P. 1
sistem instrument elektronik

sistem instrument elektronik

|Views: 5,285|Likes:
Published by sopan sa

More info:

Published by: sopan sa on Mar 01, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

08/01/2013

pdf

text

original

Tipe ini banyak dipakai, umumnya untuk beban sampai 10 kg. Momen tekuk (bending)
yang terjadi pada batang akibat adanya gaya mengakibatkan terjadinya stress di dekat
tambatan batang tersebut.

Dengan peletakan strain gauge seperti di atas, maka R1 dan R3 akan mendapat strain
tarik sedangkan R2 dan R4 mendapat tekanan.

Strain e atau defleksi d sebagai fungsi F dapat dinyatakan sebagai :
e = 6F1/Ebt 2

1 = panjang efektif batang

b = lebar batang

d = 4Fe 3/Ebt 3

t = tebal batang

- 70 -

6.2.4. Pressductor

Pressductor bekerja berdasarkan kepada transduser magneto-elastik, yaitu suatu
transduser yang terbuat dari suatu bahan magnetik yang permeabilitas magnetiknya
dapat berubah jika mendapat tekanan/gaya.

Alat ini terdiri dari beberapa lapis lembaran bahan magnetik khusus yang disusun dan
diikat menjadi satu bentuk yang masif. Dua buah lilitan primer dan sekunder dipasang
tegak lurus satu sama lain dan membentuk sudut 45° terhadap arah gaya.

Jika arus AC dilewatkan pada Iilitan primer dan tidak ada gaya yang bekerja, maka tidak
ada flux yang mengimbas ke lilitan sekunder, seperti pada gambar (a). Pada saat
diberikan gaya, permeabilitas magnetik bahan yang searah dengan gaya akan berkurang,
akibatnya medan maknit dalam transduser juga berubah sehingga ada flux yang masuk
ke lilitan sekunder, banyaknya flux ini sebanding dengan besarnya gaya sehingga
tegangan di lilitan sekunder mewakili besarnya gaya.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->