ANALISIS MASALAH

Analisis masalah adalah penguraian masalah-masalah pokok yang teridentifikasi sampai ke akar penyebabnya. Analisis masalah ini dalam Permendagri 66/2007 terdiri dari empat tahap, yaitu pengelompokan masalah, penentuan peringkat masalah, pengkajian tindakan pemecahan dan penentuan peringkat tindakan. Ada dua alternatifmetode untuk melakukan analisis masalah, yaitu pohon masalah dan sistem masalah.

Pohon Masalah
Untuk mencari MASALAH POKOK, metode pohon masalah ini mencoba menelusuri masalah hingga ke AKAR MASALAH. Harapannya, jika akar masalah tersebut bisa terpecahkan maka masalah utama akan terpecahkan. Instrumen yang paling umum digunakan adalah pohon masalah.
1. Tuliskan satu MASALAH POKOK pada selembar kartu dan tempelkan pada papan tulis atau pinboard 2. Carilah penyebab langsung terjadinya masalah pokok tersebut dengan menelusuri hubungan SEBAB AKIBAT 3. Telusuri SEBAB AKIBAT sampai ke akar penyebabnya, sampai POHON MASALAH terbentuk secara lengkap 4. Tulislah satu pernyataan yang dianggap sebagai penyebab langsung terjadinya Masalah Pokok 5. Begitu seterusnya sampai tidak ada lagi yang masih dapat diidentifikasi sebagai penyebab langsung terjadinya keadaan 6. Tempelkan semua kartu pada papan tempel dan tunjukkan hubungan SEBABAKIBAT dengan tanda panah 7. Tanpa harus menjadi terlalu rinci, periksa kembali DIAGRAM pohon masalah untuk melihat apakah pernyataan SEBAB-AKIBAT atas setiap keadaan yang ditulis pada setiap kartu telah lengkap 8. Sepakati DIAGRAM Pohon Masalah sebagai hasil kerja bersama
Contoh Pohon Masalah

Pokok Masalah
hutan gundul

BANJIR irigasi sampah kurang terawat

Akar Masalah

pembalakan

tidak ada reboisasi

SISTEMIK MASALAH
Berbeda dengan Pohon Masalah, metode ini melihat bahwa masalah itu saling bertautan dan saling mempengaruhi. MASALAH POKOK merupakan masalah yang mempunyai pengaruh terbesar terhadap MASALAH lainnya. Tahap-tahap yang harus dilalui adalah:
1. Tuliskan MASALAH-MASALAH masing-masing pada selembar kartu 2. Tempelkan semua kartu yang bertuliskan MASALAH pada papan 3. Tunjukkan SEBAB AKIBAT menggunakan TANDA PANAH antar masalah-masalah tersebut dengan

4. Begitu seterusnya sampai dapat diidentifikasi MASALAH yang mempunyai pengaruh terbanyak 5. Tanpa harus menjadi terlalu rinci, periksa kembali DIAGRAM SISTEM MASALAH untuk melihat apakah pernyataan SEBAB-AKIBAT atas setiap keadaan yang ditulis pada setiap kartu telah lengkap 6. Sepakati DIAGRAM SISTEMIK MASALAHsebagai hasil kerja bersama

Contoh Sistemik Masalah
skala usaha kecil

akses modal lemah

daya tawar lemah

investasi kecil

profit kecil

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful