BAB I PENDAHULUAN MENGEMBANGKAN PERENCANAAN ASUHAN YANG KOMPREHENSIF

1.1 Latar Belakang Kehamilan adalah masa di mana seorang wanita membawa embrio atau fetus di dalam tubuhnya, masa ini merupakan masa yang paling penting dalam kehidupan seorang wanita. Masa ini juga merupakan tahap penyesuaian sebelum memasuki masa menjadi seorang ibu. Dan pada masa ini terjadi berbagai perubahan baik secara fisik maupun secara psikilogis sehingga kebutuhannya pun akan berbeda dengan saat sebelum hamil. Disitulah peran bidan sangat dibutuhkan terutama dalam memberikan asuhan yang komprehensif yaitu asuhan yang menyeluruh kepada ibu hamil dengan tujuan untuk menjaga dan meningkatkan mensejahterakan kesehatan ibu dan janin. Dalam mengembangkan asuhan yang komprehensif hal perlu diperhatikan adalah:  Menetapkan kebutuhan tes labolatorim  Menetapkan kebutuhan belajar  Menetapkan kebutuhan untuk pengobatan komplikasi ringan  Menetapkan kebutuhan konsultasi atau rujukan pada tenaga profesional lainnya  Menetapkan kebutuhan untuk konseling spesifik atau anticipatory guidance  Menetapkan kebutuhan konseling HIV/PMS  Menetapkan jadwal kunjungan sesuai dengan tahap perkembangan kehamilan.

1.2 Tujuan 1.2.1 Tujuan Umum Agar dapat merencanakan asuhan secara tepat dan berkesinambungan, sehingga klien mendapatkan kepuasan terhadap asuhan yang diberikan dan untuk meningkatkan kesejahteraan ibu dan janin
Askeb Kelompok 12 1

1.2.2 Tujuan Khusus  Untuk menetapkan kebutuhan tes labolatorium  Untuk menetapkan kebutuhan belajar  Untuk menetapkan kebutuhan konsultasi atau rujukan pada tenaga professional lainnya  Untuk menetapkan kebutuhan konseling spesifik atau anticipatory guidance  Untuk menetapkan kebutuhan konseling HIV/PMS  Untuk menetapkan jadwal kunjungan sesuai dengan tahap perkembangan kehamilan.

1.3 Metode Penulisan Dalam pembuatan makalah ini, penyusun menggunakan beberapa metode penulisan, yaitu: 1. Tinjauan pustaka Tinjauan pustaka dilakukan dengan mangambil bahan-bahan materi dari buku-buku yang berkaitan. 2. Pranata luar (internet) Pranata luar atau internet dilakukan dengan melakukan browsing di internet yang berkaitan dengan materi makalah. 3. Konsultasi Konsultasi dilakukan dengan dosen pembimbing.

Askeb Kelompok 12

2

BAB II ISI

Yang harus dilakukan oleh seorang bidan dalam melakukan asuhan yang komprehensif yaitu: 2.1 Mengembangkan Perencanaan Asuhan Yang Komprehensif Pada Masa PraNikah/Pra-Hamil 2.1.1 Menetapkan kebutuhan tes laboratorium Cek Kesehatan Di Masa Prakonsepsi Pemeriksaan kesehatan selama masa prakonsepsi perlu dilakukan. Dengan alasan pemeriksaan ini bisa mendeteksi gangguan yang mengancam selama ibu hamil dan bersalin serta kesehatan janin. Yang perlu diperiksa di masa prakonsepsi sebagai berikut:
y y y y y

Riwayat penyakit dan genetik (jika usia calon ibu di atas 35 tahun) Siklus haid, alat kontrasepsi Pemeriksaan klinis (berat badan, rongga panggul dan pap smear) Tes laboratorium darah dan urin Pemeriksaan penunjang (TORCH, HIV/AIDS, ACA-Anti Cardiolipin Antibody)

y y

Imunisasi, jika perlu Pemberian vitamin prenatal yang mengandung asam folat

Semakin penting diperiksa selama prakonsepsi jika:
y y y

Usia calon bunda di atas 35 tahun Calon bunda di atas 35 tahun Calon bunda punya penyakit jantung, hipertensi, diabetes, asma, penyakit organ reproduksi (miom, kista, endometriosis), kelainan Rhesus darah dan lainnya yang bisa mempengaruhi kehamilan dan janin

Askeb Kelompok 12

3

Ada lagi laporan dimana sang suami tidak dapat melakukan hubungan suami istri dikarenakan adanya suatu penyakit tertentu. padahal keluarga kedua belah pihak terus-menerus menuntut adanya keturunan. Sedangkan ada beberapa kasus dimana pasangan yang tidak menjalani tes pra nikah akhirnya malah menemukan masalah serius ketika telah menikah. Tes ini sebaiknya dilakukan 6 bulan sebelum dilaksanakannya pernikahan. Padahal hanya sedikit dimana ketika calon pengantin menjalani tes pra nikah dan ditemukan masalah kemudian mereka akan berpisah. seperti adanya laporan seorang ibu yang mengalami obesitas meninggal saat melahirkan karena dia langsung hamil sesaat setelah menikah. Agar bila nantinya ditemukan adanya masalah. nggak punya waktu sampai ketakutan apabila nantinya ada masalah. harga dan sedikit waktu tidaklah ada artinya. Seharusnya kasus-kasus seperti ini dapat diminimalisasi bila sebelumnya sang pengantin menjalani tes pra nikah. Alasan lain yang sering diutarakan adalah mahalnya biaya tes (padahal anda mau dan mampu untuk melaksanakan pesta yang meriah).y Calon bunda belum pernah terkena penyakit rubella atau belum mendapat imunisasi rubella y Ada riwayat penyakit yang diturunkan secara genetika di keluarga besar y y Mantan pecandu narkoba Bekerja di lingkungan yang rawan polusi zat berbahaya seperti laboratorium Menderita penyakit menular seksual y Belum begitu banyaknya calon pengantin yang sadar untuk menjalani tes pra nikah karena beredarnya stigma klise ³mau menerima pasangan apa adanya´. Ada beberapa tes yang mencangkup tes pra nikah. calon pengantin dapat melakukan terapi dan telah selesai sebelum hari H tiba. Tes pra nikah diliat dari benefitnya. calon pasangan akan meninggalkannya. Askeb Kelompok 12 4 .

cytomegalo atau herpes. Keputusan mutlak ada di tangan anda bedua. urin . Tes Torch di Indonesia masih relatif mahal. * Torch Tes ini khusus untuk calon pengantin wanita dimana bertujuan untuk mengetahui apakah kita memiliki bawaan virus toxoplasma. Persilangan kedua rhesus dapat mengakibatkan keguguran berulang-ulang dikarenakan sel darah kita akan memakan sel darah janin. Banyaknya perkawinan antar ras yang belakangan terjadi menjadikan tes ini penting untuk dilakukan. Bukankah jujur didalam suatu pernikahan itu adalah penting?! Jika hasil tes anda tidak sesuai dengan harapan anda. Virus-virus ini tidak berdampak pada kita tapi berdampak pada calon bayi kita nanti. Tentunya lebih baik mengantisipasi daripada menyesal belakangan karena pasangan anda merasa dibohongi. Misalnya salah satu dari anda ada yang mandul. * Tes Kesuburan Untuk wanita. keadaan psikologis dan gaya hidup. tes yang dilakukan adalah tes kemampuan berovulasi (mengeluarkan sel telur).* Tes Rhesus Darah kita orang asia memiliki rhesus positif pada umumnya dan rhesus negatif biasanya dimiliki oleh orang Eropa. gula darah dan hepatitis. rubella. Ada beberapa faktor yang mempengaruhi hasil dari tes yaitu keadaan rahim. umumnya masih didahulukan tes toxoplasma dulu karena kasus rubella dan cytomegalo masih jarang ditemukan di Indonesia. Selain tes-tes diatas bisanya tes pra nikah juga dibarengi dengan tes darah. Sedangkan untuk laki-laki adalah tes sperma. apakah tetap meneruskan pernikahan dan siap menanggung akibatnya atau Askeb Kelompok 12 5 . untuk mengetahui kualitas dan kuantitas spermanya.

Pastikan kita telah mempertimbangkan secara matang untung-ruginya.malah sebaliknya: membatalkan pernikahan. Sebaiknya anda menunjuk orang ketiga yang netral seperti penasehat pernikahan atau tokoh pemuka agama anda untuk memberikan pandangan kepada anda. sebaiknya dicek apakah mengidap diabetes mellitus atau tidak. Sebenarnya. karena inti dari pemeriksaan ini adalah untuk kebahagiaan pasangan yang bersangkutan. Jadi. Pertama. Dalam hal ini penting diketahui. Kalau ya. Apabila sebelum menikah diketahui calon suami menderita hepatitis. dikhawatirkan nantinya dia tidak bisa berhubungan seks. jika usia calon suami sudah lanjut. disarankan agar melakukan pemeriksaan USG (ultrasonografi). sedangkan calon istri dicek punya vagina atau tidak. Periksa dada pun tidak. maka calon istri akan diimunisasi dulu. Tujuan kedua pemeriksaan ini untuk memastikan apakah mereka bisa melakukan hubungan seksual atau tidak. calon suami akan dicek apakah penisnya ada kelainan atau tidak. Jangan mengikuti emosi dan perasaan. bahwa tidak akan ada periksa dalam atau pemeriksaan panggul seperti yang biasa dilakukan ginekolog. termasuk penyakit yang ditularkan lewat hubungan seks (PMS atau Penyakit Menular Seksual). Apabila ingin mengetahui ada tidaknya kelainan pada organ reproduksi. Askeb Kelompok 12 6 . karena dengan USG ini. dapat menemukan adanya kista atau tumor di rahim. Umumnya. Hal-hal seperti ini tidak boleh disembunyikan. Sebagai catatan. penyakit menular yang dicek adalah hepatitis B dan TB (Tuberkulosis). memeriksa semua penyakit menular dari pihak lakilaki dan perempuan. pemeriksaan kesehatan prakonsepsi dilakukan dengan dua tujuan.

Bila calon ayah belum menjalani pemeriksaan pranikah. tumor otak. ini tidak berarti kalau jumlah anaknya empat.Target pemeriksaan kesehatan prahamil adalah bayi dan calon ibu sama-sama sehat. misalnya. Kemungkinan 25% itu adalah angka populasi. seperti talasemia (sejenis anemia atau kurang sel darah merah yang diturunkan). lalu menular lagi ke anak. calon ayah tahu persis bahwa kehamilan istrinya sangat berisiko dan bisa mencelakakan istri dan bayinya. Jadi. bisa kena. Misalnya. Akan dicek juga kondisi-kondisi yang bisa menyebabkan calon ibu meninggal kalau melahirkan. ini saatnya mengecek semua kemungkinan adanya infeksi. maka satu di antaranya pasti talasemia. Jadi. Boleh juga 1-2 bulan sebelumnya. Askeb Kelompok 12 7 . Tapi. kemungkinan yang akan terjadi pada anak-anaknya juga dijelaskan. Pada usia kehamilan itu. Dilihat dulu faktor risiko yang ada. janin masih kecil. harus siap menghadapi kemungkinan tersebut. maka lakukan deteksi saat usia kehamilan antara 12-16 minggu. kemungkinan si kecil terkena talasemia sekitar 25%. Jika salah satu pasangan membawa gen penyakit. sehingga pengguguran tidak akan berbahaya bagi ibu. Seandainya. Pemeriksaan prahamil pada calon ibu difokuskan terhadap kondisi kondisi yang bisa mengganggu kehamilan dan membuat anak cacat atau tertular penyakit. Dengan begitu. apakah punya kelainan jantung. tidak semua orang perlu melakukan serangkaian pemeriksaan. atau epilepsi berat. seperti si kecil tidak punya tulang tengkorak. Tapi. pemeriksaan prahamil bisa dibilang termasuk konseling genetika. Anda tidak melakukan pemeriksaan prahamil plus konseling genetika karena tidak sempat atau fasilitasnya kurang memadai. namun bisa juga tidak. Bila dengan USG ditemukan adanya kelainan bawaan mayor yang multiple . Jangan sampai penyakit calon ayah menular ke calon ibu. Paling tidak. Idealnya pemeriksaan pra-konsepsi dilakukan sebelum sepasang pria dan wanita melakukan hubungan seks. dokter bisa melakukan safe abortion. Umumnya.

wanita harus yakin bahwa berat badannya berada dalam parameter normal. Oleh karena itu sebelum hamil. 1984) yang memperlihatkan efek dari BB rendah. Dengan kata lain kualitas bayi yang dilahirkan sangat tergantung pada keadaan gizi ibu sebelum dan selama hamil. BB normal. cukup bulan dengan berat badan normal. Nutrisi Status gizi ibu sebelum dan selama hamil dapat mempengaruhi pertumbuhan janin yang sedang dikandung. Bila status gizi ibu normal pada masa sebelum dan selama hamil kemungkinan besar akan melahirkan bayi yang sehat. Indikasi parameter yang normal bisa dihitung dengan indeks Quetelet atau sering disebut indeks masa tubuh (IMT).2 Menetapkan kebutuhan belajar A.Pemeriksaan prakonsepsi yang dianjurkan pemerintah hanya pemeriksaan fisik secara umum dan pemeriksaan laboratorium rutin untuk darah dan urin. 2. Rumusnya adalah: Berat Badan (Kg) / Tinggi Badan2 (m) Berikut ini adalah tabel (pickard. DPT dan TT (tetanus toksoid).1.3=58 Kg kehamilan dan kesehatan jangka panjang 26-30 Askeb Kelompok 12 obesitas Risiko ringan terhadap 27.5=51 Kg dibawah normal meningkat.7=72 Kg 8 . Sedangkan imunisasi yang disarankan adalah hepatitis B. Rasio BB Indeks Quetelet Efek terhadap berat badan <20 berat badan Risiko amenorrhoe 19. infertilitas Bahaya kesehatan jangka panjang 20-25 diinginkan Rentang ideal untuk 22. dan obesitas kesehatan.

Dwiana Ocviyanti.moderat >30 obesitas berat kesehatan Risiko masalah menstruasi dan komplikasi kehamilan meningkat Bahaya kesehatan jangka panjang 30. perlu untuk menyeimbangkan gizinya sebelum hamil.3=80 Kg Selain itu." kata Dr. pendarahan. 2. berikut ini merupakan faktor risiko yang dapat terjadi pada ibu yang mengalami kekurangan gizi baik sebelum maupun selama kehamilan: 1. terkena penyakit infeksi. yaitu pada fase pembentukan sistem saraf pusat. perlu juga ditambah dengan makanan yang mengandung asam folat. Meningkatnya risiko pre-eklampsia 2. cacat bawaan. dr. Gangguan trombo-embolisme Untuk ibu yang merencanakan kehamilan. anemia pada bayi. Kekurangan asam folat sangat berpengaruh pada perkembangan sistem saraf utama otak dan tulang belakang janin. persalinan sebelum waktunya (prematur). Askeb Kelompok 12 9 . 3. berat badan ibu tidak bertambah secara normal. Terhadap janin: kekurangan gizi ibu hamil dapat mempengaruhi proses pertumbuhan janin dan dapat menimbulkan keguguran. Kematian intrapartum/IUFD (mati dalam rahim) dan lahir dengan berat badan rendah (BBLR). Faktor risiko pada ibu hamil yang obesitas: 1. Terhadap persalinan: pengaruh gizi kurang terhadap proses persalinan dapat mengakibatkan proses persalinan sulit dan lama. selain makan 4 sehat 5 sempurna. Terhadap ibu: gizi kurang pada ibu hamil dapat mengakibatkan risiko dan komplikasi antara lain: anemia. kematian neonatal. abortus. aspiksia. "Asam folat memang berperan penting pada fase awal pembentukan janin. pendarahan setelah persalinan serta persalinan dengan operasi cenderung meningkat. bayi lahir mati.

Sering kali para ibu tidak menyadari dirinya kekurangan Asam Folat karena sebagian besar kehamilan terjadi tanpa direncanakan. Karena itu. Down¶s Syndrome. Jakarta. Kematian bayi ini masih belum diidentifikasikan penyebabnya karena belum adanya data. Itu sebabnya. Salah satu penyebab kematian adalah kekurangan Asam Folat´. maka ia akan mempersiapkan gizi yang baik sebelum hamil karena kebutuhan Asam Folat harus disiapkan sejak sebelum kehamilan´. Oleh karena itu. dan encephalocele.SpOG(K) dari Departemen Obstetri dan Ginekologi FKUI/RSUPN Cipto Mangunkusumo. anensefali. tahu-tahu ibu langsung hamil setelah telat datang bulan. ³Jumlah angka kematian bayi di Indonesia masih relatif tinggi. Di Indonesia sendiri belum ada data pasti berapa prevalensi adanya penyakit kelainan sumsum tulang belakang. cacat tabung saraf janin (NTD) ± spina bifida. bisa terbentuk saat kehamilan berusia 2-4 minggu. ³Bayi mengalami kelainan pembuluh darah. Askeb Kelompok 12 10 . Saat seorang wanita menyadari kehamilannya. Kekurangan Asam Folat menyebabkan bayi lahir dengan Bibir Sumbing. Bayi lahir dengan berat badan rendah. dan Keguguran. rusaknya endotel pipa yang melapisi pembuluh darah. ³Kebanyakan Pasutri (Pasangan Suami Istri) tidak pernah merencanakan kehamilan. cukupi asam folat sejak sebelum hamil. maka kehamilan itu sebenarnya sudah berusia 5-6 minggu. ujar Bowo. idealnya kebutuhan asam folat sudah tercukupi sejak sebelum terjadinya kehamilan. menyebabkan lepasnya plasenta sebelum waktunya´. ibu sering tidak membekali diri dengan gizi yang mencukupi ketika sebelum dan sesudah melahirkan. ³Kalau kehamilan direncanakan. Padahal. Mereka baru datang ke dokter setelah positif hamil beberapa minggu´.

Artinya.4-0. seperti semangka. Selain itu. Bila dimasak terlalu lama. Pada anak perempuan. termasuk wajah (menyebabkan sumbing). kebutuhan wanita usia subur serta ibu hamil akan asam folat adalah sekitar 400-600 mikrogram (0. anak tidak bisa berjalan tegak dan emosi tinggi. nanas. kecukupan asam folat yang merupakan turunan dari vitamin B ini. Secara umum. juga bisa diperoleh dari berbagai makanan sehari-hari. kekurang Asam Folat menyebabkan meningkatnya resiko Anemia.Kelainan lainnya adalah bayi mengalami gangguan buang air besar dan kecil. jeruk. sayuran berwarna hijau. Mengingat risiko tersebut. kandungan asam folat bisa berkurang atau malah hilang. pisang. letih. sistem hormon (pada anak perempuan. saat dewasa tidak mengalami menstruasi. maka akan mempengaruhi perkembangan janin. ikan juga susu (saat ini banyak susu yang difortifikasi asam folat). bila memang ingin hamil. Begitu juga dengan buah-buahan berwarna merah atau jinga. tidak ada kontrol untuk buang air besar maupun buang air kecil serta adanya gangguan jantung. seorang wanita sebaiknya sudah harus mencukupi kebutuhan asam folatnya. Sebagaimana zat gizi lain. Satu hal yang perlu diperhatikan adalah cara mengolah dan memasak makanan kaya asam folat. Asam folat juga terdapat pada daging. yaitu sekitar 0. kaya akan asam folat. hati sapi. di saat dewasa kelak bisa tidak mengalami menstruasi) dan perkembangan pusat kecerdasan (gangguan belajar). tidak bisa berjalan tegak). Jika perkembangan sistem saraf utama terganggu. Pada ibu hamil. bayam serta asparagus. juga berakibat pada sistem motorik (mengalami lumpuh. maka ibu hamil perlu mengonsumsi suplemen asam folat secara teratur sesuai rekomendasi dokter. sehingga ibu mudah lelah. Kecukupan ini bisa mencegah 50-70 persen resiko NTD. lesu dan pucat. minimal 4 bulan sebelum kehamilan. yakni pembentukan tulang-tulang kepala. seperti brokoli. juga kiwi.4 hingga 1 mg Askeb Kelompok 12 11 .6 mg) per hari.

3 Menetapkan kebutuhan konsultasi prakonsepsi Konseling prakonsepsi adalah suatu cara untuk mengidentifikasi semua factor yang berpotensi hasil akhir kehamilan. Riwayat sosial Yang harus dipehatikan pada saat konseling adalah: Askeb Kelompok 12 12 .per hari. kehamilan ektopik. Riwayat reproduksi. Manfaat konseling prakonsepsi: 1. dan nifas. Konseling prakonsepsi dasar yang sering diberikan berupa konseling mengenai : y y y y y Makanan/ nutrisi Kebiasaan minum aklohol Merokok Pemakaian obat terlarang Asupan vitamin Konseling dimulai tentang dengan pemeriksaan menyeluruh tentang riwayat reproduksi.1. persalina. social. jadi factorfactor resiko yang dapat terjadi selama kehamilan. Menurunkan jumlah kehamilan yang tidak diinginkan 4. berupa nasihat tentang resiko yang ada pada klien dan di berikan suatu strategi atau mengeliminasi pengaruh patologis yang diketahui berdasarkan riwayat keluarga. atau kematian janin berulang. Mengurangi angka kehamilan dengan resiko tinggi. Ibu hamil tak perlu takut kelebihan asam folat karena akan dikeluarkan dari tubuh secara alamiah. 1. medis. mencakup usaha-usaha sebelumnya terhadap konsepsi. keluarga. adanya fertilitas dan hasil kehamilan yang abnormal termasuk abortus. 2. Mempersiapkan kehamilan baik secara fisik dan psikologis ibu 2. 2. Memperbaiki hasil akhir kehamilan 3. namun sebaiknya tetap berkonsultasi dengan dokter. atau obstetris.

y Pada kehamilan setelah usia 35 tahun atau lebih: 1. 3. baru menganggur. Usia ibu. Selama kehamilan. Meningkatkan resiko terjadinya kelahiran bayi premature. walaupun mungkin perlu dilakukakn perubahan-perubahan. seperti hipertensi dan diabetes. Gaya hidup dan kebiasaan kerja y Olahraga. Usia ibu mempengaruhi hasil akhir kehamilan. Askeb Kelompok 12 13 . misalnya: y Pada kehamilan remaja. retardasi mental. etnik atau keagamaan tertentu dapat menigkatkan resiko penyakit resesif tertentu. b. serta riwayat di penjara. Riwayat keluarga Status kesehatan dan reproduksi dari keluarga sedarah ditinjau untuk penyakit medis. terdapat peningkatan rasiko dari pasangan yang pernah menganiaya. pada selama kehamilan olahraga tidak dilarang. Meningkatkan resiko kematian ibu 2. Penganiayaan lebih besar kemumgkinannya terjadi pada wanita yang pasangannya yang merupakan pecandu alkohol atau obat. latar belakang pendidikan rendah. Riwayat keluarga tidak selalu akurat. dan beresiko lebih tinggi memiliki janin yang pertumbuhannya terhambat. Remaja memilki kemungkinan lebih besar mengalami anemia. tapi setiap kekhawatiran perlu dibuktikan. disebabkan oleh usia ibu yang rentan terhadap penyulit. y Kekerasan dalam rumah tangga. persalinan prematur. infertilitas dan kematian janin. Sebagian besar waniata hamil dapat melanjutkan olahraga sepanjang gestasi. Latar belakang ras. dan angka kematian bayi yang tinggi. kehamilan dapat memicu kembali masalah antar pribadi.a.

Kelompok-kelompok khusus (pecandu napza. 4. HIV ialah penyakit yang mengancam hidup dan pengobatan seumur hidup. 3. Penggalian sejarah perilaku seks dan sejarah kesehatan klien. yaitu sebagai bagian dari kelompok khusus yang dikucilkan masyarakat dan sebagai orang yang selalu dianggap berisiko terhadap atau telah terinfeksi HIV. atau Viral load. (World Health Organisation) Konseling HIV/AIDS memiliki perbedaan dengan konseling secara umum dalam hal: 1. fasilitasi pencegahan perilaku dan evaluasi penyesuaian diri ketika klien menghadapi hasil tes positif . Proses konseling termasuk evaluasi risiko personal penularan HIV. pekerja migran. Konfidensialitas klien sangat penting jika menyangkut isu stigma dan diskriminasi 7. dan pengungsi) menghadapi isu diskriminasi ganda.1. spiritual. 2. fisik. Alasan Pentingnya Konseling HIV/AIDS Konseling merupakan suatu proses pencegahan dan perubahan perilaku dapat mencegah penularan. Layanan konseling pra dan pasca tes. penjaja seks. Askeb Kelompok 12 14 . 5. Diagnosis HIV mempunyai banyak implikasi ± psikologik. waria. CD4.4 Menetapkan kebutuhan konseling HIV/PMS Konseling HIV/AIDS merupakan komunikasi bersifat rahasia antara klien dan konselor bertujuan meningkatkan kemampuan menghadapi stres dan mengambil keputusan berkaitan dengan HIV/AIDS. Membantu klien melakukan informed consent untuk tes HIV. suku asli. 6. laki-laki berhubungan seks dengan laki-laki.2. sosial. Memfasilitatsi perubahan perilaku. Penilaian mengenai perilaku berisiko klien terhadap infeksi HIV (baik menularkan atau tertular).

Menyediakan dukungan psikologis. implantasi (akhir minggu ke-1). Sedangkan tes darah yang dapat dilakukan o seorang bidan adalah leh hanya mengukur kadar Hb dan gol. kebutuhan akan tes laboratorium memang diperlukan. Adapun tes laboratorium yang dapat dilakukan pada trimester I diantaranya: tes urine (PP test) dan tes darah (Hb dan gol. hal ini dilakukan untuk mengetahui apakah seseorang itu hamil atau tidak. 3. sebaiknya segera memastikannya secepat mungkin. Tes darah. sampai alat-alat kelamin bagian luar berkembang lebih nyata. Tes ini harus dilakukan oleh dokter dan dianggap akurat untuk mengetahui tingkat hormon fetal hCG (human chorionic gonadotropin) di dalam darah sesegera mungkin. Sehingga pada trimester I. 2.1 Menetapkan kebutuhan tes laboratorium Ketika seseorang menduga bahwa dirinya hamil.2. misalnya: dukungan yang berkaitan dengan kesejahteraan emosi. Darah pasien saja. a. Pencegahan penularan HIV dengan menyediakan informasi tentang perilaku berisiko (seperti seks aman atau penggunaan jarum bersama) dan membantu orang dalam mengembangkan keterampilan pribadi yang diperlukan untuk perubahan perilaku dan negosiasi praktek lebih aman. hingga lebih mudah membedakan jenis kelaminnya (minggu ke-14). sosial dan spiritual seseorang yang mengidap virus HIV atau virus lainnya. Dimana pada trimester I ini berawal dari mulainya fertilisasi (0 minggu). psikologis. organogenesis (minggu ke-4). Memastikan efektivitas rujukan kesehatan. dan perawatan melalui pemecahan masalah kepatuhan berobat.2 Mengembangkan Perencanaan Asuhan Yang Komprehensif Selama Trimester I Trimester I ini dimulai dari usia kehamilan 0-14 minggu. 2. Darah). terapi. Tes laboratorium pada trimester I digunakan untuk mendiagnosa apakan seseorang hamil atau tidak. kira-kira 2 minggu pasca pembuahan ± sekitar saat seseorang mulai terlambat haid. 2. Askeb Kelompok 12 15 .Konseling HIV/AIDS merupakan proses dengan tiga tujuan umum: 1.

Hal ini umumnya disebabkan banyaknya cairan dalam tubuh wanita hamil. leukosit dan hematokrit. Infeksi akibat virus Toxoplasma. maka dianggap wajar. Selama hamil.  Golongan darah dan faktor Rhesus (Rh). B. bisa diketahui: y y y Kadar zat besi dalam darah. Hal ini untuk mengetahui status keadaan ibu pada awal kehamilan secara laboratorium. Akan tetapi ibu jangan khawatir. maka jadwal kontrol pada trimester pertama yang biasanya per-empat minggu dapat dimajukan hingga per-tiga atau dua minggu.. Bila ada kelainan atau ketidaknormalan. pemeriksaan ini perlu untuk melihat adanya antibodi dalam darah ibu.Cara ini juga efektif dilakukan oleh para bidan yang belum dilengkapi dengan alat USG. trombosit. akan dipikirkan tindakan terminasi atau pengakhiran kehamilan. Selain itu. karena pemeriksaan ini tidak berisiko terhadap ibu maupun janin. dan Cytomegalovirus yang berbahaya bagi kesehatan janin. O. Golongan darah dan faktor Rhesus ibu. Dokter atau bidan perlu mengetahui golongan darah pasien (A. misalnya kelainan dapat menyebabkan kematian atau kelainan berat. kelainan darah (thalasemia). Melalui pemeriksaan darah. y Penyakit lain seperti HIV B. Jika diprediksi kondisi bakal memburuk. AB) seandainya Askeb Kelompok 12 16 . yang dikenal dengan istilah haemodilusi. Biasanya wanita hamil mengalami penurunan Hb dibandingkan pada saat dia tidak hamil. pada saat pemeriksaan harus dipastikan apakah sifat ketidaknormalan atau kelainan tersebut mayor atau minor. Jika penurunannya tidak terlalu drastis. baik keadaan kurang darah (anemia). Syphilis. Karena itu. maupun ada tidaknya infeksi. apabila dokter mendeteksi adanya kelainan. penting melakukan pemeriksaan darah pada awal kehamilan seperti pemeriksaan darah rutin yaitu komponen Hb. mungkin ibu perlu melakukan pemeriksaan darah beberapa kali. bahkan HIV/AIDS. Rubella. Pemeriksaan yang sering dilakukan yaitu pemeriksaan TORCH.

Oleh karena itu perlu diberikan konseling mengenai nutrisi yang mengandung sumber zat besi seperti bayam dan daging merah. Sel darah merah terdiri atas zat besi dan mengangkut oksigen.0 mg/dl. maka tubuh ibu akan memproduksi antibodi untuk melawan/menentang sel-sel darah RH+. Biasanya pada ibu hamil trimester I. Jika Rhesus negatif (-). Ini berbahaya bagi janin yang dikandungnya. Karena bila darah ibu RH. tes lanjutan akan dilakukan untuk mengecek hadirnya antibodi. ibu akan merasa mudah lelah dan lesu. apakah darah ibu Rhesus positif (+) atau Rhesus negatif (-).  Kadar Hemoglobin. Tetapi hal ini harus tetap diwaspadai. Kadar zat besi ini dapat diketahui dengan tes Hb. jangan ragu untuk melakukan tes lagi pada kehamilan 28 minggu.5 mg/dl. penurunan jumlah sel darah merah hanya sedikit. Tes urin tidak hanya dilakukan untuk memastikan kehamilan saja.5-14. terkadang Hb-nya masih normal. dokter ataupun bidan juga harus mengetahui faktor Rhesus ibu. yaitu 2 minggu setelah pembuahan. Tes ini banyak tersedia di mana-mana dan tingkat keakuratannya dapat lebih dari 90%. b. bila rendah. Bila kadar zat besi ibu berubah-ubah selama kehamilan. tes akan diulang dalam beberapa interval selama masa kehamilan. atau sel darah merah kekurangan zat besi. Apabila kadar Hb ibu hamil <10. Tes ini dapat dilakukan secepat mungkin. tiga bulan sekali karena pada orang hamil sering timbul anemia karena defisiensi Fe. HCG juga dapat dideteksi dengan tes urin. Dari pemeriksaan darah perlu untuk menentukan Hb.pasien memerlukan transfusi darah selama masa-masa kehamilan atau proses persalinan. Efek penggunaan obat Askeb Kelompok 12 17 . Tes urin. pasangan juga harus memberikan darahnya untuk di tes. alkohol.dan ibu mengandung janin dengan RH+. jika tes menunjukkan jumlah sel darah merah rendah. maka disarankan untuk mengkonsumsi makanan kaya zat besi dan minum tablet zat besi. Selain dolongan darah. tetapi dengan tes urin juga dapat mengetahuiapakah ibu terpapar obat-obatan tertentu. Nilai normal Hb ibu hamil yaitu 10. perlu diwaspadai adanya anemia. bahkan narkotika.

1980 menyarankan 3 komponen utama gizi dan kecukupan yang dianjurkan sebagaimana tertera pada tabel berikut: Tiga Komponen Gizi Utama Pada Wanita Usia 15-19 Tahun Komponen gizi utama Protein (gram) Zat besi (mg) Kalsium (mg) Kebutuhan wanita usia 15-19 tahun Harian 44 18 800 Hamil +30 +30 s/d +60 +400 Menyusui +20 +30 s/d +60 400 Askeb Kelompok 12 18 . Penggunaan terus-menerus.2.tertentu berdampak buruk bagi perkembangan otak janin. Washington DC. Nutrisi A. Karena pada trimester I ini ada beberapa hal yang dapat mempengaruhi keadaan ibu dan janin bahkan mengganggu kenyamanan ibu hamil seperti perubahan fisiologis terhadap anatomi ibu hamil. Sehingga ibu hamil perlu mengetahui mengenai kebutuhan belajar yang ia perlukan pada trimester I. Pada trimester pertama pertumbuhan janin masih belum begitu pesat. sehingga juga belum optimal kebutuhan gizinya. National th Research Council: Recommended Dietary Allowance 9 Ed. Asupan gizi ideal bagi ibu hamil Asupan gizi yang diperlukan ibu hamil harus ditingkatkan sejalan dengan kebutuhan perkembangan kehamilannya. Usia kehamilan pada trimester I termasuk kedalam usia rawan. komplikasi trimester I. ketidaknyamanan trimester I. karena pada trimester I ini terjadi proses organogenesis (pembentukan organ-organ). National Academy Sciences. bisa mengacaukan sistem syaraf bayi.2 Menetapkan kebutuhan belajar Trimester I dapat dikatakan sebagai masa emas. Kebutuhan belajar yang dibutuhkan oleh ibu hamil pada trimester I diantaranya sebagai berikut: a. 2. terutama pada awal kehamilan. Food Nutrition Board.

Vitamin dan mineral dapat diperoleh dari buah-buahan dan sayursayuran. telur. ikan. kalsium ini sangat penting karena berguna untuk mengurangi keram-keram di tangan dan kaki pada kehamilan lanjut. sayuran daun hijau (seperti bayam. yogurt. tempe. ada 6 nutrisi terbaik yang dapat dikonsumsi oleh ibu hamil. 2) Karbohidrat. baik B kompleks. Kebutuhan zat besi akan meningkat selama Askeb Kelompok 12 19 . kacang kedelai). vitamin D. dibutuhkan untuk energi tubuh sehari-hari. telur. lemak. dan jagung. protein. kacang-kacangan. vitamin dan mineral dapat dianggap mewakili komposisi makanan dengan gizi seimbang. jus jeruk. vitamin C. Tambahan vitamin. daging. amat penting dalam membantu proses produksi sel-sel darah merah. ikan sarden. Sebagai sumber tenaga yang menghasilkan kalori. ikan teri. 4) Zat besi.Komposisi makanan 4 sehat 5 sempurna. kacangkacangan (seperti kacang ijo. merupaka sumber zat tenaga. maupun vitamin E diperlukan ibu hamil untuk meningkatkan kebugarannya. makanan yang berasal dari biji-bijian. Zat besi adalah salah satu unsur penting dalam proses pembentukan sel darah merah. utamanya untuk mencegah timbulnya anemia.  Protein. Pada prinsipnya. gandum. ayam. tahu. kalsium penting untuk membantu pertumbuhan janin. kangkung). Pada trimester I. merupakan sumber zat pembangun. sereal. dan roti. vitamin A. daging. yaitu: 1) Protein. merupakan sumber zat pengatur. Sumber protein: kacang-kacangan.  Vitamin dan mineral. umbi-umbian. karbohidrat dapat diperoleh dari serealia. ikan. karena sangat besar peranannya dalam memproduksi sel-sel darah. Sumber karbohidrat: umbi-umbian. yang terdiri atas karbohidrat. keju. nasi. Protein dapat diperoleh dari daging. dimasa kehamilan. karena:  Karbohidrat dan lemak. 3) Kalsium. dan susu. Sumber kalsium: susu dan makanan olahan yang terbuat dari susu. telur.

suplemen besi bukan selalu menjadi jawabannya. Zat besi juga dibutuhkan buat pertumbuhan bayi dan plasenta. Kekurangan besi merupakan penyebab anemia yang paling sering. hamil kembar dan kurang zat besi sebelum hamil. Zat besi secara alamiah diperoleh dari makanan. karena fungsi kodrati. jarak kehamilan yang berdekatan. Kelompok lain yang rawan AGB Askeb Kelompok 12 20 . perdarahan dan kelainan/penyakit darah. Kebutuhan zat besi terutama sangat meningkat pada TM II dan III. wanita menyusui. Karena itu menyebabkan kebutuhan Fe atau zat besi relatif lebih tinggi ketimbang kelompok lain. tetapi bukan satu2nya penyebab. Saat hamil terjadi peningkatan volume darah sebesar 50% dari biasanya. hamil. Peristiwa kodrati wanita adalah haid. Kekurangan zat besi dalam makanan sehari-hari secara berkelanjutan dapat menimbulkan penyakit anemia gizi atau yang dikenal masyarakat sebagai penyakit kurang darah. Karena zat besi dibutuhkan untuk membentuk hemoglobin (protein dalam darah yang fungsinya mengangkut oksigen). dan wanita usia subur pada umumnya. Anemia bisa juga disebabkan kekurangan asam folat atau Vitamin B 12. Pengobatan anemia tergantung penyebabnya. dan kebanyakan suplemen hamil mengandung zat besi sebesar itu. melahirkan dan menyusui. Kebutuhan meningkat dari 18 mg menjadi 27 mg per-hari dan karena sulit memenuhi kebutuhan besi hanya dari diet saja. Risiko kekurangan zat besi semakin meningkat jika terjadi mual-muntah di awal kehamilan. sehingga dibutuhkan banyak zat besi untuk pembentukan hemoglobin darah tambahan. maka ibu hamil dianjurkan untuk mengkonsumsi 30 mg besi per-hari sebagai langkah pencegahan.kehamilan. Anemia Gizi Besi (AGB) terutama banyak diderita oleh wanita hamil.

5) Asam folat. menurut dr. Kacang dan sayur yang dikeringkan juga merupakan sumber zat besi yang baik dari protein nabati. Bahkan. buah pinggang. daging tanpa lemak. Asupan asam folat yang cukup sebelum dan selama kehamilan akan mencegah timbulnya kecacatan tabung saraf (Neural Tube Defects) NTDs pada bayi. anak usia sekolah. resiko timbulnya NTDs pada bayi dapat diturunkan hingga 80 %. Asam Folat juga sangat penting bagi wanita hamil. Asam folik ini dikonsumsi terutama pada saat 4 bulan sebelum lahir sampai usia kehamilan 12 minggu (pada trimester I). yaitu spina bifida (kelainan pada tulang belakang) dan anencephaly (kelainan dimana otak tidak terbentuk). Itu sebabnya. dan buruh serta tenaga kerja berpenghasilan rendah. wanita hamil yang kekurangan asam folik besar risikonya mengalami keguguran ataupun kerusakan pada janin. asam folat berperan penting dalam pembentukan sel darah merah. Berdasarkan beberapa temuan para pakar kesehatan.adalah anak balita. Ini berarti bahwa Fe pangan asal hewani (heme) lebih mudah diserap daripada Fe pangan asal nabati (non heme). Dengan asupan asam folat yang cukup pada masa sebelum dan selama kehamilan yaitu sekitar 0. kerang. Pada ibu hamil sendiri.0. umumnya juga mengalami anemia dengan segala konsekuensinya (terlihat pucat dan mudah letih. unggas dan ikan. tiram.8 mg per hari. juga berisiko Askeb Kelompok 12 21 . Sedangkan tingkat penyerapan Fe makanan asal hewani dapat mencapai 10-20%. Ovi. ibu hamil yang mengalami kekurangan asam folat.4 . Sumber terbaik zat besi bisa didapat dari hati. lesu dan lemas). terutama sumber Fe nabati yang hanya diserap 1-2%. Sumber utama Fe adalah bahan pangan hewani dan kacangkacangan serta sayuran berwarna hijau tua. Kesulitan utama untuk memenuhi kebutuhan Fe adalah rendahnya tingkat penyerapan Fe di dalam tubuh.

Adapun beberapa sumber makanan yang kaya akan asam folat diantaranya sebagai berikut:  Susu & Yoghurt. hampir setara dengan sereal. 8 buah atau 1 gelas stroberi bisa memenuhi 7.  Bayam. bisa memenuhi 23% kebutuhan tubuh akan Asam Folat. ³Roti dan Susu juga mengandung Asam Folat tinggi karena kini susu dan tepung terigu telah difortifikasi mengandung Asam Folat´. biji bunga matahari.  Telur. 2 buah pisang segar mengandung 58 mikrogram. serta hati Sapi (liver).  Brokoli. Askeb Kelompok 12 22 .5% kebutuhan Asam Folat harian untuk Ibu Hamil.  Kacang-kacangan. Tim Green PhD dan Department of Human Nutrition University of Otago New Zealand. mengandung 50 mikrogram Asam Folat. satu buah jeruk bisa memasok 20% kebutuhan Asam Folat sehari-hari. mengandung 100 mirogram Asam Folat.mengalami persalinan prematur.  Gandum. buah-buahan. Dan alpukat ini juga mampu menetralkan radikal bebas dan menekan risiko infeksi. plasenta lepas sebelum waktunya (solusio plasenta) dan keguguran. kacang kering dan kacang polong.  Dan adapula sumber makanan lainnya yang mengandung asam folat seperti lobak cina. sereal. dengan mengkonsumsi 2 ikat bayam mengandung 200 mikrogram Asam Folat.  Jeruk.  Pisang.  Strawberry. mengandung 14. jelas dr. 100 gram gandum mengandung hingga 50 mikrogram Asam Folat.  Alpukat. Kebutuhan Asam Folat untuk ibu hamil dan usia subur sebanyak 400 mikrogram/hari atau sama dengan 2 (dua) Gelas Susu. mengandung 9-125 mikrogram Asam Folat.85 Mikrogram Asam Folat ditiap 100 gram telur.

terutama bila dimakan dalam keadaan mentah. atau keracunan darah. Dengan demikian. telur.  Beberapa jenis keju lunak. tentu saja untuk diri anda dan bayi anda. ikan atau daging sapi yang diolah setengan matang. karena kemungkinan membawa bibit penyakit atau parasit tertentu yang membahayakan janin.6) Lemak. Adalah wajar untuk memastikan bahwa anda sudah mengkonsumsi makanan dalam jumlah yang cukup. Sering ditemukan pada daging yang diolah setengah matang. Blue Cheese serta keju lain yang dibuat dari susu kambing atau domba. dan susu yang tidak mengalami pasteurisasi. Makanan yang harus dihindari selama hamil Ada beberapa jenis makanan yang harus dihindari oleh ibu hamil. Prinsip makanan yang baik selama kehamilan Saat hamil. pepatah yang mengatakan ³makan untuk dua orang´ tidak perlu diikuti karena dapat membuat anda menjadi gemuk dan sulit menurunkan berat badan setelah Askeb Kelompok 12 23 . C. nafsu makan juga meningkat. agar tubuh tidak mudah lelah. Keperluan energi meningkat sekitar 15% atau 500 kalori/hari. bayi lahir mati. Dapat menyebabkan keguguran. 3) Salmonella dan Toksoplasma. 2) Bakteri E. Sumber lemak: daging. buah dan sayuran yang tidak dicuci bersih. seperti Brie. Bakteri listeria monocytogeneses banyak terdapat pada:  Produk unggas (termasuk telur). Camembert. sebaiknya ibu hamil tidak mengkonsumsi daging dan telur dalam bentuk mentah atau setengah matang.  Selada. Coli. Jenis bibit penyakit/parasit yang membahayakan kandungan dan terbawa dalam makanan adalah: 1) Listeria. bagi wanita hamil. dan minyak. lemak besar sekali manfaatnya untuk cadangan energi tubuh. B. Untuk menghindari infeksi bakteri jenis ini. jauh lebih sedikit jika dibandingkan makan dua kali lipat jumlah normal makanan anda. Racun yang dikeluarkannya dapat merusak usus dan ginjal.

Daftar obat yang tidak boleh diberikan pada wanita hamil Adalah obat yang mempunyai khasiat teratogen yaitu obat yang pada dosis terapeutis untuk wanita hamil dapat mengakibatkan cacat pada janin seperti kelainan pada mata. Askeb Kelompok 12 24 . Yang paling baik adalah menyeimbangkan jumlah makanan yang anda makan dalam kurun waktu 24-48 jam tiap kali makan. Sedangkan manfaat untuk ibu juga seharusnya sangat dipertimbangkan/ dibandingkan dengan resiko pada janin. makanlah makanan yang mengandung vitamin. juga pada saluran pencernaan. maka obat tersebut sebaiknya jangan diberikan. Segala sesuatu yang anda makan harus baik untuk anda dan bayi anda. 2004): 1) Merubah cara makan 2) Hindari makanan yang dapat membahayakan ibu dan janin 3) Jangan diet selama kehamilan 4) Lebih baik makan 5-6 kali dengan porsi kecil dari pada 2-3 kali dengan porsi besar (makan dengan porsi kecil tapi sering) 5) Minum vitamin ibu hamil secara teratur. A. telinga dan jantung. Apabila manfaat bagi ibu masih disangsikan.melahirkan. misalnya vitamin C dan mineral. hindari meminum obat-obatan kecuali sudah disarankan oleh dokter. khususnya zat besi 6) Minum air yang cukup 8 gelas sehari 7) Perbanyak makan makanan yang berserat. buah-buahan dan sayuran b. apabila tanpa diberikan obat tersebut mengandung resiko timbulnya penyimpangan yang lebih besar pada janin. Beberapa prinsip makan yang baik selama kehamilan dapat dikemukakan sebagai berikut (Suririnah. Namun demikian ada beberapa obat yang mempunyai khasiat teratogen tidak mutlak dilarang (bila perlu) artinya. Tetapi masalah akan lebih mungkin terjadi jika anda makan terlalu sedikit ± kehamilan bukan waktu yang tepat untuk diet. Obat-obatan Jika mungkin.

AMPICILLIN 3. METRONIDAZOL 5. ACYCLOVIR 6. NYSTATIN 11. CIPROFLOXACIN 4. METOCLOPRAMIDE HCL 3. OBAT ANTI INFEKTIKUM 1. Bila obat yang belum pasti keamanannya digunakan untuk waktu singkat. SPIRAMYCIN 8. ANTI EMETIKUM 1.B. Obat yang tidak terdapat dalam daftar adalah obat yang mencapai susu ibu dalam jumlah banyak dan mungkin dapat berefek buruk pada bayi atau belum terdapat cukup data mengenai keamanannya. Ada berbagai jenis obat-obatan yang dapat digunakan dalam praktek kebidanan. VALACICLOVIR 10. METRONIDAZOLE. C. PYRIDOXINE HCL Askeb Kelompok 12 25 . DOMPERIDONE 2. PROMETHAZINE 4. diantaranya: A. pemberian ASI sebaiknya dihentikan untuk sementara dan diganti dengan susu kaleng. NYSTATIN 9. L amanya penghentian hendaknya selama 4-5 kali masa paruh obat yang diminum ibu. COTRIMOXASOL 7. DOXYCYCLINE B. Daftar obat yang boleh diminum ibu selama menyusui Adalah obat yang tidak atau hanya sedikit diekskresikan ke air susu ibu (ASI). Daftar obat yang dianggap aman bagi wanita hamil Adalah obat-obat yang setelah digunakan dalam jangka waktu panjang tidak menimbulkan efek buruk pada janin. AMOXICILLIN 2. PRATHIAZINE THEOCLATE.

ETHINYLESTRADIOL 2. LYNESTRENOL 4. OBAT SALURAN PENCERNAAN 1. AMBROXOL I. ALUMUNIUM HYDROXIDE. RANITIDINE 5. BISACODYL 4. CLOMIFENE CITRAT F. NATRIUM DIKLOFENAK D. KETOCONAZOLE H. LIDOCAIN HCL 4. DEXTROMETHORPHAN 2. ASAM MEFENAMAT 2. METHYLERGOMETRIN 2. ANTIPIRETIK ANALGETIK 1. OBAT SALURAN UROGENNITAL 1. OBAT SALURAN PERNAFASAN 1. PROGESTERONE 5. LEVONOGESTREL. MAGNESIUM CARBONATE. HYDROCORTISONE 2. PARACETAMOL 3. OXYTOCIN Askeb Kelompok 12 26 . ANTI PERDARAHAN 1. NORETISTERON 6. CIMETIDIN 3. SALBUTAMOL 3. OBAT SISTEM ENDOKRIN 1.C. ASAM ASETILSALISILAT (ACETOSAL) 5. MEDROXY PROGESTERONE 3. DERMATOLOGI 1. CALSIUM CARBONAT G. LOPERAMIDE 2. TRANEXAMIC ACID E.

CYANOCOBALAMIN (TABLET SALUT GULA) 3. Pada trimester I ini memang belum diperlukan senam hamil. akan tetapi olahraga ringan seperti jalan santai. Aktivitas pada masa kehamilan  Olahraga saat hamil. posisi tidur terlentang masih dapat dilakukan oleh ibu. Karena tubuh wanita memiliki lendir dari cerviks (mulut Askeb Kelompok 12 27 . kehamilan dngan perdarahan. Pada dasarnya melakukan hubungan seksual pada saat hamil tidak berbahaya pada kehamilan normal. dapat berguna untuk membantu sirkulasi darah. Namun hubungan seks ataupun orgasme tidak berbahaya bagi janin. DOCOSAHEXANOIC ACID (DHA) c. Dan ibu pun masih dapat merasakan tidur dengan nyaman tanpa ada keluhan sesak ataupun pusing. Pada trimester I. Namun kehamilan bukan merupakan halangan untuk melakukan hubungan seksual. PLACENTAE.J. Hubungan seksual merupakan kebutuhan biologis yang tidak dapat ditawar. CALSIUM LACTATE 5. untuk melakukan hubungan seks sedapat mungkin dihindari. EXT. ASAM FOLAT 2. pada beberapa orang keinginan seksual meningkat pada masa ini. ZAT BESI 4. Namun. tetapi perlu diperhatikan bagi mereka yang sedang hamil.  Hubungan intim selama hamil. menambah nafsu makan. kehamilan dengan tanda infeksi. serta untuk kesehatan badan ibu hamil sendiri (agar tetap sehat. VITAMIN 1.  Posisi tidur. dan membuat nyenyak pada waktu tidur. bagi ibu yang mempunyai riwayat keguguran. kehamilan dengan mengeluarkan air dan kehamilan dengan perlukaan disekitar alat kelamin bagian luar. segar dan bugar). karena rahimnya belum terlalu besar dan belum menekan diafragma.

Dan pada kehamilan trimester pertama tidak dianjurkan ibu hamil melakukan seksual. Salah satu ciri kehamilan risiko tinggi apabila muncul komplikasi atau menemukan gejala yang tidak biasa terjadi setelah atau selama melakukan hubungan seksual. Kantung rahim dan cairan ketuban serta otot rahim dan perut akan melindungi bayi selama proses kehamilan. maka dikhawatirkan akan terjadi keguguran. Secara umum hubungan seksual tidak dianjurkan pada kasus-kasus kehamilan tertentu. atau keluar darah. karena didalam sperma terdapat hormon prostaglandin yang mana hormon prostaglandin tersebut dapat menimbulkan kontraksi uterus. Diantaranya rasa nyeri. dianjurkan untuk memakai alat kontrasepsi seperti kondom (untuk mencegah masuknya sperma kedalam vagina). dianjurkan melakukan dengan cara aman seperti posisi yang aman. Pakai BH yang menyokong payudara ibu. frekuensinya dikurangai (jangan terlalu sering dan ). Pakaian Gunakan pakaian yang longgar. sehingga apabila terjadi kontraksi pada kehamilan muda (trimester I) dan keadaan rahim/uterus belum kuat. Askeb Kelompok 12 28 . Dan apabila ingin melakukan hubungan seksual. misalnya:  Ancaman keguguran atau riwayat keguguran  Plasenta letak rendah (plasenta previa)  Riwayat kelahiran prematur  Perdarahan vagina atau keluar cairan yang tidak diketahui penyebabnya sserta keram  Dilatasi serviks. yang mana cairan ini membantu tubuh si ibu untuk melawan kuman atau infeksi yang masuk kedalam mulut rahim. bersih dan nyaman dan hindarkan sepatu dengan hak tinggi tinggi (high heels) serta alas kaki yang keras. atau dengan cara coitus interuptus. Tetapi hal itu tidak berlaku bagi kehamilan dengan kategori risiko tinggi.rahim). kontraksi. memakai pakaian dalam yang bersih. d.

karena tidur siang menguntungkan dan baik untuk kesehatan. Karena payudara menegang.e. lakukan pembersihan dengan menggunakan campuran gliserin dan alkohol. g. bertujuan agar menghilangkan ketidaktahuan dan latihan-latihan fisik. f. maupun petugas kesehatan. Dan sebagai seorang bidan. yang mana pada setiap komplikasi tersebut dibutuhkan penanganan dan pengobatan agar kehamilan tersebut dapat berjalan lancar (normal) seperti yang diharapkan oleh ibu hamil. Basuhan lembut setiap hari pada aerola dan puting susu akan dapat mengurangi retak dan lecet pada area tersebut. Untuk sekresi yang mengering pada puting susu.2. Mencari tempat hiburan yang sirkulasi udaranya baik. h. 2. Kesehatan jiwa Kesehatan jiwa diberikan pada waktu hamil. dan menjadi lebih berat. dan payudara menyebabkan lipatan-lipatan kulit menjadi lebih lembab dan mudah terinvestasi oleh mikroorganisme. Sebaiknya gunakan pancuran atau gayung pada saat mandi.3 Menetapkan kebutuhan untuk pengobatan komplikasi ringan Ada beberapa komplikasi yang dapat terjadi pada trimester I. sebaiknya dilakukan secara hati-hati dan benar. Perawatan payudara Payudara perlu dipersiapkan sejak sebelum bayi lahir sehingga segera dapat berfungsi dengan baik pada saat diperlukan. Pengurutan payudara untuk mengeluarkan sekresi dan mengeluarkan duktus dan duktus dan sinus laktiferus. Mandi Kebersihan tubuh harus terjaga selama kehamilan. maka sebaiknya gunakan penopang payudara yang sesuai. Istirahat dan rekreasi Sebaiknya wanita pekerja harus sering istirahat. jangan pada tempat yang sesak dan ramai. Oleh karena itu payudara harus dirawat dari jauh -jauh hari. Perubahan anatomi pada perut. keluarganya. karena payudara merupakan sumber air susu ibu (ASI) yang merupakan makan utama bagi bayi. Komplikasi itu ada yang ringan dan ada pula yang berat. sensitif. tidak dianjurkan berendam dalam bathtub dan melakukan vaginal douche. area genitalia/lipat paha. kita hanya Askeb Kelompok 12 29 .

Definisi Sistem rujukan dalam pelayanan obstetri adalah suatu pelimpahan tanggung jawab timbal balik atas kasus atau masalah kebidanan yang timbul baik secara vertikal maupun horizontal. Sedangkan horizontal maksudnya konsultasi dan komunikasi antar unit yang ada dalam satu rumah sakit. c. wawancara mengenai umur. O = objektif. P = penyuluhan. nomor/usia kehamilan dan masalah. Tujuan Rujukan a Agar setiap penderita mendapat perawatan dan pertolongan yang sebaik-baiknya Askeb Kelompok 12 30 . 2. misalnya muka/bibir pucat.2. perut ibu sangat besar. tinggi badan rendah. P = penilaian. A. misalnya antara bagian ke bidanan dan bagian ilmu kesehatan anak.4 Menetapkan kebutuhan konsultasi atau rujukan pada tenaga profesional lainnya Dalam penurunan kematian ibu dan kematian bayi baru lahir dibutuhkan inovasi dalam pelayanan kesehatan ibu disemua tingkat pelayanan melalui upaya proaktif. Rujukan vertikal maksudnya rujukan dan komunikasi antara satu unit ke unit lain yang lebih lengkap. b.diberi wewenang untuk mengatasi atau menetapkan kebutuhan untuk pengobatan komplikasi ringan. terhadap masalah dan faktor resiko d. S = subjektif. Upaya rujukan terencana dimulai dengan kegiatan skrining antenatal untuk memperoleh SOPP a. pemeriksaan sederhana melalui periksa pandang. dll. B. Umpamanya dari rumah sakit kabupaten ke rumah sakit provinsi atau rumah sakit tipe C ke rumah sakit tipe B yang lebih spesialistis fasilitas dan personalianya. tungkai bengkak. persiapan dan perencanaan mengenai tempat/penolong persalinan sesuai kondisi ibu dan janin.

seperti kasus-kasus ginekologi atau kontrasepsi yang memerlukan penanganan spesialis d) Pengiriman bahan laboratorium Bila penderita telah sembuh dan hasil laboratorium telah selesai. Membahas secara lengkap data-data medis penderita yang dikirim dan advis rehabilitas kepada unit yang mengirim b.b Menjalin kerjasama dengan cara pengiriman penderita atau bahan laboratorium dari unit yang kurang lengkap ke unit yang lebih lengkap fasilitasnya c Menjalin pelimpahan pengetahuan dan keterampilan (transfer of knowledge and skill) melalui pendidikan dan latihan antara pusat pendidikan dan daerah. b) Rujukan kasus-kasus patologik pada kehamilan. kembalikan dan kirimkan lagi kepada unit semula. bilamana perlu disertai dengan keterangan yang lengkap (surat balasan) D. persalinan dan nifas c) Pengiriman kasus masalah reproduksi manusia lainnya. dan konseling yang diberikan pun harus disesuaikan dengan usia kehamilan dan kebutuhan klien. Adapun kebutuhan konseling yang ibu hamil perlukan pada trimester I diantaranya sebagai berikut: Askeb Kelompok 12 31 . Kegiatan rujukan dan pelayanan ini antara lain berupa : a) Pengiriman orang sakit dari unit kesehatan yang kurang lengkap ke unit kesehatan yang lebih lengkap.5 Menetapkan kebutuhan untuk konseling spesifik atau anticipatory guidance Kebutuhan konseling pada setiap ibu hamil itu berbeda-beda. Kegiatan rujukan informasi medis antara lain berupa : a.2. C. 2. Menjalin kerjasama sistem pelaporan data-data medis umumnya dan data-data parameter pelayanan kebidanan khususnya terutama mengenai kematian maternal dan perinatal. Hal ini sangat berguna untuk memperoleh angka-angka secara regional dan nasional.

Tanda-tanda bahaya Yang harus diwaspadai saat kehamilan trimester I adalah terjadinya kehamilan ektopik atau kehamilan di luar kandungan dan abortus spontaneous yaitu abortus yang terjadi dengan sendirinya. Beberapa ketidaknyamanan yang terjadi selama trimester pertama yaitu: a. preeklampsia dengan hipertensi kronik. Dan nyeri perut bagian bawah bisa disebabkan oleh kista ovarium. Berat badan yang tetap atau terjadi sedikit penurunan berat badan selama trimester I adalah hal yang normal. Sangatlah penting bahwa wanita hamil makan dengan pola gizi yang sehat. penyakit kantong empedu. hipertensi gravidarum. c. kehamilan mola. Nutrisi yang kurang mungkin juga menyebabkan kelelahan ketika wanita tersebut mengalami mual muntah. Ketidaknyamana yang normal pada trimester I Ketidaknyamann yang terjadi pada trimester I adalah hal yang umum terjadi misalnya ibu hamil mengalami kelelahan hal tersebut bisa disebabkan oleh kurangnya asupan nutrisi atau anemia. nyeri perut bagian bawah. apendisistis. ataupun karena sistitis. preeklampsia dan eklampsia. kehamilan ektopik. Mual dan muntah (morning sickness) Askeb Kelompok 12 32 . serta hipertensi kronik. b. Klasifikasi hipertensi gravidarum yaitu hipertensi essensial. Perdarahan pervaginam bisa disebabkan oleh abortus.a. abortus. gastritis. penyakit radang pelvik. dan hiperemesis gravidarum. dan mendukung kemajuannya. infeksi saluran kemih. Kebutuhan nutrisi Pola kenaikan berat badan adalah hal yang penting untuk dipantau karena kenaikan berat badan total wanita hamil penting untuk mengetahui berat badan wanita di awal kehamilan. hipertensi gestasional. Perdarahan pervaginam. solusio plasenta. Kelelahan yang berlebihan menunjukan bahwa wanita hamil tersebut mengalami tekanan psikologis atau fisiologis. dan kehamilan ektopik.

anjurkan ibu untuk makan makanan ringan seperti biskuit atau roti ditambah dengan teh manis hangat sebelum bangun dari tempat tidur.Pengaruh estrogen dan progesteron terjadi pengeluaran asam lambung yang berlebihan. Timbul gejala mual dan muntah terutama pada pagi hari yang disebut morning sickness. sehingga tidak dapat makan atau minum apapun. serta makanlah selagi hangat. Bidan menyarankan agar ibu menghubungi dokter atau bidan bila mual-muntah menjadi sangat hebat. Keadaan ini terjadi pada bulan pertama kehamilan karena pada saat itu terjadi pembesaran uterus. Askeb Kelompok 12 33 . Keadaan seperti ini bisa diatasi dengan makan dalam jumlah sedikit tapi sering. b. Dalam batas yang fisiologis keadaan ini dapat diatasi. Mual dan muntah biasanya timbul pada minggu kedua kehamilan setelah pembuahan dan terjadi kurang lebih antara minggu ke-6 sampai bulan ke-4 kehamilan. Cara mengatasinya yang dapat kita lakukan untuk mengurangi frekuensi berkemih ini adalah menjelaskan mengapa hal tersebut terjadi dan mengurangi asupan cairan sebelum tidur malam. jangan makan dalam jumlah atau porsi besar dan berlemak. akan tetapi pada trimester II sudah menghilang dan timbul lagi pada trimester III karena terjadi penekanan kandung kemih oleh turunnya kepala bayi. Untuk mengatasi mual dan muntah di pagi hari. karena hanya akan menimbulkan rasa mual. sehingga wanita tidak perlu bolak-balik ke kamar mandi ketika tidur. dan juga dapat menimbulkan kekurangan cairan/dehidrasi atau yang disebut dengan Hyperemesis Gravidarum. Sering berkemih Desakan rahim kedepan menyebabkan kandung kemih cepat terasa penuh dan sering buang air kecil (BAK). Kita harus memberitahu pada ibu bahwa jangan mengurangi pemasukan cairan/minum untuk mengatasi masalah ini karena ibu hamil membutuhkan cairan yang lebih pada saat kehamilan.

Kafein bersifat diuretik sehingga ibu menjadi sering buang air kecil akibatnya mengurangi jumlah mineral penting seperti: kalium. Pengetahuan ini akan membantu wanita untuk sering beristirahat selama siang hari jika memungkinkan hingga kelelahannya hilang. kalsium dan magnesium dalam tubuh. ibu hamil juga tidak dianjurkan untuk minum kopi ataupun teh karena kopi dan teh mengandung kafein yang dapat meningkatkan denyut jantung dan tekanan darah. Tubuh anda berusaha menyesuaikan diri dengan perubahan hormon dan metabolisme yang ada. Kondisi ini menyebabkan ketidakseimbangan elektrolit tubuh padahal keseimbangan elektrolit tubuh berfungsi menjaga kerja jantung dan alat-alat tubuh lain dengan baik. Kelelahan juga dapat disertai dengan rasa sakit kepala. c. Ada ibu hamil yang menjadi gampang mengantuk atau sebaliknya menjasi sangat susah tidur di waktu malam hari. Sakit kepala yang muncul pada masa awal kehamilan disebabkan karena adanya peningkatan sirkulasi darah akibat perubahan hormonal. Hormon yang semakin meningkat pun dapat mengganggu pola tidur anda. Untuk keluhan sakit kepala bisa diatasi dengan beristirahat. Latihan ringan dan nutrisi yang baik juga dapat membantu mengatasi keletihan ini.Oleh karena itu. Metode untuk meredakannya adalah meyakinkan kembali wanita tersebut bahwa keletihan adalah hal yang normal dan bahwa keletihan akan hilang secara spontan pada trimester II. Sekitar 90% kasus kelelahan pada wanita hamila akan menghilang sekitar minggu ke-12 kehamilan. Merasa lemah dan letih Rasa lelah dan cape merupakan tanda umum kehamilan dan akan muncul sekitar 8-10 minggu pertama kehamilan. disamping bisa menyebabkan iritasi lambung. Bila skit kepala semakin terasa berat beri tahu ibu untuk secepatnya hubungi dokter atau bidan (pada kehamilan lanjut sakit Askeb Kelompok 12 34 . dan makanlah dengan porsi makan sedikit tapi sering biasanya dapat menolong.

Keadaan ini menghilang setelah umur hamil 16 minggu. Karena ini salah satu cara untuk mengurangi emosi yang terjadi. Perubahan mood atau emosi Pada trimester awal kehamilan terjadi perubahan emosional menjadi tidak stabil. Keadaan seperti ini bisa diatasi dengan: Asupan cairan yang adekuat.kepala dapat menjadi tanda pre-eklampsia. Hal yang bisa disarankan bidan kepada klien yang mengalami keluhan seperti ini mungkin bidan bisa memberikan konseling. yang biasanya disertai dengan peningkatan tekanan darah dan kaki-tangan bengkak). f. Sinkope atau pingsan Terjadinya gangguan sirkulasi kedaerah kepala (sentral) menyebabkan iskemia susunan saraf pusat dan menimbulkan sinkope atau pingsan. Konstipasi atau obstipasi Pengaruh progesteron dapat mengahambat gerak peristaltik usus yang menyebabkan kesulitan untuk buang air besar (BAB). e. bidan atau dokter. Tablet zat besi (iron) juga biasanya menyebabkan masalah konstipasi ini selain itu zat besi tablet akan menyebabkan warna feses menjadi kehitaman. d. karena prem merupakan laktasif ringan alami. yakni minum air minimal 8 gelas per hari dalam ukuran gelas minum. Bila ibu sering merasa seperti ingin pingsan sarankan ibu untuk segera periksa ke dokter karena kemungkinan ibu mengalami anemia. Askeb Kelompok 12 35 . misalnya menyarankan ibu agar bercerita tentang perasaannya kepada orang terdekat. Konsumsi buah prem atau jus prem. hal ini karena adanya perubahan hormone. Ini biasanya terjadi pada trimester awal kehamilan.

daun seledri. mekanisme yang baik. - Minum air hangat (misal air putih. Berbagai keluhan ini mencakup: y y Tidak haid Mual dan muntah (morning sickness atau penyakit pagi. latihan kontraksi otot abdomen bagian bawah secara teratur. Semua kegiatan ini memfasilitasi sirkulasi vena sehingga mencegah kongesti pada usus besar. pelunak feses. Tiga bulan pertama kehamilan adalah waktu pembiasaan bagi tubuh dan pikiran terhadap kehamilan. Hal ini memerlukan periode istirahat pada siang hari. - Makan makana berserat. kulit padi). teh) saat bangkit dari tempat tidur untuk menstimulasi peristaltik. Konsumsi laksatif ringan. tetapi bukan yang berbau) Perubahan pada payudara (yang tengah bersiap menghasilkan air susu ibu (ASI). Hal ini mencakup penyediaan waktu yang teratur untuk melakukan defekasi dan kesadaran untuk tidak menunda defekasi. Payudara wanita yang sedang hamil menjadi lebih besar. mengacuhkan ³dorongan´ atau - Lakukan latihan secara umum.- Istirahat cukup. berjalan setiap hari. Wanita hamil mungkin merasakan dampak dari meningkatnya hormon-hormon. Puting susu mungkin terasa gatal dan y Askeb Kelompok 12 36 . mempertahankan postur yang baik. dan atau supositoria gliserin jika da indikasi. dan mengandung serat alami (misal selada. meskipun sebenarnya bisa terjadi kapanpun) y y y Merasa lelah dan mengantuk Sering BAK Lebih banyak mucus atau lendir yang keluar dari vagina (keputihan. - Miliki pola defekasi yang baik dan teratur.

Hal-hal yang perlu mendapat perhatiaan pada masa ini adalah: a. Pengaruh obat terhadap janin c. y Memberitahu kepada ibu hamil bahwa tidak dibolehkan untuk mengkonsumsi obat-obatah diluar petungjuk dokter. pasangan dapat berpartisipasi dalam aktivitas seksual tetapi menahan diri dari hubungan karena budaya tabuh terhadap aktivitas seksual selama kehamilan atau karena mitos tentang bahaya hubungan seksual selama kehamilan. d. Perubahan body image/citra tubuh (khususnya bagi ubu hamil masih remaja/muda ± usia ibu 12-19 tahun) d. jauhkan dari makanan yang baunya merangsang sehingga timbul perasaan ingin muntah. yang erat kaitannya dengan pengalaman fisiologis dan psikologis. y Memberikan informasi mengenai gizi dan nutrisi apa saja yang baik untuk dikonsumsi oleh ibu hamil agar kesehatan ibu dan bayinya tetap terjaga. misal tetrasiklin bisa menyebabkan kecacatan pada bayi. Askeb Kelompok 12 37 . Aktivitas seksual Kehamilan dan persalinan adalah semua bentuk ekspresi seksualitas perempuan. Kebutuhan nutrisi Peran bidan y Bidan harus bisa memberikan solusi dalam mengatasi mualmuntah yang terjadi dan sangat dirasakan tidak nyaman oleh pasien. karena pada trimester I ini pertumbuhan janin sedang mulai berkembang dan ada beberapa obat yang bisa memberi pengaruh buruk pada janin. Misal menyarankan kepada pasien untuk makan sedikit tapi sering. Mual dan muntah b.nyeri. Area disekeliling puting (disebut areola) menjadi lebih gelap.

Insiden tranmisi perinatal dari seorang ibu HIV positif ke janinnya bervariasi dari 25%-35%. kontak dengan kulit dan saluran pencernaan yang dapat menyebabkan gangguan pada perkembangan janin. Konsumsi obat-obatan Jika saat kehamilan trimester I seorang ibu hamil memiliki kebiasaan buruk seperti merokok. Tenaga Askeb Kelompok 12 38 .2. Sebelum ada perubahan teknologi yang mengubah diagnosis dan pengobatan pada janin.6 Menetapkan kebutuhan konseling HIV/PMS Wanita hamil secara etis bertangung jawab untuk mencari perawatan yang layak selama ia hamil dan harus menghindari hal-hal yang membahayakan janinnya. mengkonsumsi alkohol. sering memakai obat tanpa resep dokter hal tersebut dapat membahayakan kehamilannya. tetapi tidak dengan mengorbankan kondisi ibu. 2. kulit menjadi lebih berminyak. f. tes pada wanita hamil harus dilakukan atas kemauan wanita itu sendiri. General hygiene Wanita hamil mungkin lebih sering mandi karena pada saat kehamilan. stigma sosial. Zat berbahaya tersebut dapat masuk melalui saluran pernapasan.e. dan risiko bereproduksi pada wanita hamil. dengan memberikan informasi mengenai dampak dari penggunaan kafein. obat bebas . dalam hal ini peran bidan adalah membantu ibu hamil dalam meningkatkan derajat kesehatannya. Pemberian konseling mengenai personal hygiene sangat penting diberikan dari awal kehamilan untuk meningkatkan derajat kesehatannya. Petugas harus mengutamakan keadaan bayi. berkeringat dan terjadi peningkatan keputihan. Metode untuk mencegah transmisi ibu ke janin dan pengobatan janin sampai saat ini belum ada. Skrining HIV yang diwajibkan melibatkan diskriminasi. Promosi kesejahteraan (Promotion of Safety) Rumah dan tempat kerja dapat menyebabkan membuat ibu hamil terpajan dari berbagai zat berbahaya. rokok dan alkohol yang dapat mempengaruhi pertumbuhan janin dapat membantu ibu untuk mengurangi kebisaan buruknya tersebut. g.

kesehatan memiliki kewajiban memastikan calon ibu memperoleh informasi yang cukup tentang gejala dan tes HIV. a. Definisi Konseling adalah kebutuhan proses pembicaraan dan

pembahasan masalah-masalah antara kita dengan konselor (orang yang dilatih untuk mengatasi masalah PMS). b. Penyakit Menular seksual (PMS) dan AIDS AIDS adalah PMS yang paling sering didengar belakangan ini. Ketakutan orang tentang AIDS sangat besar, karena sejauh ini belum dapat disembuhkan. Obat-obatan yang dapat membantu perawatan mereka yang sudah kena AIDS (bukan menyembuhkan) juga sangat mahal. Semua orang bisa saja terkena AIDS. Di Indonesia sudah ada bayi maupun orang dewasa yang terkena AIDS. Karena itu, kita mesti waspada terhadap bahaya penularan AIDS. c. Catatan khusus tentang AIDS
y

Kita tidak bisa melihat apakah seseorang terkena AIDS (bibit penyakit AIDS) hanya berdasarkan penampilannya

y

AIDS tidak bisa dicegah dengan obat-obatan, suntikan atau jamu-jamuan

y y

AIDS belum dapat disembuhkan dan dapat berakibat kematian AIDS dapat menular dengan cara yang sama dengan PMS yang lain

y

Penampakan AIDS sama seperti penyakit yang mengenai orang biasa seperti TBC, tumor, radang paru, infeksi saluran pencernaan dan lain-lain

y

AIDS dapat dicegah dengan cara hanya berhubungan seks dengan seorang pasangan yang juga hanya berhubungan seksual dengan kita, atau dengan menggunakan kondom setiap kali berhubungan seksual.

Askeb Kelompok 12

39

Perlu kita ketahui bahwa HIV/AIDS dan PMS pada ibu hamil dapat mempengaruhi keadaan psikologi ibu hamil dan mempengaruhi pertumbuhan janin yang dikandungnya. Konseling merupakan keharusan bagi wanita positif (+) HIV. Hal ini sebaiknya dilakukan pada awal kehamilan, dan apabila ia memilih untuk melanjutkan kehamilannya, perlu diberikan konseling berkelanjutan untuk membantu wanita tersebut secara psikologis. Perkembangan penatalaksanaan selama kehamilan mengikuti kemajuan-kemajuan dalam pengobatan individu non-hamil yang terinfeksi HIV. Standar penanganan yang berlaku saat ini mengharuskan wanita hamil dan janinnya menjalani terapi yang paling efektif yang tersedia. Karena konsekuensi penyakit yang tidak diobati sangat merugikan, terjadi pergeseran dari fokus pengobatan yang semata-mata untuk melindungi janin menjadi pendekatan yang lebih berimbang berupa pengobatan bagi ibu dan janinnya (Kass dkk., 2000). 2.2.7 Menetapkan jadwal kunjungan sesuai dengan tahap perkembangan kehamilan A. Definisi Pemeriksaan antenatal care (ANC) adalah pemeriksaan kehamilan untuk mengoptimalkan kesehatan mental dan fisik ibu hamil. Sehingga mampu menghadapi persalinan, kala nifas, persiapan pemberiaan ASI dan kembalinya kesehatan reproduksi secara wajar (Manuaba, 1998). Pemeriksaan kehamilan (ANC) merupakan pemeriksaan ibu hamil baik fisik dan mental serta menyelamatkan ibu dan anak dalam kehamilan, persalinan dan masa nifas, sehingga keadaan setelah post partum sehat dan normal, tidak hanya fisik tetapi juga mental (Prawiroharjo, 1999). Kunjungan Antenatal Care (ANC) adalah kunjungan ibu hamil ke bidan atau dokter sedini mungkin semenjak ia merasa dirinya hamil untuk mendapatkan pelayanan/asuhan antenatal. Pada setiap kunjungan

antenatal (ANC), petugas mengumpulkan dan menganalisis data mengenai kondisi ibu melalui anamnesis dan pemeriksaan fisik untuk

Askeb Kelompok 12

40

mendapatkan diagnosis kehamilan intrauterine, serta ada tidaknya masalah atau komplikasi (Saifudin, 2002). Kunjungan ibu hamil atau ANC adalah pertemuan antara bidan dengan ibu hamil dangan kegiatan mempertukarkan informasi ibu dan bidan. Serta observasi selain pemeriksaan fisik, pemeriksaan umum dan kontak sosial untuk mengkaji kesehatan dan kesejahteraan umumnya (Salmah, 2006). Kunjungan Antental Care (ANC) adalah kontak ibu hamil dengan pemberi perawatan/asuhan dalam hal mengkaji kesehatan dan

kesejahteraan bayi serta kesempatan untuk memperoleh informasi dan memberi informasi bagi ibu dan petugas kesehatan (Henderson, 2006). B. Tujuan Kunjungan Tujuan dari ANC adalah sebagai berikut : 1. Memantau kemajuan kehamilan untuk memastikan kesehatan ibu dan tumbuh kembang janin. 2. Meningkatkan dan mempertahankan kesehatan fisik, maternal dan sosial ibu dan bayi. 3. Mengenal secara dini adanya komplikasi yang mungkin terjadi selama hamil, termasuk riwayat penyakit secara umum, kebidanan dan pembedahan. 4. Mempersiapkan persalinan cukup bulan, melahirkan dengan selamat ibu maupun bayinya dengan trauma seminimal mungkin. 5. Mempesiapkan ibu agar masa nifas berjalan normal dan pemberian ASI eksklusif. 6. Mempersiapkan peran ibu dan keluarga dalam menerima kelahiran bayi agar dapat tumbuh kembang secara normal. 7. Menurunkan angka kesakitan dan kematian ibu dan perinatal. Menurut Depkes RI(1994) tujuan ANC adalah untuk menjaga agar ibu hamil dapat melalui masa kehamilannya, persalinan dan nifas dengan baik dan selamat, serta menghasilkan bayi yang sehat.
Askeb Kelompok 12 41

Mengenal dan menangani sedini mungkin penyulit yang terdapat saat kehamilan. Memberikan nasihat-nasihat tentang cara hidup sehari-hari dan keluarga berencana. persalinan. 3. dan nifas. Mengenali dan mengobati penyulit-penyulit yang mungkin diderita sedini mungkin. dan masa nifas. kala nifas. persalinan.Menurut Rustam Muchtar (1998): Tujuan umum adalah: menyiapkan seoptimal mungkin fisik dan mental ibu dan anak selama dalam kehamilan. 4. persalinan. persalinan. kala nifas. 2. Menurunkan angka kesakitan dan kematian ibu dan perinatal Askeb Kelompok 12 42 . tidak hanya fisik tetapi juga mental. 4. Mengenal dan menangani penyakit yang menyertai hamil. laktasi. Menurut Hanifa Wiknjosastro (1999) tujuan ANC adalah menyiapkan wanita hamil sebaik-baiknya fisik dan mental serta menyelamatkan ibu dan anak dalam kehamilan. 3. Menurunkan angka morbilitas ibu dan anak. kehamilan. Mengenali dan menangani penyulit-penyulit yang mungkin dijumpai dalam kehamilan. persalinan. Tujuan khusus adalah: 1. persalinan. sehingga didapatkan ibu dan anak yang sehat. persalinan. dan nifas. sehingga keadaan mereka pada post partum sehat dan normal. Memberikan nasehat dan petunjuk yang berkaitan dengan kehamilan. dan nifas. 2. dan aspek keluarga berencana. Sedangkan menurut Manuaba (1998) secara khusus pengawasan antenatal bertujuan untuk: 1. nifas dan laktasi.

Jadwal Kunjungan Menurut Abdul Bari Saifudin. 1999). Pemeriksaan dilakukan tiap 4 minggu sampai kehamilan. Sebaiknya tiap wanita hamil segera memeriksakan diri ketika haidnya terlambat sekurang-kurangnya satu bulan. Askeb Kelompok 12 43 . 2003): Satu kali kunjungan selama trimester pertama (selama 14 minggu). sesudah itu. dan kehamilan trimester ketiga (28-36 minggu dan sesudah minggu ke-36) dua kali kunjungan. Jadwal Kunjungan Pranatal yang Direkomendasikan Pada Trimester I Nulipara Kunjungan pertama 6-8 minggu Multipara Kunjungan pertama 6-8 minggu Kunjungan kedua dalam 4 minggu Kunjungan kedua 14-16 minggu setelah kunjungan pertama Kunjungan ketiga 14-16 minggu Jadwal kunjungan pada trimester I sesuai dengan perkembangan kehamilan menurut:  WHO (JHPIEGO. disarankan kepada ibu hamil untuk memeriksakan kehamilannya pada trimester I ± sampai dengan kehamilan 28 minggu periksa empat minggu sekali (Salmah. pemeriksaan dilakukan tiap 2 minggu. 2006).C. dan sesudah 36 minggu (Sarwono. kunjungan antenatal untuk pemantauan dan pengawasan kesejahteraan ibu dan anak minimal empat kali selama kehamilan dalam waktu sebagai berikut : sampai dengan kehamilan trimester pertama (<14 minggu) satu kali kunjungan. Walaupun demikian. dan kehamilan trimester kedua (14-28 minggu) satu kali kunjungan.

2. komplikasi kehamilan 6) Rencana untuk pengobatan penyakitnya. Di negara berkembang pemeriksaan antenatal dilakukan sebanyak 4 kali sudak cukup sebagai kasus tercatat. tambahan protein ½ gr/kg BB = satu telur/hari 5) Observasi adanya penyakit yang dapat mempengaruhi kehamilan.3. dan imunisasi TT1 Jadwal melakukan pemeriksaan antenatal sebanyak 12-13 kali selama hamil. Rustam Mochtar (1998) 1) Pemeriksaan pertama kali yang ideal adalah sedini mungkin ketika haidnya terlambat. Keuntungan antenatal care sangat besar karena dapat mengetahui berbagai resiko dan komplikasi hamil sehingga ibu hamil dapat diarahkan untuk melakukan rujukan ke rumah sakit. Sedangkan individu yang tidak memiliki faktor ini dinyatakan Rh-negatif. Askeb Kelompok 12 44 . Faktor Rh Faktor Rh (antigen) dalam sel darah merah dimiliki oleh sekitar 85% penduduk kulit putih dan 93% penduduk Afrika-Amerika. Faktor ini ditemukan dalam sel janin sejak 6 minggu setelah konsepsi. menghindari terjadinya komplikasi kehamilan.1 Menetapkan kebutuhan tes labolatorium a. Individu yang memiliki faktor ini dinyatakan Rh-positif.3 Mengembangkan Perencanaan Asuhan Yang Komprehensif Selama Trimester II 2. 2) Periksa ulang 1x sebulan sampai kehamilan 7 bulan  Manuaba (1998) Trimester I dan II 1) Satu bulan sekali 2) Diambil data tentang laboratorium 3) Pemeriksaan ultrasonografi 4) Nasehat diet tentang 4 sehat 5 sempurna.

Tes Anemia Beberapa klinik dan kantor hanya meminta haemoglobin dan hematokrit untuk skrining anemia pada wanita hamil. volume plasma dan massa sel darah merah meningkatkan volume darah ibu sekitar 45% di atas volume sebelum hamil. merawat wanita yang sebenarnya tidak mengalami anemia dan tidak merawat wanita yang benar-benar mengalami anemia. Meskipun demikian. Skrining Rh Skrining antibody digunakan untuk mengidentifikasi antibody wanita yang membahayakan janin. Anemia Fisiologis Selama masa hamil. sekitar 2% penyakit ini disebabkan oleh golongan darah yang langka. d. Karena pengukuran salah satu atau keduanya merupakan satu-satunya nilai yang digunakan untuk skrining anemia pada kehamilan maka kesalahan fatal dapat saja terjadi. peningkatan jumlah sel darah merah lebih kecil daripada peningkatan plasma sehingga terjadi anemia delusional.  Hitung Darah Lengkap a. Anemia fisiologis ini mulai dikenali sebagai anemia yang sesungguhnya. Suplementasi Besi Rutin Anjuran resmi penggunaan besi oral pada mnasa hamil bervariasi. c.b. Anemia Defisiensi Besi Kesepakatan penanganan anemia defisiensi ialah bahwa besi oral dapat diberikan. Wanita ini tidak boleh mendapat RhIg. Askeb Kelompok 12 45 . Banyak klinisi merasa bahwa tablet besi prenatal adalah upaya pengamanan yang baik untuk mencegah anemia defisiensi besi selama masa hamil. b. Meskipun demikian. Penyakit ni bertanggung jawab terhadap penyakit hemolitik pada bayi baru lahir.

atau bahwa bayi akan meninggal akibat karsinoma hepatoseluler.sampai 90%.. Masalah yang harus diperhatikan pada wanita hamil yang mengidap penyakit ini adalah bahwa bayi akan terinfeksi pada saat lahir dan akan menjadi carrier kronis yang menularkan penyakit ini ke individu lain.000 per . Pada minggu ke-16 gestasi.L. sirosis atau keduanya.000 per mL dan 150. bandingkan dengan mereka yang terinfeksi perinatal.  Tes Rubela Efek merusak rubella congenital.. Hitung trombosit harus diatas 150. yaitu sebanyak 25%. penyakit jantung. 1994) Askeb Kelompok 12 46 . misalnya. Defek ini cenderung muncul ketika infeksi rubella dialami pada trimester pertama. hepatitis. Wanita hamil tidak dapat diimunisasi terhadap rubella.  Tes Hepatitis B Kehamilan jarang mengganggu perjalanan infeksi hepatitis B.´ (Divisi Kesehatan Oregon. ketulian. kecenderungan efek teratogenik sangat kecil. pneumonitis. Trombositopenia Trombosit diperlukan untuk pembekuan darah. karena secara teoritis terdapat kemungkinan tubuh menjadi lemah karena virus mempresipitasi infeksi intrauterin pada bayi. Skrining prenatal pada wanita hamil merupakan faktor yang paling penting untuk mengidentifikasi bayi yang berisiko sifilis kongenital. anemia. lesi pada mata. dan abnormalitas kromosom pertama kali ditemukan pada tahun 1940-an.  Tes Sifilis Infeksi janin akibat Treponema pallidum dapat terjadi setiap saat selama masa hamil dan pada setiap tahap penyakit maternal. defek tulang. Frekuensinya kemudian menurun seiring kemajuan kehamilan. ³Kurang dari 5% orang dewasa yang terinfeksi akut di AS menjadi carrier kronis. meskipun nilai antara 100.000 per mL masih dapat diterima sejauh tes ulang tidak menunjukkan destruksi trombosit.e..

1995). Pada wanita hamil kondisi tersebut dapat menyebabkan pielonefritis. Tes Darah Kondisi-kondisi tertentu memerlukan tes darah tambahan. suatu infeksi yang mengakibatkan morbidilitas maternal yang signifikan dan juga dihubungkan dengan PTL. Tes Tuberkulosis Wanita yang berasal dari Negara yang angka prevalensi tuberculosisnya tinggi dan wanita yang berhubungan dengan populasi terkait harus menerima PPD. Abaikan riwayat vaksinasi BCG pada saat menginterpretasi tes tuberculin (Perez-Stable. Selain prosedur khusus yang harus dilakukan untuk klien-klien keturunan Afrika. atu Mediterania. Asia. Penanganan ABU pada wanita hamil secara signifikan menurunkan infeksi trakturinarius. Tes Human Immunodeficiency Virus (HIV) Sekarang diketahui bahwa virus dapat ditularkan ibu ke bayinya. sementara penelitian terakhir menunjukkan angka sebesar 15% sampai 30%.  Prosedur dan Tes Khusus a.  Tes Bakteriuria Asimptomatik Sementara bakteriuria asimptomatik merupakan kondisi bukan patologis yang umum ditemukan pada wanita tidak hamil. Identifikasi dini HIV-positif pada wanita hamil memberi kesempatan untuk memutuskan kelanjutan kehamilan dan ketika keputusan dibuat terapi ZDV dapat diberikan untuk mengurangi infeksi pada janin. Selama ini penularan perinatal diketahui mencapai angka sebesar 50%. Kecenderungan yang terjadi ialah bahwa hasil yang positif Askeb Kelompok 12 47 . tes lain yang harus dilakukan berdasarkan riwayat klien atau pemeriksaan fisik meliputi T4 bebas jika klien dicurigai mengalami hipertiroidisme dan TSH (thyroid stimulating hormone) untuk wanita yang dicurigai hipotiroidisme dan untuk wanita yang mengkonsumsi obat tiroid. b.

Kebutuhan energy Pada trimester 2 kalori yang dibutuhkan untuk penambahan darah. Bentuk iritasi local ini berupa karang gigi. sehingga ibu hamil membutuhkan gizi yang lebih banyak. ssunan gigi tidak rata atau adanya sisa akar gigi yang tidak dicabut. Apabila wanita hamil dinyatakan berisiko tinggi memiliki anak yang menderita defek lahir.3. dan perumbuhan jaringan lemak. kebutuhan uterus. Selain itu. pertumbuhan jarinagn mamae.350 Kkal/hari. Tes Genetik Resiko defek lahir pada setiap kehamilan ialah 3%-5%. terkadang diperlukan tambahan makanan. Personal hygiene  Cara merawat gigi Kondisi gigi dan mulut ibu hamil seringkali ditendai dengan adanya pembesaran gusi yang mudah berdarah karena jaringan gusi merespons secara berlebihan terhadap iritasi lokal. Seorang ibu hamil memiliki kebutuhan gizi khusus. Hal ini dapat membantu mendapatkan gizi yang dibutuhkan.berhubungan dengan infeksi mycobacterium tuberculosis. b. Pembesaran gusi biasanya dimulai pada trimester pertama sampai ketiga masa kehamilan. a. pada saat kehamilan dibutuhkan vitamin. Tambahan energy pada trimester ini 300. bukan vaksin BCG. Askeb Kelompok 12 48 . Apendiks M mengidentifikasi criteria untuk PPD positif. c. Idealnya adalah tiga bulan sebelum kehamilan. 2. Beberapa kebutuhan gizi ibu hamil dapat ditutupi oleh makanan sehat dan seimbang. Berikut adalah beberapa syarat makanan sehat bagi ibu hamil 350 Kkal/hari.2 Menetapkan kebutuhan belajar Asupan gizi yang diperlukan ibu hamil harus ditingkatkan sejalan dengan kebutuhan perkemabangan kehamilan. karena pada saat itu pembentukan janin berlangsung sangat cepat. ia harus ditawari untuk dirujuk ke pusat konseling genetik. gigi berlubang. Namun. bahkan suplemen sesuai kebutuhan. Mulai trimester kedua yang ditandai dengan mulai makin cepatnya perkembangan otak bayi.

karena perubahan anatomi pada tubuh mnegakibatkan banyak lipatan-lipatan kulit menjadi lebih lembab dan mudah terinfeksi oleh mikroorganisme. 49 . berwarna merah menyala. permukaan licin mengkilat. konsistensi linak. Kebersiahan tubuh harus sebantiasa terjaga selama kehamilan. dan menghilangkan kotoran.Pembesaran ini dapat mengenai / menyerang pada semua tempat atau beberapa tempat (single/multiple) bentuk bulat. Hal yang harus diperhatikan untuk merawat vagina: y y y Askeb Kelompok 12 Celana dalam harus kering dan tidak boleh ketat Jangan gunakan obat / menyemprot kedalam vagina Sesudah bab/ bak dilap dengan menggunakan lap khusus. Pada saat hamil PH vagina lebih basa.  Perawatan vagina Wanita hamil juga melakukan irrigasi vagina kecuali dengan nasihat dokter. tidak dianjurkan berendam dalam bathtub dan vaginal douche. Sebaiknya gunakan pancuran atau gayung pada saat mandi. Perawatannya bisa dengan: y y y y y Tambal gigi yang berlubang Mengobati gigi yang terinfeksi Menyikat gigi secara teratur Membilas mulut dengan air setelah makan atau minum apa saja Gnakan pencuci mulut yang bersifat alkali atau basa. serta jangan terlalu panas dan terlalu dingin y Gunakan sabun yang mengandung antiseftik Mandilah secara teratur 1-2 kali dalam sehari. mudah berdarah bila kena sentuhan. maka akan mudah terkena infeksi apabila tidak dirawat dengan benar. menyegarkan.  Mandi Dengan mandi dapat merangsang sirkulasi. Hal yang harus diperhatikan saat mandi: y y Hati-hati saat mandi jangan sampai jatuh Gunakan air yang bersih.

Namun pada trimester II( bulan ke 4-5) boleh gunakan BH dengan bahan yang tipis/ bahkan tidak memakai sama sekali jika hal tersebut dirasakan nyaman oleh ibu. y Bikini pantiens. Hindarkan dari sepatu berhak tinggi serta alas kaki yang keras. cucilah rambut 2-3 kali dalam seminggu. cucilah BH paling tidak sehari setelah dipakai dengan menggunakan sabun lembut. c. Gunakan BH yang dapat menopang/menyangga payudara. Jaga kebersihan BH.  Perawatan kuku Kuku harus bersih dan pendek. Lakukan sehari dua kali selama 6 menit. d. karena perut ibu sudah semakin besar dan dapat menekan bayi. daerah di sekitar puting susu diurut arah berlawanan menuju ke dasar payudara sampai semua daerah payudara.  Payudara Periksalah puting apakah menononjol atau tidak. maka lakukan perbaikan dengan cara gunakan dua jari telunjuk atau ibu jari. Gunakan BH yang bertali besar dan berbahan katun sehingga dapat menyerap keringat. karena pada saat hamil kuku akan tumbuh lebih cepat dari biasa dan pecah-pecah jika perlu gunakan krim pekembut kuku yang baik dan cocok. Gunakan celana yang lebih besar atau celana dalam ibu hamil pada trimester ini. yaitu hanya menutupi perut bawah pusar pada garis perut (bikini line) Gunakan celan yang berbahan katun atau kaos agar terhindar dari kelembaban dan infeksi dari jamur dan bakteri. dan nyaman. Kebutuhan pakaian Gunakan pakaian yang longgar. Perawatan rambut. Celan yang dapat digunakan pada ibu hamil: y Maternity briefs atau grandma pantiens. Aktifitas pada masa kehamilan y Askeb Kelompok 12 Olahraga saat hamil/senam hamil 50 . yaitu celana yang menutupi perut sampai keatas pusar. bersih. Apabila datar atau masuk.

a. y Hubungan intim selama kehamilan Pada trimester ini. Posisi terlentang. b. Posisi yang bisa dilakukan pada saat tidur: a.Dapat membantu sirkulasi darah. Dll. menambah nafsu makan. c. dan renang. Karena kehamilan sudah cukup kuat dan pada trimester ini keinginan seksual lebih kuat karena kekhawatiran pada trimester awal sudah berkurang dan ibu sudah bisa beradaptasi dari segala ketidaknyamanan kehamilannya. y Berkomunikasi sejak buah hati dalam kandungan Apalagi pada trimester ini bayi sudah mulai mendengar dan mengenali suara ibunya. karena wanita dapat mengontrol kedalaman penetrasi. namun posisi ini biasaya dilakukan pada trimester 2 awal. dan membuat nyenyak pada saat tidur. Posisi miring ke sebelah kiri. Posisi ini merupakan posisi yang paling aman. Ada beberepa posisi yang aman dilakukan pada saat hamil. Olahraga yang yang dapat dilakukan pada trimester ini: senam hamil. y Posisis tidur Pada trimester ini. dan gunakan bantal diantara paha atau diantara lutut. Posisi wanita diatas. dianjurkan untuk senantiasa mengajak berkomunikasi guna mempererat hubungan ibu dan anak. b. Posisi duduk. ibu masih cukup mulai merasa tidak nyaman dan tidak dapat melakukan berbagai posisi tidur. Posisi ini merupakan posisi yang sering dilakukan pada trimester II dan lanjut dimana tidak Askeb Kelompok 12 51 . merupakan trimester yang paling aman untuk melakukan hubunagan intim/seksual.

Posisi balap kuda Askeb Kelompok 12 52 . Posisi berlutut. Ibu hamil berlutut dengan meletakan bantal dibawah perutnya dengan tujuan mengganjal. Posisi ini juga memungkinkan ibu untuk mengontrol kedalaman penetrasi. Posisi berbaring miring. Posisi laki-laki diatas tapi berbaring separuh tubuh d. f. dan suami dapat melakukan penetrasi dari belakang. c.memerlukan banyak gerakan. e. Dimana pada posisi ini pria duduk dan wanita duduk diatasnya secara berhadapan atau membelakangi pria apabila perut sudah sangat besar. Posisi berbaring miring berhadapan.

Anda memunggungi suami. istri duduk di atas kaki suami. setelah itu kedua paha istri mengapit panggul suami. Lakukan posisi ini dengan cara suami duduk meluruskan kedua kakinya. Posisi Tempel Sendok Ini merupakan posisi yang pas karena tidak membuat Anda kelelehan. lalu istri duduk membelakangi suami sambil merapatkan panggul. g.Posisi ini. kedua pasangan duduk bersama diranjang. kaki direntangkan hingga kaki suami berada di bawah kaki istri. Lakukan dengan jarak serapat mungkin agar penetrasi dapat dilakukan h. Posisi Silang Jika ingin menerapkan gaya ini. Anda dan suami tidur menghadap arah yang sama. istri banyak memegang peranan. Lalu kaki istri ditekankan pada perut suami untuk memudahkan penetrasi Askeb Kelompok 12 53 . Caranya. Posisi ini dijamin tidak menekan perut yang sudah membesar.

kemudian badan agak dicondongkan ke depan. Namun.   Pijakan kaki kea rah yang sama. Lengkungan di kaki perlu didukung dengan sepatu bertumit rendah (tapi tidak datar)   Hindari berdiri di posisi yang sama untuk waktu yang lama. Bangun dari duduk   Sama halnya dengan bangun tidur. 2. jangan condong ke depan. Gunakan kedua tangan memegang paha untuk Askeb Kelompok 12 54 . atau miring ke samping. gunakan satu tangan untuk menahan tubuh posisi duduk dan dua kaki diayunkan turun ke sisi tempat tidur.y Mobilisasi. body mekanik a. Berdiri   Kepala tegak dagu masuk.   Sebelum bangun hendaknya gulingkan terlebih dahulu badan ke sisi tempat tidur secara perlahan. Panggul janagan miring ke depan atau belakang. Miringkan badan ke posisi akan turun. dengan berat badan seimbang merata di kedua kaki. 3. Perubahan body mekanik pada ibu hamil 1. tetapi jangan terkunci   Regangan bagian atas kepala ke langit-langit   Kencangkan perut tarik ke dalam dan ke atas.   Pastikan daun telinga sejajar dengan tengah bahu   Jauhkan tulang belikat ke belakang dan dada depan   Jaga lutut lurus. Satu kaki agak maju menjejak di lantai disbanding satunya lagi. sebaiknya dengan menggeser tubuh ke sisi depan kursi. jangan buru-buru berdiri hendaklah untuk sejenak duduk terlebih dahullu. ke belakang. Bangun dari tidur   Hindari perubahan posisi yang secara tiba-tiba.

Selain itu gunakan otot tangan dan kaki ntuk membantu. bagian belakang bersandar pada sandaran kursi dengan posisi lurus. Askeb Kelompok 12 55 . untuk berjalan-jalan sebentar. maka menyampinglah ke salah satu sisi. bisa dengan menepatkan bangku kecil dibawahnya untuk tempat kaki. Darah mengalir turun kebawah akan sulit atau kurang lancar untuk kembali ke atas   Ibu hamil tidak duduk terlalu lama.   Sebaiknya.menumpu. saat duduk. Angkat satu lutut dengan menjejak di lantai dan letakan tangan diatas paha sebagai tumpuan untuk bangkit ke posisi berdiri. Jiak tak sampai. 4. jangan sampai kaki menggantung karena tidak baik untuk sirkulasi darah. Usahakan duduk serileks mungkin agak tak merasa pegal dan sakit. Caranya gunakan tanagan untuk mendorong tubuh ke posisi duduk menyamping kemudian posisi berdiri diatas kedua lutut. Pokoknya. otot pun bisa rileks   Kaki sebaiknya harus sampai ke lantai. Lakukan geraka ini seenak mungkin. Dengan demikian. Duduk di kursi / lantai   Posisi duduk yang baik pada orang hamil sama halnya dengan posisi dudukorang yang tidak hamil.   Bila bangkit dari duduk di lantai. begitupun kaki agak mendorong tubuh ke posisi berdiri. Setiap dua jam sekali ambil seling waktu minimal lima menit. Duduklah agak kedepan sehingga bagian bawah belakang kontak dengan sandaran kursinya. Jika tidak. akan tersa sakit. Mengangkat beban   Dalam mengangkat beban posisinya harus simetris antara tangan kanan dan kiri. 5.

c. dextrometorfan. Pseudoefedrin. tekuk lutut dan pinggul.3. pektin.  Sebetulnya pada ibu hamil tudak dianjurkan untuk mengangkat beban terlalu berat. Penghilang nyeri Obat penghilang nyeri yang aman adalah parasetamol. e. jaga punggung tetap lurus. Sebelum mengangkat benda. dan disertai oralit. Obat influenza Yang mengandung guanifenisin.  Beriri dengan sikap kaki lebar dekat dengan benda yang sedang dicoba untuk diambil dan jaga pijakan kaki pada tanah  Kencangkan otot perut dan angkat benda dengan menggunakan otot kaki gerakan dengan lutut. pastikan pijakan kaki cukup kokoh Untuk mengambail benda yang lebih rendah dari pinggang. klorfeniramin (CTM). Anti kembung Askeb Kelompok 12 56 . defenhidramin dan obat gosok. Mengatasi sembelit Obat sembelit yang aman digunakan oleh ibu hamil adalah obat yang mengandung bisakodil dan laktulosa. d.jangan mencoba untuk mengangkat benda-benda yang lebih berat dari 20 kg.3 Menetapkan kebutuhan untuk pengobatan komplikasi ringan Daftar obat yang cukup aman dipakai saat hamil: a. Ada beberapa cara mengangkat beban yang benar    Jika harus mengangkat benda. Dikhawatirkan otot perut pun ikut akan ketarik sehingga menjadi tegang dan menimbulkan kontraksi. Anti diare Obat diare yang aman digunakan oleh ibu hamil adalah yang mengandung kaolin. b. 2.

dan ranitidin. Deskripsi  Konstipasi adalah gangguan rasa nyaman yang umum terjadi pada trimester pertama kehamilan  Ini juga merupakan masalah nutrisi yang umum terjadi pada kehamilan  Konstipasi cenderung terjadi pada kehamilan akibat tekanan pada peristaltik usus dari uterus yang terus membesar.Temuan Pengkajian y y y Adanya rasa begah dan penuh pada abdomen Hilang nafsu makan Perubahan pola eliminasi usus c. daripada melarang klien mengkonsumsi suplemen tersebut yang berguna untuk menambah simpanan besi. pengaruh hormon relaksin plasenta. Implikasi Keperawatan y Kaji nutrisi klien dan pola eliminasi yang mungkin menjadi faktor penyebab y y Anjurkan klien untuk mengosongkan ususnya secara teratur Anjurkan pada klien untuk meningkatkan kandungan serat dalam makanan dengan mengkonsumsi buah dan sayuran dan minum air dalam jumlah lebih dari biasanya setiap hari y Jika klien mengkonsumsi suplemen besi oral. terutama minyak mineral yang akan Askeb Kelompok 12 57 .Obat kembung yang baik digunakan oleh ibu hamil adalah yang mengandung simetikon. Contoh penanganan untuk ibu yang mengalami konstipasi/sembelit: a. lebih baik kita membantu klien untuk konstipasi melalui cara lain y Ingatkan klien untuk tidak mengkonsumsi obat umum untuk mencegah konstipasi. dan kemungkinan akibat meningkatnya kadar progesteron  Konstipasi menyebabkan rasa begah dan penuh serta hilang nafsu makan b. antasid. simetidin.

dan dia hamil dengan hanya satu janin. Peran bidan disini adalah menginformasikan kepada ibu hamil dan pasangannya mengenai cara-cara hubungan seksual yang aman misalnya dengan posisi menyamping sehingga memungkinkan untuk dilakukannya penetrasi dari belakang.mengganggu absorpsi vitamin larut lemak yang diperlukan bagi pertumbuhan janin dan kesehatan ibu y Beri tahu klien untuk menghindari enema karena tindakan ini dapat mencetuskan persalinan Anjurkan klien untuk menghindari obat-obatan yang dijual bebas selama kehamilan kecuali diresepkan oleh dokter y y y Berikan pelunak feses. 2. laksatif ringan dan supositora sesuai instruksi Nasehatkan klien untuk menghindari makanan pembentuk gas. dia harus makan jumlah makanan dan mempertahankan tingkat aktivitas yang membantu mendapatkannya di tingkat lebih lambat dari 2/3 pon per minggu. mempertimbangkan status gizi dan berat di Askeb Kelompok 12 58 .3.4 Menetapkan kebutuhan untuk konseling spesifik atau anticipatory guidance a. Kenaikan berat badannya harus dievaluasi dengan melihat gambaran total. dia akan mendapatkan kenaikan berat badan rata-rata satu pon/minggu selama trimester kedua dan ketiga. Jika seorang wanita memulai kehamilan pada berat badan yang sehat. Kebutuhan nutrisi Selama trimester II kebiasaan ibu makan dan minum harus dipantau secara kontinyu. bukan hanya berat badannya. b. Jika dia awalnya kelebihan berat badan. seperti kubis atau buncis. Jika memiliki berat badan yang rendah ibu hamil tersebut harus mendapatkan kenaikan berat badan lebih dari 1 pon/minggu. sehingga flatus dapat dikontrol. Seksual pasangan wanita mungkin enggan untuk melakukan hubungan seksual karena takut mengganggu selaput janin atau mengganggu perkembangan janin.

sering buang air kecil dan lesu bisanya berlalu dan tidak mengganggu aktifitas mereka sehari-hari.ibu hamil biasanya mengatasi ketidaknyamanannya tersebut berdasarkan informasi Askeb Kelompok 12 59 . jumlah waktu yang dibutuhkan untuk metabolisme dan mengeluarkan kafein memakan waktu lebih lama sampai 18 jam. mempengaruhi perkembangan otak. paparan bahaya reproduksi dapat memperlambat pertumbuhan janin. kehamilan ektopik. Perhatian yang lebih selama trimester ini yaitu terhadap penyakit menular. dan penyakit trofoblas gestational dapat didiagnosis pada trimester ini. hal tersebut bayi dapat meningkatkan risiko BBLR. merokok selama kehamilan mengurangi nafsu makan ibu dan menciptakan perubahan vaskular dalam jaringan plasenta. sehingga ada efek kumulatif ketika dikonsumsi terus dalam periode 12 sampai 18 jam. Tanda-tanda bahaya trimester II Ketika kehamilan memasuki trimester kedua. kekhawatiran ibu hamil untuk kehilangan janinnya mulai berkurang. membatasi konsumsi kafein menjadi hal yang penting. Jika ibu bisa berhenti merokok sebelum trimester ke III. beberapa perubahan negatif dapat dibatalkan dan berat badan bayi dapat diperbaiki. Konsumsi obat-obatan Selama trimester II dan III kehamilan. ibu hamil biasanya merasa lebih nyaman dengan kehamilannya. mengangkat benda yang beratnya lebih dari 10 sampai 25 pon dan berkurangnya waktu istirahat menambah risiko tersebut. d.mana dia memulai kehamilan. Berdiri untuk waktu yang lama. aborsi spontan. e. f. Mual di pagi hari. Paparan terhadap asap rokok akan mempengaruhi perkembangan janin. c. dan pilihan makanan dia mengkonsumsi. kondisi kerja yang kurang ideal "fisik kerja yang intensif meningkatkan kemungkinan bayi berat lahir rendah dan lahir prematur. Ketidaknyamanan selama kehamilan trimester II Selama trimester II. Meskipun jarang terjadi. tingkat aktivitas. Keamanan (Safety) Selama 6 bulan terakhir kehamilan. atau menyebabkan kelahiran prematur.

 Rustam Mochtar (1998): Periksa ulang 1x sebulan sampai kehamilan 7 bulan  Manuaba (1998) Trimester I dan II 1) Satu bulan sekali 2) Diambil data tentang laboratorium 3) Pemeriksaan ultrasonografi 4) Nasehat diet tentang 4 sehat 5 sempurna.3. tambahan protein ½ gr/kb BB = satu telur/hari Askeb Kelompok 12 60 . teman dan tenaga kesehatan. 24-28 minggu Kunjungan kelima 32 minggu Kunjungan keenam 36 minggu Multipara Kunjungan kedua 14-16 minggu Kunjungan ketiga 24-28 minggu Kunjungan keempat 32 minggu Kunjungan kelima 35 minggu Jadwal kunjungan sesuai dengan perkembangan kehamilan menurut:  WHO (JHPIEGO. Konseling dan anticipatory guidance adalah cara yang terbaik untuk mengatasi atau mengurangi ketidaknyamanan. 2. 2003): Satu kali kunjungan selama trimester kedua (antara minggu 14-28).yang diperoleh dari keluarga.5 Menetapkan jadwal kunjungan sesuai dengan tahap perkembangan kehamilan Jadwal Kunjungan Pranatal yang Direkomendasikan Untuk Kehamilan Trimester II Nulipara Kunjungan ketiga 14-16 minggu Kunjungan keempat.

edema dan proteinuria yang timbul karena kehamilan. 2. proteinuria didefinisikan sebagai suatu konsentrasi protein 0. misalnya pada mola hidatidosa. Preeklampsi ialah penyakit dengan tandatanda hipertensi.4. 2004). Penyakit ini umumnya terjadi dalam trimester ke-3 kehamilan. Tingginya kadar protein dalam urin ibu hamil dapat mengindikasikan terjadinya preeklampsi. Pada spesimen urin 24 jam. Pemeriksaan protein urin dibutuhkan oleh ibu hamil bila dicurigai mengalami preeklampsi ringan atau berat. y Tes kadar gula darah Pemeriksaan ini bertujuan untuk mendiagnosa penyakit diabetes gestasional yaitu suatu intoleransi karbohidrat yang terjadi Askeb Kelompok 12 61 .5) Observasi adanya penyakit yang dapat mempengaruhi kehamlan.19/L (> +2 dengan cara dipstik) atau lebih dalam sekurangkurangnya dua kali spesimen urin yang dikumpulkan sekurangkurangnya dengan jarak 6 jam. dari hasil pemeriksaan ini kita dapat memberikan asuhan kepada ibu hamil yang ditujukan untuk mencegah timbulnya masalah potensial yaitu terjadinya eklampsi.1 Menetapkan kebutuhan tes labolatorium Test laboratorium yang mungkin di butuhkan oleh ibu hamil trimester III adalah: y Tes protein urin Proteinuria didefinisikan sebagai konsentrasi protein sebesar 0. Preeklampsia merupakan suatu kondisi spesifik kehamilan dimana hipertensi terjadi setelah minggu ke-20 pada wanita yang sebelumnya memiliki tekanan darah normal (Bobak . komplikasi kehamilan 6) Rencana untuk pengobatan penyakitnya. Tetapi dapat terjadi sebelumnya.3 per 24 jam. menghindari terjadinya komplikasi kehamilan.4 Mengembangkan Perencanaan Asuhan Yang Komprehensif Selama Trimester III 2. dan imunisasi TT1.

4. 3. Berat badan sebelum hamil normal. 2. Memiliki riwayat diabetes gestasional sebelumnya 4. Tidak memiliki riwayat obstetri yang buruk. Yang perlu di waspadai adalah bahwa penyakit ini dapat memeberikan efek pada ibu dan pada janin. Tidak ada anggota keluarga dekat yang mengidap diabetes. 6. Usia kurang dari 25 tahun. 5. Tidak ada riwayat kelainan metabolism glukosa.atau pertamakali diketahui saat kehamilan berlangsung dan mengisyaratkan bahwa gangguan ini dipicu oleh kehamilan. Berasal dari kelompok etnik yang prevalensi diabetes gestasionalnya rendah. Apabila diabetes gestasional tidak terdiagnosis. pemeriksaan Askeb Kelompok 12 62 . Efek merugikan pada ibu mencakup peningkatan frekuensi hipertensi dan perlunya seksio sesarea. American diabetes association(1999) menyimpulkan bahwa hiperglikemia puasa berkaitan dengan peningkatan risiko kematian janin selama 4 sampai 8 minggu terakhir gestasi. apabila ada peningkatan atau penurunan atau peningkatan kadar gula darah (hiper atau hipo glikemia). Karakteristik risiko tingggi: 1. Adanya glukosuria. Mengalami kegemukan 2. Nilai referensi: Glukosa puasa = 70-110 mg/dl Glukosa 2 jam PP = <140 mg/dl Glukosa sewaktu = <180 mg/dl Pemeriksaan glukosa darah tidak diperlukan secara rutin apabila semua karakteristik berikut ditemukan: 1. Ada anggota keluarga yang memiliki riwayat diabetes tipe II 3. Pada golongan risiko tinggi ini lakukan pemeriksaan sesegera mungkin. Pemeriksaan gula darah dapat dilakukan dalam keadaan puasa dan 2 jam post prandial (sesudah makan) atau dapat juga dilakukan pemeriksaan gula darah sewaktu (GDS).

Askeb Kelompok 12 63 . tetapi tidak menimbulkan jumlah absolute Hb atau eritrosit dalam sirkulasi. volume plasma sekitar 40% lebih tinggi pada ibu hamil dibandingkan perempuan yang tidak hamil. dan jumlah eritrosit. konsentrasi hemoglobin darah (Hb). Ekspansi volume plasma merupakan penyebab anemia fisiologik pada kehamilan. Akibatnya volume plasma bertambah dan sel darah merah (ertirosit) meningkat.darah harus diulang pada minggu ke 24-28 atau setiap saat pasien memperlihatkan upaya yang mengarah ke hiperglikemia. Pada trimester III terjadi sedikit peningkatan Hb. Ada spekulasi bahwa anemia fisiologik dalam kehamilan bertujuan untuk menurunkan viskositas darah maternal sehingga meningkatkan perfusi plasental dan membantu penghantaran oksigen serta nutrisi ke janin. y Tes anemia Tes ini dilakukan dengan memeriksa kadar hemoglobin (Hb) ibu hamil untuk mendiagnosa adanya anemia pada kehamilan. tetapi dapat meningkat sampai minggu ke-37. yaitu pada usia kehamilan sekitar 30 minggu. Namun peningkatan volume terjadi dalam proporsi yang lebih besar jika dibandingkan dengan peningkatan eritrosit sehingga terjadi penurunan konsentrasi hemoglobin (Hb) akibat hemodilusi. kecuali pada perempuan yang sudah memilikin kadar Hb tinggi (>14.5 g/dl). Ekspansi volume plasma ini mulai pada minggu ke-6 kehamilan dan mencapai maksimum pada minggu ke-24 kehamilan. Konsenrtasi paling rendah didapatkan pada trimester ke II. Pada kehamilan kebutuhan oksigen lebih tinggi sehingga memicu peningkatan eritopoietin. Volume plasma yang terekspansi menurunkan hematokrit (Ht). Pada trimester I konsentrasi Hb tampak menurun. Suatu penelitian memperlihatkan perubahan konsentrasi Hb sesuai dengan bertambahnya usia kehamilan.6 g/dl) pada pemeriksaan pertama. pada titik puncaknya. kecuali pada perempuan yang memiliki kadar Hb rendah (< 11.

pusing. rentan infeksi dan hipoksia akibat anemia dapat menyebabkan shock bahkan kematian ibu saat persalinan. kurang nafsu makan. rawan dekompensasi cordis pada penderita dengan Hb kurang dari 4 g ± persen.0 Hematokrit (%) 36 Tidak hamil Hamil Trimester I Trimester II Trimester III 11. pendarahan post ± partum. Nilai batas untuk anemia pada perempuan Status kehamilan Hemoglobin (g/dl) 12. dan apabila asupan kalori tidak adekuat. 400 Kkal. maka protein akan dimetabolisme untuk menghasilkan energy dan tidak digunakan untuk pertumbuhan dan perkembangan janin. Pada ibu Pucat. menurunnya kebugaran tubuh dan gangguan penyembuhan luka. kematian bayi pada usia sangat muda serta cacat bawaan. rasa lemah. Pada janin Abortus. Askeb Kelompok 12 64 .DAMPAK ANEMIA a. letih.5 11. Kematian bayi dalam kandungan. Makan (diet) ibu hamil y Total kalori yang dibutuhkan oleh ibu hamil trimester III adalah 2.0 10. lamanya waktu partus karena kurang daya dorong rahim. meskipun tak disertai pendarahan b.2 Menetapkan kebutuhan belajar Hal-hal yang harus dipelajari atau diperhatikan oleh ibu hamil selama masa kehamilan trimester III adalah: a.4. lahir prematur.0 33 32 33 2. Kalori dibutuhkan untuk energy.

parasetamol. Contoh: karbamazepin dan fenitoin. manfaat penggunaan obat tersebut lebih tinggi dibandingkan risikonya. kebutuhan zat besi naik menjadi 39 mg per hari/BB atau setara dengan sepotong tempe. Obat-obatan Pemberian obat pada ibu hamil harus difikirkan efek obat terhadap ibu dan tidak boleh melupakan pengaruh atau efek samping obat pada janin. CTM. Contohnya adalah multivitamin atau vitamin prenatal. hati. kacang-kacangan. Zat besi banyak terkandung dalam daging. namun belum tersedia cukup data tentang efeknya pada wanita hamil. telur. codein y Kategori D Terdapat bikti adanya risiko bagi janin. yang dapat Askeb Kelompok 12 65 . y Kategori C Efek merugikan terlihat dapa hewan. misalnya penisilin. Salah satu contohnya adalah obat jerawat isotretionoin. Beberapa golongan obat ini sering digunakan. tetapi belum ada studi pada manusia. b.y kebutuhan zat besi Pada trimester ketiga. pada situasi klinis tertentu. y Kategori B Studi-studi pada hewan tidak menunjukan adanya risiko pada janin. Kategori obat pada ibu hamil berdasarkan risiko janin: y Kategori A Yaitu obat-obatan yang selama ini telah banyak dikonsumsi oleh ibu hamil tanpa menunjukan bukti adanya peningkatan kejadian malformasi atau yang membahayakan pada janin baik secara langsung maupun tidak langsung. kafein. y Kategori X Risiko pada janin sudah jelas terbukti dari pada manfaatnya. dan sayuran hijau. Salah satu contohnya adalah efedrin. tetapi manfaat diperkirakannya diperkirakan melebihi risiko-risiko tersebut. sereal.

dan anti-inflamasi (peradangan). Ibuprofen. Asetaminofen Termasuk kategori obat golongan B. Naproksen termasuk dalam golongan antiinflamasi nonsteroid. Aspirin Aspirin atau asam asetilsalisilat (asetosal) adalah sejenis obat turunan dari salisilat yang sering digunakan sebagai senyawa analgesik (penahan rasa sakit atau nyeri minor).menyebabkan kardiovaskuler. Obat ini bersifat analgesik dengan daya antiinflamasi yang tidak terlalu kuat. Obat ini tidak direkomendasikan kecuali atas indikasi spesifik karena berkaitan dengan peningkatan kematian per8inatal. Dapat menembus plasenta. Termasuk kategori D pada kehamilan trimester I. wajah dan Kategori obat berdasarkan periode kehamilan dan kemampuan menembus plasenta (US FDA) 1. ketoprofen dan naproksen Ibuprofen merupakan derivat asam propionat yang diperkenalkan banyak negara. oenurunan berat badan lahir. Ibuprofen tidak dianjurkan diminum oleh wanita hamil dan menyusui. antipiretik (terhadap demam).II maupun trimester III. kelainan susunan saraf pusat. 3. Askeb Kelompok 12 66 . dan kemungkinan teratogenik. Naproxen bekerja dengan cara menurunkan hormon yang menyebabkan pembengkakan dan rasa nyeri di tubuh. Efek analgesiknya sama dengan aspirin. Dapat menembus plasenta.II dan III. pada trimester I. perdarahan neonatus. Merupakan obat pilihan untuk nyeri 2. perpanjangan masa kehamilan. Ketoprofen adalah jenis obat yang umumnya diresepkan untuk mengobati rasa sakit peradangan arthritis yang terkait atau sakit gigi parah yang mengakibatkan radang gusi.

OAD. nefrotoksisitas pada janin dan perdarahan periventrikular. y Berikan obat yang telah jelas aman dan mempertimbangkan keperluan pengobatan primernya. y Hindari pemberian obat polifarmaka. dan membuat nyenyak pada waktu tidur. Berdiri atau dalam keadaan duduk bersila Askeb Kelompok 12 67 . Konseling dan pemilihan obat pada ibu hamil Tujuannya adalah untuk menghindari atau mengurangi abnormalitas janin. atau jamu-jamu tradisional yang belum teruji. obat ini harus digunakan secara hati hati dan dihindari pada trimester III karena berkaitan dengan kejadian oligohidramnion. terutama bila pemberian dalam waktu yang lama. Secara umum wanita hamil tidak harus membatasi olah raga. Pergunakan pedoman penggunaan obat resmi dan daftar-daftar obat yang aman demikian pula pemberian obat-obat terbatas atau yang tidak diperbolehkan pada ibu hamil. Bentuk senam hamil: a Pemanasan Mempersiapkan otot. asalkan tidak mengalami kelelahan atau berisiko cedera bagi diri atau janinnya. Ketiga jenis obat ini dapat menembus plasenta.Ketiganya termsuk kategori B jika diberikan pada kehamilan trimester I dan II. Aktivitas pada masa kehamilan trimester III o Olahraga saat hamil/senam hamil Berguna untuk membantu sirkulasi darah. jantung dan paru sebelum gerakan selanjutnya. Kategori D pada trimester III. misalnya merokok. penutupan duktus arteriosus secara premature. y c. obat sedative. menambah nafsu makan. Konseling yang diberikan antara lain: y y Hindari pemberian obat pada periode pertama pascakonsepsi Hindari makanan minuman dan zat yang tidak diperlukan oleh janin dalam pertumbuhannya. hipertensi pulmoner pada janin. alcohol.

Meningkatkan kebugaran sehingga ibu hamil tidak cepat lelah. 3. percaya diri dan lebih tenang Tahap gerakan: 1.1. kedua lengan diayun ke samping saat tungkai maju. dan lengan lurus kesamping saat mundur. gerakan tungkai sama. tungkai kanan maju diikuti dengan tungkai kiri merapat dengan mendorong lengan lurus ke depan. 4. Kedua tangan di perut samping. Berdiri. 2. Askeb Kelompok 12 68 . mengurangi keluhan nyeri punggung dan memudahkan bayi keluar. Putar bahu bersamaan keduanya (2x8 hitungan) b Latihan inti y Latihan kebugaran Latihan ditujukan untuk memperbaiki kerja jantung. tunduk dan tegakkan kepala (2x8 hitungan) 3. mengurangi risiko cedera. Berdiri. Berdiri. Ambil nafas sambil angkat kedua lengan ke atas (2x8 hitungan) 2. patahkan leher ke kiri-ke kana (2x8 hitungan) 4. tungkai melangkah ke kanan dan tungkai kiri merapat dengan lengan diayun lurus ke depan dan turunkan. langkahkan kaki diikuti kaki kiri. lakukan untuk gerak arah sebaliknya. Berdiri. pembuluh darah dan paru. Kedua tangan di perut samping. langkah ke kiri kembali ke awal (sambil melangkah ayunkan kedua lengan ke atas dan ke bawah) y Latihan penguatan dan peregangan Ditujukan untuk meningkatkan kelancaran sirkulasi darah. menguatkan otot-otot. kemudian mundur tungkai kanan. kedua lengan ke atas.

Duduk tegak tangan menyangga di belakang badan tekuk dan luruskan kaki bergantian. kedua tangan disamping. lakukan bergantian. Variasikan dengan gerakan kaki ke samping atau memutar. Posisi sujud. Duduk bersila. tekan kedua lutut dan bungkukkan badan. kaki diluruskan. pegang kursi sekuatnya. gerakan naik turun sambil gerakan lutut menekuk-lurus. lakukan 4 kali 8. Posisi berdiri dengan sanggahan kursi di depan. Four point knealing. badan lurus. Kaitkan kedua lengan ke depan. 10. tarik kembali lurus ulangi kanan kiri. Kerutkan pantat lalu angkat setinggitingginya sampai hitungan 6. 2. 3. kedua siku tangan tidak boleh mengangkat.1. 7. Posisi tidur telentang. kedua kaki ditekuk. 5. y Latihan Pernafasan Melatih teknik pernafasan dada dan diafragma. Kemudian lakukan posisi jongkok tanpa tumit diangkat dan berdiri lagi. kedua tangan di bahu putar ke arah depan. gerakan naik turun sambil gerakan lutut menekuk-lurus. 6. kemudian rotasikan panggul sambil tarik nafas. Tidur telentang. kepala disamping kanan atau kiri selama 10 menit bergantian. angkat satu tangan lurus. 9. mengurangi Askeb Kelompok 12 69 . Duduk tegak. 4. dada menempel di lantai. dapat mengurangi keluhan nyeri saat persalinan. kepala lurus kedepan sambil tarik nafas dan turunkan kepala. Lakukan selama 4 kali. Duduk bersila. tangan disamping. Kaitkan kedua lengan ke belakang. silangkan tungkai.

hembuskan lewat celah bibir. terangkat tahan 1-2 detik. percepat 60x/mnt. Askeb Kelompok 12 70 . lepaskan. pernafasan cepat. lengan di samping badan dengan satu tangan di atas perut. genggam tangan kerutkan lengan dengan kuat tahan. kombinasi. y Pernafasan Dada Telentang.Tarik nafas pelan dalam melalui hidung. relaks lengan di samping badan dengan tangan di atas dada. Pendinginan/ Relaksasi Lengan dan tangan. pernafasan dada. mengatasi nyeri his palsu/his permulaan kala satu. y Pernafasan Cepat Perut: tarik nafas cepat lewat hidung. tangan di atas perut. hembuskan cepat dengan mulut terbuka. Dada: tarik nafas cepat lewat hidung. mengatasi stress. d. y Pernafasan Diafragma Telentang. lutut ditekuk. lutut ditekuk. tahan 1-2 detik hembuskan nafas lewat mulut perlahan.Ulangi dengan frekwensi 8x/menit. kembangkan dada sampai tangan.Tarik nafas dalam pelan melalui hidung sampai perut mengembung.Dapat menggantikan pernafasan perut bila nyeri his kala satu semakin kuat. tangan di dada. Mulai dengan frekwensi 30x/mnt. lambat kembali 30x/ menit.stress dan pernafasan diafragma/perut.Mempercepat relaksasi. relaks. hembuskan nafas cepat dengan mulut terbuka.Tungkai dan kaki. telentang/miring. Frekwensi 8x/menit.

sambil nafas dada pelan teratur lalu relaks (bayangkan hal menyenangkan). Meningkatnya massa payudara dapat menyebabkan payudara menggantung dan terasa nyeri. jangan pada tempat yang sesak dan ramai. sebaiknya ibu hamil tidur dengan posisi kepala agak tinggi. Mencari tempat hiburan yang sirkulasi udaranya baik. dan untuk menjaga kenyamanan Askeb Kelompok 12 71 . Bila sukar tidur terlentang. Hindari tidur dengan posisi datar. Pakaian Secara umum direkomendasikan bahwa busana yang digunakan selama hamil seyogyanya nyaman. Seluruh tubuh. o Posisi tidur Setelah kehamilan membesar. tahan beberapa detik. tidak ketat.luruskan kaki (dorsi fleksi). e. telentang/miring. Perut dan dasar panggul. Istirahat dan rekreasi Sebaiknya wanita pekerja harus sering istirahat. Taruh juga bantal di bawah kaki untuk menghindari pengumpulan darah di kaki. g. Ibu hamil disarankan untuk berbaring ke sebelah kiri dengan lutut agak ditekuk dan diberi bantal diantaranya. f. Karena itu. tekananrahim pada paru-paru semakin besar dan bisa membuat sesak. kerutkan otot perut dan dasar panggul tahan lalu lepaskan. Berbaring ke sebelah kiri bertujuan untuk menghindari penekanan pembuluh darah oleh uterus yang membesar. telentang/miring kontraksikan/kencangkan semua otot. taruhlah bantal di bawah bahu dan kepala untuk menghindari sesak. Selama trimester terakhir. lepaskan. karena tidur siang menguntungkan dan baik untuk kesehatan. berbahan halus dan dapat menyerap keringat. menjelang akhir kehamilan wanita dianjurkan untuk menggunakan shower. Mandi Tidak ada larangan untuk mandi selama hamil atau masa nifas. uterus yang berat biasanya mengganggu keseimbangan wanita hamil dan meningkatkan kemungkinan wanita hamil terpleset dan jatuh di bathtub kamar mandi. karena semakin datar.

h. Untuk sekresi yang mengering pada puting susu. sebaiknya dilakukan secara hati hati dan benar. lakukan pembersihan dengan menggunakan campuran gliserin dan alcohol. dan kemungkinan akibat meningkatnya kadar progesterone. Diare Bila sedang hamil. 2. pengaruh hormon relaksin plasenta. pada umur kehamilan berapapun. karena payudara merupakan sumber air susu ibu (ASI) yang merupakan makan utama bagi bayi.3 Menetapkan kebutuhan untuk pengobatan komplikasi ringan Komplikasi ringan yang mungkin terjadi pada kehamilan trimester III adalah: a.diindikasikan penggunaan bra yang menopang secara pas. b. konstipasi cenderung terjadi pada kehamilan akibat tekanan pada peristaltik usus dari uterus yang terus membesar. Perawatan payudara Payudara perlu dipersiapkan sejak sebelum bayi lahir sehingga segera dapat berfungsi dengan baik pada saat diperlukan. Oleh karena itu payudara harus dirawat dari jauh -jauh hari. Beberapa hal yang dapat anda lakukan bila diare: 1. umumnya rawan terkena diare. sensitif. Karena payudara menegang. Pengurutan payudara untuk mengeluarkan sekresi dan mengeluarkan duktus dan duktus dan sinus laktiferus.4. Stocking yang ketat sebaiknya dihindari. Basuhan lembut setiap hari pada aerola dan puting susu akan dapat mengurangi retak dan lecet pada area tersebut. konstipasi menyebabkan rasa begah dan penuh serta hilang nafsu makan. Konstipasi Konstipasi adalah gangguan rasa nyaman yang umum terjadi pada kehamilan. dan menjadi lebih berat.yang biasanya terjadi karena mengkonsumsi makanan yang tidak cocok dengan tubuh. Perbanyak minum air putih selama diare/mencret agar tidak dehidrasi Askeb Kelompok 12 72 . maka sebaiknya gunakan penopang payudara yang sesuai. Ini juga merupakan masalah nutrisi yang umum terjadi pada kehamilan.

Cemilan cracker/biskuit agar ada makanan yang masuk sedikit-sedikit meski kadang karena belum sembuh bisa keluar lagi dari tubuh.4 Menetapkan kebutuhan konsultasi atau rujukan pada tenaga profesional lainnya a. Minum teh pahit sekali (teh daun yang diseduh dengan air mendidih komposisi 4:1. b. Umpamanya dari rumah sakit kabupaten ke rumah sakit provinsi atau rumah sakit tipe C ke rumah sakit tipe B yang lebih spesialistis fasilitas dan personalianya. Makan bubur nasi setiap hari selama sakit agar lebih mudah dicerna oleh tubuh.2. Tujuan Rujukan y Agar setiap penderita mendapat perawatan dan pertolongan yang sebaik-baiknya y Menjalin kerjasama dengan cara pengiriman pendrota atau bahan laboratorium dari unit yang kurang lengkap ke unit yang lebih lengkap fasilitasnya Askeb Kelompok 12 73 . misalnya antara bagian kebidanan dan bagian ilmu kesehatan anak. 2. Definisi Sistem rujukan dalam pelayanan obstetri adalah suatu pelimpahan tanggung jawab timbal balik atas kasus atau masalah kebidanan yang timbul baik secara vertikal maupun horizontal. dan diminum hangat-hangat) teh sekali2 boleh dicampur sedikit garam dan gula pasir sedikit (pengganti cairan tubuh yg hilang) 3. Rujukan vertikal maksudnya rujukan dan komunikasi antara satu unit ke unit lain yang lebih lengkap. Sedangkan horizontal maksudnya konsultasi dan komunikasi antar unit yang ada dalam satu rumah sakit.4. Selama diare disarankan untuk mengkonsumsi makanan yang mengandung gula misalnya minum sari kurma atau madu agar asupan ibu hamil tetap memiliki energi (tidak terlalu lemas) 4. 5.

persalinan dan nifas c. Pengiriman orang sakit dari unit kesehatan yang kurang lengkap ke unit kesehatan yang lebih lengkap. Pengiriman bahan laboratorium Bila penderita telah sembuh dan hasil laboratorium telah selesai. Rujukan kasus-kasus patologik pada kehamilan.y Menjalin pelimpahan pengetahuan dan keterampilan (transfer of knowledge and skill) melalui pendidikan dan latihan antara pusat pendidikan dan daerah. bilamana perlu disertai dengan keterangan yang lengkap (surat balasan) d. c. 2. perempuan mendekati akhir kehamilan sering merasa panas dan mengalami gangguan pencernaan dan sembelit. b. Kebutuhan nutrisi Kebutuhan gizi perempuan tetap sama selama semester ketiga. karena memberikan waktu yang lebih banyak untuk dicerna.4. Askeb Kelompok 12 74 . kembalikan dan kirimkan lagi kepada unit semula. Hal ini sangat berguna untuk memperoleh angka-angka secara regional dan nasional. Jumlah makanan yang ia butuhkan mungkin harus dibagi menjadi sejumlah porsi kecil yang lebih sering. Preskriptif dan membatasi praktik budaya yang terkait dengan makanan terus melalui trimester ketiga.5 Menetapkan kebutuhan untuk konseling spesifik atau anticipatory guidance a. Kegiatan rujukan dan pelayanan ini antara lain berupa : a. Kegiatan rujukan informasi medis antara lain berupa : y Membahas secara lengkap data-data medis penderita yang dikirim dan advis rehabilitas kepada unit yang mengirim y Menjalin kerjasama sistem pelaporan data-data medis umumnya dan data-data parameter pelayanan kebidanan khususnya terutama mengenai kematian maternal dan perinatal. Sebagian besar asupan makanannya harus dikonsumsi di pagi hari. Pengiriman kasus masalah reproduksi manusia lainnya. seperti kasus-kasus ginekologi atau kontrasepsi yang memerlukan penanganan spesialis d.

b. dan bila tidak mendapatkan penanganan yang cepat bisa mengakibatkan syok yang fatal. sehingga menjadi lebih sering mandi. Dan koitus tidak dibenarkan bila: y y y y Terdapat perdarahan pervaginam Tedapat riwayat abortus yang berulang Ketuban pecah Servix telah membuka d. e. Aktivitas seksual Selama kehamilan berjalan normal. akan tetapi pada trimester ini terjadi peningkatan produksi minyak dan keringat. c. Tanda-tanda bahaya trimester III Tanda-tanda bahaya trimester III ialah terjadinya perdarahan dan pada umumnya adalah perdarahan yang berat. Yang menjadi penyebabnya adalah: y Plasenta previa Hal ini terjadi bila impalantasi plasenta terjadi pada segmen bawah rahin dan menutupi sebagian atau seluruh ostium internum. Selama trimester ketiga. Askeb Kelompok 12 75 . Pastikan keamanan kamar mandi terjaga (bersih. koitus diperbolehkan sampai akhir kehamilan. mungkin perempuan merasa kotor dan lembap. y Solusio plasenta Adalah terlepasnya sebagian atau seluruh permukaan plasenta dari tempat implantasinya yang normal pada lapisan desidua endometrium sebelum waktunya yakni sebelum bayi lahir. namun sebaiknya ibu hamil tidak lagi melakukan hubungan seksual selama 14 hari menjelang kelahiran. Kebersihan umum (general hygiene) Kegiatan kebersihan umum padaa trimester III sebelum melanjutkan ke tahap persalinan harus lebih ditingkatkan. ibu hamil mungkin merasa canggung/malas untuk bergerak masuk dan keluar kamar mandi. Konsumsi obat-obatan Ibu sebaiknya tidak mengkonsumsi jenis obat apapun selama kehamilan kecuali bila ada instruksi dari dokter. tidak licin) sehingga kemungkinan dia tergelincir dan jatuh di kamar mandi berkurang.

seperti misalnya saat ibu bepergian menggunakan kendaraan. Sebagian besar (75%) penularan terjadi melalui hubungan seksual. keadaan kehamilannya semakin membesar dan keadaan itu membuat ibu kurang nyaman. maka dapat terjadi infeksi kronik asimptomatik selama beberapa tahun disertai replikasi virus secara lambat. Kemudian setelah terjadi penurunan sisitem imun yang berat. Transmisi vertical merupakan penyebab tersering infeksi HIV pada bayi dan anak-anak.f. Keamanan (safety) Ibu hamil trimester III. Setelah diawali dengan infeksi akut. mulai dari infeksi tanpa gejala (asimtomatik) pada stadium awal sampai pada gejala-gejala yang berat pada stadium lanjut. padahal hal tersebut sangatlah penting untuk menjaga keselamatan ibu dan janin yang dikandung dari bahaya guncangan-guncangan yang terjadi selama diperjalanan. 2. Transmisi HIV dari ibu kepada janin dapat terjadi intrauterine (5-10%). biasanya ibu hamil enggan menggunakan sabuk pengaman karena mereka khawatir dengan menggunakan sabuk pengaman akan menyakiti bayinya. Perjalanan penyakit lambat dan gejala-gejala AIDS rata-rata baru timbul 10 tahun sesudah infeksi pertama. Virus masuk kedalam tubuh manusia terutama melalui perantara darh. Infeksi HIV memberikan gambaran klinik yang tidak spesifik dengan spectrum yang lebar. saat persalinan (10-20%) dan pascapersalinan (5- Askeb Kelompok 12 76 . semen. dan secret vagina. maka terjadi berbagai infeksi oportunistik dan dapat dikatakan pasien telah masuk pada keadaan AIDS.4.6 Menetapkan kebutuhan konseling HIV/PMS  Konseling HIV/AIDS Acquired immunodeficiency syndrome (AIDS) adalah sindroma dengan gejala penyakit infeksi oportunistik atau kanker tertentu akibat menurunnya sistem kekebalan tubuh oleh infeksi human immunodeficiency virus (HIV). bahkan bisa lebih lama lagi.

1996). Mencegah penularan vertikal Dua pendekatan utama yang digagas untuk mencegah penularan infeksi HIV dari ibu kepada bayi adalah terapi antiretrovirus dan seksio sesarea. perlu diberikan konseling berkelanjutan untuk membantu wanita tersebut secara psikologis. parus preterm. bayi lahir mati. y Terapi antiretrovirus Sejumlah penelitian membuktikan bahwa kombinasi analog nukleosida-zidovudim. dan abortus spontan.20%). zalsitabin atau lamivudim yang diberikan bersama dengan suatu inhibitor protease-indinavir. Rekomendasi ini juga telah diadopsi oleh American Academi of Pediatric. dan apabila memilih untuk melanjutkan kehamilannya. Pada tahun 1999 The Institute Of Medicine (IOM) telah merekomendasikan pemeriksaan HIV untuk semua perempuan hamil dengan sepengetahuan perempuan tersebut. ritonavir. American College of Obstetricians and Gynecologis serta United State Public Health Service (USPHS). Konseling merupakan keharusan bagi wanita positif HIV. angka kelangsungan hidup jangka panjang meningkat dan morbiditas berkurang. Penelitian prevalensi HIV pada ibu hamil di daerah miskin di Jakarta p ada tahun 1999-2001 oleh kharbiati mendapatkan angka prevalensi sebesar 2. atau sakuinavir-samgat efektif untuk menekan kadar RNA HIV (Carpenter dkk. Kelainan yang dapat terjadi pada janin adalah berat badan lahir rendah. Perkembangan penatalaksanaan selama kehamilan mengikuti kemajuan-kemajuan dalam pengobatan individu nonhamil yang terinfeksi HIV. Tingkat infeksi HIV pada ibu hamil di Negara-negara Asia diperkirakan belum melebihi 3-4 %.86 %. Hal ini sebaiknya dilakukan pada awal kehamilan. Askeb Kelompok 12 77 . Pada pasien terinfeksi HIV yang diberi kemoterapi tripel. disertai dengan hak pasien untuk menolak.

y Seksio sesarea Dalam sebuah studi retrospektif. Infeksi menular seksual (IMS) adalah infeksi yang disebabkan oleh bakteri. sehingga IMS dianggap sebagai kofaktor HIV. trikomoniasis. pada waktu partus atau pascapartus dan dapat juga karena kontaminasi instrument. kondilomata akuminata. Oleh karena itu upaya pengendalian infeksi HIV dapat dilaksanakan dengan melakukan pengendalian IMS.  Konseling PMS/IMS Konseling tentang PMS/IMS sangat penting dilakukan pada ibu hamil yang dicurigai menderita penyakit tersebut yang bertujuan untuk mengurangi AKI dan AKB akibat infeksi. ulkus mole. Berdasarkan penyebabnya. virus. European Collaborative Study Group (1994) melaporkan bahwa seksio sesarea efektif dapat mengurangi risiko penularan vertikal sekitar 50 %. misalnya gonore. Askeb Kelompok 12 78 . dan sebaliknya tidak semua ISR disebabkan oleh IMS. dan infeksi HIV. y Infeksi iatrogenic yang disebabkan bakteri atau mikroorganisme yang masuk ke saluran reproduksi akibat prosedur medic atau intervensi selama kehamilan. Infeksi menular seksual merupakan salah satu penyebab infeksi saluran reproduksi (ISR). misalnya kandidosis vaginalis dan vaginosis bacterial. y Infeksi andogen oleh flora normal komensal yang tumbuh berlebihan. atau jamur yang penularannya terutama melalui hubungan seksual dari seseorang yang terinfeksi kepada mitra seksualnya. ISR dapat dibedakan menjadi: y Infeksi menular seksual. Menyusui Menyusui tidak dianjurkan pada wanita positif HIV karena ASI meningkatkan penularan pada neonatus sekitar 5-15 %. herpes genitalis. Telah banyak bukti menunjukan bahwa keberadaan IMS meningkatkan kemudahan seseorang terkena HIV. sifilis.

Gonore pada perempuan kebanyakan asimptomatik sehingga sulit untuk menentukan masa inkubasinya.Jenis IMS/ISR 1. tidak tahan dengan suhu di atas 390 C. dan tidak tahan zat desinfektan. Konjungtivitis gonokokal (ophtalmia neonatorum) adalah menifestasi tersering dari infeksi perinatal. Pada pemeriksaan. Daerah yang sering terinfeksi adalah serviks.perdarahan antar masa haid dan menoragia. tidak dapat bertahan lama di udara bebas.keluhannya antara lain: bertambahnya duh tubuh genital. Infeksi gonore selama kehamilan telah diasosiasikan dengan pelvic imflammatory disease (PID). dan infeksi pascapersalinan. disuria yang kadang-kadang disertai poliuria. cepat mati pada keadaan kering. kecuali pada perempuan yang telah dihsterektomi. Askeb Kelompok 12 79 . serviks tampak hiperemis dengan erosi dan secret mukopurulen. tapi umunya jarang terjadi tanpa infeksi pada servix. Infeksi pada uretra dapat bersifat simptomatik atau asimptomatik. Neisseria gonorrhoaea diasosiasikan dengan kelahiran premature. Gonore Gonore adalah semua infeksi yang disebabkan oleh Neisseria Gonorrhoeae yang jika dilihat dibawah mokroskop cahaya tampak sebagai diplokokus berbentuk biji kopi dengan lembar 0.8 m dan bersifat tahan asam. Infeksi ini sering ditemukan pada trimester pertama sebelum korion berfungsi mengisi desidua dan mengisi kavum uteri. umumnya ditransmisikan selama proses persalinan. korioamnionitis. Pada tahap lanjut.

disuria. untuk perempuan hamil dengan risiko tinggi dianjurkan untuk dilakukan skrining terhadap infeksi gonore pada saat datang pertama kali antenatal dan dilanjutkan pada trimester ke III kehamilan. perdarahan. Wanita hamil yang terinfeksi oleh CT menunjukan gejala keluarnya secret vagina. untuk perempuan hamil dengan risiko tinggi juga dianjurkan untuk melakukan skrining terhadap infeksi CT pada saat kunjungan awal antenatal dan juga pada trimester III kehamilan. Gejala yang dikeluhkan oleh wanita adalah keputihan. gatal. Oleh karena itu. 2. Askeb Kelompok 12 80 . Tanda dari infeksi tersebut meliputi duh tubuh vagina (42 %). dan iritasi. Trikomoniasis Trikomoniasis merupakan penyakit protozoa yang disebabkan oleh trichomonas vaginalis (TV). Klamidiasis Klamidiasis genital adalalah infeksi yang disebabkan oleh bakteri clamydia trachomatis (CT). Dampak pada kehamilan dapat mengakibatkan abortus spontan. 3. kelahiran premature dan kematian perinatal.dan nyeri panggul. Masa inkudasi berkisar antara 1-3 minggu. biasanya ditularkan melalui hubungan seksual dan sering menyerang traktus urogenitalis bagian bawah baik pada wanita maupum pria.Oleh karena itu. Organ yang paling sering terinfeksi oleh CT adalah endoserviks.

Gejala klinik pada perempuan hamil tidak banyak berbeda dengan keadaan tidak hamil. BBLR. Sekter vagina berbau amis sebelum atau setelah penambahan KOH 10 % (Whiff test) y Clue sells pada pemeriksaan mikroskopik Askeb Kelompok 12 81 .bau (50 %). dan abortus. dan edema atau eritema (22-27 %). Bau tersebut disebabkan adanya amin yang menguap bila cairan vagina menjadi basa. Perempuan dengan vaginosis bacterial dapat tanpa gejala atau mempunyai keluhan dengan bau vagina yang khas yaitu amis.dan melekat pada dinding vagina. dan mycoplasma hominis). terutama pada waktu/setelah senggama. 4. kelahiran premature. Diagnosis ditegakan berdasarkan kriteria Amsel yaitu adanya tiga dari empat tanda-tanda berikut: y Cairan vagina homogeny. Akantetapi bila ditemukan infeksi TV pada trimester II kehamilan dapat mengakibatkan premature. putih keabu-abuan. Vaginosis bacterial Vaginosis bacterial adalah syndrome klinik akibat pergantian lactobasillus Spp penghasil H2 O2 yang merupakan flora normal vagina dengan bakteri anaerob dalam konsentrasi tinggi (seperti: bacteroides Spp. Kolpitis makularis (strawberry cervix) merupakan tanda klinik yang spesifik pada infeksi ini. BBLR. persalinan premature.5. Vaginosis bacterial telah diasosiasikan dengan gangguan kehamilan termasuk abortus spontan pada kehamilan trimester I dan II. y y PH vagina >4. Mobiluncus Spp. endometritis pascapersalinan dan infeksi luka pascaoperasi sesar. korioamnionitis. Gardnerella Vaginalis.

Transmisi virus dapat terjadi melalui kontak seksual Askeb Kelompok 12 82 . Gejala biasanya diawali dengan rasa terbakar dan gatal di daerah lesi yang terjadi beberapa jam sebelum timbulnya lesi. Lesi dapat berproliferasi selama kehamilan dan sering mengalami regresi spontan setelah persalinan. terutama pada pasien simptomatik. Sifilis Sifilis merupakan penyakit infeksi sistemik disebabkan oleh troponema pallidum yang dapat mengenai seluruh organ tubuh. hingga susunan saraf pusat. Tidak ada komplikasi kehamilan yang disebabkan hPV. mulai dari kulit. jantung. Herpes genital Herpes Genitalia (HG) merupakan IMS yang disebabkan oleh virus merupakan penyebab ulkus genital tersering. mukosa. 7.5. 6. Terapi dapat dipertimbangkan. Sifilis biasanya ditularkan melalui kontak seksual dan dapat juga secara vertical pada masa kehamilan. karena lesi dapat menjadi rapuh ketika berproliferasi selama kehamilan dan mengganggu proses persalinan. Genital warts (kutil kelamin) Genital warts juga dikenal sebagai kondilomata akuminata yang disebabkan oleh human papilloma virus (HPV).

2-12 % pada perempuan hamil tanpa IMS/ISR Infeksi kongenital atau perinatal tidak ditemukan pada perempuan hamil tanpa ISR dan dapat ditemukan pada bayi yang dilahirkan oleh: y y y y 40-70 % perempuan hamil dengan infeksi klamidia. 30-35 % pada ibu hamil dengan herpes genital primer 15-50 % ibu hamil dengan sifilis dini. bayi berat lahir rendah (akibat prematuritas. Askeb Kelompok 12 83 . dapat ditemukan pada: y y y 20-25 % ibu hamil yang menderita sifilis dini. tetapi dapat juga secara vertical dari ibu kepada janin yang dikandungnya.dengan pasangan yang telah terinfeksi. 40-70 % perempuan hamil dengan sifilis dini. 30-68 % perempuan hamil dengan gonore. dan usia kehamilan pada saat perempuan terinfeksi. dan infeksi congenital atau perinatal (kebutaan. dan retardasi mental). misalnya kematian janin (abortus spontan atau lahir mati). 4-10 % pada ibu hamil yang tidak menderita ISR. BBLR dapat dijumpai pada: y y y y y 10-25 % ibu hamil dengan vaginosis bacterial. 30-50 % perempuan hamil dengan herpes genital primer. pneumonia neonatus. Kematian janin. 11-15 % pada perempuan dengan trikomoniasis. Hasil konsepsi yang tidak sehat seringkali terjadi akibat IMS. baik dalam bentuk abortus spontan maupun lahir mati. atau retargasi pertumbuhan janin dalam rahim). lamanya infeksi. 7-54 % ibu hamil dengan herper genital primer. Dampak ISR/IMS pada ibu hamil Dampak IMS pada kehamilan tergantung pada organism penyebab.

Ini merupakan kunjungan antenatalnya yang kedua kalinya. R: 20 x/menit. Dan ibu mengeluh sering pusing pada saat bangun tidur.7 Menetapkan jadwal kunjungan sesuai dengan tahap perkembangan kehamilan y Menurut Manuaba: 1) Setiap dua minggu sekali sampai ada tanda persalinan 2) Evaluasi data laboratorium untuk melihat hasil pengobatan 3) Diet 4 sehat 5 sempurna 4) Pemeriksaan USG 5) Imunisasi TT2 6) Observasi adanya penyakit yang menyertai kehamilan. kemana harus datang y Menurut WHO (JHPIEGO. B usia 25 tahun. komplikasi hamil trimester III 7) Rencana pengobatan 8) Nasehat tentang tanda-tanda melahirkan inpartu. Berdasarkan hasil pemeriksaan didapatkan bahwa TD: 100/70 mmHg. Pada pemeriksaan fisik tidak ditemukan kelainan.5. karena pasien mengeluhkan sering mual-muntah terutama di pagi hari dan pada saat mencium bau masakan yang menurutnya menyengat. 2. Ibu mengatakan bahwa tidak ada keluarga yang mempunyai penyakit keturunan. Askeb Kelompok 12 84 . Ini adalah kehamilannya yang pertama dan tidak pernah mengalami keguguran. datang ke bidan M tanggal 09-11-2010 dengan tujuan untuk memeriksakan kehamilannya.4.2. S: 36. Pasien mengatakan bahwa kehamilannya ini terasa mengganggu aktivitasnya sehari-hari. HPHT 07-09-2010. 2003) Selama trimester ketiga (antara minggu 28-36 dan sesudah minggu ke 36) dilakukan dua kali kunjungan.5 Contoh Kasus 2. Sehingga ibu malas untuk makan.50 C. N: 72 x/menit.1 Kasus Trimester I Ny.

Dari kasus diatas apa yang harus dilakukan oleh seorang bidan? Jawab: 1.  Mengalami pusing pada saat bangun tidur. kec: Pasir hayam. Riwayat haid:  Menarche : 13 tahun  Lamanya haid : 5-7 hari  Nyeri haid: ada  Haid terakhir : 07-09-2010 Riwayat kehamilan. Dan ibu mengeluh sering pusing pada saat bangun tidur. B : 25 tahun : ibu rumah tangga Suami Tn. persalinan dan nifas yang lalu: tidak ada Kehamilan yang sekarang:  Mengalami mual muntah tapi yang mengganggu aktivitas. M 31 tahun buruh bangunan SMA Pendidikan : SMA Alamat : Pasir hayam RT/RW 02 / 03. Sehingga ibu malas untuk makan. Askeb Kelompok 12 85 . Pengumpulan Data Subjektif y Anamnesa Identitas Istri Nama Usia Pekerjaan : Ny. kab: Cianjur Keluhan : sering mual-muntah terutama di pagi hari dan pada saat mencium bau masakan yang menurutnya menyengat.

dan cara mengatasi pusing saat bangun tidur. Pemeriksaan labolatorium y Darah Golongan darah : B Hb : 10 g/dl e.50C c. Assesment  Diagnosa fisiologis. cara mengatasi mual-muntah. Tanda.  Masalah : mual-muntah di pagi hari dan apabila mencium bau :G1P0 A0. Pemeriksaan umum: y y y y y Kepala Mata Oedema muka Farises: tidak ada Reflex patella : + : tidak ada deformitas : tidak anemis : tidak ada d. Askeb Kelompok 12 86 . serta pusing saat bangun tidur.Riwayat kesehatan keluarga : Penyakit keturunan: tidak ada Penyakit kronis : tidak ada 2. Pemeriksaan khusus obtstetri : tidak dilakukan 3. gravida 9-11 minggu. dengan keluhan yang masakan yang menyengat sehingga malas untuk makan.  Kebutuhan : konseling mengenai kebutuhan gizi ibu hamil pada trimester I.tanda vital: y y y y TD: 100/70mmHg N : 72 x /menit R : 20 x/menit S : 36. Keadaan umum: kompos mentis b. Pengumpilan data objektif a.

10 C N: 88 x/menit R: 20 x/menit Selain itu setelah dilakukan pemeriksaan leopold di dapatkan:  Leopold I: teraba lunak. (Ibu mengerti).  Leopold III: bagian terbawah janin masih dapat digoyangkan. kurang bundar dan kurang melenting  Leopold II: teraba bagian-bagian kecil disebelah kanan perut ibu. yaitu 4 minggu kemudian.  Memberikan konseling mengenai mobilisasi pada ibu hamil untuk mengurangi pusing pada saat bangun tidur.5. Ini merupakan kehamilannya yang kedua dan tidak pernah mengalami keguguran sebelumnya.4. 2. (Ibu mengerti dengan apa yang dikatakan oleh bidan dan bersedia mengikuti saran bidan). TD: 110/90 mmHg. (Ibu mengerti dengan apa yang dikatakan oleh bidan). Dan memberitahu cara mengatasi mual-muntah di pagi hari serta mualmuntah pada saat mencium bau masakan yang menyengat. usia kehamilan ibu diperkirakan 22 minggu 3 hari.2 Kasus Trimester II Ibu N 25 tahun datang ke bidanpada tanggal 07 November 2010 untuk dilakukan pemeriksaan antenatal. (Ibu mengerti dan bersedia mengikuti saran bidan)  Memberitahukan jadwal kunjungan selanjutnya.  Memberikan konseling tentang nutrisi bagi ibu hamil. teraba keras. Setelah dilakukan pemeriksaan tanda-tanda vital. Dan memberitahukan bahwa keluhan yang dirasakan klien adalah keluhan yang fisiologis. Planning  Memberitahukan keadaan klien yang sebenarnya bahwa keadaanya masih dalam batas normal.  Leopold IV: bagian terbawah belum memasuki pintu atas panggul Askeb Kelompok 12 87 . dengan HPHT 02 Juni 2010 ibu mengeluh selalu merasa pusing setelah bangun dari duduk dan sering merasa kesemutan. S: 37.

persalinan dan nifas yang lalu: tidak ada Kehamilan yang sekarang:  Mengalami mual muntah tapi tidak mengganggu aktivitas.  Mengalami pusing. A 31 tahun buruh bangunan : Ny. N : 25 tahun : ibu rumah tangga : pasir hayam RT/RW 02 / 03. Dari kasus diatas apa yang harus dilakukan oleh seorang bidan? Jawab: 1. kab: . Pengumpulan data subjektif Anamnesa Istri Nama Usia Pekerjaan Alamat Cianjur Keluhan : sering merasa pusing setelah beranjak dari duduk dansering merasa kesemutan. kec: Pasir hayam. Riwayat haid:  Menarche : 14 tahun  Lamanya haid : 6-7 hari  Nyeri haid: tidak ada  Haid terakhir : 02 juli 2010 Riwayat kehamilan.Terdapat varises di kaki sebelah kiri ibu. dan  Merasa kesemutan pada kaki Riwayat kesehatan keluarga : Penyakit keturunan: tidak ada Askeb Kelompok 12 88 Suami Tn.

gravida 22 minggu 3 hari.1 Nadi: 88x /menit Respirasi : 20x/menit c. Tanda. Assessment  Diagnose :G2PIA0. Leopold IV: bagian terbawah belum memasuki pintu atas panggul y y Farises: ada ( kaki kiri ) Reflex patella : + d. Pengumpilan data objektif a.Penyakit kronis : tidak ada 2. teraba keras. Leopold III: bagian terbawah janin masih dapat digoyangkan. hidup. Askeb Kelompok 12 89 .tanda vital: y y y y Tekanan darah: 110/80mmHg Suhu: 37. kurang bundar dan kurang melenting Leopold II: teraba bagian-bagian kecil disebelah kanan perut ibu. Pemeriksaan labolatorium y Darah Golongan darah : A Hb:10g/dl e. janin tunggal. intera uterin dengankeluhan fisiologis. Pemeriksaan umum: y y y y Kepala: tidak ada deformitas Mata : tidak anemis Oedema : tidak ada Pemeriksaan leopold Leopold I: teraba lunak. Pemeriksaan khusus obtstetri DJJ : 140x/menit 3. Keadaan umum: kompos mentis b.

S: 36. 4. ibu mengeluh susah buang air besar sejak 3 hari lalu.3 Kasus Trimester III 1. Kasus 1: Ny. cepat lelah dan merasa pusing jika duduk atau berdiri terlalu lama. Planning  Memberitahukan ibu tentang cara ambulasi yang benar untuk mengatasi keluhanya (ibu mengerti dan dapat memperaktekannya). 2.5. usia 20 tahun datang ke bidan untuk pemeriksaan antenatal. Masalah : pusing setelah beranjak dari duduk dan kesemutan. HPHT 1 April 2010. R: 21 x/menit. Dilakukan pemeriksaan dengan hasil TD: 120/80 mmHg. A. A Usia: 20 tahun Pekerjaan: ibu rumah tangga Alamat: Agrabinta. N: 78 x/menit. usia kehamilannya diperkirakan berusia 31 minggu. Ini merupakan kehamilannya yang pertama dan tidak pernah mengalami keguguran sebelumnya. Pengumpulan data subjektif Nama: Ny.2oC.  Kebutuhan: konseling bagaimana beranjak/ bangun yang benar untuk ibu hamil serta cara mengatasi kesemutan (ambulasi dan body mekanik). seorang ibu rumah tangga. Cianjur Keluhan: susah buang air besar dan lemas Riwayat haid:  Menarche: usia 13 tahun  Siklus: 28 hari  Lamanya haid: 7 hari  Nyeri haid : ada  Haid terakhir: 1 April 2010 Askeb Kelompok 12 90 . Hasil pemeriksaan laboratorium yaitu Golongan darah: O dan Hb: 8 g/dl Dari kasus diatas apa yang harus dilakukan oleh seorang bidan ? a.

Pemeriksaan laboratorium y Darah: Golongan darah: O Hb: 8 g/dl e. Pengumpulan data objektif a. kurang bundar dan kurang melenting Askeb Kelompok 12 91 . Pemeriksaan umum yang dipandang perlu: y y y y y Kepala: tidak ada deformitas atau benjolan. Xyphoideus dan pusat y Palpasi:  Payudara: teraba lebih menegang  Leopold I: teraba lunak. Oedema: tidak ada Reflex patella: + d.Riwayat kehamilan. Mata: konjungtiva pucat.tanda vital: y y y y Tekanan darah: 120/80 mmHg Suhu: 36. persalinan dan nifas yang lalu: tidak ada Kehamilan sekarang: y Mengalami mual muntah pada trimester awal riwayat kesehatan keluarga: y penyakit keturunan: tidak ada b. Keadaan umum: compos mentis Tanda. kotor. b. Lidah : pucat. Pemeriksaan khusus obstetric: y Inspeksi:  Muka: terdapat kloasma gravidarum  Dinding abdomen : terdapat linea nigra  Tinggi pundus uteri: pertengahan antara proc.2 oC Nadi: 78 x/menit Respirasi: 21 x/menit c.

HPHT 7 April 2010. Ibu mengerti.  Memberikan ibu tablet Fe untuk meningkatkan Hb ibu. Kasus 2 Ny. Ibu mengerti.  Memberitahukan ibu jadwal kunjungan yang selanjutnya. usia 18 tahun datang ke bidan untuk memeriksakan kehamilannya. 2.  Leopold III: bagian terbawah janin masih dapat digoyangkan. janin tunggal hidup intra uterin dengan anemia ringan  Masalah potensial: anemia berat  Tindakan segera: pemberian tablet penambah darah d. Assesment  Diagnose : G1P0 A0. y Auskultasi:  DJJ: 130 x/menit  Bising usus ibu: 8 x/menit c.  Menyarankan ibu untuk banyak beristirahat. seorang ibu rumah tangga. Ibu bersedia. Ibu mengeluh sering sakit kepala. usia kehamilannya diperkirakan berusia 30 minggu. Ini merupakan kehamilannya yang pertama dan tidak pernah mengalami keguguran sebelumnya.  Menyarankan ibu untuk banyak mengkonsumsi makanan berserat seperti buah dan sayuran. Ibu mengerti dengan penjelasan yang diberikan bahwa ibu mengalami sembelit yang biasa terjadi pada trimester III dan anemia sedang. Planning  Memberitahukan keadaan ibu yang sebenarnya. gravid 31 minggu. Dari kasus diatas apa yang harus dilakukan oleh seorang bidan ? Askeb Kelompok 12 92 . Ibu dapat memahami penjelasan yang diberikan. teraba keras. B.  Leopold IV: bagian terbawah belum memasuki pintu atas panggul. Leopold II: teraba bagian-bagian kecil disebelah kanan perut ibu.

Mata: konjungtiva merah muda 93 . persalinan dan nifas yang lalu: tidak ada Kehamilan sekarang: y Mengalami mual muntah pada trimester awal riwayat kesehatan keluarga: y penyakit keturunan: keluarga memiliki riwayat hypertensi. Cianjur Pekerjaan: ibu rumah tangga Keluhan. sakit kepala yang hebat dan mata berkunang-kunang Riwayat haid:  Menarche: usia 13 tahun  Siklus: 28 hari  Lamanya haid: 7 hari  Nyeri haid : ada  Haid terakhir: 7 april 2010 Riwayat kehamilan. Pemeriksaan umum yang dipandang perlu: y y Askeb Kelompok 12 Kepala: tidak ada deformitas atau benjolan. B Usia: 18 tahun Alamat: Cidaun. 2. b.tanda vital: y y y y Tekanan darah: 140/90mmHg Suhu: 36. Pengumpulan data subjektif Nama: Ny. Pengumpulan data objektif a.1. Keadaan umum: compos mentis Tanda.2oC Nadi: 78 x/menit Respirasi: 21 x/menit c.

y y

Oedema: + di tangan dan di tungkai Reflex patella: +

d. Pemeriksaan laboratorium
y

Darah: Golongan darah: O Hb: 11 g/dl
y

urin Protein urin: +

e. Pemeriksaan khusus obstetric:
y

Inspeksi: 
Muka: terdapat kloasma gravidarum  Dinding abdomen : terdapat linea nigra  Tinggi

pundus

uteri:

pertengahan

antara

proc.

Xyphoideus dan pusat
y

Palpasi: 
Payudara: teraba lebih menegang  Leopold I: teraba lunak, kurang bundar dan kurang

melenting 
Leopold II: teraba ada tahanan, keras seperti papan

disebelah kanan perut ibu. 
Leopold

III: bagian terbawah

janin

masih

dapat

digoyangkan, teraba keras. 
Leopold IV: bagian terbawah belum memasuki pintu atas

panggul.

y

Auskultasi: 
DJJ: 130 x/menit  Bising usus ibu: 24 x/menit

3. Assesment 
Diagnosa : G1P0 A0, gravid 30 minggu, janin hidup tunggal intrauterine

dengan preeklampsi ringan. 
Masalah potensial : preeklampsi berat Askeb Kelompok 12 94

 Kebutuhan : konseling tentang nutrisi dan pemantauan tekanan darah

4. Planning 
Menjelaskan keadaan ibu yang sebenarnya bahwa ibu mengalami

preeklampsi ringan. Ibu dapat memahami. 
Menelaskan kemungkinan masalah potensial yang dapat terjadi dan

tanda-tandanya. Ibu dapat memahami penjelasan yang diberikan. 
Memberikan konseling tentang nutrisi bagi ibu hamil dan diet rendah

garam. Ibu memahami penjelasan. 
Memberikan konseling tentang mobilisasi pada ibu untuk mengurangi

pusing dan sakit kepala. Ibu mengerti. 
Melakukan pemantauan tekanan darah ibu. Ibu bersedia.  Memberitahukan jadwal kunjungan ibu yang selanjutnya. Ibu

mengerti.

Askeb Kelompok 12

95

BAB III KESIMPULAN Kehamilan adalah masa di mana seorang wanita membawa embrio atau fetus di dalam tubuhnya, masa ini merupakan masa yang paling penting dalam kehidupan seorang wanita karena terjadi banyak perubahan baik secara fisik maupun psikologi. Tugas seorang bidan adalah memberikan asuhan yang komprehensif atau asuhan yang menyeluruh pada ibu hamil yang dimulai dari trimester I, trimester II dan trimester III, memahami segala kebutuhannya dan mengantisipasi bahaya yang mungkin terjadi selama kehamilan tersebut agar dalam proses menjalani kehamilannya ibu tidak mengalami penyulit-penyulit yang dapat mengganggu perkembangan janin. Selain itu bidan harus memberikan jadwal kunjungan pada ibu, agar asuhan yang diberikan komprehensif dan berkesinambungan. Sehingga keadaan dan perkembangan ibu serta janinnya dapat terpantau dan dapat mendeteksi secara dini kemungkinan bahaya yang akan terjadi di setiap trimesternya. Dan bidan harus mampu memberikan pendidikan kepada ibu saat kehamilan berlangsung, yang meliputi:  Pendidikan mengenai nutrisi ibu hamil  Pendidikan mengenai sekualitas ibu hamil  Kebutuhan istirahat  Ketidaknyamanan di setiap trimester  Personal hygiene  Tanda bahaya di setiap trimester.

Askeb Kelompok 12

96

pkmi-online.wordpress.com/2009/04/04/askeb-ancpemeriksaan-kehamilan/ http://id. Magelang: Pustaka Horizone http://ayurai.html http://www. 2001.html http://wongapik. 2006. Kehamilan yang Didamba. Bandung: Khazanah Intelektual Stoppard. 2003. Dwi dan Akhsin Zulkoni. Endang Susilowati.html http://www. Miriam.T. Direktorat Jenderal Pelayanan Medik Fitrianingsih. 2006. 2007.. 2008. Yogyakarta: Cemerlang Publishing Matteson. 2006.I. Yogyakarta: Oryza Cunningham. 2007. Jakarta: Direktorat Keperawatan & Teknisian Medik. Jakarta: Edsa Mahkota Indriarti. Tips Serdas Dalam Kehamikan. USA: Mosby Ronosulistyo.wikipedia. Jakarta: EGC Depkes RI. Peggy Sherblom. Buku Pintar Kehamilan.com/2009/05/mengembangkan-perencanaan-asuhan. Obstetri Williams edisi 21. Women¶s Health During The Childbearing Years.pdf Askeb Kelompok 12 97 .Novaria & T.com/download/ASUHAN%20ANTENATAL.blogspot. Yogyakarta: Mulia Medika Hadi. Hanny dan Amiruddin Aam.com/kesehatan/54-10-makanan-kaya-asam-folat-untuk-tubuh-kita. FARMAKOLOGI Obat-obat Dalam Praktek Kebidanan.P Budi. Standar Asuhan Kebidanan Bagi Bidan Di Rumah Sakit Dan Puskesmas . Senam Hamil & Ballita.bayisehat.com/pregnancy-mainmenu-39/216-pentingnya-asam-folat. 2009. M.org/wiki/Asam_folat http://ucin-rastafara. Lebih Jauh Tentang Kehamilan.DAFTAR PUSTAKA A. dkk. Gary.