BAB I PENDAHULUAN MENGEMBANGKAN PERENCANAAN ASUHAN YANG KOMPREHENSIF

1.1 Latar Belakang Kehamilan adalah masa di mana seorang wanita membawa embrio atau fetus di dalam tubuhnya, masa ini merupakan masa yang paling penting dalam kehidupan seorang wanita. Masa ini juga merupakan tahap penyesuaian sebelum memasuki masa menjadi seorang ibu. Dan pada masa ini terjadi berbagai perubahan baik secara fisik maupun secara psikilogis sehingga kebutuhannya pun akan berbeda dengan saat sebelum hamil. Disitulah peran bidan sangat dibutuhkan terutama dalam memberikan asuhan yang komprehensif yaitu asuhan yang menyeluruh kepada ibu hamil dengan tujuan untuk menjaga dan meningkatkan mensejahterakan kesehatan ibu dan janin. Dalam mengembangkan asuhan yang komprehensif hal perlu diperhatikan adalah:  Menetapkan kebutuhan tes labolatorim  Menetapkan kebutuhan belajar  Menetapkan kebutuhan untuk pengobatan komplikasi ringan  Menetapkan kebutuhan konsultasi atau rujukan pada tenaga profesional lainnya  Menetapkan kebutuhan untuk konseling spesifik atau anticipatory guidance  Menetapkan kebutuhan konseling HIV/PMS  Menetapkan jadwal kunjungan sesuai dengan tahap perkembangan kehamilan.

1.2 Tujuan 1.2.1 Tujuan Umum Agar dapat merencanakan asuhan secara tepat dan berkesinambungan, sehingga klien mendapatkan kepuasan terhadap asuhan yang diberikan dan untuk meningkatkan kesejahteraan ibu dan janin
Askeb Kelompok 12 1

1.2.2 Tujuan Khusus  Untuk menetapkan kebutuhan tes labolatorium  Untuk menetapkan kebutuhan belajar  Untuk menetapkan kebutuhan konsultasi atau rujukan pada tenaga professional lainnya  Untuk menetapkan kebutuhan konseling spesifik atau anticipatory guidance  Untuk menetapkan kebutuhan konseling HIV/PMS  Untuk menetapkan jadwal kunjungan sesuai dengan tahap perkembangan kehamilan.

1.3 Metode Penulisan Dalam pembuatan makalah ini, penyusun menggunakan beberapa metode penulisan, yaitu: 1. Tinjauan pustaka Tinjauan pustaka dilakukan dengan mangambil bahan-bahan materi dari buku-buku yang berkaitan. 2. Pranata luar (internet) Pranata luar atau internet dilakukan dengan melakukan browsing di internet yang berkaitan dengan materi makalah. 3. Konsultasi Konsultasi dilakukan dengan dosen pembimbing.

Askeb Kelompok 12

2

BAB II ISI

Yang harus dilakukan oleh seorang bidan dalam melakukan asuhan yang komprehensif yaitu: 2.1 Mengembangkan Perencanaan Asuhan Yang Komprehensif Pada Masa PraNikah/Pra-Hamil 2.1.1 Menetapkan kebutuhan tes laboratorium Cek Kesehatan Di Masa Prakonsepsi Pemeriksaan kesehatan selama masa prakonsepsi perlu dilakukan. Dengan alasan pemeriksaan ini bisa mendeteksi gangguan yang mengancam selama ibu hamil dan bersalin serta kesehatan janin. Yang perlu diperiksa di masa prakonsepsi sebagai berikut:
y y y y y

Riwayat penyakit dan genetik (jika usia calon ibu di atas 35 tahun) Siklus haid, alat kontrasepsi Pemeriksaan klinis (berat badan, rongga panggul dan pap smear) Tes laboratorium darah dan urin Pemeriksaan penunjang (TORCH, HIV/AIDS, ACA-Anti Cardiolipin Antibody)

y y

Imunisasi, jika perlu Pemberian vitamin prenatal yang mengandung asam folat

Semakin penting diperiksa selama prakonsepsi jika:
y y y

Usia calon bunda di atas 35 tahun Calon bunda di atas 35 tahun Calon bunda punya penyakit jantung, hipertensi, diabetes, asma, penyakit organ reproduksi (miom, kista, endometriosis), kelainan Rhesus darah dan lainnya yang bisa mempengaruhi kehamilan dan janin

Askeb Kelompok 12

3

padahal keluarga kedua belah pihak terus-menerus menuntut adanya keturunan. Agar bila nantinya ditemukan adanya masalah. Tes ini sebaiknya dilakukan 6 bulan sebelum dilaksanakannya pernikahan. seperti adanya laporan seorang ibu yang mengalami obesitas meninggal saat melahirkan karena dia langsung hamil sesaat setelah menikah. Tes pra nikah diliat dari benefitnya. nggak punya waktu sampai ketakutan apabila nantinya ada masalah. Seharusnya kasus-kasus seperti ini dapat diminimalisasi bila sebelumnya sang pengantin menjalani tes pra nikah. calon pasangan akan meninggalkannya. calon pengantin dapat melakukan terapi dan telah selesai sebelum hari H tiba.y Calon bunda belum pernah terkena penyakit rubella atau belum mendapat imunisasi rubella y Ada riwayat penyakit yang diturunkan secara genetika di keluarga besar y y Mantan pecandu narkoba Bekerja di lingkungan yang rawan polusi zat berbahaya seperti laboratorium Menderita penyakit menular seksual y Belum begitu banyaknya calon pengantin yang sadar untuk menjalani tes pra nikah karena beredarnya stigma klise ³mau menerima pasangan apa adanya´. harga dan sedikit waktu tidaklah ada artinya. Askeb Kelompok 12 4 . Ada beberapa tes yang mencangkup tes pra nikah. Padahal hanya sedikit dimana ketika calon pengantin menjalani tes pra nikah dan ditemukan masalah kemudian mereka akan berpisah. Sedangkan ada beberapa kasus dimana pasangan yang tidak menjalani tes pra nikah akhirnya malah menemukan masalah serius ketika telah menikah. Alasan lain yang sering diutarakan adalah mahalnya biaya tes (padahal anda mau dan mampu untuk melaksanakan pesta yang meriah). Ada lagi laporan dimana sang suami tidak dapat melakukan hubungan suami istri dikarenakan adanya suatu penyakit tertentu.

Virus-virus ini tidak berdampak pada kita tapi berdampak pada calon bayi kita nanti. Bukankah jujur didalam suatu pernikahan itu adalah penting?! Jika hasil tes anda tidak sesuai dengan harapan anda. gula darah dan hepatitis. Selain tes-tes diatas bisanya tes pra nikah juga dibarengi dengan tes darah. cytomegalo atau herpes. Tes Torch di Indonesia masih relatif mahal. tes yang dilakukan adalah tes kemampuan berovulasi (mengeluarkan sel telur). Ada beberapa faktor yang mempengaruhi hasil dari tes yaitu keadaan rahim. Misalnya salah satu dari anda ada yang mandul. Banyaknya perkawinan antar ras yang belakangan terjadi menjadikan tes ini penting untuk dilakukan. apakah tetap meneruskan pernikahan dan siap menanggung akibatnya atau Askeb Kelompok 12 5 . rubella.* Tes Rhesus Darah kita orang asia memiliki rhesus positif pada umumnya dan rhesus negatif biasanya dimiliki oleh orang Eropa. urin . untuk mengetahui kualitas dan kuantitas spermanya. Persilangan kedua rhesus dapat mengakibatkan keguguran berulang-ulang dikarenakan sel darah kita akan memakan sel darah janin. umumnya masih didahulukan tes toxoplasma dulu karena kasus rubella dan cytomegalo masih jarang ditemukan di Indonesia. Keputusan mutlak ada di tangan anda bedua. keadaan psikologis dan gaya hidup. * Torch Tes ini khusus untuk calon pengantin wanita dimana bertujuan untuk mengetahui apakah kita memiliki bawaan virus toxoplasma. Tentunya lebih baik mengantisipasi daripada menyesal belakangan karena pasangan anda merasa dibohongi. Sedangkan untuk laki-laki adalah tes sperma. * Tes Kesuburan Untuk wanita.

Umumnya. Apabila sebelum menikah diketahui calon suami menderita hepatitis. Apabila ingin mengetahui ada tidaknya kelainan pada organ reproduksi. jika usia calon suami sudah lanjut. bahwa tidak akan ada periksa dalam atau pemeriksaan panggul seperti yang biasa dilakukan ginekolog. Sebenarnya. calon suami akan dicek apakah penisnya ada kelainan atau tidak. dapat menemukan adanya kista atau tumor di rahim. Sebaiknya anda menunjuk orang ketiga yang netral seperti penasehat pernikahan atau tokoh pemuka agama anda untuk memberikan pandangan kepada anda. penyakit menular yang dicek adalah hepatitis B dan TB (Tuberkulosis). Jangan mengikuti emosi dan perasaan. Periksa dada pun tidak. Kalau ya. sedangkan calon istri dicek punya vagina atau tidak. Jadi. termasuk penyakit yang ditularkan lewat hubungan seks (PMS atau Penyakit Menular Seksual). disarankan agar melakukan pemeriksaan USG (ultrasonografi).malah sebaliknya: membatalkan pernikahan. dikhawatirkan nantinya dia tidak bisa berhubungan seks. karena dengan USG ini. Dalam hal ini penting diketahui. karena inti dari pemeriksaan ini adalah untuk kebahagiaan pasangan yang bersangkutan. Sebagai catatan. sebaiknya dicek apakah mengidap diabetes mellitus atau tidak. maka calon istri akan diimunisasi dulu. Askeb Kelompok 12 6 . Hal-hal seperti ini tidak boleh disembunyikan. Tujuan kedua pemeriksaan ini untuk memastikan apakah mereka bisa melakukan hubungan seksual atau tidak. Pertama. pemeriksaan kesehatan prakonsepsi dilakukan dengan dua tujuan. Pastikan kita telah mempertimbangkan secara matang untung-ruginya. memeriksa semua penyakit menular dari pihak lakilaki dan perempuan.

Pada usia kehamilan itu. Tapi. namun bisa juga tidak. janin masih kecil. Tapi. Idealnya pemeriksaan pra-konsepsi dilakukan sebelum sepasang pria dan wanita melakukan hubungan seks. Kemungkinan 25% itu adalah angka populasi. seperti si kecil tidak punya tulang tengkorak. dokter bisa melakukan safe abortion. kemungkinan si kecil terkena talasemia sekitar 25%. Paling tidak. sehingga pengguguran tidak akan berbahaya bagi ibu. tumor otak. Akan dicek juga kondisi-kondisi yang bisa menyebabkan calon ibu meninggal kalau melahirkan. bisa kena. Pemeriksaan prahamil pada calon ibu difokuskan terhadap kondisi kondisi yang bisa mengganggu kehamilan dan membuat anak cacat atau tertular penyakit. Seandainya. seperti talasemia (sejenis anemia atau kurang sel darah merah yang diturunkan). tidak semua orang perlu melakukan serangkaian pemeriksaan. Boleh juga 1-2 bulan sebelumnya. maka lakukan deteksi saat usia kehamilan antara 12-16 minggu. misalnya. Jangan sampai penyakit calon ayah menular ke calon ibu. Jadi. Bila dengan USG ditemukan adanya kelainan bawaan mayor yang multiple . kemungkinan yang akan terjadi pada anak-anaknya juga dijelaskan. Umumnya. Askeb Kelompok 12 7 . lalu menular lagi ke anak. maka satu di antaranya pasti talasemia. pemeriksaan prahamil bisa dibilang termasuk konseling genetika. Dilihat dulu faktor risiko yang ada. calon ayah tahu persis bahwa kehamilan istrinya sangat berisiko dan bisa mencelakakan istri dan bayinya. Jadi. apakah punya kelainan jantung. harus siap menghadapi kemungkinan tersebut. Anda tidak melakukan pemeriksaan prahamil plus konseling genetika karena tidak sempat atau fasilitasnya kurang memadai.Target pemeriksaan kesehatan prahamil adalah bayi dan calon ibu sama-sama sehat. Dengan begitu. atau epilepsi berat. Jika salah satu pasangan membawa gen penyakit. Misalnya. Bila calon ayah belum menjalani pemeriksaan pranikah. ini saatnya mengecek semua kemungkinan adanya infeksi. ini tidak berarti kalau jumlah anaknya empat.

dan obesitas kesehatan. wanita harus yakin bahwa berat badannya berada dalam parameter normal. Dengan kata lain kualitas bayi yang dilahirkan sangat tergantung pada keadaan gizi ibu sebelum dan selama hamil. 1984) yang memperlihatkan efek dari BB rendah.7=72 Kg 8 .2 Menetapkan kebutuhan belajar A. Indikasi parameter yang normal bisa dihitung dengan indeks Quetelet atau sering disebut indeks masa tubuh (IMT).Pemeriksaan prakonsepsi yang dianjurkan pemerintah hanya pemeriksaan fisik secara umum dan pemeriksaan laboratorium rutin untuk darah dan urin. BB normal.1.3=58 Kg kehamilan dan kesehatan jangka panjang 26-30 Askeb Kelompok 12 obesitas Risiko ringan terhadap 27. cukup bulan dengan berat badan normal. Rumusnya adalah: Berat Badan (Kg) / Tinggi Badan2 (m) Berikut ini adalah tabel (pickard. Bila status gizi ibu normal pada masa sebelum dan selama hamil kemungkinan besar akan melahirkan bayi yang sehat.5=51 Kg dibawah normal meningkat. DPT dan TT (tetanus toksoid). infertilitas Bahaya kesehatan jangka panjang 20-25 diinginkan Rentang ideal untuk 22. Nutrisi Status gizi ibu sebelum dan selama hamil dapat mempengaruhi pertumbuhan janin yang sedang dikandung. Rasio BB Indeks Quetelet Efek terhadap berat badan <20 berat badan Risiko amenorrhoe 19. Sedangkan imunisasi yang disarankan adalah hepatitis B. Oleh karena itu sebelum hamil. 2.

perlu juga ditambah dengan makanan yang mengandung asam folat. aspiksia. 2. berikut ini merupakan faktor risiko yang dapat terjadi pada ibu yang mengalami kekurangan gizi baik sebelum maupun selama kehamilan: 1. anemia pada bayi. Kekurangan asam folat sangat berpengaruh pada perkembangan sistem saraf utama otak dan tulang belakang janin. pendarahan. Terhadap persalinan: pengaruh gizi kurang terhadap proses persalinan dapat mengakibatkan proses persalinan sulit dan lama. Kematian intrapartum/IUFD (mati dalam rahim) dan lahir dengan berat badan rendah (BBLR). abortus. terkena penyakit infeksi. Faktor risiko pada ibu hamil yang obesitas: 1. perlu untuk menyeimbangkan gizinya sebelum hamil. Meningkatnya risiko pre-eklampsia 2. pendarahan setelah persalinan serta persalinan dengan operasi cenderung meningkat. Terhadap janin: kekurangan gizi ibu hamil dapat mempengaruhi proses pertumbuhan janin dan dapat menimbulkan keguguran.moderat >30 obesitas berat kesehatan Risiko masalah menstruasi dan komplikasi kehamilan meningkat Bahaya kesehatan jangka panjang 30. 3.3=80 Kg Selain itu." kata Dr. yaitu pada fase pembentukan sistem saraf pusat. persalinan sebelum waktunya (prematur). bayi lahir mati. Dwiana Ocviyanti. dr. "Asam folat memang berperan penting pada fase awal pembentukan janin. selain makan 4 sehat 5 sempurna. kematian neonatal. Terhadap ibu: gizi kurang pada ibu hamil dapat mengakibatkan risiko dan komplikasi antara lain: anemia. Askeb Kelompok 12 9 . Gangguan trombo-embolisme Untuk ibu yang merencanakan kehamilan. berat badan ibu tidak bertambah secara normal. cacat bawaan.

³Kalau kehamilan direncanakan. anensefali. ³Bayi mengalami kelainan pembuluh darah. Padahal. Askeb Kelompok 12 10 . Kekurangan Asam Folat menyebabkan bayi lahir dengan Bibir Sumbing. ibu sering tidak membekali diri dengan gizi yang mencukupi ketika sebelum dan sesudah melahirkan. Salah satu penyebab kematian adalah kekurangan Asam Folat´. Oleh karena itu. Down¶s Syndrome. ³Jumlah angka kematian bayi di Indonesia masih relatif tinggi. Bayi lahir dengan berat badan rendah. Karena itu. ³Kebanyakan Pasutri (Pasangan Suami Istri) tidak pernah merencanakan kehamilan. tahu-tahu ibu langsung hamil setelah telat datang bulan. Sering kali para ibu tidak menyadari dirinya kekurangan Asam Folat karena sebagian besar kehamilan terjadi tanpa direncanakan. maka ia akan mempersiapkan gizi yang baik sebelum hamil karena kebutuhan Asam Folat harus disiapkan sejak sebelum kehamilan´. Itu sebabnya. dan Keguguran. rusaknya endotel pipa yang melapisi pembuluh darah. Jakarta. idealnya kebutuhan asam folat sudah tercukupi sejak sebelum terjadinya kehamilan. maka kehamilan itu sebenarnya sudah berusia 5-6 minggu. bisa terbentuk saat kehamilan berusia 2-4 minggu. Saat seorang wanita menyadari kehamilannya. Di Indonesia sendiri belum ada data pasti berapa prevalensi adanya penyakit kelainan sumsum tulang belakang. Mereka baru datang ke dokter setelah positif hamil beberapa minggu´. ujar Bowo.SpOG(K) dari Departemen Obstetri dan Ginekologi FKUI/RSUPN Cipto Mangunkusumo. cacat tabung saraf janin (NTD) ± spina bifida. dan encephalocele. Kematian bayi ini masih belum diidentifikasikan penyebabnya karena belum adanya data. cukupi asam folat sejak sebelum hamil. menyebabkan lepasnya plasenta sebelum waktunya´.

maka ibu hamil perlu mengonsumsi suplemen asam folat secara teratur sesuai rekomendasi dokter.4-0. kecukupan asam folat yang merupakan turunan dari vitamin B ini. letih. lesu dan pucat. Pada ibu hamil. seperti brokoli.6 mg) per hari. sistem hormon (pada anak perempuan. yakni pembentukan tulang-tulang kepala. Satu hal yang perlu diperhatikan adalah cara mengolah dan memasak makanan kaya asam folat.Kelainan lainnya adalah bayi mengalami gangguan buang air besar dan kecil. juga berakibat pada sistem motorik (mengalami lumpuh. Kecukupan ini bisa mencegah 50-70 persen resiko NTD. kebutuhan wanita usia subur serta ibu hamil akan asam folat adalah sekitar 400-600 mikrogram (0. Begitu juga dengan buah-buahan berwarna merah atau jinga. Bila dimasak terlalu lama. tidak ada kontrol untuk buang air besar maupun buang air kecil serta adanya gangguan jantung. di saat dewasa kelak bisa tidak mengalami menstruasi) dan perkembangan pusat kecerdasan (gangguan belajar). hati sapi. kekurang Asam Folat menyebabkan meningkatnya resiko Anemia. Sebagaimana zat gizi lain. Jika perkembangan sistem saraf utama terganggu. maka akan mempengaruhi perkembangan janin. bayam serta asparagus. Selain itu. yaitu sekitar 0. ikan juga susu (saat ini banyak susu yang difortifikasi asam folat). jeruk. seperti semangka. kandungan asam folat bisa berkurang atau malah hilang.4 hingga 1 mg Askeb Kelompok 12 11 . nanas. Asam folat juga terdapat pada daging. juga kiwi. bila memang ingin hamil. kaya akan asam folat. saat dewasa tidak mengalami menstruasi. sayuran berwarna hijau. termasuk wajah (menyebabkan sumbing). tidak bisa berjalan tegak). Secara umum. seorang wanita sebaiknya sudah harus mencukupi kebutuhan asam folatnya. anak tidak bisa berjalan tegak dan emosi tinggi. Pada anak perempuan. sehingga ibu mudah lelah. Artinya. minimal 4 bulan sebelum kehamilan. juga bisa diperoleh dari berbagai makanan sehari-hari. Mengingat risiko tersebut. pisang.

Manfaat konseling prakonsepsi: 1. 2. Konseling prakonsepsi dasar yang sering diberikan berupa konseling mengenai : y y y y y Makanan/ nutrisi Kebiasaan minum aklohol Merokok Pemakaian obat terlarang Asupan vitamin Konseling dimulai tentang dengan pemeriksaan menyeluruh tentang riwayat reproduksi. kehamilan ektopik. 2. jadi factorfactor resiko yang dapat terjadi selama kehamilan. Memperbaiki hasil akhir kehamilan 3. dan nifas. berupa nasihat tentang resiko yang ada pada klien dan di berikan suatu strategi atau mengeliminasi pengaruh patologis yang diketahui berdasarkan riwayat keluarga. Riwayat sosial Yang harus dipehatikan pada saat konseling adalah: Askeb Kelompok 12 12 . 1. medis.1. atau kematian janin berulang. keluarga. mencakup usaha-usaha sebelumnya terhadap konsepsi. Riwayat reproduksi. Ibu hamil tak perlu takut kelebihan asam folat karena akan dikeluarkan dari tubuh secara alamiah. Mempersiapkan kehamilan baik secara fisik dan psikologis ibu 2. Mengurangi angka kehamilan dengan resiko tinggi. social. namun sebaiknya tetap berkonsultasi dengan dokter. atau obstetris. persalina.3 Menetapkan kebutuhan konsultasi prakonsepsi Konseling prakonsepsi adalah suatu cara untuk mengidentifikasi semua factor yang berpotensi hasil akhir kehamilan. Menurunkan jumlah kehamilan yang tidak diinginkan 4. adanya fertilitas dan hasil kehamilan yang abnormal termasuk abortus.per hari.

Meningkatkan resiko terjadinya kelahiran bayi premature. seperti hipertensi dan diabetes. y Kekerasan dalam rumah tangga. Meningkatkan resiko kematian ibu 2. latar belakang pendidikan rendah. terdapat peningkatan rasiko dari pasangan yang pernah menganiaya. Penganiayaan lebih besar kemumgkinannya terjadi pada wanita yang pasangannya yang merupakan pecandu alkohol atau obat. etnik atau keagamaan tertentu dapat menigkatkan resiko penyakit resesif tertentu. 3. misalnya: y Pada kehamilan remaja. serta riwayat di penjara. Riwayat keluarga tidak selalu akurat. Askeb Kelompok 12 13 . infertilitas dan kematian janin. Remaja memilki kemungkinan lebih besar mengalami anemia. persalinan prematur. kehamilan dapat memicu kembali masalah antar pribadi. Latar belakang ras. pada selama kehamilan olahraga tidak dilarang. retardasi mental. tapi setiap kekhawatiran perlu dibuktikan. dan beresiko lebih tinggi memiliki janin yang pertumbuhannya terhambat. Sebagian besar waniata hamil dapat melanjutkan olahraga sepanjang gestasi. baru menganggur.a. Selama kehamilan. Usia ibu mempengaruhi hasil akhir kehamilan. Riwayat keluarga Status kesehatan dan reproduksi dari keluarga sedarah ditinjau untuk penyakit medis. Gaya hidup dan kebiasaan kerja y Olahraga. walaupun mungkin perlu dilakukakn perubahan-perubahan. dan angka kematian bayi yang tinggi. Usia ibu. y Pada kehamilan setelah usia 35 tahun atau lebih: 1. disebabkan oleh usia ibu yang rentan terhadap penyulit. b.

Proses konseling termasuk evaluasi risiko personal penularan HIV. suku asli.4 Menetapkan kebutuhan konseling HIV/PMS Konseling HIV/AIDS merupakan komunikasi bersifat rahasia antara klien dan konselor bertujuan meningkatkan kemampuan menghadapi stres dan mengambil keputusan berkaitan dengan HIV/AIDS. pekerja migran. 5. 6. Diagnosis HIV mempunyai banyak implikasi ± psikologik. 4. Penilaian mengenai perilaku berisiko klien terhadap infeksi HIV (baik menularkan atau tertular). laki-laki berhubungan seks dengan laki-laki. waria. 2. 3. Layanan konseling pra dan pasca tes. HIV ialah penyakit yang mengancam hidup dan pengobatan seumur hidup.2. Membantu klien melakukan informed consent untuk tes HIV. spiritual. (World Health Organisation) Konseling HIV/AIDS memiliki perbedaan dengan konseling secara umum dalam hal: 1. Alasan Pentingnya Konseling HIV/AIDS Konseling merupakan suatu proses pencegahan dan perubahan perilaku dapat mencegah penularan. penjaja seks. yaitu sebagai bagian dari kelompok khusus yang dikucilkan masyarakat dan sebagai orang yang selalu dianggap berisiko terhadap atau telah terinfeksi HIV. fasilitasi pencegahan perilaku dan evaluasi penyesuaian diri ketika klien menghadapi hasil tes positif . Penggalian sejarah perilaku seks dan sejarah kesehatan klien.1. Kelompok-kelompok khusus (pecandu napza. Memfasilitatsi perubahan perilaku. atau Viral load. CD4. fisik. sosial. Konfidensialitas klien sangat penting jika menyangkut isu stigma dan diskriminasi 7. dan pengungsi) menghadapi isu diskriminasi ganda. Askeb Kelompok 12 14 .

Menyediakan dukungan psikologis. kebutuhan akan tes laboratorium memang diperlukan. 2. sampai alat-alat kelamin bagian luar berkembang lebih nyata. Darah). hingga lebih mudah membedakan jenis kelaminnya (minggu ke-14). Dimana pada trimester I ini berawal dari mulainya fertilisasi (0 minggu). misalnya: dukungan yang berkaitan dengan kesejahteraan emosi. Sedangkan tes darah yang dapat dilakukan o seorang bidan adalah leh hanya mengukur kadar Hb dan gol.1 Menetapkan kebutuhan tes laboratorium Ketika seseorang menduga bahwa dirinya hamil. sosial dan spiritual seseorang yang mengidap virus HIV atau virus lainnya.Konseling HIV/AIDS merupakan proses dengan tiga tujuan umum: 1. implantasi (akhir minggu ke-1). organogenesis (minggu ke-4). Tes darah. Askeb Kelompok 12 15 . hal ini dilakukan untuk mengetahui apakah seseorang itu hamil atau tidak. Tes laboratorium pada trimester I digunakan untuk mendiagnosa apakan seseorang hamil atau tidak. 3.2 Mengembangkan Perencanaan Asuhan Yang Komprehensif Selama Trimester I Trimester I ini dimulai dari usia kehamilan 0-14 minggu. 2. 2. Pencegahan penularan HIV dengan menyediakan informasi tentang perilaku berisiko (seperti seks aman atau penggunaan jarum bersama) dan membantu orang dalam mengembangkan keterampilan pribadi yang diperlukan untuk perubahan perilaku dan negosiasi praktek lebih aman. dan perawatan melalui pemecahan masalah kepatuhan berobat. psikologis. Memastikan efektivitas rujukan kesehatan. Adapun tes laboratorium yang dapat dilakukan pada trimester I diantaranya: tes urine (PP test) dan tes darah (Hb dan gol. a. Tes ini harus dilakukan oleh dokter dan dianggap akurat untuk mengetahui tingkat hormon fetal hCG (human chorionic gonadotropin) di dalam darah sesegera mungkin. Darah pasien saja. terapi. kira-kira 2 minggu pasca pembuahan ± sekitar saat seseorang mulai terlambat haid. Sehingga pada trimester I. sebaiknya segera memastikannya secepat mungkin.2.

Jika penurunannya tidak terlalu drastis. kelainan darah (thalasemia). baik keadaan kurang darah (anemia). pada saat pemeriksaan harus dipastikan apakah sifat ketidaknormalan atau kelainan tersebut mayor atau minor. O. Karena itu. trombosit. AB) seandainya Askeb Kelompok 12 16 . Golongan darah dan faktor Rhesus ibu. Bila ada kelainan atau ketidaknormalan. B. Dokter atau bidan perlu mengetahui golongan darah pasien (A. Selain itu. dan Cytomegalovirus yang berbahaya bagi kesehatan janin. pemeriksaan ini perlu untuk melihat adanya antibodi dalam darah ibu. bisa diketahui: y y y Kadar zat besi dalam darah. penting melakukan pemeriksaan darah pada awal kehamilan seperti pemeriksaan darah rutin yaitu komponen Hb..  Golongan darah dan faktor Rhesus (Rh). Akan tetapi ibu jangan khawatir. akan dipikirkan tindakan terminasi atau pengakhiran kehamilan. apabila dokter mendeteksi adanya kelainan. misalnya kelainan dapat menyebabkan kematian atau kelainan berat. Pemeriksaan yang sering dilakukan yaitu pemeriksaan TORCH. mungkin ibu perlu melakukan pemeriksaan darah beberapa kali. yang dikenal dengan istilah haemodilusi. karena pemeriksaan ini tidak berisiko terhadap ibu maupun janin. Infeksi akibat virus Toxoplasma. maka dianggap wajar. y Penyakit lain seperti HIV B. maupun ada tidaknya infeksi. maka jadwal kontrol pada trimester pertama yang biasanya per-empat minggu dapat dimajukan hingga per-tiga atau dua minggu. Hal ini untuk mengetahui status keadaan ibu pada awal kehamilan secara laboratorium. Melalui pemeriksaan darah. bahkan HIV/AIDS. Rubella. Biasanya wanita hamil mengalami penurunan Hb dibandingkan pada saat dia tidak hamil. Selama hamil. Jika diprediksi kondisi bakal memburuk.Cara ini juga efektif dilakukan oleh para bidan yang belum dilengkapi dengan alat USG. Hal ini umumnya disebabkan banyaknya cairan dalam tubuh wanita hamil. leukosit dan hematokrit. Syphilis.

HCG juga dapat dideteksi dengan tes urin. Efek penggunaan obat Askeb Kelompok 12 17 . perlu diwaspadai adanya anemia. Biasanya pada ibu hamil trimester I. Tes ini banyak tersedia di mana-mana dan tingkat keakuratannya dapat lebih dari 90%.5 mg/dl. Dari pemeriksaan darah perlu untuk menentukan Hb.  Kadar Hemoglobin. alkohol.pasien memerlukan transfusi darah selama masa-masa kehamilan atau proses persalinan. tetapi dengan tes urin juga dapat mengetahuiapakah ibu terpapar obat-obatan tertentu. bila rendah. dokter ataupun bidan juga harus mengetahui faktor Rhesus ibu. Sel darah merah terdiri atas zat besi dan mengangkut oksigen. Ini berbahaya bagi janin yang dikandungnya. b.0 mg/dl. Tes ini dapat dilakukan secepat mungkin. tiga bulan sekali karena pada orang hamil sering timbul anemia karena defisiensi Fe. Tes urin tidak hanya dilakukan untuk memastikan kehamilan saja. terkadang Hb-nya masih normal. yaitu 2 minggu setelah pembuahan. Tetapi hal ini harus tetap diwaspadai. ibu akan merasa mudah lelah dan lesu. Oleh karena itu perlu diberikan konseling mengenai nutrisi yang mengandung sumber zat besi seperti bayam dan daging merah. bahkan narkotika. Selain dolongan darah. Apabila kadar Hb ibu hamil <10. tes akan diulang dalam beberapa interval selama masa kehamilan. maka disarankan untuk mengkonsumsi makanan kaya zat besi dan minum tablet zat besi. apakah darah ibu Rhesus positif (+) atau Rhesus negatif (-). tes lanjutan akan dilakukan untuk mengecek hadirnya antibodi. pasangan juga harus memberikan darahnya untuk di tes. penurunan jumlah sel darah merah hanya sedikit.dan ibu mengandung janin dengan RH+. Jika Rhesus negatif (-). Bila kadar zat besi ibu berubah-ubah selama kehamilan. Karena bila darah ibu RH. Nilai normal Hb ibu hamil yaitu 10. Kadar zat besi ini dapat diketahui dengan tes Hb. Tes urin. atau sel darah merah kekurangan zat besi. maka tubuh ibu akan memproduksi antibodi untuk melawan/menentang sel-sel darah RH+. jangan ragu untuk melakukan tes lagi pada kehamilan 28 minggu.5-14. jika tes menunjukkan jumlah sel darah merah rendah.

Penggunaan terus-menerus. Asupan gizi ideal bagi ibu hamil Asupan gizi yang diperlukan ibu hamil harus ditingkatkan sejalan dengan kebutuhan perkembangan kehamilannya. Usia kehamilan pada trimester I termasuk kedalam usia rawan. 2. Nutrisi A.2 Menetapkan kebutuhan belajar Trimester I dapat dikatakan sebagai masa emas. ketidaknyamanan trimester I. karena pada trimester I ini terjadi proses organogenesis (pembentukan organ-organ). Kebutuhan belajar yang dibutuhkan oleh ibu hamil pada trimester I diantaranya sebagai berikut: a. National th Research Council: Recommended Dietary Allowance 9 Ed. Karena pada trimester I ini ada beberapa hal yang dapat mempengaruhi keadaan ibu dan janin bahkan mengganggu kenyamanan ibu hamil seperti perubahan fisiologis terhadap anatomi ibu hamil. bisa mengacaukan sistem syaraf bayi.tertentu berdampak buruk bagi perkembangan otak janin. terutama pada awal kehamilan. Washington DC. National Academy Sciences. Food Nutrition Board. komplikasi trimester I.2. sehingga juga belum optimal kebutuhan gizinya. Pada trimester pertama pertumbuhan janin masih belum begitu pesat. Sehingga ibu hamil perlu mengetahui mengenai kebutuhan belajar yang ia perlukan pada trimester I. 1980 menyarankan 3 komponen utama gizi dan kecukupan yang dianjurkan sebagaimana tertera pada tabel berikut: Tiga Komponen Gizi Utama Pada Wanita Usia 15-19 Tahun Komponen gizi utama Protein (gram) Zat besi (mg) Kalsium (mg) Kebutuhan wanita usia 15-19 tahun Harian 44 18 800 Hamil +30 +30 s/d +60 +400 Menyusui +20 +30 s/d +60 400 Askeb Kelompok 12 18 .

kangkung). Tambahan vitamin. vitamin dan mineral dapat dianggap mewakili komposisi makanan dengan gizi seimbang. kacang-kacangan. makanan yang berasal dari biji-bijian. protein. ikan sarden. merupaka sumber zat tenaga. baik B kompleks.  Protein. Kebutuhan zat besi akan meningkat selama Askeb Kelompok 12 19 . karena:  Karbohidrat dan lemak. kalsium penting untuk membantu pertumbuhan janin. Sumber karbohidrat: umbi-umbian. lemak. dibutuhkan untuk energi tubuh sehari-hari. Pada prinsipnya. Zat besi adalah salah satu unsur penting dalam proses pembentukan sel darah merah. Sumber protein: kacang-kacangan. ikan teri. utamanya untuk mencegah timbulnya anemia. tempe. 4) Zat besi. telur. vitamin A. 2) Karbohidrat. keju. vitamin C. sereal. kalsium ini sangat penting karena berguna untuk mengurangi keram-keram di tangan dan kaki pada kehamilan lanjut. vitamin D. amat penting dalam membantu proses produksi sel-sel darah merah. maupun vitamin E diperlukan ibu hamil untuk meningkatkan kebugarannya. telur.  Vitamin dan mineral.Komposisi makanan 4 sehat 5 sempurna. daging. Vitamin dan mineral dapat diperoleh dari buah-buahan dan sayursayuran. daging. yogurt. jus jeruk. kacangkacangan (seperti kacang ijo. Protein dapat diperoleh dari daging. dimasa kehamilan. Pada trimester I. ayam. nasi. karbohidrat dapat diperoleh dari serealia. merupakan sumber zat pengatur. sayuran daun hijau (seperti bayam. yang terdiri atas karbohidrat. karena sangat besar peranannya dalam memproduksi sel-sel darah. Sebagai sumber tenaga yang menghasilkan kalori. tahu. 3) Kalsium. gandum. merupakan sumber zat pembangun. telur. dan roti. yaitu: 1) Protein. kacang kedelai). ikan. ikan. dan susu. Sumber kalsium: susu dan makanan olahan yang terbuat dari susu. ada 6 nutrisi terbaik yang dapat dikonsumsi oleh ibu hamil. dan jagung. umbi-umbian.

Kelompok lain yang rawan AGB Askeb Kelompok 12 20 . dan kebanyakan suplemen hamil mengandung zat besi sebesar itu. Peristiwa kodrati wanita adalah haid. Anemia Gizi Besi (AGB) terutama banyak diderita oleh wanita hamil. Zat besi juga dibutuhkan buat pertumbuhan bayi dan plasenta. Kebutuhan zat besi terutama sangat meningkat pada TM II dan III. Kebutuhan meningkat dari 18 mg menjadi 27 mg per-hari dan karena sulit memenuhi kebutuhan besi hanya dari diet saja. Karena itu menyebabkan kebutuhan Fe atau zat besi relatif lebih tinggi ketimbang kelompok lain. wanita menyusui. Saat hamil terjadi peningkatan volume darah sebesar 50% dari biasanya. Zat besi secara alamiah diperoleh dari makanan. karena fungsi kodrati. Karena zat besi dibutuhkan untuk membentuk hemoglobin (protein dalam darah yang fungsinya mengangkut oksigen). dan wanita usia subur pada umumnya. hamil kembar dan kurang zat besi sebelum hamil. hamil. Kekurangan besi merupakan penyebab anemia yang paling sering. sehingga dibutuhkan banyak zat besi untuk pembentukan hemoglobin darah tambahan. Kekurangan zat besi dalam makanan sehari-hari secara berkelanjutan dapat menimbulkan penyakit anemia gizi atau yang dikenal masyarakat sebagai penyakit kurang darah. perdarahan dan kelainan/penyakit darah. melahirkan dan menyusui.kehamilan. jarak kehamilan yang berdekatan. maka ibu hamil dianjurkan untuk mengkonsumsi 30 mg besi per-hari sebagai langkah pencegahan. suplemen besi bukan selalu menjadi jawabannya. tetapi bukan satu2nya penyebab. Risiko kekurangan zat besi semakin meningkat jika terjadi mual-muntah di awal kehamilan. Anemia bisa juga disebabkan kekurangan asam folat atau Vitamin B 12. Pengobatan anemia tergantung penyebabnya.

menurut dr. Pada ibu hamil sendiri. Asam Folat juga sangat penting bagi wanita hamil. Ovi. Berdasarkan beberapa temuan para pakar kesehatan. daging tanpa lemak. terutama sumber Fe nabati yang hanya diserap 1-2%. 5) Asam folat. Bahkan.4 . Asupan asam folat yang cukup sebelum dan selama kehamilan akan mencegah timbulnya kecacatan tabung saraf (Neural Tube Defects) NTDs pada bayi. unggas dan ikan. Kesulitan utama untuk memenuhi kebutuhan Fe adalah rendahnya tingkat penyerapan Fe di dalam tubuh. tiram. Asam folik ini dikonsumsi terutama pada saat 4 bulan sebelum lahir sampai usia kehamilan 12 minggu (pada trimester I).0. juga berisiko Askeb Kelompok 12 21 .8 mg per hari. asam folat berperan penting dalam pembentukan sel darah merah. Kacang dan sayur yang dikeringkan juga merupakan sumber zat besi yang baik dari protein nabati. Itu sebabnya. dan buruh serta tenaga kerja berpenghasilan rendah. ibu hamil yang mengalami kekurangan asam folat. Ini berarti bahwa Fe pangan asal hewani (heme) lebih mudah diserap daripada Fe pangan asal nabati (non heme). yaitu spina bifida (kelainan pada tulang belakang) dan anencephaly (kelainan dimana otak tidak terbentuk). kerang. umumnya juga mengalami anemia dengan segala konsekuensinya (terlihat pucat dan mudah letih. Dengan asupan asam folat yang cukup pada masa sebelum dan selama kehamilan yaitu sekitar 0. wanita hamil yang kekurangan asam folik besar risikonya mengalami keguguran ataupun kerusakan pada janin.adalah anak balita. Sedangkan tingkat penyerapan Fe makanan asal hewani dapat mencapai 10-20%. Sumber utama Fe adalah bahan pangan hewani dan kacangkacangan serta sayuran berwarna hijau tua. resiko timbulnya NTDs pada bayi dapat diturunkan hingga 80 %. Sumber terbaik zat besi bisa didapat dari hati. buah pinggang. lesu dan lemas). anak usia sekolah.

 Pisang. mengandung 14. serta hati Sapi (liver). Adapun beberapa sumber makanan yang kaya akan asam folat diantaranya sebagai berikut:  Susu & Yoghurt. satu buah jeruk bisa memasok 20% kebutuhan Asam Folat sehari-hari. buah-buahan.5% kebutuhan Asam Folat harian untuk Ibu Hamil. Tim Green PhD dan Department of Human Nutrition University of Otago New Zealand.  Jeruk.  Alpukat.mengalami persalinan prematur.  Telur. sereal. Kebutuhan Asam Folat untuk ibu hamil dan usia subur sebanyak 400 mikrogram/hari atau sama dengan 2 (dua) Gelas Susu. kacang kering dan kacang polong. mengandung 50 mikrogram Asam Folat.  Gandum. dengan mengkonsumsi 2 ikat bayam mengandung 200 mikrogram Asam Folat. jelas dr. mengandung 100 mirogram Asam Folat.  Bayam. mengandung 9-125 mikrogram Asam Folat. hampir setara dengan sereal.  Dan adapula sumber makanan lainnya yang mengandung asam folat seperti lobak cina. 100 gram gandum mengandung hingga 50 mikrogram Asam Folat. biji bunga matahari. plasenta lepas sebelum waktunya (solusio plasenta) dan keguguran. Askeb Kelompok 12 22 . 8 buah atau 1 gelas stroberi bisa memenuhi 7. bisa memenuhi 23% kebutuhan tubuh akan Asam Folat.  Brokoli.  Kacang-kacangan. ³Roti dan Susu juga mengandung Asam Folat tinggi karena kini susu dan tepung terigu telah difortifikasi mengandung Asam Folat´.85 Mikrogram Asam Folat ditiap 100 gram telur. Dan alpukat ini juga mampu menetralkan radikal bebas dan menekan risiko infeksi.  Strawberry. 2 buah pisang segar mengandung 58 mikrogram.

bagi wanita hamil. dan minyak.6) Lemak. seperti Brie. buah dan sayuran yang tidak dicuci bersih. Coli. Blue Cheese serta keju lain yang dibuat dari susu kambing atau domba. Camembert. jauh lebih sedikit jika dibandingkan makan dua kali lipat jumlah normal makanan anda. dan susu yang tidak mengalami pasteurisasi. Sumber lemak: daging. Sering ditemukan pada daging yang diolah setengah matang. telur. Dengan demikian. Dapat menyebabkan keguguran. atau keracunan darah. Makanan yang harus dihindari selama hamil Ada beberapa jenis makanan yang harus dihindari oleh ibu hamil. 3) Salmonella dan Toksoplasma. ikan atau daging sapi yang diolah setengan matang. agar tubuh tidak mudah lelah. Racun yang dikeluarkannya dapat merusak usus dan ginjal.  Selada. karena kemungkinan membawa bibit penyakit atau parasit tertentu yang membahayakan janin. Untuk menghindari infeksi bakteri jenis ini. Keperluan energi meningkat sekitar 15% atau 500 kalori/hari. nafsu makan juga meningkat. sebaiknya ibu hamil tidak mengkonsumsi daging dan telur dalam bentuk mentah atau setengah matang. lemak besar sekali manfaatnya untuk cadangan energi tubuh. Adalah wajar untuk memastikan bahwa anda sudah mengkonsumsi makanan dalam jumlah yang cukup. Bakteri listeria monocytogeneses banyak terdapat pada:  Produk unggas (termasuk telur). tentu saja untuk diri anda dan bayi anda. terutama bila dimakan dalam keadaan mentah. B. pepatah yang mengatakan ³makan untuk dua orang´ tidak perlu diikuti karena dapat membuat anda menjadi gemuk dan sulit menurunkan berat badan setelah Askeb Kelompok 12 23 . 2) Bakteri E.  Beberapa jenis keju lunak. bayi lahir mati. C. Jenis bibit penyakit/parasit yang membahayakan kandungan dan terbawa dalam makanan adalah: 1) Listeria. Prinsip makanan yang baik selama kehamilan Saat hamil.

Tetapi masalah akan lebih mungkin terjadi jika anda makan terlalu sedikit ± kehamilan bukan waktu yang tepat untuk diet. juga pada saluran pencernaan. hindari meminum obat-obatan kecuali sudah disarankan oleh dokter. buah-buahan dan sayuran b. Apabila manfaat bagi ibu masih disangsikan. Daftar obat yang tidak boleh diberikan pada wanita hamil Adalah obat yang mempunyai khasiat teratogen yaitu obat yang pada dosis terapeutis untuk wanita hamil dapat mengakibatkan cacat pada janin seperti kelainan pada mata. Segala sesuatu yang anda makan harus baik untuk anda dan bayi anda. telinga dan jantung. Sedangkan manfaat untuk ibu juga seharusnya sangat dipertimbangkan/ dibandingkan dengan resiko pada janin. Yang paling baik adalah menyeimbangkan jumlah makanan yang anda makan dalam kurun waktu 24-48 jam tiap kali makan. misalnya vitamin C dan mineral. makanlah makanan yang mengandung vitamin. khususnya zat besi 6) Minum air yang cukup 8 gelas sehari 7) Perbanyak makan makanan yang berserat. 2004): 1) Merubah cara makan 2) Hindari makanan yang dapat membahayakan ibu dan janin 3) Jangan diet selama kehamilan 4) Lebih baik makan 5-6 kali dengan porsi kecil dari pada 2-3 kali dengan porsi besar (makan dengan porsi kecil tapi sering) 5) Minum vitamin ibu hamil secara teratur. maka obat tersebut sebaiknya jangan diberikan. apabila tanpa diberikan obat tersebut mengandung resiko timbulnya penyimpangan yang lebih besar pada janin. Namun demikian ada beberapa obat yang mempunyai khasiat teratogen tidak mutlak dilarang (bila perlu) artinya.melahirkan. Askeb Kelompok 12 24 . Beberapa prinsip makan yang baik selama kehamilan dapat dikemukakan sebagai berikut (Suririnah. Obat-obatan Jika mungkin. A.

ACYCLOVIR 6. PRATHIAZINE THEOCLATE. CIPROFLOXACIN 4. ANTI EMETIKUM 1. NYSTATIN 11. Bila obat yang belum pasti keamanannya digunakan untuk waktu singkat. PYRIDOXINE HCL Askeb Kelompok 12 25 . SPIRAMYCIN 8. NYSTATIN 9. C. OBAT ANTI INFEKTIKUM 1. DOXYCYCLINE B. VALACICLOVIR 10. Daftar obat yang dianggap aman bagi wanita hamil Adalah obat-obat yang setelah digunakan dalam jangka waktu panjang tidak menimbulkan efek buruk pada janin. Obat yang tidak terdapat dalam daftar adalah obat yang mencapai susu ibu dalam jumlah banyak dan mungkin dapat berefek buruk pada bayi atau belum terdapat cukup data mengenai keamanannya. COTRIMOXASOL 7. PROMETHAZINE 4. pemberian ASI sebaiknya dihentikan untuk sementara dan diganti dengan susu kaleng.B. METRONIDAZOL 5. diantaranya: A. L amanya penghentian hendaknya selama 4-5 kali masa paruh obat yang diminum ibu. METOCLOPRAMIDE HCL 3. DOMPERIDONE 2. AMOXICILLIN 2. AMPICILLIN 3. Ada berbagai jenis obat-obatan yang dapat digunakan dalam praktek kebidanan. METRONIDAZOLE. Daftar obat yang boleh diminum ibu selama menyusui Adalah obat yang tidak atau hanya sedikit diekskresikan ke air susu ibu (ASI).

METHYLERGOMETRIN 2. NORETISTERON 6. LIDOCAIN HCL 4. HYDROCORTISONE 2. ETHINYLESTRADIOL 2.C. OBAT SALURAN UROGENNITAL 1. RANITIDINE 5. OBAT SISTEM ENDOKRIN 1. MAGNESIUM CARBONATE. ALUMUNIUM HYDROXIDE. OBAT SALURAN PERNAFASAN 1. SALBUTAMOL 3. ANTIPIRETIK ANALGETIK 1. TRANEXAMIC ACID E. ASAM ASETILSALISILAT (ACETOSAL) 5. LYNESTRENOL 4. MEDROXY PROGESTERONE 3. KETOCONAZOLE H. ASAM MEFENAMAT 2. CLOMIFENE CITRAT F. CALSIUM CARBONAT G. DEXTROMETHORPHAN 2. PROGESTERONE 5. OXYTOCIN Askeb Kelompok 12 26 . ANTI PERDARAHAN 1. AMBROXOL I. LOPERAMIDE 2. CIMETIDIN 3. NATRIUM DIKLOFENAK D. OBAT SALURAN PENCERNAAN 1. DERMATOLOGI 1. LEVONOGESTREL. BISACODYL 4. PARACETAMOL 3.

Pada trimester I ini memang belum diperlukan senam hamil. untuk melakukan hubungan seks sedapat mungkin dihindari. Namun. ASAM FOLAT 2. CALSIUM LACTATE 5. Pada trimester I. ZAT BESI 4.  Hubungan intim selama hamil. DOCOSAHEXANOIC ACID (DHA) c. dapat berguna untuk membantu sirkulasi darah. Pada dasarnya melakukan hubungan seksual pada saat hamil tidak berbahaya pada kehamilan normal. tetapi perlu diperhatikan bagi mereka yang sedang hamil. kehamilan dngan perdarahan. menambah nafsu makan. posisi tidur terlentang masih dapat dilakukan oleh ibu. EXT. Karena tubuh wanita memiliki lendir dari cerviks (mulut Askeb Kelompok 12 27 . dan membuat nyenyak pada waktu tidur. Aktivitas pada masa kehamilan  Olahraga saat hamil.J.  Posisi tidur. Hubungan seksual merupakan kebutuhan biologis yang tidak dapat ditawar. kehamilan dengan mengeluarkan air dan kehamilan dengan perlukaan disekitar alat kelamin bagian luar. segar dan bugar). akan tetapi olahraga ringan seperti jalan santai. VITAMIN 1. serta untuk kesehatan badan ibu hamil sendiri (agar tetap sehat. CYANOCOBALAMIN (TABLET SALUT GULA) 3. PLACENTAE. pada beberapa orang keinginan seksual meningkat pada masa ini. Dan ibu pun masih dapat merasakan tidur dengan nyaman tanpa ada keluhan sesak ataupun pusing. kehamilan dengan tanda infeksi. bagi ibu yang mempunyai riwayat keguguran. Namun hubungan seks ataupun orgasme tidak berbahaya bagi janin. karena rahimnya belum terlalu besar dan belum menekan diafragma. Namun kehamilan bukan merupakan halangan untuk melakukan hubungan seksual.

Pakaian Gunakan pakaian yang longgar. memakai pakaian dalam yang bersih. yang mana cairan ini membantu tubuh si ibu untuk melawan kuman atau infeksi yang masuk kedalam mulut rahim. misalnya:  Ancaman keguguran atau riwayat keguguran  Plasenta letak rendah (plasenta previa)  Riwayat kelahiran prematur  Perdarahan vagina atau keluar cairan yang tidak diketahui penyebabnya sserta keram  Dilatasi serviks. maka dikhawatirkan akan terjadi keguguran. bersih dan nyaman dan hindarkan sepatu dengan hak tinggi tinggi (high heels) serta alas kaki yang keras. Pakai BH yang menyokong payudara ibu. kontraksi. sehingga apabila terjadi kontraksi pada kehamilan muda (trimester I) dan keadaan rahim/uterus belum kuat. Diantaranya rasa nyeri. dianjurkan melakukan dengan cara aman seperti posisi yang aman. atau dengan cara coitus interuptus. Dan pada kehamilan trimester pertama tidak dianjurkan ibu hamil melakukan seksual. Salah satu ciri kehamilan risiko tinggi apabila muncul komplikasi atau menemukan gejala yang tidak biasa terjadi setelah atau selama melakukan hubungan seksual. karena didalam sperma terdapat hormon prostaglandin yang mana hormon prostaglandin tersebut dapat menimbulkan kontraksi uterus. Dan apabila ingin melakukan hubungan seksual. Secara umum hubungan seksual tidak dianjurkan pada kasus-kasus kehamilan tertentu. d. atau keluar darah.rahim). Askeb Kelompok 12 28 . Kantung rahim dan cairan ketuban serta otot rahim dan perut akan melindungi bayi selama proses kehamilan. Tetapi hal itu tidak berlaku bagi kehamilan dengan kategori risiko tinggi. frekuensinya dikurangai (jangan terlalu sering dan ). dianjurkan untuk memakai alat kontrasepsi seperti kondom (untuk mencegah masuknya sperma kedalam vagina).

2. Mandi Kebersihan tubuh harus terjaga selama kehamilan. tidak dianjurkan berendam dalam bathtub dan melakukan vaginal douche. jangan pada tempat yang sesak dan ramai. dan menjadi lebih berat. maupun petugas kesehatan. sebaiknya dilakukan secara hati-hati dan benar. karena tidur siang menguntungkan dan baik untuk kesehatan. Perubahan anatomi pada perut. Kesehatan jiwa Kesehatan jiwa diberikan pada waktu hamil. bertujuan agar menghilangkan ketidaktahuan dan latihan-latihan fisik. Dan sebagai seorang bidan. Perawatan payudara Payudara perlu dipersiapkan sejak sebelum bayi lahir sehingga segera dapat berfungsi dengan baik pada saat diperlukan. maka sebaiknya gunakan penopang payudara yang sesuai. keluarganya. Untuk sekresi yang mengering pada puting susu. Mencari tempat hiburan yang sirkulasi udaranya baik. g. Sebaiknya gunakan pancuran atau gayung pada saat mandi. sensitif. Basuhan lembut setiap hari pada aerola dan puting susu akan dapat mengurangi retak dan lecet pada area tersebut. kita hanya Askeb Kelompok 12 29 . Istirahat dan rekreasi Sebaiknya wanita pekerja harus sering istirahat. lakukan pembersihan dengan menggunakan campuran gliserin dan alkohol. Komplikasi itu ada yang ringan dan ada pula yang berat. area genitalia/lipat paha.3 Menetapkan kebutuhan untuk pengobatan komplikasi ringan Ada beberapa komplikasi yang dapat terjadi pada trimester I. Karena payudara menegang. dan payudara menyebabkan lipatan-lipatan kulit menjadi lebih lembab dan mudah terinvestasi oleh mikroorganisme. yang mana pada setiap komplikasi tersebut dibutuhkan penanganan dan pengobatan agar kehamilan tersebut dapat berjalan lancar (normal) seperti yang diharapkan oleh ibu hamil.e. f. Pengurutan payudara untuk mengeluarkan sekresi dan mengeluarkan duktus dan duktus dan sinus laktiferus. h. karena payudara merupakan sumber air susu ibu (ASI) yang merupakan makan utama bagi bayi. Oleh karena itu payudara harus dirawat dari jauh -jauh hari. 2.

misalnya antara bagian ke bidanan dan bagian ilmu kesehatan anak. tungkai bengkak.2.diberi wewenang untuk mengatasi atau menetapkan kebutuhan untuk pengobatan komplikasi ringan. b. P = penyuluhan. Tujuan Rujukan a Agar setiap penderita mendapat perawatan dan pertolongan yang sebaik-baiknya Askeb Kelompok 12 30 . Rujukan vertikal maksudnya rujukan dan komunikasi antara satu unit ke unit lain yang lebih lengkap. A.4 Menetapkan kebutuhan konsultasi atau rujukan pada tenaga profesional lainnya Dalam penurunan kematian ibu dan kematian bayi baru lahir dibutuhkan inovasi dalam pelayanan kesehatan ibu disemua tingkat pelayanan melalui upaya proaktif. misalnya muka/bibir pucat. S = subjektif. pemeriksaan sederhana melalui periksa pandang. Umpamanya dari rumah sakit kabupaten ke rumah sakit provinsi atau rumah sakit tipe C ke rumah sakit tipe B yang lebih spesialistis fasilitas dan personalianya. O = objektif. perut ibu sangat besar. B. P = penilaian. Definisi Sistem rujukan dalam pelayanan obstetri adalah suatu pelimpahan tanggung jawab timbal balik atas kasus atau masalah kebidanan yang timbul baik secara vertikal maupun horizontal. Sedangkan horizontal maksudnya konsultasi dan komunikasi antar unit yang ada dalam satu rumah sakit. persiapan dan perencanaan mengenai tempat/penolong persalinan sesuai kondisi ibu dan janin. terhadap masalah dan faktor resiko d. nomor/usia kehamilan dan masalah. wawancara mengenai umur. tinggi badan rendah. dll. c. 2. Upaya rujukan terencana dimulai dengan kegiatan skrining antenatal untuk memperoleh SOPP a.

kembalikan dan kirimkan lagi kepada unit semula.b Menjalin kerjasama dengan cara pengiriman penderita atau bahan laboratorium dari unit yang kurang lengkap ke unit yang lebih lengkap fasilitasnya c Menjalin pelimpahan pengetahuan dan keterampilan (transfer of knowledge and skill) melalui pendidikan dan latihan antara pusat pendidikan dan daerah. bilamana perlu disertai dengan keterangan yang lengkap (surat balasan) D. dan konseling yang diberikan pun harus disesuaikan dengan usia kehamilan dan kebutuhan klien. Adapun kebutuhan konseling yang ibu hamil perlukan pada trimester I diantaranya sebagai berikut: Askeb Kelompok 12 31 . seperti kasus-kasus ginekologi atau kontrasepsi yang memerlukan penanganan spesialis d) Pengiriman bahan laboratorium Bila penderita telah sembuh dan hasil laboratorium telah selesai. Kegiatan rujukan informasi medis antara lain berupa : a. Hal ini sangat berguna untuk memperoleh angka-angka secara regional dan nasional.5 Menetapkan kebutuhan untuk konseling spesifik atau anticipatory guidance Kebutuhan konseling pada setiap ibu hamil itu berbeda-beda. Menjalin kerjasama sistem pelaporan data-data medis umumnya dan data-data parameter pelayanan kebidanan khususnya terutama mengenai kematian maternal dan perinatal. persalinan dan nifas c) Pengiriman kasus masalah reproduksi manusia lainnya. Membahas secara lengkap data-data medis penderita yang dikirim dan advis rehabilitas kepada unit yang mengirim b. Kegiatan rujukan dan pelayanan ini antara lain berupa : a) Pengiriman orang sakit dari unit kesehatan yang kurang lengkap ke unit kesehatan yang lebih lengkap.2. 2. C. b) Rujukan kasus-kasus patologik pada kehamilan.

Dan nyeri perut bagian bawah bisa disebabkan oleh kista ovarium. dan hiperemesis gravidarum. kehamilan ektopik. nyeri perut bagian bawah. Tanda-tanda bahaya Yang harus diwaspadai saat kehamilan trimester I adalah terjadinya kehamilan ektopik atau kehamilan di luar kandungan dan abortus spontaneous yaitu abortus yang terjadi dengan sendirinya. solusio plasenta. Klasifikasi hipertensi gravidarum yaitu hipertensi essensial. Beberapa ketidaknyamanan yang terjadi selama trimester pertama yaitu: a. Perdarahan pervaginam. infeksi saluran kemih. Kelelahan yang berlebihan menunjukan bahwa wanita hamil tersebut mengalami tekanan psikologis atau fisiologis. Mual dan muntah (morning sickness) Askeb Kelompok 12 32 .a. penyakit kantong empedu. Nutrisi yang kurang mungkin juga menyebabkan kelelahan ketika wanita tersebut mengalami mual muntah. abortus. penyakit radang pelvik. hipertensi gestasional. dan kehamilan ektopik. dan mendukung kemajuannya. preeklampsia dengan hipertensi kronik. Kebutuhan nutrisi Pola kenaikan berat badan adalah hal yang penting untuk dipantau karena kenaikan berat badan total wanita hamil penting untuk mengetahui berat badan wanita di awal kehamilan. kehamilan mola. Perdarahan pervaginam bisa disebabkan oleh abortus. Sangatlah penting bahwa wanita hamil makan dengan pola gizi yang sehat. ataupun karena sistitis. c. preeklampsia dan eklampsia. b. hipertensi gravidarum. Ketidaknyamana yang normal pada trimester I Ketidaknyamann yang terjadi pada trimester I adalah hal yang umum terjadi misalnya ibu hamil mengalami kelelahan hal tersebut bisa disebabkan oleh kurangnya asupan nutrisi atau anemia. apendisistis. Berat badan yang tetap atau terjadi sedikit penurunan berat badan selama trimester I adalah hal yang normal. gastritis. serta hipertensi kronik.

Keadaan seperti ini bisa diatasi dengan makan dalam jumlah sedikit tapi sering. akan tetapi pada trimester II sudah menghilang dan timbul lagi pada trimester III karena terjadi penekanan kandung kemih oleh turunnya kepala bayi. Keadaan ini terjadi pada bulan pertama kehamilan karena pada saat itu terjadi pembesaran uterus. jangan makan dalam jumlah atau porsi besar dan berlemak. b. Untuk mengatasi mual dan muntah di pagi hari. Mual dan muntah biasanya timbul pada minggu kedua kehamilan setelah pembuahan dan terjadi kurang lebih antara minggu ke-6 sampai bulan ke-4 kehamilan. Dalam batas yang fisiologis keadaan ini dapat diatasi. Askeb Kelompok 12 33 .Pengaruh estrogen dan progesteron terjadi pengeluaran asam lambung yang berlebihan. dan juga dapat menimbulkan kekurangan cairan/dehidrasi atau yang disebut dengan Hyperemesis Gravidarum. anjurkan ibu untuk makan makanan ringan seperti biskuit atau roti ditambah dengan teh manis hangat sebelum bangun dari tempat tidur. Sering berkemih Desakan rahim kedepan menyebabkan kandung kemih cepat terasa penuh dan sering buang air kecil (BAK). karena hanya akan menimbulkan rasa mual. Kita harus memberitahu pada ibu bahwa jangan mengurangi pemasukan cairan/minum untuk mengatasi masalah ini karena ibu hamil membutuhkan cairan yang lebih pada saat kehamilan. Cara mengatasinya yang dapat kita lakukan untuk mengurangi frekuensi berkemih ini adalah menjelaskan mengapa hal tersebut terjadi dan mengurangi asupan cairan sebelum tidur malam. Timbul gejala mual dan muntah terutama pada pagi hari yang disebut morning sickness. Bidan menyarankan agar ibu menghubungi dokter atau bidan bila mual-muntah menjadi sangat hebat. sehingga wanita tidak perlu bolak-balik ke kamar mandi ketika tidur. serta makanlah selagi hangat. sehingga tidak dapat makan atau minum apapun.

c. Sakit kepala yang muncul pada masa awal kehamilan disebabkan karena adanya peningkatan sirkulasi darah akibat perubahan hormonal. Metode untuk meredakannya adalah meyakinkan kembali wanita tersebut bahwa keletihan adalah hal yang normal dan bahwa keletihan akan hilang secara spontan pada trimester II.Oleh karena itu. Hormon yang semakin meningkat pun dapat mengganggu pola tidur anda. Sekitar 90% kasus kelelahan pada wanita hamila akan menghilang sekitar minggu ke-12 kehamilan. disamping bisa menyebabkan iritasi lambung. Kelelahan juga dapat disertai dengan rasa sakit kepala. Merasa lemah dan letih Rasa lelah dan cape merupakan tanda umum kehamilan dan akan muncul sekitar 8-10 minggu pertama kehamilan. Tubuh anda berusaha menyesuaikan diri dengan perubahan hormon dan metabolisme yang ada. kalsium dan magnesium dalam tubuh. ibu hamil juga tidak dianjurkan untuk minum kopi ataupun teh karena kopi dan teh mengandung kafein yang dapat meningkatkan denyut jantung dan tekanan darah. Untuk keluhan sakit kepala bisa diatasi dengan beristirahat. Bila skit kepala semakin terasa berat beri tahu ibu untuk secepatnya hubungi dokter atau bidan (pada kehamilan lanjut sakit Askeb Kelompok 12 34 . Pengetahuan ini akan membantu wanita untuk sering beristirahat selama siang hari jika memungkinkan hingga kelelahannya hilang. dan makanlah dengan porsi makan sedikit tapi sering biasanya dapat menolong. Kondisi ini menyebabkan ketidakseimbangan elektrolit tubuh padahal keseimbangan elektrolit tubuh berfungsi menjaga kerja jantung dan alat-alat tubuh lain dengan baik. Latihan ringan dan nutrisi yang baik juga dapat membantu mengatasi keletihan ini. Ada ibu hamil yang menjadi gampang mengantuk atau sebaliknya menjasi sangat susah tidur di waktu malam hari. Kafein bersifat diuretik sehingga ibu menjadi sering buang air kecil akibatnya mengurangi jumlah mineral penting seperti: kalium.

f. d. Tablet zat besi (iron) juga biasanya menyebabkan masalah konstipasi ini selain itu zat besi tablet akan menyebabkan warna feses menjadi kehitaman. misalnya menyarankan ibu agar bercerita tentang perasaannya kepada orang terdekat. Perubahan mood atau emosi Pada trimester awal kehamilan terjadi perubahan emosional menjadi tidak stabil. Hal yang bisa disarankan bidan kepada klien yang mengalami keluhan seperti ini mungkin bidan bisa memberikan konseling. Konsumsi buah prem atau jus prem. karena prem merupakan laktasif ringan alami. Keadaan seperti ini bisa diatasi dengan: Asupan cairan yang adekuat. bidan atau dokter. Keadaan ini menghilang setelah umur hamil 16 minggu. Konstipasi atau obstipasi Pengaruh progesteron dapat mengahambat gerak peristaltik usus yang menyebabkan kesulitan untuk buang air besar (BAB). Karena ini salah satu cara untuk mengurangi emosi yang terjadi. hal ini karena adanya perubahan hormone.kepala dapat menjadi tanda pre-eklampsia. yakni minum air minimal 8 gelas per hari dalam ukuran gelas minum. yang biasanya disertai dengan peningkatan tekanan darah dan kaki-tangan bengkak). Ini biasanya terjadi pada trimester awal kehamilan. e. Askeb Kelompok 12 35 . Bila ibu sering merasa seperti ingin pingsan sarankan ibu untuk segera periksa ke dokter karena kemungkinan ibu mengalami anemia. Sinkope atau pingsan Terjadinya gangguan sirkulasi kedaerah kepala (sentral) menyebabkan iskemia susunan saraf pusat dan menimbulkan sinkope atau pingsan.

- Miliki pola defekasi yang baik dan teratur. Payudara wanita yang sedang hamil menjadi lebih besar. mengacuhkan ³dorongan´ atau - Lakukan latihan secara umum. pelunak feses. teh) saat bangkit dari tempat tidur untuk menstimulasi peristaltik. tetapi bukan yang berbau) Perubahan pada payudara (yang tengah bersiap menghasilkan air susu ibu (ASI).- Istirahat cukup. dan atau supositoria gliserin jika da indikasi. - Makan makana berserat. Hal ini memerlukan periode istirahat pada siang hari. Puting susu mungkin terasa gatal dan y Askeb Kelompok 12 36 . Wanita hamil mungkin merasakan dampak dari meningkatnya hormon-hormon. daun seledri. berjalan setiap hari. Hal ini mencakup penyediaan waktu yang teratur untuk melakukan defekasi dan kesadaran untuk tidak menunda defekasi. - Minum air hangat (misal air putih. Semua kegiatan ini memfasilitasi sirkulasi vena sehingga mencegah kongesti pada usus besar. latihan kontraksi otot abdomen bagian bawah secara teratur. mekanisme yang baik. Berbagai keluhan ini mencakup: y y Tidak haid Mual dan muntah (morning sickness atau penyakit pagi. Konsumsi laksatif ringan. dan mengandung serat alami (misal selada. Tiga bulan pertama kehamilan adalah waktu pembiasaan bagi tubuh dan pikiran terhadap kehamilan. mempertahankan postur yang baik. meskipun sebenarnya bisa terjadi kapanpun) y y y Merasa lelah dan mengantuk Sering BAK Lebih banyak mucus atau lendir yang keluar dari vagina (keputihan. kulit padi).

Perubahan body image/citra tubuh (khususnya bagi ubu hamil masih remaja/muda ± usia ibu 12-19 tahun) d. pasangan dapat berpartisipasi dalam aktivitas seksual tetapi menahan diri dari hubungan karena budaya tabuh terhadap aktivitas seksual selama kehamilan atau karena mitos tentang bahaya hubungan seksual selama kehamilan. Mual dan muntah b. Kebutuhan nutrisi Peran bidan y Bidan harus bisa memberikan solusi dalam mengatasi mualmuntah yang terjadi dan sangat dirasakan tidak nyaman oleh pasien. Aktivitas seksual Kehamilan dan persalinan adalah semua bentuk ekspresi seksualitas perempuan. jauhkan dari makanan yang baunya merangsang sehingga timbul perasaan ingin muntah. Askeb Kelompok 12 37 . Area disekeliling puting (disebut areola) menjadi lebih gelap. y Memberikan informasi mengenai gizi dan nutrisi apa saja yang baik untuk dikonsumsi oleh ibu hamil agar kesehatan ibu dan bayinya tetap terjaga. misal tetrasiklin bisa menyebabkan kecacatan pada bayi. d. Hal-hal yang perlu mendapat perhatiaan pada masa ini adalah: a. yang erat kaitannya dengan pengalaman fisiologis dan psikologis. Misal menyarankan kepada pasien untuk makan sedikit tapi sering. karena pada trimester I ini pertumbuhan janin sedang mulai berkembang dan ada beberapa obat yang bisa memberi pengaruh buruk pada janin. Pengaruh obat terhadap janin c.nyeri. y Memberitahu kepada ibu hamil bahwa tidak dibolehkan untuk mengkonsumsi obat-obatah diluar petungjuk dokter.

e. dengan memberikan informasi mengenai dampak dari penggunaan kafein. kulit menjadi lebih berminyak. Pemberian konseling mengenai personal hygiene sangat penting diberikan dari awal kehamilan untuk meningkatkan derajat kesehatannya.6 Menetapkan kebutuhan konseling HIV/PMS Wanita hamil secara etis bertangung jawab untuk mencari perawatan yang layak selama ia hamil dan harus menghindari hal-hal yang membahayakan janinnya. berkeringat dan terjadi peningkatan keputihan. sering memakai obat tanpa resep dokter hal tersebut dapat membahayakan kehamilannya. rokok dan alkohol yang dapat mempengaruhi pertumbuhan janin dapat membantu ibu untuk mengurangi kebisaan buruknya tersebut. dalam hal ini peran bidan adalah membantu ibu hamil dalam meningkatkan derajat kesehatannya. Sebelum ada perubahan teknologi yang mengubah diagnosis dan pengobatan pada janin. 2. obat bebas . stigma sosial.2. General hygiene Wanita hamil mungkin lebih sering mandi karena pada saat kehamilan. Konsumsi obat-obatan Jika saat kehamilan trimester I seorang ibu hamil memiliki kebiasaan buruk seperti merokok. Promosi kesejahteraan (Promotion of Safety) Rumah dan tempat kerja dapat menyebabkan membuat ibu hamil terpajan dari berbagai zat berbahaya. tetapi tidak dengan mengorbankan kondisi ibu. f. kontak dengan kulit dan saluran pencernaan yang dapat menyebabkan gangguan pada perkembangan janin. Petugas harus mengutamakan keadaan bayi. g. Metode untuk mencegah transmisi ibu ke janin dan pengobatan janin sampai saat ini belum ada. mengkonsumsi alkohol. Tenaga Askeb Kelompok 12 38 . Insiden tranmisi perinatal dari seorang ibu HIV positif ke janinnya bervariasi dari 25%-35%. Skrining HIV yang diwajibkan melibatkan diskriminasi. Zat berbahaya tersebut dapat masuk melalui saluran pernapasan. tes pada wanita hamil harus dilakukan atas kemauan wanita itu sendiri. dan risiko bereproduksi pada wanita hamil.

kesehatan memiliki kewajiban memastikan calon ibu memperoleh informasi yang cukup tentang gejala dan tes HIV. a. Definisi Konseling adalah kebutuhan proses pembicaraan dan

pembahasan masalah-masalah antara kita dengan konselor (orang yang dilatih untuk mengatasi masalah PMS). b. Penyakit Menular seksual (PMS) dan AIDS AIDS adalah PMS yang paling sering didengar belakangan ini. Ketakutan orang tentang AIDS sangat besar, karena sejauh ini belum dapat disembuhkan. Obat-obatan yang dapat membantu perawatan mereka yang sudah kena AIDS (bukan menyembuhkan) juga sangat mahal. Semua orang bisa saja terkena AIDS. Di Indonesia sudah ada bayi maupun orang dewasa yang terkena AIDS. Karena itu, kita mesti waspada terhadap bahaya penularan AIDS. c. Catatan khusus tentang AIDS
y

Kita tidak bisa melihat apakah seseorang terkena AIDS (bibit penyakit AIDS) hanya berdasarkan penampilannya

y

AIDS tidak bisa dicegah dengan obat-obatan, suntikan atau jamu-jamuan

y y

AIDS belum dapat disembuhkan dan dapat berakibat kematian AIDS dapat menular dengan cara yang sama dengan PMS yang lain

y

Penampakan AIDS sama seperti penyakit yang mengenai orang biasa seperti TBC, tumor, radang paru, infeksi saluran pencernaan dan lain-lain

y

AIDS dapat dicegah dengan cara hanya berhubungan seks dengan seorang pasangan yang juga hanya berhubungan seksual dengan kita, atau dengan menggunakan kondom setiap kali berhubungan seksual.

Askeb Kelompok 12

39

Perlu kita ketahui bahwa HIV/AIDS dan PMS pada ibu hamil dapat mempengaruhi keadaan psikologi ibu hamil dan mempengaruhi pertumbuhan janin yang dikandungnya. Konseling merupakan keharusan bagi wanita positif (+) HIV. Hal ini sebaiknya dilakukan pada awal kehamilan, dan apabila ia memilih untuk melanjutkan kehamilannya, perlu diberikan konseling berkelanjutan untuk membantu wanita tersebut secara psikologis. Perkembangan penatalaksanaan selama kehamilan mengikuti kemajuan-kemajuan dalam pengobatan individu non-hamil yang terinfeksi HIV. Standar penanganan yang berlaku saat ini mengharuskan wanita hamil dan janinnya menjalani terapi yang paling efektif yang tersedia. Karena konsekuensi penyakit yang tidak diobati sangat merugikan, terjadi pergeseran dari fokus pengobatan yang semata-mata untuk melindungi janin menjadi pendekatan yang lebih berimbang berupa pengobatan bagi ibu dan janinnya (Kass dkk., 2000). 2.2.7 Menetapkan jadwal kunjungan sesuai dengan tahap perkembangan kehamilan A. Definisi Pemeriksaan antenatal care (ANC) adalah pemeriksaan kehamilan untuk mengoptimalkan kesehatan mental dan fisik ibu hamil. Sehingga mampu menghadapi persalinan, kala nifas, persiapan pemberiaan ASI dan kembalinya kesehatan reproduksi secara wajar (Manuaba, 1998). Pemeriksaan kehamilan (ANC) merupakan pemeriksaan ibu hamil baik fisik dan mental serta menyelamatkan ibu dan anak dalam kehamilan, persalinan dan masa nifas, sehingga keadaan setelah post partum sehat dan normal, tidak hanya fisik tetapi juga mental (Prawiroharjo, 1999). Kunjungan Antenatal Care (ANC) adalah kunjungan ibu hamil ke bidan atau dokter sedini mungkin semenjak ia merasa dirinya hamil untuk mendapatkan pelayanan/asuhan antenatal. Pada setiap kunjungan

antenatal (ANC), petugas mengumpulkan dan menganalisis data mengenai kondisi ibu melalui anamnesis dan pemeriksaan fisik untuk

Askeb Kelompok 12

40

mendapatkan diagnosis kehamilan intrauterine, serta ada tidaknya masalah atau komplikasi (Saifudin, 2002). Kunjungan ibu hamil atau ANC adalah pertemuan antara bidan dengan ibu hamil dangan kegiatan mempertukarkan informasi ibu dan bidan. Serta observasi selain pemeriksaan fisik, pemeriksaan umum dan kontak sosial untuk mengkaji kesehatan dan kesejahteraan umumnya (Salmah, 2006). Kunjungan Antental Care (ANC) adalah kontak ibu hamil dengan pemberi perawatan/asuhan dalam hal mengkaji kesehatan dan

kesejahteraan bayi serta kesempatan untuk memperoleh informasi dan memberi informasi bagi ibu dan petugas kesehatan (Henderson, 2006). B. Tujuan Kunjungan Tujuan dari ANC adalah sebagai berikut : 1. Memantau kemajuan kehamilan untuk memastikan kesehatan ibu dan tumbuh kembang janin. 2. Meningkatkan dan mempertahankan kesehatan fisik, maternal dan sosial ibu dan bayi. 3. Mengenal secara dini adanya komplikasi yang mungkin terjadi selama hamil, termasuk riwayat penyakit secara umum, kebidanan dan pembedahan. 4. Mempersiapkan persalinan cukup bulan, melahirkan dengan selamat ibu maupun bayinya dengan trauma seminimal mungkin. 5. Mempesiapkan ibu agar masa nifas berjalan normal dan pemberian ASI eksklusif. 6. Mempersiapkan peran ibu dan keluarga dalam menerima kelahiran bayi agar dapat tumbuh kembang secara normal. 7. Menurunkan angka kesakitan dan kematian ibu dan perinatal. Menurut Depkes RI(1994) tujuan ANC adalah untuk menjaga agar ibu hamil dapat melalui masa kehamilannya, persalinan dan nifas dengan baik dan selamat, serta menghasilkan bayi yang sehat.
Askeb Kelompok 12 41

Sedangkan menurut Manuaba (1998) secara khusus pengawasan antenatal bertujuan untuk: 1. Mengenali dan menangani penyulit-penyulit yang mungkin dijumpai dalam kehamilan. dan aspek keluarga berencana. Menurut Hanifa Wiknjosastro (1999) tujuan ANC adalah menyiapkan wanita hamil sebaik-baiknya fisik dan mental serta menyelamatkan ibu dan anak dalam kehamilan. kala nifas. sehingga didapatkan ibu dan anak yang sehat. dan nifas. Memberikan nasehat dan petunjuk yang berkaitan dengan kehamilan. persalinan. persalinan.Menurut Rustam Muchtar (1998): Tujuan umum adalah: menyiapkan seoptimal mungkin fisik dan mental ibu dan anak selama dalam kehamilan. 2. 3. tidak hanya fisik tetapi juga mental. Menurunkan angka morbilitas ibu dan anak. Mengenal dan menangani sedini mungkin penyulit yang terdapat saat kehamilan. 4. nifas dan laktasi. persalinan. dan masa nifas. Mengenali dan mengobati penyulit-penyulit yang mungkin diderita sedini mungkin. dan nifas. dan nifas. Tujuan khusus adalah: 1. persalinan. kala nifas. Menurunkan angka kesakitan dan kematian ibu dan perinatal Askeb Kelompok 12 42 . persalinan. persalinan. Memberikan nasihat-nasihat tentang cara hidup sehari-hari dan keluarga berencana. laktasi. 2. persalinan. Mengenal dan menangani penyakit yang menyertai hamil. kehamilan. 4. sehingga keadaan mereka pada post partum sehat dan normal. 3.

2006). kunjungan antenatal untuk pemantauan dan pengawasan kesejahteraan ibu dan anak minimal empat kali selama kehamilan dalam waktu sebagai berikut : sampai dengan kehamilan trimester pertama (<14 minggu) satu kali kunjungan. Sebaiknya tiap wanita hamil segera memeriksakan diri ketika haidnya terlambat sekurang-kurangnya satu bulan. dan kehamilan trimester ketiga (28-36 minggu dan sesudah minggu ke-36) dua kali kunjungan. sesudah itu. disarankan kepada ibu hamil untuk memeriksakan kehamilannya pada trimester I ± sampai dengan kehamilan 28 minggu periksa empat minggu sekali (Salmah. Jadwal Kunjungan Pranatal yang Direkomendasikan Pada Trimester I Nulipara Kunjungan pertama 6-8 minggu Multipara Kunjungan pertama 6-8 minggu Kunjungan kedua dalam 4 minggu Kunjungan kedua 14-16 minggu setelah kunjungan pertama Kunjungan ketiga 14-16 minggu Jadwal kunjungan pada trimester I sesuai dengan perkembangan kehamilan menurut:  WHO (JHPIEGO. 1999). pemeriksaan dilakukan tiap 2 minggu. Walaupun demikian. dan sesudah 36 minggu (Sarwono. Jadwal Kunjungan Menurut Abdul Bari Saifudin. dan kehamilan trimester kedua (14-28 minggu) satu kali kunjungan. 2003): Satu kali kunjungan selama trimester pertama (selama 14 minggu).C. Pemeriksaan dilakukan tiap 4 minggu sampai kehamilan. Askeb Kelompok 12 43 .

Keuntungan antenatal care sangat besar karena dapat mengetahui berbagai resiko dan komplikasi hamil sehingga ibu hamil dapat diarahkan untuk melakukan rujukan ke rumah sakit. menghindari terjadinya komplikasi kehamilan.3 Mengembangkan Perencanaan Asuhan Yang Komprehensif Selama Trimester II 2. dan imunisasi TT1 Jadwal melakukan pemeriksaan antenatal sebanyak 12-13 kali selama hamil. Di negara berkembang pemeriksaan antenatal dilakukan sebanyak 4 kali sudak cukup sebagai kasus tercatat. Faktor Rh Faktor Rh (antigen) dalam sel darah merah dimiliki oleh sekitar 85% penduduk kulit putih dan 93% penduduk Afrika-Amerika. Individu yang memiliki faktor ini dinyatakan Rh-positif. komplikasi kehamilan 6) Rencana untuk pengobatan penyakitnya. Askeb Kelompok 12 44 . tambahan protein ½ gr/kg BB = satu telur/hari 5) Observasi adanya penyakit yang dapat mempengaruhi kehamilan. Rustam Mochtar (1998) 1) Pemeriksaan pertama kali yang ideal adalah sedini mungkin ketika haidnya terlambat. 2.3. 2) Periksa ulang 1x sebulan sampai kehamilan 7 bulan  Manuaba (1998) Trimester I dan II 1) Satu bulan sekali 2) Diambil data tentang laboratorium 3) Pemeriksaan ultrasonografi 4) Nasehat diet tentang 4 sehat 5 sempurna. Sedangkan individu yang tidak memiliki faktor ini dinyatakan Rh-negatif.1 Menetapkan kebutuhan tes labolatorium a. Faktor ini ditemukan dalam sel janin sejak 6 minggu setelah konsepsi.

Anemia Defisiensi Besi Kesepakatan penanganan anemia defisiensi ialah bahwa besi oral dapat diberikan. d. Penyakit ni bertanggung jawab terhadap penyakit hemolitik pada bayi baru lahir.  Hitung Darah Lengkap a. Meskipun demikian. Meskipun demikian. Anemia fisiologis ini mulai dikenali sebagai anemia yang sesungguhnya. Wanita ini tidak boleh mendapat RhIg. b. Banyak klinisi merasa bahwa tablet besi prenatal adalah upaya pengamanan yang baik untuk mencegah anemia defisiensi besi selama masa hamil.b. sekitar 2% penyakit ini disebabkan oleh golongan darah yang langka. volume plasma dan massa sel darah merah meningkatkan volume darah ibu sekitar 45% di atas volume sebelum hamil. Askeb Kelompok 12 45 . c. peningkatan jumlah sel darah merah lebih kecil daripada peningkatan plasma sehingga terjadi anemia delusional. Karena pengukuran salah satu atau keduanya merupakan satu-satunya nilai yang digunakan untuk skrining anemia pada kehamilan maka kesalahan fatal dapat saja terjadi. Anemia Fisiologis Selama masa hamil. Suplementasi Besi Rutin Anjuran resmi penggunaan besi oral pada mnasa hamil bervariasi. merawat wanita yang sebenarnya tidak mengalami anemia dan tidak merawat wanita yang benar-benar mengalami anemia. Skrining Rh Skrining antibody digunakan untuk mengidentifikasi antibody wanita yang membahayakan janin. Tes Anemia Beberapa klinik dan kantor hanya meminta haemoglobin dan hematokrit untuk skrining anemia pada wanita hamil.

 Tes Sifilis Infeksi janin akibat Treponema pallidum dapat terjadi setiap saat selama masa hamil dan pada setiap tahap penyakit maternal. ketulian. dan abnormalitas kromosom pertama kali ditemukan pada tahun 1940-an.. Trombositopenia Trombosit diperlukan untuk pembekuan darah. kecenderungan efek teratogenik sangat kecil. meskipun nilai antara 100. Hitung trombosit harus diatas 150. pneumonitis.L. 1994) Askeb Kelompok 12 46 . Skrining prenatal pada wanita hamil merupakan faktor yang paling penting untuk mengidentifikasi bayi yang berisiko sifilis kongenital. ³Kurang dari 5% orang dewasa yang terinfeksi akut di AS menjadi carrier kronis.. Pada minggu ke-16 gestasi. defek tulang.´ (Divisi Kesehatan Oregon. Masalah yang harus diperhatikan pada wanita hamil yang mengidap penyakit ini adalah bahwa bayi akan terinfeksi pada saat lahir dan akan menjadi carrier kronis yang menularkan penyakit ini ke individu lain.sampai 90%. Defek ini cenderung muncul ketika infeksi rubella dialami pada trimester pertama. misalnya.  Tes Hepatitis B Kehamilan jarang mengganggu perjalanan infeksi hepatitis B. lesi pada mata..000 per mL dan 150. penyakit jantung. atau bahwa bayi akan meninggal akibat karsinoma hepatoseluler. Wanita hamil tidak dapat diimunisasi terhadap rubella. sirosis atau keduanya.000 per . anemia. Frekuensinya kemudian menurun seiring kemajuan kehamilan.  Tes Rubela Efek merusak rubella congenital.e. karena secara teoritis terdapat kemungkinan tubuh menjadi lemah karena virus mempresipitasi infeksi intrauterin pada bayi. hepatitis. bandingkan dengan mereka yang terinfeksi perinatal.000 per mL masih dapat diterima sejauh tes ulang tidak menunjukkan destruksi trombosit. yaitu sebanyak 25%.

Identifikasi dini HIV-positif pada wanita hamil memberi kesempatan untuk memutuskan kelanjutan kehamilan dan ketika keputusan dibuat terapi ZDV dapat diberikan untuk mengurangi infeksi pada janin. Pada wanita hamil kondisi tersebut dapat menyebabkan pielonefritis. Abaikan riwayat vaksinasi BCG pada saat menginterpretasi tes tuberculin (Perez-Stable. Selama ini penularan perinatal diketahui mencapai angka sebesar 50%. b. Tes Tuberkulosis Wanita yang berasal dari Negara yang angka prevalensi tuberculosisnya tinggi dan wanita yang berhubungan dengan populasi terkait harus menerima PPD. Kecenderungan yang terjadi ialah bahwa hasil yang positif Askeb Kelompok 12 47 . Asia. atu Mediterania. tes lain yang harus dilakukan berdasarkan riwayat klien atau pemeriksaan fisik meliputi T4 bebas jika klien dicurigai mengalami hipertiroidisme dan TSH (thyroid stimulating hormone) untuk wanita yang dicurigai hipotiroidisme dan untuk wanita yang mengkonsumsi obat tiroid. Selain prosedur khusus yang harus dilakukan untuk klien-klien keturunan Afrika. suatu infeksi yang mengakibatkan morbidilitas maternal yang signifikan dan juga dihubungkan dengan PTL.  Prosedur dan Tes Khusus a. 1995). Penanganan ABU pada wanita hamil secara signifikan menurunkan infeksi trakturinarius. Tes Darah Kondisi-kondisi tertentu memerlukan tes darah tambahan.  Tes Bakteriuria Asimptomatik Sementara bakteriuria asimptomatik merupakan kondisi bukan patologis yang umum ditemukan pada wanita tidak hamil. sementara penelitian terakhir menunjukkan angka sebesar 15% sampai 30%. Tes Human Immunodeficiency Virus (HIV) Sekarang diketahui bahwa virus dapat ditularkan ibu ke bayinya.

3. Mulai trimester kedua yang ditandai dengan mulai makin cepatnya perkembangan otak bayi. a. Idealnya adalah tiga bulan sebelum kehamilan. Seorang ibu hamil memiliki kebutuhan gizi khusus. c. Selain itu. terkadang diperlukan tambahan makanan. bahkan suplemen sesuai kebutuhan.350 Kkal/hari. 2. ia harus ditawari untuk dirujuk ke pusat konseling genetik. Namun. pertumbuhan jarinagn mamae. Personal hygiene  Cara merawat gigi Kondisi gigi dan mulut ibu hamil seringkali ditendai dengan adanya pembesaran gusi yang mudah berdarah karena jaringan gusi merespons secara berlebihan terhadap iritasi lokal. Berikut adalah beberapa syarat makanan sehat bagi ibu hamil 350 Kkal/hari. Pembesaran gusi biasanya dimulai pada trimester pertama sampai ketiga masa kehamilan. pada saat kehamilan dibutuhkan vitamin. b. Apabila wanita hamil dinyatakan berisiko tinggi memiliki anak yang menderita defek lahir. gigi berlubang. kebutuhan uterus.berhubungan dengan infeksi mycobacterium tuberculosis. Kebutuhan energy Pada trimester 2 kalori yang dibutuhkan untuk penambahan darah. Apendiks M mengidentifikasi criteria untuk PPD positif. dan perumbuhan jaringan lemak. bukan vaksin BCG. karena pada saat itu pembentukan janin berlangsung sangat cepat. Askeb Kelompok 12 48 .2 Menetapkan kebutuhan belajar Asupan gizi yang diperlukan ibu hamil harus ditingkatkan sejalan dengan kebutuhan perkemabangan kehamilan. sehingga ibu hamil membutuhkan gizi yang lebih banyak. Tes Genetik Resiko defek lahir pada setiap kehamilan ialah 3%-5%. Beberapa kebutuhan gizi ibu hamil dapat ditutupi oleh makanan sehat dan seimbang. ssunan gigi tidak rata atau adanya sisa akar gigi yang tidak dicabut. Bentuk iritasi local ini berupa karang gigi. Hal ini dapat membantu mendapatkan gizi yang dibutuhkan. Tambahan energy pada trimester ini 300.

karena perubahan anatomi pada tubuh mnegakibatkan banyak lipatan-lipatan kulit menjadi lebih lembab dan mudah terinfeksi oleh mikroorganisme. permukaan licin mengkilat. menyegarkan. maka akan mudah terkena infeksi apabila tidak dirawat dengan benar. Pada saat hamil PH vagina lebih basa. 49 . konsistensi linak. mudah berdarah bila kena sentuhan. serta jangan terlalu panas dan terlalu dingin y Gunakan sabun yang mengandung antiseftik Mandilah secara teratur 1-2 kali dalam sehari. Perawatannya bisa dengan: y y y y y Tambal gigi yang berlubang Mengobati gigi yang terinfeksi Menyikat gigi secara teratur Membilas mulut dengan air setelah makan atau minum apa saja Gnakan pencuci mulut yang bersifat alkali atau basa. Sebaiknya gunakan pancuran atau gayung pada saat mandi.  Mandi Dengan mandi dapat merangsang sirkulasi. Kebersiahan tubuh harus sebantiasa terjaga selama kehamilan.  Perawatan vagina Wanita hamil juga melakukan irrigasi vagina kecuali dengan nasihat dokter.Pembesaran ini dapat mengenai / menyerang pada semua tempat atau beberapa tempat (single/multiple) bentuk bulat. Hal yang harus diperhatikan untuk merawat vagina: y y y Askeb Kelompok 12 Celana dalam harus kering dan tidak boleh ketat Jangan gunakan obat / menyemprot kedalam vagina Sesudah bab/ bak dilap dengan menggunakan lap khusus. Hal yang harus diperhatikan saat mandi: y y Hati-hati saat mandi jangan sampai jatuh Gunakan air yang bersih. dan menghilangkan kotoran. berwarna merah menyala. tidak dianjurkan berendam dalam bathtub dan vaginal douche.

 Payudara Periksalah puting apakah menononjol atau tidak. maka lakukan perbaikan dengan cara gunakan dua jari telunjuk atau ibu jari. yaitu celana yang menutupi perut sampai keatas pusar. c. Aktifitas pada masa kehamilan y Askeb Kelompok 12 Olahraga saat hamil/senam hamil 50 . Perawatan rambut. y Bikini pantiens.  Perawatan kuku Kuku harus bersih dan pendek. yaitu hanya menutupi perut bawah pusar pada garis perut (bikini line) Gunakan celan yang berbahan katun atau kaos agar terhindar dari kelembaban dan infeksi dari jamur dan bakteri. Celan yang dapat digunakan pada ibu hamil: y Maternity briefs atau grandma pantiens. Gunakan BH yang dapat menopang/menyangga payudara. Gunakan celana yang lebih besar atau celana dalam ibu hamil pada trimester ini. Hindarkan dari sepatu berhak tinggi serta alas kaki yang keras. Jaga kebersihan BH. daerah di sekitar puting susu diurut arah berlawanan menuju ke dasar payudara sampai semua daerah payudara. cucilah rambut 2-3 kali dalam seminggu. karena perut ibu sudah semakin besar dan dapat menekan bayi. Kebutuhan pakaian Gunakan pakaian yang longgar. bersih. Apabila datar atau masuk. d. karena pada saat hamil kuku akan tumbuh lebih cepat dari biasa dan pecah-pecah jika perlu gunakan krim pekembut kuku yang baik dan cocok. cucilah BH paling tidak sehari setelah dipakai dengan menggunakan sabun lembut. Lakukan sehari dua kali selama 6 menit. Gunakan BH yang bertali besar dan berbahan katun sehingga dapat menyerap keringat. dan nyaman. Namun pada trimester II( bulan ke 4-5) boleh gunakan BH dengan bahan yang tipis/ bahkan tidak memakai sama sekali jika hal tersebut dirasakan nyaman oleh ibu.

dan membuat nyenyak pada saat tidur. Posisi terlentang. karena wanita dapat mengontrol kedalaman penetrasi. y Berkomunikasi sejak buah hati dalam kandungan Apalagi pada trimester ini bayi sudah mulai mendengar dan mengenali suara ibunya. namun posisi ini biasaya dilakukan pada trimester 2 awal. Posisi wanita diatas. Karena kehamilan sudah cukup kuat dan pada trimester ini keinginan seksual lebih kuat karena kekhawatiran pada trimester awal sudah berkurang dan ibu sudah bisa beradaptasi dari segala ketidaknyamanan kehamilannya. dianjurkan untuk senantiasa mengajak berkomunikasi guna mempererat hubungan ibu dan anak. dan renang. b. menambah nafsu makan. b. ibu masih cukup mulai merasa tidak nyaman dan tidak dapat melakukan berbagai posisi tidur. Posisi duduk. Posisi ini merupakan posisi yang paling aman.Dapat membantu sirkulasi darah. a. y Posisis tidur Pada trimester ini. Posisi miring ke sebelah kiri. merupakan trimester yang paling aman untuk melakukan hubunagan intim/seksual. Dll. Ada beberepa posisi yang aman dilakukan pada saat hamil. c. Posisi ini merupakan posisi yang sering dilakukan pada trimester II dan lanjut dimana tidak Askeb Kelompok 12 51 . Olahraga yang yang dapat dilakukan pada trimester ini: senam hamil. dan gunakan bantal diantara paha atau diantara lutut. Posisi yang bisa dilakukan pada saat tidur: a. y Hubungan intim selama kehamilan Pada trimester ini.

memerlukan banyak gerakan. e. Posisi balap kuda Askeb Kelompok 12 52 . c. f. Posisi ini juga memungkinkan ibu untuk mengontrol kedalaman penetrasi. Posisi berlutut. Posisi berbaring miring. Dimana pada posisi ini pria duduk dan wanita duduk diatasnya secara berhadapan atau membelakangi pria apabila perut sudah sangat besar. Posisi berbaring miring berhadapan. Ibu hamil berlutut dengan meletakan bantal dibawah perutnya dengan tujuan mengganjal. dan suami dapat melakukan penetrasi dari belakang. Posisi laki-laki diatas tapi berbaring separuh tubuh d.

istri banyak memegang peranan. Posisi Tempel Sendok Ini merupakan posisi yang pas karena tidak membuat Anda kelelehan. kedua pasangan duduk bersama diranjang. Posisi ini dijamin tidak menekan perut yang sudah membesar. Lalu kaki istri ditekankan pada perut suami untuk memudahkan penetrasi Askeb Kelompok 12 53 .Posisi ini. setelah itu kedua paha istri mengapit panggul suami. Lakukan dengan jarak serapat mungkin agar penetrasi dapat dilakukan h. Anda memunggungi suami. lalu istri duduk membelakangi suami sambil merapatkan panggul. Caranya. istri duduk di atas kaki suami. Anda dan suami tidur menghadap arah yang sama. Lakukan posisi ini dengan cara suami duduk meluruskan kedua kakinya. kaki direntangkan hingga kaki suami berada di bawah kaki istri. Posisi Silang Jika ingin menerapkan gaya ini. g.

body mekanik a. Miringkan badan ke posisi akan turun. atau miring ke samping. jangan buru-buru berdiri hendaklah untuk sejenak duduk terlebih dahullu. Satu kaki agak maju menjejak di lantai disbanding satunya lagi. Berdiri   Kepala tegak dagu masuk. Lengkungan di kaki perlu didukung dengan sepatu bertumit rendah (tapi tidak datar)   Hindari berdiri di posisi yang sama untuk waktu yang lama. Bangun dari tidur   Hindari perubahan posisi yang secara tiba-tiba. 3. jangan condong ke depan. tetapi jangan terkunci   Regangan bagian atas kepala ke langit-langit   Kencangkan perut tarik ke dalam dan ke atas. 2. ke belakang. dengan berat badan seimbang merata di kedua kaki.y Mobilisasi. gunakan satu tangan untuk menahan tubuh posisi duduk dan dua kaki diayunkan turun ke sisi tempat tidur. Gunakan kedua tangan memegang paha untuk Askeb Kelompok 12 54 .   Pijakan kaki kea rah yang sama. Namun. sebaiknya dengan menggeser tubuh ke sisi depan kursi.   Sebelum bangun hendaknya gulingkan terlebih dahulu badan ke sisi tempat tidur secara perlahan. kemudian badan agak dicondongkan ke depan. Panggul janagan miring ke depan atau belakang.   Pastikan daun telinga sejajar dengan tengah bahu   Jauhkan tulang belikat ke belakang dan dada depan   Jaga lutut lurus. Perubahan body mekanik pada ibu hamil 1. Bangun dari duduk   Sama halnya dengan bangun tidur.

akan tersa sakit. 4. Jika tidak. Duduk di kursi / lantai   Posisi duduk yang baik pada orang hamil sama halnya dengan posisi dudukorang yang tidak hamil. maka menyampinglah ke salah satu sisi.   Bila bangkit dari duduk di lantai. untuk berjalan-jalan sebentar. Lakukan geraka ini seenak mungkin. bisa dengan menepatkan bangku kecil dibawahnya untuk tempat kaki. begitupun kaki agak mendorong tubuh ke posisi berdiri. jangan sampai kaki menggantung karena tidak baik untuk sirkulasi darah. Jiak tak sampai. Angkat satu lutut dengan menjejak di lantai dan letakan tangan diatas paha sebagai tumpuan untuk bangkit ke posisi berdiri. Duduklah agak kedepan sehingga bagian bawah belakang kontak dengan sandaran kursinya. bagian belakang bersandar pada sandaran kursi dengan posisi lurus. saat duduk. Darah mengalir turun kebawah akan sulit atau kurang lancar untuk kembali ke atas   Ibu hamil tidak duduk terlalu lama. Askeb Kelompok 12 55 .menumpu. 5. Setiap dua jam sekali ambil seling waktu minimal lima menit. Pokoknya. Mengangkat beban   Dalam mengangkat beban posisinya harus simetris antara tangan kanan dan kiri. Selain itu gunakan otot tangan dan kaki ntuk membantu. Usahakan duduk serileks mungkin agak tak merasa pegal dan sakit. otot pun bisa rileks   Kaki sebaiknya harus sampai ke lantai. Dengan demikian. Caranya gunakan tanagan untuk mendorong tubuh ke posisi duduk menyamping kemudian posisi berdiri diatas kedua lutut.   Sebaiknya.

klorfeniramin (CTM). Ada beberapa cara mengangkat beban yang benar    Jika harus mengangkat benda. pastikan pijakan kaki cukup kokoh Untuk mengambail benda yang lebih rendah dari pinggang. d. b. dan disertai oralit. 2. defenhidramin dan obat gosok.jangan mencoba untuk mengangkat benda-benda yang lebih berat dari 20 kg. dextrometorfan. Anti kembung Askeb Kelompok 12 56 . Mengatasi sembelit Obat sembelit yang aman digunakan oleh ibu hamil adalah obat yang mengandung bisakodil dan laktulosa. Pseudoefedrin.3. e. Dikhawatirkan otot perut pun ikut akan ketarik sehingga menjadi tegang dan menimbulkan kontraksi. c. jaga punggung tetap lurus.3 Menetapkan kebutuhan untuk pengobatan komplikasi ringan Daftar obat yang cukup aman dipakai saat hamil: a. Sebelum mengangkat benda.  Beriri dengan sikap kaki lebar dekat dengan benda yang sedang dicoba untuk diambil dan jaga pijakan kaki pada tanah  Kencangkan otot perut dan angkat benda dengan menggunakan otot kaki gerakan dengan lutut. tekuk lutut dan pinggul. Anti diare Obat diare yang aman digunakan oleh ibu hamil adalah yang mengandung kaolin.  Sebetulnya pada ibu hamil tudak dianjurkan untuk mengangkat beban terlalu berat. Obat influenza Yang mengandung guanifenisin. pektin. Penghilang nyeri Obat penghilang nyeri yang aman adalah parasetamol.

pengaruh hormon relaksin plasenta. dan ranitidin.Temuan Pengkajian y y y Adanya rasa begah dan penuh pada abdomen Hilang nafsu makan Perubahan pola eliminasi usus c. terutama minyak mineral yang akan Askeb Kelompok 12 57 . daripada melarang klien mengkonsumsi suplemen tersebut yang berguna untuk menambah simpanan besi. Deskripsi  Konstipasi adalah gangguan rasa nyaman yang umum terjadi pada trimester pertama kehamilan  Ini juga merupakan masalah nutrisi yang umum terjadi pada kehamilan  Konstipasi cenderung terjadi pada kehamilan akibat tekanan pada peristaltik usus dari uterus yang terus membesar. lebih baik kita membantu klien untuk konstipasi melalui cara lain y Ingatkan klien untuk tidak mengkonsumsi obat umum untuk mencegah konstipasi. dan kemungkinan akibat meningkatnya kadar progesteron  Konstipasi menyebabkan rasa begah dan penuh serta hilang nafsu makan b. antasid. Contoh penanganan untuk ibu yang mengalami konstipasi/sembelit: a. Implikasi Keperawatan y Kaji nutrisi klien dan pola eliminasi yang mungkin menjadi faktor penyebab y y Anjurkan klien untuk mengosongkan ususnya secara teratur Anjurkan pada klien untuk meningkatkan kandungan serat dalam makanan dengan mengkonsumsi buah dan sayuran dan minum air dalam jumlah lebih dari biasanya setiap hari y Jika klien mengkonsumsi suplemen besi oral. simetidin.Obat kembung yang baik digunakan oleh ibu hamil adalah yang mengandung simetikon.

b. dan dia hamil dengan hanya satu janin. Seksual pasangan wanita mungkin enggan untuk melakukan hubungan seksual karena takut mengganggu selaput janin atau mengganggu perkembangan janin. laksatif ringan dan supositora sesuai instruksi Nasehatkan klien untuk menghindari makanan pembentuk gas. mempertimbangkan status gizi dan berat di Askeb Kelompok 12 58 . Kebutuhan nutrisi Selama trimester II kebiasaan ibu makan dan minum harus dipantau secara kontinyu.4 Menetapkan kebutuhan untuk konseling spesifik atau anticipatory guidance a. Jika seorang wanita memulai kehamilan pada berat badan yang sehat. seperti kubis atau buncis. bukan hanya berat badannya. dia akan mendapatkan kenaikan berat badan rata-rata satu pon/minggu selama trimester kedua dan ketiga.3. dia harus makan jumlah makanan dan mempertahankan tingkat aktivitas yang membantu mendapatkannya di tingkat lebih lambat dari 2/3 pon per minggu. Jika dia awalnya kelebihan berat badan. 2.mengganggu absorpsi vitamin larut lemak yang diperlukan bagi pertumbuhan janin dan kesehatan ibu y Beri tahu klien untuk menghindari enema karena tindakan ini dapat mencetuskan persalinan Anjurkan klien untuk menghindari obat-obatan yang dijual bebas selama kehamilan kecuali diresepkan oleh dokter y y y Berikan pelunak feses. Kenaikan berat badannya harus dievaluasi dengan melihat gambaran total. Jika memiliki berat badan yang rendah ibu hamil tersebut harus mendapatkan kenaikan berat badan lebih dari 1 pon/minggu. sehingga flatus dapat dikontrol. Peran bidan disini adalah menginformasikan kepada ibu hamil dan pasangannya mengenai cara-cara hubungan seksual yang aman misalnya dengan posisi menyamping sehingga memungkinkan untuk dilakukannya penetrasi dari belakang.

aborsi spontan. beberapa perubahan negatif dapat dibatalkan dan berat badan bayi dapat diperbaiki. Ketidaknyamanan selama kehamilan trimester II Selama trimester II. Keamanan (Safety) Selama 6 bulan terakhir kehamilan.ibu hamil biasanya mengatasi ketidaknyamanannya tersebut berdasarkan informasi Askeb Kelompok 12 59 . mempengaruhi perkembangan otak. paparan bahaya reproduksi dapat memperlambat pertumbuhan janin. Mual di pagi hari. atau menyebabkan kelahiran prematur. Jika ibu bisa berhenti merokok sebelum trimester ke III. dan pilihan makanan dia mengkonsumsi. hal tersebut bayi dapat meningkatkan risiko BBLR. sehingga ada efek kumulatif ketika dikonsumsi terus dalam periode 12 sampai 18 jam. membatasi konsumsi kafein menjadi hal yang penting. Perhatian yang lebih selama trimester ini yaitu terhadap penyakit menular. merokok selama kehamilan mengurangi nafsu makan ibu dan menciptakan perubahan vaskular dalam jaringan plasenta. sering buang air kecil dan lesu bisanya berlalu dan tidak mengganggu aktifitas mereka sehari-hari. tingkat aktivitas. d. ibu hamil biasanya merasa lebih nyaman dengan kehamilannya. Meskipun jarang terjadi. c. Berdiri untuk waktu yang lama. kehamilan ektopik. Tanda-tanda bahaya trimester II Ketika kehamilan memasuki trimester kedua. dan penyakit trofoblas gestational dapat didiagnosis pada trimester ini. Konsumsi obat-obatan Selama trimester II dan III kehamilan.mana dia memulai kehamilan. kondisi kerja yang kurang ideal "fisik kerja yang intensif meningkatkan kemungkinan bayi berat lahir rendah dan lahir prematur. e. f. jumlah waktu yang dibutuhkan untuk metabolisme dan mengeluarkan kafein memakan waktu lebih lama sampai 18 jam. kekhawatiran ibu hamil untuk kehilangan janinnya mulai berkurang. mengangkat benda yang beratnya lebih dari 10 sampai 25 pon dan berkurangnya waktu istirahat menambah risiko tersebut. Paparan terhadap asap rokok akan mempengaruhi perkembangan janin.

tambahan protein ½ gr/kb BB = satu telur/hari Askeb Kelompok 12 60 .yang diperoleh dari keluarga. Konseling dan anticipatory guidance adalah cara yang terbaik untuk mengatasi atau mengurangi ketidaknyamanan. 2.3. teman dan tenaga kesehatan.  Rustam Mochtar (1998): Periksa ulang 1x sebulan sampai kehamilan 7 bulan  Manuaba (1998) Trimester I dan II 1) Satu bulan sekali 2) Diambil data tentang laboratorium 3) Pemeriksaan ultrasonografi 4) Nasehat diet tentang 4 sehat 5 sempurna.5 Menetapkan jadwal kunjungan sesuai dengan tahap perkembangan kehamilan Jadwal Kunjungan Pranatal yang Direkomendasikan Untuk Kehamilan Trimester II Nulipara Kunjungan ketiga 14-16 minggu Kunjungan keempat. 24-28 minggu Kunjungan kelima 32 minggu Kunjungan keenam 36 minggu Multipara Kunjungan kedua 14-16 minggu Kunjungan ketiga 24-28 minggu Kunjungan keempat 32 minggu Kunjungan kelima 35 minggu Jadwal kunjungan sesuai dengan perkembangan kehamilan menurut:  WHO (JHPIEGO. 2003): Satu kali kunjungan selama trimester kedua (antara minggu 14-28).

5) Observasi adanya penyakit yang dapat mempengaruhi kehamlan. dari hasil pemeriksaan ini kita dapat memberikan asuhan kepada ibu hamil yang ditujukan untuk mencegah timbulnya masalah potensial yaitu terjadinya eklampsi. menghindari terjadinya komplikasi kehamilan. Tetapi dapat terjadi sebelumnya. misalnya pada mola hidatidosa. dan imunisasi TT1. komplikasi kehamilan 6) Rencana untuk pengobatan penyakitnya.4. proteinuria didefinisikan sebagai suatu konsentrasi protein 0. edema dan proteinuria yang timbul karena kehamilan. Penyakit ini umumnya terjadi dalam trimester ke-3 kehamilan. y Tes kadar gula darah Pemeriksaan ini bertujuan untuk mendiagnosa penyakit diabetes gestasional yaitu suatu intoleransi karbohidrat yang terjadi Askeb Kelompok 12 61 . 2004).3 per 24 jam. Pada spesimen urin 24 jam. Preeklampsi ialah penyakit dengan tandatanda hipertensi. Preeklampsia merupakan suatu kondisi spesifik kehamilan dimana hipertensi terjadi setelah minggu ke-20 pada wanita yang sebelumnya memiliki tekanan darah normal (Bobak . 2. Tingginya kadar protein dalam urin ibu hamil dapat mengindikasikan terjadinya preeklampsi. Pemeriksaan protein urin dibutuhkan oleh ibu hamil bila dicurigai mengalami preeklampsi ringan atau berat.1 Menetapkan kebutuhan tes labolatorium Test laboratorium yang mungkin di butuhkan oleh ibu hamil trimester III adalah: y Tes protein urin Proteinuria didefinisikan sebagai konsentrasi protein sebesar 0.19/L (> +2 dengan cara dipstik) atau lebih dalam sekurangkurangnya dua kali spesimen urin yang dikumpulkan sekurangkurangnya dengan jarak 6 jam.4 Mengembangkan Perencanaan Asuhan Yang Komprehensif Selama Trimester III 2.

Ada anggota keluarga yang memiliki riwayat diabetes tipe II 3. 4. Mengalami kegemukan 2. Karakteristik risiko tingggi: 1.atau pertamakali diketahui saat kehamilan berlangsung dan mengisyaratkan bahwa gangguan ini dipicu oleh kehamilan. Apabila diabetes gestasional tidak terdiagnosis. Berasal dari kelompok etnik yang prevalensi diabetes gestasionalnya rendah. 6. Yang perlu di waspadai adalah bahwa penyakit ini dapat memeberikan efek pada ibu dan pada janin. Pemeriksaan gula darah dapat dilakukan dalam keadaan puasa dan 2 jam post prandial (sesudah makan) atau dapat juga dilakukan pemeriksaan gula darah sewaktu (GDS). Memiliki riwayat diabetes gestasional sebelumnya 4. 2. 3. apabila ada peningkatan atau penurunan atau peningkatan kadar gula darah (hiper atau hipo glikemia). pemeriksaan Askeb Kelompok 12 62 . Berat badan sebelum hamil normal. Adanya glukosuria. Usia kurang dari 25 tahun. Pada golongan risiko tinggi ini lakukan pemeriksaan sesegera mungkin. American diabetes association(1999) menyimpulkan bahwa hiperglikemia puasa berkaitan dengan peningkatan risiko kematian janin selama 4 sampai 8 minggu terakhir gestasi. Nilai referensi: Glukosa puasa = 70-110 mg/dl Glukosa 2 jam PP = <140 mg/dl Glukosa sewaktu = <180 mg/dl Pemeriksaan glukosa darah tidak diperlukan secara rutin apabila semua karakteristik berikut ditemukan: 1. 5. Tidak ada riwayat kelainan metabolism glukosa. Tidak ada anggota keluarga dekat yang mengidap diabetes. Efek merugikan pada ibu mencakup peningkatan frekuensi hipertensi dan perlunya seksio sesarea. Tidak memiliki riwayat obstetri yang buruk.

volume plasma sekitar 40% lebih tinggi pada ibu hamil dibandingkan perempuan yang tidak hamil. Suatu penelitian memperlihatkan perubahan konsentrasi Hb sesuai dengan bertambahnya usia kehamilan. Askeb Kelompok 12 63 . dan jumlah eritrosit. Volume plasma yang terekspansi menurunkan hematokrit (Ht). Pada trimester III terjadi sedikit peningkatan Hb. kecuali pada perempuan yang sudah memilikin kadar Hb tinggi (>14. kecuali pada perempuan yang memiliki kadar Hb rendah (< 11. Pada kehamilan kebutuhan oksigen lebih tinggi sehingga memicu peningkatan eritopoietin. y Tes anemia Tes ini dilakukan dengan memeriksa kadar hemoglobin (Hb) ibu hamil untuk mendiagnosa adanya anemia pada kehamilan. Namun peningkatan volume terjadi dalam proporsi yang lebih besar jika dibandingkan dengan peningkatan eritrosit sehingga terjadi penurunan konsentrasi hemoglobin (Hb) akibat hemodilusi.5 g/dl).darah harus diulang pada minggu ke 24-28 atau setiap saat pasien memperlihatkan upaya yang mengarah ke hiperglikemia. Ekspansi volume plasma merupakan penyebab anemia fisiologik pada kehamilan. Ekspansi volume plasma ini mulai pada minggu ke-6 kehamilan dan mencapai maksimum pada minggu ke-24 kehamilan. konsentrasi hemoglobin darah (Hb). yaitu pada usia kehamilan sekitar 30 minggu. Pada trimester I konsentrasi Hb tampak menurun. pada titik puncaknya. tetapi tidak menimbulkan jumlah absolute Hb atau eritrosit dalam sirkulasi. Ada spekulasi bahwa anemia fisiologik dalam kehamilan bertujuan untuk menurunkan viskositas darah maternal sehingga meningkatkan perfusi plasental dan membantu penghantaran oksigen serta nutrisi ke janin.6 g/dl) pada pemeriksaan pertama. Akibatnya volume plasma bertambah dan sel darah merah (ertirosit) meningkat. tetapi dapat meningkat sampai minggu ke-37. Konsenrtasi paling rendah didapatkan pada trimester ke II.

Nilai batas untuk anemia pada perempuan Status kehamilan Hemoglobin (g/dl) 12.0 33 32 33 2. pendarahan post ± partum. pusing. lahir prematur. kurang nafsu makan.4. 400 Kkal.0 Hematokrit (%) 36 Tidak hamil Hamil Trimester I Trimester II Trimester III 11. rawan dekompensasi cordis pada penderita dengan Hb kurang dari 4 g ± persen. rentan infeksi dan hipoksia akibat anemia dapat menyebabkan shock bahkan kematian ibu saat persalinan. dan apabila asupan kalori tidak adekuat. letih.2 Menetapkan kebutuhan belajar Hal-hal yang harus dipelajari atau diperhatikan oleh ibu hamil selama masa kehamilan trimester III adalah: a. rasa lemah. Pada ibu Pucat. lamanya waktu partus karena kurang daya dorong rahim.DAMPAK ANEMIA a. menurunnya kebugaran tubuh dan gangguan penyembuhan luka. kematian bayi pada usia sangat muda serta cacat bawaan. maka protein akan dimetabolisme untuk menghasilkan energy dan tidak digunakan untuk pertumbuhan dan perkembangan janin.5 11. Askeb Kelompok 12 64 . Kalori dibutuhkan untuk energy. Pada janin Abortus.0 10. Kematian bayi dalam kandungan. Makan (diet) ibu hamil y Total kalori yang dibutuhkan oleh ibu hamil trimester III adalah 2. meskipun tak disertai pendarahan b.

y Kategori C Efek merugikan terlihat dapa hewan. Beberapa golongan obat ini sering digunakan. Kategori obat pada ibu hamil berdasarkan risiko janin: y Kategori A Yaitu obat-obatan yang selama ini telah banyak dikonsumsi oleh ibu hamil tanpa menunjukan bukti adanya peningkatan kejadian malformasi atau yang membahayakan pada janin baik secara langsung maupun tidak langsung. y Kategori X Risiko pada janin sudah jelas terbukti dari pada manfaatnya.y kebutuhan zat besi Pada trimester ketiga. tetapi belum ada studi pada manusia. kacang-kacangan. Contohnya adalah multivitamin atau vitamin prenatal. b. kafein. Salah satu contohnya adalah efedrin. yang dapat Askeb Kelompok 12 65 . Contoh: karbamazepin dan fenitoin. tetapi manfaat diperkirakannya diperkirakan melebihi risiko-risiko tersebut. dan sayuran hijau. hati. telur. y Kategori B Studi-studi pada hewan tidak menunjukan adanya risiko pada janin. Zat besi banyak terkandung dalam daging. parasetamol. kebutuhan zat besi naik menjadi 39 mg per hari/BB atau setara dengan sepotong tempe. codein y Kategori D Terdapat bikti adanya risiko bagi janin. namun belum tersedia cukup data tentang efeknya pada wanita hamil. Obat-obatan Pemberian obat pada ibu hamil harus difikirkan efek obat terhadap ibu dan tidak boleh melupakan pengaruh atau efek samping obat pada janin. CTM. sereal. Salah satu contohnya adalah obat jerawat isotretionoin. manfaat penggunaan obat tersebut lebih tinggi dibandingkan risikonya. pada situasi klinis tertentu. misalnya penisilin.

wajah dan Kategori obat berdasarkan periode kehamilan dan kemampuan menembus plasenta (US FDA) 1. 3. Aspirin Aspirin atau asam asetilsalisilat (asetosal) adalah sejenis obat turunan dari salisilat yang sering digunakan sebagai senyawa analgesik (penahan rasa sakit atau nyeri minor). dan anti-inflamasi (peradangan). Naproksen termasuk dalam golongan antiinflamasi nonsteroid. ketoprofen dan naproksen Ibuprofen merupakan derivat asam propionat yang diperkenalkan banyak negara. Asetaminofen Termasuk kategori obat golongan B. Ketoprofen adalah jenis obat yang umumnya diresepkan untuk mengobati rasa sakit peradangan arthritis yang terkait atau sakit gigi parah yang mengakibatkan radang gusi. Efek analgesiknya sama dengan aspirin. pada trimester I. Naproxen bekerja dengan cara menurunkan hormon yang menyebabkan pembengkakan dan rasa nyeri di tubuh. Askeb Kelompok 12 66 . Dapat menembus plasenta. perpanjangan masa kehamilan. dan kemungkinan teratogenik.II dan III.menyebabkan kardiovaskuler.II maupun trimester III. Termasuk kategori D pada kehamilan trimester I. Obat ini tidak direkomendasikan kecuali atas indikasi spesifik karena berkaitan dengan peningkatan kematian per8inatal. oenurunan berat badan lahir. Ibuprofen. Ibuprofen tidak dianjurkan diminum oleh wanita hamil dan menyusui. Dapat menembus plasenta. Merupakan obat pilihan untuk nyeri 2. kelainan susunan saraf pusat. antipiretik (terhadap demam). Obat ini bersifat analgesik dengan daya antiinflamasi yang tidak terlalu kuat. perdarahan neonatus.

nefrotoksisitas pada janin dan perdarahan periventrikular. Berdiri atau dalam keadaan duduk bersila Askeb Kelompok 12 67 . Konseling yang diberikan antara lain: y y Hindari pemberian obat pada periode pertama pascakonsepsi Hindari makanan minuman dan zat yang tidak diperlukan oleh janin dalam pertumbuhannya. Aktivitas pada masa kehamilan trimester III o Olahraga saat hamil/senam hamil Berguna untuk membantu sirkulasi darah. obat sedative. atau jamu-jamu tradisional yang belum teruji. Secara umum wanita hamil tidak harus membatasi olah raga. hipertensi pulmoner pada janin. y c. penutupan duktus arteriosus secara premature. jantung dan paru sebelum gerakan selanjutnya. misalnya merokok. dan membuat nyenyak pada waktu tidur. alcohol. Bentuk senam hamil: a Pemanasan Mempersiapkan otot. obat ini harus digunakan secara hati hati dan dihindari pada trimester III karena berkaitan dengan kejadian oligohidramnion. Pergunakan pedoman penggunaan obat resmi dan daftar-daftar obat yang aman demikian pula pemberian obat-obat terbatas atau yang tidak diperbolehkan pada ibu hamil. OAD. Ketiga jenis obat ini dapat menembus plasenta.Ketiganya termsuk kategori B jika diberikan pada kehamilan trimester I dan II. Konseling dan pemilihan obat pada ibu hamil Tujuannya adalah untuk menghindari atau mengurangi abnormalitas janin. y Berikan obat yang telah jelas aman dan mempertimbangkan keperluan pengobatan primernya. asalkan tidak mengalami kelelahan atau berisiko cedera bagi diri atau janinnya. terutama bila pemberian dalam waktu yang lama. menambah nafsu makan. Kategori D pada trimester III. y Hindari pemberian obat polifarmaka.

tungkai kanan maju diikuti dengan tungkai kiri merapat dengan mendorong lengan lurus ke depan. kedua lengan diayun ke samping saat tungkai maju. mengurangi keluhan nyeri punggung dan memudahkan bayi keluar. tunduk dan tegakkan kepala (2x8 hitungan) 3. patahkan leher ke kiri-ke kana (2x8 hitungan) 4. dan lengan lurus kesamping saat mundur. langkah ke kiri kembali ke awal (sambil melangkah ayunkan kedua lengan ke atas dan ke bawah) y Latihan penguatan dan peregangan Ditujukan untuk meningkatkan kelancaran sirkulasi darah. Berdiri. Meningkatkan kebugaran sehingga ibu hamil tidak cepat lelah. gerakan tungkai sama. Berdiri. Kedua tangan di perut samping. pembuluh darah dan paru. menguatkan otot-otot. kedua lengan ke atas. Berdiri. Askeb Kelompok 12 68 .1. tungkai melangkah ke kanan dan tungkai kiri merapat dengan lengan diayun lurus ke depan dan turunkan. Ambil nafas sambil angkat kedua lengan ke atas (2x8 hitungan) 2. mengurangi risiko cedera. 3. 2. Kedua tangan di perut samping. kemudian mundur tungkai kanan. lakukan untuk gerak arah sebaliknya. 4. langkahkan kaki diikuti kaki kiri. percaya diri dan lebih tenang Tahap gerakan: 1. Berdiri. Putar bahu bersamaan keduanya (2x8 hitungan) b Latihan inti y Latihan kebugaran Latihan ditujukan untuk memperbaiki kerja jantung.

kedua tangan di bahu putar ke arah depan. 4. dada menempel di lantai. silangkan tungkai. Duduk bersila. Duduk bersila. gerakan naik turun sambil gerakan lutut menekuk-lurus. tarik kembali lurus ulangi kanan kiri. 7. 5. Posisi berdiri dengan sanggahan kursi di depan. kepala disamping kanan atau kiri selama 10 menit bergantian. angkat satu tangan lurus.1. Duduk tegak. Four point knealing. gerakan naik turun sambil gerakan lutut menekuk-lurus. Posisi tidur telentang. pegang kursi sekuatnya. mengurangi Askeb Kelompok 12 69 . kemudian rotasikan panggul sambil tarik nafas. Tidur telentang. 3. kedua kaki ditekuk. y Latihan Pernafasan Melatih teknik pernafasan dada dan diafragma. Kaitkan kedua lengan ke belakang. lakukan 4 kali 8. 6. badan lurus. Lakukan selama 4 kali. tekan kedua lutut dan bungkukkan badan. kepala lurus kedepan sambil tarik nafas dan turunkan kepala. Variasikan dengan gerakan kaki ke samping atau memutar. Duduk tegak tangan menyangga di belakang badan tekuk dan luruskan kaki bergantian. lakukan bergantian. kedua tangan disamping. dapat mengurangi keluhan nyeri saat persalinan. tangan disamping. 9. kedua siku tangan tidak boleh mengangkat. kaki diluruskan. Kerutkan pantat lalu angkat setinggitingginya sampai hitungan 6. 10. Kaitkan kedua lengan ke depan. 2. Kemudian lakukan posisi jongkok tanpa tumit diangkat dan berdiri lagi. Posisi sujud.

pernafasan dada. mengatasi nyeri his palsu/his permulaan kala satu. Askeb Kelompok 12 70 . kombinasi. lutut ditekuk. percepat 60x/mnt.stress dan pernafasan diafragma/perut. terangkat tahan 1-2 detik.Mempercepat relaksasi. kembangkan dada sampai tangan. lutut ditekuk. hembuskan lewat celah bibir.Dapat menggantikan pernafasan perut bila nyeri his kala satu semakin kuat. y Pernafasan Cepat Perut: tarik nafas cepat lewat hidung. Frekwensi 8x/menit. hembuskan cepat dengan mulut terbuka. tangan di dada. mengatasi stress. tangan di atas perut. lengan di samping badan dengan satu tangan di atas perut. Dada: tarik nafas cepat lewat hidung. Pendinginan/ Relaksasi Lengan dan tangan. relaks.Ulangi dengan frekwensi 8x/menit. pernafasan cepat. genggam tangan kerutkan lengan dengan kuat tahan. tahan 1-2 detik hembuskan nafas lewat mulut perlahan.Tarik nafas dalam pelan melalui hidung sampai perut mengembung. y Pernafasan Diafragma Telentang. lambat kembali 30x/ menit. Mulai dengan frekwensi 30x/mnt. relaks lengan di samping badan dengan tangan di atas dada. telentang/miring. lepaskan.Tarik nafas pelan dalam melalui hidung. d.Tungkai dan kaki. hembuskan nafas cepat dengan mulut terbuka. y Pernafasan Dada Telentang.

lepaskan. Ibu hamil disarankan untuk berbaring ke sebelah kiri dengan lutut agak ditekuk dan diberi bantal diantaranya. Hindari tidur dengan posisi datar. Pakaian Secara umum direkomendasikan bahwa busana yang digunakan selama hamil seyogyanya nyaman. tahan beberapa detik. g. Seluruh tubuh. Perut dan dasar panggul. telentang/miring. tekananrahim pada paru-paru semakin besar dan bisa membuat sesak.sambil nafas dada pelan teratur lalu relaks (bayangkan hal menyenangkan). uterus yang berat biasanya mengganggu keseimbangan wanita hamil dan meningkatkan kemungkinan wanita hamil terpleset dan jatuh di bathtub kamar mandi. dan untuk menjaga kenyamanan Askeb Kelompok 12 71 . Karena itu. e. kerutkan otot perut dan dasar panggul tahan lalu lepaskan. f.luruskan kaki (dorsi fleksi). Mandi Tidak ada larangan untuk mandi selama hamil atau masa nifas. karena tidur siang menguntungkan dan baik untuk kesehatan. telentang/miring kontraksikan/kencangkan semua otot. Selama trimester terakhir. sebaiknya ibu hamil tidur dengan posisi kepala agak tinggi. berbahan halus dan dapat menyerap keringat. Meningkatnya massa payudara dapat menyebabkan payudara menggantung dan terasa nyeri. jangan pada tempat yang sesak dan ramai. Mencari tempat hiburan yang sirkulasi udaranya baik. taruhlah bantal di bawah bahu dan kepala untuk menghindari sesak. Berbaring ke sebelah kiri bertujuan untuk menghindari penekanan pembuluh darah oleh uterus yang membesar. Istirahat dan rekreasi Sebaiknya wanita pekerja harus sering istirahat. tidak ketat. Bila sukar tidur terlentang. menjelang akhir kehamilan wanita dianjurkan untuk menggunakan shower. o Posisi tidur Setelah kehamilan membesar. Taruh juga bantal di bawah kaki untuk menghindari pengumpulan darah di kaki. karena semakin datar.

karena payudara merupakan sumber air susu ibu (ASI) yang merupakan makan utama bagi bayi. Diare Bila sedang hamil. b. sebaiknya dilakukan secara hati hati dan benar. dan menjadi lebih berat.diindikasikan penggunaan bra yang menopang secara pas. Untuk sekresi yang mengering pada puting susu. Perawatan payudara Payudara perlu dipersiapkan sejak sebelum bayi lahir sehingga segera dapat berfungsi dengan baik pada saat diperlukan. Konstipasi Konstipasi adalah gangguan rasa nyaman yang umum terjadi pada kehamilan. h. Karena payudara menegang. Beberapa hal yang dapat anda lakukan bila diare: 1. Pengurutan payudara untuk mengeluarkan sekresi dan mengeluarkan duktus dan duktus dan sinus laktiferus. pengaruh hormon relaksin plasenta. Ini juga merupakan masalah nutrisi yang umum terjadi pada kehamilan. pada umur kehamilan berapapun. 2. Basuhan lembut setiap hari pada aerola dan puting susu akan dapat mengurangi retak dan lecet pada area tersebut. dan kemungkinan akibat meningkatnya kadar progesterone. umumnya rawan terkena diare. Perbanyak minum air putih selama diare/mencret agar tidak dehidrasi Askeb Kelompok 12 72 . Oleh karena itu payudara harus dirawat dari jauh -jauh hari. konstipasi cenderung terjadi pada kehamilan akibat tekanan pada peristaltik usus dari uterus yang terus membesar. Stocking yang ketat sebaiknya dihindari. lakukan pembersihan dengan menggunakan campuran gliserin dan alcohol.3 Menetapkan kebutuhan untuk pengobatan komplikasi ringan Komplikasi ringan yang mungkin terjadi pada kehamilan trimester III adalah: a. sensitif.yang biasanya terjadi karena mengkonsumsi makanan yang tidak cocok dengan tubuh. maka sebaiknya gunakan penopang payudara yang sesuai. konstipasi menyebabkan rasa begah dan penuh serta hilang nafsu makan.4.

2. dan diminum hangat-hangat) teh sekali2 boleh dicampur sedikit garam dan gula pasir sedikit (pengganti cairan tubuh yg hilang) 3. b.2.4. Cemilan cracker/biskuit agar ada makanan yang masuk sedikit-sedikit meski kadang karena belum sembuh bisa keluar lagi dari tubuh. Definisi Sistem rujukan dalam pelayanan obstetri adalah suatu pelimpahan tanggung jawab timbal balik atas kasus atau masalah kebidanan yang timbul baik secara vertikal maupun horizontal. Rujukan vertikal maksudnya rujukan dan komunikasi antara satu unit ke unit lain yang lebih lengkap. Umpamanya dari rumah sakit kabupaten ke rumah sakit provinsi atau rumah sakit tipe C ke rumah sakit tipe B yang lebih spesialistis fasilitas dan personalianya. misalnya antara bagian kebidanan dan bagian ilmu kesehatan anak. Tujuan Rujukan y Agar setiap penderita mendapat perawatan dan pertolongan yang sebaik-baiknya y Menjalin kerjasama dengan cara pengiriman pendrota atau bahan laboratorium dari unit yang kurang lengkap ke unit yang lebih lengkap fasilitasnya Askeb Kelompok 12 73 . Minum teh pahit sekali (teh daun yang diseduh dengan air mendidih komposisi 4:1. Selama diare disarankan untuk mengkonsumsi makanan yang mengandung gula misalnya minum sari kurma atau madu agar asupan ibu hamil tetap memiliki energi (tidak terlalu lemas) 4. 5. Makan bubur nasi setiap hari selama sakit agar lebih mudah dicerna oleh tubuh.4 Menetapkan kebutuhan konsultasi atau rujukan pada tenaga profesional lainnya a. Sedangkan horizontal maksudnya konsultasi dan komunikasi antar unit yang ada dalam satu rumah sakit.

Kebutuhan nutrisi Kebutuhan gizi perempuan tetap sama selama semester ketiga. 2. Preskriptif dan membatasi praktik budaya yang terkait dengan makanan terus melalui trimester ketiga.4.5 Menetapkan kebutuhan untuk konseling spesifik atau anticipatory guidance a. perempuan mendekati akhir kehamilan sering merasa panas dan mengalami gangguan pencernaan dan sembelit. Kegiatan rujukan dan pelayanan ini antara lain berupa : a. kembalikan dan kirimkan lagi kepada unit semula. bilamana perlu disertai dengan keterangan yang lengkap (surat balasan) d. Pengiriman bahan laboratorium Bila penderita telah sembuh dan hasil laboratorium telah selesai. c. Rujukan kasus-kasus patologik pada kehamilan. Kegiatan rujukan informasi medis antara lain berupa : y Membahas secara lengkap data-data medis penderita yang dikirim dan advis rehabilitas kepada unit yang mengirim y Menjalin kerjasama sistem pelaporan data-data medis umumnya dan data-data parameter pelayanan kebidanan khususnya terutama mengenai kematian maternal dan perinatal. Jumlah makanan yang ia butuhkan mungkin harus dibagi menjadi sejumlah porsi kecil yang lebih sering. Askeb Kelompok 12 74 . karena memberikan waktu yang lebih banyak untuk dicerna. persalinan dan nifas c. b. Hal ini sangat berguna untuk memperoleh angka-angka secara regional dan nasional. Pengiriman kasus masalah reproduksi manusia lainnya. seperti kasus-kasus ginekologi atau kontrasepsi yang memerlukan penanganan spesialis d.y Menjalin pelimpahan pengetahuan dan keterampilan (transfer of knowledge and skill) melalui pendidikan dan latihan antara pusat pendidikan dan daerah. Sebagian besar asupan makanannya harus dikonsumsi di pagi hari. Pengiriman orang sakit dari unit kesehatan yang kurang lengkap ke unit kesehatan yang lebih lengkap.

Pastikan keamanan kamar mandi terjaga (bersih. Tanda-tanda bahaya trimester III Tanda-tanda bahaya trimester III ialah terjadinya perdarahan dan pada umumnya adalah perdarahan yang berat. sehingga menjadi lebih sering mandi. Yang menjadi penyebabnya adalah: y Plasenta previa Hal ini terjadi bila impalantasi plasenta terjadi pada segmen bawah rahin dan menutupi sebagian atau seluruh ostium internum. dan bila tidak mendapatkan penanganan yang cepat bisa mengakibatkan syok yang fatal. c. y Solusio plasenta Adalah terlepasnya sebagian atau seluruh permukaan plasenta dari tempat implantasinya yang normal pada lapisan desidua endometrium sebelum waktunya yakni sebelum bayi lahir. koitus diperbolehkan sampai akhir kehamilan. ibu hamil mungkin merasa canggung/malas untuk bergerak masuk dan keluar kamar mandi. akan tetapi pada trimester ini terjadi peningkatan produksi minyak dan keringat. namun sebaiknya ibu hamil tidak lagi melakukan hubungan seksual selama 14 hari menjelang kelahiran. Dan koitus tidak dibenarkan bila: y y y y Terdapat perdarahan pervaginam Tedapat riwayat abortus yang berulang Ketuban pecah Servix telah membuka d. Askeb Kelompok 12 75 . Selama trimester ketiga. mungkin perempuan merasa kotor dan lembap.b. Konsumsi obat-obatan Ibu sebaiknya tidak mengkonsumsi jenis obat apapun selama kehamilan kecuali bila ada instruksi dari dokter. Kebersihan umum (general hygiene) Kegiatan kebersihan umum padaa trimester III sebelum melanjutkan ke tahap persalinan harus lebih ditingkatkan. Aktivitas seksual Selama kehamilan berjalan normal. tidak licin) sehingga kemungkinan dia tergelincir dan jatuh di kamar mandi berkurang. e.

dan secret vagina. Kemudian setelah terjadi penurunan sisitem imun yang berat. Transmisi vertical merupakan penyebab tersering infeksi HIV pada bayi dan anak-anak. Infeksi HIV memberikan gambaran klinik yang tidak spesifik dengan spectrum yang lebar. Transmisi HIV dari ibu kepada janin dapat terjadi intrauterine (5-10%). maka terjadi berbagai infeksi oportunistik dan dapat dikatakan pasien telah masuk pada keadaan AIDS.4. maka dapat terjadi infeksi kronik asimptomatik selama beberapa tahun disertai replikasi virus secara lambat. keadaan kehamilannya semakin membesar dan keadaan itu membuat ibu kurang nyaman. Setelah diawali dengan infeksi akut.6 Menetapkan kebutuhan konseling HIV/PMS  Konseling HIV/AIDS Acquired immunodeficiency syndrome (AIDS) adalah sindroma dengan gejala penyakit infeksi oportunistik atau kanker tertentu akibat menurunnya sistem kekebalan tubuh oleh infeksi human immunodeficiency virus (HIV). Perjalanan penyakit lambat dan gejala-gejala AIDS rata-rata baru timbul 10 tahun sesudah infeksi pertama. padahal hal tersebut sangatlah penting untuk menjaga keselamatan ibu dan janin yang dikandung dari bahaya guncangan-guncangan yang terjadi selama diperjalanan. seperti misalnya saat ibu bepergian menggunakan kendaraan. mulai dari infeksi tanpa gejala (asimtomatik) pada stadium awal sampai pada gejala-gejala yang berat pada stadium lanjut. biasanya ibu hamil enggan menggunakan sabuk pengaman karena mereka khawatir dengan menggunakan sabuk pengaman akan menyakiti bayinya. saat persalinan (10-20%) dan pascapersalinan (5- Askeb Kelompok 12 76 .f. bahkan bisa lebih lama lagi. semen. Keamanan (safety) Ibu hamil trimester III. Sebagian besar (75%) penularan terjadi melalui hubungan seksual. Virus masuk kedalam tubuh manusia terutama melalui perantara darh. 2.

perlu diberikan konseling berkelanjutan untuk membantu wanita tersebut secara psikologis. Pada pasien terinfeksi HIV yang diberi kemoterapi tripel. bayi lahir mati. Hal ini sebaiknya dilakukan pada awal kehamilan. American College of Obstetricians and Gynecologis serta United State Public Health Service (USPHS). Penelitian prevalensi HIV pada ibu hamil di daerah miskin di Jakarta p ada tahun 1999-2001 oleh kharbiati mendapatkan angka prevalensi sebesar 2. y Terapi antiretrovirus Sejumlah penelitian membuktikan bahwa kombinasi analog nukleosida-zidovudim. Konseling merupakan keharusan bagi wanita positif HIV.1996). disertai dengan hak pasien untuk menolak. ritonavir. Askeb Kelompok 12 77 . Pada tahun 1999 The Institute Of Medicine (IOM) telah merekomendasikan pemeriksaan HIV untuk semua perempuan hamil dengan sepengetahuan perempuan tersebut. Kelainan yang dapat terjadi pada janin adalah berat badan lahir rendah.86 %. dan abortus spontan. zalsitabin atau lamivudim yang diberikan bersama dengan suatu inhibitor protease-indinavir. angka kelangsungan hidup jangka panjang meningkat dan morbiditas berkurang. Rekomendasi ini juga telah diadopsi oleh American Academi of Pediatric. dan apabila memilih untuk melanjutkan kehamilannya. Tingkat infeksi HIV pada ibu hamil di Negara-negara Asia diperkirakan belum melebihi 3-4 %. Mencegah penularan vertikal Dua pendekatan utama yang digagas untuk mencegah penularan infeksi HIV dari ibu kepada bayi adalah terapi antiretrovirus dan seksio sesarea. parus preterm. atau sakuinavir-samgat efektif untuk menekan kadar RNA HIV (Carpenter dkk.20%). Perkembangan penatalaksanaan selama kehamilan mengikuti kemajuan-kemajuan dalam pengobatan individu nonhamil yang terinfeksi HIV.

 Konseling PMS/IMS Konseling tentang PMS/IMS sangat penting dilakukan pada ibu hamil yang dicurigai menderita penyakit tersebut yang bertujuan untuk mengurangi AKI dan AKB akibat infeksi. Infeksi menular seksual (IMS) adalah infeksi yang disebabkan oleh bakteri. European Collaborative Study Group (1994) melaporkan bahwa seksio sesarea efektif dapat mengurangi risiko penularan vertikal sekitar 50 %. y Infeksi andogen oleh flora normal komensal yang tumbuh berlebihan. Infeksi menular seksual merupakan salah satu penyebab infeksi saluran reproduksi (ISR). ulkus mole. misalnya kandidosis vaginalis dan vaginosis bacterial. sifilis. herpes genitalis. Berdasarkan penyebabnya. misalnya gonore. trikomoniasis. y Infeksi iatrogenic yang disebabkan bakteri atau mikroorganisme yang masuk ke saluran reproduksi akibat prosedur medic atau intervensi selama kehamilan. pada waktu partus atau pascapartus dan dapat juga karena kontaminasi instrument. atau jamur yang penularannya terutama melalui hubungan seksual dari seseorang yang terinfeksi kepada mitra seksualnya. dan sebaliknya tidak semua ISR disebabkan oleh IMS. Menyusui Menyusui tidak dianjurkan pada wanita positif HIV karena ASI meningkatkan penularan pada neonatus sekitar 5-15 %. virus. kondilomata akuminata. dan infeksi HIV.y Seksio sesarea Dalam sebuah studi retrospektif. ISR dapat dibedakan menjadi: y Infeksi menular seksual. Oleh karena itu upaya pengendalian infeksi HIV dapat dilaksanakan dengan melakukan pengendalian IMS. Telah banyak bukti menunjukan bahwa keberadaan IMS meningkatkan kemudahan seseorang terkena HIV. Askeb Kelompok 12 78 . sehingga IMS dianggap sebagai kofaktor HIV.

perdarahan antar masa haid dan menoragia. Pada tahap lanjut. kecuali pada perempuan yang telah dihsterektomi. Daerah yang sering terinfeksi adalah serviks. disuria yang kadang-kadang disertai poliuria. Gonore Gonore adalah semua infeksi yang disebabkan oleh Neisseria Gonorrhoeae yang jika dilihat dibawah mokroskop cahaya tampak sebagai diplokokus berbentuk biji kopi dengan lembar 0. Pada pemeriksaan. tidak dapat bertahan lama di udara bebas. dan tidak tahan zat desinfektan. Konjungtivitis gonokokal (ophtalmia neonatorum) adalah menifestasi tersering dari infeksi perinatal. Gonore pada perempuan kebanyakan asimptomatik sehingga sulit untuk menentukan masa inkubasinya. serviks tampak hiperemis dengan erosi dan secret mukopurulen. cepat mati pada keadaan kering. tidak tahan dengan suhu di atas 390 C. Infeksi ini sering ditemukan pada trimester pertama sebelum korion berfungsi mengisi desidua dan mengisi kavum uteri. Infeksi pada uretra dapat bersifat simptomatik atau asimptomatik. umumnya ditransmisikan selama proses persalinan. dan infeksi pascapersalinan.Jenis IMS/ISR 1. Neisseria gonorrhoaea diasosiasikan dengan kelahiran premature. tapi umunya jarang terjadi tanpa infeksi pada servix. Infeksi gonore selama kehamilan telah diasosiasikan dengan pelvic imflammatory disease (PID). Askeb Kelompok 12 79 .keluhannya antara lain: bertambahnya duh tubuh genital. korioamnionitis.8 m dan bersifat tahan asam.

biasanya ditularkan melalui hubungan seksual dan sering menyerang traktus urogenitalis bagian bawah baik pada wanita maupum pria. Dampak pada kehamilan dapat mengakibatkan abortus spontan. Gejala yang dikeluhkan oleh wanita adalah keputihan. perdarahan. kelahiran premature dan kematian perinatal. Tanda dari infeksi tersebut meliputi duh tubuh vagina (42 %). 3. Masa inkudasi berkisar antara 1-3 minggu. Askeb Kelompok 12 80 . gatal. dan iritasi. Organ yang paling sering terinfeksi oleh CT adalah endoserviks. Trikomoniasis Trikomoniasis merupakan penyakit protozoa yang disebabkan oleh trichomonas vaginalis (TV).dan nyeri panggul.Oleh karena itu. untuk perempuan hamil dengan risiko tinggi dianjurkan untuk dilakukan skrining terhadap infeksi gonore pada saat datang pertama kali antenatal dan dilanjutkan pada trimester ke III kehamilan. Klamidiasis Klamidiasis genital adalalah infeksi yang disebabkan oleh bakteri clamydia trachomatis (CT). untuk perempuan hamil dengan risiko tinggi juga dianjurkan untuk melakukan skrining terhadap infeksi CT pada saat kunjungan awal antenatal dan juga pada trimester III kehamilan. 2. Oleh karena itu. Wanita hamil yang terinfeksi oleh CT menunjukan gejala keluarnya secret vagina. disuria.

Sekter vagina berbau amis sebelum atau setelah penambahan KOH 10 % (Whiff test) y Clue sells pada pemeriksaan mikroskopik Askeb Kelompok 12 81 . endometritis pascapersalinan dan infeksi luka pascaoperasi sesar. korioamnionitis. Vaginosis bacterial telah diasosiasikan dengan gangguan kehamilan termasuk abortus spontan pada kehamilan trimester I dan II. Vaginosis bacterial Vaginosis bacterial adalah syndrome klinik akibat pergantian lactobasillus Spp penghasil H2 O2 yang merupakan flora normal vagina dengan bakteri anaerob dalam konsentrasi tinggi (seperti: bacteroides Spp. Gardnerella Vaginalis. Kolpitis makularis (strawberry cervix) merupakan tanda klinik yang spesifik pada infeksi ini.dan melekat pada dinding vagina. Perempuan dengan vaginosis bacterial dapat tanpa gejala atau mempunyai keluhan dengan bau vagina yang khas yaitu amis. persalinan premature. y y PH vagina >4. kelahiran premature. Bau tersebut disebabkan adanya amin yang menguap bila cairan vagina menjadi basa. dan abortus. Akantetapi bila ditemukan infeksi TV pada trimester II kehamilan dapat mengakibatkan premature. Mobiluncus Spp. terutama pada waktu/setelah senggama. BBLR. putih keabu-abuan. Gejala klinik pada perempuan hamil tidak banyak berbeda dengan keadaan tidak hamil. dan edema atau eritema (22-27 %).bau (50 %).5. BBLR. Diagnosis ditegakan berdasarkan kriteria Amsel yaitu adanya tiga dari empat tanda-tanda berikut: y Cairan vagina homogeny. dan mycoplasma hominis). 4.

Herpes genital Herpes Genitalia (HG) merupakan IMS yang disebabkan oleh virus merupakan penyebab ulkus genital tersering. Terapi dapat dipertimbangkan. Transmisi virus dapat terjadi melalui kontak seksual Askeb Kelompok 12 82 . Gejala biasanya diawali dengan rasa terbakar dan gatal di daerah lesi yang terjadi beberapa jam sebelum timbulnya lesi. jantung. mulai dari kulit. 7. Sifilis Sifilis merupakan penyakit infeksi sistemik disebabkan oleh troponema pallidum yang dapat mengenai seluruh organ tubuh. 6. hingga susunan saraf pusat. terutama pada pasien simptomatik. mukosa. Sifilis biasanya ditularkan melalui kontak seksual dan dapat juga secara vertical pada masa kehamilan. karena lesi dapat menjadi rapuh ketika berproliferasi selama kehamilan dan mengganggu proses persalinan.5. Genital warts (kutil kelamin) Genital warts juga dikenal sebagai kondilomata akuminata yang disebabkan oleh human papilloma virus (HPV). Tidak ada komplikasi kehamilan yang disebabkan hPV. Lesi dapat berproliferasi selama kehamilan dan sering mengalami regresi spontan setelah persalinan.

dan retardasi mental). 4-10 % pada ibu hamil yang tidak menderita ISR. Kematian janin. 30-50 % perempuan hamil dengan herpes genital primer. misalnya kematian janin (abortus spontan atau lahir mati). 30-35 % pada ibu hamil dengan herpes genital primer 15-50 % ibu hamil dengan sifilis dini. tetapi dapat juga secara vertical dari ibu kepada janin yang dikandungnya. Hasil konsepsi yang tidak sehat seringkali terjadi akibat IMS. pneumonia neonatus.dengan pasangan yang telah terinfeksi. dan infeksi congenital atau perinatal (kebutaan. 7-54 % ibu hamil dengan herper genital primer. bayi berat lahir rendah (akibat prematuritas. 11-15 % pada perempuan dengan trikomoniasis. 40-70 % perempuan hamil dengan sifilis dini. dapat ditemukan pada: y y y 20-25 % ibu hamil yang menderita sifilis dini. lamanya infeksi. 30-68 % perempuan hamil dengan gonore. Askeb Kelompok 12 83 . atau retargasi pertumbuhan janin dalam rahim). Dampak ISR/IMS pada ibu hamil Dampak IMS pada kehamilan tergantung pada organism penyebab. 2-12 % pada perempuan hamil tanpa IMS/ISR Infeksi kongenital atau perinatal tidak ditemukan pada perempuan hamil tanpa ISR dan dapat ditemukan pada bayi yang dilahirkan oleh: y y y y 40-70 % perempuan hamil dengan infeksi klamidia. dan usia kehamilan pada saat perempuan terinfeksi. BBLR dapat dijumpai pada: y y y y y 10-25 % ibu hamil dengan vaginosis bacterial. baik dalam bentuk abortus spontan maupun lahir mati.

5. N: 72 x/menit. Ibu mengatakan bahwa tidak ada keluarga yang mempunyai penyakit keturunan.1 Kasus Trimester I Ny.7 Menetapkan jadwal kunjungan sesuai dengan tahap perkembangan kehamilan y Menurut Manuaba: 1) Setiap dua minggu sekali sampai ada tanda persalinan 2) Evaluasi data laboratorium untuk melihat hasil pengobatan 3) Diet 4 sehat 5 sempurna 4) Pemeriksaan USG 5) Imunisasi TT2 6) Observasi adanya penyakit yang menyertai kehamilan. Askeb Kelompok 12 84 .5 Contoh Kasus 2. 2. R: 20 x/menit. Ini adalah kehamilannya yang pertama dan tidak pernah mengalami keguguran. 2003) Selama trimester ketiga (antara minggu 28-36 dan sesudah minggu ke 36) dilakukan dua kali kunjungan. S: 36. Berdasarkan hasil pemeriksaan didapatkan bahwa TD: 100/70 mmHg. Dan ibu mengeluh sering pusing pada saat bangun tidur. kemana harus datang y Menurut WHO (JHPIEGO. B usia 25 tahun. Sehingga ibu malas untuk makan.50 C. Pasien mengatakan bahwa kehamilannya ini terasa mengganggu aktivitasnya sehari-hari. karena pasien mengeluhkan sering mual-muntah terutama di pagi hari dan pada saat mencium bau masakan yang menurutnya menyengat. komplikasi hamil trimester III 7) Rencana pengobatan 8) Nasehat tentang tanda-tanda melahirkan inpartu.2. Pada pemeriksaan fisik tidak ditemukan kelainan. HPHT 07-09-2010. datang ke bidan M tanggal 09-11-2010 dengan tujuan untuk memeriksakan kehamilannya.4. Ini merupakan kunjungan antenatalnya yang kedua kalinya.

Pengumpulan Data Subjektif y Anamnesa Identitas Istri Nama Usia Pekerjaan : Ny. kec: Pasir hayam.Dari kasus diatas apa yang harus dilakukan oleh seorang bidan? Jawab: 1. B : 25 tahun : ibu rumah tangga Suami Tn.  Mengalami pusing pada saat bangun tidur. Askeb Kelompok 12 85 . M 31 tahun buruh bangunan SMA Pendidikan : SMA Alamat : Pasir hayam RT/RW 02 / 03. Dan ibu mengeluh sering pusing pada saat bangun tidur. Riwayat haid:  Menarche : 13 tahun  Lamanya haid : 5-7 hari  Nyeri haid: ada  Haid terakhir : 07-09-2010 Riwayat kehamilan. Sehingga ibu malas untuk makan. kab: Cianjur Keluhan : sering mual-muntah terutama di pagi hari dan pada saat mencium bau masakan yang menurutnya menyengat. persalinan dan nifas yang lalu: tidak ada Kehamilan yang sekarang:  Mengalami mual muntah tapi yang mengganggu aktivitas.

Keadaan umum: kompos mentis b.  Kebutuhan : konseling mengenai kebutuhan gizi ibu hamil pada trimester I. Askeb Kelompok 12 86 . Pemeriksaan umum: y y y y y Kepala Mata Oedema muka Farises: tidak ada Reflex patella : + : tidak ada deformitas : tidak anemis : tidak ada d.Riwayat kesehatan keluarga : Penyakit keturunan: tidak ada Penyakit kronis : tidak ada 2. gravida 9-11 minggu. Pemeriksaan khusus obtstetri : tidak dilakukan 3.50C c. cara mengatasi mual-muntah.  Masalah : mual-muntah di pagi hari dan apabila mencium bau :G1P0 A0. Pemeriksaan labolatorium y Darah Golongan darah : B Hb : 10 g/dl e. Tanda.tanda vital: y y y y TD: 100/70mmHg N : 72 x /menit R : 20 x/menit S : 36. Pengumpilan data objektif a. dengan keluhan yang masakan yang menyengat sehingga malas untuk makan. serta pusing saat bangun tidur. dan cara mengatasi pusing saat bangun tidur. Assesment  Diagnosa fisiologis.

yaitu 4 minggu kemudian. Ini merupakan kehamilannya yang kedua dan tidak pernah mengalami keguguran sebelumnya. S: 37.  Leopold III: bagian terbawah janin masih dapat digoyangkan.  Leopold IV: bagian terbawah belum memasuki pintu atas panggul Askeb Kelompok 12 87 . (Ibu mengerti). Dan memberitahukan bahwa keluhan yang dirasakan klien adalah keluhan yang fisiologis. (Ibu mengerti dengan apa yang dikatakan oleh bidan). (Ibu mengerti dengan apa yang dikatakan oleh bidan dan bersedia mengikuti saran bidan).10 C N: 88 x/menit R: 20 x/menit Selain itu setelah dilakukan pemeriksaan leopold di dapatkan:  Leopold I: teraba lunak.2 Kasus Trimester II Ibu N 25 tahun datang ke bidanpada tanggal 07 November 2010 untuk dilakukan pemeriksaan antenatal. kurang bundar dan kurang melenting  Leopold II: teraba bagian-bagian kecil disebelah kanan perut ibu.4.  Memberikan konseling tentang nutrisi bagi ibu hamil. dengan HPHT 02 Juni 2010 ibu mengeluh selalu merasa pusing setelah bangun dari duduk dan sering merasa kesemutan. usia kehamilan ibu diperkirakan 22 minggu 3 hari. 2. (Ibu mengerti dan bersedia mengikuti saran bidan)  Memberitahukan jadwal kunjungan selanjutnya. Planning  Memberitahukan keadaan klien yang sebenarnya bahwa keadaanya masih dalam batas normal. teraba keras.5. TD: 110/90 mmHg. Dan memberitahu cara mengatasi mual-muntah di pagi hari serta mualmuntah pada saat mencium bau masakan yang menyengat. Setelah dilakukan pemeriksaan tanda-tanda vital.  Memberikan konseling mengenai mobilisasi pada ibu hamil untuk mengurangi pusing pada saat bangun tidur.

kec: Pasir hayam. Pengumpulan data subjektif Anamnesa Istri Nama Usia Pekerjaan Alamat Cianjur Keluhan : sering merasa pusing setelah beranjak dari duduk dansering merasa kesemutan. persalinan dan nifas yang lalu: tidak ada Kehamilan yang sekarang:  Mengalami mual muntah tapi tidak mengganggu aktivitas.  Mengalami pusing. N : 25 tahun : ibu rumah tangga : pasir hayam RT/RW 02 / 03.Terdapat varises di kaki sebelah kiri ibu. A 31 tahun buruh bangunan : Ny. Dari kasus diatas apa yang harus dilakukan oleh seorang bidan? Jawab: 1. kab: . Riwayat haid:  Menarche : 14 tahun  Lamanya haid : 6-7 hari  Nyeri haid: tidak ada  Haid terakhir : 02 juli 2010 Riwayat kehamilan. dan  Merasa kesemutan pada kaki Riwayat kesehatan keluarga : Penyakit keturunan: tidak ada Askeb Kelompok 12 88 Suami Tn.

Penyakit kronis : tidak ada 2.tanda vital: y y y y Tekanan darah: 110/80mmHg Suhu: 37. gravida 22 minggu 3 hari. Leopold IV: bagian terbawah belum memasuki pintu atas panggul y y Farises: ada ( kaki kiri ) Reflex patella : + d. intera uterin dengankeluhan fisiologis. Keadaan umum: kompos mentis b. hidup.1 Nadi: 88x /menit Respirasi : 20x/menit c. Leopold III: bagian terbawah janin masih dapat digoyangkan. kurang bundar dan kurang melenting Leopold II: teraba bagian-bagian kecil disebelah kanan perut ibu. Pemeriksaan khusus obtstetri DJJ : 140x/menit 3. Pemeriksaan labolatorium y Darah Golongan darah : A Hb:10g/dl e. Pemeriksaan umum: y y y y Kepala: tidak ada deformitas Mata : tidak anemis Oedema : tidak ada Pemeriksaan leopold Leopold I: teraba lunak. janin tunggal. teraba keras. Askeb Kelompok 12 89 . Tanda. Pengumpilan data objektif a. Assessment  Diagnose :G2PIA0.

Cianjur Keluhan: susah buang air besar dan lemas Riwayat haid:  Menarche: usia 13 tahun  Siklus: 28 hari  Lamanya haid: 7 hari  Nyeri haid : ada  Haid terakhir: 1 April 2010 Askeb Kelompok 12 90 . Hasil pemeriksaan laboratorium yaitu Golongan darah: O dan Hb: 8 g/dl Dari kasus diatas apa yang harus dilakukan oleh seorang bidan ? a.5. usia 20 tahun datang ke bidan untuk pemeriksaan antenatal. A. Masalah : pusing setelah beranjak dari duduk dan kesemutan. A Usia: 20 tahun Pekerjaan: ibu rumah tangga Alamat: Agrabinta. R: 21 x/menit. Kasus 1: Ny. cepat lelah dan merasa pusing jika duduk atau berdiri terlalu lama. Planning  Memberitahukan ibu tentang cara ambulasi yang benar untuk mengatasi keluhanya (ibu mengerti dan dapat memperaktekannya). 4. HPHT 1 April 2010. Pengumpulan data subjektif Nama: Ny.2oC. S: 36. Dilakukan pemeriksaan dengan hasil TD: 120/80 mmHg. usia kehamilannya diperkirakan berusia 31 minggu. 2. N: 78 x/menit. ibu mengeluh susah buang air besar sejak 3 hari lalu. seorang ibu rumah tangga. Ini merupakan kehamilannya yang pertama dan tidak pernah mengalami keguguran sebelumnya.3 Kasus Trimester III 1.  Kebutuhan: konseling bagaimana beranjak/ bangun yang benar untuk ibu hamil serta cara mengatasi kesemutan (ambulasi dan body mekanik).

kurang bundar dan kurang melenting Askeb Kelompok 12 91 .tanda vital: y y y y Tekanan darah: 120/80 mmHg Suhu: 36.2 oC Nadi: 78 x/menit Respirasi: 21 x/menit c. Keadaan umum: compos mentis Tanda. Mata: konjungtiva pucat. Pemeriksaan laboratorium y Darah: Golongan darah: O Hb: 8 g/dl e. Oedema: tidak ada Reflex patella: + d. Pengumpulan data objektif a.Riwayat kehamilan. Xyphoideus dan pusat y Palpasi:  Payudara: teraba lebih menegang  Leopold I: teraba lunak. Lidah : pucat. b. kotor. persalinan dan nifas yang lalu: tidak ada Kehamilan sekarang: y Mengalami mual muntah pada trimester awal riwayat kesehatan keluarga: y penyakit keturunan: tidak ada b. Pemeriksaan khusus obstetric: y Inspeksi:  Muka: terdapat kloasma gravidarum  Dinding abdomen : terdapat linea nigra  Tinggi pundus uteri: pertengahan antara proc. Pemeriksaan umum yang dipandang perlu: y y y y y Kepala: tidak ada deformitas atau benjolan.

 Leopold IV: bagian terbawah belum memasuki pintu atas panggul. Dari kasus diatas apa yang harus dilakukan oleh seorang bidan ? Askeb Kelompok 12 92 .  Leopold III: bagian terbawah janin masih dapat digoyangkan. HPHT 7 April 2010.  Menyarankan ibu untuk banyak beristirahat. gravid 31 minggu. janin tunggal hidup intra uterin dengan anemia ringan  Masalah potensial: anemia berat  Tindakan segera: pemberian tablet penambah darah d. Ibu dapat memahami penjelasan yang diberikan. y Auskultasi:  DJJ: 130 x/menit  Bising usus ibu: 8 x/menit c. Ibu bersedia. Ibu mengerti dengan penjelasan yang diberikan bahwa ibu mengalami sembelit yang biasa terjadi pada trimester III dan anemia sedang. Ini merupakan kehamilannya yang pertama dan tidak pernah mengalami keguguran sebelumnya.  Menyarankan ibu untuk banyak mengkonsumsi makanan berserat seperti buah dan sayuran. B. usia 18 tahun datang ke bidan untuk memeriksakan kehamilannya.  Memberikan ibu tablet Fe untuk meningkatkan Hb ibu. Planning  Memberitahukan keadaan ibu yang sebenarnya.  Memberitahukan ibu jadwal kunjungan yang selanjutnya. Kasus 2 Ny. seorang ibu rumah tangga. usia kehamilannya diperkirakan berusia 30 minggu. Assesment  Diagnose : G1P0 A0. Leopold II: teraba bagian-bagian kecil disebelah kanan perut ibu. Ibu mengerti. teraba keras. 2. Ibu mengerti. Ibu mengeluh sering sakit kepala.

Pemeriksaan umum yang dipandang perlu: y y Askeb Kelompok 12 Kepala: tidak ada deformitas atau benjolan. persalinan dan nifas yang lalu: tidak ada Kehamilan sekarang: y Mengalami mual muntah pada trimester awal riwayat kesehatan keluarga: y penyakit keturunan: keluarga memiliki riwayat hypertensi. B Usia: 18 tahun Alamat: Cidaun. Pengumpulan data objektif a.2oC Nadi: 78 x/menit Respirasi: 21 x/menit c. Keadaan umum: compos mentis Tanda. b.1. Pengumpulan data subjektif Nama: Ny. Cianjur Pekerjaan: ibu rumah tangga Keluhan. 2.tanda vital: y y y y Tekanan darah: 140/90mmHg Suhu: 36. sakit kepala yang hebat dan mata berkunang-kunang Riwayat haid:  Menarche: usia 13 tahun  Siklus: 28 hari  Lamanya haid: 7 hari  Nyeri haid : ada  Haid terakhir: 7 april 2010 Riwayat kehamilan. Mata: konjungtiva merah muda 93 .

y y

Oedema: + di tangan dan di tungkai Reflex patella: +

d. Pemeriksaan laboratorium
y

Darah: Golongan darah: O Hb: 11 g/dl
y

urin Protein urin: +

e. Pemeriksaan khusus obstetric:
y

Inspeksi: 
Muka: terdapat kloasma gravidarum  Dinding abdomen : terdapat linea nigra  Tinggi

pundus

uteri:

pertengahan

antara

proc.

Xyphoideus dan pusat
y

Palpasi: 
Payudara: teraba lebih menegang  Leopold I: teraba lunak, kurang bundar dan kurang

melenting 
Leopold II: teraba ada tahanan, keras seperti papan

disebelah kanan perut ibu. 
Leopold

III: bagian terbawah

janin

masih

dapat

digoyangkan, teraba keras. 
Leopold IV: bagian terbawah belum memasuki pintu atas

panggul.

y

Auskultasi: 
DJJ: 130 x/menit  Bising usus ibu: 24 x/menit

3. Assesment 
Diagnosa : G1P0 A0, gravid 30 minggu, janin hidup tunggal intrauterine

dengan preeklampsi ringan. 
Masalah potensial : preeklampsi berat Askeb Kelompok 12 94

 Kebutuhan : konseling tentang nutrisi dan pemantauan tekanan darah

4. Planning 
Menjelaskan keadaan ibu yang sebenarnya bahwa ibu mengalami

preeklampsi ringan. Ibu dapat memahami. 
Menelaskan kemungkinan masalah potensial yang dapat terjadi dan

tanda-tandanya. Ibu dapat memahami penjelasan yang diberikan. 
Memberikan konseling tentang nutrisi bagi ibu hamil dan diet rendah

garam. Ibu memahami penjelasan. 
Memberikan konseling tentang mobilisasi pada ibu untuk mengurangi

pusing dan sakit kepala. Ibu mengerti. 
Melakukan pemantauan tekanan darah ibu. Ibu bersedia.  Memberitahukan jadwal kunjungan ibu yang selanjutnya. Ibu

mengerti.

Askeb Kelompok 12

95

BAB III KESIMPULAN Kehamilan adalah masa di mana seorang wanita membawa embrio atau fetus di dalam tubuhnya, masa ini merupakan masa yang paling penting dalam kehidupan seorang wanita karena terjadi banyak perubahan baik secara fisik maupun psikologi. Tugas seorang bidan adalah memberikan asuhan yang komprehensif atau asuhan yang menyeluruh pada ibu hamil yang dimulai dari trimester I, trimester II dan trimester III, memahami segala kebutuhannya dan mengantisipasi bahaya yang mungkin terjadi selama kehamilan tersebut agar dalam proses menjalani kehamilannya ibu tidak mengalami penyulit-penyulit yang dapat mengganggu perkembangan janin. Selain itu bidan harus memberikan jadwal kunjungan pada ibu, agar asuhan yang diberikan komprehensif dan berkesinambungan. Sehingga keadaan dan perkembangan ibu serta janinnya dapat terpantau dan dapat mendeteksi secara dini kemungkinan bahaya yang akan terjadi di setiap trimesternya. Dan bidan harus mampu memberikan pendidikan kepada ibu saat kehamilan berlangsung, yang meliputi:  Pendidikan mengenai nutrisi ibu hamil  Pendidikan mengenai sekualitas ibu hamil  Kebutuhan istirahat  Ketidaknyamanan di setiap trimester  Personal hygiene  Tanda bahaya di setiap trimester.

Askeb Kelompok 12

96

Obstetri Williams edisi 21.com/2009/04/04/askeb-ancpemeriksaan-kehamilan/ http://id.com/2009/05/mengembangkan-perencanaan-asuhan. dkk.T.blogspot. 2007. Tips Serdas Dalam Kehamikan.bayisehat.pdf Askeb Kelompok 12 97 . Yogyakarta: Cemerlang Publishing Matteson. Magelang: Pustaka Horizone http://ayurai.pkmi-online. Standar Asuhan Kebidanan Bagi Bidan Di Rumah Sakit Dan Puskesmas . Bandung: Khazanah Intelektual Stoppard. Miriam.wikipedia. 2001.html http://www. Jakarta: Direktorat Keperawatan & Teknisian Medik. Peggy Sherblom. M.html http://www. 2008. Senam Hamil & Ballita. Jakarta: EGC Depkes RI.wordpress. Hanny dan Amiruddin Aam.org/wiki/Asam_folat http://ucin-rastafara.com/pregnancy-mainmenu-39/216-pentingnya-asam-folat. 2009. Lebih Jauh Tentang Kehamilan. 2006. Direktorat Jenderal Pelayanan Medik Fitrianingsih. Jakarta: Edsa Mahkota Indriarti.html http://wongapik. Dwi dan Akhsin Zulkoni. 2003. Yogyakarta: Mulia Medika Hadi. FARMAKOLOGI Obat-obat Dalam Praktek Kebidanan.. 2006.P Budi.I. 2006.com/kesehatan/54-10-makanan-kaya-asam-folat-untuk-tubuh-kita. Endang Susilowati. 2007.DAFTAR PUSTAKA A.com/download/ASUHAN%20ANTENATAL. Buku Pintar Kehamilan. Women¶s Health During The Childbearing Years. USA: Mosby Ronosulistyo. Kehamilan yang Didamba. Yogyakarta: Oryza Cunningham. Gary.Novaria & T.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful