Jenis ± Jenis Kontrak Dalam Proyek Konstruksi (lanjutan«) > FIXED PRICE CONTRACTS

Kontraktor menyelesaikan pekerjaan berdasarkan harga yang disetujui dan pelaksanaannya menurut bestek (tender dokumen) yang ditetapkan dan diterima kontraktor.
Keuntungan kontrak ini adalah pemilik dapat mengetahui biaya yang akan dikeluarkan pada awal dan akhir pekerjaan serta mendapatkan harga yang bersaing dari pada kontraktor dengan cara pelelangan.

a. LUMP-SUM CONTRACT Pekerjaan yang dilakukan dibawah kontrak semacam ini memerlukan gambar kerja yang jelas, spesifikasi bestek yang akurat dimana kedua belah pihak mempunyai satu interpretasi yang sama terhadap isi dan maksud dari dokumen tender tersebut. Keuntungan bagi kontraktor yaitu pelaksanaan pekerjaan dapat diprogr amkan, memungkinkan melaksanakan kontrol denganefisien dan kelengkapan gambar dan bestek menjamin bahwa pekerjaan tambah/kurang ataupun perubahan konstruksi akan minimum. b. UNIT PRICE CONTRACT Suatu kontrak yang menitik beratkan beaya per unit volume, pe runit panjang ataupun per unit berat.. kontrak ini dipakai jika kwalitas dan bentuk dari pekerjaan tersebut secara mendetil dapat dispesifikasikan, tetapi jumlah volume atau panjangnya taj dapat diketahui dengan tepat. Jumlah pasti dari volume pekerjaan dapat diketahui di akhir pekerjaan. Variasi dari unit price contract ini yaitu harga tetap tak berubah sampai kontrak selesai (flat rate); atau harga dapat dikaitkan dengan perkiraan volume (sliding rate).
> PRIME COST CONTRACTS

Semua kontarak yang berada d ibawah predikat ini memiliki kesamaan yaitu pemilik mengganti ongkos yang dikeluarkan kontraktor untuk melaksanakan pekerjaan, ditambah dengan sutu tambahan ongkos untuk beaya kerja pemborong. Perbedaan yang terdapat dalam macam -macam kontrak dalam prime cost contracts ini hanya pada penetapan dan pengaturan biaya tambahannya. Macam -macam prime cost contract yaitu : a. COST PLUS PERCENTAGE FEE CONTRACT Jenis kontrak ini memiliki fleksibilitas yang tinggi artinya bahwa pekerjaan detail dapat diselesaikan bersamaan dengan pekerjaan konstrusinya. Percentage fee adalah beaya tambahan yang merupakan persentasi tertentu dari biaya fisik pekerjaan yang dihasilkan.

Secara teknis dan pembiayaan, kontrak semacam ini tidak memiliki mekanisme untuk menekan waktu dan beaya yang lebih banyak merugikan pemilik pekerjaan (owner). Kontrak semacam ini hanya cocok untuk pekerjaan gawat darurat. b. COST PLUS FIXED FEE CONTRACT Fixed fee diartikan jumlah fee yang tertentu atau pasti tanpa meliaht besarnya beaya fisik pekerjaan. Kontrak ini dapat diterapkan bila pekerjaan dapat dirumuskan secara garis besar dan jelas. Meskipun fee telah ditetapkan, pelaksanaan pekerjaan bisa menjadi tidak efisien sehingga dapat meningkatkan beaya yang trjadi dan perpanjangan waktu konstruksi. c. COST PLUS VARIABLAE PERCENTAGE FEE CONTRACT Kontrak ini merupakan perbaikan dari kontrak diatas yaitu kontraktor didorong untuk bekerja lebih efisien karena fee kontraktor dikaitkan dengan beaya yang sebenarnya (actual cost) dari pekerjaan konstruksinya. Rumus : F = R (2E ± A) Ket : R E A F = fee pemborong

= prosentase pokok = estimasi biaya tanpa fee = biaya proyek aktual tanpa fee

d. TARGET ESTIMATE CONTRACT Kontak ini dipakai bila persyaratan untuk memakai unit price masih belum terpenuhi. Fee aktual yang diberikan pada kontraktor akan berkurang/bertambah berkaitan dengan deviasi yang terjadi dari beaya sebenarnya terhadap beaya yang diperkirakan. Target cost ditetapkan oleh pemborong. Rumus : F = Ls + n ( T ± A ) Ket : Ls T A n F = fee pemborong

= Lump-sum fee = Tarhet estimate cost = Actual cost = 0,3 ± 0,6

Kadang-kadang ditambahkan ketentuaan bahwa fee pemborong minimum setengan dari beaya yang sebenarnya (actual cost). e. GUARANTED MAXIMUM COST CONTRACT Kontraktor menawarkan fee-nya dan sekaligus menjamin bahwa harga total proyek tidak akan melebihi suatu harga tertentu (maksimum). Pengeluaran yang terjadi diatas harga maksimum akan menjadi beban kontraktor. Sebaliknya bilamana beaye total lebih kecil dari maksimum, maka selisih beaya yang terjadi dapat dibagi antara pemilik dan kontraktor sesuai dengan pengaturan yang telah disepakati sebelumnya. f. CONVERTIBLE COST CONTRACT Pemilik dihadapkan pada suatu keingina n untuk melelangkan suatu pekerjaan dan diatur secara Fixed Price Contract, tetapi tidak menemukan kontraktor yang mau menawar dengan harga yang ³memadai´. Dengan keadaan ini pemilik dapat mempekerjakan kontraktor kepercayaannya secara cost plus basis dan meneliti pengeluaran -pengeluaran yang terjadi sampai suatu saat dapat dibuat suatu kontrak dengan sistem Lump -Sum dan Unit Price. g. COST PLUS TIME AND MATERIAL CONTRACT Pekerjaan borong kerja dengan atau tanpa materialnya berdasarkan waktu kerja. Material dapat disuplai oleh pemilik atau oleh pemborong. Misalnya untuk pekerjaan pengadaan barang dan instalasinya.

Jenis kontrak ini umum dipakai dalam konstruksi bangunan gedung karena detail dan spesifikasi sudah dapat dipastikan sehingga pihak pemberi tugas (owner) sudah dapat memastikan besarnya biaya yang akan dikeluarkannya. upah atau volume pekerjaan. Perbedaan antara biaya total yang dikeluarkan kontraktor dalam melaksanakan pekerjaan dengan biaya yang tercantum di dalam kontrak menjadi resiko yang harus ditanggung sendiri oleh kontraktor.JENIS KONTRAK Dalam pekerjaan konstruksi dikenal dua jenis kontrak : KONTRAK DENGAN HARGA TETAP (fixed price contract) Kontrak dengan harga tetap mewajibkan kontraktor untuk melaksanakan pekerjaan hingga selesai dengan jumlah total biaya pekerjaan sesuai dengan yang telah di isyaratkan di dalam kontrak. KONTRAK HARGA SATUAN (unit price contract) Pada kontrak harga satuan kontraktor menawarkan untuk menyelesaikan berbagai jenis pekerjaan dengan harga satuan tiap pekerjaan tetap dengan volume sesuai dengan yang dikerjakan. Dalam pemakaian kontrak harga satuan ini. disebabkan kesulitan pihak pemberi tugas dalam mengendalikan biaya yang dilakukan oleh kontraktor dalam menyelesaikan pekerjaan. Kontrak dengan harga tetap ada dua jenis : KONTRAK LUMP SUM Dalam kontrak lump sum ini kontraktor menawarkan untuk menyelesaikan seluruh pekerjaan dengan biaya tetap meskipun terjadi perubahan volume pekerjaan. Jenis kontrak ini membawa resiko yang lebih besar bagi kontraktor dibandingkan pemberi tugas. KONTRAK BIAYA DITAMBAH JASA (cost plus free contract) Jenis kontrak ini mewajibkan pemberi tugas membayar biaya nyata yang dikeluarkan kontraktor dalam menyelesaikan pekerjaan ditambah biaya atas jasa yang dilakukan oleh kontraktor. Kontrak jenis ini biasanya digunakan pada pekerjaan - . peran Quantity Surveyor s angat besar dalam menghitung volume kemajuan proyek dan menentukan besarnya pembayaran (progress payment) yang akan dilakukan pihak pemberi tugas. Kontrak dengan harga tetap mengijinkan adanya perubahan harga selama masa kontrak untuk penyelesaian terhadap kenaikan harga bahan. Tetapi dalam prakteknya terutama di Indonesia tidak semua kontrak dengan harga tetap mengijinkan adanya perubahan tersebut. Pada jenis kontrak ini resiko yang diterima kontraktor maupun pemberi tugas adalah sama atau resiko terbagi rata. Kontrak biaya ditambah jasa sangat jarang digunakan. Pihak pemberi tugas yang memakai kontrak harga satuan ini tidak dapat memperkirakan secara pasti besarnya bia ya total proyek hingga proyek 100% selesai karena perubahan volume pekerjaan masih mungkin terjadi. sehingga dapat menjadi keuntungan atau kerugian bagi kontraktor.

3. Kontrak biaya ditambah jasa dibedakan atas cara menetapkan besarnya biaya atas jasa yang diberikan oleh kontraktor.pekerjaan kecil atau sulit untuk ditetapkan terlebih dahulu harga satuannya atau volume total pekerjaannya. resiko yang diterima oleh pemberi tugas lebih besar di banding resiko yang diterima kontraktor. 1. dimana prosentase tersebut bervariasi terhadap besarnya biaya nyata yang dikeluarkan oleh kontraktor (cost plus sliding fee) yang biasa disebut target kontrak. 5. 4. Biaya atas jasa yang besarnya berdasarkan prosentase biaya nyata yang dikeluarkan oleh kontraktor. misalnya dengan bonus bila jumlah biaya yang dikeluarkan untuk penyelesaian pekerjaan lebih kecil dari yang direncanakan dan dikenakan hukuman (pinalti) bila biaya yang dikeluarkan lebih besar dari yang direncanakan. Biaya atas jasa yang besarnya berdasarkan prosentase biaya nyata yang dikeluarkan oleh kontraktor (cost plus % of cost). Dalam jenis kontrak ini. 2. tetapi berbeda dengan yang telah disebut diatas (cost plus profit sharing). Biaya atas jasa yang besarnya terlebih dahulu ditetapkan (cost plus fixed fee) dan tidak berubah meskipun biaya proyek bertambah atau berkurang. . Prosentase ini ditetapkan ditetapkan terlebih dahulu pada suatu nil ai yang tetap. Biaya atas jasa ditetapkan berdasarkan suatu formula yang disepakati oleh pemberi tugas dan kontraktor.

dan pengendalian di luar lingkungan proyek. Ini berlaku terutama untuk proyek yang memerlukan waktu lebih lama. 3. Sebagian besar dari upaya ini akan menyatakan dirinya sendiri dalam peranannya sebagai komunikator. penjualan. 2. Merencanakan Mengorganisasikan Mengkoordinasikan Mengendalikan Memimpin Semua itu sepenuhnya berlaku bagi seorang manajer proyek. Mencari sponsor dan mempertahankannya Memiliki sponsor yang berpengaruh sangat penting penting artinya untuk meraih sukses. telah dipahami benar. semuanya itu seringkali dipaksa oleh proses itu sendiri. seperti mengelola perusahaan yang beroperasi dalam peranan fungsional (misalnya. Perencanaan. . manajer apapun. Bukannya kurang benar bagi manajemen proyek.PERANAN MANAGER PROYEK Peranan seorang manajer. dan bukannya untuk melestarikan status quo. atau oleh tuntutan-tuntutan yang mengalami konflik didalam departemen itu sendiri. sbb: 1. dan bahwa proyek itu juga secara ketat dikaitkan dengan sasaran-sasaran bisnis dari perusahaan. pengkoordinasikan. pengorganisasikan. tetapi memang ada pergeseran tekanan di mana peranan-peranan secara ketat difokuskan semuanya pada pencapaian tujuan proyek. produksi atau akuntansi). 4. 5. Meskipun demikian. oleh kegiatan dari perusahaan -perusahaan lain. perbedaannya adalah bahwa ia memainkan peranannya ini untuk mengadakan perubahan.

atau meminta persetujuan. Dokumen kontrak lain adalah. Dalam hal demikian. dokumen yang diperlukan untuk menjelaskan secara rinci bangunan yang dibutuhkan oleh pemilik proyek meliputi. Sebelum hal itu terjadi. Meskipun proyek anda mungkin menjadi penyedap rasa pada bulan ketika proyek itu dimulai. terdapat proses pengadaan atau proses pelelangan dimana diperlukan dokumen lelang atau dokumen tender. BACITIdi 23:46 Link ke posting ini Kirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Berbagi ke TwitterBerbagi ke FacebookBerbagi ke Google Buzz Label: Manajemen Proyek Minggu. maka mudahlah bagi seluruh isi dunia ini bergerak lebih cepat daripada proyek anda. waktu pelaksanaan. ketika anda harus mengambil keputusan. Terutama didalam organisasi-organisasi yang dinamis dan berubah de ngan cepat. Manajer senior berpengaruh yang akan membela anda dan proyek anda itu akan memastikan bahwa anda akan menerima dukungan dari pihak manajemen senior.Proyek anda mungkin harus bersaing untuk mendapat kan perhatian dari pihak manajemen yang memiliki kegiatan-kegiatan dan proyek-proyek lain yang banyak jumlahnya. karena munculnya proyek-proyek yang lebih baru dan lebih menggairahkan. gambar. 24 Oktober 2010 PROSES TERJADINYA KONTRAK Dokumen kontrak adalah dokumen legal yang menguraikan tugas dan tanggung jawab semua yang terlibat di dalamnya. . Dokumen kontrak akan ada setelah terjadi kontrak atau ikatan kerja sama antara kedua belah pihak atau lebih. maka proyek anda tidak akan selalu ditaruh dibagian agenda. atau meminta tersedianya sumber daya. sp esifikasi. daftar volume. bahkan sekalipun kebutuhan akan hal itu benar -benar masih tetap sama. Diposkan oleh CV. hal seperti itu mungkin tidak lagi menjadi demikian setahun kemudian. dokumen kontrak standar telah dibuat di beberapa Negara dan seringkali panitia lelang mengharuskan penggunaan sala h satu dokumen standar ini dengan sedikit perubahan agar sesuai dengan situasi dan kondisi sebuah proyek. Untuk proyek konstruksi.

Ketentuan sehubungan dengan uang yang di tahan (retention money). 3. Prosedur yang digunakan apabila terjadinya kontraktor bangkrut. Asuransi 4. 12. Ketentuan terhadap variasi pekerjaan 9. 2. Adapun pihak yang biasanya terlibat dalam proyek antara lain : .Isi dokumen kontrak : 1. Ketentuan terhadap perpanjangan waktu 10. Pengadaan sehubungan dengan pengawasan pekerjaan 8. Definisi dan pengertian istilah -istilah yang digunakan dalam kontrak. ORGANISASI dan KONTRAK Organisasi Pihak yang telibat dalam Proyek Konstruksi Pihak-pihak yang terlibat dalam proyek tertera pada struktur org anisasi proyek. Ditetapkan peraturan umum dimana kontrak akan dilaksanakan oleh kontraktor dan dikelola oleh pemberi tugas. Perubahan harga kontrak dengan perubahan biaya tenaga kerja dan material. Hak dan kewajiban pemberi tugas 6. 14. Hak dan kewajiban kontraktor 5. Cara dan waktu pembayaran 11. 2. Kekuasaan dan tuga ³ owner¶s engineer ³ 7. Isi pasal-pasal persyaratan umum berkaitan dengan : 1. 13. Surat penawaran yang disampaikan kontraktor pada pemberi tugas. Sifat kontrak. Persyaratan umum kontrak Persyaratan umum kontrak menetapkan dan mendefinisikan hak dan kewajiban yang sah dari semua pihak terhadap kontrak. Prosedur yang digunakan untuk menyelesaikan permasalahan (dispute) yang timbul antara pemberi tugas dan kontraktor selama pelaksanaan proyek.

Memberikan gambaran atas perencanaan yang akan dibuat oleh perencana. 3. 6.Owner atau Pemberi Tugas Tugas dan tanggung jawab pemberi tugas secara umum. 2. SWAKELOLA ( Pemilik ± Pembangun ) . Tidak adanya konsultan pengawas. Kontraktor utama tunggal 3. BACITIdi 06:37 Link ke posting ini Kirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Berbagi ke TwitterBerbagi ke FacebookBerbagi ke Google Buzz Label: Manajemen Proyek Minggu. Memilih pengawas baik dengan cara menunjuk konsultan pengawas atau menunjuk orang lain dari owner sendiri untuk mengawasi proyek tersebut. Diposkan oleh CV. Membiayai suatu proyek 2. Konsultan perencana terpisah. sbb : 1. Memberi perintah kepada para kontraktor dan menolak pekerjaan kontraktor apabila pekerjaan yang akan diserah terimakan tidak sesuai dengan kontrak (spesifikasi dan gambar). Mengurus dan menyelesaikan baik ijin maupun syarat -syarat yang harus dipenuhi kepada instansi-instansi atau pihak-pihak yang terkait sehubungan dengan pembangunan proyek tersebut. 01 Agustus 2010 JENIS ORGANISASI CIRI-CIRI BENTUK ORGANISASI 1. memiliki hubungan kontrak dengan pihak pemilik dan kontraktor. 7. Memberikan keputusan terhadap perubahan pekerjaan atau bila terjadi permasalahan di lapangan dan kondisi tak terduga (force major) pada saat pelaksanaan proyek. Kontraktor melibatkan subkontraktor atau mengerjakan sendiri semua pekerjaan borongan. pengawasan dilakukan langsung oleh pemilik. Memilih konsultan perencana untuk merencanakan proyek yang akan dibangun. 5. 4. 4.

sebagai manajemen konstruksi adalah : 1.ciri dari bentuk organisasi proyek yang menggunakan konsultan manajemen. dan kontraktor. Manajer konstruksi umumnya bertindak sebagai wakil dari pemilik. CIRI-CIRI BENTUK PROYEK Pihak yang bertanggung jawab terhadap kegiatan perencana berbeda dengan pihak yang bertanggung jawab terhadap pengawasan. Satu perusahaan yang bertanggung jawab baik untuk perencana maupun pelaksana konstruksi. pelaksanaan dan pengawasan. harga tetap. 3.1. Pemilik proyek bertanggung jawab atas perencanaan dan pelaksanaan proyek (pemilik merangkap sebagai konsultan perencana dan kontraktor). Ciri . 3. 2. Jenis kontrak yang diterapkan. . konsultan supervise. Jenis kontrak yang diterapkan : harga t etap. adalah : 1. Ciri . 2. Proyek yang menggunakan konsultan manajemen sebagai manajer konstruksi. atau kontrak konstruksi desain dengan biaya tambah upah tetap. konsultan dan kontraktor berfungsi sebagai perencana dan pelaksana. pendanaan proyek dilakukan dengan kerja sama antara pemilik proyek dan investor.ciri dari bentuk organisasi proyek turn key. Proyek yang memisahkan kegiatan perencanaan. Ada keterlibatan sub kontraktor dan sub kontraktor spesialis. harga satuan atau kontrak konstruksi yang dinegosiasikan. PROYEK TURN KEY Pada proyek turn key. harga maksimum bergaransi. Pemilik mengadakan hubungan kontrak dengan konsultan perencana. Pekerjaan dilakukan dengan kemampuan sendiri secara fakoltatif atau dilakukan oleh kontraktor atau subkontraktor.

Keterbatasan ruang gerak dapat menimbulkan masalah logistik. KETERBATASAN LOKASI Lokasi yang terkurung umumnya disebabkan karena kemacetan atau sebab lainnya sehingga lokasi tersebut tidak bebas. HARGA MATERIAL BERFLUKTUASI Harga material naik biasanya karena naiknya biaya transportasi seperti karena jarak jauh atau kesulitan transportasi. BACITIdi 17:19 Kirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Berbagi ke TwitterBerbagi ke FacebookBerbagi ke Google Buzz Label: Manajemen Proyek Sabtu. Tim meliputi kelompok yang terdiri dari pemilik dan manajer konstruksi. Air yang mengandung garam tidak diperkenankan pada persyaratan pekerjaan beton. maka perlu disediakan generator listrik. Link ke posting ini Diposkan oleh CV. Hal ini tentunya akan menambah biaya konstruksi. at au plesteran. Masalah tersebut dapat terjadi karena . Pengangkutan material tidak dapat dilakukan sekaligus. yaitu MASALAH KOMUNIKASI Jika kesulitan komunikasi seperti tidak adanya jaringan telepon. Kondisi ini akan memerlukan biaya tambahan. Dengan keterbatasan ruang gerak. pada awal proyek perIu kehati -hatian dalam menentukan utilitas agar tetap menghasilkan keuntungan yang maksimum dengan menghasilkan produktivitas kerja yang tetap baik. Seorang es timator perlu memahami masalah-masalah logistik di setiap lokasi. sehingga setiap jenis material perlu diangkut setiap waktu tertentu. Jika rote jalan buruk bisa terjadi keterlambatan pengiriman material. Kesulitan komunikasi dalam melaksanakan proyek adalah masalah besar sehingga memerlukan biaya tambahan. MASALAH TRANSPORTASI Semula material dan tenaga kerja perlu diangkut ke lokasi. Sehingga perlu didatangkan air pada lokasi.2. SUMBER LISTRIK DAN AIR Tenaga listrik dan sumber air selalu diperlukan pada saat pelaksanaan konstruksi. maka diperlukan alat komunikasi lainnya. 10 April 2010 KETERPENCILAN KAWASAN Daerah yang terpencil akan mengalami beberapa kesulitan. perencana dan kontraktor. membersihkan dan banyak perkerjaan lainnya. Demikian juga untuk kebutuhan tenaga listrik. Lebih jauh lagi karena keterbatasan lokasi dapat membatasi pemilihan metoda kerja. jenis alat yang digunakan dan jumlah pekerja yang bisa dikaryakan. Hal ini bisa berakibat produktivitas pekerja dan alat rendah. Bila tidak ada sumber listrik. m endatangkan kendaraan berat bisa merusak jembatan sempit sehingga diperlukan biaya perbaikan. Air diperlukan untuk pengceoran beton.

CUACA Kondisi cuaca sangat mempengaruhi hasil kualitas kerja yang nant inya berpengaruh juga pada biaya konstruksi. Jika mendatangkan tenaga kerja dari luar harus disediakan juga akomodasinya. KETERSEDIAAN TUKANG Setiap lokasi mempunyai beragam ketersediaan jumlah pekerja yang terampil dan tidak terampil. Misalnya perIu penjagaan selama 24 jam. PERTIMBANGAN DESAIN Lokasi suatu proyek mempunyai beberapa aspek yang harus dipertimbangkan oleh perencana. Besamya biaya insentif tergantung pada kondisi pasar. pembatasan jumlah pekerja. penimbunan material terbatas. penyimpanan peralatan terbatas. produktivitas pekerja. a pakah tersedia tenaga kerja lokal dengan keahlian yang direncanakan. Mendatangkan tenaga kerja dari satu lok asi ke lokasi lainnya akan memerlukan biaya insentif. KERWANAN DAN KEAMANAN LOKASI Keamanan dan kerawanan di lokasi perIu juga diperhitungkan. Sebagai contoh konstruksi bangunan sejarah. Seorang estimator harus paham apakah ada persyaratan khusus untuk material.jalan masuk terbatas. kendaraan trailer tidak dapat digunakan. . tergantung pada kondisi ekonomi lokal. Pertimbangan penggunaan material dan konfigurasi bangunan perlu disesuaikan dengan kondisi lokal. seluruh desainnya harus harmonis dengan bangunan sejarah yang ada di lokas i setempat. tambahan perancang sementara untuk menahan dari hempasan angin. Jika di lokasi setempat pekerja yang terampil tidak tersedia maka perlu didatangkan pekerja dari luar lokasi. jika tidak maka perIu didatangkan spesialis. Sebagai contoh pelaksanaan konstruksi yang dilakukan pada tempat tinggi dengan kecepatan angin kencang. pengaruh pada efektivitas manajemen pekerjaan. Pertimbangan-pertimbangan ini dapat menimbulkan masalah tersendiri. Tingkat keamanan akan mempengaruhi tingkat resiko pelaksanaan proyek sehingga kadang kala keamanan setempat perlu dilibatkan. akan mempengaruhi penggunaan keran (crane) dan perIu pengontrolan debu. Hal tersebut dapat menimbulkan penambahan biaya konstruksi. Semua keterbatasan tersebut menyebabkan pembatasan penggunaan jenis peralatan.

Bila hasil akhir adalah produk baru. Di dalam proses mencapai tujuan tersebut. proyek harus diselesaikan dengan biaya yang telah melebihi anggaran.SASARAN PROYEK dan TIGA KENDALA Selain berbentuk bangunan tiap proyek mempunyai tujuan khusus misalnya. maka penyerahannya tidak boleh melewati batas waktu yang ditentukan. Bila hasil kegiatan proyek tersebut berupa instalasi pabrik. serta mutu yang harus dipenuhi. anggarannya tidak hanya ditentukan secara total proyek. jadwal. Dapat pula berupa produk hasil kerja penelitian dan pengembangan. proyek harus dikerjakan sesuai dengan kurun waktu dan tanggal akhir yang telah ditentukan. Dengan demikian. Jadi. Ketiga hal tersebut merupakan parameter penting bagi penyelenggara proyek yang sering diasosiasikan sebagai sasaran proyek. maka kriteria yang harus dipenuhi adalah pabrik harus mampu beroperasi secara memuaskan dalam kurun waktu yang telah ditentukan. ada batasan yang h arus dipenuhi yaitu besar biaya (anggaran) yang dialokasikan. tetapi dipecah atas komponen-komponennya atau periode tertentu (misalnya. 3. perkuartal) yang jumlahnya disesuaikan dengan keperluan. memenuhi persyaratan . Jadwal. Mutu. membangun rumah tinggal. atau instalasi pabrik. Ketiga batasan di atas disebut tiga kendala (triple constraint). Untuk proyek-proyek yang melibatkan dana dalam jumlah besar dan jadwal pengerjaan bertahun -tahun. penyelesaian bagian -bagian proyekpun harus memenuhi sasaran anggaran perperiode. 2. 1. Anggaran. jembatan. produk atau hasil kegiatan proyek harus memenuhi spesifikasi dan krit eria yang dipersyaratkan.

mutu berarti mampu memenuhi tugas yang dimaksudkan atau sering disebut sebagai fit for the intended use. maka akan tampak aneh apabila kita harus melukiskan pendekatan manajemen proyek standar yang berlaku secara universal. jadwal. Pada perkembangan selanjutnya ditambahkan parameter lingkup sehingga parameter di atas menjadi lingkup. Artinya. Hal ini selanjutnya berakibat pada naiknya biaya sehingga bisa melebihi anggaran. dan mutu. biaya. Link ke posting ini Diposkan oleh CV. dan disepakati. Pendekatan yang sistematik akan dapat meningkatkan suatu pendekatan yang logis ke perencanaan dan mendorong terjadinya perkiraan yang lebih tepat. 3. 2. biaya. Meskipun demikian. bentuk. BACITIdi 08:46 Kirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Berbagi ke TwitterBerbagi ke FacebookBerbagi ke Google Buzz Label: Manajenen Proyek Senin. justru karena variasinya inilah maka suatu pendekatan yang sistematik menjadi sangat diperlukan. Dari segi teknis. . Ketiga batasan tersebut bersifat tarik menarik. Pendekatan yang sistematik akan akan memastikan produk yang akan diserahterimakan itu secara jelas akan dapat didefinisikan dan dipahami oleh semua pihak. ukuran keberhasilan proyek dikaitkan de ngan sejauh mana ketiga sasaran tersebut dapat dipenuhi. maka biasanya harus berkompromi dengan mutu atau jadwal. bila ingin menekan biaya. jika angin meningkatkan kinerja produk yang telah disepakati dalam kontrak. dan sumber daya. Pendekatan yang sistematik akan memungkinkan sasaran -sasaran proyek itu secara jelas dapat didefinisikan dan secara erat dikaitkan dengan sasaran -sasaran bisnis dari perusahaan itu. dengan variasinya dalam hal ukuran. Pendekatan yang sistematik akan memungkinkan tanggung jawab untuk bagian bagian yang berbeda dari proyek itu dapat dipahami. 4. maka umumnya harus diikuti dengan meningkatkan mutu. Sebaliknya. diterapkan. waktu. KEUNTUNGAN ± KEUNTUNGAN DARI PENDEKATAN SISTEMATIK : 1. 15 Maret 2010 PENDEKATAN YANG SISTEMATIK Setelah melukiskan proyek-proyek itu sebagai sesuatu yang yangpada dasarnya unik.

3. seperti pembayaran gaji atau upah. BACITIdi 06:48 Link ke posting ini Kirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Berbagi ke TwitterBerbagi ke FacebookBerbagi ke Google Buzz Label: Manajenen Proyek Selasa. intinya proyek-proyek itu dilaksanakan untuk mempengaruhi perubahan dengan cara yang dapat dikendalikan. Pendekatan yang sistematik akan dapat menyediakan sarana yang konsisten sehingga pemantauan dan pengendaliannya dapat menjadi terlaksana. Karakteristik utama dari sebuah proyek adalah : . 02 Maret 2010 CIRI KHAS SEBUAH PROYEK 1. menyunting surat kabar harian. Pendekatan yang sistematik akan dapat memastikan kembali pihak manajemen seniornya dengan mendemonstrasikan pengendaliannya yang dapat dilihat. 4. seperti dalam system informasi. Diposkan oleh CV. Perbedaan karakteristik-karakteristik Daur hidup yang khas dari sebuah proyek Peranan Manajer Proyek Keuntungan dan pendekatan secara sistematis Karakteristik yang paling jelas dari sebuah proyek adalah harus mencapai suatu tujuan tertentu. dll. yang merupakan bagian dari sebuah organisasi bisnis normal. riset industri dan pemerintahan setempat. 6. konstruksi. dan dalam hal ini ditunjukan dengan nama proyeknya. Mengelola perubahan sangat berbeda dengan mengelola status quo. Proyek mempunyai dampak pada kehidupan rakyat karena dapat merubah pola kerja dan lingkungan mereka. Banyak dari proyek itu yang muncul dalam segala jenis bisnis yang berbeda. keuangan. pemasaran. 2.5. Tujuan dan sasaran proyek-proyek atau mungkin yang paling baik adalah dengan menganggap bahwa proyek itu merupakan sebuah alat perubahan.

20 Februari 2010 UNSUR . Keadaan tanah setempat Keadaan iklim setempat .UNSUR DALAM PERENCANAAN Memahami unsur-unsur perencanaan merupakan keharusan untuk menghindari kesalahan yang tidak perlu terjadi. BACITIdi 06:50 Link ke posting ini Kirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Berbagi ke TwitterBerbagi ke FacebookBerbagi ke Google Buzz Label: Manajenen Proyek Sabtu. 6. Sekalipun telah diberi anggaran belanja dan batas waktu. 4. Keadaan -keadaan itu dapat berwu jud peraturan dan persyaratan formal yang berlaku atau keadaan pada tanah setempat yang terjadi secara alami. Diposkan oleh CV. 7. 2. Satu-satunya masalah yang dipastikan dari Manajer Proyek adalah bahwa itu tanggung jawabnya dan nanti dia akan dinilai tentang sukses atau tidaknya. 3. 2. biaya sebenarnya. tetapi juga sadar akan agenda -agenda tersembunyi. 8. Sebagai alat perubahan Mempunyai awal dan akhir yang jelas dapat dikenali Mempunyai tujuan yang spesifik Menghasilkan sesuatu yang dapat diserah terimakan Sebagai sesuatu yang unik Sebagai tanggung jawab satu orang atau badan Melibatkan biaya. 5.1. namun masih harus diuji selama pelaksanaan proyek. kita memiliki ide tentang tentang pertimbangan waktu. sumber daya. Unsur -unsur perencanaan adalah keadaan yang dapat mempengaruhi hasil perencanaan. sumber daya dan waktu Menggunakan sumber daya dan keterampilan yang bervariasi Kita tahu tujuan spesifik. Lebih lanjut keadaan yang merupakan unsur perencanaan dapat di golongkan atas tiga jenis : 1.

Peta situasi. 1. Untuk mengetahui peraturan dan persyaratan formal yang berlaku. Dalam peraturan dan persyaratan yang berlaku pada tanah setempat yang tercakup bentuk dan jenis bangunan yang boleh didirikan. 3. Akan tetapi agar diketahui unsur unsur perencanaan yang lebih jelas dan lengkap. perlu di adakan penelitian se cara langsung pada persil tanah setempat. Pertama-tama harus di lihat unsur-unsur perencanaan formal yang berupa peraturan dan persyaratan yang berlaku pada tanah setempat. dan terencana p ada suatu wilayah sesuai dengan norma-norma pembangunan kota. Perbedaan tinggi rendahnya tanah Kekerasan/kepadatan tanah Kecepatan dan arah aliran udara Kebisingan dan frekuensi lalu lintas . Dengan penelitian langsung pada persil tanah setempat akan di ketahui lebih jelas keadaan yang terjadi secara alamiah. Orientasi tanah setempat KEADAAN TANAH SETEMPAT Sebagaimana diketahui. dapat di tempuh dengan cara sebagai berikut : Pertama-tama mengajukan permohonan pengukuran dan pemetaan persil tanah yang di miliki pada Dinas Tata Kota setempat. teratur. garis -garis bangunan dan jalan yang mengatur tata letak bangunan yang baik. 2.3. Kemudian berdasarkan hasil pengukuran pengukuran dan pemetaan itu diajukan permohonan keterangan rencana (advise planning) pada Dinas Tata Kota setempat. misalnya : 1. keterangan rencana dan peraturan/persyaratan formal tersebut merupakan pedoman dasar dalam perencanaan. Keterangan teknis lebih lanjut bisa didapat dari Dinas Pembangunan Pengawasan Kota setempat. situasi dan kondisi tanah di setiap tempat tidak selalu sama.

maka dalam perencanaan harus direncankan tempat untuk pohon/tumbuh -tumbuhan. sebaiknya dimanfaatkan untuk fungsi-fungsi tersebut. Tumbuh-tumbuhan/pohon yang ada di sekitar persil Hasil penelitian keadaan tanah setempat merupakan data yang sangat penting dalam perencanaan. d. dan lain -lain. Dengan diketahui perbedaan tinggi rendahnya permukaan tanah. maka akan dapat ditetapkan tinggi lantai bangunan dari permukaan tanah yang aman dari banjir dan bersifat ekonomis. Kecepatan dan arah aliran udara perlu diketahui untuk menetapkan u kuran pembukaan (lubang angin atau ventilasi. Data tentang kebisingan dan frekuensi lalu lintas perlu sebagai dasar untuk mengatur tata letak ruangan dan penggunaan jenis bahan bangunan yang kedap suara. 5. Pelindung manusia/bangunan dari panas matahari Mencegah dan mengurangi aliran angin besar Mencegah dan mengurangi suara bising Menyerap debu dan kotoran Memproduksi zat asam pada siang hari yang diperlukan untuk kehidupan manusia Mengatur dan melindungi tata air tanah Mencegah erosi dan tanah longsor Menyejukkan udara dan memperindah pemandangan Melihat fungsi pohon dan tumbuh -tumbuhan yang besar serta luas.4. 4. misalnya pertamanan. Seandainya pada persil tanah telah ada pohon dan tumbuh -tumbuhan yang sehat dan masih cukup muda. c. oleh karena tumbuh-tumbuhan dapat berfungsi sebagai : 2. f. h. . a. Selain itu tinggi rendahnya permukaan tanah (contour) dapat di manfaatkan dalam segi keindahan. sebab : 1. b. Dan seandainya pada persil tanah tidak terdapat pohon/tumbuh -tumbuhan. g. pintu dan jendela) sehingga ruangan memiliki sirkulasi udara yang sesuai dengan kebutuhan (tidak terlampau kecil atau besar). e. sehingga ruangan yang memerlukan suasana tenang dapat terwujud. maka data tentang ada atau tidaknya pohon pada persil tanah sangat penting. Kekerasan/kepadatan tanah sangat penting dari segi teknis untuk menetapkan jenis dan tipe pondasi yang akan dipergunakan. kolam. Pohon dan tumbuh-tumbuhan mempunyai arti serta manfaat yang besar dalam kehidupan manusia. 3.

untuk menghindari semua perbedaan pemahaman. BACITIdi 02:42 Link ke posting ini Kirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Berbagi ke TwitterBerbagi ke FacebookBerbagi ke Google Buzz Label: Manajenen Proyek Kamis. terutama proyek-proyek yang memerlukan waktu lama. Perkiraan para pemakai itu dapat bervariasi secara luar biasa dari sinisme mutlak sampai optimisme liar yang berlebih-lebihan tentang cara hidup mereka yang akan diperkuat ketika proyek itu diserahterimakan. dan bahwa proyek itu dapat tetap mempertahank an profil atau riwayat kerjanya yang tinggi di dalam perusahaan selama rentang hidupnya. persepsi atau pemahaman pemakai terhadap apa yang akan diserahterimakan itu secara tak terelakkan pasti akan berbeda dari pemahaman anda sendiri. secara teratur perlu ditinjau ulang dan diperiksa selama berlangsungnya semua kegiatan proyek itu. 18 Februari 2010 MENGIKLANKAN PROYEK Hal ini sangat erat h ubungannya dengan mencari sponsor. Manajer proyek mempunyai tanggung jawab untuk memastikan bahwa kredibilitas proyeknya dapat dipertahankan sepanjang waktu. MENGELOLA PERKIRAAN PARA PEMAKAI Pada proyek-proyek yang besar. Dengan demikian. . tetapi dapat berlaku untuk semua tingkat perusahaan. Yang sangat penting demi suksesnya proyek itu adalah mengurangi ekses -ekses atau perkiraan-perkiraan yang berlebih-lebihan.Diposkan oleh CV. Manajer proyek kemungkinan dapat menjadi penghubung utama antara tim proyek dan dunia luar. para para pemakai ha rus dilibatkan dalam segala aspek proyek ini. Oleh karena it u. sehingga ia harus berusaha mempromosikan proyek itu. Untuk itu. hubungan diantara ke dua belah pihak dapat dibangun sehingga memungkinkan timbulnya komunikasi dua arah yang efektif.

Bersifat sementara. Dari pengertian di atas maka ciri pokok proyek adalah sebagai berikut : Bertujuan menghasilkan lingkup tertentu berupa produk akhir atau hasil kerja akhir. ditentukan jumlah biaya. kriteria ukuran besar kecil dan kompleksitas suatu proyek. 4. serta kriteria mutu. Kegiatan proyek dapat diartikan sebagai satu kegiatan sementara yang berlangsung dalam jangka waktu terbatas. Dalam proses mewujudkan lingkup di atas. dalam arti umurnya dibatasi dengan selesainya tugas. pada akhirnya. Lingkup tugas tersebut dapat berupa pembangunan pabrik. BACITIdi 10:14 Link ke posting ini Kirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Berbagi ke TwitterBerbagi ke FacebookBerbagi ke Google Buzz Label: Manajenen Proyek Senin. Titik awal dan akhir ditentukan dengan jelas. Diposkan oleh CV. pembuatan produk baru atau pelaksanaan penelitian dan pengembangan. reaksi para pemakai terhadap apa yang anda serahteri makan inilah yang akan menjadi faktor penentu utama tentang sukses atau gagalnya proyek anda. mengapa kegiatan tersebut disebut proyek? Bagaimana halnya dengan kegiatan petani di ladang atau nelayan di laut yang terus menerus dikerjakan untuk memenuhi kebutuhan hidupnya? Dimulai dengan merumuskan definisi dan membedakannya dengan kegiatan operasional rutin. dan teknologi yang semakin terampil dan canggih. 2. dikenal pula program yang mempunyai sifat sama dengan proyek. Disamping proyek. Semakin maju peradaban manusia semakin besar dan kompleks proyek yang dikerjakan dengan melibatkan penggunaan bahan -bahan. Wujud dan skalanya dapat beraneka ragam. Nonrutin. Perbedaannya terletak pada kurun waktu pelaksanaan dan besarnya 1. . dengan alokasi sumber daya tertentu dan dimaksudkan untuk menghasilkan produk atau deliverable yang kriteria mutunya telah digariskan dengan jelas. Dilanjutkan dengan menganalisis dinamika yang melekat pada kegiatan tersebut.Ingat. mulai dari rumah hunian sederhana sampai dengan candi -candi raksasa. 3. tidak berulang -ulang. Macam dan intensitas kegiatan berubah sepanjang proyek berlangsung. jadwal. Akan tetapi. 15 Februari 2010 PERILAKU dan DINAMIKA PROYEK Sejak dulu telah dikenal adanya proyek. tenaga kerja.

Pemasok tidak terlibat langsung dalam pelaksanaan proyek. antara lain : 1. tetapi kenyamanan dan keamanan mereka adalah prioritas yang tidak dapat diabaikan. Walau tidak terlibat secara langsung dalam pelaksanaan sebuah proyek. 4. Melaksanakan pekerjaan sesuai dengan dokumen kontrak. BACITIdi 13:33 Kirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Berbagi ke TwitterBerbagi ke FacebookBerbagi ke Google Buzz Label: Manajenen Proyek KONTRAKTOR Tugas dan tanggung jawab kontraktor. Link ke posting ini Diposkan oleh CV. serta pekerjaan tambah kurang yang diminta oleh owner. bahan. bulanan. dan pe ralatan. suatu program merupakan kumpulan dari bermacam-macam proyek. 2. 7. 3. Menyediakan tenaga kerja dan bahan yang akan digunakan. Bertanggung jawab untuk memperbaiki segala kerusakan selama masa pemeliharaan. kualitas. Menyusun laporan mingguan. tenaga kerja. Bertanggung jawab atas kualitas bahan dan pelaksanaan pekerjaan. tentang perkembangan proyek yang meliputi laporan pelaksanaan. 5. . MASYARAKAT Masyarakat adalah orang-orang yang berintegrasi dengan proyek secara langsung. Menyusun dan monitor rencana kerja serta penjadualan dalam bentuk CPM dan Barchart. program dapat dipecah menjadi lebih dari satu proyek. Melakukan pengawasan pelaksanaan pekerjaan yang dilakukan meliputi kuantitas. Umumnya. Program memiliki skala lebih besar daripada proyek.sumber daya yang diperlukan. PEMASOK atau SUPPLIER Pemasok adalah badan usaha yang menyediakan berbagai bentuk resource yang di butuhkan dalam pelaksanaan proyek. 6.

Hubungan kontrak adalah hubungan yang terjadi antara pihak kesatu dan kedua karena adanya hubungan kontrak.karena tanpa dukungan dari masyarakat sekitar maka proyek tidak dapat berjalan dengan baik. Jika ada pihak yang melanggar kontrak dapat di tuntut se cara hokum. Memilih konsultan perencana untuk merencanakan proyek yang akan dibangun. Memilih pengawas baik dengan cara menunjuk konsultan pengawas atau menunjuk orang lain dari owner sendiri untuk mengawasi proyek tersebut. Memberikan gambaran atas perencanaan yang akan dibuat oleh perencana. 3. HUBUNGAN FUNGSIONAL Hubungan fungsional dan kontrak antara pihak -pihak yang terlibat dalam proyek konstruksi. Hubungan tersebut dapat berupa hubungan yang sejajar maupun hubungan antara atasan dengan bawahan. hubungan berdasarkan fungsi antara pihak -pihak yang terlibat. . Hubungan fungsional adalah. BADAN PEMERINTAH Badan pemerintahan adalah institusi pemerintah y ang menetapkan peraturan dan ijin pembangunan sehingga sebuah proyek dapat berintegrasi dengan bangunan bangunan di sekitarnya. 1. sbb : Membiayai suatu proyek Mengurus dan menyelesaikan baik ijin maupun syarat -syarat yang harus dipenuhi kepada instansi-instansi atau pihak-pihak yang terkait sehubungan dengan pembangunan proyek tersebut. 4. 5. OWNER ( pemberi Tugas ) Tugas dan tanggung jawab pemberi tugas secara umum. 2. tugas dan tanggung jawab terdapat dalam dokumen kontrak dan pihak tersebut terlibat langsung dalam kontrak.

Isi persyaratan khusus kontrak : a. Waktu yang diberikan untuk pelaksanaan proyek. Masa pemeliharaan setelah penyelesaian kontrak. Pembatasan khusus yang mungkin dikenakan pada kontraktor. Denda yang harus dibayarkan untuk setiap keterlamba tan penyelesaian kontrak. Diposkan oleh CV. b. 14 Februari 2010 PERSYARATAN KHUSUS KONTRAK Persyaratan khusus kontrak diperlukan untuk melengkapi persyaratan umum kontrak. Ketentuan administrative yang tidak biasa. BACITIdi 06:43 Link ke posting ini Kirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Berbagi ke TwitterBerbagi ke FacebookBerbagi ke Google Buzz Label: Manajenen Proyek Minggu. Persyaratan khusus kontrak harus dipersiapkan untuk setiap proyek secara khusus dan pasal-pasalnya berhubungan dengan keadaan khusus / unik sebuah proyek. Memberikan keputusan terhadap perubahan pekerjaan atau bila terjadi permasalahan di lapangan dan kondisi tak terduga (force major) pada saat pelaksanaan proyek. SURAT PERJANJIAN . f.6. c. 7. Pengadaan item-item khusus oleh pemberi tugas. d. Memberi perintah kepada para kontraktor dan menolak pekerjaan kontraktor apabila pekerjaan yang akan diserah terimakan tidak sesuai dengan kontrak (spesifikasi dan gambar). e.

Spesifikasi yang berorientasi pada methode pelaksanaan Methode pelaksanaan merupakan mendapatkan hasil akhir. Gambar rencana ini biasanya terdiri atas gambar arsitektur. Dalam spesifikasi ini terdapat persyaratan tentang cara pelaksanaan berikut syarat syarat hasil akhir yang harus dipenuhi. Dalam spesifikasi juga diuraikan mengenai cara-cara pengujian terhadap kualitas yang di syaratkan oleh pemberi tugas. dan daftar volume pekerjaan merupakan kombinasi lengkap mengenai informasi proyek. DAFTAR PEKERJAAN dan VOLUME . syarat yang harus dilaksanakan untuk c. gambar rencana. Spesifikasi yang berorientasi pada hasil akhir Yang di utamakan adalah hasil akhir tanpa menetapkan syarat -syarat. pesyaratan. Jenis spesifikasi : a. Namun apabila masih terdapat informasi yang belum lengkap maka harus di cantumkan dalam spesifikasi teknis. b. GAMBAR RENCANA Gambar yang menunjukan konstruksi yang akan dibangun beserta di mensidimensinya (ukuran). Spesifikasi yang berorientasi pada hasil akhir dan methode pelaksanaan. dan ME. Gambar harus dibuat selengkap dan seakurat mungkin. Spesifikasi merupakan dokumen tertulis yang berisikan ruang lingkup pekerjaan. methode pelaksanaan yang harus dilakukan untuk mewujudkannya. SPESIFIKASI TEKNIS Spesifikasi teknis. penjelasan rinci dari bentuk.Surat yang mempunyai kekuatan hukum. kualitas bahan serta methode pelaksanaan. struktur. dimana kedua belah pihak bersepakat untuk membubuhkan tanda tangan sebagai tanda atas kesepakatan mereka dan dijelaskan dalam seluruh dokumen kontrak.

dan lain ± lain. . Di Negara yang sedang berkembang. BACITIdi 10:29 Link ke posting ini Kirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Berbagi ke TwitterBerbagi ke FacebookBerbagi ke Google Buzz Label: Manajenen Proyek Sabtu. Pembangunan tersebut berupa pembangunan fisik proyek seperti perbaikan perkampungan. 13 Februari 2010 ERA GLOBALISASI Pada era globalisasi. dimana batas antarnegara makin terbuka. Menghadapi keadaan demikian. Apa yang mungkin masih perlu dijabarkan dan dirumuskan adalah bagaimana melaksanakannya agar tercapai maksud dari ungkapan di atas. dalam rangka meningkatkan taraf hidup rakyatnya. mengingat banyaknya kemajuan yang akan di kejar. Ungkapan di atas bukanlah merupakan hal yang baru bagi pedoman melakukakan suatu kegiatan. jaringan telekomunikasi. Daftar volume ini dihitung dari gambar rencana dan berdasarkan persyaratan yang tercantum dalam spesifikasi teknis. Diposkan oleh CV. ADDENDUM Addendum yaitu perubahan atau klasifikasi resmi terhadap semua permasalahan yang berhubungan dengan dokumen tender yang dilakukan oleh pember i tugas atau pihak yang mewakili pemberi tugas dan dilaksanakan selama masa tender. produk dan jasa dari satu tempat mudah mencapai tempat lain. maka hanya mereka yang bekerja dengan prinsip ³doing the right things (efficient)´ dan ³doing things right (effective)´ yang akan memenangkan persaingan dan merebut pasar.Menetapkan jumlah volume setiap pekerjaan yang harus dilaksanakan oleh kontraktor. mendirikan indu stri berat dan ringan. tuntutan akan terselenggaranya kegiatan yang dilandasi prinsip -prinsip tersebut semakin terasa. yang pada gilirannya selanjutnya menikmati hasil usahany a lebih dulu dan lebih baik. prasarana. sedangkan sumber daya yang tersedia baik berupa sumber daya manusia terampil maupun dana yang terbatas. Ketinggalan ini diusahakan dikejar dengan pembangunan di segala bidang. BERITA ACARA Merupakan surat-surat yang menyatakan kesepakatan tentang berbagai hal yang belum diatur atau tercantum dalam dokumen tender lain.

Meliputi : Mengkaji kelayakan sebelum memutuskan untuk mewujudkan suatu gagasan menjadi bentuk fisik atau Tahap Konseptual. 2. Prinsip-prinsip manajemen proyek secara menyeluruh dan benar : Identifikasi objek yang akan dikelola. yang di kenal dengan konsep manajemen proyek. dan dalam lingkungan terbatas juga manufaktur.1. yaitu suatu metode pengelolaan yang dikembangkan secara ilmiah dan intensif sejak pertengahan abad ke-20 untuk menghadapi kegiatan khusus yang berbentuk proyek. dan prosedur. Kegunaan manajemen proyek khususnya proyek yang komponen kegiatan utamanya terdiri dari engineering. 4. . yaitu kegiatan proyek. 4. 3. Penyelesaian akhir dan penutupan proyek yang berlangsung pada Tahap Terminasi. langkah yang umumnya ditempuh di samping mempertajam prioritas adalah mengusahakan peningkatan efisiensi dan efektivitas pengelolaan agar di capai hasil guna yang maksimal dari sumber daya yang tersedia. 1. Aplikasi konsep manajemen proyek di atas pada praktek penyelenggaraan (operasional) sepanjang siklus proyek. Menyajikan atribut dasar konsep manajemen proyek berupa area ilmu manajemen proyek. konstruksi. termasuk menyiapkan perangkat dan peserta atau Tahap Definisi. 2. Perencanaan dan pengembangan. Implementasi kegiatan proyek di kantor pusat lapangan atau Tahap Implementasi. Menjabarkan konsep di atas menjadi metode. Membahas konsep pengelolaan yang akan dipakai. 3. 5. Pengelolaan yang dikenal sebagai ³MANAJEMEN PROYEK´ adalah salah satu cara yang ditawarkan untuk maksud tersebut. teknik.

Minggu. Lump sum contracts Dalam kontrak jenis ini.1. . Ada 3 principal types yang masuk kategori ini : 1. 06 Februari 2011 Jenis-jenis Kontrak Konstruksi 1. pekerjaan design dan pekerjaan konstruksi dilakukan oleh perusahaan yang berbeda. Umumnya tersedia Bill of Quantities yang menjabarkan lingkup pekerjaan yang di cover oleh harga lump sum. Traditional Contracts Dalam contract tradisional. Juga tersedia schedule of rates untuk mengantisipasi variation works selama pelaksanaan proyek. beberapa diantaranya akan dibahas secara singkat berikut ini : 1. harga yang fixed disepakati untuk menyelesaikan seluruh scope pekerjaan. Jenis-jenis Kontrak Ada berbagai jenis contract yang umum digunakan. Jadi Owne r mengawasi pekerjaan dari beberapa perusahaan.

Istilah design & build contracts umumnya digunakan pada proyek gedung.2 Fast tracking .1 Design & Build / Turnkey / EPC Perbedaan contract ini dengan jenis contract tradisional adalah Owner menyerahkan pekerjaan design dan konstruksi kepada satu perusahaan. 1. Non Traditional Contracts 2.1. quantity pekerjaan yang terlaksana akan dihitung ulang / re -measured untuk menentukan nilai akhir proyek. Keterlibatan Owner dalam proyek sangat minimal karena Kontraktor akan mengurus semuanya dari design sampai commissioning. nilai akhir proyek dihitung berdasarkan volume pekerjaan yang terlaksana di lapangan. sedangkan istilah turnkey / EPC contracts banyak digunakan pada proyek industri atau migas. 2. dimana Kontraktor dibayar berdasarkan biaya aktual yang dikeluarkan ditambah dengan fixed fee. 2. Saat pekerjaan selesai. Pada akhir proyek. Owner cukup memberikan kriteria hasil akhir yang diinginkan. Bill of Quantities menyediakan fixed unit rates dan perkiraan quantity untuk berbagai jenis pekerjaan.3 Cost Plus Contracts Sering disebut sebagai fixed fee contracts. yang umumnya dinyatakan dalam bentuk persentase terhadap actual cost.2. Unit Rates atau Remeasurement Contracts Dalam contract jenis ini. Owner tinggal ³minta kunci untuk menghidupkan plant ( = turn key )´.

kemampuan finansial serta sumber daya manussia dari beberapa perusahaan kontraktor untuk menyelesaikan suatu proyek. Pembayaran biasanya menggunakan sistem cost plus. d imana pekerjaan konstruksi dimulai sebelum design selesai 100%. 3. Tiap Kontraktor akan bertanggung jawab terhadap pekerjaan tertentu sesuai keahliannya. kerugiannya terutama masalah perubahan design dan biaya. Co-operative Contracting Co-operative contracting ( oleh kontraktor ) bertujuan untuk menggabungkan keahlian. ) Pekerjaan proyek dibagi atas beberapa bagian. . Pekerjaan konstruksi akan dilaksanakan oleh kontraktor lain yang punya perjanjian kerja langsung dengan Owner. Biaya dan potensi keuntungan / kerugian dari tiap pekerjaan ditanggung oleh masing -masing kontraktor pelaksana. pemilihan kontraktor. mengawasi pelaksanaan pekerjaan konstruksi dan administrasi contract.3 Construction Management Dalam jenis contract ini. Construction Manager bertugas untuk memberi saran kepada Owner mengenai strategi / prosedur tender. dll. Owner menunjuk satu perusahaan sebagai Construction Manager untuk mengendalikan pelaksanaan proyek. 2. ada pekerjaan yang ditangani bersama dan ada pekerjaan yang menjadi tanggung jawab masing -masing kontraktor. Kombinasi dari dua skenario di atas. Bentuk co -operative contracting yang banyak dikenal adalah Joint Ventures dan Consortium. 60%-40%.Sering disebut phased construction. Keuntungan contract jenis ini adalah waktu penyelesaian lebih singkat. Ada berbagai skenario perjanjian internal antar perusahaan kontraktor tersebut : Biaya dan potensi keuntungan / kerugian proyek dita nggung bersama. berdasarkan pada persentase yang disepakati ( 55% -45%.

4. Contoh dari contract jenis ini antara lain Build -Operate-Transfer ( BOT ) dan Production Sharing Contracts ( PSC ). Tidak tertutup kemungkinan akan ada modifikasi contract baru. yang dibuat untuk menyesuaikan kebutuhan industri konstruksi yang terus berkembang. Dari yang tradisional sampai dengan yang telah dimodifikasi. Dari uraian di atas. Concession Based Method Umumnya jenis contract ini dilakukan oleh Pemerintah yang membutuhkan dukungan pihak swasta untuk membangun proyek infrastuktur. Owner akan memilih jenis contract yang paling sesuai berdasarkan pertimbangan : biaya kualitas waktu. bisa dilihat bahwa terdapat berbagai pilihan jenis contract. dan kesiapan Owner untuk ikut terlibat dalam pelaksanaan proyek .