P. 1
Amalan Bulan Rajab

Amalan Bulan Rajab

|Views: 225|Likes:
Published by Suprianto Anto

More info:

Published by: Suprianto Anto on Mar 02, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

10/03/2013

pdf

text

original

Amalan Bulan Rajab

Oleh Muhammad ESA Referensi: Al-Haj al-Syaikh µAbbas al-Qumi, Mafatih al-Jinan, Mansyurat Dzawi alQurba, Beirut, 1992.

Rasulullah Saww bersabda: ³Bulan Rajab adalah bulan Allah Yang Maha Agung, tidak ada bulan yang menandingi kemuliaan dan keutamaannya. Di dalamnya diharamkan berperang dengan orang-orang kafir, karena bulan Rajab adalah bulan Allah, Sya¶ban adalah bulanku dan Ramadhan adalah bulan ummatku. Barangsiapa yang berpuasa sehari di dalamnya wajib baginya memperoleh ridha Allah, dijauhkan dari murkanya, dan diselamatkan dari semua pintu neraka.´ Berdasarkan hadits tersebut, Rajab merupakan bulan yang istimewa bagi umat Islam untuk memperbanyak ibadah. Sebab di bulan Rajab berperangpun diharamkan guna memberi kesempatan kepada umat Islam agar leluasa melaksanakan ibadah (amalan). Amalan di bulan Rajab ada yang bersifat khusus dan bersifat umum.

Amalan dan doa yang bersifat khusus
Amalan dan doa bersifat khusus adalah amalan yang dilakukan pada malam atau hari tertentu di bulan Rajab di antaranya: 1. Membaca doa berikut pada malam pertama, khususnya ketika melihat bulan tanggal 1 Rajab sbb:

.

Allâhumma barik lana fi Rajab wa sya¶ban, wa ballighnâ syahra Ramadhan, wa a¶innâ µalâsh shiyâmi wal qiyâmi wa hifzhil lisân, wa ghadhdhal bashari, wa lâ taj¶al hazhzhnâ minhul jû¶a wal µathasy.

) 2. dan jangan jadikan puasa kami hanya lapar dan dahaga. qiyamul layl. amalan yang dilaksanakan sbb: a. Allah Tuhanku. b. Kemudian mohonlah kepada Allah apa yang diinginkan. menjaga lisan dan menjaga pandangan. Setiap rakaat sesudah membaca surat al-Fatihah dilanjutkan membaca surat Al-Ikhlash (10 kali). Amalan malam Nisyfu Rajab sbb: a. wa lâ attakhidzu min dûnihi waliyyâ. Setiap rakaat sesudah membaca surat al-Fatihah dilanjutkan membaca surat al-Ikhlash. salam setiap dua rakaat. berkahi kami di bulan Rajab dan Sya¶ban. Shalat dua belas rakaat. setiap dua rakaat salam. 3. (Allah. dan aku tidak menjadikan kekasih dan pemimpin selain-Nya). insya Allah diijabah. Setiap rakaat sesudah membaca surat al-Fatihah dilanjutkan membaca surat Al-Qadar (3 kali) dan surat Al-Ikhlash (12 kali). Shalat sunnah enam rakaat. Setelah selesai melakukan shalat membaca 70 kali: . salam setiap dua rakaat. Amalan malam Raghaib Malam Raghaib yaitu malam Jum¶at pertama bulan Rajab. d. Bantulah kami untuk melakukan puasa. lalu membaca: f. Shalat ini memiliki keutamaan yang sangat besar. c. al-Falaq. e. Amin Ya Rabbal µalamin. Melakukan shalat dua belas rakaat antara Maghrib dan Isya¶. an-Nas dan al-Qadar (4 kali). sampaikan kami pada bulan Ramadhan. salam setiap dua rakaat. Allâhu Allâhu Rabbî lâ usyriku bihi syay-â. aku tidak mensekutukan sesuatu dengan-Nya. Ziarah kepada Rasulullah Saww. Berpuasa pada hari Kamis pertama bulan Rajab. Mandi sunnah b. Shalat tiga puluh rakaat.(Ya Allah. Menghidupkan malam nisyfu Rajab dengan ibadah.

sayangi daku. sesungguhnya Engkau Maha Tinggi dan Maha Agung. ampuni daku. kemudian sujud dan . Rasulullah saw bersabda: ³Tidak ada seorang pun yang berpuasa pada hari Kami pertama bulan Rajab. insya Allah dipenuhi oleh-Nya. Amin Ya Rabbal µalamin.) Kemudian sujud dan membaca: Subbûhun Quddûsun Rabbul malâikati war-rûh. kemudian melakukan shalat dua belas rakaat antara Maghrib dan Isya¶. dan hapuskan dosaku yang telah Engkau ketahui. Kemudian shalat membaca shalawat kepadaku 70 kali.) Kemudian sujud kembali dan membaca 70 kali: Subbûhun Quddûsun Rabbul malâikati war-rûh. (Maha Suci dan Maha Quddus Tuhannya malaikat dan Ar-Ruh) Kemudian tetap dalam kondidi sujud mohonlah hajat Anda kepada Allah swt. (Maha Suci dan Maha Quddus Tuhannya malaikat dan Ar-Ruh) Kemudian duduk kembali dan membaca 70 kali: Rabbighfir warham wa tajâwaz µammâ ta¶lamu innaka Antal µAliyyul µA¶zham (Tuhanku. sampaikan shalawat kepada Muhammad nabi yang ummi dan kepada keluarganya.Allâhumma shalli µalâ Muhammadin an-nabiyyil ummiy wa µalâ âlihi (Ya Allah.

) 3. Memperbanyak membaca istighfar: Astaghfirullaha wa atubu ilayh. Dalam suatu riwayat disebutkan: ³Barangsiapa yang tidak mampu berpuasa. Mahasuci Yang Memakai pakaian keagungan dan hanya Dia yang layak memilikinya. Mahasuci Yang Maha Agung dan Maha Mulia. Subhânal ilâhil jalîl. Tasbihnya sebagai berikut: . wamnun bighinâka µalâ faqrî. yâ . subhânal a¶azzil akram. wa bihilmika µalâ jahlî. Kemudian sujud kembali dan membaca sebagaimana bacaan yang pertama. niscaya hajat ditunaikan oleh-Nya. Membaca doa: .membaca: Subbûhun Quddûsun Rabbul malâikati war-rûh. Allâhumma shalli µalâ Muhammadin wa âlihi. Kemudian duduk kembali dan membaca 70 kali: Rabbighfir warham wa tajâwaz µammâ ta¶lamu innaka Antal µAliyyul µA¶zham. Allâhumma Antal µaliyyul µazhîm wa ana µabdukal bâisul faqîr. 2. maka hendaknya membaca tasbih 100 kali setiap hari. Allâhumma innî as-aluka shabrasy syâkirîna laka. wa yaqînal µabidîna laka. Antal Ghaniyyul hamîd wa anal µabdudzdzalîl. (Mahasuci Tuhan Yang Maha Agung. agar memperoleh pahala puasa di dalamnya. wa µamalal khâifîna minka. subhâna man labisal µizza wa huwa lahu ahlun. subhânaman lâ yanbaghit tasbîhu illâ lahu. kemudian memohon hajatnya kepada Allah dalam sujud. Mahasuci yang tak layak ditasbih kecuali Dia.´ Amalan dan doa yang bersifat umum Amalan dan doa bersifat umum yang diajarkan oleh Rasulullah Saww di bulan Rajab di antaranya: 1. wa biquwwatika µalâ dha¶fî.

Yâ May yu¶thil katsîra bil-qalîl. dan keyakinan orang-orang yang beribadah pada-Mu. Yâ May yu¶thî man sa-alahu. sementara aku adalah hamba-Mu yang sengsara dan fakir. dan aku bertaubat kepada-Nya) 5. Yâ Man arjûhu likulli khayrin. Ya Allah. Ya Allah. wakfinî mâ ahammanî min amrid dun-yâ wal âkhirah yâ Arhamar râhimîn. amal orang-orang takut pada-Mu.Qawiyyu yâ µAzîz. Rasulullah saw bersabda: ³Barangsiapa yang membaca istighfar berikut di bulan Rajab sebanyak 100 kali dan mengakhirinya dengan bersedekah. cukupi daku apa yang kuinginkan dalam urusan dunia dan akhirat wahai Yang Maha Pengasih dari semua yang mengasihi). Membaca doa berikut setiap sesudah shalat fardhu: . santun-Mu pada kejahilanku. karuniakan kekayaan-Mu pada kefakiranku. Dan barangsiapa yang membacanya 400 kali. sampaikan shalawat kepada Muhammad dan keluarganya. Engkau Maha kaya dan Maha Terpuji. Ya Allah. Yâ man yu¶thî mal lam yas-alhu wa mal lam ya¶rifhu tahannunan minhu wa rahmah. aku memohon kesabaran orang-orang yang bersyukur pada-Mu. Allah mencatat pahala baginya seperti pahala 100 orang yang mati syahid: Astaghfirullâha lâilâha illâ huwa lâ syarîka lahu wa atûbu ilayh. wa âmana sakhathahu µinda kulli syarrin. Engkau Maha Mulia dan Maha Agung. a¶thinî bimas-alatî iyyâka jamî¶a khayrad dun-yâ . 4. kekuatan-Mu pada kelemahanku wahai Yang Maha Kuat dan Maha Mulia. sementara aku adalah hamba-Mu yang hina. Allâhumma shali µalâ Muhammadin wa âlihil awshiyail mardhiyyîn. Allah akan mengakhirinya dengan rahmat dan ampunan-Nya. (Ya Allah. sampaikan shalawat kepada Muhammad dan keluarganya para washinya yang diridhai oleh Allah. (Aku mohon ampun kepada Allah. tiada Tuhan kecuali Dia Yang Maha Esa tiada sekutu bagi-Nya.

Sya'ban bulanku. dan selamatkan daku dengan permohonanku pada-Mu dari semua keburukan dunia dan keburukan akhirat. Karena tak akan berkurang apa yang telah Kau berikan. bila puasa 8 hari maka dibukakan untuknya 8 pintu sorga. washrif µannî bimas-alatî iyyâka jamî¶a syarrad dun-yâ wa syarral âkhirah.' Rasul menjawab: 'Bulan Sya'ban adalah bulan antara Rajab dan Ramadan yang dilupakan oleh kebanyakan orang. karena tidak ada dalil yang kuat. dalam kitabnya "Tabyinun Ujb". bila puasa 7 hari maka ditutuplah untuknya 7 pintu neraka Jahim. Muharram." "Sesugguhnya di sorga terdapat sungai yang dinamakan Rajab. Ibnu Majah. Wahai Yang Memberi karunia pada orang yang memohon.. bila puasa 7 hari maka ditutuplah untuknya pintu-pintu neraka Jahanam." y y y Hadis-hadis tersebut dha'if (kurang kuat) sebagaimana ditegaskan oleh Imam Suyuthi dalam kitab al-Haawi lil Fataawi. Puasa dalam bulan Rajab. airnya lebih putih daripada susu dan rasanya lebih manis dari madu.wa jamî¶a khayral âkhirah.'" Menurut al-Syaukani (Naylul Authar. Wahai Yang Memberi karunia yang banyak dalam amal yang sedikit. bila puasa 10 hari Allah akan mengabulkan semua permintaannya. fainnahu ghayra manqûshin mâ a¶thayta. Disebutkan juga bahwa Ibnu Umar memakruhkan puasa Rajab. maka ia akan dikaruniai minum dari sungai tersebut". menegaskan bahwa tidak ada hadis (baik sahih. (Wahai yang aku harapkan dari-Nya semua kebaikan. Barangsiapa puasa sehari pada bulan Rajab.) Tentang Puasa Rajab Bulan Rajab merupakan salah satu bulan Muharram yang artinya dimulyakan (Ada 4 bulan: Dzulqa'dah. hukumnya sunnah. Riwayat (secara mursal) Abul Fath dari al-Hasan. wa zidnî min fadhlika yâ Karîm. Rasulullah bersabda "Puasalah pada bulan-bulan haram(mulya). saya tak melihat Rasul melakukan puasa (sunat) sebanyak yang Rasul lakukan dalam bulan Sya'ban. Adapun hadis yang Anda sebut itu... 'Wahai Rasulullah. Ditulis oleh al-Syaukani. maupun dha'if) yang menerangkan keutamaan puasa di bulan Rajab. dan Ramadan bulannya umatku. dan bila puasa 10 hari maka digantilah dosa-dosanya dengan kebaikan. bila puasa 8 hari dibukakan untuknya 8 pintu sorga. . Diriwayatkan dari Mujibah al-Bahiliyah. sebagaimana dalam bulan-bulan mulya lainnya. Wahai Yang Memberi karunia pada orang yang tidak memohon dan belum mengenal rahmat dan kasih sayang-Nya. dan Rajab). Hadis lainnya adalah Riwayatnya al-Nasa'i dan Abu Dawud (dan disahihkan oleh Ibnu Huzaimah): "Usamah berkata pada Nabi saw. dlm Nailul Authar. dalam bahasan puasa sunat) ungkapan Nabi "Bulan Sya'ban adalah bulan antara Rajab dan Ramadan yang dilupakan kebanyakan orang" itu secara implisit menunjukkan bahwa bulan Rajab juga disunnahkan melakukan puasa di dalamnya." (Riwayat Abu Dawud. karuniakan padaku apa yang kumohon pada-Mu semua kebaikan dunia dan semua kebaikan akhirat. bahwa Ibnu Subki meriwayatkan dari Muhamad bin Manshur al-Sam'ani yang mengatakan bahwa tak ada hadis yang kuat yang menunjukkan kesunahan puasa Rajab secara khusus.. Seperti berikut ini: y "Barang siapa berpuasa pada bulan Rajab sehari maka laksana ia puasa selama sebulan. hasan. sebagaimana Abu Bakar al-Tarthusi yang mengatakan bahwa puasa Rajab adalah makruh. Ibnu Hajar. yang aku takutkan murka-Nya dalam setiap keburukan. dan Ahmad)." Riwayat al-Thabrani dari Sa'id bin Rasyid: Barangsiapa puasa sehari di bulan Rajab maka laksana ia puasa setahun. kami juga tak menemukannya. Dzulhijjah. Bahkan beliau meriwayatkan tindakan Sahabat Umar yang melarang menghususkan bulan Rajab dengan puasa. dan tambahkan padaku dari karunia-Mu wahai Yang Maha Mulia. Ada beberapa hadis lain yang menerangkan keutamaan bulan Rajab. Nabi saw berkata: "Rajab itu bulannya Allah.

Semoga Allah memberi taufik dan kemudahan untuk menyajikan pembahasan ini di tengah-tengah pembaca sekalian. Satu tahun itu ada dua belas bulan. Dari situ muncullah cahaya matahari dan juga rembulan. (2) Dzulhijjah. kita bersyukur kepada Allah Ta¶ala karena pada saat ini kita telah memasuki salah satu bulan haram yaitu bulan Rajab. shalawat dan salam kepada Nabi kita Muhammad. Dzulhijjah dan Muharram. ³Sesungguhnya bilangan bulan pada sisi Allah adalah dua belas bulan. Satu tahun dalam syariat Islam dihitung berdasarkan perpuataran dan munculnya bulan. 3197 dan Muslim no. Allah Ta¶ala berfirman. Nabi shallallahu µalaihi wa sallam bersabda. Alhamdulillah. Bukhari no.Namun demikian.´ (Qs. maka hadis-hadis yang umum (spt yang disebut pertamakali di atas) itu cukup menjadi hujah atau landasan. Tiga bulannya berturut-turut yaitu Dzulqo¶dah. Sejak itu. bila semua hadis yang secara khusus menunjukkan keutamaan bulan Rajab dan disunahkan puasa di dalamnya kurang kuat dijadikan landasan. para sahabat dan para pengikut beliau hingga akhir zaman.´ (Latho-if Al Ma¶arif. Di samping itu. maka janganlah kamu menganiaya diri kamu dalam bulan yang empat itu. ³Allah Ta¶ala menjelaskan bahwa sejak penciptaan langit dan bumi. ³Setahun berputar sebagaimana keadaannya sejak Allah menciptakan langit dan bumi. di antaranya empat bulan haram. Itulah (ketetapan) agama yang lurus. Amalan di Bulan Rajab Kategori Fiqh dan Muamalah | 01-07-2009 | 19 Komentar Segala puji bagi Allah Rabb Semesta Alam. dalam ketetapan Allah di waktu Dia menciptakan langit dan bumi. kita akan membahasnya. 202) Lalu apa saja empat bulan suci tersebut? Dari Abu Bakroh. (3) Muharram. . keduanya akan berputar di orbitnya. bukan dihitung berdasarkan perputaran matahari sebagaimana yang dilakukan oleh Ahli Kitab. Apa saja yang ada di balik bulan Rajab dan apa saja amalan di dalamnya? Insya Allah dalam artikel yang singkat ini. penciptaan malam dan siang. Allah menjadikan satu tahun menjadi dua belas bulan sesuai dengan munculnya hilal. bulan dan bintang lalu menjadikan matahari dan bulan berputar pada orbitnya. sesuai pendapat al-Syaukani. Rajab di Antara Bulan Haram Bulan Rajab terletak antara bulan Jumadil Akhir dan bulan Sya¶ban. Allah pun menciptakan matahari. Di antaranya ada empat bulan haram (suci). (Satu bulan lagi adalah) Rajab Mudhor yang terletak antara Jumadil (akhir) dan Sya¶ban. dan (4) Rajab.´ (HR. keluarga. 1679) Jadi empat bulan suci yang dimaksud adalah (1) Dzulqo¶dah. At Taubah: 36) Ibnu Rajab mengatakan. karena juga tak ada dalil yang kuat yang memakruhkan puasa di bulan Rajab. Bulan Rajab sebagaimana bulan Muharram termasuk bulan haram.

Mereka menjadikan penyembelihan pada bulan tersebut sebagai µied (hari besar yang akan kembali berulang) dan juga mereka senang untuk memakan yang manis-manis atau semacamnya ketika itu.´ (Latho-if Al Ma¶arif. Bukhari no. Para ulama berselisih pendapat apakah hukum µatiiroh sudah dibatalkan oleh Islam ataukah tidak. ³Tidak diketahui dari satu orang sahabat pun bahwa mereka berhenti berperang pada bulan-bulan haram. Pertama. . padahal µied (perayaan) kaum muslimin hanyalah Idul Fithri. sampai-sampai para salaf sangat suka untuk melakukan puasa pada bulan haram. orang-orang biasa melakukan penyembelihan kurban pada tanggal 10 Rajab. Idul Adha dan hari tasyriq. Al Hasan Al Bashri mengatakan.´ (Latho-if Al Ma¶arif. Hal ini berdasarkan hadits Bukhari-Muslim. µAtiiroh sering dilakukan berulang setiap tahunnya sehingga menjadi µied (sebagaimana Idul Fitri dan Idul Adha). Nabi shallallahu µalaihi wa sallam bersabda. juga dinilai kuat oleh Ibnu Rajab dalam Latho-if Al Ma¶arif (hal. Hal ini menunjukkan bahwa mereka sepakat tentang dihapusnya hukum tersebut. 210) Begitu juga dengan menyembelih (berkurban). ³Tidak ada lagi µatiiroh dalam Islam. aku sangat senang berpuasa di dalamnya. Kedua. Orangorang Jahiliyah biasanya berpuasa di bulan Rajab dan melakukan penyembelihan µatiiroh pada bulan tersebut. melakukan maksiat pada bulan tersebut dosanya akan lebih besar. Hukum yang Berkaitan Dengan Bulan Rajab Hukum yang berkaitan dengan bulan Rajab amatlah banyak.Di Balik Bulan Haram Lalu kenapa bulan-bulan tersebut disebut bulan haram? Al Qodhi Abu Ya¶la rahimahullah mengatakan. pada bulan tersebut larangan untuk melakukan perbuatan haram lebih ditekankan daripada bulan yang lainnya karena mulianya bulan tersebut. Di zaman Jahiliyah dahulu. Namun An Nawawi (salah satu ulama besar Syafi¶iyah) dan ulama Syafi¶iyah lainnya melemahkan pendapat ini. Para ulama berselisih pendapat apakah hukum ini masih tetap diharamkan ataukah sudah dimansukh (dihapus hukumnya). Kebanyakan ulama berpendapat bahwa µatiiroh sudah dibatalkan hukumnya dalam Islam. µAtiiroh hanya ada di zaman Jahiliyah. Sufyan Ats Tsauri mengatakan. dan dinamakan µatiiroh atau Rojabiyyah (karena dilakukan pada bulan Rajab). dianggap sebagai bulan suci. ³Tidak ada lagi faro¶ dan µatiiroh. Dan kita dilarang membuat µied selain yang telah ditetapkan oleh ajaran Islam. 203). Ini adalah pendapat Sa¶id bin Jubair dan lainnya. 1976). dan amalan sholeh yang dilakukan akan menuai pahala yang lebih banyak. Ada yang mengatakan bahwa yang lebih utama adalah bulan Muharram. tafsir surat At Taubah ayat 36) Karena pada saat itu adalah waktu sangat baik untuk melakukan amalan ketaatan. ³Allah mengkhususkan empat bulan tersebut sebagai bulan haram. Faro¶ adalah anak pertama dari unta atau kambing.´ (HR. 5473 dan Muslim no. ³Dinamakan bulan haram karena dua makna. 207) Bulan Haram Mana yang Lebih Utama? Para ulama berselisih pendapat tentang manakah di antara bulan-bulan haram tersebut yang lebih utama. Ada ulama yang mengatakan bahwa yang lebih utama adalah bulan Rajab. padahal ada faktor pendorong ketika itu. 214) Ibnu µAbbas mengatakan. lalu dipelihara dan nanti akan disembahkan untuk berhala-berhala mereka. Di antaranya adalah haramnya peperangan ketika bulan haram (termasuk bulan Rajab).´ Ibnu µAbbas sendiri tidak senang menjadikan bulan Rajab sebagai µied. sebagaimana hal ini dikatakan oleh sebagian ulama Syafi¶iyah. Orang-orang Jahiliyyah pun meyakini demikian. sebagaimana hal ini dikatakan oleh Al Hasan Al Bashri dan pendapat ini dikuatkan oleh An Nawawi. Mayoritas ulama menganggap bahwa hukum tersebut sudah dihapus. Ada sebuah riwayat.´ (LihatZaadul Maysir. ada beberapa hukum yang sudah ada sejak masa Jahiliyah. Para ulama berselisih pendapat apakah hukum ini masih tetap berlaku ketika datang Islam ataukah tidak. ³Pada bulan-bulan haram. Sebagian ulama yang lain mengatakan bahwa yang lebih utama adalah bulan Dzulhijjah.´ (Lathoif Al Ma¶arif. Demikian pula pada saat itu sangatlah baik untuk melakukan amalan ketaatan. pada bulan tersebut diharamkan berbagai pembunuhan. dari Abu Hurairah. Ibnu Rajab mengatakan.

242) Mengkhususkan Berpuasa di Bulan Rajab Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah mengatakan. Kemudian setelah pelaksanaan shalat tersebut dianjurkan untuk membaca shalawat kepada Nabi shallallahu µalaihi wa sallamsebanyak 70 kali. Ibnul Jauziy rahimahullah mengatakan. 213) Hukum lain yang berkaitan dengan bulan Rajab adalah shalat dan puasa. para tabi¶in.´ (Al Hawadits wal Bida¶. ³Adapun mengkhususkan bulan Rajab dan Sya¶ban untuk berpuasa pada seluruh harinya atau beri¶tikaf pada waktu tersebut. surat Al Ikhlash 12 kali. µAbdur Rozaq. Tiga hari ini adalah hari raya dalam setahun. ³Intinya. surat Al Qadr 3 kali. jika dijadikan sebagai µied dan perayaan. bacaannya tasbih begitu lama. orang yang telah membuat bid¶ah dengan membawakan hadits palsu ini sehingga menjadi motivator bagi orang-orang untuk melakukan shalat Roghoib dengan sebelumnya melakukan puasa. Sungguh orang-orang begitu susah ketika itu. Dinukil dari Al Bida¶ Al Hawliyah.´ (Latho-if Al Ma¶arif. Namun ketika berbuka mereka tidak mampu untuk makan banyak.. Dikeluarkan pula oleh Ibnu Majah dan Ath Thobroniy dari Ibnu µAbbas secara marfu¶. Sesungguhnya aku melihat mereka di bulan Ramadhan dan tatkala mereka melaksanakan shalat tarawih. ³Tidak ada satu riwayat yang menjelaskan bahwa Nabi shallallahu µalaihi wa sallammelakukan shalat ini. tidaklah dibolehkan bagi kaum muslimin untuk menjadikan suatu hari sebagai µied selain apa yang telah dikatakan oleh syari¶at Islam sebagai µied yaitu Idul Fithri. Shalat Roghoib atau biasa juga disebut dengan shalat Rajab adalah shalat yang dilakukan di malam Jum¶at pertama bulan Rajab antara shalat Maghrib dan Isya.´ (HR. dan salafush sholeh ±semoga rahmat Allah pada mereka-. 242) Ath Thurthusi mengatakan. Sedangkan µied setiap pekannya adalah pada hari Jum¶at. ³Sungguh. Bahkan yang terdapat dalam hadits yang shahih (riwayat Bukhari dan Muslim) dijelaskan bahwa Nabi shallallahu µalaihi wa . Sampai-sampai orang yang biasa tidak hadir shalat Jama¶ah pun ikut melaksanakannya. 122. yaitu sampai pada Nabi shallallahu µalaihi wa sallam) Ibnu Rajab rahimahullah mengatakan. setelah 480 Hijriyah dan tidak ada seorang pun yang pernah melakukan shalat ini sebelumnya. kok tidak bersemangat seperti melaksanakan shalat ini?! Namun shalat ini di kalangan awam begitu urgent. Di siang harinya sebelum pelaksanaan shalat Roghoib (hari kamis pertama bulan Rajab) dianjurkan untuk melaksanakan puasa sunnah. begitu pula dengan sujudnya. Juga hal ini tidaklah dianjurkan oleh para ulama kaum muslimin. Selain hari-hari tadi. maka tidak ada tuntunannya dari Nabi shallallahu µalaihi wa sallamdan para sahabat mengenai hal ini. padahal siang hari pasti terasa begitu panas. Namun hadits yang menerangkan tata cara shalat Roghoib dan keutamaannya adalah hadits maudhu¶ (palsu). Di setiap raka¶at dianjurkan membaca Al Fatihah sekali. Mengkhususkan Shalat Tertentu dan Shalat Roghoib di bulan Rajab Tidak ada satu shalat pun yang dikhususkan pada bulan Rajab. Padahal dalam shalat Raghaib. Di antara keutamaan yang disebutkan pada hadits yang menjelaskan tata cara shalat Raghaib adalah dosanya walaupun sebanyak buih di lautan akan diampuni dan bisa memberi syafa¶at untuk 700 kerabatnya. Shalat ini juga tidak pernah dilakukan oleh para sahabat radhiyallahu µanhum. (Al Bida¶ Al Hawliyah. ³Nabi shallallahu µalaihi wa sallam melarang berpuasa pada seluruh hari di bulan Rajab agar tidak dijadikan sebagai µied.´ (Al Mawdhu¶aat li Ibnil Jauziy. Setelah itu mereka harus melaksanakan shalat Maghrib lalu dilanjutkan dengan melaksanakan shalat Raghaib. Idul Adha dan hari tasyriq. hal. hanya sampai pada Ibnu µAbbas (mauquf). Ibnul Jauzi meriwayatkan hadits ini dalam Al Mawdhu¶aat (kitab hadits-hadits palsu). juga tidak ada anjuran untuk melaksanakan shalat Roghoib pada bulan tersebut. 2/125-126) Shalat Roghoib ini pertama kali dilaksanakan di Baitul Maqdis. Jumlah raka¶at shalat Roghoib adalah 12 raka¶at. maka itu berarti telah berbuat sesuatu yang tidak ada tuntunannya dalam Islam (alias bid¶ah).

³Tidak ada dalil yang tegas yang menyatakan terjadinya Isro¶ Mi¶roj pada bulan tertentu atau sepuluh hari tertentu atau ditegaskan pada tanggal tertentu. perlu kita tinjau terlebih dahulu.´ (Riwayat ini dibawakan oleh Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah dalam Majmu¶ Al Fatawa. Ada pula yang mengatakan bahwa itu terjadi pada 25 Rajab. sebagaimana hal ini pernah dicontohkan oleh µUmar bin Khottob. Ada pula yang menyatakan bahwa beliau diutus pada 27 Rajab. apakah Isro¶ Mi¶roj betul terjadi pada bulan Rajab? Perlu diketahui bahwa para ulama berselisih pendapat kapan terjadinya Isro¶ Mi¶roj. Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah mengatakan. Jika dikhususkan berpuasa penuh pada bulan tersebut.sallambiasa banyak berpuasa di bulan Sya¶ban. ³Janganlah engkau menyamakan puasa di bulan ini (bulan Rajab) dengan bulan Ramadhan. Adapun melakukan puasa khusus di bulan Rajab. 25/290 dan beliau mengatakannya shahih. maka ini adalah perintah untuk berpuasa pada empat bulan tersebut dan beliau tidak mengkhususkan untuk berpuasa pada bulan Rajab saja. Namun sebenarnya riwayat tentang hal tersebut tidak ada satu pun yang shahih. (Lihat Majmu¶ Al Fatawa. Para ulama tidaklah pernah menjadikan hadits-hadits ini sebagai sandaran. Namun itu semua tidaklah shahih. 2. ³Telah diriwayatkan bahwa di bulan Rajab ada kejadian-kejadian yang luar biasa. (Latho-if Ma¶arif. tidak seperti bulan lainnya sehingga orang-orang awam dapat menganggapnya sama seperti puasa Ramadhan. lalu beliau katakan. Bahkan sebenarnya para ulama berselisih pendapat mengenai hal ini.´ Imam Asy Syafi¶i mengatakan. tidak ada yang bisa menegaskan waktu pastinya. Dan beliau dalam setahun tidaklah pernah banyak berpuasa dalam satu bulan yang lebih banyak dari bulan Sya¶ban. berpuasa penuh di bulan Rajab itu terlarang jika memenuhi tiga point berikut: 1. 215) Ringkasnya. Ada pula yang mengatakan pada bulan Ramadhan. 25/291) Imam Ahmad mengatakan. dan Muharram. (Lihat Al Hawadits wal Bida¶. Dzulhijjah. µUmar pernah memaksa seseorang untuk makan (tidak berpuasa).´ Beliau berdalil dengan hadits µAisyah yaitu µAisyah tidak pernah melihat Rasulullah shallallahu µalaihi wa sallam berpuasa sebulan penuh pada bulan-bulan lainnya sebagaimana beliau menyempurnakan berpuasa sebulan penuh pada bulan Ramadhan.´(Majmu¶ Al Fatawa. Dinukil dari Al Bida¶ Al Hawliyah. ³Sebaiknya seseorang tidak berpuasa (pada bulan Rajab) satu atau dua hari. Begitu pula riwayat ini dikatakan bahwa sanadnya shahih oleh Syaikh Al Albani dalam Irwa¶ul Gholil) Adapun perintah Nabi shallallahu µalaihi wa sallam untuk berpuasa di bulan-bulan haram yaitu bulan Rajab. 25/290-291) Bahkan telah dicontohkan oleh para sahabat bahwa mereka melarang berpuasa pada seluruh hari bulan Rajab karena ditakutkan akan sama dengan puasa di bulan Ramadhan. maka sebenarnya itu semua adalah berdasarkan hadits yang seluruhnya lemah (dho¶if) bahkan maudhu¶ (palsu). 235-236) Perayaan Isro¶ Mi¶roj Sebelum kita menilai apakah merayakan Isro¶ Mi¶roj ada tuntunan dalam agama ini ataukah tidak. jika hal ini dibandingkan dengan bulan Ramadhan. ³Aku tidak suka jika ada orang yang menjadikan menyempurnakan puasa satu bulan penuh sebagaimana puasa di bulan Ramadhan. hal. Ada riwayat yang menyebutkan bahwa beliau dilahirkan pada awal malam bulan tersebut. 130-131. 3. Bahkan hadits-hadits yang menjelaskan keutamaannya adalah hadits yang maudhu¶ (palsu) dan dusta. Dzulqo¶dah. 1/54) Ibnu Rajab mengatakan. Jika dianggap bahwa puasa di bulan tersebut memiliki keutamaan pahala yang lebih dari puasa di bulan-bulan lainnya.´ (Zaadul Ma¶ad.´ . Ada ulama yang mengatakan pada bulan Rajab. Ketika bulan Rajab. Jika dianggap bahwa puasa di bulan tersebut adalah puasa yang dikhususkan oleh Nabi shallallahu µalaihi wa sallam sebagaimana sunnah rawatib (sunnah yang mengiringi amalan yang wajib).

³Allahumma baarik lanaa fii Rojab wa Sya¶ban wa ballignaa Romadhon [Ya Allah.or. niscaya neraka menjauh darinya sejauh jarak perjalanan satu tahun. ³Adapun melaksanakan perayaan tertentu selain dari hari raya yang disyari¶atkan (yaitu idul fithri dan idul adha. pen) seperti perayaan pada sebagian malam dari bulan Rabi¶ul Awwal (yang disebut dengan malam Maulid Nabi). Barangsiapa berpuasa tiga .´ (Zaadul Ma¶ad. tidak diketahui tanggal pasti dari malam Isro¶ tersebut. Beliau mengatakan. 25/298) Ibnul Haaj mengatakan. 1/54) Begitu pula Syaikhul Islam mengatakan. dan Syaikh Syu¶aib Al Arnauth dalam Takhrij Musnad Imam Ahmad. ³Barangsiapa berpuasa satu hari di bulan Rajab. Rasulullah shallallahu µalaihi wa sallam biasa mengucapkan. berkahilah kami di bulan Rajab dan Sya'ban dan perjumpakanlah kami dengan bulan Ramadhan]³. ³Tidak dikenal dari seorang dari ulama kaum muslimin yang menjadikan malam Isro¶ memiliki keutamaan dari malam lainnya. 5 Rajab 1430 H *** Penulis: Muhammad Abduh Tuasikal Artikel www.´ (Al Bida¶ Al Hawliyah. Namun para pakar Jarh wa Ta¶dil (pengkritik perowi hadits) menyatakan bahwa klaim tersebut adalah suatu kedustaan. Hadits ini dikatakan dho¶if (lemah) oleh Ibnu Rajab dalam Lathoif Ma¶arif (218). 274) Setelah kita mengetahui bahwa penetapan Isro¶ Mi¶roj sendiri masih diperselisihkan.Abu Syamah mengatakan. hari ke-8 Dzulhijjah. lebih-lebih dari malam Lailatul Qadr. ³Di antara ajaran yang tidak ada tuntunan yang diada-adakan di bulan Rajab adalah perayaan malam Isro¶ Mi¶roj pada tanggal 27 Rajab.muslim.´ Hadits ini dikeluarkan oleh Ahmad dalam musnadnya. Selesai disusun di Wisma MTI. Semoga Allah senantiasa memberi taufik dan hidayah kepada kaum muslimin.´ (Majmu¶ Fatawa. Zaidah adalah munkarul hadits (banyak keliru dalam meriwayatkan hadits) sehingga hadits ini termasuk hadits dho¶if. Ibnu Suniy dalam µAmalul Yaum wal Lailah. Allahumma sholli µala Nabiyyina Muhammad wa µala alihi wa shohbihi wa sallam. Syaikh Al Albani dalam tahqiq Misykatul Mashobih (1369). 275) Catatan penting: Banyak tersebar di tengah-tengah kaum muslimin sebuah riwayat dari Anas bin Malik. awal Jum¶at dari bulan Rojab atau perayaan hari ke-8 Syawal -yang dinamakan orang yang sok pintar (alias bodoh) dengan Idul Abror (ketupat lebaran)-. Begitu pula para sahabat dan orang-orang yang mengikuti mereka dengan baik tidak pernah mengkhususkan malam Isro¶ untuk perayaanperayaan tertentu dan mereka pun tidak menyebutkannya. ³Sebagian orang menceritakan bahwa Isro¶ Mi¶roj terjadi di bulan Rajab. Demikian pembahasan kami mengenai amalan-amalan di bulan Rajab dan beberapa amalan yang keliru yang dilakukan di bulan tersebut.´ (Al Bida¶ Al Hawliyah.id Keutamaan Bulan Rajab Imam Musa bin Ja¶far berkata. Oleh karena itu. Semoga Allah menunjuki kita ke jalan kebenaran. lalu bagaimanakah hukum merayakannya? Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah mengatakan. Namun perlu diketahui bahwa hadits ini adalah hadits yang lemah (hadits dho¶if) karena di dalamnya ada perowi yang bernama Zaidah bin Abi Ar Ruqod. Alhamdulillahilladzi bi ni¶matihi tatimmush sholihaat. ini semua adalah bid¶ah yang tidak dianjurkan oleh para salaf (sahabat yang merupakan generasi terbaik umat ini) dan mereka juga tidak pernah melaksanakannya. ³Ketika tiba bulan Rajab. perayaan pada sebagian malam Rojab (perayaan Isro¶ Mi¶roj).

´ Bulan Rajab. niscaya dia memperoleh keridhaan terbesar Allah. Barangsiapa berpuasa satu hari di bulan Rajab. dan menetapkan kemuliaan-Nya bagi orang-orang yang berpuasa di dalamnya. dan Ramadhan merupakan bulan-bulan puncak kemuliaan. maka dapatkah saya mencapai keberuntungan dari sebagian pahala orang-orang yang berpuasa di dalamnya?´ . perbanyaklah mohon ampunan (Allah) di dalamnya! Sesungguhnya Dia Maha Pengampun lagi Maha Pengasih.´ Beliau juga berkata.´ Imam Musa bin Ja¶far berkata. murka Allah dijauhkan darinya. ´Imam Ja¶far al-Shadiq -shalawat dan kesejahteraan Allah tercurah bagi beliaumeriwayatkan: Rasulullah saw bersabda. wahai putra Rasulullah!´ Kemudian beliau berkata padaku. dan pintu-pintu neraka tertutup baginya. Maka. Sya¶ban bulanku. berpuasakah kamu di bulan ini?´Saya menjawab. dan Ramadhan bulan umatku. ³Tidak. Banyak hadis yang menjelaskan keutamaan tiga bulan mulia ini. ³Telah luput darimu pahala yang tidak mengetahui jumlahnya kecuali Allah Yang Maha Mulia lagi Maha Agung. niscaya Allah Yang Maha Mulia lagi Maha Agung menuangkan baginya minuman dari sungai itu. Oleh karenanya. Barangsiapa berpuasa tiga hari. niscaya neraka menjauh darinya sejauh jarak perjalanan satu tahun. Sya¶ban.´ Ibnu Babawaih meriwayatkan dengan sanad otentik dari Salim yang berkata:Saya datang menemui Imam Ja¶far al-Shadiq pada (akhir) bulan Rajab dan masih tersisa tiga hari. Sesungguhnya Allah mengutamakan bulan ini. mengagungkan kehormatannya. perbanyaklah kalian mengucapkan: Astaghfirullaha wa as aluhu at-taubah (Aku mohon ampunan Allah dan minta taubat pada-Nya). Barangsiapa berpuasa satu hari di bulan Rajab. Sesungguhnya Rajab bulan Allah.hari. beliau bertanya. Diriwayatkan. Peperangan melawan orang-orang kafir diharamkan di bulan ini. bahwasanya Rasulullah saw bersabda. ³Wahai Salim. Bulan Rajab di sebut dengan al-Ashab (yang mengalir dengan deras). lantaran al-rahmah (kasih sayang Allah) tercurah amat deras di dalamnya. ³Rajab merupakan bulan mohon ampunan bagi umatku. maka surga ditetapkan baginya. ³Wahai putra Rasulullah! Pabila saya berpuasa pada hari yang masih tersisa di bulan ini. ³Barangsiapa berpuasa satu hari di bulan Rajab. demi Allah. maka surga ditetapkan baginya.´ Saya bertanya kepada beliau. ³Rajab merupakan sungai di surga yang lebih putih dari susu dan lebih manis ketimbang madu. Tatkala melihatku. ³Sesungguhnya Rajab bulan agung Allah yang tak tertandingi oleh bulan-bulan lain dari sisi kemuliaan dan keutamaan.

niscaya pada hari kiamat dia aman dari bahaya mengerikan dan bencana. Sesungguhnya tidak berkurang apa yang Engkau berikan. Subhâna man lâ yanbaghi al-tasbîhu illâ lahu. Barangsiapa tidak mampu berpuasa di bulan ini. bahwa puasa bulan Rajab memiliki banyak keutamaan. Wahai Yang memberi sesiapa yang minta pada-Nya! Wahai Yang memberi sesiapa yang tidak minta pada-Nya dan tidak pula mengenal-Nya sebagai tanda belas kasih dan sayang dari-Nya! Berilah aku.´ .Beliau menjawab.Subhâna al-ilâhil jalîl. hendaknya dia membaca tasbih berikut ini sebanyak seratus kali agar bisa mencapai pahala puasa di dalamnya. Dan jauhkanlah aku. seluruh kebaikan dunia dan seluruh kebaikan akhirat. Subhana al-A¶azzi al-Akram. Barangsiapa mengucapkannya sebanyak empat ratus kali. Wahai Yang memberi karunia banyak dengan adanya sedikit amal. niscaya Allah menetapkan baginya pahala seratus orang syahid. yaitu:Bagian Pertama: Amalan umum yang dikerjakan di semua bulan dan tidak dikhususkan pada hari-hari tertentu. ³Barangsiapa pada bulan Rajab mengucapkan: astaghfirullaha alladzi lâ ilâha illa huwa wahdahu lâ syarîka lahu wa atûbu ilaihi sebanyak seratus kali dan menutupnya dengan sedekah. Membaca doa berikut ini setiap usai mengerjakan shalat wajib harian:Artinya: ³Wahai Yang aku berharap pada-Nya dalam setiap kebaikan dan aku berlindung dari murka-Nya pada setiap kejahatan. Tambahkan karunia-Mu padaku. lantaran permintaanku yang hanya ditujukan pada-Mu. seluruh kejahatan dunia dan kejahatan akhirat. Di antaranya: 1. Beliau saw bersabda. serta dia diberi pembebasan dari api neraka. lantaran permintaanku yang hanya ditujukan pada-Mu. 3.´ Diriwayatkan pula. Barangsiapa berpuasa dua hari pada akhir bulan Rajab ini. niscaya Allah menutup usianya dengan rahmat dan ampunan. Barangsiapa berpuasa tiga hari pada akhir bulan ini. ³Barangsiapa pada bulan Rajab mengucapkan: Lâ ilâha illallahu sebanyak 1. ³Wahai Salim! Barangsiapa berpuasa satu hari pada akhir bulan ini. serta perlindungan baginya dari bahaya mengerikan dan siksa kubur. maka hal itu menjadi pelindung baginya dari ketakutan saat sakaratul maut (menjelang kematian). (100 X) Amalan Bulan RajabAmalan Rajab terbagi dalam dua bagian.000 kali. wahai Yang Maha Pemurah! Wahai Pemilik anugerah dan kedermawanan! Wahai Pemilik karunia dan pemberian! Jauhkan keadaan tuaku dari api neraka!´ 2.000 kebaikan dan dan membangun untuknya sebuah kota di surga. Nabi saw bersabda. niscaya Allah menetapkan baginya 100. maka dengan puasa itu dia berhak mendapatkan surat ijin melintasi al-shirat. Subhâna man labisa alµIzza wa huwa lahu ahlun.

yaitu malam kedua puluh tujuh yang mana Rasulullah saw diangkat sebagai Nabi pada keesokan harinya. Pada saat itulah. (Aku mohon ampunan Allah. surat al-Kafirûn 7 kali. surat al-Qadar 7 kali. ³Pada bulan Rajab terdapat suatu malam yang lebih baik bagi umat manusia daripada apa yang diterbitkan matahari. Hari kedua puluh lima: Pada hari ini.Malam hari kedua puluh tujuh: Yaitu malam pengangkatan kenabian dan termasuk di antara malam-malam penuh berkah. surat al-Nâs 7 kali. Ucapkan salam setiap mengerjakan dua rakaat. surat al-Falaq 7 kali. Yaitu hari yang kembali menimbulkan kesedihan keluarga suci Nabi Muhammad dan pengikut setia mereka. ³Apabila kamu selesai mengerjakan shalat Isya¶. antara lain:Imam Muhammad alJawad berkata. kemudian pabila telah genap tujuh puluh kali dia mengangkat kedua tangannya seraya berdoa: Allahumma ighfir lî wa tub µalayya (Ya Allah. penerj.´ 5. Setelah itu. tahun 183 H merupakan hari wafat Imam Musa bin Ja¶far al-Kadhim di Baghdad (Iraq) di usia 55 tahun. kemudian kamu tidur dan terbangun menjelang pertengahan malam.´ Ada orang yang bertanya pada beliau. dan ayat Kursi 7 kali. surat al-Ikhlas 7 kali. kamu berdoa: . Usai mengerjakan semua shalat (12 rakaat). Di dalamnya terdapat beberapa amalan. ampunilah dosaku dan berikan taubat padaku). Pengikut setia kami yang beramal pada malam itu akan mendapatkan pahala amal ibadah selama enam puluh tahun. hendaknya kamu tetap duduk setelah salam dan membaca surat al-Fatihah sebanyak 7 kali. Pada setiap rakaat pertama membaca al-Fatihah dan (salah satu) surat pendek dari surat-surat al-Mufashshal. Dalam sebuah hadis disebutkan. ³Barangsiapa memohon ampunan kepada Allah sebanyak 70 kali di waktu pagi dan 70 kali di waktu petang. ³Amal apa yang baik dilakukan pada malam itu?´Beliau menjawab. Dan surat-surat al-Mufashshal adalah surat Muhammad hingga surat terakhir al-Quran. Memohon ampunan Allah pada bulan ini sebanyak 1000 kali.4. dari seluruh perbuatan dosa dan nista) niscaya Allah Yang Maha Pengasih mengampuni dosa-dosanya.). yaitu mengucapkan: astaghfirullaha dzal jalâli wal ikrâm min jamî i al-dzunûb wa al-âtsâm. hendaknya kamu mengerjakan shalat dua belas rakaat (2 rakaat X 6. maka jika dia mati pada bulan Rajab niscaya dia mati dalam keadaan Allah rela padanya dan api neraka tidak bakal menyentuhnya berkat bulan Rajab. yaitu dia mengucapkan: Astaghfirullaha wa as aluhu at-taubah (Aku mohon ampunan Allah dan minta taubah pada-Nya). Bagian Kedua: Amalan khusus pada waktu siang dan malam bulan Rajab. sang Pemilik keagungan dan kemuliaan.

Alhamdulillahi alladzi lam yattakhidz waladan walam yakun lahu syarîkum fil mulki wa lam yakun lahu waliyyun minadz dzulli wa kabbirhu takbîran. an tushalliya µala Muhammadin wa âli wa an taf¶ala bî mâ anta ahluh.´ . Allahumma inni as aluka bima¶aqidi µIzzika µala arkâni µArsyika wa muntaha al-rahmah min kitâbika wa bismika al-A¶dhami alA¶dhami al-A¶dhami wa dzikrika al-A¶la al-A¶la al-A¶la wa bikalimatika al-tâmmât.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->