Pertemuan ke-6

Makalah Proses Industri Kimia Jurusan Teknik Kimia FT Unsri Inderalaya

Pertemuan ke-6 INDUSTRI PEMBUATAN ASAM SULFAT (H2SO4)
1.1. PENDAHULUAN Asam Sulfat mempunyai rumus kimia H2SO4 , merupakan asam mineral yang kuat. Zat ini larut dalam air pada semua kepekatan. Asam sulfat mempunyai banyak kegunaan, termasuk dalam kebanyakan reaksi kimia dan proses pembuatan. Ia digunakan secara meluas sebagai bahan kimia pengilangan. Kegunaan utama termasuk produksi baja, memproses bijih mineral, sintesis kimia, pemrosesan air limbah dan penapisan minyak. Reaksi hidrasi asam sulfat adalah reaksi eksoterm yang kuat. Jika air ditambah kepada asam sulfat pekat, ia mampu mendidih. Senantiasa tambah asam kepada air dan bukan sebaliknya. Sebagian dari masalah ini disebabkan perbedaan densitas kedua cairan. Air kurang padu berbanding asam sulfat dan cenderung untuk terapung di atas asam. Reaksi terhasil boleh dianggap sebagai membentuk ion hidronium, seperti: H2SO4 + H2O H3O+ + HSO4-.

Disebabkan asam sulfat bersifat mengeringkan, asam sulfat merupakan agen pengeringan yang baik, dan digunakan dalam pengolahan kebanyakan buah-buahan kering. Apabila gas SO3 pekat ditambah kepada asam sulfat, ia membentuk H2S2O7. Ini dikenali sebagai asam sulfat fuming atau oleum atau, jarang-jarang sekali, asam Nordhausen. Di atmosfer, zat ini termasuk salah satu bahan kimia yang menyebabkan hujan asam. Memang tidak mudah membayangkan bahwa bahan kimia yang sangat aktif, seperti asam sulfat, juga merupakan bahan kimia yang paling banyak dipakai dan merupakan produk teknik yang amat penting. Zat ini digunakan sebagai bahan untuk pembuatan garam ± garam sulfat dan untuk sulfonasi, tetapi lebih sering dipakai terutama karena merupakan asam anorganik yang agak kuat dan agak murah. Bahan ini dipakai dalam berbagai industri, tetapi jarang muncul dalam produk akhir. Asam sulfat dipakai dalam pembuatan pupuk, plat timah, pengolahan minyak, dan dalam pewarna tekstil. 1.2. Sejarah Perkembangan Industri Asam Sulfat Asam sulfat dipercayai pertama kali ditemukan di Iran oleh Al-Razi pada abad ke-9. Asal usul Pengenalan asam sulfat kurang jelas, tetapi zat ini sudah disebut ± sebut sejak abad kesepuluh. Pembuatannya melalui pembakaran belerang dengan saltpeter, pertama kali dijelaskan oleh Valentinus pada abad kelima belas. Pada tahun 1746, Roebuck dari Birmingham ( Inggris ) memperkenalkan proses kamar timbal. Proses yang menarik ini, namun sekarang sudah kuno, diuraikan secara rinci di dalam edisi ketiga buku ini dan dalam buku ± buku lainnya. Proses kontak pertama kali ditemukan pada tahun 1831 oleh Phillips, seorang inggris, yang patennya mencakup aspek ± aspek penting dari proses kontak yang modern, yaitu dengan melewatkan campuran sulfur dioksida dan udara melalui katalis, kemudian diikuti oleh absorpsi sulfur trioksida di dalam asam sulfat 98,5 % sampai 99 %.
Dosen : Dr. Ir. Hj. Sri Haryati, DEA & David Bahrin, ST., MT

Kualitas 53° sampai 56°Be¶ digunakan untuk pembuatan superfosfat . pada tahun 1930 . tersedia dalam beberapa kualitas. Fungsi kedua ini tentu saja membuat system operasi pabrik tersebut menjadi lebih rumit. Pabri ini dibangun dalam skala lebih besar. ST. Asam ini diencerkan dalam fasilitas produksi fosfat bilamana diperlukan. Pabrik tripel superfosfat lebih padat modal dari pada pabrik superfosfat biasa. belum ada pabrik dengan proses kontak yang dibangun di Amerika Serikat. masing ± masing mempunyai tujuan penggunaan tertentu. Hj. energi yang banyak yang dihasilkan dari oksidasi belerang dan sulfur dioksida menjadi suatu komoditi yang amat berharga. tetapi biaya produksi asam sulfat menjadi lebih murah atau rendah. Gabungan antara pabrik kimia dan system pembangkitan listrik (atau uap) disebut Kogenerasi. energi dapat dipulihkan sebanyak ± banyaknya. bluestone). pabrik asam proses kamar dan pabrik superfosfat biasanya dibangun dan dioperasikan pada lokasi yang sama. Macam ² macam proses pembuatan Asam Sulfat Pada waktu masalahnya hanya membuat H2SO4 pada konsentrasi sedang dari SO2 yang dibangkitkan melalui pembakaran pirit dan pada waktu energi masih murah. Biasanya kedua pabrik ini merupakan pabrik ± pabrik kecil yang dibangun didekat daerah pertanian . besi (koperas).  Pembuatan Dengan Proses Kontak Sampai tahun 1900.3. asetat. Kualitas 60°Be¶ dipakai dalam pembuatan sulfat ± sulfat ammonia. Sri Haryati. dan sebagaimana halnya dengan superfosfat terdahulu. Dalam periode 1900 sampai 1925. seng. dioperasikan pada lokasi yang sama dengan pabrik kontak. proses kontak ini telah dapat bersaing dengan proses kamar pada segala konsentrasi asam yang di Dosen : Dr. walaupun proses ini sudah sangat berperan di Eropa. pabrik asam sulfat modern merupakan suatu system pembangkit tenaga listrik. MT .2 % H2SO4 dan dapat disimpan dengan aman didalam tangki baja. banyak pabrik asam kontak yang dibangun dengan menggunakan platina sebagai katalis . sedang energi yang digunakan dalam proses dibuat seminimum mungkin. Ir. Tetapi setelah harga energi meningkat tinggi sekali.1. seperti asam sitrat. magnesium (garam Epsom). Asam sulfat yang dibuat dalam pabrik asam kamar. Pabrik ± pabrik melakukan berbagai modifikasi besar agar dapat memanfaatkan energi ini untuk membangkitkan uap bertekanan tinggi guna pembangkitan tenaga listrik . tembaga (batu biru . DEA & David Bahrin. Manfaat atau Kegunaan Asam Sulfat Pembuatan Pupuk . pabrik H2SO4 relatif sederhana. Pabrik ± pabrik juga dibuat jauh lebih besar agar dapat memanfaatkan ekonomi skala besar. dan sebagainya serta asam ± asam organik. tartrat. Dengan demikian. alumuniaum (alum).. Sekarang orang lebih banyak menggunakan pupuk dengan konsentrasi tinggi agar biaya transportasi dan pemakaiannya menjadi lebih rendah. 2. PEMBUATAN ASAM SULFAT 2. Asam yang dihasilkan mempunyai konsentrasi 93. Oleh karena itu. pada waktu superfosfat merupakan pupuk fosfat yang utama. terutama pada industri zat warna . oksalat. asam ini dibuat dalam pabrik asam kamar tanpa memerlukan operasi pemekatan yang mahal. di mana terdapat kebutuhan terhadap oleum dan asam konsentrasi tinggi untuk digunakan pada sulfonasi.Pertemuan ke-6 Makalah Proses Industri Kimia Jurusan Teknik Kimia FT Unsri Inderalaya 1.

sifat fisika dan kimia bahan baku Asam sulfat terdiri dari sulfur atau belerang dan beberapa gabungan dari unsur ± unsur lainnya. Komposisi . Bahan ini juga terdapat di dalam minyak dan gas bumi ( sebagai H2S ). Baru ± baru ini .Pertemuan ke-6 Makalah Proses Industri Kimia Jurusan Teknik Kimia FT Unsri Inderalaya hasilkan. Kalor pembakaran belerang dimanfaatkan di dalam ketel uap kalor limbah atau ketel uap dan ekonomiser guna membangkitkan uap yang dipakai untuk melebur belerang serta untuk keperluan tenaga disekitar pabrik .. 2. Bahan Baku  Katalis Fungsi katalis dalam setiap reaksi katalitik adalah meningkatkan laju reaksi. sehingga hasilnya lebih tinggi dan emisi SO2 yang belum terkonversi dari cerobong asap berkurang . Hj.  Belerang Belerang merupakan salah satu bahan dasar yang paling penting dalam industri pengolahan kimia . Absorber e. Reaksi SO2 menjadi SO3 adalah suatu reaksi eksotermik yang dapat balik . yang disusupi dengan lebih dari 7 % V2O5 katalis komersial mengandung garam kalium ( sulfat .3. Penguapan 2. Sejak pertengahan tahun 1920-an . Apabila Dosen : Dr.2. Sfalerit ( ZnS ) dan Kalkopirit ( CuFeS2 ) . Bahan ini terdapat di alam dalam wujud bebas dan dalam keadaan senyawa pada bijih ± bijih seperti pirit ( FeS2 ) . Proses kontak kemudian mengalami modifikasi secara berangsur ± angsur dan menggunakan absorpsi ganda ( juga disebut katalis ganda ) . Sekeping sulfur melebur menjadi cecair merah darah. lebih tinggi dari tekanan 2 MPa yang diperoleh beberapa tahun yang lalu. peraturan pemerintah Amerika Serikat telah menentukan batas emisi SO2 maksimum yang diperbolehkan dari pabrik asam dan mengharuskan semua pabrik menggunakan proses absorbsi ganda . Pembakaran b. sehingga tingkat emisinya setingkat dengan hasil cara pertama. ST. Katalis konversi sulfur dioksida ini biasanya terdiri dari tanah diatomea . Tetapan keseimbangan 19 untuk reaksi ini dihitung dari tekanan bagian sesuai dengan hokum aksi massa dan dapat dinyatakan sebagai : PSO Kp ! 1 PSO x PO 2 3 2 2 Nilai Kp telah ditentukan dari percobaan dan nilai ini atas dasar P dalam atmosfer. Uap merupakan salah satu hasil pabrik itu. Penggunaannya yang terbesar adalah dalam pembuatan asam sulfat. Pabrik ± pabrik yang modern membangkitkan uap pada tekanan 6 MPa . atau kalau tidak dilengkapi dengan system pembasuhan gas cerobong .  Proses ± proses pembuatan Asam Sulfat dilakukan dengan cara : a. kebanyakan fasilitas yang baru di bangun dengan menggunakan proses kontak dengan katalis vanadium. pirosulfat dan sebagainya ) disamping V2O5. DEA & David Bahrin. Ir. Sri Haryati. Oksidasi c. Menaikan Tekanan d. Pada suhu operasi pewaris aktif ialah garam lebur yang terdapat pori ± pori pelet silika. MT .

bau tersebut adalah sebenarnya ciri bagi hidrogen sulfida (H2S). reaksi kesetimbangan berikut terjadi antara suatu asam (HA) dan air. Ia terbakar dengan nyalaan biru dan mengeluarkan sulfur dioksida. MT .Pertemuan ke-6 Makalah Proses Industri Kimia Jurusan Teknik Kimia FT Unsri Inderalaya terbakar. Sulfur membentuk sebatian stabil bersama semua unsur kecuali gas nadir. Bentuk ini adalah metastabil pada suhu bilik dan ia akan beransur-ansur kembali semula kepada bentuk hablur. Terdapat banyak lagi bentuk cincin lain yang disediakan. alotrop sulfur membentuk beberapa struktur hablur berbeza. setelah menjangkau suhu yang tertentu. Ir.Pada suhu bilik. kelikatan mula menurun kerana terdapatnya tenaga yang mencukupi untuk memecahkan rantaian-rantaian.Sulfur amorfus atau "plastik" boleh dihasilkan melalui pendinginan segera sulfur yang lebur. Dengan membuang satu atom daripada mahkota akan menghasilkan S7. Bergantung kepada keadaan-keadaan yang tertentu. Suatu sifat unik ialah kelikatan sulfur yang lebur. antara yang paling terkenal adalah rombus dan monoklinik S8. Walaupun sulfur adalah terkenal dengan baunya yang tidak menyenangkan . iaitu berbeza dengan kebanyakan cecair lain. sulfur keunsuran adalah tidak berbau. yang dikenali kerana bau peliknya yang menyesakkan. ia meningkat dengan suhu oleh keranapembentukan rangkaianrangkaian polimer. termasuk S12 dan S18. Kristalografi sulfur adalah kompleks. Sri Haryati. +4 dan +6. Keadaan pengoksidaan sulfur yang biasa termasuk í2. yang berperan sebagai basa. Sulfur dalam keadaan pepejal biasanya wujud sebagai siklik berbentuk mahkota yang terdiri daripada molekul-molekul S8. Kajian-kajian kristalografi sinar-x menunjukkan bahawa bentuk amorfus mungkin mempunyai satu struktur berlingkar dengan lapan atom setiap pusingan. Sulfur adalah tak larut dalam air tetapi larut dalam karbon disulfida dan pada kadar kelarutan yang kurang sedikit dalam pelarut organik lain seperti benzena.kerap dipadankan dengan telur-telur busuk . analog sulfur yang lebih berat boleh membentuk cincin tetapi lebih sering dijumpai sebagai satu rangkaian polimer. HA + H2O A. jirannya oksigen yang lebih ringan hanya wujud dalam dua keadaan yang mempunyai kepentingan kimia: O2 dan O3. Secara bandingannya. ia mengeluarkan nyala berwarna biru. sulfur adalah satu pepejal lembut berwarna kuning terang.+ H3O+ Tetapan asam adalah tetapan kesetimbangan untuk reaksi HA dengan air: Dosen : Dr. Adapun sifat ±sifat kimia dan fisika dari asam sulfat sendiri adalah sebagai berikut : Sifat kimia : Dalam air. DEA & David Bahrin. Selenium. Proses ini berlaku dalam tempoh antara beberapa jam sehinggalah beberapa hari dan boleh dipantaskan dengan menggunakan mangkin. Hj. +2. yang yang berperanan dalam warna kuning sulfur yang unik.. Bagaimanapun. Sulfur mempunyai banyak alotrop selain S8. ST.

kesetimbangan reaksi berada jauh di kanan. Misalnya. HBr.. yang umumnya mengandung atom pusat berbilangan oksidasi tinggi yang dikelilingi oksigen.HCl. Sri Haryati.Pertemuan ke-6 Makalah Proses Industri Kimia Jurusan Teknik Kimia FT Unsri Inderalaya Asam kuat mempunyai nilai Ka yang besar (yaitu.) Asam-asam okso.84 (100 persen) : 3. mencakup HNO3. Hj. ST. Kebanyakan asam organik merupakan asam lemah. nilai Ka untuk asam asetat adalah 1. H2SO4. dan HClO4. Misalnya. DESKRIPSI PROSES PEMBUATAN ASAM SULFAT ( Gambar 19. relatif lemah. juga cukup kuat. asam hanya terurai sebagian). Ir. HF. Sifat fisika : Titik leleh (°C) Titik didih (°C) Tekanan uap (mmHg) Berat jenis cairan Berat jenis uap : 10 : 290 : 1 (146 °C) : 1. terdapat banyak H3O+. Asam lemah mempunyai nilai Ka yang kecil (yaitu. sejumlah cukup banyak HA dan A terdapat bersama-sama dalam larutan. sejumlah kecil H3O+ ada dalam larutan.3 ) Dosen : Dr. dan HI. MT . hampir seluruh asam terurai).Larutan asam lemah dan garam dari basa konjugatnya membentuk larutan penyangga. - Asam kuat mencakup asam halida . asam fluorida. DEA & David Bahrin. nilai Ka untuk asam klorida (HCl) adalah 107.4 (udara = 1) 3. (Tetapi.8 × 10-5.

sedikit debu. belerang biasanya didatangkan dan disimpan dalam keadaan cair . fluor . Keseimbangannya merupakan fungsi kebalikan suhu dan fungsi langsung rasio oksigen terhadap sulfur dioksida. 2.. Ir. biasanya suhunya diatur agar mencapai suhu minimum yang diperlukan supaya katalis dapat meningkatkan kecepatan reaksi dengan cepat . Oleh karena belerang cair biasanya lebih murni dan biaya transpornya lebih murah . arsen . Sri Haryati. Hj. DEA & David Bahrin.Pertemuan ke-6 Makalah Proses Industri Kimia Jurusan Teknik Kimia FT Unsri Inderalaya Pembakaran Bahan baku biasanya adalah belerang dan berbagai bijih sulfid. ST. Laju reaksi merupakan fungsi langsung suhu 3. Pengolahan Gas Bakar Gas sulfur dioksida hasil pembakaran mungkin mengandung karbon dioksida. biasanya udara untuk pembakaran belerang dan oksidasi SO2 itu dikeringkan dulu sampai kandungan airnya kurang 3 mg/m3. zat cair itu dipompakan dalam tangki penimbunan malalui pipa ± pipa berpemanas dan disemprotkan ke dalam tanur dengan menggunakan pembakar yang hampir serupa dengan yang biasanya dipakai untuk menyuling minyak bakar. Guna mencegah terjadinya korosi oleh gas dari pembakaran . Penyingkiran sulfur trioksida yang terbentuk sehingga lebih banyak sulfur dioksida dapat dikonversi Absorber Sulfur Trioksida Dosen : Dr. Penukaran Kalor dan Pendingin Sebelum gas itu ditumpahkan kedalam konventer tahap pertama . Arsen dan fluor hanya ada apabila bahan yang dibakar bukan belerang unsur. biasanya pada suhu 425°C sampai 440°C. Konventer Konversi Kimia sulfur dioksida menjadi sulfur trioksida dirancang untuk menghasilkan konversi maksimum dengan memperhatikan bahwa : 1. Komposisi gas dan banyaknya katalis mempengaruhi laju konversi dan kinetika reaksi 4. MT . Gas itu harus didinginkan lagi diantara tahap ± tahap katalis agar menghasilkan konversi yang tinggi. nitrogen dan berbagai ketakmurnian seperti klor .

pemanggangan bijih besi dan proses ± proses lain. Sri Haryati. sehingga mendinginkan asam penyerap..5 persen ± 99 persen merupakan bahan yang paling efisien untuk digunakan sebagai penyerap sulfur trioksida. Sesudah itu. dan kelebihan asam yang ada dikeluarkan dari system untuk kemudian dijual. baja digunakan untuk menangani gas sulfur dioksida yang mempunyai suhu di atas titik embun asam. Ir. Pemurnian Gas Pabrik yang harus menangani gas sulfur dioksida yang tidak murni. digunakan timbale. Bahan Konstruksi Dalam system pemurnian gas. karena titik lebur belerang adalah 115 C. Asam resirkulasi ini diencerkan dengan menambahkan asam sulfat encer atau air dalam jumlah yang diperlukan. sebelum gas yang telah terkonversi sebagian itu masuk kembali ke dalam konvertor dan gas limbah dibuang ke udara. dengan lapisan bata atau tidak. Blower Blower digunakan untuk menghembuskan udara atau gas yang mengandung belerang melalui peralatan pengolahan. Dalam hal ini. misalnya gas yang keluar dari pabrik peleburan.Pertemuan ke-6 Makalah Proses Industri Kimia Jurusan Teknik Kimia FT Unsri Inderalaya Sudah sejak lama diketahui bahwa asam sulfat dengan konsentrasi 98. Asam yang disirkulasikan pada menara pengering harus pula didinginkan untuk mengeluarkan kalor pengenceran dan kalor kondensasi kelembapan yang terdapat di dalam gas atau udara masuk. ST. DEA & David Bahrin. mungkin karena asam dengan konsentrasi tersebut mempunyai tekanan uap yang jauh lebih rendah dari kosentrasi ± konsentrasi lainnya. Pendinginan asam lemah dalam system pemurnian gas tidak boleh dibuat dari besi cor atau baja karena bahan ini akan terkorosi dengan cepat. Pompa ini dapat digerakkan dengan motor listrik atau turbin uap. Pemulihan Asam Sulfat Bekas Pakai Dosen : Dr. MT . baja berlapis timbale. gas siap untuk masuk ke dalam menara pengering. Untuk suhu di bawah titik embun dan untuk zat cair. Pompa Asam Pompa biasanya dibenamkan di dalam tangki pompa yang terbuat dari baja berlapis bata yang terdapat di dalam daerah proses. dan akhirnya presipitator elektrostatik untuk pemisahan kabut asam seerta sisa debu dan uap. Hj. sehingga belerang tidak menjadi dingin dan membeku. Pompa Belerang Digunakan untuk memompakan belerang dari sumur penimbunan ke dalam atomizer dan pembakar belerang. baja paduan dan bahan plastic untuk kondisi operasi tertentu. Blower ini ditempatkan di dalam aliran sehingga dapat menangani udara atau gas yang mengandung sulfur dioksida. Oleh karena asam penyerap itu terus menjadi lebih pekat. Pompa ini mempunyai pipa ± pipa penyaluran luar bermantel uap. maka harus disediakan fasilitas untuk menyerap bagian asam yang keluar dari absorber yang akan diresirkulasikan. menara pembasuh dan pencuci. Asam dengan konsentrasi tersebut digunakan pada absorber ± antara dan absorber ± akhir. biasanya mempunyai ketel kalor limbah. Pendingin Asam Asam yang disirkyulasikan pada menara absorbsi harus didinginkan untuk mengeluarkan kalor absorbsi dan kalor sensible gas masuk. Presipitator elektrostatik untuk pengumpulan debu. air tidak dapat digunakan karena kontak langsung antara sulfur trioksida dan air akan menghasilkan kabut asam yang hampir tidak mungkin diabsorbsi. Untuk menyerap SO3 secara hampir sempurna.

Bahan baku pembuatan Asam sulfat adalah Belerang dan udara Dosen : Dr.Pertemuan ke-6 Makalah Proses Industri Kimia Jurusan Teknik Kimia FT Unsri Inderalaya Sebagian besar asam sulfat yang dipakai dipulihkan untuk didaur ulangkan. Kebanyakan pemakai tidak mengkonsumsi asam itu. 2. Ini dikenali sebagai asam sulfat fuming atau oleum atau. Desulfurisasi bahan bakar biasanya menghasilkan belerang dalam bentuk dalam hydrogen sulfide. Reaksi hidrasi asam sulfat adalah reaksi eksoterm yang kuat. Tetapi istilah ini salah kaprah. Sebagian asam ini terpaksa dipulihkan karena ketentuan lingkungan atau untuk menghidari pengeluaran biaya untuk netralisasi. MT .. ia membentuk H2S2O7. 5.asam bekas pakai biasanya disebut dengan asam limbah. Hj. 3. 4. Asam sulfat dipercayai pertama kali ditemukan di Iran oleh Al-Razi pada abad ke-9. atau garam ± garam sulfat. Sulfur dioksida dari peleburan non loganm non fero atau pembakaran bahan bakar paling ekonomis bila dipulihkan sebagai asam sulfat dan kadang ± kadang juga sebagai sulfur dioksida cair. DEA & David Bahrin. Sebagian asam ini dapat dipulihkan dan digunakan kembali dengan biaya lebih murah dari asam perawan. Kesimpulan 1. Pencemaran Oleh Belerang Masalah pengurangan pencemaran oleh belerang dan senyawanya sudah banyak diteliti dengan harapan bahwa pada suatu waktu nanti semua belerang itu dapat dipulihkan dan digunakan kembali. asam Nordhausen 7. Ir. Proses kontak pertama kali ditemukan pada tahun 1831 oleh Phillips. Apabila gas SO3 pekat ditambah kepada asam sulfat. Asam Sulfat ( H2SO4 ) merupakan asam mineral yang kuat dan larut dalam air pada semua kepekatan. ST. Sri Haryati. 6. Asam sulfat sudah lama dibuat dari gas berkadar tinggi dari pabrik peleburan mempunyai penyaluran ke pasaran. Di atmosfer. zat ini termasuk salah satu bahan kimia yang menyebabkan hujan asam. 4. jarang-jarang sekali. tetapi mengencerkan atau mengkontaminasinya. belerang.

Harold dan Leslie E. Plotka. Ralp J.BIDANG BIOLOGI. Anna. KIMIA ORGANIK Edisi Ke Enam. Morrison et al. Pra Rencana Pabrik Asam Asetat Kapasitas 90. Date of Patent : Jan. Yevi dan Eka Windi Lestari. Palembang. ST. Hj. 1996. 1969. BAKTERI SUPER PEMAKAN URANIUM DENGAN ANTENA NANO. John Wiley & Sons: NewYork.com WWW. JR. 28. Kimia Oraganik edisi ketiga. OLEH DR. Wikipedia.gov/es/toxfaqs/es_tfacts3. 1999. Recognition of Health Hazard in industry. United States Patent. Fessenden. Tugas Akhir Pembuatan Hydrochloric Acid .COM/ARTIKEL IPTEK . http//www. Penerbit UNSRI : Palembang. Joan S. Alat Industri Kimia. PANGAN. 1998.1. Schorr WF. Patent number : 5.com www. www.344. DEA & David Bahrin. Palembang www. 17. Geneva. George T. Erlangga : Jakarta. Emawaty.atsdr. No. 11.html#bookmark02 United States Patent. Goodman & Gilmans. Analisis Kimia Kuantitatif (Edisi Keenam).A.com www.gov/tfscts3. Jakarta : Erlangga R. 3.BPPT Dosen : Dr. UNDERWOOD. WHO.html http://www. KompasCyberMedia.. Environtmental Health Criteria 89. The Complete Drug Reference 34th. Craine. 1995.atsdr. 1974. Patent number : 5. Sri Haryati. 1996. ILO and WHO.us Hardman J.who. IS HELIANTI M SC. No. "http://id. Jakarta: Erlangga Sartika. Formaldehyde Risk Assesment for Occupationally exposed Workers.G. McGraw-Hill. Patent number : 5. Keran. hal. DAN KESEHATAN / GEOBACTER. Suatu Kuliah Singkat Edisi Kesebelas. 1179-3.patentstorm.& A.382. United States Patent.org/wiki/Asam_sulfat" Austin.com www.Program. 1981. Jakarta : Erlangga Syarifudin. Date of Patent : Mar. hal.atsdr. Pharmaceutical Press.cdc.google.386. Siege et al 1983. Joint Sponsorship of the United Nation Env. et al. 1994. Date of Patent : Jan. DAY. PENELITI PADA PUSAT PENGKAJIAN DAN PENERAPAN TEKNOLOGI BIOINDUSTRI . E. http://www. Hart. Gosling et al.cdc.cdc. Ir. Erlangga : Jakarta. 1983. 1999.wikipedia. 3.wikipedia. BERIT@IPTEK.401. William A.278. E. Fessenden. 9th. 2005. 2003. L.734. suminar. MT .int/watersanitationhealth Burgess. The Pharmacological Basis of Therapeutic.. Regulatory Toxicology and Pharmacology Vol.000 ton per Tahun.Pertemuan ke-6 Makalah Proses Industri Kimia Jurusan Teknik Kimia FT Unsri Inderalaya DAFTAR PUSAKA Achmadi. Formaldehyde Allergy Archives of Dermatology vol 10. 1995. Industri Proses Kimia (jilid 1) Edisi Kelima. 2002.gov/tfscts3.4.pdf http://www. 1996. Sardar et al. Ismail.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful