P. 1
Makalah Sel dan jaringan

Makalah Sel dan jaringan

|Views: 8,616|Likes:
Published by Cindy Orange

More info:

Published by: Cindy Orange on Mar 01, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

10/01/2013

pdf

text

original

SEL DAN JARINGAN

KELAS G 402/403 KELOMPOK 7 Cindy, 1006677196 Ery Irawan, 1006677302 Nisa Deyasningrum,1006677662 Nurmayanti,1006772771 Tri Setia Nugraha, 1006677933

Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia 2010

SEL

1. Mengenal Sel Sel merupakan satuan terkecil makhluk hidup baik secara struktual maupun fungsional. Sel memiliki sifat mikroskopik. Ukurannnya pun sangat kecil bahkan mikroskopik. Diameternya berkisar antara 1 m sampai 100 m sehingga tidak bisa dilihat dengna mata telanjang, dan untuk melihatnya kita membutuhkan mikroskop. Oleh karena itu perkembangan ilmu tentang sel atau biologi sel tidak terlepas dari perkembangan kemajuan teknologi mikroskop. Dalam biologi, sel akan dikaji secara mikroskopik dan molekuler sehingga diketahui segala sesuatu yang berhubungan dengan sel seperti fisiologi sel, struktur, dan lain sebagainya. Mikroskop yang digunakan untuk penelitian sel pada masa sekarang sudah jauh lebih berkembang dibandingkan empat abad yang lalu pada saat Robert Hooke menemukan sel untuk pertama kalinya. Jika pada saat itu Robert Hooke hanya menggunakan mikroskop cahaya yang hanya mampu melakukan perbesaran 1.ooo kali ukuran aslinya, maka mikroskop yang sekarang kerap digunakan sudah lebih canggih yakni menggunakan mikroskop electron yang perbesarannya bisa jutaan kali dari ukuran aslinya. Sehingga organel dan benda-benda sangat kecil lainnya sangat mungkin untuk ditemukan dan dikaji lebih dalam. Adapun hasil kajian dari ditemukannya mikroskop electron adalah diketahuinya struktur dan fungsi organel sel, sehingga sel bisa dikembangkan untuk dimanfaatkan manusia dalam berbagai bidang.

2. Struktur dan Fungsi Organel Sel Sel memiliki empat bagian utama, yakni nukleus, sitoplasma, organel sitoplasma, dan membrane plasma. Organel sel terdiri dari nucleus dan organel sitoplasma. 1. Nukleus Nucleus merupakan organel terbesar yang dimiliki sel. Rata-rata diameter nucleus yang dimiliki oleh sel eukariotik adalah 5 m. Struktur nucleus memiliki membran ganda berupa lipid bilayer dan protein yang antar membrane tersebut terpisah sejauh 20-40 m. Jarak ini bermanfaat untuk memungkinkan terjadinya distribusi nutrisi antara sitoplasma dan nucleus. Paad membrane ganda tersebut terdapat pori-pori yang berdiameter 0,1 m.

b.Membrane dalam nucleus strukturnya halus. Ribosom tersusun atas RNA ribosomal dan hamper 80 jenis protein. . karena dapat memproduksi energi dalam bentuk ATP yang diperoleh dari penguraian nutrisi tubuh seperti glukosa. Membrane luar juga langsungmenyatu dengan Retikulum endoplasma (RE). Bentuknya seperti gumpalan tak beraturan dan menyebar keseluruh nucleus. asam amino dan asam lemak. Fungsi nukleus adalah sebagai pusat pengaturan seluruh aktivitas seluler. DNA. Lipatan-lipatan tersebut disebut Krista. Organel Sitoplasma a. Ruang antar Krista dipenuhi oleh matriks yang berisi protein. Ribosom bebas pada sitoplasma menggunakan hasil sintesis protein untuk dirinya sendiri. Mitokondria Mitokondria ditemukan di semua sel kecuali pada eritrosit. Struktur nukleus lainnya adalah kromatin yang merupakan sebuah materihasil pegngorganisasian DNA dan protein. Panjang Krista berkisar antara 1-10 m. RNA dan ribosom. Jumlah mitokondria dalam satu sel berkisar antara 100-2. Ribosom Ribosom merupakan granula-granula yan berdiameter 25 m. Ribosom ada yang melekat pada RE kasar dan ada yang pada sitoplasma. Mitokondria berbentuk batang atau oval yang dibungkus oleh dua buah membran. sedangkan yang luar kasar. Yang mana membrane terdalam mengalami pelipatan kedalam matriks mitokondria. Kromatin berwarna biru. mengontrol sintesis protein di sitoplasma serta reproduksi sel. Hal itu dikarenakan membrane luar mengandung ribosom.000 buah. Ukuran ribosom pada eukariotik adala 20-30nm Fungsi ribosom adalah sebagai tempat sintesis protein. Selain itu mitokondria juga menghasilkan enzim untuk siklus asam nitrat dan transport electron. 2. Akibat dari lipatan-lipatan Krista adalah bertambahnya bidang permukaan Krista. Fungsi dari mitokondria adalah sebagai saalh satu sumber energi sel. Ribosom bisa ditemukan sebagai grandula individual dan poliribosom atau banyak. Sedangkan ribosom pada RE kasar hasil sintesis protein akan dikeluarkan ke sel.

virus dan toksin. d. Lisosom Lisosom merupakan kantung kecil terikat membran yang didalamnya terdapat enzim pencernaan yang dapat menghidrolisis protein. lisosom dikategorikan menjadi dua jenis yakni lisosom primer yang mengandung enzim saja dan lisosom sekunder yang selain mengandung enzim juga mengandung materi terdegradasi. Pada RE halus (agranular) dapat mensintesis hormone endokrin dan sel hati. Enzim lisosom akan bekerja maksimal pada ph seekitar 5. polisakarida. 2. .mnawarkan obat dan racun serta kontraksi otot. Satu badan golgi terdiri dari 6-7 kantong datar yang terikat membrane. lemak dan asam nukleat. Pertumbuhan dan perbaikan sel. Reticulum endoplasma kasar memiliki ribosom sedangkan yang halus tidak. 3. Reticulum endoplasma berfungsi sebagai tempat sintesis. Fungsi lisosom adalah : 1. Memiliki sel pagosit yang dapat memakan bakteri. RE terdiri atas tubulus dan kantong yang gepeng. Sedangkan RE kasar (granular) sebagai tempat sintesis protein dan sekresi protein seperti enzim pencernaan. Badan Golgi Badan golgi terdiri dari kantung membrane gepeng atau pipih dan bertumpuk serta melekuk seperti roti pita.ratusan badan golgi. yangmana lebih dari separuh membrane sel merupakan RE.c. Lekukan konveks mengarah ke reticulum endoplasma dan nucleus. Bentuk kantongnya melekuk. sedangkan yang konkaf ke eksterna sel. transport dan penyimpanan produk sel. Terlibat juga dalam metabolisme lemak dan karbohidrat. RE terhubung langsung dengan nucleus. Serta sintesis lipid dan gliserol serta pemecahan glikogen. Reticulum Endoplasma (RE) dapat dikategorikan menjadi dua jenis yakni RE kasar dan halus. Retikulum Endoplasma Tersusun seperti labirin yang disebut sisterna. Hal ini berhubungna dengan fisiologinya. penyortiran dan pengiriman produk RE serta memproses protein yang memiliki fungsi intraseluler seperti lisozim. Pencernaan intraseluler dalam berbagai keadaan. RE merupakan jaringan yang sangat luas dan kontinu. penyimpanan. Dalam satu sel terdapat 1. Fungsi adalah sebaagi tempat modifikasi. e.

. 2. Biasanya ditemukan dibawah merman plasma dan berbentuk fibril atau berkas-berkas. Sitoskeleton Fungsi sitoskeleton adalah mempertahankan bentuk sel dan memberikan dukungan secara mekanis bagi sel dalam melakukan fungsinya. selain itu juga dapat berfungsi sebagai tempat tertambatnya beberapa organel dan mengantarkan sinyal dari luar sel kedalam sel. Fungsinya adalah mempertahankan bentuk sel. Peroksisom Peroksisom merupakan organel kecil yang memiliki ruang metabolisme khusus yang dibungkus membrane tunggal. Sitoskeleton terdiri dari mikrofilamen. tempat bertautnya nucleus dan organel tertentu dan pembentukan lamina nucleus. merupakan rantai molekul kitin yang berbentuk heliks dan terbuat dari protein serta memiliki diameter sekitar 7 nm. 1. metabolisme lipid sehingga dapat diangkut ke mitokondria sebagai bahan untuk respirasi dan fungsi lain adalah untuk detoksifikasi. Fungsinya adalah mempertahankan bentuk sel. Mikrotubulus. Jumlah peroksisom dalam satu sel berkisar 200 buah. motilitas sel seperti pada sillia dan atau flagella. g. serta motilitas sel. Mikrotubulus letaknya tersebar di sitoplasma. Didalamnya terdapat enzim oksidatif. pembelahan dan perubahan bentuk sel. 3. Mikrofilamen.sitoskeleton juga memiliki peran utama dalam pengorganisasian struktur dan organ sel. Strukturnya merupakan protein serabut yang menggulung menjadi kabel yang lebih tebal. Fungsi peroksisom adalah melindungi sel dari pengaruh H2O2 yang merusak. disebut filament intermediet karena ukurannya diantara dua filament lainnya.f. pergerakan kromosom saat pembelahan sel dan pergerakan organel. mikrotubulus dan filamen intermediet. Filamen Intermediet. merupakan pipa atau tabung berongga dengan panjang 20-25 nm yang dindingnya terdiri dari 13 kolom tubulin. Fungsinya adalah untuk kontraksi. Fungsi sitoskeleton mirip dengan fungsi rangka pada manusia yang memungkinkan sel untuk bergerak. kontraksi otot. Ukurannya diatas mikrofilamen nanum dibawah mikrotubulus yakni 8-12 nm. aliran sitoplasma. Tubulin tersebut terdiri atas tubulin alfa dan beta.

Membrane plasma bersifat selektif parmeabel. Membrane plasma terdiri dari dua lapis lemak yang diantara dua lapis lemak trsebut terdapat protein globuler. Protein integral menembus lapisan ganda dan terikat pada ekor nonpolar. 3.h. dalam membrane plasma juga terdapat karbohidrat yang terikat pada protein (glikoprotein) dan lemak (glikolipid). Protein pada membrane terdiri atas dua kategori. Ukuran flagella lebih panjang daripada sillia. Kedua silinder tersebut dikelilingi oleh sebuah cncin tubulus ganda yang memiliki sembilan ruang. Membran Plasma Membrane plasma memisahkan bagian dalam sel dengan lingkungannya.yakni protein integral dan globuler. tempat komunikasi antar sel dan antara sel dengan lingkungan. Setiap silia dan atau flagella masing-masing terdiri atas dua silinder. . Fungsi membrane plasma ini adalah sebagai penerima rangsang dari luar. Flagella pada sperma misalnya dapat membantu mendorong sel sperma. Fungsinya keduannya adalah untuk pergerakan. Sillia dan Flagela Keduannya terdiri atas silinder yang terdiri dari semblan filament. Sedangkan protein perfier dapat terlepas dari membrane namun bisa juga terikat namun ikatannya longgar. Selain terdapat lipid dan lemak. dan sebagai penahan aliran zat dari dan ke sel. Silia bahkan dapat memindahkan cairan atau mukosa melalui permukaan sel. Lapisan ini memiliki ketebalan sekitar 6-10 nm.

0010. Bentuk komunikasi antar sel disebut interaksi antar sel. karbohidrat. Dari deefinisi ini nucleus dan organel. Sitosol merupakan cairan kental yang terdapat dalam sitoplasma. Kemudian terjadi tahap transduksi (perubahan informasi). Sitoplasma mengisi daerah dalam sel yang tidak terisi organel dan vesikula. Molekul sinyal haruslah hidrofobik dan dapat berdifusi dalam membran plasma. Sama seperti pada kehidupan sehari-hari kita.ionion dan protein serta RNA. Sitoplasma Sitoplasma adalah cairan sel dan segalasesuatu yang larut didalamnya. fungsi sitoplasma adalalah sebagai tempat yang menampung organel sel diluar nukleous. Matriks tersebut terdiri air. dan interaksi antar organisme lain. yaitu: interaksi antar sel. namun tidak homogen. Dalam komunikasi pada organisme multiseluler terdapat 3 macam interaksi. Ukuran partikel yang terlarut dalam matriks berkisar 0. baik dalam menanggapi respon maupun memberikan stimulus. dan terlibat dalam kegiatan metabolisme.4. garam. Komunikasi pada uniseluler dan multiseluler harus berinteraksi dengan lingkungan. molekul-molekul kecil terlarut seperti enzim. mempertahankan bentuk sel. Komunikasi Antar Sel Sel dapat berkembang apabila sel mampu berkomunikasi dengan sesama sel dan lingkungannya. Pada tahap transduksi sel tidak semua sinyal berupa . Diawali dengan reseptor dari luar sel yang disebut Ligan. Matriks sitoplasma merupakan koloid. lalu diterima oleh molekul reseptor intrasel. kita dapat berkembang bila kita mampu berinteraksi dengan sesama dan lingkungan.1µm. tempat menimpan bahan-bahan yang sangat berguna bagi kehidupan seperti protein. Dalam komunikasi sel terdapat 3 tahap utama.tidak dapat dikategorikan sebagai sitoplasma karena keduanya tidak larut dalam cairan sitoplasma. interaksi antar sel dan matriks ekstraseluler.

membagi sel atas 2 domain yaitu domain apikal dan basolateral. Pertama. Ligan dapat berupa hormon. occluding junction yang bertugas menghubungkan sel epitel yang satu dengan sel epitel yang lain. mencegah protein membran di domain apikal bergerak ke domain basolateral. dan menyegel ruang antar 2 sel serta mencegah lalu lintas molekul di ruang antar sel. Anchoring junctions tersebar luas dalam jaringan-jaringan hewan dan paling melimpah dalam sel-sel jantung. cahaya. Messenger pertama berperan dalam mengantar ligan ekstraseluler ke membrane sel. Cell junction terdiri dari 3 kelompok. sentuhan. otot.. Protein penyusunnya adalah intracellular anchor proteins . Bentuk dari komunikasi antar sel berupa cell junction atau jembatan intercellular yang terdapat diantara jaringan yang menghubungkan sel dan matriks ekstraseluler. Cell junction tersusun atas protein. Sedangkan messenger kedua berperan penting untuk menyampaikan ligan dari membrane sel ke dalam sel. Kemudian. sel yang telah menerima akan merespon. dan epidermis. Setelah merespon maka akan terjadi perubahan ekspresi gen.protein. anchoring junction yang bertugas untuk melekatkan sel dari sitoskeleton ke matriks ekstraseluler. Ada juga molekul non-protein yang disebut messenger kedua. Terakhir. serta rangsangan lain.

communicating junction yang bertugas untuk menjadi perantara sinyal kimia atau elektrik dari satu sel ke sel yang lain. Focal adhesions dan hemidesmosom mengikat sel pada matriks ekstraselular dan pembentukannya oleh membrane trans adhesion protein pada family integrin. Fungsinya menghubungkan sel yang satu dengan sel lainnya melalui retikulum endoplasma. Adherens junctions dan desmosom berfungsi untuk memegang sel dan pembentukan nya oleh membrane trans adhesion protein pada family chaderin. 2. Plasmodesmata hanya terdapat pada tumbuhan. sambungan khusus letak sinyal neuron yang berhubungan satu sama lain dengan sel-sel nonsaraf seperti pada otot atau kelenjar. gap junction. dan RNA (ribonucleat acid) antar sel. memudahkan pergerakan ion-ion dan molekul-molekul kecil seperti gula. Protein transmembran pada tight junction adalah claudin dan occluding. 2. Ketiga.dan transmembrane adhesion proteins. 3. celah sempit (2-4 nm) diantara dinding sel untuk dilintasi oleh molekul-molekul kecil yang dapat larut dalam air. chemical synapses. Occluding junction memiliki 2 jenis. . Anchoring junction memiliki 4 bentuk yang berbeda yaitu: 1. yaitu: 1. Communicating junction memiliki 3 perantara. Terdapat beberapa tipe penyampain sinyal dalam komunikasi sel. Fungsinya untuk menghantarkan stimulus. Cell junction merupakan tipe penyampaian sinyal dengan cara kontak langsung. septate junction yang hanya dimiliki invertebrata yang terhubung dengan protein pada tight junction. asam amino. Morfologinya berbeda dengan tight junction. 2. tight junction (hanya dimiliki oleh vertebrata): berfungsi menyegel 2 ruang yang ada di sel agar tidak saling melintasi dan mempertahankan perbedaan konsentrasi molekul-molekul hidrofilik kecil diseberang lembaran-lembaran sel epitel. yaitu: 1.

steroid. Sel-sel pada jaringan ikat merupakan sel-sel hidup yang letaknya gak berjauhan. Sedangkan. Matriks merupakan campuran glukosaminoglikan dan protein yang konsistensinya cair sampai semi padat. peptida. Salah satu dari empat jaringan (jaringan otot. dll. Jaringan ikat atau penyambung (konektif). . progesterone. difusi melalui membrane plasma. Dilihat dari penyusunya. 3. epitel dan ikat ) yang dimiliki oleh manusia adalah jaringan ikat dan konektif. serabut protein dan matriks.sehingga hanya menempel pada membrane sel. namun dalam jumlah banyak serat ini berwarna ini. ligan nya bersifat lipofilik sehingga lebih mudah berikatan pada reseptor ini. jaringan ikat memiliki tiga komponen yaitu sel-sel penyokong. Sinaptik merupakan tipe penyampain sinyal pada sel target jarak dekat sehingga dapat diteruskan dari satu protein dari dalam sel ke protein sel lain Penyampain sinyal ekstraseluler dapat dilakukan dengan cara eksositosis. pada penyampaian sinyal intraseluler. syaraf. Endokrin/hormonal merupakan tipe penyampaian sinyal pada sel target jauh sehingga dialirkan melalui pembuluh darah 2. Sedangkan serat proteinnya atau yang disebut fibra terdiri atas: 1. Selain itu. Serat Kolagen Serat ini tersusun paralel dan disusun oleh protein kolagen. atau terikat pada permukaan sel sehingga hanya mempengaruhi sel yang berinteraksi dengan sel pemberi sinyal karena ligan nya tidak dapat larut dalam lemak. Jaringan Ikat atau Konektif Pada Manusia Jaringan merupakan gabungan dari beberapa atau banyak sel dalam suatu ikatan yang serupa secara structural yang mengalami spesialisasi serta dapat memiliki fungsi tertentu. molekul sinyal berupa hormone seperti estrogen. dalam jumlah sedikiy serat ini tidak berwarna .1. Sel-sel tersebut tertanam matriks. dan gas terlarut seperti NO dan CO. derivate asam lemak. Parakrin merupakan tipe penyampaian sinyal pada sel target jarak dekat sehingga mempengaruhi sel sekitarnya. Molekul sinyal berupa protein. nukleotida. Letaknya berada diantara jaringan-jaringan atau organ organ.

yakni: 1. Palang pintu terhadap penyebaran bakteri berbahaya dan melakuakan perang terhadap bakteri berbahaya tersebut. Serat ini banyak terdapat pada kulit. Serat Retikular Merupakan serat kolagen yang tipis. Serat retikuler dapat ditemukan pada hati. Fungsinya adalah menghubungkan jaringan ikat dengan jaringan lainnya. Fungsinya adalah menjaga agar setiap organ melekat pada tempatnya. B. Serat Elastik Serat elastik tidak terbentuk secara berkas melainkan tunggal membentuk serabut yang bercabang. lebih tipis dari serat kolagen dan tingkat elastisiitasnya sangat besar. Fungsi Jaringan Ikat 1. Strukturnya kasar. ligamen. 2. Serat ini banyak terdapat pada bantalan lemak. 2. Sifat bahan dasar. 5. limpa. Namun. dan tendon. 3. Kekompakan dan susunan serat. 3. diameter dan susunan fibrilnya. A. Penunjang tubuh. tulang. dan pembuluh darah. Sebagai materi pembungkus anatar bagian tubuh. elastisitasnya akan menurun sejalan dengan pertambahan usia. perbedaan dapat dilihat dari jumlah. paling halus dibandingkan serat lain namun kurang elastik dan bercabang. 4. kolagen yang terdapat pada serat reticular memiliki perbedaan dengan yang terdapat pada serat kolagen. Mengikat berbagai jaringan serta membantu perbaikan jaringan. 2. Klasifikasi Klasifikasi jaringan ikat didasarkan atas empat hal. 6. 3. Proporsi relative berbagai serat. lebar dan kuat.Serat kolagen memiliki sifat elastis. dan kelenjar-kelenjar limfa. . Tersusun dari protein elastin yang seperti karet dan dalam jumlah banyak berwarna kuning. Memberi bentuk tubuh. memberikan jalur bari pembuluh darah dan syaraf karena sifat jaringan ikat dan substansi dasarnya yang renggang.

sel-selnya terkubur didalam matrtiks yang tersusun atas serat kolagen dan elastin. b. yakni: 1. membungkus. dan fleksibel sehingga tahan terhadap tekanan Fungsi utama jaringan ikat longgar adalah pengikat dan pengepak material. Serat nya memiliki pembuluh darah yang banyak. Fungsi jaringan ini adalah menyangga. dan sebagai tumbuhan bagi jaringan dan organ lainnya. Jaringan ini terdiri dari dua buah kategori yakni: a. Mesenkim Secara embriologi.4. Tipe sel-sel penyusun. Selain itu jaringan mukoid juga dapat dilihat pada saat perkembangan jaringan ikat. Sel-sel embrionik ini akan berdiferensiasi menjadi jaringan dewasa. Jaringan ikat aeroal (rengggang) Paling banyak ditemukan didalam tubuh. jaringan ikat terdiri dari sel mesenkim embrionik yang berbentuk bintang. Atas dasar itulah maka jaringan ikat dibagi menjadi menjadi tiga bagian penting. . Jaringan Ikat Embrionik Jaringan ikat embrionik ditemukan pada embrio dan janin yang sedang berkembang. Jaringan Ikat Biasa Jaringan ikat biasa ada tiga. yaitu: a. 2. dan mengemas pada masa embrionik. didalam epitel. tetapi hanya dapat dilihat sementara. klenjar. diamana banyak organ dan jaringan-jaringan belum terspesialisasi. Jaringan Mukoid Salah satu organ yang memiliki jaringan mukoid adalah korda umbilukus. Jaringan ikat ini banyak ditemuakan disekitar saluran. halus.

4. Makrofag berasal dari sel darah putih yang bermigrasi ke jaringan ikat melewati pembuluh darah. sitoplasmanya bergranula dan berbentuk oval. pembuluh darah. yaitu: 1. disebut juga sel alarm sekresi. Fibroblas . Sel plasma akan banyak ditemukan pada jaringan terinfeksi.otot. Sel Mast. 5. 3. Sementara itu bentuk fibroblas sendiri ireguler karena memilikipercabangan yang ireguler pula. Fungsinya adalah mensintesis antibodi. 2. Jaringan Ikat Rapat Memiliki komponen yang hampir serupa dengan jaringan aeoral namun serat kolagen dan elastiknya lebih rapat. keberadaanya sangat sedikit sekali sehingga jarang ditemukan. saraf. bakteri berbahaya dan sel yang telah mati. Sel mast memiliki ukuran yang besar. Sel Adiposa. Leukosit. Makrofag. b. Fungsinya adalah untuk mensekresi kolagen dan elemen lain dari ekstraselular matriks jaringan ikat. Jaringan ini memiliki enam jenis sel. Jaringan ini lebih banyak disuusn serat kolagen. Sel Plasma. dan pembuluh darah yang tidak terbungkus. yakni kemampuan untuk mencerna benda asing. Berfungsi dalam imunitas. leukosit bermigrasi dari pembuluh darah ke jaringan ikat. Hal ini sebagai bagian dari respon imun. Sel ini memiliki kemampuan pagostik. sel mast akan mengeluarkan sinyal kimia dalam bentuk histamin yang menyebar melalui substansi sekitarnya dan memicu proses peradangan pada jaringan. memiliki ukuran yang besar namun dengan ukuran nukleus yang lebih kecil dari fibroblas. Karena setelah jaringan terinfeksi. yakni pagositosis dan produksi antibodi. Memiliki percabangan dan nukleus yang amat besar dan berbentuk oval. Oleh karena itun makrofag memiliki lisosom yang lebih banyak dan sitoplasma yang lebih besar dibanding fibroblas. Jaringan ini . Lemak yang disimpan dimaksudkan sebagai cadangan energi. sel adiposa mengalami spesialisasi menjadi sel yang dapat menyimpan lemak. Memiliki sebuah nukleus dan bentuknya oval. Ukurannya besar berisi lemak yang berbentuk tetesan-tetesan besar. merupakan sel yang paling banyak terdapat dalam jaringan ikat renggang. 6.

Nukleus dan sitoplsmanya menipis. dan didalam sumsumtulang. juga memiliki materi tambahan yang membuatnya kaku. merupakan tempat penyimpanan lemak berbentuk dropletdroplet intraseluler yang berukuran besar. Fungsinya adalah untuk proses penyembuhan luka dan menyokong organ-organ lunak. Sehingga dapat menahan tekanan dari berbagai arah. Serat elastik yang membentuknya bercabang dan berwarna kuning. mediastinum. kapsul penyusun organ dan pelapis otot serta dalam periosteum. Ruang antar serat elastik terdapat serat kolagen dan fibroblas. ligamen dan aponeurosis. serat kolagen disusun secar paralel. Jaringan Ikat Rapat Ireguler. disekitar ginjal dan anak ginjal. penahan penis. c. Jaringan ikat yang Menglami Spesialisasi a. pita suara dan dinding arteri. . Keduanya memiliki kemampuan untuk menopang berat badan. Jaringan ikat elastik dapat ditemukan dalam ligamen seperti ligamen antar tulang belakang. 2. serat kolagennya tidak memiliki bentuk atau ireguler.dapat membentuk tendon sebagai temapt perlekatan otot. Jaringan Ikat Elastik. Jaringan Ikat Retikular. yaitu: 1. Jaringan adiposa dapat ditemukan pada permukaan jantung. mesentrium . jaringan ini halus dan terdiri atas serat-serat halus yang bercabang. 3. d. Jaringan Ikat Penunjang Contoh jaringan ikat penunjang adalah kartilago dan jaringan tulang. Jaringan Ikat Rapat Reguler. terbentuk adri serat elastik yang tersusun secara paralel atau dalam bentuk jaring. Jaringan Adiposa. e. Biasanya terdapat di perikondrium. Jaringan ikat rapat dibagi menjadi dua. karena selain memiliki kolagen yang memberinya daya regang. Jaringan jenis ini terdapat pada tendon. Sehingga dapat menahan tekanan yang datang secara paralel.

Namun matriksnya memiliki lebih banyak kalsium organik dan garam fospat. Pengerasan ini akan berakhir setelah dewasa atau akhir masa pertumbuhan. bronkus. diskus intravertebral. Strukturnya seperti hialin. kartilago hialin yang bersifat kuat tetapi fleksibel. Terdapat pada laring. Tulang memiliki tiga jenis sel yakni: osteoblas yang berfungsi melakukan pembentukan tulang baru saat pertumbuhan. yakni: a. Kondrosit terbentuk diantara sejumlah kolagen. Kartilago Elastik. Darah Darah merupakan jaringan ikat yang sebagian besarnya tersusun atas cairan. Fibrokartilago. Tulang dewasa memiliki struktur dasar yang disebut sistem harvers. memiliki kekakuan pergerakan. Sejalan dengan pertambahan umur. sehingga lebih keras dan memiliki kemampuan untuk menopang tubuh. serat dan matriks. air dan protein. dan sebagainya.membran perikondrium dan sebuah matriks yang tidak memiliki pembuluh darah. perbaikan dan pembentukan kembali tulang akibat kecelakaan. c. Terdiri atas kondrosit yang mengisi lakuna. kartilago ini semakin sedikit dala tubuh karena kartilago ini akan mengeras menjadi tulang. dan osteoklas sebagai sel tulang yang bertanggung jawab menghancurkan dan mengganti tulang yang dihancurkan tadi dengan tulang sejenis. trakea. b. Kartilago dibagi menjadi tiga jenis. memiliki sifat kenyal karena memiliki ubstansi protein kenyal yang dicampur glukosaminoglikan. Terdapat di telinga eksternakl. sifatnya lebih kuat dari kartilago hialin. Fibrokartilago merupakan pemersatu tulang dengan sendi. b. tetapi serat elastiknya bercabang. Terdapat pada simfisis pubis. osteosit yang mengisi lakuna. . epiglotis dan beberapa kartilago laring. Kartilago. dan sebagainya. laring. c. Dan dilapisi secara internal oleh endosteum dan secara eksternal oleh perosteum. Plasma darah yang merupakan matriks darah tersusun oleh garam mineral. Tulang Terdiri dari sel.1.

Cairan ekstrasel memiliki kandungan unsur kimia yang berbeda dengan cairan intrasel. Limfe mengalir melalui pembuluh limfe dan akan kembali ke sistem vena. sangat berbeda dari cairan yang terletak di luar sel yang dinamakan cairan ekstrasel. A. dan kemudian akan bercampur dengan darah melalui vena subklavia. Cairan ekstrasel beredar dalam ruang-ruang antaras sel-sel dan juga bercampur dengan bebas melalui dinding kapiler dengan cairan darah. Selain sebagai alat transportasi tubuh darah juga memiliki peran dalam imunitas. Limfe memiliki komposisi yang hampir sebanding dengan plasma darah. sedangkan trasnport aktif adalah pergerakan zat-zat pengemban dalam membran dan juga pergerakan melawan gradient energi seperti dari konsentrasi rendah ke konsentrasi tinggi. Cairan ini akan bening ketika berada dalam kapiler getah bening. d. kemudian membawanya kek kelenjar getah bening untuk dihancurkan. dinamakan cairan intrasel. Zat-zat di transport melalui membran sel denga dua proses utama. leukosit dan trombosit. difusi dan transport aktif. Namun limfe memiliki kandungan limfosit yang besar. Cairan ekstrasel juga mengandung banyak klorida. Difusi dapat diartikan sebagai pergerakan bebas zat-zat dengan cara sembarangan yang disebabkan oleh pergerakan kinetik normal. sedangkan cairan intrasel hanya mengandung sedikit klorida. mereka harus di transport melalui membran sel. Cairan limfe terdapat dalam celah semua jaringan. Perbedaan kandungan unsur-unsur ini sangat penting untuk kehidupan sel dan dipengaruhi oleh sistem transport antarsel melalui membran sel. Limfe Limfe adalah cairan intersistial untuk pertahanan yang terdapat dalam kelenjar getah bening. DIFUSI . Selain itu limfe juga dapat mengangkut lemak dalam system pencernaan.Didalam plasma darah tersuspensi erotrosit. SISTEM TRANSPORT ANTARSEL MELALUI MEMBRAN SEL Cairan di dalam sel tubuh. Tetapi sebelum sel dapat menggunakan zat-zat ini. Misalnya cairan ekstrasel mengandung banyak natrium tetapi hanya mengandung sedikit kalium. Darah adalah cairan ekstrasel yang menyuplai sel-sel dengan nutrient dan zat-zat lain yang diperlukan untuk fungsi seluler. suatu proses pergerakan yang memerlukan energi kimia. Limfe akan mengambil bakteri dalam jaringan yang dilewatinya. Tetapi cairan intrasel mengandung fosfat jauh lebih banyak daripada konsentrasi fosfat cairan ekstrasel. Selain itu limfe juga mengandung trigliserida.

mungkin sebagian pada masing-masing permukaannya diliputi oleh suatu lapisan protein. sebenarnya ia berdifusi lebih cepat melalui membran . Oleh Karena itu. Tiap-tiap partikel bergerak dengan caranya sendiri-sendiri. 2. kecepatan difusi dari daerah dengan konsentrasi tinggi ke daerah dengan konsentrasi rendah berbanding lurus dengan konsentrasi yang lebih besar dikurangi konsentrasi yang lebih rendah. Bila zat lebih larut dalam lipid daripada dalam air . yang dinamakan matriks lipid. ia mulai berdifusi ke arah pinggir yang pertama. Perubahan konsentrasi total sepanjang aksis ruangan dinamakan selisih konsentrasi. ia dengan mudah larut dalam membran dan karena itu dapat melaluinya. molekul terus menerus bergerak secara sembarangan dalam membran dengan cara yang sama seperti ia mengadakan pergerakan sembarangan dalam cairan sekitarnya b) Efek kelarutan lipid pada difusi melalui matriks lipid Faktor primer yang menentukan bagaimana cepatnya zat dapat berdifusi melalui matriks lipid membran sel adalah kelarutannya dalam lipid. Bila zat sangat larut. Pergerakan molekul-molekul antara satu sama lainnya yang terus menerus dalam cairan. a) Difusi dalam keadaan terlarut melalui bagian lipid membran Beberapa zat larut dalam lipid membran sel dan dalam air. dan selisih konsentrasi dibagi oleh jarak dinamakan konsentrasi gradien. Akan tetapi. kecepatan difusi dari salah satu pinggir ke pinggir lainnya adalah nol. makin tinggi suhunya²dan pergerakan tidak pernah berhenti dalam keadaan kecuali pada suhu nol absolut. Bila zat dalam jumlah yang sama diletakkan pada pinggir yang berlawanan ruangan. Cairan pada tiap-tiap sisi membran diduga menembus bagian protein membran dengan mudah. bila konsentrasi zat pada salah satu pinggir lebih besar daripada konsentrasi zat pada salah satu pinggir lainnya. poripori ini mungkin merupakan ruang yang dibentuk oleh molekul protein yang menembus melalui membran. Sebagai akibatnya. atau dalam gas. Pergerakan partikel-partikel ini. bekerja sebagai pembatas antara cairan ekstrasel dan intrasel. tetapi bagian lipid membran merupakan medium cair yang berbeda seluruhnya. DIFUSI MELALUI MEMBRAN SEL Membran sel pada hakekatnya adalah suatu lapisan zat lipid. Bila salah satu dari zat ini bersentuhan dengan membran ia akan segera larut dalam lipid dan terus berdifusi dengan cara yang sama seperti difusi dalam air. zat-zat dapat berdifusi melalui membran dengan 2 cara: (a) dengan larut dalam lipid dan berdifusi melaui membran dengan cara yang sama seperti difusi yang terjadi di dalam air. tetap berada dalam keadaan bergerak. Jumlah yang sama berdifusi ke masing-masing arah. asam lemak dan beberapa zat lain yang kurang penting. DIFUSI KINETIK²SELISIH KONSENTRASI Bila sejumlah besar zat yang terlarut diletakkan dalam pelarut pada salah satu pinggir ruang . alkohol. 1. Zat-zat tersebut adalah oksigen. atau (b) dengan berdifusi melalui pori-pori kecil yang terdapat dalam membran. Dengan kata lain. yang oleh ahli fisiologi dinamakan panas²makin cepat pergerakannya. termasuk molekul air dan zat-zat yang terlarut. ia dengan segera mulai berdifusi ke arah pinggir yang berlawanan. Ion-ion berdifusi dengan cara yang sama seperti molekul.Semua molekul ion dalam cairan tubuh. dinamakan difusi. karbondioksida.

Jadi. sedangkan difusi yang dipermudah. Sifat pori-pori ini tidak . zat yang sangat sukar larut dalam lipid akan sangat dihambat difusinya. tanpa pengemban. sedangkan pengemban bergerak kembali ke permukaan luar membran untuk mengangkut lebih banyak glukosa dan juga ditransportnya ke dalam sel. Banyak dinamika difusi yang dipermudah sama seperti dinamika transport aktif. Dalam kasus transport glukosa. untuk zat yang ditransport dengan pengemban. Insulin dalam jumlah besar dapat menaikkan kecepatan transport glukos sekitar 7-10 kali. tampaknya melaluui celah-celah membran sel yang dinamakan pori-pori membran. glukosa tidak dapat melalui membran .daripada dalam air sekitarnya. Misalnya oksigen. sedangkan air sendiri yang sukar larut dalam lipid hampir tidak bisa melewat lipid c) Difusi dengan pengemban (carrier) dan difusi dipermudah (facilitated difussion) Beberapa zat yang sangat sukar larut dalam lipid dan tetap dapat melalui matriks lipid dengan proses yang dinamakan difusi dengan pengemban atau difusi yang dipermudah. ditentukan oleh jumlah pengemban yang tersedia atau oleh kecepatan reaksi2 kimia antara zat antara dengan pengemban d) Difusi melalui pori-pori membran Beberapa zat seperti air dan banyak ion-ion yang larut lainnya. Untuk dapat melalui membran sel. melalui matriks lipid beberapa kali lebih cepat daripada melalui air. yang sangat larut. berarti bahwa kecepatan difusi yang dipermudah yang akan terjadi. di mana glukosa dilepaskan dari pengemban dan masuk ke bagian dalam sel. walaupun tidak diketahui apakah ini disebabkan oleh pengaruh insulin meningkatkan jumlah pengemban dalam membran atau meningkatkan kecepatan reaksi kimia yang berlangsung antara glukosa dan pengemban. efek pengemban adalah untuk membuat glukosa dapat larut dalam membran. hubungan ini hanya terdapat bila konsentrasi zat sangat kecil. Bila konsentrasinya menjadi besar . Sebaliknya. Akan tetapi . zat hanya dapat bergerak dari konsentrasi tinggi ke konsentrasi rendah. kecepatan keseluruhan sangat diperbesar oleh insulin yang merupakan hormon primer yang disekresi oleh pankreas. sistem menjadi jenuh. Suatu perbedaan penting antara difusi yang dipermudah dan difusi sederhana dari partikel melalui membran adalah bahwa kecepatan difusi partikel-partikel bebas hampir sebanding dengan selisih konsentrasi antara partikel-partikel di ke dua sisi membran. Ikatan ini larut dalam senyawa lipid sehingga dapat berdifusi ke sisi membran lainnya. jumlah pengemban yang ada dan kecepatan reaksi-reaksi kimia yang berlangsung. Kecepatan zat-zat melalui membran dengan difusi yang dipermudah tergantung pada selisih konsentrasi zat-zat pada ke dua sisi membran. Perbedaan utama antara ke duanya adalah bahwa transport aktif dapat menggerakkan zat melalui memran dari konsentrasi rendah pada suatu sisi ke konsentrasi tinggi sisi lainnya. Gula yang paling penting adalah glukosa. glukosa (GI) harus bereaksi terlebih dahulu dengan zat pengemban (C) membentuk senyawa CGI. Ini berarti bahwa berbagai gula tertentu melalui membran.

Natrium yang masuk akibat perbedaan konsentrasi mengikutkan glukosa atau asam amino ke dalam sel. yang bersifat seperti mereka adalah lubang bulat kecil dengan diameter kira-kira 8 amstrong dan luas total pori-pori1/16000 luas permukaan total sel. lubang pada membran sel ini dinamakan ³pori-pori´. Pada Na-K pump. Walaupun luas total pori-pori kecil. molekul-molekul dan ion-ion berdifusi secara cepat sehingga seluruh volume cairan pada beberapa jenis sel. misalnya pada Na-K pump dan Ca pump.diketahui. B. ca akan dipompa keluar sel agar konsentrasi Ca dalam sel rendah. Transport aktif primer Transport aktif primer memakai energi langsung dari ATP. Arah perpindahan dari transpor ini melawan gradien konsentrasi. atau mungkin mereka merupakan molekul protein besar yang menembus melalui membran sel dan memberikan jalan bagi pergerakan zat. TRANSPORT AKTIF Merupakan kebalikan dari transpor pasif dan bersifat tidak spontan. 3 Na akan dipompa keluar sel sedang 2 K akan dipompa kedalam sel. serta ionophore Transport aktif terbagi atas transport aktif primer dan sekunder. tetapi asam amino atau . Contoh protein yang terlibat dalam transpor aktif ialah channel protein dan carrier protein.zat yang larut dalam air melalui aksis molekul. glukosa atau asam amino akan ditransport masuk dalam sel mengikuti masuknya Natrium. mungkin mereka merupakan lubang sederhana yang dibatasi oleh molekul protein . misalnya sel darah merah. dapat dengan mudah melalui pori-pori dalam beberapa per seratus detik. Transport sekunder co-transport Pada transport sekunder co-transport . Transport aktif sekunder juga terdiri atas co-transport dan counter transport (exchange). meskipun asam amino atau glukosa di dalam sel konsentrasinya lebih tinggi dari luar sel. Transpor aktif membutuhkan bantuan dari beberapa protein. Pada Ca pump. Bagaimanapun juga.

3 ion Na akan ditransport kedalam sel untuk setiap 1 ion Ca yang ditransport keluar sel. dan nukleotida) dan bahkan seluruh sel yang berpindah keluar dan masuk menggunakan membran vaskuler Endositosis Endositosis adalah transpor makromolekul dan materi yang sangat kecil ke dalam sel dengan cara membentuk vesikula baru dari membran plasma. presentasi antigen. Na-H exchange terutama berperan mengatur konsentrasi ion Na dan Hidrogen dalam tubulus proksimal ginjal. khususnya pada otot jantung sehingga berperan pada kontraktiitas jantung. Pada Na-Ca exchange.glukosa ini memakai energi dari Na (akibat perbedaan konsentrasi Na). polisakarida. masuknya patogen. TRANSPORTASI VASKULER Sejauh ini penjelasan proses hanya untuk molekul kecil. Molekul besar (seperti protein. neurotransmisi. sehingga turut mengatur pH dalam sel. Sebagian kecil luas membran plasma terbenam ke dalam membentuk kantong. mitosis. Misalnya pada Na-Ca exchange dan Na-H exchange. dan masuknya obat. Endositosis dibutuhkan untuk berbagai macam fungsi yang penting bagi sel. kantong ini terjepit membentuk vesikula yang berisi materi yang didapat dari luar selnya. Begitu kantong ini semakin dalam. polaritas sel. pertumbuhan dan diferensiasi. adhesi dan migrasi sel. reseptor sinyal. C. Sehingga glukosa atau asam amino ditransport secara transport aktif sekunder co-transport Transport sekunder counter-transport Pada proses counter transport/exchange. Langkah-langkahnya pada dasarnya merupakan kebalikan dari eksositosis. hal ini untuk menjaga kadar Ca intrasel. masuknya ion Na ke dalam sel akan menyebabkan bahan lain ditransport keluar. karena endositosis dapat meregulasi berbagai macam proses seperti pengambilan nutrisi. .

.Eksositosis Eksositosis adalah mekanisme transpor molekul besar seperti protein dan polisakarida. melintasi membran plasma dari dalam ke luar sel (sekresi) dengan cara menggabungkan vesikula berisi molekul tersebut dengan membran plasma. Misalnya sel tertentu dalam pankreas menghasilkan hormon insulin dan mensekresikannya ke daam darah melalui eksositosis.Banyak sel sekretoris menggunakan eksositosis untuk mengirim keluar produk-produknya. Kandungan vesikulanya kemudian tumpah ke luar sel. eksositosis mengeluarkan karbohidrat dari vesikula Golgi ke bagian luar selnya.Vesikula transpor yang lepas dari aparatus Golgi dipindahkan oleh sitoskeleton ke membran plasma. molekul lipid membran menyusun ulang dirinya sendiri sehingga kedua membran bergabung. Contoh lain adalah neuron atau sel saraf yang menggunakan eksositosis untuk melepaskan sinyal kimiawi yang merangsang neuron lain atau sel otot. Ketika sel tumbuhan sedang membuat dinding. Ketika membran vesikula dan membran plasma bertemu.

BIOLOGY Fifth edition. http://www.htm (9/2/10 pkl 21.itb.ac.30) 5. Sherwood. 2000.com/komunikasi-antar-sel. anne.id/profile/pdf/iriawati/bahankuliah/bahan2/KOMUNIKASI%20SEL.sith. dkk.http://id. http://www. Ahira. Fisiologi Manusia dari sel ke sistem edisi 2.htm (15/02/2011 pkl 18.20 WIB) 7. 2001.com/cells/cellmembrane.anneahira. Iriawati. Jakarta: EGC 2. Noname. http://www. http://nadjeeb.00) 6. Lauralee.org/wiki/Interaksi_Sel_dan_Lingkungannya (14/2/2011 pkl 11.wikipedia.pdf (9/2/10 pkl 21.com/sistem-transport-pada-sel/ (16/02/2011 pkl 20. Reece-Mitchell. Campbell.wordpress.27) 3. Ahmad Ridwan.biologymad.Daftar Pustaka 1. Jakarta: Erlangga 4. Noname.45) . Noname.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->