Grand Design Membangun Peradaban SEKOLAH MENENGAH ATAS ISLAM TERPADU SMA IT AS SYIFA BOARDING SCHOOL

wallnya.. wa nya..
Kegelapan malam Takan selamanya Fajar subuh datang Bersama sinaran mentari Begitulah kegelapan Pada dunia islam kini Sinarnya pasti kembali (The Dzikr) Masalah pendidikan kita sungguh mengenaskan Kita masih punya pe-er besar dalam hal ini Awan gelap masih mengepung : Kurikulum, fasilitas, sdm, Apalagi rekayasa pendidikan Bahkan di lapangan sekolah Masalah bertambah-tambah Gedung yang hampir roboh Buku pelajaran yang mahal Kualitas lulusan yang lemah Kompetensi guru juga payah Kesejahteraan guru hoho apalagi… Begitulah dunia pendidikan kita
Grand Design SMA IT As Syifa Boarding School Subang

Tempat harap digantungkan Tempat asa di canangkan Tempat anak-anak merentas cita-cita masa depan Sekolah yang solutif mesti bermutu Sekolah yang sinergis dan terpadu Membangun sekolah islam berkualitas Mencetak gerasi robbani yang cerdas Mengintegrasikan Iman dan Akal Memadukan diniyah , kauniyah dan amal Seperti mission imposible Tapi itulah harapan Mimpi besar sebuah cita-cita Karena hari ini adalah mimpi kemarin Dan masa depan adalah mimpi hari ini Hanya pada Allah saja kita berharap Karena Dia mampu melakukan

SUBANG – JAWA BARAT 2010-2011

komite sekolah. Pelaku pendidikan di sekolah yang melibatkan kepala sekolah. 4.. Daya dukung aktifitas dan kreatifitas yang ingin dikembangkan sekolah juga terhambat. iimpii iitu. Amil)* Melaksanakan pembelajaran dan bimbingan dengan menyenangkan. 5. aspek yang dinilaim sasaran pencapaian program. sampai kepada hasil yang dinilai bahkan pada pola tindak lanjutnya. guru. Apalagi sekolah yang berpatokan pada pemasukan biaya pendidikan yang dibayarkan orang tua/wali siswa dalam bentuk SPP per bulan. Penilaian bergantung pada program yang dinilai. Oleh karena itu terkadang pula peningkatan mutu dapat terhambat secara langsung maupun tidak langsung. dan seluruh warga sekolah.Memberi kekuatan pada hamba-hambaNya Dan merekapun mampu melakukan karya Untuk merubah mimpi-mimpi itu. efisien dan Islami Membuat kondisi yang kondusif utuk menjadi guru yang prigel. Target sangatlah jelas bahwa sekolah dinilai bermutu atau tidak. perlu mendapatkan kemudahan dalam membuat perencanaan hingga pelaksanaan program-program yang menyangkut segala upaya peningkatan mutu pendidikan di sekolah. 6. melalui terobosan-terobosan program.. Sementara itu masalah yang berkembangan di masyarakat saat ini seperti krisis ekonomi berdampak pada terganggunya kelancaran kegiatan-kegiatan di sekolah. Hafidz. Tentunya sekolah yang ingin maju tidak dapat berhenti begitu saja untuk berpikir dan berusaha agar semua obsesi besar yang dicanangkan demi kemajuan pendidikan di sekolah.. Membuat lingkungan lembaga sebagai sarana tarbiyah Islamiyah shohihah Memberdayakan potensi peserta didik untuk mencapai kompetensi AHA (Alim. 2. upgrading sumber daya manusia. pencarian dana pendidikan. dan lain-lain. ‘murah’ dan bermutu Menempatkan diri sebagai mitra bagi keluarga. siswa. masyarakat dan pemerintah .. santun dan kaya Berupaya menjadi lembaga pendidikan yang profesional. dapat terus berjalan dan berkembang. Menjadi nyata Kebijakan strategis dan non strategis yang sering berkembang di dunia pendidikan terkadang tidak seimbang dengan kebutuhan yang mendesak di kalangan pelaku pendidikan terutama sekali di sekolah. Sebuah sekolah yang memberdayakan Sekolah yang menumbuhkan kemandirian Pribadi yang berkarakter Pembelajar sejati dan mandiri Berakhlak mulia Sekolah yang unggul dan bermutu Namun terjangkau bagi yang tak mampu Sekolah yang satu dan terpadu Bukan hanya bagi si cerdas matematika Bukan hanya bagi penggemar fisika Tapi sekolah yang menampung semua jenis kecerdasan Sekolah dimana semua murid tertawa Setiap kali masuk kelas selalu antusias Seperti si toto chan selalu ingin tahu Seperti si ikal selalu mencoba dan pantang menyerah Murid yang aktif Murid yang kreatif Grand Design SMA IT As Syifa Boarding School Subang IISII S Grand Design SMA IT As Syifa Boarding School Subang Murid yang berani berkata Murid yang tak takut mencoba Sekolah bukan hanya murid belajar Sekolah bukan hanya guru mengajar Sekolah bukan hanya orangtua membayar Karena pendidikan bukan transaksi pasar Tapi sekolah adalah sebuah peraktek pengorbanan Sekolah adalah bab kental tentang keikhlasan Sekolah adalah sebuah janji kesejahteraan Sekolah juga sebuah proses membentuk kepribadian Sekolah sebuah upaya pemberdayaan Sekolah adalah proses rekayasa kehidupan Sekolah adalah upaya membangun satu peradaban Dan sekolah adalah satu kerja besar Membangun sebuah rumah kita Di surga… Membangun Peradaban IISII S 1.. orang tua/wali siswa. 3.. mp tu..

mulok pelatihan skill. 30% 7-9juz . Dan penanaman nilai keislaman sebagai suplemennya. gigih. tumbuhnya jiwa kepemimpinan INDIKATOR 100 % lulus UN . AMIL(A) Menguasai minimal dua keterampilan dasar berdasarkan minat dan bakat.camp seorang trainer/ pelatih internal maupun eksternal ROFILE LULUSAN SMA ISLAM TERPADU AS SYIFA Grand Design SMA IT As Syifa Boarding School Subang pendidik kompetensi AHA 1. 5. Peserta didik memiliki Intelektualitas yang mumpuni. Muatan Program Model pembelajaran Grand Design SMA IT As Syifa Boarding School Subang leadership school. BK. pemilik dan penguasa jagat raya. kurikulum Madin/pembinaan dan ekstra kurikuler. keberanian. HAFIDZ (H) 40% hafal 10 juz. Santun terhadap orang tua dan guru. PKL dan super. bakat dan keteraampilan dasar. kurikulum diknas. Penerapan kecakapan hidup yang digali dari khasanah lokal. cinta tanah air. DIKNAS Mengacu pada ketentuan formal Departemen Pendidikan Nasional. Pembelajaran non reguler . mengasihi sesama. Pembelajaran reguler kokurikuler moving class seorang guru sesuai dengan bidangnya. Sejarah Peradaban Islam.mulok dan tarbiyah islamiyah halaqoh tarbawiyah. dan tumbuhnya jiwa kepemimpinan diri dan sosial masyarakat. ANCANG BANGUN KURIKULUM/MANHAJ SMA IT AS SYIFA Kurikulum SMA ISLAM TERPADU ASSYIFA secara garis besar mencakup tiga komponen. . bahasa arab. dalam satu kelas diwalikan oleh wali kelas ALIM (A) Boarding/ Pembinaan Madah diniyah : Tahfidz. Serta menjadikan Al Qur’an sebagai pedoman hidup. 2. Dauroh/ trainning. Konten dan program. ramah. 10% <3 juz Terpenuhinya muwashofat minimal dr marhalah muayid Pengembangan Diri Penumbuhan minat. mabit. Peserta didik memiliki Keimanan yang Lurus. A. disiplin. Peserta didik memiliki Akhlaq Karimah (Etika dan Budi pekerti). praktek amal islami. fikih. satu kelas dibagi menjadi 2 halaqoh. home stay. tafsir. khot dan mahfudzot. dan cinta kebersihan. siroh. Kepanduan.20% 3-6juz. Tasqif. hadits. 4. rajin. 3. Peserta didik mampu menguasai (expert) salah satu bahasa internasional. dari 2 bahasa ORE VALUE ORE VALUE internasional ( Bahasa Arab dan Bahasa Inggris). Peserta didik mampu menerapkan kecakapan hidup (lifeskill) dan jiwa kepemimpinan.Menerapkan bahasa internasional secara aktif dan korespondesial. jujur. Penguasaan ilmu pengetahuan ( sain & sosial ) dan teknologi. Dan menjadikan Muhammad Saw suri tauladan kehidupannya. Mengenal Allah SWT sebagai pencipta. Life skills. seorang murobbi ( yang memenuhi kriteria dan syarat seorang laik morobbi) dalam satu halaqoh.

gigih. dan cinta kebersihan. berkembangnya program-program kegiatan dengan sasaran peningkatan mutu siswa dan guru khususnya pada mata pelajaran c. terbentuknya guru-guru mata pelajaran yang memiliki potensi dan kompetensi mengajar yang lebih baik e.00 10. Santun terhadap orang tua dan guru. Peserta didik memiliki Keimanan yang Lurus.30 1 4 7 10 13 7.00 – 19.00 – 05.15 – 05.00 20. menciptakan sumber daya manusia Indonesia yang cerdas.00 – 16.30 05. dan Grand Design SMA IT As Syifa Boarding School Subang 09.orang tua.10 06.30 18. menambah sarana dan prasarana pendidikan yang membantu dan mempermudah guru dan siswa dalam menjalankan pembelajaran (1) Tujuan Umum model Moving class Program moving class ini secara umum dapat diuraikan tujuan yang ingin dicapai sebagai PROFILE KELULUSAN 2. jujur. dari 2 bahasa internasional ( Bahasa Arab dan Bahasa Inggris). Peserta didik mampu menerapkan kecakapan hidup (lifeskill) dan jiwa kepemimpinan. 2.30 . B.30 – 19.15 07. Peserta didik mampu menguasai (expert) salah satu bahasa internasional.30 Senin Selasa Rabu Kamis Jumat Sabtu Bangun tidur dan QL shalat subuh/dzikir Tahfidz qur’an/morning vocab english/arabic Mck Makan pagi Morning activity 1. Peserta didik memiliki Akhlaq Karimah (Etika dan Budi pekerti).15 05. dan tumbuhnya jiwa kepemimpinan diri dan sosial masyarakat. Dan menjadikan Muhammad Saw suri tauladan kehidupannya. Waktu 04. cinta tanah air. 2 5 8 11 14 4. Freedom Stage Weekend Composition 10. terampil dan bersahaja berkesinambungan dalam pembentukan insane muslim yang seutuhnya (2) Tujuan Khusus Dari uraian tujuan umum tersebut di atas dapat diuraikan pula tujuan khusus yang ingin dicapai sebagai berikut : a. yayasan c.30 21.45 09.30 19.00 – 15.1. Penerapan kecakapan hidup yang digali dari khasanah lokal. Peserta didik memiliki Intelektualitas yang mumpuni.00 – 18. 1. meningkatkan hasil belajar siswa umumnya dan peningkatan potensi yang dimiliki oleh siswa dan guru b.kurikulum DIKNAS Dalam penerapan dan aplikasi pembelajaran regular kurikulum DIKNAS Yang ditawarkan adalah Moving Class Dengan demikian akan terwujud strategi peningkatan mutu pendidikan di sekolah.00 – 12. 3 6 9 12 15 6.30 – 04. merubah gairah belajar mengajar baik bagi siswa.00 15. mengasihi sesama.00 – 13. terbentuknya siswa-siswa yang memiliki potensi dan kompetensi meningkat melalui hasil tes prestasi belajar maupun ujian d.00 13. Penguasaan ilmu pengetahuan ( sain & sosial ) dan teknologi. Menerapkan bahasa internasional secara aktif dan korespondesial. 5. menjadikan SMA IT As Syifa sebagai Sekolah Standar Nasional (SSN) sekolah. membantu peningkatan mutu pendidikan nasional melalui sistem pembelajaran yang integral b. 2. 3.00 18. guru. menumbuhkan atmosfer paradigma pendidikan yang mewujudkan potensi siswa sebagai sasaran utama pendidikan di sekolah d. Waktu pembelajaran dibuat dalam jadwal pelajaran sebagai berikut . Tasqif 12. meningkatkan gairah pembelajaran di sekolah yang dilaksanakan oleh guru dan siswa c. merubah paradigma pendidikan menuju kepada pendidikan yang moderat dan . Serta menjadikan Al Qur’an sebagai pedoman hidup. Dauroh/diklat siswa Grand Design SMA IT As Syifa Boarding School Subang 07. keberhasilan sekolah dalam meningkatkan hasil rata-rata Ujian Nasional dari tahun ke tahun b.10 – 06.30 – 09.15 – 07. istirahat mck Al masturat dan shalat maghrib Makan malam Shalat isya’ Tahfidl qur’an Tahfidl qur’an Belajar mandiri Tidur malam Ahad berikut: a. kepanduan halaqoh tarbawiyah Daily Structures Afternoon direct conversation Afternoon Useful Vocabs Leadership school.00 16.55 – 07. disiplin.00 – 17. mengembangkan potensi dan kompetensi siswa sesuai dengan Standar Kompetensi Lulusan (SKL) minimal yang dikeluarkan oleh Departemen Pendidikan Nasional e. Mengenal Allah SWT sebagai pencipta. Dalam hal ini program Moving Class lebih diarahkan pada perwujudan peningkatan mutu sekolah yang ditinjau dari beberapa aspek. pemilik dan penguasa jagat raya. rajin. ramah.00 19.00 12.45 – 10. Speech presentation 11.00 8. 9. d.18.30 – 06.30 – 20.55 06. Model pembelajaran unggulan Moving Class.00 – 21. Hari kunj/vakansi siswa.30 17. diantaranya : a.30 – 09. keberanian. C.

memberikan pelayanan berkualitas dan memuaskan pada orang tua/wali 3. meningkatkan kerjasama orang tua/wali dengan sekolah dalam kegiatan pengembangan potensi peserta didik 2. mengembangkan potensi minat dan bakat siswa untiuk pengembangan diri 5. 5. membentuk guru yang profesional dalam menjalankan profesinya di sekolah maupun Grand Design SMA IT As Syifa Boarding School Subang Grand Design SMA IT As Syifa Boarding School Subang 6. menciptakan suasana kondusif dan mendukung pembelajaran melalui penciptaan pola belajar yang menyenangkan (fun learning) 7. membantu siswa-siswa yang mengalami potensi lebih dalam akademik melalui program pengayaan 10. 4. 2. Peningkatan mutu kesiswaan dan prestasi belajar Peningkatan mutu guru Peningkatan mutu persekolahan (5) Perencanaan KBM Kelas Kegiatan belajar mengajar yang kreatif dan kondusif di sebuah sekolah merupakan . meningkatkan potensi nilai akademik yang tinggi sesuai standar kemampuan dan Standar Ketuntasan Belajar Minimal (SKBM) yang ditentukan 8. 3. meningkatkan daya potensi siswa di masa mendatang 3. Sasaran SDM terdiri dari : 1. Bagi Siswa : 1. mengurangi tingkat kegelisahan terhadap kondisi sekolah . 2. 3. meningkatkan program-program kegiatan yang lebih bervariasi menambah sarana dan prasarana pendidikan yang belum ada di sekolah membantu upaya peningkatan peringkat rata-rata hasil Ujian Nasional di tingkat Kota Bekasi menjadikan sekolah yang berkualitas dan memiliki daya jual tinggi pada masyarakat mampu mencetak siswa-siswa yang lulus sesuai Standar Kompetensi Lulusan berupaya menjadikan Yayasan As Syifa Al Khoeriyah masuk dalam peringkat 10 besar deretan posisi sekolah dengan rata-rata nilai Ujian Nasional yang baik khususnya di tingkat Kab. Bagi sekolah : 1. mengembangkan sistem pembelajaran di keluarga yang mengacu pada pola pedidikan di sekolah 4.4. meningkatkan potensi guru dalam proses pembelajaran dan gairah mengajar melalui pelatihan-pelatihan 2. 4. program-program bagi siswa dalam bentuk kegiatan akademik maupun non akademik dapat terlakasana dengan optimal dan maksimal 2. 6. b. memberikan fasilitas yang memadai dalam optimalisasi pembelajaran yang kompeten sesuai bidang pengajaran masing-masing 8. dinamis dan inovatif Sasaran Kegiatan Kegiatan-kegiatan yang diajukan dalam program peningkatan mutu ini diberikan pada : 1. Bagi Orang Tua/Wali : 1. memberi kesiapan model dan perangkat pembelajaran yang kreatif dan inovatif c. memberi semangat pada guru dalam upaya peningkatan bimbingan dan pendampingan belajar khususnya dalam menghadapi Ujian Nasional maupun Ujian Sekolah 4. menjadikan siswa yang unggul. membantu siswa-siswa yang lemah atau mengalami masalah akademik dan non akademik melalui pola bimbingan yang biasa dikenal dengan istilah remedial 9. 2. (4) Sasaran Kegiatan Sasaran penggunaan dana ini dibagi atas dua sasaran yaitu : a. kreatif. Bagi Guru : 1. Subang b. Siswa Guru Orang Tua/Wali Sekolah di luar sekolah 5. 3. menumbuhkan wawasan paradigma pendidikan yang menuju pengembangan potensi siswa 7. memperluas fasilitas kebutuhan siswa selama menjalankan tugas pembelajaran (3) Manfaat Melalui program ini manfaat yang dapat diperoleh diantaranya sebagai berikut : a. membentuk potensi siswa yang dapat lolos dalam seleksi berbagai event perlombaan baik akademik maupun non akademik d. meningkatkan kepercayaan orang tua dengan sistem pendidikan yang diterapkan di sekolah 5. kreatifitas dan pengembangan materi baru dalam penggunaan model dan strategi pembelajaran 3. menjadikan guru sebagai manusia yang bertanggungjawab dalam pengembangan mutu pendidikan melalui pembelajaran yang dilakukannya 6.

tahu mana akhlak yang baik dan mana yang buruk bahkan ketika kita mengaplikasikan nilai – nilai Islam terasa menjiwai dengan kesadaran dan pemahaman yang utuh. Konsekwensinya adalah dengan banyaknya jam pelajaran Kurikulum DIKNAS ditambah Kurikulum Diniayah plus jam pelajaran Tahfidz AlQur’an. b) penjejalan ilmu/ tumpang tindih dan c) disorientasi. Namun bagi Boarding ini merupakan sesuatu yang ditunggu dapat dilakukan. Paradigma pendidikan sedang dicerahkan dan dikembangkan menjadi semakin menuju pada kebutuhan siswa (student center). Sehingga di perbanyak jam. Suasana yang baik akan membentuk kegiatan belajar mengajar yang membuat siswa memiliki rasa nyaman. dan akhirnya dapat menciptakan insan-insan generasi umat yang berakhlaq mulia. Pengalaman belajar akan dijalankan secara alamiah. Model ini sebetulnya sesuatu yang sudah tidak asing lagi bagi kita yang selama ini berkecipung di dunia tarbiyah. Halaqoh Tarbawiyah basis pengkaderan peserta didik. Belajar dapat berjalan dengan baik apabila subyek belajar maupun obyek belajar dapat saling berkomunikasi yang efektif dan produktif. c) disorientasi output sekolah. karena dalam aturan system pendidikan nasional kita. seandainya pun ada hanya berupa stimulus dalam pengembagan sikap dan amal baru sebatas temporal feripheral dan kegiatan simbolis keagamaan. pertama. Boarding As Syifa akan menjadi wadah belajar yang fun. diwaktu lain kita mendapatkan halaqoh tarbawiyah. seiring dengan pembentukan dan pendirian SMA IT. pendidikan yang mengacu pada kurikulum DIKNAS hanya memuat 2 jam pelajaran sepekan dan hanya hanya berorientasi pada pengetahuan semata tanpa bisa terjewantahkan dalam sikap dan amal. sudah banyak sekolah lain yang melakukannya. mudah. Boarding mulia”. Guru akan merencanakan suatu kondisi belajar yang efektif bagi siswanya. Kurikulum /Manhaj Pendidikan agama Islam yang akan digunakan ini disebut “ Kurikulum/ Manhaj Tarbiyah 2007 untuk SMA” yang telah di sesuaikan dengan kebutuhan SMA As Syifa. Kompetensi yang harus diberikan pada siswa tentunya mempunyai tujuan akhir pada perwujudan manusia Indonesia yang seutuhnya. Konsep pembelajaran yang ditawarkan adalah “moving class”. Akan muncul kalimat “Boarding ceria. b) penjejalan ilmu dan tumpang tindih. tingkatan SMA/Madasah Aliyah adalah jenjang antara untuk memasuki jenjang perguruan tinggi ( kecuali SMK ditekankan kepada penguasan skill (ketrambilan ) yang siap pakai atau kerja). kedua. Moving class (berpindah-pindah kelas) menjadi salah satu alternatif untuk mengatasi kejenuhan siswa dalam mengikuti belajar. . Manusia akan mampu melakukan sesuatu apabila telah mendapatkan pengtahuan sebelumnya. Bahkan system ini mengarahkan pada pembentukan karakter (character building) didasari dengan nilai nilai Islam. a) ketidaknyamanan dalam belajar. Kurikulum merupakan seperangkat kompetensi yang harus dimiliki oleh siswa dan diatur oleh pemerintah pusat dan daerah guna memberikan panduan akademis bagi sekolah dan guru. Bahkan sebagian praktisi pendidikan memiliki konsep bahwa belajar nantinya bertujuan “memanusiakan manusia”. Bersamaan dengan itu Boarding mencoba berbuat sesuatu terhadap konsep pembelajaran tahun pelajaran 2009/2010. mencoba agar bisa secara instan mencapai target target diniyah langsung masuk kepada wilayah penguasaan keilmuan ilmu agama itu sendiri. 2) All IN ONE System ( Tarbiyah for ALL) Belajar dari kesalahan dan pengalaman sebagaimana yang tertera diatas. Belajar merupakan suatu proses menerima sebuah informasi dan memanfaatkannya untuk kebutuhan masa depan seseorang. Sekolah sebagai sebuah wadah belajar formal yang memiliki seperangkat kurikulum dan silabus sebagai acuan araha bagi pelaksanaan proses pembelajaran bagi siswanya. disaat kita mendapatkan pelajaran disekolah umum (SMA) tentang pelajaran agama hanya 2 jam. misalnya kegiatan PHBI atau pesantren kilat ( itupun dilakukan karena reaksioner terhadap adanya kasus akhlak di sekolah tersebut). khususnya belajar. Dan d) Branding sekolah yang tidak jelas. Banyak hal yang dapat membangkitkan adrenalin baik pada siswa maunpun guru. Siswa akan selalu menemui hal baru dari sebuah lingkungan belajar yang dinamakan kelas. dan apa hasil yang dirasakan pada saat itu? Bagi orang yang merasakan pada saat itu jawabnya adalah dengan halaqoh tarbawiyah ini yang bisa benar benar merasakan bahwa dirinya seorang muslim. ada sebuah lembaga pendidikan yang mencoba keluar dari pemahaman diatas. Demi meningkatkan kredibilitas Boarding/sekolah maka kami membuat suatu formula baru sekaligus perubahan konsep pembelajaran.pelajaran ilmu agama. Suatu hasil yang terlihat jelas transparan. Belajar pun dapat dilakukan dimana saja dan kapan saja. 1) Latar belakang Problem yang masih menggelayuti system pendidikan kita adalah masih terlihat jelas belum tercapainya tujuan pendidikan nasional yaitu insan taqwa.dambaan bagi seluruh pengelaloa sekolah. yaitu. sehingga menciptakan suasanabelajar yang mengasyikkan. dan lain-lain. Sebenarnya konsep ini Grand Design SMA IT As Syifa Boarding School Subang D. tidak tertekan. belum lagi (bila boarding) penanaman nilai agama/akhlak lebih banyak dikedepankan hukuman dan sanksi?. Proses ini harus dilalui oleh setiap insan manusia untuk mencapat tujuan kedewasaan. dan kita sendiripun bagian dari produk tarbiyah tersebut. Maka dari itu belajar efektif pun sangat diperlukan. a) ketidaknyamanan. dalam proses ini manusia memerlukan yang namanya belajar. untuk SMA” yang dengan ini akan terhindar dari. Bila kita runut lebih kecil dalam tataran mikro operasional sebuah sekolah ada beberapa model pelaksanaan yang menjadi penyebab tidak tercapainya tujuan tersebut. maka diajukan satu system kurikulum –khususnya pendidikan agama islam – yaitu “manhaj Tarbiyah 2007 Grand Design SMA IT As Syifa Boarding School Subang bukanlah barang baru. Hal ini sangat membantu siswa menerima ataupun melakukan aktifitas yang dilakukan. Barulah melalui belajar manusia dapat hasil yang diinginkan.

istibath hadits tentang kewajiban orangtua terhadap anak 1. 3. 2. menyebutkan kaidah-kaidah tahsin 2. menjelaskan sikap seorang mukmin dalam berwala kepada Allah dan sikap barra kepada selain Allah 2. menyebutkan dalil tentang tauhid uluhiyah 1. membaca hadits tentang cinta karena Allah dan cinta berasal dari Allah 2. memahami nilai-nilai Da’wiyah dalam surat Abasa 1. membaca hadits tentang fadhilah silaturrahim 2. 1. 2. istibath hadits tentang akhlak yang baik 1. menjelaskan aliran-aliran yang salah dalam berakidah 2. termotivasi untuk menerapkan hadits tsb 1. menyebutkan definisi Al Qur’an 2. 2. 3. 2 Ulumul Qur’an 1. memahami kedudukan As Sunnah dan fungsinya 4 Ilmu Hadits 1. memahami hukum akidah al wala menyadari sikap mukmin dalam berwala kepada Allah dan sikap barra kepada selain Allah memahami manusia dalam pandangan Islam memahami pengertian manusia memahami hakikat insan memahami potensi manusia memahami sifat manusia 1. menjelaskan sisi tarbawi hadits tentang cinta karena Allah dan cinta berasal dari Allah 4. menjelaskan sisi tarbawi hadits tentang fadhilah silaturrahim 4. 1. menjelaskan mufrodat hadits tentang adab terhadap tetangga 3. Menjelaskan hakikat insan 2. Menyebutkan dalil berkaitan dengan itu 1. memahami kesalahan dalam berakidah 1. Standar Kompetensi menyebutkan mufrodat surat Abasa menjelaskan kandungan surat Abasa merangkum taujih Rabbani dalam surat Abasa menyebutkan nilai-nilai da’wiyah dalam surat Abasa menyebutkan mufrodat surat Al Buruj menjelaskan kandungan surat Al Buruj merangkum taujih Rabbani dalam surat Al Buruj menyebutkan nilai-nilai da’wiyah dalam surat Al Buruj membaca hadits tentang hak Ibu menjelaskan mufrodat hadits tentang hak Ibu menjelaskan sisi tarbawi hadits tentang hak Ibu termotivasi untuk menerapkan hadits tsb membaca hadits tentang ta’awun sesama mukmin menjelaskan mufrodat hadits tentang ta’awun sesama mukmin menjelaskan sisi tarbawi hadits tentang ta’awun sesama mukmin termotivasi untuk menerapkan hadits tsb membaca hadits tentang akhlak yang baik menjelaskan mufrodat hadits tentang akhlak yang baik menjelaskan sisi tarbawi hadits tentang akhlak yang baik termotivasi untuk menerapkan hadits tsb 1. memahami hadits tentang hak Ibu 2. membaca hadits tentang jangan mengolok orang lain 2. menjelaskan sisi tarbawi hadits tentang jangan mengolok orang lain 4. membaca hadits tentang kewajiban orangtua terhadap anak 2. 3. istibath hadits tentang cinta karena Allah dan cinta berasal dari Allah 1. memahami hadits tentang ta’awun sesama mukmin 2. menyebutkan dalil berkaitan dengan itu 1. memahami hadits tentang cinta karena Allah dan cinta berasal dari Allah 2. 2. 4. 1. memahami hadits tentang akhlak yang baik 2. menjelaskan kandungan Al Qur’an dan menyebutkan nama-namanya 3. menjelaskan pengertian manusia 2. menempatkan Al Qur’an sesuai dengan kedudukan dan fungsinya 1. istibath hadits tentang jangan mengolok orang lain 1 Tafsir 1. menjelaskan mufrodat hadits tentang kewajiban orangtua terhadap anak 3. 2. Kompetensi Dasar Menyadari pentingnya memperbaiki bacaan al-Qur’an memahami pentingnya mendisiplinkan diri dalam mentahsin tilawah mengetahui ta’rif al Qur’an Memahami kandungan nilai-nilai Al-Qur’an yang terdapat dalam nama-namanya Memahami kedudukan Al-Qur’an memahami hadits tentang fadhilah silaturrahim istinbath hadits tentang fadhilah silaturrahim Standar Kompetensi 1. akan dijelaskan pada Manhaj tarbiyah 2007 versi SMA/Pesantren. istibath hadits tentang ta’awun sesama mukmin 1. berpegang teguh dengan sunnah dalam kehidupan Standar Kompetensi 1. menjelaskan mufrodat hadits tentang cinta karena Allah dan cinta berasal dari Allah 3. menyebutkan dalil berkaitan dengan hal itu 1. Grand Design SMA IT As Syifa Boarding School Subang 3 Hadits 2. menjelaskan tentang tauhid asma wa sifat 2. menyebutkan dalil tentang tauhid rububiyah 1. menjelaskan sisi tarbawi hadits tentang adab terhadap tetangga 4. menyebutkan dalil berkaitan dengan itu 1. memahami tafsir surat Abasa 2. menjelaskan manusia dalam pandangan Islam 2. menjelaskan definisi al wala dan barra 2. memahami tafsir surat Al Buruj 2. menjelaskan sejarah periwayatan hadits 2. 4. menjelaskan sisi tarbawi hadits tentang kewajiban orangtua terhadap anak 4. 3. termotivasi untuk menerapkan hadits tsb 1. menjelaskan pengertian tauhid uluhiyah 2. menjelaskan mufrodat hadits tentang fadhilah silaturrahim 3. istibath hadits tentang adab terhadap tetangga 1. mendisiplinkan diri dalam mentahsin tilawah sehingga dia memiliki kadar bacaan yang baik 1. 4. termotivasi untuk menerapkan hadits tsb 1. menjelaskan hak-hak al wala 2. istibath hadits tentang hak Ibu 1. menyebutkan dalil tentang tauhid asma wa sifat 1. memahami tingkatan hadits No Materi yang diajarkan Kompetensi Dasar memahami tauhid rububiyah memahami tauhid uluhiyah memahami tauhid asma wa sifat memahami Al Wala wal Bara dalam berakidah Grand Design SMA IT As Syifa Boarding School Subang 1. termotivasi untuk menerapkan hadits tsb 1. menyebutkan kedudukan As Sunnah dan fungsinya 1. 1. menyebutkan dalil berkaitan dengan itu 1. termotivasi untuk menerapkan hadits tsb 5 Aqidah . ateríí KBM Untuk SMA Sellama 3 (Tiiga) Tahun ater KBM Untuk SMA Se ama 3 (T ga) Tahun A. menjelaskan tingkatan hadits 3. 2. 3. 4. menyebutkan dalil berkaitan dengan al wala dan barra 1. membaca hadits tentang adab terhadap tetangga 2. 3.Adapun gambaran umum dan struktur program . menyebutkan dalil-dalil berkaitan dengan hakhak dan hukum al wala 1. 4. memahami beberapa istilah dalam ilmu hadits 2. memahami kesalahan dalam berakidah No Materi yang diajarkan 1. menjelaskan pengertian tauhid rububiyah 2. memahami hadits tentang jangan mengolok orang lain 2. menjelaskan hukum akidah al wala 3. menjelaskan sifat manusia 2. memahami hadits tentang adab terhadap tetangga 2. menyebutkan dalil berkaitan dengan itu 1. menjelaskan mufrodat hadits tentang jangan mengolok orang lain 3. 1. memahami hak-hak al wala 2. menjekaskan beberapa istilah dalam ilmu hadits 2. menjelaskan potensi manusia 2. No KURIKULUM MAPADI Materi yang diajarkan Kompetensi Dasar 1. memahami nilai-nilai Da’wiyah dalam surat Al Buruj 1. mengetahui aliran-aliran yang salah dalam berakidah 2. 2. memahami hadits tentang kewajiban orangtua terhadap anak 2. memahami sejarah As Sunnah 2.

telah mempertajam perlunya disusun dan dilaksanakannya program pengembangan diri yang bertujuan memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk mengembangkan dan mengekspresikan diri sesuai dengan kebutuhan. mengamanatkan bahwa setiap satuan pendidikan harus menyusun kurikulum yang disebut Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan atau KTSP. belajar dan karir. memotivasi dan mengarahkan orang lain guna mencapai tujuan (Hellriegel & Slocum . melalui kegiatan Bimbingan konseling yang berkenaan dengan masalah diri pribadi dan kehidupan sosial. aku membuka lembaran2 Al-Qur'an dan aku tidak tahu mana permulaan dan mana akhirnya sejak kuterima amanah ini (Umar bin Khattab). 2:247). setiap peserta didik sesuai dengan kondisi sekolah. guru. melalui berbagai jenis pelayanan dan kegiatan pendukung berdasarkan norma-norma yang berlaku. maka akan lebih memberikan kekuatan desain kurikulum. maka terlebih dahulu dibutuhkan pemahaman tentang makna kepemimpunan dari berbagai sumber. menyadari kedudukan da’wah dalam kehidupan rabbaniyah Haji Zakat Shaum 1. Pengembangan diri adalah kegiatan yang bertujuan memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk mengembangkan dan mengekspresikan diri sesuai dengan kebutuhan. 1. kuatnya pengaruh pemikirannya dan adanya regenerasi. Jika suatu perkara telah diberikan kepada orang yang tidak semestinya (bukan ahlinya) maka tunggulah Kiamat (HR Bukhari) Demi ALLAH sesungguhnya kami tidak akan memberikan jabatan ini kepada seseorang yang menintanya atau seseorang yang sangat berambisi untuk mendapatkannya (HR Muslim). belajar. Kegiatan pengembangan diri difasilitasi dan atau dibimbing oleh konselor. kualitas pemikirannya. kepemimpinan. III/84) Demi ALLAH. • Jiwa Kepemimpinan akan tumbuh pada diri seseorang. b. mengkukuhkan nilai-nilai bersama. c. Berikut ini beberapa pemikiran tentang makna kepemimpinan dari berbagai sumber. dan pengembangan karir peserta didik melalui aktifitas ekstrakurikuler Dalam permendiknas Nomor 23 tahun 2006 dirumuskan SKL yang harus dicapai peserta didik Grand Design SMA IT As Syifa Boarding School Subang dikembangkan melalui pelayanan bimbingan dan konseling adalah kompetensi kemandirian untuk mewujudkan diri (self actualization) dan pengembangan kapasitasnya (capacity development) yag dapat mendukung pencapaian kompetensi lulusan. karena sesungguhnya aku adalah orang yang pandai menjaga lagi berpengetahuan (QS Yusuf. kegiatan Kepanduan. guru. sudut pandang dan pakar. kehidupan social. (Weirich & Koontz. 2. Sebaliknya. yaitu ketika adanya dorongan untuk mencapai cita-cita secara sendiri tidak mampu diraihnya (membutuhkan orang lain). sehingga terbentuknya sebuah ikatan sekelompok orang yang bersedia bergerak karena pengaruhnya. • Keberadaan pemimpin adalah menemukan jati diri yang hilang. atau tenaga pendidikan yang dapat dilakukan dalam bentuk kegiatan ekstrakurikuler. 12:55) Sesungguhnya Allah telah memilihnya menjadi rajamu dan menganugerahinya ilmu yang luas dan tubuh yang perkasa (QS Al-Baqarah. agar mandiri dan berkembang secara optimal. 1 Tarikhu Umar. atau tenaga kependidikan yang dapat dilakukan dalam bentuk kegiatan ekstrakurikuler. • Pemimpin atau LEADER yang sukses adalah pemimpin yang ide. mengetahui faktor-faktor keutamaan da’wah. Landasan Konsepsional • Kepemimpinan atau LEADERSHIP adalah kemampuan seseorang mengkomunikasikan dan mempengaruhkan ide-ide dan kehendaknya kepada orang lain.52) . melayani pencapaian tujuan. Keberhasilan ini disebabkan karena kesalehannya. Landasan Idieologis • • • • • • • Sesungguhnya orang yang paling baik engkau ambil sebagai pekerja ialah orang yang kuat lagi bisa dipercaya (QS Al-Qashsash 28:26) Dia (Yusuf) berkata : Jadikanlah aku bendaharawan negeri Mesir. bakat. seperti seorang gembala yang menuntun gembalaannya dari depan (Lisanul Arab. pemikiran dan ajarannya tetap dikerjakan dan tetap berpengaruh kepada orang lain walaupun dia telah meninggal dunia. • Kepemimpinan merupakan seni atau proses mempengaruhi orang lain. Pemimpin adalah seseorang yang berada di depan. dalam bimbingan pribadi. Bimbingan konseling adalah pelayanan bantuan untuk peserta didik baik secara perorangan maupun kelompok. 1993).6 Da’wah 7 Fiqh 1. menjelaskan berkah dalam berdakwah 3. dan pengembangan karier peserta didik. Sebelum lebih jauh mendesain sistem pelatihan kepemimpinan di lingkungan SMA IT AS SYIFA BOARDING SCHOOL. menjelaskan faktor-faktor keutamaan dakwah 2. Kegiatan pengembangan diri dilakukan melalui kegiatan pelayanan Bimbingan dan Konseling yang berkenaan dengan masalah diri pribadi. mengembangkan kemampuan. 1992). a. menyadari bahwa kehidupan da’wah ini penuh barakah dan terdorong untuk mengaplikannya 3. kesuksesan peserta didik dalam mencapai SKL akan secara signifikan menunjang terwujudnya pengembangan kemandirian. maka kompetensi peserta didik yang harus 2. • Kepemimpinan adalah kemampuan untuk mempengaruhi . dan minat setiap peserta didik sesuai dengan kondisi sekolah. bakat. Sehingga dengan cara pandang makna kepemimpinan lebih intergral dan komprehensif. aku sama sekali tdk bisa shalat & tdk bisa tidur. Kegiatan pengembangan diri difasilitasi dan/atau dibimbing oleh konselor. sehingga mereka bersedia dengan kemampuan sendiri dan secara antusias bekerja untuk mencapai tujuan organisasi. PENGEMBANGAN DIRI Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional dan Peraturan Pemerintah Nomor 19 tahun 2005 tentang Standar Nasional pendidikan. minat. Grand Design SMA IT As Syifa Boarding School Subang melalui proses pembelajaran bidang studi.1 B. oleh Ibnul Jauzy (hal. menjelaskan kedudukan dakwah dalam kehidupan rabbaniyah social. Kegiatan pengembangan diri dapat dilakukan antara lain. Permendiknas Nomor 22 tahun 2006 tentang Standar Isi yang didalamnya memuat struktur kurikulum. belajar.

menganalisa sejarah untuk dikaitkan dengan realitas yang dihadapi dan menggunakan kemampuan analisa untuk memprediksi pada masa depan. Terus mengembangkan cara berfikir baru. dapat mempengaruhi kelompok yang dipimpinnya untuk mengarahkan upaya bersama ke arah pencapaian tujuan kelompoknya (Winardi. yaitu dimana ketaatan pada atasan lebih didasari karena pengaruh identifikasi dari sang atasan tersebut (Talcott Parsons. Pemimpin adalah mereka yang kehadirannya diharapkan dan suaranya didengar oleh pengikut. 6. manajemen perubahan. Mampu mendorong pergerakan Islam ke depan dalam waktu dan tempat yang sesuai zamannya. Mempelajari sejarah. meskipun ideologinya bathil. Pemimpin yang menggunakan sistem pengendalian yang didasarkan atas penerapan sarana fisik disebut sebagai coercive-power. Abbegglen. Memiliki karakter kepemimpinan spiritual 2. Membentuk pengawas yang memantau pelaksanaan program yang telah diselesaikan dan yang masih ada serta bagaimana kemungkinan untuk dapat dilaksanakan. Kompetensi kepemimpinan menurut Musthafa Muhammad Thahhan (1997). 1958) Seseorang tidak akan bisa memimpin individu2 tanpa bisa membangun kejelasan masa depan bagi mereka.• • • • • • • • • Pemimpin karena kecakapan pribadinya. organisasi dan pribadi yang terus belajar. 1985) Pemimpin pada organisasi-organisasi normatif biasanya tergantung dari kualitas pribadi. Kompetensi Kepemimpinan Kompetensi Kepemimpinan menurut Musthofa Masyhur (dalam buku Al qiyadah wal jundiyah) disebutkan : 1. Merumuskan batasan tujuan-tujuan bagi masing-masing periode yang dilalui atau yang ditargetkan 4. melakukan penelitian. Pengembangan diri bukan merupakan mata pelajaran. Mampu merencanakan program dengan tepat. dan kemampuan membagun budaya bagi orang lain. Bekerja ikhlas karena Allah semata. 12. 9. pribadi. Kelompok ilmiah remaja. a) Pemimpin tradisional. 8. Pengembangan diri untuk satuan pendidikan khusus menekankan pada peningkatan kecakapan hidup dan kemandirian sesuai dengan kebutuhan khusus peserta didik. Kepemimpinan mencakup budaya organisasi. dalam buku Model Kepemimpinan dalam Amal islami disebutkan: 1. sain club. Memberikan porsi yang besar untuk pendidikan anggota dan 6. Mampu memilih komponen organisasi. sumber dana dan mengelola orang sesuai dengan kemampuan personal. english club. sedangkan pemimpin yang memiliki kekuatan pribadi sekaligus kekuatan posisional disebut formal-leader (Amitai Etzioni. pelanggan potensial. dll.2005 : Sukses menjadi Pemimpin Islami). implementasi strategi. 3. Pemimpin harus selalu bersungguh-sungguh menyalakan cita-cita. 5. 10. 3. Membangun iklim saling percaya dan berbaik sangka dalam tim. yaitu dengan ukhuwah yang tulus ikhlas. Grand Design SMA IT As Syifa Boarding School Subang 3. 4. sedangkan sistem pengendalian yang menggunakan sarana material disebut utilitarian-power (J. 1952) Menurut Max Weber berdasarkan tipe wewenangnya maka pemimpin dibagi 3 jenis. menentukan tahapan strategi. Karakter pemimpin meliputi visi yang tepat.1998: Behavior Organizational). Memiliki tanggung jawab untuk selalu menjaga diri dan amanah terhadap apa yang diembankan kepadanya. percaya diri. Meletakkan rencana dan program periodik dan final Grand Design SMA IT As Syifa Boarding School Subang d. (Meschane. Terjalinnya kasih sayang kepada seluruh anggota. Ingat kepemimpinan dapat dipelajari. 1990). Karakter kepemimpinan meliputi motivasi. 11. Karakter Kepemimpinan Kontemporer 1. mengukuhkan tekad dan membangkitkan harapan di kalangan anggota lembaga atau jama’ah. Mampu mengorganisasi anggota jamaah 10. 7. karena dengan ilmu ini pemimpin profesional dan negara-negara maju mampu meningkatkan pembangunan dan memelihara hasil pembangunan. Menguasai ilmu manajemen. Menguasai konsep kepemimpinan era perubahan. 5. 10. keterampilan dalam berinteraksi dengan manusia (Thariq Muhammad. 8. Mampu mengatasi berbagai resiko 7. integritas. penting untuk pengembangan organisasi atau jamaah 8. menguasai masalah dan kepekaan diri. 1947) 3. sebab pemimpin adalah penjelas harapan (Napoleon) Pemimpin yang mengendalikan bawahan berdasarkan kekuatan pribadi disebut informal-leader. 4. Dapat melaksanakan program 6. Memiliki wawasan dan ilmu pengetahuan yang mencakup seluruh aspek yang diperlukan dalam era kontemporer. Membangkit berbagai minat yang diperlukan organisasi kepada bawahan. yaitu apabila subyek yang menerima perintah atasan tersebut dengan alasan bahwa hal tersebut dapat menyelesaikan semua masalah. Mengenali pelanggan. Menyiapkan regenerasi. Mampu memilih mereka dan meningkatkan tingkat peran secara berkesinambungan 9. Selalu memohon pertolongan dalam seluruh keadaan dan aktivitasnya. Dalam bekerja harus memilki kepekaan terhadap pengawasan dan penjagaan Allah swt. 9. 7.C. dengan atau tanpa pengangkatan resmi. Mengatur (memenej) organaisasi atau jamaah 2. Merumuskan berbagai sarana yang akan dipakai untuk mencapai tujuan-tujuan 5. . tidak kuantitatif seperti pada mata pelajaran. keseimbangan. cerdas. dan struktur kepemimpinan dalam organisasi normatif biasanya juga mirip dengan organisasi keagamaan (Philip Selznick. Mampu melakukan gerakan yang tepat pada waktu yang tepat. 2. yaitu apabila subyek menerima perintah atas landasan kesesuaiannya dengan seperangkat peraturan yang lebih abstrak dan dipandang sah. Mampu mengoptimalkan manfaat dari anggota jamaah dan mencapai tujuan yang ditargetkan. Penilaian kegiatan pengembangan diri dilakukan secara kualitatif. c) Pemimpin kharismatik. b) Pemimpin rasional.

Berusaha terlibat dalam proyek ini adalah Jihad Fi Sabilillah. Semoga Allah SWT memudahkan jalan kita menuju kemenangan dan kegemilangan masa depan peradaban Islam. Sunardi. Wallahu a’lam bi shawab.ENUTUP Subhanallah. Desember 2009 SMA IT AS SYIFA BOARDING SCHOOL SUBANG Drs. Gagasan. Allahu akbar wa lillahil hamdu. MMPd. cita-cita dan harapan kami selalu bersama anda semua kaum muslimin yang mendambakan pendidikan Islam yang berkualitas dan anak-anak kita menjadi murid yang sholeh dan cerdas tanpa batas. Kepala Sekolah Grand Design SMA IT As Syifa Boarding School Subang . kerja besar dalam rangka menyiapkan generasi Qur’ani ini adalah mega proyek yang harus dilaksanakan secara konsisten dan sungguh-sungguh. insya’ Allah. Subang.