ISO 9000 MERUPAKAN MODEL STANDARISASI KUALITAS DI DUNIA PENDIDIKAN

Bagi setiap institusi, mutu adalah agenda utama dan meningkatkan mutu merupakan tugas yang paling penting. Walaupun demikian, ada sebagian orang yang menganggap mutu sebagai sebuah konsep yang penuh teka-teki. Mutu dianggap sebagai suatu hal yang membingungkan dan sulit untuk diukur. Mutu dalam pandangan seseorang terkadang bertentangan dengan mutu pendapat orang lain, sehingga tidak aneh jika ada dua pakar yang tidak memiliki kesimpulan yang sama tentang bagaimana menciptakan institusi yang baik. Kita memang bisa mengetahui ketika kita mengalaminya, tapi kita tetap merasa kesulitan ketika kita mencoba mendeskripsikan dan menjelaskannya. Dalam kehidupan sehari-hari, kita akan melakukan apa saja untuk bisa mendapatkan mutu, terutama jika mutu tersebut sudah menjadi kebiasaan kita. Namun ironisnya, kita hanya bisa menyadari keberadaan mutu tersebut saat mutu tersebut hilang. Satu hal yang bisa kita yakini adalah mutu merupakan suatu hal yang membedakan antara yang baik dan yang sebaliknya. Bertolak dari pernyataan tesebut, mutu dalam pendidikan akhirnya merupakan hal yang membedakan antara kesuksesan dan kegagalan. Sehingga, mutu jelas sekali merupakan masalah pokok yang akan menjamin perkembangan institusi pendidikan dalam meraih status ditengah persaingan dunia pendidikan yang kian keras. Menemukan sumber mutu adalah sebuah petualangan yang penting. Pelaku-pelaku dunia pendidikan menyadari keharusan mereka untuk meraih mutu tersebut dan menyampaikannya pada anak didik. Sesungguhnya, ada banyak sumber mutu dalam pendidikan, misalnya sarana gedung yang bagus, pengajar yang kompeten, nilai moral yang tinggi, hasil ujian yang memuaskan, spesialisasi atau kejuruan, dorongan orang tua, bisnis dan komitas lokal, sumber daya yang melimpah, aplikasi teknologi mutakhir, kepemipinan yang baik dan efektif, perhatian terhadap anak didik, kurikulum yang memadai, atau juga kombinasi dari faktor-faktor tersebut. Seiring perjalanan waktu, dalam Era Milenium Ketiga, dengan terbentuknya WTO dan diratifikasikannya perjanjian tersebut yang mengatur tata perdagangan, jasa dan trade related intellectual property rights (TRIPS) atau hak atas kepemilikan intelektual dengan perdagangan maka Negara-negara anggotanya akan bersaing dan bagi Negara yang kurang dapat bersaing akan menjadi incaran dari Negara-negara eksportir jasa pendidikan dan pelatihan, termasuk Indonesia yang masuk menjadi anggota WTO pada tahun 1995. Keadaan pendidikan di Indonesia telah banyak dilakukan pembaharuan. Tujuan pembaharuan itu adalah untuk menjaga agar produk pendidikan kita tetap relevan dengan kebutuhan dunia kerja, persyaratan bagi pendidikan lanjut pada jenjang pendidikan berikutnya serta mampu menghadapi persaingan globalisasi dunia internasional. Salah satu kunci agar sukses dapat bersaing dipasar global adalah kemampuan untuk memenuhi atau melampaui standar-standar yang berlaku. Apabila kualitas ditentukan

sehingga secara berkesinambungan dapat memenuhi kebutuhan para pengguna (costumer). maka standar-standar kualitas sama dengan harapan pelanggan. maksud dan tujuan yang berbeda-beda. 2002) ISO 9000 sendiri adalah suatu rangkaian dari lima seri standar mutu internasional. Organisasi harus memberikan keyakinan kepada pihak manajemennya sendiri bahwa kualitas yang dimaksudkan itu telah dicapai dan dapat dipertahankan.000 perusahaan di Inggris sudah terdaftar pada standar tersebut. Swiss oleh Organization for Standarization. Kesemua standar ISO tersebut mempunyai pengertian. Di dunia global banyak sekali terdapat berbagai macam standar untuk menetapkan bahwa suatu produk itu dinyatakan “layak”. ISO 9000 adalah salah satu standar yang dihasilkan di Jenewa. Salah satu standar yang saat ini menjadi tolak ukur “layak-tidaknya” nya suatu produk adalah apa yang dinamakan dengan standar internasional ISO 9000. Sekitar 17. Untuk menjamin adanya keragaman dalam kualitas maka perlu dibentuk standar-standar yang sama pula. 3. Dengan cara ini maka apa yang dianggap sebagai produk berkualitas disuatu negara juga akan dapat diterima dinegara lainnya. Organisasi harus mencapai dan mempertahankan kualitas produk atau jasa yang dihasilkan. Tujuan ISO 9000 Fandy Tjiptono dan Anastasia Diana (2002) menyatakan bahwa tujuan utama dari ISO 9000 adalah: 1. Organisasi harus memberikan keyakinan kepada pihak costumer bahwa kualitas yang dimaksudkan itu telah atau akan dicapai dalam produk atau jasa yang dijua. Manfaat ISO 9000 Manfaat yang didapatkan oleh suatu organisasi/institusi (baik itu lembaga pendidikan) yang telah memperoleh sertifikasi ISO 9000 adalah diperolehnya suatu akses yang lebih . 2.oleh pelanggan. namun dalam penulisan makalah ini penyusun hanya membahas tentang ISO 9000 saja yang secara konseptual dewasa ini mendapatkan perhatian serius dari dunia pendidikan. (Fandy Tjiptono dan Anastasia Diana. Pengertian ISO 9000 Standar ISO 9000 mendapat perhatian yang serius terutama dari Amerika dan Eropa. Selain itu masih ada seri 14000 yang merupakan standar internasional bagi pelaksanaan suatu proyek yang berkaitan dengan tanggung jawab proyek itu terhadap lingkungan. ISO merupakan kepanjangan dari International Standar Organization yakni sekumpulan standar sistem kualitas universal yang memberikan rerangka yang sama bagi jaminan kualitas yang dapat dipergunakan diseluruh dunia. Hal ini tidak mengejutkan mengingat bahwa para ahli pendidikan disana memiliki kesadaran untuk menerapkan standar tersebut kedalam institusi mereka. Seri tersebut diberi nama sedemikian rupa sehingga terdiri dari 5 (lima) set standar atau criteria dengan kodifikasi angka berurutan mulai dari 9000. baik itu produk barang maupun produk jasa.

dan PP No. Metode-metode Review. Bentuk Tawaran Lain. Kebijakan Seleksi & Ujian Masuk 6. seperti Fasilitas Olah Raga. Persatuan Pelajar. Metode dan Prosedur Diagnostik untuk Mengidentifikasikan Kegagalan dan Kesalahan 13. Kelompok-kelompok dan Perkumpulan Ekstra Kurikuler. Sistem Mutu 3. berlandaskan UU No. Layanan Pendukung Pelajar. Fasilitas & Lingkungan Fisik. Kontrol Dokumen 5. dan lain-lain 15.besar untuk memasuki pasar luar negeri (terutama mensyaratkan dipenuhinya ISO 9000) dan memiliki kesesuaian (compatibility) dengan pemasok dari luar negeri. Tindakan Perbaikan terhadap Kegagalan Pelajar. yaitu: 1. 2 tahun 1989 tentang Sistem Pendidikan Nasional. Catatan Mutu 16. Kontrak dengan Pelanggan Internal & Eksternal (Hak Pelajar dan Hal Pelanggan Eksternal. seperti orang tua) 4. Monitoring dan Evaluasi Badan Akreditasi Nasional (BAN) Perguruan Tinggi Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) merupakan satu-satunya badan akreditasi yang diakui oleh pemerintah Republik Indonesia (dalam hal ini oleh Departemen Pendidikan Nasional). Desain dan Penyampaian Kurikulum~Strategi-strategi Pengajaran dan Pembelajaran 9. Prosedur dan Catatan Penilaian yang mencakup Catatan Prestasi 12. Pengembangan. Selain itu ada pula manfaat tambahan lainnya. mencakup Prosedur-prosedur untuk Menilai Kebutuhan-kebutuhan Pelatihan dan Evaluasi Efektifitas Pelatihan 18. Prosedur-prosedur Pengesahan & Audit Mutu Internal 17. Fasilitas Pembelajaran. yang mencakup Kesejahteraan. Catatan Kemajuan Pelajar 8. Sistem untuk Menghadapi Komplain dan Tuntutan 14. Pelatihan dan Pengembangan Staf. Komitmen Manajemen terhadap Mutu 2. Konsistensi Metode Penelitian 11. Sebagai satu satunya badan akreditasi yang diakui oleh pemerintah . Proses yang dilakukan oleh organisasi untuk mencapai sertifikasi cenderung meningkatkan kualitas dan keragaman pekerjaan yang secara bersamaan juga meningkatkan produktivitas yang pada gilirannya dapat meningkatkan pula daya saing organisasi. BAN-PT berdiri pada tahun 1994. Penilaian Tes 10. Konseling dan Pengarahan Tutorial 7. 60 tahun 1999 tentang Pendidikan Tinggi. Persyaratan Sertifikasi ISO 9000 Dalam Pendidikan Edward Sallis dalam bukunya Total Quality Management in Education atau Manajemen Mutu Pendidikan (2007) menyatakan bahwa ada beberapa syarat sebuah organisasi/institusi pendidikan agar bisa mendapatkan sertifikasi ISO 9000.

kedinasan dan keagamaan yang menyelenggarakan program profesional maupun akademik. di Indonesia). • Menyampaikan informasi hasil akreditasi kapada publik pengguna perguruan tinggi atau lulusannya Tugas 1. Visi BANPT 2011: “BAN-PT menjadi Badan Penjaminan Mutu Eksternal Perguruan Tinggi yang Terbaik di Indonesia dan pada tahun 2011 Dihormati dan menjadi Rujukan Badan Penjaminan Mutu Eksternal di seluruh dunia atas ridlo Tuhan Yang Maha Esa. dan program-program. Mensukseskan keterlaksanaan Renstra Depdiknas yang terkait dengan penjaminan mutu eksternal perguruan tinggi Sasaran • Melakukan akreditasi terhadap program studi dan institusi perguruan tinggi secara nasional bagi perguruan tinggi negeri. swasta. 60 tahun 1989. Melakukan penilaian mutu dan efisiensi semua perguruan tinggi secara berkala dalam rangka membantu Menteri Pendidikan dan Kebudayaan melaksanakan Pasal 60/61 UURI . kedinasan dan keagamaan yang menyelenggarakan program profesional maupun akademik. Fungsi utama Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) menurut peraturan perundangan yang ada (UURI No. secara legal. SK Menteri Pendidikan Nasional No.” Misi 1. 60/1999.BAN-PT memiliki wewenang untuk melaksanakan sistem akreditasi pada pendidikan tinggi. yaitu penilaian mutu perguruan tinggi. Dalam PP No. Dalam wewenang ini termasuk juga melaksanakan akreditasi bagi semua institusi pendidikan tinggi (baik untuk Perguruan Tinggi Negeri (PTN). program-program pendidikan jarak jauh. pada dasarnya adalah: membantu Menteri Pendidikan Nasional dalam pelaksanaan salah satu kewajiban perundangannya. akuntabel dan bertanggungjawab 2. • Melakukan akreditasi terhadap program studi dan institusi perguruan tinggi secara nasional bagi perguruan tinggi negeri. dan Swasta. PPRI No. PP 60 disebutkan bahwa BAN-PT merupakan badan yang mandiri (independen) yang diangkat dan melaporkan tugasnya pada Menteri Pendidikan Nasional. secara kerjasama dengan insitiusi pendidikan tinggi di dalam negeri. Kedinasan. yaitu Perguruan Tinggi Negeri. 118/U/2003). Keagamaan. Melaksanakan akreditasi perguruan tinggi di Indonesia secara andal (credible). swasta. Perguruan Tinggi Swasta (PTS). yang ditawarkan oleh institusi pendidikan tinggi dari luar negeri (saat ini institusi pendidikan tinggi dari luar negeri tidak dapat beroperasi. Perguruan Tinggi Agama (PTA) dan Perguruan Tinggi Kedinasan (PTK)). • Menyampaikan informasi hasil akreditasi kapada publik pengguna perguruan tinggi atau lulusannya. 20 tahun 2003.

keuangan dan kerumah-tanggaan perguruan tinggi. Mutu dan kualitas yang telah ditetapkan oleh Departemen Pendidikan Nasional tersebut merupakan suatu standar nasional yang gunanya menyeragamkan mutu dan kualitas semua insitusi pendidikan tinggi diseluruh Indonesia berdasarkan keadaan dan keberagaman bangsa Indonesia. 20 tahun 2003. 3. sehingga semua pendidikan tinggi tersebut memiliki mutu dan kualitas yang sesuai dengan standar yang telah ditetapkan oleh Departemen Pendidikan Nasional. Menyebarluaskan informasi pada publik mengenai status akreditasi dari program studi dalam institusi pendidikan tinggi. Memberikan saran pembinaan mengenai peningkatan mutu program-program studi.N Perguruan Tinggi Berdasarkan pembahasan mengenai ISO 9000 dan Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN PT) tersebut diatas maka jelaslah kiranya dapat dibedakan mengenai standar internasional (ISO 9000) dan standar nasional (BAN PT). Fungsi melakukan penilaian tersebut meliputi kurikulum. Badan Akreditasi Nasional (BAN) Perguruan Tinggi adalah merupakan suatu badan penjamin mutu pendidikan (terutama pendidikan tinggi) di Indonesia. sehinggga publik dalam meyakini mutu pendidikan yang ditawarkan.No. sehingga jelaslah bahwa BAN PT merupakan suatu tolak ukur mutu pendidikan secara nasional untuk meningkatkan mutu pendidikan di tingkat nasional. Alasan Mendasar Institusi / Lembaga Pendidikan Menggunakan Standar ISO 9000 Walaupun Terdapat B. sasaran dan tujuan sampai tahun 2011 bahwa dengan berawal dari terakreditasinya seluruh pendidikan tinggi di Indonesia menurut standar BAN PT yang dilakukan dengan perbaikan terus-menerus secara komprehensip maka pada tahun 2011 . pelaksanaan pendidikan. mutu dan jumlah tenaga kependidikan. 2. keadaan mahasiswa. Untuk menghadapi permasalahan itu Departemen Pendidikan Nasional melalui Badan Akreditasi (BAN) Perguruan Tinggi telah menetapkan visi. Mengawasi mutu dan efisiensi pendidikan tinggi melalui proses akreditasi pada semua program studi dalam institusi pendidikan tinggi di Indonesia.A. dan mutu program-program tersebut dapat dipertahankan dan ditingkatkan. Kenyataannya mutu pendidikan Indonesia sampai sekarang ini belumlah mampu untuk bersaing atau bahkan menang dalam menghadapi persaingan global dalam dunia pendidikan. sarana dan prasarana. kepegawaian. Fungsi 1. 2. misi. Salah satu hal mendasar yang dapat kita temukan dalam dunia pendidikan kita yang menunjukkan bahwa mutu pendidikan kita kurang dapat bersaing dengan dunia internasional adalah dengan maraknya muncul sekolah ataupun perguruan tinggi dan tenaga pengajar dari dunia internasional yang masuk dan menyelenggarakan pendidikannya di Negara kita. tatalaksana administrasi akademik. yang melakukan akreditasi terhadap institusi pendidikan tinggi baik itu negeri maupun swasta.

Mutu dan kualitas yang telah ditetapkan oleh Departemen Pendidikan Nasional tersebut merupakan suatu standar nasional yang gunanya menyeragamkan mutu dan kualitas semua insitusi pendidikan tinggi diseluruh Indonesia berdasarkan keadaan dan keberagaman bangsa Indonesia. Badan Akreditasi Nasional (BAN) Perguruan Tinggi adalah merupakan suatu badan penjamin mutu pendidikan (terutama pendidikan tinggi) di Indonesia. Oleh karena itu agar mutu dan kualitas pendidikan kita dapat bersaing atau bahkan memenangkan dalam globalisasi dunia pendidikan internasional maka BAN PT merupakan suatu konsep dasar pijakan mutu dan kualitas pendidikan kita agar bisa sesuai standar ISO 9000 sehingga kita siap dalam menghadapi globalisasi tersebut Kesimpulan 1. yang melakukan akreditasi terhadap institusi pendidikan tinggi baik itu negeri maupun swasta. Salah satu hal mendasar yang dapat kita temukan dalam dunia pendidikan kita yang menunjukkan bahwa mutu pendidikan kita kurang dapat bersaing dengan pasar internasional adalah dengan maraknya muncul sekolah ataupun perguruan tinggi dan tenaga pengajar dari dunia internasional yang masuk dan menyelenggarakan pendidikannya di Negara kita.mutu dan kualitas akan sesuai dengan standar ISO 9000 dan diharapkan pendidikan kita akan menjadi rujukan dunia internasional ISO 9000 merupakan standar internasional dimana suatu organisasi (termasuk didalamnya institusi pendidikan) yang memiliki sertifikat ISO 9000 tersebut kualitasnya diakui oleh dunia internasional dan dapat memperoleh akses yang lebih besar untuk memasuki pasar luar negeri. terutama dalam hal membuka cabang institusi dan “pengeksporan” tenaga jasa pendidikan diluar negeri terutama Negara yang mensyaratkan dipenuhinya ISO 9000 dan memiliki kesesuaian (compatibility) dengan pemasok dari luar negeri Selain itu sebuah institusi atau lembaga pendidikan yang telah mendapatkan sertifikasi ISO 9000 tersebut cenderung untuk meningkatkan kualitas dan keragaman pekerjaan yang secara bersamaan juga meningkatkan produktivitas yang pada gilirannya dapat meningkatkan pula daya saing institusi atau lembaga pendidikannya untuk menghadapi persaingan globalisasi. Untuk menghadapi permasalahan itu Departemen Pendidikan Nasional melalui Badan Akreditasi (BAN) Perguruan Tinggi telah menetapkan visi. Kenyataannya mutu pendidikan Indonesia sampai sekarang ini belumlah mampu untuk bersaing atau bahkan menang dalam menghadapi persaingan global dalam dunia pendidikan. sehingga jelaslah bahwa BAN PT merupakan suatu tolak ukur mutu pendidikan secara nasional untuk meningkatkan mutu pendidikan di tingkat nasional. sehingga semua pendidikan tinggi tersebut memiliki mutu dan kualitas yang sesuai dengan standar yang telah ditetapkan oleh Departemen Pendidikan Nasional. misi. sasaran dan tujuan sampai tahun 2011 bahwa dengan berawal dari terakreditasinya seluruh pendidikan tinggi di Indonesia menurut standar BAN PT yang .

M. Total Quality Management. 2007. 2002. Alih Bahasa Oleh Dr. 2007. A. Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi.Ag. keuangan dan kerumah-tanggaan perguruan tinggi haruslah disesuaikan dengan kriteria persyaratan sertifikasi standar ISO 9000. 2. sarana dan prasarana. keadaan mahasiswa. pelaksanaan pendidikan. Edisi Revisi. Ahmad Ali Riyadi. Jogjakarta: Penerbit Andi Administrator. Saran Agar mutu dan kualitas pendidikan kita dapat bersaing dalam menghadapi globalisasi dunia pendidikan internasional maka BAN PT dalam melakukan penjaminan mutu pendidikan yang berkaitan dengan kurikulum. Fahrurrozi. Manajemen Mutu Pendidikan. E. DAFTAR PUSTAKA Sallis. mutu dan jumlah tenaga kependidikan.dilakukan dengan perbaikan terus-menerus secara komprehensip maka pada tahun 2011 diharapkan mutu dan kualitas pendidikan kita sesuai dengan standar ISO 9000. Jogjakarta: IRCiSoD Tjiptono. Total Quality Management In Education. untuk bisa bersaing dan memenangkan persaingan global internasional dalam dunia pendidikan maka sangatlah perlu institusi/lembaga pendidikan dinegara kita mempunyai mutu dan kualitas yang sesuai dengan standar ISO 9000 dan mendapatkan sertifikat ISO 9000 tersebut. tatalaksana administrasi akademik. Jakarta: Depdiknas . F & Diana. Walaupun telah ada BAN Perguruan Tinggi dan Akreditasi Sekolah. kepegawaian.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful