1 Analisis Makna MISKINAN dalam doa Rasulullah

Analisis makna MISKINAN dalam doa Rasullulah
(study historycal background, linguistik, kompromisasi )

A. Pendahuluan
Perhatian terhadap eksistensi hadis sepatutnya tidak boleh dipandang sebelah mata apalagi diabaikan begitu saja. Mengingat hadis juga memiliki posisi yang sangat urgen dalam pemecahan masalah yang dihadapi umat Islam. Ketika al-Quran hanya menyuguhkan ketentuan terhadap permasalahan yang dihadapi dengan bahasa implisit atau ketika solusi yang ditawarkan dalam al-quran masih sulit untuk dipahami, maka hadis memiliki hak prerogatif untuk memutuskan kepastiannya. Hadis-sebagaimana yang disepakati jumhur ulama memiliki porsi kedudukan untuk menjelaskan hal-hal yang musykil dalam al-Qur an. Tugasnya sebagai interpreter terhadap pesan-pesan Ilahi dalam al-quran harusnya menjadi indikasi bahwa perhatian untuk menjaga otentitasnya dari tangan-tangan jahil haruslah sejajar dengan perhatian umat muslim menjaga al-quran dari penafsiran-penafsiran yang nyeleneh . Bukan hanya itu, mengingat proses transmisi yang dilalui oleh hadis telah melalui berbagai stafet perubahan zaman sehingga meninggalkan kondisi sosial yang mengeluarkannya serta tidak semua hadis dikeluarkan dalam kondisi yang sama, hadis harusnya tidak boleh serta merta dipahami sebatas pada tataran literal. Dalam hal inilah banyak kekeliruan yang terjadi ditengah masyarakat. Tidak sedikit dari merekaumat muslim-hanya sampai pada struktur kalimat dalam memaknai sumber hukum kedua ini. Pemahaman seperti itu ternyata memunculkan polemik-polemik serta dikotomi-dikotomi pemahaman pada teks hadis. Boleh dikatakan juga mereka kadang terburu-buru memaknai hadis tanpa analis yang memadai. Penulis berasumsi bahwa mungkin berangkat dari realitas inilah yang memotivator para cendekiawan hadis berinisiatif untuk merancang beberapa metode dalam berinteraksi dengan hadis nabawiyah. Diantara mereka yang telah memberikan kontribusinya adalah Yusuf al-Qardawi dan Imam al-gazali. Di Indonesia sendiri seorang tokoh ulama hadis yang terkenal adalah Prof. Dr. H.M. Syuhudi Ismail. Signifikansi pemikiran mereka dalam memaknai hadis terdeskripsikan dalam karya-

2 Analisis Makna MISKINAN dalam doa Rasulullah

karya mereka.1

Dengan berpijak pada beberapa metodologi sistematis yang

ditawarkan, diharapkan mampu memberikan kejelasan dan menghindarkan dari kesan kontradiktif dengan dalil-dalil yang lain.

B. Latarbelakang masalah
Menyadari begitu banyak hadis yang dipahami oleh orang orang secara teksual,

sehingga memunculkan farian-farian tersendiri dalam berinteraksi dengan sumber hukum Islam ini. Tidak sedikit dari kaum muslimin yang pemahamannya hanya dibatasi pada struktural kalimat atau telah berhenti pada susunan harfiyah. Begitu juga dengan hadis tentang doa Rasulullah yang secara eksplisit memaparkan bagaimana beliau berdoa meminta dihidupkan, diwafatkan dalam keadaan miskin dan dikumpulkan bersama orang-orang miskin di akhirat. Memahami secara harfiyah tentunya akan berdampak kepada pemaknanaan sebagai hadis. Tentunya sebagai hadis, hal tersebut menjadi pijakan beramal bagi umat Muhammad. Pokok permasalahannya adalah timbul pertanyaan, bagaimana pemaknaan hadis ini? Apakah hadis ini benar-benar harus dimaknai secara literal? Ataukah ada makna kebenaran yang tersembunyi dibalik teks tersebut? Ketika hadis tersebut dihadapkan dengan hadis-hadis lain ternyata ada kesan kontradiktif. Seperti hadis tentang keutamaan orang meninggal dunia dengan meninggalkan harta warisan kepada keturunannya, hadishadis tentang keutamaan sedeqah, infaq dan bagaimana dengan perintah agama untuk berhaji , membayar zakat, dan lain-lain. Dan juga kewajiban seorang suami untuk memberikan nafkah yang memadai kepada keluarganya. Secara rasio juga dapat dipahami bahwa hidup dalam kecukupan lebih baik dari pada hidup dalam kekurangan. Karena ada sarana untuk beribadah kepada Allah. Kesemuannya ini tentu mengindikasikan tentang

Yusuf Al-qardhawi menulis buku yang cukup monumental dalam keilmuan hadis yang berjudul Kaifa Nata amal Ma assunnah . Imam al-Gazali menyusun buku yang berjudul Assunnah Annabawiyah Baina Ahlil Fiqih Wa Ahlil Hadits . Keduanya telah diterjemahkan dalam versi indonesia. Prof. Dr. H. M. Syuhudi ismail sendiri telah menyusun beberapa buku tentang keilmuan hadis diantaranya Metodologi Penelitian Hadis Nabi. Ketiganya berisi tentang metodologi dalam memaknai hadis-hadis terutama hadis yang terkesan kurang relevan dengan kondisi kekinian. Disamping itu juga disuguhkan beberapa contoh-contoh hadis yang selama ini salah dimaknai oleh kebanyakan orang muslim.

1

analogi. dll. namun kadang ada hadis yang disampaikan dengan menggunakan bahasa kiasan. C. memberikan sedikit solusi dan kejelasan dari permasalahan terhadap pemaknaan hadis tersebut. Takhrij hadis y 2 y 3 y : (1) 2 »: Hadis diriwayatkan oleh ibnu majah nomor 3116 Hadis diriwayatkan oleh imam tarmizi nomor hadis 227 3 .3 Analisis Makna MISKINAN dalam doa Rasulullah keutamaan mempunyai harta. Sehingga peluang untuk beribadah dan beramal dengan maal lebih banyak. majaz. Tidakkah hadis itu kontadiktif ketika dipahami secara tekstual? Berangkat dari permasalahan inilah. penulis tertarik untuk meneliti lebih lanjut apa maksud sebenarnya dari struktur kalimat doa Rasullullah tersebut? Karena mengingat bahwa tidak semua hadis tersebut disampaikan dengan bahasa yang lugas. Semoga dengan penelitian ini dapat memberikan kontribusi.

Namun dalam realitasnya ada sebagian orang yang tidak mengamalkan atau secara otomatis menon-aktifkan pengamalan hadis ini.hlm 121 6 Sunan baihaqiy . 286 Musnad abdu ibnu hamid .hlm 286 7 Al-jaami al-kabir lis-syuyuthi. ternyata tidak sedikit dari ayat-ayat al-quran justru berseberangan dengan makna eksplisit dari doa Rasulullah dalam hadis di atas. Pembahasan hadis dan kritik hadis Sebagai sumber otoritatif kedua dalam Islam. Hal demikian disebabkan karena dari segi kandungan teks (matan) ternyata berkontradiksi dengan kepetunjukan dalam hadis-hadis lain yang diriwayatkan secara mutawatir dan berstatus shahih.4 Analisis Makna MISKINAN dalam doa Rasulullah »« 4 « y : : (1) » : 5 « y »: 6 . Bahkan jika kita kembali melirik kandungan dalam alquran. No. Hlm 5119 5 .8028 Hm. Hadis di atas diriwayatkan oleh Ibn Majah 4 AL-mustadarak ala shahihaini lilhakim. hadis di atas harusnya serta merta diterima dan diamalkan oleh komunitas umat Islam.« y ) 7 ( D.

al-Diya . Bandung: Karisma.1993. Tetapi tidak. Kaifa nata amal maas-sunnah An-nabawiyah. seperti: alHakim. Terj. hlm. melalui jalur Ibn Majah dari Abu Said al-Khudri. sedangkan al-Tirmizi menilainya hasan. al. sedangkan al-Thabrani dan alBayhaqi meriwayatkannya dari Ubadah ibn al-Shamit.Thabrani dari Ubadah bin ash-Shamit. Dari sini dapat dikatakan bahwa hadis ini dari segi sanadnya adalah hadis maqbul sehingga dapat dijadikan hujjah. 35 9 Hadis diriwayatkan oleh imam tarmizi nomor hadis 227 . banyak ulama yang men-shahih-kannya. Al-qardawi sendiri memberikan komentar tentang hadis ini bahwa sebagian orang menganggapnya dha if.Alla . Dan memang demikian keadaannya yang melalui jalur Aisyah. Jika dilihat dari kualitas sanad-nya. dan ath.5 Analisis Makna MISKINAN dalam doa Rasulullah dalam Sunannya dan a-Hakim dari Abu Sa id al-Khudri.8 Berikut penjelasan tentang keadaan rawi-rawinya Analisis sanad hadis dari Ibnu Majah 9 No Nama 1 2 8 Tahun Wafat 91 H - Kunyah Abul Hamzah - Tabaqa h shahabat al-shagir min at- Estimas i Tsiqah Dhaif Penerimaa n Keteranga n An anah ( ) Yusuf al-Qardawi.

2008.hlm. Beliau memaparkan dalam kitabnya yang berjudul ta wil mukhtaliful hadis bahwa pada hakikatnya tidak ada kontra dalam hadis ini. diantaranya Imam Ibnu Qutaibah. Mereka yang mengatakan adanya kontra telah melakukan kesalahan dan berbuat zalim karena mempertentangkan hadis tersebut.6 Analisis Makna MISKINAN dalam doa Rasulullah tabi in 3 21o H Abu Muhamma d al-shagir min attabi in Shuduq yakhtiu As-sima ( ) 4 247 H - Kibar tabia al-tabiin Tsiqah As-sima ( ) Sedangkan ditinjau dari segi kandungan teksnya (matan) hadis tersebut secara lahiriyah bertentangan dengan hadis maqbul yang justru menyuruh untuk minta perndungan dari kemiskinan dan hadis yang menganjurkan untuk mendapatkan kekayaan. Langkah selanjutnya peneliti akan mencoba meneliti dengan beberapa pendekatan agar dapat menghilangkan kesan pertentangan antara dalil-dalil tersebut. Ta wil Mukhtalif al-hadis. Dan kumpulkanlah aku bersama orang-orang miskin. Kontaradiksi itu hanya karena mereka salah dalam mengartikan dan memaknai lafal miskinan . berarti rendah hati. Jakarta:pustaka Azzam.10 Komentar-komentar lain terhadap hadis ini: 10 Ibnu Qutaibah. Seakan-akan Rasulullah memohon agar tidak dijadikan orang-orang yang keras hati dan orang-orang yang sombong dan agar tidak dikumpulkan bersama mereka. Dalam disiplin ulumul hadis hadis hadis seperti ini disebut dengan mukhtaliful hadis. Padahal arti miskinan pada sabda Rasulullah. 279 . Sebenarnya ulama terdahulu telah memberikan komentar terhadap hadis ini. Dengan begitu diharapkan dapat memahami dengan benara sebagaimana yang dimaksudkan oleh Rasulullah. Terj.

Beliau berdoa seperti itu sebagai petunuk kepada umatnya untuk bersikap tawadhu dan menghindari sifat sombong dan angkuh. Tahfatul Ahwadzi . Al-Qadhi tajuddin subkiy berkata. Dan juga tidak dikumpulkan dalam golongan orang kaya yang bersenang-senang dengan hartanya di dunia. sifat butuh kepada Allah. Adapun yang dimohon adalah miskin yang berarti ikhbaat dan tawadhu. 485 13 Hasyiyah sanady ala ibnu majah. Adapun maksud doa rasulAllahumma ahyiniy miskinan. keadaan dia bukanlah orang yang hidup dalam kefaqiran.7 Analisis Makna MISKINAN dalam doa Rasulullah 1.hlm 139 Hasyiyah as-sanadiy ala ibnu majah. Hlm 130 12 11 .11 2. Di dalam kitab tahfatul ahwadzi disebutkan kata miskinan berasal dari kata maskanah yaitu kehinaan dan butuh. Al-baihaqiy memberikan komentar dalam sunannya bahwa rasul tidak memohon kemiskinan yang bermakna sedikit harta. Tetai justru beliau adalah orang paling kaya. Syaikh Zakariyah pernah ditanya tentang makna miskinan dalam hadis tersebut beliau menjawab. Seakan-akan Beliau memohon agar tidak dijadikan orang yang sombong dan takabur. Adapun maksud rasulullah berdoa seperti itu untuk menunjukkan ketawadhuannya kepada Allah.hlm. sebab beliau diwafatkan oleh Allah dalam keadaan cukup. 485 14 Faidh al-Qadir.tidak menjadi orang yang sombong.12 3. takabur dan tidak termasuk orang kaya yang bersenang-senang dengan hartanya.adalah ketenangan hati bukan kemiskinan bagian dari kefakiran.13 4. miskinan dalam hadis itu adalah memohon ketawadhuan dan sifat khudu agar Beliau-shallallahu alaihi wa sallam. Allah telah mnecukupkan untuk hidupnya dan keluarganya. Dalil-dalil yang kontradiktif alquran maupun assunnah Ayat-ayat yang nampak bertentangan. Hlm. aku telah mendengar imam walid berkata bahwa rasul bukanlah orang yang faqir dari harta.14 E.

« » - - Aku memohon kepadamu akan kecukupanku dan kekucukupan majikanku. khusus (untuk mereka saja) di hari kiamat[536]. 15 16 Al-baqarah ayat 198 Ad-dhuha ayat 8 17 Musnad Ahmad no." Demikianlah kami menjelaskan ayat-ayat itu bagi orang-orang yang Mengetahui. Maka apabila kamu Telah bertolak dari 'Arafat. dan Sesungguhnya kamu sebelum itu benar-benar termasuk orang-orang yang sesat. lalu dia memberikan kecukupan. 16167 . y Katakanlah: "Siapakah yang mengharamkan perhiasan dari Allah yang Telah dikeluarkan-Nya untuk hamba-hamba-Nya dan (siapa pulakah yang mengharamkan) rezki yang baik?" Katakanlah: "Semuanya itu (disediakan) bagi orang-orang yang beriman dalam kehidupan dunia. berdzikirlah kepada Allah di Masy'arilharam[125].8 Analisis Makna MISKINAN dalam doa Rasulullah y 15 Tidak ada dosa bagimu untuk mencari karunia (rezki hasil perniagaan) dari Tuhanmu. dan berdzikirlah (dengan menyebut) Allah sebagaimana yang ditunjukkan-Nya kepadamu. y 17 . 16 y Dan dia mendapatimu sebagai seorang yang kekurangan.

Sesungguhnya tidak ada yang menguasai keduanya kecuali engkau.9 Analisis Makna MISKINAN dalam doa Rasulullah y 18 y 19 : ": - y Ya Allah aku memohon karunia dan rahmat-Mu. 5898 Sunan at-Tarmizi 3422 20 Hadis tirmizi hlm. tambahkanlah kami. Dan muliakanlah kami. 462 . dan janganlah kurangi. muliakanlah kami dan janganlah engkau hinakan kami. y » 20 - Artinya: Ya allah. dan janganlah orang lain kamu muliakan di 18 19 Hadis bukhari no. berilah kami (rezki) dan dan jangalah kamu halangangi kami (memperoleh rezki).

171 Shahih bukhari 5266 23 Musnad ahmad no. 17.« » » « 21 y » - Sesungguhnya apabila kamu membuat para warismu kaya adalah lebih baik bagimu daripada engkau meniggalkan mereka dalam keadaan miskin sehigga terpaksa mengharapkan pemberian manusia. 21 22 Shahih bukharinjuz 5 hlm.10 Analisis Makna MISKINAN dalam doa Rasulullah atas (kehinaan) kami.096 . y 22 y 23 Alangkah baiknya harta yang baik ditangan orang yang baik. Ridhailah kami dan (berikanlah balasan ridha) dari kami (terhadapMU) .

tapi memiliki beberapa arti ketika mengalami perubahan dari segi morfologi (perubahan kata). Kata miskinan yang kemudian diartikan dalam bahasa Indonesia dengan kata miskin. Boleh jadi kata tersebut memiliki makna yang lebih dalam sehingga tidak cukup untuk diwakili dengan satu kata dari bahasa lain. sehingga menimbulkan kesan kontradiktif dan ketidakrelevanan dengan dalildalil lain. Miskin sendiri dalam kamus bahasa Indonesia dipergunakan untuk menyatakan keadaan orang yang tidak bercukupan. tazallala ( tunduk merendahkan diri). Pusat bahasa departemen pendidikan Indonesia. perhatian peneliti akan lebih intens pada kata miskinan . keadaan melarat serba kekurangan dan butuh uluran tangan orang lain. Kata sakana sendiri tidak hanya memiliki satu arti.25 Namun patut diketahui bahwa dalam proses transliterasi sebuah kata. Hlm 1032 . Itmaanna (menjadi tenang). Peneliti sendiri berasumsi demikian. tidak berharta.11 Analisis Makna MISKINAN dalam doa Rasulullah y : 24 : : Ya Allah. mungkin terjadi pemaknaan seperti itu. Tahun 2008. 367 Kamus Indonesia. tidak bisa serta merta mewakili makna dari kata yang diterjemahkan. Dalam kamus al-munawwir kata miskinan diambil dari kata sakana . Ini menunjukkan keterbatasan bahasa Indonesia sendiri. Dalam kasus ini. Seperti berarti diam. Kasus seperti ini dapat banyak kita temukan dalam terjemahan teks arab yang kurang representatif ketika diterjemahkan dalam bahasa Indonesia. Sebagaimana yang dipaparkan pada tema yang dikaji. Analisis linguistik Pada bagian ini fokus kajian akan diarahkan pada masalah kebahasaan. aku memohon perlindungan-Mu dari kekafiran dan kefakiran 223 / 19 ) ) : » F. istakana wa 24 25 Shahih ibnu huzaimah hlm. Jakarta: Pusat Bahasa.

12 Analisis Makna MISKINAN dalam doa Rasulullah istakaana (tunduk. Sebagai peerbandingan peneliti akan mencoba menguraikan makna kata faqr agar dapat lebih memperjelas perbedaannya dengan kata miskinan . Tidak seharusnya hadis itu hanya dipahami secara tekstual berdasarkan pemahaman general orang-orang terhadap kata miskinan . Ta wil Mukhtalif al-hadis. 280. khusuk dan tunduk. Dikatakan dalam bahasa Arab tamaskana ar-rajul apabila seseorang lembut. hlm. 29 Allah berfirman dalam surah ad-Duha ayat 8 Dan dia mendapatimu sebagai seorang yang kekurangan.hlm. Sebab beliau sendiri dalam Alquran menyebutkan bahwa Allah mendapati muhamad dalam keadaan kekurangan dan memberikan menjamin kepadanya untuk menjadi orang yang bercukupan. 28 Ibnu Qutaibah. diharapkan dari hasil analisis ini dapat memberikan penjelasan tentang ruang penggunaan kedua kata tersebut. Munawwir. Surabaya: Pustaka Progressif. Seandainya Rasul memohon dengan menggunakan kata miskinan yang berarti kefakiran atau miskin. Kata faqir biasanya digunakan untuk menyebutkan keadaan orang yang butuh.26 Adanya variasi makna yang dimiliki oleh kata miskinan memberikan peluang untuk dipahami maknanya tersebut berdasarkan konteks hadis tersebut dikeluarkan. sakiynah (tuma ninah). Kamus al-Munawwir Arab-Indonesia Terlengkap. 27 26 .29 Dalam bahasa Arab sendiri kata yang sering digunakan untuk menyebutkan keadaan orang miskin atau orang yang kurang harta benda adalah kata al-faqr atau faqir.27 Karena terbukti bahwa kata ini termasuk kata yang multimakna (banyak arti). 2008. patuh. 646 Kata miskinan dalam bahasa Arab sangat identik diterjemahkan masyarakat dengan arti miskina atau fakir. merendahkan diri). Terj. dengan merendahkan diri di hadapan Allah SWT.28 Beliau mendasari argumennya dengan sabda Rasulullah kepada orang yang shalat: Melemahlah. rendah. Jakarta:pustaka Azzam. tentulah Allah tidak akan mengabulkan permohonan itu. tenanglah dan tundukkanlah kepalamu Beliau berpendapat bahwa maksud hadis tersebut hendaklah engkau khusyu . Ibnu Qutaibah memberikan komentar bahwa kalimat miskin (maskanah) adalah kalimat yang diambil dari kata as-sukun. W.1997. lalu dia memberikan kecukupan. Mungkin dari sini bisa memberikan A.

.....13 Analisis Makna MISKINAN dalam doa Rasulullah sedikit pencerahan bagaimana perbedaan makna dari miskinan dan faqir .. Kemudian Allah membukakan pintu rezkinya dan kemudian Rasul pada saat itu hidup dalam taraf kehidupan orang yang kaya. yaitu al-faqr .. Hidup dengan penuh perjuangan dan kesabaran. Hal dapat kita lihat dalam sejarah Beliau yang hidup dalam kekurangan sebelum bertemu dengan Siti Khadijah... G. Pada keadaan yang itulah yang disebut dengan al-kafaaf (sederhana) dan Rasul meninggal ........ Pada awal hidupnya Rasul hidup dalam keadaan ke-faqir-an.. Sebab jika kata miskinan diasosiasikan kapada orang yang butuh.. Artinya hidup dalam kesederhanaan. Walaupun tidak ada peryataan secara eksplisit.. Keadaan yang kaya tersebut tidaklah membuat Rasul leha-leha dan menjadikan kecintaannya terhadap harta menjadi berlebihan.... mengeluarkan shadaqah... Historycal Background Al-qurtubi dalam kitab al-mufhim berusaha memberikan kejelasan tentang maksud miskinan dalam hadis tersebut. al-ghinaa dan al-kafaaf . melarat lantas kata faqr diidentikkan kemana? Disini kiranya perlu pemetaan yang lebih signifikan antara keduanya agar tidak ada ketabuan terhadap makna kata tersebut. tidak lebih dan kurang alias pas-pasan. Dengan harta yang diberikan beliau membagikan kepada yang berhak..... Keadaan beliau pada saat itu disebut dengan al-kafaaf.. namun peneliti berasumsi bahwa pada saat kondisi Rasullullah kaya beliau mengucapkan doa tersebut agar dihidupkan dalam keadaan miskinan (cukup) bukan kaya dan bukan faqir........ Tapi jusru keadaan itu dimanfaatkan sebagai sarana mendekatkan diri kepada Allah. Keadaan ke-faqir-an justru berpotensi mendatangkan mudharat........ dapat menghilangkan kesusahan akan tetapi tidak mengikuti gaya hidup orang yang bersenang-senang. Namun beliau tetap menjaga diri jangan sampai masuk dalam keadaan yang faqir .. Al-qurtubiy sendiri menambahkan bahwa al-kafaaf adalah cukup sesuai dengan kebutuhannya. Beliau mengemukakan bahwa Allah telah mengumpulkan tiga keadaan pada diri Rasulullah.

Itulah sebabnya Rasulullah berdoa Maksudnya Ya Allah cukupkanlah mereka dari makanan pokok agar tidak membawa mereka kehinaan kemiskinan.265 Ibid.Fathul bariy. Kompromisasi (al-jam u wa al-taufiq) Masih menjadi sebuah perdebatan panjang di kalangan ulama mengenai kontradiktif atas dalil-dalil syar i (al-quran maupun as-sunnah). Senada dengan hal itu Syuhudi Ismail mengungkapkan bahwa sesungguhnya tidak mungkin hadis Nabi bertentangan dengan hadis nabi atu bertentangan dengan kepetunjukan dalalm al-Quran sebab apa yang dikemukakan oleh Nabi.14 Analisis Makna MISKINAN dalam doa Rasulullah dalam hidup sederhana. dan janganlah engkau melebihkan sebagaimanayang dimiliki orang-oran yang bersenang-senang adn agar mereka tidak terlalu pemurah di dunia.30 Lebih lanjut ibnu hajar menyebutkan:31 " " Barangsiapa yang memiliki sifat tersebut maka dia akan mendapatkan apa yang dituntutnya dan mencapai kebahagiaan di dunia dan di akhirat. baik berupa hadis 30 31 Ibun hajar. Dan ini sejalan dengan hadis Rasullullah yang berbunyi kairul umuri ausatuha. . Inilah yang digunakan oleh mereka yang mengutamakan kaffaf karena Rasul berdoa untuk dirinya dan keturunannya diberi keadaan yang sebaik-baiknya. Sebagian ulama berpendapat bahwa sebenarnya tidak ada pertentangan antara ayat-ayat maupun hadis-hadis Nabawiyah.hlm. H. Hidup dalam kesederhanaan dan berkecukupan lebih baik daripada hidup kaya yang menganiaya dan hidup miskin yang menyakitkan.

15 Analisis Makna MISKINAN dalam doa Rasulullah maupun ayat al-quran adalah berasal dari sumber yang sama yaitu Allah.32 Pertentangan itu boleh jadi hanyalah dalam tataran pemahaman para peneliti hadis. Terj.Allah menegaskan bahwa sabda adalah wahyu bersumber dari-Nya.hlm. Muhammad Wafaa.hlm. Dalam kitab Zad al-Ma ad. Dalam ayat tersebut .S. Beliau berdasarkan firman-firman Allah Q. an-najm ayat 2-3.35 Ibnu hazm sendiri mengakui tidak adanya pertentangan antara dalil-dalil syara. al-ahzab ayat 21. maka jelas tidak ada pertentangan maupun dalam hadis shahih. baik dalam am-khashnya dan ijmal-tafsirinya. 55. Muhammad Wafaa. Karen pertentangan itu tidak sebenarnya terjadi pada dalil-dalil syarat. Syuhudi ismail.36 sedikit pun dalam al-quran Inilah argumen yang mendukung tidak adanya pertentangan dalam syariat. tidak terjadi secara sebenarnya (hakiki). Jakarta: bulan bintang. 33 34 32 Asy-Syaukani juga menyitir perkataan abu bakar bin Huzaimah yang senada dengan pendapat imama syafi dalam kitab al-ibjah Syarh al-minjah. karena syariat pada hakikatnya bersumber dari satu pokok. Seperti halnya al-quran bersumber dari Allah.Adillati as-Syar iyati min al-Kitabi Wa as-Sunnah Wa at-Tarjihu Bainaha. an-nisa ayat 82. 35 . Jatim: Al-Izzah. maka itu hanyalah menurut pemikiran dan pandangan mujtahid saja . maka pada ulama menetapkan salah satu metode untuk mencapai penyelesaiannya dan menghilangkan M. salah satunya meniadakan lainnya.2001. 1992.33 Asy-syaukani menyitir perkataan dari Abu Bakar ash-Shairafi bahwa Imam Syafi34 berkata: Selamanya tidak akan mungkin terjadi pertentangan antara dua hadis shahih.Adillati as-Syar iyati min al-Kitabi Wa as-Sunnah Wa at-Tarjihu Bainaha. Ta arud al.142 Dr. Hal ini boleh jadi disebabkan karena keterbatasan keilmuan untuk memaknai susunan kata dari dalil-dalil tersebut atau kesalahan meraka dalam memaknai maksud dan tujuan dari teks itu. Tidak ada pertentangan pada teks-teks itu sendiri. Ta arud al. baik pada dalil-dalil qath i maupun dalildalil dzanni. Terj. Apabila terjadi pertentangan antara dalil-dalil syara . Jatim: Al-Izzah.2001. 52. 36 Dr. Pertentangan-pertentangan itu hanyalah sebatas keterbatasan kita dalam memahami pesan-pesan dibalik teks tersebut. Pendapat inin juga didukung oleh inu Qayyim. dan Allah sendiri menegaslan tidak ada pertentangan sedikit pun dalam semua yang bersumber dari-Nya. Apabila semuanya bersumber dari Allah. Metodologi penelitian hadis nabi. Hlm. kecuali dalam bentuk nasik-mansukhnya bila dapat diketahui masa datangnya. Mayoritas fuqaha dan ahli hadis berpendapat bahwa pertentangan mutlak tidak akan terjadi secara hakiki antara dalil-dalil syara .

16 Analisis Makna MISKINAN dalam doa Rasulullah kesan kontradiktif tersebut. Sedangkan ulama syafi iyah mendahulukan metode ini sebelum metode nasikh-mansukh. Namun sejauh peneliti mencari. yaitu pendekatan linguistik. 38 Ibnu Qutaibah. Peneliti akan berusaha mengkomparasikan data-data yang disebutkan sebelumnya untuk menghasilkan sebuah kesimpulan final dan tepat. Oleh karena itu. pendekatan-pendekatan yang dilakukan kebanyakan hanya terfokus pada satu aspek. Penggunaan kata faqir lebih diidentikkan kepada prihal kekurangan dan butuh. Jakarta:pustaka Azzam. 2008. metode al-jam u digunakan ketika penyelesaian atas kontradiktif dalili-dalil syar i tidak bisa diselesaikan dengan metode nasakh-mansukh dan at-tarjih. 280 37 . wafatkan aku dalam kefaqiran dan kumpulkalah aku bersama-sama orang faqir. Pada kalangan ulama hanafiah..-pada hakikatnya tidak ada pertentangan padanya... hadis ini dapat diselamatkan dari pertentangan dengan hadis yang menyebutkan bahwa Rasul memohon kepada Allah dari kefakiran. Sejatinya telah banyak ulama yang mengomentari hadis ini dengan berbagai argumennya. Penjabaran di atas dapat memberi dukungan bahwa hadis Rasulullah-Allahummah ahyiniy miskinan. Ta wil Mukhtalif al-hadis.. peneliti akan menerapkan metode ini37 untuk menganalisa maksud doa Rasulullah Allahumma ahyiniy miskinan.. Terj. tersebut agar dapat menghindari kesan kontradiktif dengan dalil-dalil lain. Mengutip perkataan Ibnu Qutaibah dalam kitab ta wil mukhtalif al-hadis . Sebab pada hakikatnya kata miskinan dan fakir adalah dua kata yang memiliki makna yang berbeda dimensi.38 Dengan pendekatan linguistik. padahal keduanya adalah berbeda. maka hal tersebut baru dikatakan adanya pertentangan pada hadis-hadisnya. Pertentangan itu hanyalah sebatas pada tataran memahami hadis tersebut. Disini peneliti juga akan mengemukakan pendapat-pendapat mereka..hlm. Hal tersebut tentunya masih menyisakan beberapa pertanyaan dan keganjalan terhadap pemaknaan hadis ini ketika dipandang dari sudut lain. Metode ini dikenal dengan al-jam u wal-taufiq yaitu dengan berusaha memahami makna sebenarnya dibalik teks-teks yang terdapat kesan pertentangan. Sedangkan miskinan dalam makna asalnya digunakan untuk meUlama hanafiah berbeda dengan ulama syafi ah dalam mengaplikasikan metode al-Jam . tidak pada hakikatnya. bahwa kebanyakan orang orang salah dalam memahami hadis ini karena menyamakan kata faqir dan miskinan . Seandainya Rasulullah berdoa dengan mengucapkan Ya Allah hidupkan aku dalam kefaqiran.

walaupun hadis tentang faqir itu terkesan kontra dengan hadis lain. bukan miskin kekurangan harta dan butuh uluran tangan orang lain. banyak hadis-hadis yang secara lahiriyah menyebutkan keutamaan dan keunggulan hidup dalam keadaan faqir. tidak ada hadis yang menyebutkan secara eksplisit Rasul minta kefakiran. tetapi tidak ada dalam hadis yang memberikan kepetunjukan secara lugas bahwa Rasul berdoa minta dihidupkan atau diselamatkan dengan menggunakan kata faqir . Keduanya berpasang-pasangan. Namun bukan berarti sampai disini telah menyelesaikan seluruh pertanyaan yang sebelumnya menjanggal. Rasul berdoa dijauhkan dari kefaqiran karena berpotensi menimbulkan madharat dan penderitaan. Ujian tidak hanya sebatas penderitaan tetapi juga berupa kesenangan. Hal pertama yang harus digarisbawahi. 39 Problem yang dihadapi sekarang adalah ketika hadis ini dihadapkan dengan hadis-hadis yang menjelaskan bahwa Rasul memohon perlindungan kepada Allah dari fitnah kefakiran tentu akan menimbulkan kekontrafiktifan lagi dengan hadis-hadis Nabi tersebut. .17 Analisis Makna MISKINAN dalam doa Rasulullah representasikan-kan keadaan cukup dan sederhana. Kita ketahui bahwa Allah menciptakan segala sesuatu sunnahtullah. Di sisi lain. Keadaan miskin dan kaya merupakan merupakan media yang digunakan Tuhan untuk menguji manusia. Jadi hadis ini benar benar terkesan kontra. Sejauh peneliti mencari . Adapun maksud kepetunjukan hadis Rasullullah yang menyebutkan keutamaan hidup faqir dengan menggunakan kata faqir 39 40 Lihat surah al-anbiyaa ayat 35. Itulah mungkin kiranya sebagai alasan mengapa dalam doa rasulullah justru menggunakan kata faqir ketika berdoa dijauhkan dari fitnah kemalaratan dan kekurangan atau miskin( baca:kefakiran). Seperti sabda Rasulullah kefakiran kepada seorang mukmin lebih baik dari tali kekang yang bagus yang ada di pipi seekor kuda. Hadis-hadis tersebut juga menyandang status maqbul. Apakah memang begitu halnya? Ataukah permasalahan ini masih seirama dengan hadis-hadis sebelumnya? Artinya pertentangan itu hanyalah perspektif peneliti.40 Artinya walaupun orang mu min adalah orang yang taat atau berdoa dihindari dari kefakiran bukan berarti keadaan fakir tidak akan pernah melekat dalam kehidupan orang mu min. Allah tidak selalu mengijabah doa sesuai dengan yang dimohonkan. Boleh jadi Allah memberikan kefaqiran karena itu lebih baik baginya daripada diberi kekayaan. dalam artian bisa dijadikan hujjah.

Jakarta: Pustaka Azzam. APAKAH DALAM ARTIAN SIKAP MERASA CUKUP (QANAAH) ATAU PUNYA HARTA YANG CUKUP? KALAU DIARTIKAN PUNYA HARTA YANG CUKU ALIAS PAS-PASAN TERUS BAGAIMANA DENGAN PERINTAH BERSEDEQAH. akan memberikan hiasan di dunia dan memberikan pahala yang besar di akhirat. 281 . APA ARGUMEN YANG KUAT KENAPA HARUS DIBEDAKAN MAKNANYA SATU DEMAKNAI MISKIN DAN YANG SATU DIMAKNAI SECARA TA WIL PADAHAL MENGGUNAKAN SATU SHIGAT? KALAU DIARTIKAN DENGAN CUKUP HARTA. HAJI. Bukan faqir dalam cakupan general.2008. ZAKAT? KALAU DIARTIKAN PERASAAN CUKUP ( QANAAH) WALAUPUN PUNYA KELEBIHN SEPERTINYA SESUAI DENGAN HADIS GINA AN-NAFS? 41 Ibnu qutaibah.hlm. Ta wil mukhtalif al-hadis. MENIGGALKAN WARISAN DLL? Pendekatan korelasi dengan dalil yang lainnya. Kesimpulan ini berdasarkan analisis pada struktur kalimat hadis tersebut. maka Allah SWT. PAS-PASAN. ZAKAT. Pada hadis tersebut kata faqir diasosiasikan kepada orang yang beriman. Dengan keyakinan itu mereka berlapang dada dan bersikap sabar serta ridho dengan kefakiran yang ditimpakan.Terj. BAGAIMANA DENGAN PERINTAH SEDEKAH . Tentunya orang yang berpredikat Iman sudah pasti memiliki keteguhan dan ketetapan hati yang kuat bahwa apapun yang ditimpakan kepadanya merupakan ujian dari Allah.18 Analisis Makna MISKINAN dalam doa Rasulullah merupakan sebuah indikasi tentang kemuliaan sifat sabar ketika menghadapi keadaan miskin (melarat). BAGAIMANA DENGAN AYAT ZAKAT YANG MENGGUNAKAN KATA MASAKIN. 41 Bedakan antara orang miskin dan gaya hidup oran miskin? Mengapa rasul berdoa dijauhkan dari kefaqiran( ne analisis kata faqir)? KALAU MEMANG MISKINAN DAPT DIARTIKAN CUKUP . Inilah keutamaan orang mu min.? KALAU DIARTIKAN TAWADHU ATA RENDAH DIRI. Sehingga maksud keutamaan kefakiran dibandingkan dengan tali kendali kuda pada hadis itu dipahami bahwa siapa yang sabar atas musibah kefakiran yang menimpanya dan ridha dengan hal tersebut.

2. Penggabungan atau pentarjihan antara hadis-hadis yang (tampak) bertentangan.Tej.Gazali sebagai tokoh hadis dan ahli fiqih memberikan kejelasan bahwa hadis. Memebedakan antara alam gaib dan alam kasatmata. serta tujuannya. Beliau menambahkan boleh jadi riwayat-riwayat tersebut diperuntukkan dalam bidang-bidang tertentu dan tujuan yang terbatas. Hadis terebur harusnya dimatarantaikan dengan hadis-hadis lain yang terkait. Memastikan makna dan konotasi kata-kata dalam hadis. Al. Memahami as-Sunnah sesuai petunjuk al-Quran. bagaimana proses harta itu didapatkan dan bagaimana mengfungsikan harta tersebut. Memahami hadis dengan mempertimbangkan latar belakangnya.42 Metode imam al-qardawi dalam memahami hadis 1. itulah yang akan dipertanggungjawabkan kelak.43 223 42 43 / 19 ) - ) sama Al-gazali. tetapi bagaimana menganalisanya secara tepat sehingga menghasilkan pemahaman yang benar tanpa harus menafikan dalil lain.hadis tersebut bukan berarti secara serta merta harus ditinggalkan atau dinonaktifkan karena kesan kontradiktif dengan dalil lain. 3. Hlm 145 . situasi dan kondisinya ketika diucapkan.19 Analisis Makna MISKINAN dalam doa Rasulullah BUKANLAH PADA HADIS ATIRMIZI AISYah bertanya dan rasul menjawab dengan kata al-agniya?ini berarti dipahai miskinan Al-gazali juga menambahkan bahwa dalam memutuskan sebuah hukum tidak boleh hanya berdasar pada hadis yang parsial (terpisah) dari yang lainnya. I. Tapi. 6. 5. 7. 8. Membedakan antara ungkapan yang bersifat majaz dalam memahami hadis. Kesimpulan Yang menjadi titik tekan dari problem hadis ini sebenarnya bukan pada kepemilikan harat benda yang banyak. Surabaya: Dunia Ilmu . Menghimpun hadis-hadis yang terjalin dalam tema yang sama. Memebedakan antara sarana yang berubah-ubah dan sasaran yang tetap. Kemudian hadis tersebut dipertimbangkan sesuai dengan kepetunjukan al-quran. Analisis polemik hadis. 4.

Mau tau aja . .20 Analisis Makna MISKINAN dalam doa Rasulullah « » : : « - » :- .. Ada deh...

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful