eBook oleh Nurul Huda Kariem MR.

MR. Collection's

BAB

13

Pertemuan Tak Terduga

ANGUN, Digory, bangun, Fledge," terdengar suara Polly. "Permen yang kita tanam semalam sudah menjadi pohon toffee. Pagi ini juga indah sekali." Sinar rendah matahari pagi mengalir membanjiri hutan, rerumputan tampak kelabu karena embun, dan sarang labah-labah seperti perak. Tepat di sebelah mereka, berdiri pohon kecil berbatang cokelat tua sekali, kira-kira seukuran pohon apel. Dedaunannya keputihan dan seperti kertas, seperti tanaman bernama honesty. Pohon itu dipenuhi buah-buah cokelat kecil yang kelihatan seperti kurma. "Hore!" kata Digory. "Tapi aku akan berenang dulu." Dia bergegas melewati satu atau dua semak berbunga menuju tepi sungai. Apakah kau pernah berenang di sungai gunung
228

B

yang mengalir deras seperti air terjun rendah di atas bebatuan merah, biru, dan kuning yang disinari matahari? Di laut rasanya juga sama nyamannya, dalam beberapa hal malah nyaris lebih baik. Tentu saja, dia harus berpakaian lagi tanpa mengeringkan tubuh dulu, tapi itu bukan masalah. Ketika dia kembali, gantian Polly yang turun ke sungai dan berenang. Setidaknya itulah yang dia bilang dia lakukan, tapi kita tahu dia bukanlah perenang yang baik dan mungkin lebih baik tidak terlalu banyak bertanya. Fledge mengunjungi sungai juga, tapi dia hanya berdiri di tengah aliran air, menunduk cukup lama untuk meminum air, kemudian mengibaskan surainya dan meringkik beberapa kali. Polly dan Digory kemudian sibuk dengan pohon toffee. Buahnya lezat, tidak benar-benar seperti toffee—yang pasti lebih lembut dan berair—tapi seperti buah yang mengingatkan kita akan toffee. Fledge juga mendapatkan sarapan yang menyenangkan. Dia mencoba salah satu buah toffee dan menyukainya, tapi berkata dia lebih ingin makan rumput pada jam sepagi itu. Lalu dengan sedikit enggan kedua anak itu naik kembali ke punggungnya dan perjalanan hari kedua pun dimulai.
229

Perjalanan kali ini lebih ringan daripada kemarin, sebagian karena semua orang merasa begitu segar, dan sebagian karena matahari yang telah terbit berada di belakang mereka, sebab tentu saja, semua kelihatan lebih indah ketika cahaya berada di belakangmu. Perjalanan itu menyenangkan sekali. Gunung-gunung besar bersalju berdiri di atas mereka di setiap arah. Lembah-lembahnya, jauh di bawah mereka, tampak begitu hijau, dan semua aliran air yang tercurah dari sungai es menuju sungai utama tampak begitu biru, seolah mereka sedang terbang di atas perhiasan raksasa. Mereka sebenarnya ingin bagian petualangan ini berlangsung lebih lama. Tapi tak lama kemudian mereka semua mengendus-endus udara dan berkata, "Apa ini?" dan "Apakah kau mencium sesuatu?" dan "Dari mana asalnya?" Karena saat itu tercium wangi surgawi, begitu hangat dan keemasan, yang seolah berasal dari buah-buah paling lezat dan bunga-bunga paling indah di dunia, mendatangi mereka dari suatu tempat di depan. "Wangi ini datang dari lembah dengan danau itu," kata Fledge. "Kau benar," kata Digory. "Dan lihat! Ada bukit hijau di sisi jauh danau itu. Lihat, betapa biru airnya."
230

"Pasti itu tempatnya," kata mereka bertiga. Fledge terbang kian rendah dalam putaran besar. Puncak-puncak berlapiskan es berdiri semakin tinggi di atas mereka. Udara kian terasa hangat dan manis setiap detiknya, begitu manis sehingga hampir bisa membawa air mata ke matamu. Fledge kini melayang dengan kedua sayapnya terbentang diam di setiap sisi, kakikakinya bersiap mencengkeram tanah. Bukit hijau yang terjal berkelebat di sekeliling mereka. Sedetik kemudian dia mendarat pada salah satu tanjakannya, dengan agak canggung. Ke231

dua anak itu terjatuh dari pundak Fledge, mendarat tanpa terluka pada rumput hangat dan tebal, lalu berdiri sambil sedikit terengah. Mereka berada di tiga perempat jalan menuju puncak bukit, langsung memutuskan untuk memanjat ke sana. (Kurasa Fledge tidak akan bisa melakukan ini tanpa kedua sayapnya untuk menyeimbangkan tubuh dan memberinya bantuan gerakan terbang sekali-sekali.) Di sekeliling bagian paling atas bukit ada dinding tumbuhan hijau yang tinggi. Di dalam dinding itu, pepohonan tumbuh. Cabang-cabang pepohonan itu bergantungan di atas dinding, dedaunan yang terlihat di cabang-cabang tersebut tidak hanya hijau, tapi juga biru dan keperakan saat angin mengembus. Ketika para pengelana mencapai puncak, mereka nyaris berjalan mengelilingi dinding hijau itu sebelum akhirnya menemukan pintu gerbang: gerbangnya tinggi dan terbuat dari emas, tertutup rapat, dan menghadap ke arah timur. Hingga saat ini kurasa Fledge dan Polly berpikir mereka akan masuk ke sana bersama Digory. Tapi pikiran mereka itu berubah. Kau tidak akan pernah melihat tempat yang tampak begitu tertutup. Hanya secara sekilas, kau akan langsung bisa melihat tempat itu milik sese232

Masuklah melalui gerbang emas.orang. Karena bagi mereka yang mencuri atau memanjat dindingku Akan mengetahui isi hati mereka dan menemukan pilu. Ketika dia sampai di sana dia melihat katakata ditulis di emas dengan huruf-huruf perak. Yah. Yah. Kurasa itu berarti aku sama sekali tidak boleh memakannya untuk diriku sendiri. Dia melanjutkan berjalan menghampiri gerbang sendirian. kata Digory kepada dirinya sendiri. Digory sendiri langsung mengerti teman-temannya tidak akan dan tidak bisa masuk bersamanya. Hanya orang bodoh yang bermimpi masuk kecuali dia telah dikirim ke sana untuk urusan yang sangat khusus. siapa yang mau memanjat dinding kalau kita bisa masuk lewat gerbang? Tapi bagaimana 233 . Kata-katanya kira-kira seperti ini: Masuklah melalui gerbang emas atau tidak sama sekali. Ambil buahku untuk orang lain. Ambil buahku untuk orang lain atau dirimu sendiri. itulah yang ingin kulakukan. Aku tidak mengerti kata-kata di barisan terakhir.

Segalanya begitu senyap di dalam.cara membuka gerbang ini? Dia meletakkan tangannya ke pintu gerbang dan daun pintunya langsung berayun terbuka. bergerak dengan engselnya tanpa suara sedikit pun. Kini begitu dia bisa melihat tempat di dalamnya. memetik apel. Dia langsung tahu yang mana pohon yang benar. dan sebagian karena apel-apel besar keperakan yang tumbuh di sana begitu berkilauan serta menebarkan cahaya tersendiri pada tempat-tempat berbayang yang tidak tercapai sinar matahari. sebagian karena pohon itu berdiri tepat di tengah-tengah taman. Dia berjalan masuk tanpa suara sambil melihat ke sekelilingnya. Seharusnya dia tidak melakukan itu. taman itu tampak semakin eksklusif daripada apa pun yang pernah dilihatnya. Bahkan air mancur yang berdiri di tengah taman hanya menimbulkan suara samar. Wangi yang menyenangkan mengelilinginya. kemudian memasukkannya ke saku dada jaket Norfolk-nya. Tapi dia tidak bisa mencegah dirinya memandangi buah itu dan mengendusnya sebelum memasukkannya ke saku. Dia berjalan lurus menghampiri pohon tersebut. menyajikan jalan masuk. tempat itu begitu bahagia tapi juga sangat serius. Rasa 234 .

pada cabang di atas kepalanya. dan ekornya ungu. burung menakjubkan bersarang. Aku menggunakan kata "bersarang" karena dia tampak nyaris tertidur.haus dan lapar yang mengerikan langsung menguasainya dan dia jadi ingin sekali merasakan buah tersebut. Di sana. "Dan ini jelas-jelas menunjukkan. Apakah salah untuk mencicipi salah satunya? Lagi pula. Cepat-cepat dia menyimpannya ke saku. kepalanya dimahkotai bulu-bulu merah. tapi tidak juga. Sementara berpikir tentang semua ini. kebetulan dia mendongak dan melihat ke antara cabang-cabang yang menjulang hingga bagian atas pohon itu. peringatan di gerbang itu mungkin saja bukan benar-benar perintah. tapi masih banyak buah yang lain. dadanya jingga. Burung itu lebih besar daripada elang. pikirnya. bisa jadi itu hanya nasihat—dan siapa yang peduli pada nasihat? Atau bahkan kalaupun itu memang perintah. apakah memakan sebuah apel bakal berarti melanggarnya? Dia telah mematuhi bagian tentang mengambil satu untuk "orang lain". "bahwa kau tidak bisa 235 . Segaris tipis pada kelopak salah satu matanya terbuka." kata Digory setelahnya ketika dia menceritakan kisah ini kepada orang lain.

236 .

Dia tidaklah sendirian. Dia baru saja melempar sisa bagian tengah apel yang dimakannya. Digory langsung menebak dia telah memanjat dinding tumbuhan. berdiri sang penyihir." Tapi kurasa apa pun yang terjadi Digory tidak akan mengambil apel itu untuk dirinya sendiri. tentang mendapatkail keinginan hatimu dan mendapatkan kepiluan di saat yang sama. Kau tidak akan pernah tahu apa yang sedang memerhatikanmu. Di sana. 237 . Tetap saja. seputih garam.tidak terlalu berhati-hati di tempat-tempat ajaib ini. Dan dia mulai melihat mungkin kalimat terakhir pada gerbang tadi ternyata ada artinya. Air buah itu ternyata lebih gelap daripada dugaanmu dan meninggalkan noda mengerikan di sekeliling mulutnya. Digory baru saja hendak berbalik menuju gerbang masuk ketika dia berhenti dan melihat ke sekeliling untuk yang terakhir kalinya. penuh kemenangan. dan bahkan entah bagaimana. menurutku tertanam jauh lebih dalam di kepala anak-anak lelaki di masa-masa itu daripada sekarang. Tapi wajahnya pucat seperti mayat. hanya beberapa meter dari dirinya. kita tidak pernah bisa yakin. Dia terkejut luar biasa. Hal-hal seperti Janganlah Kau Mencuri. Karena sang penyihir tampak lebih kuat dan bangga daripada sebelumnya.

Kau telah memetik buah di taman tadi. berbalik untuk bertatapan dengannya. kemudian dia beranjak dan berlari menuju gerbang secepat yang bisa dilakukannya. Dan kau akan mem238 . "Kenapa kau lari dariku? Aku tidak bermaksud menyakitimu. Sang penyihir mengikutinya." "Yah. Kalau kau tidak berhenti dan mendengarkanku sekarang." Sang penyihir telah memanjat dinding. "Aku tahu kesulitan apa yang membawamu ke sini. Padahal itu tidak benar. "Cepat. trims. "atau kami semua akan menghilang." kata sang penyihir. naik ke kuda. "Karena akulah yang berada di dekatmu semalam di hutan dan mendengar semua kegalauanmu." sang penyihir melanjutkan." kata Digory." "Anak bodoh. kau akan kehilangan pengetahuan yang bisa membuatmu bahagia seumur hidup. Fledge." teriak Digory. Polly! Ayo. Jangan mendekat barang satu sentimeter pun. gerbang tertutup sendiri di belakangnya. "Tetap di situ. dan sudah berada dekat di belakangnya lagi.Semua hal itu berkelebat sekaligus dalam kepala Digory. Kini kau membawanya di sakumu. atau melompatinya. Segera setelah dia berada di luar. aku tidak mau mendengarnya.

Lalu kau dan aku akan bersamasama hidup selamanya. Aku tahu. dan pergi ke surga.bawanya kembali. menjadi raja dan ratu untuk seluruh dunia ini—atau duniamu. kepada si singa. "aku tidak tahu apakah aku akan sangat peduli untuk hidup terus sementara semua orang yang kukenal meninggal. Untuk dimakan olehnya. bodoh. mati. Buah itu apel kebeliaan. kalau kita memutuskan kembali ke sana. Kau begitu polos! Apakah kau tahu buah apa itu? Aku akan memberitahumu. apel kehidupan. karena aku telah mencicipinya. makanlah. Hanya ada kita di sini dan sang singa jauh di tempat 239 ." kata Digory." "Tidak. bahwa satu gigitan apel itu saja bakal bisa menyembuhkannya? Kau telah memilikinya di sakumu. untuk digunakan olehnya. dan aku sudah merasakan begitu banyak perubahan pada diriku sehingga aku tahu aku tidak akan menua atau mati. tanpa merasakannya. Makan buah itu. terima kasih. kau selalu bersikap seolah sangat menyayanginya?" "Apa hubungannya dia dengan semua ini?" tanya Digory." "Tapi bagaimana dengan ibumu. Nak. "Tidakkah kaulihat. Lebih baik aku hidup dengan jangka waktu normal.

"Apa yang bisa dilakukannya padamu setelah kau kembali ke duniamu sendiri? Dan apa yang akan ibumu pikir kalau saja dia tahu kau bisa saja menghilangkan rasa sakitnya. Lalu dia akan tertidur—pikirkan itu: berjam-jam tidur nyenyak yang alami. mengembalikan hidupnya. Semenit kemudian kau bisa berada di samping tempat tidur ibumu. tanpa obat-obatan. Tak lama kemudian dia akan bilang kepadamu dia merasa lebih kuat. Semua akan baik-baik lagi.lain. Rumahmu akan bahagia lagi. dan meletakkan tangan di kepala." "Oh!" Digory terperangah seolah dia telah dilukai. "Apa yang telah dilakukan sang singa untukmu sehingga kau rela menjadi budaknya?" tanya sang penyihir. Karena kini dia tahu pilihan paling buruk ada di hadapannya. Dia akan berkata kepadamu rasa sakit yang dideritanya telah hilang. tanpa rasa sakit. Gunakan sihirmu dan kembalilah ke duniamu sendiri. Kau akan kembali menjadi seperti anak laki-laki lain. Lima menit kemudian kau akan melihat rona wajahnya kembali. Tak lama setelah itu dia akan cukup sehat kembali. dan 240 . Hari berikutnya semua orang akan berkata betapa luar biasa kesembuhannya. memberinya buah itu.

" kata Digory. tapi kau tidak melakukan itu—bahwa kau lebih memilih memenuhi permintaan seekor binatang liar di dunia asing yang bahkan tidak ada hubungannya denganmu?" "Me-menurutku dia bukan binatang liar. tapi kau tidak tahu apa yang kaujanjikan. Itulah ulahnya kepada semua orang yang rnendengarkannya." "Justru ibuku sendiri. Dan tidak ada seorang pun di sini yang bisa mencegahmu." kata sang penyihir. "Dia—entahlah—" "Kalau begitu dia sesuatu yang lebih buruk." "Ah. lihatlah betapa dia telah membuatmu tidak berhati." kata Digory sebal. Kau menjadi anak lelaki yang kejam dan tak berbelas kasih! Kau lebih memilih membiarkan ibumu sendiri mati daripada—" "Oh.menyelamatkan hati ayahmu dari rasa sedih. diamlah. "Lihatlah apa yang belumbelum sudah dilakukannya kepadamu. masih dengan suara yang sama." kata Digory dengan suara yang seolah tertahan. "Kaupikir aku tidak menyadari itu? Tapi aku—aku sudah berjanji. "tidak akan menyukainya—dia amat tegas soal menepati janji—juga soal mencuri—dan 241 . agak sulit baginya untuk mengucapkan kata-kata itu.

Tidak seorang pun di duniamu perlu tahu apa pun tentang seluruh cerita ini." "Tapi dia tidak akan pernah tahu." kata si penyihir. Tapi tampaknya sang penyihir tidak tahu soal itu. Kau tidak perlu membawa pulang gadis kecil itu pulang. berbicara dengan nada yang begitu manis sehingga kau bakal terkejut seseorang dengan wajah begitu kejam bisa berbicara seperti itu. dan dia berkata (dengan nada suara yang berbeda dan lebih keras): "Tunggu dulu. kepala Digory mendadak menjadi begitu jernih. sebenarnya apa pedulimu dengan semua ini? Kenapa mendadak kau begitu 242 . Dia akan melarangku melakukannya—langsung tanpa ragu-ragu—kalau saja dia ada di sini. "Kau tidak akan memberitahunya bagaimana cara kau mendapatkan apel itu. Dan kekejaman saran meninggalkan Polly di dunia itu mendadak membuat segala hal yang sudah dikatakan sang penyihir kepadanya terdengar begitu salah dan hampa.hal-hal seperti itu. Tentu saja Digory tahu Polly bisa dengan mudah pergi dengan cincinnya sendiri seperti dirinya. ya kan?" Di situlah sang penyihir membuat kesalahan fatal. Ayahmu juga tidak perlu tahu. Dan bahkan dalam selimut kabut kesedihan.

Namun sang penyihir pun tidak membuat waktu untuk mendongak dan menatap kepergian mereka." Polly tidak berani berkata apa-apa sepanjang argumen itu karena. "Ayo naik kalau begitu." kata Digory." teriak sang penyihir. menuruni turunan bukit." bisik Polly di telinganya. Nak. mengangkat Polly ke punggung Fledge kemudian ikut naik ke sana secepat yang dia biasa.memerhatikan ibuku? Apa untungnya buatmu? Apa permainanmu?" "Bagus. Digory. Sang kuda terbang membentangkan sayapnya. Mereka melihatnya berjalan ke arah utara. Mereka memulai perjalanan itu pagi-pagi sekali dan kejadian di taman tidaklah memakan waktu lama." Mereka sudah terlalu tinggi sehingga mereka hanya bisa mendengar suara sang penyihir. dan sekarat. "Pergilah kalau begitu. Ingatlah bagaimana kau membuang begitu saja kesempatan mendapatkan kemudaan abadi! Tidak akan ada lagi tawaran itu untukmu. saat kau berbaring tua. sehingga Fledge dan Polly samasama berkata mereka dapat dengan mudah 243 . dasar bodoh. "Ingatlah aku. kau harus mengerti. bukan ibunya yang sedang sekarat. "Cepat! Kita harus pergi sekarang. lemah.

dwarf. Sepanjang hari Fledge terbang mantap dengan sayap-sayap yang tidak lelah. dan turun. merentangkan keempat kakinya. merapatkan sayap-sayap. Digory merasa sangat sedih dan tidak selalu yakin dia telah melakukan hal yang benar. Digory tidak mengucapkan apa-apa sepanjang perjalanan pulang. Fledge dan Polly pun tidak berani mengajaknya bicara. Kemudian dia berhenti. hingga akhirnya. Digory dan Polly turun dari punggungnya. Tapi setiap kali dia mengingat air mata berkilau pada mata Aslan. nymph (=peri alam yang cantik). lalu turun. ketika langit memerah karena matahari terbenam di belakang mereka. kemudian melintasi air terjun besar. Dan tak lama kemudian dia bisa melihat Aslan di antara makhluk-makhluk itu. Fledge melayang turun. dan mendarat sambil berderap perlahan. dia melihat tempat banyak makhluk berkumpul di pinggir sungai.tiba di Narnia sebelum malam menjelang. dan makhluk-makhluk lain menyingkir ke kiri dan 244 . menuju timur dengan mengikuti aliran sungai. Digory melihat semua hewan. satyr. keraguan hilang dari hatinya. menuju hutanhutan Narnia yang ditutupi bayangan tebing raksasa. melalui pegunungan dan melewati perbukitan yang ditutupi hutan liar.

lalu berkata: "Aku membawakanmu apel yang kauminta." 245 . Dia berjalan menghampiri Aslan. Sir. mempersilakannya lewat.kanan. menyerahkan apel di sakunya kepada singa itu.

Kemudian Digory tahu semua penghuni Narnia telah mendengar kata-kata itu dan kisah tentang mereka akan diceritakan dari orangtua ke anak di dunia baru ini selama ratusan tahun dan mungkin selamanya. Tiada tangan lain selain tanganmu yang akan menumbuhkan 246 B . "Karena buah ini kau telah merasa kelaparan. MR." kata sang singa lagi. dan kesedihan. Collection's BAB 14 Penanaman Pohon AGUS sekali. Putra Adam. Kali ini dia mendapati dirinya mampu bertatapan langsung dengan sang singa. Dia telah melupakan segala masalahnya dan merasa sangat puas.eBook oleh Nurul Huda Kariem MR." kata Aslan dengan suara yang menggetarkan bumi. ketika berhadapan dengan Aslan. Tapi dia tidak terancam merasa tinggi hati karena dia sama sekali tidak memikirkannya kini. "Bagus sekali. kehausan.

terutama sang raja. Lemparkan apel itu ke arah tepi sungai. tapi Helen telah menggeraikan rambutnya dan ini benar-benar membuat penampilannya jauh lebih cantik. sementara empat nymph sungai memegangi ekor jubah sang ratu. dan aura menyebalkan yang didapatnya selama menjadi kusir kereta sewaan tampaknya telah lenyap. Keberanian dan ke247 . Kepala mereka telanjang. Segala ketajaman." kata Aslan. Keadaan menjadi begitu sunyi sehingga kau bisa mendengar suara jatuhnya yang pelan ketika apel itu mendarat di lumpur. di sana tanahnya lembut. "Lemparan yang bagus.bibit pohon bakal pelindung Narnia. kelicikan." Digory mematuhi perintah itu. dari bahu mereka jubah menggantung hingga ke belakang mereka tempat empat dwarf memegangi ekor jubah sang raja. Tapi bukanlah tataan rambut maupun pakaian yang membuat mereka begitu berbeda dengan diri mereka yang dulu. Mereka mengenakan baju yang unik dan indah. "Marilah kita melanjutkan kepada penobatan Raja Frank penguasa Narnia dan Helen ratunya. Wajah mereka memiliki ekspresi baru." Digory dan Polly kini menyadari kehadiran pasangan suami-istri itu untuk pertama kalinya.

Mungkin udara dunia muda itu. tapi jangan berbisik begitu ke telingaku. "Majikan lamaku telah berubah nyaris sebanyak diriku! Wah." "Ya.baikan hati yang selalu dimilikinya kini lebih mudah dilihat. tapi benda ketiga adalah sesuatu yang menyedihkan dengan pakaian berlumpur." bisik Fledge ke Polly. atau keduanya yang menyebabkan perubahan ini." kata Aslan. duduk membungkuk di antara kedua pohon itu." "Sekarang. "beberapa di antara kalian bukalah jalinan yang telah kalian buat dengan pepohonan itu dan marilah kita lihat apa yang akan kita temukan di dalamnya. "Geli sekali." kata Polly." Digory kini melihat empat pohon tumbuh begitu dekat sehingga cabang-cabang keempatnya terpilin atau terikat satu sama lain dengan simpul-simpul. Salah satunya pohon muda yang tampaknya terbuat dari emas. atau bercakap-cakap dengan Aslan. 248 . sekarang dia telah menjadi penguasa sungguhan. Dua gajah dengan belalai mereka dan beberapa dwarf dengan kapak kecil mereka segera membukanya. membentuk semacam sangkar. Ada tiga benda di dalamnya. "Astaga. dan yang kedua adalah pohon yang sepertinya terbuat dari perak.

Mungkin tidaklah mengejutkan bila dia mulai berteriak dan menjerit. Segera setelah kakinya bebas. Jadi mereka membuat semacam sangkar atau kurungan di sekelilingnya. "Paman Andrew!" Untuk menjelaskan semuanya kita harus mundur sedikit. melihatnya. kalau kau ingat. Mereka 249 . Para hewan. Semua makhluk kini berpikir dia harus ditahan di suatu tempat sampai Aslan punya waktu untuk datang."Ya ampun!" bisik Digory. Jadi mereka menggalinya lagi (keadaan celana panjangnya kini sangat buruk). terkubur hingga pahanya di dalam tanah (yang dengan cepat berubah menjadi lumpur) dan dikelilingi lebih banyak hewan liar daripada yang pernah diimpikannya seumur hidup. Ketika siraman itu menyadarkannya. dia mencoba melarikan diri tapi satu libatan cepat belalai Gajah di sekeliling pinggangnya langsung menggagalkan usaha itu. Kejadian ini bila dilihat dari satu sisi adalah hal baik. karena ini akhirnya meyakinkan semua makhluk (bahkan Babi Hutan) bahwa dia memang makhluk hidup. telah berusaha menanam dan menyirami Paman Andrew. dia mendapati dirinya basah kuyup. dan memberitahu mereka apa yang harus dilakukan kepadanya.

tapi dia hanya menutupi kepala dengan kedua tangannya dan berusaha menghindar. Beruang telah bersikap luar biasa baik hati. Para tupai memborbardirnya dengan hujan kacang-kacangan.kemudian menawarkan apa pun yang ada di benak mereka untuk makanannya. menjatuhinya dengan cacing-cacing. Beberapa burung terbang bolak-balik dengan rajin. Sore itu dia menemukan sarang lebah liar dan bukannya memakannya sendirian (padahal dia ingin sekali melakukan itu). tapi Paman Andrew tidak tampak peduli. Keledai mengumpulkan setumpuk tinggi perdu berduri kemudian melemparkannya ke dalam sangkar. 250 .

Mereka menamakan dia Brendi karena dia sering sekali menyuarakan itu." seperti kata Babi Hutan. yang sama sekali tidak akan keberatan bila wajahnya terbentur sarang lebah." Mereka benar-benar mulai menyukai piaraan aneh mereka dan berharap Aslan akan mengizinkan mereka memeliharanya.makhluk murah hati ini membawanya ke Paman Andrew. terjatuh. Beruang menjatuhkan seluruh gumpalan lengket itu ke lubang di atas sangkar dan sayangnya mengenai Paman Andrew langsung di wajahnya (tidak semua lebah di dalamnya sudah mati). Makhluk-makhluk yang lebih cerdas kini cukup yakin bahwa setidaknya sebagian dari suara yang keluar dari mulut piaraan mereka itu punya arti. Si beruang. "Yah. tidak bisa mengerti kenapa Paman Andrew langsung tergopoh-gopoh mundur. "sudah cukup banyak madu masuk ke mulutnya dan itu pasti ada gunanya. lagi pula. Aslan sibuk sepanjang hari memberi pengarahan 251 . kemudian terduduk. Namun akhirnya mereka harus membiarkannya di dalam sangkar selama semalam. Tapi tindakan ini ternyata menjadi kegagalan yang paling parah. Dan benar-benar nasib buruk ketika dia menduduki tumpukan perdu berduri.

"Dunia ini berlimpah kehidupan selama beberapa hari ini karena 252 . apel. juga melakukan hal-hal penting lain. buah pir. Aslan. Dengan segala kacangkacangan. "Yah." kata Aslan. Paman Andrew terlalu ketakutan untuk bergerak." kata Aslan. "bisakah kau mengatakan sesuatu untuk—untuk membuatnya lebih tenang? Kemudian bisakah kau mengatakan sesuatu untuk mencegahnya datang ke sini lagi?" "Apakah menurutmu dia akan mau datang ke sini lagi?" tanya Aslan. Paman Andrew mendapatkan makan malam yang lumayan. dan pisang yang dilemparkan kepadanya. "Bawa kemari makhluk itu. dan dia pikir—" "Dia membuang tenaga memikirkan hal yang percuma. Dia begitu senang melihat batang besi dari lampu tiang tumbuh menjadi pohon lampu tiang. "mungkin saja dia mengirimkan orang lain. Nak. Aslan.kepada raja dan ratu baru. "Aku mohon. dan tidak bisa mengurusi "Brendi yang malang"." kata Polly. Salah satu gajah mengangkat Paman Andrew dengan belalainya dan meletakkannya di depan kaki sang singa." kata Polly. tapi tidak bisa dibilang dia melalui malam itu dengan cukup nyaman.

aku juga tidak bisa menenangkannya. "Tidurlah. Lagu itu akan berakhir tidak lama lagi. "Tidur dan terpisahlah selama beberapa jam dari segala siksaan yang telah kautimpakan pada dirimu sendiri." kata Aslan. Oh. dia hanya akan mendengar auman dan geraman. "Sekarang. "Bawa dia ke sisi dan baringkan dia. para dwarf! Tunjukkan keahlian pandai besi kalian. para putra Adam betapa pintarnya kalian mempertahankan diri kalian dari segala yang mungkin berguna untuk kalian! Tapi aku akan memberi satu-satunya hadiah yang masih mampu diterimanya. Perlihatkan kepadaku dua mahkota untuk raja dan ratu kalian. dan mengembuskan napasnya ke wajah ketakutan si penyihir." Sekelompok besar dwarf yang jumlahnya bahkan tidak bisa kaubayangkan bergegas men253 . Tapi aku tidak mengatakan itu pada pendosa tua ini." katanya. Kalau aku berbicara padanya.lagu yang kugunakan untuk membangunkannya masih mengalun di udara dan bergemuruh di tanah. dia telah membuat dirinya sendiri tak mampu mendengar suaraku." Paman Andrew langsung berguling dengan mata terpejam dan mulai bernapas teratur." Aslan menundukkan kepala besarnya dengan agak sedih.

emas meleleh. palu-palu. seperti juga pohon perak tumbuh dari setengah crown. Mereka mencabuti seluruh daunnya. Pohon itu tentu saja tumbuh dari setengah sovereign yang terjatuh dari saku Paman Andrew ketika tubuhnya dibalikkan. Detik berikutnya (betapa para dwarf itu menyukai pekerjaan mereka!) api berkobar. bahkan beberapa cabangnya juga dipatahkan. Seolah entah dari mana. dengan kecepatan yang luar biasa.dekati Pohon Emas. Dan kini Digory dan Polly bisa melihat bahwa bagian-bagian pohon itu tidak hanya tampak seperti emas tapi memang emas lunak sungguhan. dan palu 254 . tumpukan kayu kering untuk bahan bakar. tang penjepit besi. paron kecil. pengembus angin berembus. dan pengembus angin untuk menjaga api tetap menyala muncul.

mengentak. meniupkan belalai." Kemudian semua bersorak. Raja dan Ratu Narnia. Kemudian dia berkata. Di bawah jemari terampil para ahli besi kecil itu. dan lingkaran berbentuk indah yang benar-benar bisa kaukenakan dan tampak lebih bagus saat dikenakan. Pasangan raja-ratu itu pun berdiri tampak hikmat juga sedikit malu. menuangkan setumpuk batu berharga di kaki para dwarf. menggongong. penuh ampun. tapi ringan. dua mahkota mulai terbentuk—bukan benda-benda jelek dan berat seperti mahkota Eropa. Ketika kedua mahkota itu telah didinginkan di sungai. Mahkota raja dihiasi batu-batu rubi. sedangkan mahkota ratu dengan zamrud. yang diperintah Aslan untuk menggali (pekerjaan yang paling mereka sukai) sebelumnya di hari itu. atau mengepakngepakkan sayap. dan berani. Dua tikus tanah. ayah dan ibu banyak raja yang akan ada di Narnia. Bertindaklah adil. tapi kian tampak mulia dengan rasa malu mereka 255 . meringkik. Isles. Doa-doa ada bersama kalian. halus. dan Archenland. "Berdirilah. Aslan menyuruh Frank dan Helen berlutut di depannya dan dia meletakkan mahkota di masing-masing kepala mereka.

mereka melihat pohon yang pastinya tidak ada di sana sebelumnya. "kau telah bertanam dengan baik. Pohon itu pasti telah tumbuh tanpa suara. para penghuni Narnia. berkata: "Lihat!" Semua makhluk dalam kerumunan itu menoleh. Apel-apel perak mengintip keluar seperti bintang di antara setiap daun. kemudian semua menarik napas panjang karena rasa takjub dan bahagia. karena pohon ini pelindung kalian. namun semulus gerakan bendera jika kau menariknya naik di tiang bendera." kata Aslan. Dan sementara masih bersorak. Tak jauh dari sana. jauh melebihi pemandangan yang ditampilkannya. "Putra Adam. Selama beberapa saat tidak ada yang bisa memikirkan hal lain. Penyihir yang telah kucerita256 . Dan kalian. berdiri menjulang hingga di atas kepala. yang membuat semua makhluk menarik napas. Cabang-cabangnya yang terentang seolah menyebarkan cahaya dan bukannya bayangan. sementara mereka semua disibukkan acara penobatan. Tapi wangi yang keluar dari pohon itulah. jadikanlah perhatian pertama kalian untuk menjaga pohon ini. Digory mendengar suara dalam Aslan di sampingnya.itu.

257 .

"pasti 258 . Sang penyihir telah memakan salah satu apel itu. dan kesehatan bagi kalian. Tapi selama pohon itu hidup. dia akan terus tinggal di sana. dan kesedihan baginya. Sir. terasa seperti kematian." kata Polly.kan kepada kalian telah pergi ke utara dunia. karena wanginya yang tercium bagai kebahagiaan. karena dia melihat mereka sedang berbisikbisik dan saling menyikut." kata Digory. "Oh—Aslan. wajahnya memerah. ketakutan. semakin kuat dengan sihir hitamnya. "Aku lupa memberitahumu." Dia tidak benar-benar mengatakan semua yang ada dalam pikirannya. anak-anak?" tanyanya. dia tidak akan pernah datang ke Narnia.) "Jadi kami pikir. kehidupan." Semua makhluk menatap lekat-lekat dalam diam ke arah pohon itu ketika Aslan tiba-tiba memutar kepalanya (menyebarkan berkas-berkas cahaya keemasan dari surainya saat melakukan itu) dan memaku mata besarnya pada Digory dan Polly. Dia tidak akan berani mendekat dalam jarak seratus mil dari pohon itu. Aslan. apel yang sama dengan yang tumbuh dari pohon itu. (Digory selalu lebih takut bersikap konyol daripada Polly. "Ada apa. tapi Polly langsung mengungkapkannya untuknya.

Setelah mendapatkan segala yang 259 . begitu." dia menjawab. Putri Hawa?" tanya sang singa. Buahnya berguna. Dia telah mendapatkan keinginan hatinya. dia memperoleh kekuatan tanpa kelemahan dan hari-hari tak berakhir seperti dewi. Itulah yang terjadi pada orang-orang yang memetik dan memakan buah pada saat yang salah dan dengan cara yang salah." "Oh. menggelenggeleng. "Dan kurasa karena dia mengambilnya dengan cara yang salah buah itu tidak akan berguna baginya." kata Aslan. tapi mereka membencinya selamanya. "Yah. Tapi perpanjangan hari dengan hati yang jahat hanyalah perpanjangan penderitaan dan dia sudah mulai mengetahui itu." "Nak. Maksudku buah itu tidak akan membuatnya terus muda dan semacamnya?" "Sayang sekali. "itulah sebabnya segala hal lain kini menjadi sesuatu yang menakutkan baginya." "Kenapa kau berpikir begitu.ada beberapa kesalahan dan dia tidak bisa benar-benar terganggu dengan wangi apel-apel itu. Segala hal selalu bekerja sesuai kodratnya. "Buahnya tetap akan berguna. dia sudah memakan sebuah." kata Polly.

benar kan?" "Ya.mereka inginkan. Nak. mereka tidak selalu menyukainya. anakku. "Apakah aku akan—" "Benar. Dan sang penyihir membujukmu untuk melakukan hal lain. pohon yang tumbuh akan melindungi Narnia. "Karena buah itu selalu berfungsi—harus berfungsi—tapi buah itu tidak akan berguna dengan baik bagi siapa pun yang memetiknya karena keinginan sendiri. Kalau ada penghuni Narnia yang tanpa diminta mencuri apel dan menanamnya di sini untuk melindungi Narnia. Aslan. bukan tanah ramah yang kuinginan. tapi bukan demi kebahagiaanmu ataupun kebahagiaannya. apel itu memang akan menyembuhkannya." kata Digory. Akan datang suatu hari ketika kalian berdua bakal melihat ke belakang dan berkata lebih baik mati karena penyakit itu. Dia membujukku membawa pulang apel untuk ibuku." "Aku—aku hampir memakan buah itu juga." "Mengertilah kalau begitu. karena air mata telah membuatnya tersedak dan dia telah melepaskan semua harapan me260 . Aslan. Tapi pohon itu akan melakukannya dengan menjadikan Narnia kerajaan kuat dan kejam seperti Charn." Dan Digory tidak bisa mengatakan apa pun." kata Aslan.

hampir dengan bisikan: "Itulah yang akan terjadi.nyelamatkan nyawa ibunya. Namun di saat yang sama dia tahu sang singa tahu apa yang bakal terjadi. Bukan itu yang akan terjadi sekarang. seperti seseorang dalam mimpi. Seolah seluruh dunia telah jungkir balik dan tercampur baur. dan bahwa mungkin ada hal-hal yang lebih buruk bahkan daripada kehilangan seseorang yang kaucintai karena dijemput kematian. Nak. Raja dan Ratu Narnia bersorak untuknya. dia berjalan menghampiri pohon itu. Apel ini tidak akan membawa kehidupan abadi di duniamu. "bolehkah kami pulang sekarang?" Dia lupa mengucapkan "terima kasih". Dia memetik apel dan memasukkannya ke saku. Yang akan kuberikan kepadamu sekarang akan membawa kebahagiaan. dengan apel curian. tapi akan menyembuhkan. para makhluk lain juga berteriak menyemangati. tapi dia merasakannya dan Aslan tahu itu. Tapi kini Aslan berkata lagi. Kemudian. Kemudian dia kembali ke Aslan. Petikkan ibumu sebuah apel dari pohon itu. Pergilah. 261 . "Aku mohon." Selama beberapa saat Digory nyaris tidak bisa mengerti." katanya.

Lihat kemari. "lubang itu mata air.eBook oleh Nurul Huda Kariem MR. Tapi ada dua hal yang terlebih dahulu harus diurus. Aslan berdiri di samping mereka. MR. Kedua anak itu mengejap-ngejapkan mata dan mendongak. peringatan dan perintah. Collection's BAB 15 Akhir Kisah Ini dan Awal Kisah-kisah Lain ALIAN tidak membutuhkan cincin saat aku bersama kalian." kata suara Aslan. dan ketika kalian melompat ke dalamnya kalian tiba di dunia tem262 K ." kata Aslan. "sudah tiba saatnya bagi kalian untuk pulang. hangat dan kering. anak-anak. "Terakhir kali kalian ke sini." Mereka mengikuti petunjuk Aslan dan melihat lubang kecil di rerumputan dengan dasar yang juga ditumbuhi rumput. masih terlelap. Mereka sekali lagi berada di Hutan di Antara Dunia-dunia. "Mari. Paman Andrew berbaring di rerumputan." kata Aslan.

dan belas kasihan daripada Maharani Jadis." jawabnya. ambillah cincin-cincin ajaib milik pamanmu ini dan kuburkan supaya tidak ada yang bisa menggunakannya lagi." kata kedua anak itu bersamasama. Tidak ada mata air sekarang. Segera mungkin. Sekarang untuk perintahku. amat sebentar lagi. Putri Hawa. Itulah peringatanku. sebelum kalian menjadi pria tua dan wanita tua. Aslan? "Belum." Digory dan Polly mendongak dan menatap wajah sang singa saat dia mengucapkan katakata ini." "Ya. Tidaklah pasti apakah orang-orang jahat pada rasmu tidak akan menemukan rahasia sedahsyat Kata Kemalangan dan menggunakannya untuk menghancurkan semua makhluk hidup.pat matahari yang sekarat bersinar di atas reruntuhan Charn. Tapi kalian akan menjadi seperti itu. Dan tak lama lagi. negara-negara besar di dunia kalian akan dikuasai para tiran yang tidak lebih peduli pada kebahagiaan. Tapi Polly menambahkan. Aslan. "Belum. keadilan. Dan mendadak (mereka tidak pernah 263 . Dunia itu telah berakhir. "Tapi kami tidaklah separah dunia itu ya kan. seolah tidak pernah ada. Biarlah ras Adam dan Hawa mendapat peringatan. Biarkan duniamu waspada.

bijaksana. atau bahkan hidup dan terjaga sebelumnya. Menit berikutnya mereka bertiga (Paman Andrew kini sudah terbangun) datang terlontar ke dalam kebisingan. atau marah. Dan kenangan momen itu selalu tersimpan di dalam diri mereka. hanya di suatu belokan. segalanya masih persis seperti saat mereka meninggalkannya. Ada 1ampu tiang yang salah satu tangannya menghilang. akan kembali dan membuat mereka merasa yakin. dan kusir kereta. dan bau-bau pekat London. jauh di dalam hati. 264 . dan kecuali sang penyihir. dan memasuki mereka sehingga mereka merasa tidak pernah benar-benar bahagia. atau baik. kenangan akan segala kebaikan keemasan itu dan perasaan bahwa semua itu masih ada di sana. atau di belakang suatu pintu. Kalau mereka merasa sedih.tahu pasti bagaimana semua itu bisa terjadi) wajah itu menjelma menjadi lautan emas cair dan mereka mengapung di dalamnya. takut. bahwa segalanya baik-baik saja. Mereka berada di trotoar di luar pintu depan rumah Ketterley. selamanya sepanjang hidup keduanya. cukup dekat. di atas mereka. Rasa manis dan kekuatan yang begitu besar berputarputar di sekeliling mereka. si kuda. panasnya.

Sepertinya seluruh petualangan itu sama sekali tidak memakan waktu. "Dia mulai siuman" atau "Bagaimana perasaanmu sekarang. mengatakan hal-hal seperti. Paman Andrew berlari menaiki tangga men265 ." Wow! pikir Digory. Semua orang masih berbicara dan ada beberapa orang berlutut di samping para petugas polisi yang terluka. teman?" atau "Ambulans akan segera sampai di sini. dengan keadaan pakaiannya sekarang dan madu yang berlepotan di wajahnya. Untungnya pintu depan terbuka dan sang pelayan wanita sedang berdiri di depan pintu mengawasi yang terjadi (hari ini benar-benar hari yang seru bagi gadis itu!) jadi Digory dan Polly tidak mendapatkan kesulitan mendorong paksa Paman Andrew sebelum ada yang bertanya-tanya. Tidak ada yang memerhatikan kehadiran kedua anak itu karena tidak ada yang melihat mereka pergi ataupun menyadari kepulangan mereka. tidak akan bisa dikenali siapa pun.ada puing kereta kuda sewaan. Sedangkan Paman Andrew. begitu juga kerumunan orang. Banyak orang di antara kerumunan itu menengok kiri-kanan untuk mencari Jadis dan kudanya.

Dan seperti sang penyihir Jadis yang tampak berbeda ketika kau melihatnya di dunia kita dengan ketika kau melihatnya di dunianya 266 . Poll?" tanya Digory." kata Polly. seperti yang sering dia lihat sebelumnya. Tapi mereka tidak perlu cemas. Dan di sanalah ibunya berbaring. Sampai ketemu nanti. bersandar pada bantal. "Aku mau menengok ibuku. Yang sedang dia pikirkan adalah botol di dalam lemari pakaiannya. dia mengenakan mantel mandi dan langsung menuju kamar mandi. Digory diam sesaat untuk mengatur napas. Kemudian dia langsung menghilang di dalam kamar tidurnya dan mengunci pintu. "Bisakah kau mengambil cincin-cincin lainnya. Ketika keluar lagi (tidak terlalu lama setelah itu). kemudian dia berlari dengan langkah-langkah berisik saat menaiki lantai loteng. Digory mengeluarkan apel kehidupan dari sakunya. lalu dia berjalan pelan ke kamar ibunya." "Oke. Wajahnya kurus dan pucat yang bisa membuatmu menangis bila melihatnya.dahului Digory dan Polly dan awalnya kedua anak itu khawatir dia akan langsung menuju lotengnya dan berniat menyembunyikan sisa cincin yang dia miliki.

"Oh. kan? Aku mohon. Tentu saja ada berbagai macam warna di kamar tidur itu." dia menjawab. bahkan sinar matahari. buah dari taman gunung itu pun tampak berbeda. "Aku tidak tahu apa kata dokter nanti. cantik sekali. Sayang." kata Digory. Tapi begitu Digory mengeluarkan apel yang dibawanya dari saku. tampak pudar dan suram. kertas dinding. memotong-motong. matahari belumlah terbenam. kau tidak akan mampu melihat yang lain. Semuanya.sendiri. (Kau harus ingat saat itu musim panas sehingga walaupun hari sudah malam." kata ibu Digory." Digory mengupas. kain penutup tempat tidur di ranjang. Tidak ada hal lain yang lebih menarik untuk dilihat. sinar matahari dari jendela. dan memberikan apel itu kepada ibunya seiris demi seiris. "Tapi sungguh—aku hampir merasa mampu memakannya. Dan tak lama setelah selesai memakan267 . Dan harum apel kebeliaan membuatmu berpikir ada jendela di ruangan itu yang membuka ke Surga. semua benda itu seolah nyaris tidak memiliki warna. dan mantel tidur biru pucat yang cantik milik Ibu. "Ibu mau memakannya.) Kilau terang apel itu menebarkan cahaya-cahaya aneh di langit-langit.

sesuatu yang Digory sudah tahu. Dia pun tertidur: tidur sungguhan.nya. Sepanjang hari itu. yang alami dan lembut. Digory pun kini yakin wajah ibunya tampak agak berbeda. 268 . tanpa obat-obatan memuakkan itu. setiap kali dia melihat benda-benda di sekitarnya dan melihat betapa biasa dan tidak ajaibnya bendabenda itu. Dia membungkuk dan mencium ibunya dengan sangat lembut. hal yang paling diinginkannya di dunia ini. ibu Digory tersenyum dan kepalanya kembali terbenam ke bantal. dia nyaris tidak berani berharap. kemudian pelan-pelan keluar dari kamar itu dengan hati berdebar sambil membawa bagian tengah apel tadi.

Aku tidak akan memberitahu anak lelakinya apa pun saat ini. melihat dari atas dinding. Digory mencondongkan tubuh di atas pagar tangga dan mendengarkan. "Tapi kalau kau tidak keberatan aku belum terlalu ingin membicarakannya. kita tidak mau menimbulkan harapan-harapan kosong. ini kasus paling luar biasa yang pernah kuketahui sepanjang karier kedokteranku.Tapi ketika dia mengingat wajah Aslan. Tapi menurut pendapatku—" Kemudian suaranya menjadi terlalu pelan untuk didengar. harapan pun muncul. Ini—ini seperti keajaiban. tentang ibumu?" "Kurasa—kurasa semua akan baik-baik saja. Bagaimana dengan cincin-cincinnya?" 269 . Siang itu dia turun ke taman dan menyiulkan sinyal rahasia yang sudah disepakatinya bersama Polly (gadis kecil itu belum bisa kembali ke sana sejak kemarin). "Maksudku." kata Digory. Pagi berikutnya ketika sang dokter melakukan kunjungan rutin. "Bagaimana?" tanya Polly. Malam itu dia mengubur bagian tengah apel kehidupan di halaman belakang. Dia mendengar sang dokter keluar bersama Bibi Letty dan berkata: "Miss Ketterley.

270 . Dua minggu kemudian dia sudah bisa duduk di luar rumah di taman. gorden-gorden lusuh disingkapkan untuk membuat ruangan lebih terang. tapi ada pucuk yang tampak muncul di permukaan. Sesuatu itu tidaklah tumbuh seperti pohon-pohon baru di Narnia. tenang saja. Jendelajendela dibuka. Dan sebulan kemudian seluruh rumah itu telah menjadi tempat yang sama sekali berbeda. termasuk cincin milik mereka." kata Polly." Kemudian Polly memanjat dinding dan mereka pergi ke tempat itu bersama-sama. ayo. Tapi ternyata Digory tidak perlu menandai tempat itu. Ayo kita kubur. Aku menandai tempat aku mengubur sisa apel kemarin. aku memakai sarung tangan. mengelilingi pucuk tersebut. "Lihat. dan lebih banyak makanan yang bisa disantap. Sesuatu sudah muncul dari dalamnya. di mana kau bisa melihatnya benar-benar bertambah besar." "Ya."Aku sudah mendapatkan semuanya. Sekitar seminggu setelah kejadian ini sudah bisa dipastikan keadaan ibu Digory membaik. Mereka mengambil sekop dan mengubur semua cincin ajaib. Bibi Letty melakukan segalanya yang diinginkan ibu Digory. Kini juga ada bunga-bunga baru di mana pun.

ibu Digory mulai bernyanyi lagi juga melakukan permainanpermainan bersama Digory dan Polly sehingga Bibi Letty akan berkata. Paman buyut Ayah. taman. Tapi mungkin kau ingin tahu satu atau dua hal lagi. Setelah sekitar enam minggu kehidupan indah ini berjalan. Paman Kirke. yang mengabarkan berita gembira. datanglah surat panjang dari ayah Digory di India. yang telah didengar Digory sepanjang hidupnya namun belum pernah dia lihat. rumah anjing. istal. Lalu rumah besar di pedesaan. hutan. akan menjadi rumah mereka. kaulah bayi terbesar di antara kalian bertiga." Ketika hal-hal memburuk. kebun anggur. telah meninggal dan tampaknya ini berarti ayah Digory menjadi kaya raya. dan pegunungan di belakangnya. sering kali keadaan kian membaik dan membaik. biasanya kau akan mendapati hal-hal itu bertambah buruk selama beberapa lama. Dia akan pensiun dan pulang dari India untuk tinggal terus. rumah kaca.piano tua sudah diperbaiki. Mabel. "Sungguh. Jadi Digory merasa seyakin dirimu bahwa mereka semua akan hidup bahagia selama-lamanya. Rumah besar dengan deretan baju zirah. Tapi sekalinya hal-hal membaik. Polly dan Digory seterusnya menjadi teman 271 . sungai.

memerah susu. Dan ketika. Di Narnia. dan mendaki gunung. berhubungan dengan petualangan-petualangan yang baru saja kuceritakan kepadamu. Sang penyihir ataupun musuh lain tidak datang mengacaukan daratan tenteram itu selama ratusan tahun. Raja Frank dan Ratu Helen juga anak-anak mereka hidup bahagia di Narnia. Pohon yang tumbuh dari bagian tengah apel yang ditanam Digory di halaman 272 . Lampu tiang yang ditanam sang penyihir (secara tak sengaja) bersinar siang dan malam di hutan Narnia sehingga tempat lampu itu tumbuh dinamakan Area Lentera. dia mendapati cahaya lampu itu masih menyala. berenang. Anak-anak laki-laki menikahi nymph dan para anak perempuan menikahi dewa hutan dan dewa sungai. dengan suatu cara. Di sanalah dua anak itu belajar berkuda. Anak kedua mereka menjadi Raja Archenland. Jadi begini.baik dan hampir setiap liburan Polly akan tinggal bersama keluarga Digory di rumah pedesaan mereka yang indah. Dan petualangan itu. anak lain dari dunia kita datang ke Narnia pada suatu malam bersalju. memasak. bertahun-tahun kemudian. para hewan hidup dalam kedamaian dan kebahagiaan.

walaupun tidak sepenuhnya ajaib.belakang. terus tumbuh dan berkembang menjadi pohon yang kokoh. Karena tumbuh di tanah dunia kita. Terkadang pohon itu akan bergerak secara misterius walau tidak ada angin bertiup: kurasa ketika ini terjadi ada angin kencang di Narnia dan pohon di Inggris itu bergetar karena pada saat itu pohon di Narnia sedang terguncangguncang dan berayun-ayun dalam tiupan angin kencang barat daya. ada badai besar di seluruh selatan Inggris 273 . Apa pun yang sebenarnya terjadi. akan dibuktikan kemudian bahwa masih ada sihir di dalam batangnya. pohon itu tidak berbuah apel yang bisa menyembuhkan wanita sekarat seperti ibu Digory. jauh dari suara nyanyian Aslan dan udara bersih Narnia. Tapi di dalam dirinya. dalam sarinya. seorang profesor dan petualang besar pada masa itu) dan rumah tua Ketterley telah menjadi miliknya. Tapi pohon itu tetap menghasilkan apel-apel yang lebih cantik daripada pohon apel mana pun di Inggris. Karena ketika Digory sudah berusia paro baya (dan dia telah menjadi pria terpelajar yang terkenal. pohon itu (bisa dibilang) tidak pernah melupakan pohon lain di Narnia dari mana dirinya berasal. buah-buahnya pun sangat baik untuk tubuhmu.

bang274 . karena ayah Digory berkata. dia menjadi pria tua yang lebih ramah dan tidak egois daripada sebelumnya. Ketika Digory dan keluarganya datang untuk tinggal di rumah besar di pedesaan. kemudian menaruhnya di rumah pedesaannya yang besar. lagi pula tidak adil Letty yang malang harus selalu kerepotan menjaganya. mereka membawa Paman Andrew untuk tinggal bersama mereka. Dan walaupun dia sendiri tidak menemukan kemampuan sihir pada lemari pakaian tersebut. Tapi dia selalu gemar menjamu tamu di ruang biliar dan memberitahu mereka cerita-cerita tentang wanita misterius. Itulah awalnya segala kedatangan dan kepergian antara Narnia dan dunia kita." Paman Andrew tidak pernah mencoba sihir apa pun lagi sepanjang hidupnya. Dia tidak tega sekadar memotong-motongnya dan menjadikannya kayu bakar. dan sejalan dengan bertambahnya usia. orang lain lebih beruntung. jadi dia menyuruh orang membuat lemari pakaian dari kayu pohon itu. "Kita harus berusaha menjauhkan orang tua itu dari masalah.yang menumbangkan pohon tersebut. kisah yang bisa karubaca di buku-buku lain dalam seri ini. Dia telah mendapatkan pelajaran.

"Tapi dia wanita yang cantik sekali.sawan dari bangsa asing. a MR. Collection's 275 . "Emosi wanita itu terlalu meledak-ledak." "Dukung Penulis dan Penerbit dengan membeli buku versi cetaknya" Nurul Huda Kariem MR." dia akan berkata. Sir. dengan siapa dia berkeliling London. cantik luar biasa.

. SANG PENYIHIR. Musim salju dan Penyihir Putih adalah ancaman terbesar dan hanya keempat anak serta singa agung. dan Lucy. dan di sana sedang hujan salju! Ayo. Edmund. Susan. DAN LEMARI "Itu lemari ajaib. yang bisa mematahkan kutukan jahat itu." kata Lucy memohon. dievakuasi ke desa saat perang.Ikuti kelanjutan petualangan di Narnia! The Chronicles of Narnia #2 SANG SINGA. mari lihat. Empat anak. tak lama kemudian mereka menemukan diri mereka menghadapi bahaya yang sesungguhnya ketika Lucy masuk ke dunia ajaib Narnia. Ada hutan di dalamnya. Peter. Tapi. Aslan.

PAULINE BAYNES . kemudian menjadi Profesor Sastra Abad Pertengahan dan Masa Renaisans di Cambrige University. yang paling terkenal adalah The Screwtape Letters. Dia menulis berbagai buku kritik sastra. kariernya sebagai ilustrator pun kian berkembang. CLIVE STAPLES LEWIS membuat ilustrasi untuk seluruh buku dalam seri The Chronicles of Narnia. Lewis untuk anak-anak. juga empat novel dewasa. Oxford. dan Lemari di tahun 1949. Diawali dengan Sang Singa. Ketujuh buku Chronicles of Narnia adalah satu-satunya karya C.lahir di Belfast tahun 1898. Dia tinggal di Cambrige sampai wafat di tahun 1963. Dia pengajar Sastra Inggris di Magdalen College.S. sang Penyihir.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful