BAB I PENDAHULUAN MENGEMBANGKAN PERENCANAAN ASUHAN YANG KOMPREHENSIF

1.1 Latar Belakang Kehamilan adalah masa di mana seorang wanita membawa embrio atau fetus di dalam tubuhnya, masa ini merupakan masa yang paling penting dalam kehidupan seorang wanita. Masa ini juga merupakan tahap penyesuaian sebelum memasuki masa menjadi seorang ibu. Dan pada masa ini terjadi berbagai perubahan baik secara fisik maupun secara psikilogis sehingga kebutuhannya pun akan berbeda dengan saat sebelum hamil. Disitulah peran bidan sangat dibutuhkan terutama dalam memberikan asuhan yang komprehensif yaitu asuhan yang menyeluruh kepada ibu hamil dengan tujuan untuk menjaga dan meningkatkan mensejahterakan kesehatan ibu dan janin. Dalam mengembangkan asuhan yang komprehensif hal perlu diperhatikan adalah:  Menetapkan kebutuhan tes labolatorim  Menetapkan kebutuhan belajar  Menetapkan kebutuhan untuk pengobatan komplikasi ringan  Menetapkan kebutuhan konsultasi atau rujukan pada tenaga profesional lainnya  Menetapkan kebutuhan untuk konseling spesifik atau anticipatory guidance  Menetapkan kebutuhan konseling HIV/PMS  Menetapkan jadwal kunjungan sesuai dengan tahap perkembangan kehamilan.

1.2 Tujuan 1.2.1 Tujuan Umum Agar dapat merencanakan asuhan secara tepat dan berkesinambungan, sehingga klien mendapatkan kepuasan terhadap asuhan yang diberikan dan untuk meningkatkan kesejahteraan ibu dan janin
Askeb Kelompok 12 1

1.2.2 Tujuan Khusus  Untuk menetapkan kebutuhan tes labolatorium  Untuk menetapkan kebutuhan belajar  Untuk menetapkan kebutuhan konsultasi atau rujukan pada tenaga professional lainnya  Untuk menetapkan kebutuhan konseling spesifik atau anticipatory guidance  Untuk menetapkan kebutuhan konseling HIV/PMS  Untuk menetapkan jadwal kunjungan sesuai dengan tahap perkembangan kehamilan.

1.3 Metode Penulisan Dalam pembuatan makalah ini, penyusun menggunakan beberapa metode penulisan, yaitu: 1. Tinjauan pustaka Tinjauan pustaka dilakukan dengan mangambil bahan-bahan materi dari buku-buku yang berkaitan. 2. Pranata luar (internet) Pranata luar atau internet dilakukan dengan melakukan browsing di internet yang berkaitan dengan materi makalah. 3. Konsultasi Konsultasi dilakukan dengan dosen pembimbing.

Askeb Kelompok 12

2

BAB II ISI

Yang harus dilakukan oleh seorang bidan dalam melakukan asuhan yang komprehensif yaitu: 2.1 Mengembangkan Perencanaan Asuhan Yang Komprehensif Pada Masa PraNikah/Pra-Hamil 2.1.1 Menetapkan kebutuhan tes laboratorium Cek Kesehatan Di Masa Prakonsepsi Pemeriksaan kesehatan selama masa prakonsepsi perlu dilakukan. Dengan alasan pemeriksaan ini bisa mendeteksi gangguan yang mengancam selama ibu hamil dan bersalin serta kesehatan janin. Yang perlu diperiksa di masa prakonsepsi sebagai berikut:
y y y y y

Riwayat penyakit dan genetik (jika usia calon ibu di atas 35 tahun) Siklus haid, alat kontrasepsi Pemeriksaan klinis (berat badan, rongga panggul dan pap smear) Tes laboratorium darah dan urin Pemeriksaan penunjang (TORCH, HIV/AIDS, ACA-Anti Cardiolipin Antibody)

y y

Imunisasi, jika perlu Pemberian vitamin prenatal yang mengandung asam folat

Semakin penting diperiksa selama prakonsepsi jika:
y y y

Usia calon bunda di atas 35 tahun Calon bunda di atas 35 tahun Calon bunda punya penyakit jantung, hipertensi, diabetes, asma, penyakit organ reproduksi (miom, kista, endometriosis), kelainan Rhesus darah dan lainnya yang bisa mempengaruhi kehamilan dan janin

Askeb Kelompok 12

3

Askeb Kelompok 12 4 . nggak punya waktu sampai ketakutan apabila nantinya ada masalah.y Calon bunda belum pernah terkena penyakit rubella atau belum mendapat imunisasi rubella y Ada riwayat penyakit yang diturunkan secara genetika di keluarga besar y y Mantan pecandu narkoba Bekerja di lingkungan yang rawan polusi zat berbahaya seperti laboratorium Menderita penyakit menular seksual y Belum begitu banyaknya calon pengantin yang sadar untuk menjalani tes pra nikah karena beredarnya stigma klise ³mau menerima pasangan apa adanya´. seperti adanya laporan seorang ibu yang mengalami obesitas meninggal saat melahirkan karena dia langsung hamil sesaat setelah menikah. calon pengantin dapat melakukan terapi dan telah selesai sebelum hari H tiba. Ada lagi laporan dimana sang suami tidak dapat melakukan hubungan suami istri dikarenakan adanya suatu penyakit tertentu. Sedangkan ada beberapa kasus dimana pasangan yang tidak menjalani tes pra nikah akhirnya malah menemukan masalah serius ketika telah menikah. calon pasangan akan meninggalkannya. padahal keluarga kedua belah pihak terus-menerus menuntut adanya keturunan. Seharusnya kasus-kasus seperti ini dapat diminimalisasi bila sebelumnya sang pengantin menjalani tes pra nikah. Agar bila nantinya ditemukan adanya masalah. harga dan sedikit waktu tidaklah ada artinya. Tes pra nikah diliat dari benefitnya. Tes ini sebaiknya dilakukan 6 bulan sebelum dilaksanakannya pernikahan. Alasan lain yang sering diutarakan adalah mahalnya biaya tes (padahal anda mau dan mampu untuk melaksanakan pesta yang meriah). Padahal hanya sedikit dimana ketika calon pengantin menjalani tes pra nikah dan ditemukan masalah kemudian mereka akan berpisah. Ada beberapa tes yang mencangkup tes pra nikah.

keadaan psikologis dan gaya hidup. Keputusan mutlak ada di tangan anda bedua. cytomegalo atau herpes. Tes Torch di Indonesia masih relatif mahal. Bukankah jujur didalam suatu pernikahan itu adalah penting?! Jika hasil tes anda tidak sesuai dengan harapan anda. Virus-virus ini tidak berdampak pada kita tapi berdampak pada calon bayi kita nanti. Misalnya salah satu dari anda ada yang mandul. umumnya masih didahulukan tes toxoplasma dulu karena kasus rubella dan cytomegalo masih jarang ditemukan di Indonesia. Banyaknya perkawinan antar ras yang belakangan terjadi menjadikan tes ini penting untuk dilakukan. tes yang dilakukan adalah tes kemampuan berovulasi (mengeluarkan sel telur). Sedangkan untuk laki-laki adalah tes sperma. untuk mengetahui kualitas dan kuantitas spermanya. apakah tetap meneruskan pernikahan dan siap menanggung akibatnya atau Askeb Kelompok 12 5 . rubella.* Tes Rhesus Darah kita orang asia memiliki rhesus positif pada umumnya dan rhesus negatif biasanya dimiliki oleh orang Eropa. gula darah dan hepatitis. Tentunya lebih baik mengantisipasi daripada menyesal belakangan karena pasangan anda merasa dibohongi. Ada beberapa faktor yang mempengaruhi hasil dari tes yaitu keadaan rahim. urin . Selain tes-tes diatas bisanya tes pra nikah juga dibarengi dengan tes darah. * Tes Kesuburan Untuk wanita. Persilangan kedua rhesus dapat mengakibatkan keguguran berulang-ulang dikarenakan sel darah kita akan memakan sel darah janin. * Torch Tes ini khusus untuk calon pengantin wanita dimana bertujuan untuk mengetahui apakah kita memiliki bawaan virus toxoplasma.

Sebaiknya anda menunjuk orang ketiga yang netral seperti penasehat pernikahan atau tokoh pemuka agama anda untuk memberikan pandangan kepada anda. Jangan mengikuti emosi dan perasaan. disarankan agar melakukan pemeriksaan USG (ultrasonografi). karena inti dari pemeriksaan ini adalah untuk kebahagiaan pasangan yang bersangkutan. maka calon istri akan diimunisasi dulu. Dalam hal ini penting diketahui. calon suami akan dicek apakah penisnya ada kelainan atau tidak. Sebagai catatan. Pertama. Apabila ingin mengetahui ada tidaknya kelainan pada organ reproduksi. Apabila sebelum menikah diketahui calon suami menderita hepatitis. pemeriksaan kesehatan prakonsepsi dilakukan dengan dua tujuan. karena dengan USG ini. Periksa dada pun tidak. sebaiknya dicek apakah mengidap diabetes mellitus atau tidak. Tujuan kedua pemeriksaan ini untuk memastikan apakah mereka bisa melakukan hubungan seksual atau tidak. Umumnya. Pastikan kita telah mempertimbangkan secara matang untung-ruginya. Kalau ya. bahwa tidak akan ada periksa dalam atau pemeriksaan panggul seperti yang biasa dilakukan ginekolog. termasuk penyakit yang ditularkan lewat hubungan seks (PMS atau Penyakit Menular Seksual). Jadi. memeriksa semua penyakit menular dari pihak lakilaki dan perempuan. Askeb Kelompok 12 6 . dikhawatirkan nantinya dia tidak bisa berhubungan seks.malah sebaliknya: membatalkan pernikahan. dapat menemukan adanya kista atau tumor di rahim. jika usia calon suami sudah lanjut. Hal-hal seperti ini tidak boleh disembunyikan. penyakit menular yang dicek adalah hepatitis B dan TB (Tuberkulosis). Sebenarnya. sedangkan calon istri dicek punya vagina atau tidak.

ini saatnya mengecek semua kemungkinan adanya infeksi. namun bisa juga tidak. maka satu di antaranya pasti talasemia. janin masih kecil. Jika salah satu pasangan membawa gen penyakit. lalu menular lagi ke anak. Boleh juga 1-2 bulan sebelumnya. sehingga pengguguran tidak akan berbahaya bagi ibu. Seandainya. harus siap menghadapi kemungkinan tersebut. Pemeriksaan prahamil pada calon ibu difokuskan terhadap kondisi kondisi yang bisa mengganggu kehamilan dan membuat anak cacat atau tertular penyakit. tumor otak. Askeb Kelompok 12 7 . kemungkinan yang akan terjadi pada anak-anaknya juga dijelaskan. Anda tidak melakukan pemeriksaan prahamil plus konseling genetika karena tidak sempat atau fasilitasnya kurang memadai. Bila dengan USG ditemukan adanya kelainan bawaan mayor yang multiple . Tapi. atau epilepsi berat. Paling tidak. Jangan sampai penyakit calon ayah menular ke calon ibu. Jadi. Misalnya. bisa kena. Umumnya. Dilihat dulu faktor risiko yang ada. Idealnya pemeriksaan pra-konsepsi dilakukan sebelum sepasang pria dan wanita melakukan hubungan seks. Jadi. kemungkinan si kecil terkena talasemia sekitar 25%. Dengan begitu.Target pemeriksaan kesehatan prahamil adalah bayi dan calon ibu sama-sama sehat. dokter bisa melakukan safe abortion. Bila calon ayah belum menjalani pemeriksaan pranikah. Pada usia kehamilan itu. misalnya. ini tidak berarti kalau jumlah anaknya empat. seperti talasemia (sejenis anemia atau kurang sel darah merah yang diturunkan). apakah punya kelainan jantung. maka lakukan deteksi saat usia kehamilan antara 12-16 minggu. Tapi. calon ayah tahu persis bahwa kehamilan istrinya sangat berisiko dan bisa mencelakakan istri dan bayinya. seperti si kecil tidak punya tulang tengkorak. Akan dicek juga kondisi-kondisi yang bisa menyebabkan calon ibu meninggal kalau melahirkan. tidak semua orang perlu melakukan serangkaian pemeriksaan. pemeriksaan prahamil bisa dibilang termasuk konseling genetika. Kemungkinan 25% itu adalah angka populasi.

3=58 Kg kehamilan dan kesehatan jangka panjang 26-30 Askeb Kelompok 12 obesitas Risiko ringan terhadap 27. Dengan kata lain kualitas bayi yang dilahirkan sangat tergantung pada keadaan gizi ibu sebelum dan selama hamil. wanita harus yakin bahwa berat badannya berada dalam parameter normal. 1984) yang memperlihatkan efek dari BB rendah. DPT dan TT (tetanus toksoid). Sedangkan imunisasi yang disarankan adalah hepatitis B.2 Menetapkan kebutuhan belajar A. Nutrisi Status gizi ibu sebelum dan selama hamil dapat mempengaruhi pertumbuhan janin yang sedang dikandung. Rumusnya adalah: Berat Badan (Kg) / Tinggi Badan2 (m) Berikut ini adalah tabel (pickard. infertilitas Bahaya kesehatan jangka panjang 20-25 diinginkan Rentang ideal untuk 22. BB normal. Rasio BB Indeks Quetelet Efek terhadap berat badan <20 berat badan Risiko amenorrhoe 19. 2.1.Pemeriksaan prakonsepsi yang dianjurkan pemerintah hanya pemeriksaan fisik secara umum dan pemeriksaan laboratorium rutin untuk darah dan urin. Oleh karena itu sebelum hamil.7=72 Kg 8 . Bila status gizi ibu normal pada masa sebelum dan selama hamil kemungkinan besar akan melahirkan bayi yang sehat. dan obesitas kesehatan. cukup bulan dengan berat badan normal.5=51 Kg dibawah normal meningkat. Indikasi parameter yang normal bisa dihitung dengan indeks Quetelet atau sering disebut indeks masa tubuh (IMT).

yaitu pada fase pembentukan sistem saraf pusat. aspiksia. berat badan ibu tidak bertambah secara normal. kematian neonatal.moderat >30 obesitas berat kesehatan Risiko masalah menstruasi dan komplikasi kehamilan meningkat Bahaya kesehatan jangka panjang 30.3=80 Kg Selain itu. perlu untuk menyeimbangkan gizinya sebelum hamil. Faktor risiko pada ibu hamil yang obesitas: 1. berikut ini merupakan faktor risiko yang dapat terjadi pada ibu yang mengalami kekurangan gizi baik sebelum maupun selama kehamilan: 1. Askeb Kelompok 12 9 . 3. perlu juga ditambah dengan makanan yang mengandung asam folat. Terhadap ibu: gizi kurang pada ibu hamil dapat mengakibatkan risiko dan komplikasi antara lain: anemia. pendarahan. Meningkatnya risiko pre-eklampsia 2. abortus. persalinan sebelum waktunya (prematur). pendarahan setelah persalinan serta persalinan dengan operasi cenderung meningkat. 2. Gangguan trombo-embolisme Untuk ibu yang merencanakan kehamilan. Terhadap janin: kekurangan gizi ibu hamil dapat mempengaruhi proses pertumbuhan janin dan dapat menimbulkan keguguran. anemia pada bayi. "Asam folat memang berperan penting pada fase awal pembentukan janin. terkena penyakit infeksi. cacat bawaan. dr. bayi lahir mati. Kematian intrapartum/IUFD (mati dalam rahim) dan lahir dengan berat badan rendah (BBLR)." kata Dr. Kekurangan asam folat sangat berpengaruh pada perkembangan sistem saraf utama otak dan tulang belakang janin. Dwiana Ocviyanti. Terhadap persalinan: pengaruh gizi kurang terhadap proses persalinan dapat mengakibatkan proses persalinan sulit dan lama. selain makan 4 sehat 5 sempurna.

Mereka baru datang ke dokter setelah positif hamil beberapa minggu´. Saat seorang wanita menyadari kehamilannya. Itu sebabnya. ³Kalau kehamilan direncanakan. dan encephalocele. anensefali. ujar Bowo. Bayi lahir dengan berat badan rendah. Karena itu. Di Indonesia sendiri belum ada data pasti berapa prevalensi adanya penyakit kelainan sumsum tulang belakang. bisa terbentuk saat kehamilan berusia 2-4 minggu. Salah satu penyebab kematian adalah kekurangan Asam Folat´. Oleh karena itu. Jakarta. ³Kebanyakan Pasutri (Pasangan Suami Istri) tidak pernah merencanakan kehamilan. Askeb Kelompok 12 10 . rusaknya endotel pipa yang melapisi pembuluh darah. Kematian bayi ini masih belum diidentifikasikan penyebabnya karena belum adanya data. cacat tabung saraf janin (NTD) ± spina bifida. dan Keguguran. tahu-tahu ibu langsung hamil setelah telat datang bulan. menyebabkan lepasnya plasenta sebelum waktunya´. ibu sering tidak membekali diri dengan gizi yang mencukupi ketika sebelum dan sesudah melahirkan. idealnya kebutuhan asam folat sudah tercukupi sejak sebelum terjadinya kehamilan. Kekurangan Asam Folat menyebabkan bayi lahir dengan Bibir Sumbing. cukupi asam folat sejak sebelum hamil. maka ia akan mempersiapkan gizi yang baik sebelum hamil karena kebutuhan Asam Folat harus disiapkan sejak sebelum kehamilan´. maka kehamilan itu sebenarnya sudah berusia 5-6 minggu. Down¶s Syndrome.SpOG(K) dari Departemen Obstetri dan Ginekologi FKUI/RSUPN Cipto Mangunkusumo. Padahal. Sering kali para ibu tidak menyadari dirinya kekurangan Asam Folat karena sebagian besar kehamilan terjadi tanpa direncanakan. ³Jumlah angka kematian bayi di Indonesia masih relatif tinggi. ³Bayi mengalami kelainan pembuluh darah.

letih. sehingga ibu mudah lelah. kebutuhan wanita usia subur serta ibu hamil akan asam folat adalah sekitar 400-600 mikrogram (0. Satu hal yang perlu diperhatikan adalah cara mengolah dan memasak makanan kaya asam folat. Bila dimasak terlalu lama. juga berakibat pada sistem motorik (mengalami lumpuh. minimal 4 bulan sebelum kehamilan. pisang. maka ibu hamil perlu mengonsumsi suplemen asam folat secara teratur sesuai rekomendasi dokter. Begitu juga dengan buah-buahan berwarna merah atau jinga. seperti brokoli. Pada anak perempuan. Selain itu. juga kiwi. Mengingat risiko tersebut. tidak ada kontrol untuk buang air besar maupun buang air kecil serta adanya gangguan jantung. bila memang ingin hamil. Jika perkembangan sistem saraf utama terganggu. nanas.4-0.4 hingga 1 mg Askeb Kelompok 12 11 . yakni pembentukan tulang-tulang kepala. anak tidak bisa berjalan tegak dan emosi tinggi. maka akan mempengaruhi perkembangan janin.Kelainan lainnya adalah bayi mengalami gangguan buang air besar dan kecil. hati sapi. Asam folat juga terdapat pada daging. Pada ibu hamil. Kecukupan ini bisa mencegah 50-70 persen resiko NTD. Sebagaimana zat gizi lain. saat dewasa tidak mengalami menstruasi. kecukupan asam folat yang merupakan turunan dari vitamin B ini. Artinya. termasuk wajah (menyebabkan sumbing). Secara umum. juga bisa diperoleh dari berbagai makanan sehari-hari. seperti semangka. sayuran berwarna hijau. lesu dan pucat. tidak bisa berjalan tegak).6 mg) per hari. jeruk. seorang wanita sebaiknya sudah harus mencukupi kebutuhan asam folatnya. kandungan asam folat bisa berkurang atau malah hilang. ikan juga susu (saat ini banyak susu yang difortifikasi asam folat). bayam serta asparagus. kekurang Asam Folat menyebabkan meningkatnya resiko Anemia. di saat dewasa kelak bisa tidak mengalami menstruasi) dan perkembangan pusat kecerdasan (gangguan belajar). sistem hormon (pada anak perempuan. yaitu sekitar 0. kaya akan asam folat.

Konseling prakonsepsi dasar yang sering diberikan berupa konseling mengenai : y y y y y Makanan/ nutrisi Kebiasaan minum aklohol Merokok Pemakaian obat terlarang Asupan vitamin Konseling dimulai tentang dengan pemeriksaan menyeluruh tentang riwayat reproduksi. 1. medis. Ibu hamil tak perlu takut kelebihan asam folat karena akan dikeluarkan dari tubuh secara alamiah.1. kehamilan ektopik. Manfaat konseling prakonsepsi: 1. berupa nasihat tentang resiko yang ada pada klien dan di berikan suatu strategi atau mengeliminasi pengaruh patologis yang diketahui berdasarkan riwayat keluarga. jadi factorfactor resiko yang dapat terjadi selama kehamilan. Menurunkan jumlah kehamilan yang tidak diinginkan 4. mencakup usaha-usaha sebelumnya terhadap konsepsi. Memperbaiki hasil akhir kehamilan 3. 2. dan nifas. atau kematian janin berulang. persalina. namun sebaiknya tetap berkonsultasi dengan dokter.3 Menetapkan kebutuhan konsultasi prakonsepsi Konseling prakonsepsi adalah suatu cara untuk mengidentifikasi semua factor yang berpotensi hasil akhir kehamilan. 2. social. Mempersiapkan kehamilan baik secara fisik dan psikologis ibu 2. adanya fertilitas dan hasil kehamilan yang abnormal termasuk abortus. atau obstetris. keluarga. Riwayat sosial Yang harus dipehatikan pada saat konseling adalah: Askeb Kelompok 12 12 . Riwayat reproduksi. Mengurangi angka kehamilan dengan resiko tinggi.per hari.

y Pada kehamilan setelah usia 35 tahun atau lebih: 1.a. infertilitas dan kematian janin. pada selama kehamilan olahraga tidak dilarang. dan angka kematian bayi yang tinggi. y Kekerasan dalam rumah tangga. disebabkan oleh usia ibu yang rentan terhadap penyulit. Askeb Kelompok 12 13 . etnik atau keagamaan tertentu dapat menigkatkan resiko penyakit resesif tertentu. terdapat peningkatan rasiko dari pasangan yang pernah menganiaya. b. misalnya: y Pada kehamilan remaja. Usia ibu. Penganiayaan lebih besar kemumgkinannya terjadi pada wanita yang pasangannya yang merupakan pecandu alkohol atau obat. Remaja memilki kemungkinan lebih besar mengalami anemia. tapi setiap kekhawatiran perlu dibuktikan. Riwayat keluarga Status kesehatan dan reproduksi dari keluarga sedarah ditinjau untuk penyakit medis. Sebagian besar waniata hamil dapat melanjutkan olahraga sepanjang gestasi. 3. retardasi mental. baru menganggur. Meningkatkan resiko terjadinya kelahiran bayi premature. kehamilan dapat memicu kembali masalah antar pribadi. Latar belakang ras. Usia ibu mempengaruhi hasil akhir kehamilan. Gaya hidup dan kebiasaan kerja y Olahraga. seperti hipertensi dan diabetes. dan beresiko lebih tinggi memiliki janin yang pertumbuhannya terhambat. serta riwayat di penjara. walaupun mungkin perlu dilakukakn perubahan-perubahan. Selama kehamilan. Meningkatkan resiko kematian ibu 2. persalinan prematur. latar belakang pendidikan rendah. Riwayat keluarga tidak selalu akurat.

suku asli. (World Health Organisation) Konseling HIV/AIDS memiliki perbedaan dengan konseling secara umum dalam hal: 1. 2. 4. CD4. penjaja seks. waria. Penilaian mengenai perilaku berisiko klien terhadap infeksi HIV (baik menularkan atau tertular). atau Viral load. Konfidensialitas klien sangat penting jika menyangkut isu stigma dan diskriminasi 7. 5. sosial. Askeb Kelompok 12 14 .1. HIV ialah penyakit yang mengancam hidup dan pengobatan seumur hidup. pekerja migran. 6. spiritual. laki-laki berhubungan seks dengan laki-laki. Diagnosis HIV mempunyai banyak implikasi ± psikologik. dan pengungsi) menghadapi isu diskriminasi ganda. yaitu sebagai bagian dari kelompok khusus yang dikucilkan masyarakat dan sebagai orang yang selalu dianggap berisiko terhadap atau telah terinfeksi HIV. Alasan Pentingnya Konseling HIV/AIDS Konseling merupakan suatu proses pencegahan dan perubahan perilaku dapat mencegah penularan.2. Kelompok-kelompok khusus (pecandu napza. fasilitasi pencegahan perilaku dan evaluasi penyesuaian diri ketika klien menghadapi hasil tes positif .4 Menetapkan kebutuhan konseling HIV/PMS Konseling HIV/AIDS merupakan komunikasi bersifat rahasia antara klien dan konselor bertujuan meningkatkan kemampuan menghadapi stres dan mengambil keputusan berkaitan dengan HIV/AIDS. Layanan konseling pra dan pasca tes. Memfasilitatsi perubahan perilaku. 3. Membantu klien melakukan informed consent untuk tes HIV. fisik. Penggalian sejarah perilaku seks dan sejarah kesehatan klien. Proses konseling termasuk evaluasi risiko personal penularan HIV.

Dimana pada trimester I ini berawal dari mulainya fertilisasi (0 minggu). implantasi (akhir minggu ke-1). organogenesis (minggu ke-4). Tes darah. 2. hal ini dilakukan untuk mengetahui apakah seseorang itu hamil atau tidak. sampai alat-alat kelamin bagian luar berkembang lebih nyata.Konseling HIV/AIDS merupakan proses dengan tiga tujuan umum: 1. Darah pasien saja. Askeb Kelompok 12 15 . hingga lebih mudah membedakan jenis kelaminnya (minggu ke-14). Sedangkan tes darah yang dapat dilakukan o seorang bidan adalah leh hanya mengukur kadar Hb dan gol. Tes laboratorium pada trimester I digunakan untuk mendiagnosa apakan seseorang hamil atau tidak. Menyediakan dukungan psikologis. sebaiknya segera memastikannya secepat mungkin. psikologis. sosial dan spiritual seseorang yang mengidap virus HIV atau virus lainnya. a.1 Menetapkan kebutuhan tes laboratorium Ketika seseorang menduga bahwa dirinya hamil. Sehingga pada trimester I. 3. 2. terapi. Tes ini harus dilakukan oleh dokter dan dianggap akurat untuk mengetahui tingkat hormon fetal hCG (human chorionic gonadotropin) di dalam darah sesegera mungkin. dan perawatan melalui pemecahan masalah kepatuhan berobat. misalnya: dukungan yang berkaitan dengan kesejahteraan emosi. kira-kira 2 minggu pasca pembuahan ± sekitar saat seseorang mulai terlambat haid. Adapun tes laboratorium yang dapat dilakukan pada trimester I diantaranya: tes urine (PP test) dan tes darah (Hb dan gol. Pencegahan penularan HIV dengan menyediakan informasi tentang perilaku berisiko (seperti seks aman atau penggunaan jarum bersama) dan membantu orang dalam mengembangkan keterampilan pribadi yang diperlukan untuk perubahan perilaku dan negosiasi praktek lebih aman. kebutuhan akan tes laboratorium memang diperlukan.2 Mengembangkan Perencanaan Asuhan Yang Komprehensif Selama Trimester I Trimester I ini dimulai dari usia kehamilan 0-14 minggu. Memastikan efektivitas rujukan kesehatan. Darah).2. 2.

 Golongan darah dan faktor Rhesus (Rh). misalnya kelainan dapat menyebabkan kematian atau kelainan berat. Hal ini umumnya disebabkan banyaknya cairan dalam tubuh wanita hamil. pada saat pemeriksaan harus dipastikan apakah sifat ketidaknormalan atau kelainan tersebut mayor atau minor. maupun ada tidaknya infeksi. baik keadaan kurang darah (anemia). Karena itu. karena pemeriksaan ini tidak berisiko terhadap ibu maupun janin. Akan tetapi ibu jangan khawatir. y Penyakit lain seperti HIV B. yang dikenal dengan istilah haemodilusi. Rubella. Dokter atau bidan perlu mengetahui golongan darah pasien (A. Pemeriksaan yang sering dilakukan yaitu pemeriksaan TORCH. pemeriksaan ini perlu untuk melihat adanya antibodi dalam darah ibu. trombosit. O. penting melakukan pemeriksaan darah pada awal kehamilan seperti pemeriksaan darah rutin yaitu komponen Hb.Cara ini juga efektif dilakukan oleh para bidan yang belum dilengkapi dengan alat USG. Bila ada kelainan atau ketidaknormalan. Jika diprediksi kondisi bakal memburuk. Jika penurunannya tidak terlalu drastis. Hal ini untuk mengetahui status keadaan ibu pada awal kehamilan secara laboratorium. Infeksi akibat virus Toxoplasma. mungkin ibu perlu melakukan pemeriksaan darah beberapa kali. bahkan HIV/AIDS. B. kelainan darah (thalasemia). maka jadwal kontrol pada trimester pertama yang biasanya per-empat minggu dapat dimajukan hingga per-tiga atau dua minggu. apabila dokter mendeteksi adanya kelainan. maka dianggap wajar. Selain itu. Melalui pemeriksaan darah. Golongan darah dan faktor Rhesus ibu. Selama hamil. Biasanya wanita hamil mengalami penurunan Hb dibandingkan pada saat dia tidak hamil. leukosit dan hematokrit. AB) seandainya Askeb Kelompok 12 16 . bisa diketahui: y y y Kadar zat besi dalam darah. akan dipikirkan tindakan terminasi atau pengakhiran kehamilan. Syphilis.. dan Cytomegalovirus yang berbahaya bagi kesehatan janin.

Ini berbahaya bagi janin yang dikandungnya. dokter ataupun bidan juga harus mengetahui faktor Rhesus ibu. Kadar zat besi ini dapat diketahui dengan tes Hb. apakah darah ibu Rhesus positif (+) atau Rhesus negatif (-). tetapi dengan tes urin juga dapat mengetahuiapakah ibu terpapar obat-obatan tertentu. Tes urin. penurunan jumlah sel darah merah hanya sedikit. Biasanya pada ibu hamil trimester I. bila rendah. jangan ragu untuk melakukan tes lagi pada kehamilan 28 minggu. yaitu 2 minggu setelah pembuahan. alkohol. Dari pemeriksaan darah perlu untuk menentukan Hb. Tes urin tidak hanya dilakukan untuk memastikan kehamilan saja. tiga bulan sekali karena pada orang hamil sering timbul anemia karena defisiensi Fe.dan ibu mengandung janin dengan RH+. Nilai normal Hb ibu hamil yaitu 10. perlu diwaspadai adanya anemia. terkadang Hb-nya masih normal. maka tubuh ibu akan memproduksi antibodi untuk melawan/menentang sel-sel darah RH+.0 mg/dl. b. Tetapi hal ini harus tetap diwaspadai.pasien memerlukan transfusi darah selama masa-masa kehamilan atau proses persalinan. Jika Rhesus negatif (-). Bila kadar zat besi ibu berubah-ubah selama kehamilan. atau sel darah merah kekurangan zat besi. Karena bila darah ibu RH. tes akan diulang dalam beberapa interval selama masa kehamilan. Selain dolongan darah. ibu akan merasa mudah lelah dan lesu. Tes ini banyak tersedia di mana-mana dan tingkat keakuratannya dapat lebih dari 90%.5-14. Oleh karena itu perlu diberikan konseling mengenai nutrisi yang mengandung sumber zat besi seperti bayam dan daging merah.5 mg/dl. Efek penggunaan obat Askeb Kelompok 12 17 . bahkan narkotika. tes lanjutan akan dilakukan untuk mengecek hadirnya antibodi. maka disarankan untuk mengkonsumsi makanan kaya zat besi dan minum tablet zat besi. Tes ini dapat dilakukan secepat mungkin. jika tes menunjukkan jumlah sel darah merah rendah. Apabila kadar Hb ibu hamil <10.  Kadar Hemoglobin. pasangan juga harus memberikan darahnya untuk di tes. Sel darah merah terdiri atas zat besi dan mengangkut oksigen. HCG juga dapat dideteksi dengan tes urin.

Kebutuhan belajar yang dibutuhkan oleh ibu hamil pada trimester I diantaranya sebagai berikut: a. 1980 menyarankan 3 komponen utama gizi dan kecukupan yang dianjurkan sebagaimana tertera pada tabel berikut: Tiga Komponen Gizi Utama Pada Wanita Usia 15-19 Tahun Komponen gizi utama Protein (gram) Zat besi (mg) Kalsium (mg) Kebutuhan wanita usia 15-19 tahun Harian 44 18 800 Hamil +30 +30 s/d +60 +400 Menyusui +20 +30 s/d +60 400 Askeb Kelompok 12 18 . Pada trimester pertama pertumbuhan janin masih belum begitu pesat. bisa mengacaukan sistem syaraf bayi. terutama pada awal kehamilan. Penggunaan terus-menerus.2. National Academy Sciences. sehingga juga belum optimal kebutuhan gizinya. Asupan gizi ideal bagi ibu hamil Asupan gizi yang diperlukan ibu hamil harus ditingkatkan sejalan dengan kebutuhan perkembangan kehamilannya. National th Research Council: Recommended Dietary Allowance 9 Ed.2 Menetapkan kebutuhan belajar Trimester I dapat dikatakan sebagai masa emas. karena pada trimester I ini terjadi proses organogenesis (pembentukan organ-organ). Washington DC.tertentu berdampak buruk bagi perkembangan otak janin. Nutrisi A. Sehingga ibu hamil perlu mengetahui mengenai kebutuhan belajar yang ia perlukan pada trimester I. Karena pada trimester I ini ada beberapa hal yang dapat mempengaruhi keadaan ibu dan janin bahkan mengganggu kenyamanan ibu hamil seperti perubahan fisiologis terhadap anatomi ibu hamil. ketidaknyamanan trimester I. Food Nutrition Board. komplikasi trimester I. 2. Usia kehamilan pada trimester I termasuk kedalam usia rawan.

Kebutuhan zat besi akan meningkat selama Askeb Kelompok 12 19 . Pada trimester I. gandum. ikan sarden. ada 6 nutrisi terbaik yang dapat dikonsumsi oleh ibu hamil. Pada prinsipnya. kalsium ini sangat penting karena berguna untuk mengurangi keram-keram di tangan dan kaki pada kehamilan lanjut. umbi-umbian. merupakan sumber zat pengatur. baik B kompleks. jus jeruk. Sebagai sumber tenaga yang menghasilkan kalori. vitamin D. karena sangat besar peranannya dalam memproduksi sel-sel darah. tahu. telur. 2) Karbohidrat. sereal. vitamin C. tempe. dan jagung. telur. dan susu. ikan. Sumber karbohidrat: umbi-umbian. Tambahan vitamin. kacangkacangan (seperti kacang ijo. karbohidrat dapat diperoleh dari serealia. daging. vitamin dan mineral dapat dianggap mewakili komposisi makanan dengan gizi seimbang. merupaka sumber zat tenaga. yaitu: 1) Protein. nasi. amat penting dalam membantu proses produksi sel-sel darah merah. yang terdiri atas karbohidrat. maupun vitamin E diperlukan ibu hamil untuk meningkatkan kebugarannya. 3) Kalsium. karena:  Karbohidrat dan lemak. Sumber protein: kacang-kacangan. Protein dapat diperoleh dari daging. ikan. kacang-kacangan. protein. sayuran daun hijau (seperti bayam. vitamin A.  Vitamin dan mineral. merupakan sumber zat pembangun. dibutuhkan untuk energi tubuh sehari-hari. 4) Zat besi. telur. dan roti. dimasa kehamilan.  Protein. kalsium penting untuk membantu pertumbuhan janin. Zat besi adalah salah satu unsur penting dalam proses pembentukan sel darah merah. ikan teri. kangkung). yogurt. ayam.Komposisi makanan 4 sehat 5 sempurna. Sumber kalsium: susu dan makanan olahan yang terbuat dari susu. lemak. daging. makanan yang berasal dari biji-bijian. Vitamin dan mineral dapat diperoleh dari buah-buahan dan sayursayuran. kacang kedelai). keju. utamanya untuk mencegah timbulnya anemia.

melahirkan dan menyusui. Anemia Gizi Besi (AGB) terutama banyak diderita oleh wanita hamil. Saat hamil terjadi peningkatan volume darah sebesar 50% dari biasanya. jarak kehamilan yang berdekatan. Zat besi juga dibutuhkan buat pertumbuhan bayi dan plasenta. sehingga dibutuhkan banyak zat besi untuk pembentukan hemoglobin darah tambahan.kehamilan. perdarahan dan kelainan/penyakit darah. hamil kembar dan kurang zat besi sebelum hamil. Kebutuhan meningkat dari 18 mg menjadi 27 mg per-hari dan karena sulit memenuhi kebutuhan besi hanya dari diet saja. Risiko kekurangan zat besi semakin meningkat jika terjadi mual-muntah di awal kehamilan. dan kebanyakan suplemen hamil mengandung zat besi sebesar itu. suplemen besi bukan selalu menjadi jawabannya. maka ibu hamil dianjurkan untuk mengkonsumsi 30 mg besi per-hari sebagai langkah pencegahan. wanita menyusui. Peristiwa kodrati wanita adalah haid. Kekurangan besi merupakan penyebab anemia yang paling sering. Zat besi secara alamiah diperoleh dari makanan. Karena zat besi dibutuhkan untuk membentuk hemoglobin (protein dalam darah yang fungsinya mengangkut oksigen). hamil. Kebutuhan zat besi terutama sangat meningkat pada TM II dan III. Pengobatan anemia tergantung penyebabnya. dan wanita usia subur pada umumnya. Kekurangan zat besi dalam makanan sehari-hari secara berkelanjutan dapat menimbulkan penyakit anemia gizi atau yang dikenal masyarakat sebagai penyakit kurang darah. Kelompok lain yang rawan AGB Askeb Kelompok 12 20 . karena fungsi kodrati. tetapi bukan satu2nya penyebab. Karena itu menyebabkan kebutuhan Fe atau zat besi relatif lebih tinggi ketimbang kelompok lain. Anemia bisa juga disebabkan kekurangan asam folat atau Vitamin B 12.

asam folat berperan penting dalam pembentukan sel darah merah. Berdasarkan beberapa temuan para pakar kesehatan. menurut dr. tiram. Kesulitan utama untuk memenuhi kebutuhan Fe adalah rendahnya tingkat penyerapan Fe di dalam tubuh. buah pinggang.4 .8 mg per hari. anak usia sekolah. Dengan asupan asam folat yang cukup pada masa sebelum dan selama kehamilan yaitu sekitar 0. Asam Folat juga sangat penting bagi wanita hamil. Kacang dan sayur yang dikeringkan juga merupakan sumber zat besi yang baik dari protein nabati. terutama sumber Fe nabati yang hanya diserap 1-2%. lesu dan lemas). kerang. Asam folik ini dikonsumsi terutama pada saat 4 bulan sebelum lahir sampai usia kehamilan 12 minggu (pada trimester I).adalah anak balita. Pada ibu hamil sendiri. resiko timbulnya NTDs pada bayi dapat diturunkan hingga 80 %. wanita hamil yang kekurangan asam folik besar risikonya mengalami keguguran ataupun kerusakan pada janin. Ini berarti bahwa Fe pangan asal hewani (heme) lebih mudah diserap daripada Fe pangan asal nabati (non heme). umumnya juga mengalami anemia dengan segala konsekuensinya (terlihat pucat dan mudah letih. Asupan asam folat yang cukup sebelum dan selama kehamilan akan mencegah timbulnya kecacatan tabung saraf (Neural Tube Defects) NTDs pada bayi. Bahkan. Sumber utama Fe adalah bahan pangan hewani dan kacangkacangan serta sayuran berwarna hijau tua. 5) Asam folat. Sumber terbaik zat besi bisa didapat dari hati. dan buruh serta tenaga kerja berpenghasilan rendah. daging tanpa lemak. ibu hamil yang mengalami kekurangan asam folat. Sedangkan tingkat penyerapan Fe makanan asal hewani dapat mencapai 10-20%. yaitu spina bifida (kelainan pada tulang belakang) dan anencephaly (kelainan dimana otak tidak terbentuk). Ovi.0. unggas dan ikan. juga berisiko Askeb Kelompok 12 21 . Itu sebabnya.

mengandung 14. 2 buah pisang segar mengandung 58 mikrogram.  Telur. sereal.85 Mikrogram Asam Folat ditiap 100 gram telur.  Jeruk. Askeb Kelompok 12 22 . mengandung 50 mikrogram Asam Folat.  Brokoli. ³Roti dan Susu juga mengandung Asam Folat tinggi karena kini susu dan tepung terigu telah difortifikasi mengandung Asam Folat´. 100 gram gandum mengandung hingga 50 mikrogram Asam Folat. Dan alpukat ini juga mampu menetralkan radikal bebas dan menekan risiko infeksi. biji bunga matahari.  Kacang-kacangan. jelas dr. mengandung 9-125 mikrogram Asam Folat.  Gandum. Kebutuhan Asam Folat untuk ibu hamil dan usia subur sebanyak 400 mikrogram/hari atau sama dengan 2 (dua) Gelas Susu.  Bayam. 8 buah atau 1 gelas stroberi bisa memenuhi 7. mengandung 100 mirogram Asam Folat. Tim Green PhD dan Department of Human Nutrition University of Otago New Zealand. hampir setara dengan sereal.  Strawberry.  Dan adapula sumber makanan lainnya yang mengandung asam folat seperti lobak cina. Adapun beberapa sumber makanan yang kaya akan asam folat diantaranya sebagai berikut:  Susu & Yoghurt.  Alpukat.mengalami persalinan prematur.  Pisang. serta hati Sapi (liver). dengan mengkonsumsi 2 ikat bayam mengandung 200 mikrogram Asam Folat. satu buah jeruk bisa memasok 20% kebutuhan Asam Folat sehari-hari. plasenta lepas sebelum waktunya (solusio plasenta) dan keguguran. kacang kering dan kacang polong.5% kebutuhan Asam Folat harian untuk Ibu Hamil. buah-buahan. bisa memenuhi 23% kebutuhan tubuh akan Asam Folat.

Makanan yang harus dihindari selama hamil Ada beberapa jenis makanan yang harus dihindari oleh ibu hamil. Prinsip makanan yang baik selama kehamilan Saat hamil. Sumber lemak: daging. bayi lahir mati. 3) Salmonella dan Toksoplasma. karena kemungkinan membawa bibit penyakit atau parasit tertentu yang membahayakan janin. jauh lebih sedikit jika dibandingkan makan dua kali lipat jumlah normal makanan anda. bagi wanita hamil. Dengan demikian. tentu saja untuk diri anda dan bayi anda. Racun yang dikeluarkannya dapat merusak usus dan ginjal. sebaiknya ibu hamil tidak mengkonsumsi daging dan telur dalam bentuk mentah atau setengah matang. Dapat menyebabkan keguguran. ikan atau daging sapi yang diolah setengan matang.  Selada. lemak besar sekali manfaatnya untuk cadangan energi tubuh. Camembert. Jenis bibit penyakit/parasit yang membahayakan kandungan dan terbawa dalam makanan adalah: 1) Listeria. Bakteri listeria monocytogeneses banyak terdapat pada:  Produk unggas (termasuk telur).  Beberapa jenis keju lunak. agar tubuh tidak mudah lelah. telur. 2) Bakteri E. C. Coli. dan susu yang tidak mengalami pasteurisasi. Keperluan energi meningkat sekitar 15% atau 500 kalori/hari. buah dan sayuran yang tidak dicuci bersih. Blue Cheese serta keju lain yang dibuat dari susu kambing atau domba.6) Lemak. dan minyak. Sering ditemukan pada daging yang diolah setengah matang. Untuk menghindari infeksi bakteri jenis ini. Adalah wajar untuk memastikan bahwa anda sudah mengkonsumsi makanan dalam jumlah yang cukup. seperti Brie. terutama bila dimakan dalam keadaan mentah. atau keracunan darah. pepatah yang mengatakan ³makan untuk dua orang´ tidak perlu diikuti karena dapat membuat anda menjadi gemuk dan sulit menurunkan berat badan setelah Askeb Kelompok 12 23 . B. nafsu makan juga meningkat.

2004): 1) Merubah cara makan 2) Hindari makanan yang dapat membahayakan ibu dan janin 3) Jangan diet selama kehamilan 4) Lebih baik makan 5-6 kali dengan porsi kecil dari pada 2-3 kali dengan porsi besar (makan dengan porsi kecil tapi sering) 5) Minum vitamin ibu hamil secara teratur. Obat-obatan Jika mungkin. A. hindari meminum obat-obatan kecuali sudah disarankan oleh dokter. Namun demikian ada beberapa obat yang mempunyai khasiat teratogen tidak mutlak dilarang (bila perlu) artinya. Sedangkan manfaat untuk ibu juga seharusnya sangat dipertimbangkan/ dibandingkan dengan resiko pada janin. Daftar obat yang tidak boleh diberikan pada wanita hamil Adalah obat yang mempunyai khasiat teratogen yaitu obat yang pada dosis terapeutis untuk wanita hamil dapat mengakibatkan cacat pada janin seperti kelainan pada mata. Apabila manfaat bagi ibu masih disangsikan. buah-buahan dan sayuran b. maka obat tersebut sebaiknya jangan diberikan. Yang paling baik adalah menyeimbangkan jumlah makanan yang anda makan dalam kurun waktu 24-48 jam tiap kali makan. misalnya vitamin C dan mineral. Beberapa prinsip makan yang baik selama kehamilan dapat dikemukakan sebagai berikut (Suririnah. apabila tanpa diberikan obat tersebut mengandung resiko timbulnya penyimpangan yang lebih besar pada janin. telinga dan jantung. juga pada saluran pencernaan. khususnya zat besi 6) Minum air yang cukup 8 gelas sehari 7) Perbanyak makan makanan yang berserat. Askeb Kelompok 12 24 . Tetapi masalah akan lebih mungkin terjadi jika anda makan terlalu sedikit ± kehamilan bukan waktu yang tepat untuk diet.melahirkan. Segala sesuatu yang anda makan harus baik untuk anda dan bayi anda. makanlah makanan yang mengandung vitamin.

diantaranya: A. OBAT ANTI INFEKTIKUM 1. DOXYCYCLINE B. CIPROFLOXACIN 4. DOMPERIDONE 2. AMOXICILLIN 2. ANTI EMETIKUM 1. Daftar obat yang boleh diminum ibu selama menyusui Adalah obat yang tidak atau hanya sedikit diekskresikan ke air susu ibu (ASI). Daftar obat yang dianggap aman bagi wanita hamil Adalah obat-obat yang setelah digunakan dalam jangka waktu panjang tidak menimbulkan efek buruk pada janin. PRATHIAZINE THEOCLATE. VALACICLOVIR 10. METOCLOPRAMIDE HCL 3. COTRIMOXASOL 7. C. METRONIDAZOLE. pemberian ASI sebaiknya dihentikan untuk sementara dan diganti dengan susu kaleng. PYRIDOXINE HCL Askeb Kelompok 12 25 . L amanya penghentian hendaknya selama 4-5 kali masa paruh obat yang diminum ibu. AMPICILLIN 3. ACYCLOVIR 6. SPIRAMYCIN 8. Ada berbagai jenis obat-obatan yang dapat digunakan dalam praktek kebidanan. PROMETHAZINE 4. METRONIDAZOL 5. Obat yang tidak terdapat dalam daftar adalah obat yang mencapai susu ibu dalam jumlah banyak dan mungkin dapat berefek buruk pada bayi atau belum terdapat cukup data mengenai keamanannya. NYSTATIN 11. NYSTATIN 9.B. Bila obat yang belum pasti keamanannya digunakan untuk waktu singkat.

ALUMUNIUM HYDROXIDE. METHYLERGOMETRIN 2. OBAT SISTEM ENDOKRIN 1. MAGNESIUM CARBONATE. OBAT SALURAN UROGENNITAL 1. NORETISTERON 6. AMBROXOL I. ASAM MEFENAMAT 2. LOPERAMIDE 2. OXYTOCIN Askeb Kelompok 12 26 . SALBUTAMOL 3. ANTIPIRETIK ANALGETIK 1. OBAT SALURAN PERNAFASAN 1. DEXTROMETHORPHAN 2. BISACODYL 4. ETHINYLESTRADIOL 2. CIMETIDIN 3.C. KETOCONAZOLE H. OBAT SALURAN PENCERNAAN 1. LIDOCAIN HCL 4. TRANEXAMIC ACID E. HYDROCORTISONE 2. PROGESTERONE 5. DERMATOLOGI 1. CALSIUM CARBONAT G. CLOMIFENE CITRAT F. RANITIDINE 5. ANTI PERDARAHAN 1. PARACETAMOL 3. MEDROXY PROGESTERONE 3. LEVONOGESTREL. NATRIUM DIKLOFENAK D. LYNESTRENOL 4. ASAM ASETILSALISILAT (ACETOSAL) 5.

kehamilan dngan perdarahan. Pada trimester I ini memang belum diperlukan senam hamil. ZAT BESI 4. DOCOSAHEXANOIC ACID (DHA) c. VITAMIN 1. tetapi perlu diperhatikan bagi mereka yang sedang hamil. pada beberapa orang keinginan seksual meningkat pada masa ini. PLACENTAE. Aktivitas pada masa kehamilan  Olahraga saat hamil. Karena tubuh wanita memiliki lendir dari cerviks (mulut Askeb Kelompok 12 27 . bagi ibu yang mempunyai riwayat keguguran. kehamilan dengan mengeluarkan air dan kehamilan dengan perlukaan disekitar alat kelamin bagian luar. CALSIUM LACTATE 5. Namun.J. dapat berguna untuk membantu sirkulasi darah. karena rahimnya belum terlalu besar dan belum menekan diafragma. segar dan bugar). dan membuat nyenyak pada waktu tidur. Pada dasarnya melakukan hubungan seksual pada saat hamil tidak berbahaya pada kehamilan normal. ASAM FOLAT 2. Dan ibu pun masih dapat merasakan tidur dengan nyaman tanpa ada keluhan sesak ataupun pusing. menambah nafsu makan.  Hubungan intim selama hamil. EXT. CYANOCOBALAMIN (TABLET SALUT GULA) 3. Namun hubungan seks ataupun orgasme tidak berbahaya bagi janin. posisi tidur terlentang masih dapat dilakukan oleh ibu. Hubungan seksual merupakan kebutuhan biologis yang tidak dapat ditawar. kehamilan dengan tanda infeksi. serta untuk kesehatan badan ibu hamil sendiri (agar tetap sehat.  Posisi tidur. Pada trimester I. akan tetapi olahraga ringan seperti jalan santai. untuk melakukan hubungan seks sedapat mungkin dihindari. Namun kehamilan bukan merupakan halangan untuk melakukan hubungan seksual.

misalnya:  Ancaman keguguran atau riwayat keguguran  Plasenta letak rendah (plasenta previa)  Riwayat kelahiran prematur  Perdarahan vagina atau keluar cairan yang tidak diketahui penyebabnya sserta keram  Dilatasi serviks. Kantung rahim dan cairan ketuban serta otot rahim dan perut akan melindungi bayi selama proses kehamilan. dianjurkan melakukan dengan cara aman seperti posisi yang aman. Pakaian Gunakan pakaian yang longgar. kontraksi. karena didalam sperma terdapat hormon prostaglandin yang mana hormon prostaglandin tersebut dapat menimbulkan kontraksi uterus. Tetapi hal itu tidak berlaku bagi kehamilan dengan kategori risiko tinggi. Diantaranya rasa nyeri. Dan pada kehamilan trimester pertama tidak dianjurkan ibu hamil melakukan seksual. atau dengan cara coitus interuptus.rahim). sehingga apabila terjadi kontraksi pada kehamilan muda (trimester I) dan keadaan rahim/uterus belum kuat. dianjurkan untuk memakai alat kontrasepsi seperti kondom (untuk mencegah masuknya sperma kedalam vagina). frekuensinya dikurangai (jangan terlalu sering dan ). yang mana cairan ini membantu tubuh si ibu untuk melawan kuman atau infeksi yang masuk kedalam mulut rahim. d. Secara umum hubungan seksual tidak dianjurkan pada kasus-kasus kehamilan tertentu. Askeb Kelompok 12 28 . memakai pakaian dalam yang bersih. Salah satu ciri kehamilan risiko tinggi apabila muncul komplikasi atau menemukan gejala yang tidak biasa terjadi setelah atau selama melakukan hubungan seksual. maka dikhawatirkan akan terjadi keguguran. bersih dan nyaman dan hindarkan sepatu dengan hak tinggi tinggi (high heels) serta alas kaki yang keras. Pakai BH yang menyokong payudara ibu. Dan apabila ingin melakukan hubungan seksual. atau keluar darah.

lakukan pembersihan dengan menggunakan campuran gliserin dan alkohol. h. Pengurutan payudara untuk mengeluarkan sekresi dan mengeluarkan duktus dan duktus dan sinus laktiferus. Perubahan anatomi pada perut. sebaiknya dilakukan secara hati-hati dan benar. karena payudara merupakan sumber air susu ibu (ASI) yang merupakan makan utama bagi bayi. Oleh karena itu payudara harus dirawat dari jauh -jauh hari. sensitif. karena tidur siang menguntungkan dan baik untuk kesehatan. jangan pada tempat yang sesak dan ramai. dan payudara menyebabkan lipatan-lipatan kulit menjadi lebih lembab dan mudah terinvestasi oleh mikroorganisme. Istirahat dan rekreasi Sebaiknya wanita pekerja harus sering istirahat. maka sebaiknya gunakan penopang payudara yang sesuai.e. Untuk sekresi yang mengering pada puting susu. Sebaiknya gunakan pancuran atau gayung pada saat mandi. Kesehatan jiwa Kesehatan jiwa diberikan pada waktu hamil. Komplikasi itu ada yang ringan dan ada pula yang berat. kita hanya Askeb Kelompok 12 29 . maupun petugas kesehatan.3 Menetapkan kebutuhan untuk pengobatan komplikasi ringan Ada beberapa komplikasi yang dapat terjadi pada trimester I. Mencari tempat hiburan yang sirkulasi udaranya baik. Basuhan lembut setiap hari pada aerola dan puting susu akan dapat mengurangi retak dan lecet pada area tersebut. Karena payudara menegang.2. 2. tidak dianjurkan berendam dalam bathtub dan melakukan vaginal douche. keluarganya. Perawatan payudara Payudara perlu dipersiapkan sejak sebelum bayi lahir sehingga segera dapat berfungsi dengan baik pada saat diperlukan. bertujuan agar menghilangkan ketidaktahuan dan latihan-latihan fisik. area genitalia/lipat paha. Dan sebagai seorang bidan. Mandi Kebersihan tubuh harus terjaga selama kehamilan. dan menjadi lebih berat. yang mana pada setiap komplikasi tersebut dibutuhkan penanganan dan pengobatan agar kehamilan tersebut dapat berjalan lancar (normal) seperti yang diharapkan oleh ibu hamil. f. g.

nomor/usia kehamilan dan masalah. B. tinggi badan rendah. misalnya muka/bibir pucat. c. persiapan dan perencanaan mengenai tempat/penolong persalinan sesuai kondisi ibu dan janin. Definisi Sistem rujukan dalam pelayanan obstetri adalah suatu pelimpahan tanggung jawab timbal balik atas kasus atau masalah kebidanan yang timbul baik secara vertikal maupun horizontal. misalnya antara bagian ke bidanan dan bagian ilmu kesehatan anak. pemeriksaan sederhana melalui periksa pandang. Rujukan vertikal maksudnya rujukan dan komunikasi antara satu unit ke unit lain yang lebih lengkap. O = objektif. terhadap masalah dan faktor resiko d. Upaya rujukan terencana dimulai dengan kegiatan skrining antenatal untuk memperoleh SOPP a.diberi wewenang untuk mengatasi atau menetapkan kebutuhan untuk pengobatan komplikasi ringan. perut ibu sangat besar.2. P = penilaian. 2. dll. wawancara mengenai umur. Umpamanya dari rumah sakit kabupaten ke rumah sakit provinsi atau rumah sakit tipe C ke rumah sakit tipe B yang lebih spesialistis fasilitas dan personalianya. Tujuan Rujukan a Agar setiap penderita mendapat perawatan dan pertolongan yang sebaik-baiknya Askeb Kelompok 12 30 .4 Menetapkan kebutuhan konsultasi atau rujukan pada tenaga profesional lainnya Dalam penurunan kematian ibu dan kematian bayi baru lahir dibutuhkan inovasi dalam pelayanan kesehatan ibu disemua tingkat pelayanan melalui upaya proaktif. tungkai bengkak. Sedangkan horizontal maksudnya konsultasi dan komunikasi antar unit yang ada dalam satu rumah sakit. b. P = penyuluhan. S = subjektif. A.

Hal ini sangat berguna untuk memperoleh angka-angka secara regional dan nasional. b) Rujukan kasus-kasus patologik pada kehamilan. Menjalin kerjasama sistem pelaporan data-data medis umumnya dan data-data parameter pelayanan kebidanan khususnya terutama mengenai kematian maternal dan perinatal. persalinan dan nifas c) Pengiriman kasus masalah reproduksi manusia lainnya. seperti kasus-kasus ginekologi atau kontrasepsi yang memerlukan penanganan spesialis d) Pengiriman bahan laboratorium Bila penderita telah sembuh dan hasil laboratorium telah selesai. kembalikan dan kirimkan lagi kepada unit semula.b Menjalin kerjasama dengan cara pengiriman penderita atau bahan laboratorium dari unit yang kurang lengkap ke unit yang lebih lengkap fasilitasnya c Menjalin pelimpahan pengetahuan dan keterampilan (transfer of knowledge and skill) melalui pendidikan dan latihan antara pusat pendidikan dan daerah. Adapun kebutuhan konseling yang ibu hamil perlukan pada trimester I diantaranya sebagai berikut: Askeb Kelompok 12 31 . Kegiatan rujukan dan pelayanan ini antara lain berupa : a) Pengiriman orang sakit dari unit kesehatan yang kurang lengkap ke unit kesehatan yang lebih lengkap.2.5 Menetapkan kebutuhan untuk konseling spesifik atau anticipatory guidance Kebutuhan konseling pada setiap ibu hamil itu berbeda-beda. 2. bilamana perlu disertai dengan keterangan yang lengkap (surat balasan) D. Kegiatan rujukan informasi medis antara lain berupa : a. Membahas secara lengkap data-data medis penderita yang dikirim dan advis rehabilitas kepada unit yang mengirim b. dan konseling yang diberikan pun harus disesuaikan dengan usia kehamilan dan kebutuhan klien. C.

Tanda-tanda bahaya Yang harus diwaspadai saat kehamilan trimester I adalah terjadinya kehamilan ektopik atau kehamilan di luar kandungan dan abortus spontaneous yaitu abortus yang terjadi dengan sendirinya. kehamilan ektopik. solusio plasenta. Kelelahan yang berlebihan menunjukan bahwa wanita hamil tersebut mengalami tekanan psikologis atau fisiologis. ataupun karena sistitis. Perdarahan pervaginam. dan hiperemesis gravidarum. infeksi saluran kemih. Mual dan muntah (morning sickness) Askeb Kelompok 12 32 . Berat badan yang tetap atau terjadi sedikit penurunan berat badan selama trimester I adalah hal yang normal. b. preeklampsia dengan hipertensi kronik. preeklampsia dan eklampsia. Ketidaknyamana yang normal pada trimester I Ketidaknyamann yang terjadi pada trimester I adalah hal yang umum terjadi misalnya ibu hamil mengalami kelelahan hal tersebut bisa disebabkan oleh kurangnya asupan nutrisi atau anemia. Sangatlah penting bahwa wanita hamil makan dengan pola gizi yang sehat. nyeri perut bagian bawah. gastritis. penyakit radang pelvik. penyakit kantong empedu. abortus. kehamilan mola. Klasifikasi hipertensi gravidarum yaitu hipertensi essensial. hipertensi gravidarum. c.a. Kebutuhan nutrisi Pola kenaikan berat badan adalah hal yang penting untuk dipantau karena kenaikan berat badan total wanita hamil penting untuk mengetahui berat badan wanita di awal kehamilan. Beberapa ketidaknyamanan yang terjadi selama trimester pertama yaitu: a. Perdarahan pervaginam bisa disebabkan oleh abortus. dan kehamilan ektopik. dan mendukung kemajuannya. serta hipertensi kronik. apendisistis. Dan nyeri perut bagian bawah bisa disebabkan oleh kista ovarium. hipertensi gestasional. Nutrisi yang kurang mungkin juga menyebabkan kelelahan ketika wanita tersebut mengalami mual muntah.

Cara mengatasinya yang dapat kita lakukan untuk mengurangi frekuensi berkemih ini adalah menjelaskan mengapa hal tersebut terjadi dan mengurangi asupan cairan sebelum tidur malam. Keadaan seperti ini bisa diatasi dengan makan dalam jumlah sedikit tapi sering. serta makanlah selagi hangat. Untuk mengatasi mual dan muntah di pagi hari. sehingga tidak dapat makan atau minum apapun. akan tetapi pada trimester II sudah menghilang dan timbul lagi pada trimester III karena terjadi penekanan kandung kemih oleh turunnya kepala bayi. b. Bidan menyarankan agar ibu menghubungi dokter atau bidan bila mual-muntah menjadi sangat hebat. Keadaan ini terjadi pada bulan pertama kehamilan karena pada saat itu terjadi pembesaran uterus.Pengaruh estrogen dan progesteron terjadi pengeluaran asam lambung yang berlebihan. Mual dan muntah biasanya timbul pada minggu kedua kehamilan setelah pembuahan dan terjadi kurang lebih antara minggu ke-6 sampai bulan ke-4 kehamilan. Sering berkemih Desakan rahim kedepan menyebabkan kandung kemih cepat terasa penuh dan sering buang air kecil (BAK). Askeb Kelompok 12 33 . jangan makan dalam jumlah atau porsi besar dan berlemak. Timbul gejala mual dan muntah terutama pada pagi hari yang disebut morning sickness. Kita harus memberitahu pada ibu bahwa jangan mengurangi pemasukan cairan/minum untuk mengatasi masalah ini karena ibu hamil membutuhkan cairan yang lebih pada saat kehamilan. sehingga wanita tidak perlu bolak-balik ke kamar mandi ketika tidur. karena hanya akan menimbulkan rasa mual. Dalam batas yang fisiologis keadaan ini dapat diatasi. dan juga dapat menimbulkan kekurangan cairan/dehidrasi atau yang disebut dengan Hyperemesis Gravidarum. anjurkan ibu untuk makan makanan ringan seperti biskuit atau roti ditambah dengan teh manis hangat sebelum bangun dari tempat tidur.

Latihan ringan dan nutrisi yang baik juga dapat membantu mengatasi keletihan ini. disamping bisa menyebabkan iritasi lambung. Hormon yang semakin meningkat pun dapat mengganggu pola tidur anda. Sakit kepala yang muncul pada masa awal kehamilan disebabkan karena adanya peningkatan sirkulasi darah akibat perubahan hormonal. c. Merasa lemah dan letih Rasa lelah dan cape merupakan tanda umum kehamilan dan akan muncul sekitar 8-10 minggu pertama kehamilan. Kafein bersifat diuretik sehingga ibu menjadi sering buang air kecil akibatnya mengurangi jumlah mineral penting seperti: kalium. Pengetahuan ini akan membantu wanita untuk sering beristirahat selama siang hari jika memungkinkan hingga kelelahannya hilang. Bila skit kepala semakin terasa berat beri tahu ibu untuk secepatnya hubungi dokter atau bidan (pada kehamilan lanjut sakit Askeb Kelompok 12 34 .Oleh karena itu. kalsium dan magnesium dalam tubuh. ibu hamil juga tidak dianjurkan untuk minum kopi ataupun teh karena kopi dan teh mengandung kafein yang dapat meningkatkan denyut jantung dan tekanan darah. Untuk keluhan sakit kepala bisa diatasi dengan beristirahat. Sekitar 90% kasus kelelahan pada wanita hamila akan menghilang sekitar minggu ke-12 kehamilan. dan makanlah dengan porsi makan sedikit tapi sering biasanya dapat menolong. Kelelahan juga dapat disertai dengan rasa sakit kepala. Metode untuk meredakannya adalah meyakinkan kembali wanita tersebut bahwa keletihan adalah hal yang normal dan bahwa keletihan akan hilang secara spontan pada trimester II. Kondisi ini menyebabkan ketidakseimbangan elektrolit tubuh padahal keseimbangan elektrolit tubuh berfungsi menjaga kerja jantung dan alat-alat tubuh lain dengan baik. Tubuh anda berusaha menyesuaikan diri dengan perubahan hormon dan metabolisme yang ada. Ada ibu hamil yang menjadi gampang mengantuk atau sebaliknya menjasi sangat susah tidur di waktu malam hari.

Sinkope atau pingsan Terjadinya gangguan sirkulasi kedaerah kepala (sentral) menyebabkan iskemia susunan saraf pusat dan menimbulkan sinkope atau pingsan. Bila ibu sering merasa seperti ingin pingsan sarankan ibu untuk segera periksa ke dokter karena kemungkinan ibu mengalami anemia. Keadaan ini menghilang setelah umur hamil 16 minggu. Keadaan seperti ini bisa diatasi dengan: Asupan cairan yang adekuat.kepala dapat menjadi tanda pre-eklampsia. e. Karena ini salah satu cara untuk mengurangi emosi yang terjadi. f. Hal yang bisa disarankan bidan kepada klien yang mengalami keluhan seperti ini mungkin bidan bisa memberikan konseling. karena prem merupakan laktasif ringan alami. yang biasanya disertai dengan peningkatan tekanan darah dan kaki-tangan bengkak). Tablet zat besi (iron) juga biasanya menyebabkan masalah konstipasi ini selain itu zat besi tablet akan menyebabkan warna feses menjadi kehitaman. hal ini karena adanya perubahan hormone. Askeb Kelompok 12 35 . misalnya menyarankan ibu agar bercerita tentang perasaannya kepada orang terdekat. d. yakni minum air minimal 8 gelas per hari dalam ukuran gelas minum. Ini biasanya terjadi pada trimester awal kehamilan. Konsumsi buah prem atau jus prem. Perubahan mood atau emosi Pada trimester awal kehamilan terjadi perubahan emosional menjadi tidak stabil. Konstipasi atau obstipasi Pengaruh progesteron dapat mengahambat gerak peristaltik usus yang menyebabkan kesulitan untuk buang air besar (BAB). bidan atau dokter.

Konsumsi laksatif ringan. Wanita hamil mungkin merasakan dampak dari meningkatnya hormon-hormon. latihan kontraksi otot abdomen bagian bawah secara teratur. Hal ini memerlukan periode istirahat pada siang hari. mengacuhkan ³dorongan´ atau - Lakukan latihan secara umum.- Istirahat cukup. daun seledri. tetapi bukan yang berbau) Perubahan pada payudara (yang tengah bersiap menghasilkan air susu ibu (ASI). Puting susu mungkin terasa gatal dan y Askeb Kelompok 12 36 . dan mengandung serat alami (misal selada. Tiga bulan pertama kehamilan adalah waktu pembiasaan bagi tubuh dan pikiran terhadap kehamilan. mekanisme yang baik. Hal ini mencakup penyediaan waktu yang teratur untuk melakukan defekasi dan kesadaran untuk tidak menunda defekasi. meskipun sebenarnya bisa terjadi kapanpun) y y y Merasa lelah dan mengantuk Sering BAK Lebih banyak mucus atau lendir yang keluar dari vagina (keputihan. - Miliki pola defekasi yang baik dan teratur. Payudara wanita yang sedang hamil menjadi lebih besar. - Makan makana berserat. berjalan setiap hari. teh) saat bangkit dari tempat tidur untuk menstimulasi peristaltik. mempertahankan postur yang baik. Berbagai keluhan ini mencakup: y y Tidak haid Mual dan muntah (morning sickness atau penyakit pagi. pelunak feses. kulit padi). dan atau supositoria gliserin jika da indikasi. Semua kegiatan ini memfasilitasi sirkulasi vena sehingga mencegah kongesti pada usus besar. - Minum air hangat (misal air putih.

Aktivitas seksual Kehamilan dan persalinan adalah semua bentuk ekspresi seksualitas perempuan. d. karena pada trimester I ini pertumbuhan janin sedang mulai berkembang dan ada beberapa obat yang bisa memberi pengaruh buruk pada janin. y Memberikan informasi mengenai gizi dan nutrisi apa saja yang baik untuk dikonsumsi oleh ibu hamil agar kesehatan ibu dan bayinya tetap terjaga. pasangan dapat berpartisipasi dalam aktivitas seksual tetapi menahan diri dari hubungan karena budaya tabuh terhadap aktivitas seksual selama kehamilan atau karena mitos tentang bahaya hubungan seksual selama kehamilan.nyeri. Area disekeliling puting (disebut areola) menjadi lebih gelap. yang erat kaitannya dengan pengalaman fisiologis dan psikologis. Mual dan muntah b. Askeb Kelompok 12 37 . jauhkan dari makanan yang baunya merangsang sehingga timbul perasaan ingin muntah. Hal-hal yang perlu mendapat perhatiaan pada masa ini adalah: a. Misal menyarankan kepada pasien untuk makan sedikit tapi sering. y Memberitahu kepada ibu hamil bahwa tidak dibolehkan untuk mengkonsumsi obat-obatah diluar petungjuk dokter. Pengaruh obat terhadap janin c. misal tetrasiklin bisa menyebabkan kecacatan pada bayi. Kebutuhan nutrisi Peran bidan y Bidan harus bisa memberikan solusi dalam mengatasi mualmuntah yang terjadi dan sangat dirasakan tidak nyaman oleh pasien. Perubahan body image/citra tubuh (khususnya bagi ubu hamil masih remaja/muda ± usia ibu 12-19 tahun) d.

2. dan risiko bereproduksi pada wanita hamil. Promosi kesejahteraan (Promotion of Safety) Rumah dan tempat kerja dapat menyebabkan membuat ibu hamil terpajan dari berbagai zat berbahaya. dengan memberikan informasi mengenai dampak dari penggunaan kafein. kontak dengan kulit dan saluran pencernaan yang dapat menyebabkan gangguan pada perkembangan janin. dalam hal ini peran bidan adalah membantu ibu hamil dalam meningkatkan derajat kesehatannya. tes pada wanita hamil harus dilakukan atas kemauan wanita itu sendiri. berkeringat dan terjadi peningkatan keputihan. Skrining HIV yang diwajibkan melibatkan diskriminasi. tetapi tidak dengan mengorbankan kondisi ibu. Konsumsi obat-obatan Jika saat kehamilan trimester I seorang ibu hamil memiliki kebiasaan buruk seperti merokok. Zat berbahaya tersebut dapat masuk melalui saluran pernapasan. kulit menjadi lebih berminyak. Petugas harus mengutamakan keadaan bayi. g. obat bebas . Pemberian konseling mengenai personal hygiene sangat penting diberikan dari awal kehamilan untuk meningkatkan derajat kesehatannya. Insiden tranmisi perinatal dari seorang ibu HIV positif ke janinnya bervariasi dari 25%-35%. Tenaga Askeb Kelompok 12 38 . sering memakai obat tanpa resep dokter hal tersebut dapat membahayakan kehamilannya. Metode untuk mencegah transmisi ibu ke janin dan pengobatan janin sampai saat ini belum ada.6 Menetapkan kebutuhan konseling HIV/PMS Wanita hamil secara etis bertangung jawab untuk mencari perawatan yang layak selama ia hamil dan harus menghindari hal-hal yang membahayakan janinnya. stigma sosial. General hygiene Wanita hamil mungkin lebih sering mandi karena pada saat kehamilan. mengkonsumsi alkohol.e. Sebelum ada perubahan teknologi yang mengubah diagnosis dan pengobatan pada janin. 2. rokok dan alkohol yang dapat mempengaruhi pertumbuhan janin dapat membantu ibu untuk mengurangi kebisaan buruknya tersebut. f.

kesehatan memiliki kewajiban memastikan calon ibu memperoleh informasi yang cukup tentang gejala dan tes HIV. a. Definisi Konseling adalah kebutuhan proses pembicaraan dan

pembahasan masalah-masalah antara kita dengan konselor (orang yang dilatih untuk mengatasi masalah PMS). b. Penyakit Menular seksual (PMS) dan AIDS AIDS adalah PMS yang paling sering didengar belakangan ini. Ketakutan orang tentang AIDS sangat besar, karena sejauh ini belum dapat disembuhkan. Obat-obatan yang dapat membantu perawatan mereka yang sudah kena AIDS (bukan menyembuhkan) juga sangat mahal. Semua orang bisa saja terkena AIDS. Di Indonesia sudah ada bayi maupun orang dewasa yang terkena AIDS. Karena itu, kita mesti waspada terhadap bahaya penularan AIDS. c. Catatan khusus tentang AIDS
y

Kita tidak bisa melihat apakah seseorang terkena AIDS (bibit penyakit AIDS) hanya berdasarkan penampilannya

y

AIDS tidak bisa dicegah dengan obat-obatan, suntikan atau jamu-jamuan

y y

AIDS belum dapat disembuhkan dan dapat berakibat kematian AIDS dapat menular dengan cara yang sama dengan PMS yang lain

y

Penampakan AIDS sama seperti penyakit yang mengenai orang biasa seperti TBC, tumor, radang paru, infeksi saluran pencernaan dan lain-lain

y

AIDS dapat dicegah dengan cara hanya berhubungan seks dengan seorang pasangan yang juga hanya berhubungan seksual dengan kita, atau dengan menggunakan kondom setiap kali berhubungan seksual.

Askeb Kelompok 12

39

Perlu kita ketahui bahwa HIV/AIDS dan PMS pada ibu hamil dapat mempengaruhi keadaan psikologi ibu hamil dan mempengaruhi pertumbuhan janin yang dikandungnya. Konseling merupakan keharusan bagi wanita positif (+) HIV. Hal ini sebaiknya dilakukan pada awal kehamilan, dan apabila ia memilih untuk melanjutkan kehamilannya, perlu diberikan konseling berkelanjutan untuk membantu wanita tersebut secara psikologis. Perkembangan penatalaksanaan selama kehamilan mengikuti kemajuan-kemajuan dalam pengobatan individu non-hamil yang terinfeksi HIV. Standar penanganan yang berlaku saat ini mengharuskan wanita hamil dan janinnya menjalani terapi yang paling efektif yang tersedia. Karena konsekuensi penyakit yang tidak diobati sangat merugikan, terjadi pergeseran dari fokus pengobatan yang semata-mata untuk melindungi janin menjadi pendekatan yang lebih berimbang berupa pengobatan bagi ibu dan janinnya (Kass dkk., 2000). 2.2.7 Menetapkan jadwal kunjungan sesuai dengan tahap perkembangan kehamilan A. Definisi Pemeriksaan antenatal care (ANC) adalah pemeriksaan kehamilan untuk mengoptimalkan kesehatan mental dan fisik ibu hamil. Sehingga mampu menghadapi persalinan, kala nifas, persiapan pemberiaan ASI dan kembalinya kesehatan reproduksi secara wajar (Manuaba, 1998). Pemeriksaan kehamilan (ANC) merupakan pemeriksaan ibu hamil baik fisik dan mental serta menyelamatkan ibu dan anak dalam kehamilan, persalinan dan masa nifas, sehingga keadaan setelah post partum sehat dan normal, tidak hanya fisik tetapi juga mental (Prawiroharjo, 1999). Kunjungan Antenatal Care (ANC) adalah kunjungan ibu hamil ke bidan atau dokter sedini mungkin semenjak ia merasa dirinya hamil untuk mendapatkan pelayanan/asuhan antenatal. Pada setiap kunjungan

antenatal (ANC), petugas mengumpulkan dan menganalisis data mengenai kondisi ibu melalui anamnesis dan pemeriksaan fisik untuk

Askeb Kelompok 12

40

mendapatkan diagnosis kehamilan intrauterine, serta ada tidaknya masalah atau komplikasi (Saifudin, 2002). Kunjungan ibu hamil atau ANC adalah pertemuan antara bidan dengan ibu hamil dangan kegiatan mempertukarkan informasi ibu dan bidan. Serta observasi selain pemeriksaan fisik, pemeriksaan umum dan kontak sosial untuk mengkaji kesehatan dan kesejahteraan umumnya (Salmah, 2006). Kunjungan Antental Care (ANC) adalah kontak ibu hamil dengan pemberi perawatan/asuhan dalam hal mengkaji kesehatan dan

kesejahteraan bayi serta kesempatan untuk memperoleh informasi dan memberi informasi bagi ibu dan petugas kesehatan (Henderson, 2006). B. Tujuan Kunjungan Tujuan dari ANC adalah sebagai berikut : 1. Memantau kemajuan kehamilan untuk memastikan kesehatan ibu dan tumbuh kembang janin. 2. Meningkatkan dan mempertahankan kesehatan fisik, maternal dan sosial ibu dan bayi. 3. Mengenal secara dini adanya komplikasi yang mungkin terjadi selama hamil, termasuk riwayat penyakit secara umum, kebidanan dan pembedahan. 4. Mempersiapkan persalinan cukup bulan, melahirkan dengan selamat ibu maupun bayinya dengan trauma seminimal mungkin. 5. Mempesiapkan ibu agar masa nifas berjalan normal dan pemberian ASI eksklusif. 6. Mempersiapkan peran ibu dan keluarga dalam menerima kelahiran bayi agar dapat tumbuh kembang secara normal. 7. Menurunkan angka kesakitan dan kematian ibu dan perinatal. Menurut Depkes RI(1994) tujuan ANC adalah untuk menjaga agar ibu hamil dapat melalui masa kehamilannya, persalinan dan nifas dengan baik dan selamat, serta menghasilkan bayi yang sehat.
Askeb Kelompok 12 41

kala nifas. dan nifas. dan nifas. dan nifas. persalinan. 3. Mengenali dan menangani penyulit-penyulit yang mungkin dijumpai dalam kehamilan. Sedangkan menurut Manuaba (1998) secara khusus pengawasan antenatal bertujuan untuk: 1. 2. Menurunkan angka kesakitan dan kematian ibu dan perinatal Askeb Kelompok 12 42 . 2. Tujuan khusus adalah: 1.Menurut Rustam Muchtar (1998): Tujuan umum adalah: menyiapkan seoptimal mungkin fisik dan mental ibu dan anak selama dalam kehamilan. persalinan. Mengenali dan mengobati penyulit-penyulit yang mungkin diderita sedini mungkin. tidak hanya fisik tetapi juga mental. persalinan. nifas dan laktasi. Mengenal dan menangani penyakit yang menyertai hamil. dan aspek keluarga berencana. persalinan. Menurunkan angka morbilitas ibu dan anak. Memberikan nasehat dan petunjuk yang berkaitan dengan kehamilan. 3. 4. 4. persalinan. kehamilan. Memberikan nasihat-nasihat tentang cara hidup sehari-hari dan keluarga berencana. sehingga keadaan mereka pada post partum sehat dan normal. dan masa nifas. persalinan. persalinan. Menurut Hanifa Wiknjosastro (1999) tujuan ANC adalah menyiapkan wanita hamil sebaik-baiknya fisik dan mental serta menyelamatkan ibu dan anak dalam kehamilan. kala nifas. sehingga didapatkan ibu dan anak yang sehat. Mengenal dan menangani sedini mungkin penyulit yang terdapat saat kehamilan. laktasi.

disarankan kepada ibu hamil untuk memeriksakan kehamilannya pada trimester I ± sampai dengan kehamilan 28 minggu periksa empat minggu sekali (Salmah. 1999). 2006). Jadwal Kunjungan Pranatal yang Direkomendasikan Pada Trimester I Nulipara Kunjungan pertama 6-8 minggu Multipara Kunjungan pertama 6-8 minggu Kunjungan kedua dalam 4 minggu Kunjungan kedua 14-16 minggu setelah kunjungan pertama Kunjungan ketiga 14-16 minggu Jadwal kunjungan pada trimester I sesuai dengan perkembangan kehamilan menurut:  WHO (JHPIEGO. sesudah itu. pemeriksaan dilakukan tiap 2 minggu. Sebaiknya tiap wanita hamil segera memeriksakan diri ketika haidnya terlambat sekurang-kurangnya satu bulan. Askeb Kelompok 12 43 . dan kehamilan trimester kedua (14-28 minggu) satu kali kunjungan. dan sesudah 36 minggu (Sarwono. 2003): Satu kali kunjungan selama trimester pertama (selama 14 minggu). Walaupun demikian. kunjungan antenatal untuk pemantauan dan pengawasan kesejahteraan ibu dan anak minimal empat kali selama kehamilan dalam waktu sebagai berikut : sampai dengan kehamilan trimester pertama (<14 minggu) satu kali kunjungan.C. Jadwal Kunjungan Menurut Abdul Bari Saifudin. Pemeriksaan dilakukan tiap 4 minggu sampai kehamilan. dan kehamilan trimester ketiga (28-36 minggu dan sesudah minggu ke-36) dua kali kunjungan.

3.3 Mengembangkan Perencanaan Asuhan Yang Komprehensif Selama Trimester II 2. Askeb Kelompok 12 44 .1 Menetapkan kebutuhan tes labolatorium a. Faktor ini ditemukan dalam sel janin sejak 6 minggu setelah konsepsi. Faktor Rh Faktor Rh (antigen) dalam sel darah merah dimiliki oleh sekitar 85% penduduk kulit putih dan 93% penduduk Afrika-Amerika. Sedangkan individu yang tidak memiliki faktor ini dinyatakan Rh-negatif. 2. 2) Periksa ulang 1x sebulan sampai kehamilan 7 bulan  Manuaba (1998) Trimester I dan II 1) Satu bulan sekali 2) Diambil data tentang laboratorium 3) Pemeriksaan ultrasonografi 4) Nasehat diet tentang 4 sehat 5 sempurna. Di negara berkembang pemeriksaan antenatal dilakukan sebanyak 4 kali sudak cukup sebagai kasus tercatat. tambahan protein ½ gr/kg BB = satu telur/hari 5) Observasi adanya penyakit yang dapat mempengaruhi kehamilan. Individu yang memiliki faktor ini dinyatakan Rh-positif. menghindari terjadinya komplikasi kehamilan. Rustam Mochtar (1998) 1) Pemeriksaan pertama kali yang ideal adalah sedini mungkin ketika haidnya terlambat. Keuntungan antenatal care sangat besar karena dapat mengetahui berbagai resiko dan komplikasi hamil sehingga ibu hamil dapat diarahkan untuk melakukan rujukan ke rumah sakit. komplikasi kehamilan 6) Rencana untuk pengobatan penyakitnya. dan imunisasi TT1 Jadwal melakukan pemeriksaan antenatal sebanyak 12-13 kali selama hamil.

Anemia fisiologis ini mulai dikenali sebagai anemia yang sesungguhnya. merawat wanita yang sebenarnya tidak mengalami anemia dan tidak merawat wanita yang benar-benar mengalami anemia.  Hitung Darah Lengkap a. Meskipun demikian. Tes Anemia Beberapa klinik dan kantor hanya meminta haemoglobin dan hematokrit untuk skrining anemia pada wanita hamil. Anemia Fisiologis Selama masa hamil. sekitar 2% penyakit ini disebabkan oleh golongan darah yang langka. Suplementasi Besi Rutin Anjuran resmi penggunaan besi oral pada mnasa hamil bervariasi. Skrining Rh Skrining antibody digunakan untuk mengidentifikasi antibody wanita yang membahayakan janin. Wanita ini tidak boleh mendapat RhIg. b. peningkatan jumlah sel darah merah lebih kecil daripada peningkatan plasma sehingga terjadi anemia delusional.b. d. Banyak klinisi merasa bahwa tablet besi prenatal adalah upaya pengamanan yang baik untuk mencegah anemia defisiensi besi selama masa hamil. Karena pengukuran salah satu atau keduanya merupakan satu-satunya nilai yang digunakan untuk skrining anemia pada kehamilan maka kesalahan fatal dapat saja terjadi. Anemia Defisiensi Besi Kesepakatan penanganan anemia defisiensi ialah bahwa besi oral dapat diberikan. Penyakit ni bertanggung jawab terhadap penyakit hemolitik pada bayi baru lahir. Askeb Kelompok 12 45 . c. Meskipun demikian. volume plasma dan massa sel darah merah meningkatkan volume darah ibu sekitar 45% di atas volume sebelum hamil.

 Tes Hepatitis B Kehamilan jarang mengganggu perjalanan infeksi hepatitis B. pneumonitis. Frekuensinya kemudian menurun seiring kemajuan kehamilan. Masalah yang harus diperhatikan pada wanita hamil yang mengidap penyakit ini adalah bahwa bayi akan terinfeksi pada saat lahir dan akan menjadi carrier kronis yang menularkan penyakit ini ke individu lain. yaitu sebanyak 25%. meskipun nilai antara 100. kecenderungan efek teratogenik sangat kecil. Pada minggu ke-16 gestasi.. penyakit jantung. Defek ini cenderung muncul ketika infeksi rubella dialami pada trimester pertama.000 per .´ (Divisi Kesehatan Oregon. atau bahwa bayi akan meninggal akibat karsinoma hepatoseluler. Hitung trombosit harus diatas 150. Wanita hamil tidak dapat diimunisasi terhadap rubella.000 per mL dan 150. hepatitis.. ketulian. misalnya. Trombositopenia Trombosit diperlukan untuk pembekuan darah.sampai 90%. lesi pada mata. dan abnormalitas kromosom pertama kali ditemukan pada tahun 1940-an.e..  Tes Rubela Efek merusak rubella congenital. karena secara teoritis terdapat kemungkinan tubuh menjadi lemah karena virus mempresipitasi infeksi intrauterin pada bayi. sirosis atau keduanya. bandingkan dengan mereka yang terinfeksi perinatal.  Tes Sifilis Infeksi janin akibat Treponema pallidum dapat terjadi setiap saat selama masa hamil dan pada setiap tahap penyakit maternal. ³Kurang dari 5% orang dewasa yang terinfeksi akut di AS menjadi carrier kronis. defek tulang. anemia.L. Skrining prenatal pada wanita hamil merupakan faktor yang paling penting untuk mengidentifikasi bayi yang berisiko sifilis kongenital.000 per mL masih dapat diterima sejauh tes ulang tidak menunjukkan destruksi trombosit. 1994) Askeb Kelompok 12 46 .

Asia. Penanganan ABU pada wanita hamil secara signifikan menurunkan infeksi trakturinarius. atu Mediterania. Pada wanita hamil kondisi tersebut dapat menyebabkan pielonefritis. Tes Human Immunodeficiency Virus (HIV) Sekarang diketahui bahwa virus dapat ditularkan ibu ke bayinya.  Tes Bakteriuria Asimptomatik Sementara bakteriuria asimptomatik merupakan kondisi bukan patologis yang umum ditemukan pada wanita tidak hamil. Selama ini penularan perinatal diketahui mencapai angka sebesar 50%. b. Kecenderungan yang terjadi ialah bahwa hasil yang positif Askeb Kelompok 12 47 .  Prosedur dan Tes Khusus a. 1995). sementara penelitian terakhir menunjukkan angka sebesar 15% sampai 30%. Selain prosedur khusus yang harus dilakukan untuk klien-klien keturunan Afrika. Identifikasi dini HIV-positif pada wanita hamil memberi kesempatan untuk memutuskan kelanjutan kehamilan dan ketika keputusan dibuat terapi ZDV dapat diberikan untuk mengurangi infeksi pada janin. suatu infeksi yang mengakibatkan morbidilitas maternal yang signifikan dan juga dihubungkan dengan PTL. Tes Darah Kondisi-kondisi tertentu memerlukan tes darah tambahan. tes lain yang harus dilakukan berdasarkan riwayat klien atau pemeriksaan fisik meliputi T4 bebas jika klien dicurigai mengalami hipertiroidisme dan TSH (thyroid stimulating hormone) untuk wanita yang dicurigai hipotiroidisme dan untuk wanita yang mengkonsumsi obat tiroid. Abaikan riwayat vaksinasi BCG pada saat menginterpretasi tes tuberculin (Perez-Stable. Tes Tuberkulosis Wanita yang berasal dari Negara yang angka prevalensi tuberculosisnya tinggi dan wanita yang berhubungan dengan populasi terkait harus menerima PPD.

Apabila wanita hamil dinyatakan berisiko tinggi memiliki anak yang menderita defek lahir. 2. Selain itu.3. Seorang ibu hamil memiliki kebutuhan gizi khusus. kebutuhan uterus. karena pada saat itu pembentukan janin berlangsung sangat cepat. Askeb Kelompok 12 48 . Idealnya adalah tiga bulan sebelum kehamilan. Kebutuhan energy Pada trimester 2 kalori yang dibutuhkan untuk penambahan darah. Hal ini dapat membantu mendapatkan gizi yang dibutuhkan. bukan vaksin BCG. Berikut adalah beberapa syarat makanan sehat bagi ibu hamil 350 Kkal/hari. dan perumbuhan jaringan lemak. b. Mulai trimester kedua yang ditandai dengan mulai makin cepatnya perkembangan otak bayi.2 Menetapkan kebutuhan belajar Asupan gizi yang diperlukan ibu hamil harus ditingkatkan sejalan dengan kebutuhan perkemabangan kehamilan. ssunan gigi tidak rata atau adanya sisa akar gigi yang tidak dicabut. pada saat kehamilan dibutuhkan vitamin. Apendiks M mengidentifikasi criteria untuk PPD positif. c. Namun. terkadang diperlukan tambahan makanan. Tes Genetik Resiko defek lahir pada setiap kehamilan ialah 3%-5%. pertumbuhan jarinagn mamae. a.berhubungan dengan infeksi mycobacterium tuberculosis. bahkan suplemen sesuai kebutuhan. Pembesaran gusi biasanya dimulai pada trimester pertama sampai ketiga masa kehamilan. Personal hygiene  Cara merawat gigi Kondisi gigi dan mulut ibu hamil seringkali ditendai dengan adanya pembesaran gusi yang mudah berdarah karena jaringan gusi merespons secara berlebihan terhadap iritasi lokal. gigi berlubang.350 Kkal/hari. Tambahan energy pada trimester ini 300. Bentuk iritasi local ini berupa karang gigi. ia harus ditawari untuk dirujuk ke pusat konseling genetik. Beberapa kebutuhan gizi ibu hamil dapat ditutupi oleh makanan sehat dan seimbang. sehingga ibu hamil membutuhkan gizi yang lebih banyak.

konsistensi linak. Perawatannya bisa dengan: y y y y y Tambal gigi yang berlubang Mengobati gigi yang terinfeksi Menyikat gigi secara teratur Membilas mulut dengan air setelah makan atau minum apa saja Gnakan pencuci mulut yang bersifat alkali atau basa.Pembesaran ini dapat mengenai / menyerang pada semua tempat atau beberapa tempat (single/multiple) bentuk bulat. tidak dianjurkan berendam dalam bathtub dan vaginal douche. Pada saat hamil PH vagina lebih basa. Kebersiahan tubuh harus sebantiasa terjaga selama kehamilan. mudah berdarah bila kena sentuhan. berwarna merah menyala. Hal yang harus diperhatikan untuk merawat vagina: y y y Askeb Kelompok 12 Celana dalam harus kering dan tidak boleh ketat Jangan gunakan obat / menyemprot kedalam vagina Sesudah bab/ bak dilap dengan menggunakan lap khusus. 49 . maka akan mudah terkena infeksi apabila tidak dirawat dengan benar. permukaan licin mengkilat. dan menghilangkan kotoran. menyegarkan.  Mandi Dengan mandi dapat merangsang sirkulasi. serta jangan terlalu panas dan terlalu dingin y Gunakan sabun yang mengandung antiseftik Mandilah secara teratur 1-2 kali dalam sehari. Sebaiknya gunakan pancuran atau gayung pada saat mandi. karena perubahan anatomi pada tubuh mnegakibatkan banyak lipatan-lipatan kulit menjadi lebih lembab dan mudah terinfeksi oleh mikroorganisme. Hal yang harus diperhatikan saat mandi: y y Hati-hati saat mandi jangan sampai jatuh Gunakan air yang bersih.  Perawatan vagina Wanita hamil juga melakukan irrigasi vagina kecuali dengan nasihat dokter.

cucilah BH paling tidak sehari setelah dipakai dengan menggunakan sabun lembut. Gunakan BH yang dapat menopang/menyangga payudara. Perawatan rambut. d. Gunakan BH yang bertali besar dan berbahan katun sehingga dapat menyerap keringat. Kebutuhan pakaian Gunakan pakaian yang longgar. maka lakukan perbaikan dengan cara gunakan dua jari telunjuk atau ibu jari. Aktifitas pada masa kehamilan y Askeb Kelompok 12 Olahraga saat hamil/senam hamil 50 . Gunakan celana yang lebih besar atau celana dalam ibu hamil pada trimester ini. cucilah rambut 2-3 kali dalam seminggu. yaitu celana yang menutupi perut sampai keatas pusar.  Perawatan kuku Kuku harus bersih dan pendek. daerah di sekitar puting susu diurut arah berlawanan menuju ke dasar payudara sampai semua daerah payudara. yaitu hanya menutupi perut bawah pusar pada garis perut (bikini line) Gunakan celan yang berbahan katun atau kaos agar terhindar dari kelembaban dan infeksi dari jamur dan bakteri. y Bikini pantiens. Namun pada trimester II( bulan ke 4-5) boleh gunakan BH dengan bahan yang tipis/ bahkan tidak memakai sama sekali jika hal tersebut dirasakan nyaman oleh ibu. Lakukan sehari dua kali selama 6 menit. karena pada saat hamil kuku akan tumbuh lebih cepat dari biasa dan pecah-pecah jika perlu gunakan krim pekembut kuku yang baik dan cocok. karena perut ibu sudah semakin besar dan dapat menekan bayi.  Payudara Periksalah puting apakah menononjol atau tidak. Celan yang dapat digunakan pada ibu hamil: y Maternity briefs atau grandma pantiens. bersih. Apabila datar atau masuk. dan nyaman. c. Hindarkan dari sepatu berhak tinggi serta alas kaki yang keras. Jaga kebersihan BH.

y Posisis tidur Pada trimester ini. dan renang.Dapat membantu sirkulasi darah. menambah nafsu makan. dan membuat nyenyak pada saat tidur. Ada beberepa posisi yang aman dilakukan pada saat hamil. karena wanita dapat mengontrol kedalaman penetrasi. Posisi terlentang. dan gunakan bantal diantara paha atau diantara lutut. a. dianjurkan untuk senantiasa mengajak berkomunikasi guna mempererat hubungan ibu dan anak. Posisi ini merupakan posisi yang sering dilakukan pada trimester II dan lanjut dimana tidak Askeb Kelompok 12 51 . Posisi wanita diatas. c. Olahraga yang yang dapat dilakukan pada trimester ini: senam hamil. merupakan trimester yang paling aman untuk melakukan hubunagan intim/seksual. Karena kehamilan sudah cukup kuat dan pada trimester ini keinginan seksual lebih kuat karena kekhawatiran pada trimester awal sudah berkurang dan ibu sudah bisa beradaptasi dari segala ketidaknyamanan kehamilannya. namun posisi ini biasaya dilakukan pada trimester 2 awal. b. Dll. Posisi duduk. y Berkomunikasi sejak buah hati dalam kandungan Apalagi pada trimester ini bayi sudah mulai mendengar dan mengenali suara ibunya. b. y Hubungan intim selama kehamilan Pada trimester ini. ibu masih cukup mulai merasa tidak nyaman dan tidak dapat melakukan berbagai posisi tidur. Posisi yang bisa dilakukan pada saat tidur: a. Posisi miring ke sebelah kiri. Posisi ini merupakan posisi yang paling aman.

e. Posisi berbaring miring berhadapan. Posisi berbaring miring. Ibu hamil berlutut dengan meletakan bantal dibawah perutnya dengan tujuan mengganjal. Posisi laki-laki diatas tapi berbaring separuh tubuh d. f.memerlukan banyak gerakan. Dimana pada posisi ini pria duduk dan wanita duduk diatasnya secara berhadapan atau membelakangi pria apabila perut sudah sangat besar. dan suami dapat melakukan penetrasi dari belakang. Posisi berlutut. Posisi ini juga memungkinkan ibu untuk mengontrol kedalaman penetrasi. Posisi balap kuda Askeb Kelompok 12 52 . c.

Posisi Silang Jika ingin menerapkan gaya ini. g. setelah itu kedua paha istri mengapit panggul suami. Anda memunggungi suami. Posisi ini dijamin tidak menekan perut yang sudah membesar. Anda dan suami tidur menghadap arah yang sama. Lalu kaki istri ditekankan pada perut suami untuk memudahkan penetrasi Askeb Kelompok 12 53 . Lakukan dengan jarak serapat mungkin agar penetrasi dapat dilakukan h. istri duduk di atas kaki suami.Posisi ini. kedua pasangan duduk bersama diranjang. Caranya. istri banyak memegang peranan. Lakukan posisi ini dengan cara suami duduk meluruskan kedua kakinya. kaki direntangkan hingga kaki suami berada di bawah kaki istri. lalu istri duduk membelakangi suami sambil merapatkan panggul. Posisi Tempel Sendok Ini merupakan posisi yang pas karena tidak membuat Anda kelelehan.

Namun. ke belakang. Bangun dari tidur   Hindari perubahan posisi yang secara tiba-tiba. jangan condong ke depan. gunakan satu tangan untuk menahan tubuh posisi duduk dan dua kaki diayunkan turun ke sisi tempat tidur. Bangun dari duduk   Sama halnya dengan bangun tidur. 2.   Pijakan kaki kea rah yang sama. Berdiri   Kepala tegak dagu masuk. Perubahan body mekanik pada ibu hamil 1.   Sebelum bangun hendaknya gulingkan terlebih dahulu badan ke sisi tempat tidur secara perlahan. 3. body mekanik a. jangan buru-buru berdiri hendaklah untuk sejenak duduk terlebih dahullu. atau miring ke samping. tetapi jangan terkunci   Regangan bagian atas kepala ke langit-langit   Kencangkan perut tarik ke dalam dan ke atas. Gunakan kedua tangan memegang paha untuk Askeb Kelompok 12 54 . Lengkungan di kaki perlu didukung dengan sepatu bertumit rendah (tapi tidak datar)   Hindari berdiri di posisi yang sama untuk waktu yang lama. Satu kaki agak maju menjejak di lantai disbanding satunya lagi. dengan berat badan seimbang merata di kedua kaki.   Pastikan daun telinga sejajar dengan tengah bahu   Jauhkan tulang belikat ke belakang dan dada depan   Jaga lutut lurus. kemudian badan agak dicondongkan ke depan.y Mobilisasi. Miringkan badan ke posisi akan turun. sebaiknya dengan menggeser tubuh ke sisi depan kursi. Panggul janagan miring ke depan atau belakang.

Darah mengalir turun kebawah akan sulit atau kurang lancar untuk kembali ke atas   Ibu hamil tidak duduk terlalu lama. 5. otot pun bisa rileks   Kaki sebaiknya harus sampai ke lantai. bagian belakang bersandar pada sandaran kursi dengan posisi lurus.menumpu. Selain itu gunakan otot tangan dan kaki ntuk membantu. Duduk di kursi / lantai   Posisi duduk yang baik pada orang hamil sama halnya dengan posisi dudukorang yang tidak hamil. jangan sampai kaki menggantung karena tidak baik untuk sirkulasi darah. Jika tidak. 4.   Sebaiknya. Usahakan duduk serileks mungkin agak tak merasa pegal dan sakit. Lakukan geraka ini seenak mungkin. begitupun kaki agak mendorong tubuh ke posisi berdiri. akan tersa sakit. Caranya gunakan tanagan untuk mendorong tubuh ke posisi duduk menyamping kemudian posisi berdiri diatas kedua lutut. Mengangkat beban   Dalam mengangkat beban posisinya harus simetris antara tangan kanan dan kiri. Jiak tak sampai. untuk berjalan-jalan sebentar. Duduklah agak kedepan sehingga bagian bawah belakang kontak dengan sandaran kursinya.   Bila bangkit dari duduk di lantai. bisa dengan menepatkan bangku kecil dibawahnya untuk tempat kaki. Angkat satu lutut dengan menjejak di lantai dan letakan tangan diatas paha sebagai tumpuan untuk bangkit ke posisi berdiri. Setiap dua jam sekali ambil seling waktu minimal lima menit. Pokoknya. maka menyampinglah ke salah satu sisi. saat duduk. Dengan demikian. Askeb Kelompok 12 55 .

  Sebetulnya pada ibu hamil tudak dianjurkan untuk mengangkat beban terlalu berat. pastikan pijakan kaki cukup kokoh Untuk mengambail benda yang lebih rendah dari pinggang. Pseudoefedrin. Obat influenza Yang mengandung guanifenisin. Penghilang nyeri Obat penghilang nyeri yang aman adalah parasetamol. Dikhawatirkan otot perut pun ikut akan ketarik sehingga menjadi tegang dan menimbulkan kontraksi. klorfeniramin (CTM). d. c. b. e. Anti kembung Askeb Kelompok 12 56 . dan disertai oralit. 2. jaga punggung tetap lurus. tekuk lutut dan pinggul. pektin.jangan mencoba untuk mengangkat benda-benda yang lebih berat dari 20 kg.3 Menetapkan kebutuhan untuk pengobatan komplikasi ringan Daftar obat yang cukup aman dipakai saat hamil: a. Mengatasi sembelit Obat sembelit yang aman digunakan oleh ibu hamil adalah obat yang mengandung bisakodil dan laktulosa. dextrometorfan.3.  Beriri dengan sikap kaki lebar dekat dengan benda yang sedang dicoba untuk diambil dan jaga pijakan kaki pada tanah  Kencangkan otot perut dan angkat benda dengan menggunakan otot kaki gerakan dengan lutut. Ada beberapa cara mengangkat beban yang benar    Jika harus mengangkat benda. defenhidramin dan obat gosok. Anti diare Obat diare yang aman digunakan oleh ibu hamil adalah yang mengandung kaolin. Sebelum mengangkat benda.

antasid. Deskripsi  Konstipasi adalah gangguan rasa nyaman yang umum terjadi pada trimester pertama kehamilan  Ini juga merupakan masalah nutrisi yang umum terjadi pada kehamilan  Konstipasi cenderung terjadi pada kehamilan akibat tekanan pada peristaltik usus dari uterus yang terus membesar.Obat kembung yang baik digunakan oleh ibu hamil adalah yang mengandung simetikon. lebih baik kita membantu klien untuk konstipasi melalui cara lain y Ingatkan klien untuk tidak mengkonsumsi obat umum untuk mencegah konstipasi. pengaruh hormon relaksin plasenta. Implikasi Keperawatan y Kaji nutrisi klien dan pola eliminasi yang mungkin menjadi faktor penyebab y y Anjurkan klien untuk mengosongkan ususnya secara teratur Anjurkan pada klien untuk meningkatkan kandungan serat dalam makanan dengan mengkonsumsi buah dan sayuran dan minum air dalam jumlah lebih dari biasanya setiap hari y Jika klien mengkonsumsi suplemen besi oral. Contoh penanganan untuk ibu yang mengalami konstipasi/sembelit: a.Temuan Pengkajian y y y Adanya rasa begah dan penuh pada abdomen Hilang nafsu makan Perubahan pola eliminasi usus c. terutama minyak mineral yang akan Askeb Kelompok 12 57 . daripada melarang klien mengkonsumsi suplemen tersebut yang berguna untuk menambah simpanan besi. dan kemungkinan akibat meningkatnya kadar progesteron  Konstipasi menyebabkan rasa begah dan penuh serta hilang nafsu makan b. simetidin. dan ranitidin.

Jika memiliki berat badan yang rendah ibu hamil tersebut harus mendapatkan kenaikan berat badan lebih dari 1 pon/minggu. dan dia hamil dengan hanya satu janin. dia akan mendapatkan kenaikan berat badan rata-rata satu pon/minggu selama trimester kedua dan ketiga. Jika dia awalnya kelebihan berat badan. Seksual pasangan wanita mungkin enggan untuk melakukan hubungan seksual karena takut mengganggu selaput janin atau mengganggu perkembangan janin. mempertimbangkan status gizi dan berat di Askeb Kelompok 12 58 . 2. Peran bidan disini adalah menginformasikan kepada ibu hamil dan pasangannya mengenai cara-cara hubungan seksual yang aman misalnya dengan posisi menyamping sehingga memungkinkan untuk dilakukannya penetrasi dari belakang.mengganggu absorpsi vitamin larut lemak yang diperlukan bagi pertumbuhan janin dan kesehatan ibu y Beri tahu klien untuk menghindari enema karena tindakan ini dapat mencetuskan persalinan Anjurkan klien untuk menghindari obat-obatan yang dijual bebas selama kehamilan kecuali diresepkan oleh dokter y y y Berikan pelunak feses. Kenaikan berat badannya harus dievaluasi dengan melihat gambaran total.4 Menetapkan kebutuhan untuk konseling spesifik atau anticipatory guidance a. laksatif ringan dan supositora sesuai instruksi Nasehatkan klien untuk menghindari makanan pembentuk gas.3. Jika seorang wanita memulai kehamilan pada berat badan yang sehat. seperti kubis atau buncis. dia harus makan jumlah makanan dan mempertahankan tingkat aktivitas yang membantu mendapatkannya di tingkat lebih lambat dari 2/3 pon per minggu. b. bukan hanya berat badannya. Kebutuhan nutrisi Selama trimester II kebiasaan ibu makan dan minum harus dipantau secara kontinyu. sehingga flatus dapat dikontrol.

paparan bahaya reproduksi dapat memperlambat pertumbuhan janin. mengangkat benda yang beratnya lebih dari 10 sampai 25 pon dan berkurangnya waktu istirahat menambah risiko tersebut. beberapa perubahan negatif dapat dibatalkan dan berat badan bayi dapat diperbaiki. sehingga ada efek kumulatif ketika dikonsumsi terus dalam periode 12 sampai 18 jam. hal tersebut bayi dapat meningkatkan risiko BBLR. Tanda-tanda bahaya trimester II Ketika kehamilan memasuki trimester kedua. kekhawatiran ibu hamil untuk kehilangan janinnya mulai berkurang.mana dia memulai kehamilan. kondisi kerja yang kurang ideal "fisik kerja yang intensif meningkatkan kemungkinan bayi berat lahir rendah dan lahir prematur. dan pilihan makanan dia mengkonsumsi. mempengaruhi perkembangan otak. merokok selama kehamilan mengurangi nafsu makan ibu dan menciptakan perubahan vaskular dalam jaringan plasenta. Konsumsi obat-obatan Selama trimester II dan III kehamilan. Ketidaknyamanan selama kehamilan trimester II Selama trimester II. Perhatian yang lebih selama trimester ini yaitu terhadap penyakit menular. sering buang air kecil dan lesu bisanya berlalu dan tidak mengganggu aktifitas mereka sehari-hari. Jika ibu bisa berhenti merokok sebelum trimester ke III. f. Keamanan (Safety) Selama 6 bulan terakhir kehamilan. e. Berdiri untuk waktu yang lama. tingkat aktivitas. kehamilan ektopik. Paparan terhadap asap rokok akan mempengaruhi perkembangan janin. jumlah waktu yang dibutuhkan untuk metabolisme dan mengeluarkan kafein memakan waktu lebih lama sampai 18 jam. d. aborsi spontan. c. dan penyakit trofoblas gestational dapat didiagnosis pada trimester ini.ibu hamil biasanya mengatasi ketidaknyamanannya tersebut berdasarkan informasi Askeb Kelompok 12 59 . membatasi konsumsi kafein menjadi hal yang penting. Mual di pagi hari. ibu hamil biasanya merasa lebih nyaman dengan kehamilannya. Meskipun jarang terjadi. atau menyebabkan kelahiran prematur.

3.yang diperoleh dari keluarga. tambahan protein ½ gr/kb BB = satu telur/hari Askeb Kelompok 12 60 . Konseling dan anticipatory guidance adalah cara yang terbaik untuk mengatasi atau mengurangi ketidaknyamanan. 2003): Satu kali kunjungan selama trimester kedua (antara minggu 14-28). 2.5 Menetapkan jadwal kunjungan sesuai dengan tahap perkembangan kehamilan Jadwal Kunjungan Pranatal yang Direkomendasikan Untuk Kehamilan Trimester II Nulipara Kunjungan ketiga 14-16 minggu Kunjungan keempat.  Rustam Mochtar (1998): Periksa ulang 1x sebulan sampai kehamilan 7 bulan  Manuaba (1998) Trimester I dan II 1) Satu bulan sekali 2) Diambil data tentang laboratorium 3) Pemeriksaan ultrasonografi 4) Nasehat diet tentang 4 sehat 5 sempurna. 24-28 minggu Kunjungan kelima 32 minggu Kunjungan keenam 36 minggu Multipara Kunjungan kedua 14-16 minggu Kunjungan ketiga 24-28 minggu Kunjungan keempat 32 minggu Kunjungan kelima 35 minggu Jadwal kunjungan sesuai dengan perkembangan kehamilan menurut:  WHO (JHPIEGO. teman dan tenaga kesehatan.

proteinuria didefinisikan sebagai suatu konsentrasi protein 0. dan imunisasi TT1. Preeklampsia merupakan suatu kondisi spesifik kehamilan dimana hipertensi terjadi setelah minggu ke-20 pada wanita yang sebelumnya memiliki tekanan darah normal (Bobak .19/L (> +2 dengan cara dipstik) atau lebih dalam sekurangkurangnya dua kali spesimen urin yang dikumpulkan sekurangkurangnya dengan jarak 6 jam.4 Mengembangkan Perencanaan Asuhan Yang Komprehensif Selama Trimester III 2.3 per 24 jam. menghindari terjadinya komplikasi kehamilan. Tingginya kadar protein dalam urin ibu hamil dapat mengindikasikan terjadinya preeklampsi. Penyakit ini umumnya terjadi dalam trimester ke-3 kehamilan. 2. y Tes kadar gula darah Pemeriksaan ini bertujuan untuk mendiagnosa penyakit diabetes gestasional yaitu suatu intoleransi karbohidrat yang terjadi Askeb Kelompok 12 61 . misalnya pada mola hidatidosa. komplikasi kehamilan 6) Rencana untuk pengobatan penyakitnya. edema dan proteinuria yang timbul karena kehamilan.1 Menetapkan kebutuhan tes labolatorium Test laboratorium yang mungkin di butuhkan oleh ibu hamil trimester III adalah: y Tes protein urin Proteinuria didefinisikan sebagai konsentrasi protein sebesar 0. Pemeriksaan protein urin dibutuhkan oleh ibu hamil bila dicurigai mengalami preeklampsi ringan atau berat. dari hasil pemeriksaan ini kita dapat memberikan asuhan kepada ibu hamil yang ditujukan untuk mencegah timbulnya masalah potensial yaitu terjadinya eklampsi.4. Tetapi dapat terjadi sebelumnya.5) Observasi adanya penyakit yang dapat mempengaruhi kehamlan. Pada spesimen urin 24 jam. 2004). Preeklampsi ialah penyakit dengan tandatanda hipertensi.

Mengalami kegemukan 2. pemeriksaan Askeb Kelompok 12 62 . 6. Tidak ada riwayat kelainan metabolism glukosa. 4. Karakteristik risiko tingggi: 1. Usia kurang dari 25 tahun. Adanya glukosuria. Apabila diabetes gestasional tidak terdiagnosis. Berasal dari kelompok etnik yang prevalensi diabetes gestasionalnya rendah. Pada golongan risiko tinggi ini lakukan pemeriksaan sesegera mungkin. Ada anggota keluarga yang memiliki riwayat diabetes tipe II 3. Yang perlu di waspadai adalah bahwa penyakit ini dapat memeberikan efek pada ibu dan pada janin. Tidak ada anggota keluarga dekat yang mengidap diabetes. apabila ada peningkatan atau penurunan atau peningkatan kadar gula darah (hiper atau hipo glikemia). 3. American diabetes association(1999) menyimpulkan bahwa hiperglikemia puasa berkaitan dengan peningkatan risiko kematian janin selama 4 sampai 8 minggu terakhir gestasi. Pemeriksaan gula darah dapat dilakukan dalam keadaan puasa dan 2 jam post prandial (sesudah makan) atau dapat juga dilakukan pemeriksaan gula darah sewaktu (GDS). Nilai referensi: Glukosa puasa = 70-110 mg/dl Glukosa 2 jam PP = <140 mg/dl Glukosa sewaktu = <180 mg/dl Pemeriksaan glukosa darah tidak diperlukan secara rutin apabila semua karakteristik berikut ditemukan: 1. 2. Memiliki riwayat diabetes gestasional sebelumnya 4. Efek merugikan pada ibu mencakup peningkatan frekuensi hipertensi dan perlunya seksio sesarea.atau pertamakali diketahui saat kehamilan berlangsung dan mengisyaratkan bahwa gangguan ini dipicu oleh kehamilan. Berat badan sebelum hamil normal. Tidak memiliki riwayat obstetri yang buruk. 5.

Askeb Kelompok 12 63 . tetapi dapat meningkat sampai minggu ke-37. dan jumlah eritrosit. Volume plasma yang terekspansi menurunkan hematokrit (Ht). Akibatnya volume plasma bertambah dan sel darah merah (ertirosit) meningkat. Pada trimester III terjadi sedikit peningkatan Hb. konsentrasi hemoglobin darah (Hb).6 g/dl) pada pemeriksaan pertama. pada titik puncaknya. yaitu pada usia kehamilan sekitar 30 minggu. Ada spekulasi bahwa anemia fisiologik dalam kehamilan bertujuan untuk menurunkan viskositas darah maternal sehingga meningkatkan perfusi plasental dan membantu penghantaran oksigen serta nutrisi ke janin. Pada trimester I konsentrasi Hb tampak menurun.darah harus diulang pada minggu ke 24-28 atau setiap saat pasien memperlihatkan upaya yang mengarah ke hiperglikemia. Namun peningkatan volume terjadi dalam proporsi yang lebih besar jika dibandingkan dengan peningkatan eritrosit sehingga terjadi penurunan konsentrasi hemoglobin (Hb) akibat hemodilusi.5 g/dl). Ekspansi volume plasma ini mulai pada minggu ke-6 kehamilan dan mencapai maksimum pada minggu ke-24 kehamilan. Pada kehamilan kebutuhan oksigen lebih tinggi sehingga memicu peningkatan eritopoietin. Ekspansi volume plasma merupakan penyebab anemia fisiologik pada kehamilan. y Tes anemia Tes ini dilakukan dengan memeriksa kadar hemoglobin (Hb) ibu hamil untuk mendiagnosa adanya anemia pada kehamilan. kecuali pada perempuan yang sudah memilikin kadar Hb tinggi (>14. volume plasma sekitar 40% lebih tinggi pada ibu hamil dibandingkan perempuan yang tidak hamil. Suatu penelitian memperlihatkan perubahan konsentrasi Hb sesuai dengan bertambahnya usia kehamilan. tetapi tidak menimbulkan jumlah absolute Hb atau eritrosit dalam sirkulasi. Konsenrtasi paling rendah didapatkan pada trimester ke II. kecuali pada perempuan yang memiliki kadar Hb rendah (< 11.

0 10. Pada ibu Pucat.0 33 32 33 2.2 Menetapkan kebutuhan belajar Hal-hal yang harus dipelajari atau diperhatikan oleh ibu hamil selama masa kehamilan trimester III adalah: a.0 Hematokrit (%) 36 Tidak hamil Hamil Trimester I Trimester II Trimester III 11. Kematian bayi dalam kandungan. Nilai batas untuk anemia pada perempuan Status kehamilan Hemoglobin (g/dl) 12. kurang nafsu makan.4. dan apabila asupan kalori tidak adekuat. rasa lemah. 400 Kkal.5 11. lahir prematur. meskipun tak disertai pendarahan b. rawan dekompensasi cordis pada penderita dengan Hb kurang dari 4 g ± persen. Kalori dibutuhkan untuk energy. kematian bayi pada usia sangat muda serta cacat bawaan. letih. menurunnya kebugaran tubuh dan gangguan penyembuhan luka. Askeb Kelompok 12 64 . maka protein akan dimetabolisme untuk menghasilkan energy dan tidak digunakan untuk pertumbuhan dan perkembangan janin. Pada janin Abortus. Makan (diet) ibu hamil y Total kalori yang dibutuhkan oleh ibu hamil trimester III adalah 2. lamanya waktu partus karena kurang daya dorong rahim. pendarahan post ± partum. rentan infeksi dan hipoksia akibat anemia dapat menyebabkan shock bahkan kematian ibu saat persalinan. pusing.DAMPAK ANEMIA a.

CTM. kacang-kacangan. sereal. namun belum tersedia cukup data tentang efeknya pada wanita hamil. dan sayuran hijau. telur. tetapi manfaat diperkirakannya diperkirakan melebihi risiko-risiko tersebut.y kebutuhan zat besi Pada trimester ketiga. pada situasi klinis tertentu. y Kategori B Studi-studi pada hewan tidak menunjukan adanya risiko pada janin. manfaat penggunaan obat tersebut lebih tinggi dibandingkan risikonya. Contohnya adalah multivitamin atau vitamin prenatal. Salah satu contohnya adalah efedrin. Zat besi banyak terkandung dalam daging. b. yang dapat Askeb Kelompok 12 65 . kafein. y Kategori X Risiko pada janin sudah jelas terbukti dari pada manfaatnya. kebutuhan zat besi naik menjadi 39 mg per hari/BB atau setara dengan sepotong tempe. Beberapa golongan obat ini sering digunakan. misalnya penisilin. hati. tetapi belum ada studi pada manusia. Salah satu contohnya adalah obat jerawat isotretionoin. Contoh: karbamazepin dan fenitoin. codein y Kategori D Terdapat bikti adanya risiko bagi janin. Obat-obatan Pemberian obat pada ibu hamil harus difikirkan efek obat terhadap ibu dan tidak boleh melupakan pengaruh atau efek samping obat pada janin. parasetamol. y Kategori C Efek merugikan terlihat dapa hewan. Kategori obat pada ibu hamil berdasarkan risiko janin: y Kategori A Yaitu obat-obatan yang selama ini telah banyak dikonsumsi oleh ibu hamil tanpa menunjukan bukti adanya peningkatan kejadian malformasi atau yang membahayakan pada janin baik secara langsung maupun tidak langsung.

3. Dapat menembus plasenta. Obat ini bersifat analgesik dengan daya antiinflamasi yang tidak terlalu kuat. Obat ini tidak direkomendasikan kecuali atas indikasi spesifik karena berkaitan dengan peningkatan kematian per8inatal. perdarahan neonatus. Ibuprofen tidak dianjurkan diminum oleh wanita hamil dan menyusui. ketoprofen dan naproksen Ibuprofen merupakan derivat asam propionat yang diperkenalkan banyak negara. dan kemungkinan teratogenik. Ibuprofen. Asetaminofen Termasuk kategori obat golongan B. Termasuk kategori D pada kehamilan trimester I. Askeb Kelompok 12 66 . antipiretik (terhadap demam). wajah dan Kategori obat berdasarkan periode kehamilan dan kemampuan menembus plasenta (US FDA) 1.menyebabkan kardiovaskuler. Ketoprofen adalah jenis obat yang umumnya diresepkan untuk mengobati rasa sakit peradangan arthritis yang terkait atau sakit gigi parah yang mengakibatkan radang gusi. dan anti-inflamasi (peradangan). perpanjangan masa kehamilan. kelainan susunan saraf pusat. Naproxen bekerja dengan cara menurunkan hormon yang menyebabkan pembengkakan dan rasa nyeri di tubuh. Merupakan obat pilihan untuk nyeri 2. Aspirin Aspirin atau asam asetilsalisilat (asetosal) adalah sejenis obat turunan dari salisilat yang sering digunakan sebagai senyawa analgesik (penahan rasa sakit atau nyeri minor). Dapat menembus plasenta.II dan III. pada trimester I. Efek analgesiknya sama dengan aspirin. Naproksen termasuk dalam golongan antiinflamasi nonsteroid. oenurunan berat badan lahir.II maupun trimester III.

jantung dan paru sebelum gerakan selanjutnya.Ketiganya termsuk kategori B jika diberikan pada kehamilan trimester I dan II. Pergunakan pedoman penggunaan obat resmi dan daftar-daftar obat yang aman demikian pula pemberian obat-obat terbatas atau yang tidak diperbolehkan pada ibu hamil. Konseling dan pemilihan obat pada ibu hamil Tujuannya adalah untuk menghindari atau mengurangi abnormalitas janin. Ketiga jenis obat ini dapat menembus plasenta. asalkan tidak mengalami kelelahan atau berisiko cedera bagi diri atau janinnya. atau jamu-jamu tradisional yang belum teruji. Secara umum wanita hamil tidak harus membatasi olah raga. misalnya merokok. Bentuk senam hamil: a Pemanasan Mempersiapkan otot. nefrotoksisitas pada janin dan perdarahan periventrikular. obat ini harus digunakan secara hati hati dan dihindari pada trimester III karena berkaitan dengan kejadian oligohidramnion. Konseling yang diberikan antara lain: y y Hindari pemberian obat pada periode pertama pascakonsepsi Hindari makanan minuman dan zat yang tidak diperlukan oleh janin dalam pertumbuhannya. Berdiri atau dalam keadaan duduk bersila Askeb Kelompok 12 67 . Kategori D pada trimester III. y Hindari pemberian obat polifarmaka. y c. y Berikan obat yang telah jelas aman dan mempertimbangkan keperluan pengobatan primernya. dan membuat nyenyak pada waktu tidur. menambah nafsu makan. alcohol. terutama bila pemberian dalam waktu yang lama. penutupan duktus arteriosus secara premature. obat sedative. hipertensi pulmoner pada janin. Aktivitas pada masa kehamilan trimester III o Olahraga saat hamil/senam hamil Berguna untuk membantu sirkulasi darah. OAD.

menguatkan otot-otot. mengurangi keluhan nyeri punggung dan memudahkan bayi keluar. tunduk dan tegakkan kepala (2x8 hitungan) 3. gerakan tungkai sama. 3. Askeb Kelompok 12 68 . Ambil nafas sambil angkat kedua lengan ke atas (2x8 hitungan) 2. langkah ke kiri kembali ke awal (sambil melangkah ayunkan kedua lengan ke atas dan ke bawah) y Latihan penguatan dan peregangan Ditujukan untuk meningkatkan kelancaran sirkulasi darah. kedua lengan diayun ke samping saat tungkai maju. Meningkatkan kebugaran sehingga ibu hamil tidak cepat lelah. 2. Berdiri. Berdiri. langkahkan kaki diikuti kaki kiri. patahkan leher ke kiri-ke kana (2x8 hitungan) 4. Kedua tangan di perut samping. Kedua tangan di perut samping. Berdiri. lakukan untuk gerak arah sebaliknya. kedua lengan ke atas.1. percaya diri dan lebih tenang Tahap gerakan: 1. Berdiri. tungkai kanan maju diikuti dengan tungkai kiri merapat dengan mendorong lengan lurus ke depan. kemudian mundur tungkai kanan. mengurangi risiko cedera. pembuluh darah dan paru. dan lengan lurus kesamping saat mundur. Putar bahu bersamaan keduanya (2x8 hitungan) b Latihan inti y Latihan kebugaran Latihan ditujukan untuk memperbaiki kerja jantung. tungkai melangkah ke kanan dan tungkai kiri merapat dengan lengan diayun lurus ke depan dan turunkan. 4.

Four point knealing. mengurangi Askeb Kelompok 12 69 . 4. lakukan bergantian. Duduk tegak tangan menyangga di belakang badan tekuk dan luruskan kaki bergantian. dada menempel di lantai. kedua kaki ditekuk. y Latihan Pernafasan Melatih teknik pernafasan dada dan diafragma. kedua tangan di bahu putar ke arah depan.1. kedua siku tangan tidak boleh mengangkat. 2. kepala lurus kedepan sambil tarik nafas dan turunkan kepala. 7. Posisi sujud. kepala disamping kanan atau kiri selama 10 menit bergantian. tekan kedua lutut dan bungkukkan badan. pegang kursi sekuatnya. 9. badan lurus. Tidur telentang. Duduk bersila. gerakan naik turun sambil gerakan lutut menekuk-lurus. kaki diluruskan. 6. 5. lakukan 4 kali 8. Duduk bersila. Kerutkan pantat lalu angkat setinggitingginya sampai hitungan 6. angkat satu tangan lurus. tangan disamping. Kemudian lakukan posisi jongkok tanpa tumit diangkat dan berdiri lagi. Duduk tegak. gerakan naik turun sambil gerakan lutut menekuk-lurus. Kaitkan kedua lengan ke belakang. kedua tangan disamping. kemudian rotasikan panggul sambil tarik nafas. tarik kembali lurus ulangi kanan kiri. Lakukan selama 4 kali. Kaitkan kedua lengan ke depan. Posisi berdiri dengan sanggahan kursi di depan. silangkan tungkai. 10. dapat mengurangi keluhan nyeri saat persalinan. Variasikan dengan gerakan kaki ke samping atau memutar. 3. Posisi tidur telentang.

stress dan pernafasan diafragma/perut. lutut ditekuk.Mempercepat relaksasi. Pendinginan/ Relaksasi Lengan dan tangan. Dada: tarik nafas cepat lewat hidung. kembangkan dada sampai tangan. hembuskan lewat celah bibir.Tarik nafas dalam pelan melalui hidung sampai perut mengembung. pernafasan cepat. Mulai dengan frekwensi 30x/mnt. tangan di dada. genggam tangan kerutkan lengan dengan kuat tahan. Askeb Kelompok 12 70 . y Pernafasan Cepat Perut: tarik nafas cepat lewat hidung. mengatasi stress. pernafasan dada. lutut ditekuk. relaks. lengan di samping badan dengan satu tangan di atas perut. tangan di atas perut. terangkat tahan 1-2 detik. tahan 1-2 detik hembuskan nafas lewat mulut perlahan. telentang/miring. percepat 60x/mnt. Frekwensi 8x/menit. lepaskan.Tarik nafas pelan dalam melalui hidung.Tungkai dan kaki. kombinasi. y Pernafasan Diafragma Telentang.Dapat menggantikan pernafasan perut bila nyeri his kala satu semakin kuat. y Pernafasan Dada Telentang. mengatasi nyeri his palsu/his permulaan kala satu. d. relaks lengan di samping badan dengan tangan di atas dada.Ulangi dengan frekwensi 8x/menit. hembuskan nafas cepat dengan mulut terbuka. hembuskan cepat dengan mulut terbuka. lambat kembali 30x/ menit.

karena semakin datar. sebaiknya ibu hamil tidur dengan posisi kepala agak tinggi. dan untuk menjaga kenyamanan Askeb Kelompok 12 71 . g. Ibu hamil disarankan untuk berbaring ke sebelah kiri dengan lutut agak ditekuk dan diberi bantal diantaranya. Berbaring ke sebelah kiri bertujuan untuk menghindari penekanan pembuluh darah oleh uterus yang membesar. o Posisi tidur Setelah kehamilan membesar. tidak ketat. kerutkan otot perut dan dasar panggul tahan lalu lepaskan. Seluruh tubuh. telentang/miring. Perut dan dasar panggul. telentang/miring kontraksikan/kencangkan semua otot. Taruh juga bantal di bawah kaki untuk menghindari pengumpulan darah di kaki. Istirahat dan rekreasi Sebaiknya wanita pekerja harus sering istirahat. berbahan halus dan dapat menyerap keringat. Mandi Tidak ada larangan untuk mandi selama hamil atau masa nifas. Selama trimester terakhir. e. lepaskan.luruskan kaki (dorsi fleksi). uterus yang berat biasanya mengganggu keseimbangan wanita hamil dan meningkatkan kemungkinan wanita hamil terpleset dan jatuh di bathtub kamar mandi. karena tidur siang menguntungkan dan baik untuk kesehatan. taruhlah bantal di bawah bahu dan kepala untuk menghindari sesak.sambil nafas dada pelan teratur lalu relaks (bayangkan hal menyenangkan). jangan pada tempat yang sesak dan ramai. Karena itu. Pakaian Secara umum direkomendasikan bahwa busana yang digunakan selama hamil seyogyanya nyaman. Mencari tempat hiburan yang sirkulasi udaranya baik. tahan beberapa detik. Hindari tidur dengan posisi datar. Meningkatnya massa payudara dapat menyebabkan payudara menggantung dan terasa nyeri. Bila sukar tidur terlentang. f. tekananrahim pada paru-paru semakin besar dan bisa membuat sesak. menjelang akhir kehamilan wanita dianjurkan untuk menggunakan shower.

b. maka sebaiknya gunakan penopang payudara yang sesuai. 2. Untuk sekresi yang mengering pada puting susu. Pengurutan payudara untuk mengeluarkan sekresi dan mengeluarkan duktus dan duktus dan sinus laktiferus. Konstipasi Konstipasi adalah gangguan rasa nyaman yang umum terjadi pada kehamilan.3 Menetapkan kebutuhan untuk pengobatan komplikasi ringan Komplikasi ringan yang mungkin terjadi pada kehamilan trimester III adalah: a. dan menjadi lebih berat. h. Perawatan payudara Payudara perlu dipersiapkan sejak sebelum bayi lahir sehingga segera dapat berfungsi dengan baik pada saat diperlukan. Stocking yang ketat sebaiknya dihindari. Perbanyak minum air putih selama diare/mencret agar tidak dehidrasi Askeb Kelompok 12 72 . konstipasi cenderung terjadi pada kehamilan akibat tekanan pada peristaltik usus dari uterus yang terus membesar. lakukan pembersihan dengan menggunakan campuran gliserin dan alcohol. umumnya rawan terkena diare. dan kemungkinan akibat meningkatnya kadar progesterone. Diare Bila sedang hamil. Oleh karena itu payudara harus dirawat dari jauh -jauh hari.4. sebaiknya dilakukan secara hati hati dan benar. sensitif. pada umur kehamilan berapapun. Basuhan lembut setiap hari pada aerola dan puting susu akan dapat mengurangi retak dan lecet pada area tersebut. pengaruh hormon relaksin plasenta. Beberapa hal yang dapat anda lakukan bila diare: 1. karena payudara merupakan sumber air susu ibu (ASI) yang merupakan makan utama bagi bayi.yang biasanya terjadi karena mengkonsumsi makanan yang tidak cocok dengan tubuh. Ini juga merupakan masalah nutrisi yang umum terjadi pada kehamilan. konstipasi menyebabkan rasa begah dan penuh serta hilang nafsu makan. Karena payudara menegang.diindikasikan penggunaan bra yang menopang secara pas.

Makan bubur nasi setiap hari selama sakit agar lebih mudah dicerna oleh tubuh. dan diminum hangat-hangat) teh sekali2 boleh dicampur sedikit garam dan gula pasir sedikit (pengganti cairan tubuh yg hilang) 3. 2. Definisi Sistem rujukan dalam pelayanan obstetri adalah suatu pelimpahan tanggung jawab timbal balik atas kasus atau masalah kebidanan yang timbul baik secara vertikal maupun horizontal. Cemilan cracker/biskuit agar ada makanan yang masuk sedikit-sedikit meski kadang karena belum sembuh bisa keluar lagi dari tubuh. misalnya antara bagian kebidanan dan bagian ilmu kesehatan anak. Umpamanya dari rumah sakit kabupaten ke rumah sakit provinsi atau rumah sakit tipe C ke rumah sakit tipe B yang lebih spesialistis fasilitas dan personalianya. Selama diare disarankan untuk mengkonsumsi makanan yang mengandung gula misalnya minum sari kurma atau madu agar asupan ibu hamil tetap memiliki energi (tidak terlalu lemas) 4.2. Tujuan Rujukan y Agar setiap penderita mendapat perawatan dan pertolongan yang sebaik-baiknya y Menjalin kerjasama dengan cara pengiriman pendrota atau bahan laboratorium dari unit yang kurang lengkap ke unit yang lebih lengkap fasilitasnya Askeb Kelompok 12 73 . 5. Sedangkan horizontal maksudnya konsultasi dan komunikasi antar unit yang ada dalam satu rumah sakit. Minum teh pahit sekali (teh daun yang diseduh dengan air mendidih komposisi 4:1.4 Menetapkan kebutuhan konsultasi atau rujukan pada tenaga profesional lainnya a. b. Rujukan vertikal maksudnya rujukan dan komunikasi antara satu unit ke unit lain yang lebih lengkap.4.

seperti kasus-kasus ginekologi atau kontrasepsi yang memerlukan penanganan spesialis d. perempuan mendekati akhir kehamilan sering merasa panas dan mengalami gangguan pencernaan dan sembelit. c. b. persalinan dan nifas c. karena memberikan waktu yang lebih banyak untuk dicerna.y Menjalin pelimpahan pengetahuan dan keterampilan (transfer of knowledge and skill) melalui pendidikan dan latihan antara pusat pendidikan dan daerah. Askeb Kelompok 12 74 .4. Pengiriman orang sakit dari unit kesehatan yang kurang lengkap ke unit kesehatan yang lebih lengkap. 2. kembalikan dan kirimkan lagi kepada unit semula. Rujukan kasus-kasus patologik pada kehamilan. Pengiriman bahan laboratorium Bila penderita telah sembuh dan hasil laboratorium telah selesai.5 Menetapkan kebutuhan untuk konseling spesifik atau anticipatory guidance a. Preskriptif dan membatasi praktik budaya yang terkait dengan makanan terus melalui trimester ketiga. Kegiatan rujukan informasi medis antara lain berupa : y Membahas secara lengkap data-data medis penderita yang dikirim dan advis rehabilitas kepada unit yang mengirim y Menjalin kerjasama sistem pelaporan data-data medis umumnya dan data-data parameter pelayanan kebidanan khususnya terutama mengenai kematian maternal dan perinatal. Sebagian besar asupan makanannya harus dikonsumsi di pagi hari. Kebutuhan nutrisi Kebutuhan gizi perempuan tetap sama selama semester ketiga. Jumlah makanan yang ia butuhkan mungkin harus dibagi menjadi sejumlah porsi kecil yang lebih sering. Hal ini sangat berguna untuk memperoleh angka-angka secara regional dan nasional. Pengiriman kasus masalah reproduksi manusia lainnya. Kegiatan rujukan dan pelayanan ini antara lain berupa : a. bilamana perlu disertai dengan keterangan yang lengkap (surat balasan) d.

Dan koitus tidak dibenarkan bila: y y y y Terdapat perdarahan pervaginam Tedapat riwayat abortus yang berulang Ketuban pecah Servix telah membuka d. Yang menjadi penyebabnya adalah: y Plasenta previa Hal ini terjadi bila impalantasi plasenta terjadi pada segmen bawah rahin dan menutupi sebagian atau seluruh ostium internum. Aktivitas seksual Selama kehamilan berjalan normal. koitus diperbolehkan sampai akhir kehamilan. Pastikan keamanan kamar mandi terjaga (bersih. akan tetapi pada trimester ini terjadi peningkatan produksi minyak dan keringat. mungkin perempuan merasa kotor dan lembap. dan bila tidak mendapatkan penanganan yang cepat bisa mengakibatkan syok yang fatal. y Solusio plasenta Adalah terlepasnya sebagian atau seluruh permukaan plasenta dari tempat implantasinya yang normal pada lapisan desidua endometrium sebelum waktunya yakni sebelum bayi lahir. e. sehingga menjadi lebih sering mandi.b. Kebersihan umum (general hygiene) Kegiatan kebersihan umum padaa trimester III sebelum melanjutkan ke tahap persalinan harus lebih ditingkatkan. Selama trimester ketiga. namun sebaiknya ibu hamil tidak lagi melakukan hubungan seksual selama 14 hari menjelang kelahiran. Askeb Kelompok 12 75 . tidak licin) sehingga kemungkinan dia tergelincir dan jatuh di kamar mandi berkurang. Konsumsi obat-obatan Ibu sebaiknya tidak mengkonsumsi jenis obat apapun selama kehamilan kecuali bila ada instruksi dari dokter. ibu hamil mungkin merasa canggung/malas untuk bergerak masuk dan keluar kamar mandi. c. Tanda-tanda bahaya trimester III Tanda-tanda bahaya trimester III ialah terjadinya perdarahan dan pada umumnya adalah perdarahan yang berat.

2. semen. Keamanan (safety) Ibu hamil trimester III. maka terjadi berbagai infeksi oportunistik dan dapat dikatakan pasien telah masuk pada keadaan AIDS. Transmisi vertical merupakan penyebab tersering infeksi HIV pada bayi dan anak-anak. seperti misalnya saat ibu bepergian menggunakan kendaraan. Setelah diawali dengan infeksi akut. mulai dari infeksi tanpa gejala (asimtomatik) pada stadium awal sampai pada gejala-gejala yang berat pada stadium lanjut. padahal hal tersebut sangatlah penting untuk menjaga keselamatan ibu dan janin yang dikandung dari bahaya guncangan-guncangan yang terjadi selama diperjalanan. Transmisi HIV dari ibu kepada janin dapat terjadi intrauterine (5-10%). Infeksi HIV memberikan gambaran klinik yang tidak spesifik dengan spectrum yang lebar.4. maka dapat terjadi infeksi kronik asimptomatik selama beberapa tahun disertai replikasi virus secara lambat. keadaan kehamilannya semakin membesar dan keadaan itu membuat ibu kurang nyaman. Perjalanan penyakit lambat dan gejala-gejala AIDS rata-rata baru timbul 10 tahun sesudah infeksi pertama. Virus masuk kedalam tubuh manusia terutama melalui perantara darh. dan secret vagina. bahkan bisa lebih lama lagi. Kemudian setelah terjadi penurunan sisitem imun yang berat. biasanya ibu hamil enggan menggunakan sabuk pengaman karena mereka khawatir dengan menggunakan sabuk pengaman akan menyakiti bayinya. saat persalinan (10-20%) dan pascapersalinan (5- Askeb Kelompok 12 76 .f.6 Menetapkan kebutuhan konseling HIV/PMS  Konseling HIV/AIDS Acquired immunodeficiency syndrome (AIDS) adalah sindroma dengan gejala penyakit infeksi oportunistik atau kanker tertentu akibat menurunnya sistem kekebalan tubuh oleh infeksi human immunodeficiency virus (HIV). Sebagian besar (75%) penularan terjadi melalui hubungan seksual.

angka kelangsungan hidup jangka panjang meningkat dan morbiditas berkurang. Tingkat infeksi HIV pada ibu hamil di Negara-negara Asia diperkirakan belum melebihi 3-4 %. Kelainan yang dapat terjadi pada janin adalah berat badan lahir rendah. Penelitian prevalensi HIV pada ibu hamil di daerah miskin di Jakarta p ada tahun 1999-2001 oleh kharbiati mendapatkan angka prevalensi sebesar 2. Pada pasien terinfeksi HIV yang diberi kemoterapi tripel. Pada tahun 1999 The Institute Of Medicine (IOM) telah merekomendasikan pemeriksaan HIV untuk semua perempuan hamil dengan sepengetahuan perempuan tersebut.20%). Perkembangan penatalaksanaan selama kehamilan mengikuti kemajuan-kemajuan dalam pengobatan individu nonhamil yang terinfeksi HIV. zalsitabin atau lamivudim yang diberikan bersama dengan suatu inhibitor protease-indinavir. Konseling merupakan keharusan bagi wanita positif HIV. Askeb Kelompok 12 77 .86 %. disertai dengan hak pasien untuk menolak. bayi lahir mati. ritonavir. dan apabila memilih untuk melanjutkan kehamilannya. Hal ini sebaiknya dilakukan pada awal kehamilan. American College of Obstetricians and Gynecologis serta United State Public Health Service (USPHS). atau sakuinavir-samgat efektif untuk menekan kadar RNA HIV (Carpenter dkk. parus preterm. dan abortus spontan. y Terapi antiretrovirus Sejumlah penelitian membuktikan bahwa kombinasi analog nukleosida-zidovudim. Mencegah penularan vertikal Dua pendekatan utama yang digagas untuk mencegah penularan infeksi HIV dari ibu kepada bayi adalah terapi antiretrovirus dan seksio sesarea. Rekomendasi ini juga telah diadopsi oleh American Academi of Pediatric.1996). perlu diberikan konseling berkelanjutan untuk membantu wanita tersebut secara psikologis.

misalnya gonore. virus. y Infeksi andogen oleh flora normal komensal yang tumbuh berlebihan. Oleh karena itu upaya pengendalian infeksi HIV dapat dilaksanakan dengan melakukan pengendalian IMS. misalnya kandidosis vaginalis dan vaginosis bacterial. Berdasarkan penyebabnya. Infeksi menular seksual (IMS) adalah infeksi yang disebabkan oleh bakteri. Menyusui Menyusui tidak dianjurkan pada wanita positif HIV karena ASI meningkatkan penularan pada neonatus sekitar 5-15 %. Infeksi menular seksual merupakan salah satu penyebab infeksi saluran reproduksi (ISR). ISR dapat dibedakan menjadi: y Infeksi menular seksual. sifilis. European Collaborative Study Group (1994) melaporkan bahwa seksio sesarea efektif dapat mengurangi risiko penularan vertikal sekitar 50 %. pada waktu partus atau pascapartus dan dapat juga karena kontaminasi instrument.  Konseling PMS/IMS Konseling tentang PMS/IMS sangat penting dilakukan pada ibu hamil yang dicurigai menderita penyakit tersebut yang bertujuan untuk mengurangi AKI dan AKB akibat infeksi. trikomoniasis. sehingga IMS dianggap sebagai kofaktor HIV. Telah banyak bukti menunjukan bahwa keberadaan IMS meningkatkan kemudahan seseorang terkena HIV. Askeb Kelompok 12 78 . dan sebaliknya tidak semua ISR disebabkan oleh IMS. kondilomata akuminata. atau jamur yang penularannya terutama melalui hubungan seksual dari seseorang yang terinfeksi kepada mitra seksualnya. dan infeksi HIV. y Infeksi iatrogenic yang disebabkan bakteri atau mikroorganisme yang masuk ke saluran reproduksi akibat prosedur medic atau intervensi selama kehamilan. herpes genitalis.y Seksio sesarea Dalam sebuah studi retrospektif. ulkus mole.

Infeksi gonore selama kehamilan telah diasosiasikan dengan pelvic imflammatory disease (PID).perdarahan antar masa haid dan menoragia. Infeksi ini sering ditemukan pada trimester pertama sebelum korion berfungsi mengisi desidua dan mengisi kavum uteri. Neisseria gonorrhoaea diasosiasikan dengan kelahiran premature. dan tidak tahan zat desinfektan.keluhannya antara lain: bertambahnya duh tubuh genital. umumnya ditransmisikan selama proses persalinan. disuria yang kadang-kadang disertai poliuria. tapi umunya jarang terjadi tanpa infeksi pada servix.Jenis IMS/ISR 1.8 m dan bersifat tahan asam. Gonore pada perempuan kebanyakan asimptomatik sehingga sulit untuk menentukan masa inkubasinya. serviks tampak hiperemis dengan erosi dan secret mukopurulen. Infeksi pada uretra dapat bersifat simptomatik atau asimptomatik. Pada pemeriksaan. tidak tahan dengan suhu di atas 390 C. kecuali pada perempuan yang telah dihsterektomi. tidak dapat bertahan lama di udara bebas. Pada tahap lanjut. Askeb Kelompok 12 79 . cepat mati pada keadaan kering. korioamnionitis. Gonore Gonore adalah semua infeksi yang disebabkan oleh Neisseria Gonorrhoeae yang jika dilihat dibawah mokroskop cahaya tampak sebagai diplokokus berbentuk biji kopi dengan lembar 0. dan infeksi pascapersalinan. Daerah yang sering terinfeksi adalah serviks. Konjungtivitis gonokokal (ophtalmia neonatorum) adalah menifestasi tersering dari infeksi perinatal.

Oleh karena itu. Wanita hamil yang terinfeksi oleh CT menunjukan gejala keluarnya secret vagina.Oleh karena itu. 2. gatal. disuria. Masa inkudasi berkisar antara 1-3 minggu. 3. Dampak pada kehamilan dapat mengakibatkan abortus spontan. Askeb Kelompok 12 80 . kelahiran premature dan kematian perinatal. Organ yang paling sering terinfeksi oleh CT adalah endoserviks. Trikomoniasis Trikomoniasis merupakan penyakit protozoa yang disebabkan oleh trichomonas vaginalis (TV). Klamidiasis Klamidiasis genital adalalah infeksi yang disebabkan oleh bakteri clamydia trachomatis (CT). dan iritasi. untuk perempuan hamil dengan risiko tinggi juga dianjurkan untuk melakukan skrining terhadap infeksi CT pada saat kunjungan awal antenatal dan juga pada trimester III kehamilan. perdarahan. Gejala yang dikeluhkan oleh wanita adalah keputihan. biasanya ditularkan melalui hubungan seksual dan sering menyerang traktus urogenitalis bagian bawah baik pada wanita maupum pria. untuk perempuan hamil dengan risiko tinggi dianjurkan untuk dilakukan skrining terhadap infeksi gonore pada saat datang pertama kali antenatal dan dilanjutkan pada trimester ke III kehamilan.dan nyeri panggul. Tanda dari infeksi tersebut meliputi duh tubuh vagina (42 %).

Vaginosis bacterial Vaginosis bacterial adalah syndrome klinik akibat pergantian lactobasillus Spp penghasil H2 O2 yang merupakan flora normal vagina dengan bakteri anaerob dalam konsentrasi tinggi (seperti: bacteroides Spp.dan melekat pada dinding vagina.bau (50 %). kelahiran premature. 4. endometritis pascapersalinan dan infeksi luka pascaoperasi sesar.5. BBLR. BBLR. Perempuan dengan vaginosis bacterial dapat tanpa gejala atau mempunyai keluhan dengan bau vagina yang khas yaitu amis. persalinan premature. y y PH vagina >4. Bau tersebut disebabkan adanya amin yang menguap bila cairan vagina menjadi basa. Sekter vagina berbau amis sebelum atau setelah penambahan KOH 10 % (Whiff test) y Clue sells pada pemeriksaan mikroskopik Askeb Kelompok 12 81 . dan abortus. Akantetapi bila ditemukan infeksi TV pada trimester II kehamilan dapat mengakibatkan premature. dan mycoplasma hominis). Gejala klinik pada perempuan hamil tidak banyak berbeda dengan keadaan tidak hamil. dan edema atau eritema (22-27 %). terutama pada waktu/setelah senggama. putih keabu-abuan. Vaginosis bacterial telah diasosiasikan dengan gangguan kehamilan termasuk abortus spontan pada kehamilan trimester I dan II. Kolpitis makularis (strawberry cervix) merupakan tanda klinik yang spesifik pada infeksi ini. Gardnerella Vaginalis. Mobiluncus Spp. Diagnosis ditegakan berdasarkan kriteria Amsel yaitu adanya tiga dari empat tanda-tanda berikut: y Cairan vagina homogeny. korioamnionitis.

Herpes genital Herpes Genitalia (HG) merupakan IMS yang disebabkan oleh virus merupakan penyebab ulkus genital tersering. Transmisi virus dapat terjadi melalui kontak seksual Askeb Kelompok 12 82 . 6. Terapi dapat dipertimbangkan. Tidak ada komplikasi kehamilan yang disebabkan hPV. Sifilis biasanya ditularkan melalui kontak seksual dan dapat juga secara vertical pada masa kehamilan. mulai dari kulit. 7. Lesi dapat berproliferasi selama kehamilan dan sering mengalami regresi spontan setelah persalinan.5. terutama pada pasien simptomatik. Gejala biasanya diawali dengan rasa terbakar dan gatal di daerah lesi yang terjadi beberapa jam sebelum timbulnya lesi. Genital warts (kutil kelamin) Genital warts juga dikenal sebagai kondilomata akuminata yang disebabkan oleh human papilloma virus (HPV). Sifilis Sifilis merupakan penyakit infeksi sistemik disebabkan oleh troponema pallidum yang dapat mengenai seluruh organ tubuh. mukosa. hingga susunan saraf pusat. karena lesi dapat menjadi rapuh ketika berproliferasi selama kehamilan dan mengganggu proses persalinan. jantung.

bayi berat lahir rendah (akibat prematuritas.dengan pasangan yang telah terinfeksi. Dampak ISR/IMS pada ibu hamil Dampak IMS pada kehamilan tergantung pada organism penyebab. 30-35 % pada ibu hamil dengan herpes genital primer 15-50 % ibu hamil dengan sifilis dini. atau retargasi pertumbuhan janin dalam rahim). 40-70 % perempuan hamil dengan sifilis dini. lamanya infeksi. 4-10 % pada ibu hamil yang tidak menderita ISR. misalnya kematian janin (abortus spontan atau lahir mati). BBLR dapat dijumpai pada: y y y y y 10-25 % ibu hamil dengan vaginosis bacterial. 11-15 % pada perempuan dengan trikomoniasis. 30-50 % perempuan hamil dengan herpes genital primer. tetapi dapat juga secara vertical dari ibu kepada janin yang dikandungnya. dapat ditemukan pada: y y y 20-25 % ibu hamil yang menderita sifilis dini. Hasil konsepsi yang tidak sehat seringkali terjadi akibat IMS. 30-68 % perempuan hamil dengan gonore. Kematian janin. 2-12 % pada perempuan hamil tanpa IMS/ISR Infeksi kongenital atau perinatal tidak ditemukan pada perempuan hamil tanpa ISR dan dapat ditemukan pada bayi yang dilahirkan oleh: y y y y 40-70 % perempuan hamil dengan infeksi klamidia. Askeb Kelompok 12 83 . 7-54 % ibu hamil dengan herper genital primer. dan infeksi congenital atau perinatal (kebutaan. dan usia kehamilan pada saat perempuan terinfeksi. dan retardasi mental). baik dalam bentuk abortus spontan maupun lahir mati. pneumonia neonatus.

S: 36. Ini adalah kehamilannya yang pertama dan tidak pernah mengalami keguguran. Pada pemeriksaan fisik tidak ditemukan kelainan. Askeb Kelompok 12 84 . karena pasien mengeluhkan sering mual-muntah terutama di pagi hari dan pada saat mencium bau masakan yang menurutnya menyengat. N: 72 x/menit.5.2. B usia 25 tahun. Pasien mengatakan bahwa kehamilannya ini terasa mengganggu aktivitasnya sehari-hari. Dan ibu mengeluh sering pusing pada saat bangun tidur. Berdasarkan hasil pemeriksaan didapatkan bahwa TD: 100/70 mmHg. Ibu mengatakan bahwa tidak ada keluarga yang mempunyai penyakit keturunan. 2003) Selama trimester ketiga (antara minggu 28-36 dan sesudah minggu ke 36) dilakukan dua kali kunjungan. HPHT 07-09-2010.7 Menetapkan jadwal kunjungan sesuai dengan tahap perkembangan kehamilan y Menurut Manuaba: 1) Setiap dua minggu sekali sampai ada tanda persalinan 2) Evaluasi data laboratorium untuk melihat hasil pengobatan 3) Diet 4 sehat 5 sempurna 4) Pemeriksaan USG 5) Imunisasi TT2 6) Observasi adanya penyakit yang menyertai kehamilan.5 Contoh Kasus 2.50 C.4. 2. Sehingga ibu malas untuk makan. R: 20 x/menit. Ini merupakan kunjungan antenatalnya yang kedua kalinya. kemana harus datang y Menurut WHO (JHPIEGO.1 Kasus Trimester I Ny. komplikasi hamil trimester III 7) Rencana pengobatan 8) Nasehat tentang tanda-tanda melahirkan inpartu. datang ke bidan M tanggal 09-11-2010 dengan tujuan untuk memeriksakan kehamilannya.

Askeb Kelompok 12 85 . Pengumpulan Data Subjektif y Anamnesa Identitas Istri Nama Usia Pekerjaan : Ny. kec: Pasir hayam. Dan ibu mengeluh sering pusing pada saat bangun tidur. kab: Cianjur Keluhan : sering mual-muntah terutama di pagi hari dan pada saat mencium bau masakan yang menurutnya menyengat. persalinan dan nifas yang lalu: tidak ada Kehamilan yang sekarang:  Mengalami mual muntah tapi yang mengganggu aktivitas.Dari kasus diatas apa yang harus dilakukan oleh seorang bidan? Jawab: 1. Riwayat haid:  Menarche : 13 tahun  Lamanya haid : 5-7 hari  Nyeri haid: ada  Haid terakhir : 07-09-2010 Riwayat kehamilan. Sehingga ibu malas untuk makan. M 31 tahun buruh bangunan SMA Pendidikan : SMA Alamat : Pasir hayam RT/RW 02 / 03. B : 25 tahun : ibu rumah tangga Suami Tn.  Mengalami pusing pada saat bangun tidur.

gravida 9-11 minggu. Pemeriksaan umum: y y y y y Kepala Mata Oedema muka Farises: tidak ada Reflex patella : + : tidak ada deformitas : tidak anemis : tidak ada d. Askeb Kelompok 12 86 .50C c.  Masalah : mual-muntah di pagi hari dan apabila mencium bau :G1P0 A0. Assesment  Diagnosa fisiologis. Pemeriksaan labolatorium y Darah Golongan darah : B Hb : 10 g/dl e.Riwayat kesehatan keluarga : Penyakit keturunan: tidak ada Penyakit kronis : tidak ada 2. serta pusing saat bangun tidur.tanda vital: y y y y TD: 100/70mmHg N : 72 x /menit R : 20 x/menit S : 36. Pengumpilan data objektif a. Tanda. dan cara mengatasi pusing saat bangun tidur. Keadaan umum: kompos mentis b.  Kebutuhan : konseling mengenai kebutuhan gizi ibu hamil pada trimester I. dengan keluhan yang masakan yang menyengat sehingga malas untuk makan. Pemeriksaan khusus obtstetri : tidak dilakukan 3. cara mengatasi mual-muntah.

kurang bundar dan kurang melenting  Leopold II: teraba bagian-bagian kecil disebelah kanan perut ibu.4.10 C N: 88 x/menit R: 20 x/menit Selain itu setelah dilakukan pemeriksaan leopold di dapatkan:  Leopold I: teraba lunak. yaitu 4 minggu kemudian. Dan memberitahukan bahwa keluhan yang dirasakan klien adalah keluhan yang fisiologis. (Ibu mengerti dan bersedia mengikuti saran bidan)  Memberitahukan jadwal kunjungan selanjutnya.  Leopold III: bagian terbawah janin masih dapat digoyangkan. dengan HPHT 02 Juni 2010 ibu mengeluh selalu merasa pusing setelah bangun dari duduk dan sering merasa kesemutan. Dan memberitahu cara mengatasi mual-muntah di pagi hari serta mualmuntah pada saat mencium bau masakan yang menyengat. 2. S: 37.  Memberikan konseling tentang nutrisi bagi ibu hamil. Ini merupakan kehamilannya yang kedua dan tidak pernah mengalami keguguran sebelumnya. (Ibu mengerti dengan apa yang dikatakan oleh bidan). teraba keras.  Leopold IV: bagian terbawah belum memasuki pintu atas panggul Askeb Kelompok 12 87 . Setelah dilakukan pemeriksaan tanda-tanda vital. (Ibu mengerti dengan apa yang dikatakan oleh bidan dan bersedia mengikuti saran bidan). TD: 110/90 mmHg.5. Planning  Memberitahukan keadaan klien yang sebenarnya bahwa keadaanya masih dalam batas normal.  Memberikan konseling mengenai mobilisasi pada ibu hamil untuk mengurangi pusing pada saat bangun tidur. (Ibu mengerti). usia kehamilan ibu diperkirakan 22 minggu 3 hari.2 Kasus Trimester II Ibu N 25 tahun datang ke bidanpada tanggal 07 November 2010 untuk dilakukan pemeriksaan antenatal.

Riwayat haid:  Menarche : 14 tahun  Lamanya haid : 6-7 hari  Nyeri haid: tidak ada  Haid terakhir : 02 juli 2010 Riwayat kehamilan. Pengumpulan data subjektif Anamnesa Istri Nama Usia Pekerjaan Alamat Cianjur Keluhan : sering merasa pusing setelah beranjak dari duduk dansering merasa kesemutan. dan  Merasa kesemutan pada kaki Riwayat kesehatan keluarga : Penyakit keturunan: tidak ada Askeb Kelompok 12 88 Suami Tn. persalinan dan nifas yang lalu: tidak ada Kehamilan yang sekarang:  Mengalami mual muntah tapi tidak mengganggu aktivitas.  Mengalami pusing. A 31 tahun buruh bangunan : Ny. Dari kasus diatas apa yang harus dilakukan oleh seorang bidan? Jawab: 1. N : 25 tahun : ibu rumah tangga : pasir hayam RT/RW 02 / 03.Terdapat varises di kaki sebelah kiri ibu. kec: Pasir hayam. kab: .

Penyakit kronis : tidak ada 2. teraba keras. intera uterin dengankeluhan fisiologis. Leopold IV: bagian terbawah belum memasuki pintu atas panggul y y Farises: ada ( kaki kiri ) Reflex patella : + d. hidup. Pemeriksaan khusus obtstetri DJJ : 140x/menit 3.tanda vital: y y y y Tekanan darah: 110/80mmHg Suhu: 37. Pemeriksaan umum: y y y y Kepala: tidak ada deformitas Mata : tidak anemis Oedema : tidak ada Pemeriksaan leopold Leopold I: teraba lunak. Tanda. kurang bundar dan kurang melenting Leopold II: teraba bagian-bagian kecil disebelah kanan perut ibu. Pemeriksaan labolatorium y Darah Golongan darah : A Hb:10g/dl e.1 Nadi: 88x /menit Respirasi : 20x/menit c. Keadaan umum: kompos mentis b. janin tunggal. Assessment  Diagnose :G2PIA0. Leopold III: bagian terbawah janin masih dapat digoyangkan. Askeb Kelompok 12 89 . gravida 22 minggu 3 hari. Pengumpilan data objektif a.

cepat lelah dan merasa pusing jika duduk atau berdiri terlalu lama. HPHT 1 April 2010. Kasus 1: Ny. Ini merupakan kehamilannya yang pertama dan tidak pernah mengalami keguguran sebelumnya. 2.  Kebutuhan: konseling bagaimana beranjak/ bangun yang benar untuk ibu hamil serta cara mengatasi kesemutan (ambulasi dan body mekanik). R: 21 x/menit.2oC. Planning  Memberitahukan ibu tentang cara ambulasi yang benar untuk mengatasi keluhanya (ibu mengerti dan dapat memperaktekannya). Hasil pemeriksaan laboratorium yaitu Golongan darah: O dan Hb: 8 g/dl Dari kasus diatas apa yang harus dilakukan oleh seorang bidan ? a. S: 36. A Usia: 20 tahun Pekerjaan: ibu rumah tangga Alamat: Agrabinta. Pengumpulan data subjektif Nama: Ny. seorang ibu rumah tangga. usia 20 tahun datang ke bidan untuk pemeriksaan antenatal. Cianjur Keluhan: susah buang air besar dan lemas Riwayat haid:  Menarche: usia 13 tahun  Siklus: 28 hari  Lamanya haid: 7 hari  Nyeri haid : ada  Haid terakhir: 1 April 2010 Askeb Kelompok 12 90 .3 Kasus Trimester III 1.5. usia kehamilannya diperkirakan berusia 31 minggu. 4. ibu mengeluh susah buang air besar sejak 3 hari lalu. N: 78 x/menit. A. Dilakukan pemeriksaan dengan hasil TD: 120/80 mmHg. Masalah : pusing setelah beranjak dari duduk dan kesemutan.

Keadaan umum: compos mentis Tanda. Pemeriksaan umum yang dipandang perlu: y y y y y Kepala: tidak ada deformitas atau benjolan. Oedema: tidak ada Reflex patella: + d.tanda vital: y y y y Tekanan darah: 120/80 mmHg Suhu: 36.Riwayat kehamilan. kurang bundar dan kurang melenting Askeb Kelompok 12 91 . Xyphoideus dan pusat y Palpasi:  Payudara: teraba lebih menegang  Leopold I: teraba lunak. Pemeriksaan laboratorium y Darah: Golongan darah: O Hb: 8 g/dl e. Pengumpulan data objektif a. Pemeriksaan khusus obstetric: y Inspeksi:  Muka: terdapat kloasma gravidarum  Dinding abdomen : terdapat linea nigra  Tinggi pundus uteri: pertengahan antara proc. persalinan dan nifas yang lalu: tidak ada Kehamilan sekarang: y Mengalami mual muntah pada trimester awal riwayat kesehatan keluarga: y penyakit keturunan: tidak ada b.2 oC Nadi: 78 x/menit Respirasi: 21 x/menit c. kotor. Mata: konjungtiva pucat. Lidah : pucat. b.

teraba keras. Ibu mengeluh sering sakit kepala. Kasus 2 Ny. Ibu dapat memahami penjelasan yang diberikan.  Leopold IV: bagian terbawah belum memasuki pintu atas panggul.  Memberikan ibu tablet Fe untuk meningkatkan Hb ibu. Ibu bersedia. 2. usia 18 tahun datang ke bidan untuk memeriksakan kehamilannya. janin tunggal hidup intra uterin dengan anemia ringan  Masalah potensial: anemia berat  Tindakan segera: pemberian tablet penambah darah d. seorang ibu rumah tangga. usia kehamilannya diperkirakan berusia 30 minggu.  Leopold III: bagian terbawah janin masih dapat digoyangkan. Dari kasus diatas apa yang harus dilakukan oleh seorang bidan ? Askeb Kelompok 12 92 .  Memberitahukan ibu jadwal kunjungan yang selanjutnya. Assesment  Diagnose : G1P0 A0. gravid 31 minggu. HPHT 7 April 2010. Ibu mengerti.  Menyarankan ibu untuk banyak mengkonsumsi makanan berserat seperti buah dan sayuran. Ini merupakan kehamilannya yang pertama dan tidak pernah mengalami keguguran sebelumnya. Leopold II: teraba bagian-bagian kecil disebelah kanan perut ibu. Ibu mengerti. B. y Auskultasi:  DJJ: 130 x/menit  Bising usus ibu: 8 x/menit c. Planning  Memberitahukan keadaan ibu yang sebenarnya.  Menyarankan ibu untuk banyak beristirahat. Ibu mengerti dengan penjelasan yang diberikan bahwa ibu mengalami sembelit yang biasa terjadi pada trimester III dan anemia sedang.

Pengumpulan data subjektif Nama: Ny. Cianjur Pekerjaan: ibu rumah tangga Keluhan. B Usia: 18 tahun Alamat: Cidaun. sakit kepala yang hebat dan mata berkunang-kunang Riwayat haid:  Menarche: usia 13 tahun  Siklus: 28 hari  Lamanya haid: 7 hari  Nyeri haid : ada  Haid terakhir: 7 april 2010 Riwayat kehamilan. persalinan dan nifas yang lalu: tidak ada Kehamilan sekarang: y Mengalami mual muntah pada trimester awal riwayat kesehatan keluarga: y penyakit keturunan: keluarga memiliki riwayat hypertensi. Keadaan umum: compos mentis Tanda.2oC Nadi: 78 x/menit Respirasi: 21 x/menit c. Pengumpulan data objektif a.1. b. Mata: konjungtiva merah muda 93 .tanda vital: y y y y Tekanan darah: 140/90mmHg Suhu: 36. 2. Pemeriksaan umum yang dipandang perlu: y y Askeb Kelompok 12 Kepala: tidak ada deformitas atau benjolan.

y y

Oedema: + di tangan dan di tungkai Reflex patella: +

d. Pemeriksaan laboratorium
y

Darah: Golongan darah: O Hb: 11 g/dl
y

urin Protein urin: +

e. Pemeriksaan khusus obstetric:
y

Inspeksi: 
Muka: terdapat kloasma gravidarum  Dinding abdomen : terdapat linea nigra  Tinggi

pundus

uteri:

pertengahan

antara

proc.

Xyphoideus dan pusat
y

Palpasi: 
Payudara: teraba lebih menegang  Leopold I: teraba lunak, kurang bundar dan kurang

melenting 
Leopold II: teraba ada tahanan, keras seperti papan

disebelah kanan perut ibu. 
Leopold

III: bagian terbawah

janin

masih

dapat

digoyangkan, teraba keras. 
Leopold IV: bagian terbawah belum memasuki pintu atas

panggul.

y

Auskultasi: 
DJJ: 130 x/menit  Bising usus ibu: 24 x/menit

3. Assesment 
Diagnosa : G1P0 A0, gravid 30 minggu, janin hidup tunggal intrauterine

dengan preeklampsi ringan. 
Masalah potensial : preeklampsi berat Askeb Kelompok 12 94

 Kebutuhan : konseling tentang nutrisi dan pemantauan tekanan darah

4. Planning 
Menjelaskan keadaan ibu yang sebenarnya bahwa ibu mengalami

preeklampsi ringan. Ibu dapat memahami. 
Menelaskan kemungkinan masalah potensial yang dapat terjadi dan

tanda-tandanya. Ibu dapat memahami penjelasan yang diberikan. 
Memberikan konseling tentang nutrisi bagi ibu hamil dan diet rendah

garam. Ibu memahami penjelasan. 
Memberikan konseling tentang mobilisasi pada ibu untuk mengurangi

pusing dan sakit kepala. Ibu mengerti. 
Melakukan pemantauan tekanan darah ibu. Ibu bersedia.  Memberitahukan jadwal kunjungan ibu yang selanjutnya. Ibu

mengerti.

Askeb Kelompok 12

95

BAB III KESIMPULAN Kehamilan adalah masa di mana seorang wanita membawa embrio atau fetus di dalam tubuhnya, masa ini merupakan masa yang paling penting dalam kehidupan seorang wanita karena terjadi banyak perubahan baik secara fisik maupun psikologi. Tugas seorang bidan adalah memberikan asuhan yang komprehensif atau asuhan yang menyeluruh pada ibu hamil yang dimulai dari trimester I, trimester II dan trimester III, memahami segala kebutuhannya dan mengantisipasi bahaya yang mungkin terjadi selama kehamilan tersebut agar dalam proses menjalani kehamilannya ibu tidak mengalami penyulit-penyulit yang dapat mengganggu perkembangan janin. Selain itu bidan harus memberikan jadwal kunjungan pada ibu, agar asuhan yang diberikan komprehensif dan berkesinambungan. Sehingga keadaan dan perkembangan ibu serta janinnya dapat terpantau dan dapat mendeteksi secara dini kemungkinan bahaya yang akan terjadi di setiap trimesternya. Dan bidan harus mampu memberikan pendidikan kepada ibu saat kehamilan berlangsung, yang meliputi:  Pendidikan mengenai nutrisi ibu hamil  Pendidikan mengenai sekualitas ibu hamil  Kebutuhan istirahat  Ketidaknyamanan di setiap trimester  Personal hygiene  Tanda bahaya di setiap trimester.

Askeb Kelompok 12

96

Hanny dan Amiruddin Aam. Direktorat Jenderal Pelayanan Medik Fitrianingsih.T. Miriam. USA: Mosby Ronosulistyo. Jakarta: Edsa Mahkota Indriarti.com/2009/04/04/askeb-ancpemeriksaan-kehamilan/ http://id.P Budi.com/kesehatan/54-10-makanan-kaya-asam-folat-untuk-tubuh-kita. M. Gary.com/pregnancy-mainmenu-39/216-pentingnya-asam-folat.html http://www.pdf Askeb Kelompok 12 97 .wikipedia. Jakarta: Direktorat Keperawatan & Teknisian Medik.html http://www. Peggy Sherblom. Obstetri Williams edisi 21.pkmi-online. Standar Asuhan Kebidanan Bagi Bidan Di Rumah Sakit Dan Puskesmas . 2006. Magelang: Pustaka Horizone http://ayurai. 2006. Jakarta: EGC Depkes RI.org/wiki/Asam_folat http://ucin-rastafara. Yogyakarta: Cemerlang Publishing Matteson.Novaria & T. 2006. dkk. 2008. Dwi dan Akhsin Zulkoni. 2003.bayisehat.wordpress. 2001.DAFTAR PUSTAKA A. Senam Hamil & Ballita. Kehamilan yang Didamba. 2009.com/download/ASUHAN%20ANTENATAL. Tips Serdas Dalam Kehamikan..html http://wongapik.I. Lebih Jauh Tentang Kehamilan. Endang Susilowati. 2007. Women¶s Health During The Childbearing Years. 2007. Yogyakarta: Mulia Medika Hadi. Yogyakarta: Oryza Cunningham.blogspot.com/2009/05/mengembangkan-perencanaan-asuhan. FARMAKOLOGI Obat-obat Dalam Praktek Kebidanan. Buku Pintar Kehamilan. Bandung: Khazanah Intelektual Stoppard.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful