BAB I PENDAHULUAN MENGEMBANGKAN PERENCANAAN ASUHAN YANG KOMPREHENSIF

1.1 Latar Belakang Kehamilan adalah masa di mana seorang wanita membawa embrio atau fetus di dalam tubuhnya, masa ini merupakan masa yang paling penting dalam kehidupan seorang wanita. Masa ini juga merupakan tahap penyesuaian sebelum memasuki masa menjadi seorang ibu. Dan pada masa ini terjadi berbagai perubahan baik secara fisik maupun secara psikilogis sehingga kebutuhannya pun akan berbeda dengan saat sebelum hamil. Disitulah peran bidan sangat dibutuhkan terutama dalam memberikan asuhan yang komprehensif yaitu asuhan yang menyeluruh kepada ibu hamil dengan tujuan untuk menjaga dan meningkatkan mensejahterakan kesehatan ibu dan janin. Dalam mengembangkan asuhan yang komprehensif hal perlu diperhatikan adalah:  Menetapkan kebutuhan tes labolatorim  Menetapkan kebutuhan belajar  Menetapkan kebutuhan untuk pengobatan komplikasi ringan  Menetapkan kebutuhan konsultasi atau rujukan pada tenaga profesional lainnya  Menetapkan kebutuhan untuk konseling spesifik atau anticipatory guidance  Menetapkan kebutuhan konseling HIV/PMS  Menetapkan jadwal kunjungan sesuai dengan tahap perkembangan kehamilan.

1.2 Tujuan 1.2.1 Tujuan Umum Agar dapat merencanakan asuhan secara tepat dan berkesinambungan, sehingga klien mendapatkan kepuasan terhadap asuhan yang diberikan dan untuk meningkatkan kesejahteraan ibu dan janin
Askeb Kelompok 12 1

1.2.2 Tujuan Khusus  Untuk menetapkan kebutuhan tes labolatorium  Untuk menetapkan kebutuhan belajar  Untuk menetapkan kebutuhan konsultasi atau rujukan pada tenaga professional lainnya  Untuk menetapkan kebutuhan konseling spesifik atau anticipatory guidance  Untuk menetapkan kebutuhan konseling HIV/PMS  Untuk menetapkan jadwal kunjungan sesuai dengan tahap perkembangan kehamilan.

1.3 Metode Penulisan Dalam pembuatan makalah ini, penyusun menggunakan beberapa metode penulisan, yaitu: 1. Tinjauan pustaka Tinjauan pustaka dilakukan dengan mangambil bahan-bahan materi dari buku-buku yang berkaitan. 2. Pranata luar (internet) Pranata luar atau internet dilakukan dengan melakukan browsing di internet yang berkaitan dengan materi makalah. 3. Konsultasi Konsultasi dilakukan dengan dosen pembimbing.

Askeb Kelompok 12

2

BAB II ISI

Yang harus dilakukan oleh seorang bidan dalam melakukan asuhan yang komprehensif yaitu: 2.1 Mengembangkan Perencanaan Asuhan Yang Komprehensif Pada Masa PraNikah/Pra-Hamil 2.1.1 Menetapkan kebutuhan tes laboratorium Cek Kesehatan Di Masa Prakonsepsi Pemeriksaan kesehatan selama masa prakonsepsi perlu dilakukan. Dengan alasan pemeriksaan ini bisa mendeteksi gangguan yang mengancam selama ibu hamil dan bersalin serta kesehatan janin. Yang perlu diperiksa di masa prakonsepsi sebagai berikut:
y y y y y

Riwayat penyakit dan genetik (jika usia calon ibu di atas 35 tahun) Siklus haid, alat kontrasepsi Pemeriksaan klinis (berat badan, rongga panggul dan pap smear) Tes laboratorium darah dan urin Pemeriksaan penunjang (TORCH, HIV/AIDS, ACA-Anti Cardiolipin Antibody)

y y

Imunisasi, jika perlu Pemberian vitamin prenatal yang mengandung asam folat

Semakin penting diperiksa selama prakonsepsi jika:
y y y

Usia calon bunda di atas 35 tahun Calon bunda di atas 35 tahun Calon bunda punya penyakit jantung, hipertensi, diabetes, asma, penyakit organ reproduksi (miom, kista, endometriosis), kelainan Rhesus darah dan lainnya yang bisa mempengaruhi kehamilan dan janin

Askeb Kelompok 12

3

Sedangkan ada beberapa kasus dimana pasangan yang tidak menjalani tes pra nikah akhirnya malah menemukan masalah serius ketika telah menikah. Alasan lain yang sering diutarakan adalah mahalnya biaya tes (padahal anda mau dan mampu untuk melaksanakan pesta yang meriah). Ada beberapa tes yang mencangkup tes pra nikah.y Calon bunda belum pernah terkena penyakit rubella atau belum mendapat imunisasi rubella y Ada riwayat penyakit yang diturunkan secara genetika di keluarga besar y y Mantan pecandu narkoba Bekerja di lingkungan yang rawan polusi zat berbahaya seperti laboratorium Menderita penyakit menular seksual y Belum begitu banyaknya calon pengantin yang sadar untuk menjalani tes pra nikah karena beredarnya stigma klise ³mau menerima pasangan apa adanya´. Padahal hanya sedikit dimana ketika calon pengantin menjalani tes pra nikah dan ditemukan masalah kemudian mereka akan berpisah. Ada lagi laporan dimana sang suami tidak dapat melakukan hubungan suami istri dikarenakan adanya suatu penyakit tertentu. nggak punya waktu sampai ketakutan apabila nantinya ada masalah. Seharusnya kasus-kasus seperti ini dapat diminimalisasi bila sebelumnya sang pengantin menjalani tes pra nikah. calon pasangan akan meninggalkannya. seperti adanya laporan seorang ibu yang mengalami obesitas meninggal saat melahirkan karena dia langsung hamil sesaat setelah menikah. Askeb Kelompok 12 4 . Agar bila nantinya ditemukan adanya masalah. padahal keluarga kedua belah pihak terus-menerus menuntut adanya keturunan. Tes ini sebaiknya dilakukan 6 bulan sebelum dilaksanakannya pernikahan. harga dan sedikit waktu tidaklah ada artinya. calon pengantin dapat melakukan terapi dan telah selesai sebelum hari H tiba. Tes pra nikah diliat dari benefitnya.

Bukankah jujur didalam suatu pernikahan itu adalah penting?! Jika hasil tes anda tidak sesuai dengan harapan anda. tes yang dilakukan adalah tes kemampuan berovulasi (mengeluarkan sel telur). Sedangkan untuk laki-laki adalah tes sperma. rubella. untuk mengetahui kualitas dan kuantitas spermanya. * Tes Kesuburan Untuk wanita. Misalnya salah satu dari anda ada yang mandul. apakah tetap meneruskan pernikahan dan siap menanggung akibatnya atau Askeb Kelompok 12 5 . urin . Tentunya lebih baik mengantisipasi daripada menyesal belakangan karena pasangan anda merasa dibohongi. Ada beberapa faktor yang mempengaruhi hasil dari tes yaitu keadaan rahim. Banyaknya perkawinan antar ras yang belakangan terjadi menjadikan tes ini penting untuk dilakukan. umumnya masih didahulukan tes toxoplasma dulu karena kasus rubella dan cytomegalo masih jarang ditemukan di Indonesia. gula darah dan hepatitis. Keputusan mutlak ada di tangan anda bedua. cytomegalo atau herpes. Selain tes-tes diatas bisanya tes pra nikah juga dibarengi dengan tes darah. * Torch Tes ini khusus untuk calon pengantin wanita dimana bertujuan untuk mengetahui apakah kita memiliki bawaan virus toxoplasma. Tes Torch di Indonesia masih relatif mahal. keadaan psikologis dan gaya hidup. Virus-virus ini tidak berdampak pada kita tapi berdampak pada calon bayi kita nanti. Persilangan kedua rhesus dapat mengakibatkan keguguran berulang-ulang dikarenakan sel darah kita akan memakan sel darah janin.* Tes Rhesus Darah kita orang asia memiliki rhesus positif pada umumnya dan rhesus negatif biasanya dimiliki oleh orang Eropa.

Sebaiknya anda menunjuk orang ketiga yang netral seperti penasehat pernikahan atau tokoh pemuka agama anda untuk memberikan pandangan kepada anda. Jangan mengikuti emosi dan perasaan. dikhawatirkan nantinya dia tidak bisa berhubungan seks. Periksa dada pun tidak. maka calon istri akan diimunisasi dulu. karena inti dari pemeriksaan ini adalah untuk kebahagiaan pasangan yang bersangkutan. disarankan agar melakukan pemeriksaan USG (ultrasonografi). termasuk penyakit yang ditularkan lewat hubungan seks (PMS atau Penyakit Menular Seksual). Hal-hal seperti ini tidak boleh disembunyikan. Sebagai catatan. Apabila sebelum menikah diketahui calon suami menderita hepatitis. Dalam hal ini penting diketahui. Jadi. Umumnya.malah sebaliknya: membatalkan pernikahan. calon suami akan dicek apakah penisnya ada kelainan atau tidak. jika usia calon suami sudah lanjut. dapat menemukan adanya kista atau tumor di rahim. memeriksa semua penyakit menular dari pihak lakilaki dan perempuan. Sebenarnya. Kalau ya. sebaiknya dicek apakah mengidap diabetes mellitus atau tidak. Apabila ingin mengetahui ada tidaknya kelainan pada organ reproduksi. karena dengan USG ini. pemeriksaan kesehatan prakonsepsi dilakukan dengan dua tujuan. Tujuan kedua pemeriksaan ini untuk memastikan apakah mereka bisa melakukan hubungan seksual atau tidak. Askeb Kelompok 12 6 . Pastikan kita telah mempertimbangkan secara matang untung-ruginya. Pertama. sedangkan calon istri dicek punya vagina atau tidak. penyakit menular yang dicek adalah hepatitis B dan TB (Tuberkulosis). bahwa tidak akan ada periksa dalam atau pemeriksaan panggul seperti yang biasa dilakukan ginekolog.

Target pemeriksaan kesehatan prahamil adalah bayi dan calon ibu sama-sama sehat. tidak semua orang perlu melakukan serangkaian pemeriksaan. Tapi. namun bisa juga tidak. dokter bisa melakukan safe abortion. Boleh juga 1-2 bulan sebelumnya. Kemungkinan 25% itu adalah angka populasi. atau epilepsi berat. Pemeriksaan prahamil pada calon ibu difokuskan terhadap kondisi kondisi yang bisa mengganggu kehamilan dan membuat anak cacat atau tertular penyakit. Dengan begitu. Anda tidak melakukan pemeriksaan prahamil plus konseling genetika karena tidak sempat atau fasilitasnya kurang memadai. harus siap menghadapi kemungkinan tersebut. ini tidak berarti kalau jumlah anaknya empat. Seandainya. Bila calon ayah belum menjalani pemeriksaan pranikah. Dilihat dulu faktor risiko yang ada. maka satu di antaranya pasti talasemia. Tapi. Jadi. misalnya. bisa kena. Pada usia kehamilan itu. ini saatnya mengecek semua kemungkinan adanya infeksi. seperti si kecil tidak punya tulang tengkorak. Jika salah satu pasangan membawa gen penyakit. pemeriksaan prahamil bisa dibilang termasuk konseling genetika. Misalnya. kemungkinan yang akan terjadi pada anak-anaknya juga dijelaskan. lalu menular lagi ke anak. seperti talasemia (sejenis anemia atau kurang sel darah merah yang diturunkan). Idealnya pemeriksaan pra-konsepsi dilakukan sebelum sepasang pria dan wanita melakukan hubungan seks. sehingga pengguguran tidak akan berbahaya bagi ibu. janin masih kecil. calon ayah tahu persis bahwa kehamilan istrinya sangat berisiko dan bisa mencelakakan istri dan bayinya. maka lakukan deteksi saat usia kehamilan antara 12-16 minggu. Jadi. Jangan sampai penyakit calon ayah menular ke calon ibu. Umumnya. apakah punya kelainan jantung. tumor otak. Bila dengan USG ditemukan adanya kelainan bawaan mayor yang multiple . kemungkinan si kecil terkena talasemia sekitar 25%. Askeb Kelompok 12 7 . Akan dicek juga kondisi-kondisi yang bisa menyebabkan calon ibu meninggal kalau melahirkan. Paling tidak.

DPT dan TT (tetanus toksoid).3=58 Kg kehamilan dan kesehatan jangka panjang 26-30 Askeb Kelompok 12 obesitas Risiko ringan terhadap 27. wanita harus yakin bahwa berat badannya berada dalam parameter normal. Indikasi parameter yang normal bisa dihitung dengan indeks Quetelet atau sering disebut indeks masa tubuh (IMT). Oleh karena itu sebelum hamil.5=51 Kg dibawah normal meningkat. Rasio BB Indeks Quetelet Efek terhadap berat badan <20 berat badan Risiko amenorrhoe 19. dan obesitas kesehatan.7=72 Kg 8 . Dengan kata lain kualitas bayi yang dilahirkan sangat tergantung pada keadaan gizi ibu sebelum dan selama hamil. Sedangkan imunisasi yang disarankan adalah hepatitis B. 1984) yang memperlihatkan efek dari BB rendah. BB normal. infertilitas Bahaya kesehatan jangka panjang 20-25 diinginkan Rentang ideal untuk 22. cukup bulan dengan berat badan normal. Rumusnya adalah: Berat Badan (Kg) / Tinggi Badan2 (m) Berikut ini adalah tabel (pickard.Pemeriksaan prakonsepsi yang dianjurkan pemerintah hanya pemeriksaan fisik secara umum dan pemeriksaan laboratorium rutin untuk darah dan urin.2 Menetapkan kebutuhan belajar A. Nutrisi Status gizi ibu sebelum dan selama hamil dapat mempengaruhi pertumbuhan janin yang sedang dikandung. 2.1. Bila status gizi ibu normal pada masa sebelum dan selama hamil kemungkinan besar akan melahirkan bayi yang sehat.

moderat >30 obesitas berat kesehatan Risiko masalah menstruasi dan komplikasi kehamilan meningkat Bahaya kesehatan jangka panjang 30. pendarahan. Gangguan trombo-embolisme Untuk ibu yang merencanakan kehamilan." kata Dr. persalinan sebelum waktunya (prematur). Terhadap janin: kekurangan gizi ibu hamil dapat mempengaruhi proses pertumbuhan janin dan dapat menimbulkan keguguran. 3. bayi lahir mati. perlu juga ditambah dengan makanan yang mengandung asam folat. anemia pada bayi. Kekurangan asam folat sangat berpengaruh pada perkembangan sistem saraf utama otak dan tulang belakang janin. Askeb Kelompok 12 9 .3=80 Kg Selain itu. Faktor risiko pada ibu hamil yang obesitas: 1. kematian neonatal. "Asam folat memang berperan penting pada fase awal pembentukan janin. Kematian intrapartum/IUFD (mati dalam rahim) dan lahir dengan berat badan rendah (BBLR). Terhadap persalinan: pengaruh gizi kurang terhadap proses persalinan dapat mengakibatkan proses persalinan sulit dan lama. selain makan 4 sehat 5 sempurna. Dwiana Ocviyanti. berat badan ibu tidak bertambah secara normal. perlu untuk menyeimbangkan gizinya sebelum hamil. pendarahan setelah persalinan serta persalinan dengan operasi cenderung meningkat. terkena penyakit infeksi. Terhadap ibu: gizi kurang pada ibu hamil dapat mengakibatkan risiko dan komplikasi antara lain: anemia. 2. cacat bawaan. abortus. aspiksia. Meningkatnya risiko pre-eklampsia 2. dr. berikut ini merupakan faktor risiko yang dapat terjadi pada ibu yang mengalami kekurangan gizi baik sebelum maupun selama kehamilan: 1. yaitu pada fase pembentukan sistem saraf pusat.

³Kalau kehamilan direncanakan. Sering kali para ibu tidak menyadari dirinya kekurangan Asam Folat karena sebagian besar kehamilan terjadi tanpa direncanakan. Kematian bayi ini masih belum diidentifikasikan penyebabnya karena belum adanya data. Mereka baru datang ke dokter setelah positif hamil beberapa minggu´. maka kehamilan itu sebenarnya sudah berusia 5-6 minggu. rusaknya endotel pipa yang melapisi pembuluh darah. menyebabkan lepasnya plasenta sebelum waktunya´. cacat tabung saraf janin (NTD) ± spina bifida. Oleh karena itu. maka ia akan mempersiapkan gizi yang baik sebelum hamil karena kebutuhan Asam Folat harus disiapkan sejak sebelum kehamilan´. Askeb Kelompok 12 10 . Bayi lahir dengan berat badan rendah. ujar Bowo. Salah satu penyebab kematian adalah kekurangan Asam Folat´. Jakarta. idealnya kebutuhan asam folat sudah tercukupi sejak sebelum terjadinya kehamilan. dan encephalocele. Padahal. Di Indonesia sendiri belum ada data pasti berapa prevalensi adanya penyakit kelainan sumsum tulang belakang. Kekurangan Asam Folat menyebabkan bayi lahir dengan Bibir Sumbing. ³Bayi mengalami kelainan pembuluh darah. bisa terbentuk saat kehamilan berusia 2-4 minggu. Saat seorang wanita menyadari kehamilannya. cukupi asam folat sejak sebelum hamil.SpOG(K) dari Departemen Obstetri dan Ginekologi FKUI/RSUPN Cipto Mangunkusumo. ³Jumlah angka kematian bayi di Indonesia masih relatif tinggi. Karena itu. ³Kebanyakan Pasutri (Pasangan Suami Istri) tidak pernah merencanakan kehamilan. Down¶s Syndrome. anensefali. dan Keguguran. tahu-tahu ibu langsung hamil setelah telat datang bulan. ibu sering tidak membekali diri dengan gizi yang mencukupi ketika sebelum dan sesudah melahirkan. Itu sebabnya.

juga kiwi. seperti semangka. Bila dimasak terlalu lama. sistem hormon (pada anak perempuan. yaitu sekitar 0. maka ibu hamil perlu mengonsumsi suplemen asam folat secara teratur sesuai rekomendasi dokter. Secara umum. letih. Kecukupan ini bisa mencegah 50-70 persen resiko NTD. termasuk wajah (menyebabkan sumbing). kekurang Asam Folat menyebabkan meningkatnya resiko Anemia. di saat dewasa kelak bisa tidak mengalami menstruasi) dan perkembangan pusat kecerdasan (gangguan belajar). saat dewasa tidak mengalami menstruasi. minimal 4 bulan sebelum kehamilan. Asam folat juga terdapat pada daging. pisang. ikan juga susu (saat ini banyak susu yang difortifikasi asam folat).Kelainan lainnya adalah bayi mengalami gangguan buang air besar dan kecil. seperti brokoli. juga bisa diperoleh dari berbagai makanan sehari-hari. sehingga ibu mudah lelah. Jika perkembangan sistem saraf utama terganggu. Selain itu.6 mg) per hari. Mengingat risiko tersebut.4-0. bayam serta asparagus. Begitu juga dengan buah-buahan berwarna merah atau jinga. jeruk. nanas. Pada ibu hamil. Satu hal yang perlu diperhatikan adalah cara mengolah dan memasak makanan kaya asam folat. anak tidak bisa berjalan tegak dan emosi tinggi. kandungan asam folat bisa berkurang atau malah hilang. hati sapi. seorang wanita sebaiknya sudah harus mencukupi kebutuhan asam folatnya. Pada anak perempuan. yakni pembentukan tulang-tulang kepala. tidak ada kontrol untuk buang air besar maupun buang air kecil serta adanya gangguan jantung. tidak bisa berjalan tegak). kecukupan asam folat yang merupakan turunan dari vitamin B ini. kebutuhan wanita usia subur serta ibu hamil akan asam folat adalah sekitar 400-600 mikrogram (0. lesu dan pucat. bila memang ingin hamil. Sebagaimana zat gizi lain. sayuran berwarna hijau.4 hingga 1 mg Askeb Kelompok 12 11 . maka akan mempengaruhi perkembangan janin. Artinya. kaya akan asam folat. juga berakibat pada sistem motorik (mengalami lumpuh.

namun sebaiknya tetap berkonsultasi dengan dokter. berupa nasihat tentang resiko yang ada pada klien dan di berikan suatu strategi atau mengeliminasi pengaruh patologis yang diketahui berdasarkan riwayat keluarga. adanya fertilitas dan hasil kehamilan yang abnormal termasuk abortus. persalina. 2. social. kehamilan ektopik. Riwayat sosial Yang harus dipehatikan pada saat konseling adalah: Askeb Kelompok 12 12 .1. 1. medis. Riwayat reproduksi. Mempersiapkan kehamilan baik secara fisik dan psikologis ibu 2. keluarga. Manfaat konseling prakonsepsi: 1. Konseling prakonsepsi dasar yang sering diberikan berupa konseling mengenai : y y y y y Makanan/ nutrisi Kebiasaan minum aklohol Merokok Pemakaian obat terlarang Asupan vitamin Konseling dimulai tentang dengan pemeriksaan menyeluruh tentang riwayat reproduksi. dan nifas. Memperbaiki hasil akhir kehamilan 3. Mengurangi angka kehamilan dengan resiko tinggi. atau kematian janin berulang. jadi factorfactor resiko yang dapat terjadi selama kehamilan. mencakup usaha-usaha sebelumnya terhadap konsepsi. Menurunkan jumlah kehamilan yang tidak diinginkan 4.3 Menetapkan kebutuhan konsultasi prakonsepsi Konseling prakonsepsi adalah suatu cara untuk mengidentifikasi semua factor yang berpotensi hasil akhir kehamilan.per hari. Ibu hamil tak perlu takut kelebihan asam folat karena akan dikeluarkan dari tubuh secara alamiah. atau obstetris. 2.

retardasi mental. Sebagian besar waniata hamil dapat melanjutkan olahraga sepanjang gestasi. infertilitas dan kematian janin. serta riwayat di penjara. etnik atau keagamaan tertentu dapat menigkatkan resiko penyakit resesif tertentu. Usia ibu. pada selama kehamilan olahraga tidak dilarang. 3. Remaja memilki kemungkinan lebih besar mengalami anemia. Penganiayaan lebih besar kemumgkinannya terjadi pada wanita yang pasangannya yang merupakan pecandu alkohol atau obat. y Pada kehamilan setelah usia 35 tahun atau lebih: 1.a. Gaya hidup dan kebiasaan kerja y Olahraga. Usia ibu mempengaruhi hasil akhir kehamilan. seperti hipertensi dan diabetes. dan beresiko lebih tinggi memiliki janin yang pertumbuhannya terhambat. Selama kehamilan. terdapat peningkatan rasiko dari pasangan yang pernah menganiaya. kehamilan dapat memicu kembali masalah antar pribadi. misalnya: y Pada kehamilan remaja. baru menganggur. y Kekerasan dalam rumah tangga. b. latar belakang pendidikan rendah. Meningkatkan resiko terjadinya kelahiran bayi premature. Askeb Kelompok 12 13 . walaupun mungkin perlu dilakukakn perubahan-perubahan. Riwayat keluarga Status kesehatan dan reproduksi dari keluarga sedarah ditinjau untuk penyakit medis. persalinan prematur. Riwayat keluarga tidak selalu akurat. tapi setiap kekhawatiran perlu dibuktikan. disebabkan oleh usia ibu yang rentan terhadap penyulit. Meningkatkan resiko kematian ibu 2. Latar belakang ras. dan angka kematian bayi yang tinggi.

fasilitasi pencegahan perilaku dan evaluasi penyesuaian diri ketika klien menghadapi hasil tes positif . Penilaian mengenai perilaku berisiko klien terhadap infeksi HIV (baik menularkan atau tertular). HIV ialah penyakit yang mengancam hidup dan pengobatan seumur hidup. waria. pekerja migran. sosial. 6. (World Health Organisation) Konseling HIV/AIDS memiliki perbedaan dengan konseling secara umum dalam hal: 1. Proses konseling termasuk evaluasi risiko personal penularan HIV.1. Kelompok-kelompok khusus (pecandu napza. atau Viral load. Diagnosis HIV mempunyai banyak implikasi ± psikologik. 5. Alasan Pentingnya Konseling HIV/AIDS Konseling merupakan suatu proses pencegahan dan perubahan perilaku dapat mencegah penularan. Konfidensialitas klien sangat penting jika menyangkut isu stigma dan diskriminasi 7. Memfasilitatsi perubahan perilaku. dan pengungsi) menghadapi isu diskriminasi ganda.4 Menetapkan kebutuhan konseling HIV/PMS Konseling HIV/AIDS merupakan komunikasi bersifat rahasia antara klien dan konselor bertujuan meningkatkan kemampuan menghadapi stres dan mengambil keputusan berkaitan dengan HIV/AIDS. yaitu sebagai bagian dari kelompok khusus yang dikucilkan masyarakat dan sebagai orang yang selalu dianggap berisiko terhadap atau telah terinfeksi HIV. fisik. Penggalian sejarah perilaku seks dan sejarah kesehatan klien.2. suku asli. Membantu klien melakukan informed consent untuk tes HIV. CD4. spiritual. 4. penjaja seks. Askeb Kelompok 12 14 . laki-laki berhubungan seks dengan laki-laki. 3. Layanan konseling pra dan pasca tes. 2.

hingga lebih mudah membedakan jenis kelaminnya (minggu ke-14). 3. Adapun tes laboratorium yang dapat dilakukan pada trimester I diantaranya: tes urine (PP test) dan tes darah (Hb dan gol.2 Mengembangkan Perencanaan Asuhan Yang Komprehensif Selama Trimester I Trimester I ini dimulai dari usia kehamilan 0-14 minggu. Pencegahan penularan HIV dengan menyediakan informasi tentang perilaku berisiko (seperti seks aman atau penggunaan jarum bersama) dan membantu orang dalam mengembangkan keterampilan pribadi yang diperlukan untuk perubahan perilaku dan negosiasi praktek lebih aman. psikologis. implantasi (akhir minggu ke-1). sampai alat-alat kelamin bagian luar berkembang lebih nyata. Dimana pada trimester I ini berawal dari mulainya fertilisasi (0 minggu). Sedangkan tes darah yang dapat dilakukan o seorang bidan adalah leh hanya mengukur kadar Hb dan gol.1 Menetapkan kebutuhan tes laboratorium Ketika seseorang menduga bahwa dirinya hamil. sebaiknya segera memastikannya secepat mungkin. 2. 2. Tes darah. dan perawatan melalui pemecahan masalah kepatuhan berobat.2. kebutuhan akan tes laboratorium memang diperlukan. organogenesis (minggu ke-4). kira-kira 2 minggu pasca pembuahan ± sekitar saat seseorang mulai terlambat haid. Tes laboratorium pada trimester I digunakan untuk mendiagnosa apakan seseorang hamil atau tidak. Askeb Kelompok 12 15 . terapi. Darah). Darah pasien saja. Menyediakan dukungan psikologis. hal ini dilakukan untuk mengetahui apakah seseorang itu hamil atau tidak. Sehingga pada trimester I. misalnya: dukungan yang berkaitan dengan kesejahteraan emosi. a. 2.Konseling HIV/AIDS merupakan proses dengan tiga tujuan umum: 1. sosial dan spiritual seseorang yang mengidap virus HIV atau virus lainnya. Tes ini harus dilakukan oleh dokter dan dianggap akurat untuk mengetahui tingkat hormon fetal hCG (human chorionic gonadotropin) di dalam darah sesegera mungkin. Memastikan efektivitas rujukan kesehatan.

Golongan darah dan faktor Rhesus ibu. misalnya kelainan dapat menyebabkan kematian atau kelainan berat.Cara ini juga efektif dilakukan oleh para bidan yang belum dilengkapi dengan alat USG. Biasanya wanita hamil mengalami penurunan Hb dibandingkan pada saat dia tidak hamil. bisa diketahui: y y y Kadar zat besi dalam darah. Akan tetapi ibu jangan khawatir. Bila ada kelainan atau ketidaknormalan. bahkan HIV/AIDS. pada saat pemeriksaan harus dipastikan apakah sifat ketidaknormalan atau kelainan tersebut mayor atau minor. baik keadaan kurang darah (anemia). Rubella. O. trombosit. apabila dokter mendeteksi adanya kelainan. akan dipikirkan tindakan terminasi atau pengakhiran kehamilan. mungkin ibu perlu melakukan pemeriksaan darah beberapa kali. dan Cytomegalovirus yang berbahaya bagi kesehatan janin. karena pemeriksaan ini tidak berisiko terhadap ibu maupun janin. AB) seandainya Askeb Kelompok 12 16 . Selain itu. Dokter atau bidan perlu mengetahui golongan darah pasien (A. Pemeriksaan yang sering dilakukan yaitu pemeriksaan TORCH. Melalui pemeriksaan darah. maupun ada tidaknya infeksi. yang dikenal dengan istilah haemodilusi. B. pemeriksaan ini perlu untuk melihat adanya antibodi dalam darah ibu. maka dianggap wajar. penting melakukan pemeriksaan darah pada awal kehamilan seperti pemeriksaan darah rutin yaitu komponen Hb.  Golongan darah dan faktor Rhesus (Rh). Hal ini untuk mengetahui status keadaan ibu pada awal kehamilan secara laboratorium. maka jadwal kontrol pada trimester pertama yang biasanya per-empat minggu dapat dimajukan hingga per-tiga atau dua minggu. leukosit dan hematokrit.. Jika penurunannya tidak terlalu drastis. Infeksi akibat virus Toxoplasma. Hal ini umumnya disebabkan banyaknya cairan dalam tubuh wanita hamil. Selama hamil. Syphilis. Jika diprediksi kondisi bakal memburuk. Karena itu. y Penyakit lain seperti HIV B. kelainan darah (thalasemia).

 Kadar Hemoglobin. alkohol. Bila kadar zat besi ibu berubah-ubah selama kehamilan. dokter ataupun bidan juga harus mengetahui faktor Rhesus ibu. jika tes menunjukkan jumlah sel darah merah rendah. apakah darah ibu Rhesus positif (+) atau Rhesus negatif (-). tiga bulan sekali karena pada orang hamil sering timbul anemia karena defisiensi Fe. Karena bila darah ibu RH. tes lanjutan akan dilakukan untuk mengecek hadirnya antibodi. Selain dolongan darah.pasien memerlukan transfusi darah selama masa-masa kehamilan atau proses persalinan. jangan ragu untuk melakukan tes lagi pada kehamilan 28 minggu.dan ibu mengandung janin dengan RH+. Efek penggunaan obat Askeb Kelompok 12 17 . Kadar zat besi ini dapat diketahui dengan tes Hb.5-14. Dari pemeriksaan darah perlu untuk menentukan Hb. Ini berbahaya bagi janin yang dikandungnya. Tes ini dapat dilakukan secepat mungkin. Biasanya pada ibu hamil trimester I. b. Apabila kadar Hb ibu hamil <10. Tes urin. maka tubuh ibu akan memproduksi antibodi untuk melawan/menentang sel-sel darah RH+. Tes ini banyak tersedia di mana-mana dan tingkat keakuratannya dapat lebih dari 90%. ibu akan merasa mudah lelah dan lesu. penurunan jumlah sel darah merah hanya sedikit. yaitu 2 minggu setelah pembuahan. perlu diwaspadai adanya anemia. Sel darah merah terdiri atas zat besi dan mengangkut oksigen. Oleh karena itu perlu diberikan konseling mengenai nutrisi yang mengandung sumber zat besi seperti bayam dan daging merah. Tetapi hal ini harus tetap diwaspadai.0 mg/dl. Tes urin tidak hanya dilakukan untuk memastikan kehamilan saja. bahkan narkotika. bila rendah. tetapi dengan tes urin juga dapat mengetahuiapakah ibu terpapar obat-obatan tertentu. terkadang Hb-nya masih normal. pasangan juga harus memberikan darahnya untuk di tes. atau sel darah merah kekurangan zat besi.5 mg/dl. maka disarankan untuk mengkonsumsi makanan kaya zat besi dan minum tablet zat besi. HCG juga dapat dideteksi dengan tes urin. tes akan diulang dalam beberapa interval selama masa kehamilan. Nilai normal Hb ibu hamil yaitu 10. Jika Rhesus negatif (-).

Sehingga ibu hamil perlu mengetahui mengenai kebutuhan belajar yang ia perlukan pada trimester I. ketidaknyamanan trimester I. 2. Kebutuhan belajar yang dibutuhkan oleh ibu hamil pada trimester I diantaranya sebagai berikut: a.2. komplikasi trimester I.2 Menetapkan kebutuhan belajar Trimester I dapat dikatakan sebagai masa emas. karena pada trimester I ini terjadi proses organogenesis (pembentukan organ-organ). bisa mengacaukan sistem syaraf bayi. Pada trimester pertama pertumbuhan janin masih belum begitu pesat. Food Nutrition Board. Karena pada trimester I ini ada beberapa hal yang dapat mempengaruhi keadaan ibu dan janin bahkan mengganggu kenyamanan ibu hamil seperti perubahan fisiologis terhadap anatomi ibu hamil. 1980 menyarankan 3 komponen utama gizi dan kecukupan yang dianjurkan sebagaimana tertera pada tabel berikut: Tiga Komponen Gizi Utama Pada Wanita Usia 15-19 Tahun Komponen gizi utama Protein (gram) Zat besi (mg) Kalsium (mg) Kebutuhan wanita usia 15-19 tahun Harian 44 18 800 Hamil +30 +30 s/d +60 +400 Menyusui +20 +30 s/d +60 400 Askeb Kelompok 12 18 . Usia kehamilan pada trimester I termasuk kedalam usia rawan. Washington DC. National Academy Sciences. Nutrisi A.tertentu berdampak buruk bagi perkembangan otak janin. sehingga juga belum optimal kebutuhan gizinya. Penggunaan terus-menerus. terutama pada awal kehamilan. Asupan gizi ideal bagi ibu hamil Asupan gizi yang diperlukan ibu hamil harus ditingkatkan sejalan dengan kebutuhan perkembangan kehamilannya. National th Research Council: Recommended Dietary Allowance 9 Ed.

karena sangat besar peranannya dalam memproduksi sel-sel darah. ikan teri. daging. 3) Kalsium. telur. dimasa kehamilan.  Vitamin dan mineral. 4) Zat besi. vitamin D. merupakan sumber zat pengatur. protein. dan susu. kangkung). kalsium penting untuk membantu pertumbuhan janin. Sumber kalsium: susu dan makanan olahan yang terbuat dari susu. tahu. amat penting dalam membantu proses produksi sel-sel darah merah. lemak. Sebagai sumber tenaga yang menghasilkan kalori. kacangkacangan (seperti kacang ijo. yaitu: 1) Protein. sereal. dan roti. baik B kompleks. sayuran daun hijau (seperti bayam. ayam. karbohidrat dapat diperoleh dari serealia. umbi-umbian. vitamin dan mineral dapat dianggap mewakili komposisi makanan dengan gizi seimbang. dibutuhkan untuk energi tubuh sehari-hari. telur. merupaka sumber zat tenaga. 2) Karbohidrat. jus jeruk. karena:  Karbohidrat dan lemak. kacang kedelai). Sumber karbohidrat: umbi-umbian. utamanya untuk mencegah timbulnya anemia. gandum. vitamin C. ikan. makanan yang berasal dari biji-bijian. Vitamin dan mineral dapat diperoleh dari buah-buahan dan sayursayuran. ikan. keju. Pada prinsipnya. vitamin A. dan jagung. kacang-kacangan. Tambahan vitamin. ikan sarden. kalsium ini sangat penting karena berguna untuk mengurangi keram-keram di tangan dan kaki pada kehamilan lanjut. ada 6 nutrisi terbaik yang dapat dikonsumsi oleh ibu hamil. maupun vitamin E diperlukan ibu hamil untuk meningkatkan kebugarannya. Zat besi adalah salah satu unsur penting dalam proses pembentukan sel darah merah. merupakan sumber zat pembangun. telur. Kebutuhan zat besi akan meningkat selama Askeb Kelompok 12 19 . yang terdiri atas karbohidrat.  Protein. Protein dapat diperoleh dari daging.Komposisi makanan 4 sehat 5 sempurna. nasi. yogurt. tempe. Pada trimester I. daging. Sumber protein: kacang-kacangan.

Kelompok lain yang rawan AGB Askeb Kelompok 12 20 . Zat besi juga dibutuhkan buat pertumbuhan bayi dan plasenta. dan kebanyakan suplemen hamil mengandung zat besi sebesar itu. Saat hamil terjadi peningkatan volume darah sebesar 50% dari biasanya. Pengobatan anemia tergantung penyebabnya.kehamilan. Karena zat besi dibutuhkan untuk membentuk hemoglobin (protein dalam darah yang fungsinya mengangkut oksigen). jarak kehamilan yang berdekatan. hamil kembar dan kurang zat besi sebelum hamil. Anemia bisa juga disebabkan kekurangan asam folat atau Vitamin B 12. melahirkan dan menyusui. Zat besi secara alamiah diperoleh dari makanan. wanita menyusui. Kebutuhan zat besi terutama sangat meningkat pada TM II dan III. karena fungsi kodrati. Anemia Gizi Besi (AGB) terutama banyak diderita oleh wanita hamil. Kekurangan besi merupakan penyebab anemia yang paling sering. Peristiwa kodrati wanita adalah haid. sehingga dibutuhkan banyak zat besi untuk pembentukan hemoglobin darah tambahan. suplemen besi bukan selalu menjadi jawabannya. hamil. Risiko kekurangan zat besi semakin meningkat jika terjadi mual-muntah di awal kehamilan. tetapi bukan satu2nya penyebab. Kebutuhan meningkat dari 18 mg menjadi 27 mg per-hari dan karena sulit memenuhi kebutuhan besi hanya dari diet saja. Karena itu menyebabkan kebutuhan Fe atau zat besi relatif lebih tinggi ketimbang kelompok lain. dan wanita usia subur pada umumnya. perdarahan dan kelainan/penyakit darah. Kekurangan zat besi dalam makanan sehari-hari secara berkelanjutan dapat menimbulkan penyakit anemia gizi atau yang dikenal masyarakat sebagai penyakit kurang darah. maka ibu hamil dianjurkan untuk mengkonsumsi 30 mg besi per-hari sebagai langkah pencegahan.

Ovi. tiram. daging tanpa lemak.0. Berdasarkan beberapa temuan para pakar kesehatan. anak usia sekolah. Kacang dan sayur yang dikeringkan juga merupakan sumber zat besi yang baik dari protein nabati. 5) Asam folat. Ini berarti bahwa Fe pangan asal hewani (heme) lebih mudah diserap daripada Fe pangan asal nabati (non heme). unggas dan ikan. umumnya juga mengalami anemia dengan segala konsekuensinya (terlihat pucat dan mudah letih. menurut dr. yaitu spina bifida (kelainan pada tulang belakang) dan anencephaly (kelainan dimana otak tidak terbentuk). Kesulitan utama untuk memenuhi kebutuhan Fe adalah rendahnya tingkat penyerapan Fe di dalam tubuh. Itu sebabnya. Sumber utama Fe adalah bahan pangan hewani dan kacangkacangan serta sayuran berwarna hijau tua. dan buruh serta tenaga kerja berpenghasilan rendah. wanita hamil yang kekurangan asam folik besar risikonya mengalami keguguran ataupun kerusakan pada janin.adalah anak balita. Bahkan. Sumber terbaik zat besi bisa didapat dari hati. kerang. Dengan asupan asam folat yang cukup pada masa sebelum dan selama kehamilan yaitu sekitar 0. lesu dan lemas). asam folat berperan penting dalam pembentukan sel darah merah. Asupan asam folat yang cukup sebelum dan selama kehamilan akan mencegah timbulnya kecacatan tabung saraf (Neural Tube Defects) NTDs pada bayi. Pada ibu hamil sendiri. resiko timbulnya NTDs pada bayi dapat diturunkan hingga 80 %.8 mg per hari. ibu hamil yang mengalami kekurangan asam folat. juga berisiko Askeb Kelompok 12 21 .4 . terutama sumber Fe nabati yang hanya diserap 1-2%. Sedangkan tingkat penyerapan Fe makanan asal hewani dapat mencapai 10-20%. Asam folik ini dikonsumsi terutama pada saat 4 bulan sebelum lahir sampai usia kehamilan 12 minggu (pada trimester I). Asam Folat juga sangat penting bagi wanita hamil. buah pinggang.

 Kacang-kacangan. mengandung 50 mikrogram Asam Folat. mengandung 14.mengalami persalinan prematur. Askeb Kelompok 12 22 .  Jeruk.  Pisang. ³Roti dan Susu juga mengandung Asam Folat tinggi karena kini susu dan tepung terigu telah difortifikasi mengandung Asam Folat´. sereal.  Gandum. bisa memenuhi 23% kebutuhan tubuh akan Asam Folat. satu buah jeruk bisa memasok 20% kebutuhan Asam Folat sehari-hari.  Telur. Tim Green PhD dan Department of Human Nutrition University of Otago New Zealand. Kebutuhan Asam Folat untuk ibu hamil dan usia subur sebanyak 400 mikrogram/hari atau sama dengan 2 (dua) Gelas Susu. mengandung 9-125 mikrogram Asam Folat. serta hati Sapi (liver).85 Mikrogram Asam Folat ditiap 100 gram telur.5% kebutuhan Asam Folat harian untuk Ibu Hamil. buah-buahan. jelas dr. Adapun beberapa sumber makanan yang kaya akan asam folat diantaranya sebagai berikut:  Susu & Yoghurt. kacang kering dan kacang polong. mengandung 100 mirogram Asam Folat. 2 buah pisang segar mengandung 58 mikrogram. 100 gram gandum mengandung hingga 50 mikrogram Asam Folat.  Brokoli. Dan alpukat ini juga mampu menetralkan radikal bebas dan menekan risiko infeksi. 8 buah atau 1 gelas stroberi bisa memenuhi 7. plasenta lepas sebelum waktunya (solusio plasenta) dan keguguran. hampir setara dengan sereal.  Bayam.  Dan adapula sumber makanan lainnya yang mengandung asam folat seperti lobak cina. biji bunga matahari.  Alpukat.  Strawberry. dengan mengkonsumsi 2 ikat bayam mengandung 200 mikrogram Asam Folat.

terutama bila dimakan dalam keadaan mentah. 3) Salmonella dan Toksoplasma. Sering ditemukan pada daging yang diolah setengah matang. Keperluan energi meningkat sekitar 15% atau 500 kalori/hari. dan minyak. Dapat menyebabkan keguguran. Blue Cheese serta keju lain yang dibuat dari susu kambing atau domba. Makanan yang harus dihindari selama hamil Ada beberapa jenis makanan yang harus dihindari oleh ibu hamil. Untuk menghindari infeksi bakteri jenis ini. seperti Brie. Dengan demikian. nafsu makan juga meningkat. Racun yang dikeluarkannya dapat merusak usus dan ginjal. karena kemungkinan membawa bibit penyakit atau parasit tertentu yang membahayakan janin. agar tubuh tidak mudah lelah. dan susu yang tidak mengalami pasteurisasi. ikan atau daging sapi yang diolah setengan matang. pepatah yang mengatakan ³makan untuk dua orang´ tidak perlu diikuti karena dapat membuat anda menjadi gemuk dan sulit menurunkan berat badan setelah Askeb Kelompok 12 23 . tentu saja untuk diri anda dan bayi anda. sebaiknya ibu hamil tidak mengkonsumsi daging dan telur dalam bentuk mentah atau setengah matang. lemak besar sekali manfaatnya untuk cadangan energi tubuh. Camembert.6) Lemak. Bakteri listeria monocytogeneses banyak terdapat pada:  Produk unggas (termasuk telur). Prinsip makanan yang baik selama kehamilan Saat hamil.  Beberapa jenis keju lunak. 2) Bakteri E. buah dan sayuran yang tidak dicuci bersih. bayi lahir mati. Jenis bibit penyakit/parasit yang membahayakan kandungan dan terbawa dalam makanan adalah: 1) Listeria. bagi wanita hamil. atau keracunan darah. C. B. Sumber lemak: daging. telur. jauh lebih sedikit jika dibandingkan makan dua kali lipat jumlah normal makanan anda. Coli. Adalah wajar untuk memastikan bahwa anda sudah mengkonsumsi makanan dalam jumlah yang cukup.  Selada.

apabila tanpa diberikan obat tersebut mengandung resiko timbulnya penyimpangan yang lebih besar pada janin. Yang paling baik adalah menyeimbangkan jumlah makanan yang anda makan dalam kurun waktu 24-48 jam tiap kali makan. telinga dan jantung. misalnya vitamin C dan mineral. Askeb Kelompok 12 24 . Beberapa prinsip makan yang baik selama kehamilan dapat dikemukakan sebagai berikut (Suririnah. Tetapi masalah akan lebih mungkin terjadi jika anda makan terlalu sedikit ± kehamilan bukan waktu yang tepat untuk diet. buah-buahan dan sayuran b. Sedangkan manfaat untuk ibu juga seharusnya sangat dipertimbangkan/ dibandingkan dengan resiko pada janin. maka obat tersebut sebaiknya jangan diberikan. Daftar obat yang tidak boleh diberikan pada wanita hamil Adalah obat yang mempunyai khasiat teratogen yaitu obat yang pada dosis terapeutis untuk wanita hamil dapat mengakibatkan cacat pada janin seperti kelainan pada mata. hindari meminum obat-obatan kecuali sudah disarankan oleh dokter. Namun demikian ada beberapa obat yang mempunyai khasiat teratogen tidak mutlak dilarang (bila perlu) artinya. juga pada saluran pencernaan. A. khususnya zat besi 6) Minum air yang cukup 8 gelas sehari 7) Perbanyak makan makanan yang berserat. 2004): 1) Merubah cara makan 2) Hindari makanan yang dapat membahayakan ibu dan janin 3) Jangan diet selama kehamilan 4) Lebih baik makan 5-6 kali dengan porsi kecil dari pada 2-3 kali dengan porsi besar (makan dengan porsi kecil tapi sering) 5) Minum vitamin ibu hamil secara teratur.melahirkan. Obat-obatan Jika mungkin. makanlah makanan yang mengandung vitamin. Segala sesuatu yang anda makan harus baik untuk anda dan bayi anda. Apabila manfaat bagi ibu masih disangsikan.

DOXYCYCLINE B. Daftar obat yang boleh diminum ibu selama menyusui Adalah obat yang tidak atau hanya sedikit diekskresikan ke air susu ibu (ASI). Ada berbagai jenis obat-obatan yang dapat digunakan dalam praktek kebidanan. ANTI EMETIKUM 1. METRONIDAZOL 5. ACYCLOVIR 6. Daftar obat yang dianggap aman bagi wanita hamil Adalah obat-obat yang setelah digunakan dalam jangka waktu panjang tidak menimbulkan efek buruk pada janin. PROMETHAZINE 4. SPIRAMYCIN 8. Obat yang tidak terdapat dalam daftar adalah obat yang mencapai susu ibu dalam jumlah banyak dan mungkin dapat berefek buruk pada bayi atau belum terdapat cukup data mengenai keamanannya. NYSTATIN 11. COTRIMOXASOL 7. AMOXICILLIN 2. OBAT ANTI INFEKTIKUM 1. PYRIDOXINE HCL Askeb Kelompok 12 25 . DOMPERIDONE 2. L amanya penghentian hendaknya selama 4-5 kali masa paruh obat yang diminum ibu.B. NYSTATIN 9. METOCLOPRAMIDE HCL 3. pemberian ASI sebaiknya dihentikan untuk sementara dan diganti dengan susu kaleng. VALACICLOVIR 10. diantaranya: A. AMPICILLIN 3. C. CIPROFLOXACIN 4. PRATHIAZINE THEOCLATE. Bila obat yang belum pasti keamanannya digunakan untuk waktu singkat. METRONIDAZOLE.

OBAT SALURAN UROGENNITAL 1. CIMETIDIN 3. ASAM ASETILSALISILAT (ACETOSAL) 5. AMBROXOL I. LEVONOGESTREL. ANTIPIRETIK ANALGETIK 1. DERMATOLOGI 1. RANITIDINE 5. CALSIUM CARBONAT G. SALBUTAMOL 3. LIDOCAIN HCL 4. MAGNESIUM CARBONATE. PROGESTERONE 5. KETOCONAZOLE H. TRANEXAMIC ACID E. OBAT SALURAN PENCERNAAN 1. HYDROCORTISONE 2. LOPERAMIDE 2. OBAT SALURAN PERNAFASAN 1. LYNESTRENOL 4. ASAM MEFENAMAT 2. NATRIUM DIKLOFENAK D. OXYTOCIN Askeb Kelompok 12 26 . MEDROXY PROGESTERONE 3. METHYLERGOMETRIN 2. PARACETAMOL 3. OBAT SISTEM ENDOKRIN 1. BISACODYL 4.C. DEXTROMETHORPHAN 2. ALUMUNIUM HYDROXIDE. ANTI PERDARAHAN 1. CLOMIFENE CITRAT F. NORETISTERON 6. ETHINYLESTRADIOL 2.

tetapi perlu diperhatikan bagi mereka yang sedang hamil.  Posisi tidur.J. EXT. dan membuat nyenyak pada waktu tidur. PLACENTAE. posisi tidur terlentang masih dapat dilakukan oleh ibu. untuk melakukan hubungan seks sedapat mungkin dihindari. ZAT BESI 4. CALSIUM LACTATE 5. kehamilan dngan perdarahan. Pada trimester I. Namun kehamilan bukan merupakan halangan untuk melakukan hubungan seksual. menambah nafsu makan. akan tetapi olahraga ringan seperti jalan santai. Aktivitas pada masa kehamilan  Olahraga saat hamil. karena rahimnya belum terlalu besar dan belum menekan diafragma. Pada dasarnya melakukan hubungan seksual pada saat hamil tidak berbahaya pada kehamilan normal. serta untuk kesehatan badan ibu hamil sendiri (agar tetap sehat. pada beberapa orang keinginan seksual meningkat pada masa ini. Karena tubuh wanita memiliki lendir dari cerviks (mulut Askeb Kelompok 12 27 . ASAM FOLAT 2. Dan ibu pun masih dapat merasakan tidur dengan nyaman tanpa ada keluhan sesak ataupun pusing.  Hubungan intim selama hamil. CYANOCOBALAMIN (TABLET SALUT GULA) 3. Namun. Namun hubungan seks ataupun orgasme tidak berbahaya bagi janin. Pada trimester I ini memang belum diperlukan senam hamil. kehamilan dengan mengeluarkan air dan kehamilan dengan perlukaan disekitar alat kelamin bagian luar. bagi ibu yang mempunyai riwayat keguguran. dapat berguna untuk membantu sirkulasi darah. VITAMIN 1. kehamilan dengan tanda infeksi. Hubungan seksual merupakan kebutuhan biologis yang tidak dapat ditawar. segar dan bugar). DOCOSAHEXANOIC ACID (DHA) c.

Dan apabila ingin melakukan hubungan seksual. sehingga apabila terjadi kontraksi pada kehamilan muda (trimester I) dan keadaan rahim/uterus belum kuat.rahim). memakai pakaian dalam yang bersih. karena didalam sperma terdapat hormon prostaglandin yang mana hormon prostaglandin tersebut dapat menimbulkan kontraksi uterus. Kantung rahim dan cairan ketuban serta otot rahim dan perut akan melindungi bayi selama proses kehamilan. bersih dan nyaman dan hindarkan sepatu dengan hak tinggi tinggi (high heels) serta alas kaki yang keras. Tetapi hal itu tidak berlaku bagi kehamilan dengan kategori risiko tinggi. dianjurkan untuk memakai alat kontrasepsi seperti kondom (untuk mencegah masuknya sperma kedalam vagina). frekuensinya dikurangai (jangan terlalu sering dan ). yang mana cairan ini membantu tubuh si ibu untuk melawan kuman atau infeksi yang masuk kedalam mulut rahim. dianjurkan melakukan dengan cara aman seperti posisi yang aman. Salah satu ciri kehamilan risiko tinggi apabila muncul komplikasi atau menemukan gejala yang tidak biasa terjadi setelah atau selama melakukan hubungan seksual. Diantaranya rasa nyeri. atau keluar darah. kontraksi. Askeb Kelompok 12 28 . misalnya:  Ancaman keguguran atau riwayat keguguran  Plasenta letak rendah (plasenta previa)  Riwayat kelahiran prematur  Perdarahan vagina atau keluar cairan yang tidak diketahui penyebabnya sserta keram  Dilatasi serviks. d. atau dengan cara coitus interuptus. Pakaian Gunakan pakaian yang longgar. Dan pada kehamilan trimester pertama tidak dianjurkan ibu hamil melakukan seksual. Pakai BH yang menyokong payudara ibu. Secara umum hubungan seksual tidak dianjurkan pada kasus-kasus kehamilan tertentu. maka dikhawatirkan akan terjadi keguguran.

karena payudara merupakan sumber air susu ibu (ASI) yang merupakan makan utama bagi bayi. Sebaiknya gunakan pancuran atau gayung pada saat mandi. karena tidur siang menguntungkan dan baik untuk kesehatan. Untuk sekresi yang mengering pada puting susu. Dan sebagai seorang bidan. sensitif. h. Perubahan anatomi pada perut. jangan pada tempat yang sesak dan ramai. kita hanya Askeb Kelompok 12 29 . Basuhan lembut setiap hari pada aerola dan puting susu akan dapat mengurangi retak dan lecet pada area tersebut. Komplikasi itu ada yang ringan dan ada pula yang berat. Mencari tempat hiburan yang sirkulasi udaranya baik. Perawatan payudara Payudara perlu dipersiapkan sejak sebelum bayi lahir sehingga segera dapat berfungsi dengan baik pada saat diperlukan. Pengurutan payudara untuk mengeluarkan sekresi dan mengeluarkan duktus dan duktus dan sinus laktiferus. Oleh karena itu payudara harus dirawat dari jauh -jauh hari. lakukan pembersihan dengan menggunakan campuran gliserin dan alkohol. f. Istirahat dan rekreasi Sebaiknya wanita pekerja harus sering istirahat. Mandi Kebersihan tubuh harus terjaga selama kehamilan.e. sebaiknya dilakukan secara hati-hati dan benar.3 Menetapkan kebutuhan untuk pengobatan komplikasi ringan Ada beberapa komplikasi yang dapat terjadi pada trimester I. Karena payudara menegang. 2. dan payudara menyebabkan lipatan-lipatan kulit menjadi lebih lembab dan mudah terinvestasi oleh mikroorganisme. keluarganya.2. Kesehatan jiwa Kesehatan jiwa diberikan pada waktu hamil. maupun petugas kesehatan. tidak dianjurkan berendam dalam bathtub dan melakukan vaginal douche. yang mana pada setiap komplikasi tersebut dibutuhkan penanganan dan pengobatan agar kehamilan tersebut dapat berjalan lancar (normal) seperti yang diharapkan oleh ibu hamil. g. maka sebaiknya gunakan penopang payudara yang sesuai. bertujuan agar menghilangkan ketidaktahuan dan latihan-latihan fisik. dan menjadi lebih berat. area genitalia/lipat paha.

pemeriksaan sederhana melalui periksa pandang. Rujukan vertikal maksudnya rujukan dan komunikasi antara satu unit ke unit lain yang lebih lengkap. Tujuan Rujukan a Agar setiap penderita mendapat perawatan dan pertolongan yang sebaik-baiknya Askeb Kelompok 12 30 . A. Sedangkan horizontal maksudnya konsultasi dan komunikasi antar unit yang ada dalam satu rumah sakit. dll. P = penilaian. perut ibu sangat besar. c. tinggi badan rendah. misalnya muka/bibir pucat.diberi wewenang untuk mengatasi atau menetapkan kebutuhan untuk pengobatan komplikasi ringan. Upaya rujukan terencana dimulai dengan kegiatan skrining antenatal untuk memperoleh SOPP a. S = subjektif. 2. P = penyuluhan. O = objektif. Definisi Sistem rujukan dalam pelayanan obstetri adalah suatu pelimpahan tanggung jawab timbal balik atas kasus atau masalah kebidanan yang timbul baik secara vertikal maupun horizontal. terhadap masalah dan faktor resiko d. tungkai bengkak.4 Menetapkan kebutuhan konsultasi atau rujukan pada tenaga profesional lainnya Dalam penurunan kematian ibu dan kematian bayi baru lahir dibutuhkan inovasi dalam pelayanan kesehatan ibu disemua tingkat pelayanan melalui upaya proaktif.2. misalnya antara bagian ke bidanan dan bagian ilmu kesehatan anak. Umpamanya dari rumah sakit kabupaten ke rumah sakit provinsi atau rumah sakit tipe C ke rumah sakit tipe B yang lebih spesialistis fasilitas dan personalianya. persiapan dan perencanaan mengenai tempat/penolong persalinan sesuai kondisi ibu dan janin. nomor/usia kehamilan dan masalah. b. wawancara mengenai umur. B.

2. dan konseling yang diberikan pun harus disesuaikan dengan usia kehamilan dan kebutuhan klien. bilamana perlu disertai dengan keterangan yang lengkap (surat balasan) D. persalinan dan nifas c) Pengiriman kasus masalah reproduksi manusia lainnya. seperti kasus-kasus ginekologi atau kontrasepsi yang memerlukan penanganan spesialis d) Pengiriman bahan laboratorium Bila penderita telah sembuh dan hasil laboratorium telah selesai. kembalikan dan kirimkan lagi kepada unit semula. b) Rujukan kasus-kasus patologik pada kehamilan. C. Kegiatan rujukan informasi medis antara lain berupa : a.5 Menetapkan kebutuhan untuk konseling spesifik atau anticipatory guidance Kebutuhan konseling pada setiap ibu hamil itu berbeda-beda. Hal ini sangat berguna untuk memperoleh angka-angka secara regional dan nasional. 2. Membahas secara lengkap data-data medis penderita yang dikirim dan advis rehabilitas kepada unit yang mengirim b. Menjalin kerjasama sistem pelaporan data-data medis umumnya dan data-data parameter pelayanan kebidanan khususnya terutama mengenai kematian maternal dan perinatal. Kegiatan rujukan dan pelayanan ini antara lain berupa : a) Pengiriman orang sakit dari unit kesehatan yang kurang lengkap ke unit kesehatan yang lebih lengkap.b Menjalin kerjasama dengan cara pengiriman penderita atau bahan laboratorium dari unit yang kurang lengkap ke unit yang lebih lengkap fasilitasnya c Menjalin pelimpahan pengetahuan dan keterampilan (transfer of knowledge and skill) melalui pendidikan dan latihan antara pusat pendidikan dan daerah. Adapun kebutuhan konseling yang ibu hamil perlukan pada trimester I diantaranya sebagai berikut: Askeb Kelompok 12 31 .

penyakit kantong empedu. solusio plasenta. dan kehamilan ektopik. apendisistis. Klasifikasi hipertensi gravidarum yaitu hipertensi essensial. ataupun karena sistitis. infeksi saluran kemih. dan mendukung kemajuannya. Sangatlah penting bahwa wanita hamil makan dengan pola gizi yang sehat. preeklampsia dengan hipertensi kronik. dan hiperemesis gravidarum. Ketidaknyamana yang normal pada trimester I Ketidaknyamann yang terjadi pada trimester I adalah hal yang umum terjadi misalnya ibu hamil mengalami kelelahan hal tersebut bisa disebabkan oleh kurangnya asupan nutrisi atau anemia. Nutrisi yang kurang mungkin juga menyebabkan kelelahan ketika wanita tersebut mengalami mual muntah. kehamilan mola. Berat badan yang tetap atau terjadi sedikit penurunan berat badan selama trimester I adalah hal yang normal. Tanda-tanda bahaya Yang harus diwaspadai saat kehamilan trimester I adalah terjadinya kehamilan ektopik atau kehamilan di luar kandungan dan abortus spontaneous yaitu abortus yang terjadi dengan sendirinya. hipertensi gestasional. Perdarahan pervaginam bisa disebabkan oleh abortus. Beberapa ketidaknyamanan yang terjadi selama trimester pertama yaitu: a. kehamilan ektopik. Dan nyeri perut bagian bawah bisa disebabkan oleh kista ovarium. c. serta hipertensi kronik. penyakit radang pelvik. preeklampsia dan eklampsia. hipertensi gravidarum.a. b. gastritis. Perdarahan pervaginam. Mual dan muntah (morning sickness) Askeb Kelompok 12 32 . nyeri perut bagian bawah. Kelelahan yang berlebihan menunjukan bahwa wanita hamil tersebut mengalami tekanan psikologis atau fisiologis. Kebutuhan nutrisi Pola kenaikan berat badan adalah hal yang penting untuk dipantau karena kenaikan berat badan total wanita hamil penting untuk mengetahui berat badan wanita di awal kehamilan. abortus.

Pengaruh estrogen dan progesteron terjadi pengeluaran asam lambung yang berlebihan. Cara mengatasinya yang dapat kita lakukan untuk mengurangi frekuensi berkemih ini adalah menjelaskan mengapa hal tersebut terjadi dan mengurangi asupan cairan sebelum tidur malam. Keadaan seperti ini bisa diatasi dengan makan dalam jumlah sedikit tapi sering. sehingga wanita tidak perlu bolak-balik ke kamar mandi ketika tidur. dan juga dapat menimbulkan kekurangan cairan/dehidrasi atau yang disebut dengan Hyperemesis Gravidarum. sehingga tidak dapat makan atau minum apapun. Mual dan muntah biasanya timbul pada minggu kedua kehamilan setelah pembuahan dan terjadi kurang lebih antara minggu ke-6 sampai bulan ke-4 kehamilan. Kita harus memberitahu pada ibu bahwa jangan mengurangi pemasukan cairan/minum untuk mengatasi masalah ini karena ibu hamil membutuhkan cairan yang lebih pada saat kehamilan. anjurkan ibu untuk makan makanan ringan seperti biskuit atau roti ditambah dengan teh manis hangat sebelum bangun dari tempat tidur. jangan makan dalam jumlah atau porsi besar dan berlemak. akan tetapi pada trimester II sudah menghilang dan timbul lagi pada trimester III karena terjadi penekanan kandung kemih oleh turunnya kepala bayi. Timbul gejala mual dan muntah terutama pada pagi hari yang disebut morning sickness. serta makanlah selagi hangat. karena hanya akan menimbulkan rasa mual. b. Sering berkemih Desakan rahim kedepan menyebabkan kandung kemih cepat terasa penuh dan sering buang air kecil (BAK). Untuk mengatasi mual dan muntah di pagi hari. Dalam batas yang fisiologis keadaan ini dapat diatasi. Askeb Kelompok 12 33 . Keadaan ini terjadi pada bulan pertama kehamilan karena pada saat itu terjadi pembesaran uterus. Bidan menyarankan agar ibu menghubungi dokter atau bidan bila mual-muntah menjadi sangat hebat.

Sekitar 90% kasus kelelahan pada wanita hamila akan menghilang sekitar minggu ke-12 kehamilan. Bila skit kepala semakin terasa berat beri tahu ibu untuk secepatnya hubungi dokter atau bidan (pada kehamilan lanjut sakit Askeb Kelompok 12 34 . kalsium dan magnesium dalam tubuh. Tubuh anda berusaha menyesuaikan diri dengan perubahan hormon dan metabolisme yang ada.Oleh karena itu. dan makanlah dengan porsi makan sedikit tapi sering biasanya dapat menolong. Kondisi ini menyebabkan ketidakseimbangan elektrolit tubuh padahal keseimbangan elektrolit tubuh berfungsi menjaga kerja jantung dan alat-alat tubuh lain dengan baik. Sakit kepala yang muncul pada masa awal kehamilan disebabkan karena adanya peningkatan sirkulasi darah akibat perubahan hormonal. Metode untuk meredakannya adalah meyakinkan kembali wanita tersebut bahwa keletihan adalah hal yang normal dan bahwa keletihan akan hilang secara spontan pada trimester II. Kelelahan juga dapat disertai dengan rasa sakit kepala. c. Ada ibu hamil yang menjadi gampang mengantuk atau sebaliknya menjasi sangat susah tidur di waktu malam hari. Merasa lemah dan letih Rasa lelah dan cape merupakan tanda umum kehamilan dan akan muncul sekitar 8-10 minggu pertama kehamilan. disamping bisa menyebabkan iritasi lambung. Latihan ringan dan nutrisi yang baik juga dapat membantu mengatasi keletihan ini. Kafein bersifat diuretik sehingga ibu menjadi sering buang air kecil akibatnya mengurangi jumlah mineral penting seperti: kalium. Pengetahuan ini akan membantu wanita untuk sering beristirahat selama siang hari jika memungkinkan hingga kelelahannya hilang. Untuk keluhan sakit kepala bisa diatasi dengan beristirahat. ibu hamil juga tidak dianjurkan untuk minum kopi ataupun teh karena kopi dan teh mengandung kafein yang dapat meningkatkan denyut jantung dan tekanan darah. Hormon yang semakin meningkat pun dapat mengganggu pola tidur anda.

karena prem merupakan laktasif ringan alami. Konstipasi atau obstipasi Pengaruh progesteron dapat mengahambat gerak peristaltik usus yang menyebabkan kesulitan untuk buang air besar (BAB). yang biasanya disertai dengan peningkatan tekanan darah dan kaki-tangan bengkak). Keadaan ini menghilang setelah umur hamil 16 minggu. hal ini karena adanya perubahan hormone. f.kepala dapat menjadi tanda pre-eklampsia. Hal yang bisa disarankan bidan kepada klien yang mengalami keluhan seperti ini mungkin bidan bisa memberikan konseling. Konsumsi buah prem atau jus prem. Ini biasanya terjadi pada trimester awal kehamilan. yakni minum air minimal 8 gelas per hari dalam ukuran gelas minum. Bila ibu sering merasa seperti ingin pingsan sarankan ibu untuk segera periksa ke dokter karena kemungkinan ibu mengalami anemia. Karena ini salah satu cara untuk mengurangi emosi yang terjadi. d. misalnya menyarankan ibu agar bercerita tentang perasaannya kepada orang terdekat. Perubahan mood atau emosi Pada trimester awal kehamilan terjadi perubahan emosional menjadi tidak stabil. Askeb Kelompok 12 35 . bidan atau dokter. Tablet zat besi (iron) juga biasanya menyebabkan masalah konstipasi ini selain itu zat besi tablet akan menyebabkan warna feses menjadi kehitaman. Keadaan seperti ini bisa diatasi dengan: Asupan cairan yang adekuat. e. Sinkope atau pingsan Terjadinya gangguan sirkulasi kedaerah kepala (sentral) menyebabkan iskemia susunan saraf pusat dan menimbulkan sinkope atau pingsan.

- Istirahat cukup. - Minum air hangat (misal air putih. Hal ini memerlukan periode istirahat pada siang hari. mempertahankan postur yang baik. Semua kegiatan ini memfasilitasi sirkulasi vena sehingga mencegah kongesti pada usus besar. Wanita hamil mungkin merasakan dampak dari meningkatnya hormon-hormon. pelunak feses. meskipun sebenarnya bisa terjadi kapanpun) y y y Merasa lelah dan mengantuk Sering BAK Lebih banyak mucus atau lendir yang keluar dari vagina (keputihan. kulit padi). dan mengandung serat alami (misal selada. tetapi bukan yang berbau) Perubahan pada payudara (yang tengah bersiap menghasilkan air susu ibu (ASI). teh) saat bangkit dari tempat tidur untuk menstimulasi peristaltik. - Makan makana berserat. Tiga bulan pertama kehamilan adalah waktu pembiasaan bagi tubuh dan pikiran terhadap kehamilan. Konsumsi laksatif ringan. Puting susu mungkin terasa gatal dan y Askeb Kelompok 12 36 . mengacuhkan ³dorongan´ atau - Lakukan latihan secara umum. Berbagai keluhan ini mencakup: y y Tidak haid Mual dan muntah (morning sickness atau penyakit pagi. berjalan setiap hari. dan atau supositoria gliserin jika da indikasi. mekanisme yang baik. latihan kontraksi otot abdomen bagian bawah secara teratur. Hal ini mencakup penyediaan waktu yang teratur untuk melakukan defekasi dan kesadaran untuk tidak menunda defekasi. - Miliki pola defekasi yang baik dan teratur. daun seledri. Payudara wanita yang sedang hamil menjadi lebih besar.

misal tetrasiklin bisa menyebabkan kecacatan pada bayi. Aktivitas seksual Kehamilan dan persalinan adalah semua bentuk ekspresi seksualitas perempuan. y Memberikan informasi mengenai gizi dan nutrisi apa saja yang baik untuk dikonsumsi oleh ibu hamil agar kesehatan ibu dan bayinya tetap terjaga. karena pada trimester I ini pertumbuhan janin sedang mulai berkembang dan ada beberapa obat yang bisa memberi pengaruh buruk pada janin. Misal menyarankan kepada pasien untuk makan sedikit tapi sering. d. Mual dan muntah b. pasangan dapat berpartisipasi dalam aktivitas seksual tetapi menahan diri dari hubungan karena budaya tabuh terhadap aktivitas seksual selama kehamilan atau karena mitos tentang bahaya hubungan seksual selama kehamilan. Hal-hal yang perlu mendapat perhatiaan pada masa ini adalah: a. jauhkan dari makanan yang baunya merangsang sehingga timbul perasaan ingin muntah. Area disekeliling puting (disebut areola) menjadi lebih gelap.nyeri. Pengaruh obat terhadap janin c. y Memberitahu kepada ibu hamil bahwa tidak dibolehkan untuk mengkonsumsi obat-obatah diluar petungjuk dokter. Perubahan body image/citra tubuh (khususnya bagi ubu hamil masih remaja/muda ± usia ibu 12-19 tahun) d. yang erat kaitannya dengan pengalaman fisiologis dan psikologis. Askeb Kelompok 12 37 . Kebutuhan nutrisi Peran bidan y Bidan harus bisa memberikan solusi dalam mengatasi mualmuntah yang terjadi dan sangat dirasakan tidak nyaman oleh pasien.

2. dalam hal ini peran bidan adalah membantu ibu hamil dalam meningkatkan derajat kesehatannya. Tenaga Askeb Kelompok 12 38 . Pemberian konseling mengenai personal hygiene sangat penting diberikan dari awal kehamilan untuk meningkatkan derajat kesehatannya. Petugas harus mengutamakan keadaan bayi. kulit menjadi lebih berminyak. obat bebas . Zat berbahaya tersebut dapat masuk melalui saluran pernapasan. berkeringat dan terjadi peningkatan keputihan. General hygiene Wanita hamil mungkin lebih sering mandi karena pada saat kehamilan. g. mengkonsumsi alkohol.e. tes pada wanita hamil harus dilakukan atas kemauan wanita itu sendiri. Skrining HIV yang diwajibkan melibatkan diskriminasi. 2. Insiden tranmisi perinatal dari seorang ibu HIV positif ke janinnya bervariasi dari 25%-35%. stigma sosial. sering memakai obat tanpa resep dokter hal tersebut dapat membahayakan kehamilannya. kontak dengan kulit dan saluran pencernaan yang dapat menyebabkan gangguan pada perkembangan janin.6 Menetapkan kebutuhan konseling HIV/PMS Wanita hamil secara etis bertangung jawab untuk mencari perawatan yang layak selama ia hamil dan harus menghindari hal-hal yang membahayakan janinnya. Metode untuk mencegah transmisi ibu ke janin dan pengobatan janin sampai saat ini belum ada. Konsumsi obat-obatan Jika saat kehamilan trimester I seorang ibu hamil memiliki kebiasaan buruk seperti merokok. f. dan risiko bereproduksi pada wanita hamil. rokok dan alkohol yang dapat mempengaruhi pertumbuhan janin dapat membantu ibu untuk mengurangi kebisaan buruknya tersebut. Sebelum ada perubahan teknologi yang mengubah diagnosis dan pengobatan pada janin. tetapi tidak dengan mengorbankan kondisi ibu. Promosi kesejahteraan (Promotion of Safety) Rumah dan tempat kerja dapat menyebabkan membuat ibu hamil terpajan dari berbagai zat berbahaya. dengan memberikan informasi mengenai dampak dari penggunaan kafein.

kesehatan memiliki kewajiban memastikan calon ibu memperoleh informasi yang cukup tentang gejala dan tes HIV. a. Definisi Konseling adalah kebutuhan proses pembicaraan dan

pembahasan masalah-masalah antara kita dengan konselor (orang yang dilatih untuk mengatasi masalah PMS). b. Penyakit Menular seksual (PMS) dan AIDS AIDS adalah PMS yang paling sering didengar belakangan ini. Ketakutan orang tentang AIDS sangat besar, karena sejauh ini belum dapat disembuhkan. Obat-obatan yang dapat membantu perawatan mereka yang sudah kena AIDS (bukan menyembuhkan) juga sangat mahal. Semua orang bisa saja terkena AIDS. Di Indonesia sudah ada bayi maupun orang dewasa yang terkena AIDS. Karena itu, kita mesti waspada terhadap bahaya penularan AIDS. c. Catatan khusus tentang AIDS
y

Kita tidak bisa melihat apakah seseorang terkena AIDS (bibit penyakit AIDS) hanya berdasarkan penampilannya

y

AIDS tidak bisa dicegah dengan obat-obatan, suntikan atau jamu-jamuan

y y

AIDS belum dapat disembuhkan dan dapat berakibat kematian AIDS dapat menular dengan cara yang sama dengan PMS yang lain

y

Penampakan AIDS sama seperti penyakit yang mengenai orang biasa seperti TBC, tumor, radang paru, infeksi saluran pencernaan dan lain-lain

y

AIDS dapat dicegah dengan cara hanya berhubungan seks dengan seorang pasangan yang juga hanya berhubungan seksual dengan kita, atau dengan menggunakan kondom setiap kali berhubungan seksual.

Askeb Kelompok 12

39

Perlu kita ketahui bahwa HIV/AIDS dan PMS pada ibu hamil dapat mempengaruhi keadaan psikologi ibu hamil dan mempengaruhi pertumbuhan janin yang dikandungnya. Konseling merupakan keharusan bagi wanita positif (+) HIV. Hal ini sebaiknya dilakukan pada awal kehamilan, dan apabila ia memilih untuk melanjutkan kehamilannya, perlu diberikan konseling berkelanjutan untuk membantu wanita tersebut secara psikologis. Perkembangan penatalaksanaan selama kehamilan mengikuti kemajuan-kemajuan dalam pengobatan individu non-hamil yang terinfeksi HIV. Standar penanganan yang berlaku saat ini mengharuskan wanita hamil dan janinnya menjalani terapi yang paling efektif yang tersedia. Karena konsekuensi penyakit yang tidak diobati sangat merugikan, terjadi pergeseran dari fokus pengobatan yang semata-mata untuk melindungi janin menjadi pendekatan yang lebih berimbang berupa pengobatan bagi ibu dan janinnya (Kass dkk., 2000). 2.2.7 Menetapkan jadwal kunjungan sesuai dengan tahap perkembangan kehamilan A. Definisi Pemeriksaan antenatal care (ANC) adalah pemeriksaan kehamilan untuk mengoptimalkan kesehatan mental dan fisik ibu hamil. Sehingga mampu menghadapi persalinan, kala nifas, persiapan pemberiaan ASI dan kembalinya kesehatan reproduksi secara wajar (Manuaba, 1998). Pemeriksaan kehamilan (ANC) merupakan pemeriksaan ibu hamil baik fisik dan mental serta menyelamatkan ibu dan anak dalam kehamilan, persalinan dan masa nifas, sehingga keadaan setelah post partum sehat dan normal, tidak hanya fisik tetapi juga mental (Prawiroharjo, 1999). Kunjungan Antenatal Care (ANC) adalah kunjungan ibu hamil ke bidan atau dokter sedini mungkin semenjak ia merasa dirinya hamil untuk mendapatkan pelayanan/asuhan antenatal. Pada setiap kunjungan

antenatal (ANC), petugas mengumpulkan dan menganalisis data mengenai kondisi ibu melalui anamnesis dan pemeriksaan fisik untuk

Askeb Kelompok 12

40

mendapatkan diagnosis kehamilan intrauterine, serta ada tidaknya masalah atau komplikasi (Saifudin, 2002). Kunjungan ibu hamil atau ANC adalah pertemuan antara bidan dengan ibu hamil dangan kegiatan mempertukarkan informasi ibu dan bidan. Serta observasi selain pemeriksaan fisik, pemeriksaan umum dan kontak sosial untuk mengkaji kesehatan dan kesejahteraan umumnya (Salmah, 2006). Kunjungan Antental Care (ANC) adalah kontak ibu hamil dengan pemberi perawatan/asuhan dalam hal mengkaji kesehatan dan

kesejahteraan bayi serta kesempatan untuk memperoleh informasi dan memberi informasi bagi ibu dan petugas kesehatan (Henderson, 2006). B. Tujuan Kunjungan Tujuan dari ANC adalah sebagai berikut : 1. Memantau kemajuan kehamilan untuk memastikan kesehatan ibu dan tumbuh kembang janin. 2. Meningkatkan dan mempertahankan kesehatan fisik, maternal dan sosial ibu dan bayi. 3. Mengenal secara dini adanya komplikasi yang mungkin terjadi selama hamil, termasuk riwayat penyakit secara umum, kebidanan dan pembedahan. 4. Mempersiapkan persalinan cukup bulan, melahirkan dengan selamat ibu maupun bayinya dengan trauma seminimal mungkin. 5. Mempesiapkan ibu agar masa nifas berjalan normal dan pemberian ASI eksklusif. 6. Mempersiapkan peran ibu dan keluarga dalam menerima kelahiran bayi agar dapat tumbuh kembang secara normal. 7. Menurunkan angka kesakitan dan kematian ibu dan perinatal. Menurut Depkes RI(1994) tujuan ANC adalah untuk menjaga agar ibu hamil dapat melalui masa kehamilannya, persalinan dan nifas dengan baik dan selamat, serta menghasilkan bayi yang sehat.
Askeb Kelompok 12 41

persalinan. kala nifas. nifas dan laktasi. persalinan. Mengenal dan menangani sedini mungkin penyulit yang terdapat saat kehamilan. dan nifas. sehingga didapatkan ibu dan anak yang sehat. Menurunkan angka kesakitan dan kematian ibu dan perinatal Askeb Kelompok 12 42 . tidak hanya fisik tetapi juga mental. 2. Menurut Hanifa Wiknjosastro (1999) tujuan ANC adalah menyiapkan wanita hamil sebaik-baiknya fisik dan mental serta menyelamatkan ibu dan anak dalam kehamilan. sehingga keadaan mereka pada post partum sehat dan normal. persalinan. laktasi. dan nifas. kehamilan. 4. Mengenal dan menangani penyakit yang menyertai hamil.Menurut Rustam Muchtar (1998): Tujuan umum adalah: menyiapkan seoptimal mungkin fisik dan mental ibu dan anak selama dalam kehamilan. Mengenali dan mengobati penyulit-penyulit yang mungkin diderita sedini mungkin. dan aspek keluarga berencana. 3. Sedangkan menurut Manuaba (1998) secara khusus pengawasan antenatal bertujuan untuk: 1. persalinan. Memberikan nasihat-nasihat tentang cara hidup sehari-hari dan keluarga berencana. Menurunkan angka morbilitas ibu dan anak. Memberikan nasehat dan petunjuk yang berkaitan dengan kehamilan. 2. persalinan. dan masa nifas. kala nifas. persalinan. 4. dan nifas. Tujuan khusus adalah: 1. 3. Mengenali dan menangani penyulit-penyulit yang mungkin dijumpai dalam kehamilan. persalinan.

dan sesudah 36 minggu (Sarwono. disarankan kepada ibu hamil untuk memeriksakan kehamilannya pada trimester I ± sampai dengan kehamilan 28 minggu periksa empat minggu sekali (Salmah. kunjungan antenatal untuk pemantauan dan pengawasan kesejahteraan ibu dan anak minimal empat kali selama kehamilan dalam waktu sebagai berikut : sampai dengan kehamilan trimester pertama (<14 minggu) satu kali kunjungan. 1999). Jadwal Kunjungan Menurut Abdul Bari Saifudin. dan kehamilan trimester ketiga (28-36 minggu dan sesudah minggu ke-36) dua kali kunjungan. Askeb Kelompok 12 43 . Sebaiknya tiap wanita hamil segera memeriksakan diri ketika haidnya terlambat sekurang-kurangnya satu bulan. 2006). sesudah itu. dan kehamilan trimester kedua (14-28 minggu) satu kali kunjungan. 2003): Satu kali kunjungan selama trimester pertama (selama 14 minggu).C. Pemeriksaan dilakukan tiap 4 minggu sampai kehamilan. Jadwal Kunjungan Pranatal yang Direkomendasikan Pada Trimester I Nulipara Kunjungan pertama 6-8 minggu Multipara Kunjungan pertama 6-8 minggu Kunjungan kedua dalam 4 minggu Kunjungan kedua 14-16 minggu setelah kunjungan pertama Kunjungan ketiga 14-16 minggu Jadwal kunjungan pada trimester I sesuai dengan perkembangan kehamilan menurut:  WHO (JHPIEGO. Walaupun demikian. pemeriksaan dilakukan tiap 2 minggu.

1 Menetapkan kebutuhan tes labolatorium a. tambahan protein ½ gr/kg BB = satu telur/hari 5) Observasi adanya penyakit yang dapat mempengaruhi kehamilan. Individu yang memiliki faktor ini dinyatakan Rh-positif. Keuntungan antenatal care sangat besar karena dapat mengetahui berbagai resiko dan komplikasi hamil sehingga ibu hamil dapat diarahkan untuk melakukan rujukan ke rumah sakit. 2. Faktor ini ditemukan dalam sel janin sejak 6 minggu setelah konsepsi. 2) Periksa ulang 1x sebulan sampai kehamilan 7 bulan  Manuaba (1998) Trimester I dan II 1) Satu bulan sekali 2) Diambil data tentang laboratorium 3) Pemeriksaan ultrasonografi 4) Nasehat diet tentang 4 sehat 5 sempurna. Di negara berkembang pemeriksaan antenatal dilakukan sebanyak 4 kali sudak cukup sebagai kasus tercatat. Rustam Mochtar (1998) 1) Pemeriksaan pertama kali yang ideal adalah sedini mungkin ketika haidnya terlambat. Sedangkan individu yang tidak memiliki faktor ini dinyatakan Rh-negatif. komplikasi kehamilan 6) Rencana untuk pengobatan penyakitnya.3 Mengembangkan Perencanaan Asuhan Yang Komprehensif Selama Trimester II 2.3. dan imunisasi TT1 Jadwal melakukan pemeriksaan antenatal sebanyak 12-13 kali selama hamil. menghindari terjadinya komplikasi kehamilan. Faktor Rh Faktor Rh (antigen) dalam sel darah merah dimiliki oleh sekitar 85% penduduk kulit putih dan 93% penduduk Afrika-Amerika. Askeb Kelompok 12 44 .

Penyakit ni bertanggung jawab terhadap penyakit hemolitik pada bayi baru lahir. volume plasma dan massa sel darah merah meningkatkan volume darah ibu sekitar 45% di atas volume sebelum hamil.b.  Hitung Darah Lengkap a. Anemia Fisiologis Selama masa hamil. Wanita ini tidak boleh mendapat RhIg. Banyak klinisi merasa bahwa tablet besi prenatal adalah upaya pengamanan yang baik untuk mencegah anemia defisiensi besi selama masa hamil. d. Meskipun demikian. b. Karena pengukuran salah satu atau keduanya merupakan satu-satunya nilai yang digunakan untuk skrining anemia pada kehamilan maka kesalahan fatal dapat saja terjadi. Meskipun demikian. sekitar 2% penyakit ini disebabkan oleh golongan darah yang langka. Anemia Defisiensi Besi Kesepakatan penanganan anemia defisiensi ialah bahwa besi oral dapat diberikan. peningkatan jumlah sel darah merah lebih kecil daripada peningkatan plasma sehingga terjadi anemia delusional. Askeb Kelompok 12 45 . Suplementasi Besi Rutin Anjuran resmi penggunaan besi oral pada mnasa hamil bervariasi. Skrining Rh Skrining antibody digunakan untuk mengidentifikasi antibody wanita yang membahayakan janin. c. merawat wanita yang sebenarnya tidak mengalami anemia dan tidak merawat wanita yang benar-benar mengalami anemia. Anemia fisiologis ini mulai dikenali sebagai anemia yang sesungguhnya. Tes Anemia Beberapa klinik dan kantor hanya meminta haemoglobin dan hematokrit untuk skrining anemia pada wanita hamil.

sirosis atau keduanya.L.  Tes Rubela Efek merusak rubella congenital. Hitung trombosit harus diatas 150. Skrining prenatal pada wanita hamil merupakan faktor yang paling penting untuk mengidentifikasi bayi yang berisiko sifilis kongenital. yaitu sebanyak 25%.  Tes Sifilis Infeksi janin akibat Treponema pallidum dapat terjadi setiap saat selama masa hamil dan pada setiap tahap penyakit maternal.000 per .. anemia. hepatitis. Defek ini cenderung muncul ketika infeksi rubella dialami pada trimester pertama. Pada minggu ke-16 gestasi. Frekuensinya kemudian menurun seiring kemajuan kehamilan. dan abnormalitas kromosom pertama kali ditemukan pada tahun 1940-an.´ (Divisi Kesehatan Oregon. Masalah yang harus diperhatikan pada wanita hamil yang mengidap penyakit ini adalah bahwa bayi akan terinfeksi pada saat lahir dan akan menjadi carrier kronis yang menularkan penyakit ini ke individu lain. karena secara teoritis terdapat kemungkinan tubuh menjadi lemah karena virus mempresipitasi infeksi intrauterin pada bayi.000 per mL dan 150. 1994) Askeb Kelompok 12 46 .. ketulian. misalnya. Wanita hamil tidak dapat diimunisasi terhadap rubella.sampai 90%.000 per mL masih dapat diterima sejauh tes ulang tidak menunjukkan destruksi trombosit. defek tulang. penyakit jantung. ³Kurang dari 5% orang dewasa yang terinfeksi akut di AS menjadi carrier kronis. Trombositopenia Trombosit diperlukan untuk pembekuan darah. atau bahwa bayi akan meninggal akibat karsinoma hepatoseluler. pneumonitis.e. bandingkan dengan mereka yang terinfeksi perinatal.. kecenderungan efek teratogenik sangat kecil.  Tes Hepatitis B Kehamilan jarang mengganggu perjalanan infeksi hepatitis B. lesi pada mata. meskipun nilai antara 100.

atu Mediterania. 1995). tes lain yang harus dilakukan berdasarkan riwayat klien atau pemeriksaan fisik meliputi T4 bebas jika klien dicurigai mengalami hipertiroidisme dan TSH (thyroid stimulating hormone) untuk wanita yang dicurigai hipotiroidisme dan untuk wanita yang mengkonsumsi obat tiroid.  Prosedur dan Tes Khusus a. Tes Darah Kondisi-kondisi tertentu memerlukan tes darah tambahan. Penanganan ABU pada wanita hamil secara signifikan menurunkan infeksi trakturinarius. Identifikasi dini HIV-positif pada wanita hamil memberi kesempatan untuk memutuskan kelanjutan kehamilan dan ketika keputusan dibuat terapi ZDV dapat diberikan untuk mengurangi infeksi pada janin. Pada wanita hamil kondisi tersebut dapat menyebabkan pielonefritis. Kecenderungan yang terjadi ialah bahwa hasil yang positif Askeb Kelompok 12 47 . sementara penelitian terakhir menunjukkan angka sebesar 15% sampai 30%. b. suatu infeksi yang mengakibatkan morbidilitas maternal yang signifikan dan juga dihubungkan dengan PTL.  Tes Bakteriuria Asimptomatik Sementara bakteriuria asimptomatik merupakan kondisi bukan patologis yang umum ditemukan pada wanita tidak hamil. Selama ini penularan perinatal diketahui mencapai angka sebesar 50%. Asia. Abaikan riwayat vaksinasi BCG pada saat menginterpretasi tes tuberculin (Perez-Stable. Selain prosedur khusus yang harus dilakukan untuk klien-klien keturunan Afrika. Tes Human Immunodeficiency Virus (HIV) Sekarang diketahui bahwa virus dapat ditularkan ibu ke bayinya. Tes Tuberkulosis Wanita yang berasal dari Negara yang angka prevalensi tuberculosisnya tinggi dan wanita yang berhubungan dengan populasi terkait harus menerima PPD.

3. Tambahan energy pada trimester ini 300. c. bahkan suplemen sesuai kebutuhan. terkadang diperlukan tambahan makanan. bukan vaksin BCG. Mulai trimester kedua yang ditandai dengan mulai makin cepatnya perkembangan otak bayi. Berikut adalah beberapa syarat makanan sehat bagi ibu hamil 350 Kkal/hari. a. Tes Genetik Resiko defek lahir pada setiap kehamilan ialah 3%-5%. Apendiks M mengidentifikasi criteria untuk PPD positif. Bentuk iritasi local ini berupa karang gigi.350 Kkal/hari. b. ssunan gigi tidak rata atau adanya sisa akar gigi yang tidak dicabut. Hal ini dapat membantu mendapatkan gizi yang dibutuhkan. Seorang ibu hamil memiliki kebutuhan gizi khusus. gigi berlubang. Apabila wanita hamil dinyatakan berisiko tinggi memiliki anak yang menderita defek lahir. kebutuhan uterus. Beberapa kebutuhan gizi ibu hamil dapat ditutupi oleh makanan sehat dan seimbang. Selain itu. Idealnya adalah tiga bulan sebelum kehamilan. Kebutuhan energy Pada trimester 2 kalori yang dibutuhkan untuk penambahan darah. Askeb Kelompok 12 48 . pada saat kehamilan dibutuhkan vitamin. sehingga ibu hamil membutuhkan gizi yang lebih banyak. Personal hygiene  Cara merawat gigi Kondisi gigi dan mulut ibu hamil seringkali ditendai dengan adanya pembesaran gusi yang mudah berdarah karena jaringan gusi merespons secara berlebihan terhadap iritasi lokal. Namun. ia harus ditawari untuk dirujuk ke pusat konseling genetik. pertumbuhan jarinagn mamae. 2. dan perumbuhan jaringan lemak. Pembesaran gusi biasanya dimulai pada trimester pertama sampai ketiga masa kehamilan. karena pada saat itu pembentukan janin berlangsung sangat cepat.2 Menetapkan kebutuhan belajar Asupan gizi yang diperlukan ibu hamil harus ditingkatkan sejalan dengan kebutuhan perkemabangan kehamilan.berhubungan dengan infeksi mycobacterium tuberculosis.

Hal yang harus diperhatikan saat mandi: y y Hati-hati saat mandi jangan sampai jatuh Gunakan air yang bersih. Kebersiahan tubuh harus sebantiasa terjaga selama kehamilan. Sebaiknya gunakan pancuran atau gayung pada saat mandi. konsistensi linak. Pada saat hamil PH vagina lebih basa. Hal yang harus diperhatikan untuk merawat vagina: y y y Askeb Kelompok 12 Celana dalam harus kering dan tidak boleh ketat Jangan gunakan obat / menyemprot kedalam vagina Sesudah bab/ bak dilap dengan menggunakan lap khusus. serta jangan terlalu panas dan terlalu dingin y Gunakan sabun yang mengandung antiseftik Mandilah secara teratur 1-2 kali dalam sehari. karena perubahan anatomi pada tubuh mnegakibatkan banyak lipatan-lipatan kulit menjadi lebih lembab dan mudah terinfeksi oleh mikroorganisme.Pembesaran ini dapat mengenai / menyerang pada semua tempat atau beberapa tempat (single/multiple) bentuk bulat.  Perawatan vagina Wanita hamil juga melakukan irrigasi vagina kecuali dengan nasihat dokter. menyegarkan. mudah berdarah bila kena sentuhan. berwarna merah menyala. tidak dianjurkan berendam dalam bathtub dan vaginal douche. Perawatannya bisa dengan: y y y y y Tambal gigi yang berlubang Mengobati gigi yang terinfeksi Menyikat gigi secara teratur Membilas mulut dengan air setelah makan atau minum apa saja Gnakan pencuci mulut yang bersifat alkali atau basa. permukaan licin mengkilat.  Mandi Dengan mandi dapat merangsang sirkulasi. dan menghilangkan kotoran. maka akan mudah terkena infeksi apabila tidak dirawat dengan benar. 49 .

yaitu celana yang menutupi perut sampai keatas pusar. Gunakan celana yang lebih besar atau celana dalam ibu hamil pada trimester ini.  Payudara Periksalah puting apakah menononjol atau tidak. maka lakukan perbaikan dengan cara gunakan dua jari telunjuk atau ibu jari. y Bikini pantiens. cucilah rambut 2-3 kali dalam seminggu. Perawatan rambut. d. c. Celan yang dapat digunakan pada ibu hamil: y Maternity briefs atau grandma pantiens. daerah di sekitar puting susu diurut arah berlawanan menuju ke dasar payudara sampai semua daerah payudara. Apabila datar atau masuk. yaitu hanya menutupi perut bawah pusar pada garis perut (bikini line) Gunakan celan yang berbahan katun atau kaos agar terhindar dari kelembaban dan infeksi dari jamur dan bakteri. karena pada saat hamil kuku akan tumbuh lebih cepat dari biasa dan pecah-pecah jika perlu gunakan krim pekembut kuku yang baik dan cocok. Jaga kebersihan BH. Hindarkan dari sepatu berhak tinggi serta alas kaki yang keras. Gunakan BH yang bertali besar dan berbahan katun sehingga dapat menyerap keringat. Namun pada trimester II( bulan ke 4-5) boleh gunakan BH dengan bahan yang tipis/ bahkan tidak memakai sama sekali jika hal tersebut dirasakan nyaman oleh ibu. Aktifitas pada masa kehamilan y Askeb Kelompok 12 Olahraga saat hamil/senam hamil 50 . cucilah BH paling tidak sehari setelah dipakai dengan menggunakan sabun lembut. karena perut ibu sudah semakin besar dan dapat menekan bayi. Gunakan BH yang dapat menopang/menyangga payudara. bersih. dan nyaman. Kebutuhan pakaian Gunakan pakaian yang longgar.  Perawatan kuku Kuku harus bersih dan pendek. Lakukan sehari dua kali selama 6 menit.

Karena kehamilan sudah cukup kuat dan pada trimester ini keinginan seksual lebih kuat karena kekhawatiran pada trimester awal sudah berkurang dan ibu sudah bisa beradaptasi dari segala ketidaknyamanan kehamilannya. Posisi miring ke sebelah kiri. y Hubungan intim selama kehamilan Pada trimester ini. b. namun posisi ini biasaya dilakukan pada trimester 2 awal.Dapat membantu sirkulasi darah. Posisi ini merupakan posisi yang paling aman. b. dianjurkan untuk senantiasa mengajak berkomunikasi guna mempererat hubungan ibu dan anak. y Berkomunikasi sejak buah hati dalam kandungan Apalagi pada trimester ini bayi sudah mulai mendengar dan mengenali suara ibunya. c. Posisi ini merupakan posisi yang sering dilakukan pada trimester II dan lanjut dimana tidak Askeb Kelompok 12 51 . ibu masih cukup mulai merasa tidak nyaman dan tidak dapat melakukan berbagai posisi tidur. dan membuat nyenyak pada saat tidur. dan gunakan bantal diantara paha atau diantara lutut. Dll. karena wanita dapat mengontrol kedalaman penetrasi. merupakan trimester yang paling aman untuk melakukan hubunagan intim/seksual. Olahraga yang yang dapat dilakukan pada trimester ini: senam hamil. a. Posisi terlentang. dan renang. Ada beberepa posisi yang aman dilakukan pada saat hamil. Posisi wanita diatas. menambah nafsu makan. y Posisis tidur Pada trimester ini. Posisi duduk. Posisi yang bisa dilakukan pada saat tidur: a.

Posisi berbaring miring. Posisi berbaring miring berhadapan. c. Posisi balap kuda Askeb Kelompok 12 52 . f. Posisi ini juga memungkinkan ibu untuk mengontrol kedalaman penetrasi. e. Dimana pada posisi ini pria duduk dan wanita duduk diatasnya secara berhadapan atau membelakangi pria apabila perut sudah sangat besar. Ibu hamil berlutut dengan meletakan bantal dibawah perutnya dengan tujuan mengganjal. dan suami dapat melakukan penetrasi dari belakang. Posisi laki-laki diatas tapi berbaring separuh tubuh d.memerlukan banyak gerakan. Posisi berlutut.

kaki direntangkan hingga kaki suami berada di bawah kaki istri. Anda memunggungi suami. Lakukan dengan jarak serapat mungkin agar penetrasi dapat dilakukan h. lalu istri duduk membelakangi suami sambil merapatkan panggul. Posisi ini dijamin tidak menekan perut yang sudah membesar. g. Caranya. istri duduk di atas kaki suami. Anda dan suami tidur menghadap arah yang sama. setelah itu kedua paha istri mengapit panggul suami. Posisi Tempel Sendok Ini merupakan posisi yang pas karena tidak membuat Anda kelelehan. istri banyak memegang peranan. kedua pasangan duduk bersama diranjang. Lakukan posisi ini dengan cara suami duduk meluruskan kedua kakinya. Posisi Silang Jika ingin menerapkan gaya ini.Posisi ini. Lalu kaki istri ditekankan pada perut suami untuk memudahkan penetrasi Askeb Kelompok 12 53 .

jangan buru-buru berdiri hendaklah untuk sejenak duduk terlebih dahullu. tetapi jangan terkunci   Regangan bagian atas kepala ke langit-langit   Kencangkan perut tarik ke dalam dan ke atas.   Pijakan kaki kea rah yang sama. jangan condong ke depan. Bangun dari tidur   Hindari perubahan posisi yang secara tiba-tiba. Gunakan kedua tangan memegang paha untuk Askeb Kelompok 12 54 . Namun. sebaiknya dengan menggeser tubuh ke sisi depan kursi. Panggul janagan miring ke depan atau belakang. Lengkungan di kaki perlu didukung dengan sepatu bertumit rendah (tapi tidak datar)   Hindari berdiri di posisi yang sama untuk waktu yang lama.   Pastikan daun telinga sejajar dengan tengah bahu   Jauhkan tulang belikat ke belakang dan dada depan   Jaga lutut lurus. 2. dengan berat badan seimbang merata di kedua kaki. Berdiri   Kepala tegak dagu masuk. Miringkan badan ke posisi akan turun. atau miring ke samping. ke belakang. body mekanik a.y Mobilisasi. kemudian badan agak dicondongkan ke depan. Satu kaki agak maju menjejak di lantai disbanding satunya lagi. Bangun dari duduk   Sama halnya dengan bangun tidur. Perubahan body mekanik pada ibu hamil 1. gunakan satu tangan untuk menahan tubuh posisi duduk dan dua kaki diayunkan turun ke sisi tempat tidur. 3.   Sebelum bangun hendaknya gulingkan terlebih dahulu badan ke sisi tempat tidur secara perlahan.

menumpu. Jiak tak sampai. 4. bagian belakang bersandar pada sandaran kursi dengan posisi lurus. bisa dengan menepatkan bangku kecil dibawahnya untuk tempat kaki. otot pun bisa rileks   Kaki sebaiknya harus sampai ke lantai. Askeb Kelompok 12 55 . akan tersa sakit. 5. Jika tidak. Angkat satu lutut dengan menjejak di lantai dan letakan tangan diatas paha sebagai tumpuan untuk bangkit ke posisi berdiri. Lakukan geraka ini seenak mungkin. Dengan demikian. Caranya gunakan tanagan untuk mendorong tubuh ke posisi duduk menyamping kemudian posisi berdiri diatas kedua lutut. Mengangkat beban   Dalam mengangkat beban posisinya harus simetris antara tangan kanan dan kiri. Duduklah agak kedepan sehingga bagian bawah belakang kontak dengan sandaran kursinya. untuk berjalan-jalan sebentar. Duduk di kursi / lantai   Posisi duduk yang baik pada orang hamil sama halnya dengan posisi dudukorang yang tidak hamil. Setiap dua jam sekali ambil seling waktu minimal lima menit. jangan sampai kaki menggantung karena tidak baik untuk sirkulasi darah. saat duduk. Darah mengalir turun kebawah akan sulit atau kurang lancar untuk kembali ke atas   Ibu hamil tidak duduk terlalu lama. Selain itu gunakan otot tangan dan kaki ntuk membantu.   Sebaiknya. begitupun kaki agak mendorong tubuh ke posisi berdiri. Pokoknya. maka menyampinglah ke salah satu sisi. Usahakan duduk serileks mungkin agak tak merasa pegal dan sakit.   Bila bangkit dari duduk di lantai.

dan disertai oralit. Anti kembung Askeb Kelompok 12 56 . d.  Sebetulnya pada ibu hamil tudak dianjurkan untuk mengangkat beban terlalu berat.  Beriri dengan sikap kaki lebar dekat dengan benda yang sedang dicoba untuk diambil dan jaga pijakan kaki pada tanah  Kencangkan otot perut dan angkat benda dengan menggunakan otot kaki gerakan dengan lutut. pastikan pijakan kaki cukup kokoh Untuk mengambail benda yang lebih rendah dari pinggang. tekuk lutut dan pinggul. Mengatasi sembelit Obat sembelit yang aman digunakan oleh ibu hamil adalah obat yang mengandung bisakodil dan laktulosa. e. Ada beberapa cara mengangkat beban yang benar    Jika harus mengangkat benda. Sebelum mengangkat benda. klorfeniramin (CTM). Penghilang nyeri Obat penghilang nyeri yang aman adalah parasetamol. Anti diare Obat diare yang aman digunakan oleh ibu hamil adalah yang mengandung kaolin. dextrometorfan. Obat influenza Yang mengandung guanifenisin.3 Menetapkan kebutuhan untuk pengobatan komplikasi ringan Daftar obat yang cukup aman dipakai saat hamil: a. jaga punggung tetap lurus.jangan mencoba untuk mengangkat benda-benda yang lebih berat dari 20 kg. Pseudoefedrin. 2. pektin. c. Dikhawatirkan otot perut pun ikut akan ketarik sehingga menjadi tegang dan menimbulkan kontraksi.3. b. defenhidramin dan obat gosok.

Implikasi Keperawatan y Kaji nutrisi klien dan pola eliminasi yang mungkin menjadi faktor penyebab y y Anjurkan klien untuk mengosongkan ususnya secara teratur Anjurkan pada klien untuk meningkatkan kandungan serat dalam makanan dengan mengkonsumsi buah dan sayuran dan minum air dalam jumlah lebih dari biasanya setiap hari y Jika klien mengkonsumsi suplemen besi oral. Deskripsi  Konstipasi adalah gangguan rasa nyaman yang umum terjadi pada trimester pertama kehamilan  Ini juga merupakan masalah nutrisi yang umum terjadi pada kehamilan  Konstipasi cenderung terjadi pada kehamilan akibat tekanan pada peristaltik usus dari uterus yang terus membesar. simetidin. daripada melarang klien mengkonsumsi suplemen tersebut yang berguna untuk menambah simpanan besi. antasid.Temuan Pengkajian y y y Adanya rasa begah dan penuh pada abdomen Hilang nafsu makan Perubahan pola eliminasi usus c. Contoh penanganan untuk ibu yang mengalami konstipasi/sembelit: a.Obat kembung yang baik digunakan oleh ibu hamil adalah yang mengandung simetikon. lebih baik kita membantu klien untuk konstipasi melalui cara lain y Ingatkan klien untuk tidak mengkonsumsi obat umum untuk mencegah konstipasi. terutama minyak mineral yang akan Askeb Kelompok 12 57 . dan kemungkinan akibat meningkatnya kadar progesteron  Konstipasi menyebabkan rasa begah dan penuh serta hilang nafsu makan b. dan ranitidin. pengaruh hormon relaksin plasenta.

4 Menetapkan kebutuhan untuk konseling spesifik atau anticipatory guidance a. Seksual pasangan wanita mungkin enggan untuk melakukan hubungan seksual karena takut mengganggu selaput janin atau mengganggu perkembangan janin. Kenaikan berat badannya harus dievaluasi dengan melihat gambaran total.3. bukan hanya berat badannya. sehingga flatus dapat dikontrol. dan dia hamil dengan hanya satu janin. laksatif ringan dan supositora sesuai instruksi Nasehatkan klien untuk menghindari makanan pembentuk gas. Kebutuhan nutrisi Selama trimester II kebiasaan ibu makan dan minum harus dipantau secara kontinyu. 2. seperti kubis atau buncis. dia harus makan jumlah makanan dan mempertahankan tingkat aktivitas yang membantu mendapatkannya di tingkat lebih lambat dari 2/3 pon per minggu. Jika memiliki berat badan yang rendah ibu hamil tersebut harus mendapatkan kenaikan berat badan lebih dari 1 pon/minggu. mempertimbangkan status gizi dan berat di Askeb Kelompok 12 58 . b.mengganggu absorpsi vitamin larut lemak yang diperlukan bagi pertumbuhan janin dan kesehatan ibu y Beri tahu klien untuk menghindari enema karena tindakan ini dapat mencetuskan persalinan Anjurkan klien untuk menghindari obat-obatan yang dijual bebas selama kehamilan kecuali diresepkan oleh dokter y y y Berikan pelunak feses. Peran bidan disini adalah menginformasikan kepada ibu hamil dan pasangannya mengenai cara-cara hubungan seksual yang aman misalnya dengan posisi menyamping sehingga memungkinkan untuk dilakukannya penetrasi dari belakang. dia akan mendapatkan kenaikan berat badan rata-rata satu pon/minggu selama trimester kedua dan ketiga. Jika seorang wanita memulai kehamilan pada berat badan yang sehat. Jika dia awalnya kelebihan berat badan.

mengangkat benda yang beratnya lebih dari 10 sampai 25 pon dan berkurangnya waktu istirahat menambah risiko tersebut.ibu hamil biasanya mengatasi ketidaknyamanannya tersebut berdasarkan informasi Askeb Kelompok 12 59 . dan pilihan makanan dia mengkonsumsi. membatasi konsumsi kafein menjadi hal yang penting. tingkat aktivitas. Ketidaknyamanan selama kehamilan trimester II Selama trimester II. dan penyakit trofoblas gestational dapat didiagnosis pada trimester ini. Perhatian yang lebih selama trimester ini yaitu terhadap penyakit menular. c. sering buang air kecil dan lesu bisanya berlalu dan tidak mengganggu aktifitas mereka sehari-hari. Tanda-tanda bahaya trimester II Ketika kehamilan memasuki trimester kedua. mempengaruhi perkembangan otak. Meskipun jarang terjadi. atau menyebabkan kelahiran prematur. paparan bahaya reproduksi dapat memperlambat pertumbuhan janin. f. sehingga ada efek kumulatif ketika dikonsumsi terus dalam periode 12 sampai 18 jam. Keamanan (Safety) Selama 6 bulan terakhir kehamilan. e. hal tersebut bayi dapat meningkatkan risiko BBLR. ibu hamil biasanya merasa lebih nyaman dengan kehamilannya. aborsi spontan. beberapa perubahan negatif dapat dibatalkan dan berat badan bayi dapat diperbaiki. kekhawatiran ibu hamil untuk kehilangan janinnya mulai berkurang. Konsumsi obat-obatan Selama trimester II dan III kehamilan.mana dia memulai kehamilan. Paparan terhadap asap rokok akan mempengaruhi perkembangan janin. kehamilan ektopik. d. merokok selama kehamilan mengurangi nafsu makan ibu dan menciptakan perubahan vaskular dalam jaringan plasenta. Jika ibu bisa berhenti merokok sebelum trimester ke III. Mual di pagi hari. kondisi kerja yang kurang ideal "fisik kerja yang intensif meningkatkan kemungkinan bayi berat lahir rendah dan lahir prematur. jumlah waktu yang dibutuhkan untuk metabolisme dan mengeluarkan kafein memakan waktu lebih lama sampai 18 jam. Berdiri untuk waktu yang lama.

teman dan tenaga kesehatan. 2. tambahan protein ½ gr/kb BB = satu telur/hari Askeb Kelompok 12 60 .  Rustam Mochtar (1998): Periksa ulang 1x sebulan sampai kehamilan 7 bulan  Manuaba (1998) Trimester I dan II 1) Satu bulan sekali 2) Diambil data tentang laboratorium 3) Pemeriksaan ultrasonografi 4) Nasehat diet tentang 4 sehat 5 sempurna. Konseling dan anticipatory guidance adalah cara yang terbaik untuk mengatasi atau mengurangi ketidaknyamanan.3.yang diperoleh dari keluarga.5 Menetapkan jadwal kunjungan sesuai dengan tahap perkembangan kehamilan Jadwal Kunjungan Pranatal yang Direkomendasikan Untuk Kehamilan Trimester II Nulipara Kunjungan ketiga 14-16 minggu Kunjungan keempat. 24-28 minggu Kunjungan kelima 32 minggu Kunjungan keenam 36 minggu Multipara Kunjungan kedua 14-16 minggu Kunjungan ketiga 24-28 minggu Kunjungan keempat 32 minggu Kunjungan kelima 35 minggu Jadwal kunjungan sesuai dengan perkembangan kehamilan menurut:  WHO (JHPIEGO. 2003): Satu kali kunjungan selama trimester kedua (antara minggu 14-28).

Preeklampsia merupakan suatu kondisi spesifik kehamilan dimana hipertensi terjadi setelah minggu ke-20 pada wanita yang sebelumnya memiliki tekanan darah normal (Bobak . dari hasil pemeriksaan ini kita dapat memberikan asuhan kepada ibu hamil yang ditujukan untuk mencegah timbulnya masalah potensial yaitu terjadinya eklampsi. edema dan proteinuria yang timbul karena kehamilan. Preeklampsi ialah penyakit dengan tandatanda hipertensi. Tetapi dapat terjadi sebelumnya. dan imunisasi TT1. Pemeriksaan protein urin dibutuhkan oleh ibu hamil bila dicurigai mengalami preeklampsi ringan atau berat. Tingginya kadar protein dalam urin ibu hamil dapat mengindikasikan terjadinya preeklampsi. proteinuria didefinisikan sebagai suatu konsentrasi protein 0. 2.3 per 24 jam.5) Observasi adanya penyakit yang dapat mempengaruhi kehamlan. y Tes kadar gula darah Pemeriksaan ini bertujuan untuk mendiagnosa penyakit diabetes gestasional yaitu suatu intoleransi karbohidrat yang terjadi Askeb Kelompok 12 61 . komplikasi kehamilan 6) Rencana untuk pengobatan penyakitnya. 2004).4 Mengembangkan Perencanaan Asuhan Yang Komprehensif Selama Trimester III 2. Pada spesimen urin 24 jam. Penyakit ini umumnya terjadi dalam trimester ke-3 kehamilan.4.1 Menetapkan kebutuhan tes labolatorium Test laboratorium yang mungkin di butuhkan oleh ibu hamil trimester III adalah: y Tes protein urin Proteinuria didefinisikan sebagai konsentrasi protein sebesar 0. menghindari terjadinya komplikasi kehamilan. misalnya pada mola hidatidosa.19/L (> +2 dengan cara dipstik) atau lebih dalam sekurangkurangnya dua kali spesimen urin yang dikumpulkan sekurangkurangnya dengan jarak 6 jam.

pemeriksaan Askeb Kelompok 12 62 . Tidak memiliki riwayat obstetri yang buruk. Tidak ada riwayat kelainan metabolism glukosa. 3. Ada anggota keluarga yang memiliki riwayat diabetes tipe II 3. Berat badan sebelum hamil normal. 5. Apabila diabetes gestasional tidak terdiagnosis.atau pertamakali diketahui saat kehamilan berlangsung dan mengisyaratkan bahwa gangguan ini dipicu oleh kehamilan. Usia kurang dari 25 tahun. Berasal dari kelompok etnik yang prevalensi diabetes gestasionalnya rendah. Tidak ada anggota keluarga dekat yang mengidap diabetes. apabila ada peningkatan atau penurunan atau peningkatan kadar gula darah (hiper atau hipo glikemia). Mengalami kegemukan 2. Pemeriksaan gula darah dapat dilakukan dalam keadaan puasa dan 2 jam post prandial (sesudah makan) atau dapat juga dilakukan pemeriksaan gula darah sewaktu (GDS). Efek merugikan pada ibu mencakup peningkatan frekuensi hipertensi dan perlunya seksio sesarea. 2. 4. 6. Nilai referensi: Glukosa puasa = 70-110 mg/dl Glukosa 2 jam PP = <140 mg/dl Glukosa sewaktu = <180 mg/dl Pemeriksaan glukosa darah tidak diperlukan secara rutin apabila semua karakteristik berikut ditemukan: 1. American diabetes association(1999) menyimpulkan bahwa hiperglikemia puasa berkaitan dengan peningkatan risiko kematian janin selama 4 sampai 8 minggu terakhir gestasi. Memiliki riwayat diabetes gestasional sebelumnya 4. Yang perlu di waspadai adalah bahwa penyakit ini dapat memeberikan efek pada ibu dan pada janin. Karakteristik risiko tingggi: 1. Adanya glukosuria. Pada golongan risiko tinggi ini lakukan pemeriksaan sesegera mungkin.

Pada trimester III terjadi sedikit peningkatan Hb. y Tes anemia Tes ini dilakukan dengan memeriksa kadar hemoglobin (Hb) ibu hamil untuk mendiagnosa adanya anemia pada kehamilan. Ada spekulasi bahwa anemia fisiologik dalam kehamilan bertujuan untuk menurunkan viskositas darah maternal sehingga meningkatkan perfusi plasental dan membantu penghantaran oksigen serta nutrisi ke janin. Ekspansi volume plasma merupakan penyebab anemia fisiologik pada kehamilan. volume plasma sekitar 40% lebih tinggi pada ibu hamil dibandingkan perempuan yang tidak hamil. tetapi dapat meningkat sampai minggu ke-37. tetapi tidak menimbulkan jumlah absolute Hb atau eritrosit dalam sirkulasi. Pada trimester I konsentrasi Hb tampak menurun. Volume plasma yang terekspansi menurunkan hematokrit (Ht). yaitu pada usia kehamilan sekitar 30 minggu. Ekspansi volume plasma ini mulai pada minggu ke-6 kehamilan dan mencapai maksimum pada minggu ke-24 kehamilan. Konsenrtasi paling rendah didapatkan pada trimester ke II. Akibatnya volume plasma bertambah dan sel darah merah (ertirosit) meningkat. kecuali pada perempuan yang memiliki kadar Hb rendah (< 11. Suatu penelitian memperlihatkan perubahan konsentrasi Hb sesuai dengan bertambahnya usia kehamilan.6 g/dl) pada pemeriksaan pertama.5 g/dl). Pada kehamilan kebutuhan oksigen lebih tinggi sehingga memicu peningkatan eritopoietin. Namun peningkatan volume terjadi dalam proporsi yang lebih besar jika dibandingkan dengan peningkatan eritrosit sehingga terjadi penurunan konsentrasi hemoglobin (Hb) akibat hemodilusi. konsentrasi hemoglobin darah (Hb).darah harus diulang pada minggu ke 24-28 atau setiap saat pasien memperlihatkan upaya yang mengarah ke hiperglikemia. kecuali pada perempuan yang sudah memilikin kadar Hb tinggi (>14. dan jumlah eritrosit. Askeb Kelompok 12 63 . pada titik puncaknya.

0 10. dan apabila asupan kalori tidak adekuat. kurang nafsu makan. Kematian bayi dalam kandungan. Nilai batas untuk anemia pada perempuan Status kehamilan Hemoglobin (g/dl) 12. menurunnya kebugaran tubuh dan gangguan penyembuhan luka. meskipun tak disertai pendarahan b.0 Hematokrit (%) 36 Tidak hamil Hamil Trimester I Trimester II Trimester III 11. lamanya waktu partus karena kurang daya dorong rahim. Kalori dibutuhkan untuk energy. kematian bayi pada usia sangat muda serta cacat bawaan.5 11.4. 400 Kkal. lahir prematur. Askeb Kelompok 12 64 .0 33 32 33 2. letih. rentan infeksi dan hipoksia akibat anemia dapat menyebabkan shock bahkan kematian ibu saat persalinan. Pada janin Abortus. Pada ibu Pucat. maka protein akan dimetabolisme untuk menghasilkan energy dan tidak digunakan untuk pertumbuhan dan perkembangan janin. rasa lemah. Makan (diet) ibu hamil y Total kalori yang dibutuhkan oleh ibu hamil trimester III adalah 2.2 Menetapkan kebutuhan belajar Hal-hal yang harus dipelajari atau diperhatikan oleh ibu hamil selama masa kehamilan trimester III adalah: a. rawan dekompensasi cordis pada penderita dengan Hb kurang dari 4 g ± persen. pendarahan post ± partum. pusing.DAMPAK ANEMIA a.

y kebutuhan zat besi Pada trimester ketiga. kacang-kacangan. misalnya penisilin. namun belum tersedia cukup data tentang efeknya pada wanita hamil. telur. codein y Kategori D Terdapat bikti adanya risiko bagi janin. kebutuhan zat besi naik menjadi 39 mg per hari/BB atau setara dengan sepotong tempe. Contoh: karbamazepin dan fenitoin. tetapi manfaat diperkirakannya diperkirakan melebihi risiko-risiko tersebut. CTM. yang dapat Askeb Kelompok 12 65 . kafein. manfaat penggunaan obat tersebut lebih tinggi dibandingkan risikonya. tetapi belum ada studi pada manusia. Zat besi banyak terkandung dalam daging. b. hati. Salah satu contohnya adalah efedrin. y Kategori B Studi-studi pada hewan tidak menunjukan adanya risiko pada janin. Beberapa golongan obat ini sering digunakan. sereal. parasetamol. Salah satu contohnya adalah obat jerawat isotretionoin. Kategori obat pada ibu hamil berdasarkan risiko janin: y Kategori A Yaitu obat-obatan yang selama ini telah banyak dikonsumsi oleh ibu hamil tanpa menunjukan bukti adanya peningkatan kejadian malformasi atau yang membahayakan pada janin baik secara langsung maupun tidak langsung. y Kategori X Risiko pada janin sudah jelas terbukti dari pada manfaatnya. dan sayuran hijau. y Kategori C Efek merugikan terlihat dapa hewan. Contohnya adalah multivitamin atau vitamin prenatal. pada situasi klinis tertentu. Obat-obatan Pemberian obat pada ibu hamil harus difikirkan efek obat terhadap ibu dan tidak boleh melupakan pengaruh atau efek samping obat pada janin.

Merupakan obat pilihan untuk nyeri 2. Termasuk kategori D pada kehamilan trimester I. 3. Naproxen bekerja dengan cara menurunkan hormon yang menyebabkan pembengkakan dan rasa nyeri di tubuh. oenurunan berat badan lahir. Efek analgesiknya sama dengan aspirin. ketoprofen dan naproksen Ibuprofen merupakan derivat asam propionat yang diperkenalkan banyak negara. Ibuprofen tidak dianjurkan diminum oleh wanita hamil dan menyusui. Ketoprofen adalah jenis obat yang umumnya diresepkan untuk mengobati rasa sakit peradangan arthritis yang terkait atau sakit gigi parah yang mengakibatkan radang gusi. dan kemungkinan teratogenik. pada trimester I.menyebabkan kardiovaskuler. antipiretik (terhadap demam). perpanjangan masa kehamilan. Askeb Kelompok 12 66 . Asetaminofen Termasuk kategori obat golongan B. Dapat menembus plasenta. Naproksen termasuk dalam golongan antiinflamasi nonsteroid. Obat ini bersifat analgesik dengan daya antiinflamasi yang tidak terlalu kuat. Ibuprofen. Dapat menembus plasenta. kelainan susunan saraf pusat.II dan III. perdarahan neonatus. Aspirin Aspirin atau asam asetilsalisilat (asetosal) adalah sejenis obat turunan dari salisilat yang sering digunakan sebagai senyawa analgesik (penahan rasa sakit atau nyeri minor). dan anti-inflamasi (peradangan).II maupun trimester III. Obat ini tidak direkomendasikan kecuali atas indikasi spesifik karena berkaitan dengan peningkatan kematian per8inatal. wajah dan Kategori obat berdasarkan periode kehamilan dan kemampuan menembus plasenta (US FDA) 1.

jantung dan paru sebelum gerakan selanjutnya. obat sedative. hipertensi pulmoner pada janin. y Hindari pemberian obat polifarmaka. menambah nafsu makan. terutama bila pemberian dalam waktu yang lama. Konseling yang diberikan antara lain: y y Hindari pemberian obat pada periode pertama pascakonsepsi Hindari makanan minuman dan zat yang tidak diperlukan oleh janin dalam pertumbuhannya. penutupan duktus arteriosus secara premature. alcohol. obat ini harus digunakan secara hati hati dan dihindari pada trimester III karena berkaitan dengan kejadian oligohidramnion. Secara umum wanita hamil tidak harus membatasi olah raga. atau jamu-jamu tradisional yang belum teruji. Kategori D pada trimester III. Bentuk senam hamil: a Pemanasan Mempersiapkan otot. Konseling dan pemilihan obat pada ibu hamil Tujuannya adalah untuk menghindari atau mengurangi abnormalitas janin. nefrotoksisitas pada janin dan perdarahan periventrikular. Berdiri atau dalam keadaan duduk bersila Askeb Kelompok 12 67 . misalnya merokok.Ketiganya termsuk kategori B jika diberikan pada kehamilan trimester I dan II. OAD. dan membuat nyenyak pada waktu tidur. asalkan tidak mengalami kelelahan atau berisiko cedera bagi diri atau janinnya. Aktivitas pada masa kehamilan trimester III o Olahraga saat hamil/senam hamil Berguna untuk membantu sirkulasi darah. y Berikan obat yang telah jelas aman dan mempertimbangkan keperluan pengobatan primernya. Ketiga jenis obat ini dapat menembus plasenta. Pergunakan pedoman penggunaan obat resmi dan daftar-daftar obat yang aman demikian pula pemberian obat-obat terbatas atau yang tidak diperbolehkan pada ibu hamil. y c.

mengurangi risiko cedera. Askeb Kelompok 12 68 . Berdiri.1. Kedua tangan di perut samping. tungkai melangkah ke kanan dan tungkai kiri merapat dengan lengan diayun lurus ke depan dan turunkan. Ambil nafas sambil angkat kedua lengan ke atas (2x8 hitungan) 2. lakukan untuk gerak arah sebaliknya. percaya diri dan lebih tenang Tahap gerakan: 1. pembuluh darah dan paru. kedua lengan ke atas. mengurangi keluhan nyeri punggung dan memudahkan bayi keluar. patahkan leher ke kiri-ke kana (2x8 hitungan) 4. Meningkatkan kebugaran sehingga ibu hamil tidak cepat lelah. 4. Putar bahu bersamaan keduanya (2x8 hitungan) b Latihan inti y Latihan kebugaran Latihan ditujukan untuk memperbaiki kerja jantung. tungkai kanan maju diikuti dengan tungkai kiri merapat dengan mendorong lengan lurus ke depan. 3. dan lengan lurus kesamping saat mundur. 2. langkahkan kaki diikuti kaki kiri. tunduk dan tegakkan kepala (2x8 hitungan) 3. Kedua tangan di perut samping. Berdiri. kedua lengan diayun ke samping saat tungkai maju. Berdiri. Berdiri. kemudian mundur tungkai kanan. gerakan tungkai sama. langkah ke kiri kembali ke awal (sambil melangkah ayunkan kedua lengan ke atas dan ke bawah) y Latihan penguatan dan peregangan Ditujukan untuk meningkatkan kelancaran sirkulasi darah. menguatkan otot-otot.

Posisi berdiri dengan sanggahan kursi di depan. Kaitkan kedua lengan ke belakang. Duduk bersila. kedua kaki ditekuk. Kaitkan kedua lengan ke depan. Posisi tidur telentang. Kemudian lakukan posisi jongkok tanpa tumit diangkat dan berdiri lagi. Duduk tegak tangan menyangga di belakang badan tekuk dan luruskan kaki bergantian. pegang kursi sekuatnya. tarik kembali lurus ulangi kanan kiri. Duduk tegak. Kerutkan pantat lalu angkat setinggitingginya sampai hitungan 6. 2. y Latihan Pernafasan Melatih teknik pernafasan dada dan diafragma. silangkan tungkai. kepala lurus kedepan sambil tarik nafas dan turunkan kepala. dada menempel di lantai. kedua tangan di bahu putar ke arah depan. mengurangi Askeb Kelompok 12 69 . 7. 4. tekan kedua lutut dan bungkukkan badan.1. lakukan bergantian. lakukan 4 kali 8. 3. 10. kepala disamping kanan atau kiri selama 10 menit bergantian. gerakan naik turun sambil gerakan lutut menekuk-lurus. 6. 5. kemudian rotasikan panggul sambil tarik nafas. angkat satu tangan lurus. Tidur telentang. Four point knealing. dapat mengurangi keluhan nyeri saat persalinan. gerakan naik turun sambil gerakan lutut menekuk-lurus. Variasikan dengan gerakan kaki ke samping atau memutar. 9. tangan disamping. Lakukan selama 4 kali. Duduk bersila. Posisi sujud. badan lurus. kedua siku tangan tidak boleh mengangkat. kedua tangan disamping. kaki diluruskan.

tangan di dada. percepat 60x/mnt. Dada: tarik nafas cepat lewat hidung. pernafasan dada. hembuskan cepat dengan mulut terbuka. telentang/miring. lepaskan. terangkat tahan 1-2 detik. Pendinginan/ Relaksasi Lengan dan tangan.Tungkai dan kaki. lengan di samping badan dengan satu tangan di atas perut.Dapat menggantikan pernafasan perut bila nyeri his kala satu semakin kuat.Ulangi dengan frekwensi 8x/menit. genggam tangan kerutkan lengan dengan kuat tahan. relaks lengan di samping badan dengan tangan di atas dada.stress dan pernafasan diafragma/perut. y Pernafasan Dada Telentang. lutut ditekuk. hembuskan lewat celah bibir. kembangkan dada sampai tangan. kombinasi. tangan di atas perut. mengatasi nyeri his palsu/his permulaan kala satu. d. lutut ditekuk. pernafasan cepat. relaks. lambat kembali 30x/ menit. y Pernafasan Diafragma Telentang. y Pernafasan Cepat Perut: tarik nafas cepat lewat hidung.Tarik nafas pelan dalam melalui hidung.Mempercepat relaksasi. Frekwensi 8x/menit. Mulai dengan frekwensi 30x/mnt.Tarik nafas dalam pelan melalui hidung sampai perut mengembung. Askeb Kelompok 12 70 . tahan 1-2 detik hembuskan nafas lewat mulut perlahan. mengatasi stress. hembuskan nafas cepat dengan mulut terbuka.

uterus yang berat biasanya mengganggu keseimbangan wanita hamil dan meningkatkan kemungkinan wanita hamil terpleset dan jatuh di bathtub kamar mandi. Berbaring ke sebelah kiri bertujuan untuk menghindari penekanan pembuluh darah oleh uterus yang membesar. Perut dan dasar panggul. Bila sukar tidur terlentang. Ibu hamil disarankan untuk berbaring ke sebelah kiri dengan lutut agak ditekuk dan diberi bantal diantaranya. o Posisi tidur Setelah kehamilan membesar. Meningkatnya massa payudara dapat menyebabkan payudara menggantung dan terasa nyeri. menjelang akhir kehamilan wanita dianjurkan untuk menggunakan shower. Pakaian Secara umum direkomendasikan bahwa busana yang digunakan selama hamil seyogyanya nyaman. karena semakin datar. Hindari tidur dengan posisi datar. kerutkan otot perut dan dasar panggul tahan lalu lepaskan. g. sebaiknya ibu hamil tidur dengan posisi kepala agak tinggi. taruhlah bantal di bawah bahu dan kepala untuk menghindari sesak. telentang/miring kontraksikan/kencangkan semua otot. dan untuk menjaga kenyamanan Askeb Kelompok 12 71 .luruskan kaki (dorsi fleksi). Taruh juga bantal di bawah kaki untuk menghindari pengumpulan darah di kaki. tahan beberapa detik. Karena itu. karena tidur siang menguntungkan dan baik untuk kesehatan. tekananrahim pada paru-paru semakin besar dan bisa membuat sesak. e.sambil nafas dada pelan teratur lalu relaks (bayangkan hal menyenangkan). telentang/miring. berbahan halus dan dapat menyerap keringat. Mandi Tidak ada larangan untuk mandi selama hamil atau masa nifas. lepaskan. Selama trimester terakhir. f. Seluruh tubuh. jangan pada tempat yang sesak dan ramai. Mencari tempat hiburan yang sirkulasi udaranya baik. Istirahat dan rekreasi Sebaiknya wanita pekerja harus sering istirahat. tidak ketat.

Untuk sekresi yang mengering pada puting susu. konstipasi cenderung terjadi pada kehamilan akibat tekanan pada peristaltik usus dari uterus yang terus membesar. Pengurutan payudara untuk mengeluarkan sekresi dan mengeluarkan duktus dan duktus dan sinus laktiferus. pengaruh hormon relaksin plasenta. karena payudara merupakan sumber air susu ibu (ASI) yang merupakan makan utama bagi bayi. Perbanyak minum air putih selama diare/mencret agar tidak dehidrasi Askeb Kelompok 12 72 . Diare Bila sedang hamil. Karena payudara menegang. umumnya rawan terkena diare. dan menjadi lebih berat. sensitif. h. Perawatan payudara Payudara perlu dipersiapkan sejak sebelum bayi lahir sehingga segera dapat berfungsi dengan baik pada saat diperlukan. lakukan pembersihan dengan menggunakan campuran gliserin dan alcohol.diindikasikan penggunaan bra yang menopang secara pas. sebaiknya dilakukan secara hati hati dan benar.4. Beberapa hal yang dapat anda lakukan bila diare: 1. Konstipasi Konstipasi adalah gangguan rasa nyaman yang umum terjadi pada kehamilan. Oleh karena itu payudara harus dirawat dari jauh -jauh hari. pada umur kehamilan berapapun.3 Menetapkan kebutuhan untuk pengobatan komplikasi ringan Komplikasi ringan yang mungkin terjadi pada kehamilan trimester III adalah: a. dan kemungkinan akibat meningkatnya kadar progesterone. konstipasi menyebabkan rasa begah dan penuh serta hilang nafsu makan. maka sebaiknya gunakan penopang payudara yang sesuai. Ini juga merupakan masalah nutrisi yang umum terjadi pada kehamilan. b.yang biasanya terjadi karena mengkonsumsi makanan yang tidak cocok dengan tubuh. Basuhan lembut setiap hari pada aerola dan puting susu akan dapat mengurangi retak dan lecet pada area tersebut. Stocking yang ketat sebaiknya dihindari. 2.

2. Makan bubur nasi setiap hari selama sakit agar lebih mudah dicerna oleh tubuh.4. Definisi Sistem rujukan dalam pelayanan obstetri adalah suatu pelimpahan tanggung jawab timbal balik atas kasus atau masalah kebidanan yang timbul baik secara vertikal maupun horizontal. misalnya antara bagian kebidanan dan bagian ilmu kesehatan anak. dan diminum hangat-hangat) teh sekali2 boleh dicampur sedikit garam dan gula pasir sedikit (pengganti cairan tubuh yg hilang) 3. 5. Selama diare disarankan untuk mengkonsumsi makanan yang mengandung gula misalnya minum sari kurma atau madu agar asupan ibu hamil tetap memiliki energi (tidak terlalu lemas) 4.4 Menetapkan kebutuhan konsultasi atau rujukan pada tenaga profesional lainnya a. Tujuan Rujukan y Agar setiap penderita mendapat perawatan dan pertolongan yang sebaik-baiknya y Menjalin kerjasama dengan cara pengiriman pendrota atau bahan laboratorium dari unit yang kurang lengkap ke unit yang lebih lengkap fasilitasnya Askeb Kelompok 12 73 . Cemilan cracker/biskuit agar ada makanan yang masuk sedikit-sedikit meski kadang karena belum sembuh bisa keluar lagi dari tubuh. b. Sedangkan horizontal maksudnya konsultasi dan komunikasi antar unit yang ada dalam satu rumah sakit. Rujukan vertikal maksudnya rujukan dan komunikasi antara satu unit ke unit lain yang lebih lengkap. Minum teh pahit sekali (teh daun yang diseduh dengan air mendidih komposisi 4:1. 2. Umpamanya dari rumah sakit kabupaten ke rumah sakit provinsi atau rumah sakit tipe C ke rumah sakit tipe B yang lebih spesialistis fasilitas dan personalianya.

Hal ini sangat berguna untuk memperoleh angka-angka secara regional dan nasional. Askeb Kelompok 12 74 . Rujukan kasus-kasus patologik pada kehamilan. perempuan mendekati akhir kehamilan sering merasa panas dan mengalami gangguan pencernaan dan sembelit. Jumlah makanan yang ia butuhkan mungkin harus dibagi menjadi sejumlah porsi kecil yang lebih sering. Kegiatan rujukan informasi medis antara lain berupa : y Membahas secara lengkap data-data medis penderita yang dikirim dan advis rehabilitas kepada unit yang mengirim y Menjalin kerjasama sistem pelaporan data-data medis umumnya dan data-data parameter pelayanan kebidanan khususnya terutama mengenai kematian maternal dan perinatal. Kebutuhan nutrisi Kebutuhan gizi perempuan tetap sama selama semester ketiga. karena memberikan waktu yang lebih banyak untuk dicerna. Pengiriman bahan laboratorium Bila penderita telah sembuh dan hasil laboratorium telah selesai. c.5 Menetapkan kebutuhan untuk konseling spesifik atau anticipatory guidance a. Pengiriman orang sakit dari unit kesehatan yang kurang lengkap ke unit kesehatan yang lebih lengkap. seperti kasus-kasus ginekologi atau kontrasepsi yang memerlukan penanganan spesialis d. b. 2.4.y Menjalin pelimpahan pengetahuan dan keterampilan (transfer of knowledge and skill) melalui pendidikan dan latihan antara pusat pendidikan dan daerah. bilamana perlu disertai dengan keterangan yang lengkap (surat balasan) d. Kegiatan rujukan dan pelayanan ini antara lain berupa : a. kembalikan dan kirimkan lagi kepada unit semula. persalinan dan nifas c. Sebagian besar asupan makanannya harus dikonsumsi di pagi hari. Pengiriman kasus masalah reproduksi manusia lainnya. Preskriptif dan membatasi praktik budaya yang terkait dengan makanan terus melalui trimester ketiga.

y Solusio plasenta Adalah terlepasnya sebagian atau seluruh permukaan plasenta dari tempat implantasinya yang normal pada lapisan desidua endometrium sebelum waktunya yakni sebelum bayi lahir. ibu hamil mungkin merasa canggung/malas untuk bergerak masuk dan keluar kamar mandi. Konsumsi obat-obatan Ibu sebaiknya tidak mengkonsumsi jenis obat apapun selama kehamilan kecuali bila ada instruksi dari dokter. Askeb Kelompok 12 75 . sehingga menjadi lebih sering mandi. Pastikan keamanan kamar mandi terjaga (bersih. tidak licin) sehingga kemungkinan dia tergelincir dan jatuh di kamar mandi berkurang. Tanda-tanda bahaya trimester III Tanda-tanda bahaya trimester III ialah terjadinya perdarahan dan pada umumnya adalah perdarahan yang berat.b. Yang menjadi penyebabnya adalah: y Plasenta previa Hal ini terjadi bila impalantasi plasenta terjadi pada segmen bawah rahin dan menutupi sebagian atau seluruh ostium internum. mungkin perempuan merasa kotor dan lembap. e. dan bila tidak mendapatkan penanganan yang cepat bisa mengakibatkan syok yang fatal. Aktivitas seksual Selama kehamilan berjalan normal. Selama trimester ketiga. Kebersihan umum (general hygiene) Kegiatan kebersihan umum padaa trimester III sebelum melanjutkan ke tahap persalinan harus lebih ditingkatkan. c. koitus diperbolehkan sampai akhir kehamilan. namun sebaiknya ibu hamil tidak lagi melakukan hubungan seksual selama 14 hari menjelang kelahiran. Dan koitus tidak dibenarkan bila: y y y y Terdapat perdarahan pervaginam Tedapat riwayat abortus yang berulang Ketuban pecah Servix telah membuka d. akan tetapi pada trimester ini terjadi peningkatan produksi minyak dan keringat.

maka terjadi berbagai infeksi oportunistik dan dapat dikatakan pasien telah masuk pada keadaan AIDS. Infeksi HIV memberikan gambaran klinik yang tidak spesifik dengan spectrum yang lebar. Virus masuk kedalam tubuh manusia terutama melalui perantara darh. Perjalanan penyakit lambat dan gejala-gejala AIDS rata-rata baru timbul 10 tahun sesudah infeksi pertama.f.4. keadaan kehamilannya semakin membesar dan keadaan itu membuat ibu kurang nyaman. Sebagian besar (75%) penularan terjadi melalui hubungan seksual.6 Menetapkan kebutuhan konseling HIV/PMS  Konseling HIV/AIDS Acquired immunodeficiency syndrome (AIDS) adalah sindroma dengan gejala penyakit infeksi oportunistik atau kanker tertentu akibat menurunnya sistem kekebalan tubuh oleh infeksi human immunodeficiency virus (HIV). maka dapat terjadi infeksi kronik asimptomatik selama beberapa tahun disertai replikasi virus secara lambat. dan secret vagina. seperti misalnya saat ibu bepergian menggunakan kendaraan. bahkan bisa lebih lama lagi. saat persalinan (10-20%) dan pascapersalinan (5- Askeb Kelompok 12 76 . Keamanan (safety) Ibu hamil trimester III. mulai dari infeksi tanpa gejala (asimtomatik) pada stadium awal sampai pada gejala-gejala yang berat pada stadium lanjut. Setelah diawali dengan infeksi akut. biasanya ibu hamil enggan menggunakan sabuk pengaman karena mereka khawatir dengan menggunakan sabuk pengaman akan menyakiti bayinya. Kemudian setelah terjadi penurunan sisitem imun yang berat. Transmisi HIV dari ibu kepada janin dapat terjadi intrauterine (5-10%). semen. Transmisi vertical merupakan penyebab tersering infeksi HIV pada bayi dan anak-anak. padahal hal tersebut sangatlah penting untuk menjaga keselamatan ibu dan janin yang dikandung dari bahaya guncangan-guncangan yang terjadi selama diperjalanan. 2.

zalsitabin atau lamivudim yang diberikan bersama dengan suatu inhibitor protease-indinavir.1996). Askeb Kelompok 12 77 .20%). Pada pasien terinfeksi HIV yang diberi kemoterapi tripel. ritonavir. Kelainan yang dapat terjadi pada janin adalah berat badan lahir rendah. American College of Obstetricians and Gynecologis serta United State Public Health Service (USPHS). dan apabila memilih untuk melanjutkan kehamilannya. Konseling merupakan keharusan bagi wanita positif HIV. Penelitian prevalensi HIV pada ibu hamil di daerah miskin di Jakarta p ada tahun 1999-2001 oleh kharbiati mendapatkan angka prevalensi sebesar 2. Rekomendasi ini juga telah diadopsi oleh American Academi of Pediatric. Tingkat infeksi HIV pada ibu hamil di Negara-negara Asia diperkirakan belum melebihi 3-4 %.86 %. Pada tahun 1999 The Institute Of Medicine (IOM) telah merekomendasikan pemeriksaan HIV untuk semua perempuan hamil dengan sepengetahuan perempuan tersebut. perlu diberikan konseling berkelanjutan untuk membantu wanita tersebut secara psikologis. Hal ini sebaiknya dilakukan pada awal kehamilan. parus preterm. Mencegah penularan vertikal Dua pendekatan utama yang digagas untuk mencegah penularan infeksi HIV dari ibu kepada bayi adalah terapi antiretrovirus dan seksio sesarea. disertai dengan hak pasien untuk menolak. Perkembangan penatalaksanaan selama kehamilan mengikuti kemajuan-kemajuan dalam pengobatan individu nonhamil yang terinfeksi HIV. dan abortus spontan. atau sakuinavir-samgat efektif untuk menekan kadar RNA HIV (Carpenter dkk. angka kelangsungan hidup jangka panjang meningkat dan morbiditas berkurang. y Terapi antiretrovirus Sejumlah penelitian membuktikan bahwa kombinasi analog nukleosida-zidovudim. bayi lahir mati.

Telah banyak bukti menunjukan bahwa keberadaan IMS meningkatkan kemudahan seseorang terkena HIV. Infeksi menular seksual merupakan salah satu penyebab infeksi saluran reproduksi (ISR). Berdasarkan penyebabnya. Oleh karena itu upaya pengendalian infeksi HIV dapat dilaksanakan dengan melakukan pengendalian IMS.  Konseling PMS/IMS Konseling tentang PMS/IMS sangat penting dilakukan pada ibu hamil yang dicurigai menderita penyakit tersebut yang bertujuan untuk mengurangi AKI dan AKB akibat infeksi.y Seksio sesarea Dalam sebuah studi retrospektif. kondilomata akuminata. Infeksi menular seksual (IMS) adalah infeksi yang disebabkan oleh bakteri. Askeb Kelompok 12 78 . sehingga IMS dianggap sebagai kofaktor HIV. dan sebaliknya tidak semua ISR disebabkan oleh IMS. dan infeksi HIV. sifilis. ulkus mole. y Infeksi iatrogenic yang disebabkan bakteri atau mikroorganisme yang masuk ke saluran reproduksi akibat prosedur medic atau intervensi selama kehamilan. atau jamur yang penularannya terutama melalui hubungan seksual dari seseorang yang terinfeksi kepada mitra seksualnya. herpes genitalis. virus. Menyusui Menyusui tidak dianjurkan pada wanita positif HIV karena ASI meningkatkan penularan pada neonatus sekitar 5-15 %. misalnya gonore. y Infeksi andogen oleh flora normal komensal yang tumbuh berlebihan. trikomoniasis. European Collaborative Study Group (1994) melaporkan bahwa seksio sesarea efektif dapat mengurangi risiko penularan vertikal sekitar 50 %. misalnya kandidosis vaginalis dan vaginosis bacterial. ISR dapat dibedakan menjadi: y Infeksi menular seksual. pada waktu partus atau pascapartus dan dapat juga karena kontaminasi instrument.

Gonore pada perempuan kebanyakan asimptomatik sehingga sulit untuk menentukan masa inkubasinya.perdarahan antar masa haid dan menoragia. Gonore Gonore adalah semua infeksi yang disebabkan oleh Neisseria Gonorrhoeae yang jika dilihat dibawah mokroskop cahaya tampak sebagai diplokokus berbentuk biji kopi dengan lembar 0.keluhannya antara lain: bertambahnya duh tubuh genital. Askeb Kelompok 12 79 . Pada tahap lanjut. Neisseria gonorrhoaea diasosiasikan dengan kelahiran premature. tidak dapat bertahan lama di udara bebas. umumnya ditransmisikan selama proses persalinan. tidak tahan dengan suhu di atas 390 C. Infeksi gonore selama kehamilan telah diasosiasikan dengan pelvic imflammatory disease (PID). serviks tampak hiperemis dengan erosi dan secret mukopurulen.Jenis IMS/ISR 1. disuria yang kadang-kadang disertai poliuria. Konjungtivitis gonokokal (ophtalmia neonatorum) adalah menifestasi tersering dari infeksi perinatal. korioamnionitis. Pada pemeriksaan. dan tidak tahan zat desinfektan. tapi umunya jarang terjadi tanpa infeksi pada servix.8 m dan bersifat tahan asam. Daerah yang sering terinfeksi adalah serviks. Infeksi pada uretra dapat bersifat simptomatik atau asimptomatik. dan infeksi pascapersalinan. cepat mati pada keadaan kering. Infeksi ini sering ditemukan pada trimester pertama sebelum korion berfungsi mengisi desidua dan mengisi kavum uteri. kecuali pada perempuan yang telah dihsterektomi.

2. Klamidiasis Klamidiasis genital adalalah infeksi yang disebabkan oleh bakteri clamydia trachomatis (CT). untuk perempuan hamil dengan risiko tinggi dianjurkan untuk dilakukan skrining terhadap infeksi gonore pada saat datang pertama kali antenatal dan dilanjutkan pada trimester ke III kehamilan. perdarahan. Wanita hamil yang terinfeksi oleh CT menunjukan gejala keluarnya secret vagina. disuria.Oleh karena itu. Gejala yang dikeluhkan oleh wanita adalah keputihan. 3. gatal. Askeb Kelompok 12 80 . Organ yang paling sering terinfeksi oleh CT adalah endoserviks. Oleh karena itu. Trikomoniasis Trikomoniasis merupakan penyakit protozoa yang disebabkan oleh trichomonas vaginalis (TV). untuk perempuan hamil dengan risiko tinggi juga dianjurkan untuk melakukan skrining terhadap infeksi CT pada saat kunjungan awal antenatal dan juga pada trimester III kehamilan. kelahiran premature dan kematian perinatal. dan iritasi.dan nyeri panggul. Dampak pada kehamilan dapat mengakibatkan abortus spontan. biasanya ditularkan melalui hubungan seksual dan sering menyerang traktus urogenitalis bagian bawah baik pada wanita maupum pria. Masa inkudasi berkisar antara 1-3 minggu. Tanda dari infeksi tersebut meliputi duh tubuh vagina (42 %).

Perempuan dengan vaginosis bacterial dapat tanpa gejala atau mempunyai keluhan dengan bau vagina yang khas yaitu amis. dan mycoplasma hominis).5. 4. Kolpitis makularis (strawberry cervix) merupakan tanda klinik yang spesifik pada infeksi ini. terutama pada waktu/setelah senggama. Bau tersebut disebabkan adanya amin yang menguap bila cairan vagina menjadi basa. Gejala klinik pada perempuan hamil tidak banyak berbeda dengan keadaan tidak hamil. kelahiran premature. Vaginosis bacterial Vaginosis bacterial adalah syndrome klinik akibat pergantian lactobasillus Spp penghasil H2 O2 yang merupakan flora normal vagina dengan bakteri anaerob dalam konsentrasi tinggi (seperti: bacteroides Spp. Sekter vagina berbau amis sebelum atau setelah penambahan KOH 10 % (Whiff test) y Clue sells pada pemeriksaan mikroskopik Askeb Kelompok 12 81 . Vaginosis bacterial telah diasosiasikan dengan gangguan kehamilan termasuk abortus spontan pada kehamilan trimester I dan II. dan abortus. Gardnerella Vaginalis. endometritis pascapersalinan dan infeksi luka pascaoperasi sesar. Mobiluncus Spp. y y PH vagina >4. BBLR. BBLR. putih keabu-abuan. dan edema atau eritema (22-27 %). Diagnosis ditegakan berdasarkan kriteria Amsel yaitu adanya tiga dari empat tanda-tanda berikut: y Cairan vagina homogeny.bau (50 %). Akantetapi bila ditemukan infeksi TV pada trimester II kehamilan dapat mengakibatkan premature. korioamnionitis. persalinan premature.dan melekat pada dinding vagina.

Sifilis Sifilis merupakan penyakit infeksi sistemik disebabkan oleh troponema pallidum yang dapat mengenai seluruh organ tubuh. Sifilis biasanya ditularkan melalui kontak seksual dan dapat juga secara vertical pada masa kehamilan. mukosa. jantung. Terapi dapat dipertimbangkan. Tidak ada komplikasi kehamilan yang disebabkan hPV. mulai dari kulit. 6.5. terutama pada pasien simptomatik. Genital warts (kutil kelamin) Genital warts juga dikenal sebagai kondilomata akuminata yang disebabkan oleh human papilloma virus (HPV). hingga susunan saraf pusat. 7. Transmisi virus dapat terjadi melalui kontak seksual Askeb Kelompok 12 82 . Gejala biasanya diawali dengan rasa terbakar dan gatal di daerah lesi yang terjadi beberapa jam sebelum timbulnya lesi. karena lesi dapat menjadi rapuh ketika berproliferasi selama kehamilan dan mengganggu proses persalinan. Lesi dapat berproliferasi selama kehamilan dan sering mengalami regresi spontan setelah persalinan. Herpes genital Herpes Genitalia (HG) merupakan IMS yang disebabkan oleh virus merupakan penyebab ulkus genital tersering.

7-54 % ibu hamil dengan herper genital primer. baik dalam bentuk abortus spontan maupun lahir mati. 30-68 % perempuan hamil dengan gonore. atau retargasi pertumbuhan janin dalam rahim). pneumonia neonatus. dan usia kehamilan pada saat perempuan terinfeksi. dapat ditemukan pada: y y y 20-25 % ibu hamil yang menderita sifilis dini. tetapi dapat juga secara vertical dari ibu kepada janin yang dikandungnya. bayi berat lahir rendah (akibat prematuritas. Askeb Kelompok 12 83 . 4-10 % pada ibu hamil yang tidak menderita ISR. dan retardasi mental). Hasil konsepsi yang tidak sehat seringkali terjadi akibat IMS. lamanya infeksi. Kematian janin. Dampak ISR/IMS pada ibu hamil Dampak IMS pada kehamilan tergantung pada organism penyebab. 11-15 % pada perempuan dengan trikomoniasis. misalnya kematian janin (abortus spontan atau lahir mati). 30-50 % perempuan hamil dengan herpes genital primer. 2-12 % pada perempuan hamil tanpa IMS/ISR Infeksi kongenital atau perinatal tidak ditemukan pada perempuan hamil tanpa ISR dan dapat ditemukan pada bayi yang dilahirkan oleh: y y y y 40-70 % perempuan hamil dengan infeksi klamidia.dengan pasangan yang telah terinfeksi. 30-35 % pada ibu hamil dengan herpes genital primer 15-50 % ibu hamil dengan sifilis dini. 40-70 % perempuan hamil dengan sifilis dini. dan infeksi congenital atau perinatal (kebutaan. BBLR dapat dijumpai pada: y y y y y 10-25 % ibu hamil dengan vaginosis bacterial.

Ini merupakan kunjungan antenatalnya yang kedua kalinya. Dan ibu mengeluh sering pusing pada saat bangun tidur. N: 72 x/menit. komplikasi hamil trimester III 7) Rencana pengobatan 8) Nasehat tentang tanda-tanda melahirkan inpartu.50 C. HPHT 07-09-2010.5. Sehingga ibu malas untuk makan.7 Menetapkan jadwal kunjungan sesuai dengan tahap perkembangan kehamilan y Menurut Manuaba: 1) Setiap dua minggu sekali sampai ada tanda persalinan 2) Evaluasi data laboratorium untuk melihat hasil pengobatan 3) Diet 4 sehat 5 sempurna 4) Pemeriksaan USG 5) Imunisasi TT2 6) Observasi adanya penyakit yang menyertai kehamilan. Ibu mengatakan bahwa tidak ada keluarga yang mempunyai penyakit keturunan.2.5 Contoh Kasus 2. Ini adalah kehamilannya yang pertama dan tidak pernah mengalami keguguran. kemana harus datang y Menurut WHO (JHPIEGO. karena pasien mengeluhkan sering mual-muntah terutama di pagi hari dan pada saat mencium bau masakan yang menurutnya menyengat. Askeb Kelompok 12 84 .1 Kasus Trimester I Ny. B usia 25 tahun. 2. datang ke bidan M tanggal 09-11-2010 dengan tujuan untuk memeriksakan kehamilannya. 2003) Selama trimester ketiga (antara minggu 28-36 dan sesudah minggu ke 36) dilakukan dua kali kunjungan. Pasien mengatakan bahwa kehamilannya ini terasa mengganggu aktivitasnya sehari-hari.4. S: 36. R: 20 x/menit. Pada pemeriksaan fisik tidak ditemukan kelainan. Berdasarkan hasil pemeriksaan didapatkan bahwa TD: 100/70 mmHg.

Askeb Kelompok 12 85 . M 31 tahun buruh bangunan SMA Pendidikan : SMA Alamat : Pasir hayam RT/RW 02 / 03.  Mengalami pusing pada saat bangun tidur. Pengumpulan Data Subjektif y Anamnesa Identitas Istri Nama Usia Pekerjaan : Ny. persalinan dan nifas yang lalu: tidak ada Kehamilan yang sekarang:  Mengalami mual muntah tapi yang mengganggu aktivitas. B : 25 tahun : ibu rumah tangga Suami Tn. Riwayat haid:  Menarche : 13 tahun  Lamanya haid : 5-7 hari  Nyeri haid: ada  Haid terakhir : 07-09-2010 Riwayat kehamilan.Dari kasus diatas apa yang harus dilakukan oleh seorang bidan? Jawab: 1. Dan ibu mengeluh sering pusing pada saat bangun tidur. Sehingga ibu malas untuk makan. kab: Cianjur Keluhan : sering mual-muntah terutama di pagi hari dan pada saat mencium bau masakan yang menurutnya menyengat. kec: Pasir hayam.

 Kebutuhan : konseling mengenai kebutuhan gizi ibu hamil pada trimester I. Pemeriksaan khusus obtstetri : tidak dilakukan 3. dan cara mengatasi pusing saat bangun tidur. cara mengatasi mual-muntah.tanda vital: y y y y TD: 100/70mmHg N : 72 x /menit R : 20 x/menit S : 36. Assesment  Diagnosa fisiologis. gravida 9-11 minggu. Tanda.  Masalah : mual-muntah di pagi hari dan apabila mencium bau :G1P0 A0. dengan keluhan yang masakan yang menyengat sehingga malas untuk makan. Pemeriksaan umum: y y y y y Kepala Mata Oedema muka Farises: tidak ada Reflex patella : + : tidak ada deformitas : tidak anemis : tidak ada d. serta pusing saat bangun tidur.50C c.Riwayat kesehatan keluarga : Penyakit keturunan: tidak ada Penyakit kronis : tidak ada 2. Askeb Kelompok 12 86 . Pengumpilan data objektif a. Keadaan umum: kompos mentis b. Pemeriksaan labolatorium y Darah Golongan darah : B Hb : 10 g/dl e.

2 Kasus Trimester II Ibu N 25 tahun datang ke bidanpada tanggal 07 November 2010 untuk dilakukan pemeriksaan antenatal. kurang bundar dan kurang melenting  Leopold II: teraba bagian-bagian kecil disebelah kanan perut ibu.  Memberikan konseling mengenai mobilisasi pada ibu hamil untuk mengurangi pusing pada saat bangun tidur. yaitu 4 minggu kemudian. 2. teraba keras. (Ibu mengerti). (Ibu mengerti dengan apa yang dikatakan oleh bidan). (Ibu mengerti dengan apa yang dikatakan oleh bidan dan bersedia mengikuti saran bidan). dengan HPHT 02 Juni 2010 ibu mengeluh selalu merasa pusing setelah bangun dari duduk dan sering merasa kesemutan. S: 37. TD: 110/90 mmHg. Setelah dilakukan pemeriksaan tanda-tanda vital. Planning  Memberitahukan keadaan klien yang sebenarnya bahwa keadaanya masih dalam batas normal.  Leopold III: bagian terbawah janin masih dapat digoyangkan.10 C N: 88 x/menit R: 20 x/menit Selain itu setelah dilakukan pemeriksaan leopold di dapatkan:  Leopold I: teraba lunak. Dan memberitahu cara mengatasi mual-muntah di pagi hari serta mualmuntah pada saat mencium bau masakan yang menyengat.  Memberikan konseling tentang nutrisi bagi ibu hamil.  Leopold IV: bagian terbawah belum memasuki pintu atas panggul Askeb Kelompok 12 87 . usia kehamilan ibu diperkirakan 22 minggu 3 hari. Dan memberitahukan bahwa keluhan yang dirasakan klien adalah keluhan yang fisiologis.4.5. (Ibu mengerti dan bersedia mengikuti saran bidan)  Memberitahukan jadwal kunjungan selanjutnya. Ini merupakan kehamilannya yang kedua dan tidak pernah mengalami keguguran sebelumnya.

Dari kasus diatas apa yang harus dilakukan oleh seorang bidan? Jawab: 1. dan  Merasa kesemutan pada kaki Riwayat kesehatan keluarga : Penyakit keturunan: tidak ada Askeb Kelompok 12 88 Suami Tn.  Mengalami pusing. N : 25 tahun : ibu rumah tangga : pasir hayam RT/RW 02 / 03. kec: Pasir hayam. Riwayat haid:  Menarche : 14 tahun  Lamanya haid : 6-7 hari  Nyeri haid: tidak ada  Haid terakhir : 02 juli 2010 Riwayat kehamilan. A 31 tahun buruh bangunan : Ny. persalinan dan nifas yang lalu: tidak ada Kehamilan yang sekarang:  Mengalami mual muntah tapi tidak mengganggu aktivitas. kab: .Terdapat varises di kaki sebelah kiri ibu. Pengumpulan data subjektif Anamnesa Istri Nama Usia Pekerjaan Alamat Cianjur Keluhan : sering merasa pusing setelah beranjak dari duduk dansering merasa kesemutan.

Penyakit kronis : tidak ada 2. janin tunggal. Askeb Kelompok 12 89 .1 Nadi: 88x /menit Respirasi : 20x/menit c. Pemeriksaan labolatorium y Darah Golongan darah : A Hb:10g/dl e.tanda vital: y y y y Tekanan darah: 110/80mmHg Suhu: 37. kurang bundar dan kurang melenting Leopold II: teraba bagian-bagian kecil disebelah kanan perut ibu. teraba keras. Tanda. Pemeriksaan khusus obtstetri DJJ : 140x/menit 3. gravida 22 minggu 3 hari. Keadaan umum: kompos mentis b. hidup. Leopold III: bagian terbawah janin masih dapat digoyangkan. Pemeriksaan umum: y y y y Kepala: tidak ada deformitas Mata : tidak anemis Oedema : tidak ada Pemeriksaan leopold Leopold I: teraba lunak. Pengumpilan data objektif a. Leopold IV: bagian terbawah belum memasuki pintu atas panggul y y Farises: ada ( kaki kiri ) Reflex patella : + d. Assessment  Diagnose :G2PIA0. intera uterin dengankeluhan fisiologis.

Ini merupakan kehamilannya yang pertama dan tidak pernah mengalami keguguran sebelumnya.3 Kasus Trimester III 1. usia 20 tahun datang ke bidan untuk pemeriksaan antenatal.5. Pengumpulan data subjektif Nama: Ny. A. Cianjur Keluhan: susah buang air besar dan lemas Riwayat haid:  Menarche: usia 13 tahun  Siklus: 28 hari  Lamanya haid: 7 hari  Nyeri haid : ada  Haid terakhir: 1 April 2010 Askeb Kelompok 12 90 . N: 78 x/menit. Planning  Memberitahukan ibu tentang cara ambulasi yang benar untuk mengatasi keluhanya (ibu mengerti dan dapat memperaktekannya).  Kebutuhan: konseling bagaimana beranjak/ bangun yang benar untuk ibu hamil serta cara mengatasi kesemutan (ambulasi dan body mekanik). ibu mengeluh susah buang air besar sejak 3 hari lalu. Masalah : pusing setelah beranjak dari duduk dan kesemutan. seorang ibu rumah tangga. cepat lelah dan merasa pusing jika duduk atau berdiri terlalu lama. usia kehamilannya diperkirakan berusia 31 minggu. 4. Dilakukan pemeriksaan dengan hasil TD: 120/80 mmHg. HPHT 1 April 2010.2oC. 2. R: 21 x/menit. Kasus 1: Ny. A Usia: 20 tahun Pekerjaan: ibu rumah tangga Alamat: Agrabinta. S: 36. Hasil pemeriksaan laboratorium yaitu Golongan darah: O dan Hb: 8 g/dl Dari kasus diatas apa yang harus dilakukan oleh seorang bidan ? a.

tanda vital: y y y y Tekanan darah: 120/80 mmHg Suhu: 36. persalinan dan nifas yang lalu: tidak ada Kehamilan sekarang: y Mengalami mual muntah pada trimester awal riwayat kesehatan keluarga: y penyakit keturunan: tidak ada b. kotor.2 oC Nadi: 78 x/menit Respirasi: 21 x/menit c. b. Pemeriksaan laboratorium y Darah: Golongan darah: O Hb: 8 g/dl e. Pemeriksaan khusus obstetric: y Inspeksi:  Muka: terdapat kloasma gravidarum  Dinding abdomen : terdapat linea nigra  Tinggi pundus uteri: pertengahan antara proc. Oedema: tidak ada Reflex patella: + d. Pemeriksaan umum yang dipandang perlu: y y y y y Kepala: tidak ada deformitas atau benjolan. Keadaan umum: compos mentis Tanda.Riwayat kehamilan. Lidah : pucat. Xyphoideus dan pusat y Palpasi:  Payudara: teraba lebih menegang  Leopold I: teraba lunak. kurang bundar dan kurang melenting Askeb Kelompok 12 91 . Pengumpulan data objektif a. Mata: konjungtiva pucat.

Ibu bersedia. 2. Ibu mengerti dengan penjelasan yang diberikan bahwa ibu mengalami sembelit yang biasa terjadi pada trimester III dan anemia sedang. Assesment  Diagnose : G1P0 A0. usia kehamilannya diperkirakan berusia 30 minggu. Ibu mengerti. janin tunggal hidup intra uterin dengan anemia ringan  Masalah potensial: anemia berat  Tindakan segera: pemberian tablet penambah darah d. teraba keras. Leopold II: teraba bagian-bagian kecil disebelah kanan perut ibu.  Menyarankan ibu untuk banyak beristirahat. Ibu dapat memahami penjelasan yang diberikan. Kasus 2 Ny. seorang ibu rumah tangga.  Leopold III: bagian terbawah janin masih dapat digoyangkan. Ibu mengerti. Ini merupakan kehamilannya yang pertama dan tidak pernah mengalami keguguran sebelumnya. usia 18 tahun datang ke bidan untuk memeriksakan kehamilannya.  Memberitahukan ibu jadwal kunjungan yang selanjutnya. Planning  Memberitahukan keadaan ibu yang sebenarnya. B.  Memberikan ibu tablet Fe untuk meningkatkan Hb ibu.  Leopold IV: bagian terbawah belum memasuki pintu atas panggul. Ibu mengeluh sering sakit kepala. Dari kasus diatas apa yang harus dilakukan oleh seorang bidan ? Askeb Kelompok 12 92 .  Menyarankan ibu untuk banyak mengkonsumsi makanan berserat seperti buah dan sayuran. HPHT 7 April 2010. gravid 31 minggu. y Auskultasi:  DJJ: 130 x/menit  Bising usus ibu: 8 x/menit c.

tanda vital: y y y y Tekanan darah: 140/90mmHg Suhu: 36. Pengumpulan data subjektif Nama: Ny. 2. Pengumpulan data objektif a. b. Pemeriksaan umum yang dipandang perlu: y y Askeb Kelompok 12 Kepala: tidak ada deformitas atau benjolan. Keadaan umum: compos mentis Tanda. sakit kepala yang hebat dan mata berkunang-kunang Riwayat haid:  Menarche: usia 13 tahun  Siklus: 28 hari  Lamanya haid: 7 hari  Nyeri haid : ada  Haid terakhir: 7 april 2010 Riwayat kehamilan. persalinan dan nifas yang lalu: tidak ada Kehamilan sekarang: y Mengalami mual muntah pada trimester awal riwayat kesehatan keluarga: y penyakit keturunan: keluarga memiliki riwayat hypertensi. B Usia: 18 tahun Alamat: Cidaun. Cianjur Pekerjaan: ibu rumah tangga Keluhan.1.2oC Nadi: 78 x/menit Respirasi: 21 x/menit c. Mata: konjungtiva merah muda 93 .

y y

Oedema: + di tangan dan di tungkai Reflex patella: +

d. Pemeriksaan laboratorium
y

Darah: Golongan darah: O Hb: 11 g/dl
y

urin Protein urin: +

e. Pemeriksaan khusus obstetric:
y

Inspeksi: 
Muka: terdapat kloasma gravidarum  Dinding abdomen : terdapat linea nigra  Tinggi

pundus

uteri:

pertengahan

antara

proc.

Xyphoideus dan pusat
y

Palpasi: 
Payudara: teraba lebih menegang  Leopold I: teraba lunak, kurang bundar dan kurang

melenting 
Leopold II: teraba ada tahanan, keras seperti papan

disebelah kanan perut ibu. 
Leopold

III: bagian terbawah

janin

masih

dapat

digoyangkan, teraba keras. 
Leopold IV: bagian terbawah belum memasuki pintu atas

panggul.

y

Auskultasi: 
DJJ: 130 x/menit  Bising usus ibu: 24 x/menit

3. Assesment 
Diagnosa : G1P0 A0, gravid 30 minggu, janin hidup tunggal intrauterine

dengan preeklampsi ringan. 
Masalah potensial : preeklampsi berat Askeb Kelompok 12 94

 Kebutuhan : konseling tentang nutrisi dan pemantauan tekanan darah

4. Planning 
Menjelaskan keadaan ibu yang sebenarnya bahwa ibu mengalami

preeklampsi ringan. Ibu dapat memahami. 
Menelaskan kemungkinan masalah potensial yang dapat terjadi dan

tanda-tandanya. Ibu dapat memahami penjelasan yang diberikan. 
Memberikan konseling tentang nutrisi bagi ibu hamil dan diet rendah

garam. Ibu memahami penjelasan. 
Memberikan konseling tentang mobilisasi pada ibu untuk mengurangi

pusing dan sakit kepala. Ibu mengerti. 
Melakukan pemantauan tekanan darah ibu. Ibu bersedia.  Memberitahukan jadwal kunjungan ibu yang selanjutnya. Ibu

mengerti.

Askeb Kelompok 12

95

BAB III KESIMPULAN Kehamilan adalah masa di mana seorang wanita membawa embrio atau fetus di dalam tubuhnya, masa ini merupakan masa yang paling penting dalam kehidupan seorang wanita karena terjadi banyak perubahan baik secara fisik maupun psikologi. Tugas seorang bidan adalah memberikan asuhan yang komprehensif atau asuhan yang menyeluruh pada ibu hamil yang dimulai dari trimester I, trimester II dan trimester III, memahami segala kebutuhannya dan mengantisipasi bahaya yang mungkin terjadi selama kehamilan tersebut agar dalam proses menjalani kehamilannya ibu tidak mengalami penyulit-penyulit yang dapat mengganggu perkembangan janin. Selain itu bidan harus memberikan jadwal kunjungan pada ibu, agar asuhan yang diberikan komprehensif dan berkesinambungan. Sehingga keadaan dan perkembangan ibu serta janinnya dapat terpantau dan dapat mendeteksi secara dini kemungkinan bahaya yang akan terjadi di setiap trimesternya. Dan bidan harus mampu memberikan pendidikan kepada ibu saat kehamilan berlangsung, yang meliputi:  Pendidikan mengenai nutrisi ibu hamil  Pendidikan mengenai sekualitas ibu hamil  Kebutuhan istirahat  Ketidaknyamanan di setiap trimester  Personal hygiene  Tanda bahaya di setiap trimester.

Askeb Kelompok 12

96

Standar Asuhan Kebidanan Bagi Bidan Di Rumah Sakit Dan Puskesmas .wordpress.. 2006. Jakarta: Direktorat Keperawatan & Teknisian Medik. 2001.com/2009/04/04/askeb-ancpemeriksaan-kehamilan/ http://id. Endang Susilowati. Women¶s Health During The Childbearing Years. 2007.blogspot.org/wiki/Asam_folat http://ucin-rastafara. Peggy Sherblom. Senam Hamil & Ballita. 2006.com/download/ASUHAN%20ANTENATAL.com/pregnancy-mainmenu-39/216-pentingnya-asam-folat. Direktorat Jenderal Pelayanan Medik Fitrianingsih.bayisehat. 2007. Kehamilan yang Didamba. Lebih Jauh Tentang Kehamilan. Yogyakarta: Mulia Medika Hadi. Jakarta: EGC Depkes RI.DAFTAR PUSTAKA A. Obstetri Williams edisi 21. Yogyakarta: Cemerlang Publishing Matteson.T.com/kesehatan/54-10-makanan-kaya-asam-folat-untuk-tubuh-kita.wikipedia. Gary. Yogyakarta: Oryza Cunningham. dkk. M. Buku Pintar Kehamilan. 2009.html http://www.P Budi. Bandung: Khazanah Intelektual Stoppard.I.com/2009/05/mengembangkan-perencanaan-asuhan. Dwi dan Akhsin Zulkoni. FARMAKOLOGI Obat-obat Dalam Praktek Kebidanan.html http://www. USA: Mosby Ronosulistyo. 2006. Hanny dan Amiruddin Aam. Jakarta: Edsa Mahkota Indriarti. Magelang: Pustaka Horizone http://ayurai. 2003.pdf Askeb Kelompok 12 97 .pkmi-online.Novaria & T. Tips Serdas Dalam Kehamikan.html http://wongapik. 2008. Miriam.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful