P. 1
PERANAN BUDAYA LOKAL MENDUKUNG KETAHANAN BUDAYA NASIONAL

PERANAN BUDAYA LOKAL MENDUKUNG KETAHANAN BUDAYA NASIONAL

|Views: 216|Likes:
Published by u_mov2150

More info:

Published by: u_mov2150 on Mar 01, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

02/28/2015

pdf

text

original

MAKALAH

PERANAN BUDAYA LOKAL MENDUKUNG KETAHANAN BUDAYA NASIONAL

Disusun Oleh NPM KelaS

: Ari Sediana : 11110022 : 1-KA34

FAKULTAS ILMU KOMPUTER

UNIVERSITAS GUNADARMA

Mata Kuliah : Ilmu Budaya Dasar Dosen : Muhammad Burhan Amin

Topik Tugas : Peranan Budaya Lokal Mendukung Ketahanan Budaya Nasional

Kelas : 1-KA34

Dateline Tugas : 2 Maret 2011 Tanggal Penyerahan & Upload Tugas : 2 Maret 2011

PERNYATAAN

Dengan ini kami menyatakan bahwa seluruh pekerjaan dalam tugas ini kami buat sendiri tanpa meniru atau mengutip dari tim/pihak lain.

Apabila terbukti benar, kami siap menerima konsekuensi untuk mendapat nilai 1/100 untuk mata kuliah ini.

Penyusun

NPM 11110022

Nama Lengkap ARI SEDIANA

Tanda Tangan

Program Sarjana Sistem Informasi UNIVERSITAS GUNADARMA
i

KATA PENGANTAR

Puji syukur kehadirat Allah SWT

saya panjatkan karena berkat rahmat-Nya

penyusunan makalah dalam Mata Kuliah Ilmu Budaya Dasar dengan judul “Peranan Budaya Lokal Mendukung Ketahanan Budaya Nasional” ini dapat diselesaikan. Sebelumnya, saya ucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada dosen pembimbing mata kuliah Ilmu Budaya Dasar yang telah memberi kesempatan kepada saya untuk mengumpulkan tugas makalah ini. Sebuah makalah yang membahas hal-hal yang berkaitan tentang kebudayaan, mengapa masyarakat perlu mempelajari kebudayaan, dan pentingnya kebudayaan lokal dalam memperkokoh budaya bangsa. Makalah ini masih jauh dari kata sempurna. Untuk itu, saya mengharapkan saran dan kritiknya Agar menjadi bahan pembelajaran bagi saya. Harapan saya, semoga makalah ini dapat berguna bagi saya sendiri serta para pembacanya. Akhirnya saya ucapkan terima kasih.

Bekasi, Februari 2011 Penulis,

ii

DAFTAR ISI

SURAT PERNYATAAN ................................................................................................. i KATA PENGANTAR .................................................................................................... ii DAFTAR ISI ................................................................................................................. iii BAB I. PENDAHULUAN ........................................................................................... 1 1. Latar Belakang ............................................................................................. 1 2. Tujuan ....................................................................................................... 1-2 3. Sasaran ......................................................................................................... 2 BAB II. PERMASALAHAN ........................................................................................ 3 1. Kekuatan ( Strength ).................................................................................. 3-4 2. Kelemahan ( Weakness ) .............................................................................. 4 3. Peluang ( Opportunity ) ............................................................................. 4-5 4. Tantangan / Hambatan ( Threats ) ................................................................. 5 BAB III. KESIMPULAN DAN REKOMENDASI ....................................................... 6 1. Kesimpulan .................................................................................................. 6 2. Rekomendasi ................................................................................................ 6 REFERENSI

iii

BAB I PENDAHULUAN

1. Latar Belakang
Perlu diketahui masih banyak di antara masyarakat awam kita yang mengartikan “kebudayaan” sebagai “kesenian”, meskipun sebenarnya kita semua memahami bahwa kesenian hanyalah sebagian dari kebudayaan. Hal ini dikarenakan kesenian memiliki nilai yang sangat berarti dalam kebudayaan. Seluruh kebudayaan lokal yang berasal dari kebudayaan beraneka ragam suku-suku di Indonesia merupakan bagian integral daripada kebudayaan Indonesia. Kebudayaan Indonesia walau beraneka ragam, namun pada dasarnya terbentuk dan banyak mendapat pengaruh dari kebudayaan besar lainnya seperti kebudayaan kebudayaan Arab kebudayaan Tionghoa, dan kebudayaan India. Di tengah maraknya arus Globalisasi dan modernisasi yang masuk ke Indonesia, melalui cara-cara tertentu seperti teknologi, sistem organisasi dan politik, sistem sosial, berbagai elemen budaya seperti boga, busana, perekonomian, dan sebagainya, banyak mengadopsi kebudayaan barat yang lambat-laun terintegrasi dalam masyarakat yang dapat memberikan dampak positif dan dampak negatif nya sendiri bagi Bangsa Indonesia, terutama dalam bidang kebudayaan. Karena semakin terkikisnya nilai-nilai budaya kita oleh pengaruh budaya asing yang masuk ke negara kita.

2. Tujuan
Budaya lokal di Indonesia sangat bermacam, hampir tiap suku mempunyai kebudayaan tersendiri. Mulai dari adat istiadat, tradisi, pakaian adat, rumah adat, makanan khas, dan masih banyak lagi, tiap suku berbeda. Budaya bangsa tercipta dari situ, tercipta dari suatu perbedaan tapi memberi warna tersendiri bagi kebudayaan di Indonesia. Di sekolah-sekolah dan perguruan tinggi kebudayaan diajarkan. Perlunya agar kebudayaan yang telah tercipta dari para pendahulu kita tidak luntur. Kebudayaan telah membangun identitas bangsa Indonesia. Makalah ini menyajikan keanekaragaman indonesia, hubungan budaya ini dengan lingkungan, struktur sosial budaya dan juga filosofi budaya dewasa ini. Karena saat ini
1

kebudayaan lokal di Indonesia sangat kritis dimana banyak kebudayaan kita yang telah dicuri dan diakui oleh negara lain di karenakan kurangnya kepekaan dari generasi muda indonesia yang tidak melestarikan kebudayaan indonesia baik itu dari sisi kesenian, rumah adat, pakaian adat, tarian, alat musik, ataupun adat istiadat yang dianut Maka mengapa perlunya mempelajari kebudayaan ?, Agar kita lebih peka terhadap keanekaragaman budaya di negeri tercinta ini, demi kemajuan dan kelestarian budaya kita serta tetap menjadi bangsa Indonesia tetap menjadi bangsa yang kaya akan kebudayaan serta bangsa Indonesia yang tak kehilangan jati diri.

3. Sasaran
Kebudayaan adalah sebuah warisan dari para pendiri bangsa ini. Perkembangannya tak semudah membalikkan telapak tangan, akan tetapi melalui sebuah proses yang panjang lagi rumit. Berkembang dari dalam diri masyarakat, juga dari bangsa asing yang dahulu datang ke nusantara. Dari itu terlahirlah suatu budaya bangsa Indonesia yang modern seperti yang ada saat ini. Sebagai generasi muda yang nanti kelak akan menjadi penerus sudah seharusnya kita ikut melestarikan budaya yang kita miliki ini dan dapat melestarikan kebudayaan kita dengan baik dan terus menjaganya agar tidak lagi diakui oleh negara lain Kita seharusnya belajar tentang kebudayaan bangsa ini, karena budaya ini telah menjadi identitas bangsa Indonesia. Bangsa Indonesia telah dikenal dunia internasional karena kebudayaan yang dimiliki. Banyak orang - orang asing yang sedang mempelajari kebudayaan di Indonesia, karena keanekaragaman yang ada. Jika dijumlahkan mulai dari Sabang sampai Merauke terdapat beribu – ribu kebudayaan yang berbeda. Mulai dari adat istiadat, kebiasaan, bahasa, rumah adat, pakaian adat, makanan khas, dan masih banyak yang lainnya.

2

BAB II PERMASALAHAN
Budaya lokal Indonesia sangat membanggakan karena memiliki keanekaragaman yang sangat bervariasi serta memiliki keunikan tersendiri selain itu menjadikannya juga sebagai sebuah tantangan untuk mempertahankan, mewarisi, serta melestarikannya kepada generasi selanjutnya. Banyak faktor yang dapat menyebabkan budaya lokal dilupakan dimasa sekarang ini, salah satunya ialah masuknya budaya asing yang mulai mendominasi sehingga budaya lokal mulai dilupakan. Selain itu, faktor lain yang menjadi masalah adalah kurangnya kesadaran masyarakat akan pentingnya peranan budaya lokal sebagai identitas bangsa yang harus terus dijaga keaslian maupun kepemilikannya agar budaya lokal kita tidak dapat diakui oleh negara lain. Walaupun demikian, tidak menutup kemungkinan budaya asing masuk tetapi harus selaras dengan kepribadian negara Indonesia ini karena suatu negara juga membutuhkan referensi budaya dari negara lain yang akan berpengaruh terhadap perkembangan di negaranya. Analisis permasalahan peran budaya daerah memperkokoh ketahanan budaya nasional dengan mempertahankan dan mempertimbangkan kondisi lingkungan internal maupun eksternal di lihat dari aspek :

1.

Kekuatan ( Strength ) • Kebhinekaan budaya lokal yang ada di Indonesia Keanekaragaman budaya lokal merupakan bagian dari kekayaan negara yang sangat penting yang belum tentu juga dimiliki oleh negara lain. Budaya lokal pada tiap daerah memiliki ciri khas budayanya masing-masing, seperti adat istiadat yang dianut, rumah adat, pakaian adat, tarian, alat musik. Semua hal ini lah yang menjadi citra Indonesia di mata internasional. • Kekhasan budaya Indonesia Kekhasan budaya lokal yang ada di setiap daerah Indonesia tentu berbeda beda baik itu dari sisi rumah adat, pakaian adat, tarian, alat musik, ataupun adat istiadat yang dianut. Kekhasan inilah yang menjadi daya tarik bagi masyarakat baik domestik ataupun mancanegara.
3

• Kebudayaan Lokal menjadi sumber ketahanan budaya bangsa Kesatuan budaya lokal yang dimiliki Indonesia merupakan budaya bangsa yang mewakili identitas negara Indonesia. Untuk itu, budaya lokal harus tetap dijaga serta dilestarikan agar budaya bangsa tetap kokoh. 2. Kelemahan ( Weakness ) • Kurangnya kesadaran masyarakat Kesadaran masyarakat untuk menjaga budaya lokal sekarang ini masih terbilang rendah. Masyarakat cenderung lebih memilih budaya asing yang lebih praktis dan sesuai dengan perkembangan zaman. Budaya lokal juga dapat di sesuaikan dengan perkembangan zaman, tetapi tidak meningalkan ciri khas dari budaya tersebut. • Kurangnya komunikasi budaya Kemampuan untuk berkomunikasi sangat penting agar tidak terjadi kesalahpahaman tentang budaya yang dianut. Minimnya komunikasi budaya ini sering menimbulkan perselisihan antarsuku yang akan berdampak turunnya ketahanan budaya bangsa. • Kurangnya pembelajaran budaya Pembelajaran tentang budaya, harus ditanamkan sejak dini. Namun sekarang ini banyak yang sudah tidak menganggap penting mempelajari budaya lokal.

3. Peluang ( Oportunity ) • Indonesia dipandang dunia Internasional karena kekuatan budayanya Apabila budaya lokal dapat di jaga dengan baik, Indonesia akan di pandang sebagai negara yang dapat mempertahankan jati dirinya di mata Internasioanal. • Kuatnya budaya bangsa, memperkokoh rasa persatuan Usaha masyarakat dalam mempertahankan budaya lokal agar dapat memperkokoh budaya bangsa, juga dapat memperkokoh persatuan. Karena adanya saling menghormati antara budaya lokal sehingga dapat bersatu menjadi budaya bangsa yang kokoh. • Kemajuan pariwisata Budaya lokal Indonesia sering kali menarik perhatian para turis mancanegara. Ini dapat dijadikan objek wisata yang akan menghasilkan devisa bagi negara. Akan tetapi hal ini juga harus diwaspadai karena banyaknya aksi pembajakan budaya yang mungkin terjadi.

4

• Multikuturalisme Dua pilar yang mendukung pemahaman ini adalah pendidikan budaya dan komunikasi antar budaya.

4. Tantangan / Hambatan ( Threats ) • Perubahan lingkungan alam dan fisik Perubahan lingkungan alam dan fisik sebagai salah satu tantangan tersendiri bagi suatu negara untuk mempertahankan kelangsungan budaya lokalnya. Karena dengan seiringnya perubahan lingkungan alam dan fisik, berpengaruh terhadap pola pikir serta pola hidup masyakrakat. • Kemajuan teknologi Meskipun dipandang banyak memberikan banyak manfaat, kemajuan teknologi ternyata menjadi salah satu faktor yang menyebabkan ditinggalkannya budaya lokal. Misalnya, sistemsasi (sistem asli masyarakat dalam mengelola sumber daya kelautan/daratan). • Masuknya budaya asing Pengaruh masuknya budaya asing menjadi tantangan tersendiri agar budaya lokal tetap terjaga. Dalam hal ini, peran budaya lokal diperlukan sebagai penyeimbang di tengah perkembangan zaman.

5

BAB III KESIMPULAN DAN REKOMENDASI
1. KESIMPULAN Dari pembahasan diatas dapat disimpulkan bahwa Indonesia memiliki kebudayaan lokal yang beraneka ragam dan mempunyai ciri khas masing-masing. Kebudayaan tersebut telah menjadi identitas sebagai bangsa Indonesia. Dunia internasional mengenal Indonesia, salah satunya dari keanekaragaman budaya yang dimiliki. Budaya lokal tersebut harus dijaga serta dilestarikan agar dapat memperkokoh ketahanan budaya bangsa. Selain itu kita harus memahami arti kebudayaan serta menjadikan keanekaragaman budaya yang ada di Indonesia sebagai sumber kekuatan untuk ketahanan budaya bangsa. Selain itu diperlukan pula antisipasi atau cara-cara agar budaya lokal tidak dilupakan dengan adanya pengaruh atau masuknya dari budaya asing.

2. REKOMENDASI • Meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga serta melestarikan budaya lokal kita agar tidak tergeser oleh kemajuan teknologi dan juga masuknya budaya asing karena budaya lokal adalah identitas indonesia di hadapan dunia internasional. • Mulai mengenalkan kesenian kesenian indonesia (kebudayaan) kepada generasi penerus bangsa sejak dini. Agar kelak mereka bisa menjadi generasi penerus kebudayaan yang ada di indonesia serta tetap melestarikannya. • Lebih menjaga lingkungan dan alam, karena dengan terjaganya alam dan lingkungan maka secara tidak langsung juga kita mempertahankan budaya lokal. Contohnya bila kita menjaga lingkungan alam, dimana terdapat rumah adat. Maka dapat terlihat keasliannya dan juga dapat menarik perhatian wisatawan domestik maupun mancanegara tentunya.

6

Referensi :

http://isbdti.blog.uns.ac.id/2009/11/09/makalah-perubahan-kebudayaan-karena-pengaruhdari-luar/ http://www.anneahira.com/pengertian-budaya-lokal.htm http://staff.undip.ac.id/sastra/agusmaladi/2009/07/21/ketahanan-budaya-kesenian-danglobalisasi

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->