Jenis ² Jenis Kalimat

8
18 Votes

MAY

Pengertian dan apa itu kalimat sudah dibahas sebelumnya (klik di sini) . Berikut ini adalah jenis jenis kalimat yang dapat digolongkan ke dalam beberapa kelompok. A. Berdasarkan Pengucapan Kalimat dapat dibedakan menjadi 2 jenis, yaitu: 1. Kalimat Langsung Kalimat langsung adalah kalimat yang secara cermat menirukan ucapan orang. Kalimat langsung juga dapat diartikan kaliamt yang memberitakan bagaimana ucapan dari orang lain (orang ketiga). Kalimat ini biasanya ditandai dengan tanda petik dua (³«.´) dan dapat berupa kalimat tanya atau kalimat perintah. Contoh: - Ibu berkata: ³Rohan, jangan meletakkan sepatu di sembarang tempat!´ - ³Saya gembira sekali´,kata ayah,´karena kamu lulus ujian´. 2. Kalimat Tak Langsung Kalimat tak langsung adalah kalimat yang menceritakan kembali ucapan atau perkataan orang lain. Kalimat tak langsung tidak ditandai lagi dengan tanda petik dua dan sudah dirubah me njadi kalimat berita. Contoh: - Ibu berkata bahwa dia senang sekali karena aku lulus ujian. - Kakak berkata bahwa buku itu harus segera dikembalikan. . B. Berdasarkan Jumlah Frasa (Struktur Gramatikal) Kalimat dapat dibedakan menjadi 2 jenis, yaitu: 1. Kalimat Tunggal Kallimat tunggal adalah kalimat yang memiliki satu pola (klausa) yang terdiri dari satu subjek dan satu predikat. Kalimat tunggal merupakan kalimat dasar sederhana. Kalimat-kalimat yang

barangkali. yaitu: 1. 3. Suatu kalimat tunggal dapat diperluas menjadi dua puluh atau lebih. Contoh : Adik bernyanyi. tahun depan. 6. Perluasan kalimat tesebut terdiri atas: 1. S P * KB + KBil (Kata Benda + Kata Bilangan) Contoh: Masalahnya seribu satu. S P Kalimat tunggal dapat dibedakan menjadi 2 jenis. seperti: dengan linggis. 8. untuk anaknya.00. Dengan penambahan unsur-unsur itu. 4. Pola-pola kalimat dasar yang dimaksud adalah: * KB + KK (Kata Benda + Kata Kerja) Contoh: Victoria bernyanyi . dengan cek. kemarin sore. seperti: agar bahagia. sebab berkuasa. Kalimat nominal adalah kalimat yang predikatnya berupa kata benda. S P * KB + KS (Kata Benda + Kata Sifat) Contoh: Ika sangat rajin . minggu kedua bulan ini. Setiap kalimat tunggal di atas dapat diperluas dengan menambahkan kata-kata pada unsurunsurnya. supaya aman. seperti akan. Contoh : Saya siswa kelas VI. seperti: setiap hari. Keterangan waktu. sudah. sedang. seenaknya saja. 2. dengan sendok. bagi mereka. sesungguhnya. Keterangan sebab. sekeliling kota. Keterangan tempat. 5. Keternagan cara (dengan + kata sifat/kata kerja). Kalimat verbal adalah kalimat yang predikatnya berupa kata kerja. seperti: dengan hati-hati. . unsur utama dari kalimat masih dapat dikenali. seyogyanya. sepatutnya. Keterangan aspek. selekas mungkin. . lantaran panik. seperti: karena rajin. dengan undang -undang itu. seperti: harus. dan telah. seperti di sini. Keterangan alat (dengan + kata benda). Keterangan tujuan. 2. dengan wesel pos. lewat Bali. 7. pada pukul 21. Keterangan modalitas.panjang dapat dikembalikan ke dalam kalimat-kalimat dasar yang sederhana dan dapat juga ditelusuri p0la-pola pembentukannya. dalam ruangan tertu tup.

9. Kalimat majemuk setara dapat dikelompokkan ke dalam beberapa bagian. yaitu: * KMS Penggabungan. Dua kalimat tunggal yang dihubungkan oleh kata tetapi.Makalah ini harus dikumpukan besok atau minggu depan. 2. Kalimat Majemuk Setara (KMS) Kalimat ini terbentuk dari 2 atau lebih kalimat tunggal dan kedudukan tiap kalimat sederajat. yaitu: 2. 3. 10. . Contoh perluasan kalimat tunggal adalah: 1. Contoh: . melainkan.Bukan saya memecahkan gelas itu. Contoh: .Kami mencari bahan dan mereka meramunya. Ika sangat rajin menyelesaikan tugas-tugas yang diberikan kepadanya. Kalimat majemuk dapat dibedakan atas 3 jenis. sedangkan jepang termasuk negara yang sudah maju. Dua atau lebih kalimat tunggal yang dihubungkan oleh kata dan atau serta. Kalimat Majemuk Kalimat majemuk terdiri atas dua atau lebih kalimat tunggal yang saling berhubungan baik kordinasi maupun subordinasi. Contoh: . Contoh: . pemimpin yang memperhatikan rakyat. melainkan kakak. seperti: mahasiswa yang IP-nya 3 ke atas.Aku atau dia yang akan kamu pilih. Dua atau lebih kalimat tunggal dihubungkan dengan kata bahkan. * KMS Pemilihan. * KMS Penguatan. Keterangan aposisi adalah keterangan yang sifatnya menggantikan. . Victoria akan bernyanyi di Las Vegas. seperti: penerima Sepatu Emas. Dua atau lebih kalimat tunggal yang dihubungkan oleh kata atau. namun. 2.sedangkan. .1. David Beckham. * KMS Pertentangan. bahkan dia juga sangat baik hati.Indonesia adalah negara berkembang.Dia tidak hanya cantik. Masalahnya seribu satu yang belum terpecahkan.Ratih dan Ratna bermain bulu tangkis di halaman rumah. Frasa yang. . Kedua kalimat tersebut menunjukkan hubungan pertentangan.

Alat: dengan+ katabenda: dengan tongkat 11.Walaupun komputer itu dilengkapi dengan alat-alat modern. Syarat: jika. apabila 5. seandainya 7. asalkan. oleh sebab itu 3. untuk menandakan suatu kejadian yang berurutan. maka 4. selain 10..3 Kalimat Majemuk Campuran . Bagian yang lebih rendah kedudukakannya disebut dengan klausa sematan (anak kalimat).Mula-mula disebutkan nama-nama juara melukis tingkat SD. Waktu : ketika. Kesertaan: dengan+ orang Contoh: . sejak 2. Perlawanan: meskipun. kemudian disebutkan namanama juara melukis tingkat SMP. Ada beberapa penanda hubungan / konjungsi yang dipergunakan oleh kalimat majemuk bertingkat. bahkan dia disiksa dengan sadis. sehingga. yaitu: 1. Akibat: hingga. walaupun 6. * KMS yang dibentuk dari dua atau lebih kalimat tunggal yang dihubungkan oleh kata lalu dan kemudian. para hacker masih dapat mengacaukan data-data komputer itu. Pembatasan: kecuali. Kedua kalimat tersebut memiliki pola hubungan yang tidak sederajat. sebab. Perbandingan: seperti. 2. Sebab: karena. Pengandaian: andaikata. Bagian yang memiliki kedudukan lebih penting (inti gagasan) disebut sebagai klausa utama (induk kalimat). 2.Pencuri itu tidak hanya dipukuli oleh masa. Anak kalimat: Walaupun komputer itu dilengkapi dengan alat-alat modern.2 Kalimat Majemuk Bertingkat (KMB) Kalimat majemuk setara terdiri atas satu suku kaliamat bebas dan satu suku kalimat yang tidak bebas. laksana. seolah olah 9. ibarat. Contoh: . Tujuan: agar. Induk kalimat: Para hacker masih dapat mengacaukan data-data komputer itu. supaya. Olehkarenaitu. untukbiar 8.

Kalimat ini mendorong orang untuk memberikan tanggapan. Macam-macam kalimat berita : . Contoh Jangan membuang sampah sembarangan ! * Kalimat ajakan. tetapi mereka masih bekerja. Sedangkan dalam bentuk lisan. Contoh : Tolong temani nenekmu di rumah ! 2. Kami langsung pulang karena hari sudah malam. ditandai dengan kata mohon. ditandai dengan partikel lah. yaitu: 1.h . Contoh : Gantilah bajumu ! * Kalimat larangan. KMB: Mereka masih bekerja karena tugasnya belum selesai. tetapi mereka masih bekerja karena tugasnya belum selesai. kalimat perintah ditandai dengan intonasi tinggi.Karena hari sudah malam. tolong. Macam-macam kalimat perintah : * Kalimat perintah biasa. .) dan dalam pelafalannya dilakukan dengan intonasi menurun. Berdasarkan Isi atau Fungsinya Kalimat dapat dibedakan menjadi 4 jenis. . KMC: Kami berhenti karena hari sudah malam. biasanya diakhiri dengan tanda titik (. Dalam penulisannya. Kalimat Berita Kalimat berita adalah kalimat yang isinya memberitahukan sesuatu. sil ahkan. Kalimat Perintah Kalimat perintah adalah kalimat yang bertujuan memberikan perintah kepada orang lain untuk melakukan sesuatu. KMS: Kami pulang. kami berhenti dan langsung pulang. Contoh: . C.Kami pulang. KMS: Kami berhenti dan langsung pulang.Kalimat majemuk campuran terdiri atas kalimat majemuk setara dan kalimat majemuk bertingkat atau kebalikannya. Kalimat perintah biasanya diakhiri dengan tanda seru (!) dalam penulisannya. ditandai dengan penggunaan kata jangan.

Kalimat Lengkap Kalimat lengkap adalah kalimat yang sekurang-kurangnya terdiri dari satu buah subyek dan satu buah predikat. Kalimat ini diakhiri dengan tanda tanya(?) dalam penulisannya dan dalam pelafalannya menggunakan intonasi menurun. Kalimat Tanya Kalimat tanya adalah kalimat yang bertujuan untuk memperoleh suatu informasi atau reaksi (jawaban) yang diharapkan. berapa.) dalam penulisannya.Aduh. yaitu: 1. . Contoh: . * Kalmat berita bentuk lainnya Contoh : Kami tidak taahu mengapa dia datang terlambat. Berdasarkan Unsur Kalimat Kalimat dapat dibedakan ke dalam 2 jenis.Bukan main. 3. Kalimat seruan biasanya ditandai dengan intonsi yang tingg i dalam pelafalannya dan menggunakan tanda seru (!) atau tanda titik (.Kapan Becks kembali ke Inggris? 4. Kalimat Majas termasuk ke dalam kalimat lengkap. dimana.Mengapa gedung ini dibangun tidak sesuai dengan disainnya? . Kalimat Seruan Kalimat seruan adalah kalimat yang digunakan untuk mengungkapakan perasaa µyang kuat¶ atau yang mendadak. Kata tanya yang dipergunakan adalah bagaimana. Contoh: . * Kalimat berita pengingkaran Contoh : Saya tidak akan datang pada acara ulang tahunmu. pekerjaan rumah saya tidak terbawa.* Kalimat berita kepastian Contoh : Nenek akan datang dari Bandung besok pagi. * Kalimat berita kesangsian Contoh : Bapak mungkin akan tiba besok pagi. Contoh : . D. kapan. . eloknya.

S P O 2. Berdasarkan Susunan S-P Kalimat dapat dibedakan menjadi 2 jenis. .Ibu mengenakan kaos hijau dan celana hitam. atau predikat saja. . Contoh: ..Silakan Masuk! . perintah. Contoh: . S P K 2. P S .Hei. sapaan dan kekaguman.Selamat sore . yaitu: 1. ajakan. Contoh: . Kata atau frasa tertentu yang pertama muncul akan menjadi kunci yang akan mempengaruhi makna untuk menimbulkankesan tertentu. . seruan. S P K .Kapan menikah? . dibandingkan jika kata atau frasa ditempatkan pada urutan kedua. Kalimat tidak lengkap biasanya berupa semboyan. . Kalimat Versi Kalimat versi adalah kalimat yang predikatnya mendahului subjeknya.Ambilkan koran di atas kursi itu! . larangan.Penelitian ini dilakukan mereka sejak 2 bulan yang lalu. Kalimat ini biasanya dipakau untuk penekanan atau ketegasan makna. jawaban.Mahasiswa berdiskusi di dalam kelas. Kawan« . atau objek saja atau keterangan saja. salam. pertanyaan.Sepakat kami untuk berkumpul di taman kota. Kalimat Tidak Lengkap Kalimat tidak lengkap adalah kalimat yang tidak sempurna karena hanya memiliki subyek saja. Kalimat Inversi Kalimat inversi adalah kalimat yang susunan dari unsur -unsur kalimatnya sesuai dengan pola kalimat dasar bahasa Indonesia (S-P-O-K). E.

Jika stabilitas nasional mantap.Karena sulit kendaraan. dan IHSG naik tajam. F. Berdasarkan Bentuk Gaya Penyajiannya (Retorikanya) Kalimat dapat dibedakan menjadi 3 jenis yaitu: 1.Setelah 1.Semua warga negara harus menaati segala perundang-undangan yang berlaku agar kehidupan di negeri ini berjalan dengan tertib dan aman. Kalimat belum dapat dipahami jika hanya membaca anak kalimatnya. . . Oleh karen itu. kalimat itu sudah bermakna lengkap.Aku dan dia bertemu di cafe ini. Jika unsur anak kalimat tidak diucapkan. 3. 2. Contoh: . investor asing dan domestik berlomba melakukan transaksi. Sebelum kalimat itu selesai.Saya akan dibelikan vespa oleh Ayah jika saya lulus ujian sarjana. Unsur anak kalimat ini seak anakan dilepaskan saja oleh penulisnya. . masyarakat dapat bekerja dengan tenang dan dapat beribadat dengan leluasa. . terasa masih ada sesuatu yang ditunggu. Kalimat yang Klimaks Kalimat klimaks terbentuk jika kalimat tersebut disusun dengan diawali oleh anak kalimat dan diikuti oleh induk kalimat. Contoh: . Contoh.. Struktur kalimat ini memperlihatkan kesejajaran yang sejalan dan dituangkan ke dalam bangun kalimat yang simetri. .Bursa saham tampaknya semakin bergairah. S P O K .3. yaitu induk kalimat. Kalimat Yang Berimbang Kalimat yang berimbang disusun dalam bentuk kalimat majemuk setara dan kalimat majemuk campuran. Kalimat Yang Melepas Kalimat yang melepas terbentuk jika kalimat tersebut disusun dengan diawali oleh unsur utama (induk kalimat) dan diikuti oleh unsur tambahan (anak kalimat). ia datang terlambat ke kantornya.138 hari disekap dalam sebuah ruangan akhirnya tiga sandera warga negara Prancis itu dibebaskan juga. penyajian kalimat ini terasa berklimaks dan terasa membentuk ketegangan. S P K . .

dan selalu dapatt dirubah menjadi kalimat pasif. misalnya pergi.Kakak membantu ibu di dapur. Kalimat ini biasanya memiliki predikat berupa kata kerja yang berawalan me. mandi. Eni mencuci piring. . Predikat pada kalimat ini biasanya berawalam me.3 Kalimat Semi Transitif Kalimat ini tidak dapat dirubah menjadi kal pasif karena disertai oleh pelengkap bukan objek. dll (kecuali makan dan minum). .. S P O1 1. . . S P K 1. tidur.tidak diikuti dengan O1. Contoh: . Predikat pada kalimat ini biasanya berawaln ber-. Predikat juga dapat berupa kata kerja aus (kata kerja yang tidak dapat dilekati oleh awalan me±saja).Mereka berangkat minggu depan. Kalimat yang berawalan me.1 Kalimat Aktif Transitif Kalimat aktif transitif adalah kalimat yang dapat diikuti oleh objek penderita (O1). Contoh: . Kalimat ini tidak dapat dirubah menjadi kalimat pasif. yaitu: 1. yaitu: 1. S P Pel. G. Kalimat aktif dibedakan menjadi 2.Mereka akan berangkat besok pagi.Soni selalu mengenderai sepeda motor ke kampus. Berdasarkan Subjeknya Kalimat dapat dibedakan menjadi 2 jenis. Kaliamat Aktif Kalimat aktif adalah kalimat yang subjeknya melakukan suatu pekerjaan/tindakan.Amel menangis tersedu-sedu di kamar. Contoh: . S P K . . Contoh: . .dan ber-.2 Kalimat Aktif Intransitif Kalimat aktif intransitif adalah kalimat yang tidak dapat diikuti oleh objek penderita (O1).Dian kehilangan pensil.

Ku pukul adik.ter-.pada predikat dihapus. 3. Contoh: . Awalan me. . S P O2 2.dan ter. . Kalimat Pasif Kalimat pasif adalah kalimat yang subjeknya dikenai pekerjaan/tindakan. Tambahkan kata oleh di belakang predikat. Contoh : Aku harus memngerjakan PR.2 Kalimat Pasif Zero Kalimat pasif zero adalah kalimat yang objek pelakunya(O2) melekat berdekatan dengan O2 tanpa disisipi dengan kata lain. (aktif) .diganti dengan di-. kemudian subjek dan predikat dirapatkan. 2.Piring dicuci Eni. . Predikat pada kalimat ini berawalan di-. Predikat pada kalimat ini berakhiran -kan dan akan terjadi penghilangan awalan di-. S P Pel K 2. (aktif) .ke-an. O2 P S Cara mengubah kalimat aktif menjadi kalimat pasif : 1.dan diikuti oleh kata depan oleh. Kalimat ini biasanya memiliki predikat berupa kata kerja berawalan di. Kalimat pasif dapat dibedakan menjadi 2 jenis. Contoh : Bapak memancing ikan. Ikan dipancing oleh bapak. Jika subjek kalimat akrif berupa kata ganti maka awalan me.Akan saya sampaikan pesanmu. Predikatnya juga dapat berupa kata dasar berkelas kerja kecuali kata kerja aus. Subjek pada kalimat aktif dijadikan objek pada kalimat pasif. yaitu: 2. O2 P S .1 Kalimat Pasif Biasa Kalimat pasif ini biasanya diperoleh dari kalimat aktif transitif.. (pasif) 4. Contoh: . Kalimat pasif zero ini berhubungan dengan kalimat baku.

PR harus kukerjakan.. (pasif) .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful