Hubungan antara Fetus dengan Jalan Lahir Kuliah Obstetri Ginekologi dr. H. M. Soepardiman / dr. Lastiko Brahmantiyo / dr. T.

Tadjuluddin Kuliah sebelumnya Anatomi Rongga Panggul Kuliah berikutnya Fisiologi Proses Persalinan Normal Menu / Daftar Isi CAKUL ADA KOREKSI / TAMBAHAN !?!? E-MAIL ABUD !!!! Homepage Abud PRINSIP !! Menghadapi wanita yang dalam proses persalinan (in partu) : HARUS mengetahui letak dan posisi janin di dalam kandungan. Hal ini penting untuk menentukan apakah persalinan dapat berlangsung normal / spontan, atau diperlukan tindakan lain untuk membantu menyelesaikan proses persalinan. SIKAP / HABITUS Hubungan antara bagian-bagian badan fetus satu sama lain. Biasanya fetus berada dalam sikap fleksi, membentuk ovoid mengikuti bentuk kavum uteri (ruangan fundus lebih luas dari serviks). Fleksi yang terjadi pada keadaan normal adalah fleksi maksimal kepala, punggung membungkuk, kedua tangan bersilang di depan dada dan kedua tungkai bersilang di depan perut. Tali pusat terletak di antara kedua lengan dan tungkai. (Gambar : Berbagai kemungkinan sikap janin intrauterin) Sebelum kehamilan trimester ketiga (kurang dari 32 minggu), volume cairan amnion relatif lebih besar daripada volume fetus, sehingga fetus “bebas berenang-renang” dalam cairan amnion. Sesudah memasuki trimester ketiga (32 minggu atau lebih), volume cairan amnion relatif lebih kecil daripada volume fetus, sehingga fetus mulai “terakomodasi” dalam kavum uteri. Dalam kehamilan normal, akomodasi ini menyebabkan letak kepala fetus lebih rendah dari badan, dengan kepala terletak di segmen bawah uterus. Faktor-faktor yang dapat mempengaruhi sikap janin, yaitu jika terdapat kelainan anatomis fetus maupun kelainan anatomis jalan lahir. LETAK / SITUS Hubungan antara sumbu fetus dengan sumbu jalan lahir. Letak memanjang Sumbu fetus searah / sejajar sumbu jalan lahir. Letak melintang Sumbu fetus tegak lurus sumbu jalan lahir. Letak oblik Sumbu fetus dalam sudut tertentu dengan sumbu jalan lahir. Prognosis keberhasilan persalinan spontan pervaginam terbesar adalah pada janin letak memanjang, dan nilai prognosis akan berbanding terbalik dengan sudut antara sumbu fetus dengan jalan lahir (letak lintang memiliki nilai prognosis persalinan spontan pervaginam yang terkecil). PRESENTASI Bagian tubuh fetus yang terdapat di bagian terbawah jalan lahir. Letak lintang atau oblik : dapat presentasi bahu atau punggung. Letak memanjang : dapat presentasi kepala, atau sungsang / presentasi bokong. Presentasi kepala : kemungkinan presentasi belakang kepala, puncak kepala, dahi atau muka, tergantung kepada sikap kepala terhadap badan janin. Pada persalinan normal, janin letak memanjang dengan presentasi belakang kepala. Presentasi bokong (gambar)

00 cm) : ukuran antara os temporalis kiri dan kanan Ukuran-ukuran sirkumferensia / lingkar kepala bayi : 1. posisi dagu kiri depan. posisi ubun-ubun kecil kiri depan (pada persalinan normal) Janin letak memanjang. karena daerahnya relatif paling luas dan mengalami kontak langsung dengan jalan lahir. Janin letak memanjang / sungsang.) Ukuran-ukuran diameter kepala bayi yang menentukan di antaranya : 1. Trauma pada kepala bayi selama persalinan dapat mempengaruhi kehidupannya : hidup sempurna. terhadap jalan lahir. bi-temporalis (+ 8. cacat. (baca sendiri anatomi tengkorak – tulang2. posisi sakrum kanan belakang. atau lintang.Terdapat beberapa kemungkinan : 1. oksipito-frontalis (+ 11. . Presentasi kaki (footlink breech / incomplete breech). 3. Bagian terbawah (presenting part) dari fetus adalah bokong. kedua tungkai dalam fleksi dan sejajar toraks (lutut ekstensi). fontanella. ANTROPOMETRI JANIN Kepala janin Merupakan bagian tubuh yang paling besar dan paling keras yang akan dilahirkan. suboksipito-bregmatikus (+ 9. oksipito-mentalis (+ 13. submento-bregmatikus (+ 32 cm) Bagian tubuh janin yang lain Perlu juga diketahui ukuran bagian badan janin yang lain 1. presentasi belakang kepala. punggung) dengan bagian kiri. Janin letak memanjang. bi-parietalis (-+ 9.50 cm) : ukuran terbesar melintang dari kepala 6.75 cm) : pada persalinan presentasi puncak kepala 3. kanan. dagu. sakrum. mulut. atau meninggal. belakang. lingkaran bokong : + 27 cm IMBANG FETO-PELVIK Persalinan adalah proses mekanik di mana suatu benda didorong melewati suatu ruangan oleh suatu tenaga. tulang-tulang dasar tengkorak (basis kranii) dan tulang-tulang muka. presentasi muka. Fetus berada dalam posisi duduk dalam jalan lahir tetapi bokong masih merupakan presenting part. 2. Kepala secara garis besar dapat dibagi menjadi tulang-tulang tengkorak (kranium).50 cm) : pada persalinan presentasi muka 5.50 cm) : pada persalinan presentasi dahi 4. Benda yang didorong adalah bayi. oksipito-mentalis (+ 35 cm) 4. Ubun-ubun kecil (belakang kepala) bentuk segitiga. Janin letak lintang. Ubun-ubun besar (depan kepala/dahi) bentuk segiempat/wajik. lingkaran bahu : + 34 cm 3. moulase dsb.50 cm) : pada persalinan presentasi belakang kepala. submento-bregmatikus (+ 9. presentasi kepala. posisi sutura sagitalis lintang. depan. lebar bokong (diameter intertrochanterica) : + 12 cm 4. Salah satu atau kedua kaki lebih inferior dibandingkan dengan bokong dan akan menjadi bagian pertama yang lahir. 2. lebar bahu (diameter bi-acromialis) : + 12 cm 2. punggung di atas (dorsosuperior). Seluruh anggota gerak janin fleksi sempurna (tungkai dan lutut fleksi). Besar dan posisi kepala janin akan sangat menentukan dan mempengaruhi jalannya persalinan. oksipito-frontalis (+ 34 cm) 3. Presentasi bokong murni (frank breech). sutura2. Tulang tengkorak (kranium) bayi PALING menentukan keberhasilan proses persalinan pervaginam. (dan sebagainya). ruangan yang harus dilalui adalah rongga pelvis. presentasi bokong. Presentasi bokong sempurna (complete breech). dan tenaga pendorongnya adalah his dan kekuatan mengejan ibu. POSISI Hubungan antara bagian tertentu fetus (ubun-ubun kecil. CONTOH : DESKRIPSI HUBUNGAN FETUS – JALAN LAHIR Janin letak memanjang. suboksipito-bregmatikus (+ 32 cm) 2.

5 cm. nekrosis jaringan lunak panggul ibu. Jumlah rata-rata kedua diameter minimal 16.5 cm. Untuk menilai ada / tidaknya disproporsi ini diperlukan pemeriksaan obstetrik yang lengkap. Jumlah rata-rata kedua diameter minimal 20. Diameter transversa pintu bawah panggul Jarak antara bagian dalam dari kedua tuberositas os ischii. Diameter transversa pintu atas panggul Diameter terpanjang kiri-kanan dari pintu atas panggul. melalui pemeriksaan pelvimetri per vaginam. TETAPI JIKA ADA DISPROPORSI antara janin dan pelvis. Bukan sungguh “diameter” karena tidak melalui titik pusat pintu atas panggul. Beberapa ukuran panggul wanita yang bermakna obstetrik Diameter anteroposterior pintu atas panggul (conjugata interna. Diameter sagitalis posterior pintu bawah panggul Jarak antara bagian tengah diameter transversa sampai ke ujung os sacrum. serta menilai ukuran-ukuran conjugata diagonalis (gambar). Secara klinik dapat diukur conjugata diagonalis. Distansia intertuberosum + 10. Pemeriksaan Panggul Inspeksi : ada / tidaknya deformitas panggul. . Diameter / distantia interspinarum pada rongga panggul Jarak antara kedua ujung spina ischiadica kiri dan kanan. bagian yang menentukan imbang feto-pelvik terutama adalah kepala bayi. distantia interspinarum (diameter bispinosum) dan diameter antero-posterior pintu bawah panggul. conjugata vera. Conjugata vera (CV) + 12. kelainan tulang panggul Pemeriksaan dalam : mengenal batas-batas rongga panggul – promontorium. perdarahan intrakranial bayi sampai kematian bayi dan / atau kematian ibu.5 cm. Jumlah rata-rata kedua diameter minimal 22. dapat menyebabkan ruptura uteri ibu. Pintu bawah panggul (pelvic outlet) Diameter anterior posterior (AP) + 7. maka his yang sekuat-kuatnya dan pembukaan serviks yang sebesar-besarnya sekalipun tidak akan dapat melahirkan bayi secara fisiologis.. Perkiraan ukuran rata-rata panggul wanita normal Pintu atas panggul (pelvic inlet) Diameter transversa (DT) + 13. Tidak dapat diukur secara klinik pada pemeriksaan fisis. dinding samping.0 cm. atau kelainan letak (misalnya lintang). Bahkan jika dipaksakan. ujung sakrum / koksigis.0 cm. maka panggul tersebut kurang sesuai untuk proses persalinan pervaginam spontan.0 cm. linea inominata. karena pada saat itu jaringan lunak pelvis sudah cukup lunak dan elastis namun belum terjadi pembukaan serviks dan belum terjadi penurunan janin ke dalam rongga panggul.0 cm. Diameter obliqua pintu atas panggul Jarak dari sendi sakroiliaka satu sisi sampai tonjolan pektineal sisi kontralateralnya (oblik/menyilang). maka persalinan normal dapat diharapkan. jarak antara promontorium os sacrum dengan tepi bawah symphisis os pubis. karena kepala adalah bagian keras yang hanya boleh berubah bentuk dan mendapat tekanan dalam batas-batas moulase tulang kepala yang fisiologis (sehingga juga disebut IMBANG CEPHALO-PELVIK). kurvatura sakrum. Pada persalinan letak memanjang.5 cm. Bila jumlah rata-rata ukuran pintu-pintu panggul tersebut kurang. Sebaiknya pelvimetri klinik dilakukan pada minggu ke 34-36. Pemeriksaan Janin Dapat dilakukan pada setiap kunjungan antenatal (misalnya dengan USG). dan arkus pubis.0 cm. Diameter anterior posterior (AP) + 11. Diameter anteroposterior pintu bawah panggul Jarak antara ujung os coccygis sampai pinggir bawah symphisis os pubis. Pintu tengah panggul (mid pelvis) Distansia interspinarum (DI) + 10. namun pemeriksaan yang bermakna untuk imbang feto-pelvik adalah pemeriksaan pada saat persalinan atau menjelang persalinan.Jika TIDAK ditemukan adanya disproporsi / ketidaksesuaian antara kapasitas pelvis dan ukuran janin. spina ischiadica. punggung atau tungkai. untuk menentukan suatu nilai yang disebut sebagai IMBANG FETO – PELVIK. conjugata vera) Jarak antara promontorium os sacrum sampai tepi atas symphisis os pubis.

tinggi pelvis. prettyborneo @ 10:13 am [filed under Uncategorized Leave a Comment » {June 14. (bedakan dengan prematuritas !! BBLR belum tentu prematur) Ukuran umum / tidak baku terhadap pembagian berat badan bayi normal : . Ibu hamil dengan infeksi Ibu hamil dengan demam tinggi dan berlangsung lebih dari 3 hari harus dipikirkan kemungkinan terjadi infeksi. harus dilakukan sectio cesarea. diameter anteroposterior panggul tengah dan pintu bawah panggul. Pada foto ini akan dapat dilihat diameter transversa.(HATI-HATI : Salah kaprah tapi sering digunakan dalam klinik) Yaitu menentukan perkiraan imbang feto-pelvik dengan berdasarkan nilai taksiran berat janin (TBJ). kencing manis ibu hamil terkontrol agar tidak berpengaruh buruk terhadap anak yang dikandung. dalam konversinya terhadap gram berat badan. 2007} Ganguan-ganguan pada ibu hamil 1. Bayi dengan berat badan lahir kurang dari 2500 g disebut bayi berat lahir rendah / BBLR. Jika anak hidup. KEMUNGKINAN DIAGNOSIS IMBANG FETO-PELVIK Imbang feto-pelvik (cephalo-pelvik) baik Berarti partus dapat direncanakan pervaginam. Disproporsi cephalo-pelvik (CPD) Berarti bayi tidak dapat dilahirkan per vaginam. tidak menyehatkan bagi janin yang dikandung. tube R8 mengarah tegak lurus ke pintu atas panggul. mengeluh sering haus terus. Pada foto ini akan dapat dilihat conjugata vera dan conjugata diagonalis. dan merasa lapar terus. berasal dari keluarga dengan riwayat kencing manis. . banyak berkemih. yaitu volume bayi terbesar yang masih dapat dilahirkan spontan dan normal melalui panggul tersebut. spina ischiadica dan incisura ischiadica major. Dosis radiasi yang digunakan harus dosis aman terhadap janin. biasanya dibuat 2 buah foto : Foto pintu atas panggul Pasien posisi setengah duduk (Thoms). 2. posisi kepala dan keadaan serviks harus tetap selalu mendapat perhatian selama partus. his. Dengan demikian (daya akomodasi) panggul disebut luas bila panggul tersebut dapat dilewati oleh anak yang beratnya rata-rata 3500 – 4000 g. Penilaian kapasitas panggul terhadap berat janin lebih tepat disebut sebagai daya akomodasi panggul. tube R8 diarahkan horisontal pada trochanter major dari samping. Pertolongan khusus perlu diberikan untuk bayi yang dilahirkan dari ibu yang kencing manis. diameter sagitalis posterior. Kencing manis Ibu hamil dicurigai kencing manis jika bertubuh gemuk. Apa pun penyebab infeksinya. distansia interspinarum dan ditentukan jenis pelvis (Caldwell – Moloy). karena memang diameter terbesar kepala janin yang PASTI hanya dapat diperiksa dengan USG padahal sering tidak terdapat USG di klinik / puskesmas. sedang bila dapat dilewati anak 3000 – 3500 g. Pemeriksaan radiologik Pelvimetri radiologik. Seberapa bisa.antara 3000 – 3500 g termasuk sedang. bukan berdasarkan ukuran biometrik janin. bentuk sakrum. sempit bila dapat dilewati anak sampai 2500 – 3000 g. (lihat kuliah DISTOSIA) Normal berat badan bayi yang dilahirkan seorang ibu adalah antara 2500 – 4000 gram.antara 3500 – 4000 g digolongkan bayi besar. Ibu hamil dengan kencing manis akan melahirkan anak yang lebih besar dari normal.antara 2500 – 3000 g tergolong kecil. Cara ini sering digunakan. Meskipun demikian. Bayi dengan berat badan lahir lebih dari 4000 g disebut makrosomia. Dokter perlu memeriksa kalau-kalau infeksinya berefek buruk terhadap . Foto lateral Pasien posisi berdiri (Thoms). dan .

indung telur. mencegah seberapa mungkin dalam 24 jam kehamilan masih dapat dipertahankan. 4. atau di mana saja di luar rahim. Keluarnya darah dengan rasa nyeri disertai keluarnya lendir. sebab setiap kejang-kejang harus dianggap keadaan yang serius. Keluar darah dan lendir dari liang rahim Keluar darah dari liang rahim pada masa kehamilan kurang dari 28 minggu atau 7 bulan. Ibu harus segera dilarikan ke rumah sakit. Keluar darah dapat disertai rasa nyeri mulas melilit di perut bawah. Normalnya. kemungkinan lain adalah mengelupasnya sebagian tepi ari-ari dari dinding rahim lantaran lokasi perlekatannya berada di sekitar mulut rahim (placentae praevia). sebelum merasa mulas-mulas tanda awal persalinan. Kejang-kejang Ibu hamil dengan kejang-kejang tidak boleh dianggap enteng. bisa juga tidak. terpaksa anak harus dikeluarkan kendati belum cukup bulan. Keluar darah pada kehamilan yang lebih tua. Namun. tergolong keadaan gawat darurat kehamilan. yakni keluar cairan menyerupai air seni tapi tak berbau pesing. 5. Kehamilan di luar rahim disebut kehamilan ektopik (ectopic pregnancy). yang dapat terjadi di saluran telur. berarti cairan ketuban akan tumpah keluar dari liang rahim. dapat juga sebab kehamilan yang terganggu (KET atau Kehamilan Ektopik Terganggu). atau pada otak sendiri (encephalitis). kehamilan tumbuh di dalam rongga rahim. Adakalanya. paling sering disebabkan oleh penyakit eclampsia seperti sudah dibahas di atas. selain kemungkinan keguguran. Infeksi cairan ketuban mengancam janin yang terbungkus di dalamnya. melainkan sudah kehijau-hijauan. kemungkinan ada gangguan pada air-ari. Namun akan gagal mempertahankan kehamilan jika perdarahan telanjur banyak dan berlebihan. tidak demikian dengan kehamilan yang tersasar ke tempat tumbuh yang lain. Kejang-kejang sendiri bisa disebabkan oleh infeksi selaput otak (meningitis). Keluar darah setelah kehamilan 28 minggu Jika keluar darah setelah kehamilan 28 minggu atau 7 bulan. Namun. mulas melilit di perut bawah. tanda sudah terinfeksi kuman dari luar. apalagi jika sampai keluar air ketuban (menyerupai air seni). Kehamilan terganggu Jika pada kehamilan muda (6-10 minggu) atau kurang dari dua setengah bulan keluar perdarahan dari liang rahim. cairan ketuban tidak bening lagi. agar janin selamat sampai cukup bulan. Keluar cairan ketuban Ketuban atau bungkus bayi dalam kandungan tidak boleh pecah sebelum tiba waktunya persalinan. kemungkinan terjadi keguguran. Ancaman keguguran yang masih awal dapat dibendung dengan perawatan khusus. Janin perlu diselamatkan agar . Jangan tunda pergi ke dokter. Keadaan ini disebut Ketuban Pecah Dini (KPD). disertai nyeri. Kehamilan di luar rahim dapat saja selamat sampai kehamilan cukup bulan. 3. 7. 6. kemungkinan ada gangguan pada ari-ari.anak. Jika sampai pecah. Kalau bukan luruhnya ari-ari dari perlekatannya pada dinding rahim (solutio placentae). dan anak yang seharusnya terlindung steril di dalamnya terancam bahaya tercemar oleh bibit penyakit dari dunia luar. Ini pun tergolong gawat darurat. Jika kehamilan yang tersasar sampai terganggu. Keduanya tergolong gawat darurat yang memerlukan pertolongan rumah sakit segera. namun lebih sering mengalami gangguan.

tidak sampai menderita infeksi di dalam kandungan ibunya. .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful