P. 1
Bilangan Rasional

Bilangan Rasional

|Views: 1,068|Likes:
Published by Rygo Tampaty

More info:

Published by: Rygo Tampaty on Mar 02, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PPT, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/11/2012

pdf

text

original

Bilangan Rasional

42:7=x. dengan p dan q bilangan cacah.Latar Belakang ‡ Ada pengganti bilangan cacah x sehingga kalimat 36:9=x. menjadi kalimat-kalimat benar ‡ Tidak ada pengganti bilangan cacah x sehingga kalimat 3:2=x. 27:3=x. q tidak sama dengan nol. ditulis dalam bentuk Bentuk ini disebut pecahan dengan p disebut numerator(pembilang) dan q disebut denumerator(penyebut). 7:3=x dan 35:8=x ‡ Untuk mengganti nilai x dari sebarang kalimat p:q=x. .

Definisi 1 (pecahan) ‡ Pecahan adalah suatu lambang yang memuat pasangan berurutan bilangan-bilangan bulat p dan q (q tidak nol) yang menyatakan p:q=x dan ditulis . jika dan . ditulis hanya jika ps = qr. Definisi 2 (pecahan sama) ‡ Pecahan sama dengan .

Definisi 3 (bilangan rasional) ‡ Bilangan rasional adalah bilangan yang dinyatakan sebagai pecahan dimana p dan q adalah bilangan-bilangan bulat (q tidak nol). Definisi 4 (pecahan sederhana) ‡ Jika FPB dari p dan q sama dengan 1 (p. maka pecahan disebut sebagai pecahan sederhana ‡ Penyerhanaan pecahan dilakukan dengan membagi pembilang dan penyebut dengan (p.q)= 1.q) .

komutatif. invers) ‡ Operasi pengurangan????? . assosiatif. identitas. q dan r tidak sama dengan nol Definisi 6 (penjumlahan dan pengurangan bil rasional) ‡ Jika dan adalah sebarang bilangan rasional maka ‡ Sifat2 (tertutup.Definisi 5 (pecahan senilai) untuk semua bilangan bulat p.

operasi x bersifat distributif terhadap penjumlahan) ‡ Operasi pembagian????? . kecuali 0 semua bil. identitas.Definisi 7 (perkalian dan pembagian bil rasional) ‡ Jika dan maka adalah sebarang bilangan rasional ‡ Sifat2 (tertutup. rasional memiliki invers. assosiatif. komutatif.

Definisi 8 (urutan bil. rasional) ‡ Jika dan adalah sebarang dua bil. density . transitif. yaitu (q>0 dan s>0) maka: ‡ sama dengan jika dan hanya jika ps=qr ‡ kurang dari jika dan hanya jika ps<qr ‡ Sifat-sifat urutan bilangan rasional ‡ Trikotomi. rasional yang penyebutnya positif.

menggunakan sepuluh lambang. 0. bersifat aditif dan posisional Penulisan 345. 9 2.1. sedangkan jika dinyatakan sebagai suku penjumlahan perpangkatan 10 disebut sebagai bentuk panjang contoh: 345 = 3 x 100 + 4 x 10 + 5 1237 = 1 x 1000 + 2 x 100 + 3 x 10 + 7 90861 = 9 . 1237. bilangan yang lebih dari 9 dinyatakan sebagai suku-suku penjumlahan perpangkatan 10 3. dan 90861 disebut dalam bentuk baku.Perluasan Nilai Tempat Desimal ‡ Desimal??? ‡ Sistem numerasi hindu arab: 1.

dan . Z adalah himpunan n faktor..Perluasan Nilai Tempat Desimal cont. ‡ 1237 = 1 x 1000 + 2 x 100 + 3 x 10 + 7 ‡ eksponen) (dalam bentuk ‡ Secara umum hubungan bentuk panjang dengan bentuk eksponen ‡ Untuk bilangan bulat: ‡ ‡ b disebut basis Definisi 9 .

Wujud bilangan rasional ini dapat dibedakan menjadi: 1.Perluasan Nilai Tempat Desimal cont. yaitu desimal yang mengandung sejumlah terhingga angka. ‡ Dalam sistem numerasi desimal yang diperluas. dan dapat dinyatakan dalam bentuk dengan m..n bilangan cacah contoh: 2. Desimal berakhir. setiap bilangan rasional dapat dinyatakan dalam notasi desimal yang disebaut sebagai pecahan desimal. yaitu desimal yang mengandung serangkaian terhingga angka-angka yang berulang secara tak hingga Contoh: 2/15/2009 10 . Desimal berulang periodik.

Bentuk notasi 2/15/2009 11 .Perluasan Nilai Tempat Desimal cont.25 = 0.66666 mengandung satu angka berulang tak terhingga ditulis . Bilangan desimal 0.25000 ‡ Bilangan desimal berakhir atau berulang dapat dinyatakan sebagai bilangan rasional ‡ Contoh: ‡ Aturan pembulatan? ‡ Untuk bilangan yang cukup kecil atau besar notasi ilmiah baku digunakan sebagai penulisannya.454545 mengandung 2 angka berulang tak hingga ditulis ‡ Bilangan desimal berakhir dapat dinyatakan dalam bentuk desimal berulang dengan menambahkan angka-angka nol setelah angka terakhir. Contoh 0. ‡ Bilangan desimal 0..

Cari jumlah dan selisih a. 2/15/2009 12 . dan perluasan nilai tempat desimal. 6.Latihan 1.567 dalam bentuk: perluasan nilai tempat bilangan rasional. Buktikan sifat komutatif penjumlahan dan perkalian pada pecahan. dan alasannya: 2. Tuliskan 1234. Nyatakan pecahan sederhana atau bukan sederhana. Buktikan bahwa untuk semua bilangan rasional 5. b. Sederhanakan pecahan berikut: 3. 4.

persepuluhan dan perseratusan b. dengan desimal dan nilai tempat pecahan 12. Carilah: 13.07 + 69. Carilah 24.54768 a. peseribuan dan persepuluhribuan 11. Carilah bentuk pecahan rasional dari: 8.Latihan Cont 7. Urutkan dari yang paling kecil . Bulatkan 237561. Nyatakan dalam bentuk desimal: 10.86 + 241. Tuliskan dalam bentuk baku: 9.5 + 0.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->