Contoh Surat Kuasa, Perjanjian Jual Beli dan Sewa Menyewa Contoh Perjanjian Sewa Menyewa

:

PERJANJIAN SEWA-MENYEWA No. ««««.. Yang bertanda tangan di bawah ini : 1. Nama ««««««. Pekerjaan ««««. Dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama «««.. berkedudukan di ««««.. selanjutnya disebut yang menyewakan; 2. Nama ««««« pekerjaan «««««. Alamat ««««««.. dalam hal ini bertindak untuk diri sendiri, selanjutnya disebut penyewa; Dengan ini menerangkan bahwa pihak yang menyewakan adalah pemilik sah sebuah rumah yang terletak di jalan «««« No. ««. Kota ««««.. bermaksud menyewakan rumahnya kepada penyewa dan penyewa bersedia menyewa rumah tersebut dari pihak yang menyewakan berdasarkan ketentuan-ketentuan sebagai berikut : Pasal 1 (1) Sewa rumah ditetapkan sebesar Rp. ««.. (««««.) untuk jangka waktu sewa «« tahun terhitung sejak tanggal penandatanganan surat perjanjian ini. (2) Pembayaran sewa rumah dilakukan secara tunai oleh penyewa kepada yang menyewakan dengan diberikan tanda terima yang sah (kuitansi) segera setelah selesai penandatanganan perjanjian ini. Pasal 2 (1) Jika terjadi pembatalan perjanjian ini sebelum rumah tersebut ditempati oleh penyewa, maka uang sewa dikembalikan kepada penyewa dengan dikenakan potongan 10% dari harga sewa sebagai ganti kerugian pemutusan perjanjian ini. (2) Jika terjadi pembatalan perjanjian ini sebelum jangka waktu sewa berakhir atas kehendak penyewa sendiri, penyewa tidak dapat menuntut pengembalian uang sewa atau ganti kerugian apapun dari yang menyewakan. (3) Selama jangka waktu sewa, baik sebagian ataupun seluruh jangka waktu sewa tersebut, penyewa tidak dibenarkan dan dilarang mengalihsewakan rumah tersebut kepada pihak

(3) Jika terjadi kerusakan berat karena kesalahan konstruksi. (2) Jika terjadi kerugian akibat kelalaian memenuhi kewajiban dalam ayat (1). Pasal 5 (1) Yang menyewakan menjamin penyewa bahwa. dengan ancaman membayar ganti kerugian kepada yang menyewakan. bebas dari tuntutan apapun dari pihak ketiga. Pasal 4 (1) Penyewa wajib membayar sendiri biaya pemakaian telepon. aliran listrik. Pasal 6 (1) Jika penyewa ingin memperpanjang jangka waktu sewa. menambah. maka tanggung jawab pemilik rumah. rumah yang disewa itu dalam keadaan tidak disengketakan. bencana alam. maka semua biaya perbaikan dibebankan dan menjadi tanggung jawab penyewa sendiri. Pasal 3 (1) Selama waktu sewa. dengan ancaman pembatalan perjanjian disertai dengan pembayaran ganti kerugian kepada yang menyewakan. penyewa bertanggung jawab mengganti kerugian tersebut. penyewa tidak boleh mengubah. memelihara. mengurangi bentuk bangunan rumah yang sudah ada. maka penyewa wajib segera mengosongkan rumah tersebut dalam keadaan baik dan menyerahkan kunci rumah kepada pihak yang menyewakan. atau kerusakan sebagai akibat perbuatan penyewa atau orang yang berada di bawah pengawasannya. dan menjaga rumah yang disewa itu dengan sebaik-baiknya atas biaya yang ditanggung oleh penyewa sendiri. (2) Jika terjadi kerusakan-kerusakan kecil. maka selambat-lambatnya dalam waktu tiga bulan sebelum perjanjian ini berakhir. (2) Setelah jangka waktu sewa berakhir sedangkan penyewa tidak memperpanjang waktu sewa. penyewa telah memberitahukan dan memusyawarahkan dengan pihak yang menyewakan. (4) Selama waktu sewa. Pajak Bumi dan Bangunan pada rumah yang disewanya itu. (2) Yang menyewakan menjamin penyewa bahwa jual beli rumah tersebut tidak memutuskan perjanjian ini. air PAM.lain (pihak ketiga). penyewa wajib merawat. .

Berkedudukan di «««««.. selanjutnya disebut penjual. S. 2. dengan mengindahkan kelayakan dan kepatutan. Penyewa «««««««««. Yang bertanda tangan di bawah ini : 1.(3) Penyewa boleh mengangkat peralatan yang dipasangnya dengan biaya sendiri pada rumah tersebut tanpa merusak rumah. berkedudukan di ««««. Dipersiapkan oleh Sumber dari : : Indyah Respati.H... dan jika karena pembongkaran peralatan itu timbul kerusakan.. Pasal 7 Semua perselisihan yang timbul dari perjanjian ini kedua belah pihak setuju menyelesaikannya secara musyawarah untuk mufakat. selanjutnya disebut pembeli dengan ini menerangkan bahwa : . Nama «««««.. Pekerjaan ««««. Yang menyewakan «««««««. ««««. Contoh : PERJANJIAN JUAL BELI No. setelah dibaca dan dipahami isinya kemudian ditandatangani oleh kedua belah pihak. pekerjaan «««««.. Demikianlah surat perjanjian ini dibuat di ««« pada hari «««« tanggal ««. Nama ««««««.. Perjanjian Baku dalam Praktek Perusahaan Perdagangan´ (Abdulkadir Muhammad). dalam hal ini bertindak untuk diri sendiri/selaku kuasa dari dan oleh karenanya bertindak untuk dan atas nama «««««.. Bertempat tinggal di ««««««.. maka penyewa bertanggung jawab membayar biaya perbaikannya. Bertempat tinggal di ««dalam hal ini bertindak untuk diri sendiri/selaku kuasa dari dan oleh karenanya bertindak untuk dan atas nama «««..

Penjual adalah pemilik sah dari ««««. ««. bersama-sama dengan seluruh bagian-bagiannya.. Pasal 2 (1) Harga unit/unit-unit tersebut telah disetujui oleh penjual dan pembeli secara tunai sebesar Rp. dengan diberikan tanda pembayaran lunas yang sah angsuran pertama. harga unit/unit-unit tersebut telah disetujui oleh penjual dan pembeli dengan tambah 30% dari harga tunai. dikembalikan. dengan jumlah angsuran yang sama. harga unit/unit-unit tersebut dibayar untuk angsuran pertama sebesar Rp. .. Pada saat unit/unit-unit itu diserahkan oleh penjual kepada pembeli. yang selanjutnya disebut unit/unit-unit. penjual dengan ini menjual dan menyerahkan kepada pembeli yang dengan ini membeli dan menerima penyerahan dari penjual atas unit/unit-unit tersebut. Pasal 3 (1) Harga unit/unit-unit tersebut dibayar secara tunai oleh pembeli kepada penjual sebesar Rp. (2) Dalam hal jual beli dilakukan secara angsuran. (2) Unit/unit-unit tersebut menjadi milik pembeli dan pembeli mempunyai hak milik penuh atas unit/unit-unit tersebut terhitung sejak tanggal penyerahan unit-unit-unit. per unit. Penjual bermaksud menjual unit/unit-unit tersebut kepada pembeli dan pembeli bersedia membeli unit-unit-unit tersebut dari penjual berdasarkan syarat-syarat dan ketentuan-ketentuan yang telah disetujui oleh penjual dan pembeli Karena itu penjual dan pembeli telah saling bersetuju membuat perjanjian ini dengan syaratsyarat dan ketentuan-ketentuan sebagai berikut ini : Pasal 1 (1) Berdasarkan syarat-syarat dan ketentuan-ketentuan perjanjian ini. «««. dengan diberikan tanda pembayaran lunas yang sah. Pasal 4 (1) Semua biaya penyerahan dan biaya-biaya lainnya yang timbul dari perjanjian ini dipikul oleh pembeli. (2) Unit/unit-unit yang ntelah dijual dan diterima penyerahannya oleh pembeli tidak dapat ditukar. (2) Jika jual beli dilakukan secara angsuran. ««« pada saat penyerahan unit/unit-unit itu dari penjual kepada pembeli. atau dibatalkan. yang dapat diangsur sebanyak 10 (sepuluh) angsuran.

. maka terdapat bukti yang cukup bahwa pembeli telah melakukan wanprestasi tanpa diperlukan pernyataan hakim atau somasi. pembeli dikenakan denda sebesar 10 % dari harga angsuran yang wajib dibayar bersama-sama dengan harga angsuran. tidak tersangkut dalam suatu perkara. Pasal 7 (1) Penjual dan pembeli setuju menyelesaikan sengketa yang timbul dan perjanjian ini secara musyawarah dan mufakat. maka penjual dan pembeli memilih tempat tinggal tetap di Kepaniteraan Pengadilan Negeri «««« guna penyelesaian perjanjian ini dan segala akibat hukumnya. Demikianlah perjanjian ini dibuat di ««« pada hari ini «««« tanggal ««.. (3) Pembeli menyetujui dan memberi kuasa penuh kepada penjual untuk menarik kembali unit/unit-unit tersebut guna dijual kepada pihak ketiga dan hasil penjualan itu digunakan untuk menutupi tunggakan angsuran beserta denda dan biaya-biaya setelah dikurangi dengan tunggakan-tunggakan. kemusnahan yang disebabkan oleh apapun atas unit/unit-unit tersebut dipikul oleh pembeli. maka sisa tersebut dikembalikan kepada pembeli. dan biaya-biaya lainnya. Pihak Pembeli «««««««. kehilangan. denda-denda. Pasal 6 (1) Setiap bulan tunggakan pembayaran angsuran. Pasal 5 (1) Penjual dengan ini menyatakan dan menjamin pembeli bahwa unit/unit-unit bebas dari hutang pajak atau bea-bea masuk. (2) Jika tidak tercapai penyelesaian secara musyawarah dan mufakat. Pihak Penjual «««««« . (2) Apabila pembeli telah melakukan tunggakan pembayaran tiga kali berturut-turut padahal sudah diperingatkan secara patut.. (2) Penjual menjamin pembeli bahwa unit/unit-unit dalam keadaan baik dan menjamin biaya service selama satu tahun atas kerusakan karena kesalahan perakitan. tidak dijual atau dijanjikan untuk dijual kepada pihak lain selain dari pembeli. dan ditandatangani bersama oleh penjual dan pembeli.(3) Risiko karena kerusakan.

.H. --------------------------------------------------. Eddy Sadeli.Dipersiapkan oleh : Indyah Respati.H. : ««««««««««««««««««««« Dalam hal ini memilih domisili hokum di Kantor Kuasanya tersebut di bawah ini menerangkan bahwa dengan ini memberi kuasa penuh kepada : R.H. Pengacara dan Penasehat Hukum pada Kantor Pengacara/Law Office ³R. Yang bertanda tangan di bawah ini : Nama Pekerjaan Alamat : .H. S. . Soeroso.. Soeroso. S. ««««. Johannes Aipassa.. S. S..H. Sm.««««««««««««««««««««. Advokat. Sumber dari : Perjanjian Baku dalam Praktek Perusahaan Perdagangan´ (Abdulkadir Muhammad) Contoh : SURAT KUASA No. Jalan Pintu Besar Utara No. L. Inawati. S. S. Budi Hariyanto.Hk.KHUSUS-------------------------------------------Untuk dan atas nama Pemberi Kuasa : Drs. S.H.H. : ««««««««««««««««««««. J. & Assosiates´. 6 yang bertindak baik sendiri-sendiri maupun bersama. beralamat di Jakarta Barat. Husein. S.

. No. mengadakan perdamaian dengan persetujuan terlebih dahulu dari Pemberi Kuasa dan pada umumnya membuat segala sesuatu yang dianggap perlu oleh Penerima Kuasa. Penerima Kuasa («««««««) Dipersiapkan oleh : Indyah Respati. mengajukan permohonan-permohonan yang perlu menjalankan perbuatan./Jak..19. «««««. «««. membalas segala perlawanan. Tersebut. ««««««19««.H.). mempertahankan kepentingan Pemberi Kuasa. atau memberikan keterangan-keterangan yang menurut hokum harus dijalankan atau diberikan oleh seorang Kuasa. Pemberi Kuasa (««««««. Alamat «««««. Surat Kuasa dan kekuasaan ini dapat dialihkan kepada orang lain dengan hak substitusi serta secara tegas dengan retensi dan seterusnya menurut hokum.- Untuk memberi jawaban dan tindakan hokum lainnya atas gugatan dari (nama penggugat ««««. bunga dan uang untuk paksa terhadap Sdr.. naik banding. minta eksekusi. menerima uang dan menandatangani kuitansi-kuitansi.) Sumber dari : Perjanjian Baku dalam Praktek Perusahaan Perdagangan´ (Abdulkadir Muhammad) .. «««««««. menerima dan melakukan pembayaran-pembayaran dalam perkara ini. serta untuk mengajukan tuntutan ganti rugi. Tgl.. seperti yang dimaksudkan dalam Pasal 1812 KHUPerdata dan menurut syarat-syarat lainnya yang ditetapkan dalam Undang-undang. Mengenai hal tersebut di atas. S.. mengenai ««« dan «« Untuk mengajukan gugatan balasan (Rekonpensi) terhadap ««««.perbuatan.. (nama «««. ««««««««./G... untuk dan atas nama Pemberi Kuasa menghadap di muka Pengadilan Negeri serta Badan-badan Kehakiman lain atau Pembesar-pembesar lainnya... «./Pdt.) yang terdaftar di pengadilan negeri Jakarta «««««.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful