SEL DAN JARINGAN

KELAS G 402/403 KELOMPOK 7 Cindy, 1006677196 Ery Irawan, 1006677302 Nisa Deyasningrum,1006677662 Nurmayanti,1006772771 Tri Setia Nugraha, 1006677933

Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia 2010

SEL

1. Mengenal Sel Sel merupakan satuan terkecil makhluk hidup baik secara struktual maupun fungsional. Sel memiliki sifat mikroskopik. Ukurannnya pun sangat kecil bahkan mikroskopik. Diameternya berkisar antara 1 m sampai 100 m sehingga tidak bisa dilihat dengna mata telanjang, dan untuk melihatnya kita membutuhkan mikroskop. Oleh karena itu perkembangan ilmu tentang sel atau biologi sel tidak terlepas dari perkembangan kemajuan teknologi mikroskop. Dalam biologi, sel akan dikaji secara mikroskopik dan molekuler sehingga diketahui segala sesuatu yang berhubungan dengan sel seperti fisiologi sel, struktur, dan lain sebagainya. Mikroskop yang digunakan untuk penelitian sel pada masa sekarang sudah jauh lebih berkembang dibandingkan empat abad yang lalu pada saat Robert Hooke menemukan sel untuk pertama kalinya. Jika pada saat itu Robert Hooke hanya menggunakan mikroskop cahaya yang hanya mampu melakukan perbesaran 1.ooo kali ukuran aslinya, maka mikroskop yang sekarang kerap digunakan sudah lebih canggih yakni menggunakan mikroskop electron yang perbesarannya bisa jutaan kali dari ukuran aslinya. Sehingga organel dan benda-benda sangat kecil lainnya sangat mungkin untuk ditemukan dan dikaji lebih dalam. Adapun hasil kajian dari ditemukannya mikroskop electron adalah diketahuinya struktur dan fungsi organel sel, sehingga sel bisa dikembangkan untuk dimanfaatkan manusia dalam berbagai bidang.

2. Struktur dan Fungsi Organel Sel Sel memiliki empat bagian utama, yakni nukleus, sitoplasma, organel sitoplasma, dan membrane plasma. Organel sel terdiri dari nucleus dan organel sitoplasma. 1. Nukleus Nucleus merupakan organel terbesar yang dimiliki sel. Rata-rata diameter nucleus yang dimiliki oleh sel eukariotik adalah 5 m. Struktur nucleus memiliki membran ganda berupa lipid bilayer dan protein yang antar membrane tersebut terpisah sejauh 20-40 m. Jarak ini bermanfaat untuk memungkinkan terjadinya distribusi nutrisi antara sitoplasma dan nucleus. Paad membrane ganda tersebut terdapat pori-pori yang berdiameter 0,1 m.

Akibat dari lipatan-lipatan Krista adalah bertambahnya bidang permukaan Krista. karena dapat memproduksi energi dalam bentuk ATP yang diperoleh dari penguraian nutrisi tubuh seperti glukosa. Ribosom bebas pada sitoplasma menggunakan hasil sintesis protein untuk dirinya sendiri. Ruang antar Krista dipenuhi oleh matriks yang berisi protein. Ukuran ribosom pada eukariotik adala 20-30nm Fungsi ribosom adalah sebagai tempat sintesis protein. Lipatan-lipatan tersebut disebut Krista. RNA dan ribosom. b.000 buah. Jumlah mitokondria dalam satu sel berkisar antara 100-2. Bentuknya seperti gumpalan tak beraturan dan menyebar keseluruh nucleus. Fungsi dari mitokondria adalah sebagai saalh satu sumber energi sel. Membrane luar juga langsungmenyatu dengan Retikulum endoplasma (RE). Mitokondria Mitokondria ditemukan di semua sel kecuali pada eritrosit.Membrane dalam nucleus strukturnya halus. Organel Sitoplasma a. Selain itu mitokondria juga menghasilkan enzim untuk siklus asam nitrat dan transport electron. DNA. sedangkan yang luar kasar. Mitokondria berbentuk batang atau oval yang dibungkus oleh dua buah membran. Yang mana membrane terdalam mengalami pelipatan kedalam matriks mitokondria. asam amino dan asam lemak. Fungsi nukleus adalah sebagai pusat pengaturan seluruh aktivitas seluler. Ribosom ada yang melekat pada RE kasar dan ada yang pada sitoplasma. 2. mengontrol sintesis protein di sitoplasma serta reproduksi sel. Struktur nukleus lainnya adalah kromatin yang merupakan sebuah materihasil pegngorganisasian DNA dan protein. Ribosom tersusun atas RNA ribosomal dan hamper 80 jenis protein. . Ribosom bisa ditemukan sebagai grandula individual dan poliribosom atau banyak. Panjang Krista berkisar antara 1-10 m. Hal itu dikarenakan membrane luar mengandung ribosom. Kromatin berwarna biru. Sedangkan ribosom pada RE kasar hasil sintesis protein akan dikeluarkan ke sel. Ribosom Ribosom merupakan granula-granula yan berdiameter 25 m.

.c. Pada RE halus (agranular) dapat mensintesis hormone endokrin dan sel hati. e. d. transport dan penyimpanan produk sel. RE terhubung langsung dengan nucleus. Fungsi lisosom adalah : 1. virus dan toksin. Sedangkan RE kasar (granular) sebagai tempat sintesis protein dan sekresi protein seperti enzim pencernaan. yangmana lebih dari separuh membrane sel merupakan RE. 3. Fungsi adalah sebaagi tempat modifikasi. Enzim lisosom akan bekerja maksimal pada ph seekitar 5. Reticulum endoplasma berfungsi sebagai tempat sintesis. Satu badan golgi terdiri dari 6-7 kantong datar yang terikat membrane. Hal ini berhubungna dengan fisiologinya. polisakarida. Bentuk kantongnya melekuk. Lisosom Lisosom merupakan kantung kecil terikat membran yang didalamnya terdapat enzim pencernaan yang dapat menghidrolisis protein.mnawarkan obat dan racun serta kontraksi otot. Dalam satu sel terdapat 1. Badan Golgi Badan golgi terdiri dari kantung membrane gepeng atau pipih dan bertumpuk serta melekuk seperti roti pita. penyortiran dan pengiriman produk RE serta memproses protein yang memiliki fungsi intraseluler seperti lisozim. Serta sintesis lipid dan gliserol serta pemecahan glikogen. Reticulum Endoplasma (RE) dapat dikategorikan menjadi dua jenis yakni RE kasar dan halus. lisosom dikategorikan menjadi dua jenis yakni lisosom primer yang mengandung enzim saja dan lisosom sekunder yang selain mengandung enzim juga mengandung materi terdegradasi. 2.ratusan badan golgi. Reticulum endoplasma kasar memiliki ribosom sedangkan yang halus tidak. sedangkan yang konkaf ke eksterna sel. penyimpanan. lemak dan asam nukleat. Lekukan konveks mengarah ke reticulum endoplasma dan nucleus. Terlibat juga dalam metabolisme lemak dan karbohidrat. Memiliki sel pagosit yang dapat memakan bakteri. Retikulum Endoplasma Tersusun seperti labirin yang disebut sisterna. RE terdiri atas tubulus dan kantong yang gepeng. Pertumbuhan dan perbaikan sel. Pencernaan intraseluler dalam berbagai keadaan. RE merupakan jaringan yang sangat luas dan kontinu.

Sitoskeleton Fungsi sitoskeleton adalah mempertahankan bentuk sel dan memberikan dukungan secara mekanis bagi sel dalam melakukan fungsinya. Ukurannya diatas mikrofilamen nanum dibawah mikrotubulus yakni 8-12 nm. Strukturnya merupakan protein serabut yang menggulung menjadi kabel yang lebih tebal. g. disebut filament intermediet karena ukurannya diantara dua filament lainnya. tempat bertautnya nucleus dan organel tertentu dan pembentukan lamina nucleus. Sitoskeleton terdiri dari mikrofilamen. Biasanya ditemukan dibawah merman plasma dan berbentuk fibril atau berkas-berkas. Filamen Intermediet.sitoskeleton juga memiliki peran utama dalam pengorganisasian struktur dan organ sel. Fungsinya adalah untuk kontraksi. aliran sitoplasma. pembelahan dan perubahan bentuk sel.f. merupakan rantai molekul kitin yang berbentuk heliks dan terbuat dari protein serta memiliki diameter sekitar 7 nm. selain itu juga dapat berfungsi sebagai tempat tertambatnya beberapa organel dan mengantarkan sinyal dari luar sel kedalam sel. kontraksi otot. metabolisme lipid sehingga dapat diangkut ke mitokondria sebagai bahan untuk respirasi dan fungsi lain adalah untuk detoksifikasi. Tubulin tersebut terdiri atas tubulin alfa dan beta. serta motilitas sel. Fungsinya adalah mempertahankan bentuk sel. pergerakan kromosom saat pembelahan sel dan pergerakan organel. Fungsinya adalah mempertahankan bentuk sel. motilitas sel seperti pada sillia dan atau flagella. 1. 2. Mikrotubulus letaknya tersebar di sitoplasma. Jumlah peroksisom dalam satu sel berkisar 200 buah. . Mikrofilamen. Peroksisom Peroksisom merupakan organel kecil yang memiliki ruang metabolisme khusus yang dibungkus membrane tunggal. Fungsi peroksisom adalah melindungi sel dari pengaruh H2O2 yang merusak. Fungsi sitoskeleton mirip dengan fungsi rangka pada manusia yang memungkinkan sel untuk bergerak. 3. merupakan pipa atau tabung berongga dengan panjang 20-25 nm yang dindingnya terdiri dari 13 kolom tubulin. mikrotubulus dan filamen intermediet. Didalamnya terdapat enzim oksidatif. Mikrotubulus.

Sedangkan protein perfier dapat terlepas dari membrane namun bisa juga terikat namun ikatannya longgar. Silia bahkan dapat memindahkan cairan atau mukosa melalui permukaan sel. 3. Membrane plasma bersifat selektif parmeabel. Kedua silinder tersebut dikelilingi oleh sebuah cncin tubulus ganda yang memiliki sembilan ruang. Flagella pada sperma misalnya dapat membantu mendorong sel sperma. Selain terdapat lipid dan lemak. dan sebagai penahan aliran zat dari dan ke sel.yakni protein integral dan globuler. Fungsi membrane plasma ini adalah sebagai penerima rangsang dari luar. Membrane plasma terdiri dari dua lapis lemak yang diantara dua lapis lemak trsebut terdapat protein globuler. Sillia dan Flagela Keduannya terdiri atas silinder yang terdiri dari semblan filament. Fungsinya keduannya adalah untuk pergerakan. tempat komunikasi antar sel dan antara sel dengan lingkungan. Lapisan ini memiliki ketebalan sekitar 6-10 nm.h. Setiap silia dan atau flagella masing-masing terdiri atas dua silinder. Membran Plasma Membrane plasma memisahkan bagian dalam sel dengan lingkungannya. Protein pada membrane terdiri atas dua kategori. . dalam membrane plasma juga terdapat karbohidrat yang terikat pada protein (glikoprotein) dan lemak (glikolipid). Ukuran flagella lebih panjang daripada sillia. Protein integral menembus lapisan ganda dan terikat pada ekor nonpolar.

molekul-molekul kecil terlarut seperti enzim. lalu diterima oleh molekul reseptor intrasel. Ukuran partikel yang terlarut dalam matriks berkisar 0.ionion dan protein serta RNA. Sama seperti pada kehidupan sehari-hari kita. karbohidrat. dan interaksi antar organisme lain. Komunikasi Antar Sel Sel dapat berkembang apabila sel mampu berkomunikasi dengan sesama sel dan lingkungannya. Dari deefinisi ini nucleus dan organel. yaitu: interaksi antar sel. interaksi antar sel dan matriks ekstraseluler. tempat menimpan bahan-bahan yang sangat berguna bagi kehidupan seperti protein.0010. Matriks sitoplasma merupakan koloid. kita dapat berkembang bila kita mampu berinteraksi dengan sesama dan lingkungan. Komunikasi pada uniseluler dan multiseluler harus berinteraksi dengan lingkungan. Bentuk komunikasi antar sel disebut interaksi antar sel. garam. Molekul sinyal haruslah hidrofobik dan dapat berdifusi dalam membran plasma. namun tidak homogen. Pada tahap transduksi sel tidak semua sinyal berupa . Diawali dengan reseptor dari luar sel yang disebut Ligan. Sitoplasma Sitoplasma adalah cairan sel dan segalasesuatu yang larut didalamnya.tidak dapat dikategorikan sebagai sitoplasma karena keduanya tidak larut dalam cairan sitoplasma. Dalam komunikasi sel terdapat 3 tahap utama. Sitosol merupakan cairan kental yang terdapat dalam sitoplasma. fungsi sitoplasma adalalah sebagai tempat yang menampung organel sel diluar nukleous. baik dalam menanggapi respon maupun memberikan stimulus. Kemudian terjadi tahap transduksi (perubahan informasi). Sitoplasma mengisi daerah dalam sel yang tidak terisi organel dan vesikula. Matriks tersebut terdiri air. Dalam komunikasi pada organisme multiseluler terdapat 3 macam interaksi. dan terlibat dalam kegiatan metabolisme. mempertahankan bentuk sel.4.1µm.

membagi sel atas 2 domain yaitu domain apikal dan basolateral. sel yang telah menerima akan merespon. dan epidermis. anchoring junction yang bertugas untuk melekatkan sel dari sitoskeleton ke matriks ekstraseluler. Kemudian. Cell junction tersusun atas protein.. Ada juga molekul non-protein yang disebut messenger kedua. Protein penyusunnya adalah intracellular anchor proteins . otot. serta rangsangan lain. dan menyegel ruang antar 2 sel serta mencegah lalu lintas molekul di ruang antar sel. Cell junction terdiri dari 3 kelompok. sentuhan. Anchoring junctions tersebar luas dalam jaringan-jaringan hewan dan paling melimpah dalam sel-sel jantung. Sedangkan messenger kedua berperan penting untuk menyampaikan ligan dari membrane sel ke dalam sel. Terakhir. Bentuk dari komunikasi antar sel berupa cell junction atau jembatan intercellular yang terdapat diantara jaringan yang menghubungkan sel dan matriks ekstraseluler. cahaya. occluding junction yang bertugas menghubungkan sel epitel yang satu dengan sel epitel yang lain. Ligan dapat berupa hormon. Messenger pertama berperan dalam mengantar ligan ekstraseluler ke membrane sel.protein. Setelah merespon maka akan terjadi perubahan ekspresi gen. mencegah protein membran di domain apikal bergerak ke domain basolateral. Pertama.

3. . Anchoring junction memiliki 4 bentuk yang berbeda yaitu: 1. memudahkan pergerakan ion-ion dan molekul-molekul kecil seperti gula.dan transmembrane adhesion proteins. 2. Fungsinya untuk menghantarkan stimulus. Terdapat beberapa tipe penyampain sinyal dalam komunikasi sel. Adherens junctions dan desmosom berfungsi untuk memegang sel dan pembentukan nya oleh membrane trans adhesion protein pada family chaderin. sambungan khusus letak sinyal neuron yang berhubungan satu sama lain dengan sel-sel nonsaraf seperti pada otot atau kelenjar. Morfologinya berbeda dengan tight junction. asam amino. Fungsinya menghubungkan sel yang satu dengan sel lainnya melalui retikulum endoplasma. Protein transmembran pada tight junction adalah claudin dan occluding. Cell junction merupakan tipe penyampaian sinyal dengan cara kontak langsung. yaitu: 1. dan RNA (ribonucleat acid) antar sel. yaitu: 1. 2. celah sempit (2-4 nm) diantara dinding sel untuk dilintasi oleh molekul-molekul kecil yang dapat larut dalam air. Communicating junction memiliki 3 perantara. Focal adhesions dan hemidesmosom mengikat sel pada matriks ekstraselular dan pembentukannya oleh membrane trans adhesion protein pada family integrin. communicating junction yang bertugas untuk menjadi perantara sinyal kimia atau elektrik dari satu sel ke sel yang lain. gap junction. tight junction (hanya dimiliki oleh vertebrata): berfungsi menyegel 2 ruang yang ada di sel agar tidak saling melintasi dan mempertahankan perbedaan konsentrasi molekul-molekul hidrofilik kecil diseberang lembaran-lembaran sel epitel. 2. chemical synapses. Ketiga. Occluding junction memiliki 2 jenis. Plasmodesmata hanya terdapat pada tumbuhan. septate junction yang hanya dimiliki invertebrata yang terhubung dengan protein pada tight junction.

Jaringan ikat atau penyambung (konektif). steroid.1. peptida. pada penyampaian sinyal intraseluler. dll. Salah satu dari empat jaringan (jaringan otot. Parakrin merupakan tipe penyampaian sinyal pada sel target jarak dekat sehingga mempengaruhi sel sekitarnya. progesterone. Jaringan Ikat atau Konektif Pada Manusia Jaringan merupakan gabungan dari beberapa atau banyak sel dalam suatu ikatan yang serupa secara structural yang mengalami spesialisasi serta dapat memiliki fungsi tertentu. dalam jumlah sedikiy serat ini tidak berwarna . dan gas terlarut seperti NO dan CO. . atau terikat pada permukaan sel sehingga hanya mempengaruhi sel yang berinteraksi dengan sel pemberi sinyal karena ligan nya tidak dapat larut dalam lemak. serabut protein dan matriks. Sel-sel tersebut tertanam matriks. Matriks merupakan campuran glukosaminoglikan dan protein yang konsistensinya cair sampai semi padat. 3. epitel dan ikat ) yang dimiliki oleh manusia adalah jaringan ikat dan konektif. Selain itu. difusi melalui membrane plasma. Letaknya berada diantara jaringan-jaringan atau organ organ. Sinaptik merupakan tipe penyampain sinyal pada sel target jarak dekat sehingga dapat diteruskan dari satu protein dari dalam sel ke protein sel lain Penyampain sinyal ekstraseluler dapat dilakukan dengan cara eksositosis. derivate asam lemak. jaringan ikat memiliki tiga komponen yaitu sel-sel penyokong.sehingga hanya menempel pada membrane sel. Molekul sinyal berupa protein. namun dalam jumlah banyak serat ini berwarna ini. Endokrin/hormonal merupakan tipe penyampaian sinyal pada sel target jauh sehingga dialirkan melalui pembuluh darah 2. Serat Kolagen Serat ini tersusun paralel dan disusun oleh protein kolagen. ligan nya bersifat lipofilik sehingga lebih mudah berikatan pada reseptor ini. Sel-sel pada jaringan ikat merupakan sel-sel hidup yang letaknya gak berjauhan. Dilihat dari penyusunya. Sedangkan. syaraf. Sedangkan serat proteinnya atau yang disebut fibra terdiri atas: 1. molekul sinyal berupa hormone seperti estrogen. nukleotida.

. Memberi bentuk tubuh. tulang. Kekompakan dan susunan serat. 3. Fungsinya adalah menjaga agar setiap organ melekat pada tempatnya. Tersusun dari protein elastin yang seperti karet dan dalam jumlah banyak berwarna kuning. dan pembuluh darah. lebih tipis dari serat kolagen dan tingkat elastisiitasnya sangat besar. lebar dan kuat. Serat Elastik Serat elastik tidak terbentuk secara berkas melainkan tunggal membentuk serabut yang bercabang. Serat ini banyak terdapat pada kulit. yakni: 1. Proporsi relative berbagai serat. ligamen. 6. Serat retikuler dapat ditemukan pada hati. limpa. Penunjang tubuh. Klasifikasi Klasifikasi jaringan ikat didasarkan atas empat hal. Serat ini banyak terdapat pada bantalan lemak. dan kelenjar-kelenjar limfa. 3. Namun. 2. Fungsinya adalah menghubungkan jaringan ikat dengan jaringan lainnya. Sifat bahan dasar. Serat Retikular Merupakan serat kolagen yang tipis. kolagen yang terdapat pada serat reticular memiliki perbedaan dengan yang terdapat pada serat kolagen. paling halus dibandingkan serat lain namun kurang elastik dan bercabang. Palang pintu terhadap penyebaran bakteri berbahaya dan melakuakan perang terhadap bakteri berbahaya tersebut. 4. A. 2. Sebagai materi pembungkus anatar bagian tubuh. Mengikat berbagai jaringan serta membantu perbaikan jaringan. Strukturnya kasar. memberikan jalur bari pembuluh darah dan syaraf karena sifat jaringan ikat dan substansi dasarnya yang renggang. dan tendon. B. perbedaan dapat dilihat dari jumlah. Fungsi Jaringan Ikat 1. 5.Serat kolagen memiliki sifat elastis. 2. 3. diameter dan susunan fibrilnya. elastisitasnya akan menurun sejalan dengan pertambahan usia.

b. Jaringan ikat aeroal (rengggang) Paling banyak ditemukan didalam tubuh. Jaringan Ikat Embrionik Jaringan ikat embrionik ditemukan pada embrio dan janin yang sedang berkembang. Sel-sel embrionik ini akan berdiferensiasi menjadi jaringan dewasa. 2. membungkus. Jaringan Mukoid Salah satu organ yang memiliki jaringan mukoid adalah korda umbilukus. halus. dan mengemas pada masa embrionik. dan fleksibel sehingga tahan terhadap tekanan Fungsi utama jaringan ikat longgar adalah pengikat dan pengepak material. . klenjar. tetapi hanya dapat dilihat sementara. Atas dasar itulah maka jaringan ikat dibagi menjadi menjadi tiga bagian penting. jaringan ikat terdiri dari sel mesenkim embrionik yang berbentuk bintang. Jaringan ini terdiri dari dua buah kategori yakni: a. Jaringan Ikat Biasa Jaringan ikat biasa ada tiga. yakni: 1. Serat nya memiliki pembuluh darah yang banyak. Jaringan ikat ini banyak ditemuakan disekitar saluran. Mesenkim Secara embriologi.4. diamana banyak organ dan jaringan-jaringan belum terspesialisasi. yaitu: a. Selain itu jaringan mukoid juga dapat dilihat pada saat perkembangan jaringan ikat. dan sebagai tumbuhan bagi jaringan dan organ lainnya. didalam epitel. sel-selnya terkubur didalam matrtiks yang tersusun atas serat kolagen dan elastin. Tipe sel-sel penyusun. Fungsi jaringan ini adalah menyangga.

Sel plasma akan banyak ditemukan pada jaringan terinfeksi. dan pembuluh darah yang tidak terbungkus. 6. Memiliki percabangan dan nukleus yang amat besar dan berbentuk oval. b. Lemak yang disimpan dimaksudkan sebagai cadangan energi. 5. sitoplasmanya bergranula dan berbentuk oval. 4. Ukurannya besar berisi lemak yang berbentuk tetesan-tetesan besar. Jaringan Ikat Rapat Memiliki komponen yang hampir serupa dengan jaringan aeoral namun serat kolagen dan elastiknya lebih rapat.otot. Jaringan ini memiliki enam jenis sel. Makrofag. leukosit bermigrasi dari pembuluh darah ke jaringan ikat. Oleh karena itun makrofag memiliki lisosom yang lebih banyak dan sitoplasma yang lebih besar dibanding fibroblas. Berfungsi dalam imunitas. merupakan sel yang paling banyak terdapat dalam jaringan ikat renggang. memiliki ukuran yang besar namun dengan ukuran nukleus yang lebih kecil dari fibroblas. Sel Mast. Sel Adiposa. Memiliki sebuah nukleus dan bentuknya oval. sel mast akan mengeluarkan sinyal kimia dalam bentuk histamin yang menyebar melalui substansi sekitarnya dan memicu proses peradangan pada jaringan. saraf. disebut juga sel alarm sekresi. Sel ini memiliki kemampuan pagostik. 3. yakni kemampuan untuk mencerna benda asing. Sel mast memiliki ukuran yang besar. Fibroblas . Sel Plasma. Jaringan ini . 2. sel adiposa mengalami spesialisasi menjadi sel yang dapat menyimpan lemak. Makrofag berasal dari sel darah putih yang bermigrasi ke jaringan ikat melewati pembuluh darah. Fungsinya adalah mensintesis antibodi. Hal ini sebagai bagian dari respon imun. Karena setelah jaringan terinfeksi. yakni pagositosis dan produksi antibodi. pembuluh darah. Leukosit. Sementara itu bentuk fibroblas sendiri ireguler karena memilikipercabangan yang ireguler pula. yaitu: 1. Fungsinya adalah untuk mensekresi kolagen dan elemen lain dari ekstraselular matriks jaringan ikat. bakteri berbahaya dan sel yang telah mati. keberadaanya sangat sedikit sekali sehingga jarang ditemukan. Jaringan ini lebih banyak disuusn serat kolagen.

juga memiliki materi tambahan yang membuatnya kaku. penahan penis. Fungsinya adalah untuk proses penyembuhan luka dan menyokong organ-organ lunak. 3. Biasanya terdapat di perikondrium. pita suara dan dinding arteri. mesentrium . Jaringan adiposa dapat ditemukan pada permukaan jantung. Jaringan Ikat Retikular. Keduanya memiliki kemampuan untuk menopang berat badan. c. merupakan tempat penyimpanan lemak berbentuk dropletdroplet intraseluler yang berukuran besar. terbentuk adri serat elastik yang tersusun secara paralel atau dalam bentuk jaring. Jaringan ikat yang Menglami Spesialisasi a. Jaringan Ikat Rapat Ireguler. Jaringan Ikat Elastik. disekitar ginjal dan anak ginjal. dan didalam sumsumtulang. Jaringan Ikat Penunjang Contoh jaringan ikat penunjang adalah kartilago dan jaringan tulang. Jaringan Ikat Rapat Reguler. Sehingga dapat menahan tekanan dari berbagai arah. Jaringan jenis ini terdapat pada tendon. yaitu: 1. Jaringan ikat rapat dibagi menjadi dua. Jaringan ikat elastik dapat ditemukan dalam ligamen seperti ligamen antar tulang belakang. Jaringan Adiposa. e.dapat membentuk tendon sebagai temapt perlekatan otot. kapsul penyusun organ dan pelapis otot serta dalam periosteum. jaringan ini halus dan terdiri atas serat-serat halus yang bercabang. serat kolagennya tidak memiliki bentuk atau ireguler. Ruang antar serat elastik terdapat serat kolagen dan fibroblas. mediastinum. d. Nukleus dan sitoplsmanya menipis. ligamen dan aponeurosis. Serat elastik yang membentuknya bercabang dan berwarna kuning. serat kolagen disusun secar paralel. . karena selain memiliki kolagen yang memberinya daya regang. 2. Sehingga dapat menahan tekanan yang datang secara paralel.

diskus intravertebral. c. Namun matriksnya memiliki lebih banyak kalsium organik dan garam fospat. Terdapat pada laring. Pengerasan ini akan berakhir setelah dewasa atau akhir masa pertumbuhan. b. sehingga lebih keras dan memiliki kemampuan untuk menopang tubuh. Terdapat di telinga eksternakl. Darah Darah merupakan jaringan ikat yang sebagian besarnya tersusun atas cairan. Kartilago dibagi menjadi tiga jenis.1. sifatnya lebih kuat dari kartilago hialin. Tulang memiliki tiga jenis sel yakni: osteoblas yang berfungsi melakukan pembentukan tulang baru saat pertumbuhan. Fibrokartilago. Tulang dewasa memiliki struktur dasar yang disebut sistem harvers. Strukturnya seperti hialin.membran perikondrium dan sebuah matriks yang tidak memiliki pembuluh darah. memiliki kekakuan pergerakan. Sejalan dengan pertambahan umur. Dan dilapisi secara internal oleh endosteum dan secara eksternal oleh perosteum. Kartilago Elastik. osteosit yang mengisi lakuna. air dan protein. dan sebagainya. dan osteoklas sebagai sel tulang yang bertanggung jawab menghancurkan dan mengganti tulang yang dihancurkan tadi dengan tulang sejenis. serat dan matriks. Terdapat pada simfisis pubis. dan sebagainya. b. tetapi serat elastiknya bercabang. yakni: a. Kondrosit terbentuk diantara sejumlah kolagen. trakea. Plasma darah yang merupakan matriks darah tersusun oleh garam mineral. . c. Tulang Terdiri dari sel. laring. bronkus. kartilago ini semakin sedikit dala tubuh karena kartilago ini akan mengeras menjadi tulang. Fibrokartilago merupakan pemersatu tulang dengan sendi. memiliki sifat kenyal karena memiliki ubstansi protein kenyal yang dicampur glukosaminoglikan. Kartilago. epiglotis dan beberapa kartilago laring. kartilago hialin yang bersifat kuat tetapi fleksibel. perbaikan dan pembentukan kembali tulang akibat kecelakaan. Terdiri atas kondrosit yang mengisi lakuna.

Tetapi sebelum sel dapat menggunakan zat-zat ini. sedangkan trasnport aktif adalah pergerakan zat-zat pengemban dalam membran dan juga pergerakan melawan gradient energi seperti dari konsentrasi rendah ke konsentrasi tinggi.Didalam plasma darah tersuspensi erotrosit. Selain itu limfe juga dapat mengangkut lemak dalam system pencernaan. leukosit dan trombosit. Zat-zat di transport melalui membran sel denga dua proses utama. Limfe akan mengambil bakteri dalam jaringan yang dilewatinya. SISTEM TRANSPORT ANTARSEL MELALUI MEMBRAN SEL Cairan di dalam sel tubuh. Misalnya cairan ekstrasel mengandung banyak natrium tetapi hanya mengandung sedikit kalium. A. Cairan ekstrasel memiliki kandungan unsur kimia yang berbeda dengan cairan intrasel. Difusi dapat diartikan sebagai pergerakan bebas zat-zat dengan cara sembarangan yang disebabkan oleh pergerakan kinetik normal. DIFUSI . Selain sebagai alat transportasi tubuh darah juga memiliki peran dalam imunitas. suatu proses pergerakan yang memerlukan energi kimia. sedangkan cairan intrasel hanya mengandung sedikit klorida. d. dan kemudian akan bercampur dengan darah melalui vena subklavia. difusi dan transport aktif. Cairan ekstrasel beredar dalam ruang-ruang antaras sel-sel dan juga bercampur dengan bebas melalui dinding kapiler dengan cairan darah. Limfe memiliki komposisi yang hampir sebanding dengan plasma darah. Cairan limfe terdapat dalam celah semua jaringan. Namun limfe memiliki kandungan limfosit yang besar. Tetapi cairan intrasel mengandung fosfat jauh lebih banyak daripada konsentrasi fosfat cairan ekstrasel. Limfe mengalir melalui pembuluh limfe dan akan kembali ke sistem vena. dinamakan cairan intrasel. Cairan ekstrasel juga mengandung banyak klorida. kemudian membawanya kek kelenjar getah bening untuk dihancurkan. Darah adalah cairan ekstrasel yang menyuplai sel-sel dengan nutrient dan zat-zat lain yang diperlukan untuk fungsi seluler. sangat berbeda dari cairan yang terletak di luar sel yang dinamakan cairan ekstrasel. Selain itu limfe juga mengandung trigliserida. mereka harus di transport melalui membran sel. Limfe Limfe adalah cairan intersistial untuk pertahanan yang terdapat dalam kelenjar getah bening. Cairan ini akan bening ketika berada dalam kapiler getah bening. Perbedaan kandungan unsur-unsur ini sangat penting untuk kehidupan sel dan dipengaruhi oleh sistem transport antarsel melalui membran sel.

tetapi bagian lipid membran merupakan medium cair yang berbeda seluruhnya. Pergerakan partikel-partikel ini. Bila zat sangat larut. kecepatan difusi dari daerah dengan konsentrasi tinggi ke daerah dengan konsentrasi rendah berbanding lurus dengan konsentrasi yang lebih besar dikurangi konsentrasi yang lebih rendah. Bila zat lebih larut dalam lipid daripada dalam air . makin tinggi suhunya²dan pergerakan tidak pernah berhenti dalam keadaan kecuali pada suhu nol absolut. asam lemak dan beberapa zat lain yang kurang penting. atau dalam gas. Dengan kata lain. Tiap-tiap partikel bergerak dengan caranya sendiri-sendiri. kecepatan difusi dari salah satu pinggir ke pinggir lainnya adalah nol. zat-zat dapat berdifusi melalui membran dengan 2 cara: (a) dengan larut dalam lipid dan berdifusi melaui membran dengan cara yang sama seperti difusi yang terjadi di dalam air. atau (b) dengan berdifusi melalui pori-pori kecil yang terdapat dalam membran. termasuk molekul air dan zat-zat yang terlarut. Bila salah satu dari zat ini bersentuhan dengan membran ia akan segera larut dalam lipid dan terus berdifusi dengan cara yang sama seperti difusi dalam air. Akan tetapi. Sebagai akibatnya. 2. poripori ini mungkin merupakan ruang yang dibentuk oleh molekul protein yang menembus melalui membran. yang oleh ahli fisiologi dinamakan panas²makin cepat pergerakannya. molekul terus menerus bergerak secara sembarangan dalam membran dengan cara yang sama seperti ia mengadakan pergerakan sembarangan dalam cairan sekitarnya b) Efek kelarutan lipid pada difusi melalui matriks lipid Faktor primer yang menentukan bagaimana cepatnya zat dapat berdifusi melalui matriks lipid membran sel adalah kelarutannya dalam lipid. sebenarnya ia berdifusi lebih cepat melalui membran .Semua molekul ion dalam cairan tubuh. 1. Pergerakan molekul-molekul antara satu sama lainnya yang terus menerus dalam cairan. yang dinamakan matriks lipid. Zat-zat tersebut adalah oksigen. Jumlah yang sama berdifusi ke masing-masing arah. dan selisih konsentrasi dibagi oleh jarak dinamakan konsentrasi gradien. tetap berada dalam keadaan bergerak. dinamakan difusi. DIFUSI KINETIK²SELISIH KONSENTRASI Bila sejumlah besar zat yang terlarut diletakkan dalam pelarut pada salah satu pinggir ruang . alkohol. mungkin sebagian pada masing-masing permukaannya diliputi oleh suatu lapisan protein. ia dengan segera mulai berdifusi ke arah pinggir yang berlawanan. ia dengan mudah larut dalam membran dan karena itu dapat melaluinya. Oleh Karena itu. Cairan pada tiap-tiap sisi membran diduga menembus bagian protein membran dengan mudah. bekerja sebagai pembatas antara cairan ekstrasel dan intrasel. DIFUSI MELALUI MEMBRAN SEL Membran sel pada hakekatnya adalah suatu lapisan zat lipid. bila konsentrasi zat pada salah satu pinggir lebih besar daripada konsentrasi zat pada salah satu pinggir lainnya. Perubahan konsentrasi total sepanjang aksis ruangan dinamakan selisih konsentrasi. karbondioksida. a) Difusi dalam keadaan terlarut melalui bagian lipid membran Beberapa zat larut dalam lipid membran sel dan dalam air. Ion-ion berdifusi dengan cara yang sama seperti molekul. ia mulai berdifusi ke arah pinggir yang pertama. Bila zat dalam jumlah yang sama diletakkan pada pinggir yang berlawanan ruangan.

untuk zat yang ditransport dengan pengemban. Sebaliknya. Dalam kasus transport glukosa. Gula yang paling penting adalah glukosa. sedangkan difusi yang dipermudah. Banyak dinamika difusi yang dipermudah sama seperti dinamika transport aktif. Ini berarti bahwa berbagai gula tertentu melalui membran. Jadi. tanpa pengemban. ditentukan oleh jumlah pengemban yang tersedia atau oleh kecepatan reaksi2 kimia antara zat antara dengan pengemban d) Difusi melalui pori-pori membran Beberapa zat seperti air dan banyak ion-ion yang larut lainnya.daripada dalam air sekitarnya. Ikatan ini larut dalam senyawa lipid sehingga dapat berdifusi ke sisi membran lainnya. walaupun tidak diketahui apakah ini disebabkan oleh pengaruh insulin meningkatkan jumlah pengemban dalam membran atau meningkatkan kecepatan reaksi kimia yang berlangsung antara glukosa dan pengemban. Sifat pori-pori ini tidak . zat hanya dapat bergerak dari konsentrasi tinggi ke konsentrasi rendah. efek pengemban adalah untuk membuat glukosa dapat larut dalam membran. Bila konsentrasinya menjadi besar . Insulin dalam jumlah besar dapat menaikkan kecepatan transport glukos sekitar 7-10 kali. sedangkan pengemban bergerak kembali ke permukaan luar membran untuk mengangkut lebih banyak glukosa dan juga ditransportnya ke dalam sel. Perbedaan utama antara ke duanya adalah bahwa transport aktif dapat menggerakkan zat melalui memran dari konsentrasi rendah pada suatu sisi ke konsentrasi tinggi sisi lainnya. Untuk dapat melalui membran sel. yang sangat larut. zat yang sangat sukar larut dalam lipid akan sangat dihambat difusinya. tampaknya melaluui celah-celah membran sel yang dinamakan pori-pori membran. glukosa tidak dapat melalui membran . berarti bahwa kecepatan difusi yang dipermudah yang akan terjadi. sistem menjadi jenuh. kecepatan keseluruhan sangat diperbesar oleh insulin yang merupakan hormon primer yang disekresi oleh pankreas. glukosa (GI) harus bereaksi terlebih dahulu dengan zat pengemban (C) membentuk senyawa CGI. Akan tetapi . jumlah pengemban yang ada dan kecepatan reaksi-reaksi kimia yang berlangsung. hubungan ini hanya terdapat bila konsentrasi zat sangat kecil. melalui matriks lipid beberapa kali lebih cepat daripada melalui air. di mana glukosa dilepaskan dari pengemban dan masuk ke bagian dalam sel. Suatu perbedaan penting antara difusi yang dipermudah dan difusi sederhana dari partikel melalui membran adalah bahwa kecepatan difusi partikel-partikel bebas hampir sebanding dengan selisih konsentrasi antara partikel-partikel di ke dua sisi membran. Kecepatan zat-zat melalui membran dengan difusi yang dipermudah tergantung pada selisih konsentrasi zat-zat pada ke dua sisi membran. Misalnya oksigen. sedangkan air sendiri yang sukar larut dalam lipid hampir tidak bisa melewat lipid c) Difusi dengan pengemban (carrier) dan difusi dipermudah (facilitated difussion) Beberapa zat yang sangat sukar larut dalam lipid dan tetap dapat melalui matriks lipid dengan proses yang dinamakan difusi dengan pengemban atau difusi yang dipermudah.

Bagaimanapun juga. ca akan dipompa keluar sel agar konsentrasi Ca dalam sel rendah. dapat dengan mudah melalui pori-pori dalam beberapa per seratus detik. atau mungkin mereka merupakan molekul protein besar yang menembus melalui membran sel dan memberikan jalan bagi pergerakan zat. Transport aktif sekunder juga terdiri atas co-transport dan counter transport (exchange). TRANSPORT AKTIF Merupakan kebalikan dari transpor pasif dan bersifat tidak spontan. Pada Ca pump. Transport aktif primer Transport aktif primer memakai energi langsung dari ATP. B. 3 Na akan dipompa keluar sel sedang 2 K akan dipompa kedalam sel. Transpor aktif membutuhkan bantuan dari beberapa protein. meskipun asam amino atau glukosa di dalam sel konsentrasinya lebih tinggi dari luar sel. Natrium yang masuk akibat perbedaan konsentrasi mengikutkan glukosa atau asam amino ke dalam sel. Pada Na-K pump. misalnya sel darah merah. yang bersifat seperti mereka adalah lubang bulat kecil dengan diameter kira-kira 8 amstrong dan luas total pori-pori1/16000 luas permukaan total sel. Contoh protein yang terlibat dalam transpor aktif ialah channel protein dan carrier protein. mungkin mereka merupakan lubang sederhana yang dibatasi oleh molekul protein . misalnya pada Na-K pump dan Ca pump. lubang pada membran sel ini dinamakan ³pori-pori´. tetapi asam amino atau . Transport sekunder co-transport Pada transport sekunder co-transport . glukosa atau asam amino akan ditransport masuk dalam sel mengikuti masuknya Natrium. Arah perpindahan dari transpor ini melawan gradien konsentrasi.zat yang larut dalam air melalui aksis molekul. serta ionophore Transport aktif terbagi atas transport aktif primer dan sekunder. molekul-molekul dan ion-ion berdifusi secara cepat sehingga seluruh volume cairan pada beberapa jenis sel. Walaupun luas total pori-pori kecil.diketahui.

Langkah-langkahnya pada dasarnya merupakan kebalikan dari eksositosis. Molekul besar (seperti protein. polisakarida. Begitu kantong ini semakin dalam. hal ini untuk menjaga kadar Ca intrasel. dan masuknya obat. pertumbuhan dan diferensiasi. TRANSPORTASI VASKULER Sejauh ini penjelasan proses hanya untuk molekul kecil. masuknya ion Na ke dalam sel akan menyebabkan bahan lain ditransport keluar. presentasi antigen. . adhesi dan migrasi sel. C. Endositosis dibutuhkan untuk berbagai macam fungsi yang penting bagi sel. Sebagian kecil luas membran plasma terbenam ke dalam membentuk kantong. khususnya pada otot jantung sehingga berperan pada kontraktiitas jantung. masuknya patogen. kantong ini terjepit membentuk vesikula yang berisi materi yang didapat dari luar selnya. Pada Na-Ca exchange. 3 ion Na akan ditransport kedalam sel untuk setiap 1 ion Ca yang ditransport keluar sel. mitosis. Sehingga glukosa atau asam amino ditransport secara transport aktif sekunder co-transport Transport sekunder counter-transport Pada proses counter transport/exchange. Na-H exchange terutama berperan mengatur konsentrasi ion Na dan Hidrogen dalam tubulus proksimal ginjal.glukosa ini memakai energi dari Na (akibat perbedaan konsentrasi Na). karena endositosis dapat meregulasi berbagai macam proses seperti pengambilan nutrisi. sehingga turut mengatur pH dalam sel. dan nukleotida) dan bahkan seluruh sel yang berpindah keluar dan masuk menggunakan membran vaskuler Endositosis Endositosis adalah transpor makromolekul dan materi yang sangat kecil ke dalam sel dengan cara membentuk vesikula baru dari membran plasma. neurotransmisi. polaritas sel. Misalnya pada Na-Ca exchange dan Na-H exchange. reseptor sinyal.

Misalnya sel tertentu dalam pankreas menghasilkan hormon insulin dan mensekresikannya ke daam darah melalui eksositosis. Ketika sel tumbuhan sedang membuat dinding.Eksositosis Eksositosis adalah mekanisme transpor molekul besar seperti protein dan polisakarida.Vesikula transpor yang lepas dari aparatus Golgi dipindahkan oleh sitoskeleton ke membran plasma. Ketika membran vesikula dan membran plasma bertemu. Contoh lain adalah neuron atau sel saraf yang menggunakan eksositosis untuk melepaskan sinyal kimiawi yang merangsang neuron lain atau sel otot.Banyak sel sekretoris menggunakan eksositosis untuk mengirim keluar produk-produknya. eksositosis mengeluarkan karbohidrat dari vesikula Golgi ke bagian luar selnya. Kandungan vesikulanya kemudian tumpah ke luar sel. molekul lipid membran menyusun ulang dirinya sendiri sehingga kedua membran bergabung. melintasi membran plasma dari dalam ke luar sel (sekresi) dengan cara menggabungkan vesikula berisi molekul tersebut dengan membran plasma. .

30) 5.id/profile/pdf/iriawati/bahankuliah/bahan2/KOMUNIKASI%20SEL. dkk. Noname. anne.wordpress.ac. Noname. http://www. 2000. http://nadjeeb. Noname. Campbell. Reece-Mitchell.com/komunikasi-antar-sel.Daftar Pustaka 1.htm (15/02/2011 pkl 18.sith.pdf (9/2/10 pkl 21. Lauralee.biologymad.45) . Iriawati. Jakarta: Erlangga 4. http://www. http://www.http://id.anneahira.27) 3. 2001.com/sistem-transport-pada-sel/ (16/02/2011 pkl 20. Ahmad Ridwan.com/cells/cellmembrane.org/wiki/Interaksi_Sel_dan_Lingkungannya (14/2/2011 pkl 11.htm (9/2/10 pkl 21. Sherwood.itb.20 WIB) 7.00) 6.wikipedia. Fisiologi Manusia dari sel ke sistem edisi 2. BIOLOGY Fifth edition. Jakarta: EGC 2. Ahira.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful