BAB I PENDAHULUAN 1.

1 Latar Belakang Dewasa ini dunia penulisan merupakan suatu hal yang sangat biasa dilakukan oleh masyarakat. Semua orang, baik yang memiliki latar belakang pendidikan yang tinggi, maupun orang yang “biasa-biasa saja” dapat menghasilkan suatu tulisan. Tulisan-tulisan yang menjamur di media masa belakangan ini dapat dikategorikan sebagai artikel. Tulisan tersebut banyak tersebar di berbagai media, baik cetak maupun elektronik. Apalagi perkembangan blog yang mengalami peningkatan pesat beberapa dekade ini. Namun, hal ini tentunya memiliki dampak positif dan negatif. Dampak positifnya, penulisan makin berkembang. Kita tidak perlu susah-payah mencari sumber untuk suatu kepentingan tertentu. Sedangkan dampak negatifnya, banyak artikel, terutama yang dipublikasikan pada media elektronik, khususnya blog tidak memiliki kaidah-kaidah penulisan artikel yang baik dan benar. Bahkan keabsahannya terkadang harus kita teliti terlebih dahulu. Terdapat banyak jenis artikel yang beredar di media-media, salah satunya adalah artikel ilmiah. Artikel ilmiah sendiri ada yang disebut sebagai artikel ilmiah saja, ada pula yang disebut sebagai artikel ilmiah populer. Setiap media masa menuntut standar penulisan berbeda-beda agar suatu artikel ilmiah dapat dimuat. Jelas terdapat aturan baku dalam penulisan artikel ilmiah. Peringkat populer yang disandangnya cenderung mengacu pada menarik tidaknya artikel tersebut untuk dibaca dan mudah dimengerti maksudnya. Menurut Arswendo Atmowiloto, aktivitas mengarang itu mudah. Namun beberapa pihak berpendapat bahwa menulis itu gampang-gampang susah. Jika dibandingkan dengan menulis artikel ilmiah, maka menulis artikel ilmiah populer lebih sulit lagi, sebab hingga kini tidak ada ‘guideline’ yang baku dalam penulisan artikel ilmiah populer. Setiap media memiliki gaya tulisan yang menjadi ciri

1|Page

khasnya masing-masing. Penulis yang ingin agar tulisannya dimuat dalam suatu media harus belajar mengenali karakter media tersebut. Menulis artikel ilmiah populer adalah seni menemukan,meramu sudut pandang yang baru, unik dan cerdas dari suatu fakta serta menggugah rasa ingin tahu dan belajar pembaca awam. Lalu mengapa menulis? Beberapa alasan yang mengemuka diantaranya adalah menulis, merupakan salah satu bentuk pengalaman ilmu pengetahuan. Banyak para pakar yang mengisi kolom-kolom dalam media dengan tulisan ilmiah yang bermanfaat bagi masyarakat. Selain itu, menulis juga dapat memberikan income tambahan, menambah popularitas, dan menjadi kredit poin bagi mereka yang pada institusinya mensyaratkan karya tertentu berupa tulisan untuk rekomendasi kenaikan pangkat. Manfaat yang dirasakan langsung oleh penulis melalui aktivitas menulisnya adalah bertambahnya pengetahuan. Lagi-lagi mengapa? Menulis artikel ilmiah populer tidak sama dengan menulis diary atau buku harian, karena dalam proses membutuhkan referensi yang banyak dan up to date serta analisis yang tajam. Sehingga penulis akan membuka lebih banyak buku, jurnal, koran, atau majalah yang mendukung tulisannya. Banyak bidang yang memanfaatkan artikel ilmiah populer sebagai media menyimpulkan ilmu pengetahuan. Masing-masing bidang memiliki cara penyampaiannya sendiri-sendiri. Terdapat beberapa kesulitan menuliskan artikel ilmiah populer pada bidang teknik dan komputer. Di dalamnya pasti terdapat istilah-istilah yang tidak dimengerti oleh masyarakat awam. Jadi, harus ada penjelasan di dalamnya mengenai istilah-istilah tersebut. Tetapi juga terdapat batasan-batasan agar tulisan tersebut tidak terlalu panjang dan bertele-tele, serta mudah dipahami dengan cepat oleh pembacanya. 1.2 Rumusan Masalah Rumusan masalah yang akan disajikan pada makalah yang kami susun kali ini antara lain adalah: 1. Apa pengertian artikel ilmiah populer?

2|Page

2. Bagaimanakah ciri-ciri artikel populer? 3. Bagaimanakah cara menulis artikel ilmiah populer yang benar? 4. Bagaimana cara menyusun artikel ilmiah populer yang menarik dan mudah dipahami? 5. Hal-hal apa saja yang perlu diperhatikan dalam penulisan artikel ilmiah populer tentang komputer untuk masyarakat umum? 1.3 Tujuan Penulisan makalah kali ini memiliki tujuan, baik umum maupun khusus. Tujuan umum dari penulisan makalah ini adalah untuk memenuhi tugas mata kuliah Bahasa Indonesia dalam hal keterampilan menulis. Sedangkan tugas khususnya antara lain adalah menyajikan pengertian, bagaimana ciri-ciri, cara menulis yang benar, serta cara menyusun artikel ilmiah populer yang benar dan mudah dipahami. Selain itu, makalah ini juga membahas masalah hal-hal yang perlu diperhatikan dalam menulis artikel ilmiah populer, khususnya di bidang ilmu komputer, agar menarik dibaca dan dapat dimengerti oleh masyarakat pada umumnya.

3|Page

seperti harian atau koran.BAB 2 ISI 2. Pilihan kata imiah Analogi Final Formasi Konklusi kontradiksi Pilihan kata populer Kiasan Akhir Susunan Kesimpulan kontradiksi 4|Page .1 Apakah itu artikel ilmiah popular Apakah arti ilmiah populer itu? Artikel ilmiah populer adalah salah satu jenis karya ilmiah yang membahas masalah aktual dengan proses penggarapan yang sesuai dengan proses berpikir ilmiah akan tetapi penyajian. Dan mingguan atau majalah berita. Oleh karena itu karakteristik pembacanya pasti beragam : tingkat pendidikan. khususnya pembahasannya menyesuaikan dengan khalayak (baca : populasi) pembaca umum. Apakah artinya penyajian yang menyesuaikan dengan khalayak atau populasi pembaca umum? Anda harus menyadari bahwa media publikasi artikel ilmiah populer adalah media penerbitan umum. minat dan sebagainya. Nah ketika Anda menulis artikel ilmiah.2 Ciri artikel ilmiah popular 1. Anda harus dapat menyajikan pokok-pokok pikiran Anda dalam tulisan tersebut untuk karakter pembaca yang demikian itu. 2. Contohnya sebagai berikut. Menggunakan pilihan kata bahasa Populer daripada pilihan kata bahasa ilmiah Pada artikel ilmiah populer pilihan kata ilmiah yang hanya dipahami kalangan tertentu sekiranya dihindari dan diganti dengan pilihan kata yang dipahami oleh banyak orang.

tidak ada perbedaan antara kerangka penulisan artikel iptek populer dengan artikel ilmiah. Kerangka penulisannya setidaknya terdiri dari Pendahuluan. Nadeak 1989: 44). Artikel ilmiah populer harus tetap dikembangkan dengan cara berpikir ilmiah yang logis dan kritis. Selain itu. bahasa yang digunakan juga cenderung bebas. Secara substansial. kita bisa melakukan sejumlah pengujian. setidaknya mengandung tiga komponen utama. 4.isi. Ketika sudah menentukan gagasan tersebut. Apakah gagasan itu terikat waktu? d. 2. Pengujian ini terdiri dari lima tahap sebagai berikut (Georgina dalam Pranata 2002: 124. Dapatkah gagasan ini disempitkan sehingga memunyai fokus yang tajam? c. band. Dikembangkan berdasarkan cara berpikir ilmiah Inilah yang membedakan antara artikel ilmiah populer dengan artikel populer. Model yang paling mudah ialah model penulisan populer. Gaya penulisannya mudah dipahami 3. ada beberapa jenis model penulisan artikel. Namun untuk artikel iptek populer. Dalam menulis artikel ilmiah populer yang benar ada beberapa langkah yang perlu diperhatikan. dan kesimpulan. yakni pendahuluan. Tulisan populer merupakan tulisan ringan yang tidak njelimet dan bersifat hiburan. a.3 Cara menulias artikel ilmiah yang baik dan benar Pada dasarnya. pemisahan itu sengaja dibuat tidak begitu nyata. Termasuklah di dalamnya gosip. Menguji Gagasan Prinsip paling dasar dari melakukan kegiatan menulis ialah menentukan atau memastikan topik atau gagasan apa yang hendak dibahas. bagian isi dan bagian akhir yang berisi kesimpulan dan saran. Apakah gagasan Anda akan lolos dari saringan penerbit (bila ditujukan agar diterbitkan di media massa)? 5|Page . Model-model tersebut bisa dikelompokkan pada tingkat kerumitannya. Apakah gagasan itu penting bagi sejumlah besar orang? b. Apakah gagasan itu segar dan memiliki pendekatan yang unik? e. antara lain : 1.2.

kita tidak hanya diperhadapkan pada satu kemungkinan. Kelima pola penggarapan artikel di atas dapat dikombinasikan satu dengan yang lain sejauh dibutuhkan untuk menghadirkan sebuah tulisan yang kaya dan menarik. Inilah pola dasar yang paling sering dipakai untuk menyusun tulisan. d. a. Kemudian menganalisis pemecahan masalah yang dikemukakan oleh para ahli di bidang keilmuan yang bersangkutan. Menulis Bagian Pendahuluan 6|Page . 2.2. e. Penggarapan Artikel Ilmiah Populer Ketika hendak menghadirkan artikel. lalu menunjukkan alasan pemikiran yang mendorong ke arah pernyataan pendapat itu. c. Pola pemecahan topik Pola ini memecah topik yang masih berada dalam lingkup pembicaraan yang ditemakan menjadi subtopik atau bagian-bagian yang lebih kecil dan sempit kemudian menganalisis masing-masing bagian tersebut. Soeseno (1982: 16-17) memaparkan setidaknya lima pola yang bisa kita gunakan untuk menyajikan artikel tersebut. Pola pendapat dan alasan pemikiran Pola ini baru dipakai bila penulis yang bersangkutan hendak mengemukakan pendapatnya sendiri tentang topik yang digarapnya. Pola masalah dan pemecahannya Pola ini lebih dahulu mengemukakan masalah (bisa lebih dari satu) yang masih berada dalam lingkup pokok bahasan yang ditemakan dengan jelas. Pola pembandingan Pola ini membandingkan dua aspek atau lebih dari suatu topik dan menunjukkan persamaan dan perbedaannya. b. Pola kronologi Pola ini menggarap topik menurut urut-urutan waktu peristiwa yang terjadi.

sering kali menulis bagian pendahuluan ini menjadi lebih sulit daipada menulis judul atau tubuh tulisan. Kutipan orang lain Pendahuluan berupa kutipan seseorang dapat langsung menyentuh rasa pembaca.Untuk bagian pendahuluan. Pernyataan yang menonjol Terkadang disebut juga sebagai "pendahuluan kejutan". atau hal untuk menggugah pembaca karena mengajak mereka membayangkan bersama penulis apa-apa yang hendak disajikan dalam artikel itu nantinya. Soeseno (1982: 43) menyarankan agar menuliskan bagian lain terlebih dahulu. kejadian. c. Mengingat tugasnya untuk memancing minat dan mengarahkan pembaca ke arah pembahasan. diikuti kalimat kekaguman untuk membuat pembaca terpesona. 7|Page . setidaknya ada tujuh macam bentuk pendahuluan yang bisa digunakan (Soeseno 1982: 42). Oleh karena itu. sekaligus membawanya ke pokok bahasan yang akan dikemukakan dalam artikel nantinya. Pelukisan Pendahuluan yang melukiskan suatu fakta. g. Pertanyaan Pendahuluan ini merangsang keingintahuan sehingga dianggap sebagai pendahuluan yang bagus. seolah-olah menjadi fiksi. Ringkasan Pendahuluan berbentuk ringkasan ini secara nyata mengemukakan pokok isi tulisan secara garis besar. b. Amanat langsung Pendahuluan berbentuk amanat langsung kepada pembaca sudah tentu akan lebih akrab karena seolah-olah tertuju kepada perorangan. e. f. d. Anekdot Pembukaan jenis ini sering menawan karena memberi selingan kepada nonfiksi. a. Meskipun merupakan pendahuluan. bagian ini tidaklah mutlak ditulis pertama kali.

"akhirnya". bisa dibahas topik secara lebih mendalam. Masing-masing dibatasi dengan subjudul-subjudul. bandingkan dengan persoalan lain bila diperlukan. Menulis Bagian Pembahasan atau Tubuh Utama Bagian ini disarankan dipecah-pecah menjadi beberapa bagian. dan bisa pula berupa pertanyaan yang menggugah pembaca. apakah disajikan dengan cukup kuat? Apakah mencakup semua ide tulisan? Selain langkah-langkah penullisan artikel ilmiah populer diatas. Uraikan persoalan yang perlu dibahas. beberapa pertanyaan berikut perlu untuk dijawab (Pranata 2002: 129-130). diantaranya: 1. apakah kalimat pendukung sudah benar-benar mendukung pembukaan? Apakah masing-masing kalimat berhubungan dengan ide pokok? Apakah ada urutan logis antarparagraf? Untuk simpulan. bisa juga berupa saran. hal selanjutnya yang perlu dilakukan ialah melakukan pemeriksaan menyeluruh. Menutup Artikel Kerangka besar terakhir dalam suatu karya tulis ialah penutup. Pemeriksaan Isi Artikel Ketika selesai menulis artikel. imbauan. Ketika hendak mengakhiri tulisan.2. Penutupan artikel bisa kita lakukan dengan menggunakan gaya berpamitan (Soeseno 1982: 48). pemberi semangat baca yang baru (Soeseno 1982: 46). dan sebagainya (Tartono 2005: 88). ajakan. Oleh karena itu. ada beberapa hal yang dituntut dalam menghasilkan artikel ilmiah populer yang benar. Untuk memudahkan pengoreksian artikel. subjudul itu juga bertugas sebagai penyegar. misalnya. 8|Page . 4. Asli. sedang hangat dibicarakan dalam masyarakat. adakah kata-kata yang sembrono? Apakah pembukaannya menyediakan cukup banyak informasi? Untuk isi atau tubuh. apakah kalimat pembuka bisa menarik pembaca? Dapatkah pembaca mulai mengerti ide yang dituangkan? Jika tulisannya berupa tulisan serius. Topik aktual. "jadi". Gaya pamit itu bisa ditandai dengan pemarkah seperti "demikian". Pada bagian ini. "maka". 3. ada baiknya subjudul tidak ditulis secara kaku. Untuk pembukaan. bukan jiplakan / saduran / terjemahan 2. kita tidak harus secara terangterangan menuliskan subjudul berupa "Penutup" atau "Simpulan". Bagian ini biasanya memuat simpulan dari isi tulisan secara keseluruhan. Selain memberi kesempatan agar pembaca beristirahat sejenak.

Cara penyajian tidak berkepanjangan tapi padat. singkat. dan/atau opini. tetapi singkat.5 halaman kuarto dengan ketikan dua spasi. Walaupun disajikan dengan cara yang menarik dan mudah dipahami. Pemilihan kata dalam judul yang menarik 5. pandangan baru. mudah ditangkap. artikel ilmiah populer yang sejak semula ditujukan untuk pembaca atau masyarakat umum dari berbagai latar belakang dan dimuat dalam media elektronik maupun cetak. Panjang karangan maksimal 5. Dan sebagai tambahan. Pemilihan topik yang aktual dan sedang hangat dibicarakan 2. 2. agar gagasan penulis yang tersirat di dalam artikel dapat tersampaikan kepada pembaca sebagaimana maksud dari penulis. Terdapat beberapa hal dalam penulisan artikel ilmiah populer ayng perlu diperhatikan. mudah ditangkap.4 Menulis atrikel ilmiah popular yang menarik dan mudah dipahami Meski bertajuk ilmiah. dan enak untuk dibaca 10. karena penyajiannya yang menyenangkan dan mudah dipahami khalayak umum. tetapi tidak menghilangkan unsur bahasan ilmiah yang terdapat di dalamnya. baik data konkret. Penguasaan topik oleh penulis 4. Mengandung unsur baru. 4. padat. Penyajian komponen-komponen utama artikel yang luwes 8. agar tulisan tersebut menjadi sesuatu yang menarik untuk dibaca. serta dapat menginspirasi pembacanya dengan informasi pengetahuan yang terdapat di dalamnya. tulisan diharapkan jelas dan bersih (tanpa coretan) 5. Panjang kalimat tiap paragrafnya harus diperhatikan 9|Page . saran-saran. Tulisan disajikan tidak terlalu panjang. sedapat mungkin disajikan dalam bentuk yang menarik dan mudah dipahami. gaya enak dibaca. mudah dipahami. Memiliki kerangka atau batasan-batasan tulisan sehingga lebih terarah dan maksud yang ingin disampaikan tidak ”kabur” 9. jelas.3. Permasalahan yang dibicarakan di sini adalah sebagai upaya agar gagasan ilmiah yang ditulis oleh penulisnya menjadi artikel yang populer. Mengingat bahwa artikel tersebut ditujukan untuk kepentingan khalayak umum 6. Mengandung unsur dan sudut pandang yang baru 3. Hal-hal yang perlu diperhatikan tersebut antara lain adalah: 1. Membuka artikel dengan paragraf awal yang menarik 7.

Mengandung unsur dan sudut pandang yang baru. Suatu yang menarik pembaca salah satunya adalah tulisan yang menyajikan hal yang sedang hangat dibicarakan. karena terdapat jenis virus-virus lain yang terbaru menyebar pada saat ini dan sedang hangat-hangatnya dibicarakan karena kemampuannya yang membahayakan dan perlu dicari solusinya. karena pembaca sendiri tentunya tidak mau ketinggalan informasi yang sedang beredar dan sedang dibicarakan oleh umum. serta menghindari telalu banyaknya penggunaan istilah-istilah yang berat 12. maka artikel tersebut akan dirasa basi atau bahkan kurang bermanfaat oleh pembacanya. Sama halnya dengan berita. khususnya artikel di bidang Ilmu Komputer yang syarat akan istilah-istilah asing dan cukup sukar dipahami. Pemilihan kata-kata yang menarik.11. yang meskipun pada waktu lalu sangat hangat dibicarakan. Jika topik yang disajikan aktual pada saat pembaca membaca tulisan tersebut. Sehingga pembaca seakan-akan dapat ikut terlibat di dalamnya dan memiliki pengetahuan tentang apa yang sedang dibicarakan oleh dunia. atau tidak mengikuti tren yang berkembang pada saat itu. populer dan hidup. Itulah mengapa. Namun jika topik yang diangkat tidak aktual pada saat itu. tetapi disajikan pada saat sekarang yang mana virus tersebut sudah tidak lagi hangat dibicarakan atau bahkan bisa dikatakan basi. penulis harus mengetahui informasi-informasi yang sedang hangat dibicarakan pada saat tulisan tersebut dibuat dan dimuat. maka akan semakin merangsang keingintahuan pembaca. Misalnya saja. jika dalam sebuah artikel yang berhubungan dengan dunia ilmu komputer mengangkat masalah pengenalan dan penanggulangan virus Brontok. Meskipun artikel yang dibuat memuat topik yang sedang aktual dan hangat dibicarakan. artikel juga harus memperhatikan betul apa yang disebut aktualitas. agar menarik minat pembaca sebanyak-banyaknya. Tetapi paling tidak dapat dijadikan referensi atau acuan dalam penulisan artikel ilmiah populer.mudah dimengerti. Pemilihan topik yang aktual dan sedang hangat dibicarakan. namun akan menjadi menjemukan juga jika topik yang diangkat disajikan dengan sudut pandang yang 10 | P a g e . Menambahkan ilustrasi yang membantu memberikan gambaran kepada pembaca Poin-poin tersebut di atas merupakan sedikit dari sekian banyak metode yang dapat dilakukan agar artikel populer menjadi semakin menarik dan mudah dipahami. karena dianggap sudah ketinggalan jaman. sederhana.

Penguasaan topik tersebut dapat berasal dari disiplin ilmu. Jelas dalam artian. Pasti yang menimbulkan rasa ingin tahu pun dapat menarik pembaca. Selain itu. Jika dari judulnya saja kurang menarik atau biasabiasa saja. Maka pembaca tidak akan penasaran lagi bahkan bisa menebak apa yang akan disampaikan oleh penulis berdasarkan artikelartikel lain yang telah dibaca sebelumnya. atau bahkan berdasarkan pengalaman dari penulisnya. Sering kali judul artikel menjadi gerbang yang menarik pembaca. terdapat syarat lain yaitu berdaya pikat. Artinya judul artikel ilmiah populer harus dapat menarik perhatian pembaca bukan sekadar karena topiknya melainkan karena rumusannya. sehingga wawasan pembaca semakin luas pula. Artikel yang dimuat dan ditujukan untuk khalayak umum harus dapat diuji kebenarannya. Terarah di sini berarti penulis benar-benar mengetahui seluk-beluk akan apa yang ditulisnya sehingga tulisannya hanya terfokus pada topik tersebut. tulisannya cenderung melebar dan menimbulkan banyak pertanyaan dari pembaca atas ketidakjelasan mereka. Oleh karena itu judul artikel ilmiah populer juga dapat dirumuskan secara aneh. ketika seumpama teradapat beberapa artikel dengan topik yang sama disajikan pada halaman yang sama. dan dikembangkan dengan sudut pandang yang sama pula. Dalam penulisan artikel ilmiah populer. meskipun isi dari artikel tersebut sangat menarik dan penting bagi pembaca. sehingga tulisan tersebut harus berdasar. dibutuhkan kejelian dalam menyikapi suatu permasalahan yang akan diangkat dengan sudut pandang yang sama sekali berbeda dengan penulis lain. Pemilihan kata dalam judul yang menarik. keahlian. dengan penguasaan topik oleh penulis maka apa yang akan disampaikan akan terarah dan jelas. Judul artikel ilmiah populer di samping harus diusahakan singkat dan padat sebagaimana judul karya ilmiah lainnya.sama. meskipun oleh penulis yang berbeda. tanpa adanya unsur yang baru. sangat diperlukan penguasaan topik oleh penulisan. maka bisa jadi pembaca urung mambacanya. Untuk itu rumusan judul artikel ilmiah populer dapat juga bersifat populis atau mengikuti kecenderungan pola penggunaan bahasa masyarakat umum. penulis mengerti poin-poin apa yang akan disampaikan sehingga pembaca merasa jelas atas apa yang dibacanya. Karena artikel pada dasarnya merupakan tulisan ilmiah 11 | P a g e . Dapat dibayangkan betapa bosannya pembaca. Dengan begitu. Penguasaan topik oleh penulis. pembaca juga akan mendapatkan cara pandang yang baru mengenai hal yang diangkat. Maka dari itulah. Penulis yang tidak begitu menguasai topik yang diangkat. Keanehan juga dapat menarik perhatian orang.

Artinya. Salah satu langkah yang dapat memancing selera dari pembaca adalah dengan memberikan anekdot. Selain melihat dari judulnya. Penulis juga dapat memposisikan dirinya sebagai pembaca umum ketika mencoba membaca tulisannya kembali. hal tersebut juga dapat sebagai pancingan ide yang akan dekembangkan oleh penulis di bagian isi. yakni pendahuluan. Anekdot ataupun kutipan yang digunakan sebagai paragraf pembuka tentunya yang memiliki hubungan dengan topik yang akan ditulis. Sehingga sedapat mungkin gagasan-gagasan yang dikembangakan dalam artikel tersebut menyangkut kepentingan khalayak umum juga. tapi tetap mengandung ketiga komponen di atas. Isi dan Penutup. Kutipan ini dapat berasal dari berbagai sumber. jangan sampai judul yang ditulis dapat menimbulkan banyak tafsiran atas isinya. Namun untuk artikel iptek populer. penulis tidak perlu menulis sub-judul dalam tulisan dengan Pendahuluan. pemisahan itu sengaja dibuat tidak begitu nyata. maka terdapat bisa jadi pembacanya malas untuk meneruskan membaca artikel tersebut. denga mambaca paragraf awalnya. Atau dapat juga artikel tersebut diawali dengan paragraf kutipan. Sehingga tulisan tersebut dapat lebih bermanfaat untuk banyak orang. Apakah tulisan tersebut telah memenuhi kebutuhan dari pembaca yang bersifat umum atau belum. atau cerita singkat karena menarik dan mengesankan dan biasanya mengenai orang penting dan berdasarkan kejadian nyata. Setidaknya mengandung tiga komponen utama. Artikel ilmiah populer ditulis bukan ditujukan hanya untuk kaum akademisi. Mengingat bahwa artikel tersebut ditujukan untuk kepentingan khalayak umum. Karena selain mengarahkan pemikiran pembaca. dapat mengganti sub-judul lain yang lebih menarik. tidak ada perbedaan antara kerangka penulisan artikel iptek populer dengan artikel ilmiah. namun untuk khalayak umum dari berbagai latar belakang pendidikan yang berbeda. Secara substansial. biasanya pembaca menilai apakajh artikel tersebut menarik atau tidak. Membuka artikel dengan paragraf awal yang menarik. namun jika penyajian kalimat pada awal paragraf sudah menjemukan dan tidak menarik. Sehingga penulis tidak dibingungkan lagi dengan masalah bagaimana membuka paragraf artikelnya. Jadi meskipun judulnya sudah menarik dan mengundang rasa ingin tahu. bagian isi dan bagian akhir yang berisi kesimpulan dan saran. Bagian-bagian yang lazim ada dalam artikel ilmiah populer adalah teras dan 12 | P a g e . baik tertulis maupun tidak tertulis. Penyajian komponen-komponen utama artikel yang luwes.populer.

dan kapan harus menutup dengan kesimpulan atau penguatan atas isi tulisannya. Tulisan disajikan tidak terlalu panjang. serta menghindari telalu banyaknya penggunaan istilah-istilah yang berat. Sering kali tulisan yang menarik tapi harus ditolak hanya karena gaya 13 | P a g e . apa saja yang harus disampaikan melalui isi. jelas. pada artikel ilmiah populer belum tentu ada atau belum tentu digunakan oleh penulis tertentu. hal ini sangat perlu diperhatikan untuk menarik minat pembaca.mudah dimengerti. tulisan yang terlalu panjang cenderung sukar dipahami. Memiliki kerangka atau batasan-batasan tulisan sehingga lebih terarah dan maksud yang ingin disampaikan tidak ”kabur”. Panjang artikel ilmiah populer cukuplah antara dua puluh sampai dengan tiga puluh paragraf. Panjang kalimat tiap paragrafnya harus diperhatikan. Jangan terlampau panjang bahkan dapat kurang dari dua puluh paragraf. Meski demikian tidak berarti semua kalimatnya harus pendek-pendek. jika dalam menulis artikel. tetapi informasi didapat dengan jelas. Dan lagi. Dengan adanya kerangka-kerangka yang membatasi. Jadi dapat dibayangkan jika artikel yang ditulis terlalu panjang. Hindarilah penggunaan kalimat-kalimat panjang karena kalimat jenis ini akan menyulitkan pemahaman pembaca. sebelumnya telah dibuat kerangkanya. mudah ditangkap. populer dan hidup. Maka pembaca akan jenuh atau bahkan urung mambacanya karena ketakutan dengan panjangnya tulisan tersebut. misalnya enam belas paragraf. Jelasnya variasikanlah penggunaan kalimatnya sehingga tulisan menjadi enak dibaca. Oleh karena itu. Sehingga pembaca benar-benar ikut terarah pula dan mendapatkan apa yang dimaksud oleh penulis dengan jelas dan tidak ”kabur” atau melebar ke mana-mana. Itu juga bergantung panjang pendeknya paragraf. padat. Bagian pendahuluan dan simpulan yang lazim ada pada jenis karya ilmiah yang lain. apalagi artikel tersebut berkaitan dengan ilmu sains misalnya Ilmu Komputer yang dapat dibilang cukup sulit bagi kebanyakan pembaca awam. Kecenderungan dari pembaca artikel adalah membaca artikel yang pendek atau tidak terlalu panjang. Hal ini dilakukan agar tulisan tetap terfokus pada apa yang ingin disampakan oleh penulis.isi. Sudah seyogyanya. maka penulis akan terbimbing dari mana ia mulai menulis. sederhana. Pemilihan kata-kata yang menarik. dan enak untuk dibaca. tetapi singkat. karena penjelasannya yang bertele-tele.

Kata-kata populer merupakan kata-kata yang selalu akan dipakai dalam komunikasi sehari-hari. Meskipun bersifat ilmiah (karena memakai metode ilmiah). Sebaliknya. misalkan saja gambar. Istilah ini mengacu pada tulisan yang bersifat ilmiah. apalagi jika ilustrasi tersebut disajikan dengan menarik. Mengingat kondisi tersebut. Setidaknya. 2. cobalah tulis gagasan dan pemikiran Anda dalam bahasa yang sederhana. Menambahkan ilustrasi yang membantu memberikan gambaran kepada pembaca. Tempatkan diri Anda sebagai pembaca awam ketika Anda sedang memeriksa hasil akhir tulisan Anda. carilah padanan lain yang lebih pas – tentunya dengan tidak mengurangi makna ilmiah yang sebenarnya. Kalau Anda merasa istilah yang digunakan masih terlalu “berat”. berdasarkan ilustrasi yang disertakan pada tulisan. artikel ilmiah populer ditujukan kepada para pembaca umum. dan hal ini cenderung spesifik tergantung dari jenis medianya. terutama dalam tulisan-tulisan ilmiah. Sering kali pembaca lebih mudah memahami apa yang disampaikan pada suatu artikel. populer dan hidup. Sedangkan kata-kata yang biasa dipakai oleh kaum terpelajar. pertemuanpertemuan resmi. grafik maupun tabel. Memang ada beberapa media massa yang tingkat pengetahuan pembacanya cenderung 14 | P a g e . ilustrasi tersebut dapat membantu pembaca membayangkan maksud dari penulis. namun disajikan dengan cara penuturan yang mudah dimengerti. Penulisan ilmiah populer merupakan perpaduan penulisan populer dan ilmiah. Sehingga artikel tersebut jadi semakin mudah dipahami. kita perlu membedakan antara kosakata ilmiah dan kosakata populer. demikian sebaliknya. bukan berarti tulisan yang kita hasilkan ditujukan untuk kalangan akademisi. Ketahui segmen/ tingkat pengetahuan dari pembaca Tiap-tiap media massa memiliki tingkat pengetahuan yang berbeda. Karenanya.5 Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam menulis artikel populer tentang komputer untuk khalayak umum 1.penulisannya sangat “academic-heavy” dan dipenuhi dengan istilah-istilah yang tak disertai padanannya dalam bahasa Indonesia. baik antara mereka yang berada di lapisan atas maupun di lapisan bawah. diskusi-diskusi khusus disebut kata-kata ilmiah.

Selain itu. semisal Artikel dengan jenis tutorial akan lebih cocok untuk majalah-majalah remaja. atau ketika sudah ada terjemahan baku nya. 15 | P a g e . dengan cara ini pula kita bisa lebih bisa menyesuaikan artikel jenis apa yang cocok untuk sebuah media. Istilah-istilah di dunia komputer kebanyakan merupakan istilah asing yang belum banyak memiliki terjemahannya. penggunaan istilah-istilah komputer yang lebih populer akan lebih baik untuk lebih mempermudah pemahaman pembaca. atau penyampaian teknologi terbaru akan lebih cocok di media massa umum seperti koran. media kompas dikenal dengan analisisnya yang tajam cenderung untuk kalangan intelektual menengah keatas. Semisal menulis artikel tentang dunia komputer untuk majalah Intisari. Ambil contoh. akan berbeda dengan menulis artikel yang sama untuk majalah Bobo. 2. utamanya tingkat pengetahuan terkait teknologi. Pada artikel populer. Oleh karena itu. penggunaan bahasa-bahasa yang populer dan mudah dipahami secara luas akan lebih baik dan disarankan. akan mendorong kita untuk membuat tulisan yamg lebih mudah dipahami. Semisal istilah mouse dan keyboard tentu akan lebih baik digunakan daripada menggunakan istilah "penunjuk" dan "papan tombol". sedangkan artikel berjenis berita. berbeda dengan Jawa Pos yang penyajiannya ringan dengan bahasa yangmudah dipahami untuk kalangan menengah. namun pada umumnya media massa cenderung memiliki level pembaca yang cenderung spesifik.merata. Tak semua Istilah Layak untuk diterjemahkan Penulisan pada artikel populer berbeda dengan penulisan pada artikel ilmiah yang mensyaratkan penggunaan bahasa yang ilmiah dan baku. maka kendala utamanya ialah terjemahan tersebut tidak populer. Demikian juga istilah-istilah yang lain. atau bahkan koran Memorandum. Dengan mengetahui segmentasi tingkat pengetahuan pembaca.

4. Beri Penjelasan Untuk Istilah-istilah yang sulit dipahami Adapun untuk istilah-istilah yang tak terlalu populer di khalayak umum. Oleh karena itu.3. namun disisi lain. namun juga terdengar aneh dan tidak menarik. Salah satu caranya ialah dengan meng-analogi-kan dengan apa yang kita dan pembaca memiliki tingkat pengetahuan yang sama. Karena artikel populer ini kita tujukan untuk khalkayak umum. 16 | P a g e . selain membuat pembaca lebih mudah memahami apa yang coba kita sampaikan. maka penggunaan bahasa yang mudah dipahami tentu akan lebih baik. akan lebih baik jika menggunakan kata tersebut. tentu akan lebih bijaksana apabila kita berbicara dan menjelaskan dengan memposisikan diri kita seolah sejajar dengan pembaca umum. dari sisi terjemahan baku pun belum ada atau ketika ada. Gunakan Permisalan/Analogi untuk penjelasan yang rumit Istilah-istilah dalam dunia komputer kebanyakan membutuhkan penjelasan yang rumit dan bertele-tele. pembca juga tidak perlu dipusingkan dengan istilah-istilah dalam bahasa Indonesia yang tak hanya tak populer. Semisal istilah hub dan switch dalam terminologi jaringan. sekaligus memberi penjelasan tentang fungsi dan istilah alat tersebut di sela-sela artikel atau di catatan kaki daripada mencoba mencari-cari terjemahan dari alat tersebut. Pengetahuan khalayak umum tentang dunia teknologi komputer tentu tak bisa kita samakan dengan tingkat pengetahuan kita yang sudah biasa berkecimpung disana. akan terdengar aneh. Penggunaan gambar ataupun ilustrasi akan lebih disarankan agar semakin memperjelas pembaca untuk memahami. Semisal peng-analogi-an istilah-istilah tentang jaringan komputer dengan terminologi lalu lintas sehari-hari akan lebih mudah dipahami daripada sekedar menjelaskan ala kadarnya. maka akan lebih baik jika yang digunakan tetap istilah yang lebih populer sambil diberikan penjelasan mengenai istilah tersebut. Dengan cara ini.

5. ataupun informasi-informasi yang sifatnya cenderung umum. Oleh karena itu.Melainkan memberi pengetahuan praktis sederhana. 17 | P a g e . Buatlah se-sederhana mungkin Artikel tentang komputer di media massa umum kebanyakan ditujukan bukan untuk memberi pengetahuan secara mendalam. penulisan artikel populer tentang komputer untuk dunia umum sudah selayaknya dibuat semudah mungkin untuk dipahami.

khususnya pembahasannya menyesuaikan dengan khalayak (baca : populasi) pembaca umum. Dalam artikel ilmiah popular yang mengambil tema computer misalnya ada beberapa hal yang juga harus diperhatikan . Diantaranya pemberian illustrasi dan sudut pandang.1 Kesimpulan Artikel ilmiah populer adalah salah satu jenis karya ilmiah yang membahas masalah aktual dengan proses penggarapan yang sesuai dengan proses berpikir ilmiah akan tetapi penyajian. Diantaranya pemilihan bahasa dan kerangka penulisannya.BAB 3 PENUTUP 3. . Salah satu yang penting adalah pemilihan kata dimana tidak semua kosakata bisa diterjemahkan dalam bahasa Indonesia 18 | P a g e . Artikel ilmiah popular memiliki ciri ciri khusus yang membedakannya dengan artikel ilmiah biasa. Selain itu terdapat metode metode yang dapat dipergunakan untuk menghasilkan artikel ilmiah popular yang baik dan benar. Seperti cara membangun bagian bagian dari artikel tersebut Kemudian ada beberapa hal yang perlu diperhatikan agar artikel ilmiah yang dibuat menjadi lebih mudah dipahami dan menarik pembaca.

22.10 • • • • 19 | P a g e . Yogyakarta: Yayasan ANDI Tartono. Menulis di Media Massa Gampang!.05 http://pelitaku. Xavier Quentin. Yogyakarta: Yayasan Pustaka Nusatama. St.07 http://www.01 http://www.php? ID=2&action=detail&id=75 akses 4/3/2008 . 23. • • http://bengkeljurnalistik.com akses 4/3/2008 . Slamet. 23. 23. 2005.wordpress.com/2006/06/05/kiat-menulisartikel-iptek-di-media/ akses 4/3/2008 . S. Teknik Penulisan Ilmiah-Populer. Menulis dengan Cinta: Belajar Mandiri dan Mengajarkan Kembali Jurnalisme Kasih Sayang.org/menulis_artikel_ilmiah_populer akses 4/3/2008 .org/news.unila.html / akses 4/3/2008 .widyamandala. 2002. 23.19 http://jurnalisme.ac.id/berita/kegiatan-mahasiswa/eventteknik-menulis-artikel-ilmiah.wordpress. 1982. Jakarta: Gramedia Pranata.DAFTAR PUSTAKA • • Soeseno.sabda.

juga tulisan bergaya ilmiah populer membuat pembaca menikmati citarasa tersendiri dari sebuah bacaan. di dalamnya banyak dibahas teknologi yang ada sangkut pautnya dengan kehidupan manusia. Dengan kata lain. jika tulisan ilmiah hanya cocok untuk kalangan akademisi. 2007 oleh osolihin Kalo kamu udah bisa membedakan dan membuat tulisan ilmiah dan populer. untuk melihat contoh tulisan seperti ini. silakan baca majalah ilmiah populer atau rubrik iptek di koran dan majalah umum. Sebab. Menyenangkan sekali bukan? Sobat muda. Bayangkan.Tulisan Ilmiah Populer. memerlukan keterampilan khusus yang bisa kita pelajari. Selain menjadi jembatan bagi mereka yang awam untuk memahami masalah ilmiah. membuat tulisan ilmiah yang disampaikan dengan gaya bahasa yang populer. maka sekarang kamu belajar membuat tulisan ilmiah populer. maka tulisan bergaya ilmiah populer cocok bagi kedua kalangan tersebut. Ini memang gabungan dua jenis tulisan yang bisa menjadi jembatan untuk memahamkan istilah-istilah ilmiah dengan gaya bahasa yang populer. disampaikan sebuah pembahasan tentang teknologi terapan. cara kerja senjata biologi dalam membunuh manusia dengan bahasa yang mudah dicerna. Jadi. betapa senangnya bisa mengetahui seluk-beluk senjata nuklir. Itu sebabnya. 20 | P a g e . dan tulisan populer untuk kalangan manapun. Kayak Gimana Sih? September 14. Itu akan mudah dipahami oleh hampir semua orang.

ban motor. gunakan pilihan kata yang nyetel dengan kebanyakan pembaca. termasuk menulis iptek (ilmiah) populer ini. kudu kamu jelaskan artinya. Urusan data dan kerangka tulisan adalah mutlak diperlukan dalam setiap tulisan apapun. misalnya dikirim langsung (kurir). dan MMS). dari penjelasan itu misalnya kita bisa rinci begini: Ide umum : tentang mobil Ide khusus : tentang ban Topik : ban yang gundul Tema : faktor-faktor penyebab ban gundul Bahasan Tema : ban yang gundul bukan karena kualitas ban yang jelek atau ban itu selalu dipakai di jalanan yang terbuat dari semen Rincian Tema : ban yang gundul di bagian tengah. Kalo remaja. Contohnya kalo kamu ngebahas tentang ban. Penyebab dan akibatnya. kamu bisa ringkas atuh. Itu berbeda jenis lho. sampe akhirnya sarana komunikasi modern seperti telepon. Oke deh. Bahasa juga kudu kamu gunakan yang sesederhana mungkin agar bisa dimengerti pembaca utama kita. lalu meningkat memanfaatkan jasa burung merpati. kalo kebanyakan kamu bisa fokuskan kepada pembahasan tentang ponsel. Insya Allah oke deh. pake bahasa remaja. 21 | P a g e .. kebanyakan dong ceritanya? He. Waduh. Misalnya kamu mau nulis tentang saraan komunikasi. misalnya tentang ban yang gundul. ban yang gundul di bagian pinggir. Lebih spesifik lagi tentang ban mobil. supaya berbau populer tema yang kamu bahas juga yang sifatnya dubutuhkan oleh siapa pun enak dibaca. misalnya. EMS.Meski demikian. tapi nggak kehilangan sifat ilmiahnya. Oke banget kan? Nah. cara penggunaan. Atau lebih khas dan rinci lagi. model teknologi yang dipakai dan sejenisnya. terus telegrap. Lengkap beserta fitur-fitur menarik en bikin gemes. juga ponsel (termasuk fiturnya yang oke semaxcam SMS. Kamu bisa nyari data-data seputar teknologi ponsel ini sejak yang pertama kali ponsel dibuat sampe sekarang. Bisa kamu ceritakan mulai dari sejarah pengiriman surat pertama kali. ya. soal data-data dan istilah yang nggak akrab di telinga orang awam. telegram. atau ban pesawat terbang.he. Nah. termasuk e-mail tuh. Kalo dewasa. Menarik bukan? Oke deh. saya akan ngasih tip khusus buat kamu untuk membuat tulisan iptek populer. Bisa dijelaskan masing-masing fungsi.. ban yang gundul di bagian tengah tapi tidak merata (bergelombang) Ada nggak tentang bahasan lain? Banyak sobat. Boleh juga tuh.

22 | P a g e . Nah. Untuk membahasnya. Walaupun ada embelembel ilmiahnya. patokannya jangan ngikutin judul dalam karya ilmiah. judul ibarat sebuah ‘wajah’ tulisan. kita bisa mengeksplorasi data dan fakta dengan sebanyak-banyaknya. meski tulisan isinya oke punya. Kebijakankebijakan politis yang menyertainya dalam proses pengembangan senjata tersebut. Sebab. seperti yang udah secara khusus saya tulis. kamu pengen nulis tentang senjata biologis seperti biobom. ini sekadar mengingatkan aja. Jadi. Nggak ada yang ngelarang kok. dan tentunya menarik untuk dibaca. The Poor Man’s Atom Bomb. termasuk senjata pemusnah massal juga boleh. Boleh deh saya kasih bocoran. bolehlah dibaca sebuah artikel berjudul: Biobom. Tapi yang pasti. harus getol mengumpulkan data. Judul yang memble. kamu bisa urutkan dulu dalam sebuah kerangka karangan. memang nggak mesti hanya bidang yang kamu kuasai banget. biasanya gagal memancing rasa penasaran pembaca untuk melihat isi tulisan kita. tulisan iptek populer tetap harus mengacu kepada ‘kaidah’ penulisan untuk konsumsi semua kalangan. kamu kudu bisa meramu fakta. membuat orang penasaran untuk membacanya. Bagusnya. Insani edisi November 2002.Mau nulis tentang teknologi senjata. enak. Misalnya. Sah dan nggak usah bingung. apa yang akan kamu bahas tentang biobom itu. Lalu tulis deh dengan gaya bahasa yang enak dibaca. Kedahsyatan dan akibatnya untuk manusia Bahasan tema : penemuan penting dalam sejarah persenjataan. bahwa untuk mendapatkan tuilisan iptek populer yang oke punya. boleh juga bidang iptek lainnya. dan istilah-istilah ilmiah yang dirangkai dengan kalimat-kalimat populer yang enak dibaca. hati-hati dengan judul ya. Tentunya supaya nambah dong wawasan kita tenang iptek ini. Ide umum : tentang senjata pemusnah massal Ide khusus : tentang senjata biologis Topik : biobom Tema : cara kerja biobom. Kalo menarik dan memikat. seperti halnya ketika menulis tentang ban. Rincian tema : perang dan teror menjadi bagian tak terpisahkan dari penggunaan senjata biologis ini. Jangan lupa. Simpel. Silakan aja. data. Artikel itu bisa kamu dapatkan di islamic digest. Sebagai contoh untuk tulisan ini. Sobat muda. Di sini. judulnya kudu menarik euy.

Oke deh. itu udah bikin kita kaya dengan data. Padahal peran utama iptek adalah untuk kemashlahatan penduduk bumi: semua makhluk hidup. serta menggugah rasa ingin tahu pembaca awam. Kalau sudah begitu jadinya. Namun seringkali muncul problematika tertentu. Sebuah data. Jenis pembahasan apapun. Tempelkan di kertas folio. Memang kegiatan ini agak kurang menyenangkan.kharisma. kalo kamu kebetulan nemuin data menarik di koran. yang menjadi karakteristik penulisan ilmiah populer. maka ilmu hanya menjadi milik kalangan elit. Wow. bagi penulis adalah salah satu energi yang akan menggerakkan kekuatan dan semangat untuk menulis. Saya juga sering melakukan itu waktu belum punya komputer. Saya koleksi hampir semua jenis tulisan tentang iptek populer. Go! Menulis Go! [O.wordpress. Caranya. Tanpa data. Meski demikian. dan majalah. Tapi. bukan milik masyarakat. Menyusun strategi sebelum menulis 23 | P a g e . saya simpan sebagai bahan bakar untuk menulis dalam kesempatan lain. sekarang. menjadi sarana komunikasi antara ilmu dan masyarakat! Karya ilmiah populer yang baik bukan berarti menulis hasil penelitian dengan lengkap.com/2007/09/14/tulisan-ilmiah-populer-kayak-gimanasih/ www. sikat juga dong. Selain menarik untuk dibaca. sekarang langsung saja kamu siapkan tenaga dan pikiran untuk segera menulis. sekarang asyik juga lho. Simpan di rak buku. Iya dong. insya Allah bisa kita dapatkan dengan jumlah yang lumayan banyak.Untuk mengumpulkan data or bahan. Prinsip utamanya adalah mencari sudut pandang yang unik dan cerdas. menyeleksinya. menjadi PR iptek. tulis tanggal dan nama medianya. penulis bukanlah apa-apa. apa yang mau ditulis kalo nggak punya data sedikit pun. gunting artikel yang berkaitan dengan itu. Berbeda dengan menulis cerpen atau non-fiksi. Bahan-bahan udah siap. Ilmiah populer adalah salah satu jenis tulisan feature. utamanya bagi kamu yang belum memiliki sarana dokumentasi untuk menyimpan file digital. Sebetulnya menulis ilmiah populer mudah. manfaatkan saja internet. Yang terpenting anda mengumpulkan fakta-fakta.de 1 Tips menulis ilmiah populer Ilmiah populer adalah sarana komunikasi antara ilmu dan masyarakat (baca: orang awam). Sudah menjadi budaya. Solihin] http://osolihin. journal ilmiah ditulis dengan bahasa ilmiah untuk kalangan elit. tabloid. bisa dicoba deh. menetapkan fokus dan meramu story. Disinilah peran journalismus.

de 2 Gaya penuturan apa yang paling tepat? Kerahkan imajinasi anda. Misalnya media televisi mempunyai kelebihan dapat menampilkan gambar. Sehingga penggunaan teks jauh lebih sedikit. menulis ilmiah populer sama dengan menterjemahkan ilmu yang ngejelimet ke dalam bahasa yang dimengerti secara umum. Kepada siapa anda menyajikan tulisan anda? 2. Cotoh lain. Ingat. waktu yang tersedia jauh lebih singkat daripada media cetak. dibandingkan tulisan untuk komunitas spesifik (misalnya majalah khusus komputer). Kepada siapa anda menyajikan tulisan? Seberapa dalam informasi yang akan anda sajikan tergantung siapa pembacanya. Namun kelemahan media ini. setidaknya anda harus memikirkan strategi berikut: 1. detail. (dapat link kemana saja) dapat merubah alur membaca. sistematik tulisan. Karya ilmiah populer di koran umum. lebih mengedepankan unsur entertainment. menampilkan sosok yang bercerita. www. anda dapat mengarahkan pembaca kepada fokus yang anda tuju. Kira-kira berapa lama pembaca meluangkan waktu untuk membaca tulisan anda? Empat point diatas sebetulnya teknik dasar jenis tulisan apapun. Berbeda dengan media cetak misalnya buku. Gaya penulisan apa yang paling tepat? 4. kata Ken Golstein penulis dari Columbia School of Journalism. Tidak semua orang memahami ilmu anda. televisi. tentunya lebih isinya lebih dangkal daripada di majalah scientific misalnya. Kira-kira bagaimana anda akan menyampaikan informasi paling tepat. koran atau majalah berbeda cara penulisannya. Anda mengarahkan pembaca melalui daftar isi. televisi. Sifat tulisan untuk pembaca umum. Selain dari segi isi. apalagi dengan banyaknya cabang ilmu pengetahuan. sebab disini istilah spesifik tidak akan asing lagi bagi pembacanya. karakteristik membaca sifatnya linear. Media apa yang anda pilih? Informasi untuk di internet. Apakah dengan gaya reportase. Boleh saja. teknik itu semakin urgent lagi. radio.kharisma. atau tutorial sifatnya. Spesialisasi ini menyebabkan seorang ahli paham di bidangnya tapi gak mudeng dengan bidang lain. karya ilmiah populer untuk komunitas spesifik lebih banyak menggunakan technical jargon. koran. Kelebihan sifat link ini. dan sebelum anda masuk kepada dramaturgi. Media apa yang anda pilih (internet. perbedaan antara media cetak dan online. Media online dengan sifat revolusioner hyperlinks-nya. Untuk ilmiah populer.Think twice before writing. Sebelum mulai menulis ilmiah populer. Kira-kira berapa lama waktu yang tersedia bagi pembaca? Pembaca koran bisayan lebih sedikit meluangkan waktu membacanya daripada pembaca 24 | P a g e . majalah. dsb) 3.

Mengaitkan dengan kegiatan sehari-hari Cth. Siapa yang tidak pernah merasakan perihnya memotong bawang? Lain halnya dengan tulisan ilmiah hasil penelitian kandungan bawang berikut metodenya. informasi yang anda sajikan semakin pendek dan harus cepat menuju sasaran. Semakin sedikit waktu yang tersedia. Mudah dicerna karena berkaitan erat dengan kejadian sehari-hari. www. Tak cengeng saat mengupas bawang Febdian Rusydi Contoh diatas bernuansa entertainment. Kementrian Komunikasi dan bersama-sama dengan komunitas telematika Indonesia meluncurkan satu konsep bulan telematika ICT (Information and Communication Technology) month yang akan jatuh pada bulan Agustus 2003.majalah. air mata yang keluar karena rangsangan hawa bawang membersihkan mata dan kelopaknya dari debu dan kuman. artinya topik yang dipilih mudah dicerna. membacanya bersifat refreshing. para hacker di harapkan bisa menjadi konsultan keamanan bagi para dotcommers tersebut – karena SDM pihak kepolisian & aparat keamanan Indonesia amat sangat lemah & menyedihkan di bidang 25 | P a g e .kharisma. Sebagian pembaca mungkin pernah mendengar konsep bulan telematika yang sedang aktual.com. Membidik Pembaca: Pilih Topik Menarik Tulisan ilmiah populer anda dedikasikan untuk pembaca awam. pikiran-rakyat. Siapa peduli membacanya? Ilmiah populer yang berkaitan dengan kejadian sehari-hari membuat pembaca merasa sedikit lebih clever setelah membacanya. Beberapa pakar percaya.: Sebenarnya menangis saat mengupas/memotong/mengiris bawang bisa menyehatkan mata. Posisikan diri anda pada pembaca. Dalam kondisi ini. Pikirkan. Keluarnya air mata ini membuat mata bening dan berbinar.: Masih segar dalam ingatan kita ketika beberapa waktu yang lalu. Dengan cara ini pembaca awam menjadi akrab dengan ilmu di luar spesialisasinya. Bukankah koran yang sudah seminggu dinyatakan tidak aktual lagi? Umumnya pembaca tidak mengorek-ngorek lagi koran yang sudah bertumpuk selama setahun lamanya. Strategi mengelola situs E-Learning Romi Satria Wahono Tulisannya dimulai dengan leading kondisi aktual. Tapi apa sebenarnya di balik konsep itu? Nah dari kondisi aktual inilah penulis membidik pembaca. Tujuan utamanya adalah usaha sosialisasi aplikasi teknologi informasi dan komunikasi memberikan kontribusi signifikan terhadap peningkatan kualitas kehidupan masyarakat… IlmuKomputer. Bukan expert yang memang berkecimpung di bidangnya. Merasa puas mengerti apa yang terjadi disekitarnya.de 3 Menyajikan value added Cth.: Nama baik & nilai sebuah dotcom bisa jatuh bahkan menjadi tidak berharga jika dotcom di bobol. mengapa anda perlu membagi ilmu anda? Apa yang membuat pembaca dapat tertarik dengan tulisan anda? Beberapa cara menggelitik motivasi pembaca: Mengaitkan dengan kondisi aktual Cth.

ibu rumah tangga. Bagaimana tidak. Panasnya cepat. Pikirkan apa yang kira-kira apa yang diperlukan pembaca. hacker suatu dosa berat. Kochen mit Induktion. Tapi penulis memilih sudut pandang yang unik: belajar hacker itu penting untuk keamanan. Dan yang paling menentukan. Onno W.de 4 Tidak demikian halnya dengan sebuah karya ilmiah populer. 60% inti isi tulisan (metode penelitian. Seringkali karya ilmiah berhenti pada hasil penelitian atau pada ilmu itu sendiri. Dengan contoh-contoh diatas anda memahami perbedaan menyolok antara karya ilmiah dan ilmiah populer. Leading Struktur klasik karya ilmiah (skripsi. Meramu karya ilmiah populer Setelah mendapatkan topik yang pas dan bahan-bahan sudah terkumpul. melaikan dalam panci itu sendiri. www. mudah diatur. kebutuhan sehari-hari. atau apa saja.Teknologi Informasi & Internet. permukaan kompor dari bahan keramik ini tidak panas sama sekali. bila anda memposisikan diri anda pada pembaca: seorang professor. tahap berikutnya meramu bahan-bahan menjadi tulisan yang menarik. mahasiswa.kharisma. Hanya isi panci anda yang menjadi panas! Amazing bukan? Tidak seperti kompor listrik. Purbo Bagi sebagian pembaca awam. Anja Anja Arp. dsb.com. manajer. Bagaimana memulai menulisnya? Terkadang tulisan mengalir. pembaca merasa perlu belajar ilmu si penulis: ada value added dari topik yang disajikan! Memperkenalkan ilmu atau temuan baru Teknologi ini mula-mula dipraktekan di negara yang terkenal dengan budaya gourmet alias Perancis. pertanyaan apa yang akan mereka ajukan. teknologi baru operasi dengan laser di rumah sakit. politikus. kompor dengan teknologi induksi banyak membawa keuntungan. Dengan penyajian ini. problematika aktual). dengan teknologi induksi ini panas tidak terjadi pada permukaan kompor. Dengan memperkenalkan iptek. Servize Zeit wdr. Apa boleh buat cybersquad. Tulisan jenis ini mencoba mengail 26 | P a g e . Tidak harus melulu. Memperkenalkan ilmu atau temuan baru serta mengaitkan dengan kebutuhan masyarakat adalah salah satu tugas penulisan ilmiah populer. IlmuKomputer. pemecahan permasalahan). cyberpatrol swasta barangkali perlu di budayakan untuk survival dotcommers Indonesia di Internet. disertasi atau laporan penelitian) biasanya diawali 20% pembukaan (hasil penelitian aktual. Ilmiah populer seringkali mengangkat topik yang berkaitan dengan masyarakat awam. tingkat acceptance iptek itu sendiri semakin bertambah di kalangan masayarakat. barulah 20% terakhir kesimpulan atau masukan untuk penelitian ke depan. Belajar menjadi Hacker. contoh lain sejenis misalnya manfaat penggunaan software SAP untuk bidang bisnis. Akhir-akhir ini banyak berkembang di Jerman.

Leading memuat informasi singkat apa isi tulisan. sesuai dengan tema yang disitir dalam leading. Tidak ada unsur menggelitik rasa ingin tahu lebih lanjut. memulai alur penjelasan dari hal 27 | P a g e .1. sub bab. apa pentingnya tulisan ini bagi saya. Contohnya: Karya ilmiah populer tentang pertumbuhan tanaman selama empat musim. Disini patokan waktu explisit tercantum. hari. Gunakan kekuatan kata-kata atau teks untuk memperjelas struktur tulisan. Oleh karena itu. Atau struktur tulisan dengan pembagian A. Keuntungannya. untuk tulisan yang cukup komplex pembagian struktur seperti itu sangat membantu. Informasi disini akan terstruktur sesuai dengan kronologis musim. pembaca merasa sudah cukup dengan paragraf-paragraf awal. Namun untuk tulisan karya ilmiah yang komplex dan panjang belum tentu model ini bisa dipakai. Pembagian struktur seperti ini terasa sangat kaku bila anda gunakan dalam karya ilmiah populer. pembaca cepat mendapat informasi utama. Yang penting pembaca mengetahui. bulan atau tahunan. Dengan begitu penggunaan abjad atau numerasi yang terasa kaku bisa dihindari. Alur kronologis Artinya alur cerita mengikuti satuan waktu: jam.2. A. sehingga pembaca mau mengikuti paragraf demi paragraf sampai selesai. tapi bukan rangkuman yang mengurai semuanya. Sebab terkesan membosankan. Biasanya model ini dipakai untuk penulisan hard news (berita singkat).minat pembaca dari sejak awal tulisan. Siapa peduli dengan problematika penelitian dan stand terakhir penelitian. Misalnya pada bab utama anda tuliskan rangkuman informasi yang mewakili sub-sub bab selanjutnya. Disini alur mengikuti proses-proses yang berurutan. Namun harus diingat. Setelah membaca leading seharusnya masih tersisa sejumlah pertanyaan yang memotivasi pembaca mengetahui jawabannya dalam tubuh tulisan. Pemaparan informasi Pemaparan informasi dalam tubuh tulisan harus fokus. Alur proses Mirip dengan alur kronologis. dst. misalnya bold atau besar huruf untuk menandakan sub kapitel. Merubah numerasi dan pembagian bab Anda pasti mengenal struktur klasik sebuah karya ilmiah: bab utama. dst. Hal yang terpenting sudah diketahui di awal. Deduksi Penulisan ilmiah populer yang berdasar pada deduksi. A. Gunakan juga karakter tulisan yang berbeda. Barulah sub-sub bab memuat detail informasi. Ada beberapa cara pemaparan yang baik Haruskah alur berbentuk piramida terbalik? Alur piramida terbalik berarti dimulai dari informasi yang terpenting sampai ke detail yang kurang penting. Buat alur yang menarik. leading (pembukaan) sebuah karya ilmiah populer harus merangsang motivasi pembaca. Contohnya: tutorial software.

Rochmiyati Setiadi Dalam tulisan diatas foodborne disease adalah istilah baku yang sulit dibuang. antipiretik (obat penurun panas).kharisma. antihistamin (anti alergi). www. Menggunakan Defisini Foodborne disease adalah penyakit yang timbul dari pencernaan dan penyerapan makanan yang mengandung mikroba oleh tubuh manusia. anekdot atau analogi yang menggambarkan prinsip umum. bila tidak ada padanannya gunakan istilah aslinya. Dari sini dapat diambil kesimpulan kebijakan politik yang harus diambil dalam rangka pelestarian lingkungan.kharisma. antitusif (obat batuk).kharisma. drh. Penyakit ini erat kaitannya dengan kehidupan manusia.de. www. Semuanya bergantung dimana dan untuk siapa tulisan akan anda sajikan. Mencari padanan jargon dalam bahasa Indonesia yang singkat dan padat tidak selalu berhasil. dan lain-lain. www.de. pembaca akan merasa live di tempat kejadian. Namun anda harus berhati-hati terlalu banyak akan menyulitkan pembaca. Contohnya: beberapa contoh dan fakta kerusakan lingkungan. Contoh ilmiah populer berbentuk reportase misalnya: seminar atau konferensi ilmiah. Dalam journalimus induksi dapat berupa penjelasan. maka merugikan manusia. dsb. Makanan yang berasal baik dari hewan atau tumbuhan dapat berperan sebagai media pembawa mikroorganisma penyebab penyakit pada manusia. observasi kejadian alam.yang umum menuju hal yang khusus. Sering juga istilah-istilah asing justru lebih singkat. anda bertutur tentang apa yang anda rekam. Reportase Dengan jenis pemaparan ini. Penggunaan istilah spesifik ini lebih ringkas dan juga tepat. analgetik (penghilang rasa nyeri). padat dan tepat. Anda bisa memberikan definisi. Contohnya: kebijakan pemerintah dalam masalah anggaran penelitian dan dampaknya bagi reset bidang teknologi kimia. Definisi cukup diberi sekali diawal. dengan 28 | P a g e .de 5 Induksi Induksi kebalikan dari deduksi: dimulai dari informasi atau fakta-fakta khusus untuk menentukan kesimpulan yang berlaku umum. Problematika penggunaan jargon Seberapa jauh penulis bebas menggunakan jargon? Gunakan seperlunya secara tepat. Dalam kasus ini. lihat atau rasakan dari tempat kejadian. Dengan penuturan yang baik. Seringkali diambil fokus tertentu yang diangkat ke permukaan. terjemahan. Menggunakan Terjemahan Bila tidak terlalu rumit. reportase sebuah experimen ilmiah. Jika tidak memperhatikan kebersihan makanan dan lingkungan. Sebuah reportase tidak harus menceritakan kejadian dari awal sampai akhir. anda cukup memberikan terjemahan dalam kurung: Beberapa obat-obatan yang termasuk didalamnya adalah antibiotika. atau penjelasan. Melur Pandan Wangi.

Tapi pembaca yang sama sekali buta software Photoshop akan kesulitan. tapi dengan molaritas heroisme yang relatif berbeda. definisi. banyak-banyak membaca tulisan ilmiah populer dari jenis yang sama. kalimat pendek dan mudah diingat. Bila definisi dan terjemahan tidak cukup Tidak selamanya terjemahan atau definisi dapat memperjelas.de. Anda akan terhenti menikmati soto karena harus menyisihkan rempah! Jangan pernah berpikir: menggunakan istilah asing agar terlihat elit! Justru efek sebaliknya yang akan anda dapatkan. Bila diterjemahkan ke dalam Indonesia “sedikit justru sebetulnya lebih banyak” gregetnya kurang! Namun jangan juga terlalu mubazir dalam penggunaan bahasa asing. Oleh karena itu. Dengan step diatas Anda membuat lembar transparensi gambar kota tua dengan langit kosong (transparensi 1) dan transparensi bergambar langit biru (transparensi 2). Dapatkah anda membayangkan seandainya perintah dan menu Word ditulis dalam versi Indonesia? www. Disitu anda mendapatkan feeling jargon apa saja yang sering digunakan atau memang belum ada padanannya. www. daun jeruk. laus. Bila anda menumpuk transparensi 1 dan 2 (dengan susunan trasnparensi 2 paling bawah) maka akan menghasilkan gambar kota tua berlangit biru. jahe.'' lagi-lagi kata Hemingway. bukan terjemahan dan definisi yang diperlukan. gunakan! Tulisan yang sukses biasanya justru pendek. tinggalkan! Penggunaan istilah asing yang rumit dalam satu paragraf. Dian Suprapto Pembaca paham layer berarti lapisan.com. Ingat: Writing is giving service! Seperti soto dengan banyak „ranjau“ rempahrempah daun salam.kharisma. dua orang pahlawan muncul secara bersamaan. Salah satu diantara keduanya biasanya mengalami proses iconisasi atau 29 | P a g e . www. Umumnya tulisan yang baik hanya mengatakan satu hal. Dalam dunia komputer misalnya: software (perangkat lunak). Kadang-kadang pada suatu masa yang sama.penjelasan. Seperti kata layer yang berarti lapisan dalam konteks tutorial Photoshop: Berikutnya anda akan belajar menggunakan layer untuk membuat gambar kota tua berlangit biru.de. computing (komputasi).kharisma. Farid Gaban Less is more. network (jaringan). akan mengganggu kenyamanan pembaca. tutorial photoshop. ''Less is more. Tapi berikan analogi diluar dunia Photoshop yang mudah dimengerti: Anda dapat menganalogikan prinsip kerja layer dengan tumpukan lembar transparensi. Untuk tips.de 6 Banyak juga jargon yang sudah diterjemahkan dalam bahasa indonesia. pada bidang yang sama. dsb. tutorial photoshop. terbatasi secara tegas dan sangat fokus. Penaindonesia.kharisma. Istilah asing: bila tak perlu. application (aplikasi). Dian Suprapto Istilah asing: bila lebih mudah diingat. Seperti tarian burung camar.

Bila kondisinya sangat menunjang. Pencantuman angka disini memberi gambaran jelas: bakteri Salmonella pada makanan dapat bekembang demikian pesatnya. Gunakan scrennshot menu-menu software untuk memperjelas perintah. sehingga lebih jarang terjadi kecelakaan.de. Pencantuman angka cukup seperlunya. yaitu makanan yang mengandung protein tinggi. Tapi perlu diingat. pembaca harus membacanya minimal dua kali hingga memahami. Namun sayangnya dalam tulisan itu tidak ada sama sekali.de 8 Pencantuman angka yang tidak perlu Banyak penulis menyangka pencantuman angka selalu memberi kesan kompeten! Sekali 30 | P a g e .: Saat suhu udara mulai menghangat mulailah jenis bakteri ini berkembang dengan pesatnya. padukan dengan gambar A picture tells thousand words. Bisa saja lima tahun terakhir jumlahnya ada 4 wanita dan tahun ini menjadi 6 (hanya penambahan 2 orang). www. satu bakteri akan berkembang dalam waktu 5 jam menjadi 45 000. bakteri ini akan membelah diri setiap 20 menit sekali.kharisma. Salmonella bahaya tak terlihat. demikian kata pepatah. gambar saja tidak cukup harus disertai keterangan yang jelas. jumlah penerima hadiah Nobel bidang biologi dari kalangan wanita meningkat 50 %. Contoh ini berlaku misalnya untuk tutorial. Dian Suprapto. kita temukan istilah asing yang berlebihan. Angka diatas tidak menunjukan data yang akurat. Terlebih lagi bila ia berkembang pada jenis makanan tertentu yang memang rawan salmonella. Dijamin. Angka saja tidak cukup: perlu keterangan lanjut Kecelakaan lalu lintas lebih sering terjadi pada kecepatan 50km/h. Namun pembaca tersandung-sandung mencerna alinea diatas.de 7 Kata-kata yang bergaris bawah diatas sudah „di indonesiakan“. Sering ya. Terutama untuk menunjukan akurasi atau memperkuat argumentasi. Bila terlalu banyak. www. angka-angka diatas terlihat sepintas tidak masuk akal. Seringkali kali gambar atau grafik lebih mudah dicerna daripada rangkaian kata-kata. proses iconisasi itu biasanya tidak berlanjut dengan proses sakralisasi. www. Sama dengan penggunaan istilah asing atau jargon. dimana ia dianggap sebagai simbol dari epoch dan genrenya. Bila memang efisien. perhatian pembaca akan tertuju pada angka dengan demikian kenyamanan membaca menjadi berkurang. Sedangkan pada kecepatan 200 km/h lebih sedikit. bahwa jarang kendaraan berkecepatan 200km/h. Namun pada community yang sudah dewasa dan matang. Tanpa keterangan lebih lanjut.simbolisasi.kharisma. Sama seperti contoh berikut: Dalam 5 tahun terakhir ini. Mengapa justru dengan kecepatan tinggi lebih jarang terjadi kecelakaan? Jawaban logisnya terletak pada penjelasan. Angka sebagai penguat informasi Cth.kharisma. Problematika angka Penggunaan angka dalam karya ilmiah sudah lumrah.

Perusahaan yang dimpimpin manajer pria lebih cepat bangkrut? (apakah satuan waktu untuk kedua kubu sama?) . Susanne. Tapi bagi pasien apa artinya? Sebab. Winfried Göpfert. lebih penting menerangkan simptom yang dirasa pasien. Journalistisches Texten. perlu memjelaskan methode pengambilan sample serta satuan-satuan lagi yang mendukung. penulis belum berhasil memberikan informasi dengan obyektif.Wanita memang betul-betul lebih handal daripada pria . http://kharisma. . Less is more.: Belum jelas terbukti apa penyebab over stimulasi ovarium atau dikenal dengan istilah OHSS (Ovarian Hyperstimulation Syndrom). dst … Bagi dokter angka-angka diatas penting untuk menegakkan diagnosa OHSS kritis.Wissenschaftsjournalismus.Wanita memimpin perusahaan di bidang yang tidak terlalu riskan . university of applied sciences Karlsruhe. akankah jumlahnya lebih banyak? Dengan contoh diatas.Manuskript mata kuliah " Textverstehen – Textverständlichkeit – Textoptimierung unter Verständlichkeitsgesichtspunkten. atau berapa besar ovarium dalam kondisi normal. Göpferich. Germany. Susanne (1998): Interkulturelles Technical Writing: Fachliches adressatengerecht vermitteln. Untuk membuat brosur kesehatan bagi pasien. Technical Writing. kata Hemingway.Göpferich.: Wanita terbukti sebagai manajer handal. Penulis menyelesaikan studi di bidang technical writing di university of applied sciences Karlsruhe. pembaca tidak mengetahui berapa kekentalan darah (hematokrit) yang normal. Ingat.de/files/education/Tips%20menulis%20ilmiah%20populer. Bila anda mencantumkan angka statistik.pdf 31 | P a g e . 2001 . Jürg Häusermann 2001.lagi pertimbangkan baik-baik: apakah pencantuman angka memberi nilai informasi plus atau tidak. Cth. pembengkakan ovarium (> 12 cm). Angka diatas menimbulkan interpretasi ganda: . Witschaftsmagazin “DM“. Dan tidak melulu angka-angka pengukur. Mengapa tidak menggunakan grafik bila lebih membantu kenyamanan membaca? Penulis: Dian Suprapto. Dikatakan kondisi kritis bagi pasien bila terdeteksi hematokrit (> 43). Perusahaan yang dipimpin manajer pria lebih banyak mengalami bangkrut: 21 dari 1000 perusahaan. Multi interpretasi angka statistik Cth. Membaca angka lebih payah daripada membaca teks.Persuahaan yang dipimpin manajer wanita lebih awet tidak bangkrut? (tapi toh kalau satuan waktu sama. Hanya 15 dari 1000 perusahaan Jerman yang dimpimpin wanita mengalami bangkrut. Sumber: . Angka berlebihan hanya akan mengganggu kenyamanan membaca.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful