Psikologi perkembangan Pengertian Psikologi Perkembangan http://sutisna.

com/artikel/psikologi/psikologi -perkembangan/

Psikologi perkembangan adalah cabang dari ilmu psikologi yang mempelajari perkembangan dan perubahan aspek kejiwaan manusia sejak dilahirkan sampai dengan mati. Terapan dari ilmu psikologi perkembangan digunakan di bidang berbagai bidang seperti pendidikan dan

pengasuhan, pengoptimalan kualitas hidup dewasa tua, penanganan remaja.

Pandangan para ahli dalam mendefinisikan psikologi perkembangan adalah sebagai berikut:

David G Myers (1996) Psikologi perkembangan ³a branch of psychologu that studies physical, coginitive, and social change throughout the life span´ Kevil L.Seifert & Robert J Hoffnung (1994) Psikologi Perkembangan ³The schientificy study of how thoughts, feeling, personalitu, social relationships, and body of motor skill envolve as an individual grows older´ Linda L Daidoff (1991) Psikologi Perkembangan adalah cabang psikologi yang mempelajari perubahan dan perkembangan stuktur jasmani, perilaku, dan fungsi mental manusia yang dimulai sejak terbentuknya makhluk itu melalui pembuahan hingga menjelang mati. M Lenner (1976) Psikologi perkembangan sebagai pengetahuan yang mempelajari persamaan dan perbedaan fungsi-fungsi psikologis sepanjang hidup (mempelajari bagaimana proses berpikir pada anak-anak, memiliki persamaan dan perbedaan, dan bagaimana kepribadian seseora ng berubah dan berkembangn dari anak-anak, remaja, sampai dewasa.

Jadi, psikologi Perkembangan adalah cabang dari psikologi yang mempelajari secara sistematis perkembangan perilaku manusia secara ontogenik, yaitu mempelajari struktur jasmani, perilaku, maupun fungsi mental manusia sepanjang rentang hidupnya (life span) dari masa konsepsi hingga menjelang mati. Persfektif atau Pandangan Tentang Psikologi Perkembangan

Perkembangan masa hidup memiliki 2 macam perspektif atau pandangan. Pertama, pendekatan tradisional (traditional approach) adalah pendekatan yang menekankan perkembangan pada perubahan ekstrim dari lahir hingga masa remaja saja. Sedangkan yang kedua, pendekatan masa hidup (the life-span approach) adalah pendekatan yang menekankan pada perubahan

perkembangan terjadi selama masa hidup manusia. Menurut pakar perkembangan masa hidup, Paul Baltes, perspektrif perkembangan masa hidup (life-span perspective) mencakup tujuh kandungan dasar yaitu: Perkembangan bersifat seumur hidup, multidimensional, multidireksional, plastis, melekat secara kesejarahan, multidisiplin, dan kontekstual. Berikut adalah penjelasan dari setiap kandungan tersebut. Perkembangan bersifat seumur hidup. Tidak ada periode usia yang mendominasi

perkembangan hidup. Perkemban gan meliputi keuntungan dan kerugian, yang berinteraksi dalam cara yang dinamis sepanjang siklus kehidupan. Sehingga selama proses bertambahnya usia, maka selama itulah proses perkembangan akan terus berjalan. Perkembangan bersifat multidimensional. Perkembangan terdiri atas dimensi biologis,

kognitif, dan sosial. Dimensi inilah yang dikaji dalam setiap periode perkembangan manusia. Bahkan dalam satu dimensi semacam intelegensi, terdapat banyak komponen, seperti intelegensi abstrak, intelegensi nonverbal, intelegensi sosial, dan lain-lain Perkembangan bersifat multidireksional. Beberapa dimensi atau komponen dari suatu dimensi dapat meningkat dalam masa pertumbuhan, sementara dimensi lainnya menurun. Misalnya, orang dewasa akan lebih arif dalam berpikir mengingat pengalaman yang banyak, tetapi disisi lain ia merasa mudah lelah jika malakukan pekerjaan berat.

Perkembangan bersifat lentur (plastic). Bergantung pada kondisi kehidupan individu, perkembangan terjadi melalui banyak cara yang berbeda. Sehingga manusa satu dan lainnya i belum tentu memiliki proses perkembangan yang sama. Misalnya, kemampuan penalaran orang dewasa dapat ditingkatkan melalui pelatihan dan orang dewasa lainnya melalui pengalaman pribadi. Perkembangan melekat secara kesejarahan. Perkembangan dipengaruhi oleh faktor sejarah dimana individu hidup. Seorang berusia 40 tahun mengalami depresi berat akibat perang dunia pertama, akan berbeda dengan seorang berusia 40 tahun mengalami depresi pada waktu sekarang ini. Perkembangan dipelajari oleh berbagai multidiplin. Para pakar psikologi, sosiologi,

antropologi, neurosains, dan peneliti kesehatan semuanya mempelajari perkembangan manusia dan berbagi persoalan untuk membuka misteri perkembangan masa hidup manusia. Perkembangan bersifat kontekstual. Perkembangan manusia mengikuti konteks yang meliputi linkungan, sosial, kebudayaan, dan lain-lain. Sehingga individu dilihat sebagai makhluk yang sedang berubah di dalam dunia yang sedang berubah. Dengan mempelajari perkembangan masa hidup atau psikologi per embangan, maka kita akan k menemukan informasi tentang siapa kita, bagaiamana kita dapat seperti ini dan kemana masa depan akan membawa kita.

Sumber Bacaan:

pendidikan tidak lain hanyalah upaya untuk menarik potensi ke luar. namun tampak jelas bahwa menurunnya anak merupakan miniatur orang dewasa. d kemampuan yang dikembangan Walaupun plato tidak dapat memberikan bukti langsung dalam menunjang spekulasinya. John W. namun tidak menambahkan sesuatu yang baru. Edisi 5 Jilid 1. mereka bergabung dengan orang dewasa sebagai anggota masyarakat. pemahaman terhadap seluk beluk kehidupan anak sangat bergantung pa a d keyakinan dan trandisional yang bersumber pada spekulasi para filosof dan teolog tentang anak dan latar belakang perkembangannya. memainkan pe rmainan dan mengerjakan tugas -tugas yang sama dengan orang dewasa. masyarakat tidak memberikan status apapun kepada anak -anak. . Pada abad pertengahan. Jakarta: Erlangga Sejarah Psikologi Perkembangan Dalam mempelajari secara psikologi perkembangan dapat dilihat dari 3 periode yaitu : Minat awal mempelajari perkembangan anak Sebelum mempelajari psikologi pekembangan. Segera setelah anak dapat berjalan dan berbicara. Jadi anak merupaka miniatur orang dewasa mengandung n arti bahwa anak berbeda secara kuantitatif dengan orang dewasa bukan secara kualitatif. Dasar pemikiran merujuk bahwa penelitian dan buku -buku tentang anak sedikit sekali.Santrok. 2002. kemampuan. Anak-anak diberi pakaian model pakaian orang dewasa dalam ukuran kecil. bahkan lukisan kuno proporti tubuh anak-anak sering digambarkan sama dengan proporsi tubuh orang dewasa. Artinya sejak dapat lahir anak telah memiliki bakat -bakat melalui pengasuhan atau benih-benih dan pendi ikan. Life Span Development: Perkembangan Masa Hidup. Potensi idividu dikatakanya sudah ditentukan oleh faktor keturunan. dan pengetahuan yang tampil dikem udian hari setelah dewasa merupakan bawaan sejak lahir (innate ideas). perhatian berawal pada pemahaman yang mendalam pada anak-anak. serta pengaruh keterunan dan lingkungan terhadap kejiwaan anak. Anggapan ini tampak bahwa semua keterampilan. Perkembangan dianggap sebagai suatu pertumbuhan semata. Oleh karena itu salah seorang filosof Plato mengatakan bahwa perbedaanperbedaan individual mempunyai dasar genetis.

dia tidak mengakui adanya kemampuan bawaan (innate knowledge) Menurut Locke. anak dianggap bodoh atau tolol dan apabila anakanak melanggar norma-norma sosial dan moral. menolak. pandangan bahwa anak memiliki sifat bawaan yang buruk (innate bad). walaupun pad abad ke a 18 telah ada penelitian-penelitan tentang anak seperti Johan Heinrich Pestalozzi (1946 -1827) ahli pendidikan dari Swiss. penyimpangan dan keburukan. Rousseau dalam bukunya Emile ou L¶education (1762). namun penelitian yang . dianggap berbuat jahat dan harus diberkan hukuman seperi t orang dewasa. mengungkapkan pentingnya pengaruh p engalaman dan lingkungan hidup terhadap perkembangan anak. Rousseau menolak pandangan bahwa bayi adalah makhluk pasif yang perkembangannya ditentukan oleh pengalaman. Jean Jaccques Rousseau (1712 -1778) filosof Perancis abad ke 18 berpandangan bahwa anak berbeda secara kualitatif dengan orang dewasa. hal itu dikarenakan pengaruh lingkungan dan pendidikan. Dietrich Tiedemen (1787) Tabib dari Jerman. Proses-proses yang mendasari cara berpikir dan berbuat anak dianggap sama seperti orang dewasa. Apabila anak berpikir dan melakukan perbuatan yang menyimpang dari standar orang dewasa. dn Rousseau pada dasarnya bersifat spekulatif. dimana corak dan bentuk kertas tersebut sangat ditentukan bagaimana cara kertas itu ditulisi. benar dan salah yang dapat berkembang secara alami dengan baik) jika kemudia terdapat .Anggapan terhadap anak sebagai miniatur orang desawa ternyata membawa implikasi penting dalam dunia pendidikan. Oleh karena itu f anak harus dibiarkan untuk memperoleh pengetahuan dengan caranya sendiri melalui interaksinya dengan lingkungan. but everything degenates in the hand of man´ artinga segala galanya adalah baik sebagaimana ke luar dari tangan sang pencipta. segala -galanya memburuk dalam tangan manusia. ungkapan ini mengandung arti bahwa anak ketika lahir sudah membahwa segi segi moral (hal-hal yang baik dan buruk. dan menolak anggapan bahwa anak merupakan orang dewasa yang tidak lengkap dan memperoleh pengetahuan melalui cara berpikir orang dewasa. Locke. Pandangan ini dikenal dengan Noble Savage. dia menegaskan bahwa ³All thinhs are good as they come out of the hand of their creator. Locke memberi istilah Tabula Rasa (Blank Slate). Dasar-Dasar Pembentukan Psikologi Perkembangan secara Ilmiah Pandangan Plato. Sebaliknya Rousseau beranggapan bahwa sejak lahir anak adalah makhluk akti dan skua bereksplorasi. isi kejiwaan anak ketika dilahirkan diibaratkan secarik kertas kosong. seorang filosof Inggris John Locke (1632 -1704) menyatakan bahwa pengalaman dan pendidikan adalah faktor yang paling menentukan dalam perkembangan anak. Pada abad ke 17.

dengan mempelajari tingkah laku dan perkembangan anka. Arnold Gesselold dengan ³Jadwal tetap pertumbuhan´. Hal ini berhubungan dengan teori evolusinya mengenai pekembangan hewan dan manusia.sungguh-sungguh terhadap perkembangan anak -anak baru dimulai pada abad ke 19 yang dipelopori oleh Charles Darwub dab Wilhem Wundt Pengaruh Charles Darwin (1809 -1882) Ilmuan dari inggris yang terkenal dengan teori evolusinya ini. Sigmun Freud dengan ³Tahap-tahap perkembangan seksualitas´. Stanley mengambil dari Darwin aalah ³tentang adanya rekapitulasi dalam perkembangan manusia´ menurutnya. dia memberi dasar pada Psikologi Esperimental. perkembangan individu perefleksikan perkembangan species yang berarti bahwa adanya pengulangan (rekapitulasi) dari perkembangan species yang meliputi beberapa tingkatan evolusi. kita bisa mengetahui asal-usul manusia. Pandangan Wundt dan Darwin berpengaruh pada G Stanley Hall (1846 -1924) murid Wundt di Leipzzing. Pengaruh Wilhem Wundt (1832 -1920) Peristiwa penting abad ke 19 menjadi dasar tumbuhnya Psikologi sebagai disiplin yang berdiri sendiri. mempublikasikan lewat Origin of The Species (1859) dan Descent of Man (1871). karyanya ini merangsang untuk melakukan observasi terhadap perkembangan anak. Pandangan ini kemudi n menjadi landasan bagi Psikolog a Perkembangan seperti Stanley Hall dengan ³perkembangan mengakhiri evolusi´. John Bowlby Chomsky dengan ³Kemamp uan berbahasa yang dibawa sejak lahir´ serta riset ³perkembangan biologi syaraf´ yang meneruskan tradisi Darwin. Wundt memperluas konsep rekapitulasi yang meliputi . Menurut Wundt eksperimen dapat membukti an k wilayah pengamatan dari tanggapan. ditandai dengan didirikannya laboratorium psikologi pertama oleh Wilhelm Wundt (1879) di Leipzzing. Darwin menyatakan bahwa anak merupakan sumber yang kaya informasi tentang sifat dan ciri-ciri manusia. Wundt beranggapan bahwa eksperimen memiliki arti penting bagi psikologi. Pandangan biologis Darwin menganggap pekermbangan sebagai pembukaan kemampuan dan ciri ciri yang telah terprogram secara genetik.

B. dan inilah yang menyebabkan berkurangnya minat terhadap psikologi perkembangan. Wa tson (Behaviorism Theory). Oleh manusia itu secara untuk penting karena perkembangan pemahaman perkembangan anak. biologis manuisia. menurutnya prinsip-prinsip belajar dan prinsip conditioning dapat diterpakan pada semua perkembangan. adalah Predisposisi dalam tentang mendeskripsikan perkembangan perkembangan ilmu. J. Mereka mengumpulkan data tentang perkembangan anak -anak. Terjadinya perubahan orientasi dalam riset -riset psikologi perkembangan hingga menjadi bersifat eksperimental dengan pengukuran dan pengontrolan eksperimen yang terbukti sangat berhasil digunakan dalam proses eksperimen umum. Pada pertengahan abad 20. berusaha untuk mengetahui stuktur pikiran anak -anak dengan melakukan penelitian tentang permainan anak dan isi pikiran anak di Universitas Massachusetts. Oleh karena itu Stanleyterkenal dengan ³Recapitulations Theory´ yang berangapan bahwa ³Pentahapan dala proses pertumbuhan dan perkembangan yang dilalui anak ke arah kematangan adalah pengulangan secara filogenetis sejarah perkembangan manusia´. . dan guru dengan sampel yang cukup besar. diperlukan prinsip teoritis sebagai dasar observasi yang tidak hanya sekerdar mendeskripsikan. Muculnya Studi Psikologi Perkembangan Modern Pada abad ke 20 studi sistematis tentang perkembangan anak sem akin berkembang secara signifikan. golongan gejala disiplin umur. orang tua. namon setidaknya ada 3 faktor yang mendorong pengaktifan kembali psikologi perkembangan memasuki periode baru dalam bidang studi perkembangan. yaitu : 1. Selanjutnya Hall dan muridnya Clark. meskipun menimbulkan pertentangan seperti Sigmun Freud dengan teori psikoanalisisnya. Penelitian ini dianggap permulaan studi sistematik dan metodologik terhadap anak-anak di amerika.perkembangan kebudayaan. memperkenalkan prinsip-prinsip ³Classical Conditioning´ menjelaskan perkembangan tingkah laku. Karya Watson membawa perkembangan pada teori psikologi perkembangan. dan masa depan perkembangan men detail tertentu. Penelitian yang dilakukan bersifat deskriptif yang lebih ditekankan pada ciri ciri khas secara umum. remaja.

Misalnya sebelum pendidikan kebersihan dapat dimulai. Pengertian perkembangan pada suatu proses kea rah yang lebih sempurna dan tidak begitu saja dapat diulang kembali. 3. Muchow. Adanya minat baru terhadap asal mula tingkah laku (Origin of Behavior). Objek psikologi perkembangan adalah perkembangan manusia sebagai pribadi. Tetapi apa sebetulnya yang dimaksudkan dengan perkembangan pribadi itu? Apakah artinya bila dikatakan bahwa perkembangan itu sedang berlangsung? Pertanyaan yang kedua ini akan mendapat tinjauan lebih lanjut nanti. bahkan ada yang lebih mengutamakan pertumbuhan. Menurut banyak ahli psikologi dan para ahli psikoloi sendiri. Peningkatan ini didorong dengan adanya alat-alat modern dan teknik pencatatan (recording) yang makin baik. Mengenai hal yang terakhir ini akan sering kita jumpai kembali dalam tulisan ini. namun perhatian psikologi perkembangan yang utama tertuju pada perkembangan manusianya sebagai person. Pertumbuhan fisik memang mempengaruhi perkembangan psikis.1962). maka istilah perkembangan lebih dapat mencerminkan sifat yang khas mengenai gejala psikologis yang muncul. berjalan. 1986. maka istilah pertumbuhan badan dan fungsi fisik yang murni. Dalam ³pertumbuhan´ ada sementara ahli psikologi yang tidak mebedakan antara perkembangan dan pertumbuhan. misalnya bertambahnya fungsi otak memungkinkan anak dapat tertawa. Masyarakat merupakan tempat berkembangnya person tadi. Perkembangan menunjuk pada perubahan yang bersifat tetap dan tidak dapat diputar kembali (Werner. berbicara. Dalam tulisan ini. ditandai dengan meningkatnya riset terhadap bayi bayi. 1969).2. mak aurat daging pembuangan harus . lebih mengalami integrasi. dan sebagainya. Piaget (Swiss) mengenai teori kognisi yang beranggapan bahwa perkembangan ditentukan oleh pengaruh lingkungan dan perkembangan indiv idu terjadi sebagai hasil interaksi yang konstan antara individu dengan tuntutan lingkungan. Ditemukan Kembali hasil karya J. Mampu untuk berfungsi dalam satu nivo yang lebih tinggi karena pengaruh pertumbuhan disebut pemasakan. Hal ini mungkin untuk menunjukan bahwa orang yang berkembang tadi bertambah kemampuannya dalam berbagai hal lebi mengalami diferensiasi dan pada tingkat yang lebih h tinggi. Pra ahli psikologi juga tertarik akan masalah seberapa jauhkah perkembangan manusia tadi dipengaruhi oleh perkembangan masyarakatnya (Van den Berg.

Teori yang deduktif : memberikan keterangan yang dimulai dari suatu perkiraan atau pikiran spekulatif tertentu ke arah data yang akan diterangkan. pada dasarnya orang tadi tetap mewujudkan pribadinya sendiri. Disamping itu juga ada stabilitas dalam kepribadian seseorang hingga dapat dikatakan ada suatu identitas pribadi. yaitu karena teori mengenai kepri adian ada bermacam-macam pula.selesai pertumbuhannya. Meskipun dapat dikata kan mengenai belajar berjalan. . Marx (1963) membedakan adanya tiga macam teori. Walaupun terdapat banyak perbedaan pendapat antara para ahli teori kepribadian. harus sudah masaklebih dahulu. Teori-teori perkembangan Berhubung beberapa aspek didalamnya diberikan penonjolan tertentu. b Hermann (1969) berpendapat bahwa pengertian kepribadian merupakan suatu konstruk teoretis yang sangat kabur defnisinya. Pemakaian istilah kepribadian menimbulkan permasalahan baru. yaitu bahwa setiap pribadi mempunyai cirri-cirinya yang khas. Psikologi kepribadian dan psikologi perkembangan Dalam pasal yang sebelumnya telah sering ditunjukan adanya hubungan an tara perkembangan dengan pribadi atau kepribadian. Suatu teori aka memperoleh arti yang n penting bila ia lebih banyak dapat melukiskan. Meskipun ada perubahan yang dialami seseorang. namun harus ada pemasakan beberapa fungsi lebih dahulu. Ketiga teori yang dimaksud ini berhubungan dengan data yang empiris. menerangkan. maka timbullah berbagai pandangan (teori) mengenai psikologi perkembangan. Pribadi atau kepribadian disini dipandang sebagai kesatuan sifat yang khas yang menandai pribadi tertentu itu. sebelum belajarnya tadi mungkin dilaksanakan. dan meramalkan gejala yang ada. namun menurut thomae (1968) ada suatu persamaan pendapat. Oleh karena itu menurut Hermann lebih baik definisinya diberikan sesudah dilakukan penelitian lebih lanjut daripada diberikan sekarang. Tidak ada satu orangpu yang mempunyai cirri seratus persen sama n dengan orang lain: setiap orang adalah pribadi yang khusus. Dengan demikian dapat dibedakan antara: a.

Suatu teori dapat memandang gejala yang dihadapi dari sudut yang berbeda-beda. Berdasarakan data tersebut diatas secara sangat umum dapat ditarik kesimpulan bahwa suatu teori adalah suatu konsepsualisasi yang umum. 2.b. Suatu hukum menunjukkan suatu hubungan antara variable-variabel empiris yang bersifat ajeg dan dapat diramal sebelumnya. Suatu teori harus dapat diuji kebenarannya. Teori semacam itu mempunyai dasar empiris. Teori yang induktif: cara menerangkan adalah dari data ke arah teori. suatu teori juga dapat menunjuk pada suatu cara menerangkan yang menggeneralisasi. yaitu data mempengaruhi pembentukan teori dan pembentukan teori kembali mempengaruhi data. Disini biasanya terdapat hubungan yang fungsional antara data dan pendapat yang teoritis. Hukum -hukum ini biasanya mempunyai sifat hubungan yang deduktif. Konsepsualisasi atau sistem pengertian ini diperoleh melalui jalan yang sistematis. Teori menunjuk pada sekelompok hokum yang tersusun secara logis. Berdasarkan pembagian ini dapatlah disimpulkan bahwa teori dapat dipandang sebagai berikut: 1. b tidak dia ila bukan suatu teori. Misalnya melukiskan suatu . Suatu teori juga dapat merupakan suatu rangkuman tertulis mengenai suatu kelompok hukum yang diperoleh dan dari da yang diperoleh itu datang pada suatu konsep yang ta teoritis. 1968). Teori yang fungsional: disisni nampak suatu interaksi pengaruh antara data dan perkiraan teoritis. c. tetapi dapat pula dengan menganalisa dan menginterpretasi secra kritis (Habermas. Dal m bentuk ekstrim a titik pandang yang positivistis ini dijumpai pada kaum behaviorist. misalnya dapat dengan menerangkan. 3.

termasuk tingkat kenormalan tingkah laku kita sendiri. sehingga kita dapat mengetahui apakah tingkah laku seseorang itu sesuai tidak dengan tingkat kewajarannya.konflik antar generasi yang dilakukan oleh ahli teori yang berpandangan emansipatoris akan berlainan dengan cara melukiskan seorang ahli teori lain yang tidak berpandangan emansipatoris. kehendak. Kegunaan Psikologi Perkembangan Berikut ini akan dikemukakan kegunaan psikologi perkembangan sebagai berikut: Dengan mempelajari psikologi. perasaan. baik segi pengenalan. Mereka dapat memilih metode pengajaran dan menggunakan bahasa yang sesuai dengan tingkat perkembangan pemahaman murid -murid mereka. Dengan bekal pengetahuan psikologi juga dapat dipakai sebagai bahan untuk menilai tingkah laku normal. Pengenalan dan pemahaman terhadap kehidupan jiwa sendiri merupakan bahan yang sangat penting untuk dapat memahami kehidupan jiwa orang lain.      y y Objek Psikologi Perkembangan . secara khusus. sangat berguna bagi para pendidik. yaitu dengan bekal psikologi perkembangan: Mereka dapat memilih dan memberikan materi pendidikan dan pengajaran yang sesuai dengan kebutuhan anak didik pada tiap tingkat perkembangan tertentu. orang akan mengetahui fakta -fakta dan prinsip-prinsip mengenai tingkah laku manusia. Untuk memahami diri kita sendiri dengan mempelajari psikologi sedikit banyak orang akan mengetahui kehidupan jiwanya sendiri. maupun tingkah laku lainnya. Fakta tetap sama. Pengetahuan Psikiologi Perkembangan. tetapi cara menerangkan dan melukiskan akan lain. Dengan mengetahui jiwanya dan memahami dirinya itu maka orang dapat menilai dirinya sendiri.

Perkembangan pribadi manusia ini berlangsung sejak konsepsi sampai mati. Perkembangan berlangsung menurut suatu pola te rtentu. c. Perkembangan berlangsung dari sifat-sifat umum ke sifat-sifat khusus. yaitu: a. Perkembangan adalah tidak terputus-putus. yaitu: Perubahan dalam ukuran (changes in size) Perubahan dalam perbandingan ( changes in proportion) Pengertian wujud ( Disappearance of Old Features) Memperoleh wujud baru ( Acquisition of New Features)     2. 1.Objek psikologi perkembangan adalah perkembangan manusia sebagai pribadi. Sifat-sifat khusus perkembangan (Characteristics of Development) Ada beberapa sifat khusus yang dapat kita lihat dalam perkembangan. Jenis-jenis perkembangan (Types of changes in Development) Perubahan-perubahan yang terjadi dalam proses perkembangan digolongkan ke dalam 4 jenis. Dan hanya diambil yang jelas menunjukkan pengaruh yang besar. Istilah ³perkembangan ³ secara khusus diartikan sebagai perubahan -perubahan yang bersifat kualitatif dan kuantitatif yang menyangkut aspek-aspek mental psikologis manusia. Perkembangan yang dimaksud adalah proses tertentu yaitu proses yang terus menerus. . dan proses yang menuju ke depan dan tidak begitu saja dapat diulang kembali. b. Jenis-Jenis Dan Karakteristik Perkembangan Elizabeth Hurlock mengemukakan jenis-jenis perubahan selama proses perkembangan dan sifat sifat khusus dalam perkembangan.

Sifat-sifat dalam perkembangan ada sangkut pautnya antara satu dengan lainnya. i. Memungkinkan kita mengetahui secara tepat kapan kita harus berbuat dan apa yang harus kita buat untuk membantu pertumbuhannya. Memungkinkan kita mengetahui apa yang dapat kita harap pada suatu usia. Pembagian Aristoteles didasarkan atas gejala pertumbuhan jasmani yaitu . agar berlangsung dengan baik. Apa yang disebut sikap yang menjadi persoalan kerapkali sikap biasa sesuai dengan umurnya. Tiap-tiap fase perkembangan mempunyai coraknya masing-masing. Perkembangan dapat dikira-kirakan lebih dahulu. Tiap-tiap orang yang normal akan mencapai masing -masing fasenya terakhir dalam perkembangan. sehingga tidak terjadi harapan yang berlebihan atau mematikan pengharapan yang kedua -duanya akan berakibat tidak baik. j. o o o Fase Dan Ciri-Ciri Pertumbuhan & Perkembangan Pendapat para Ahli mengenai periodisasi yang bermacam-macam di atas dapat digolongkan dalam tiga bagian. e. Perbedaan kecepatan perkembangan antara kanak -kanak akan tetap berlangsung. g. yaitu: 1. Kesimpulan : Pengetahuan tentang dasar-dasar perkembangan adalah sangat penting artinya bagi kita.d. f. Periodisasi yang berdasar biologis atau pembagian masa-masa perkembangan ini didasarkan kepada keadaan atau Periodisasi proses biologis tertentu. h. Perkembangan dari pelbagai bagian badan berlangsung masing -masing dengan kecepatan sendiri.

gemuk.0 yang disebut masa anak atau masa sekolah dimana kegiatan anak mulai belajar di sekolah dasar 3. Kondisi badan anak nampak langsing. mudah bergaul dan mudah didekati.0 ± 3. Pada masa ini dalam keadaan pendek.antara fase satu dan fase kedua dibatasi oleh pergantian gigi. Fullungsperiode I Yaitu pada umur 0. Strecungsperiode I Yaitu pada umur 3. bersikap terbuka. sikap anak cenderung tertutup.0 ± 7. Strecungsperiode II Yaitu pada umur 13.0. Fase III . Kondisi fisik anak kembali menggemuk 4. Fase II Yaitu pada usia 7. sukar bergaul dan sulit didekati 3. Fullungsperiode II Yaitu pada umur 7.0 ±7.0. yaitu: 1. Fase I Yaitu pada usia 0. Pada saat ini kondisi fisik anak kembali langsing b) Aristoteles Aristoteles merumuskan perkembangan anak dengan 3 (tiga) fase perkembangan yakni: 1.0. 2.0 ±14.0 ±13.0 yang disebut masa anak kecil dan kegiatan pada fase ini hanya bermain. 2.0 ± 20. antara fase kedua dengan fase ketiga ditandai dengan mulai bekerjanya kelenjar kelengkapan kelamin. Para ahli yang termasuk dalam kelompok ini antara lain adalah : a) Kretschmer Kretschmer membagi perkembangan anak menjadi 4 (empat) fase.0.

0. impuls-impuls cenderung berdada pada kondisi tertekan 5.0 Pada fase ini.0 ± 3. sedangkan antara fase ke II dengan fase ke III ditandai dengan mulai bekerjanya organ kelengkapan kelamin.0 ± 5. impuls-impuls kembali menonjol. Fase Anal Yaitu pada usia 1.0. Aristoteles menyebutkan pada periodesasi ini disebut sebagai periodesasi yang berdasarkanpada biologis karena antara fase I dengan fase ke II itu dit andai dengan adanya pergantian gigi. Fase Oral Yaitu pada usia 0. Pada fase ini.0 ± 12/13.Yaitu pada usia 14. Fase Latent Yaitu pada usia 5.0 yang disebut dengan masa remaja atau pubertas. Pada fase ini.0 Pada fase ini. 2. Fase Falis Yaitu pada usia 3. seseorang telah sampai pada fase dewas. Fase Pubertas Yaitu pada usia12/13.0 ± 21. alat-alat kelamin merupakandaerah organ paling perasa 4.0 ± 1.0 Pada fase ini. 3. Pada fase ini. Fase Genital Yaitu pada usia 20 ke atas. Kegiatan ini jika dapat disublimasikan maka seorang anak akan sampai pada fase kematangan 6. d) Jesse Feiring Williams Williams membagi perkembangan anak menjadi 4 (empat) masa perkembangan yakni: . masa ini adalah masa peralihan dari anak menjadi dewasa. c) Sigmund Freued Freued membagi perkembangan anak menjadi 6 (enam) fase perkembangan yakni: 1. mulut merupakan central pokok keaktifan yang dinamis.0 ± 20. dorongan dan tahanan berpusat pada alat pembuangan kotoran.

Dari lahir hingga trotz periode I disebut sebagai masa anak awal (0.0 ± 03. Secara ringkas dapat digambarkan sebagai berikut : 1. Para ahli yang termasuk dalam kelompok ini antara lain adalah : a) Oswald Kroh Kroh berpendapat bahwa pada dasarnya perkembangan jiwa anak berjalan secara evolutiv. Dan pada umumnya proses tersebut pada waktu -waktu tertentu mangalami kegoncangan (aktivitas revolusi). Periodisasi Yang Berdasar Psikologis Tokoh utama yang mendasarkan periodisasi ini kepada keadaan psikologis ialah Oswald Kroch. Masa Nursery dan kindergarten yaitu. yaitu pada usia 10. mereka tidak lagi mendasarkan pada sudut pandang biologis ataupun di daktis. Sehingga para ahli mengembalikan masalah kejiwaan dalam kedudukan yang murni.0/13.0 ± 21. Masa cepat memperoleh kekuatan/tenaga.0/04.0) . Masa cepat berkembangnya tubuh.0/04. yakni trotz I sekitar usia 3/4 tahun. karena beliau yakin bahwa masa kegoncangan inilah yang merupakan keadaan psik logis yang o khas dan dialami oleh setiap anak dalam masa perkembangannya.1.0 4. 2. Dari Trotz periode I hinga Trotz periode II disebut masa keserasian bersekolah (03.0 ± 10.0 adalah masa perubahan pola dan kepentingan kemampuan anak dengan cepat. pada usia 0. masa kegoncangan ini oleh Kroh disebut µTrotz Periode¶.0) 3.0) 2. berorientasi dari sudut pandang psikologis.0 ± 14. yaitu pada usia 6. Beliau menjadikan masa-masa kegoncangan sebagai dasar pembagian masa -masa perkembangan.0 3.0 ± 12.0 ± 6.0 2. Pada pembagian ini para ahli membahas gejala perkembangan jiwa anak.0 ±19.0/13.dan biasanya tiap anak akan mengalaminya sebanyak dua kali. Dari trotz periode II hingga akhir masa remaja disebut masa kematangan (12. Masa Adolesen yaitu pada usia 14. Trotz II usia 12 tahun bagi putri dan usia 13 tahun bagi laki-laki.

0/13.0 ± 4.0 ± 2. 15. Fase V (13. walaupun nampaknya lebih berorientasi pada dasar psikologis.4.b) Charlotte Buhler Charlotte membagi perkembangan anak menjadi 5 (lima) fase. Fase II (1. 12.0).0 ±14. Fase I (0.0 disebut masa perkembangan intelektual 4. 4.0/13.0 = masa adolesen .0 = Masa prapubertas 3.0 ± 21. 7.0 disebut masa Esthetis 3. yaitu : 1.0). Fase III (40 ± 8.0 = Masa Pural 2.0 ± 1. 14. Kohnstamm Ia menyebutnya pandangan itu secara flectis.0 disebut masa sosial Pembagian terakir ini masih dapat diuraikan lagi menjadi : 1. Pada fase ini makin meluasnya hubungan pada benda -benda sekitarnya. 18. 3.0 ± 15.0). 12. atau mengenal dunia secara subyektif. 0.0 ± 12.tugas serta prestasi. 2. Pada fase ini individu memasukkan dirinya kedalam masyarakat secara obyektif. 2.0 ± 13.0 = Masa Pubertas 4. Pada fase ini perkembangan sikap subyektif menuju obyektif.0).0 ± 20.0 ± 7. ia mulai memisahkan diri dari orang lain dan sekitarnya secara sadar 5.0) Pada Fase ini. Gabungan dar ketiga kelompok oleh PH. adanya hubungan diri dengan lingkungan sosial dan mulai menyadari akan kerja. nulai menemukan diri yakin shyntesa sikap subyektif dan obyektif 2.0 ± 9.0 ± 18. yaitu : 1. Pada fase ini mulai munculnya minat ke dunia obyek sampai pada puncaknya.1.0 disebut masa vital 2. Fase IV (8.

00 ± ke atas masa later life. Tinjauan perkembangan anak global oleh Robert j.0 ± 18.5. anak mengembangkan organ tubuh dan panca indra di bawah asuhan ibu (keluarga) 2. Periodisasi Yang Berdasar Didaktis Periodesasi berdasarkan didaktis adalah periodesasi yang pembahasannya berdasarkan pada segi keperluan/materi apa kiranya yang tepat diberikan kepada anak didik pada masa -masa tertentu.0 ± 35. 60.0 masa middle age 6. 3.0 ± 21.0 Pada fase ini. Scola Materna (sekolah ibu) Yaitu pada usia 0. Havigurst Robert meninjau perkembangan anak global yakni sebagai berikut: 1. 6.0 ± 12.0 ± 60.0 masa infacy and early childhood 2. 12. 35. yaitu: 1. Para ahli yang termasuk dalam kelompok ini antara lain adalah : a) Johann Amos Comenilus (Komensky) Komensky membagi perkembangan anak menjadi 4 (empat) tahap.0 ± 6.0 ± 6. adulthood (21.0) 5.0 ± 35. 18.2.0 masa midle childhood 3. 0. Scola Vermacula (sekolah bahasa ibu) .0 masa preadolescense and adolesence 4. serta memikirkan tentang kemungkinan metode yang paling efektif untuk diterapkan di dalam engajar atau mendidik anak pada masa tertentu tersebut.1.0).0 masa early adulthood yang terbagi atas early adulthood (18.

Pada usia 2. . Pada usia 15. 2. anak mengembangkan pikiran.0 ± 20.0 ± 24.0 ± 12. 4. 3. Academia (akademi) adalah media pendidikan bagi anak usia 18. jauh dari perbuatan yang tercela. yaitu: 1. Pada usia 1.0 pada fase ini. Scola Latina (sekolah bahasa latin) Yaitu pada usia 12. Maria Montessori Dr. dan perasaannya di sekolah dengan menggunakan bahasa daerah(bahasa ibu) 3.0 ± 12. masa melatih anak akan realitas kepentingan dunia. Pada usia 7. anak mengembangkan potensinya terutama daya intelektualnya dengan bahasa asing.0 tahun adalah masa asuha 2.0 ± 7. Pada usia 0.0 adalah masa penemuan diri serta kepuasan terhad masalah-masalah ap sosial. 5. Pada usia 18.Yaitu pada usia 6. Ia harus mampu berfikir secara jernih. kesusilaan juga pembinaan mental agama c) Dr.0 pada fase ini.0 ± 12.0 adalah masa pendidikan di perguruan tinggi.0 ± 18.0 tahun adalah masa pentingnya pendidikan jasmani dan alat -alat indera. Maria membagi perkembangan anak menjadi 4 (empat) tahap.0 ± 15.0 tahun adalah masa pentingnya pendidikan serta pembentukan watak.0 adalah masa penerimaan dan pengaturan rangsangan dari dunia luar dari alat dria.0 ± 2.0 b) Jean Jeaques Russeau Didalam bukunya yang terkenal yaitu ³Emile eu du I¶education´ Jean Jeaques Russeau membagi tahapan perkembangan anak antara lain: 1. Pada usia 12.0 adalah masa dimana anak sudah mulai memperhatikan masalah kesusilaan. ingatan.0 tahun adalah masa perkembangan pikiran dan masa juga terbatas 4. mulai berfungsi perasaan ethisnya yang bersumber dari kata -kata hatinya dan dia mulai tahu kebutuhan orang lain 3.0 ± 18. Pada usia 12.0 ± 24.

Hurlock dalam ³Developmental Psycology´(1980) tampak sudah lengkap mencakup sepanjang hidup manusia sesuai dengan hakikat perkembangan manusia yang berlangsung sejak konsepsi sampai mati dengan pembagian periodisasinya sebagai berikut: 1.0 ±12.d) Charles E. Posnatal stage  Parturate : Pada saan ia lahir kedunia sampai pada  Neonate : 2 Bulan pertamasetelah anak lahir kedunia  Infant : 2 tahun pertama setelah anak lahir ke dunia  Preschool child : Pada usia 6. Masa sebelu lahir ini terbagi dalam 3 priode. Masa Sebelum lahir (Prenatal Period) Masa ini berlangsung sejak terjadinya konsepsi atau pertemuan sel bapak -ibu sampai lahir kira-kira 9 bulan 10 hari atau 280 hari. Skinner Skinner membagi perkembangan anak menjadi Prenatal Stages dan Postanal Stages dengan perincian sebagai berikut : 1. PhD dalam ³Developmental Psycology to day´(1975) dan Elizabeth B.0 tahun Pembagian masa-masa perkembangan sekarang ini seperti yang dikemukakan oleh Harvey A. Tilker. yaitu: .0 ± 19.0 tahun  Intermediate School : pada usia 9.0 ± 9. Prenatal Stages  Germinal : a fortnigh after consepsion (saat perencanaan)  Embryo : Dari Consepsion sampai pada 6 bulan  Fetus : Dari 6 bulan sampai ia lahir ke dunia 2.0 tahun  Junior Hight School : Pada Usia 12.

Masa ini dimulai dari sejak bayi lahir sampai bayi berumur kira-kira 10 atau 15 hari. Di akhir periode ini bila si bayi selamat maka merupakan awal perkembangan lebih lanjut. Periode Embrio. c. Ciri-ciri yang penting dari masa bayi baru lahir ini ialah: a) Periode ini merupakan masa perkembangan yang tersingkat dari seluruh periode perkembangan. 2. Pada masa ini manusia sangat lucu dan menggemaskan tetapi juga rentan terhadap kematian.a. . Di negara lain ada yang menyewa "perawat basah" (wet nurse) untuk menyusui bayi tersebut. kematian neonatal (kematian di 27 hari pertama hidup). Dalam perkembangan manusia masa ini merupakan fase pemberhentian (Plateau stage) artinya masa tidak terjadi pertumbuhan/perkembangan. Pemberian makanan dilakukan dengan penetekan atau dengan susu industri khusus. b) Periode ini merupakan saat penyesuaian diri untuk kelangsungan hidup/ perkembangan janin. dan post-neonatal (setelah 27 hari). atau tidak mau. yang membuat mereka dapat mengambil susu dari buah dada. Masa Bayi Baru Lahir (New Born). Kematian bayi dibagi menjadi dua. dari akhir minggu kedua sampai akhir bulan kedua. Periode telur/zygote. namun tidak ada batasan yang pasti. c) d) Periode ini ditandai dengan terhentinya perkembangan. Masa bayi ini dianggap sebagai periode kritis dalam perkembangan kepribadian karena merupakan periode di mana dasardasar untuk kepribadian dewasa pada masa ini diletakkan. Bayi merupakan manusia yang baru lahir sampai umur 24 bulan. formula bayi biasa digunakan di negara -negara Barat. b. Periode Janin(fetus). dari akhir bulan kedua sampai bayi lahir. yang berlangsung sejak pembuahan sampai akhir minggu kedua. Bila sang ibu tidak bisa menyusuinya. 3. Masa Bayi (Babyhood) Masa ini dimulai dari umur 2 minggu sampai umur 2 tahun. Bayi memiliki insting menyedot.

terutama diawal balita. Mulai melatih kemampuan motorik kasar misalnya berlari. Periode usia ini disebut juga sebagai usia prasekolah. berjinjit. melempar yang berguna untuk mengelola keseimbangan tubuh dan mempertahankan rentang atensi. . memanjat. Perkembangan fisik Pertambahan berat badan menurun. Balita Bawah Lima Tahun atau sering disingkat sebagai Balita merupakan salah satu periode usia manusia setelah bayi sebelum anak awal. mengikat tali sepatu. 4. melompat. menggenggam. menggunakan gerakan pince yaitu memegang benda dengan hanya r menggunakan jari telunjuk dan ibu jari seperti memegang alat tulis atau mencubit serta memegang sendok dan menyuapkan makanan kemulutnya.atau biasa digunakan perhitungan bulan yaitu usia 24-60 bulan. Hal ini terjadi karena balita memnggunakan banyak energi untuk bergerak. menulis. Perkembangan psikologis Psikomotor Terjadi perubahan yang cukup drastis dari kemampuan psikomotor balita yang mulai terampil dalam pergerakannya (lokomotion). Pada akhir periode balita kemampuan motorik halus anak juga mulai terlatih seperti meronce.Bayi tidak mampu mengatur pembuangan kotorannya. berguling. Rentang usia balita dimulai dari dua sampai dengan lima tahun. menggambar. oleh karena itu digunakanlah popok.

Pada akhir ma balita. Pada periode awal balita yaitu usia dua tahun kosa kata rata-rata balita adalah 50 kata. Freud mengatakan bahwa pada usia ini individu mulai berlatih untuk mengikuti aturan melalui proses penahanan keinginan untuk membuang kotoran. pada awal masa balita. minum" Usia 36 bulan:"Aku haus minta minum" Sosial dan individu Pada periode usia ini balita mulai belajar berinteraksi dengan lingkungan sosial diluar keluarga. namun tidak mengetahui dengan tepat letak obyek tersebut. dan akan mengetahui keberadaan obyek tersebut jika proses penyembunyian terlihat oleh mereka. namun tidak bersama-sama dalam satu permainan interaktif. Akan tetapi jika prose penghilangan obyek tidak terlihat. contoh kalimat Usia 24 bulan: "Haus. balita mengetahui benda tersebut masih ada. Kognitif * Pada periode usia ini pemahaman terhadap obyek telah lebih ajeg. Pada usia tiga tahun balita mulai berbicara dengan kalimat sederhana berisi tiga kata dan mulai mempelajari tata bahasa dari bahasa ibunya. Balita akan mencari pada tempat terakhir ia melihat obyek tersebut. sa bermain bersama berarti melakukan kegiatan bersama -sama dengan melibatkan aturan permainan dan pembagian peran. pada usia lima tahun telah menjadi diatas 1000 kosa kata. * Kemampuan bahasa balita bertumbuh dengan pesat. . Balita memahami bahwa obyek yang diaembunyikan masih tetap ada. balita masih kesulitan untuk membuat prediksi tempat persembunyian obyek sulap. Oleh karena itu pada permainan sulap sederhana. bermain bersama berarti bersama-sama berada pada suatu tempat dengan sebaya.Aturan Pada masa balita adalah saatnya dilakukan latihan mengendalikan diri atau biasa disebut sebagai toilet training.

Pendidikan dan Perkembangan Cara belajar yang dilakukan pada usia prasekolah ini melalui bermain serta rangsang dari lingkungannya. dokter-dokteran.Balita mulai memahami dirinya sebagai individu yang memiliki atribut tertentu seperti nama. Terdapat pula pendidikan di luar rumah yang melakukan kegiatan belajar lebih terprogram dan terstruktur. permainan palang. jenis kelamin. melatih kemampuan motorik kasar dan halus. walau tidak selamanya le bih baik. Motorik Kasar contoh: spider web. ruman-rumahan dll Permainan imajinasi melatih kemampuan kreativitas anak Permainan motorik. Bermain y Permainan peran. mulai merasa berbeda dengan orang lain dilingkungannya. menyuap y y 5. Masa Kanak-kanak Awal (Early Chilhood) . Mekanisme perkembangan ego yang drastis untuk membedakan dirinya dengan individu lain ditandai oleh kepemilikan yang tinggi terhadap barang pribadi maupun orang signifikannya sehingga pada usia ini balita sulit untuk dapat berbagi dengan orang lain. terutama lingkungan rumah. mewarnai. contoh: permainan sekolah. Proses pembedaan diri dengan orang lain atau individuasi juga menyebabkan anak pada usia tiga atau empat tahun memasuki periode negativistik sebagai salah satu bentuk latihan untuk mandiri. permainan keseimbangan dll Motorik halus: meronce. melatih kemampuan pemahaman sosial.

Ada empat perubahan tubuh yang utama pada masa puber. Perubahan pada ciri-ciri seks sekunder. yaitu: 1.0 atau 16. Kriteria yang sering digunakan untuk menentukan permulaan masa puber adalah haid yang pertama kali pada anak perempuan dan basah malam pada anak laki laki. Masa ini dikatakan usia pra kelompok karena pada masa ini anak-anak mempelajari dasar-dasar perilaku sosial sebagai persiapan bagi kehidupan sosial yang lebih tinggi yang diperlukan untuk penyesuaian diri pada waktu masuk kelas 1 SD.0 sampai umur 15. Masa Puber (Puberty) Masa Puber merupakan periode yang tumpang tindih Karena mencakup tahun -tahun akhir masa kanak-kanak dan tahun-tahun awal masa remaja. Akhir masa kanak-kanak atau masa anak sekolah ini berlangsung dari umur 6 tahun sampai umur 12 tahun. 3. Adapun Erikson menekankan masa ini sebagai masa timbulnya ³sense of accomplishment´ di mana anak -anak pada masa ini merasa siap untuk enerima tuntutan yang dapat timbul dari orang lain dan melaksanakan/menyelesaikan tuntutan itu. Pertumbuhan ciri-ciri seks primer. 7. Yaitu umur 11. Selanjutnya Kohnstam menamakan masa kanak -kanak akhir atau masa anak sekolah ini dengan masa intelektual. .0. Kondisi inilah kiranya yang menjadikan anak-anak masa ini memasuki masa keserasian untuk bersekolah. Masa Kanak-kanak Akhir (Later Chilhood). 4. Perubahan proporsi tubuh. Perubahan besarnya tubuh. dimana anak-anak telah siap untuk mendapatkan pendidikan di sekolah dan perkembangannya berpusat pada aspek intelek.0 atau 12.Awal masa kanak-kanak berlangsung dari dua sampai enam tahun. 2. 6.

dari umur 60. dimana pria dan wanita meninggalkan ciriciri jasmani dan prilaku masa dewasanya dan memasuki suatu periode dalam kehidupan dengan ciri-ciri jasmani dan prilaku yang baru. Masa ini dimulai dri umur enam puluh tahun sampai mati. Ciriciri yang menyangkut pribadi dan sosial pada masa ini antara lain: a) Masa dewasa madya merupakan periode yang ditakuti dilihat dari seluruh kehidupan manusia. 10. masa ini dibagi dalam 3 periode yaitu: Masa dewasa awal dari umur 21.0 sampai umur 60. Masa Usia Lanjut ( Later Adulthood). yang di tandai dengan adanya perubahan yang bersifat fisik dan psikologis yang semakin menurun. selama usia madya ini orang akan menjadi lebih sukses atau sebaliknya mereka berhenti (stagnasi).0. dan kadang-kadang minat dan perhatiannya terhadap agama ini dilandasi kebutuhan pribadi dan sosial. Masa dewasa awal adalah masa pencaharian kemantapan dan masa reproduktif yaitu suatu masa yang penuh dengan masalah dan ketegangan emosional. b) Masa dewasa madya merupakan masa transisi. c) Masa dewasa madya adalah masa berprestasi. kreativitas san penyesuaian diri pada pola hidup yang baru.0 sampai umur 40. dan masa akhir atau usia lanjut. d) Pada masa dewasa madya ini perhatian terhadap agama lebih besar dibandingkan dengan masa sebelumnya.0.8.0 sampai mati. 9. Masa Dewasa Awal (Early Adulthood) Masa dewasa adalah periode yang paling penting dalam masa khidupan. dari umur 40. Masa Dewasa madya ( Middle Adulthood). periode isolasi sosial. Masa dewasa pertengahan. p eriode komitmen dan masa ketergantungan. perubahan nilai nilai. Usia lanjut adalah periode penutup dalam rentang hidup seseorang. . Menurut Erikson. Masa dewasa madya ini berlangsung dari umur empat puluh sampai umur enam puluh ta hun.

php/read/pengertian-psikologi-perkembangan/ http://www.wikipedia.aspx?doc_id=20397018 http://eko13.docstoc.psikologizone.blog.wikipedia.download: Psikologi Perkembangan () added: 22/03/2010 clicks: 190 description: Psikologi Perkembangan http://wapedia.docstoc.mobi/id/Psikologi_perkembangan http://blogs.org/wiki/Bayi http://id.id/teguhaditya/script.ac.com/2008/10/sejarah-psikologi-perkembangan/ http://www.com/2008/04/12/psikologi-perkembangan/ http://id.wordpress.aspx?doc_id=20397018 http://www.com/docs/DownloadDoc.com/docs/DownloadDoc.docstoc.com/2008/04/12/psikologi-perkembangan/ http://eko13.wordpress.friendster.com/psikologi-perkembangan-masa-hidup http://alicia-komputer.com/2008/04/12/psikologi-perkembangan/ http://eko13.unpad.wordpress.org/wiki/Balita http://www.com/docs/DownloadDoc.aspx?doc_id=20397018 .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful