P. 1
definisi sampel n teknik pengambilan sampel

definisi sampel n teknik pengambilan sampel

|Views: 837|Likes:
Published by nindra_chubby

More info:

Published by: nindra_chubby on Mar 02, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

01/11/2013

pdf

text

original

Nindra ekasari 5525082494

Teknik Sampling Dan Ukuran Sampel
Pengertian sampel, adalah himpunan bagian atau sebagian dari populasi. Pengertuan populasi, adalah keseluruhan atau himpunan obyek dengan ciri yang sama. Misal, sesendok sayur atau satu atau dua kali dianalogikan sebagai sampel, sedangkan sepanci sayur, hari sebelum dan sesudahnya beserta seluruh menu yang tersedia dirumah makan dianalogikan sebagai populasi. Pada suatu penelitian umumnya observasi atau eksperimentasi dilakukan tidak terhadap populasi, melainkan dilakukan terhadap sampel. Alasannya antara lain :
y

Apabila pengambilan sampel didasarkan atas prinsip probabilitas, maka penggunaan data dari sampel untuk menyimpulkan tentang populasi dapat dipertanggung jawabkan secara ilmiah.

y y

Apabila populasi homogen maka sampel adalah identik dengan populasinya. Apabila observasi ataupun eksperimental bersifat merusak unit sampel, maka akan sangat merugikan populasi.

y

Apabila populasi jumlahnya tak terbatas, maka pemakaian populasi adalah sesuatu yang tak mungkin.

y

Apabila terdapat keterbatasan waktu, dana,dan biaya penelitian, maka perlu menggunakan sampel dalam populasi.

y

Apabila diperlukan adanya kontrol atau pengaturan terhadap beberapa variabel, maka hal itu harus berdasarkan atas populasi

y

Lingkup penelitian dapat diperluas dan diperdalam, karena yang diobservasi dan diberi perlakuan lebih sedikit, dengan demikian informasi yang diperoleh akan lebih teliti. Kesimpulan penelitian pada hakekatnya adalah generalisasi dari sampel menuju populasi.

Persyaratan terhadap sampling harus dipenuhi agar generalisasi dapat menjadi maksimal, beberapa persyaratan tersebut antara lain :
y y

Digunakan prinsip probabilitas (random sampling) Jumlah sampel memadai

y y

Ciri-ciri populasi dipenuhi secara ketat Variasi antar populasi sekecil mungkin

Walaupun pengambilan sampel dilakukan secara random, tetapi jumlahnya tidak memadai dari ciriciri populasi, maka tingkat generalisasi kesimpulan akan rendah. Terdapat beberapa pengertian populasi. Target population adalah populasi kepada siapa kesimpulan digeneralisasikan. Sampled population adalah dari mana sampel diambil. Idealnya target populasi identik dengan sampled population, terutama penelitian menggunakan metode statistika inferensial. Pengertian populasi lainnya, problem population adalah populasi yang menjadi obyek penelitian, kepada siapa penelitian dapat digeneralisasikan. Data population adalah dari mana data diambil melalui sampel populasi tersebut, atau paling sedikit data populasi mewakili problem populasi.

Teknik sampling
Adalah pengambilan sampel dari populasi secara garis besar dibedakan menjadi dua cara, yakni : Random sampling (probability sampling) dan non-random sampling. Random sampling adalah tiap unit atau individu populasi mempunyai kesempatan (probabilitas) yang sama untuk menjadi sampel. Random sampling merupakan asumsi pemakaian statistik inferensial atau induktif. Pada non-random sampling bahwa tiap unit atau individu populasi tidak mempunyai kesempatan untuk menjadi sampel.sampel yang diperoleh secara random sampling disebut random sampel.  Metode random sampling :
y

Simple random sampling. Cara ini digunakan jika populasi dianggap homogen. Tersedia daftar (list), nomor urut dari seluruh unit populasi (merupakan kerangka sampel). Pengambilan unit sampel dapat menggunakan pertolongan undian atau angka random. Kelebihannya simple random sampling adalah harga rata-rata populasi yang tidak bias dan pelaksanaannya mudah. Kelemahannya sampel dapat menyebar pada jarak yang jauh atau mengumpul pada area tertentu.

y

Systematic random sampling. Metode ini digunakan untuk populasi yang dianggap homogen, telah tersedia daftar dan nomor urut setiap unit populasi. Pengambilan sampel nomor satu sama dengan metode simpel random sampling, sedangkan pengambilan sampel nomor kedua dan seterusnya ditentukan secara sistematik, yaitu meloncat kenomor selanjutnya dengan jarak tertentu.contoh akan diambil 30 unit sampel dari populasi sejumlah 120 unit. Dengan demikian loncatan jarak sistematik

adalah 120/30 = 4.misal sampel pertama diundin jatuh pada nomor urut 10, maka sampel kedua dan seterusnya adalah nomor urut 14, 18, 22,26 dst. Sampai 30 unit. Keuntungan dan kelemahannya sama dengan simple random sampling. Tetapkan interval lalu pilih secara acak anggota pertama sampel. Contoh : Ditetapkan interval = 20 Secara acak terpilih : Anggota populasi ke-7 sebagai anggota ke-1 dalam sampel, maka : Anggota populasi ke-27 menjadi anggota ke-2 dalam sampel Anggota populasi ke-47 menjadi anggota ke-3 dalam sampel, dst.
y Stratified random sampling. Metode ini digunakan pada populasi yang heterogen.

Apabila jumlah tiap unit dalam strata yang sama, maka digunakan metode ini. Keuntungannya dengan stratifikasi akan meningkatkan presisi dari sampel terhadap populasi dan pelaksanaannya relatif mudah. Kelemahannya sampel dapat menyebar dengan jarak yang jauh dan diperlukan daftar seluruh unit populasi sekaligus stratanya.
y Cluster/area random sampling. Metode ini digunakan pada populasi yang

heterogen. Heterogenitas pada cluster/area sama dengan heterogenitas populasi. Keuntungannya penyebaran populasi dapat dihindari, tidak diperlukan daftar dari seluruh unit populasi. Kelemahannya sulit diperoleh cluster yang heterogenitasnya benar ± benar sama. 

Metode nonrandom sampling
y Convenience sampling y Judgment sampling y Quota sampling

DAFTAR PUSTAKA
1. Santoso, Gempur, Metodologi Penelitian, Prestasi Pustaka, Jakarta, 2005 2. Narbuko Kholid, Metodologi Penelitian, Bumi Aksara, Jakarta 2003 3. http ://home.unpar.ac.id/suryoatmo/metode kuantitatif.pdf diunduh tanggal 19 februari 2011 pukul 23.32 4. http ://home.unpar.ac.id/hasan/SAMPLING.doc diunduh tanggal 19 februari 2011 pukul 23.50 5. www.damandiri.or.id/file/waluyojatiunmuhsurakartabab3.pdf diunduh tanggal 19 februari 2011 pukul 00.00

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->