SEMEN

Definisi : Bhn non logam kegunaan u restorasi jangka panjang Bhn non logam kegunaan u restorasi jangka panjang Bahan yang digunakan sebagai base,lhuting dan lining pada penyemenan gigi Setiap bahan yang menjadi massa keras setelah dicampur air Sebagai bahan tambal mempunyai tekanan lebih rendah dari pada amalgam Bahan tambal yang merekat pada struktur gigi Bahan tambal non logamyg digunakan untuk restorasi gigidalam jangka panjang maupun pendek serta melekatkan gigi tiruan Fungsi - Merekatkan gigi tiruan & peralatan orthodontic,serta meratakan post dan pasak untuk retensi restorasi - Sebagai kavitas lining - Untuk pengisi saluran akar - Restorasi gigi susu - Restorasi estetik pada gigi depan - Penutup fissure - Pelapik kavitas - Untuk melindungi pulpa terhadap trauma

Jenis : Seng Fosfat Seng Oksida Eugenol Polikarboksilat Silikat Silikofosfat Ionomer Kaca Ionomer Kaca modifikasi Logam Resin Kalsium Hidroksida Syarat tidak menimbulkan reaksi alergik tidak mutagenik Tidak larut saliva dan cairan mulut Hrs tdk bersifat racun Tdk mengiritasi jar.pulpa dan lainnya Perlindungan jar.pulpa terhadap pengaruh restorasi -sifat mekanis harus memenuhi persyaratan untuk tujuan penggunaan bahan tersebut,misalnya semen untuk cavity lining haruslah menghasilkan kekuatan yang cukup dalam waktu cepat untuk memungkinkan bahan tambal dimasukkan kedalam cavitas -bersifat bakteriositas bila dimasukkan kedalam cavitas yang masih mengandung sisa karies

campurkan sampai membentuk adonan yang tidak cair tidak padat aduk dengan putaran melawan jarum jam tempatkan adonan pada tumpatan yang telah diberi semen eugenol sebagai subbasis waktu pengerasan yang memadai adalah 5-9 menit. sebagai basis tambalan Manipulasi : Campurkan bubuk dan liquid dengan ratio 6:1 atau sesuai kebutuhan. Tipe2 digunakan untuk semen permanen dari restorasi atau alat-alat yang dibuat di luar mulut. digunakan sebagai tambalan sementara.jadi waktu manipulasi cepat. buang kelebihan tumpatan Komposisi : Oksida seng 90% dan magnesium 10 % Kekurangan dan Kelebihan : Sifat : Daya larut relatif rendah di dalam air Keasamanan semen cukup tinggi Seng Oksida Eugenol Fungsi :Bahn perekat smntara dan permanen restorasi. Gigi dan mempunyai sifat reologi -mempunyai penyegel(kekuatan tepi) untuk mencegah kebocoran marginal -memounyai sifat optic yaitu.menyebabkan cairan masuk. sebagai bahan pelapik. jaringan periapikal sepanjang interfacial antara bahan pengisi saluran akar -karna kurangnya daya adhesi antara bahan semen dan gigi Seng Fosfat Fungsi :Bahan perekat untuk Restorasi dan Peralatan Ortodontik. menyerupai sifat optis jaringan gigi -mempunyai ikatan dengan email dan dentin dan dpt melekat dengan email dan dentin -mempunyai sifat anti karies karena melepaskan flour Faktor kegagalan -Perbandingan bubuk dan air tidak tepat -Cara pengadukan -Cara pengerasan (contoh pada bracket) -Kontaminasi bahan lain -Adanya kontaminasi atau penambahan air pada saat penambahan adonan sehingga mempercepat reaksi pengerasan . bahan pengisi saluran akar.semen OSE Tipe1 digunakan untukn semen sementara. . pembalut periodontal dan pada perawatan pulpotomi restorasi sementara dan menengah bahan perekat/pengikat sementara dan permanen untuk restorasi Klasifikasi : empat jenis OSE . -jika email tidak ada resiko untuk bocor sangat besar -kebocoran miko pada foramen .-Biokompatibilitas -sifat adhesive terhadap gigi dan material restorasi -menyerupai sifat optis jar.

buang kelebihan tumpatan Komposisi : Cairan : larutan air dari asam poliakrilat dari asam akrilik dengan asam karboksilat lain yang tidak jenuh. campurkan sampai membentuk adonan yang tidak cair tidak padat aduk dengan putaran melawan jarum jam tempatkan adonan pada tumpatan yang telah diberi semen eugenol sebagai subbasis waktu pengerasan yang memadai adalah 2.5-5 menit. rasio bubuk cairan akan mempengaruhi kecepatan peng erasan Kekuatannya berkisar 3 – 55 Mpa. misal asam itakonik Bubuk : oksida seng dengan ejumlah oksida magnesium Kekurangan dan Kelebihan : Kelebihan : Waktu pengerasan lebih cepat dari seng fosfat Kekurangan : tidak sekaku semen fosfat modulus elastis kurang dari setengah semen fosfat Sifat : tindakan pengadukan dan penempatan dengan getaran akan menurangi kekentalan semen waktu pengerasan lebih pendek ketimbang seng fosfat yaitu sekitar 2. Tipe4 digunakan untuk pelapik kavitas Manipulasi : Dicampur antara bubuk dengan liquid dan bubuk / pasta dan pasta dengan komposisi seimbang agar didapat adonan berbentuk dempul Komposisi : Oksida seng dan eugenol Kekurangan dan Kelebihan : Kekurangan : mempunyai potensi iritasi terhadap jaringan Kelebihan : daya antibakteri kemampuan semen untuk meminimalkan kebocoran micro memberikan perlindungan terhadap pulpa Sifat : PH-nya mendekati 7 yang membuatnya menjadi salah satu semen dental yang paling sedikit mengiritasi Sifat fisik .5 menit daya larut rendah .Tipe3 digunakan untuk restorasi sementara dan basis penahan panas.5:1 atau sesuai kebutuhan. tergantung kegunaanya Polikarboksilat Fungsi :Bahn perekat smntara dan permanen restorasi Manipulasi : Campurkan bubuk dan liquid dengan ratio 1.

5 atau kurang. strength yang tinggi. bahan band orthodontics. kimia. senyawa fluorida. bahan tambalan sementara dan tambalan gigi desidui. serta memiliki kandungan fiuorida yang bertujuan untuk mencegah terjadinya karies sekunder dan dapat meremineralisasi email dan dentin . tetapi jika terpajan asam-asam organik dengan pH 4. bahan perekat fixed restoration.7 tetapi dapat dinetralkan dengan cepat oleh bubuknya Silikat Fungsi : Restorasi gigi anterior Komposisi : Silika (SiO2). daya larutnya meningkat sangat besar Silikofosfat Fungsi : Bahan perekat untuk restorasi. yaitu sekitar 2. kelarutan yang rendah dalam rongga mulut.pH cairan sekitar 1. juga sebagai bahan pembuatan die Manipulasi : manual diatas glass lab maupun secara mekanis dengan menggunakan amalgamator Komposisi : campuran/ kombinasi antara bubuk seng oksida dan silikat Kekurangan dan Kelebihan : Sifat : mekanis. Alumina (Al2O3).beberapa garam kalsium Kekurangan dan Kelebihan : Kelebihan : Warnanya sesuai ngan warna gigi dan cocok digunakan untuk restorasi gigi anterior Kekurangan : kekuatan tensilnya kurang baik mudah larut terhadap asam yang terdapat dalam plak yang melekat di atasnya Sifat : terikat secara kimiawi dengan struktur gigi(kekuatan ikatan denngan email akan lebih besar daripada dengan dentin) Waktu kerja untuk semen polikarboksilat jauh lebih pendek daripada semen seng fosfat. dan tetap barada dibawah 7 Daya larut semen di dalam ir memang rendah.5 menit dibandingkan 5 menit untuk seng fosfat Kekuatan kompresi dari semen polikarboksilat adalah sekitar 55Mpa Modulus elastisitasnya kurang dari setengah dari semen seng fosfat Sifat biologi . adhesif dan biologis yang cukup baik. flsis. pH kurang dari 3 pada dimasukan dalam kavitas.

3 : 1 atau sesuai anjuran pabrik Pencampurannya hingga tampak glossy (mengkilat) tidak boleh hingga buram Cara Pengerasan : Menggunakan sinar Didiamkan Kelebihan dan Kekurangan : KELEBIHAN Tahan terhadap penyerapan air dan kelarutan dalam air Kemampuan berikatan dengan email dan dentin Memiliki angka retensi gigi Biokompabilitas Estetika (penambahan radio opak untuk penyamaan warna dengan gigi) Mempunyai kekuatan kompresi yang tinggi. fold and press motion ) Menggunakan alat (semen spatel(untuk mengaduk). plastis instrument(untuk memasukkan ke dalam cavitas)) Powder : Liquid = 1.Ionomer Kaca Fungsi : Bahan perekat restorasi & restorasi gigi anterior Kaping pulpa dan pengisis saluran akar Perekatan alat Ortodontik Perantara gigi dengan tambalan komposit Sebagai bahan reparasi sekeliling pinggir restorasi lama Klasifikasi : Tipe I (konvensional) sebagai bahan perekat restorasi Tipe II sebagai bahan restorasi Ada 4 : Ionomer Kaca konvensional Ionomer Kaca hybrid Kaca tricure Ionomer Kaca metal Komposisi : Liquid : Terdapat cairan asam tartaric yang dapat meningkatkan stabilitas material. Bersifat adhesi. Tidak iritatif.poliakrilik acid Powder : Kaca kalsium fluoro aluminosilikat yang larut dalam asam (poliakrilik acid) Manipulasi : Ada 2 : Mekanis : Menggunakan amalgamator Manual : Ada 3 cara ( sircular motion . . figure eight.

Mempunyai sifat penyebaran panas yang sedikit. Di samping itu.tetapi belum banyak digunakan sebagai siller(perekat. terutama terhadap koloni streptococcus mutant (mount.Mengandung fluor sehingga mampu melepaskan bahan fluor untuk mencegah karies lebih lanjut. restoratif konserfatif kelas 1 Klasifikasi : Metode 1 : mencampur bubuk logam amalgam yang berpartikel sfersis dengan bubuk ionomer tipe II sering disebut semen gabungan logam campur perak Metode 2 : mencampur bubuk kaca dengan partikel perak dengn pemanasan tinggi sering disebut cermet Manipulasi : Komposisi : Kaca ionomer dan partikel logam Kekurangan dan Kelebihan : Sifat : Peningkatan ketahanan terhadap keausan Waktu pengerasanya cepat Potensi adhesi dan gaya tahanya terhadap karies . yaitu menunjukkan efek biologis yang baik terhadap struktur jaringan gigi dan pulpa.berwarna hitam.bersifat getas) saluran akar Hampir sama dengan semen silikat (kekuatan. 1995).transparan. Kelebihan lain dari bahan ini yaitu semen glass ionomer mempunyai sifat anti bakteri. KEKURANGAN Tidak dapat menahan tekanan kunyah yang besar Tidak tahan terhadap keausan Daya lekat pasta lebih kecil terhadap dentin Setelah restorasi butuh proteksi Kekerasan kurang baik Rapuh dan sensitive terhadap air pada waktu pengerasan Dapat larut dalam asam dan air Sifat : Mampu melepaskan fluor. Daya larut yang rendah. semen glass ionomer juga bersifat bikompabilitas. Perlekatan bahan ini secara fisika dan kimiawi terhadap jaringan dentin dan email. Bersifat translusent atau tembus cahaya.kandungan fluoride semen nya lebih unggul dari semen jenis Zinc Okside) Mempunyai sifat adesif Sebagai insulator terhadap thermal shock(perubahan suhu mendadak) Mempunyai sifat flow Ionomer Kaca modifikasi Logam Fungsi : Untuk restorasi gigi posterior sebagai alternatif amalgam.

Manual : Ada 3 cara ( sircular motion . Menggunakan sinar b. Komposisi : Matriks resin dengan bahan pengisi anorganik yang telah diproses dengan silane. Didiamkan .3 : 1 atau sesuai anjuran pabrik Pencampurannya hingga tampak glossy (mengkilat) tidak boleh hingga buram Cara Pengerasan : a. permukaan bawah dari restorasi kacakeramik biasanya dietsa dan dioles lapisan silane sebelum disemen. pasta – pasta Campurkan dengan ratio secukupnya Kedua komponen diaduk diatas kertas aduk khusus selama 20 – 30 detik Saat pembuangan kelebihan semen saat yang kritis. plastis instrument(untuk memasukkan ke dalam cavitas)) Powder : Liquid = 1. Pada sementasi untuk inlay. yaitu bubuk – liquid. Yang terbaik saat membuang kelebihan semen segera setelah restorasi dipsang dengan benar. figure eight.Resin Fungsi : kegunaan khusus dan umum Bahan perekat untuk restorasi dan peralatan ortodontik Sebagai jembatan berikatan resin Bracket ortodontik Restorasi kaca keramik Manipulasi : Tardapat 2 macam . 4-metakrilat trimellitik anhidrat Kekurangan dan Kelebihan : Kekurangan : Mengiritasi pulpa Sifat : Tidak mudah larut dalam cairan mulut Kalsium Hidroksida Fungsi : Untuk bahan penutup pulpa dan basis penahan panas manipulasi Ada 2 : a. jika kelebihan semen dibuang pada keadaan karet akan mengakibatkan semen tertarik keluar dan mengakibatkan karies sekunder. Untuk mendapatkan retensi yang terbaik. mahkota dan jembatan yang seluruhnya keramik. organofosfonat hidroksietil metakrilat (HEMA). Mekanis : Menggunakan amalgamator b. fold and press motion ) Menggunakan alat (semen spatel(untuk mengaduk).

Cabe. Jenis aplikasi menetapkan viskositas dari semen. John F. 1982. bodohnya diriku tidak mengerjakan essay ini. GICs umumnya diklasifikasikan menjadi lima tipe dasar: . Mc. Sitti Chadidjiah A.Daftar pustaka : • • • • • Lasminda Syafiar. Ah.Metal-Reinforced GIC Komposisi dan Persiapan: Aplikasi termasuk campuran bubuk dan cair.Tri-Cure GIC . Diinginkan sifat semen Ionomer kaca membuat mbahan yang bermanfaat dalam pemulihan lesi membusukkan gigi atau tulang di daerah rendah stres seperti permukaan halus dan kecil dalam rongga anterior proksimal gigi primer. drg. London. Applied Dental Materials.. Tokyo Quintescence Publishing Co. aplikasi modern GICs telah diperluas.Modifikasi Resin GIC (Konvensional dengan penambahan HEMA) .Universitas Sumatera Utara Henry Lee. Be J... Modern method of restorative dentistry. Rio de Janeiro. Hasil dari studi klinis. Materi ini didasarkan pada reaksi silikat serbuk kaca dan polyalkenoic asam. ternyata sangata berguna untuk praktek ekskavasi kemarin.Z.Semen Ionomer Konvensional .Semen Ionomer Hibrida (Juga dikenal sebagai Dual-Cured Glass Ionomer Cement) . yang disesuaikan dengan memvariasikan distribusi ukuran partikel dan . Kelas III dan rongga V).padahal ini sangat penting. M. seven edition Oxfrod. drg. Berlin.Philips: Buku Ajar Ilmu Kedokteran Gigi GIC (Glass Ionomer Cement) Well. Jujur. kemarin gw capek bgt..T_T jadi gk sempet ngerjain deh.. Eidenburgh Boston. Chicago. Yaudah.. Melbourne. tugas PSAF yang saya tidak kerjakan ini. Saat berikatan kimia pada jaringan keras gigi dan melepaskan fluoride dalam waktu yang relatif lama. tidak mendukung penggunaan restorasi konvensional Ionomer kaca atau logam-diperkuat di gigi primer. Kes. Bahan Gigi berwarna diperkenalkan pada tahun 1972 untuk digunakan sebagai bahan restoratif untuk gigi anterior (terutama untuk mengikis daerah. gw ngerjainnya di blog gw aja lah: GIC: Glass Ionomer Cement (GIC) adalah bahan gigi restoratif digunakan dalam kedokteran gigi untuk mengisi gigi dan luting semen..

GIC POWDER Serbuk kalsium asam-larut fluoroaluminosilicate mirip dengan silikat kaca namun dengan rasio alumina-silikat yang lebih tinggi meningkatkan reaktivitas dengan cairan. perubahan yang dapat terjadi ketika viskositas semen melampaui tanggal tersebut. asam maleat atau tricarboxylic. Restorasi perlindungan permukaan harus dipastikan untuk mencegah keretakan atau peluruhan. Cairan sangat kental dan cenderung gel dari waktu ke waktu. Semen jenis ini kadang-kadang disebut sebagai gelas air Ionomer Ionomer settable atau keliru seperti kaca anhidrat. adalah tanah menjadi bubuk memiliki bubuk partikel berkisar antara 15-50 μm.Persiapan Kavitas Minimal diperlukan. Persentase bahan baku adalah: * Silika 41.6% * Kalsium Fluoride 15. pertimbangan manipulatif sebagai berikut untuk GIC harus dipenuhi: 1. penurunan viskositas dan mengurangi kecenderungan untuk gelasi. Namun. asam adalah dalam bentuk co-polymer dengan itaconic.7% * Natrium Fluoride 9.Biokompatibel .8% GIC Liquid Awalnya. cair ini terdiri dari air atau air dengan asam tartrat.3% * Aluminium Fosfat 3. Dalam sebagian besar semen saat ini. Viskositas tartrat asam yang mengandung semen umumnya tidak berubah selama hidup rak semen. sehingga mudah digunakan pada anak-anak .Menghambat peluruhan Fluoride dan Timbulnya Karies . Seng Oksida Barium atau aditif memberikan radioopacity. Manipulasi Untuk mencapai pemulihan jangka panjang dan prostesis itu tetap kuat. Kelebihan semen harus dihapus pada waktu yang tepat 3. Sebagai sarana untuk memperpanjang waktu kerja GIC. Lantanum. Ketika bubuk dicampur dengan air. bubuk asam melarutkan dan menyusun kembali asam cair dan proses ini diikuti oleh reaksi asam-basa. kaca. cairan untuk GIC adalah larutan asam poliakrilat dalam konsentrasi sekitar 40 sampai 50%. beku-kering dan bubuk kaca bubuk polyacid ditempatkan dalam botol yang sama bedak. asam tartarat juga hadir dalam cairan. Fusion bahan baku untuk membentuk kaca yang seragam dengan memanaskan mereka untuk suhu 1100 ° C hingga 1500 ° C.Adhesi yang melekat pada struktur gigi . Keuntungan . Asam ini cenderung meningkatkan reaktivitas cairan.9% * Alumina 28. Strontium.rasio serbuk-ke-cair. Bagian fluoride bertindak sebagai fluks dari "keramik". Permukaan harus diselesaikan tanpa pengeringan yang berlebihan 4. tapi waktu pengaturan lebih pendek.6% * Aluminium Fluoride 1. Permukaan gigi yang disiapkan harus bersih dan kering 2. Hal ini meningkatkan karakteristik penanganan dan meningkatkan waktu bekerja.

karena pada manula biasanya sering didapatkan adanya retraksi gingiva yang disebabkan proses degenerasi. dan biokompabilitas dari bahan tersebut.McLean. l985 (cit.W. Mengandung fluor sehingga mampu melepaskan bahan fluor untuk mencegah karies lebih lanjut. p137 * Glass-Ionomer Cement. karena bahan tumpatan semen glass ionomer merupakan bahan restorasi yang memenuhi persyaratan estetika. serta mempunyai sifat biokompabilitas. 5. Di samping itu. 4. Wilson and John W. terutama terhadap koloni streptococcus mutant (Mount. bahan semen glass ionomer diunggulkan sebagai bahan tumpatan pada kasus tersebut. 2. 7. bahan tumpatan yang memenuhi persyaratan estetika adalah yang sewarna atau hampir mendekati warna gigi. 9. 6. 1995). Mempunyai kekuatan kompresi yang tinggi. Wataha * Applied Dental Materials by J. Angus Walls and John N. Bersifat adhesi. Nicholson. Daya larut yang rendah. A. Pada manula sering kali ditemukan kavitas kelas V atau karies yang terdapat pada akar. Raphael Triendra Untara). Karena keunggulan-keunggulan tersebut di atas maka bahan tumpatan semen glass ionomer banyak digunakan sebagai bahan tumpatan tetap oleh dokter gigi dewasa ini. 8. Powers and John C.Kegunaan Tipe I untuk Luting Semen Tipe II Untuk restorasi Tipe III Liners dan Basis Tipe IV Fissure Sealants Tipe V Semen Ortodontik Tipe VI Core Build Up Referensi: * Phillips' Science of Dental Materials by Kenneth J. F. p116 Keunggulan Semen Glass Ionomer Keunggulan dari bahan restorasi glass ionomer antara lain: 1.D. 1993. 1988 * Acid-base Cements. Karies yang terdapat pada akar juga ditemukan pada orang-orang yang cara menyikat giginya kurang baik dan benar. Alan D. Oleh sebab itu. yaitu menunjukkan efek biologis yang baik terhadap struktur jaringan gigi dan pulpa. 2002. Menurut Sockwell dan Heymann. Bersifat translusent atau tembus cahaya. semen glass ionomer juga bersifat bikompabilitas. McCabe. R van Noort. 3. Wilson and J. Di samping itu. Anderson * Introduction to Dental Materials. Anusavice * Dental Materials: Properties and Manipulation by Robert Craig. Mempunyai sifat penyebaran panas yang sedikit. John M. sehingga menyebabkan abrasi pada daerah servikal. Perlekatan bahan ini secara fisika dan kimiawi terhadap jaringan dentin dan email. . bersifat adhesi. Kelebihan lain dari bahan ini yaitu semen glass ionomer mempunyai sifat anti bakteri. baik gigi anterior maupun posterior tanpa mengesampingkan faktor kekuatan. Tidak iritatif. keawetan.

14. Untuk dapat diterima secara klinis. 9. Tahan lama dalam penyimpanan. Dewasa ini dengan berkembangnya bahan tersebut. faktor estetik tidak lagi menjadi masalah. dan semen glass ionomer. Sejak pergantian abad ini. Kekuatan tensilnya cukup. Karena itu. Dua sifat yang sangat penting yang harus dimiliki oleh bahan restorasi adalah harus mudah digunakan dan tahan lama. Bahan Restorasi Plastik Beberapa bahan restorasi plastik yang selama ini banyak digunakan di kedokteran gigi antara lain amalgam. Radio opak. 11. Dental Amalgam Merupakan bahan yang paling banyak digunakan oleh dokter gigi. Tidak larut dan tidak mengalami korosi dalam mulut. 5. tetapi juga mengembalikan fungsinya. 4. Warna translusensinya sama dengan email. 12. Tidak toksik dan tidak iritasi terhadapjaringan pulpa serta gingiva. 15. kita dapat segera mengenali kebaikan dan keburukan dibanding dengan bahan yang lama. 8. khususnya untuk tumpatan gigi posterior. Koefisien muai termiknya sama dengan email dan dentin. 3. Walaupun sifat fisik dan kimia bahan tumpatan . Beberapa Bahan Restorasi Gigi Plastis Tujuan restorasi gigi tidak hanya membuang penyakit dan mencegah timbulnya kembali karies. Difusi termiknya sama dengan pada email dan dentin. formulasinya tidak banyak berubah. Mudah dipotong dan dipoles. Kelemahan utama amalgam terletak pada warnanya dan tidak adanya adhesi terhadap jaringan gigi. 6. waktu tindakan klinik lebih singkat. komposite. Derajat keausannya sama dengan email. Sedangkan sifat-sifat yang lainnya adalah: 1. 10. meskipun jika dibandingkan dengan resin komposit faktor estetik dari bahan ini masih kurang baik. Sifat eksotermisnya rendah dan perubahan volume selama pengerasannya dapat diabaikan.bahan tumpatan semen glass ionomer mempunyai estetik yang lebih baik dibandingkan dengan tumpatan semen silikat. Murah. 7. Adhesif terhadap jaringan gigi. bahan ini juga direkomendasikan sebagai bahan yang dapat meningkatkan perlekatan amalgam dengan jaringan gigi. 13. Bahan-bahan restorasi gigi yang ideal pada saat ini masih belum ada meskipun berkembang pesat. 2. Penggunaan semen glass ionomer dengan sinar juga mulai banyak digunakan. Penyerapan airnya rendah. Mampu melindungi jaringan gigi sekitar dari serangan karies sekunder. kita harus mengetahui sifat-sifat bahan yang akan kita pakai sehingga jika bahan-bahan baru keluar di pasaran. serta mempunyai peningkatan PH yang relatif cepat. Bahan-bahan tersebut memiliki kekurangan dan kelebihan masing-masing. silikat. Hal ini akan menghemat waktu dokter gigi. yang mencerminkan bahwa bahan tambalan lain tidak ada yang seideal amalgam.

Jika dibuat oleh operator yang trampil dan lingkungannya mendukung.Distal). Amalgam cenderung mudah korosi di dalam lingkungan mulut karena strukturnya yang heterogen. Resin komposit mempunyai derajat translusensi yang tinggi. Amalgam dapat disimpan lama dan dibandingkan dengan bahan restorasi lain. Oklusal). dan undercut tidak dapat melekat secara kimia. warnanya baik. bahan tersebut merupakan bahan restorasi anterior yang banyak dipakai karena pemakaiannya gampang. karena kekuatan tensilnya kurang baik dan sangat regas. DO (Distal -. Prinsip retention and resistance form (dove tail. Akan tetapi. permukaannya yang kasar. kekuatan kompresifnya akan menyamai dentin.Oklusal . Pada kavitas kelas II dengan isthmus dan garis sudut bagian dalam yang lebar. sedangkan teknik etsa untuk memperoleh bonding mekanis hanya dilakukan di email perifer. sedangkan bahan yang lebih baru adalah bahan yang polimerisasinya dibantu dengan sinar. baik pada tumpatan MO (Mesial Oklusal). mengingat resin itu sendiri sebenarnya transparan. Bahan yang terlebih dulu diciptakan adalah bahan yang sifatnya autopolimerisasi (swapolimer). bahan ini tidak dapat digunakan untuk restorasi sudut insisal dan permukaan oklusal gigi posterior. warna restorasi resin komposit dapat bertahan cukup baik. Amalgam memerlukan beberapa jam untuk mencapai kekerasan penuhnya. dinding dentin harus dilapisi oleh semen pelapik yang sesuai. namun umur klinknya rata-rata 5 tahun. akan melemahkan kekuatan terhadap beban kunyah. perubahan komposisi dan pengembangan formulasi kimianya relatif sedikit. dan mempunyai sifat fisik yang lebih baik dibandingkan dengan bahan tumpatan lain. Sejak akhir tahun enam puluhan tersebut. maupun MOD (Mesial . Agar pulpa terhindar dari kerusakan. dan adanya lapisan senyawa oksida yang belum sempurna. pasien banyak yang mengeluh karena seringkali adanya fraktur pada tumpatan kelas II. selain mengangkat jaringan karies juga mengangkat jaringan yang sehat untuk memperoleh retensi pada kavitas. Biokompabilitas resin komposit kurang baik jika dibandingkan dengan bahan restorasi semen glass ionomer. Akibatnya. Resin Komposit Generasi resin komposit yang kini beredar mulai dikenal di akhir tahun enam puluhan. Sejak itu. l. Dalam jangka panjang. Semen Silikat Semen yang didasari oleh terbentuknya reaksi antara kaca silikat dengan asam telah digunakan di kedokteran gigi sejak lebih dari 100 tahun yang lalu. Warnanya sesuai dengan warna gigi dan cocok digunakan untuk restorasi gigi anterior. Bahan ini tidak begitu mahal dan sampai tingkat tertentu kesalahan dalam manipulasi masih menghasilkan tumpatan yang baik. semen ini mudah larut terhadap asam yang terdapat dalam plak yang . bahan tumpatan ini dapat tahan lama. perlekatannya dengan jaringan dentin gigi secara makromekanik seperti retention and resistence form. Di samping itu. Jika ini telah dicapai. Warnanya tergantung pada macam serta ukuran pasi dan pewarna yang dipilih oleh pabrik pembuatnya. karena resin komposit merupakan bahan yang iritan terhadap pulpa jika pulpa tidak dilindungi oleh bahan pelapik. box form dan retention groove) pada lesi karies daerah interproksimal.amalgam sebagian besar telah memenuhi persyaratan ADA specification no.

Keadaan ini. Menurut Mujiono. bahan ini dapat diperoleh dalam tipe yang mengeras lebih cepat. penggunaannya hanya pada kavitas yang masih terlindung.melekat di atasnya. karena dapat menyebabkan melemahnya struktur gigi akibat jaringan sehat tinggal sedikit. lebih translusens. Dengan cara memberikan etsa asam pada semen glass ionomer. sebaiknya tetap digunakan pelapik. Semen Glass Ionomer Sebelum ditemukan semen glass ionomer oleh Wilson dan Kent pada 1972. Keunikan lain dari bahan semen glass ionomer adalah kemampuannya untuk berikatan dengan dentin dan email secara kimia sehingga menghasilkan penutupan yang baik. Semen glass ionomer dapat digunakan sebagai restorasi tunggal atau dapat dipakai sebagai basis dan di atasnya dilapisi oleh resin komposit (teknik sandwich). tidak mudah larut. misalnya. Semen glass ionomer terbentuk karena reaksi antara bubuk kaca alumino-silikat yang khusus dibuat dengan asam poliakrilat. semen glass ionomer juga dapat meningkatkan perlekatan resin komposit. Semen semacam ini mempunyai ketahanan terhadap abrasi dan keradiopakannya. semen silikat merupakan bahan tumpatan plastis aterior yang paling banyak digunakan. Saat ini. Setelah tercampur. Di samping itu. sekalipun tanpa diberi pelapik. dan estetikanya dapat diterima. Namun. pasta semen ini ditumpatkan ke kavitas pada saat bahan masih belum mengeras. Kekasaran permukaan ini dapat memberi retensi mekanis terhadap resin komposit. khususnya karena bahan ini beradhesi ke dentin dan email. Di bagian ini pengangkatan jaringan keras sebagai retensi kurang memungkinkan. Hal ini mungkin disebabkan oleh besarnya molekul polyanion sehingga asam tidak dapat memasuki tubulus. Walaupun demikian. Walaupun demikian. terjadi pada situasi tidak adanya email untuk retensi resin komposit. yaitu cermet. resin komposit juga telah berkembang dengan pesat sehingga menjadi tumpatan plastis anterior yang paling banyak dipakai. semen glass ionomer juga dapat digunakan untuk meningkatkan kemampuan perlekatan amalgam dengan jaringan dentin gigi. Semen glass ionomer dapat ditumpatkan di kavitas yang dalam tanpa mengiritasi pulpa. Lean et al (1985) dan Tyas et al (1989). akan terjadi erosi dan permukaan semen menjadi kasar. sehingga dapat digunakan pada gigi posterior. pemakaian glass ionomer tetap meningkat. Bahan ini juga mempunyai sifat khas melepaskan fluor sehingga bersifat antikaries. terutama pada karies di bagian interproksimal. peradangan tetap timbul jika semen langsung diletakkan di atas pulpa yang terbuka. tanpa harus melakukan preparasi kavitas. agar tidak timbul reaksi yang tidak diinginkan pada kavitas dengan dentin. Untuk mendapatkan hasil yang maksimal dari bahan tumpatan ini. yaitu sebagai perantara untuk menambah retensi tumpatan komposit. Namun. Semen glass ionomer yang berisi logam perak dalam bubuknya telah dikembangkan serta dikenal dalam nama generiknya. karena semen ini tidak sekuat amalgam. Dengan demikian. bahan ini direkomendasikan untuk digunakan secara luas pada abrasi serviks. cit Mc. Biokompabilitas dari bahan ini sangat tinggi walaupun semennya bersifat sangat asam. semen silikat oleh dokter gigi mulai jarang digunakan karena banyak kekurangannya. harus dijaga kontaminasi antara bahan ini dengan saliva selama penumpatan dan sebelum semen . atau kalaupun ada hanya sedikit sekali. Sejak pertama kali diperkenalkan. Di samping itu.

Kekurangan Bahan Semen Glass Ionomer Di samping beberapa keunggulan yang dimiliki oleh bahan glass ionomer yang telah kita bicarakan di atas. terutama pada daerah kontak oklusal yang luas. Semen glass ionomer merupakan bahan tumpatan baru di bidang ilmu konservasi gigi yang dikembangkan dalam beberapa tahun terakhir ini.mengeras sempurna. Kesimpulan Penggunaan bahan semen glass ionomer untuk restorasi gigi sebaiknya menggunakan bahan restorasi yang tepat. Demikian juga ketahanan terhadap abrasi juga kurang baik. kavitas harus dijaga agar tetap kering dengan mengusahakan isolasi yang efektif. tumpatan sebaiknya ditutup dengan lapisan pernis yang kedap air selama beberapa jam setelah penumpatan dilakukan. yaitu tidak iritatif. ditemukan pada manula. misalnya tidak iritatif. Kontaminasi dengan saliva akan sangat berbahaya karena semen akan mudah larut dan daya adhesinya akan menyusut. Setelah selesai penumpatan. Dengan demikian. pada orang yang kurang baik dan benar cara menyikat giginya. Semen glass ionomer digunakan sebagai bahan restorasi tetap di kedokteran gigi sejak 1972. preparasinya diusahakan untuk tidak mengambil . serta pada kasus di mana preparasi jaringan sehat gigi kurang memungkinkan. serta disempurnakan dari tahun ke tahun sehingga menjadi bahan restorasi yang memenuhi persyaratan baik estetik maupun kekuatan serta keawetan. Di samping itu. bahan ini dapat menghambat kerusakan tepi. dewasa ini telah dikembangkan teknik restorasi sandwich yang pada hakikatnya semen glass ionomer diaplikasikan dahulu dengan resin komposit. serta mempunyai sifat biokompabilitas yang baik. misalnya dalam hal estestik. Di daerah tersebut akan mudah terjadi fraktur akibat kekuatan geser yang tinggi. Karies yang disebabkan abrasi pada daerah servikal ataupun lesi kelas V. serta pada karies yang pengambilan jaringan gigi yang sehat sebagai retensi kurang memungkinkan. bersifat adhesi. Bkack. meningkatkan dukungan mahkota gigi. Untuk itu. Oleh karena itu. Karena adanya beberapa keunggulan dari bagian tersebut itulah maka semen glass ionomer saat ini secara luas digunakan oleh dokter gigi. Bahan ini juga mempunyai kekurangan jika dibandingkan dengan bahan tumpatan lain. glass ionomer juga bersifat porous dan sulit dipulas sehingga menghasilkan permukaan tumpatan yang kurang halus. bersifat adhesi. Hal ini untuk mencegah desikasi karena hilangnya cairan atau semen melarut karena menyerap air.V. Akibatnya. Glass ionomer juga dapat membantu meningkatkan perlekatan amalgam dengan jaringan gigi menggunakan bahan ini sebagai basis atau liner pada kavitas sebelum ditumpat amalgam. atau pada tumpatan gigi posterior yang menggunakan amalgam. Bahan tersebut harus memenuhi beberapa persyaratan. serta meningkatkan resistensi terhadap fraktur. mengurangi preparasi jaringan sehat gigi. terutama pada kavitas servikal yang sering terjadi pada manula dan orang yang menyikat gigi dengan cara yang kurang baik dan benar. Bahan ini masih kurang baik bila dibandingkan dengan resin komposit. menurut klasifikasi G. dan mempunyai sifat biokompabilitas yang tinggi. mengandung fluor sehingga dapat mencegah karies yang lebih lanjut.

4. untuk mendapatkan hasil yang baik dari bahan restorasi ini. Raphael Tri Endra Untara. London. agar tidak menimbulkan reaksi yang tidak diinginkan sebaiknya bahan pelapik tetap diberikan. Applied Dental Materials. Resin komposit untuk restorasi gigi posterior simposium sehari Mempertahankan Gigi Selama Mungkin. Chicago.jaringan yang sehat sehingga penggunaan semen glass ionomer diunggulkan sebagai bahan restorasi pada kasus-kasus tersebut. Daftar Pustaka 1. Preparasi yang cukup.abrasi servikal: . Sri Kunarti Prijambodo. Majalah Kedokteran Gigi Universitas Airlangga. 2001. sebagai basis dari tumpatan kelas II dari tumpatan amalgam dan teknik sandwich dari tumpatan komposite. Apabila operator memperhatikan hal-hal tersebut di atas maka akan memperkecil faktor-faktor kegagalan. Cara manipulasi bahan yang baik. yaitu menggunakan rubber dam dan memakai gulungan kapas (cotton roll). Memilih bahan restorasi yang tepat untuk suatu kasus. Cecilia G. Berlin. Agustus. 3. Kekuatan Geser Resin Komposit pada Semen Ionomeri Gelas yang dietsa. Majalah Kedokteran Gigi Universitas Airlangga vol. Modern method of restorative dentistry. Mujiono. 6. haruslah diperhatikan adanya isolasi pada daerah kerja. semen glass ionomer direkomendasikan untuk restorasi tersebut. Operator disarankan untuk: 1. 1989. 3. 4. Berlin. 5. Di samping itu. Mc. Ada 2 cara untuk mencegah kontaminasi dengan cairan mulut.. J. Cabe. 1993. Eidenburgh Boston. Henry Lee. Restorasi Gigi. Ali Nurdin. Teknik isolasi pada saat penumpatan dilakukan. JuliSeptember 1996. Oleh karena itu. John F. karena bahan restorasi ini sangat berpengaruh terhadap kontaminasi cairan mulut (saliva). edisi 2. 2. Blackwell Scientific Publication Vienna. 1982. 1990. Penggunaan semen Glass Ionomer sebagai upaya meningkatkan perlekatan tumpatan amalgam dengan jaringan gigi. Soeyatmi Iskandar. Narlan Sumawinata. Melbourne. seven edition Oxfrod. Surabaya: FKG. Rio de Janeiro. vol 34 nomor 3a. Saran Banyak kegagalan terjadi karena teknik pengerjaan yang buruk. operator (dokter gigi) harus dapat menghilangkan atau paling tidak memperkecil halhal yang dapat menyebabkan kegagalan. Jakarta Kedokteran EGC. Perbedaan integritas marginal gingival antara restorasi seme ionomer kaca dan resin komposit teknik sanwich pada erosi . Moch. maka tidak diperlukan pengambilan jaringan yang sehat dalam preparasi kavitasnya. Walaupun semen glass ionomer dapat ditumpatkan di kavitas dalam tanpa mengiritasi pulpa serta tanpa diberi lapisan pelapik. 2. no 3. Karena bahan restorasi ini mempunyai kemampuan untuk berikatan dengan dentin dan email secara kimia. 7. khususnya untuk restorasi gigi kelas V dan pada manula. Lunardi. Tokyo Quintescence Publishing Co. 29.

. Jakarta. 1995. 8.Laporan Penelitian. cetakan IV. 1998. Rasinta Tarigna. Yogyakarta. Kedokteran ECG. Kesehatan Gigi dan mulut. Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Gajah Mada. edisi revisi.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful