuiper (1905-1973) mengemukakan bahwa semesta terdiri dari formasi bintang-bintang. Pasang itu berbentuk seperti cerutu yang sangat besar ini kemudian bergerak mengelilingi matahari dan mengalami perpecahan menjadi sejumlah butir-butir tetesan kecil. Kemungkinan matahari memiliki kawan sebuah bitang (matahri juga bintang) dan pada mulanya juga berevolusi satu sama lain. Hal inilah yang dinamakan planetesimal yang kemudian menjadi planet-planet kecil dan beredar pada orbitnya. dua pusat yang memadat berkembang dalam suatu awan antarbintang dari . Fred Hoyle pada tahun 1956. Hal yang sama juga terjadi pada pembentukkan satelit dari planet. Hipotesis Peledakan Bintang Teori ini dikemukakan oleh astronomi dari Inggris. 1. 1. menggunakan teori tentang terjadinya planet-planet. Astronom bernama Gerard P. Menurut dia.

426 .87 0. Jika kedua awan itu mempunyai ukuran yang sama. 52) . Formasi bintang ganda sangat sering terjadi di alam semesta. ia akan menjadi begitu panas sehingga sebagian besar energy radiasi dipancarkan.gas hydrogen.60 (1.21 (0.25 778.6 2 (22 4 hari ) 58.8 8 11.9 4 (1. protoplanet tersebut menjadi planet-planet seperti yang dilihat sekarang ini.0 0 1.65 hari 243 .91 (0. yaitu matahari.2 0) 1. Setelah suatu periode waktu yang lama. 19) (30. Peristiwa berikutnya kabut menyelimuti pusat yang lebih kecil yang disebabkan oleh adanya gaya tarik dari massa yang lebih besar.24 (88 hari) 0.0 7) Waktu edara n (tahun ) 0. seperti hydrogen dan helium.02 23 ja 24 ja 9 jam 10 jam 17 jam 16 jam 7 1.498 Jarak orbit (juta km) (SA) 57. Pusat yang satu lebih besar daripada pusat yang lainnya dan kemudian memadat menjadi bintang tunggal. 00 ) 22 7.4 5 84.7 9 Jangk a .39) 108 .8 6 29.54 ) 2. dari awan yang menyelubungi protoplanet-protoplanet yang paling dekat ke matahari. Energy itu cukup kuat untuk mendorong gas-gas yang lebih terang. Perbandingan beberapa ukuran penting planet-planet: Karak teristi k Ve nu s M ar s Yu pite r Merk urius Bu mi Satu rnus Ura nus Nept unus 4. maka akan terbentuk bintang ganda. 41 (5. Ketika matahari memadat.97 (19.7 2) 149 .72 (9. Gaya ini menyebabkan awan yang lebih kecil terpecah-pecah menjadi awan-awan yang lebih kecil lagi yang disebut protoplanet. 02 164.

64 .8 5 1.5 2 3.77 0.879 12.58 7.5 36 51.0 47 0.8 1 1.0 48 0.1 5 317.2 14.8 6 29.1 04 12. 8 95.5 17.9 3 1.27 1.00 9 Massa (diban ding Bumi) 0.06 0.43 5.0 0 0.77 1.0 93 0.52 Diame ter ekuato r (km) 4. 75 6 8 6.8 05 142.12 26. 984 120.48 0.0 07 0.31 2. 19 3.69 1.2 4 5.33 0.05 4 0.1 Kepad atan mene ngah (g/cm ³) 5.1 18 0.rotasi hari m 56 me nit m 37 me nit 55 men it 47 meni t 14 men it meni t Eksen trisita s edara n Sudut inklin asi orbit (°) Sudut inklin asi ekuato r terhad ap orbit (°) 49.7 3 97.00 177.206 0. 45 25.3 9 0. 36 23.0 0 1.00 3.0 17 0.

Yupiter. mene ngah maks. dan Saturnus. KESIMPULAN Massa Tata Surya tidak termasuk Matahari. A. sabuk Kuiper . dapat dihitung dengan menambahkan semua massa obyek terbesar yang dihitung dan menggunakan perhitungan kasar untuk massa awan Oort (sekitar 3 kali massa Bumi).Suhu permu kaan min. 173 °C +167 °C +427 °C +43 7 °C +46 4° C +49 7 °C 89 °C +1 5° C +5 8° C 133 °C 55 °C +2 7° C 108 °C 139 ° C 197 °C 201 ° C BAB III PENUTUP 1.

Ilmu Pengetahuan Bumi dan Angkasa.id id. 1995. Ma¶mun. atau 8. Astronom mengukur jarak di dalam Tata Surya dengan satuan astronomi (SA). Geografi 2a. Jika dikurangi dengan massa Uranus dan Neptunus (keduanya 31 kali massa Bumi).0005 kali massa Bumi) dengan total massa 37 kali massa Bumi. Yogyakarta. DAFTAR PUSTAKA Ischak. Satu SA jaraknya sekitar jarak rata-rata Matahari dan Bumi.com .(sekitar 0.598. atau 149. B.2 SA. Moh. Pluto berjarak sekitar 38 SA dari Matahari. Drs. sisanya 6 kali massa Bumi merupakan 1. Wikipedia.1 persen massa di orbit di sekitar Matahari. 1991. PT.go.000 km. Tanudidjaja. SARAN Dalam penulisan makalah ini diharapkan dapat memberi pengetahuan kepada pembaca tentang bumi ban tata surya. Dan dapat memberikan refresnsi tentang bumi dan tata surya. 1. Semoga makalah ini bermanfaat bagi pembaca.240 SA.org BSE Depdiknas.shvoong.1 kali massa Bumi) dan sabuk asteroid (sekitar 0.3 persen dari massa keseluruhan. Yupiter 5. Satu tahun cahaya adalah 63. Intan Pariwara.

com .- Google.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful