PERHITUNGAN DAYA

PERHITUNGAN DAYA Daya listrik dalam pengertiannya dapat dikelompokkan dalam dua kelompok sesuai dengan catu tenaga listriknya, yaitu : 1. Daya listrik DC 2. Daya listrik AC. Daya listrik DC dirumuskan sebagai : P=V.I dimana : P = daya (Watt) V = tegangan (Volt) I = arus (Amper) Daya listrik AC ada 2 macam yaitu: daya untuk satu phase dan daya untuk tiga phase, dimana dapat dirumuskan sebagai berikut : Pada sistem satu phase: P = V.I. cos θ Dimana : V = tegangan kerja = 220 (Volt) I = Arus yang mengalir ke beban (Amper) cos θ = faktor daya (cos phi) Pada sistem tiga phase : P = √3.V.I. cos θ dimana: V = tegangan antar phase =380 (Volt) I = arus yang mengalir ke beban (Amper) cos θ = faktor daya (cos phi) Segitiga daya dapat digambarkan sebagai berikut :

S = daya semu = V*I P = daya nyata (riil) = V*I*cos θ Q = daya maya (imaginer) = V * I sin θ Selanjutnya dapat digambarkan dalam segitiga daya

Contoh perhitungan Sebuah lampu TL dengan daya 40 W mempunyai factor daya 0.8 berapa besar arus yang mengalir? Jawab TL = 40 W Cos θ = 0.8 P = V*I* Cos θ 40W = VA*Cos θ S = 40/0.8 S = 50 VA S = V*I I = 50/220 I = 0.227 A

Teori Dasar Listrik
Artikel kali ini lebih saya tujukan kepada orang awam yang ingin mengenal dan mempelajari teknik listrik ataupun bagi mereka yang sudah berkecimpung di dalam teknik elektro untuk sekedar mengingat kembali teori-teori dasar listrik. 1. Arus Listrik adalah mengalirnya elektron secara terus menerus dan berkesinambungan pada konduktor akibat perbedaan jumlah elektron pada beberapa lokasi yang jumlah elektronnya tidak sama. satuan arus listrik adalah Ampere.

Arus listrik bergerak dari terminal positif (+) ke terminal negatif (-), sedangkan aliran listrik dalam kawat logam terdiri dari aliran elektron yang bergerak dari terminal negatif (-) ke terminal positif(+), arah arus listrik dianggap berlawanan dengan arah gerakan elektron.

Gambar 1. Arah arus listrik dan arah gerakan elektron. “1 ampere arus adalah mengalirnya elektron sebanyak 624x10^16 (6,24151 × 10^18) atau sama dengan 1 Coulumb per detik melewati suatu penampang konduktor” Formula arus listrik adalah: I = Q/t (ampere) Dimana: I = besarnya arus listrik yang mengalir, ampere Q = Besarnya muatan listrik, coulomb t = waktu, detik 2. Kuat Arus Listrik Adalah arus yang tergantung pada banyak sedikitnya elektron bebas yang pindah melewati suatu penampang kawat dalam satuan waktu. Definisi : “Ampere adalah satuan kuat arus listrik yang dapat memisahkan 1,118 milligram perak dari nitrat perak murni dalam satu detik”. Rumus – rumus untuk menghitung banyaknya muatan listrik, kuat arus dan waktu: Q=Ixt I = Q/t t = Q/I Dimana : Q = Banyaknya muatan listrik dalam satuan coulomb I = Kuat Arus dalam satuan Amper. t = waktu dalam satuan detik. “Kuat arus listrik biasa juga disebut dengan arus listrik”

“muatan listrik memiliki muatan positip dan muatan negatif. Muatan positip dibawa oleh proton, dan muatan negatif dibawa oleh elektro. Satuan muatan ”coulomb (C)”, muatan proton +1,6 x 10^-19C, sedangkan muatan elektron -1,6x 10^-19C. Muatan yang bertanda sama saling tolak menolak, muatan bertanda berbeda saling tarik menarik” 3. Rapat Arus Difinisi : “rapat arus ialah besarnya arus listrik tiap-tiap mm² luas penampang kawat”.

Gambar 2. Kerapatan arus listrik. Arus listrik mengalir dalam kawat penghantar secara merata menurut luas penampangnya. Arus listrik 12 A mengalir dalam kawat berpenampang 4mm², maka kerapatan arusnya 3A/mm² (12A/4 mm²), ketika penampang penghantar mengecil 1,5mm², maka kerapatan arusnya menjadi 8A/mm² (12A/1,5 mm²). Kerapatan arus berpengaruh pada kenaikan temperatur. Suhu penghantar dipertahankan sekitar 300°C, dimana kemampuan hantar arus kabel sudah ditetapkan dalam tabel Kemampuan Hantar Arus (KHA).

Tabel 1. Kemampuan Hantar Arus (KHA) Berdasarkan tabel KHA kabel pada tabel diatas, kabel berpenampang 4 mm², 2 inti kabel memiliki KHA 30A, memiliki kerapatan arus 8,5A/mm². Kerapatan arus berbanding terbalik dengan penampang penghantar, semakin besar penampang penghantar kerapatan arusnya mengecil.

Bahan terdiri dari kumpulan atom. Akibatnya terjadi gesekan elektron denganatom dan ini menyebabkan penghantar panas. Rumus untuk menghitung besarnya tahanan listrik terhadap daya hantar arus: R = 1/G G = 1/R Dimana : R = Tahanan/resistansi [ Ω/ohm] G = Daya hantar arus /konduktivitas [Y/mho] . setiap atom terdiri proton dan elektron. Elektron bebas yang mengalir ini mendapat hambatan saat melewati atom sebelahnya. Tahanan penghantar memiliki sifat menghambat yang terjadi pada setiap bahan. tembaga dan aluminium memiliki daya hantar listrik yang tinggi. Aliran arus listrik merupakan aliran elektron. kuat arus dan penampang kawat: J = I/A I=JxA A = I/J Dimana: J = Rapat arus [ A/mm²] I = Kuat arus [ Amp] A = luas penampang kawat [ mm²] 4. Tahanan didefinisikan sebagai berikut : “1 Ω (satu Ohm) adalah tahanan satu kolom air raksa yang panjangnya 1063 mm dengan penampang 1 mm² pada temperatur 0° C" Daya hantar didefinisikan sebagai berikut: “Kemampuan penghantar arus atau daya hantar arus sedangkan penyekat atau isolasi adalah suatu bahan yang mempunyai tahanan yang besar sekali sehingga tidak mempunyai daya hantar atau daya hantarnya kecil yang berarti sangat sulit dialiri arus listrik”. Tahanan dan Daya Hantar Penghantar Penghantar dari bahan metal mudah mengalirkan arus listrik.Rumus-rumus dibawah ini untuk menghitung besarnya rapat arus.

• luas penampang konduktor. satuan dari potential difference adalah Volt. • jenis konduktor .Gambar 3. "Tahanan penghantar dipengaruhi oleh temperatur. “Bila suatu penghantar dengan panjang l . karena tahanan suatu jenis material sangat tergantung pada : • panjang penghantar. dari hal tersebut. Resistansi Konduktor Tahanan penghantar besarnya berbanding terbalik terhadap luas penampangnya dan juga besarnya tahanan konduktor sesuai hukum Ohm. maka tahanan penghantar tersebut adalah” : R = ρ x l/q Dimana : R = tahanan kawat [ Ω/ohm] l = panjang kawat [meter/m] l ρ = tahanan jenis kawat [Ωmm²/meter] q = penampang kawat [mm²] faktot-faktor yang mempengaruhi nilai resistant atau tahanan. potensial atau Tegangan potensial listrik adalah fenomena berpindahnya arus listrik akibat lokasi yang berbeda potensialnya. ketika temperatur meningkat ikatan atom makin meningkat akibatnya aliran elektron terhambat. • temperatur. kita mengetahui adanya perbedaan potensial listrik yang sering disebut “potential difference atau perbedaan potensial”. “Satu Volt adalah beda potensial antara dua titik saat melakukan usaha satu joule untuk memindahkan muatan listrik satu coulomb” . Dengan demikian kenaikan temperatur menyebabkan kenaikan tahanan penghantar" 5. dan diameter penampang q serta tahanan jenis ρ (rho).

dalam volt W = usaha. Adanya sumber tegangan 2. Cara Pemasangan Alat Ukur. Pada kondisi sakelar S terbuka maka arus tidak akan mengalir melalui beban . Dengan kata lain syarat mengalir arus pada suatu rangkaian harus tertutup. karena tahanan dalam dari Volt meter sangat tinggi. Pemasangan alat ukur Volt meter dipasang paralel dengan sumber tegangan atau beban. Adanya alat penghubung 3. “alat ukur tegangan adalah voltmeter dan alat ukur arus listrik adalah amperemeter” 2. dalam newton-meter atau Nm atau joule Q = muatan listrik. apabila dipenuhi syarat-syarat sebagai berikut : 1. Apabila sakelar S ditutup maka akan mengalir arus ke beban R dan Ampere meter akan menunjuk. dalam coulomb RANGKAIAN LISTRIK Pada suatu rangkaian listrik akan mengalir arus. hal inidisebabkan tahanan dalam dari Amper meter sangat kecil. Sebaliknya pemasangan alat ukur Ampere meter dipasang seri. Rangkaian Listrik. 1. Adanya beban Gambar 4. Hukum Ohm Pada suatu rangkaian tertutup. Besarnya arus I berubah sebanding dengan tegangan V dan berbanding terbalik dengan beban tahanan R.Formulasi beda potensial atau tegangan adalah: V = W/Q [volt] Dimana: V = beda potensial atau tegangan. atau dinyatakan dengan Rumus : I = V/R .

HUKUM KIRCHOFF Pada setiap rangkaian listrik. volt R = resistansi atau tahanan. dalam satuan watt adalah: P=IxV P=IxIxR P = I² x R 3. loop arus“ KIRChOFF “ Jadi: . jumlah aljabar dari arus-arus yang bertemu di satu titik adalah nol (ΣI=0). ampere V = tegangan. ohm • Formula untuk menghtung Daya (P).V=RxI R = V/I Dimana. Gambar 5. I = arus listrik.

Setiap saat peranan listrik dalam kehidupan semakin jelas terlihat.I1 + (-I2) + (-I3) + I4 + (-I5 ) = 0 I1 + I4 = I2 + I3 + I5 semoga bermanfaat. .bagian 1 Definisi Istilah Kelistrikan Pada PUIL 2000 • • • • • • • MENU TOPIK Artikel Umum Kuliah Pasca Sarjana Biaya Kuliah Kuliah Ekstensi • • • Pengertian Dasar Ilmu Listrik Dasar • • Oleh: AnneAhira.com Content Team Listrik dikelompokkan sebagai salah satu sumber energi yang sangat dibutuhkan dalam kehidupan manusia. Artikel Terkait Dasar Teknik Elektro • • • • Fenomena Frekwensi Listrik Karakteristik Beberapa Jenis Bahan Penghantar Listrik Dasar Elektronika Daya .

yaitu jumlah muatan yang mengalir melalui media perantara dari kutub negatif ke kutub positif dalam suatu sumber listrik. Istilah. Oleh karena itulah. Voltase. Dan. Muatan zat ini terdiri atas muatan positif (proton) dan muatan negatif (elektron). setiap zat. peranan listrik sangat signifikan dengan kebutuhan hidup yang semakin beragam dan mengikuti perkembangan teknologi kehidupan. Oleh karena itulah. Ketika bagian positif benda dihubungkan dengan bagian negatif. perkakas hidup Anda selalu mengalami perkembangan sehingga Anda harus siap menjalankan kehidupan. istilah-istilah yang dalam teori kelistrikan. Dalam teori listrik dasar proses ini dikatakan sebagai pengaliran listrik yang disebut sebagai muatan listrik. yaitu beda potensial yang terdapat di kutub positif dan kutub negatif. Kuat arus ini sangat tergantung pada jumlah muatan yang berpindah dari satu kutub ke kutub lainnya. maka Anda dapat mengelola dan melayani listrik sebaikbaiknya. Anda sebagai bagian masyarakat perlu memahami eksistensi listrik secara maksimal. Ada banyak barang yang sumber energinya listrik sehingga agar Anda tidak mengalami kesulitan pada saat operasional istrik. Anda perlu mempelajari teori listrik dasar.istilah tersebut meliputi: • • • Kutub positif. Hal ini karena bagian yang kelebihan muatan negatif akan memindahkan muatannya ke bagian yang kekurangan muatan negatif yaitu bagian positif. di dalamnya ada muatan. maka terjadilah pengaliran muatan. maka Anda mengenal beberapa istilah dalam teori listrik dasar. Dengan mempelajari teori listrik dasar. Dalam kehidupan Anda sehari-hari. Neutron dan elektron menempati posisi mengelilingi neutron. Teori listrik dasar adalah teori atau pengetahuan yang membahas masalah listrik secara tuntas. maka teori listrik dasar harus dipahami. Dengan adanya voltase inilah. maka semakin besar muatan yang mengalir atau kuat arus semakin besar. dan sebagainya. Beda potensial ini sangat menentukan besar kecilnya kuat arus yang mengalir dari kutub negatif ke kutub positif. Semakin banyak muatan yang berpindah. bagaimana listrik diciptakan. Setiap saat elektron dan proton melakukan pergerakan sedemikian rupa sehingga terjadi perubahan. Pembahasan ini meliputi pengertian dasar listrik. serta inti atau neutron. pergerakan muatan inilah yang menyebabkan pengaliran muatan yang selanjutnya Anda kenal sebagai aliran listrik.Ada banyak karang kebutuhan hidup yang tidak dapat dilepaskan dari peranan listrik. maka muatan yang ada dapat berpindah dari satu tempat yang kelebihan ke tempat yang • . yaitu bagian sumber listrik yang didalamnya kekurangan muatan negatif dan disebut sebagai bermuatan positif. Apakah Listrik Itu? Seperti Anda ketahui. Pengaliran muatan ini sangat memungkinkan sebab adanya perbedaan muatan antara bagian positif dan negatif. Kutub negatif. Dalam teori listrik dasar. yaitu bagian sumber listrik yang di dalamnya kelebihan muatan negatif dan disebut sebagai bermuatan negatif. Kita dapat mempergunakan listrik secara bertanggungjawab. Kuat arus. Setiap saat.

Ada bahan yang hambatannya kecil sehingga aliran listrik dapat lancar. Daya listrik. Hambatan ini sangat menentukan besarnya arus listrik yang mengalir pada media perantara aliran. . Setiap bahan mempunyai hambatan yang berbeda. Jika sumber listrik dihubungkan dengan alat-alat listrik sehingga terjadi rangkaian. yaitu penghambat aliran listrik dari kutub negatif ke kutub positif. maka alirannya jelas tidak lancar. lihat definisi radas. Dan. disini. maka muatan yang ada di setiap kutub bereaksi. terutama terbitan TC 64 “Electrical Installations of Buildings” dan standar internasional lainnya yang berkaitan. • Dalam teori listrik dasar.kekurangan. Berikut adalah definisi dari istilah-istilah kelistrikan yang sering kita temui. tetapi jika hambatannya besar. yaitu kemampuan listrik untuk melakukan kegiatan atau pekerjaan. kutub negatif sebagai kutub yang kelebihan elektron segera saja menggerakkan muatannya. Definisi Istilah Kelistrikan Pada PUIL 2000 Persyaratan Umum Instalasi Listrik tahun 2000 (PUIL 2000) merupakan hasil penyempurnaan Peraturan Umum Instalasi Listrik 1987 dengan memperhatikan standar IEC. dalam hal ini muatan negatif menuju ke bagian yang bermuatan positif. aliran listrik dapat tercipta atau terjadi jika rangkaian tertutup dari sekian banyak alat listrik. Pergerakan muatan dalam rangkaian ini selanjutnya dalam teori listrik dasar disebut sebagai aliran listrik atau listrik yang mengalir. Daya listrik ini adalah kemampuan yang dimiliki oleh listrik untuk melakukan kegiatan dalam jangka waktu tertentu. • Hambatan. A aparat (listrik). Anda dapat mendownload PUIL 2000. Diurutkan berdasarkan urutan alpahabet.

untuk penghantar. (earth current) – IEV 151. (leakage current (in an installation)) – IEV 826-03-08. (short-circuit current) – IEV 441. arus lebih a) arus dengan nilai melebihi nilai pengenal tertinggi. (overcurrent) – IEV 151. arus beban lebih (suatu sirkit) arus lebih yang terjadi dalam sirkit pada waktu tidak ada gangguan listrik. (fault current) – IEV 603-02-25. c) arus yang mengalir di titik tertentu pada jaringan listrik akibat hubungan pendek di titik lain pada jaringan tersebut. nilai pengenalnya adalah Kemampuan Hantar Arus (KHA) penghantar yang bersangkutan. (overload current (of a circuit)) – IEV 826-05-07. CATATAN: Arus ini dapat mempunyai komponen kapasitif termasuk yang dihasilkan dari penggunaan kapasitor yang disengaja. (short-circuit current) – IEV 441. arus operasi (arus kerja) nilai arus yang pada atau di atas nilai tersebut pelepas (release) dapat bekerja. arus bocoran bumi semua arus bocoran dan arus kapasitif antara suatu penghantar dan bumi.armatur luminair tanpa lampu. lihat definisi luminair. b) arus lebih karena hubung pendek yang disebabkan oleh gangguan atau hubungan yang salah pada sirkit listrik. arus hubung pendek a) arus lebih yang diakibatkan oleh gangguan impedans yang sangat kecil mendekati nol antara dua penghantar aktif yang dalam kondisi operasi normal berbeda potensialnya. (overcurrent) – IEV 826-05-06. b) setiap arus yang melebihi nilai pengenalnya. (short-circuit current) – IEV 603-02-27. 441. (operating current (of an overcurrent release)) – IEV 441-16-45. earth current)) – IEV 151-03-35. . b) arus dalam lintas lain selain yang diinginkan karena isolasi tidak sempurna. arus bocoran a) (pada suatu instalasi) – arus yang dalam keadaan tidak ada gangguan mengalir ke bumi atau ke bagian konduktif ekstra dalam sirkit. arus gangguan arus yang mengalir di titik tertentu pada jaringan listrik karena gangguan di titik lain pada jaringan tersebut. (leakage current (syn.

B bagian aktif penghantar atau bagian konduktif yang dimaksudkan untuk dilistriki pada pemakaian normal. yang mengalir melalui semua penghantar aktif suatu sirkit pada suatu titik instalasi listrik. CATATAN Bagian aktif ini tidak berarti dapat menyebabkan risiko kejut listrik. tetapi dapat bertegangan jika terjadi gangguan. (extraneous conductive part) – IEV 826-03-03. bagian konduktif bagian yang mampu menghantarkan arus walaupun tidak harus digunakan untuk mengalirkan arus pelayanan. termasuk di dalamnya penghantar netral. biasanya potensial bumi. tetapi berdasarkan perjanjian (konvensi) tidak termasuk penghantar PEN. b) (belitan suatu transformator) – arus yang mengalir lewat terminal saluran suatu belitan transformator. (rated current (of a winding of a transformer)) – IEV 421-0405.arus pengenal a) arus operasi yang mendasari pembuatan perlengkapan listrik. (conductive part) – IEV 441-11-09. Bagian Konduktif Luar (BKL) lihat definisi Bagian Konduktif Ekstra. yang diperoleh dengan membagi daya pengenal oleh tegangan pengenal belitan tersebut dan faktor fase yang tepat. arus sisa jumlah aljabar nilai arus sesaat. Bagian Konduktif Ekstra (BKE) bagian konduktif yang tidak merupakan bagian dari instalasi listrik dan dapat menimbulkan potensial. Bagian Konduktif Terbuka (BKT) a) bagian konduktif yang gampang tersentuh dan biasanya tak bertegangan. arus sisa operasi arus terkecil yang dapat mengetripkan gawai proteksi arus sisa dalam waktu yang ditentukan. arus trip (arus bidas) arus yang menyebabkan gawai proteksi bekerja. (residual current) – IEV 826-03-09. (live part) – IEV 826-03-01. .

CATATAN : Istilah "beban lebih" tidak digunakan sebagai sinonim arus lebih (overload) – IEV 151. dan kotak sakelar yang dirakit menjadi satu. sesuai dengan tingkat proteksi yang dikehendaki. b) bagian konduktif perlengkapan listrik yang dapat tersentuh dan biasanya tidak bertegangan. (exposed conductive part) – IEV 826-03-02. akan bekerja sebagai proteksi dengan cara mengalirkan arus melalui celah tersebut. C celah proteksi celah dengan jarak tertentu sehingga. beban lebih a) Kelebihan beban aktual melebihi beban penuh. E . (exposed conductive part) – IEV 441-11-10. bumi massa konduktif bumi. baterai kotak perlengkapan hubung bagi (PHB) yang terdiri atas beberapa kotak yang umumnya sejenis seperti kotak rel. gagang operasi. atau tidak akan terus menyala setelah dibakar. kotak pengaman lebur. (full load) – IEV 151-0316. dan lain-lain. jika terjadi gangguan dalam sirkit. 441-11-08. meskipun sirkit itu secara listrik tidak rusak. tetapi dapat bertegangan jika terjadi gangguan. CATATAN 2 Bagian konduktif perlengkapan l istrik yang hanya dapat bertegangan dalam kondisi gangguan melalui BKT tidak dianggap sebagai BKT. celah tegangan lebih celah proteksi yang bekerja sebagai proteksi berdasarkan tegangan lebih tertentu yang terjadi karena gangguan dalam sirkit yang bersangkutan. b) Keadaan operasi dalam sirkit yang menimbulkan arus lebih. (earth) – IEV 151-01-07.CATATAN 1 Bagian Konduktif Terbuka yang khas adalah dinding selungkup. kotak cabang. yang potensial listriknya di setiap titik mana pun menurut konvensi sama dengan nol. beban penuh nilai beban tertinggi yang ditetapkan untuk kondisi pengenal operasi. bahan kebal bakar bahan yang tidak akan terbakar selama pemakaiannya sesuai dengan tugas yang diperuntukkan baginya.

atau batang logam lainnya yang dipancangkan ke bumi. yang dapat mengakibatkan satu kegagalan atau lebih. 604-02-01. baik pada barang itu sendiri. b) gangguan yang disebabkan oleh penghantar yang terhubung ke bumi atau karena resistans isolasi ke bumi menjadi lebih kecil daripada nilai tertentu. ataupun pada perlengkapan yang berhubungan dengan barang itu. atau pilin yang pada umumnya ditanam secara dangkal. elektrode pita elektrode yang dibuat dari penghantar berbentuk pipih. yang dapat mengakibatkan dielektrik tertembus atau arus abnormal mengalir lewat isolasi. elektrode bumi bagian konduktif atau kelompok bagian konduktif yang membuat kontak langsung dan memberikan hubungan listrik dengan bumi. . gangguan isolasi cacat pada isolasi perlengkapan. gangguan bumi a) kegagalan isolasi antara penghantar dan bumi atau kerangka. (fault) – IEV 151-03-39. yang dipasang khusus untuk menurunkan tegangan langkah. elemen lebur bagian dari pengaman lebur yang dirancang agar lebur bila pengaman lebur bekerja (fuseelement) – IEV 441 G gangguan a) segala perubahan yang tidak dikehendaki. 461-06-18. 19502-01. b) kejadian yang tidak direncanakan atau kerusakan pada barang. (earth fault) – IEV 195-04-14.elektrode batang elektrode dari pipa logam. 604-04-03.. (earth electrode) – IEV 826-04-02. bundar. elektrode pelat elektrode dari bahan logam pejal atau berlubang. baja profil. yang melemahkan kerja normal. (insulation fault) – IEV 604-02-02. elektrode gradien potensial elektrode sistem pembumian. pada umumnya ditanam dalam-dalam.

instalasi lampu luah tabung gas instalasi penerangan yang menggunakan lampu tabung gas dan bekerja pada tegangan di atas 1000 V (TM atau TT). sakelar. Gawai Proteksi Arus Sisa (GPAS) gawai yang digunakan sebagai pemutus. atau transformator instrumen. perlengkapan listrik lain. (device) – IEEE. atau sebagai pembantu pada. (short-circuit) – IEV 441. H hubung pendek hubungan antara dua titik atau lebih dalam suatu sirkit melalui impedans yang sangat kecil mendekati nol. (electrical installation (of building)) – IEV 826-01-01. yang dapat secara otomatis memutuskan sirkit termasuk penghantar netralnya. instalasi domestik instalasi dalam bangunan yang digunakan sebagai tempat tinggal. instalasi pelanggan instalasi listrik yang terpasang sesudah meter di rumah atau pada bangunan. pelayanan. Gawai Proteksi Arus Lebih (GPAL) gawai penyakelaran mekanis atau sekumpulan gawai yang dirancang untuk menyebabkan terbukanya kontak jika arus lebih mencapai nilai yang diberikan dalam kondisi yang ditentukan. dalam waktu tertentu bila arus sisa yang timbul karena terjadinya kegagalan isolasi melebihi nilai tertentu sehingga bertahannya tegangan sentuh yang terlalu tinggi dapat dicegah. dictionary. instalasi listrik desa instalasi untuk pembangkitan. (permanent fault) – IEV 604-02-10. yang peka terhadap arus sisa. instalasi listrik bangunan rakitan perlengkapan listrik pada bangunan yang berkaitan satu sama lain. . I instalasi darurat instalasi yang digunakan u ntuk penerangan dan tenaga listrik pada waktu terjadi gangguan pada sistem penyuplai tenaga listrik dan penerangan yang normal. untuk memenuhi tujuan atau maksud tertentu dan memiliki karakteristik terkoordinasi. misalnya penerangan tanda dan penerangan bentuk. pendistribusian. misalnya termostat.gangguan permanen gangguan yang mempengaruhi gawai dan menghalangi kepulihan pelayanannya selama belum ada tindak perbaikan atas titik gangguan. gawai (listrik) perlengkapan listrik yang digunakan dalam kaitan dengan. dan pemakaian tenaga listrik di desa.

195-06-08. pembongkaran atau perombakan gedung dengan pengawatan yang khusus untuk penerangan dan tenaga listrik. (basic insulation) . CATATAN ke dalam isolasi dasar tidak termasuk isolasi yang digunakan secara khusus untuk tujuan fungsional.segala jenis bahan yang dipakai untuk menyekat sesuatu.segala sifat yang terdapat pada penghantar karena pengisolasian penghantar.bahan yang dipakai untuk menyekat penghantar dari penghantar lain. isolasi dasar isolasi yang diterapkan p ada bagian aktif untuk memberikan proteksi dasar terhadap kejut listrik. 195-06-09. b) (pada kabel) . dan tidak boleh dipakai di tempat lain.IEV 461-04-04 isolasi a) (sebagai bahan) . (Insulation) – IEV 195-06-06. d) (sebagai sifat) . dictionary inti kabel rakitan yang mencakup penghantar beserta isolasinya (dan tabir tapisnya jika ada). (core (of a cable)) . jika ada. instrumen gawai untuk mengukur nilai kuantitas sesuatu yang diamati. 195-02-41.IEV 826-03-17 isolasi diperkuat isolasi bagian aktif yang berbahaya yang memproteksi manusia dari kejut listrik setara dengan . 195-06-07.sifat dielektrik semua bahan isolasi perlengkapan. pemugaran. instalasi sementara instalasi listrik yang pemakaiannya ditetapkan untuk suatu tempat tertentu untuk jangka waktu sementara sesuai dengan standar/ketentuan yang berlaku paling lama tiga bulan. (instrument) – IEEE. instalasi pembangunan instalasi yang digunakan selama masa pembangunan. c) (pada perlengkapan) . instalasi listrik pasangan luar instalasi listrik yang tidak ditempatkan dalam bangunan sehingga terkenai pengaruh langsung cuaca.instalasi listrik pasangan dalam instalasi listrik yang ditempatkan dalam bangunan tertutup sehingga terlindung dari pengaruh langsung cuaca. dan dari selubungnya.

Penghantar yang tidak berisolasi tambahan dapat digolongkan sebagai kabel.IEV 826-03-19 isolasi suplemen isolasi independen yang diterapkan sebagai tambahan pada isolasi dasar agar memberikan proteksi untuk manusia dari kejut listrik dalam kejadian kegagalan isolasi. (reinforced insulation) . 604-03-60. tanpa menggunakan sarana apapun. 826-03-11. jaringan listrik sistem listrik yang terdiri atas penghantar dan perlengkapan listrik yang terhubung satu dengan lainnya. (double insulation) . (electrical network) K kabel berisolasi atau disingkat kabel – rakitan kabel yang terdiri atas : a) satu inti atau lebih b) selubung individual (jika ada) c) pelindung rakitan (jika ada) d) selubung kabel (jika ada). (arm’s reach) IEV 195-06-12. untuk mengalirkan tenaga listrik.IEV 826-03-20 isolasi ganda isolasi yang mencakup isolasi dasar dan isolasi suplemen. jarak bebas jarak antara dua bagian konduktif yang sama dengan rentangan tali terpendek antara bagian konduktif tersebut. jarak udara jarak terpendek antara dua bagian aktif diukur melintasi udara. (supplementary insulation) IEV 826-03-18 J jangkauan tangan daerah yang dapat dicapai oleh uluran tangan dari tempat berdiri. (clearance) IEV 441-17-31.isolasi ganda. (insulated cable) IEV 461-06-01 .

Kotak Kontak Khusus (KKK) kotak kontak yang dipasang khusus untuk digunakan secara tetap bagi suatu jenis peranti listrik tertentu yang diketahui daya mau pun tegangannya. kedap sifat tidak dapat dimasuki sesuatu.kabel fleksibel kabel yang disyaratkan untuk mampu melentur pada waktu digunakan. CATATAN Kendali (dapat) termasuk pemantauan (monitoring) dan pelindungan ( safe guarding) di samping tindak kendali itu sendiri. (flexible cable) . Kontak tusuk meliputi : a) kotak kontak – bagian kontak tusuk yang merupakan gawai pemberi arus. kotak sambung . kontak tusuk (kotak kontak dan tusuk kontak) susunan gawai pemberi dan penerima arus yang dapat dipindah-pindahkan. untuk menghubungkan dan memutuskan saluran ke dan dari bagian instalasi. yang ditimbulkan oleh gangguan suplai utama listrik. keadaan darurat keadaan yang tidak biasa atau tidak dikehendaki yang membahayakan keselamatan manusia dan keamanan bangunan serta isinya. untuk memperoleh sasaran tertentu. (control) – IEV 351. asalkan penggunaannya tidak melebihi batas kemampuannya. (current carrying capacity) IEV 826-05-05. Kemampuan Hantar Arus (KHA) arus maksimum yang dapat dialirkan dengan kontinu oleh penghantar pada keadaan tertentu tanpa menimbulkan kenaikan suhu yang melampaui nilai tertentu.IEV 461-06-14 kabel tanah jenis kabel yang dibuat khusus untuk dipasang di permukaan atau dalam tanah. (underground cable) IEV 601-03-05. atau dalam air. dan yang struktur dan bahannya memenuhi persyaratan. b) tusuk kontak – bagian kontak tusuk yang merupakan gawai penerima arus. kendali tindakan dengan maksud tertentu pada atau dalam sistem. Kotak Kontak Biasa (KKB) kotak kontak yang dipasang untuk digunakan sewaktu-waktu (tidak secara tetap) bagi peranti listrik jenis apa pun yang memerlukannya. misalnya kedap air atau kedap debu.

(accessory) . serta menghubungkan lampu ke suplai daya. pemanfaat listrik perlengkapan yang dimaksudkan untuk mengubah energi listrik menjadi energi bentuk lain. yang berhubungan dengan tetapi bukan bagian perlengkapan. dengan bumi menurut cara tertentu. bahang. misalnya cahaya. melindungi. (Isolator) pemutus sirkit (pemutus tenaga) . pembebanan intermiten pembebanan periodik dengan waktu kerja tidak melampaui 4 menit diselingi dengan waktu istirahat (beban nol atau berhenti). pembumian penghubungan suatu titik sirkit listrik atau suatu penghantar yang bukan bagian dari sirkit listrik. terbuat dari bahan konduktif atau tidak konduktif yang dipasang pada suatu rangka yang dilengkapi dengan perlengkapan listrik seperti sakelar.IEC 581 luminair unit penerangan yang lengkap. tidak melampaui 4 menit. disusul dengan waktu istirahat yang cukup lama. dan menempatkan. terdiri atas satu lampu atau lebih dengan bagian yang dirancang untuk mendistribusikan cahaya. pembebanan singkat pembebanan dengan waktu kerja singkat. tenaga gerak. (earthing) pemisah gawai untuk memisahkan atau menghubungkan sirkit dalam keadaan tidak atau hampir tidak berbeban. L lengkapan gawai yang melakukan tugas kecil atau sampingan sebagai tambahan. sehingga penghantar menjadi dingin kembali sampai suhu keliling.kotak pada sambungan kabel yang melindungi isolasi kabel terhadap udara dan air. (current-using equipment) – IEV 826-07-02. P panel hubung bagi perlengkapan hubung bagi yang pada tempat pelayanannya berbentuk suatu panel atau kombinasi panel-panel. Perlengkapan hubung bagi yang dibatasi dan dibagi-bagi dengan baik menjadi petak-petak yang tersusun mendatar dan tegak dianggap sebagai satu panel hubung bagi. yang cukup lama untuk mendinginkan penghantar sampai suhu kelilingnya. kabel dan rel.

76. CATATAN Pengaman lebur meliputi semua bagian yang membentuk gawai penyakelaran yang utuh.4 penghantar bumi penghantar dengan impedans rendah. (PEN conductor) – IEC MDE. IEV 826-04-06. penghantar pembumian a) penghantar berimpedans rendah yang dihubungkan ke bumi. penghantar aktif setiap penghantar dari sistem suplai yang mempunyai beda potensial dengan netral atau dengan penghantar yang dibumikan. yang membuka sirkit tempat pengaman lebur disisipkan dan memutus arus bila arus tersebut melebihi nilai yang ditentukan dalam waktu yang sesuai. (fuse) – IEC 60269-1 pengedapan (pemakalan) proses penutupan celah komponen agar mampu menahan masuknya kotoran. 1983.sakelar mekanis yang mampu menghubungkan. mengalirkan untuk jangka waktu tertentu dan memutuskan secara otomatis arus pada kondisi sirkit tidak normal tertentu. dan juga mampu menghubungkan. (sealing) .76 penghantar PEN (nol) penghantar netral yang dibumikan dengan menggabungkan fungsi sebagai penghantar proteksi dan penghantar netral. mengalirkan dan memutuskan arus pada kondisi sirkit normal. p. b) penghantar proteksi yang menghubungkan terminal pembumi utama atau batang ke elektrode . (earth conductor) – IEC MDE. yang secara listrik menghubungkan titik yang tertentu pada suatu perlengkapan (instalasi atau sistem) dengan elektrode bumi. CATATAN Singkatan PEN dihasilkan dari penggabungan lambang PE untuk penghantar proteksi dan N untuk penghantar netral. semua penghantar harus dianggap sebagai penghantar aktif (active conductor ) . Dalam sistem yang tidak memiliki titik netral. seperti pada kondisi hubung pendek (circuit-breaker) – IEV 441 pengaman lebur (sekering) gawai penyakelaran dengan peleburan satu komponen atau lebih yang dirancang khusus dan sebanding. p.IEV 461-10-02. p. 1983.5. 1983.SAA 0. (neutral conductor) – IEC MDE.76 penghantar netral (N) penghantar (berwarna biru) yang dihubungkan ke titik netral sistem dan mampu membantu mengalirkan energi listrik.

pada umumnya bukan perlengkapan industri. titik sumber yang dibumikan atau netral buatan. elektrode bumi. transformator. gawai . atau dalam kaitan dengan. instrumen. mesin. penghantar proteksi (PE) penghantar untuk proteksi dari kejut listrik yang menghubungkan bagian berikut : bagian konduktif terbuka. (electrical appliance) – IEEE dictionary perlengkapan genggam perlengkapan randah (portabel) yang dimaksudkan untuk dipegang dengan tangan dalam kerja normal. 1983. gawai. instalasi listrik. papan hubung bagi tegangan rendah dan sejenisnya.76 penghantar pilin penghantar yang terdiri atas satu pilinan. bor genggam. biasanya merupakan unit yang sudah lengkap. peranti. p. aparat. mesin cuci. pengering rambut. seterika listrik. (hand-held equipment) – IEC MDE. peranti listrik barang pemanfaat listrik. dan penyaman udara. p. radas. seperti. bagian konduktif ekstra. pengubahan. 1983. dan lain-lain yang digunakan sebagai bagian dari. atau sejumlah pilinan yang dipintal jadi satu tanpa isolasi di antaranya. b) barang yang digunakan untuk maksud-maksud seperti pembangkitan. p. biasanya bahang atau gerak mekanis. perlengkapan listrik a) istilah umum yang meliputi bahan. terminal pembumian utama. penyambung berpengedap (berpakal) penyambung yang menggunakan pengedap yang mampu menghasilkan kedap terhadap zat tertentu. jika ada. (earthing conductor) – IEC MDE.148 Perlengkapan Hubung Bagi dengan atau tanpa kendali (PHB) suatu perlengkapan untuk membagi tenaga listrik dan/atau mengendalikan dan melindungi sirkit dan pemanfaat listrik mencakup sakelar pemutus sirkit. dan motornya. luminair. (switching) – IEV 441. mesin.bumi. yang mengubah energi listrik menjadi bentuk lain. 1983. fiting. (protective conductor) – IEC MDE. lazim dibuat dengan ukuran atau jenis yang baku. merupakan bagian yang menyatu dengan perlengkapan tersebut. di tempat pemanfaatannya. Misalnya pemanggang roti.77 penyakelaran (switsing) proses penghubungan atau pemutusan aliran/arus dalam satu sirkit atau lebih. transimisi distribusi atau pemanfaatan energi listrik.

R radas (aparat) perlengkapan listrik yang biasanya terdapat dekat atau di tempat pemanfaatannya. (outdoor electrical equipment) perlengkapan magun (terpasang tetap) perlengkapan yang terpaku pada penyangga atau dalam keadaan kokoh aman di suatu tempat khusus.148 perlengkapan portabel (randah) perlengkapan yang dapat dipindah-pindah ketika bekerja. perlengkapan untuk pengawatan. 1983. PHB utama PHB yang menerima tenaga listrik dari saluran utama konsumen dan membagikannya ke seluruh instalasi konsumen. motor. .proteksi. p. (indoor electrical equipment) perlengkapan listrik pasangan luar perlengkapan listrik yang tidak ditempatkan dalam bangunan sehingga terkena pengaruh cuaca secara langsung. misalnya generator. atau mudah dipindah-pindah dari satu tempat ke tempat lain dalam keadaan tetap terhubung pada sumber listrik. dan yang mempunyai massa cukup besar sehingga tak mudah dipindah-pindah. 1983. (fixed equipment) – IEC MDE. 1983. (electrical equipment) – IEC MDE. p. p.148 PHB cabang semua PHB yang terletak sesudah PHB utama atau sesudah suatu PHB utama subinstalasi.148 perlengkapan listrik pasangan dalam perlengkapan listrik yang ditempatkan dalam ruang bangunan tertutup sehingga terlindung dari pengaruh cuaca secara langsung. (stationary equipment) – IEC MDE. transformator. (portable equipment) – IEC MDE. p. 1983.148 perlengkapan pegun (stasioner) perlengkapan magun atau perlengkapan yang tidak mempunyai gagang untuk pegangan. peranti. tanpa patokan yang tegas tentang pengertian besar-kecilnya. CATATAN Nilai massa tersebut besarnya 18 kg atau lebih menurut standar IEC jika menyangkut peranti rumah-tangga. atau pemutus sirkit.

Ruang yang kelembabannya hanya berlaku sewaktu-waktu. ruang kerja listrik ruang khusus yang digunakan untuk pemasangan dan pengusahaan perlengkapan listrik yang berbahaya dan karena itu ruang itu hanya boleh dimasuki oleh orang yang berpengetahuan tentang teknik listrik. digolongkan dalam ruang kering. resistans isolasi lantai dan dinding resistans antara permukaan lantai atau dinding dan bumi. ruang kerja kasar ruang terbuka atau tertutup untuk bermacam-macam pekerjaan kasar.rel pembumi batang penghantar tempat menghubungkan beberapa penghantar pembumi. ruang sangat panas ruang yang suhunya sangat tinggi dengan akibat menurunnya (tidak dapat dipertahankannya) daya sekat bahan isolasi yang lazim digunakan di tempat lain. resistans elektrode bumi resistans antara elektrode bumi atau sistem pembumian dan bumi acuan/referensi. yang digunakan sebagai pegangan untuk melaksanakan pemasangan suatu instalasi listrik. meskipun kelembabannya itu berlangsung dalam jangka waktu lama. atau menurunnya resistans listrik tubuh manusia yang berada dalam ruang itu. resistans pembumian jumlah resistans elektrode bumi dan resistans penghantar pembumi. b) resistan antara terminal pembumian utama dan bumi (total earthing resistance) – IEV 826 – 04 – 03 ruang kering ruang yang biasanya tidak lembab. . sehingga hampir tidak mempengaruhi mutu isolasi. rancangan instalasi listrik berkas gambar rancangan dan uraian teknik. ruang lembab dan basah ruang terbuka atau tertutup yang demikian lembab sehingga isolasi yang baik sukar untuk dipertahankan dan resistans isolasi antara badan manusia dan bumi berkurang. resistans pembumian total a) resistans dari seluruh sistem pembumian yang terukur di suatu titik. ruang kerja listrik terkunci ruang kerja listrik yang hanya boleh dibuka dan dimasuki oleh orang yang berwenang.

isolator dan lengkapan untuk mengalirkan energi antara dua titik suatu jaringan. saluran listrik seperangkat penghantar. pengujian atau percobaan listrik. saluran tegangan rendah . sakelar pemisah sakelar untuk memisahkan atau menghubungkan sirkit dalam keadaan tidak atau hampir tidak berbeban (lihat definisi pemutus sirkit). sakelar masuk sakelar pada PHB di sisi tenaga listrik masuk ke PHB tersebut. (protective disconnector) sakelar utama sakelar masuk dan keluar pada PHB utama instalasi atau PHB utama subinstalasi. pemisahan dimaksudkan untuk mencegah timbulnya tegangan sentuh yang terlalu tinggi pada BKT perlengkapan yang diamankan. (electrical line) saluran luar saluran yang dipasang di atas tanah dan di luar bangunan. sakelar keluar sakelar pada PHB di sisi tenaga listrik keluar dari PHB tersebut. bila terjadi kegagalan isolasi dalam perlengkapan tersebut.ruang uji atau laboratorium listrik ruang terbuka atau tertutup tempat dilakukan pemeriksaan. (disconnector) sakelar pemisah pengaman sarana pengamanan untuk memisahkan sirkit perlengkapan listrik dari jaringan sumber dengan menggunakan transformator pemisah atau motor generator. S sakelar gawai untuk menghubungkan dan memutuskan sirkit dan mengubahnya menjadi berbeban atau tidak. sambungan rumah saluran listrik yang menghubungkan instalasi pelanggan dan jaringan distribusi. yang selama berlangsungnya pekerjaan itu hanya boleh dimasuki oleh orang yang berwenang saja. sakelar cabang sakelar untuk menghubungkan dan memisahkan masing-masing cabang.

. (branch circuit) sistem IT atau sistem Penghantar Pengaman (HP) sistem yang semua bagian aktifnya tidak dibumikan. (final circuit) – IEV 826-05-03 sirkit cabang sirkit keluar dari PHB. saluran transmisi saluran listrik yang merupakan bagian dari suatu instalasi. sistem TN atau sistem Pembumian Netral Pengaman (PNP) sistem yang mempunyai titik netral yang dibumikan langsung. yang dilindungi oleh pengaman lebur dan atau pemutus sirkit. atau ke pembumian sistem. (transmission line) – SAA Wiring rules saluran utama pelanggan saluran antara meter atau kotak pelayanan rumah dan PHB utama. (indirect contact) – IEV 826-03-06 sirkit akhir a) sirkit keluar dari PHB. dan yang menghubungkan titik beban atau pemanfaat listrik. (consumer’s mains) – SAA Wiring rules saluran utama subinstalasi saluran antara PHB utama dan PHB utama subinstalasi. BKT instalasi dibumikan secara independen atau kolektif. b) sirkit yang terhubung langsung ke perlengkapan pemanfaat arus listrik atau ke kotak kontak.bagian jaringan tegangan rendah tidak termasuk sambungan pelayanan. (subinstallation line) sentuh langsung persentuhan manusia atau ternak dengan bagian aktif. yang dilindungi oleh pengaman lebur dan atau pemutus tenaga. atau saluran antar PHB utama subinstalasi. biasanya terbatas pada konstruksi udara. (direct contact) – IEV 826-03-05 sentuh tak langsung persentuhan manusia atau ternak dengan bagian konduktif terbuka yang bertegangan jika terjadi gangguan. atau titik netral dihubungkan ke bumi melalui impedans. dan yang menghubungkannya ke PHB lain. dan BKT instalasi dihubungkan ke titik tersebut oleh penghantar proteksi.

digunakan khususnya dalam sistem distribusi. (medium voltage) – IEC MDE. . b) tegangan rendah (TR) .435 2) tegangan tinggi (TT). yang jaraknya sama dengan satu langkah biasa. CATATAN Tegangan ekstra rendah ialah sistem tegangan yang aman bagi manusia. tegangan lebih dari 1 kV sampai dengan 35 kV a. tegangan elektrode tegangan antara elektrode dan titik acuan yang ditetapkan. 1983. CATATAN 2 : Tegangan aktual boleh berbeda dari tegangan nominal dengan kuantitas yang dibatasi oleh toleransi. c) tegangan di atas 1000 V a. p.tegangan dengan nilai setinggi-tingginya 1000 V a. atau 1500 V a. (nominal voltage) – IEV 601 b) (pada instalasi) – tegangan yang diperuntukkan bagi instalasi atau bagian instalasi.b.b.s. biasanya pada katode.sistem TT atau sistem Pembumi Pengaman (PP) sistem yang mempunyai titik netral yang dibumikan langsung dan BKT instalasi dihubungkan ke elektrode bumi yang secara listrik terpisah dari elektrode bumi sistem tenaga listrik. tegangan lebih dari 35 kV a.b.. yang mencakup : 1) tegangan menengah (TM).b. CATATAN 1 : Nilai-nilai nominal dibakukan. tegangan elektrode diukur pada terminal yang tersedia. atau 120 V a.. atau antara BKT dan bumi acuan/referensi.tegangan dengan nilai setinggi-tingginya 50 V a. tegangan langkah bagian tegangan elektrode bumi antara dua titik di permukaan bumi. (step voltage) tegangan nominal a) (pada sistem atau perlengkapan.s. CATATAN Kecuali jika dinyatakan lain.b. tegangan gangguan tegangan yang timbul antara dua BKT. T tegangan klasifikasi sistem tegangan adalah sebagai berikut : a) tegangan ekstra rendah . atau bagian sistem) – nilai tegangan yang lebih kurang sesuai untuk mengidentifikasi sistem atau gawai.

tegangan uji tegangan yang diberikan kepada suatu objek uji untuk menunjukkan sifat isolasi objek tersebut. IEV 826-03-02 tegangan sentuh prospektif tegangan sentuh tertinggi yang besar kemungkinan dapat timbul pada kejadian gangguan dengan impedans sangat kecil mendekati nol dalam instalasi listrik. b) Dalam hal tertentu.bagian 1 .(nominal voltage of an instalation ) – IEV 826-02-01 tegangan pengenal – (suatu perlengkapan atau gawai) tegangan yang disyaratkan oleh suatu instalasi atau oleh bagian daripadanya.437. tegangan sentuh tegangan yang timbul selama gangguan isolasi antara dua bagian yang dapat terjangkau dengan serempak. titik lampu titik beban yang dimaksudkan untuk dihubungkan beban penerangan seperti lampu. CATATAN : a) Berdasarkan perjanjian. 1983.bagian 1 Dasar Elektronika Daya . istilah ini hanya dipakai dalam hubungan dengan proteksi dari sentuh tak langsung. CATATAN Tegangan yang sebenarnya boleh berbeda dari tegangan nominal sebesar toleransi yang diizinkan. p. Semoga bermanfaat. nilai tegangan sentuh dapat dipengaruhi cukup besar oleh impedans orang yang menyentuh bagian tersebut. luminair atau kabel lampu gantung. HaGe. Artikel Terkait Dasar Teknik Elektro • • • Fenomena Frekwensi Listrik Karakteristik Beberapa Jenis Bahan Penghantar Listrik Dasar Elektronika Daya . titik beban titik pada sirkit akhir instalasi untuk dihubungkan dengan beban. (touch voltage) – IEC MDE. (prospective touch voltage) – IEV 826-02-03.

dimana keduanya banyak memanfaatkan peralatan semikonduktor. Rangkaian kontrol Pada gambar berikut menunjukkan hubungan antara kedua rangkaian diatas yang terintegrasi menjadi satu. Komponen-komponen elektronika yang dipergunakan pada sistem tenaga listrik pada prinsipnya harus mampu menghasilkan daya yang besar atau mampu menahan disipasi daya yang besar. Dengan demikian elektronika daya secara garis besar terbagi menjadi 2 (dua) bagian yaitu : 1. Elektronika daya meliputi switching. Rangkaian Daya 2.Pada Sistem Tenaga Listrik terdapat penggunaan komponen elektronika yang umumnya dipakai dalam rangkaian pengaturan motor-motor listrik. Thyristor dan Transistor Daya. Rangkaian daya terdiri dari komponen Dioda. pengontrolan dan pengubah (konversi) blok-blok yang besar dari daya listrik dengan menggunakan sarana peralatan semikonduktor. Dengan menggunakan peralatan-peralatan yang serupa keandalan dan kompatibilitas dari . Transistor dan rangkaian terpadu (Integrated Circuit / IC). Sedangkan rangkaian kontrol terdiri atas Dioda.

Elektronika daya merupakan bagian yang penting dalam industri-industri. DIODA Dioda merupakan penyatuan dari lapisan P dan N sebagaimana gambar struktur dan simbol lapisan. Vak = Vf = positif. Dalam keadaan ON. dioda mengalirkan arus namun terdapat tegangan jatuh pada dioda = ∆ Vf. proses elektronika dan lainlain.perlengkapan (sistem) akan dapat diperbaiki. Syarat dioda dalam keadaan ON adalah Vak positip sedangkan untuk OFF adalah Vak negatif. Dalam keadaan OFF. Vak = Vr = negatif. berarti rugi konduksi If * ∆ Vf naik. dan jika ∆ Vf ini makin besar untuk arus dioda yang makin tinggi. I. yaitu dalam pengontrolan daya pada sistem. . Karateristik tersebut menggambarkan hubungan antara arus dioda (IR dan IF) agar Vak dalam kondisi menahan arus (OFF) maupun dalam keadaan mengalir (ON). maka dioda menahan arus namun terdapat arus bocor Ir yang kecil. Terlihat pula pada karateristik dioda diatas bahwa bila Vr terlalu tinggi dioda akan rusak.

Dengan adanya sifat arus balik. maka diperoleh dua jenis penggolongan dioda yaitu : 1. Tjr : Waktu yang diperlukan oleh Juction P-N untuk bersifat membloking. orde 200 ns terhitung sejak arus forward dioda sama dengan 0 (nol). Q32 > Qs1.Karateristik Switching Karateristik ini menggambarkan sifat kerja dioda dalam perpindahan keadaan ON ke OFF dan sebaliknya. yaitu dioda dengan kemapuan segera mampu membloking tegangan reverse yang cepat. Kemampuan Tegangan Dioda bersifat memblokir tegangan reverse. 2. dimana arus balik ini terjadi pada saat peralihan keadaan dioda dari kondisi ON ke kondisi membloking tegangan reverse. Dioda jenis lambat banyak digunakan pada rangkaian konverter dengan komutasi lambat/natural. Qs : Jumlah muatan yang mengalir dalam arah reverse selama perpindahan status dioda ON ke OFF. Dioda akan segera melalukan arus jika Vr telah mencapai lebih dari Vf minimum dioda kondusif dan pada saat OFF terjadi kelambatan dari dioda untuk kembali mempunyai kemampuan memblokir tegangan reverse. Dioda Cepat. konverter komutasi sendiri dll. Sedangkan Dioda jenis Cepat dipergunakan pada konverter statis dengan komutasi sendiri seperti misalnya pada DC Chopper. Dioda Lambat. yaitu untuk hal yang sama dioda memerlukan waktu lebih lama. Dari gambar diatas tgerlihat adanya arus balik sesaat pada dioda. . Tbr : Waktu yang diperlukan daerah perbatasan Junction untuk membentuk zone bloking. waktu yang diperlukan dioda untuk bersifat membloking tegangan forward. ternyata mampu menahan tegangan tersebut tergantung pada karateristik tegangan itu sendiri. seperti rangkaian penyearah. Terminologi karateristik dioda Trr : Reverse Recovery Time.

VRRM = Puncak tegangan lebih yang terjadi secara periodik. Batas If (AV) ini juga tergantung pada temperatur ruang dan jenis sistem pendinginan (Heat-sink). Temperatur maksimum ini dapat dicapai oleh bermacam-macam pembebanan arus terhadap dioda. Temperatur junction maksimum terletak antara 110°C . Kemampuan Arus Dioda Adanya tegangan jatuh konduksi ∆ Vf menyebabkan rugi daya pada dioda yang keluar dalam bentuk panas.125°C. belum menjamin keamanan operasi dioda terutama arus beban dioda dengan form factor yang tinggi. Harga rata-rata yang di bawah If (∆V) maksimum.VRWM = Puncak tegangan kerja normal. If (RMS) : Harga effektif maksimum arus dioda. If (AV) : Arus rata-rata maksimum yang diijinkan setiap harga arus rata-rata akan menghasilkan suatu harga temperatur akhir pada junction dioda. VRSM = Puncak tegangan lebih tidak periodik. ( Rate Mean Square ) If (RM) : Harga puncak arus lebih periodik yang diijinkan. . Panas yang melebihi dari temperatur ini akan menyebabkan dioda rusak.

Irms max = 110 A Non repetitive forward current. Muid Fabanyo. Besaran ini berlaku untuk ½ cycles atau 1 ms dan merupakan pedoman dalam pemilihan pengaman arus. If (ms) = 700 A Forward V-Drop. MMT (Elektronika Daya-Elektro S1) Artikel Terkait Dasar Teknik Elektro • • • Fenomena Frekwensi Listrik Karakteristik Beberapa Jenis Bahan Penghantar Listrik Definisi Istilah Kelistrikan Pada PUIL 2000 .37°C/w Pada artikel lanjutan akan dibahas mengenai: SCR (Silicon Controlled Rectifier). Qrr = T µc (Qs) Thermal resistance.If (SM) : Harga puncak arus lebih non periodik yang diijinkan T : Batas integral pembebanan arus dimana dioda masih mampu mengalaminya. Terima kasih kepada Kontributor: Ir. DIAC (Bilateral Trigger Dioda) dan UJT (Uni-Juntion Transistor). If (AV) = 70 A RMS forward current. Irm = 5 mA Reverse recovery time. A. Rth-jc = 0. Vdrm = 1200 Volt. trr = 200 ns Stored. charger. Mean forward current. pada Ifm = 210 A Peak reverse current. TRIAC (Trioda Alternating Current Switch). Vfm=V. Semoga bermanfaat. Contoh data Fast Dioda Type MF 70 Maximum repetitive peak reverse voltage.

Elektron yang melewati sebuah bola lampu (elemen tipis dan halus yang terselubung dalam sebuah ruang hampa) mengakibatkan panas pada elemen tersebut dan akhirnya menyala karena beban panas yang ditimbulkan. Arus listrik adalah suatu energi yang ditimbulkan akibat perpindahan elektron dari suatu unsur. Sebagian besar orang masih beranggapan bahwa arus listrik mengalir dari kutub positif (+) menuju kutub negatif (-). Sehingga penelitian merupakan suatu alat untuk mempertahankan kehidupan di dunia.Elektroniteori dasar listrik “TEORI DASAR LISTRIK” – BELUM TERSOSIALISASIKAN Sebagian besar Ilmu pengetahuan dan teknologi terus berkembang mengikuti perkembangan dunia sejak dikembangkannya berbagai macam penelitian disegala bidang. Munculnya posting ini pada dasarnya untuk merubah pandangan sebagian besar masyarkat yang sudah lama sekali terpendam dalam ketidakbenaran dalam hal persepsi tentang dasar arus listrik. Sebuah bohlam lampu dapat menyala kalau dihubungkan dengan kedua kutub baterai karena adanya perpindahan elektron. Elektron yang paling mudah untuk berpindah adalah elektron yang berada dilapisan kulit terluar dari sebuah kulit atom. Padahal kehidupan di dunia terus berkembang. Dengan penelitianpenelitian tersebut akan dihasilkan suatu ilmu baru didalam pustaka keilmuan. . Sebelum mengarah ke pembahasan lebih lanjut alangkah baiknya diuraikan terlebih dahulu apa yang dimaksud dengan arus listrik. Analisa baru menunjukkan bahwa listrik mengalir dari kutub negatif (-) menuju kutub positif (+). Apabila ilmu pengetahuan dan teknologi tidak dikembangkan dalam bentuk berbagai macam penelitian maka kita kan tertinggal jauh dari perkembangan dunia. Hal ini disebabkan pada lapisan kulit terluar kekuatan energi ikatnya adalah paling rendah daripada lapisan kulit yang lebih dalam.

Hal ini dapat dijadikan alas an mengapa kuat arus mengalir dari kutub – ke +. lampu pijar. prinsip dasar lampu bohlam. Namun arah perpindahannya yang berbeda.com 2010. lampu bohlam. (dari blog zonasaintek) By staf1 on February 28. elektron. proses perpindahan elektron juga terjadi. Perpindahan elektron terjadi dari kutub + baterai menuju kutub – baterai dengan melewati beban lampu. WikiWP theme. Maka ketika sebuah baterai dipergunakan untuk menyalakan sebuah lampu maka akan terjadi perpindahan elektron dari kutub + menuju kutub – baterai. hole. Komponen-komponen elektronika yang dipergunakan pada sistem tenaga listrik pada prinsipnya harus mampu menghasilkan daya yang besar atau mampu menahan disipasi daya yang besar. Sedangkan ketika baterai dipergunakan untuk menyalakan lampu. . pow ka Daya \ Dasar Elektronika Daya . Sebenarnya sebuah baterai pada saat diisi ulang (discharge) terjadi pemaksaan perpindahan elektron baterai dari kutub + ke – melalui perantara larutan asam sulfat (H2SO4) yang berada didalam baterai. teknologi | 1 comment Tags: arus listrik. teori dasar listrik SemangatBelajar.bagian 1 Pada Sistem Tenaga Listrik terdapat penggunaan komponen elektronika yang umumnya dipakai dalam rangkaian pengaturan motor-motor listrik. 2010 | Sains & Pengetahuan Umum. Perpindahan elektron tersebut terus-menerus ketika dihubungkan dengan sumber energi sampai kondisi baterai terisi secara penuh. proton.

Rangkaian kontrol Pada gambar berikut menunjukkan hubungan antara kedua rangkaian diatas yang terintegrasi menjadi satu.Elektronika daya meliputi switching. Transistor dan rangkaian terpadu (Integrated Circuit / IC). pengontrolan dan pengubah (konversi) blok-blok yang besar dari daya listrik dengan menggunakan sarana peralatan semikonduktor. I. Sedangkan rangkaian kontrol terdiri atas Dioda. Elektronika daya merupakan bagian yang penting dalam industri-industri. proses elektronika dan lainlain. Thyristor dan Transistor Daya. DIODA Dioda merupakan penyatuan dari lapisan P dan N sebagaimana gambar struktur dan simbol lapisan. Rangkaian daya terdiri dari komponen Dioda. Rangkaian Daya 2. dimana keduanya banyak memanfaatkan peralatan semikonduktor. . Syarat dioda dalam keadaan ON adalah Vak positip sedangkan untuk OFF adalah Vak negatif. Dengan demikian elektronika daya secara garis besar terbagi menjadi 2 (dua) bagian yaitu : 1. yaitu dalam pengontrolan daya pada sistem. Dengan menggunakan peralatan-peralatan yang serupa keandalan dan kompatibilitas dari perlengkapan (sistem) akan dapat diperbaiki.

berarti rugi konduksi If * ∆ Vf naik. Dalam keadaan ON. Vak = Vr = negatif. Dalam keadaan OFF. Terlihat pula pada karateristik dioda diatas bahwa bila Vr terlalu tinggi dioda akan rusak. dimana arus balik ini terjadi pada saat peralihan keadaan dioda dari kondisi ON ke kondisi membloking tegangan reverse. Dari gambar diatas tgerlihat adanya arus balik sesaat pada dioda. Dengan adanya sifat arus balik. Karateristik Switching Karateristik ini menggambarkan sifat kerja dioda dalam perpindahan keadaan ON ke OFF dan sebaliknya. dan jika ∆ Vf ini makin besar untuk arus dioda yang makin tinggi. Vak = Vf = positif. maka dioda menahan arus namun terdapat arus bocor Ir yang kecil. maka diperoleh dua jenis penggolongan dioda yaitu : . Dioda akan segera melalukan arus jika Vr telah mencapai lebih dari Vf minimum dioda kondusif dan pada saat OFF terjadi kelambatan dari dioda untuk kembali mempunyai kemampuan memblokir tegangan reverse.Karateristik tersebut menggambarkan hubungan antara arus dioda (IR dan IF) agar Vak dalam kondisi menahan arus (OFF) maupun dalam keadaan mengalir (ON). dioda mengalirkan arus namun terdapat tegangan jatuh pada dioda = ∆ Vf.

Qs : Jumlah muatan yang mengalir dalam arah reverse selama perpindahan status dioda ON ke OFF.1. Kemampuan Arus Dioda . Tbr : Waktu yang diperlukan daerah perbatasan Junction untuk membentuk zone bloking. Dioda jenis lambat banyak digunakan pada rangkaian konverter dengan komutasi lambat/natural. seperti rangkaian penyearah. yaitu dioda dengan kemapuan segera mampu membloking tegangan reverse yang cepat. Dioda Lambat. Kemampuan Tegangan Dioda bersifat memblokir tegangan reverse. Tjr : Waktu yang diperlukan oleh Juction P-N untuk bersifat membloking. waktu yang diperlukan dioda untuk bersifat membloking tegangan forward. VRWM = Puncak tegangan kerja normal. Q32 > Qs1. 2. ternyata mampu menahan tegangan tersebut tergantung pada karateristik tegangan itu sendiri. VRSM = Puncak tegangan lebih tidak periodik. konverter komutasi sendiri dll. yaitu untuk hal yang sama dioda memerlukan waktu lebih lama. VRRM = Puncak tegangan lebih yang terjadi secara periodik. Sedangkan Dioda jenis Cepat dipergunakan pada konverter statis dengan komutasi sendiri seperti misalnya pada DC Chopper. orde 200 ns terhitung sejak arus forward dioda sama dengan 0 (nol). Dioda Cepat. Terminologi karateristik dioda Trr : Reverse Recovery Time.

TRIAC (Trioda Alternating Current Switch). belum menjamin keamanan operasi dioda terutama arus beban dioda dengan form factor yang tinggi. If (AV) = 70 A RMS forward current.37°C/w Pada artikel lanjutan akan dibahas mengenai: SCR (Silicon Controlled Rectifier). Contoh data Fast Dioda Type MF 70 Maximum repetitive peak reverse voltage. trr = 200 ns Stored. Temperatur maksimum ini dapat dicapai oleh bermacam-macam pembebanan arus terhadap dioda. Semoga bermanfaat. Qrr = T µc (Qs) Thermal resistance. Vdrm = 1200 Volt. charger.125°C. Harga rata-rata yang di bawah If (∆V) maksimum. Batas If (AV) ini juga tergantung pada temperatur ruang dan jenis sistem pendinginan (Heat-sink). Rth-jc = 0. If (ms) = 700 A Forward V-Drop. Irms max = 110 A Non repetitive forward current.Adanya tegangan jatuh konduksi ∆ Vf menyebabkan rugi daya pada dioda yang keluar dalam bentuk panas. . Mean forward current. ( Rate Mean Square ) If (RM) : Harga puncak arus lebih periodik yang diijinkan. Vfm=V. If (RMS) : Harga effektif maksimum arus dioda. DIAC (Bilateral Trigger Dioda) dan UJT (Uni-Juntion Transistor). If (AV) : Arus rata-rata maksimum yang diijinkan setiap harga arus rata-rata akan menghasilkan suatu harga temperatur akhir pada junction dioda. If (SM) : Harga puncak arus lebih non periodik yang diijinkan T : Batas integral pembebanan arus dimana dioda masih mampu mengalaminya. pada Ifm = 210 A Peak reverse current. Panas yang melebihi dari temperatur ini akan menyebabkan dioda rusak. Irm = 5 mA Reverse recovery time. Besaran ini berlaku untuk ½ cycles atau 1 ms dan merupakan pedoman dalam pemilihan pengaman arus. Temperatur junction maksimum terletak antara 110°C .

Terima kasih kepada Kontributor: Ir. MMT (Elektronika Daya-Elektro S1) Artikel Terkait Dasar Teknik Elektro • • • Fenomena Frekwensi Listrik Karakteristik Beberapa Jenis Bahan Penghantar Listrik Definisi Istilah Kelistrikan Pada PUIL 2000 Elektronika Daya . A. Muid Fabanyo.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful