P. 1
Dampak Konflik

Dampak Konflik

|Views: 611|Likes:
Published by Ditha Aulia

More info:

Published by: Ditha Aulia on Mar 03, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

01/07/2013

pdf

text

original

Dampak Konflik

Konflik usaha dapat menimbulkan dampak positif dan negatif, serta dapat mendorong inovasi kreatifitas dan adaptasi. Usaha yang tidak berkembang bisa jadi disebabkan oleh wirausahawan yang terlalu mudah merasa puas dengan direktur yang telah dicapai sehingga kurang peka terhadap perubahan lingkungan , dan tidak ada perbedaan pendapat maupun gagasan baru, meskipun konflik sering bermanfaat bagi lemajuan usaha, tetapi dapat menurunkan kinerja, menimbulkan ketidakpuasan, meningkatkan ketegangan, dan stres.

Konflik dapat berakibat positif atau menguntungkan dan negatif merugikan. 1. Akibat Positif atau menguntungkan a. Menimbulkan kemampuan intropeksi diri. Konflik dapat dirasakan oleh pihak lain, dan mereka dapat mengambil keuntungan sehingga mampu melakukan instropeksi diri, karena mengetahui sebab-sebab terjadinya konflik. b. Meningkatkan kinerja konflik bisa menjadi cambuk sehingga menyebabkan peningkatan kinerja. Konflik dapat mendrong individu untuk menunjukkan kepada orang lain bahwa dia mampu meningktkan kinerja dan mencapai sukses. c. Pendekatan yang lebih baik. Konflik bisa menimbulkan kejutan (surpise) karena kehadiran sering tidak di duga, sehingga setiap orang berusaha lebih hati-hati dalam berinteraksi, dan menyebabkan hubungan yang lebih baik. 2. Akibat Negatif atau merugikan a. Subjek dan emosional. Pada umumya pandangan pihak yang sedang konflik satusama lain sudah tidak objektif dan bersifat emosional. b. Apriori. Jika konflik sudah meningkat bukan hanya subjektivitas dan emosional yang muncul tetapi dapat menyebbakan apriori, sehingga pendapat pihak lain selalu dianggap salah dan dirinya selalu merasa benar. c. Saling menjatuhkan. Konflik yang berkelanjutan bisa mengakibatkan saling benci yang memuncak dan mendorong individu untuk melakukan tindakan kurang terpuji untuk menjatuhkan lawan, misalnya mmfitnah, menghambat dan mengadu. d. Stres. Konflik yang berkepanjangan. Tidak saja dapat menurunkan kinerja. Tetapi bisa menimbulkan stres. Stres terjadi karena konflik yang berkepanjangan menimbulkan ketidak seimbangan fisik dan psikis, sebagai bentuk reaksi terhadap tekanan yang intensitasnya sudah terlalu tinggi. e. Frustasi, Konflik dapat memacu berbagai pihak untuk lebih berprestasi tetapi jika konflik tersebut sudah pada tingkat yang cukup parah dan diantara pihak-pihak yang terlibat ada yang lemah mentalnya bisa menimbulkan frustasi.

b. Mendinamisasikan suatu organisasi usaa. Wirausahawan seharusnya tidak mengelak terhadap adanya konflik. maka pendekatan yang baik untuk diterapkandalam usaha mencoba memanfaatkan konflik sedemikian rupa. Menimbulkan perpecahan dalam usaha yang dapat menganggu perhatian wirausahawan dan tenaga/ karyawan terhadap program usaha. Positif antara lain : a. tetapi mengelolanya agar dapat mendorong menjadi dinamis dalam konflik tidak menghambat program usaha. Negatif antara lain : a. b. Menciptakan suasana tidak nyaman dan tidak kondusif sehingga menghambat dan bahkan menimbulkan ketegangan.Dimanapun konflik dapat berdampak positif dan negatif. sehigga dapat dengan tepat dan efektif untuk mencaai tujuan yang di inginkan. Wirausahawan sebagai pimpinan tertinggi harus mampu mengelola konflik dengan baik sehingga memberikan manfaat positif dan terhindar dari akibat yang negatif. Memungkinkan ketidakpuasan yang tersembunyi muncul dipermukaan. sehingga sekolah sebagai suatu organisasi dapat melakukan penyesuaian. Sehingga tidak berjalan rutin dan statis. . Mengingat konflik tidak dapat dihindari.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->