Pengolahan Limbah di PT PUSRI di Palembang Di pengolahan limbah cair juga ada peralatan yang disebut Hydrolizer - Stripper.

Menurutnya, itu merupakan unit peralatan untuk daur ulang limbah cair yang mengandung Amoniak dan Urea dengan konsentrasi tinggi. Limbah tersebut berasal dari pabrik Urea Pusri II, III dan IV, yang mengandung Urea 10.000 ppm dan Amoniak 3.500 mg/l yang dikumpulkan melalui sistem tertutup ke collecting pit pada masing-masing pabrik. Selanjutnya, limbah tersebut melalui sistem perpipaan dipompakan untuk ditampung dalam Buffer Tank. Dari Buffer Tank dipompakan kedalam Hydrolizer Stripper. Dalam unit Hydrolizer akan terjadi proses hidrolisa larutan urea menjadi amoniak dan CO2.

Fuel Cell Satu unit fuel cell ini menghasilkan energi kurang lebih 0,7 volt. Karena itu untuk memenuhi energi satu baterai handphone atau menggerakkan turbin gas dan mesin mobil, dibutuhkan berlapis-lapis unit fuel cell dikumpulkan menjadi satu unit besar yang disebut sebagai fuel cell stack. fuel cell adalah alat konversi energi elektrokimia yang akan mengubah hidrogen dan oksigen menjadi air, secara bersamaan menghasilkan energi listrik dan panas dalam prosesnya. fuel cell merupakan suatu bentuk teknologi sederhana seperti baterai yang dapat diisi bahan bakar untuk mendapatkan energinya kembali, dalam hal ini yang menjadi bahan bakar adalah oksigen dan hidrogen. Karena energi yang diproduksi fuel cell merupakan reaksi kimia pembentukan air, alat konversi energi elektrokimia ini tidak akan menghasilkan efek samping yang berbahaya bagi lingkungan seperti alat konversi energi konvensional (misalnya proses pembakaran pada mesin mobil). Sedangkan dari segi efisiensi energi, penerapan fuel cell pada baterai portable seperti pada handphone atau laptop akan sepuluh kali tahan lebih lama dibandingkan dengan baterai litium. Dan untuk mengisi kembali energi akan lebih cepat karena energi yang digunakan bukan listrik, tetapi bahan bakar berbentuk cair atau gas. Pada satu unit fuel cell terjadi reaksi kimia yang terjadi di anoda dan katoda. Reaksi yang terjadi pada anoda adalah 2 H2 >-- 4 H+ + 4 e-. Sementara reaksi yang terjadi pada katoda adalah 2 + 4 H+ + 4e- >-- 2 H2O. Sehingga keseluruhan reaksi pada fuel cell adalah 2H2 + O2 >-- 2 H2O. Hasil samping reaksi kimia ini adalah aliran elektron yang menghasilkan arus listrik serta energi panas dari reaksi. Satu unit fuel cell ini menghasilkan energi kurang lebih 0,7 volt. Karena itu untuk memenuhi energi satu baterai handphone atau menggerakkan turbin gas dan mesin mobil, dibutuhkan

berlapis-lapis unit fuel cell dikumpulkan menjadi satu unit besar yang disebut sebagai fuel cell stack.

4 Rekomendasi penyelesaian masalah Kombinasi proses Eksternal Membran bioreaktor (MBR) dan Lumpur Aktif telah dikembangkan untuk mengurangi kadar ammonia (N-NH3) serta meningkatkan kualitas effluent dari limbah-limbah industri. Lumpur aktif (activated sludge) adalah proses pertumbuhan mikroba tersuspensi. Proses ini pada dasarnya merupakan pengolahan aerobik yang mengoksidasi material organik menjadi CO2 dan H2O, NH4. dan sel biomassa baru. Proses ini menggunakan udara yang disalurkan melalui pompa blower (diffused) atau melalui aerasi mekanik. Sel mikroba membentuk flok yang akan mengendap di tangki penjernihan. Kemampuan bakteri dalam membentuk flok menentukan keberhasilan pengolahan limbah secara biologi, karena akan memudahkan pemisahan partikel dan air limbah Membran berbasis polyethersulfone telah dikembangkan untuk diaplikasikan sebagai eksternal membrane bioreaktor. Pada proses lumpur aktif (metode konvensional) terdapat beberapa problem yang perlu dilakukan perbaikan demi memaksimalkan hasil pemisahan seperti apa yang diharapkan. Misalnya pada proses lumpur aktif terdapat kolam sedimentasi untuk memisahkan padatan dan cairan pada teknologi konvensional (lumpur aktif) tersebut. Selain itu pemisahan menggunakan metode konvensional dibatasi oleh kondisi hidrodinamik lumpur seperti waktu tinggal lumpur (SRT, sludge retention time), waktu tinggal cairan (HRT, hydraulic retention time) serta laju pembuangan lumpur. Kesederhanaan sistem lumpur aktif juga kurang spesifik dalam memisahkan kontaminan yang diharapkan. Kajian pemisahan ammonia sedikit-demi sedikit dilakukan penelitian lanjutan dan ditemukan solusi pemisahan ammonia dengan menggunakan membrane yang sesuai. Membran berfungsi untuk menggantikan peran kolam sedimentasi untuk memisahkan padatan dan cairan. Membrane bioreaktor memiliki beberapa keuntungan jika dibandingkan dengan proses lumpur aktif. Masing-masing tipe membran memiliki keunggulan. Namun, bioreaktor membran paling disukai dan banyak digunakan pada instalasi pengolahan air limbah. Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor sebagai berikut, MBR memiliki banyak keuntungan bila dibandingkan dengan proses lumpur aktif, diantaranya MBR dapat digunakan untuk konsentrasi lumpur yang tinggi 10 20 g/L, kualitas effluent sangat meningkat, bebas dari padatan tersuspensi, virus, dan bakteri. Berbagai penelitian mengenai pengolahan limbah ammonia menggunakan metode MBR telah dilakukan, Tian dan Liang (2009) dalam penelitiannya menyebutkan bahwa MBR dapat mengurangi kadar ammonia dalam limbah domestiknya hingga 89,4%, mendapatkan efisiensi penyisihan CODMn 35%, serta mampu menyisihkan turbiditas hingga 90% (Tian Jia-yu, 2009). Sedangkan Thamer dan Ahmed (2008) mendapatkan hasil yang lebih baik dengan menyimpulkan bahwa kandungan N-NH3 dalam limbah sintetik yang digunakan berhasil disisihkan hingga 99,8% (Mohammed Thamer,2008) . Yu-Lan dan Shui-Li (2009) melalui penelitiannya dapat menyisihkan kandungan COD sebesar 91%, serta mampu menyisihkan turbiditas 98,8 100% (Wang,2009). 5 Pustaka (sistem numbered)

Mohammed Thamer A, Ahmed H. Birima, et al. evaluation of using membrane bioreactor for treating municipal wastewater at different operating conditions. Desalination. 221 (2008) 502 510 Tian Jia-yu, Heng Liang, Jun Nan, Yan-ling Yang, Shi-jie You, Gui-bai Li, Submerged membrane bioreactor (sMBR) for the treatment of contaminated raw water. Chem. Eng. J. 148 (2009) 296-305. Wang Yu-Lan, Shui-Li Yu, Wen-Xin Shi, Rui-Ling Bao, Qing Zhao, Xing-Tao Zuo. Comparative Performance Between Intermittently Cyclic activated Sludge-Membrane Bioreactor and anoxic/aerobic-membrane bioreactor. Bio. Tech. 100 (2009) 3877-3881. Kader Amr M. Abdeel. A review of membrane bioreactor (MBR) technology and their applications in the wastewater treatment system http://bumiridho.wordpress.com/2008/07/06/bioreaktor-membran/ Katanyon S, M.J. Megat Mohd Nor, J. Ahmad, L.A. Abdul Ghani, H. Nagaoka, H. Aya. Effects of mixed liquor suspended solid concentrations on membrane bioreactor efficiency for treatment of food industry wastewater. Desalination. 167 (2004) 153-158.

Dua Produsen Pupuk Lampaui Target Produksi Sabtu, 02 Januari 2010
PALEMBANG ± Dua produsen pupuk, yakni PT Pupuk Sriwijaya (Pusri) dan PT Pupuk Kaltim (PKT), melaporkan berhasil melampaui target produksi pupuk pada tahun 2009. Produksi Pusri melewati target sebesar 5,5 juta ton sehingga perusahaan itu akan meningkatkan targetnya menjadi enam ton pada tahun ini. Adapun PKT mencetak angka produksi urea tertinggi sebesar 9.949.750 ton atau sekitar 99 persen dari kapasitas produksi terpasang sebesar 2,98 juta ton per tahun karena kebutuhan gas terpenuhi. Direktur Utama Pusri Dadang Heru Kodri di Palembang, Kamis (31/12), menerangkan realisasi produksi urea mencapai 2,026 juta ton atau 101,3 persen dari target, amoniak 1,323 juta ton (101,8 persen), dan pupuk organik sebesar 976 ton atau 162,7 persen dari target. Sementara itu, Dirut PKT Hidayat Nyakman mengatakan produksi urea sebesar 7,3 persen di atas rencana kerja dan anggaran perusahaan (RKAP) sebesar 2.748.600 ton. ´Ini merupakan produksi tertinggi PKT setelah tahun 2005 mencapai angka tertinggi sebesar 2,6 juta ton,´ katanya. Selain urea, PKT mencapai produksi amoniak tertinggi sebesar 1,880 juta ton atau 101,6 persen

mencapai 119.com Content Team Aktivitas domestik dan industri dalam rumah tangga berperan besar dalam proses pencemaran air. Air limbah rumah tangga. dampaknya pun sama dengan mengonsumsi air tercemar. dan mengolah limbah secara bijaksana. logam diserap oleh tumbuhan. (PL/Ant/E-3) Pencemaran Air Oleh: AnneAhira. membahayakan kesehatan. Pemukiman penduduk menjadi penyumbang terbesar limbah rumah tangga yang biasanya berupa air tinja dan air seni. ³Tahun depan kami menargetkan produksi NPK mencapai 200 ribu ton dan akan terus ditingkatkan dari tahun ke tahun untuk mendukung program pemprov menjadikan Kaltim pusat produksi CPO (minyak sawit mentah) di Indonesia. Cara terbaik untuk menanggulangi pencemaran air adalah dengan meminimalisir penggunaan bahan-bahan berbahaya.´ ujar Hidayat. Sumber Air Limbah Air limbah bersumber dari beberapa kelompok sebagai berikut. dan ketika dikonsumsi oleh manusia dalam bentuk sayuran. Pada umumnya. Dalam lingkungan air yang tercemar. dan penggunaan bahan-bahan berbahaya seperti deterjen fosfat. a. aktivitas masyarakat yang rentan menimbulkan pencemaran adalah membuang sampah sembarangan.85 juta ton per tahun. bekas cucian dapur yang mengandung bahan-bahan organik. . atau air bekas mandi dan mencuci yang umumnya mengandung detergen. mengabaikan pengelolaan limbah. bahkan mengakibatkan kematian. sudah seharusnya masyarakat memahami cara menanggulangi pencemaran air yang benar.dari kapasitas terpasang sebesar 1. Sedangkan produksi NPK.641 dari target produksi sebesar 125 ribu ton. air yang tercemar mengandung logam berat yang secara perlahanlahan menumpuk pada organ manusia akan menimbulkan bermacam-macam penyakit. lanjut dia. Secara kasat mata. Oleh karena itu. air tidak bisa dikonsumsi. Pada tingkat pencemaran akut.

logam berat. dan disentri. Sedangkan pada limbah keluarga dan perkantoran. sulfida. Setelah pembusukan. c. yang umumnya menyerupai limbah rumah tangga. Risiko Bahaya Limbah Limbah yang tidak diolah dengan baik akan menimbulkan dampak ekologis yang memengaruhi kesehatan manusia. Industri menengah kecil dan industri keluarga merupakan penyumbang limbah terbesar. sebab pada industri besar biasanya sudah ada pengolahan limbah terpadu. plastik. garam-garam. Senyawa organik dalam air limbah merupakan gabungan nitrogen dan asam amino. lemak. Karakteristik Limbah Kita hendaknya mengenal karakteristik air limbah untuk mengetahui dampaknya terhadap lingkungan. dan sebagainya. dan selulosa. partikel padat bisa berupa sisa-sisa bahan yang tidak terolah atau bahan-bahan pencampur dalam proses pembilasan. Karakteristik bakteriologis Air limbah mengandung bakteri patogen dan amuba coli. Menjadi media penyebaran penyakit. zat pelarut. karbohidrat. c. bercampur dengan lemak. air tersebut bersifat asam. misalnya kolera. tipes. dan sebagainya. sabun. Beberapa karakteristik air limbah adalah sebagai berikut: a. dan bagaimana cara pengolahan yang baik agar tidak membahayakan kehidupan ekologis. Kedua jenis mikroorganisme ini tidak berperan dalam proses pengolahan air limbah. karena secara umum. Air limbah industri. Penyumbang limbah ini adalah kawasan perkantoran. Karakteristik kimiawi Air limbah memiliki sifat basa. mineral. amonia. Karakteristik fisik Secara fisik. b. Beberapa potensi bahaya limbah tak terolah antara lain: a. . styrofoam. Pada limbah industri. Limbah industri timbul sebagai akibat proses produksi yang melibatkan zat-zat berbahaya seperti nitrogen. baik industri skala besar maupun industri menengah kecil dan keluarga. hotel. air tersebut mengandung zat-zat kimia anorganik yang secara alami terdapat dalam air. zat pewarna. yang bercampur dengan zat organik dari penguraian bakteri. Limbah perkantoran. dan tempat-tempat umum lainnya. perdagangan. bahan makanan keluarga. air limbah mengandung partikel-partikel padat. partikel padat bisa berupa sisa-sisa kertas.b. restoran.

Secara singkat bisa dijelaskan bahwa limbah akan diuraikan oleh bakteri aerob. limbah perlu diolah. Mencemarkan air dan lingkungan sehingga mengurangi ketersediaan air bersih. selain dukungan sanitasi yang memadai. Akan tetapi. Jadi. minimal secara sederhana. karena kerusakan ekologis yang disebabkan pencemaran. perlu pengolahan limbah untuk memudahkan alam memproses limbah tersebut secara tuntas. Menjadi tempat perkembangbiakan bakteri patogen yang membahayakan kesehatan. sebelum dibuang. d. bakteri aerob. e. Pencemaran udara akibat bau menyengat. ganggang. Masih diperlukan pengembangan lain dalam teknik pengolahan limbah. b. a. Menjadi sarang nyamuk. Pengolahan Limbah Alam memiliki mekanisme pengolahan limbah secara alami. Namun. karena larva nyamuk berkembang dalam sampah yang membusuk. Kolam Oksidasi Kolam oksidasi bertujuan memproses limbah secara alami dengan memanfaatkan sinar matahari. Mudah-mudahan generasi penerus melanjutkan inovasi-inovasi tersebut untuk menjaga kelestarian lingkungan. pengolahan alami tersebut tidak bisa berlangsung dengan baik. Bakteri tersebut memerlukan oksigen dalam jumlah cukup yang disediakan oleh ganggang. Ganggang mengambil unsur-unsur makanan yang diuraikan oleh bakteri aerob. terutama limbah-limbah dengan kadar polutan tinggi yang tidak cukup diuraikan dengan proses sederhana di atas. Ganggang mengeluarkan oksigen pada proses fotosintesis dengan menggunakan sinar matahari. Oleh karena itu. Setelah beberapa hari.b. Pengenceran Pengenceran ini dimaksudkan untuk memudahkan proses pengendapan dan penguraian karena tingkat paparan yang lebih luas sehingga tingkat konsentrasinya lebih rendah. Beberapa pengolahan limbah sederhana sebagai berikut. Pusri Effluent Treatment . c. cara ini tidak memadai mengingat jumlah penduduk yang semakin bertambah dan volume limbah melebihi batas yang bisa diproses secara alami. dan oksigen. kandungan polutan limbah menurun drastis dan aman dibuang ke lingkungan.

500 mg/l yang dikumpulkan melalui sistem tertutup ke collecting pit pada masing-masing pabrik. Hydrolizer .Latar belakang pelaksanaan Proyek PET adalah : y y Melaksanakan peraturan Pemerintah mengenai ketentuan Baku Mutu Limbah Cair sesuai dengan ketentuan Menteri Negara Lingkungan Hidup serta kesepakatan program kali bersih (PROKASIH) Sungai Musi. yang telah ditandatangani oleh Direksi PT Pusri dengan Pemda Tk. Hasil hidrolisa urea dipisahkan dalam Stripper dengan sistem Steam Sripping. Waste Reduction Program. Limbah tersebut berasal dari pabrik Urea Pusri II. 5 ppm. keluaran dari Stripper berupa off gas dan treated water. Selanjutnya limbah tersebut melalui sistem perpipaan dipompakan untuk ditampung dalam Buffer Tank. Memenuhi persyaratan Bank Dunia dalam pemberian loan bagi proyek restrukturisasi pabrik urea Pusri II Berdasarkan hasil studi akhir (Studi Evaluasi dan Basic Design & Engineering Package) yang dikerjakan bersama-sama konsultan HASKONING dan Tim Proyek PET.1 Sumatera Selatan. maka sistem peralatan dan modifikasi yang dilaksanakan meliputi. Dengan konsentrasi Urea = nil dan Amoniak . Oil Separator. Lumpur yang berasal dari kolam biologi dipompakan ke Thickener untuk diendapkan secara gravitasi. Dalam unit Hydrolizer akan terjadi proses hidrolisa larutan urea menjadi amoniak dan CO2. Sludge Removal Facilities. Hidrolizer-Stripper System. Biological Waste Water Treatment System.Stripper Merupakan unit peralatan untuk daur ulang limbah cair yang mengandung Amoniak dan Urea dengan konsentrasi tinggi.000 ppm dan Amoniak 3. Sludge Removal Facilities Sludge Removal Facilities adalah suatu sistem peralatan yang berfungsi sebagai pemisah dan pengolah lumpur yang berasal dari unit kolam biologi. . Dari Buffer Tank dipompakan ke dalam Hydrolizer Stripper. III dan IV. yang mengandung Urea 10.

Oil Skimmer Pada saluran-saluran kecil didalam pabrik dipasang Oil Skimmer yang berfungsi untuk menangkap minyak. Unit Biological Pond Unit Biological Pond. Pemisahan minyak ini dilakukan untuk menjaga agar konsentrasi minyak yang akan diolah di Hydrolizer Stripper terjaga pada kisaran < 10 ppm. COD. Oil Separator Pada tiap-tiap collecting pit dilengkapi dengan unit pemisah minyak yang bekerja secara kontinue dengan kapasitas olahan 20 M3/jam.Air yang berasal dari thickener dikeluarkan secara overflow. Empat buah kolam merupakan kolam biologi sedang kan dua kolam lainnya merupakan kolam emergency. Kolam biologi ini terdiri dari 6 buah kolam yang dengan ukuran total kolam 25 x 100 meter. sehingga konsentrasi minyak yang akan diolah di unit biologi sudah rendah. merupakan unit pengolah limbah cair yang mengguna. TSS dan Amoniak. sehingga menghasilkan padatan lumpur yang mengandung 40 % dray solid. endapan lumpur dari bagian bawah thickener dikeluarkan dan dikumpulkan dalam reservoir tank dan dipompakan ke filter press untuk dipisahkan airnya dan dipadatkan dengan tekanan 8 Bar. Dari 4 kolam 3 kolam diantaranya masing-masing dilengkapi dengan 2 buah aerator yang berfungsi .kan bakteri untuk menurunkan kadar BOD.

Limbah yang diolah diunit ini. Pusri-III dan Pusri -IV.sebagai pensuplai oksigen. Pusri-III. Dari 3 kolam aerasi tersebut 1 kolam difungsikan secara full aerasi sedangkan 2 kolam aerasi lagi difungsikan secara bergantian. Pusri-IV dan PPU. bekas cucian dan lain sebagainya yang konsentrasi limbahnya rendah. Pusri-II. Hasil olahan langsung dialirkan ke Sungai Musi. Scrubber . dan dioperasikan secara terus menerus selama 24 jam. Hasil olahan berupa Tail gas digunakan sebagai bahan bakar sedangkan gas H2 dan NH3 dikembalikan ke proses untuk dipakai kembali. berasal dari ceceran lantai. Purge Gas Recovery Unit ( PGRU ) PGRU adalah unit pengolah purge gas yang terbuang dari pabrik Amoniak Pusri-II. Kapasitas olah 700 800 m3/jam yang berasal dari Pusri IB.

recovery metan dari IPAL.PENGOLAHAN AIR LIMBAH UNTUK MASA DEPAN LEBIH BAIK Limbah industri adalah sisa buangan atau limbah industri dapat berupa gas dan debu. memanfaatkan limbah (reuse. Mencegah terbentuknya limbah (up of the pipe). Adapun beberapa metode dalam upaya tersebut diantaranya dengan metode ko-komposting atau dengan proses digester anaerob dapat mengurangi emisi Gas Rumah Kaca. cairan atau padatan. industri karet. menghindari pembentukan metan pada IPAL melalui penggantian sistem anaerobik dengan sistem aerobik. Beberapa metode yang pernah diterapkan diantaranya .). industri makanan dan petrokimia. Adapun sisa buangan cair yang dikeluarkan oleh prosesproses dalam industri sering disebut air limbah industri. industri tapioka. recovery) serta mengolah limbah secara benar melalui pendekatan teknologi pengolahan limbah (end of the pipe) merupakan upaya-upaya mitigasi pengurangan Gas Rumah Kaca melalui pengendalian dan pengelolaan pencemaran air limbah industri. recycle. dimana senyawa organik pada air limbah akan terurai menjadi karbondioksida (CO2) dan atau metan (CH4. Keberadaan senyawa organik dalam air limbah pada kolam konvensional merupakan penyebab yang menjadikan air limbah termasuk salah satu sumber penghasil gas rumah kaca yang menjadi sebab utama perubahan iklim global. meminimalkan terbentuknya limbah. Air limbah yang berpotensi menghasilkan emisi metan adalah air limbah yang berasal dari limbah industri antara lain industri kelapa sawit. pabrik gula. Sehingga semakin tinggi tingkat produksi air limbah maka semakin tinggi pula tingkat produksi gas rumah kaca yang berarti mempercepat terjadinya perubahan iklim global. industri nenas.

Air limbah dari industri manufaktur sangat berbeda dengan air limbah dari industri pertanian ataupun industri pertambangan dan migas. Air limbah (waste water) dihasilkan sebagai akibat dari dampak adanya kegiatan/usaha yang memerlukan air untuk proses produksinya. 2008). Limbah adalah sisa suatu usaha dan/atau kegiatan. Kedua air limbah tersebut memiliki potensi untuk menghasilkan metan yang akan memberikan kontribusi terhadap pembentukan gas rumah kaca. 2008). namun ada juga yang dapat dimanfaatkan misalnya land application pada tanaman sawit.85 Tahun 1999 tentang Perubahan PP 18/99 pasal 1 ayat (1). sedangkan menurut ketentuan PP No. Yang dimaksud dengan sisa suatu kegiatan adalah sisa suatu kegiatan dan/atau proses produksi yang antara lain dihasilkan dari kegiatan rumah sakit.ekstraksi metan dan pembangkit energi pada industri tepung tapioka dan penangkapan Metan dan pembakaran (combustion) pada sistem pengolahan efluen anaerobik yang telah ada. Senyawa organik pada air limbah akan terurai menjadi menjadi CO2 dan atau metan. Land application adalah pemanfaatan limbah cair dari industri kelapa sawit untuk digunakan sebagai bahan penyubur atau pemupukan tanaman kelapa sawit dalam areal perkebunanan kelapa sawit itu sendiri (Apriyanto. Adapun pemanfaatan air limbah dapat dilakukan untuk pengolahan berbagai aspek seperti : 1. Kandungan air limbah sangat bervariasi tergantung dari asal kegiatannya. Air limbah domestik lainnya bisa berupa air bekas cucian dari dapur. Senyawa tersebut lebih banyak terdapat pada Pengolahan limbah cair PMKS secara konvesional banyak dilakukan oleh pabrik karena teknik tersebut cukup sederhana dan biayanya lebih murah.18 Tahun 1999 tentang Pengelolaan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun jo PP No. Keberadaan senyawa organik dalam air limbah merupakan penyebab yang menjadikan air limbah termasuk salah satu sumber penghasil gas rumah kaca. Menurut Sigit Hernowo (2003). Berdasarkan sumbernya air limbah dapat dikelompokkan ke dalam dua jenis limbah penghasil utamanya yaitu limbah industri dan limbah domestik. sisa buangan atau limbah industri dapat berupa gas dan debu. Air limbah tersebut lazimnya diolah di dalam Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL). cairan atau padatan dimana sisa buangan cair yang dikeluarkan oleh proses-proses dalam industri sering disebut air limbah industri. . Namun secara garis besar komponen ataupun senyawa yang ada pada air limbah terdiri atas senyawa kimia anorganik dan organik. SUMBER PEMBENTUKAN GAS RUMAH KACA DARI AIR LIMBAH Limbah adalah kotoran atau buangan yang merupakan komponen pencemaran yang terdiri dari zat atau bahan yang tidak mempunyai kegunaan lagi bagi masyarakat (Agustina. industri pertambangan dan kegiatan lainnya. Air bekas cucian dari dapur ini biasanya membawa sisa-sisa makananan yang akan mencemari perairan dan meningkatkan nilai BOD (Biological Oxygen Demand). dkk. Air limbah domestik bisa berupa limbah/kotoran manusia yang biasanya akan terbawa aliran sungai atau tersimpan di dalam septic tank dan akan terurai menjadi metan yang mengemisi ke udara.

2005). Saat ini diperkirakan jumlah limbah cair yang dihasilkan oleh PMKS di Indonesia mencapai 28. Sedangkan pada lahan gambut.000 mg/L menjadi 3000 mg/L dihasilkan juga gas metan ke udara. Dengan pemanfaatan air limbah sebagai aplikasi lahan ini dapat mengurangi jumlah pemakaian pupuk yang diperlukan. Dalam pemanfaatan air limbah untuk aplikasi lahan. Air limbah yang dihasilkannya pada saat belum diolah (inlet) biasanya mengandung BOD yang sangat besar berkisar antara 30. Pada proses pengolahan kelapa sawit untuk memproduksi Crude Palm Oil (CPO) diakomodasi dalam unit Pabrik Kelapa Sawit (PKS) dimana pada proses pengolahannya dihasilkan limbah cair dalam jumlah yang sangat besar. sehingga air limbahnya harus diolah terlebih dahulu sampai memenuhi baku mutu yang sudah ditetapkan sebelum dibuang ke badan sungai. disamping terjadinya penurunan konsentrasi BOD dari 40. Hal ini disebabkan tanaman kelapa sawit memiliki potensi menghasilkan minyak sekitar 7 ton/hektar lebih tinggi dibandingkan dengan kedelai yang hanya 3 ton/hektar. deterjen. jumlah limbah cair yang diproduksi sekitar 18 ton/jam (Rahardjo. industri karet. air limbah kelapa sawit ini tidak bisa dijadikan sebagai aplikasi lahan. industri makanan dan petrokimia. dan kesesuaian agroklimat. Pada umumnya air limbah kelapa sawit yang keluar dari inlet ini dimanfaatkan sebagai aplikasi lahan untuk menambah kesuburan lahan pertanian yang tanahnya bukan merupakan lahan gambut. Air limbah yang sudah memiliki BOD di bawah 3000 mg/L dialirkan melalui pipa-pipa ke areal perkebunan kelapa sawit. Pabrik Kelapa Sawit dengan kapasitas 30 ton tandan Buah Segar (TBS) per jam.8 juta hektar (Heriyadi. pabrik gula. Luas perkebunan kelapa sawit pada tahun 2007 sekitar 6. 2. Indonesia memiliki potensi yang sangat besar dalam pengembangan perkebunan dan industri kelapa sawit karena memiliki potensi cadangan lahan yang cukup luas. SUMBER EMISI GRK DARI PENGELOLAAN AIR LIMBAH INDUSTRI KELAPA SAWIT Perkembangan bisnis dan investasi kelapa sawit dalam beberapa tahun terakhir mengalami pertumbuhan yang sangat pesat. Industri pertanian yang menghasilkan air limbah yang cukup besar adalah industri kelapa sawit. Dalam proses pengolahan air limbah cair kelapa sawit dengan proses anaerob.Air limbah lainnya yang berpotensi menghasilkan emisi metan lainnya adalah air limbah yang berasal dari limbah industri antara lain industri kelapa sawit. 2008). septic tank dan lain-lain.7 juta ton (Isroi.000 mg/L. industri nenas. Karenanya tak heran. ketersediaan tenaga kerja. Air limbah dapat mencemari lingkungan dan merusak ekosistem yang terkena dampaknya. limbah yang keluar dari inlet harus diolah/dialirkan terlebih dahulu ke dalam beberapa kolam penampung untuk mengurangi kadar BOD sampai di bawah 3000 mg/L.000 ± 40. Air limbah hasil pengolahan industri merupakan salah satu sumber penyebab terjadinya pencemaran air selain dari limbah domestik seperti sampah rumah tangga. Di dalam kolam penampung tersebut akan terjadi proses anaerob untuk menurunkan kadar BOD limbah. industri tapioka. 2009). Permintaan atas minyak nabati dan penyediaan biofuel telah mendorong peningkatan permintaan minyak nabati yang bersumber dari crude palm oil (CPO) yang berasal dari kelapa sawit. .

Ide yang dibawa Botte memang menggunakan metode yang tidak baru lagi. Amonia sendiri merupakan sumber terbarukan. Saat ini berdasar idenya. Kelebihan dan Kekurangan Teknologi Fuel Cell Oleh : Thomas Ari Negara A. biologi dan kimia apabila diperlukan. Pengolahan air limbah yang dilakukan hampir sama dengan pengolahan air limbah industri pertanian lainnya yang meliputi pengolahan secara fisik.1. Meski metode yang digunakan masih menggunakan elektrolisa. beberapa riset juga dilakukan di Ohio University dengan cabang-cabang elektrolisa amonia yang lebih spesifik untuk aplikasinya pada kendaraan dan rumah tinggal. Riset yang dihasilkannya merupakan teknologi fuel cell pertama yang menggunakan amonia. Botte berpikir untuk memanfaatkan air limbah. Teknologi yang dinamakan "sel elektrolit amonia" tersebut bisa menghasilkan hidrogen sesuai kebutuhan.Menurut Botte. efisiensi dalam menghasilkan hidrogen juga lebih baik dibandingkan dengan elektrolisa air. setidaknya di Amerika Serikat sebanyak 5 juta ton amonia setiap tahunnya mengalir ke saluran pembuangan dalam bentuk urin manusia ataupun hewan. seorang associate profesor teknik kimia dan biomolekuler di Russ College of Engineering and Technology. Kelebihan A. Artinya. tetapi Botte membawanya selangkah lebih maju. Selain itu dengan menggunakan teknologi tersebut. Menurut Botte. 3 PENGOLAHAN AIR LIMBAH SEBAGAI BAHAN BAKAR Berawal dari seminar teknologi fuel cell yang baru saja diikutinya. mendapatkan ide untuk menghasilkan hidrogen dengan metode elektrolisa air. tetapi alih-alih menggunakan air bersih. Tidak Mengeluarkan Emisi Berbahaya (Zero Emission) . pada saat diperlukan hidrogen langsung bisa dihasilkan. Gerardine Botte.Pabrik kelapa sawit yang lahannya berupa lahan gambut harus mengelola air limbah dengan pengolahan biasa sampai memenuhi baku mutu sebelum dibuang ke badan sungai. energi yang diperlukannya juga hanya sebesar 5% jika dibandingkan elektrolisa air untuk menghasilkan hidrogen. ammonia yang biasanya banyak terdapat dalam air limbah bisa dipisahkan untuk kemudian diubah menjadi hidrogen.

kecuali suara dari beberapa peralatan pendukung seperti pompa. Selain itu. Emisi Pencemar Udara dari Jenis-Jenis Fuel Cell (Bluestein. 2002) Catatan: PEM (Polimer Electrolyte Membrane). gas alam. kipas. CO2 =< 2 ppm. 1 lb (pon) = 0. maka efisiensinya tidak dibatasi oleh batas maksimum temperatur operasional (tidak dibatasi oleh efisiensi siklus Carnot).45 kg). SOFC (Solid Oxide Fuel Cell). dengan kriteria sbb: NOx =< 1 ppm. SO2 =< 1 ppm. Tabel 1. PAFC (Posporic Acid Fuel Cell). dll. Hasilnya. maka sebuah sistem fuel cell dapat dikategorikan zero emission ketika mengeluarkan emisi pencemar udara yang sangat rendah. efisiensi konversi energi pada fuel cell melalui reaksi elektrokimia lebih tinggi dibandingkan efisiensi konversi energi pada mesin kalor (konvensional) yang melalui reaksi pembakaran. sistem ini juga tidak mengeluarkan suara (tidak berisik). Menurut standar yang dikeluarkan United Technologies Corporation (UTC) pada tahun 2002. Efisiensi Tinggi (High efficiency) Oleh sebab fuel cell tidak menggunakan proses pembakaran dalam konversi energi. A.Sebuah sistem fuel cell hanya akan mengeluarkan uap air apabila memakai hidrogen murni.2. dll) maka harus dilakukan uji emisi untuk menentukan apakah sistem tersebut masih dapat dikategorikan zero emission. MCFC (Molten Carbonate Fuel Cell). kompresor. . Tetapi ketika memakai hidrogen hasil dari reforming hidrokarbon/fosil (misal: batu bara.

.4. Reduksi Transformasi Energi Ketika fuel cell digunakan untuk menghasilkan energi listrik maka fuel cell hanya membutuhkan sedikit transformasi energi. Fuel cell yang diaplikasikan untuk menggerakkan motor listrik memiliki jumlah transformasi energi yang sama dengan mesin kalor. dan efisiensi termodinamik dari reaksi elektrokimia lebih baik. Keuntungannya adalah fuel cell hanya memerlukan sedikit waktu pemanasan (warmup time). tetapi transformasi energi pada fuel cell memiliki efisiensi yang lebih tinggi.it.Gambar 1. Cepat Mengikuti Perubahan Pembebanan (Rapid load following) Fuel cell memperlihatkan karakteristik yang baik dalam mengikuti perubahan beban. Bandingkan dengan mesin kalor yang harus mengubah energi kimia menjadi energi panas kemudian menjadi energi mekanik yang akan memutar generator untuk menghasilkan energi listrik.5. 09/10/2006) A.3. Temperatur Operasional Rendah Sistem fuel cell sangat baik diaplikasikan pada industri otomotif yang beroperasi pada temperatur rendah. yaitu dari energi kimia menjadi energi listrik. Sistem Fuel cell yang menggunakan hidrogen murni dan digunakan pada sebagian besar peralatan mekanik (misal: motor listrik) memiliki kemampuan untuk merespon perubahan pembebanan dengan cepat. resiko operasional pada temperatur tinggi dikurangi. A. Perbandingan Efisiensi Fuel Cell dengan Mesin Konvensional (micro-vett. A.

.6.Gambar 2. banyak negara menggunakan teknologi reforming hidrokarbon/fosil untuk memperoleh hidrogen. Untuk mengatasi kesulitan ini. Saat ini proses produksi hidrogen masih sangat mahal dan membutuhkan input energi yang besar (artinya: efisiensi produksi hidrogen masih rendah). Tetapi cara ini hanya digunakan dalam masa transisi untuk menuju produksi hidrogen dari air yang efisien. Gambar-010 Stasiun Pengisian Hidrogen (Stefan Geiger. Selain itu. dimana prosesnya lebih cepat dibandingkan penyetruman baterai. baterai tidak dapat dipasang dalam jumlah besar pada mesin otomotif untuk meningkatkan performance karena akan semakin menambah beban pada kendaraan tersebut. Transformasi Energi Untuk Keluaran Energi Mekanik (micro-vett. Kekurangan B. Tetapi sistem fuel cell harus diisi ulang dengan hidrogen.1.it. 2004) B. Hidrogen Hidrogen sulit untuk diproduksi dan disimpan. 09/10/2006) A. Waktu Pengisian Hidrogen Singkat Sistem fuel cell tidak perlu penyetruman (recharge) layaknya baterai.

campuran senyawa karbon. Berdasarkan survei geologis ahli USA. total cadangan logam platinum di dunia hanya sekitar 100 juta kg (Bruce Tonn and Das Sujit. Untuk itulah diperlukan penelitian untuk menemukan jenis katalisator alternatif yang memiliki kemampuan mirip katalisator dari platinum. Platinum adalah logam yang jarang ditemui dan sangat mahal. diperkirakan teknologi fuel cell berkapasitas 50 kW memerlukan 100 gram platinum sebagai katalisator (DEO. Teknologi Tinggi & Baru . B.2. Sensitif pada Kontaminasi Zat-asing Fuel cell membutuhkan hidrogen murni.5. 2001). masuknya zat-asing tersebut tidak menghalangi konversi energi melalui proses pembakaran. 10/01/2004). pertumbuhan pasar fuel cell rendah. Pada mesin kalor pembakaran dalam (internal combustion engine).3. Neal Elliott. Untuk itu harus didesain sebuah sistem yang dapat menjaga fuel cell tetap berada dalam kondisi temperatur normal operasi. Gambar-011 Tes Mobil Bermesin Fuel Cell pada Kondisi BersaljuB. Tetapi jika temperatur lingkungan terlampau sangat dingin (-10 s/d -20 C) maka air murni yang dihasilkan akan membeku di dalam fuel cell dan kondisi ini akan dapat merusak membran fuel cell (David Keenan. Dan pada saat ini. bebas dari kontaminasi zat-asing. Zat-asing yang meliputi sulfur. dll dapat menonaktifkan katalisator dalam fuel cell dan secara efektif akan menghancurkannya. Pembekuan Selama beroperasi. dan permintaan platinum rendah) maka sebelum tahun 2030 diperkirakan sudah tidak ada lagi logam platinum (Anna Monis Shipley and R. Harga Katalisator Platinum Mahal Fuel cell yang diaplikasikan pada industri otomotif memerlukan katalisator yang berupa Platinum untuk membantu reaksi pembangkitan listrik. 2000). 2004). sistem fuel cell menghasilkan panas yang dapat berguna untuk mencegah pembekuan pada temperatur normal lingkungan. B. Misalkan penerapan teknologi fuel cell berjalan baik (meliputi: penghematan pemakaian platinum pada fuel cell.B.4.

Practical Tomorrow?. Bruce Tonn and Das Sujit. 29/03/2005). Stationary Fuel Cells: Future Promise. Mench. USA. Anna Monis Shipley and R. 2004) Diharapkan dimasa depan dapat dihasilkan sebuah sistem fuel cell yang lebih kompetitif dibandingkan mesin bakar/otomotif konvensional (harga saat ini: $20/kW) dan sistem pembangkit listrik konvensional (harga saat ini: $1000/kW) (Matthew M. Javit Drake. Teknologi baru tersebut akan mampu menghasilkan reduksi biaya. An Assessment of Platinum Availability for Advanced Fuel Cell Vehicles. Neal Elliott.000 mil pada kecepatan 25 mil per jam) dan dalam industri pembangkit listrik minimal harus memiliki umur operasi 40. 10/01/2004. Fuel Cells: Concept Today. 2001. Ketiadaan Infrastruktur Infrastruktur produksi hidrogen yang efektif belum tersedia. Neal Elliott. Washington D. Chao-Yang Wang and Stefan T. B. Gillette Technical Center Needham.000 jam (ekivalen 100.000 jam (Matthew M. Tersedianya teknologi manufaktur dan produksi massal yang handal merupakan kunci penting usaha komersialisasi sistem fuel cell. Dept of Mechanical and Nuclear Engineering.Perlu dikembangkan beberapa material alternatif dan metode konstruksi yang baru sehingga dapat mereduksi biaya pembuatan sistem fuel cell (harga komersial saat ini untuk pembangkit listrik dengan fuel cell ~$4000/kW) (Javit Drake.: Oak Ridge National Laboratory.6. Tenn. 29/03/2005. Mench. Pemeliharaan Jenis Jenis Fuel Cell (Anna Monis Shipley and R. March 2004. Operasional. Penggunaan sistem fuel cell dalam industri otomotif minimal harus memiliki umur operasi 4.. sejalan dengan meningkatnya kehandalan dan umur operasi (lifetime) sistem fuel cell. Thynell. USA. 24/05/2001 David Keenan. Oak Ridge.C. Tabel-007 Biaya Investasi. 24/05/2001). Referensi: Matthew M. An Introduction to Fuel Cells and Related Transport Phenomena. Current Hype. Fuel Cell Companies. . pp: 3 ± 4. Mench. reduksi berat dan ukuran. Pennsylvania State University. Minnesota Futurists Financial Futures SIG. 24/05/2001). American Council for an Energy-Efficient Economy.

Advantages of Fuel Cell Vehicles. Hanya bedanya kendaraan ini mempergunakan bahan bakar hidrogen dalam sistem mesin pembakaran dalamnya. PDA. Stefan Geiger. seperti telepon seluler. South Windsor Conn. Anonim. Bahkan para pengamat banyak memperkirakan tidak sampai lima tahun mendatang baterai dengan bahan bakar gas hidrogen ini akan mulai bersaing dengan baterai-baterai konvensional. 2004. meskipun waktu itu pengembangannya banyak menemui hambatan sampai akhirnya tertinggal dibanding dengan teknologi lain. baik baterai kering maupun baterai isi ulang. Anonim. PADA dasarnya fuel-cell ini adalah baterai yang relatif sederhana dibandingkan jenis baterai lain yang bisa membangkitkan listrik arus searah. bukan untuk membangkitkan listrik penggerak motor listrik.Gema pengembangan baterai yang sangat ramah lingkungan ini. Segi menarik dari sumber tenaga kecil ini antara lain menawarkan bobot yang ringan untuk kebutuhan seperti telepon seluler generasi ketiga. juga dipersiapkan untuk kebutuhan otomotif dan pembangkit listrik.). dari Baterai Portabel sampai Pembangkit Listrik Redaksi Kompas SAMPAI saat ini memang belum ada jenis sumber tenaga listrik yang memiliki rentang pemakaian yang sangat luas seperti sumber energi fuel-cell. Italy and Switzerland ± A Survey of current Developments. Bahkan teknologi pembangkit listrik ini sudah ada sejak lebih dari 150 tahun yang lalu. tetapi bahkan metanol sebagai bahan bakar untuk sumber listrik fuel-cell.: United Technologies Corporation. AS. DaimlerChrysler. 2002. Sampai tahun lalu perusahaan dari Jerman ini sudah memperkenalkan prototipe yang kelima dan pada Necar 5 sudah lebih spesifik. Perusahaan ini bahkan sudah siap mengirimkan pembangkit listrik berkapasitas 200 kW PAFC (Phosphoric Acid Fuel Cell ) pada bulan Juli ini. October 2002. Benefits of the PC 25 Fuel Cell Power Plant. seperti percobaan yang dilakukan perusahaan otomotif raksasa Jerman. produsen otomotif AS General Motor juga melakukan pengembangan yang sama. Joel (Energy and Environmental Analysis. Inc. Perangkat yang sekarang kebanyakan masih dalam bentuk prototipe ini selain belakangan banyak dikembangkan untuk kebutuhan produk elektronik portabel. dan perangkat elektronik kecil lainnya. bahkan Toyota pertengahan bulan lalu mengatakan telah mengembangkan dua kendaraan hibrida fuel-cell bekerja sama dengan pembuat truk Hino Motors. Bluestein. bukan lagi hanya menggunakan hidrogen. notebook. Pembangkit listrik ukuran sedang antara lain dikembangkan Greenvolt Power Corp. Pengembangan dalam dunia otomotif tidak kalah menariknya.United Technologies Corporation. Yang lebih mengagumkan adalah kemampuan menghasilkan listrik yang lebih lama dibandingkan baterai konvensional dengan besar yang sama. Perusahaan lain seperti BMW sepuluh hari lalu juga memperkenalkan kendaraan dengan bahan bakar hidrogen di Los Angeles. . "Fuel-Cell". terutama untuk kebutuhan barangbarang elektronik ringkas. Pembangkit berbobot 30 ton ini mempergunakan bahan bakar gas alam tanpa mempergunakan mesin pembakaran yang selama ini biasa digunakan. yang membahayakan lingkungan. Perusahaan otomotif Jepang. Selain perusahaan Jerman ini. Fuel Cells in Austria. Honda dan Toyota tidak mau ketinggalan. 09/10/2006. 09/10/2006. Fuel Cell: Technology Comparison. Personal Communication.

Bukan saja pemakai tidak perlu terlalu banyak mengubah kebiasaan. bahan bakar hidrokarbon bisa langsung digunakan tanpa harus melalui sebuah "reformer" untuk mengambil unsur hidrogennya saja. seperti yang dilakukan para peneliti Motorola dan Los Alamos National Laboratory di AS. namun variasinya cukup banyak. karena alat ini bukan hanya menambah kompleksitasnya. metanol. Inti kerjanya sangat sederhana. yang harus membawa banyak aki untuk menyimpan listrik. Teknologi yang sekarang tengah diperjuangkan adalah upaya membuat fuel-cell langsung. tetapi juga banyak memakan tempat dan berat. Pendekatan lain dilakukan perusahaan Medis Technologies dari Israel yang bersama kelompok Sagem Group (pembuat telepon seluler Perancis) membangun pabrik yang mampu memproduksi micro fuel cell dalam setahun. dan bisa diperlakukan seperti bensin. juga membutuhkan inverter untuk mengubah arus searah menjadi arus bolak-balik untuk bisa diinterkoneksikan dengan jaringan listrik yang ada. Selain itu membutuhkan konverter untuk mengubah bahan bakar hidrokarbon menjadi gas yang kaya dengan hidrogen. tersedia secara luas." kata Hal Wallace. menghasilkan uap air dan aliran elektron atau listrik. di mana kata "cell" merupakan sebutan bagi pasangan anoda dan katoda (plat positif dan negatif). jauh dari polusi suara yang dihasilkan sistem pembakaran dalam. Maka tidaklah salah jika DaimlerChrysler memilih mengembangkan kendaraan berbahan bakar alternatif ini lebih pada metanol. Kemajuan dalam bidang pembuatan mikrochip juga dimanfaatkan untuk bisa memproduksi fuel-cell mikro berharga murah dan produksi dalam volume tinggi. karena hanya berupa panas dan uang air saja. metanol juga tidak seberbahaya hidrogen. mereka lebih menggunakan nama sesuai nama penemu atau istilah seperti "gas battery". Selain lebih murah. MESKIPUN beberapa pengembang mempergunakan bahan bakar hidrogen murni yang disimpan secara kimiawi dalam sebuah tabung yang kuat. Dalam pengembangannya. Maka dalam dunia otomotif mesin fuel-cell lebih sebagai mesin pembangkit listrik untuk menggerakkan motor listrik. Baterai buatan Medis ini dapat . jaringan pompa bensin dengan mudah bisa digunakan untuk metanol dengan sedikit modifikasi. maka terminologi fuel-cell pada dasarnya berarti satu tipe baterai yang mempergunakan aliran bahan bakar secara tetap untuk bisa menghasilkan listrik. Artinya. apalagi mesin diesel. "Karena fuel-cell dan baterai bekerja secara serupa. meski tanpa melalui sistem pembakaran sebagaimana biasa dikenal selama ini. tanpa harus membangun baru. Istilah fuel-cell tidak dipergunakan pada awal-awal penemuannya. sekalipun mempergunakan prinsip kerja yang sama. dan bahkan bensin-dengan oksigen dari udara bebas. Mesin fuel-cell besar tidak bisa dibuat kecil hanya dengan cara mengecilkan skalanya saja. tidak ada ledakan (kebisingan). Istilah ini berasal dari teknologi baterai. yaitu mempertemukan unsur hidrogen-bisa didapat dari bahan bakar hidrokarbon seperti gas alam. ahli sejarah bidang koleksi kelistrikan pada National Museum of American History yang dihubungi Kompas melalui email. Hanya uniknya mesin ini juga "memakan" bahan bakar. Pembangkit listrik seperti halnya listrik PLN selain memerlukan fuel-cell berkapasitas besar. Membran yang bisa terbuat dari bahan polimer khusus atau cairan elektrolit konduktif ini memungkinkan ion positif melintas dan memblok elektron. Dengan fuel-cell orang cukup mengisi kembali metanol yang habis dan mesin sudah langsung bekerja kembali.Sejak cara pembangkitan listrik terjadi secara kimiawi. demikian pula sebaliknya. mesin ini menjadi sangat senyap. seperti mengisi bensin biasa. Bandingkan cara ini dengan sistem mobil listrik biasa. dengan waktu pengisian bisa semalam suntuk. kebanyakan perancang memilih bahan bakar seperti metanol. Cara langsung yang akan menjadi mesin fuel-cell mikro untuk kebutuhan portabel ini mempergunakan media membran untuk pertukaran proton atau PEM (proton exchange membrane ). Maka istilah fuel-cell sendiri kalau diterjemahkan menjadi sel bahan bakar bisa menimbulkan pengertian yang berbeda. dan gas buang sangat ramah lingkungan. proses ini yang semakin menambah kompleksitas mesin fuel-cell.

. PT Pusri membangun jaringan distribusi dan pemasaran ± berikut sarana dan prasarana pendukungnya hingga menjangkau segenap pelosok Nusantara. serta saat ini pemerintah memutuskan dibentuknya rayonisasi wilayah pemasaran dan distribusi pupuk bersubsidi mulai tahun 2003. perusahaan mengalami perkembangan pesat sepanjang tahun 1972 hingga 1994 dengan dibangunnya beberapa pabrik baru sehingga meningkatkan kapasitas terpasang menjadi 2.26 juta ton urea per tahun. Bermula dengan satu unit pabrik berkapasitas 100 ribu ton urea per tahun. Sumatera Selatan. Dengan bantuan pinjaman Bank Dunia. (awe) Sumber : Kompas (22 Juli 2001) BAB I PENDAHULUAN PT Pupuk Sriwidjaja didirikan pada tanggal 24 Desember 1959 di Palembang. jika kehabisan baterai bisa mempergunakan minuman keras seperti vodka dari sebuah minibas di hotel. Mengiringi pembangunan pabrik-pabrik baru dan bersamaan dengan munculnya sejumlah pabrik pupuk lain di Indonesia. PT Pusri mulai mengubah orientasi produksi ke orientasi pasar.mempergunakan etanol yang sangat bermanfaat bagi mereka yang tengah melakukan perjalanan. Sejak tahun 1979 pemerintah menugaskan PT Pusri untuk melaksanakan distribusi dan pemasaran pupuk bersubsidi ke seluruh wilayah Indonesia hingga dibebaskannya tata niaga pupuk. PT Pusri merupakan pabrik urea pertama di Indonesia.

perusahaan juga memberikan perhatian khusus kepada pembinaan SDM dalam proses alih teknologi untuk menangani pemeliharaan dan pembangunan pabrik pupuk secara swakelola. distribusi dan pemasaran. PT Pusri juga mengembangkan usaha-usaha bernilai tambah tinggi. teknologi proses produksi ACES 21 yang dikenal efisien dan hemat energi ± hasil riset dan pengembangan PT Pusri bekerjasama dengan Toyo Engineering Corporation (TEC) dari Jepang.1 Latar Belakang Di awal berdirinya pabrik-pabrik urea PT Pusri. Banyak tenaga ahli PT Pusri yang dipercaya memberikan bantuan konsultasi dalam berbagai masalah di pabrik-pabrik pupuk di dalam negeri maupun mancanegara. ACES 21 merupakan sebuah inovasi dengan visi berjangkauan jauh ke depan yang menjadikan PT Pusri sebagai produsen pupuk yang memiliki technical know-how dalam pengelolaan dan pemeliharaan pabrik pupuk secara efisien. mendistribusikan dan memasarkan pupuk hasil produksi dari produsen pupuk nasional untuk memenuhi kebutuhan di dalam negeri (pada saat itu Pusri ditunjuk sebagai penyalur tunggal pupuk nasional) . Proyek ini dikenal dengan nama Proyek Sarana Distribusi disingkat PSD. Kombinasi keunggulan di bidang produksi. Sebagai cikal bakal industri pupuk nasional. yaitu jasa-jasa teknologi yang terkait dengan bisnis ini.Di samping membangun kompetensi di bidang distribusi dan pemasaran. PT Pusri merupakan pemasok tenaga-tenaga ahli perpupukan yang handal bagi perusahaan-perusahaan pupuk Indonesia yang didirikan kemudian. Dasar penunjukan Pemerintah kepada PT Pusri disamping untuk kebutuhan Pusri juga guna menyalurkan. Misalnya. 1. SDM dan teknologi menjadikan PT Pusri sebagai pemain terdepan dalam industri pupuk nasional. pemerintah memberikan kepercayaan untuk membangun dan melaksanakan proyek-proyek yang merupakan sarana penunjang guna pendistribusian dan pemasaran pupuk bagi kebutuhan Indonesia.

PT Pupuk Kalimantan Timur Tbk.768 juta dari hasil rekapitalisasi laba ditahan PT Pupuk Kaltim Tbk. 28 tanggal 7 Agustus 1997 ditetapkan bahwa seluruh saham Pemerintah pada industri pupuk PT Pupuk Kujang. Struktur modal PT Pusri diperkuat lagi dengan adanya pengalihan saham Pemerintah sebesar Rp. merupakan Badan Usaha Milik Negara yang bergerak di bidang produksi dan pemasaran pupuk. IV dan V. Secara legal. merupakan produsen pupuk urea pertama di Indonesia. Berdasarkan Peraturan Pemerintah No. Perubahan kedua terjadi berdasarkan Peraturan Pemerintah No. PT Pusri.. 3. PT Pupuk Iskandar Muda.290 juta dialihkan kepemilikannya kepada PT Pupuk Sriwidjaja (Persero).3 Sekilas Profil dalam Waktu . 1. 6 milyar di PT Mega Eltra kepada PT Pusri serta tambahan modal disetor sebesar Rp. 1.829. 20 tahun 1964 yang mengubah statusnya dari Perseroan Terbatas (PT) menjadi Perusahaan Negara (PN). PT Pusri juga mengalami perubahan seiring perkembangan industri pupuk di Indonesia. 20 tahun 1969 dan dengan Akte Notaris Soeleman Ardjasasmita pada bulan Januari 1970. yang lebih dikenal sebagai PT Pusri.634. Perubahan pertama berdasarkan Peraturan Pemerintah No. Sumatera Selatan.Proyek Sarana Distribusi (PSD) kemudian dikenal dengan nama proyek PSD I. Penamaan proyek sejalan dengan perkembangan pabrik pupuk yang dibangun oleh Pusri serta dalam hubungannya dengan pembangunan pabrik pupuk lainnya di Indonesia. PT Pusri telah mengalami dua kali perubahan bentuk badan usaha. Dengan demikian keseluruhan modal disetor dan ditempatkan PT Pusri per 31 Desember 2002 adalah Rp. PT Pusri resmi didirikan berdasarkan Akte Notaris Eliza Pondaag nomor 177 tanggal 24 Desember 1959 dan diumumkan dalam Lembaran Berita Negara Republik Indonesia nomor 46 tanggal 7 Juni 1960. statusnya dikembalikan ke Perseroan Terbatas (PT).III. 728. yang memiliki Kantor Pusat dan Pusat Produksi berkedudukan di Palembang.768 juta. 1. dan PT Petrokimia Gresik sebesar Rp.II.2 Sekilas Bentuk Perusahaan PT Pupuk Sriwidjaja (Persero). Dari aspek permodalan.

yaitu ³ PUSRI IV ´ dengan kapasitas terpasang sebesar 570.000 ton / tahun ).000 ton pertahun.000 ton pertahun sebagai pengganti pabrik Pusri I yang dihentikan operasinya karena usia teknis dan sudah tidak efisien lagi. yaitu ³ PUSRI III ´ dengan kapasitas terpasang sebesar 570. Pusri ditunjuk oleh pemerintah sebagai induk perusahaan. yaitu ³ PUSRI I B ´ dengan kapasitas terpasang sebesar 570.Pusri sebagai perusahaan yang bertanggung jawab dalam pengadaan dan penyaluran seluruh jenis pupuk bersubsidi. pemerintah menetapkan PT. yang dibangun dengan konsep hemat energi dan menggunakan sistem kendali komputer ³Distributed Control System´ yTahun 1979.000 ton pertahun. merupakan pabrik pertama yang dikerjakan sebagian besar oleh ahli-ahli bangsa Indonesia. yTahun 1990 dibangun pabrik pupuk Urea. Pabrik ini mulai berproduksi pada tahun 1994. yPusri didirikan pada tanggal 24 Desember 1959 di Palembang. yTahun 1976 dibangun pabrik pupuk Urea ketiga.Badan Usaha Milik Negara ( BUMN ) dengan pemegang saham tunggal adalah Pemerintah Republik Indonesia. . yPada tahun 1963 beroperasi pabrik pupuk urea pertama yaitu : ´ PUSRI I ´ dengan kapasitas terpasang sebesar 100. dengan kegiatan usaha memproduksi pupuk urea. yTahun 1974 dibangun pabrik pupuk Urea kedua yaitu ³ PUSRI II ³ dengan kapasitas terpasang sebesar 380. yTahun 1977 dibangun pabrik pupuk Urea keempat. yTahun 1997 dibentuk Holding BUMN Pupuk di Indonesia dan PT. baik yang berskala dari produksi dalam negeri maupun import untuk memenuhi kebutuhan program intensifikasi pertanian (Bimas dan Inmas).000 ton pertahun ( sejak tahun 1992 kapasitasnya ditingkatkan / optimasi menjadi 570.000 ton per tahun.

1 Visi perusahaan ´ Menjadi Perusahaan yang berdaya saing tinggi dalam industri pupuk. .70/MPP/2003 tanggal 11 Februari 2003 tentang tata niaga pupuk yang bersifat rayonisasi dan berarti PT Pusri tidak lagi bertanggung jawab untuk pengadaan dan penyediaan pupuk secara nasional tetapi dibagi dalam beberapa rayon. untuk mendukung ketahanan pangan nasional ( swasembada pangan ). Swasta. produk ± produk petrokimia dan jasa ± jasa EPC serta memperdagangkan produk pertanian di pasar nasional dan global dengan memperhatikan aspek mutu secara menyeluruh. Memproduksi dan memasarkan pupuk. tanggal 14 Maret 2001.93/MPP/Kep/3/2001. industri kimia dan agrokimia. BAB II PEMBAHASAN 2. 2. Koperasi) yPada tahun 2003 keluar Kepmen Perindag No. Meningkatkan hasil usaha untuk menunjang kelancaran kegiatan operasional dan pengembangan usaha Perusahaan. distribusi dan perdagangan serta jasa Engineering. baik pupuk yang diproduksi dalam negeri maupun pupuk import yPada tahun 2001 tata niaga pupuk kembali diatur oleh Pemerintah melalui Kepmen Perindag RI No. dimana unit niaga Pusri dan atau produsen melaksanakan penjualan pupuk di lini III (kabupaten) sedangkan dari kabupaten sampai ke tangan petani dilaksanakan oleh distributor (BUMN. Memberikan kontribusi pada pembangunan melalui pengambangan industri pendukung pertanian dan industri kimia berbasis sumber daya alam yang ramah lingkungan.yTanggal 1 Desember 1998. Procurement dan Construction baik di tingkat regional maupun global ³ 2. pemerintah menghapus subsidi dan tata niaga seluruh jenis pupuk. 3.2 Misi perusahaan 1.

Falsafah Perusahaan Falsafah Perusahaan yang dianut oleh PT Pusri bersendikan pada TAQWA serta semboyan ³PUSRI KELUARGA PETANI´ yang dinyatakan dalam ³LIMA PANDANGAN HIDUP´(*) disingkat ³MAPAN´ . 5. 6. yaitu : y y y y y Bekerja merupakan bagian dari ibadah Perusahaan merupakan arena pengabdian kepada bangsa dan negara serta merupakan sumber penghasilan Tahu membawa diri Ambeg Paramaarta atau tahu mendahulukan apa dan mana yang terpenting Berpandangan luas dan konsisten (*) Falsafah warisan H Hasan Kasim ± Dirut PT Pusri (1966-1981) Pandangan dan Sikap Karyawan Untuk itu dalam melaksanakan tugas perlu nilai-nilai yang menjadi landasan agar setiap pengembangan pola pikir. Mengutamakan keselamatan kerja dan kelestarian lingkungan hidup dalam setiap kegiatan usaha. pola sikap serta pola tindak seluruh karyawan/wati perusahaan dalam usaha pengembangan mutu dan produktifitas perusahaan tetap mempunyai pandangan dan sikap. 2.3 Nilai ± nilai perusahaan Dalam melaksanakan maksud dan tujuan sebagaimana tercantum dalam anggaran dasar diperlukannya adanya ³Falsafah Perusahaan´ yang merupakan suatu sikap dan pandangan hidup yang harus dianut oleh seluruh aparat perusahaan dalam mengelola aktivitas perusahaan. Melakukan pengembangan usaha ke hulu untuk mendapatkan sumber bahan baku. Tujuh Butir Nilai Budaya Positif y Pengabdian . Peduli pada masyarakat lingkungan ( community development ).4.

y y y y y y Disiplin Profesional Kerjasama yang terpadu Kepedulian lingkungan Pelayanan yang terbaik Prestasi yang berkualitas Tujuh Etos Kerja Memberikan kepuasan kepada pelanggan dan masyarakat melalui produk dan pelayanan yang bermutu berlandaskan kepada 7 etos kerja. hari esok sudah menanti pekerjaan yang lain ‡ Mengangkat telepon berdering sesegera mungkin 2. yaitu : 1. Responsif ‡ Bertanggung jawab atas hasil pekerjaan yang dihasilkan ‡ Proaktif mencari sumber informasi ‡ Melayani stakeholder dengan penuh tanggung jawab ‡ Bekerja sesuai tanggungjawab baik sebagai individu maupun kelompoknya ‡ Tidak membiarkan telepon berdering lebih dari 3 kali tanpa ada yang menjawab 3. Disiplin ‡ Tepat waktu masuk dan pulang kerja sesuai peraturan ‡ Tepat waktu menyelesaikan pekerjaan yang diberikan ‡ Memanfaatkan waktu istirahat sesuai peruntukannya . khususnya surat dari pihak luar karena mempengaruhi citra perusahaan ‡ Jangan menunda-nunda pekerjaan dengan alasan apapun ‡ Bekerja sesuai rencana kerja / target ‡ Menyelesaikan pekerjaan lebih cepat dari target ‡ Pekerjaan hari ini usahakan selesai hari ini. Bertindak segera ‡ Setiap ada tugas harus dikerjakan segera ‡ Semua surat masuk harus segera dijawab.

media elektronik dan lain-lain ‡ Berani mengusulkan suatu perubahan perbaikan prosedure kerja. 6. lingkungan kerja maupun kerapihan. internet . Kerja Keras ‡ Tidak malas dalam berkerja ‡ Berusaha keras menyelesaikan pekerjaan lebih cepat dari rencana ‡ Berusaha mencapai hasil yang lebih baik ‡ Gesit dan cekatan dalam bekerja 5. bawahan dan teman sejawat. Kreatif ‡ Menciptakan inovasi untuk perubahan yang lebih baik ‡ Berusaha mempelajari hal-hal yang baru ‡ Berusaha mencari & menggali ilmu baik dari buku. media cetak.‡ Bekerja sesuai rencana kerja yang telah ditetapkan atau telah disepakati ‡ Tidak memanfaatkan jam kerja diluar kepentingan perusaha an ‡ Menggunakan seragam kerja sesuai ketentuan ‡ Menggunakan sarana dan prasarana yang ada sesuai peruntukannya dan sesuai aturan yang ada 4. di telepon. dokumen dengan rapi serta menjaga kerahasiaan dari orang2 yang tidak berhak ‡ Berbicara santun baik saat rapat. Bersih ‡ Selalu berpakaian rapi. file. seminar. forum diskusi dll 7. bersih serta menjaga penampilan ‡ Menjaga lingkungan kerja sehingga sedap dipandang ‡ Tidak menjadikan ruangan kantor sebagai gudang (terapkan pola 5 S) ‡ Setiap karyawan memanfaatkan fasilitas kerja dengan baik ‡ Menyimpan buku. Baik Sangka . baik kepada atasan.

3. selalu curiga.354.772 326.361 + Rp. . maka kelebihannya dijual ke sektor industri dan atau diekspor.883.000 396.000 184.000 396. dalam periode 1972-2004 telah menjadi 2. Sesuai dengan SK Menperindag No. 3.356/MPP/Kep/5/2004 untuk kelancaran pendistribusian pupuk bersubsidi yang menjadi tanggung jawab Produsen.5 Profil Pemasaran PT Pusri sesuai dengan Misi Perusahaan dan sebagai perusahaan penerima Public Service Obligation bertanggung jawab untuk menyalurkan pupuk dalam mendukung ketahanan pangan nasional sampai ke petani.452 192.000 2. Sebagai produsen pupuk.140 85.651.063.262.372.511 + Rp. dengki dengan orang lain ‡ Menyelesaikan perbedaan pendapat dengan santun ‡ Menyelesaikan kesalahan orang lain tanpa prasangka ‡ Selalu mengedepankan azas praduga tidak bersalah setiap ada masalah 2.4 Profil Pabrik PT Pupuk Sriwidjaja yang semula hanya memiliki satu pabrik dengan kapasitas terpasang 100.000.70/MPP/Kep/2/2003 PT Pusri diatur pelayanan pemasaran pupuk bersubsidi dalam wilayah-wilayah tertentu (rayonisasi) dan SK Menperindag No.734.363.626 823.063.000 1.280.000 570. tidak buruk sangka.140 (*) Pusri I diganti dengan Pusri IB karena usia pabrik telah tua dan tidak efisien (**) Telah dilakukan optimalisasi.000 570.500 262. Distributor resmi dan Pengecer resmi.000 570.000 55 Areal Pabrik (ha) 20 15 10 10 Mulai Produksi Okt 1963 Agu 1974 Des 1976 Okt 1977 Mar 1994 Nilai Pabrik (US$) 34.000 ton per tahun. perusahaan memproduksi urea untuk memenuhi kebutuhan sektor pertanian dalam negeri dan apabila hasil produksi masih cukup.000 ton urea dengan rincian sebagai berikut : Pabrik Pusri I (*) II (**) III IV IB 4 Pabrik Kapasitas Terpasang Amoniak (ton) 180 / hari 445.499. lihat desain awal di Profil Pusri II 2.‡ Selalu berpikiran sehat.000 552.651.500 Kapasitas Terpasang Urea (ton) 100.

6 Sarana dan Prasarana Proyek Sarana Distribusi I (PSD I) Proyek Sarana Distribusi I dikaitkan dengan pembangunan pabrik Pusri I anatar alain pembangunan dermaga Pusri dan bagging station Pusri I (PPU) Proyek Sarana Distribusi II (PSD II) Proyek Sarana Distribusi II dikaitkan dengan pembangunan pabrik Pusri II yaitu pembangunan dermaga Pusri II. perusahaan memproduksi amoniak sebagai bahan baku urea dan apabila hasil produksinya cukup. Sehubungan dengan hal tersebut di atas maka sarana jaringan distribusi yang ada sudah tidak memadai dan perlu diperluas. Berdasarkan rekomendasi dari konsultan tersebut PT Pusri memperluas jaringan distribusi dengan membentuk 26 distributor termasuk PT Pertani. Sibolga. DAP yang belum diproduksi di dalam negeri saat itu. Cilacap. . bulk storage juga dilaksanakan pembangunan UPP Cilacap dan UPP Surabaya Proyek Sarana Distribusi III (PSD III) Pembangunan PSD III didasarkan pada : y y PT Pusri pada awal operasinya tahun 1963 memasarkan hasi produksinya melalui PT Pertani. maka penyaluran pupuk sering mengalami kelambatan. Padang serta perluasan/modifikasi Unit Pengantongan Pupuk di Surabaya. namun karena kekurangan fasilitas antara lain sarana angkutan laut dan gudang-gudang. Padang. Pekalongan. maka kelebihannyapun dijual ke dalam negeri dan atau diekspor.050. Kabanjahe. Riau. Banda Aceh. II. dan pupuk impor. NPK. Pembangunan Unit Pengantongan Pupuk (UPP) di Belawan. Dari hasil studi tersebut dihasilkan Proyek Sarana Distribusi III (PSD III) yang selesai bersamaan dengan selesainya proyek Pabrik Pusri III pada tahun 1977/1978 Pada pelaksanaannya Project Agreement IBRD dengan PT Pusri adalah : y y y Pembangunan 3 buah kapal curah dengan self unloading gear.Di samping itu. Purwosari. Margasari. Kebumen. Wonogiri. Pematang Siantar. Untuk itu dilakukan suatu studi mengenai distribusi pupuk nasional yang mendukung distribusi pupuk Pusri I. 2. Persiapan pemasaran pupuk dengan adanya pembangunan pabrik Pusri II. Lhokseumawe. Pembangunan 59 Inland Supply Depot atau Gudang Persediaan Pupuk (GPP) dengan lokasi yaitu di Medan. maka perusahaan menunjuk konsultan pemasaran Agrar Und Hydro Teknik dari Jerman Barat untuk membantu menyusun sistem ditribusi dan pemasaran. Untuk meningkatkan pelayanan distribusi pupuk kepada petani maka perusahaan mulai tahun 1967 mengembangkan sendiri jaringan sarana distribusinya. dan PGIP Tanjung Priok Jakarta. III. Kemudian dengan dibangunnya Pusri III mengakibatkan lonjakan peningkatan produksi dari 480.000 ton urea per tahun dan disamping itu karena kebutuhan pupuk Nitrogen secara nasional belum dapat mencukupi sehingga masih diperlukan penambahan pupuk impor termasuk TSP.000 menjadi 1.

Pengadaan 175 Gerbong KA. PT Pupuk Kujang akan memproduksi 427.y y y Sragen. Bandung.000 ton . Malang. Purwakarta. Dari studi dihasilkan Proyek Sarana Distribusi IV (PSD IV) yang merupakan kelanjutan PSD III. Kedungjati. maka jumlah pupuk urea yang akan diangkut makin meningkat sehingga prasarana pendistribusian pupuk yang sudah ada (PSD III) dipandang sudah tidak memadai lagi. dan Agrar und Hydrotechnik pada bulan Nopember 1976 yang dalam usulannya merekomendasikan antara lain perlunya 1 buah kapal pupuk curah dan 1 UPP untuk lingkup PSD IV.000 ton diangkut melalui darat.000 ton urea pada tahun 1980. Menteri Keuangan per 15 April 1987 telah menyetujui perubahan lingkup proyek dengan menambah 1 buah kapal pupuk curah dan 1 UPP di Ujung Pandang. Proyek Sarana Distribusi IV (PSD IV) Dengan telah selesainya pabrik Pusri IV.000 ton kemungkinan dapat diekspor ke negara tetangga seperti Philipina. 4 main line locomotive dan 3 shunting locomotive serta pembangunan jalur kereta api di 17 Gudang Persediaan Pupuk di Jawa. Cianjur. dan Mataram.800.800. Thailand dan Malaysia. Pembangunan gedung kantor dan pembelian kendaraan Pengadaan Material/equipment Berdasarkan surat IBRD.400. Kediri. Pare-pare.000 ton  9 buah dengan kapasitas 3. Madiun. Benoa. dan saat itu sebesar 1. Persetujuan IBRD dituangkan dalam ³Amandement of Project Description dan Reallocation of Proceed´ atas Loan 1139-IND.000 ton curah (bulk).333. Adapun dasar pertimbangan perubahan tersebut adalah sesuai dengan study project report of the extension of the fertilizer marketing and distribution project yang dibuat oleh konsultan Swan Wooster Engineering.000 ton dan konsumsi urea di Indonesia sebesar 1. Blora. Pandeglang. Lamongan.000 ton diproduksi oleh Pusri dengan 1. Pagaden Baru. Krawang. Bogor. Bojonegoro. maka Pusri dibantu oleh konsultan telah melakukan studi perluasan sistem distribusi dan pemasaran. Sehubungan dengan hal tersebut dibutuhkan tambahan fasilitas pendistribusian pupuk guna menangani pertambahan volume produksi antara lain sebagai berikut: o Penambahan 1 (satu) buah kapal pupuk curah (self unloading bulk carrier) 7. Sukabumi.000 ton pada tahun 1980. Studi Kelayakan dibantu oleh konsultan Price Waterhouse and Associates (PWA) dengan kesimpulan antara lain : y y y y Proyek direncanakan untuk menangani 1.000 ton kantong (bag) melalui kapal RLS dan 44. Sehubungan dengan hal tersebut. Probolinggo. Semarang. Surabaya. Mojokerto. IBRD menyetujui penambahan 1 buah kapal pupuk curah dan 1 UPP menjadi lingkup PSD III.000 ton. Ujung Pandang. Pontianak. Pati. dimana seluruhnya akan diangkut melalu iangkutan kereta api dan truk di Jawa. Pasuruan. sisanya 480. Serang. 47. Hasil produksi urea dari Pusri dan Kujang adalah 1. Banjarmasin.454. Jakarta.000 DWT o Pembangunan 1 (satu) UPP di Ujung Pandang o Pembangunan Inland Supply Depot (ISD) atau GPP yang terdiri dari :  13 buah dengan kapasitas 5.

o Pembangunan kantor-kantor dan pengadaan kendaraan o Consultant services dan Technical Assistance yang berkaitan dengan pembangunan dan operasional sistem pemasaran dan distribusi.000 ton dan 9 unit GPP @3.Pengadaan 132 unit gerbong pupuk dan 3 unit lokomotif utama (main-line locomotive). di Indonesia telah ada tiga pabrik pupuk dengan kapasitas produksi 2. Cilacap Railway wagons (200 of 30 ton) . 1 unit lokomotif langsir (shunting locomotive) dan pembangunan sepur simpang di 13 lokasi. Proposal PSD V disusun oleh Pusri yang dibantu oleh konsultan Swan Wooster Engineering. Meneng Belawan bagging facilities Belawan Additional conveyor Pier. Pekerjaan dan Pembiayaan yang dilakukan meliputi : y y y y y y Bulk Reception and Bagging Plant.000 ton TSP dan 150.979. Berdasarkan alasan-alasan tersebut di atas. Proyek Sarana Distribusi V (PSD V) Sebelum dilaksanakan PSD V. yang sebelumnya Pusri telah melaksanakan PSD III dan PSD IV.000 ton amonium sulphate (AS) Disamping itu juga sedang dalam tahap pembangunan pabrik pupuk Kaltim I dan telah disetujui perluasannya yaitu pabrik pupuk Kaltim II dan pabrik pupuk Petrokimia serta pembangunan 2 pabrik pupuk urea baru yaitu Pupuk Iskandar Muda (PIM) dan Asean Aceh Fertilizer (AAF) yang selesai pada tahun 1982 dan 1983 Penambahan produksi pupuk dan penambahan kebutuhan pupuk di dalam negeri dibutuhkan sistem pendistribusian pupuk secara nasional guna menjamin kelancaran penyampaian pupuk ke tangan petani seluruh Indonesia. o Pelaksanaan Pembangunan Setelah dievaluasi maka rencana pengadaan kapal masuk ke dalam PSD V dan juga perubahan lain seperti pengadaan : y y y y y Gerbong KA menjadi 141 unit yang pengadaannya dibantu oleh Tim Advisor dari PJKA Pengadaan untuk 13 unit GPP @ 5. maka direncanakanlah adanya PSD V.5ton Pembayaran biaya angkutan laut dan asuransi atas barang tersebut di atas.624. 495.000 ton per tahun yang terdiri dari 1. dan staf World Bank serta konsultan Price Waterhouse and Associated pada bulan Agustus 1980 yang dituangkan dalam Proposed National Fertilizer Distribution Project.000 ton urea. Co. Meneng Pier.000 ton Pembelian 88 unit timbangan dan sparepart Pembelian 60 unit forklift truck dan sparepart @2.

Sumber Dana : y Loan IBRD. Pusri+IDC . Bank Dagang Negara. Buyers Credit.y y y y y Wagon spares Bulk Ships for urea (3) Refrigerated ammonia carrier (1) Improvement on urea ships and ships spares Consultant services ship and urea handling fertilizer study update.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful