P. 1
Modul 2 Pengelolaan BOS an Dan an Sekolah-Madrasah

Modul 2 Pengelolaan BOS an Dan an Sekolah-Madrasah

|Views: 17,060|Likes:
Published by Taufik Agus Tanto
Modul 2 Pengelolaan BOS an Dan an Sekolah-Madrasah
Modul 2 Pengelolaan BOS an Dan an Sekolah-Madrasah

More info:

Published by: Taufik Agus Tanto on Mar 01, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

07/28/2013

pdf

text

original

Sections

I. Rencana Sesi

A.Pengantar

Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Sekolah merupakan rencana kerja sekolah/
madrasah yang dituangkan dalam bentuk mata uang/rupiah untuk jangka waktu atau
periode tertentu. Anggaran memiliki fungsi dan berperan penting di dalam proses
perencanaan sekolah/madrasah khususnya dalam alokasi sumber daya, dasar pelaksanaan
rencana kerja, sebagai alat otorisasi, pengawasan, pengendalian dan alat evaluasi terhadap
program dan kegiatan yang dilakukan oleh sekolah/madrasah.

Struktur anggaran sekolah/madrasah secara umum dapat dikelompokkan ke dalam :
1.Sumber-sumber penerimaan sekolah/madrasah beserta target capaiannya. Termasuk
di dalamnya adalah sumber dana lain misalnya sisa dana periode sebelumnya yang
menjadi saldo awal penerimaan sekolah/madrasah.
2.Rencana pengeluaran beserta target, dan
3.Pembiayaan penerimaan dan pengeluaran sekolah/madrasah. Pembiayaan penerimaan
berlaku bila rencana anggaran defisit sebaliknya bila rencana anggaran surplus, maka
berlaku pembiayaan pengeluaran.
Rencana anggaran sekolah/madrasah merupakan perencanaan kerja program dan
kegiatan dalam bentuk mata uang dan bagian dari implementasi tata kelola sekolah/
madrasah yang baik, sehingga proses penyusunannya harus partisipatif, transparan dan
akuntabel.

B.Tujuan

Setelah mengikuti sesi ini, peserta diharapkan mampu menjelaskan:
1.Pengertian serta pentingnya penyusunan rencana anggaran sekolah/madrasah.
2.Struktur rencana anggaran sekolah/madrasah.
3.Langkah-langkah penyusunan rencana anggaran sekolah/madrasah.
4.Cara menyesuaikan rencana belanja sekolah/madrasah dengan sumber pendapatan.
5.Cara menyusun rencana pendanaan dan biaya program kerja sekolah/madrasah jangka
menengah.

C.Pokok Bahasan

1.Pengertian dan Pentingnya Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Sekolah/
Madrasah atau Rencana Anggaran Sekolah/Madrasah.
2.Struktur Rencana Anggaran Sekolah/Madrasah.
3.Langkah Penyusunan Rencana Anggaran Sekolah/Madrasah: Rencana Pendapatan dan
Belanja Sekolah/Madrasah.
4.Menyesuaikan Rencana Belanja/Biaya dengan Sumber Pendapatan.
5.Rencana Pendanaan dan Biaya Program Kerja Sekolah/Madrasah Jangka Menengah.

5

SESI

Perencanaan dan Penganggaran Sekolah/Madrasah - SESI 5

98

D.Waktu

Waktu yang tersedia untuk sesi ini adalah 120 menit.

E.Metode

1.Curah pendapat.
2.Presentasi.
3.Tanya jawab.
4.Kerja mandiri (membaca bahan).
5.Latihan kelompok.

F.Alat dan Bahan

1.Komputer/laptop dan LCD, papan tulis/white board, spidol, kertas HVS, flipchart.
2.Silabus Modul 2. Perencanaan dan Penganggaran Sekolah/Madrasah.
3.Rencana Sesi 5. Penyusunan Rencana Anggaran Sekolah/Madrasah Jangka Menengah.
4.Power point (PPt) 1 – 20.
5.Latihan 1- Curah Pendapat
a. Instruksi Pelatih
b. Lembar Kerja
c. Artikel: Deadline RAPBS Berakhir 14 Oktober 2008
d. Format Rencana Anggaran Sekolah Jangka Menengah
6.Latihan 2 - Menyusun Rencana Angggaran Sekolah/Madrasah Jangka Menengah
a. Instruksi Pelatih
b. Lembar Kerja - Simulasi Diskusi Kelompok
7.Lembar Bahan Bacaan- Lampiran Permendiknas Nomor 69 Tahun 2009.

G.Strategi

Tahapan

Tahap 1.
Pendahuluan

Tahap 2.
Orientasi Materi

Kegiatan

Pelatih menyampaikan salam pembuka dan mengajak
peserta untuk aktif selama sesi berlangsung. Tekankan
bahwa kunci tercapainya tujuan sesi ini adalah pada sikap
keterbukaan dan partisipasi baik berupa tanggapan,
pertanyaan maupun pendapat peserta.
Sajikan tujuan dan harapan yang ingin dicapai dari sesi
ini, dan sampaikan juga secara singkat perihal pokok-
pokok bahasan
, alokasi waktu dan alur kegiatan Sesi ini.

Pelatih meminta peserta untuk membaca artikel Kutipan
berita suratkabar berjudul “Deadline RAPBS Berakhir”.
Untuk mendorong pemikiran peserta agar mulai masuk
pada materi, Pelatih meminta peserta untuk mencermati
bahan bacaan yang disediakan. Selanjutnya Pelatih
mengajukan pertanyaan singkat kepada semua peserta:

”Berdasarkan pengalaman, apa yang menjadi tantangan dalam
penyusunan Rencana Anggaran Sekolah/Madrasah Anda,
selama ini?”
Catatan: Catat semua jawaban peserta dalam kertas plano
atau gunakan kertas yang ada, kemudian kelompokkan
jawaban peserta dalam 2 kategori: hal-hal yang baik (positif)
dan yang tidak baik (negatif).

Waktu

5 menit

10 menit

Alat & Bahan

PPt 1-3

PPt 4
Latihan 1 Sesi 5
LBB

Perencanaan dan Penganggaran Sekolah/Madrasah - SESI 5

99

HReferensi

1.UU Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional
2.PP Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan
3.Permendagri Nomor 13 Tahun 2006 tentang Panduan Pengelolaan Keuangan Daerah
4.Permendagri Nomor 59 Tahun 2007 tentang Panduan Pengelolaan Keuangan Daerah.

Tahapan

Kegiatan

Waktu

10 menit

10 menit

10 menit

20 menit

5 menit

Alat & Bahan

PPt 5-7

PPt 8-10

PPt 11-18

PPt 19-20
Latihan 2 Sesi
5

Pelatih memaparkan tentang Pengertian dan
Pentingnya Penyusunan Rencana Anggaran
Sekolah/Madrasah Jangka Menengah

Catatan: Berikan penjelasan seperlunya berkenaan
dengan isi slide, kemudian berikan juga kesempatan
kepada peserta untuk menanggapi dan bertanya
sesuai isi slide lembar presentasi tersebut.

Pelatih memaparkan lembar presentasi tentang
Peran dan Fungsi Rencana Anggaran dalam
Manajemen Sekolah/Madrasah.

Catatan: Berikan penjelasan seperlunya berkenaan
dengan isi slide, kemudian berikan juga kesempatan
kepada peserta untuk menanggapi dan bertanya
sesuai isi slide lembar presentasi tersebut.

Pelatih memaparkan lembar presentasi tentang
Rencana Pendanaan dan Biaya Program Kerja
Sekolah/Madrasah Jangka Menengah (4 tahun).

Catatan: Berikan penjelasan seperlunya berkenaan
dengan isi slide, kemudian berikan juga kesempatan
kepada peserta untuk menanggapi dan bertanya
sesuai isi slide lembar presentasi tersebut.

Bagilah peserta menjadi 10 kelompok masing-
masing terdiri dari 5-6 peserta untuk melakukan
simulasi pengisian format Rencana Pendanaan
dan Program Kerja Sekolah/Madrasah Jangka
Menengah, dengan menggunakan lembar kerja
seperti dalam Latihan 2 Sesi 5
Atau :Ajaklah perserta (diskusi kelas) untuk
membaca dan memaknai contoh Rencana
Anggaran Sekolah/Madrasah menggunakan data/
bahan yang telah disiapkan

Simpulkan pokok bahasan ini dengan mengacu
pada poin-poin penting hasil diskusi kelas dan
pastikan hal-hal penting yang harus benar-benar
diperhatikan oleh peserta.

Tahap 3.
Pengertian Rencana
Anggaran Sekolah/
Madrasah Jangka
Menengah

Tahap 4.
Peran dan Fungsi
Rencana Anggaran
dalam Manajemen
Sekolah/Madrasah

Tahap 5.
Rencana Pendanaan
dan Biaya Program
Kerja Sekolah/
Madrasah Jangka
Menengah

Tahap 6.
Latihan Kelompok

Tahap 7.
Penutup

Perencanaan dan Penganggaran Sekolah/Madrasah - SESI 5

100

Tujuan Sesi

Setelah mengikuti sesi ini, peserta diharapkan mampu menjelaskan:
•pengertian serta pentingnya penyusunan rencana anggaran sekolah/madrasah.
•struktur rencana anggaran sekolah/madrasah.
•langkah-langkah penyusunan rencana anggaran sekolah/madrasah.
•cara menyesuaikan rencana belanja sekolah/madrasah dengan sumber
pendapatan.
•cara menyusun rencana pendanaan dan biaya program kerja sekolah/madrasah
jangka menengah.

2

II. Power Point

Sesi 5

Penyusunan
Rencana Anggaran Sekolah/Madrasah
Jangka Menengah

1

Mengapa slide ini penting?
Menjelaskan signifikansi penyusunan rencana anggaran jangka menengah dalam perencanaan
dan penganggaran sekolah/madrasah.

Inti uraian
•Sesi ini merupakan bagian yang tidak terpisahkan dengan pembahasan sesi sebelumnya dalam
penyusunan RKS/M.
•Rencana anggaran jangka menengah sekolah/madrasah pada umumnya masih merupakan hal
baru bagi SD/MI atau SMP/MTs yang belum memenuhi standar nasional (belum SSN).

Perencanaan dan Penganggaran Sekolah/Madrasah - SESI 5

101

Mengapa slide ini penting?
Pelatih menjelaskan tujuan yang akan dicapai dalam sesi ini.

Inti uraian.
•Terdapat empat hal penting yang diharapkan dikuasai oleh peserta setelah mengikuti sesi ini.
•Keempat tolok ukur tersebut akan dievaluasi bersama setelah pembahasan sesi ini
diselesaikan.

Pokok Bahasan

1.Pentingnya penyusunan Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja
Sekolah/Madrasah.
2.Langkah Penyusunan Rencana Belanja Sekolah/Madrasah.
3.Langkah Penyusunan Rencana Anggaran Pendapatan Sekolah/
Madrasah.
4.Menyesuaikan Rencana Anggaran Belanja Sekolah Terhadap Sumber
Pendapatan.
5.Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Sekolah/Madrasah Jangka
Menengah (4 Tahun)

3

Mengapa slide ini penting?
Menegaskan pentingnya pokok-pokok bahasan yang menggambarkan kandungan/isi sesi ini
secara menyeluruh.

Inti uraian:
•Jelaskan secara berurutan pokok bahasan dalam penyusunan rencana anggaran jangka
menengah sekolah/madrasah.
•Penekanan penting yang perlu mendapatkan perhatian lebih dari peserta adalah langkah 4
dalam menyesuaikan rencana anggaran belanja terhadap kapasitas pendapatan sekolah/
madrasah.

Perencanaan dan Penganggaran Sekolah/Madrasah - SESI 5

102

Dasar Hukum

•PP 17 / 2010 tentang Pengelolaan dan Penyelenggaraan Pendidikan pasal
51 ayat 2.
•PP 19 / 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan pasal 53.
•Permendiknas 19 / 2007 tentang Standar Pengelolaan Pendidikan oleh
Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah - Point A No. 4. Rencana Kerja
Sekolah/Madrasah.
•Permendagri 13 / 2006 Jo 59 Tahun 2007 tentang Panduan Pengelolaan
Keuangan Daerah.
•Standar Biaya Pendidikan; Biaya Operasi Sekolah Dasar. BSNP. 2006.

5

Latihan 1 Sesi 5
Curah Pendapat

4

Mengapa slide ini penting?
Mengorientasi peserta terhadap pentingnya penyusunan rencana anggaran sekolah/madrasah
dengan mencermati kasus empiris yang telah disediakan.

Inti uraian:
Pelajari dan ikuti instruksi pelatih Latihan Sesi Orientasi.
• Pelajari dan cermati lembar bahan bacaan kasus Latihan tentang Sesi Orientasi.

Mengapa slide ini penting?
Menjelaskan dasar hukum (kerangka legal yuridis) penyusunan rencana anggaran jangka menengah
sekolah/madrasah, mulai dari tingkatan Undang-Undang hingga Permendiknas yang relevan.

Perencanaan dan Penganggaran Sekolah/Madrasah - SESI 5

103

Inti uraian:
•Pelatih menegaskan kepada peserta bahwa penyusunan rencana anggaran sekolah bersifat
mandatory (kewajiban) berdasarkan hukum, bukan sesuatu yang bersifat voluntery (sukarela).
• Argumen non hukum, yang lebih bersifat strategis manajerial akan dijelaskan dalam power
point berikutnya.

Apakah Anggaran Sekolah/Madrasah itu?

1.Pernyataan rencana kerja program dan kegiatan dan estimasi kinerja
yang hendak dicapai sekolah/madrasah.
2.Dinyatakan dalam ukuran finansial tertentu.
3.Untuk periode waktu tertentu.

6

Mengapa slide ini penting?
Menjelaskan definisi/pengertian dasar anggaran sekolah/madrasah.

Inti uraian
•Anggaran merupakan artikulasi dari hasil perumusan strategi dan perencanaan strategis yang
telah disusun. Anggaran sekaligus merupakan rencana tindakan manajemen dalam mencapai
tujuan dan sasaran yang telah ditetapkan.
•Pernyataan rencana program/kegiatan yang ditampilkan dalam bentuk rencana perolehan
pendapatan dan belanja dalam satuan moneter tertentu.
•Dokumen RKS/M disusun untuk periode waktu jangka menengah selama 4 tahun.

Perencanaan dan Penganggaran Sekolah/Madrasah - SESI 5

104

Apakah Rencana Anggaran Sekolah/
Madrasah Jangka Menengah?

•Gambaran kemampuan keuangan sekolah/madrasah membiayai atau
mendanai program dan kegiatannya.
•Untuk mencapai tujuan dan sasarannya.
•Periode waktu 4 tahun.

7

Mengapa slide ini penting?
Memberikan pemahaman pengertian pentingnya penyusunan rencana anggaran jangka menengah
yang berbeda dengan rencana anggaran tahunan sekolah/madrasah.

Inti uraian:
•Pelatih menegaskan untuk poin 1, harus terdapat keseimbangan antara kemampuan sekolah/
madrasah dalam mengumpulkan pendapatan dengan program dan kegiatan yang akan dibiayai.
Pilihan model penganggaran seimbang lebih baik ketimbang defisit, dimana belanja lebih
tinggi dari pendapatan.
•Pelatih menegaskan untuk poin 2, bahwa organisasi termasuk di dalamnya sekolah/madrasah
digerakkan menuju kepada cita-cita yang dituangkan dalam statuta tujuan dan sasaran. Untuk
mencapai tujuan dan sasaran dibutuhkan ketersediaan sumber daya dari waktu ke waktu.
Termasuk di dalamnya sumber daya uang.
•Kerangka waktu penyusunan rencana anggaran sekolah/madrasah diikat menurut hukum
dalam jangka waktu 4 tahun sesuai dengan periode kepemimpinan kepala sekolah/madrasah.

Perencanaan dan Penganggaran Sekolah/Madrasah - SESI 5

105

Mengapa slide ini penting?
Menyajikan peran dan fungsi utama anggaran dalam perencanaan dan penganggaran di tingkat
sekolah/madrasah.

Inti uraian:
•Alat perencanaan: anggaran dibuat untuk merencanakan tindakan apa yang akan dilakukan
oleh sekolah/madrasah, berapa biaya yang dibutuhkan serta apa hasil yang akan diperoleh
dari belanja tersebut.
•Otorisasi: belanja yang disetujui yang sesuai dengan rencana yang telah disusun.
•Pengawasan dan Pengendalian: anggaran memberikan rencana detil atas pendapatan dan
belanja agar pembelanjaan tidak dilakukan menjadi under-spending, overspending dan salah
sasaran.

•Penilaian kinerja: anggaran dapat digunakan sebagai alat ukur efisiensi pencapaian output
dan efektifitas pencapaian target sasaran yang telah ditetapkan.
•Melaporkan kinerja sekolah/madrasah kepada stakeholder baik yang bersifat vertikal (Dinas
Pendidikan maupun Kemdiknas) maupun horisontal (orang tua murid, komite sekolah/
madrasah, dan lain-lain) agar mendapatkan kepercayaan yang baik, sehingga partisipasi
penyelenggaraan manajemen sekolah/madrasah dapat terselenggara dengan baik.
•Pertanggungjawaban: membandingkan tingkat besaran rencana anggaran terhadap realisasinya
secara kuantitatif serta hasil-hasil yang telah dicapai, menggambarkan derajat pertang-
gungjawaban sekolah/madrasah terhadap pemangku kepentingan.

Peran dan Fungsi Rencana Anggaran dalam
Manajemen Sekolah/Madrasah?

1.Alat perencanaan.
2.Otorisasi.
3.Pengawasan dan pengendalian.
4.Penilaian kinerja program (efektifitas) dan keuangan
(ekonomisdan efisien).
5.Transparansi dan akuntabilitas.
6.Pertanggungjawaban.

8

Perencanaan dan Penganggaran Sekolah/Madrasah - SESI 5

106

Langkah Penyusunan Rencana Anggaran
Sekolah/Madrasah

1.Menyusun Rencana Anggaran Belanja.
2.Menyusun Rencana Anggaran Pendapatan.
3.Menyesuaikan Rencana Anggaran Belanja dengan Sumber
Pendapatan.
4.Menyusun Rencana Anggaran Sekolah/Madrasah.

10

Keterkaitan Penyusunan Anggaran
dan Program

1.Menginventarisasi rencana yang akan dilaksanakan.
2.Menyusun rencana program dan kegiatan berdasarkan skala prioritas
pelaksanaannya.
3.Menentukan program kerja dan indikator serta target kinerja.
4.Menetapkan kebutuhan sumber daya untuk pelaksanaan program.
5.Menghitung jumlah anggaran yang dibutuhkan.
6.Menentukan sumber dana untuk membiayai rencana.

9

Mengapa slide ini penting?
Menunjukkan keterkaitan antara proses perencanaan strategis dengan kebutuhan sumber daya
yang memadai untuk mencapai sasaran.

Inti uraian:
•Pelatih menguraikan secara tertib 6 langkah uraian keterkaitan antara penyusunan anggaran
dengan program sekolah/madrasah.
•Apabila diperlukan, pelatih dapat menambahkan contoh-contoh konkrit item per item.
Misalnya: Penjelasan item nomor 4. Bahwa setiap program sekolah/madrasah yang terdapat
dalam RKS/M harus dilengkapi dengan target capaian kinerja. (Telah dijelaskan dalam Sesi 4
sebelumnya).

Perencanaan dan Penganggaran Sekolah/Madrasah - SESI 5

107

Menyusun Rencana Anggaran Belanja
dan Pendapatan

1.Menghitung biaya satuan semua kegiatan yang telah dirumuskan:
–Menentukan jenis dan jumlah satuan standar.
–Menghitung harga satuan.
2.Menghitung rencana anggaran belanja menurut program dan kegiatan.
3.Menyusun rencana pendapatan pengembangan sekolah/madrasah selama

4 tahun.
4.Menghitung perkiraan sumber pendapatan.
5.Penyesuaian rencana belanja dan sumber pendapatan.
6.Menyusun rencana kegiatan dan anggaran sekolah/madrasah.

11

Mengapa slide ini penting?
Memperkenalkan kepada peserta langkah-langkah utama dalam proses penyusunan rencana
anggaran sekolah/madrasah.

Inti uraian:
•Rencana anggaran belanja sekolah/madrasah dikategorikan ke dalam anggaran program dan
anggaran non program.
•Rencana anggaran pendapatan sekolah/madrasah dikategorikan menurut sumber, kolom
peruntukan khusus. Seperti halnya sumber pendapatan dari BOS, telah ditentukan
peruntukannya sejak awal.
•Disadari bahwa daftar kebutuhan belanja sekolah/madrasah tidak sebanding dengan
ketersediaan sumber daya yang dimiliki. Penyesuaian antara pendapatan dan belanja
merupakan tahapan kritikal yang harus dilakukan oleh sekolah/madrasah.
•Berdasarkan poin 1-3, sekolah menyusun Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Sekolah/

Madrasah.

Mengapa slide ini penting?
Menyajikan tahapan penting dalam menyusun rencana anggaran belanja dan pendapatan sekolah/
madrasah.

Inti uraian: Cermati dan uraikan masing-masing item dan berikan contoh secukupnya agar peserta
dapat memahami pesan tahapan dalam penyusunan RKS/M.

Perencanaan dan Penganggaran Sekolah/Madrasah - SESI 5

108

Tahapan Menyusun Biaya Satuan

12

Mengapa slide ini penting?
Memperkenalkan konsep biaya satuan (unit cost) dan tahapan penyusunannya.

Inti uraian:
Secara umum terdapat 3 langkah utama dalam menghitung biaya satuan pendidikan:
•Pertama, identifikasi jenis satuan yang akan digunakan.
•Kedua, tentukan jumlah/besaran satuan standar.
•Ketiga, dengan mengalikan antara jenis satuan dengan satuan standar, maka akan diketemukan
harga satuan.

Tabel 1. Contoh Penyusunan Daftar Biaya Satuan13

1.Menentukan jenis satuan dan jumlah
satuan standar.
2.Menghitung biaya atau harga satuan.

Keterangan: Pelatihan ini diselenggarakan dengan menyertakan peserta dari sekolah/madrasah lain.

Perencanaan dan Penganggaran Sekolah/Madrasah - SESI 5

109

Menyusun Rencana Pendapatan
Sekolah/Madrasah

14

Mengapa slide ini penting?
Menjelaskan tahapan/langkah menyusun rencana pendapatan sekolah/madrasah.

Inti uraian:
•Penting untuk diidentifikasi asal sumber pendapatan sekolah/madrasah secara menyeluruh
(baik yang bersifat insidental maupun rutin).
•Pendapatan tidak hanya berupa uang tunai akan tetapi juga dalam bentuk lainnya yang tercatat
dalam kas sekolah/madrasah. Seperti contohnya sumbangan buku perpustakaan, alat
pembelajaran, dan lain sebagainya.
•Pelatih menyebutkan satu persatu sumber pendapatan sekolah/madrasah beserta tantangan
dan kendala.

Mengapa slide ini penting?
Memberikan pemahaman konkrit tentang konsep biaya satuan dan daftar biaya satuan.

Inti uraian: Pelatih menyebutkan contoh program dan kegiatan serta konsep penyusunan daftar
biaya satuan. Dalam contoh kasus kegiatan ‘pelatihan kompetensi profesional’ telah diterangkan
secara lengkap komponen biaya yang dibutuhkan.

•Berasal dari seluruh sumber pendapatan yang diterima oleh sekolah/
madrasah.
•Berupa uang atau setara dengan uang (buku, peralatan, material, dll) serta
tercatat dalam kas sekolah/madrasah, antara lain:
1.Sisa dana tahun yang lalu.
2.Bantuan Operasional Sekolah/Madrasah (BOS/M).
3.APBD Provinsi dan Kabupaten/Kota.
4.Sumbangan masyarakat melalui komite sekolah/madrasah.
5.Donatur (perusahaan/industri, alumni dan sebagainya).
6.Pendapatan lain yang sah (koperasi, hasil lelang, penjualan aset,
penyewaan ruang sekolah/madrasah, dan lai-lain).

Perencanaan dan Penganggaran Sekolah/Madrasah - SESI 5

110

Menyesuaikan Rencana Belanja
dengan Sumber Pendapatan

15

1.Memahami asumsi/tingkat kepastian perolehan dana sekolah/madrasah:
–Sumber pendapatan yang telah bersifat pasti (BOS, APBD provinsi dan
kab./kota)
–Sumber pendapatan bersifat belum pasti (sumbangan, donatur, hibah,
usaha sekolah/madrasah, dan lain-lain)
2.Memperkirakan persentase kontribusi setiap sumber pendanaan terhadap
total pendanaan pada periode tahun perencanaan.

Mengapa slide ini penting?
Menjelaskan pentingnya langkah menyeimbangkan antara kemampuan pendapatan dan kebutuhan
belanja di tingkat sekolah/madrasah. Sehingga sekolah/madrasah tidak dalam kondisi defisit serta
mendahulukan kegiatan yang bersifat prioritas

Inti uraian:
•Langkah paling krusial yang harus dipahami dan dijelaskan pelatih kepada peserta adalah
kemampuan sekolah/madrasah mengidentifikasi tingkat kepastian pendapatan berdasarkan
sumber dan berdasarkan nilai (volume). Kedua, sifat sumber penerimaan apakah bersifat
insidental atau rutin. Ketiga, tingkat pertumbuhan pendapatan. Penting dipahami agar eskalasi
penambahan kegiatan sejalan dengan trend pertumbuhan pendapatan sekolah/madrasah.
Keempat, memahami pola pemerolehan pendapatan dalam kas sekolah/madrasah menurut
waktu.

•Perhitungan besaran kontribusi pendapatan berdasarkan sumber dan waktu, akan membantu
proses alokasi dalam mengeksekusi kegiatan di sekolah/madrasah.

Perencanaan dan Penganggaran Sekolah/Madrasah - SESI 5

111

Menyesuaikan Rencana ......(lanjutan)

16

Mengapa slide ini penting?
Menjelaskan pentingnya langkah menyeimbangkan antara kemampuan pendapatan dan kebutuhan
belanja di tingkat sekolah/madrasah. Sehingga sekolah/madrasah tidak dalam kondisi defisit serta
mendahulukan kegiatan yang bersifat prioritas

Inti uraian:
•Langkah paling krusial yang harus dipahami dan dijelaskan pelatih kepada peserta adalah
kemampuan sekolah/madrasah mengidentifikasi tingkat kepastian pendapatan berdasarkan
sumber dan berdasarkan nilai (volume). Kedua, sifat sumber penerimaan apakah bersifat
insidental atau rutin. Ketiga, tingkat pertumbuhan pendapatan. Penting dipahami agar eskalasi
penambahan kegiatan sejalan dengan trend pertumbuhan pendapatan sekolah/madrasah.
Keempat, memahami pola pemerolehan pendapatan dalam kas sekolah/madrasah menurut
waktu.

•Perhitungan besaran kontribusi pendapatan berdasarkan sumber dan waktu, akan membantu
proses alokasi dalam mengeksekusi kegiatan di sekolah/madrasah.
•Hal penting lainnya perlunaya sekolah memahami batasan penggunaan dana berdasarkan
sumber dana. Khususnya dana yang berasal dari tugas pembantuan dan dekonsentrasi. Dana-
dana hibah dan operasional sekolah/madrasah dari dinas pada umumnya telah teralokasikan
dengan baik.

3.Mempelajari aturan penggunaan berdasarkan sumber
pendanaan. Dana BOS telah mengatur secara tertulis apa yang
boleh dan tidak boleh dalam penggunaan anggaran, demikian
pula sumber pendanaan lainnya.
4. Lakukan penyesuaian rencana pengeluaran terhadap sumber
pendapatan.

Perencanaan dan Penganggaran Sekolah/Madrasah - SESI 5

112

Rencana Anggaran Sekolah/Madrasah 4 Tahun

18

Rencana Pendapatan dan Belanja Sekolah/
Madrasah Jangka Menengah (4 Tahun)

17

Mengapa slide ini penting?
Menegaskan hal-hal strategis baik yang bersifat program dan manajerial yang harus diperhatikan
oleh sekolah/madrasah dalam menyusun rencana anggaran sekolah/madrasah jangka menengah.

Inti uraian:
Tiga hal penting yang patut dicermati meliputi:
•Kerangka hukum.
•Program strategis jangka menengah yang dihasilkan melalui proses perencanaan strategis.
•Standar pelayanan minimal sebagai konsekewensi penyelenggaraan urusan wajib.
•Format dan form yang memudahkan dalam proses penyusunan, pelaksanaan dan pelaporannya.

1.Perhatikan rencana program jangka menengah beserta target tahunan yang
telah ditetapkan.
2.Program dan kegiatan mengacu kepada regulasi tentang SNP, Permendiknas
No. 19/2007 tentang Standar Pengelolaan Pendidikan Dasar dan Menengah.
3.Perhatikan target jangka menengah SPM yang harus dicapai.
4.Tuangkan/sajikan rencana pendapatan dan belanja sekolah/madrasah dalam
jangka menengah selama 4 tahun berturut-turut.

Perencanaan dan Penganggaran Sekolah/Madrasah - SESI 5

113

Mengapa slide ini penting?
Memberikan gambaran model format penyusunan rencana anggaran sekolah jangka menengah
4 tahunan.

Inti uraian:
•Pelatih dapat menjelaskan tampilan tabel dengan pendekatan horisontal dan vertikal.
•Isian tabel vertikal menunjukkan kelompok belanja yang berisikan program sesuai dengan
kategori program dalam Buku Panduan BOS tahun 2010.
•Isian tabel horisontal menggambarkan asal sumber pendapatan sekolah/madrasah. Perlu
ditegaskan item bantuan termasuk di dalamnya hibah dari pihak ketiga.

19

Latihan 2 Sesi 5

Diskusi Kelompok
Penyusunan Rencana Anggaran Sekolah/
Madrasah Jangka Menengah

Mengapa slide ini penting?
Mengorientasi peserta untuk memahami langkah dalam mengikuti latihan menyusun rencana
anggaran jangka menengah sekolah/madrasah.

Inti uraian:
•Lihat Latihan tentang Rencana Menyusun Anggaran Jangka Menengah Sekolah/Madrasah.
•Pelatih mengikuti lembar instrusi pelatih, peserta menggunakan lembar kerja peserta yang
telah disediakan.

Perencanaan dan Penganggaran Sekolah/Madrasah - SESI 5

114

Melaporkan Hasil Latihan
dan
Kesimpulan

20

Mengapa slide ini penting?
Menegaskan pentingnya proses reporting-out setelah latihan diselesaikan oleh peserta, agar
terdapat proses tanyajawab dan internalisasi topik yang dibahas.

Inti uraian:
•Pelatih dapat menggunakan beberapa model pilihan dalam melaporkan hasil latihan,, sesuai
dengan kondisi yang ada. Beberapa alternatif metode antara lain: presentasi kelas, panel diskusi,
round-robbin...dan lainnya.

Perencanaan dan Penganggaran Sekolah/Madrasah - SESI 5

115

III. Latihan

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->