Remedial B.indonesia

Remedial B.

Indonesia
Liagusdhiani XI MM 2

BAB 1

BAB 6

BAB 2

BAB 5

BAB 3

BAB 4

Kegiatan Menyimak dan Memahami Informasi Nonverbal
MENYIMAK UNTUK MENYIMPULKAN INFORMASI YANG TIDAK BERSIFAT PERINTAH DALAM KONTEKS BEKERJA

Pengalihan InformasiVerbal menjadi Nonverbal

Menyampaikan Pendapat Melalui Simpulan Secara Deduktif dan Induktif

Standar Kompetensi - Berkomunikasi dengan bahasa Indonesia setara tingkat madya Kompetensi Dasar - Menyimak untuk Menyimpulkan Informasi yang Tidak Bersifat Perintah dalam Konteks Bekerja Indikator - Mengubah informasi dari bentuk lisan ke dalam bentuk nonverbal (bagan/tabel/diagram/grafik/ denah/matriks) - Menyampaikan pendapat/opini dengan menggunakan teknik penyampaian simpulan dan pendapat yang akurat secara deduktif atau induktif - Menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar dalam menyimpulkan sesuatu informasi

A. Kegiatan Menyimak dan Memahami informasi Nonverbal Menyimak merupakan salah satu kegiatan berbahasa yang dapat menambah atau memperluas pengetahuan. Keterampilan menyimak perlu dilatih secara terus-menerus dan berkesinambungan. Pada dasarnya menyimak adalah kegiatan menyerap informasi yang disampaikan secara lisan dengan tidak sekadar menggunakan indera pendengaran, tetapi juga berupaya menangkap isi atau pesan serta memahami makna informasi yang disampaikan. Hasil simakan dapat diungkapkan kembali dengan bahasa sendiri dengan tidak mengubah pengertian dasar informasi sumber. Proses menyimak menuntut motivasi dan perhatian dari pendengar. Tanpa keinginan dan perhatian, sulit mengharapkan hasil yang memuaskan. Berdasarkan caranya, menyimak terdiri atas beberapa macam, yakni, seperti berikut :

menyimak pembacaan cerita-cerita lucu. kita dapat melakukan langkah-langkah sebagai berikut. para siswa menyimak ceramah guru bahasa Indonesia. teliti. Menyimak Intensif menyimak memahami secara terperinci. 2. dan membandingkan dengan pengalaman serta pengetahuan menyimak. Misalnya. Dalam belajar bahasa Inggris. seseorang mempelajari berbagai hal yang dibutuhkan. Menyimak untuk Menghibur menyimak sesuatu untuk menghibur dirinya. menelaah. . misalnya siswa harus dapat membedakan bunyi (i) dan (i:). secara kreatif dan analisis setelah yang bersangkutan mendapat informasi dari menyimak sesuatu. Menyimak Diskriminatif menyimak untuk membedakan bunyi suara. Mungkin juga penyimak dapat memecahkan masalah yang dihadapinya. Menyimak Ekstensif menyimak memahami secara sepintas dan umum dalam garis-garis besar atau butir-butir penting tertentu. mengkaji. Menyimak untuk Menilai menyimak mendengarkan. menguji. 4. pertunjukan sandiwara. Menyimak untuk Belajar melalui kegiatan menyimak. memahami isi simakan.1. 5. dan mendalami bahan yang disimak. Menyimak Pemecahan Masalah menyimak mengikuti uraian pemecahan masalah secara kreatif dan analisis yang disampaikan oleh si pembicara. 6. Misalnya. film. 7. 3. dan sebagainya. televisi. Untuk dapat mengungkapkan kembali informasi simakan yang diterima dengan baik dan memadai. para siswa mendengarkan suara radio. dan sebagainya.

1. 4. kita dapat melakukan langkah-langkah sebagai berikut. 2. 3. atau perbandingan. 5. Uraikan kembali dalam bentuk ikhtisar berdasarkan data-data yang dicatat. Catatlah fakta-fakta atau data berupa angka. Catatlah kata-kata kunci yang dianggap penting berupa frasa atau klausa. . Perhatikan judul wacana yang akan dilisankan. persentase.Untuk dapat mengungkapkan kembali informasi simakan yang diterima dengan baik dan memadai. Catatlah ide-ide pokok setiap paragraf.

Informasi hasil simakan dapat dikemukakan atau disampaikan dalam bentuk verbal maupun nonverbal. . ulasan. Informasi ini dianggap lebih mudah dicerna dan dipahami. Informasi verbal berwujud uraian. atau penjelasan dan dapat disampaikan secara lisan maupun tulisan.

yaitu grafik batang. grafik garis. Grafik dibedakan menjadi tiga macam. a. dan grafik lingkaran. Grafik batang adalah lukisan naik turunnya data berupa batang atau balok dan dipakai untuk menekankan adanya perbedaan tingkatan Bahasa Indonesia SMK/MAK Setara Tingkat Madya Kelas XI atau nilai berupa aspek. 1. Grafik Grafik adalah gambaran pasang surutnya suatu keadaan atau data yang ada dengan garis atau gambar.Berikut ini pengertian dan contoh bentuk informasi nonverbal. Contoh Grafik Batang : .

b. Grafik ini dipakai untuk menggambarkan perkembangan atau perubahan dari waktu ke waktu. . Grafik garis adalah lukisan naik turunnya data berupa garis yang dihubungkan dari titik-titik data secara berurutan.

Grafik lingkaran adalah gambaran naik turunnya data berupa lingkaran untuk menggambarkan persentase dari nilai total atau seluruhnya. .c.

diagram balok. diagram cabar. diagram gambar. Bentuk-bentuk diagram antara lain adalah diagram arus (bagan alur). Diagram Diagram adalah (gambaran buram. diagram garis. dan diagram pohon. sketsa) untuk memperlihatkan atau menerangkan sesuatu.2. . diagram lingkaran.

urut ke bawah dalam lajur dan deret tertentu dengan garis pembatas sehingga dapat dengan mudah disimak.3.Tabel Tabel adalah daftar yang berisi ikhtisar dan sejumlah data informasi. biasanya berupa kata-kata dan bilangan yang tersusun secara bersistem. .

.4. teknologi. dan masyarakat manusia. Bagan Bagan adalah gambaran secara analisis atau terurai tentang proses yang terjadi di alam. Bagan digunakan untuk membantu memperjelas proses kerja.

sifat permukaan. dan sebagainya. . gunung-gunung. laut. sungai.5. batas. dan sebagainya atau representasi melalui gambar dari suatu daerah yang menyatakan sifat. Peta Peta adalah gambar atau lukisan pada kertas yang menunjukkan letak tanah.

jalan. Denah Denah adalah gambar yang menunjukkan letak kota. . atau gambar rancangan bangunan.6. peta.

Matriks Matriks adalah tabel yang disusun dalam lajur dan jajaran sehingga butir-butir uraian yang diisikan dapat dibaca dari atas ke bawah dan dari kiri ke kanan. .7.

lambang. . 6. Namun. benar. Adakalanya suatu informasi lebih tepat disampaikan dengan penyajian verbal karena lebih memerlukan banyak penjelasan daripada bentuk visual. Cara pertama. 1. bagaimana uraiannya. 5.Tentukan warna. Catatlah hal-hal pokok atau inti dari informasi yang disimak. apakah grafik. ada informasi yang lebih mudah dicerna karena disajikan dalam bentuk nonverbal. 4. tabel. tepat. Pengalihan Informasi Verbal menjadi Nonverbal Informasi yang kita simak perlu ditelaah isinya berdasarkan kepentingan atau maksud yang terkandung di dalamnya. bagan. Perhatikan data-data berupa lambang. bila bahan simakan dapat ditelaah. diagram dan yang lainnya. adalah sebagai berikut. Kedua. kita perlu berlatih dengan saksama. dan dapatkah divisualisasikan. Buatlah bentuk nonverbal yang tepat untuk mengungkapkan informasi tersebut. Bentuk-bentuk pengungkapan informasi baik yang verbal maupun nonverbal masingmasing selalu membutuhkan penyampaian informasi. Gambar. Proses mengubah isi informasi verbal menjadi nonverbal memang agak sulit. Hal-hal yang perlu diperhatikan untuk mengalihkan atau mengubahinformasi verbal ke informasi nonverbal. Namun. dan seimbang dengan isi. atau bentuk untuk menggambarkan atau membedakan data-datanya. 3. Perhatikan dengan saksama isi informasi verbal yang ingin diubah.Tapi pada dasarnya semua itu bergantung pada kebutuhan. hal itu bukan hal yang tidak dapat dilakukan. atau grafik dibuat dengan baik. cobalah perhatikan: Apa isinya. Itulah sebabnya. satuan atau angka-angka serta perbandingannya untuk menentukan bentuk visual yang efektif.B. setelah disimak. simaklah isi informasi dengan penuh perhatian. 2.

20 persen. sebagai penyelenggara negara dalam jangka waktu yang ditetapkan oleh konstitusi negara. yaitu 33. Menyampaikan Pendapat melalui Simpulan Secara Deduktif dan Induktif Penyimpulan secara deduktif ialah cara mengambil simpulan dari pernyataan yang bersifat umum diikuti oleh uraian atau pernyataanpernyataan yang bersifat khusus. 1. Perhatikan contoh berikut. tetapi dinamis sehingga mampu mengantisipasi segala perubahan yang terjadi.60 persen. Negara mewadahi seluruh kepentingan masyarakat. Ia menyediakan kerangka umum yang bersifat abstrak sehingga terbuka untuk ditafsirkan. Negara adalah institusi mapan. Disusul peringkat ketiga yaitu pasanganWiranto dan Salahudin. Peringkat pertama diraih oleh pasangan Susilo Bambang Yudhoyono dan Jusuf Kalla dengan persentase suara terbanyak. Peringkat kedua diraih oleh pasangan Megawati dan Hasyim Muzadi dengan persentase suara 22. 2.C.Terakhir adalah pasangan Hamzah Haz dan Agum Gumelar. Sementara pemerintah adalah pranata kontemporer. Selanjutnya peringkat keempat ialah pasangan Amin Rais dan Siswono. . Hasil perolehan suara sementara dari penyelenggaraan pemilu pemilihan presiden tahun 2004 cukup signifikan.

Simpulan dapat disertakan dengan opini atau pendapat. Plagiat tidak diperkenankan dalam dunia sastra. 2. Penyampaian harus menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar. Memang benar imajinasi itu diperlukan yang mencipta suatu karya. Fakta bersifat objektif. 1. . merupakan kenyataan bersifat konkret dan dapat dibuktikan kebenarannya. Menyampaikan simpulan dapat dilakukan secara lisan maupun tulisan. Perhatikan contoh berikut. Banyak karya sastra yang beredar merupakan karya plagiat. Dalam dunia karya sastra memang terdapat larangan keras untuk pengarang plagiat. Plagiat ialah pengambilan atau penerjemahan sesuatu hasil begitu saja dengan tidak menyebutkan pengarang asli melainkan menurunkan nama sendiri sebagai pengarang. Opini adalah pandangan berdasarkan ideologi atau sikap seseorang dalam memberikan suatu wawasan terhadap objek atau peristiwa. Simpulan yang disampaikan dapat diperoleh dari informasi lisan maupun tulisan baik informasi lisan yang bersifat verbal maupun informasi tulisan yang berbentuk nonverbal. Pengarang novel akan merangkai ceritanya dengan pengembangan imajinasi. Demikian juga seniman akan menggoreskan lukisan di dasar kain dengan imajinasinya ke arah yang sebenarnya. barulah tercermin sebuah puisi. Opini dapat juga disebut pendapat seseorang.Penyimpulan secara induktif ialah cara mengambil simpulan dari pernyataanpernyataan atau fakta-fakta yang bersifat khusus menuju ke suatu simpulan yang bersifat umum. Antonim dari opini adalah fakta. Penyair akan membuat sebuah puisi dengan cara menuangkan imajinasinya.

Pengertian dan Ciri Kalimat Perintah MENYIMAK UNTUK MEMAHAMI PERINTAH YANG DIUNGKAPKAN ATAU YANG TIDAK DALAM KONTEKS BEKERJA Jenis-Jenis Kalimat Perintah Berbagai Respons terhadap Perintah .

y y y - Standar Kompetensi Berkomunikasi dengan bahasa Indonesia setara tingkat madya Kompetensi Dasar Menyimak untuk memahami perintah yang diungkapkan atau yang tidak dalam konteks bekerja Indikator Merumuskan kembali isi perintah (secara lisan maupun tulisan) Menuliskan kembali isi perintah dalam bentuk kerangka atau bagan Menyebutkan kegiatan yang akan dilakukan berdasarkan isi perintah secara lisan/tertulis Mengonfirmasikan kebenaran rencana kegiatan yang telah direncanakan dengan rencana pemberi perintah .

A. Ciri-ciri kalimat perintah: (1) Menggunakan partikel ²lah (2) Berpola kalimat inversi (PS) (3) Menggunakan tanda seru (!) bila digunakan dalam bahasa tulis (4) Kalimat perintah jika dilisankan berintonasi menaik di awal dan berintonasi rendah di akhir . Pengertian dan Ciri Kalimat Perintah Kalimat perintah adalah kalimat yang berisi perintah kepada orang lain untuk melakukan sesuatu atau kalimat yang dipakai untuk mendapatkan tanggapan sesuai dengan kehendak penuturnya.

2. Marilah kita gunakan tekstil buatan dalam negeri demi menyukseskan program pemerintah. Jangan dekati tempat itu. Jenis-Jenis Kalimat Perintah Kalimat perintah biasa 1. Antarkan surat ini kepada Pak RT sekarang juga! (2) Kalimat perintah ajakanContoh: 1. Ayolah bersenam pagi setiap hari agar badan kita menjadi sehat. 2.B. (3) Kalimat perintah larangan Contoh: 1. Jangan membuang sampah di sini. . Masukkan barang-barang ini ke dalam bagasi mobil! 2.

2. Biarlah aku yang membawa barang itu. Saya minta kerjakan tugasmu tepat waktu. 2. (6) Kalimat perintah pembiaran Contoh: 1. 2. Biarkan dia pergi sendiri. Saya berharap Anda hadir di acara itu. . tunjukkanlah jalan yang lurus yang Engkau ridhoi.(4) Kalimat perintah permintaan 1. ya Tuhan. Saya mohon kamu bisa datang di acara pesta ulang tahunku. (5) Kalimat perintah permohonan Contoh: 1. Kami mohon kepada-Mu.

2. (9) Kalimat perintah yang berbentuk kalimat berita 1. Ambil saja kado yang kauberikan kalau kau tidak malu terhadapnya.(7) Kalimat perintah sindiran Contoh: 1. Hendaknya Anda bersedia menjadi pengurus kegiatan itu. Susunlah sehingga membentuk lingkaran penuh. 2. (8) Kalimat perintah yang menuntut proses atau langkah kerja 1. Maju kalau kamu berani. . Urutlah dari nomor kecil hingga nomor yang besar. 2. Terima kasih Anda tidak menolak untuk menjadi pembawa acara pada malam reuni nanti.

(2) Menggunakan partikel ²lah. hendaknya. tolong. sudilah.Kalimat perintah dapat diperhalus dengan menggunakan unsur-unsur berikut. (4) Pengubahan ke struktur berita. sebaiknya. (3) Pengubahan ke struktur tanya. harap. (1) Menggunakan kata-kata seperti mohon. . silakan.

dan saksama. (2) Merumuskan/menuliskan kembali isi perintah. teliti. (3) Isi perintah ditulis dalam bentuk kerangka/bagan sehingga mudah dipahami. Berbagai Respons Terhadap Perintah Langkah yang perlu kita tempuh dalam menanggapi perintah: (1) Membaca kembali isi perintah secara hati-hati. (5) Meminta konfirmasi kepada pemberi perintah akan ketepatan rencana kegiatan yang telah disusun. .C. (4) Membuat perencanaan dalam bentuk kerangka/tabel/bagan segala kegiatan yang akan di lakukan dalam rangka memenuhi perintah.

Mengenal Bentuk Perintah Kerja Tertulis Model-Model Surat Berisi Perintah Kerja MEMAHAMI PERINTAH KERJA TERTULIS DALAM KONTEKS BEKERJA Perintah Kerja Berbentuk Manual Menindak Lanjuti Perintah Kerja Tertulis .

Berkomunikasi dengan bahasa Indonesia setara tingkat madya Kompetensi Dasar .Mengonfirmasikan rencana kegiatan yang akan dilakukan (secara lisan/tulisan) kepada pemberi perintah .Membuat bagan/prosedur kerja berdasarkan perintah kerja tertulis .Memahami perintah kerja tertulis Indikator .Merencanakan tindak lanjut perintah berdasarkan catatan yang dibuat pada waktu membaca informasi dari perintah kerja tertulis .MEMAHAMI PERINTAH KERJA TERTULIS DALAM KONTEKS BEKERJA y y y y y y y y y y y y y y y y y y Standar Kompetensi .Mengenali informasi yang berkaitan dengan budaya kerja yang berlaku di tempat kerja .

dan undang-undang. Mengenal Bentuk Perintah Kerja Tertulis Bentuk perintah tertulis dapat dibedakan menjadi beberapa jenis. Surat yang berhubungan dengan pekerjaan disebut surat dinas atau surat resmi. Surat perintah terdiri atas: (1) kepala surat (2) pembukaan (3) isi surat perintah d. pedoman. B. Model-Model Surat Berisi Perintah Kerja Surat adalah suatu alat atau sarana komunikasi tertulis.A. kaki surat/bagian akhir surat . Surat Perintah Surat perintah adalah surat yang berisi perintah dari pimpinan kepada bawahan yang berisi petunjuk yang harus dilakukannya. antara lain: 1. yaitu himbauan/larangan. Surat perintah berlaku sementara dan berakhir setelah tugas yang diperintahkannya selesai dilaksanakan serta melaporkan hasil pekerjaan tersebut kepada pimpinan. Model surat yang berisi informasi kerja atau perintah kerja. petunjuk. peraturan.

hal. Surat edaran terdiri atas unsur-unsur berikut. (2) No. lampiran. (1) Kepala surat edaran bertuliskan nama perusahaan dan identitasnya. misalnya kebijakan pimpinan. Surat Edaean terdiri atas surat edaran umum dan surat edaran khusus. Surat edaran ini berisi penjelasan mengenai sesuatu hal.2. dan alamat tujuan surat. petunjuk mengenai tata cara pelaksanaan. . Surat edaran Surat edaran adalah surat pemberitahuan tertulis yang ditujukan kepada pejabat/pegawai. dan penutup surat (5) Kaki surat: salam penutup serta nama penanggung jawab surat edaran. atau peraturan perundang-undangan. isi surat. tanggal surat. (3) Perkataan µEdaranµ biasanya ditulis di tengah (4) Isi surat edaran: Salam pembuka.

3. y 4. Surat Pengumuman yang dapat dibedakan menjadi tiga. Memo atau Memorandum y 5. Disposisi yang dibedakan menjadi disposisi langsung dan disposisi y tidak langsung. yaitu: y (1) Pengumuman lisan y (2) Pengumuman tertulis y (3) Pengumuman dari instansi dan surat pengumuman bukan dari y instansi. y .

kulkas.C. Menindak lanjuti Perintah Kerja Tertulis Setiap menerima perintah kerja secara tertulis dalam bentuk surat atau instruksi kedinasan lainnya yang berkaitan dengan pekerjaan. D. Perintah Kerja Berbentuk Manual Petunjuk penggunaan yang disebut juga manual kerja merupakan perintah bagaimana melakukan pekerjaan atau perbuatan terhadap suatu objek atau alat. . Tindak lanjut tersebut mulai dari membaca perintah kerja secara teliti sampai dengan meminta konfirmasi kepada pemberi perintah akan ketepatan rencana kerja. Petunjuk penggunaan umumnya disediakan oleh produsen barang untuk memberi petunjuk penggunaan barang yang bersangkutan. kita harus dapat menindaklanjutinya. atau HP. seperti barang-barang elektronik TV. VCD.

Klasifikasi Kata Berdasarkan Kelas Kata Klasifikasi Kata Berdasarkan Bentuk Kata MEMBACA UNTUK MEMAHAMI MAKNA KATA. DAN KALIMAT DALAM KONTEKS BEKERJA Klasifikasi Kata Berdasarkan Makna Kata Penggunaan Kamus dalam Mencari Bentuk. dan Makna Kata . Kategori. BENTUK KATA UNGKAPAN.

Mendaftar kata-kata yang berpotensi memiliki sinonim dan antonim dalam teks bacaan . frasa.MEMBACA UNTUK MEMAHAMI MAKNA KATA. bentuk kata. ungkapan. dan kalimat dalam konteks bekerja Indikator . kalimat yang dipersoalkan kebenaran/ketepatannya (diterima/ditolak) berdasarkan paradigma atau analogi . kalimat. ungkapan. atau bentuk kata baru yang perlu dipersoalkan kebenarannya/ ketepatannya (diterima/ditolak) berdasarkankan kaidah atau kelaziman .Berkomunikasi dengan bahasa Indonesia setara tingkat madya Kompetensi Dasar .Mengelompokkan kata. frasa.Mengidentifikasi kata (termasuk bentuk kata baru). dan kalimat berdasarkan kelas kata dan makna kata .Mengidentifikasi kata. DAN KALIMAT DALAM KONTEKS BEKERJA Standar Kompetensi . bentuk kata.Membaca untuk memahami makna kata. BENTUK KATA UNGKAPAN.

yaitu: (1) Kata kerja (verba) y Kata kerja ialah kata yang menyatakan perbuatan atau tindakan. binatang. Suatu kata dapat digolongkan ke dalam kelas kata kerja apabila memenuhi persyaratan berikut. Kata kerja biasanya berfungsi sebagai predikat. Suatu kata dapat digolongkan ke dalam kelas kata sifat apabila memenuhi persyaratan berikut. y Berawalan me. y Dapat diberi awalan se.A. misalnya keadaan orang. y Dapat diawali dengan kata sangat. paling dan diakhiri dengan kata Sekali y Dapat diingkari dengan kata tidak. y Dapat diikuti oleh gabungan kata (frasa) dengan + kata sifat. Klasifikasi Kata berdasarkan Kelas Kata Secara umum kelas kata terdiri atas 5 macam. benda. y Dapat diberi aspek waktu. sedang.dan ber(2) Kata sifat (adjektif) y Kata sifat ialah kata yang dipakai untuk mengungkapkan sifat atau keadaan sesuatu. . Kata sifat berfungsi sebagai predikat. y Dapat diingkari dengan kata tidak. dan telah. seperti akan.dan ter-.

adjektiva. paling. misalnya: alangkah. kata ganti (pronomina). atau kalimat. agak. (4) kata seru. pula. akan. misalnya : belum boleh. nian. secepat-cepatnya. yaitu (1) kata depan. saling. lebih-lebih. dan (5) partikel. saja. pernah. agak-agak. atau tidak mungkin. (c) Adverbia yang berasal dari berbagai kelas. tidak. misalnya: terlampau. agaknya. sebaiknya. harusnya. misalnya .(3) Kata keterangan (adverbia) Kata keterangan atau adverbia adalah kata yang memberi keterangan pada verba. belum pernah. amat. (b) Adverbia gabungan. (4) Kata benda (nomina). (a) Adverbia reduplikasi. y Adverbia turunan terbagi atas 3 bentuk berikut. (2) kata sambung. y Adverbia dasar bebas. nomina predikatif. paling-paling. (3) kata sandang. sebenarnya. . lagi-lagi. Berikut adalah macam-macam adverbia. niscaya. kata bilangan (numeralia) (5) Kata tugas yang dapat dirinci menjadi empat jenis kata.

1. . ataupun pengertian yang berfungsi sebagai objek dan subjek. Kata Ganti (Pronomina). binatang. ke-/-an.3. Suatu kata dapat digolongkan ke dalam kelas kata benda apabila memenuhi persyaratan berikut. (3) Dapat diingkari dengan kata bukan. Kata Bilangan (Numeralia) Kata bilangan atau numeralia adalah kata yang dipakai untuk menghitung banyaknya orang. per-/-an.4. dan benda. (2) Berimbuhan pe-.2. Kata Benda (Nomina). (1) Dapat diikuti oleh frasa yang + sangat. pe-/-an. konsep. orang. Pronomina berfungsi untuk mengganti kata benda atau nomina. Kata Ganti (Pronomina) Kata ganti atau pronomina adalah kata yang dipakai untuk mengacu pada nomina lain. Kata Bilangan (Numeralia) 4. -an. Kata benda Kata benda ialah kata yang mengacu pada benda. 4. 4.

frasa dengan frasa. Masya Allah. dan Alhamdulillah. (2) Kata Sambung (Konjungsi) Kata sambung adalah kata yang menghubungkan dua satuan bahasa yang sederajat: kata dengan kata. Kata yang dicetak miring adalah kata seru. dan pernyataan .5. atau mengukuhkan sebuah kalimat dalam komunikasi. celaka. perintah. Contoh lain kata seru adalah hai. Kata Tugas Kata tugas dapat dirinci menjadi empat jenis kata. (5) Partikel Partikel adalah kategori atau unsur yang bertugas memulai. yaitu (1) Kata Depan (Preposisi) Kata depan adalah kata yang menghubungkan dua kata atau dua kalimat. (3) Kata Sandang (Artikula) Kata sandang adalah kata tugas yang membatasi makna nomina. gila. mempertahankan. Unsur ini digunakan dalam kalimat tanya. klausa dengan klausa. nah. (4) Kata Seru (Interjeksi) Kata seru adalah tugas yang digunakan untuk mengungkapkan seruan hati. oh.

dan hiponim. kata dapat dibedakan atas empat macam. yaitu: (1) Makna kata berdasarkan hubungan referensial yang dibedakan menjadi makna denotatif. dan makna idiomatik (ungkapan). makna konotatif. yaitu : (1) Kata Dasar (2) Kata Turunan (3) Kata Ulang (4) Kata Majemuk C. (2) Makna kata berdasarkan hubungan antarmakna yang terdiri atas Makna kata berdasarkan hubungan antarmakna terdiri atas: sinonim. Kategori. dan bentuk ungkapannya.B. antonim. makna kata juga dapat ditimbulkan oleh dua hal. termasuk pelafalan. . pedoman kata. kelas kata dan contoh-contoh pemakaiannya. Penggunaan Kamus dalam Mencari Bentuk. Klasifikasi Kata Berdasarkan Makna Kata Selain proses bentukan kata. D. Klasifikasi Kata Berdasarkan Bentuk Kata Dari segi bentuknya. dan Makna Kata Kamus dapat membantu seseorang bukan saja untuk mencari seperti variasi bentukan kata.

Pengertian dan Fungsi Kalimat Tanya MENGGUNAKAN SECARA LISAN KALIMAT TANYA/PERTANYAAN DALAM KONTEKS BEKERJA Jenis Kalimat Tanya Mengutarakan Pendapat dengan Kalimat Tanya yang Santun .

misalnya untuk memantapkan pemahaman (klarifikasi). meyakinkan. mengajak.Mengajukan pertanyaan yang memerlukan jawaban ya atau tidak . seperti: memohon.MENGGUNAKAN SECARA LISAN KALIMAT TANYA/PERTANYAAN DALAM KONTEKS BEKERJA Standar Kompetensi . meminta kepastian (konfirmasi) . menyuruh. meminta. merayu.Menggunakan pertanyaan retorik dengan menerapkan konsep dan ciri kalimat retorik .Mengajukan pertanyaan yang sesuai dengan topik pembicaraan untuk menggali informasi secara santun . menyindir.Menggunakan secara lisan kalimat tanya/pertanyaan dalam konteks bekerja Indikator . menyetujui.Berkomunikasi dengan bahasa Indonesia setara tingkat madya Kompetensi Dasar .Mengajukan pertanyaan secara tersamar dengan kalimat tanya untuk tujuan selain bertanya. atau menyanggah .

ada juga kalimat tanya yang diajukan tanpa memerlukan jawaban yang disebut kalimat tanya retoris. Pengertian dan Fungsi Kalimat Tanya Kalimat tanya adalah kalimat yang disampaikan dengan maksud mendapat jawaban berupa informasi. Selain itu. . atau konfirmasi. Jawaban atas kalimat tanya dapat berbentuk jawaban pendek atau panjang. untuk menggali informasi. Kalimat tanya berfungsi untuk meminta jawaban berupa penjelasan. atau pernyataan. untuk klarifikasi. macam-macam kalimat tanya seperti itu akan kita pelajari kembali. Pada pelajaran ini. Kalimat tanya juga digunakan untuk tujuan-tujuan tertentu yang disebut kalimat tanya tersamar.A. penjelasan.

Kata tanya biasanya digunakan untuk pertanyaan yang bertujuan meminta penjelasan atau menggali informasi. (2) Kalimat tanya retorik Kalimat tanya retorik ialah kalimat tanya yang tidak memerlukan jawaban atau tidak mengharuskan adanya jawaban. .B. Kalimat tanya retorik cenderung bersifat pernyataan hanya untuk mencari perhatian atau bermaksud memberi semangat. Macam-Macam Kalimat Tanya Dilihat dari pemakaian secara lisan maupun tulisan. kalimat tanya dapat dibedakan menjadi beberapa macam. Di bawah ini adalah tabel yang berisi macam-macam kata tanya dan tujuan penggunaannya berikut jawaban yang diinginkan oleh penanya. gugahan. Kalimat tanya retorik sering digunakan dalam pidato-pidato atau orasi. atau kritik. yaitu: (1) Kalimat tanya biasa Salah satu ciri kalimat tanya ialah menggunakan kata tanya.

. atau ya atau bukan. kita perlu mengajukan pertanyaan yang jawabannya cukup perkataan ya atau tidak. klarifikasi. dan konfirmasi melainkan mengandung maksud-maksud lain.(3) Kalimat tanya untuk konfirmasi dan klarifikasi Untuk melakukan klarifikasi (penjernihan) maupun konfirmasi (pembenaran/penegasan). (4) Kalimat tanya tersamar Kalimat tanya tersamar adalah kalimat yang berisi pertanyaan yang diajukan secara tidak langsung bukan untuk menggali informasi.

Mengutarakan Pendapat dengan Kalimat Tanya yang Santun Dalam melakukan tanya jawab. Untuk itu. . Adab bertanya yang baik menjadi faktor utama sebagai penentu respons pihak yang ditanya. kita perlu memperhatikan adab bertanya karena hal ini berhubungan dengan si penanya dan pihak yang ditanya.C. kita perlu mengetahui teknikteknik mengajukan pertanyaan agar tujuan kita tercapai.

Pengertian Parafrasa Cara Membuat Parafrasa MEMBUAT PARAFRASA LISAN DALAM KONTEKS BEKERJA Memparafrasakan Puisi Menjadi Prosa Memparafrasakan Naskah Drama Menjadi Prosa atau Cerita Pola Penyajian Informasi Lisan .

Memparafrasakan informasi secara lisan dari hal yang telah dibaca dengan menggunakan bahasa sendiri .Membuat parafrasa lisan dalam konteks bekerja Indikator .Memparafrasakan informasi secara lisan dari hal yang sudah didengar dengan menggunakan bahasa sendiri .MEMBUAT PARAFRASA LISAN DALAM KONTEKS BEKERJA Standar Kompetensi .Berkomunikasi dengan bahasa Indonesia setara tingkat madya Kompetensi Dasar .

A. Pengertian Parafrasa Parafrasa adalah pengungkapan kembali satu tuturan bahasa ke bentuk bahasa lain tanpa mengubah pengertian. Gunakan sinonim. B. Pengungkapan kembali tersebut bermaksud menjelaskan makna yang tersembunyi. mengubah kalimat aktif menjadi kalimat tidak aktif. Untuk membuat parafrasa lisan. . langkah-langkahnya adalah membaca informasi secara cermat. serta menggunakan kata ganti orang ketiga untuk narasi jika kesulitan menguraikan. mencatat kalimat inti. mengubah kalimat langsung menjadi kalimat tidak langsung. menyampaikan pokok pikiran dalam bentuk uraian lisan dengan kalimat sendiri. Cara Membuat Parafrasa Ada beberapa hal yang harus dilakukan dalam membuat parafrasa dari sebuah bacaan. ungkapan yang sepadan. mengembangkan kalimat inti menjadi pokok pikiran.

Bacalah atau dengarkan pembacaan puisi dengan seksama. . Sampaikan secara lisan atau dibacakan. Jelaskan kata-kata kias atau ungkapan yang terdapat dalam puisi.C. ialah : 1. Memparafrasakan Puisi Menjadi Prosa Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam memparafrasakan puisi menjadi prosa. 3. 2. Pahami isi kandungan puisi secara utuh. 4. 5. Uraikan kembali isi puisi secara tertulis dalam bentuk prosa dengan menggunakan kalimat sendiri.

pada naskah drama kita harus memperhatikan unsur berikut : 1. pola proses. Pahami setting atau latar cerita. 2. Pola Penyajian Informasi Lisan Penyajian atau penyampaian informasi secara lisan dapat menggunakan pola contoh. Pahami dialog dan ambil simpulannya secara menyeluruh. 3.D. Pahami penjelasan tentang tokoh yang ada di dalam kurung. Memparafrasakan Naskah Drama Menjadi Prosa atau Cerita Jika dalam puisi banyak terdapat simbol. pola sebab akibat. . dan pola urutan/kronologis. E.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful