P. 1
PENYERBUKAN PADA BUNGA

PENYERBUKAN PADA BUNGA

|Views: 4,900|Likes:
Published by Yusuf Eko

More info:

Published by: Yusuf Eko on Mar 05, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/03/2013

pdf

text

original

PENYERBUKAN PADA BUNGA

Diposkan oleh MazGuru 30 Juni, 2009
• •

Pengangkutan serbuk sari (pollen) dari kepala sari ke putik peristiwa jatuhnya serbuk sari di atas kepala putik

Penyerbukan di Alam Pola variasi genetik di alam sangat ditentukan oleh mekanisme penyerbukan pada tanaman (Bawa dan Hadley, 1990; Griffin dan Sedgley, 1989). Dalam hal ini, adalah sangat penting untuk memahami fungsi tanaman sebagai bagian dari populasi – terutama dalam konteks spesies yang biotically pollinated – sebagai suatu sistem ekologis yang lebih kompleks. Maksud dari manajemen polinasi/penyerbukan (pollination management) adalah untuk memastikan bahwa transfer tepung sari dari genotip yang dibutuhkan telah mencukupi untuk dapat memproduksi biji dalam kualitas dan kuantitas yang optimal. Macam penyerbukan di alam 1. Penyerbukan tertutup (kleistogami) Terjadi jika putik diserbuki oleh serbuk sari dari bunga yang sama. Dapat ddisebabkan oleh :
• •

Putik dan serbuk sari masak sebelum terjadinya anthesis (bunga mekar) Konstruksi bunga menghalangi terjadinya penyerbukan silang (dari luar), misalnya pada bunga dengan kelopak besar dan menutup. Contoh : familia Papilionaceae

2. Penyerbukan terbuka (kasmogami) Terjadi jika putik diserbuki oleh serbuk sari dari bunga yang berbeda. Hal ini dapat terjadi jika putik dan serbuk sari masak setelah terjadinya anthesis (bunga mekar) Beberapa tipe penyerbukan terbuka yang mungkin terjadi :
• • • •

Autogamie: putik diserbuki oleh serbuk sari dari bunga yang sama Geitonogamie: putik diserbuki oleh serbuk sari dari bunga yg berbeda, dalam pohon yg sama Allogamie (Silang): putik diserbuki oleh serbuk sari dari tanaman lain yg sejenis Xenogamie (asing): putik diserbuki oleh serbuk sari dari tanaman lain yg tidak sejenis

Beberapa tipe bunga yang memungkinkan terjadinya penyerbukan terbuka : a). Dikogami Putik dan benang sari masak dalam waktu yang tidak bersamaan.

c). Contoh agen abiotik : angin. yang dikondisikan oleh lingkungan menjelang dan selama anthesis. burung • Agen Abiotik Penyerbukan dengan bantuan agen abiotik biasa terjadi di daerah temperate. Contoh agen biotik : serangga. proses penyerbukan merupakan resultan dari serangkaian interaksi yang telah terbentuk antara tanaman berbunga dan pollinatornya. Tipe bunga yang penyerbukannya membutuhkan bantuan agen pembantu penyerbukan (pollinator). pengunjung bunga (flower visitor) dapat diduga sebagai agen pembantu penyerbukan (pollinator) jika organisme tersebut dapat memastikan terjadinya . Misal Panili yang memiliki kepala putik yang tertutup selaput (rostellum). Dari jenisnya. agen tersebut dapat dibedakan menjadi : • Agen Biotik Penyerbukan dengan bantuan agen biotik biasanya terjadi di daerah tropis. keberhasilan penyerbukan mensyaratkan adanya kemampuan dari pollinator untuk membangun sejumlah interaksi dengan tanaman berbunga yang dapat mengakibatkan terjadinya transfer tepung sari. air Pada penyerbukan biotik. kelelawar. Menurut Ghazoul (1997). Dengan demikian.• • Protandri : benang sari lebih dahulu masak daripada putik Protogini : putik lebih dahulu masak daripada benang sari b). Herkogami Bunga yang berbentuk sedemikian rupa hingga penyerbukan sendiri tidak dapat terjadi. Heterostili Bunga memiliki tangkai putik (stylus) dan tangkai sari (filamentum) yg tidak sama panjangnya • • tangkai putik pendek (microstylus) dan tangkai sari panjang tangkai putik panjang (macrostylus) dan tangkai sari pendek d). meliputi : • • • • Anemofili (bunga yang penyerbukannya dibantu oleh angin) Entomofili (bunga yang penyerbukannya dibantu oleh serangga) Ornitofili (bunga yang penyerbukannya dibantu oleh burung) Kiropterofili (bunga yang penyerbukannya dibantu oleh kelelawar) Agen pembantu penyerbukan di alam Proses penyerbukan biasanya membutuhkan bantuan agen atau vektor untuk menjamin terjadinya transfer (perpindahan) tepung sari menuju ke kepala putik.

Perantara air disebut hidrogami. b. membuat kontak yang kontinu dengan kepala putik. yang berakibat pada terjadinya transfer tepung sari. Menurut asal serbuk sari. mengunjungi banyak bunga pada banyak pohon dalam satu populasi. tanaman harus membangun sejumlah interaksi dengan agennya untuk menjamin terjadinya kunjungan yang kontinu. c. Alogami (penyerbukan silang) Bila serbuk sari berasal dari bunga pohon lain yang masih satu spesies. c. Penyerbukan dapat terjadi dengan berbagai perantara : a. Autogami (penyerbukan sendiri) Serbuk sarinya berasal dari satu bunga yang sama. Contoh : pada pinus. damar.transfer tepung sari pada kepala putik. 5. Bila terjadi pada saat bunga belum mekar disebut kleistogami. kecil dan kering. Contoh : penyerbukan vanilli di Indonesia. 6. 3. bunga memproduksi atraktan. dapat terjadi bila butir serbuknya amat ringan. ada dalam jumlah yang mencukupi. melakukan aktivitas pada kisaran kondisi cuaca/iklim yang sama dengan saat terjadinya musim bunga. Pada penyerbukan biotik. rumput-rumputan. 4. membawa muatan tepung sari yang mencukupi. Griffin dan Sedgley (1989) mengajukan sejumlah kriteria pollinator efektif yaitu : 1. Contoh : pada tanaman air. penyerbukan dibedakan menjadi 4 : a. Sehubungan dengan keharusannya untuk menarik agen pembantu penyerbukan. Sehubungan dengan itu. Bila serangga ⇒ entomogami burung ⇒ ornitogami siput ⇒ malakogami kelelawar ⇒ kiroptorogami d. . Perantara manusia disebut antropogami. Geitonogami (penyerbukan tetangga) Bila serbuk sari berasal dari bunga lain yang berada dalam satu pohon (satu individu). Perantara hewan disebut zoogami. 2. dengan cara yang dapat mengakibatkan terjadinya penyerbukan. b. Perantara angin disebut anemogami. mengadakan kunjungan yang tetap pada bunga saat tepung sari masak dan putik reseptif.

. Embrio adventif : embrio yang terbentuk berasal dari kandung lembaga..Kadang-kadang terjadi kegagalan penyerbukan dan pada beberapa jenis tumbuhan tidak mungkin terjadi autogami. : Bila bentuk bunga tidak memungkinkan serbuk sari jatuh ke kepala putik. Contoh : kopi. Apomiksis dan amfimiksis dapat terjadi bersamaan. bawang Bombay. Penyebabnya adalah sebagai berikut : a. disebut poliembrioni. Tidak melalui peleburan sperma dan ovum (apomiksis). (protandri). . Apogami b. kina dan kaca piring. Satu inti sperma lain membuahi inti kandung lembaga ⇒ endosperma (makanan cadangan bagi embrio). jagung 2. alat kelamin jantan dan betinanya terpisah Contoh : salak dan melinjo (Gnetum Arremon) : Bila panjang antara tangkai benang sari dan tangkai putik tidak sama dan berbeda jauh. Serbuk sari masak lebih dahulu daripada putiknya . yaitu bagian selain kandung lembaga. hal ini disebabkan karena: 1. Herkogami Proses Penyerbukan dan Pembuahan Butir serbuk/serbuk sari ⇒ menempel pada kepala putik ⇒ membentuk buluh serbuk (2 inti. inti vegetatif dan inti generatif) berjalan ke arah mikropil (pintu kandung lembaga) ⇒ inti generatif membelah ⇒ 2 inti sperma ⇒ sampai di mikropil... : Bila pada satu spesies. jeruk dan mangga. Putik masak lebih dahulu daripada serbuk sari . yaitu : 1. : merupakan embrio yang terbentuk dari sel nuselus. Melalui peleburan sperma dan ovum (amfimiksis) 2. Didesious c. maka akan terbentuk lebih dari satu embrio dalam satu biji. yang dapat dibedakan atas: a. Heterostili d.... Dikogami : Bila waktu masaknya putik dan serbuk sari tidak bersamaan. .(protogini). : embrio terbentuk dari sel telur yang tidak dibuahi. Misalnya : dari sinergid dan antipoda..Contoh : seledri. Embrio pada tumbuhan berbiji tertentu dapat terbentuk karena beberapa sebab. Karena pembuahannya berlangsung dua kali maka pembuahan pada Angiospermae disebut pembuahan ganda. Contoh : vanili b. inti vegetatif mati ⇒ satu inti sperma membuahi sel telur ⇒ embrio. Peristiwa ini sering dijumpai pada nangka..Partenogenesis c.

rumput-rumputan. Geitonogami (penyerbukan tetangga) Bila serbuk sari berasal dari bunga lain yang berada dalam satu pohon (satu individu). Perantara manusia disebut antropogami. Alogami (penyerbukan silang) Bila serbuk sari berasal dari bunga pohon lain yang masih satu spesies. Bila terjadi pada saat bunga belum mekar disebut kleistogami. Autogami (penyerbukan sendiri) Serbuk sarinya berasal dari satu bunga yang sama. damar. Menurut asal serbuk sari. Perantara angin disebut anemogami. inti vegetatif dan inti generatif) berjalan ke arah mikropil (pintu kandung lembaga) inti generatif membelah menjadi 2 inti sperma sampai di mikropil. Penyerbukan dapat terjadi dengan berbagai perantara : a. Contoh : pada pinus. Satu inti sperma lain membuahi inti kandung lembaga menghasilkan endosperma (makanan cadangan bagi embrio).com/exact-sciences/biology/2125714-penyerbukan-dan-prosespenyerbukan/ . Contoh : penyerbukan vanilli di Indonesia. kecil dan kering. Perantara air disebut hidrogami.shvoong. inti vegetatif mati. burung disebut ornitogami. Contoh : pada tanaman air. Proses penyerbukan Butir serbuk/serbuk sari yang jatuh menempel pada kepala putik kemudian membentuk buluh serbuk (2 inti. kelelawar disebut kiroptorogami d. c. satu inti sperma membuahi sel telur menghasilkan embrio. Perantara hewan disebut zoogami. b.Penyerbukan adalah proses jatuhnya serbuk sari ke kepala putik. Bila serangga disebut entomogami. siput disebut malakogami. dapat terjadi bila butir serbuknya amat ringan. Lebih lanjut tentang: Penyerbukan dan proses penyerbukan http://id. c. penyerbukan dibedakan menjadi 4 : a. b.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->