BAB I PENDAHULUAN MENGEMBANGKAN PERENCANAAN ASUHAN YANG KOMPREHENSIF

1.1 Latar Belakang Kehamilan adalah masa di mana seorang wanita membawa embrio atau fetus di dalam tubuhnya, masa ini merupakan masa yang paling penting dalam kehidupan seorang wanita. Masa ini juga merupakan tahap penyesuaian sebelum memasuki masa menjadi seorang ibu. Dan pada masa ini terjadi berbagai perubahan baik secara fisik maupun secara psikilogis sehingga kebutuhannya pun akan berbeda dengan saat sebelum hamil. Disitulah peran bidan sangat dibutuhkan terutama dalam memberikan asuhan yang komprehensif yaitu asuhan yang menyeluruh kepada ibu hamil dengan tujuan untuk menjaga dan meningkatkan mensejahterakan kesehatan ibu dan janin. Dalam mengembangkan asuhan yang komprehensif hal perlu diperhatikan adalah:  Menetapkan kebutuhan tes labolatorim  Menetapkan kebutuhan belajar  Menetapkan kebutuhan untuk pengobatan komplikasi ringan  Menetapkan kebutuhan konsultasi atau rujukan pada tenaga profesional lainnya  Menetapkan kebutuhan untuk konseling spesifik atau anticipatory guidance  Menetapkan kebutuhan konseling HIV/PMS  Menetapkan jadwal kunjungan sesuai dengan tahap perkembangan kehamilan.

1.2 Tujuan 1.2.1 Tujuan Umum Agar dapat merencanakan asuhan secara tepat dan berkesinambungan, sehingga klien mendapatkan kepuasan terhadap asuhan yang diberikan dan untuk meningkatkan kesejahteraan ibu dan janin
Askeb Kelompok 12 1

1.2.2 Tujuan Khusus  Untuk menetapkan kebutuhan tes labolatorium  Untuk menetapkan kebutuhan belajar  Untuk menetapkan kebutuhan konsultasi atau rujukan pada tenaga professional lainnya  Untuk menetapkan kebutuhan konseling spesifik atau anticipatory guidance  Untuk menetapkan kebutuhan konseling HIV/PMS  Untuk menetapkan jadwal kunjungan sesuai dengan tahap perkembangan kehamilan.

1.3 Metode Penulisan Dalam pembuatan makalah ini, penyusun menggunakan beberapa metode penulisan, yaitu: 1. Tinjauan pustaka Tinjauan pustaka dilakukan dengan mangambil bahan-bahan materi dari buku-buku yang berkaitan. 2. Pranata luar (internet) Pranata luar atau internet dilakukan dengan melakukan browsing di internet yang berkaitan dengan materi makalah. 3. Konsultasi Konsultasi dilakukan dengan dosen pembimbing.

Askeb Kelompok 12

2

BAB II ISI

Yang harus dilakukan oleh seorang bidan dalam melakukan asuhan yang komprehensif yaitu: 2.1 Mengembangkan Perencanaan Asuhan Yang Komprehensif Pada Masa PraNikah/Pra-Hamil 2.1.1 Menetapkan kebutuhan tes laboratorium Cek Kesehatan Di Masa Prakonsepsi Pemeriksaan kesehatan selama masa prakonsepsi perlu dilakukan. Dengan alasan pemeriksaan ini bisa mendeteksi gangguan yang mengancam selama ibu hamil dan bersalin serta kesehatan janin. Yang perlu diperiksa di masa prakonsepsi sebagai berikut:
y y y y y

Riwayat penyakit dan genetik (jika usia calon ibu di atas 35 tahun) Siklus haid, alat kontrasepsi Pemeriksaan klinis (berat badan, rongga panggul dan pap smear) Tes laboratorium darah dan urin Pemeriksaan penunjang (TORCH, HIV/AIDS, ACA-Anti Cardiolipin Antibody)

y y

Imunisasi, jika perlu Pemberian vitamin prenatal yang mengandung asam folat

Semakin penting diperiksa selama prakonsepsi jika:
y y y

Usia calon bunda di atas 35 tahun Calon bunda di atas 35 tahun Calon bunda punya penyakit jantung, hipertensi, diabetes, asma, penyakit organ reproduksi (miom, kista, endometriosis), kelainan Rhesus darah dan lainnya yang bisa mempengaruhi kehamilan dan janin

Askeb Kelompok 12

3

y Calon bunda belum pernah terkena penyakit rubella atau belum mendapat imunisasi rubella y Ada riwayat penyakit yang diturunkan secara genetika di keluarga besar y y Mantan pecandu narkoba Bekerja di lingkungan yang rawan polusi zat berbahaya seperti laboratorium Menderita penyakit menular seksual y Belum begitu banyaknya calon pengantin yang sadar untuk menjalani tes pra nikah karena beredarnya stigma klise ³mau menerima pasangan apa adanya´. calon pengantin dapat melakukan terapi dan telah selesai sebelum hari H tiba. Agar bila nantinya ditemukan adanya masalah. padahal keluarga kedua belah pihak terus-menerus menuntut adanya keturunan. calon pasangan akan meninggalkannya. Tes ini sebaiknya dilakukan 6 bulan sebelum dilaksanakannya pernikahan. Ada lagi laporan dimana sang suami tidak dapat melakukan hubungan suami istri dikarenakan adanya suatu penyakit tertentu. nggak punya waktu sampai ketakutan apabila nantinya ada masalah. Alasan lain yang sering diutarakan adalah mahalnya biaya tes (padahal anda mau dan mampu untuk melaksanakan pesta yang meriah). Ada beberapa tes yang mencangkup tes pra nikah. Seharusnya kasus-kasus seperti ini dapat diminimalisasi bila sebelumnya sang pengantin menjalani tes pra nikah. harga dan sedikit waktu tidaklah ada artinya. Sedangkan ada beberapa kasus dimana pasangan yang tidak menjalani tes pra nikah akhirnya malah menemukan masalah serius ketika telah menikah. seperti adanya laporan seorang ibu yang mengalami obesitas meninggal saat melahirkan karena dia langsung hamil sesaat setelah menikah. Askeb Kelompok 12 4 . Tes pra nikah diliat dari benefitnya. Padahal hanya sedikit dimana ketika calon pengantin menjalani tes pra nikah dan ditemukan masalah kemudian mereka akan berpisah.

Tes Torch di Indonesia masih relatif mahal. * Tes Kesuburan Untuk wanita. rubella. tes yang dilakukan adalah tes kemampuan berovulasi (mengeluarkan sel telur). Tentunya lebih baik mengantisipasi daripada menyesal belakangan karena pasangan anda merasa dibohongi. cytomegalo atau herpes. Banyaknya perkawinan antar ras yang belakangan terjadi menjadikan tes ini penting untuk dilakukan. Sedangkan untuk laki-laki adalah tes sperma. Bukankah jujur didalam suatu pernikahan itu adalah penting?! Jika hasil tes anda tidak sesuai dengan harapan anda. Virus-virus ini tidak berdampak pada kita tapi berdampak pada calon bayi kita nanti. Selain tes-tes diatas bisanya tes pra nikah juga dibarengi dengan tes darah. Misalnya salah satu dari anda ada yang mandul.* Tes Rhesus Darah kita orang asia memiliki rhesus positif pada umumnya dan rhesus negatif biasanya dimiliki oleh orang Eropa. Ada beberapa faktor yang mempengaruhi hasil dari tes yaitu keadaan rahim. Persilangan kedua rhesus dapat mengakibatkan keguguran berulang-ulang dikarenakan sel darah kita akan memakan sel darah janin. gula darah dan hepatitis. apakah tetap meneruskan pernikahan dan siap menanggung akibatnya atau Askeb Kelompok 12 5 . Keputusan mutlak ada di tangan anda bedua. urin . untuk mengetahui kualitas dan kuantitas spermanya. keadaan psikologis dan gaya hidup. * Torch Tes ini khusus untuk calon pengantin wanita dimana bertujuan untuk mengetahui apakah kita memiliki bawaan virus toxoplasma. umumnya masih didahulukan tes toxoplasma dulu karena kasus rubella dan cytomegalo masih jarang ditemukan di Indonesia.

Periksa dada pun tidak. penyakit menular yang dicek adalah hepatitis B dan TB (Tuberkulosis).malah sebaliknya: membatalkan pernikahan. pemeriksaan kesehatan prakonsepsi dilakukan dengan dua tujuan. Umumnya. Pertama. Pastikan kita telah mempertimbangkan secara matang untung-ruginya. Dalam hal ini penting diketahui. dikhawatirkan nantinya dia tidak bisa berhubungan seks. Askeb Kelompok 12 6 . maka calon istri akan diimunisasi dulu. Apabila sebelum menikah diketahui calon suami menderita hepatitis. calon suami akan dicek apakah penisnya ada kelainan atau tidak. Hal-hal seperti ini tidak boleh disembunyikan. Jadi. bahwa tidak akan ada periksa dalam atau pemeriksaan panggul seperti yang biasa dilakukan ginekolog. memeriksa semua penyakit menular dari pihak lakilaki dan perempuan. Tujuan kedua pemeriksaan ini untuk memastikan apakah mereka bisa melakukan hubungan seksual atau tidak. karena inti dari pemeriksaan ini adalah untuk kebahagiaan pasangan yang bersangkutan. dapat menemukan adanya kista atau tumor di rahim. Sebaiknya anda menunjuk orang ketiga yang netral seperti penasehat pernikahan atau tokoh pemuka agama anda untuk memberikan pandangan kepada anda. sedangkan calon istri dicek punya vagina atau tidak. karena dengan USG ini. disarankan agar melakukan pemeriksaan USG (ultrasonografi). Jangan mengikuti emosi dan perasaan. jika usia calon suami sudah lanjut. Apabila ingin mengetahui ada tidaknya kelainan pada organ reproduksi. termasuk penyakit yang ditularkan lewat hubungan seks (PMS atau Penyakit Menular Seksual). Sebenarnya. Kalau ya. sebaiknya dicek apakah mengidap diabetes mellitus atau tidak. Sebagai catatan.

apakah punya kelainan jantung. Jadi. Askeb Kelompok 12 7 . Paling tidak. dokter bisa melakukan safe abortion. Bila calon ayah belum menjalani pemeriksaan pranikah. Dengan begitu. Jangan sampai penyakit calon ayah menular ke calon ibu. Pada usia kehamilan itu. maka lakukan deteksi saat usia kehamilan antara 12-16 minggu. tidak semua orang perlu melakukan serangkaian pemeriksaan. Umumnya. Pemeriksaan prahamil pada calon ibu difokuskan terhadap kondisi kondisi yang bisa mengganggu kehamilan dan membuat anak cacat atau tertular penyakit. Boleh juga 1-2 bulan sebelumnya. bisa kena. Dilihat dulu faktor risiko yang ada. Idealnya pemeriksaan pra-konsepsi dilakukan sebelum sepasang pria dan wanita melakukan hubungan seks. harus siap menghadapi kemungkinan tersebut. Tapi. ini saatnya mengecek semua kemungkinan adanya infeksi. maka satu di antaranya pasti talasemia. lalu menular lagi ke anak. kemungkinan si kecil terkena talasemia sekitar 25%. Kemungkinan 25% itu adalah angka populasi. tumor otak. Jadi. Tapi. Bila dengan USG ditemukan adanya kelainan bawaan mayor yang multiple . calon ayah tahu persis bahwa kehamilan istrinya sangat berisiko dan bisa mencelakakan istri dan bayinya. pemeriksaan prahamil bisa dibilang termasuk konseling genetika. Jika salah satu pasangan membawa gen penyakit. seperti si kecil tidak punya tulang tengkorak. seperti talasemia (sejenis anemia atau kurang sel darah merah yang diturunkan). misalnya. ini tidak berarti kalau jumlah anaknya empat. sehingga pengguguran tidak akan berbahaya bagi ibu. namun bisa juga tidak.Target pemeriksaan kesehatan prahamil adalah bayi dan calon ibu sama-sama sehat. Akan dicek juga kondisi-kondisi yang bisa menyebabkan calon ibu meninggal kalau melahirkan. Anda tidak melakukan pemeriksaan prahamil plus konseling genetika karena tidak sempat atau fasilitasnya kurang memadai. kemungkinan yang akan terjadi pada anak-anaknya juga dijelaskan. atau epilepsi berat. janin masih kecil. Misalnya. Seandainya.

Oleh karena itu sebelum hamil. Rumusnya adalah: Berat Badan (Kg) / Tinggi Badan2 (m) Berikut ini adalah tabel (pickard.1. DPT dan TT (tetanus toksoid). Rasio BB Indeks Quetelet Efek terhadap berat badan <20 berat badan Risiko amenorrhoe 19. Bila status gizi ibu normal pada masa sebelum dan selama hamil kemungkinan besar akan melahirkan bayi yang sehat.2 Menetapkan kebutuhan belajar A. BB normal. Dengan kata lain kualitas bayi yang dilahirkan sangat tergantung pada keadaan gizi ibu sebelum dan selama hamil.5=51 Kg dibawah normal meningkat. 2. Nutrisi Status gizi ibu sebelum dan selama hamil dapat mempengaruhi pertumbuhan janin yang sedang dikandung.Pemeriksaan prakonsepsi yang dianjurkan pemerintah hanya pemeriksaan fisik secara umum dan pemeriksaan laboratorium rutin untuk darah dan urin.3=58 Kg kehamilan dan kesehatan jangka panjang 26-30 Askeb Kelompok 12 obesitas Risiko ringan terhadap 27. wanita harus yakin bahwa berat badannya berada dalam parameter normal. cukup bulan dengan berat badan normal. Sedangkan imunisasi yang disarankan adalah hepatitis B. infertilitas Bahaya kesehatan jangka panjang 20-25 diinginkan Rentang ideal untuk 22. dan obesitas kesehatan. 1984) yang memperlihatkan efek dari BB rendah. Indikasi parameter yang normal bisa dihitung dengan indeks Quetelet atau sering disebut indeks masa tubuh (IMT).7=72 Kg 8 .

Meningkatnya risiko pre-eklampsia 2. Faktor risiko pada ibu hamil yang obesitas: 1. Gangguan trombo-embolisme Untuk ibu yang merencanakan kehamilan. Askeb Kelompok 12 9 . pendarahan setelah persalinan serta persalinan dengan operasi cenderung meningkat. Terhadap janin: kekurangan gizi ibu hamil dapat mempengaruhi proses pertumbuhan janin dan dapat menimbulkan keguguran. berat badan ibu tidak bertambah secara normal." kata Dr. terkena penyakit infeksi. anemia pada bayi. cacat bawaan. Kekurangan asam folat sangat berpengaruh pada perkembangan sistem saraf utama otak dan tulang belakang janin. perlu juga ditambah dengan makanan yang mengandung asam folat. 2. selain makan 4 sehat 5 sempurna. Kematian intrapartum/IUFD (mati dalam rahim) dan lahir dengan berat badan rendah (BBLR). berikut ini merupakan faktor risiko yang dapat terjadi pada ibu yang mengalami kekurangan gizi baik sebelum maupun selama kehamilan: 1.3=80 Kg Selain itu. "Asam folat memang berperan penting pada fase awal pembentukan janin. Dwiana Ocviyanti. persalinan sebelum waktunya (prematur). yaitu pada fase pembentukan sistem saraf pusat. Terhadap persalinan: pengaruh gizi kurang terhadap proses persalinan dapat mengakibatkan proses persalinan sulit dan lama. bayi lahir mati. dr. perlu untuk menyeimbangkan gizinya sebelum hamil. abortus. kematian neonatal. pendarahan.moderat >30 obesitas berat kesehatan Risiko masalah menstruasi dan komplikasi kehamilan meningkat Bahaya kesehatan jangka panjang 30. aspiksia. 3. Terhadap ibu: gizi kurang pada ibu hamil dapat mengakibatkan risiko dan komplikasi antara lain: anemia.

Itu sebabnya. Askeb Kelompok 12 10 . maka ia akan mempersiapkan gizi yang baik sebelum hamil karena kebutuhan Asam Folat harus disiapkan sejak sebelum kehamilan´. Salah satu penyebab kematian adalah kekurangan Asam Folat´. ³Kalau kehamilan direncanakan. Saat seorang wanita menyadari kehamilannya. ³Bayi mengalami kelainan pembuluh darah. Oleh karena itu.SpOG(K) dari Departemen Obstetri dan Ginekologi FKUI/RSUPN Cipto Mangunkusumo. dan Keguguran. Kematian bayi ini masih belum diidentifikasikan penyebabnya karena belum adanya data. tahu-tahu ibu langsung hamil setelah telat datang bulan. Bayi lahir dengan berat badan rendah. menyebabkan lepasnya plasenta sebelum waktunya´. Kekurangan Asam Folat menyebabkan bayi lahir dengan Bibir Sumbing. Down¶s Syndrome. bisa terbentuk saat kehamilan berusia 2-4 minggu. ³Kebanyakan Pasutri (Pasangan Suami Istri) tidak pernah merencanakan kehamilan. Jakarta. cukupi asam folat sejak sebelum hamil. ujar Bowo. ibu sering tidak membekali diri dengan gizi yang mencukupi ketika sebelum dan sesudah melahirkan. dan encephalocele. Karena itu. Sering kali para ibu tidak menyadari dirinya kekurangan Asam Folat karena sebagian besar kehamilan terjadi tanpa direncanakan. idealnya kebutuhan asam folat sudah tercukupi sejak sebelum terjadinya kehamilan. rusaknya endotel pipa yang melapisi pembuluh darah. ³Jumlah angka kematian bayi di Indonesia masih relatif tinggi. anensefali. Padahal. Di Indonesia sendiri belum ada data pasti berapa prevalensi adanya penyakit kelainan sumsum tulang belakang. cacat tabung saraf janin (NTD) ± spina bifida. Mereka baru datang ke dokter setelah positif hamil beberapa minggu´. maka kehamilan itu sebenarnya sudah berusia 5-6 minggu.

lesu dan pucat. juga kiwi. minimal 4 bulan sebelum kehamilan. sistem hormon (pada anak perempuan. juga berakibat pada sistem motorik (mengalami lumpuh. Artinya. Jika perkembangan sistem saraf utama terganggu. Asam folat juga terdapat pada daging. Pada anak perempuan. yaitu sekitar 0. yakni pembentukan tulang-tulang kepala. kaya akan asam folat. sayuran berwarna hijau. ikan juga susu (saat ini banyak susu yang difortifikasi asam folat). kecukupan asam folat yang merupakan turunan dari vitamin B ini. seperti semangka. maka akan mempengaruhi perkembangan janin. termasuk wajah (menyebabkan sumbing). Begitu juga dengan buah-buahan berwarna merah atau jinga. Pada ibu hamil.4-0. jeruk. seperti brokoli. hati sapi. saat dewasa tidak mengalami menstruasi. letih. Bila dimasak terlalu lama. Selain itu. di saat dewasa kelak bisa tidak mengalami menstruasi) dan perkembangan pusat kecerdasan (gangguan belajar). bila memang ingin hamil.6 mg) per hari.4 hingga 1 mg Askeb Kelompok 12 11 . juga bisa diperoleh dari berbagai makanan sehari-hari. anak tidak bisa berjalan tegak dan emosi tinggi. maka ibu hamil perlu mengonsumsi suplemen asam folat secara teratur sesuai rekomendasi dokter. kandungan asam folat bisa berkurang atau malah hilang. Kecukupan ini bisa mencegah 50-70 persen resiko NTD. Secara umum. Mengingat risiko tersebut. pisang. bayam serta asparagus. seorang wanita sebaiknya sudah harus mencukupi kebutuhan asam folatnya. kekurang Asam Folat menyebabkan meningkatnya resiko Anemia. Sebagaimana zat gizi lain. nanas.Kelainan lainnya adalah bayi mengalami gangguan buang air besar dan kecil. kebutuhan wanita usia subur serta ibu hamil akan asam folat adalah sekitar 400-600 mikrogram (0. tidak ada kontrol untuk buang air besar maupun buang air kecil serta adanya gangguan jantung. tidak bisa berjalan tegak). sehingga ibu mudah lelah. Satu hal yang perlu diperhatikan adalah cara mengolah dan memasak makanan kaya asam folat.

namun sebaiknya tetap berkonsultasi dengan dokter. Menurunkan jumlah kehamilan yang tidak diinginkan 4. Memperbaiki hasil akhir kehamilan 3. Riwayat sosial Yang harus dipehatikan pada saat konseling adalah: Askeb Kelompok 12 12 . keluarga. 2. Ibu hamil tak perlu takut kelebihan asam folat karena akan dikeluarkan dari tubuh secara alamiah. jadi factorfactor resiko yang dapat terjadi selama kehamilan. Mempersiapkan kehamilan baik secara fisik dan psikologis ibu 2. 2. dan nifas.1. berupa nasihat tentang resiko yang ada pada klien dan di berikan suatu strategi atau mengeliminasi pengaruh patologis yang diketahui berdasarkan riwayat keluarga. Manfaat konseling prakonsepsi: 1.3 Menetapkan kebutuhan konsultasi prakonsepsi Konseling prakonsepsi adalah suatu cara untuk mengidentifikasi semua factor yang berpotensi hasil akhir kehamilan. 1. adanya fertilitas dan hasil kehamilan yang abnormal termasuk abortus. Konseling prakonsepsi dasar yang sering diberikan berupa konseling mengenai : y y y y y Makanan/ nutrisi Kebiasaan minum aklohol Merokok Pemakaian obat terlarang Asupan vitamin Konseling dimulai tentang dengan pemeriksaan menyeluruh tentang riwayat reproduksi. atau kematian janin berulang. medis.per hari. atau obstetris. kehamilan ektopik. mencakup usaha-usaha sebelumnya terhadap konsepsi. Riwayat reproduksi. social. Mengurangi angka kehamilan dengan resiko tinggi. persalina.

Gaya hidup dan kebiasaan kerja y Olahraga. b. Remaja memilki kemungkinan lebih besar mengalami anemia. misalnya: y Pada kehamilan remaja. Askeb Kelompok 12 13 . pada selama kehamilan olahraga tidak dilarang. baru menganggur. serta riwayat di penjara. Riwayat keluarga Status kesehatan dan reproduksi dari keluarga sedarah ditinjau untuk penyakit medis. y Kekerasan dalam rumah tangga. infertilitas dan kematian janin. tapi setiap kekhawatiran perlu dibuktikan. latar belakang pendidikan rendah. retardasi mental. Penganiayaan lebih besar kemumgkinannya terjadi pada wanita yang pasangannya yang merupakan pecandu alkohol atau obat. walaupun mungkin perlu dilakukakn perubahan-perubahan. persalinan prematur. Meningkatkan resiko terjadinya kelahiran bayi premature. Latar belakang ras. Meningkatkan resiko kematian ibu 2. etnik atau keagamaan tertentu dapat menigkatkan resiko penyakit resesif tertentu. Usia ibu. kehamilan dapat memicu kembali masalah antar pribadi. Selama kehamilan. 3. terdapat peningkatan rasiko dari pasangan yang pernah menganiaya. y Pada kehamilan setelah usia 35 tahun atau lebih: 1.a. Usia ibu mempengaruhi hasil akhir kehamilan. dan beresiko lebih tinggi memiliki janin yang pertumbuhannya terhambat. dan angka kematian bayi yang tinggi. disebabkan oleh usia ibu yang rentan terhadap penyulit. Sebagian besar waniata hamil dapat melanjutkan olahraga sepanjang gestasi. Riwayat keluarga tidak selalu akurat. seperti hipertensi dan diabetes.

suku asli. CD4. 3. fisik. Proses konseling termasuk evaluasi risiko personal penularan HIV. atau Viral load. Memfasilitatsi perubahan perilaku. laki-laki berhubungan seks dengan laki-laki. waria. penjaja seks. fasilitasi pencegahan perilaku dan evaluasi penyesuaian diri ketika klien menghadapi hasil tes positif . dan pengungsi) menghadapi isu diskriminasi ganda. 2. 6. Askeb Kelompok 12 14 .2. 5. (World Health Organisation) Konseling HIV/AIDS memiliki perbedaan dengan konseling secara umum dalam hal: 1. Diagnosis HIV mempunyai banyak implikasi ± psikologik. 4. Kelompok-kelompok khusus (pecandu napza. Konfidensialitas klien sangat penting jika menyangkut isu stigma dan diskriminasi 7.1. spiritual. Penilaian mengenai perilaku berisiko klien terhadap infeksi HIV (baik menularkan atau tertular). Membantu klien melakukan informed consent untuk tes HIV. pekerja migran. Penggalian sejarah perilaku seks dan sejarah kesehatan klien. HIV ialah penyakit yang mengancam hidup dan pengobatan seumur hidup. sosial. Alasan Pentingnya Konseling HIV/AIDS Konseling merupakan suatu proses pencegahan dan perubahan perilaku dapat mencegah penularan. Layanan konseling pra dan pasca tes. yaitu sebagai bagian dari kelompok khusus yang dikucilkan masyarakat dan sebagai orang yang selalu dianggap berisiko terhadap atau telah terinfeksi HIV.4 Menetapkan kebutuhan konseling HIV/PMS Konseling HIV/AIDS merupakan komunikasi bersifat rahasia antara klien dan konselor bertujuan meningkatkan kemampuan menghadapi stres dan mengambil keputusan berkaitan dengan HIV/AIDS.

kira-kira 2 minggu pasca pembuahan ± sekitar saat seseorang mulai terlambat haid. Pencegahan penularan HIV dengan menyediakan informasi tentang perilaku berisiko (seperti seks aman atau penggunaan jarum bersama) dan membantu orang dalam mengembangkan keterampilan pribadi yang diperlukan untuk perubahan perilaku dan negosiasi praktek lebih aman. Menyediakan dukungan psikologis. Tes laboratorium pada trimester I digunakan untuk mendiagnosa apakan seseorang hamil atau tidak. Dimana pada trimester I ini berawal dari mulainya fertilisasi (0 minggu). 3. Sehingga pada trimester I. implantasi (akhir minggu ke-1).1 Menetapkan kebutuhan tes laboratorium Ketika seseorang menduga bahwa dirinya hamil. 2. Darah pasien saja. a. Sedangkan tes darah yang dapat dilakukan o seorang bidan adalah leh hanya mengukur kadar Hb dan gol. Askeb Kelompok 12 15 . 2. Tes ini harus dilakukan oleh dokter dan dianggap akurat untuk mengetahui tingkat hormon fetal hCG (human chorionic gonadotropin) di dalam darah sesegera mungkin. hingga lebih mudah membedakan jenis kelaminnya (minggu ke-14). Tes darah. sampai alat-alat kelamin bagian luar berkembang lebih nyata. organogenesis (minggu ke-4). sosial dan spiritual seseorang yang mengidap virus HIV atau virus lainnya.2. kebutuhan akan tes laboratorium memang diperlukan. psikologis. terapi.2 Mengembangkan Perencanaan Asuhan Yang Komprehensif Selama Trimester I Trimester I ini dimulai dari usia kehamilan 0-14 minggu. dan perawatan melalui pemecahan masalah kepatuhan berobat. Darah). Adapun tes laboratorium yang dapat dilakukan pada trimester I diantaranya: tes urine (PP test) dan tes darah (Hb dan gol. hal ini dilakukan untuk mengetahui apakah seseorang itu hamil atau tidak. Memastikan efektivitas rujukan kesehatan. 2. misalnya: dukungan yang berkaitan dengan kesejahteraan emosi. sebaiknya segera memastikannya secepat mungkin.Konseling HIV/AIDS merupakan proses dengan tiga tujuan umum: 1.

Dokter atau bidan perlu mengetahui golongan darah pasien (A. Rubella. apabila dokter mendeteksi adanya kelainan. baik keadaan kurang darah (anemia). Akan tetapi ibu jangan khawatir. Melalui pemeriksaan darah. bisa diketahui: y y y Kadar zat besi dalam darah. Pemeriksaan yang sering dilakukan yaitu pemeriksaan TORCH. Hal ini untuk mengetahui status keadaan ibu pada awal kehamilan secara laboratorium. Infeksi akibat virus Toxoplasma. karena pemeriksaan ini tidak berisiko terhadap ibu maupun janin. Selama hamil. B. maka dianggap wajar.Cara ini juga efektif dilakukan oleh para bidan yang belum dilengkapi dengan alat USG. pada saat pemeriksaan harus dipastikan apakah sifat ketidaknormalan atau kelainan tersebut mayor atau minor. Bila ada kelainan atau ketidaknormalan. trombosit. Syphilis. leukosit dan hematokrit. dan Cytomegalovirus yang berbahaya bagi kesehatan janin. Karena itu. Hal ini umumnya disebabkan banyaknya cairan dalam tubuh wanita hamil. Jika penurunannya tidak terlalu drastis. y Penyakit lain seperti HIV B.  Golongan darah dan faktor Rhesus (Rh). misalnya kelainan dapat menyebabkan kematian atau kelainan berat. Jika diprediksi kondisi bakal memburuk. AB) seandainya Askeb Kelompok 12 16 . Selain itu. maka jadwal kontrol pada trimester pertama yang biasanya per-empat minggu dapat dimajukan hingga per-tiga atau dua minggu. yang dikenal dengan istilah haemodilusi. Biasanya wanita hamil mengalami penurunan Hb dibandingkan pada saat dia tidak hamil. maupun ada tidaknya infeksi. Golongan darah dan faktor Rhesus ibu. akan dipikirkan tindakan terminasi atau pengakhiran kehamilan. kelainan darah (thalasemia). penting melakukan pemeriksaan darah pada awal kehamilan seperti pemeriksaan darah rutin yaitu komponen Hb. mungkin ibu perlu melakukan pemeriksaan darah beberapa kali. bahkan HIV/AIDS. O.. pemeriksaan ini perlu untuk melihat adanya antibodi dalam darah ibu.

Oleh karena itu perlu diberikan konseling mengenai nutrisi yang mengandung sumber zat besi seperti bayam dan daging merah. Tes urin. Bila kadar zat besi ibu berubah-ubah selama kehamilan. tes akan diulang dalam beberapa interval selama masa kehamilan. terkadang Hb-nya masih normal. apakah darah ibu Rhesus positif (+) atau Rhesus negatif (-). Efek penggunaan obat Askeb Kelompok 12 17 . Biasanya pada ibu hamil trimester I. alkohol. Sel darah merah terdiri atas zat besi dan mengangkut oksigen.5-14. Karena bila darah ibu RH. dokter ataupun bidan juga harus mengetahui faktor Rhesus ibu.  Kadar Hemoglobin. jika tes menunjukkan jumlah sel darah merah rendah. Tes urin tidak hanya dilakukan untuk memastikan kehamilan saja. maka tubuh ibu akan memproduksi antibodi untuk melawan/menentang sel-sel darah RH+. tiga bulan sekali karena pada orang hamil sering timbul anemia karena defisiensi Fe. b. Dari pemeriksaan darah perlu untuk menentukan Hb. Tes ini banyak tersedia di mana-mana dan tingkat keakuratannya dapat lebih dari 90%. bahkan narkotika. bila rendah.0 mg/dl. penurunan jumlah sel darah merah hanya sedikit. perlu diwaspadai adanya anemia. Tes ini dapat dilakukan secepat mungkin. tes lanjutan akan dilakukan untuk mengecek hadirnya antibodi. jangan ragu untuk melakukan tes lagi pada kehamilan 28 minggu.dan ibu mengandung janin dengan RH+. Kadar zat besi ini dapat diketahui dengan tes Hb.pasien memerlukan transfusi darah selama masa-masa kehamilan atau proses persalinan. Apabila kadar Hb ibu hamil <10. maka disarankan untuk mengkonsumsi makanan kaya zat besi dan minum tablet zat besi. Tetapi hal ini harus tetap diwaspadai.5 mg/dl. atau sel darah merah kekurangan zat besi. Jika Rhesus negatif (-). HCG juga dapat dideteksi dengan tes urin. yaitu 2 minggu setelah pembuahan. Selain dolongan darah. tetapi dengan tes urin juga dapat mengetahuiapakah ibu terpapar obat-obatan tertentu. Nilai normal Hb ibu hamil yaitu 10. pasangan juga harus memberikan darahnya untuk di tes. Ini berbahaya bagi janin yang dikandungnya. ibu akan merasa mudah lelah dan lesu.

Sehingga ibu hamil perlu mengetahui mengenai kebutuhan belajar yang ia perlukan pada trimester I. National Academy Sciences. Usia kehamilan pada trimester I termasuk kedalam usia rawan.2 Menetapkan kebutuhan belajar Trimester I dapat dikatakan sebagai masa emas. 2. Kebutuhan belajar yang dibutuhkan oleh ibu hamil pada trimester I diantaranya sebagai berikut: a. Pada trimester pertama pertumbuhan janin masih belum begitu pesat. ketidaknyamanan trimester I. Penggunaan terus-menerus. komplikasi trimester I. Washington DC. Asupan gizi ideal bagi ibu hamil Asupan gizi yang diperlukan ibu hamil harus ditingkatkan sejalan dengan kebutuhan perkembangan kehamilannya. 1980 menyarankan 3 komponen utama gizi dan kecukupan yang dianjurkan sebagaimana tertera pada tabel berikut: Tiga Komponen Gizi Utama Pada Wanita Usia 15-19 Tahun Komponen gizi utama Protein (gram) Zat besi (mg) Kalsium (mg) Kebutuhan wanita usia 15-19 tahun Harian 44 18 800 Hamil +30 +30 s/d +60 +400 Menyusui +20 +30 s/d +60 400 Askeb Kelompok 12 18 .2. Nutrisi A. Food Nutrition Board. bisa mengacaukan sistem syaraf bayi. National th Research Council: Recommended Dietary Allowance 9 Ed.tertentu berdampak buruk bagi perkembangan otak janin. karena pada trimester I ini terjadi proses organogenesis (pembentukan organ-organ). terutama pada awal kehamilan. Karena pada trimester I ini ada beberapa hal yang dapat mempengaruhi keadaan ibu dan janin bahkan mengganggu kenyamanan ibu hamil seperti perubahan fisiologis terhadap anatomi ibu hamil. sehingga juga belum optimal kebutuhan gizinya.

ikan sarden. Zat besi adalah salah satu unsur penting dalam proses pembentukan sel darah merah. Pada trimester I. Sumber karbohidrat: umbi-umbian. nasi. Pada prinsipnya. ada 6 nutrisi terbaik yang dapat dikonsumsi oleh ibu hamil. telur. kalsium penting untuk membantu pertumbuhan janin. keju. Kebutuhan zat besi akan meningkat selama Askeb Kelompok 12 19 . daging. yaitu: 1) Protein. maupun vitamin E diperlukan ibu hamil untuk meningkatkan kebugarannya. karena sangat besar peranannya dalam memproduksi sel-sel darah. Protein dapat diperoleh dari daging. tempe. 3) Kalsium. sayuran daun hijau (seperti bayam. protein. merupaka sumber zat tenaga. makanan yang berasal dari biji-bijian. merupakan sumber zat pengatur. lemak. Sumber protein: kacang-kacangan. telur. dimasa kehamilan. Sebagai sumber tenaga yang menghasilkan kalori. kacang kedelai). karbohidrat dapat diperoleh dari serealia. ikan. yogurt. vitamin dan mineral dapat dianggap mewakili komposisi makanan dengan gizi seimbang. kacangkacangan (seperti kacang ijo. dan susu. 2) Karbohidrat. vitamin C. dibutuhkan untuk energi tubuh sehari-hari. utamanya untuk mencegah timbulnya anemia. vitamin A. 4) Zat besi. ayam.Komposisi makanan 4 sehat 5 sempurna. gandum. dan jagung. jus jeruk. telur. ikan. karena:  Karbohidrat dan lemak. umbi-umbian. baik B kompleks. kacang-kacangan. Tambahan vitamin.  Protein. vitamin D. daging.  Vitamin dan mineral. tahu. yang terdiri atas karbohidrat. amat penting dalam membantu proses produksi sel-sel darah merah. merupakan sumber zat pembangun. sereal. Sumber kalsium: susu dan makanan olahan yang terbuat dari susu. Vitamin dan mineral dapat diperoleh dari buah-buahan dan sayursayuran. kalsium ini sangat penting karena berguna untuk mengurangi keram-keram di tangan dan kaki pada kehamilan lanjut. kangkung). ikan teri. dan roti.

maka ibu hamil dianjurkan untuk mengkonsumsi 30 mg besi per-hari sebagai langkah pencegahan. Kekurangan besi merupakan penyebab anemia yang paling sering. suplemen besi bukan selalu menjadi jawabannya. melahirkan dan menyusui. Kelompok lain yang rawan AGB Askeb Kelompok 12 20 . Anemia bisa juga disebabkan kekurangan asam folat atau Vitamin B 12. Pengobatan anemia tergantung penyebabnya. Saat hamil terjadi peningkatan volume darah sebesar 50% dari biasanya. Peristiwa kodrati wanita adalah haid. dan kebanyakan suplemen hamil mengandung zat besi sebesar itu. Zat besi juga dibutuhkan buat pertumbuhan bayi dan plasenta. dan wanita usia subur pada umumnya. perdarahan dan kelainan/penyakit darah. Anemia Gizi Besi (AGB) terutama banyak diderita oleh wanita hamil. Zat besi secara alamiah diperoleh dari makanan. Kebutuhan meningkat dari 18 mg menjadi 27 mg per-hari dan karena sulit memenuhi kebutuhan besi hanya dari diet saja. wanita menyusui. Risiko kekurangan zat besi semakin meningkat jika terjadi mual-muntah di awal kehamilan. sehingga dibutuhkan banyak zat besi untuk pembentukan hemoglobin darah tambahan. karena fungsi kodrati. Karena zat besi dibutuhkan untuk membentuk hemoglobin (protein dalam darah yang fungsinya mengangkut oksigen). tetapi bukan satu2nya penyebab. hamil. hamil kembar dan kurang zat besi sebelum hamil. jarak kehamilan yang berdekatan. Karena itu menyebabkan kebutuhan Fe atau zat besi relatif lebih tinggi ketimbang kelompok lain. Kekurangan zat besi dalam makanan sehari-hari secara berkelanjutan dapat menimbulkan penyakit anemia gizi atau yang dikenal masyarakat sebagai penyakit kurang darah.kehamilan. Kebutuhan zat besi terutama sangat meningkat pada TM II dan III.

dan buruh serta tenaga kerja berpenghasilan rendah. Itu sebabnya. Sedangkan tingkat penyerapan Fe makanan asal hewani dapat mencapai 10-20%. lesu dan lemas). wanita hamil yang kekurangan asam folik besar risikonya mengalami keguguran ataupun kerusakan pada janin. anak usia sekolah. daging tanpa lemak. kerang. unggas dan ikan.adalah anak balita. Dengan asupan asam folat yang cukup pada masa sebelum dan selama kehamilan yaitu sekitar 0. Bahkan. Kesulitan utama untuk memenuhi kebutuhan Fe adalah rendahnya tingkat penyerapan Fe di dalam tubuh. terutama sumber Fe nabati yang hanya diserap 1-2%.4 . Kacang dan sayur yang dikeringkan juga merupakan sumber zat besi yang baik dari protein nabati. ibu hamil yang mengalami kekurangan asam folat. Berdasarkan beberapa temuan para pakar kesehatan. umumnya juga mengalami anemia dengan segala konsekuensinya (terlihat pucat dan mudah letih. juga berisiko Askeb Kelompok 12 21 . resiko timbulnya NTDs pada bayi dapat diturunkan hingga 80 %. menurut dr.8 mg per hari. Pada ibu hamil sendiri. buah pinggang. Sumber terbaik zat besi bisa didapat dari hati. 5) Asam folat. asam folat berperan penting dalam pembentukan sel darah merah. Asam folik ini dikonsumsi terutama pada saat 4 bulan sebelum lahir sampai usia kehamilan 12 minggu (pada trimester I). Ini berarti bahwa Fe pangan asal hewani (heme) lebih mudah diserap daripada Fe pangan asal nabati (non heme). Sumber utama Fe adalah bahan pangan hewani dan kacangkacangan serta sayuran berwarna hijau tua. Asam Folat juga sangat penting bagi wanita hamil. tiram. Ovi.0. Asupan asam folat yang cukup sebelum dan selama kehamilan akan mencegah timbulnya kecacatan tabung saraf (Neural Tube Defects) NTDs pada bayi. yaitu spina bifida (kelainan pada tulang belakang) dan anencephaly (kelainan dimana otak tidak terbentuk).

mengandung 100 mirogram Asam Folat. jelas dr. 100 gram gandum mengandung hingga 50 mikrogram Asam Folat.  Dan adapula sumber makanan lainnya yang mengandung asam folat seperti lobak cina. bisa memenuhi 23% kebutuhan tubuh akan Asam Folat.  Bayam. Tim Green PhD dan Department of Human Nutrition University of Otago New Zealand. Adapun beberapa sumber makanan yang kaya akan asam folat diantaranya sebagai berikut:  Susu & Yoghurt. ³Roti dan Susu juga mengandung Asam Folat tinggi karena kini susu dan tepung terigu telah difortifikasi mengandung Asam Folat´.85 Mikrogram Asam Folat ditiap 100 gram telur. mengandung 14.  Alpukat. Askeb Kelompok 12 22 . plasenta lepas sebelum waktunya (solusio plasenta) dan keguguran. hampir setara dengan sereal.mengalami persalinan prematur.  Pisang.  Brokoli. dengan mengkonsumsi 2 ikat bayam mengandung 200 mikrogram Asam Folat. 2 buah pisang segar mengandung 58 mikrogram. 8 buah atau 1 gelas stroberi bisa memenuhi 7. mengandung 9-125 mikrogram Asam Folat. mengandung 50 mikrogram Asam Folat.  Kacang-kacangan. sereal. Kebutuhan Asam Folat untuk ibu hamil dan usia subur sebanyak 400 mikrogram/hari atau sama dengan 2 (dua) Gelas Susu. satu buah jeruk bisa memasok 20% kebutuhan Asam Folat sehari-hari. kacang kering dan kacang polong. Dan alpukat ini juga mampu menetralkan radikal bebas dan menekan risiko infeksi.5% kebutuhan Asam Folat harian untuk Ibu Hamil. biji bunga matahari.  Jeruk. serta hati Sapi (liver).  Gandum.  Telur.  Strawberry. buah-buahan.

 Beberapa jenis keju lunak. B. seperti Brie. ikan atau daging sapi yang diolah setengan matang. Adalah wajar untuk memastikan bahwa anda sudah mengkonsumsi makanan dalam jumlah yang cukup. dan minyak. C. agar tubuh tidak mudah lelah. sebaiknya ibu hamil tidak mengkonsumsi daging dan telur dalam bentuk mentah atau setengah matang. terutama bila dimakan dalam keadaan mentah. Coli.  Selada. Prinsip makanan yang baik selama kehamilan Saat hamil. Dengan demikian. karena kemungkinan membawa bibit penyakit atau parasit tertentu yang membahayakan janin. Sering ditemukan pada daging yang diolah setengah matang. Camembert. Racun yang dikeluarkannya dapat merusak usus dan ginjal. Blue Cheese serta keju lain yang dibuat dari susu kambing atau domba. tentu saja untuk diri anda dan bayi anda. Sumber lemak: daging.6) Lemak. Dapat menyebabkan keguguran. atau keracunan darah. Makanan yang harus dihindari selama hamil Ada beberapa jenis makanan yang harus dihindari oleh ibu hamil. pepatah yang mengatakan ³makan untuk dua orang´ tidak perlu diikuti karena dapat membuat anda menjadi gemuk dan sulit menurunkan berat badan setelah Askeb Kelompok 12 23 . Jenis bibit penyakit/parasit yang membahayakan kandungan dan terbawa dalam makanan adalah: 1) Listeria. bagi wanita hamil. jauh lebih sedikit jika dibandingkan makan dua kali lipat jumlah normal makanan anda. nafsu makan juga meningkat. Untuk menghindari infeksi bakteri jenis ini. buah dan sayuran yang tidak dicuci bersih. Keperluan energi meningkat sekitar 15% atau 500 kalori/hari. 2) Bakteri E. lemak besar sekali manfaatnya untuk cadangan energi tubuh. telur. dan susu yang tidak mengalami pasteurisasi. bayi lahir mati. Bakteri listeria monocytogeneses banyak terdapat pada:  Produk unggas (termasuk telur). 3) Salmonella dan Toksoplasma.

apabila tanpa diberikan obat tersebut mengandung resiko timbulnya penyimpangan yang lebih besar pada janin. hindari meminum obat-obatan kecuali sudah disarankan oleh dokter. khususnya zat besi 6) Minum air yang cukup 8 gelas sehari 7) Perbanyak makan makanan yang berserat. 2004): 1) Merubah cara makan 2) Hindari makanan yang dapat membahayakan ibu dan janin 3) Jangan diet selama kehamilan 4) Lebih baik makan 5-6 kali dengan porsi kecil dari pada 2-3 kali dengan porsi besar (makan dengan porsi kecil tapi sering) 5) Minum vitamin ibu hamil secara teratur. Apabila manfaat bagi ibu masih disangsikan.melahirkan. maka obat tersebut sebaiknya jangan diberikan. misalnya vitamin C dan mineral. Daftar obat yang tidak boleh diberikan pada wanita hamil Adalah obat yang mempunyai khasiat teratogen yaitu obat yang pada dosis terapeutis untuk wanita hamil dapat mengakibatkan cacat pada janin seperti kelainan pada mata. Yang paling baik adalah menyeimbangkan jumlah makanan yang anda makan dalam kurun waktu 24-48 jam tiap kali makan. Segala sesuatu yang anda makan harus baik untuk anda dan bayi anda. Tetapi masalah akan lebih mungkin terjadi jika anda makan terlalu sedikit ± kehamilan bukan waktu yang tepat untuk diet. Askeb Kelompok 12 24 . Sedangkan manfaat untuk ibu juga seharusnya sangat dipertimbangkan/ dibandingkan dengan resiko pada janin. Namun demikian ada beberapa obat yang mempunyai khasiat teratogen tidak mutlak dilarang (bila perlu) artinya. telinga dan jantung. Obat-obatan Jika mungkin. juga pada saluran pencernaan. makanlah makanan yang mengandung vitamin. Beberapa prinsip makan yang baik selama kehamilan dapat dikemukakan sebagai berikut (Suririnah. A. buah-buahan dan sayuran b.

Obat yang tidak terdapat dalam daftar adalah obat yang mencapai susu ibu dalam jumlah banyak dan mungkin dapat berefek buruk pada bayi atau belum terdapat cukup data mengenai keamanannya. VALACICLOVIR 10. COTRIMOXASOL 7. SPIRAMYCIN 8. ACYCLOVIR 6. DOXYCYCLINE B. CIPROFLOXACIN 4. DOMPERIDONE 2. PROMETHAZINE 4. Bila obat yang belum pasti keamanannya digunakan untuk waktu singkat. OBAT ANTI INFEKTIKUM 1. Daftar obat yang boleh diminum ibu selama menyusui Adalah obat yang tidak atau hanya sedikit diekskresikan ke air susu ibu (ASI). AMPICILLIN 3. ANTI EMETIKUM 1. METOCLOPRAMIDE HCL 3. Ada berbagai jenis obat-obatan yang dapat digunakan dalam praktek kebidanan. pemberian ASI sebaiknya dihentikan untuk sementara dan diganti dengan susu kaleng. Daftar obat yang dianggap aman bagi wanita hamil Adalah obat-obat yang setelah digunakan dalam jangka waktu panjang tidak menimbulkan efek buruk pada janin. NYSTATIN 11. L amanya penghentian hendaknya selama 4-5 kali masa paruh obat yang diminum ibu. METRONIDAZOLE. NYSTATIN 9. diantaranya: A. METRONIDAZOL 5. PRATHIAZINE THEOCLATE.B. AMOXICILLIN 2. C. PYRIDOXINE HCL Askeb Kelompok 12 25 .

ASAM ASETILSALISILAT (ACETOSAL) 5. SALBUTAMOL 3. TRANEXAMIC ACID E. OBAT SALURAN PERNAFASAN 1. OBAT SALURAN PENCERNAAN 1. MAGNESIUM CARBONATE. BISACODYL 4. METHYLERGOMETRIN 2. LOPERAMIDE 2. ASAM MEFENAMAT 2. LIDOCAIN HCL 4. OBAT SISTEM ENDOKRIN 1. NORETISTERON 6. ETHINYLESTRADIOL 2. RANITIDINE 5. DEXTROMETHORPHAN 2. ANTI PERDARAHAN 1. DERMATOLOGI 1. PARACETAMOL 3. MEDROXY PROGESTERONE 3. PROGESTERONE 5. ANTIPIRETIK ANALGETIK 1. OBAT SALURAN UROGENNITAL 1. KETOCONAZOLE H.C. ALUMUNIUM HYDROXIDE. NATRIUM DIKLOFENAK D. CALSIUM CARBONAT G. LEVONOGESTREL. CLOMIFENE CITRAT F. HYDROCORTISONE 2. AMBROXOL I. OXYTOCIN Askeb Kelompok 12 26 . LYNESTRENOL 4. CIMETIDIN 3.

VITAMIN 1. Pada trimester I. segar dan bugar). kehamilan dengan mengeluarkan air dan kehamilan dengan perlukaan disekitar alat kelamin bagian luar. Pada dasarnya melakukan hubungan seksual pada saat hamil tidak berbahaya pada kehamilan normal. bagi ibu yang mempunyai riwayat keguguran. Namun kehamilan bukan merupakan halangan untuk melakukan hubungan seksual. Pada trimester I ini memang belum diperlukan senam hamil. untuk melakukan hubungan seks sedapat mungkin dihindari. Karena tubuh wanita memiliki lendir dari cerviks (mulut Askeb Kelompok 12 27 . CALSIUM LACTATE 5. PLACENTAE.  Posisi tidur. posisi tidur terlentang masih dapat dilakukan oleh ibu.  Hubungan intim selama hamil. Dan ibu pun masih dapat merasakan tidur dengan nyaman tanpa ada keluhan sesak ataupun pusing. kehamilan dngan perdarahan. karena rahimnya belum terlalu besar dan belum menekan diafragma. EXT.J. menambah nafsu makan. DOCOSAHEXANOIC ACID (DHA) c. ASAM FOLAT 2. dan membuat nyenyak pada waktu tidur. Aktivitas pada masa kehamilan  Olahraga saat hamil. pada beberapa orang keinginan seksual meningkat pada masa ini. Namun. kehamilan dengan tanda infeksi. Hubungan seksual merupakan kebutuhan biologis yang tidak dapat ditawar. serta untuk kesehatan badan ibu hamil sendiri (agar tetap sehat. tetapi perlu diperhatikan bagi mereka yang sedang hamil. CYANOCOBALAMIN (TABLET SALUT GULA) 3. ZAT BESI 4. Namun hubungan seks ataupun orgasme tidak berbahaya bagi janin. akan tetapi olahraga ringan seperti jalan santai. dapat berguna untuk membantu sirkulasi darah.

Diantaranya rasa nyeri. Tetapi hal itu tidak berlaku bagi kehamilan dengan kategori risiko tinggi. Pakai BH yang menyokong payudara ibu.rahim). maka dikhawatirkan akan terjadi keguguran. frekuensinya dikurangai (jangan terlalu sering dan ). sehingga apabila terjadi kontraksi pada kehamilan muda (trimester I) dan keadaan rahim/uterus belum kuat. Pakaian Gunakan pakaian yang longgar. Dan apabila ingin melakukan hubungan seksual. dianjurkan untuk memakai alat kontrasepsi seperti kondom (untuk mencegah masuknya sperma kedalam vagina). bersih dan nyaman dan hindarkan sepatu dengan hak tinggi tinggi (high heels) serta alas kaki yang keras. Secara umum hubungan seksual tidak dianjurkan pada kasus-kasus kehamilan tertentu. Dan pada kehamilan trimester pertama tidak dianjurkan ibu hamil melakukan seksual. Askeb Kelompok 12 28 . atau keluar darah. d. atau dengan cara coitus interuptus. kontraksi. memakai pakaian dalam yang bersih. Salah satu ciri kehamilan risiko tinggi apabila muncul komplikasi atau menemukan gejala yang tidak biasa terjadi setelah atau selama melakukan hubungan seksual. karena didalam sperma terdapat hormon prostaglandin yang mana hormon prostaglandin tersebut dapat menimbulkan kontraksi uterus. yang mana cairan ini membantu tubuh si ibu untuk melawan kuman atau infeksi yang masuk kedalam mulut rahim. misalnya:  Ancaman keguguran atau riwayat keguguran  Plasenta letak rendah (plasenta previa)  Riwayat kelahiran prematur  Perdarahan vagina atau keluar cairan yang tidak diketahui penyebabnya sserta keram  Dilatasi serviks. Kantung rahim dan cairan ketuban serta otot rahim dan perut akan melindungi bayi selama proses kehamilan. dianjurkan melakukan dengan cara aman seperti posisi yang aman.

Basuhan lembut setiap hari pada aerola dan puting susu akan dapat mengurangi retak dan lecet pada area tersebut. lakukan pembersihan dengan menggunakan campuran gliserin dan alkohol. Oleh karena itu payudara harus dirawat dari jauh -jauh hari. g. tidak dianjurkan berendam dalam bathtub dan melakukan vaginal douche. bertujuan agar menghilangkan ketidaktahuan dan latihan-latihan fisik. sensitif. Untuk sekresi yang mengering pada puting susu. Mencari tempat hiburan yang sirkulasi udaranya baik. Dan sebagai seorang bidan. Karena payudara menegang. Pengurutan payudara untuk mengeluarkan sekresi dan mengeluarkan duktus dan duktus dan sinus laktiferus. Kesehatan jiwa Kesehatan jiwa diberikan pada waktu hamil. Perawatan payudara Payudara perlu dipersiapkan sejak sebelum bayi lahir sehingga segera dapat berfungsi dengan baik pada saat diperlukan. h. Komplikasi itu ada yang ringan dan ada pula yang berat. sebaiknya dilakukan secara hati-hati dan benar. f. yang mana pada setiap komplikasi tersebut dibutuhkan penanganan dan pengobatan agar kehamilan tersebut dapat berjalan lancar (normal) seperti yang diharapkan oleh ibu hamil.2. kita hanya Askeb Kelompok 12 29 . 2. maupun petugas kesehatan.e. jangan pada tempat yang sesak dan ramai. Mandi Kebersihan tubuh harus terjaga selama kehamilan. Sebaiknya gunakan pancuran atau gayung pada saat mandi. dan menjadi lebih berat. keluarganya. karena tidur siang menguntungkan dan baik untuk kesehatan. karena payudara merupakan sumber air susu ibu (ASI) yang merupakan makan utama bagi bayi. dan payudara menyebabkan lipatan-lipatan kulit menjadi lebih lembab dan mudah terinvestasi oleh mikroorganisme.3 Menetapkan kebutuhan untuk pengobatan komplikasi ringan Ada beberapa komplikasi yang dapat terjadi pada trimester I. Perubahan anatomi pada perut. Istirahat dan rekreasi Sebaiknya wanita pekerja harus sering istirahat. maka sebaiknya gunakan penopang payudara yang sesuai. area genitalia/lipat paha.

Sedangkan horizontal maksudnya konsultasi dan komunikasi antar unit yang ada dalam satu rumah sakit. Upaya rujukan terencana dimulai dengan kegiatan skrining antenatal untuk memperoleh SOPP a.diberi wewenang untuk mengatasi atau menetapkan kebutuhan untuk pengobatan komplikasi ringan. A. Rujukan vertikal maksudnya rujukan dan komunikasi antara satu unit ke unit lain yang lebih lengkap. perut ibu sangat besar. persiapan dan perencanaan mengenai tempat/penolong persalinan sesuai kondisi ibu dan janin. terhadap masalah dan faktor resiko d. pemeriksaan sederhana melalui periksa pandang. 2. P = penilaian. misalnya antara bagian ke bidanan dan bagian ilmu kesehatan anak. tungkai bengkak. Umpamanya dari rumah sakit kabupaten ke rumah sakit provinsi atau rumah sakit tipe C ke rumah sakit tipe B yang lebih spesialistis fasilitas dan personalianya. S = subjektif. misalnya muka/bibir pucat. Tujuan Rujukan a Agar setiap penderita mendapat perawatan dan pertolongan yang sebaik-baiknya Askeb Kelompok 12 30 .2. wawancara mengenai umur. nomor/usia kehamilan dan masalah. P = penyuluhan. O = objektif. c. Definisi Sistem rujukan dalam pelayanan obstetri adalah suatu pelimpahan tanggung jawab timbal balik atas kasus atau masalah kebidanan yang timbul baik secara vertikal maupun horizontal. tinggi badan rendah.4 Menetapkan kebutuhan konsultasi atau rujukan pada tenaga profesional lainnya Dalam penurunan kematian ibu dan kematian bayi baru lahir dibutuhkan inovasi dalam pelayanan kesehatan ibu disemua tingkat pelayanan melalui upaya proaktif. dll. B. b.

b Menjalin kerjasama dengan cara pengiriman penderita atau bahan laboratorium dari unit yang kurang lengkap ke unit yang lebih lengkap fasilitasnya c Menjalin pelimpahan pengetahuan dan keterampilan (transfer of knowledge and skill) melalui pendidikan dan latihan antara pusat pendidikan dan daerah. seperti kasus-kasus ginekologi atau kontrasepsi yang memerlukan penanganan spesialis d) Pengiriman bahan laboratorium Bila penderita telah sembuh dan hasil laboratorium telah selesai. Kegiatan rujukan informasi medis antara lain berupa : a. Hal ini sangat berguna untuk memperoleh angka-angka secara regional dan nasional. persalinan dan nifas c) Pengiriman kasus masalah reproduksi manusia lainnya. Menjalin kerjasama sistem pelaporan data-data medis umumnya dan data-data parameter pelayanan kebidanan khususnya terutama mengenai kematian maternal dan perinatal. C.5 Menetapkan kebutuhan untuk konseling spesifik atau anticipatory guidance Kebutuhan konseling pada setiap ibu hamil itu berbeda-beda. dan konseling yang diberikan pun harus disesuaikan dengan usia kehamilan dan kebutuhan klien. b) Rujukan kasus-kasus patologik pada kehamilan.2. Adapun kebutuhan konseling yang ibu hamil perlukan pada trimester I diantaranya sebagai berikut: Askeb Kelompok 12 31 . kembalikan dan kirimkan lagi kepada unit semula. bilamana perlu disertai dengan keterangan yang lengkap (surat balasan) D. 2. Kegiatan rujukan dan pelayanan ini antara lain berupa : a) Pengiriman orang sakit dari unit kesehatan yang kurang lengkap ke unit kesehatan yang lebih lengkap. Membahas secara lengkap data-data medis penderita yang dikirim dan advis rehabilitas kepada unit yang mengirim b.

preeklampsia dan eklampsia. Klasifikasi hipertensi gravidarum yaitu hipertensi essensial. kehamilan ektopik. Nutrisi yang kurang mungkin juga menyebabkan kelelahan ketika wanita tersebut mengalami mual muntah. kehamilan mola. Perdarahan pervaginam. dan kehamilan ektopik. Kelelahan yang berlebihan menunjukan bahwa wanita hamil tersebut mengalami tekanan psikologis atau fisiologis. c. ataupun karena sistitis. serta hipertensi kronik.a. hipertensi gravidarum. solusio plasenta. penyakit radang pelvik. dan hiperemesis gravidarum. Tanda-tanda bahaya Yang harus diwaspadai saat kehamilan trimester I adalah terjadinya kehamilan ektopik atau kehamilan di luar kandungan dan abortus spontaneous yaitu abortus yang terjadi dengan sendirinya. preeklampsia dengan hipertensi kronik. Ketidaknyamana yang normal pada trimester I Ketidaknyamann yang terjadi pada trimester I adalah hal yang umum terjadi misalnya ibu hamil mengalami kelelahan hal tersebut bisa disebabkan oleh kurangnya asupan nutrisi atau anemia. Berat badan yang tetap atau terjadi sedikit penurunan berat badan selama trimester I adalah hal yang normal. infeksi saluran kemih. b. apendisistis. penyakit kantong empedu. Dan nyeri perut bagian bawah bisa disebabkan oleh kista ovarium. Beberapa ketidaknyamanan yang terjadi selama trimester pertama yaitu: a. Kebutuhan nutrisi Pola kenaikan berat badan adalah hal yang penting untuk dipantau karena kenaikan berat badan total wanita hamil penting untuk mengetahui berat badan wanita di awal kehamilan. nyeri perut bagian bawah. Sangatlah penting bahwa wanita hamil makan dengan pola gizi yang sehat. Mual dan muntah (morning sickness) Askeb Kelompok 12 32 . hipertensi gestasional. abortus. Perdarahan pervaginam bisa disebabkan oleh abortus. dan mendukung kemajuannya. gastritis.

akan tetapi pada trimester II sudah menghilang dan timbul lagi pada trimester III karena terjadi penekanan kandung kemih oleh turunnya kepala bayi. jangan makan dalam jumlah atau porsi besar dan berlemak. Mual dan muntah biasanya timbul pada minggu kedua kehamilan setelah pembuahan dan terjadi kurang lebih antara minggu ke-6 sampai bulan ke-4 kehamilan. sehingga wanita tidak perlu bolak-balik ke kamar mandi ketika tidur. Cara mengatasinya yang dapat kita lakukan untuk mengurangi frekuensi berkemih ini adalah menjelaskan mengapa hal tersebut terjadi dan mengurangi asupan cairan sebelum tidur malam. Sering berkemih Desakan rahim kedepan menyebabkan kandung kemih cepat terasa penuh dan sering buang air kecil (BAK). Keadaan seperti ini bisa diatasi dengan makan dalam jumlah sedikit tapi sering. dan juga dapat menimbulkan kekurangan cairan/dehidrasi atau yang disebut dengan Hyperemesis Gravidarum. Keadaan ini terjadi pada bulan pertama kehamilan karena pada saat itu terjadi pembesaran uterus. Timbul gejala mual dan muntah terutama pada pagi hari yang disebut morning sickness. Dalam batas yang fisiologis keadaan ini dapat diatasi. Untuk mengatasi mual dan muntah di pagi hari. Kita harus memberitahu pada ibu bahwa jangan mengurangi pemasukan cairan/minum untuk mengatasi masalah ini karena ibu hamil membutuhkan cairan yang lebih pada saat kehamilan.Pengaruh estrogen dan progesteron terjadi pengeluaran asam lambung yang berlebihan. b. karena hanya akan menimbulkan rasa mual. serta makanlah selagi hangat. Bidan menyarankan agar ibu menghubungi dokter atau bidan bila mual-muntah menjadi sangat hebat. sehingga tidak dapat makan atau minum apapun. Askeb Kelompok 12 33 . anjurkan ibu untuk makan makanan ringan seperti biskuit atau roti ditambah dengan teh manis hangat sebelum bangun dari tempat tidur.

disamping bisa menyebabkan iritasi lambung. kalsium dan magnesium dalam tubuh. Metode untuk meredakannya adalah meyakinkan kembali wanita tersebut bahwa keletihan adalah hal yang normal dan bahwa keletihan akan hilang secara spontan pada trimester II. Kafein bersifat diuretik sehingga ibu menjadi sering buang air kecil akibatnya mengurangi jumlah mineral penting seperti: kalium. Latihan ringan dan nutrisi yang baik juga dapat membantu mengatasi keletihan ini. ibu hamil juga tidak dianjurkan untuk minum kopi ataupun teh karena kopi dan teh mengandung kafein yang dapat meningkatkan denyut jantung dan tekanan darah. Kondisi ini menyebabkan ketidakseimbangan elektrolit tubuh padahal keseimbangan elektrolit tubuh berfungsi menjaga kerja jantung dan alat-alat tubuh lain dengan baik. Ada ibu hamil yang menjadi gampang mengantuk atau sebaliknya menjasi sangat susah tidur di waktu malam hari. Tubuh anda berusaha menyesuaikan diri dengan perubahan hormon dan metabolisme yang ada. Pengetahuan ini akan membantu wanita untuk sering beristirahat selama siang hari jika memungkinkan hingga kelelahannya hilang. Bila skit kepala semakin terasa berat beri tahu ibu untuk secepatnya hubungi dokter atau bidan (pada kehamilan lanjut sakit Askeb Kelompok 12 34 . Hormon yang semakin meningkat pun dapat mengganggu pola tidur anda. Untuk keluhan sakit kepala bisa diatasi dengan beristirahat. Kelelahan juga dapat disertai dengan rasa sakit kepala. Merasa lemah dan letih Rasa lelah dan cape merupakan tanda umum kehamilan dan akan muncul sekitar 8-10 minggu pertama kehamilan. Sekitar 90% kasus kelelahan pada wanita hamila akan menghilang sekitar minggu ke-12 kehamilan. Sakit kepala yang muncul pada masa awal kehamilan disebabkan karena adanya peningkatan sirkulasi darah akibat perubahan hormonal. dan makanlah dengan porsi makan sedikit tapi sering biasanya dapat menolong.Oleh karena itu. c.

e. Bila ibu sering merasa seperti ingin pingsan sarankan ibu untuk segera periksa ke dokter karena kemungkinan ibu mengalami anemia. yakni minum air minimal 8 gelas per hari dalam ukuran gelas minum. Konsumsi buah prem atau jus prem. hal ini karena adanya perubahan hormone. Konstipasi atau obstipasi Pengaruh progesteron dapat mengahambat gerak peristaltik usus yang menyebabkan kesulitan untuk buang air besar (BAB). karena prem merupakan laktasif ringan alami. Hal yang bisa disarankan bidan kepada klien yang mengalami keluhan seperti ini mungkin bidan bisa memberikan konseling. d. Sinkope atau pingsan Terjadinya gangguan sirkulasi kedaerah kepala (sentral) menyebabkan iskemia susunan saraf pusat dan menimbulkan sinkope atau pingsan. f. Keadaan seperti ini bisa diatasi dengan: Asupan cairan yang adekuat. misalnya menyarankan ibu agar bercerita tentang perasaannya kepada orang terdekat. Karena ini salah satu cara untuk mengurangi emosi yang terjadi. Perubahan mood atau emosi Pada trimester awal kehamilan terjadi perubahan emosional menjadi tidak stabil. Tablet zat besi (iron) juga biasanya menyebabkan masalah konstipasi ini selain itu zat besi tablet akan menyebabkan warna feses menjadi kehitaman. Ini biasanya terjadi pada trimester awal kehamilan. yang biasanya disertai dengan peningkatan tekanan darah dan kaki-tangan bengkak). Askeb Kelompok 12 35 . bidan atau dokter.kepala dapat menjadi tanda pre-eklampsia. Keadaan ini menghilang setelah umur hamil 16 minggu.

- Istirahat cukup. Payudara wanita yang sedang hamil menjadi lebih besar. - Makan makana berserat. daun seledri. pelunak feses. Hal ini memerlukan periode istirahat pada siang hari. mempertahankan postur yang baik. Tiga bulan pertama kehamilan adalah waktu pembiasaan bagi tubuh dan pikiran terhadap kehamilan. - Minum air hangat (misal air putih. mengacuhkan ³dorongan´ atau - Lakukan latihan secara umum. Konsumsi laksatif ringan. Hal ini mencakup penyediaan waktu yang teratur untuk melakukan defekasi dan kesadaran untuk tidak menunda defekasi. dan atau supositoria gliserin jika da indikasi. Berbagai keluhan ini mencakup: y y Tidak haid Mual dan muntah (morning sickness atau penyakit pagi. teh) saat bangkit dari tempat tidur untuk menstimulasi peristaltik. meskipun sebenarnya bisa terjadi kapanpun) y y y Merasa lelah dan mengantuk Sering BAK Lebih banyak mucus atau lendir yang keluar dari vagina (keputihan. mekanisme yang baik. kulit padi). latihan kontraksi otot abdomen bagian bawah secara teratur. dan mengandung serat alami (misal selada. - Miliki pola defekasi yang baik dan teratur. Wanita hamil mungkin merasakan dampak dari meningkatnya hormon-hormon. tetapi bukan yang berbau) Perubahan pada payudara (yang tengah bersiap menghasilkan air susu ibu (ASI). berjalan setiap hari. Puting susu mungkin terasa gatal dan y Askeb Kelompok 12 36 . Semua kegiatan ini memfasilitasi sirkulasi vena sehingga mencegah kongesti pada usus besar.

jauhkan dari makanan yang baunya merangsang sehingga timbul perasaan ingin muntah.nyeri. Pengaruh obat terhadap janin c. Askeb Kelompok 12 37 . y Memberikan informasi mengenai gizi dan nutrisi apa saja yang baik untuk dikonsumsi oleh ibu hamil agar kesehatan ibu dan bayinya tetap terjaga. Misal menyarankan kepada pasien untuk makan sedikit tapi sering. d. karena pada trimester I ini pertumbuhan janin sedang mulai berkembang dan ada beberapa obat yang bisa memberi pengaruh buruk pada janin. pasangan dapat berpartisipasi dalam aktivitas seksual tetapi menahan diri dari hubungan karena budaya tabuh terhadap aktivitas seksual selama kehamilan atau karena mitos tentang bahaya hubungan seksual selama kehamilan. Kebutuhan nutrisi Peran bidan y Bidan harus bisa memberikan solusi dalam mengatasi mualmuntah yang terjadi dan sangat dirasakan tidak nyaman oleh pasien. Aktivitas seksual Kehamilan dan persalinan adalah semua bentuk ekspresi seksualitas perempuan. Perubahan body image/citra tubuh (khususnya bagi ubu hamil masih remaja/muda ± usia ibu 12-19 tahun) d. Hal-hal yang perlu mendapat perhatiaan pada masa ini adalah: a. Area disekeliling puting (disebut areola) menjadi lebih gelap. yang erat kaitannya dengan pengalaman fisiologis dan psikologis. misal tetrasiklin bisa menyebabkan kecacatan pada bayi. y Memberitahu kepada ibu hamil bahwa tidak dibolehkan untuk mengkonsumsi obat-obatah diluar petungjuk dokter. Mual dan muntah b.

kontak dengan kulit dan saluran pencernaan yang dapat menyebabkan gangguan pada perkembangan janin. sering memakai obat tanpa resep dokter hal tersebut dapat membahayakan kehamilannya. f. dan risiko bereproduksi pada wanita hamil. 2. berkeringat dan terjadi peningkatan keputihan. Skrining HIV yang diwajibkan melibatkan diskriminasi. Insiden tranmisi perinatal dari seorang ibu HIV positif ke janinnya bervariasi dari 25%-35%. dalam hal ini peran bidan adalah membantu ibu hamil dalam meningkatkan derajat kesehatannya. Promosi kesejahteraan (Promotion of Safety) Rumah dan tempat kerja dapat menyebabkan membuat ibu hamil terpajan dari berbagai zat berbahaya. Metode untuk mencegah transmisi ibu ke janin dan pengobatan janin sampai saat ini belum ada.6 Menetapkan kebutuhan konseling HIV/PMS Wanita hamil secara etis bertangung jawab untuk mencari perawatan yang layak selama ia hamil dan harus menghindari hal-hal yang membahayakan janinnya. Pemberian konseling mengenai personal hygiene sangat penting diberikan dari awal kehamilan untuk meningkatkan derajat kesehatannya. Sebelum ada perubahan teknologi yang mengubah diagnosis dan pengobatan pada janin. kulit menjadi lebih berminyak. rokok dan alkohol yang dapat mempengaruhi pertumbuhan janin dapat membantu ibu untuk mengurangi kebisaan buruknya tersebut. obat bebas . mengkonsumsi alkohol. Tenaga Askeb Kelompok 12 38 . g. tes pada wanita hamil harus dilakukan atas kemauan wanita itu sendiri. Zat berbahaya tersebut dapat masuk melalui saluran pernapasan. Petugas harus mengutamakan keadaan bayi. dengan memberikan informasi mengenai dampak dari penggunaan kafein. stigma sosial.e. General hygiene Wanita hamil mungkin lebih sering mandi karena pada saat kehamilan.2. tetapi tidak dengan mengorbankan kondisi ibu. Konsumsi obat-obatan Jika saat kehamilan trimester I seorang ibu hamil memiliki kebiasaan buruk seperti merokok.

kesehatan memiliki kewajiban memastikan calon ibu memperoleh informasi yang cukup tentang gejala dan tes HIV. a. Definisi Konseling adalah kebutuhan proses pembicaraan dan

pembahasan masalah-masalah antara kita dengan konselor (orang yang dilatih untuk mengatasi masalah PMS). b. Penyakit Menular seksual (PMS) dan AIDS AIDS adalah PMS yang paling sering didengar belakangan ini. Ketakutan orang tentang AIDS sangat besar, karena sejauh ini belum dapat disembuhkan. Obat-obatan yang dapat membantu perawatan mereka yang sudah kena AIDS (bukan menyembuhkan) juga sangat mahal. Semua orang bisa saja terkena AIDS. Di Indonesia sudah ada bayi maupun orang dewasa yang terkena AIDS. Karena itu, kita mesti waspada terhadap bahaya penularan AIDS. c. Catatan khusus tentang AIDS
y

Kita tidak bisa melihat apakah seseorang terkena AIDS (bibit penyakit AIDS) hanya berdasarkan penampilannya

y

AIDS tidak bisa dicegah dengan obat-obatan, suntikan atau jamu-jamuan

y y

AIDS belum dapat disembuhkan dan dapat berakibat kematian AIDS dapat menular dengan cara yang sama dengan PMS yang lain

y

Penampakan AIDS sama seperti penyakit yang mengenai orang biasa seperti TBC, tumor, radang paru, infeksi saluran pencernaan dan lain-lain

y

AIDS dapat dicegah dengan cara hanya berhubungan seks dengan seorang pasangan yang juga hanya berhubungan seksual dengan kita, atau dengan menggunakan kondom setiap kali berhubungan seksual.

Askeb Kelompok 12

39

Perlu kita ketahui bahwa HIV/AIDS dan PMS pada ibu hamil dapat mempengaruhi keadaan psikologi ibu hamil dan mempengaruhi pertumbuhan janin yang dikandungnya. Konseling merupakan keharusan bagi wanita positif (+) HIV. Hal ini sebaiknya dilakukan pada awal kehamilan, dan apabila ia memilih untuk melanjutkan kehamilannya, perlu diberikan konseling berkelanjutan untuk membantu wanita tersebut secara psikologis. Perkembangan penatalaksanaan selama kehamilan mengikuti kemajuan-kemajuan dalam pengobatan individu non-hamil yang terinfeksi HIV. Standar penanganan yang berlaku saat ini mengharuskan wanita hamil dan janinnya menjalani terapi yang paling efektif yang tersedia. Karena konsekuensi penyakit yang tidak diobati sangat merugikan, terjadi pergeseran dari fokus pengobatan yang semata-mata untuk melindungi janin menjadi pendekatan yang lebih berimbang berupa pengobatan bagi ibu dan janinnya (Kass dkk., 2000). 2.2.7 Menetapkan jadwal kunjungan sesuai dengan tahap perkembangan kehamilan A. Definisi Pemeriksaan antenatal care (ANC) adalah pemeriksaan kehamilan untuk mengoptimalkan kesehatan mental dan fisik ibu hamil. Sehingga mampu menghadapi persalinan, kala nifas, persiapan pemberiaan ASI dan kembalinya kesehatan reproduksi secara wajar (Manuaba, 1998). Pemeriksaan kehamilan (ANC) merupakan pemeriksaan ibu hamil baik fisik dan mental serta menyelamatkan ibu dan anak dalam kehamilan, persalinan dan masa nifas, sehingga keadaan setelah post partum sehat dan normal, tidak hanya fisik tetapi juga mental (Prawiroharjo, 1999). Kunjungan Antenatal Care (ANC) adalah kunjungan ibu hamil ke bidan atau dokter sedini mungkin semenjak ia merasa dirinya hamil untuk mendapatkan pelayanan/asuhan antenatal. Pada setiap kunjungan

antenatal (ANC), petugas mengumpulkan dan menganalisis data mengenai kondisi ibu melalui anamnesis dan pemeriksaan fisik untuk

Askeb Kelompok 12

40

mendapatkan diagnosis kehamilan intrauterine, serta ada tidaknya masalah atau komplikasi (Saifudin, 2002). Kunjungan ibu hamil atau ANC adalah pertemuan antara bidan dengan ibu hamil dangan kegiatan mempertukarkan informasi ibu dan bidan. Serta observasi selain pemeriksaan fisik, pemeriksaan umum dan kontak sosial untuk mengkaji kesehatan dan kesejahteraan umumnya (Salmah, 2006). Kunjungan Antental Care (ANC) adalah kontak ibu hamil dengan pemberi perawatan/asuhan dalam hal mengkaji kesehatan dan

kesejahteraan bayi serta kesempatan untuk memperoleh informasi dan memberi informasi bagi ibu dan petugas kesehatan (Henderson, 2006). B. Tujuan Kunjungan Tujuan dari ANC adalah sebagai berikut : 1. Memantau kemajuan kehamilan untuk memastikan kesehatan ibu dan tumbuh kembang janin. 2. Meningkatkan dan mempertahankan kesehatan fisik, maternal dan sosial ibu dan bayi. 3. Mengenal secara dini adanya komplikasi yang mungkin terjadi selama hamil, termasuk riwayat penyakit secara umum, kebidanan dan pembedahan. 4. Mempersiapkan persalinan cukup bulan, melahirkan dengan selamat ibu maupun bayinya dengan trauma seminimal mungkin. 5. Mempesiapkan ibu agar masa nifas berjalan normal dan pemberian ASI eksklusif. 6. Mempersiapkan peran ibu dan keluarga dalam menerima kelahiran bayi agar dapat tumbuh kembang secara normal. 7. Menurunkan angka kesakitan dan kematian ibu dan perinatal. Menurut Depkes RI(1994) tujuan ANC adalah untuk menjaga agar ibu hamil dapat melalui masa kehamilannya, persalinan dan nifas dengan baik dan selamat, serta menghasilkan bayi yang sehat.
Askeb Kelompok 12 41

Mengenal dan menangani penyakit yang menyertai hamil. 3. dan masa nifas. Menurunkan angka kesakitan dan kematian ibu dan perinatal Askeb Kelompok 12 42 . persalinan. sehingga keadaan mereka pada post partum sehat dan normal. persalinan. persalinan. kala nifas. Sedangkan menurut Manuaba (1998) secara khusus pengawasan antenatal bertujuan untuk: 1. dan nifas. Memberikan nasihat-nasihat tentang cara hidup sehari-hari dan keluarga berencana. kehamilan. Menurunkan angka morbilitas ibu dan anak. Tujuan khusus adalah: 1. kala nifas. persalinan. Mengenal dan menangani sedini mungkin penyulit yang terdapat saat kehamilan. dan nifas. Menurut Hanifa Wiknjosastro (1999) tujuan ANC adalah menyiapkan wanita hamil sebaik-baiknya fisik dan mental serta menyelamatkan ibu dan anak dalam kehamilan. 4. laktasi. 2. 4. dan aspek keluarga berencana. nifas dan laktasi. Mengenali dan mengobati penyulit-penyulit yang mungkin diderita sedini mungkin. persalinan. persalinan. sehingga didapatkan ibu dan anak yang sehat. Memberikan nasehat dan petunjuk yang berkaitan dengan kehamilan. persalinan. dan nifas. 2. tidak hanya fisik tetapi juga mental. Mengenali dan menangani penyulit-penyulit yang mungkin dijumpai dalam kehamilan. 3.Menurut Rustam Muchtar (1998): Tujuan umum adalah: menyiapkan seoptimal mungkin fisik dan mental ibu dan anak selama dalam kehamilan.

Jadwal Kunjungan Pranatal yang Direkomendasikan Pada Trimester I Nulipara Kunjungan pertama 6-8 minggu Multipara Kunjungan pertama 6-8 minggu Kunjungan kedua dalam 4 minggu Kunjungan kedua 14-16 minggu setelah kunjungan pertama Kunjungan ketiga 14-16 minggu Jadwal kunjungan pada trimester I sesuai dengan perkembangan kehamilan menurut:  WHO (JHPIEGO. 2006). Walaupun demikian. dan kehamilan trimester kedua (14-28 minggu) satu kali kunjungan. 1999). dan kehamilan trimester ketiga (28-36 minggu dan sesudah minggu ke-36) dua kali kunjungan. Sebaiknya tiap wanita hamil segera memeriksakan diri ketika haidnya terlambat sekurang-kurangnya satu bulan.C. sesudah itu. Pemeriksaan dilakukan tiap 4 minggu sampai kehamilan. disarankan kepada ibu hamil untuk memeriksakan kehamilannya pada trimester I ± sampai dengan kehamilan 28 minggu periksa empat minggu sekali (Salmah. kunjungan antenatal untuk pemantauan dan pengawasan kesejahteraan ibu dan anak minimal empat kali selama kehamilan dalam waktu sebagai berikut : sampai dengan kehamilan trimester pertama (<14 minggu) satu kali kunjungan. pemeriksaan dilakukan tiap 2 minggu. dan sesudah 36 minggu (Sarwono. Askeb Kelompok 12 43 . Jadwal Kunjungan Menurut Abdul Bari Saifudin. 2003): Satu kali kunjungan selama trimester pertama (selama 14 minggu).

komplikasi kehamilan 6) Rencana untuk pengobatan penyakitnya. 2. Faktor ini ditemukan dalam sel janin sejak 6 minggu setelah konsepsi. Di negara berkembang pemeriksaan antenatal dilakukan sebanyak 4 kali sudak cukup sebagai kasus tercatat.3. dan imunisasi TT1 Jadwal melakukan pemeriksaan antenatal sebanyak 12-13 kali selama hamil.1 Menetapkan kebutuhan tes labolatorium a. Rustam Mochtar (1998) 1) Pemeriksaan pertama kali yang ideal adalah sedini mungkin ketika haidnya terlambat. Faktor Rh Faktor Rh (antigen) dalam sel darah merah dimiliki oleh sekitar 85% penduduk kulit putih dan 93% penduduk Afrika-Amerika. Sedangkan individu yang tidak memiliki faktor ini dinyatakan Rh-negatif. 2) Periksa ulang 1x sebulan sampai kehamilan 7 bulan  Manuaba (1998) Trimester I dan II 1) Satu bulan sekali 2) Diambil data tentang laboratorium 3) Pemeriksaan ultrasonografi 4) Nasehat diet tentang 4 sehat 5 sempurna.3 Mengembangkan Perencanaan Asuhan Yang Komprehensif Selama Trimester II 2. Askeb Kelompok 12 44 . Individu yang memiliki faktor ini dinyatakan Rh-positif. menghindari terjadinya komplikasi kehamilan. tambahan protein ½ gr/kg BB = satu telur/hari 5) Observasi adanya penyakit yang dapat mempengaruhi kehamilan. Keuntungan antenatal care sangat besar karena dapat mengetahui berbagai resiko dan komplikasi hamil sehingga ibu hamil dapat diarahkan untuk melakukan rujukan ke rumah sakit.

Skrining Rh Skrining antibody digunakan untuk mengidentifikasi antibody wanita yang membahayakan janin. volume plasma dan massa sel darah merah meningkatkan volume darah ibu sekitar 45% di atas volume sebelum hamil.  Hitung Darah Lengkap a. Anemia Fisiologis Selama masa hamil. Meskipun demikian. Anemia Defisiensi Besi Kesepakatan penanganan anemia defisiensi ialah bahwa besi oral dapat diberikan. sekitar 2% penyakit ini disebabkan oleh golongan darah yang langka. Karena pengukuran salah satu atau keduanya merupakan satu-satunya nilai yang digunakan untuk skrining anemia pada kehamilan maka kesalahan fatal dapat saja terjadi. peningkatan jumlah sel darah merah lebih kecil daripada peningkatan plasma sehingga terjadi anemia delusional. Askeb Kelompok 12 45 .b. Meskipun demikian. Anemia fisiologis ini mulai dikenali sebagai anemia yang sesungguhnya. Banyak klinisi merasa bahwa tablet besi prenatal adalah upaya pengamanan yang baik untuk mencegah anemia defisiensi besi selama masa hamil. d. Tes Anemia Beberapa klinik dan kantor hanya meminta haemoglobin dan hematokrit untuk skrining anemia pada wanita hamil. c. Wanita ini tidak boleh mendapat RhIg. b. Suplementasi Besi Rutin Anjuran resmi penggunaan besi oral pada mnasa hamil bervariasi. merawat wanita yang sebenarnya tidak mengalami anemia dan tidak merawat wanita yang benar-benar mengalami anemia. Penyakit ni bertanggung jawab terhadap penyakit hemolitik pada bayi baru lahir.

 Tes Rubela Efek merusak rubella congenital. pneumonitis. 1994) Askeb Kelompok 12 46 .L. Pada minggu ke-16 gestasi. bandingkan dengan mereka yang terinfeksi perinatal. kecenderungan efek teratogenik sangat kecil.e. hepatitis. ketulian. ³Kurang dari 5% orang dewasa yang terinfeksi akut di AS menjadi carrier kronis. Defek ini cenderung muncul ketika infeksi rubella dialami pada trimester pertama. lesi pada mata. dan abnormalitas kromosom pertama kali ditemukan pada tahun 1940-an.. Skrining prenatal pada wanita hamil merupakan faktor yang paling penting untuk mengidentifikasi bayi yang berisiko sifilis kongenital..  Tes Sifilis Infeksi janin akibat Treponema pallidum dapat terjadi setiap saat selama masa hamil dan pada setiap tahap penyakit maternal. misalnya.000 per mL dan 150. atau bahwa bayi akan meninggal akibat karsinoma hepatoseluler.000 per . meskipun nilai antara 100.000 per mL masih dapat diterima sejauh tes ulang tidak menunjukkan destruksi trombosit.´ (Divisi Kesehatan Oregon. anemia. sirosis atau keduanya. Wanita hamil tidak dapat diimunisasi terhadap rubella.sampai 90%. yaitu sebanyak 25%. Frekuensinya kemudian menurun seiring kemajuan kehamilan. Masalah yang harus diperhatikan pada wanita hamil yang mengidap penyakit ini adalah bahwa bayi akan terinfeksi pada saat lahir dan akan menjadi carrier kronis yang menularkan penyakit ini ke individu lain.  Tes Hepatitis B Kehamilan jarang mengganggu perjalanan infeksi hepatitis B. defek tulang. penyakit jantung.. karena secara teoritis terdapat kemungkinan tubuh menjadi lemah karena virus mempresipitasi infeksi intrauterin pada bayi. Hitung trombosit harus diatas 150. Trombositopenia Trombosit diperlukan untuk pembekuan darah.

tes lain yang harus dilakukan berdasarkan riwayat klien atau pemeriksaan fisik meliputi T4 bebas jika klien dicurigai mengalami hipertiroidisme dan TSH (thyroid stimulating hormone) untuk wanita yang dicurigai hipotiroidisme dan untuk wanita yang mengkonsumsi obat tiroid. b. Asia. Pada wanita hamil kondisi tersebut dapat menyebabkan pielonefritis.  Prosedur dan Tes Khusus a. Selama ini penularan perinatal diketahui mencapai angka sebesar 50%. sementara penelitian terakhir menunjukkan angka sebesar 15% sampai 30%. Tes Human Immunodeficiency Virus (HIV) Sekarang diketahui bahwa virus dapat ditularkan ibu ke bayinya. Tes Darah Kondisi-kondisi tertentu memerlukan tes darah tambahan. Penanganan ABU pada wanita hamil secara signifikan menurunkan infeksi trakturinarius.  Tes Bakteriuria Asimptomatik Sementara bakteriuria asimptomatik merupakan kondisi bukan patologis yang umum ditemukan pada wanita tidak hamil. atu Mediterania. Abaikan riwayat vaksinasi BCG pada saat menginterpretasi tes tuberculin (Perez-Stable. suatu infeksi yang mengakibatkan morbidilitas maternal yang signifikan dan juga dihubungkan dengan PTL. Kecenderungan yang terjadi ialah bahwa hasil yang positif Askeb Kelompok 12 47 . Identifikasi dini HIV-positif pada wanita hamil memberi kesempatan untuk memutuskan kelanjutan kehamilan dan ketika keputusan dibuat terapi ZDV dapat diberikan untuk mengurangi infeksi pada janin. Tes Tuberkulosis Wanita yang berasal dari Negara yang angka prevalensi tuberculosisnya tinggi dan wanita yang berhubungan dengan populasi terkait harus menerima PPD. Selain prosedur khusus yang harus dilakukan untuk klien-klien keturunan Afrika. 1995).

terkadang diperlukan tambahan makanan. Selain itu. Tambahan energy pada trimester ini 300. c.berhubungan dengan infeksi mycobacterium tuberculosis. bukan vaksin BCG. pada saat kehamilan dibutuhkan vitamin. bahkan suplemen sesuai kebutuhan. Askeb Kelompok 12 48 . pertumbuhan jarinagn mamae. ssunan gigi tidak rata atau adanya sisa akar gigi yang tidak dicabut. Apendiks M mengidentifikasi criteria untuk PPD positif. Apabila wanita hamil dinyatakan berisiko tinggi memiliki anak yang menderita defek lahir. sehingga ibu hamil membutuhkan gizi yang lebih banyak. kebutuhan uterus. Personal hygiene  Cara merawat gigi Kondisi gigi dan mulut ibu hamil seringkali ditendai dengan adanya pembesaran gusi yang mudah berdarah karena jaringan gusi merespons secara berlebihan terhadap iritasi lokal. Idealnya adalah tiga bulan sebelum kehamilan.3. 2.2 Menetapkan kebutuhan belajar Asupan gizi yang diperlukan ibu hamil harus ditingkatkan sejalan dengan kebutuhan perkemabangan kehamilan. Namun. Seorang ibu hamil memiliki kebutuhan gizi khusus. karena pada saat itu pembentukan janin berlangsung sangat cepat. b. ia harus ditawari untuk dirujuk ke pusat konseling genetik. Beberapa kebutuhan gizi ibu hamil dapat ditutupi oleh makanan sehat dan seimbang. Berikut adalah beberapa syarat makanan sehat bagi ibu hamil 350 Kkal/hari. Tes Genetik Resiko defek lahir pada setiap kehamilan ialah 3%-5%. dan perumbuhan jaringan lemak. Hal ini dapat membantu mendapatkan gizi yang dibutuhkan. a. Bentuk iritasi local ini berupa karang gigi. Mulai trimester kedua yang ditandai dengan mulai makin cepatnya perkembangan otak bayi. gigi berlubang.350 Kkal/hari. Pembesaran gusi biasanya dimulai pada trimester pertama sampai ketiga masa kehamilan. Kebutuhan energy Pada trimester 2 kalori yang dibutuhkan untuk penambahan darah.

menyegarkan. mudah berdarah bila kena sentuhan. Pada saat hamil PH vagina lebih basa. konsistensi linak. tidak dianjurkan berendam dalam bathtub dan vaginal douche.  Perawatan vagina Wanita hamil juga melakukan irrigasi vagina kecuali dengan nasihat dokter. maka akan mudah terkena infeksi apabila tidak dirawat dengan benar. serta jangan terlalu panas dan terlalu dingin y Gunakan sabun yang mengandung antiseftik Mandilah secara teratur 1-2 kali dalam sehari. karena perubahan anatomi pada tubuh mnegakibatkan banyak lipatan-lipatan kulit menjadi lebih lembab dan mudah terinfeksi oleh mikroorganisme.Pembesaran ini dapat mengenai / menyerang pada semua tempat atau beberapa tempat (single/multiple) bentuk bulat. 49 . Hal yang harus diperhatikan untuk merawat vagina: y y y Askeb Kelompok 12 Celana dalam harus kering dan tidak boleh ketat Jangan gunakan obat / menyemprot kedalam vagina Sesudah bab/ bak dilap dengan menggunakan lap khusus. dan menghilangkan kotoran. permukaan licin mengkilat. Sebaiknya gunakan pancuran atau gayung pada saat mandi. Perawatannya bisa dengan: y y y y y Tambal gigi yang berlubang Mengobati gigi yang terinfeksi Menyikat gigi secara teratur Membilas mulut dengan air setelah makan atau minum apa saja Gnakan pencuci mulut yang bersifat alkali atau basa.  Mandi Dengan mandi dapat merangsang sirkulasi. berwarna merah menyala. Hal yang harus diperhatikan saat mandi: y y Hati-hati saat mandi jangan sampai jatuh Gunakan air yang bersih. Kebersiahan tubuh harus sebantiasa terjaga selama kehamilan.

Gunakan celana yang lebih besar atau celana dalam ibu hamil pada trimester ini. Gunakan BH yang dapat menopang/menyangga payudara. dan nyaman. yaitu celana yang menutupi perut sampai keatas pusar. y Bikini pantiens. Hindarkan dari sepatu berhak tinggi serta alas kaki yang keras.  Perawatan kuku Kuku harus bersih dan pendek. daerah di sekitar puting susu diurut arah berlawanan menuju ke dasar payudara sampai semua daerah payudara. c. Lakukan sehari dua kali selama 6 menit.  Payudara Periksalah puting apakah menononjol atau tidak. karena pada saat hamil kuku akan tumbuh lebih cepat dari biasa dan pecah-pecah jika perlu gunakan krim pekembut kuku yang baik dan cocok. yaitu hanya menutupi perut bawah pusar pada garis perut (bikini line) Gunakan celan yang berbahan katun atau kaos agar terhindar dari kelembaban dan infeksi dari jamur dan bakteri. bersih. Apabila datar atau masuk. Gunakan BH yang bertali besar dan berbahan katun sehingga dapat menyerap keringat. Aktifitas pada masa kehamilan y Askeb Kelompok 12 Olahraga saat hamil/senam hamil 50 . Jaga kebersihan BH. cucilah rambut 2-3 kali dalam seminggu. d. maka lakukan perbaikan dengan cara gunakan dua jari telunjuk atau ibu jari. Celan yang dapat digunakan pada ibu hamil: y Maternity briefs atau grandma pantiens. Perawatan rambut. Namun pada trimester II( bulan ke 4-5) boleh gunakan BH dengan bahan yang tipis/ bahkan tidak memakai sama sekali jika hal tersebut dirasakan nyaman oleh ibu. Kebutuhan pakaian Gunakan pakaian yang longgar. cucilah BH paling tidak sehari setelah dipakai dengan menggunakan sabun lembut. karena perut ibu sudah semakin besar dan dapat menekan bayi.

b. dan membuat nyenyak pada saat tidur. dan gunakan bantal diantara paha atau diantara lutut. b. Posisi wanita diatas. c. Dll. Posisi miring ke sebelah kiri. dianjurkan untuk senantiasa mengajak berkomunikasi guna mempererat hubungan ibu dan anak. y Posisis tidur Pada trimester ini. Posisi yang bisa dilakukan pada saat tidur: a. Posisi ini merupakan posisi yang sering dilakukan pada trimester II dan lanjut dimana tidak Askeb Kelompok 12 51 .Dapat membantu sirkulasi darah. menambah nafsu makan. a. Karena kehamilan sudah cukup kuat dan pada trimester ini keinginan seksual lebih kuat karena kekhawatiran pada trimester awal sudah berkurang dan ibu sudah bisa beradaptasi dari segala ketidaknyamanan kehamilannya. y Hubungan intim selama kehamilan Pada trimester ini. Posisi terlentang. merupakan trimester yang paling aman untuk melakukan hubunagan intim/seksual. Posisi duduk. Posisi ini merupakan posisi yang paling aman. y Berkomunikasi sejak buah hati dalam kandungan Apalagi pada trimester ini bayi sudah mulai mendengar dan mengenali suara ibunya. namun posisi ini biasaya dilakukan pada trimester 2 awal. karena wanita dapat mengontrol kedalaman penetrasi. ibu masih cukup mulai merasa tidak nyaman dan tidak dapat melakukan berbagai posisi tidur. Ada beberepa posisi yang aman dilakukan pada saat hamil. Olahraga yang yang dapat dilakukan pada trimester ini: senam hamil. dan renang.

Posisi berbaring miring berhadapan. dan suami dapat melakukan penetrasi dari belakang. Posisi laki-laki diatas tapi berbaring separuh tubuh d. Posisi ini juga memungkinkan ibu untuk mengontrol kedalaman penetrasi. f. Posisi berlutut. e. Posisi balap kuda Askeb Kelompok 12 52 . Ibu hamil berlutut dengan meletakan bantal dibawah perutnya dengan tujuan mengganjal.memerlukan banyak gerakan. Posisi berbaring miring. c. Dimana pada posisi ini pria duduk dan wanita duduk diatasnya secara berhadapan atau membelakangi pria apabila perut sudah sangat besar.

kedua pasangan duduk bersama diranjang. lalu istri duduk membelakangi suami sambil merapatkan panggul. Lalu kaki istri ditekankan pada perut suami untuk memudahkan penetrasi Askeb Kelompok 12 53 . Posisi Tempel Sendok Ini merupakan posisi yang pas karena tidak membuat Anda kelelehan. istri banyak memegang peranan. setelah itu kedua paha istri mengapit panggul suami. g. Caranya. Lakukan dengan jarak serapat mungkin agar penetrasi dapat dilakukan h. Anda memunggungi suami.Posisi ini. kaki direntangkan hingga kaki suami berada di bawah kaki istri. Lakukan posisi ini dengan cara suami duduk meluruskan kedua kakinya. Posisi ini dijamin tidak menekan perut yang sudah membesar. Anda dan suami tidur menghadap arah yang sama. istri duduk di atas kaki suami. Posisi Silang Jika ingin menerapkan gaya ini.

y Mobilisasi. Bangun dari tidur   Hindari perubahan posisi yang secara tiba-tiba. Berdiri   Kepala tegak dagu masuk. 2. jangan buru-buru berdiri hendaklah untuk sejenak duduk terlebih dahullu. body mekanik a. Lengkungan di kaki perlu didukung dengan sepatu bertumit rendah (tapi tidak datar)   Hindari berdiri di posisi yang sama untuk waktu yang lama. dengan berat badan seimbang merata di kedua kaki. Bangun dari duduk   Sama halnya dengan bangun tidur.   Sebelum bangun hendaknya gulingkan terlebih dahulu badan ke sisi tempat tidur secara perlahan. Satu kaki agak maju menjejak di lantai disbanding satunya lagi. ke belakang.   Pastikan daun telinga sejajar dengan tengah bahu   Jauhkan tulang belikat ke belakang dan dada depan   Jaga lutut lurus. sebaiknya dengan menggeser tubuh ke sisi depan kursi. atau miring ke samping. gunakan satu tangan untuk menahan tubuh posisi duduk dan dua kaki diayunkan turun ke sisi tempat tidur.   Pijakan kaki kea rah yang sama. 3. Panggul janagan miring ke depan atau belakang. Namun. Perubahan body mekanik pada ibu hamil 1. jangan condong ke depan. Gunakan kedua tangan memegang paha untuk Askeb Kelompok 12 54 . tetapi jangan terkunci   Regangan bagian atas kepala ke langit-langit   Kencangkan perut tarik ke dalam dan ke atas. Miringkan badan ke posisi akan turun. kemudian badan agak dicondongkan ke depan.

Pokoknya. bagian belakang bersandar pada sandaran kursi dengan posisi lurus.   Sebaiknya. 4. Darah mengalir turun kebawah akan sulit atau kurang lancar untuk kembali ke atas   Ibu hamil tidak duduk terlalu lama. Dengan demikian. bisa dengan menepatkan bangku kecil dibawahnya untuk tempat kaki. Mengangkat beban   Dalam mengangkat beban posisinya harus simetris antara tangan kanan dan kiri. Duduklah agak kedepan sehingga bagian bawah belakang kontak dengan sandaran kursinya. akan tersa sakit. saat duduk. untuk berjalan-jalan sebentar. begitupun kaki agak mendorong tubuh ke posisi berdiri. Askeb Kelompok 12 55 . Duduk di kursi / lantai   Posisi duduk yang baik pada orang hamil sama halnya dengan posisi dudukorang yang tidak hamil. Selain itu gunakan otot tangan dan kaki ntuk membantu. Setiap dua jam sekali ambil seling waktu minimal lima menit. otot pun bisa rileks   Kaki sebaiknya harus sampai ke lantai. Angkat satu lutut dengan menjejak di lantai dan letakan tangan diatas paha sebagai tumpuan untuk bangkit ke posisi berdiri. maka menyampinglah ke salah satu sisi. Usahakan duduk serileks mungkin agak tak merasa pegal dan sakit. Lakukan geraka ini seenak mungkin. 5. Caranya gunakan tanagan untuk mendorong tubuh ke posisi duduk menyamping kemudian posisi berdiri diatas kedua lutut. jangan sampai kaki menggantung karena tidak baik untuk sirkulasi darah. Jiak tak sampai.   Bila bangkit dari duduk di lantai.menumpu. Jika tidak.

Sebelum mengangkat benda. Pseudoefedrin. Anti diare Obat diare yang aman digunakan oleh ibu hamil adalah yang mengandung kaolin. tekuk lutut dan pinggul. Penghilang nyeri Obat penghilang nyeri yang aman adalah parasetamol. Dikhawatirkan otot perut pun ikut akan ketarik sehingga menjadi tegang dan menimbulkan kontraksi. defenhidramin dan obat gosok. Obat influenza Yang mengandung guanifenisin. c. dan disertai oralit.  Beriri dengan sikap kaki lebar dekat dengan benda yang sedang dicoba untuk diambil dan jaga pijakan kaki pada tanah  Kencangkan otot perut dan angkat benda dengan menggunakan otot kaki gerakan dengan lutut.3 Menetapkan kebutuhan untuk pengobatan komplikasi ringan Daftar obat yang cukup aman dipakai saat hamil: a.3.  Sebetulnya pada ibu hamil tudak dianjurkan untuk mengangkat beban terlalu berat. pektin. dextrometorfan.jangan mencoba untuk mengangkat benda-benda yang lebih berat dari 20 kg. pastikan pijakan kaki cukup kokoh Untuk mengambail benda yang lebih rendah dari pinggang. jaga punggung tetap lurus. Mengatasi sembelit Obat sembelit yang aman digunakan oleh ibu hamil adalah obat yang mengandung bisakodil dan laktulosa. Anti kembung Askeb Kelompok 12 56 . d. 2. b. Ada beberapa cara mengangkat beban yang benar    Jika harus mengangkat benda. klorfeniramin (CTM). e.

dan kemungkinan akibat meningkatnya kadar progesteron  Konstipasi menyebabkan rasa begah dan penuh serta hilang nafsu makan b. pengaruh hormon relaksin plasenta. Contoh penanganan untuk ibu yang mengalami konstipasi/sembelit: a. lebih baik kita membantu klien untuk konstipasi melalui cara lain y Ingatkan klien untuk tidak mengkonsumsi obat umum untuk mencegah konstipasi.Temuan Pengkajian y y y Adanya rasa begah dan penuh pada abdomen Hilang nafsu makan Perubahan pola eliminasi usus c.Obat kembung yang baik digunakan oleh ibu hamil adalah yang mengandung simetikon. terutama minyak mineral yang akan Askeb Kelompok 12 57 . simetidin. antasid. Implikasi Keperawatan y Kaji nutrisi klien dan pola eliminasi yang mungkin menjadi faktor penyebab y y Anjurkan klien untuk mengosongkan ususnya secara teratur Anjurkan pada klien untuk meningkatkan kandungan serat dalam makanan dengan mengkonsumsi buah dan sayuran dan minum air dalam jumlah lebih dari biasanya setiap hari y Jika klien mengkonsumsi suplemen besi oral. daripada melarang klien mengkonsumsi suplemen tersebut yang berguna untuk menambah simpanan besi. dan ranitidin. Deskripsi  Konstipasi adalah gangguan rasa nyaman yang umum terjadi pada trimester pertama kehamilan  Ini juga merupakan masalah nutrisi yang umum terjadi pada kehamilan  Konstipasi cenderung terjadi pada kehamilan akibat tekanan pada peristaltik usus dari uterus yang terus membesar.

b. seperti kubis atau buncis. 2.mengganggu absorpsi vitamin larut lemak yang diperlukan bagi pertumbuhan janin dan kesehatan ibu y Beri tahu klien untuk menghindari enema karena tindakan ini dapat mencetuskan persalinan Anjurkan klien untuk menghindari obat-obatan yang dijual bebas selama kehamilan kecuali diresepkan oleh dokter y y y Berikan pelunak feses. bukan hanya berat badannya. laksatif ringan dan supositora sesuai instruksi Nasehatkan klien untuk menghindari makanan pembentuk gas. dan dia hamil dengan hanya satu janin. dia akan mendapatkan kenaikan berat badan rata-rata satu pon/minggu selama trimester kedua dan ketiga.3. Peran bidan disini adalah menginformasikan kepada ibu hamil dan pasangannya mengenai cara-cara hubungan seksual yang aman misalnya dengan posisi menyamping sehingga memungkinkan untuk dilakukannya penetrasi dari belakang. mempertimbangkan status gizi dan berat di Askeb Kelompok 12 58 . Jika memiliki berat badan yang rendah ibu hamil tersebut harus mendapatkan kenaikan berat badan lebih dari 1 pon/minggu. Seksual pasangan wanita mungkin enggan untuk melakukan hubungan seksual karena takut mengganggu selaput janin atau mengganggu perkembangan janin. sehingga flatus dapat dikontrol. dia harus makan jumlah makanan dan mempertahankan tingkat aktivitas yang membantu mendapatkannya di tingkat lebih lambat dari 2/3 pon per minggu. Jika dia awalnya kelebihan berat badan. Jika seorang wanita memulai kehamilan pada berat badan yang sehat. Kenaikan berat badannya harus dievaluasi dengan melihat gambaran total.4 Menetapkan kebutuhan untuk konseling spesifik atau anticipatory guidance a. Kebutuhan nutrisi Selama trimester II kebiasaan ibu makan dan minum harus dipantau secara kontinyu.

merokok selama kehamilan mengurangi nafsu makan ibu dan menciptakan perubahan vaskular dalam jaringan plasenta. Tanda-tanda bahaya trimester II Ketika kehamilan memasuki trimester kedua. hal tersebut bayi dapat meningkatkan risiko BBLR. Meskipun jarang terjadi. Ketidaknyamanan selama kehamilan trimester II Selama trimester II. mempengaruhi perkembangan otak.mana dia memulai kehamilan. Keamanan (Safety) Selama 6 bulan terakhir kehamilan. dan penyakit trofoblas gestational dapat didiagnosis pada trimester ini. c. Berdiri untuk waktu yang lama. aborsi spontan. jumlah waktu yang dibutuhkan untuk metabolisme dan mengeluarkan kafein memakan waktu lebih lama sampai 18 jam. dan pilihan makanan dia mengkonsumsi. Paparan terhadap asap rokok akan mempengaruhi perkembangan janin. e. sering buang air kecil dan lesu bisanya berlalu dan tidak mengganggu aktifitas mereka sehari-hari. Mual di pagi hari. ibu hamil biasanya merasa lebih nyaman dengan kehamilannya. d. membatasi konsumsi kafein menjadi hal yang penting. tingkat aktivitas. Perhatian yang lebih selama trimester ini yaitu terhadap penyakit menular. kekhawatiran ibu hamil untuk kehilangan janinnya mulai berkurang. mengangkat benda yang beratnya lebih dari 10 sampai 25 pon dan berkurangnya waktu istirahat menambah risiko tersebut. beberapa perubahan negatif dapat dibatalkan dan berat badan bayi dapat diperbaiki. f. sehingga ada efek kumulatif ketika dikonsumsi terus dalam periode 12 sampai 18 jam. paparan bahaya reproduksi dapat memperlambat pertumbuhan janin. Jika ibu bisa berhenti merokok sebelum trimester ke III. kondisi kerja yang kurang ideal "fisik kerja yang intensif meningkatkan kemungkinan bayi berat lahir rendah dan lahir prematur. kehamilan ektopik.ibu hamil biasanya mengatasi ketidaknyamanannya tersebut berdasarkan informasi Askeb Kelompok 12 59 . Konsumsi obat-obatan Selama trimester II dan III kehamilan. atau menyebabkan kelahiran prematur.

 Rustam Mochtar (1998): Periksa ulang 1x sebulan sampai kehamilan 7 bulan  Manuaba (1998) Trimester I dan II 1) Satu bulan sekali 2) Diambil data tentang laboratorium 3) Pemeriksaan ultrasonografi 4) Nasehat diet tentang 4 sehat 5 sempurna. 2. 24-28 minggu Kunjungan kelima 32 minggu Kunjungan keenam 36 minggu Multipara Kunjungan kedua 14-16 minggu Kunjungan ketiga 24-28 minggu Kunjungan keempat 32 minggu Kunjungan kelima 35 minggu Jadwal kunjungan sesuai dengan perkembangan kehamilan menurut:  WHO (JHPIEGO. Konseling dan anticipatory guidance adalah cara yang terbaik untuk mengatasi atau mengurangi ketidaknyamanan. 2003): Satu kali kunjungan selama trimester kedua (antara minggu 14-28).3. tambahan protein ½ gr/kb BB = satu telur/hari Askeb Kelompok 12 60 .yang diperoleh dari keluarga.5 Menetapkan jadwal kunjungan sesuai dengan tahap perkembangan kehamilan Jadwal Kunjungan Pranatal yang Direkomendasikan Untuk Kehamilan Trimester II Nulipara Kunjungan ketiga 14-16 minggu Kunjungan keempat. teman dan tenaga kesehatan.

Pada spesimen urin 24 jam.5) Observasi adanya penyakit yang dapat mempengaruhi kehamlan. proteinuria didefinisikan sebagai suatu konsentrasi protein 0. 2. Pemeriksaan protein urin dibutuhkan oleh ibu hamil bila dicurigai mengalami preeklampsi ringan atau berat.4. Tingginya kadar protein dalam urin ibu hamil dapat mengindikasikan terjadinya preeklampsi. komplikasi kehamilan 6) Rencana untuk pengobatan penyakitnya. edema dan proteinuria yang timbul karena kehamilan. dan imunisasi TT1. dari hasil pemeriksaan ini kita dapat memberikan asuhan kepada ibu hamil yang ditujukan untuk mencegah timbulnya masalah potensial yaitu terjadinya eklampsi. misalnya pada mola hidatidosa. y Tes kadar gula darah Pemeriksaan ini bertujuan untuk mendiagnosa penyakit diabetes gestasional yaitu suatu intoleransi karbohidrat yang terjadi Askeb Kelompok 12 61 . Preeklampsi ialah penyakit dengan tandatanda hipertensi. Preeklampsia merupakan suatu kondisi spesifik kehamilan dimana hipertensi terjadi setelah minggu ke-20 pada wanita yang sebelumnya memiliki tekanan darah normal (Bobak . 2004). Penyakit ini umumnya terjadi dalam trimester ke-3 kehamilan. menghindari terjadinya komplikasi kehamilan.19/L (> +2 dengan cara dipstik) atau lebih dalam sekurangkurangnya dua kali spesimen urin yang dikumpulkan sekurangkurangnya dengan jarak 6 jam.3 per 24 jam. Tetapi dapat terjadi sebelumnya.1 Menetapkan kebutuhan tes labolatorium Test laboratorium yang mungkin di butuhkan oleh ibu hamil trimester III adalah: y Tes protein urin Proteinuria didefinisikan sebagai konsentrasi protein sebesar 0.4 Mengembangkan Perencanaan Asuhan Yang Komprehensif Selama Trimester III 2.

apabila ada peningkatan atau penurunan atau peningkatan kadar gula darah (hiper atau hipo glikemia). Efek merugikan pada ibu mencakup peningkatan frekuensi hipertensi dan perlunya seksio sesarea. Tidak memiliki riwayat obstetri yang buruk. Memiliki riwayat diabetes gestasional sebelumnya 4. Berat badan sebelum hamil normal.atau pertamakali diketahui saat kehamilan berlangsung dan mengisyaratkan bahwa gangguan ini dipicu oleh kehamilan. Berasal dari kelompok etnik yang prevalensi diabetes gestasionalnya rendah. Adanya glukosuria. Pada golongan risiko tinggi ini lakukan pemeriksaan sesegera mungkin. Yang perlu di waspadai adalah bahwa penyakit ini dapat memeberikan efek pada ibu dan pada janin. 6. Usia kurang dari 25 tahun. Tidak ada anggota keluarga dekat yang mengidap diabetes. Mengalami kegemukan 2. Karakteristik risiko tingggi: 1. 4. pemeriksaan Askeb Kelompok 12 62 . 2. Ada anggota keluarga yang memiliki riwayat diabetes tipe II 3. 5. American diabetes association(1999) menyimpulkan bahwa hiperglikemia puasa berkaitan dengan peningkatan risiko kematian janin selama 4 sampai 8 minggu terakhir gestasi. Pemeriksaan gula darah dapat dilakukan dalam keadaan puasa dan 2 jam post prandial (sesudah makan) atau dapat juga dilakukan pemeriksaan gula darah sewaktu (GDS). Tidak ada riwayat kelainan metabolism glukosa. Apabila diabetes gestasional tidak terdiagnosis. 3. Nilai referensi: Glukosa puasa = 70-110 mg/dl Glukosa 2 jam PP = <140 mg/dl Glukosa sewaktu = <180 mg/dl Pemeriksaan glukosa darah tidak diperlukan secara rutin apabila semua karakteristik berikut ditemukan: 1.

Askeb Kelompok 12 63 . Konsenrtasi paling rendah didapatkan pada trimester ke II. kecuali pada perempuan yang memiliki kadar Hb rendah (< 11. Pada trimester III terjadi sedikit peningkatan Hb. Akibatnya volume plasma bertambah dan sel darah merah (ertirosit) meningkat. y Tes anemia Tes ini dilakukan dengan memeriksa kadar hemoglobin (Hb) ibu hamil untuk mendiagnosa adanya anemia pada kehamilan. tetapi dapat meningkat sampai minggu ke-37. kecuali pada perempuan yang sudah memilikin kadar Hb tinggi (>14. pada titik puncaknya. Ada spekulasi bahwa anemia fisiologik dalam kehamilan bertujuan untuk menurunkan viskositas darah maternal sehingga meningkatkan perfusi plasental dan membantu penghantaran oksigen serta nutrisi ke janin.5 g/dl). Ekspansi volume plasma ini mulai pada minggu ke-6 kehamilan dan mencapai maksimum pada minggu ke-24 kehamilan. Pada trimester I konsentrasi Hb tampak menurun. Volume plasma yang terekspansi menurunkan hematokrit (Ht). Namun peningkatan volume terjadi dalam proporsi yang lebih besar jika dibandingkan dengan peningkatan eritrosit sehingga terjadi penurunan konsentrasi hemoglobin (Hb) akibat hemodilusi. konsentrasi hemoglobin darah (Hb). dan jumlah eritrosit. Suatu penelitian memperlihatkan perubahan konsentrasi Hb sesuai dengan bertambahnya usia kehamilan.darah harus diulang pada minggu ke 24-28 atau setiap saat pasien memperlihatkan upaya yang mengarah ke hiperglikemia. yaitu pada usia kehamilan sekitar 30 minggu. Ekspansi volume plasma merupakan penyebab anemia fisiologik pada kehamilan. tetapi tidak menimbulkan jumlah absolute Hb atau eritrosit dalam sirkulasi.6 g/dl) pada pemeriksaan pertama. Pada kehamilan kebutuhan oksigen lebih tinggi sehingga memicu peningkatan eritopoietin. volume plasma sekitar 40% lebih tinggi pada ibu hamil dibandingkan perempuan yang tidak hamil.

kurang nafsu makan. Askeb Kelompok 12 64 .0 10.2 Menetapkan kebutuhan belajar Hal-hal yang harus dipelajari atau diperhatikan oleh ibu hamil selama masa kehamilan trimester III adalah: a. lamanya waktu partus karena kurang daya dorong rahim. rentan infeksi dan hipoksia akibat anemia dapat menyebabkan shock bahkan kematian ibu saat persalinan. rasa lemah. pendarahan post ± partum. Makan (diet) ibu hamil y Total kalori yang dibutuhkan oleh ibu hamil trimester III adalah 2. letih. menurunnya kebugaran tubuh dan gangguan penyembuhan luka.4. Nilai batas untuk anemia pada perempuan Status kehamilan Hemoglobin (g/dl) 12. Pada ibu Pucat. maka protein akan dimetabolisme untuk menghasilkan energy dan tidak digunakan untuk pertumbuhan dan perkembangan janin. kematian bayi pada usia sangat muda serta cacat bawaan.0 33 32 33 2.DAMPAK ANEMIA a. meskipun tak disertai pendarahan b. Pada janin Abortus. dan apabila asupan kalori tidak adekuat. Kalori dibutuhkan untuk energy.0 Hematokrit (%) 36 Tidak hamil Hamil Trimester I Trimester II Trimester III 11. lahir prematur. Kematian bayi dalam kandungan. 400 Kkal.5 11. pusing. rawan dekompensasi cordis pada penderita dengan Hb kurang dari 4 g ± persen.

y Kategori X Risiko pada janin sudah jelas terbukti dari pada manfaatnya. Salah satu contohnya adalah obat jerawat isotretionoin. namun belum tersedia cukup data tentang efeknya pada wanita hamil. CTM. tetapi belum ada studi pada manusia. pada situasi klinis tertentu. Contohnya adalah multivitamin atau vitamin prenatal. misalnya penisilin. codein y Kategori D Terdapat bikti adanya risiko bagi janin. y Kategori B Studi-studi pada hewan tidak menunjukan adanya risiko pada janin. Contoh: karbamazepin dan fenitoin. sereal. Obat-obatan Pemberian obat pada ibu hamil harus difikirkan efek obat terhadap ibu dan tidak boleh melupakan pengaruh atau efek samping obat pada janin. Zat besi banyak terkandung dalam daging. dan sayuran hijau. Kategori obat pada ibu hamil berdasarkan risiko janin: y Kategori A Yaitu obat-obatan yang selama ini telah banyak dikonsumsi oleh ibu hamil tanpa menunjukan bukti adanya peningkatan kejadian malformasi atau yang membahayakan pada janin baik secara langsung maupun tidak langsung.y kebutuhan zat besi Pada trimester ketiga. parasetamol. kafein. tetapi manfaat diperkirakannya diperkirakan melebihi risiko-risiko tersebut. hati. kacang-kacangan. kebutuhan zat besi naik menjadi 39 mg per hari/BB atau setara dengan sepotong tempe. Beberapa golongan obat ini sering digunakan. yang dapat Askeb Kelompok 12 65 . y Kategori C Efek merugikan terlihat dapa hewan. Salah satu contohnya adalah efedrin. manfaat penggunaan obat tersebut lebih tinggi dibandingkan risikonya. telur. b.

II maupun trimester III. Ketoprofen adalah jenis obat yang umumnya diresepkan untuk mengobati rasa sakit peradangan arthritis yang terkait atau sakit gigi parah yang mengakibatkan radang gusi. Asetaminofen Termasuk kategori obat golongan B. Obat ini tidak direkomendasikan kecuali atas indikasi spesifik karena berkaitan dengan peningkatan kematian per8inatal.II dan III. kelainan susunan saraf pusat. oenurunan berat badan lahir. ketoprofen dan naproksen Ibuprofen merupakan derivat asam propionat yang diperkenalkan banyak negara. Aspirin Aspirin atau asam asetilsalisilat (asetosal) adalah sejenis obat turunan dari salisilat yang sering digunakan sebagai senyawa analgesik (penahan rasa sakit atau nyeri minor). dan anti-inflamasi (peradangan). Efek analgesiknya sama dengan aspirin. Obat ini bersifat analgesik dengan daya antiinflamasi yang tidak terlalu kuat. perdarahan neonatus. Ibuprofen tidak dianjurkan diminum oleh wanita hamil dan menyusui. dan kemungkinan teratogenik. Naproxen bekerja dengan cara menurunkan hormon yang menyebabkan pembengkakan dan rasa nyeri di tubuh. antipiretik (terhadap demam). 3. Termasuk kategori D pada kehamilan trimester I.menyebabkan kardiovaskuler. wajah dan Kategori obat berdasarkan periode kehamilan dan kemampuan menembus plasenta (US FDA) 1. Dapat menembus plasenta. Merupakan obat pilihan untuk nyeri 2. perpanjangan masa kehamilan. pada trimester I. Ibuprofen. Dapat menembus plasenta. Naproksen termasuk dalam golongan antiinflamasi nonsteroid. Askeb Kelompok 12 66 .

obat sedative. Secara umum wanita hamil tidak harus membatasi olah raga. y Hindari pemberian obat polifarmaka. terutama bila pemberian dalam waktu yang lama. Bentuk senam hamil: a Pemanasan Mempersiapkan otot. OAD. atau jamu-jamu tradisional yang belum teruji. Konseling yang diberikan antara lain: y y Hindari pemberian obat pada periode pertama pascakonsepsi Hindari makanan minuman dan zat yang tidak diperlukan oleh janin dalam pertumbuhannya. y c. nefrotoksisitas pada janin dan perdarahan periventrikular. penutupan duktus arteriosus secara premature. Konseling dan pemilihan obat pada ibu hamil Tujuannya adalah untuk menghindari atau mengurangi abnormalitas janin. Ketiga jenis obat ini dapat menembus plasenta. Berdiri atau dalam keadaan duduk bersila Askeb Kelompok 12 67 . misalnya merokok. Aktivitas pada masa kehamilan trimester III o Olahraga saat hamil/senam hamil Berguna untuk membantu sirkulasi darah. Kategori D pada trimester III. jantung dan paru sebelum gerakan selanjutnya. alcohol. Pergunakan pedoman penggunaan obat resmi dan daftar-daftar obat yang aman demikian pula pemberian obat-obat terbatas atau yang tidak diperbolehkan pada ibu hamil. dan membuat nyenyak pada waktu tidur. menambah nafsu makan. obat ini harus digunakan secara hati hati dan dihindari pada trimester III karena berkaitan dengan kejadian oligohidramnion. asalkan tidak mengalami kelelahan atau berisiko cedera bagi diri atau janinnya.Ketiganya termsuk kategori B jika diberikan pada kehamilan trimester I dan II. y Berikan obat yang telah jelas aman dan mempertimbangkan keperluan pengobatan primernya. hipertensi pulmoner pada janin.

kemudian mundur tungkai kanan. kedua lengan diayun ke samping saat tungkai maju. percaya diri dan lebih tenang Tahap gerakan: 1. Berdiri. menguatkan otot-otot.1. Berdiri. Ambil nafas sambil angkat kedua lengan ke atas (2x8 hitungan) 2. tungkai melangkah ke kanan dan tungkai kiri merapat dengan lengan diayun lurus ke depan dan turunkan. patahkan leher ke kiri-ke kana (2x8 hitungan) 4. Askeb Kelompok 12 68 . Meningkatkan kebugaran sehingga ibu hamil tidak cepat lelah. 3. kedua lengan ke atas. Berdiri. tungkai kanan maju diikuti dengan tungkai kiri merapat dengan mendorong lengan lurus ke depan. Kedua tangan di perut samping. 4. langkah ke kiri kembali ke awal (sambil melangkah ayunkan kedua lengan ke atas dan ke bawah) y Latihan penguatan dan peregangan Ditujukan untuk meningkatkan kelancaran sirkulasi darah. mengurangi keluhan nyeri punggung dan memudahkan bayi keluar. Putar bahu bersamaan keduanya (2x8 hitungan) b Latihan inti y Latihan kebugaran Latihan ditujukan untuk memperbaiki kerja jantung. tunduk dan tegakkan kepala (2x8 hitungan) 3. gerakan tungkai sama. 2. Berdiri. langkahkan kaki diikuti kaki kiri. lakukan untuk gerak arah sebaliknya. dan lengan lurus kesamping saat mundur. pembuluh darah dan paru. mengurangi risiko cedera. Kedua tangan di perut samping.

Duduk tegak tangan menyangga di belakang badan tekuk dan luruskan kaki bergantian. kedua siku tangan tidak boleh mengangkat. kepala disamping kanan atau kiri selama 10 menit bergantian. pegang kursi sekuatnya. 7. y Latihan Pernafasan Melatih teknik pernafasan dada dan diafragma. Duduk bersila. 9. kedua kaki ditekuk. 2. tekan kedua lutut dan bungkukkan badan. Posisi tidur telentang. Kaitkan kedua lengan ke depan.1. gerakan naik turun sambil gerakan lutut menekuk-lurus. Posisi sujud. mengurangi Askeb Kelompok 12 69 . dapat mengurangi keluhan nyeri saat persalinan. Duduk tegak. Tidur telentang. 6. Four point knealing. kaki diluruskan. tarik kembali lurus ulangi kanan kiri. Kerutkan pantat lalu angkat setinggitingginya sampai hitungan 6. gerakan naik turun sambil gerakan lutut menekuk-lurus. lakukan bergantian. 5. kepala lurus kedepan sambil tarik nafas dan turunkan kepala. silangkan tungkai. 4. kemudian rotasikan panggul sambil tarik nafas. Lakukan selama 4 kali. lakukan 4 kali 8. kedua tangan di bahu putar ke arah depan. Kaitkan kedua lengan ke belakang. badan lurus. angkat satu tangan lurus. Posisi berdiri dengan sanggahan kursi di depan. Kemudian lakukan posisi jongkok tanpa tumit diangkat dan berdiri lagi. 3. tangan disamping. dada menempel di lantai. Variasikan dengan gerakan kaki ke samping atau memutar. kedua tangan disamping. Duduk bersila. 10.

y Pernafasan Dada Telentang. Askeb Kelompok 12 70 . genggam tangan kerutkan lengan dengan kuat tahan. Pendinginan/ Relaksasi Lengan dan tangan. d.Ulangi dengan frekwensi 8x/menit. kombinasi.Tarik nafas dalam pelan melalui hidung sampai perut mengembung. lutut ditekuk. telentang/miring. lutut ditekuk. Dada: tarik nafas cepat lewat hidung. relaks lengan di samping badan dengan tangan di atas dada.Dapat menggantikan pernafasan perut bila nyeri his kala satu semakin kuat. tangan di atas perut. hembuskan lewat celah bibir. tahan 1-2 detik hembuskan nafas lewat mulut perlahan. lambat kembali 30x/ menit. percepat 60x/mnt. Frekwensi 8x/menit. relaks. pernafasan dada. mengatasi stress. hembuskan nafas cepat dengan mulut terbuka.Tarik nafas pelan dalam melalui hidung. mengatasi nyeri his palsu/his permulaan kala satu. y Pernafasan Cepat Perut: tarik nafas cepat lewat hidung.stress dan pernafasan diafragma/perut. lepaskan. terangkat tahan 1-2 detik. pernafasan cepat. hembuskan cepat dengan mulut terbuka.Mempercepat relaksasi. tangan di dada. kembangkan dada sampai tangan. y Pernafasan Diafragma Telentang. Mulai dengan frekwensi 30x/mnt.Tungkai dan kaki. lengan di samping badan dengan satu tangan di atas perut.

sebaiknya ibu hamil tidur dengan posisi kepala agak tinggi. Pakaian Secara umum direkomendasikan bahwa busana yang digunakan selama hamil seyogyanya nyaman. uterus yang berat biasanya mengganggu keseimbangan wanita hamil dan meningkatkan kemungkinan wanita hamil terpleset dan jatuh di bathtub kamar mandi. telentang/miring. telentang/miring kontraksikan/kencangkan semua otot. kerutkan otot perut dan dasar panggul tahan lalu lepaskan. karena semakin datar. tidak ketat. lepaskan. e. taruhlah bantal di bawah bahu dan kepala untuk menghindari sesak. menjelang akhir kehamilan wanita dianjurkan untuk menggunakan shower. karena tidur siang menguntungkan dan baik untuk kesehatan. g. tahan beberapa detik. f. Taruh juga bantal di bawah kaki untuk menghindari pengumpulan darah di kaki. o Posisi tidur Setelah kehamilan membesar. Karena itu. Mencari tempat hiburan yang sirkulasi udaranya baik. Seluruh tubuh.sambil nafas dada pelan teratur lalu relaks (bayangkan hal menyenangkan). tekananrahim pada paru-paru semakin besar dan bisa membuat sesak. jangan pada tempat yang sesak dan ramai.luruskan kaki (dorsi fleksi). Istirahat dan rekreasi Sebaiknya wanita pekerja harus sering istirahat. berbahan halus dan dapat menyerap keringat. Selama trimester terakhir. Ibu hamil disarankan untuk berbaring ke sebelah kiri dengan lutut agak ditekuk dan diberi bantal diantaranya. Perut dan dasar panggul. dan untuk menjaga kenyamanan Askeb Kelompok 12 71 . Mandi Tidak ada larangan untuk mandi selama hamil atau masa nifas. Meningkatnya massa payudara dapat menyebabkan payudara menggantung dan terasa nyeri. Bila sukar tidur terlentang. Berbaring ke sebelah kiri bertujuan untuk menghindari penekanan pembuluh darah oleh uterus yang membesar. Hindari tidur dengan posisi datar.

Diare Bila sedang hamil. umumnya rawan terkena diare. Perawatan payudara Payudara perlu dipersiapkan sejak sebelum bayi lahir sehingga segera dapat berfungsi dengan baik pada saat diperlukan. karena payudara merupakan sumber air susu ibu (ASI) yang merupakan makan utama bagi bayi. b. pengaruh hormon relaksin plasenta. Untuk sekresi yang mengering pada puting susu. konstipasi menyebabkan rasa begah dan penuh serta hilang nafsu makan. Stocking yang ketat sebaiknya dihindari. h. sensitif.yang biasanya terjadi karena mengkonsumsi makanan yang tidak cocok dengan tubuh. lakukan pembersihan dengan menggunakan campuran gliserin dan alcohol. Pengurutan payudara untuk mengeluarkan sekresi dan mengeluarkan duktus dan duktus dan sinus laktiferus.diindikasikan penggunaan bra yang menopang secara pas. Oleh karena itu payudara harus dirawat dari jauh -jauh hari. Konstipasi Konstipasi adalah gangguan rasa nyaman yang umum terjadi pada kehamilan.3 Menetapkan kebutuhan untuk pengobatan komplikasi ringan Komplikasi ringan yang mungkin terjadi pada kehamilan trimester III adalah: a. Karena payudara menegang. Basuhan lembut setiap hari pada aerola dan puting susu akan dapat mengurangi retak dan lecet pada area tersebut. Perbanyak minum air putih selama diare/mencret agar tidak dehidrasi Askeb Kelompok 12 72 . Ini juga merupakan masalah nutrisi yang umum terjadi pada kehamilan. dan menjadi lebih berat. pada umur kehamilan berapapun.4. Beberapa hal yang dapat anda lakukan bila diare: 1. sebaiknya dilakukan secara hati hati dan benar. 2. maka sebaiknya gunakan penopang payudara yang sesuai. konstipasi cenderung terjadi pada kehamilan akibat tekanan pada peristaltik usus dari uterus yang terus membesar. dan kemungkinan akibat meningkatnya kadar progesterone.

misalnya antara bagian kebidanan dan bagian ilmu kesehatan anak. Minum teh pahit sekali (teh daun yang diseduh dengan air mendidih komposisi 4:1. Makan bubur nasi setiap hari selama sakit agar lebih mudah dicerna oleh tubuh. Rujukan vertikal maksudnya rujukan dan komunikasi antara satu unit ke unit lain yang lebih lengkap. dan diminum hangat-hangat) teh sekali2 boleh dicampur sedikit garam dan gula pasir sedikit (pengganti cairan tubuh yg hilang) 3.4. Cemilan cracker/biskuit agar ada makanan yang masuk sedikit-sedikit meski kadang karena belum sembuh bisa keluar lagi dari tubuh. 5. Selama diare disarankan untuk mengkonsumsi makanan yang mengandung gula misalnya minum sari kurma atau madu agar asupan ibu hamil tetap memiliki energi (tidak terlalu lemas) 4. 2. Definisi Sistem rujukan dalam pelayanan obstetri adalah suatu pelimpahan tanggung jawab timbal balik atas kasus atau masalah kebidanan yang timbul baik secara vertikal maupun horizontal. Tujuan Rujukan y Agar setiap penderita mendapat perawatan dan pertolongan yang sebaik-baiknya y Menjalin kerjasama dengan cara pengiriman pendrota atau bahan laboratorium dari unit yang kurang lengkap ke unit yang lebih lengkap fasilitasnya Askeb Kelompok 12 73 . b.2.4 Menetapkan kebutuhan konsultasi atau rujukan pada tenaga profesional lainnya a. Umpamanya dari rumah sakit kabupaten ke rumah sakit provinsi atau rumah sakit tipe C ke rumah sakit tipe B yang lebih spesialistis fasilitas dan personalianya. Sedangkan horizontal maksudnya konsultasi dan komunikasi antar unit yang ada dalam satu rumah sakit.

Kegiatan rujukan dan pelayanan ini antara lain berupa : a. Askeb Kelompok 12 74 . 2. karena memberikan waktu yang lebih banyak untuk dicerna.y Menjalin pelimpahan pengetahuan dan keterampilan (transfer of knowledge and skill) melalui pendidikan dan latihan antara pusat pendidikan dan daerah. c.5 Menetapkan kebutuhan untuk konseling spesifik atau anticipatory guidance a. kembalikan dan kirimkan lagi kepada unit semula. b. Sebagian besar asupan makanannya harus dikonsumsi di pagi hari. Pengiriman kasus masalah reproduksi manusia lainnya. Kebutuhan nutrisi Kebutuhan gizi perempuan tetap sama selama semester ketiga. bilamana perlu disertai dengan keterangan yang lengkap (surat balasan) d. Jumlah makanan yang ia butuhkan mungkin harus dibagi menjadi sejumlah porsi kecil yang lebih sering. perempuan mendekati akhir kehamilan sering merasa panas dan mengalami gangguan pencernaan dan sembelit. seperti kasus-kasus ginekologi atau kontrasepsi yang memerlukan penanganan spesialis d. Pengiriman orang sakit dari unit kesehatan yang kurang lengkap ke unit kesehatan yang lebih lengkap.4. Pengiriman bahan laboratorium Bila penderita telah sembuh dan hasil laboratorium telah selesai. Preskriptif dan membatasi praktik budaya yang terkait dengan makanan terus melalui trimester ketiga. Rujukan kasus-kasus patologik pada kehamilan. Hal ini sangat berguna untuk memperoleh angka-angka secara regional dan nasional. persalinan dan nifas c. Kegiatan rujukan informasi medis antara lain berupa : y Membahas secara lengkap data-data medis penderita yang dikirim dan advis rehabilitas kepada unit yang mengirim y Menjalin kerjasama sistem pelaporan data-data medis umumnya dan data-data parameter pelayanan kebidanan khususnya terutama mengenai kematian maternal dan perinatal.

c. Selama trimester ketiga. Kebersihan umum (general hygiene) Kegiatan kebersihan umum padaa trimester III sebelum melanjutkan ke tahap persalinan harus lebih ditingkatkan. Dan koitus tidak dibenarkan bila: y y y y Terdapat perdarahan pervaginam Tedapat riwayat abortus yang berulang Ketuban pecah Servix telah membuka d. mungkin perempuan merasa kotor dan lembap. Tanda-tanda bahaya trimester III Tanda-tanda bahaya trimester III ialah terjadinya perdarahan dan pada umumnya adalah perdarahan yang berat. Yang menjadi penyebabnya adalah: y Plasenta previa Hal ini terjadi bila impalantasi plasenta terjadi pada segmen bawah rahin dan menutupi sebagian atau seluruh ostium internum. Aktivitas seksual Selama kehamilan berjalan normal. namun sebaiknya ibu hamil tidak lagi melakukan hubungan seksual selama 14 hari menjelang kelahiran. dan bila tidak mendapatkan penanganan yang cepat bisa mengakibatkan syok yang fatal. ibu hamil mungkin merasa canggung/malas untuk bergerak masuk dan keluar kamar mandi. y Solusio plasenta Adalah terlepasnya sebagian atau seluruh permukaan plasenta dari tempat implantasinya yang normal pada lapisan desidua endometrium sebelum waktunya yakni sebelum bayi lahir. akan tetapi pada trimester ini terjadi peningkatan produksi minyak dan keringat. Askeb Kelompok 12 75 . sehingga menjadi lebih sering mandi. tidak licin) sehingga kemungkinan dia tergelincir dan jatuh di kamar mandi berkurang. Konsumsi obat-obatan Ibu sebaiknya tidak mengkonsumsi jenis obat apapun selama kehamilan kecuali bila ada instruksi dari dokter. e. koitus diperbolehkan sampai akhir kehamilan.b. Pastikan keamanan kamar mandi terjaga (bersih.

semen. 2. Virus masuk kedalam tubuh manusia terutama melalui perantara darh. Sebagian besar (75%) penularan terjadi melalui hubungan seksual. saat persalinan (10-20%) dan pascapersalinan (5- Askeb Kelompok 12 76 . Transmisi HIV dari ibu kepada janin dapat terjadi intrauterine (5-10%). Perjalanan penyakit lambat dan gejala-gejala AIDS rata-rata baru timbul 10 tahun sesudah infeksi pertama. biasanya ibu hamil enggan menggunakan sabuk pengaman karena mereka khawatir dengan menggunakan sabuk pengaman akan menyakiti bayinya. dan secret vagina. padahal hal tersebut sangatlah penting untuk menjaga keselamatan ibu dan janin yang dikandung dari bahaya guncangan-guncangan yang terjadi selama diperjalanan.f. Setelah diawali dengan infeksi akut. seperti misalnya saat ibu bepergian menggunakan kendaraan.4. bahkan bisa lebih lama lagi. Kemudian setelah terjadi penurunan sisitem imun yang berat. Infeksi HIV memberikan gambaran klinik yang tidak spesifik dengan spectrum yang lebar. mulai dari infeksi tanpa gejala (asimtomatik) pada stadium awal sampai pada gejala-gejala yang berat pada stadium lanjut. Keamanan (safety) Ibu hamil trimester III.6 Menetapkan kebutuhan konseling HIV/PMS  Konseling HIV/AIDS Acquired immunodeficiency syndrome (AIDS) adalah sindroma dengan gejala penyakit infeksi oportunistik atau kanker tertentu akibat menurunnya sistem kekebalan tubuh oleh infeksi human immunodeficiency virus (HIV). Transmisi vertical merupakan penyebab tersering infeksi HIV pada bayi dan anak-anak. maka terjadi berbagai infeksi oportunistik dan dapat dikatakan pasien telah masuk pada keadaan AIDS. maka dapat terjadi infeksi kronik asimptomatik selama beberapa tahun disertai replikasi virus secara lambat. keadaan kehamilannya semakin membesar dan keadaan itu membuat ibu kurang nyaman.

perlu diberikan konseling berkelanjutan untuk membantu wanita tersebut secara psikologis. Askeb Kelompok 12 77 . Kelainan yang dapat terjadi pada janin adalah berat badan lahir rendah.1996). atau sakuinavir-samgat efektif untuk menekan kadar RNA HIV (Carpenter dkk. Mencegah penularan vertikal Dua pendekatan utama yang digagas untuk mencegah penularan infeksi HIV dari ibu kepada bayi adalah terapi antiretrovirus dan seksio sesarea. ritonavir. y Terapi antiretrovirus Sejumlah penelitian membuktikan bahwa kombinasi analog nukleosida-zidovudim. Hal ini sebaiknya dilakukan pada awal kehamilan.20%). zalsitabin atau lamivudim yang diberikan bersama dengan suatu inhibitor protease-indinavir. Pada tahun 1999 The Institute Of Medicine (IOM) telah merekomendasikan pemeriksaan HIV untuk semua perempuan hamil dengan sepengetahuan perempuan tersebut. Perkembangan penatalaksanaan selama kehamilan mengikuti kemajuan-kemajuan dalam pengobatan individu nonhamil yang terinfeksi HIV. bayi lahir mati.86 %. Penelitian prevalensi HIV pada ibu hamil di daerah miskin di Jakarta p ada tahun 1999-2001 oleh kharbiati mendapatkan angka prevalensi sebesar 2. dan abortus spontan. parus preterm. Pada pasien terinfeksi HIV yang diberi kemoterapi tripel. Konseling merupakan keharusan bagi wanita positif HIV. disertai dengan hak pasien untuk menolak. Rekomendasi ini juga telah diadopsi oleh American Academi of Pediatric. dan apabila memilih untuk melanjutkan kehamilannya. Tingkat infeksi HIV pada ibu hamil di Negara-negara Asia diperkirakan belum melebihi 3-4 %. angka kelangsungan hidup jangka panjang meningkat dan morbiditas berkurang. American College of Obstetricians and Gynecologis serta United State Public Health Service (USPHS).

Telah banyak bukti menunjukan bahwa keberadaan IMS meningkatkan kemudahan seseorang terkena HIV. virus. Oleh karena itu upaya pengendalian infeksi HIV dapat dilaksanakan dengan melakukan pengendalian IMS. dan sebaliknya tidak semua ISR disebabkan oleh IMS. Berdasarkan penyebabnya. herpes genitalis. y Infeksi iatrogenic yang disebabkan bakteri atau mikroorganisme yang masuk ke saluran reproduksi akibat prosedur medic atau intervensi selama kehamilan. Askeb Kelompok 12 78 .  Konseling PMS/IMS Konseling tentang PMS/IMS sangat penting dilakukan pada ibu hamil yang dicurigai menderita penyakit tersebut yang bertujuan untuk mengurangi AKI dan AKB akibat infeksi. misalnya gonore. Infeksi menular seksual (IMS) adalah infeksi yang disebabkan oleh bakteri. dan infeksi HIV. ISR dapat dibedakan menjadi: y Infeksi menular seksual. atau jamur yang penularannya terutama melalui hubungan seksual dari seseorang yang terinfeksi kepada mitra seksualnya. European Collaborative Study Group (1994) melaporkan bahwa seksio sesarea efektif dapat mengurangi risiko penularan vertikal sekitar 50 %. sifilis. Menyusui Menyusui tidak dianjurkan pada wanita positif HIV karena ASI meningkatkan penularan pada neonatus sekitar 5-15 %. ulkus mole. kondilomata akuminata. trikomoniasis.y Seksio sesarea Dalam sebuah studi retrospektif. Infeksi menular seksual merupakan salah satu penyebab infeksi saluran reproduksi (ISR). sehingga IMS dianggap sebagai kofaktor HIV. misalnya kandidosis vaginalis dan vaginosis bacterial. y Infeksi andogen oleh flora normal komensal yang tumbuh berlebihan. pada waktu partus atau pascapartus dan dapat juga karena kontaminasi instrument.

Konjungtivitis gonokokal (ophtalmia neonatorum) adalah menifestasi tersering dari infeksi perinatal. kecuali pada perempuan yang telah dihsterektomi. Neisseria gonorrhoaea diasosiasikan dengan kelahiran premature. Infeksi pada uretra dapat bersifat simptomatik atau asimptomatik.8 m dan bersifat tahan asam.perdarahan antar masa haid dan menoragia. serviks tampak hiperemis dengan erosi dan secret mukopurulen. cepat mati pada keadaan kering. Askeb Kelompok 12 79 . disuria yang kadang-kadang disertai poliuria. tidak dapat bertahan lama di udara bebas. umumnya ditransmisikan selama proses persalinan.keluhannya antara lain: bertambahnya duh tubuh genital. Pada pemeriksaan. Infeksi gonore selama kehamilan telah diasosiasikan dengan pelvic imflammatory disease (PID).Jenis IMS/ISR 1. korioamnionitis. Daerah yang sering terinfeksi adalah serviks. Gonore pada perempuan kebanyakan asimptomatik sehingga sulit untuk menentukan masa inkubasinya. tapi umunya jarang terjadi tanpa infeksi pada servix. Gonore Gonore adalah semua infeksi yang disebabkan oleh Neisseria Gonorrhoeae yang jika dilihat dibawah mokroskop cahaya tampak sebagai diplokokus berbentuk biji kopi dengan lembar 0. Pada tahap lanjut. dan tidak tahan zat desinfektan. tidak tahan dengan suhu di atas 390 C. dan infeksi pascapersalinan. Infeksi ini sering ditemukan pada trimester pertama sebelum korion berfungsi mengisi desidua dan mengisi kavum uteri.

Dampak pada kehamilan dapat mengakibatkan abortus spontan. biasanya ditularkan melalui hubungan seksual dan sering menyerang traktus urogenitalis bagian bawah baik pada wanita maupum pria. disuria. Askeb Kelompok 12 80 . 3. Organ yang paling sering terinfeksi oleh CT adalah endoserviks. kelahiran premature dan kematian perinatal. Klamidiasis Klamidiasis genital adalalah infeksi yang disebabkan oleh bakteri clamydia trachomatis (CT). Gejala yang dikeluhkan oleh wanita adalah keputihan.Oleh karena itu. gatal. perdarahan.dan nyeri panggul. Trikomoniasis Trikomoniasis merupakan penyakit protozoa yang disebabkan oleh trichomonas vaginalis (TV). Masa inkudasi berkisar antara 1-3 minggu. untuk perempuan hamil dengan risiko tinggi juga dianjurkan untuk melakukan skrining terhadap infeksi CT pada saat kunjungan awal antenatal dan juga pada trimester III kehamilan. Oleh karena itu. 2. Wanita hamil yang terinfeksi oleh CT menunjukan gejala keluarnya secret vagina. untuk perempuan hamil dengan risiko tinggi dianjurkan untuk dilakukan skrining terhadap infeksi gonore pada saat datang pertama kali antenatal dan dilanjutkan pada trimester ke III kehamilan. dan iritasi. Tanda dari infeksi tersebut meliputi duh tubuh vagina (42 %).

endometritis pascapersalinan dan infeksi luka pascaoperasi sesar. 4. Perempuan dengan vaginosis bacterial dapat tanpa gejala atau mempunyai keluhan dengan bau vagina yang khas yaitu amis. dan mycoplasma hominis). BBLR. BBLR. Akantetapi bila ditemukan infeksi TV pada trimester II kehamilan dapat mengakibatkan premature. dan abortus. putih keabu-abuan. kelahiran premature. y y PH vagina >4.bau (50 %). persalinan premature. Sekter vagina berbau amis sebelum atau setelah penambahan KOH 10 % (Whiff test) y Clue sells pada pemeriksaan mikroskopik Askeb Kelompok 12 81 . Bau tersebut disebabkan adanya amin yang menguap bila cairan vagina menjadi basa. korioamnionitis. Vaginosis bacterial telah diasosiasikan dengan gangguan kehamilan termasuk abortus spontan pada kehamilan trimester I dan II.5. Mobiluncus Spp. Diagnosis ditegakan berdasarkan kriteria Amsel yaitu adanya tiga dari empat tanda-tanda berikut: y Cairan vagina homogeny. Kolpitis makularis (strawberry cervix) merupakan tanda klinik yang spesifik pada infeksi ini. Gardnerella Vaginalis. Vaginosis bacterial Vaginosis bacterial adalah syndrome klinik akibat pergantian lactobasillus Spp penghasil H2 O2 yang merupakan flora normal vagina dengan bakteri anaerob dalam konsentrasi tinggi (seperti: bacteroides Spp. Gejala klinik pada perempuan hamil tidak banyak berbeda dengan keadaan tidak hamil.dan melekat pada dinding vagina. dan edema atau eritema (22-27 %). terutama pada waktu/setelah senggama.

6. hingga susunan saraf pusat. 7. Transmisi virus dapat terjadi melalui kontak seksual Askeb Kelompok 12 82 . mulai dari kulit. Tidak ada komplikasi kehamilan yang disebabkan hPV. Sifilis Sifilis merupakan penyakit infeksi sistemik disebabkan oleh troponema pallidum yang dapat mengenai seluruh organ tubuh. Gejala biasanya diawali dengan rasa terbakar dan gatal di daerah lesi yang terjadi beberapa jam sebelum timbulnya lesi. Sifilis biasanya ditularkan melalui kontak seksual dan dapat juga secara vertical pada masa kehamilan.5. mukosa. Terapi dapat dipertimbangkan. terutama pada pasien simptomatik. Herpes genital Herpes Genitalia (HG) merupakan IMS yang disebabkan oleh virus merupakan penyebab ulkus genital tersering. karena lesi dapat menjadi rapuh ketika berproliferasi selama kehamilan dan mengganggu proses persalinan. Genital warts (kutil kelamin) Genital warts juga dikenal sebagai kondilomata akuminata yang disebabkan oleh human papilloma virus (HPV). jantung. Lesi dapat berproliferasi selama kehamilan dan sering mengalami regresi spontan setelah persalinan.

tetapi dapat juga secara vertical dari ibu kepada janin yang dikandungnya. 7-54 % ibu hamil dengan herper genital primer. dapat ditemukan pada: y y y 20-25 % ibu hamil yang menderita sifilis dini. Dampak ISR/IMS pada ibu hamil Dampak IMS pada kehamilan tergantung pada organism penyebab. bayi berat lahir rendah (akibat prematuritas. 30-68 % perempuan hamil dengan gonore. 4-10 % pada ibu hamil yang tidak menderita ISR. 30-50 % perempuan hamil dengan herpes genital primer. 11-15 % pada perempuan dengan trikomoniasis. misalnya kematian janin (abortus spontan atau lahir mati). 2-12 % pada perempuan hamil tanpa IMS/ISR Infeksi kongenital atau perinatal tidak ditemukan pada perempuan hamil tanpa ISR dan dapat ditemukan pada bayi yang dilahirkan oleh: y y y y 40-70 % perempuan hamil dengan infeksi klamidia. atau retargasi pertumbuhan janin dalam rahim). dan infeksi congenital atau perinatal (kebutaan. dan usia kehamilan pada saat perempuan terinfeksi. baik dalam bentuk abortus spontan maupun lahir mati. Hasil konsepsi yang tidak sehat seringkali terjadi akibat IMS. Kematian janin. pneumonia neonatus. lamanya infeksi.dengan pasangan yang telah terinfeksi. Askeb Kelompok 12 83 . BBLR dapat dijumpai pada: y y y y y 10-25 % ibu hamil dengan vaginosis bacterial. dan retardasi mental). 40-70 % perempuan hamil dengan sifilis dini. 30-35 % pada ibu hamil dengan herpes genital primer 15-50 % ibu hamil dengan sifilis dini.

Berdasarkan hasil pemeriksaan didapatkan bahwa TD: 100/70 mmHg. Pasien mengatakan bahwa kehamilannya ini terasa mengganggu aktivitasnya sehari-hari. Askeb Kelompok 12 84 . Dan ibu mengeluh sering pusing pada saat bangun tidur. S: 36. Pada pemeriksaan fisik tidak ditemukan kelainan. R: 20 x/menit. 2003) Selama trimester ketiga (antara minggu 28-36 dan sesudah minggu ke 36) dilakukan dua kali kunjungan. HPHT 07-09-2010.7 Menetapkan jadwal kunjungan sesuai dengan tahap perkembangan kehamilan y Menurut Manuaba: 1) Setiap dua minggu sekali sampai ada tanda persalinan 2) Evaluasi data laboratorium untuk melihat hasil pengobatan 3) Diet 4 sehat 5 sempurna 4) Pemeriksaan USG 5) Imunisasi TT2 6) Observasi adanya penyakit yang menyertai kehamilan.4. N: 72 x/menit. karena pasien mengeluhkan sering mual-muntah terutama di pagi hari dan pada saat mencium bau masakan yang menurutnya menyengat. Ini adalah kehamilannya yang pertama dan tidak pernah mengalami keguguran. 2. komplikasi hamil trimester III 7) Rencana pengobatan 8) Nasehat tentang tanda-tanda melahirkan inpartu. datang ke bidan M tanggal 09-11-2010 dengan tujuan untuk memeriksakan kehamilannya. kemana harus datang y Menurut WHO (JHPIEGO.5.1 Kasus Trimester I Ny. B usia 25 tahun. Ini merupakan kunjungan antenatalnya yang kedua kalinya.2. Ibu mengatakan bahwa tidak ada keluarga yang mempunyai penyakit keturunan.50 C. Sehingga ibu malas untuk makan.5 Contoh Kasus 2.

Askeb Kelompok 12 85 . B : 25 tahun : ibu rumah tangga Suami Tn.  Mengalami pusing pada saat bangun tidur. Pengumpulan Data Subjektif y Anamnesa Identitas Istri Nama Usia Pekerjaan : Ny. M 31 tahun buruh bangunan SMA Pendidikan : SMA Alamat : Pasir hayam RT/RW 02 / 03. kab: Cianjur Keluhan : sering mual-muntah terutama di pagi hari dan pada saat mencium bau masakan yang menurutnya menyengat.Dari kasus diatas apa yang harus dilakukan oleh seorang bidan? Jawab: 1. Dan ibu mengeluh sering pusing pada saat bangun tidur. Sehingga ibu malas untuk makan. persalinan dan nifas yang lalu: tidak ada Kehamilan yang sekarang:  Mengalami mual muntah tapi yang mengganggu aktivitas. kec: Pasir hayam. Riwayat haid:  Menarche : 13 tahun  Lamanya haid : 5-7 hari  Nyeri haid: ada  Haid terakhir : 07-09-2010 Riwayat kehamilan.

Keadaan umum: kompos mentis b. dengan keluhan yang masakan yang menyengat sehingga malas untuk makan.50C c.  Masalah : mual-muntah di pagi hari dan apabila mencium bau :G1P0 A0.Riwayat kesehatan keluarga : Penyakit keturunan: tidak ada Penyakit kronis : tidak ada 2. serta pusing saat bangun tidur. Tanda. Pemeriksaan khusus obtstetri : tidak dilakukan 3. cara mengatasi mual-muntah.tanda vital: y y y y TD: 100/70mmHg N : 72 x /menit R : 20 x/menit S : 36. dan cara mengatasi pusing saat bangun tidur. Askeb Kelompok 12 86 . Pengumpilan data objektif a. Pemeriksaan labolatorium y Darah Golongan darah : B Hb : 10 g/dl e. gravida 9-11 minggu. Assesment  Diagnosa fisiologis. Pemeriksaan umum: y y y y y Kepala Mata Oedema muka Farises: tidak ada Reflex patella : + : tidak ada deformitas : tidak anemis : tidak ada d.  Kebutuhan : konseling mengenai kebutuhan gizi ibu hamil pada trimester I.

(Ibu mengerti dengan apa yang dikatakan oleh bidan). teraba keras. S: 37.  Leopold IV: bagian terbawah belum memasuki pintu atas panggul Askeb Kelompok 12 87 . kurang bundar dan kurang melenting  Leopold II: teraba bagian-bagian kecil disebelah kanan perut ibu.10 C N: 88 x/menit R: 20 x/menit Selain itu setelah dilakukan pemeriksaan leopold di dapatkan:  Leopold I: teraba lunak.4.  Leopold III: bagian terbawah janin masih dapat digoyangkan. Setelah dilakukan pemeriksaan tanda-tanda vital. (Ibu mengerti dan bersedia mengikuti saran bidan)  Memberitahukan jadwal kunjungan selanjutnya.2 Kasus Trimester II Ibu N 25 tahun datang ke bidanpada tanggal 07 November 2010 untuk dilakukan pemeriksaan antenatal. 2. Planning  Memberitahukan keadaan klien yang sebenarnya bahwa keadaanya masih dalam batas normal. Dan memberitahu cara mengatasi mual-muntah di pagi hari serta mualmuntah pada saat mencium bau masakan yang menyengat. dengan HPHT 02 Juni 2010 ibu mengeluh selalu merasa pusing setelah bangun dari duduk dan sering merasa kesemutan.  Memberikan konseling mengenai mobilisasi pada ibu hamil untuk mengurangi pusing pada saat bangun tidur. (Ibu mengerti dengan apa yang dikatakan oleh bidan dan bersedia mengikuti saran bidan). Dan memberitahukan bahwa keluhan yang dirasakan klien adalah keluhan yang fisiologis. usia kehamilan ibu diperkirakan 22 minggu 3 hari.5.  Memberikan konseling tentang nutrisi bagi ibu hamil. yaitu 4 minggu kemudian. Ini merupakan kehamilannya yang kedua dan tidak pernah mengalami keguguran sebelumnya. TD: 110/90 mmHg. (Ibu mengerti).

persalinan dan nifas yang lalu: tidak ada Kehamilan yang sekarang:  Mengalami mual muntah tapi tidak mengganggu aktivitas. dan  Merasa kesemutan pada kaki Riwayat kesehatan keluarga : Penyakit keturunan: tidak ada Askeb Kelompok 12 88 Suami Tn.Terdapat varises di kaki sebelah kiri ibu. A 31 tahun buruh bangunan : Ny. Pengumpulan data subjektif Anamnesa Istri Nama Usia Pekerjaan Alamat Cianjur Keluhan : sering merasa pusing setelah beranjak dari duduk dansering merasa kesemutan. kec: Pasir hayam.  Mengalami pusing. Riwayat haid:  Menarche : 14 tahun  Lamanya haid : 6-7 hari  Nyeri haid: tidak ada  Haid terakhir : 02 juli 2010 Riwayat kehamilan. kab: . N : 25 tahun : ibu rumah tangga : pasir hayam RT/RW 02 / 03. Dari kasus diatas apa yang harus dilakukan oleh seorang bidan? Jawab: 1.

Pengumpilan data objektif a. teraba keras.1 Nadi: 88x /menit Respirasi : 20x/menit c. gravida 22 minggu 3 hari. Askeb Kelompok 12 89 . Pemeriksaan khusus obtstetri DJJ : 140x/menit 3.tanda vital: y y y y Tekanan darah: 110/80mmHg Suhu: 37. Pemeriksaan umum: y y y y Kepala: tidak ada deformitas Mata : tidak anemis Oedema : tidak ada Pemeriksaan leopold Leopold I: teraba lunak. Assessment  Diagnose :G2PIA0. Leopold IV: bagian terbawah belum memasuki pintu atas panggul y y Farises: ada ( kaki kiri ) Reflex patella : + d. kurang bundar dan kurang melenting Leopold II: teraba bagian-bagian kecil disebelah kanan perut ibu. janin tunggal. Tanda. Keadaan umum: kompos mentis b. hidup.Penyakit kronis : tidak ada 2. Pemeriksaan labolatorium y Darah Golongan darah : A Hb:10g/dl e. intera uterin dengankeluhan fisiologis. Leopold III: bagian terbawah janin masih dapat digoyangkan.

usia 20 tahun datang ke bidan untuk pemeriksaan antenatal.2oC. 4. Dilakukan pemeriksaan dengan hasil TD: 120/80 mmHg. seorang ibu rumah tangga. N: 78 x/menit.5. HPHT 1 April 2010. Hasil pemeriksaan laboratorium yaitu Golongan darah: O dan Hb: 8 g/dl Dari kasus diatas apa yang harus dilakukan oleh seorang bidan ? a. Kasus 1: Ny. usia kehamilannya diperkirakan berusia 31 minggu. 2. Pengumpulan data subjektif Nama: Ny. Planning  Memberitahukan ibu tentang cara ambulasi yang benar untuk mengatasi keluhanya (ibu mengerti dan dapat memperaktekannya).3 Kasus Trimester III 1. S: 36. ibu mengeluh susah buang air besar sejak 3 hari lalu.  Kebutuhan: konseling bagaimana beranjak/ bangun yang benar untuk ibu hamil serta cara mengatasi kesemutan (ambulasi dan body mekanik). cepat lelah dan merasa pusing jika duduk atau berdiri terlalu lama. A. R: 21 x/menit. Cianjur Keluhan: susah buang air besar dan lemas Riwayat haid:  Menarche: usia 13 tahun  Siklus: 28 hari  Lamanya haid: 7 hari  Nyeri haid : ada  Haid terakhir: 1 April 2010 Askeb Kelompok 12 90 . Ini merupakan kehamilannya yang pertama dan tidak pernah mengalami keguguran sebelumnya. A Usia: 20 tahun Pekerjaan: ibu rumah tangga Alamat: Agrabinta. Masalah : pusing setelah beranjak dari duduk dan kesemutan.

kurang bundar dan kurang melenting Askeb Kelompok 12 91 .tanda vital: y y y y Tekanan darah: 120/80 mmHg Suhu: 36. Keadaan umum: compos mentis Tanda. kotor. Mata: konjungtiva pucat. persalinan dan nifas yang lalu: tidak ada Kehamilan sekarang: y Mengalami mual muntah pada trimester awal riwayat kesehatan keluarga: y penyakit keturunan: tidak ada b. Lidah : pucat. Pengumpulan data objektif a. Pemeriksaan laboratorium y Darah: Golongan darah: O Hb: 8 g/dl e. b. Oedema: tidak ada Reflex patella: + d. Pemeriksaan khusus obstetric: y Inspeksi:  Muka: terdapat kloasma gravidarum  Dinding abdomen : terdapat linea nigra  Tinggi pundus uteri: pertengahan antara proc. Xyphoideus dan pusat y Palpasi:  Payudara: teraba lebih menegang  Leopold I: teraba lunak.2 oC Nadi: 78 x/menit Respirasi: 21 x/menit c.Riwayat kehamilan. Pemeriksaan umum yang dipandang perlu: y y y y y Kepala: tidak ada deformitas atau benjolan.

teraba keras. HPHT 7 April 2010. Kasus 2 Ny. Planning  Memberitahukan keadaan ibu yang sebenarnya.  Leopold III: bagian terbawah janin masih dapat digoyangkan. Dari kasus diatas apa yang harus dilakukan oleh seorang bidan ? Askeb Kelompok 12 92 . Ibu mengerti. Leopold II: teraba bagian-bagian kecil disebelah kanan perut ibu.  Memberitahukan ibu jadwal kunjungan yang selanjutnya. seorang ibu rumah tangga. usia kehamilannya diperkirakan berusia 30 minggu. 2.  Leopold IV: bagian terbawah belum memasuki pintu atas panggul. Ibu mengeluh sering sakit kepala. janin tunggal hidup intra uterin dengan anemia ringan  Masalah potensial: anemia berat  Tindakan segera: pemberian tablet penambah darah d. Ibu bersedia. y Auskultasi:  DJJ: 130 x/menit  Bising usus ibu: 8 x/menit c. Assesment  Diagnose : G1P0 A0. gravid 31 minggu. Ibu mengerti. Ibu dapat memahami penjelasan yang diberikan. Ibu mengerti dengan penjelasan yang diberikan bahwa ibu mengalami sembelit yang biasa terjadi pada trimester III dan anemia sedang. B.  Menyarankan ibu untuk banyak mengkonsumsi makanan berserat seperti buah dan sayuran. Ini merupakan kehamilannya yang pertama dan tidak pernah mengalami keguguran sebelumnya. usia 18 tahun datang ke bidan untuk memeriksakan kehamilannya.  Memberikan ibu tablet Fe untuk meningkatkan Hb ibu.  Menyarankan ibu untuk banyak beristirahat.

2oC Nadi: 78 x/menit Respirasi: 21 x/menit c. Pengumpulan data subjektif Nama: Ny.tanda vital: y y y y Tekanan darah: 140/90mmHg Suhu: 36.1. sakit kepala yang hebat dan mata berkunang-kunang Riwayat haid:  Menarche: usia 13 tahun  Siklus: 28 hari  Lamanya haid: 7 hari  Nyeri haid : ada  Haid terakhir: 7 april 2010 Riwayat kehamilan. 2. Mata: konjungtiva merah muda 93 . Cianjur Pekerjaan: ibu rumah tangga Keluhan. Pemeriksaan umum yang dipandang perlu: y y Askeb Kelompok 12 Kepala: tidak ada deformitas atau benjolan. B Usia: 18 tahun Alamat: Cidaun. Pengumpulan data objektif a. b. Keadaan umum: compos mentis Tanda. persalinan dan nifas yang lalu: tidak ada Kehamilan sekarang: y Mengalami mual muntah pada trimester awal riwayat kesehatan keluarga: y penyakit keturunan: keluarga memiliki riwayat hypertensi.

y y

Oedema: + di tangan dan di tungkai Reflex patella: +

d. Pemeriksaan laboratorium
y

Darah: Golongan darah: O Hb: 11 g/dl
y

urin Protein urin: +

e. Pemeriksaan khusus obstetric:
y

Inspeksi: 
Muka: terdapat kloasma gravidarum  Dinding abdomen : terdapat linea nigra  Tinggi

pundus

uteri:

pertengahan

antara

proc.

Xyphoideus dan pusat
y

Palpasi: 
Payudara: teraba lebih menegang  Leopold I: teraba lunak, kurang bundar dan kurang

melenting 
Leopold II: teraba ada tahanan, keras seperti papan

disebelah kanan perut ibu. 
Leopold

III: bagian terbawah

janin

masih

dapat

digoyangkan, teraba keras. 
Leopold IV: bagian terbawah belum memasuki pintu atas

panggul.

y

Auskultasi: 
DJJ: 130 x/menit  Bising usus ibu: 24 x/menit

3. Assesment 
Diagnosa : G1P0 A0, gravid 30 minggu, janin hidup tunggal intrauterine

dengan preeklampsi ringan. 
Masalah potensial : preeklampsi berat Askeb Kelompok 12 94

 Kebutuhan : konseling tentang nutrisi dan pemantauan tekanan darah

4. Planning 
Menjelaskan keadaan ibu yang sebenarnya bahwa ibu mengalami

preeklampsi ringan. Ibu dapat memahami. 
Menelaskan kemungkinan masalah potensial yang dapat terjadi dan

tanda-tandanya. Ibu dapat memahami penjelasan yang diberikan. 
Memberikan konseling tentang nutrisi bagi ibu hamil dan diet rendah

garam. Ibu memahami penjelasan. 
Memberikan konseling tentang mobilisasi pada ibu untuk mengurangi

pusing dan sakit kepala. Ibu mengerti. 
Melakukan pemantauan tekanan darah ibu. Ibu bersedia.  Memberitahukan jadwal kunjungan ibu yang selanjutnya. Ibu

mengerti.

Askeb Kelompok 12

95

BAB III KESIMPULAN Kehamilan adalah masa di mana seorang wanita membawa embrio atau fetus di dalam tubuhnya, masa ini merupakan masa yang paling penting dalam kehidupan seorang wanita karena terjadi banyak perubahan baik secara fisik maupun psikologi. Tugas seorang bidan adalah memberikan asuhan yang komprehensif atau asuhan yang menyeluruh pada ibu hamil yang dimulai dari trimester I, trimester II dan trimester III, memahami segala kebutuhannya dan mengantisipasi bahaya yang mungkin terjadi selama kehamilan tersebut agar dalam proses menjalani kehamilannya ibu tidak mengalami penyulit-penyulit yang dapat mengganggu perkembangan janin. Selain itu bidan harus memberikan jadwal kunjungan pada ibu, agar asuhan yang diberikan komprehensif dan berkesinambungan. Sehingga keadaan dan perkembangan ibu serta janinnya dapat terpantau dan dapat mendeteksi secara dini kemungkinan bahaya yang akan terjadi di setiap trimesternya. Dan bidan harus mampu memberikan pendidikan kepada ibu saat kehamilan berlangsung, yang meliputi:  Pendidikan mengenai nutrisi ibu hamil  Pendidikan mengenai sekualitas ibu hamil  Kebutuhan istirahat  Ketidaknyamanan di setiap trimester  Personal hygiene  Tanda bahaya di setiap trimester.

Askeb Kelompok 12

96

Women¶s Health During The Childbearing Years.. Jakarta: Edsa Mahkota Indriarti. M.com/2009/05/mengembangkan-perencanaan-asuhan.pdf Askeb Kelompok 12 97 . Jakarta: EGC Depkes RI. Yogyakarta: Cemerlang Publishing Matteson.org/wiki/Asam_folat http://ucin-rastafara. Hanny dan Amiruddin Aam. 2008. Miriam. Direktorat Jenderal Pelayanan Medik Fitrianingsih.pkmi-online. Lebih Jauh Tentang Kehamilan. Tips Serdas Dalam Kehamikan. dkk.P Budi. 2007.com/pregnancy-mainmenu-39/216-pentingnya-asam-folat. USA: Mosby Ronosulistyo. Senam Hamil & Ballita.DAFTAR PUSTAKA A. Buku Pintar Kehamilan.I.Novaria & T. FARMAKOLOGI Obat-obat Dalam Praktek Kebidanan.com/kesehatan/54-10-makanan-kaya-asam-folat-untuk-tubuh-kita. Peggy Sherblom.bayisehat. 2001. Bandung: Khazanah Intelektual Stoppard. Obstetri Williams edisi 21. 2003.html http://wongapik.wordpress.com/2009/04/04/askeb-ancpemeriksaan-kehamilan/ http://id. Magelang: Pustaka Horizone http://ayurai.html http://www.T.blogspot. 2006.wikipedia. Yogyakarta: Mulia Medika Hadi.html http://www. 2009. Endang Susilowati.com/download/ASUHAN%20ANTENATAL. Yogyakarta: Oryza Cunningham. Dwi dan Akhsin Zulkoni. 2006. Standar Asuhan Kebidanan Bagi Bidan Di Rumah Sakit Dan Puskesmas . Jakarta: Direktorat Keperawatan & Teknisian Medik. Kehamilan yang Didamba. 2006. 2007. Gary.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful