B.

Sistematika Penelitian Kualitatif Judul Abstrak Kata Pengantar Daftar Isi Daftar Gambar Bab I Pendahuluan Konteks Penelitian Fokus Kajian Penelitian Tujuan Penelitian Manfaat Penelitian Bab II Perspektif Teoritis dan Kajian Pustaka Bab III Metode Penelitian Pendekatan Batasan Istilah Unit Analisis Deskripsi Setting Penelitian Pengumpulan Data Analisis Data Keabsahan data Bab IV Hasil dan pembahasan Bab VI Kesimpulan dan saran Daftar pustaka Lampiran Penjelasan secara ringkas keseluruhan unsur yang ada dalam penelitian kualitatif, yaitu: 1. Judul, singkat dan jelas serta mengisyaratkan fenomena dan fokus kajian penelitian. Penulisan judul sedapat mungkin menghindari berbagai tafsiran yang bermacam-macam dan tidak bias makna. 2. Abstrak, ditulis sesingkat mungkin tetapi mencakup keseluruhan apa yang tertulis di dalam laporan penelitian. Abstrak penelitian selain sangat berguna untuk membantu pembaca memahami dengancepat hasil penelitian, juga dapat merangsang minat dan selera orang lain untuk membacanya. 3. Perspektif teoritis dan kajian pustaka, perspektif teori menyajikan tentang teori yang digunakan sebagai perpektif baik dalam membantumerumuskan fokus kajian penelitian maupun dalam melakukan analisis data atau membahas temuan-temuan penelitian. Sementara kajian pustaka menyajikan tentang studi-studi terdahulu dalam konteks fenomena dan masalah yang sama atau serupa. 4. Metode yang digunakan, menyajikan secara rinci metode yang digunakan dalam proses penelitian. 5. Temuan–temauan penelitian, menyajikan seluruh temuan penelitian yang diorganisasikan secara rinci dan sistematis sesuai urutan pokok masalah atau fokus kajian penelitian. Temuan-temuan penelitian yang disajikan dalam laporan

tujuan pendekatan grounded theory adalah untuk menghasilkan atau menemukan suatu teori yang berhubungan dengan situasi tertentu . sehingga tidak ada batasan dalam memaknai atau memahami fenomena yang dikaji. atau terlibat dalam suatu proses sebagai respon terhadap suatu peristiwa. peneliti harus kembali mencermati secara kritis dan hati-hati terhadap perspektif teoritis yang digunakan. C.penelitian merupakan serangkaian fakta yang sudah direduksi secara cermat dan sistematis. Etnografi adalah sebuah proses dan hasil dari sebuah penelitian. peneliti menguji kelompok tersebut dan mempelajari pola perilaku. Penundaan ini biasa disebut epoche (jangka waktu). 6. Sebagai proses. Etnografi Etnografi adalah uraian dan penafsiran suatu budaya atau sistem kelompok sosial. yaitu: 1. Fenomenologi Penelitian fenomenologi mencoba menjelaskan atau mengungkap makna konsep atau fenomena pengalaman yang didasari oleh kesadaran yang terjadi pada beberapa individu. Analisis temuan– temuan penelitian. etnografi melibatkan pengamatan yang cukup panjang terhadap suatu kelompok. Penelitian ini dilakukan dalam situasi yang alami. dan interaksi dalam kelompok. Situasi di mana individu saling berhubungan. kebiasaan. Menurut Creswell (1998:54). 3. Hasil temuanmemrlukan pembahasan lebih lanjut dan penafsiran lebih dalam untuk menemukan makna di balik fakta. . Peneliti mempelajari arti atau makna dari setiap perilaku. Grounded theory Walaupun suatu studi pendekatan menekankan arti dari suatu pengalaman untuk sejumlah individu. Peneliti menginterpretasi subjek seperti subjek tersebut memposisikan dirinya sendiri. Pendekatan fenomenologi menunda semua penilaian tentang sikap yang alami sampai ditemukan dasar tertentu. 4. dan cara hidup. Konsep epoche adalah membedakan wilayah data (subjek) dengan interpretasi peneliti. 2. dan bukan kesan selintas peneliti apalagi hasil karangan atau manipulasi peneliti itu sendiri. dimana dalam pengamatan tersebut peneliti terlibat dalam keseharian hidup responden atau melalui wawancara satu per satu dengan anggota kelompok tersebut. Dalam melakukan pembahasan terhadap temuan-temuan penelitian. Konsep epoche menjadi pusat dimana peneliti menyusun dan mengelompokkan dugaan awal tentang fenomena untuk mengerti tentang apa yang dikatakan oleh responden. bertindak. Inti dari pendekatan grounded theory adalah pengembangan suatu teori yang berhubungan erat kepada konteks peristiwa dipelajari. bahasa. Jenis-jenis Penelitian Kualitatif Penelitian kualitatif memiliki 5 jenis penelitian. Biografi Penelitian biografi adalah studi tentang individu dan pengalamannya yang dituliskan kembali dengan mengumpulkan dokumen dan arsip-arsip. Tujuan penelitian ini adalah mengungkap turning point moment atau epipani yaitu pengalaman menarik yang sangat mempengaruhi atau mengubah hidup seseorang.

2. Beberapa hal yang perlu diperhatikan seorang peneliti saat mewawancarai responden adalah intonasi suara. dan kasus yang dipelajari berupa program. Alasan peneliti melakukan observasi adalah untuk menyajikan gambaran realistik perilaku atau kejadian. . kejadian atau peristiwa. Studi kasus Penelitian studi kasus adalah studi yang mengeksplorasi suatu masalah dengan batasan terperinci. Beberapa tips saat melakukan wawancara adalah mulai dengan pertanyaan yang mudah. dan kepekaan nonverbal.5. peneliti melakukan dua jenis wawancara. Tehnik wawancara yang digunakan dalam penelitian kualitatif adalah wawancara mendalam. ulang kembali jawaban untuk klarifikasi. dan untuk evaluasi yaitu melakukan pengukuran terhadap aspek tertentu melakukan umpan balik terhadap pengukuran tersebut. kegiatan. • Observasi partisipasi (participant observation) adalah metode pengumpulan data yang digunakan untuk menghimpun data penelitian melalui pengamatan dan pengindraan dimana observer atau peneliti benar-benar terlibat dalam keseharian responden. yaitu: 1. mulai dengan informasi fakta. memiliki pengambilan data yang mendalam. Observasi Beberapa informasi yang diperoleh dari hasil observasi adalah ruang (tempat). D. pelaku. peristiwa. observasi tidak terstruktur. aktivitas. untuk menjawab pertanyaan. dan menyertakan berbagai sumber informasi. Wawancara Wawancara merupakan alat re-cheking atau pembuktian terhadap informasi atau keterangan yang diperoleh sebelumnya. dan perasaan. waktu. kecepatan berbicara. objek. atau individu. kontak mata. jangan menanyakan pertanyaan pribadi sebelum building raport. Metode Pengumpulan Data Beberapa metode pengumpulan data dalam penelitian kualitatif. yaitu observasi partisipasi. dengan atau tanpa menggunakan pedoman (guide) wawancara. dan observasi kelompok tidak terstruktur. berikan kesan positif. Dalam mencari informasi. Bungin (2007: 115) mengemukakan beberapa bentuk observasi yang dapat digunakan dalam penelitian kualitatif. untuk membantu mengerti perilaku manusia. hindari pertanyaan multiple. Wawancara mendalam (in–depth interview) adalah proses memperoleh keterangan untuk tujuan penelitian dengan cara tanya jawab sambil bertatap muka antara pewawancara dengan informan atau orang yang diwawancarai. yaitu autoanamnesa (wawancara yang dilakukan dengan subjek atau responden) dan aloanamnesa (wawancara dengan keluarga responden). sensitifitas pertanyaan. di mana pewawancara dan informan terlibat dalam kehidupan sosial yang relatif lama. perbuatan. Penelitian ini dibatasi oleh waktu dan tempat. dan kontrol emosi negatif.

FGD juga dimaksudkan untuk menghindari pemaknaan yang salah dari seorang peneliti terhadap fokus masalah yang sedang diteliti. jumlah dan durasi. e. d.• • Observasi tidak berstruktur adalah observasi yang dilakukan tanpa menggunakan guide observasi. seperti interaksi sosial didalam sebuah kelompok. stimulus kontrol (kondisi dimana perilaku muncul). yaitu otobiografi. E. Beberapa bentuk analisis data dalam penelitian kualitatif. Membaca keseluruhan kisah kemudian direduksi dan diberi kode. Sebagian besar data yang tersedia adalah berbentuk surat-surat. kemudian memberi interpretasi pada pengalaman hidup individu. . b. dan lain-lain. pernikahan. 4. foto. dan kualitas perilaku. dan pekerjaan. laporan. klipping. budaya. Secara detail bahan dokumenter terbagi beberapa macam. data di server dan flashdisk. dan sebagainya. Teknik ini digunakan untuk mengungkap pemaknaan dari suatu kalompok berdasarkan hasil diskusi yang terpusat pada suatu permasalahan tertentu. 3. Observasi kelompok adalah observasi yang dilakukan secara berkelompok terhadap suatu atau beberapa objek sekaligus. serta mencari epipani dari kisah tersebut. Pada observasi ini peneliti atau pengamat harus mampu mengembangkan daya pengamatannya dalam mengamati suatu objek. Kisah yang didapatkan kemudian diatur secara kronologis. surat-surat pribadi. Sifat utama data ini tak terbatas pada ruang dan waktu sehingga memberi peluang kepada peneliti untuk mengetahui hal-hal yang pernah terjadi di waktu silam. ideologi. Mengorganisir file pengalaman objektif tentang hidup responden seperti tahap perjalanan hidup dan pengalaman. dokumen pemerintah atau swasta. Dokumen Sejumlah besar fakta dan data tersimpan dalam bahan yang berbentuk dokumentasi. dan konteks sejarah. c. yaitu: a. Selanjutnya peneliti mengidentifikasi dan mengkaji makna kisah yang dipaparkan. artefak. Teknik Analisis Data Teknik analisis data dalam penelitian kualitatif di dasarkan pada pendekatan yang digunakan. intensitas atau kekuatan respon. cenderamata. Tahap tersebut berupa tahap kanak-kanak. Focus Group Discussion (FGD) Focus Group Discussion (FGD) adalah teknik pengumpulan data yang umumnya dilakukan pada penelitian kualitatif dengan tujuan menemukan makna sebuah tema menurut pemahaman sebuah kelompok. buku atau catatan harian. catatan harian. dewasa dan lansia yang ditulis secara kronologis atau seperti pengalaman pendidikan. Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam observasi adalah topografi. memorial. yaitu: 1. Peneliti juga melihat struktur untuk menjelaskan makna. Biografi Langkah-langkah analisis data pada studi biografi. remaja. data tersimpan di website.

riwayat hidup responden di tulis dengan berbentuk narasi yang berfokus pada proses dalam hidup individu. yaitu: a. yaitu: a. sejarah. 3. Selanjutnya peneliti mengembangkan uraian secara keseluruhan dari fenomena tersebut sehingga menemukan esensi dari fenomena tersebut. teori yang berhubungan dengan pengalaman hidupnya dan keunikan hidup individu tersebut. Etnografi Langkah-langkah analisis data pada studi etnografi. Axial coding. Menemukan dan mengelompokkan makna pernyataan yang dirasakan oleh responden dengan melakukan horizonaliting yaitu setiap pernyataan pada awalnya diperlakukan memiliki nilai yang sama. sehingga yang tersisa hanya horizons (arti tekstural dan unsur pembentuk atau penyusun dari phenomenon yang tidak mengalami penyimpangan). peneliti membentuk kategori informasi tentang peristiwa dipelajari. Membaca keseluruhan informasi dan memberi kode. . e. c. Membaca data secara keseluruhan dan membuat catatan pinggir mengenai data yang dianggap penting kemudian melakukan pengkodean data. Kemudian. Membuat laporan pengalaman setiap partisipan. Selanjutnya peneliti boleh mengembangkan dan menggambarkan suatu acuan yang menerangkan keadaan sosial. Fenomenologi Langkah-langkah analisis data pada studi fenomenologi. peneliti mengidentifikasi suatu peristiwa. Selective coding. dan menggambarkan peristiwa tersebut. b. Kemudian mengembangkan textural description (mengenai fenomena yang terjadi pada responden) dan structural description (yang menjelaskan bagaimana fenomena itu terjadi). menyelidiki kondisi-kondisi yang menyebabkannya. dan kondisi ekonomi yang mempengaruhi peristiwa. peneliti mengidentifikasi suatu jalan cerita dan mengintegrasikan kategori di dalam model axial coding. g. Peneliti kemudian memberikan penjelasan secara naratif mengenai esensi dari fenomena yang diteliti dan mendapatkan makna pengalaman responden mengenai fenomena tersebut. Open coding. Mengorganisir file. d. Selanjutnya. 2.f. f. Peneliti memulai mengorganisasikan semua data atau gambaran menyeluruh tentang fenomena pengalaman yang telah dikumpulkan. b. yaitu: a. pernyataan yang tidak relevan dengan topik dan pertanyaan maupun pernyataan yang bersifat repetitif atau tumpang tindih dihilangkan. Setelah itu. e. Pernyataan tersebut kemudian di kumpulkan ke dalam unit makna lalu ditulis gambaran tentang bagaimana pengalaman tersebut terjadi. mengidentifikasi setiap kondisi-kondisi. c. 4. Mengorganisir data b. Grounded theory Langkah-langkah analisis data pada studi grounded theory. gabungan dari gambaran tersebut ditulis. d. Membaca keseluruhan informasi dan memberi kode.

Oleh karena itu. gambar. b. dengan mengaplikasikannya pada data. d. c. dibutuhkan beberapa cara menentukan keabsahan data. Menginterpretasi penemuan. yaitu: a. serta denganmengajukan pertanyaan-pertanyaan tentang data. Membaca keseluruhan informasi dan memberi kode. untuk menemukan ciri-ciri dan unsur-unsur dalam situasi yang sangat relevan dengan persoalan atau isu yang sedang diteliti.c. yaitu: 1. c. analisis kasus negatif. dan untuk membangun kepercayaan para responden terhadap peneliti dan juga kepercayaan diri peneliti sendiri. Selanjutnya peneliti melakukan interpretasi dan mengembangkan generalisasi natural dari kasus baik untuk peneliti maupun untuk penerapannya pada kasus yang lain. Mengorganisir informasi. Keabsahan Data Banyak hasil penelitian kualitatif diragukan kebenarannya karena beberapa hal. Menyajikan secara naratif. Menguraikan setting sosial dan peristiwa yang diteliti. triangulasi. b. per debriefing. Menyajikan presentasi baratif berupa tabel. atau uraian. Memperpanjang masa pengamatan memungkinkan peningkatan derajat kepercayaan data yang dikumpulkan. yaitu subjektivitas peneliti merupakan hal yang dominan dalam penelitian kualitatif. Beberapa kriteria dalam menilai adalah lama penelitian. Pengamatan yang terus menerus. Studi kasus Langkah-langkah analisis data pada studi kasus. serta memusatkan diri pada hal-hal tersebut secara rinci. Cara memperoleh tingkat kepercayaan hasil penelitian. d. Triangulasi. yaitu: a. observasi yang detail. f. alat penelitian yang diandalkan adalah wawancara dan observasi mengandung banyak kelemahan ketika dilakukan secara terbuka dan apalagi tanpa kontrol. Kredibilitas Apakah proses dan hasil penelitian dapat diterima atau dipercaya. Peer debriefing (membicarakannya dengan orang lain) yaitu mengekspos hasil sementara atau hasil akhir yang diperoleh dalam bentuk diskusi analitik dengan rekanrekan sejawat. 2. e. membandingkan dengan hasil penelitian lain. Mengadakan member check yaitu dengan menguji kemungkinan dugaan-dugaan yang berbeda dan mengembangkan pengujian-pengujian untuk mengecek analisis. bisa mempelajari kebudayaan dan dapat menguji informasi dari responden. Membuat suatu uraian terperinci mengenai kasus dan konteksnya. 5. dan member check. e. F. Transferabilitas yaitu apakah hasil penelitian ini dapat diterapkan pada situasi yang . pemeriksaan keabsahan data yang memanfaatkan sesuatu yang lain diluar data untuk keperluan pengecekan atau sebagai pembanding terhadap data tersebut. e. dan sumber data kualitatif yang kurang credible akan mempengaruhi hasil akurasi penelitian. d. Peneliti menetapkan pola dan mencari hubungan antara beberapa kategori.

Reliabilitas Reliabilitas penelitian kualitatif dipengaruhi oleh definisi konsep yaitu suatu konsep dan definisi yang dirumuskan berbeda-beda menurut pengetahuan peneliti. metode pengumpulan dan analisis data. 4. W. B. Creswell. dan menggunakan konsep-konsep ketika membuat interpretasi untuk menarik kesimpulan. . Konfirmabilitas yaitu apakah hasil penelitian dapat dibuktikan kebenarannya dimana hasil penelitian sesuai dengan data yang dikumpulkan dan dicantumkan dalam laporan lapangan. Penelitian Kualitatif. status dan kedudukan peneliti dihadapan responden. serta hubungan peneliti dengan responden. 3. Prenada Media Group: Jakarta. Analisis Data Penelitian Kualitatif. Qualitatif Inquiry and Research Design. Dependability yaitu apakah hasil penelitian mengacu pada kekonsistenan peneliti dalam mengumpulkan data. Bungin. Sage Publications.(IAHS) Daftar Pustaka Bungin. Inc: California. membentuk.lain. Hal ini dilakukan dengan membicarakan hasil penelitian dengan orang yang tidak ikut dan tidak berkepentingan dalam penelitian dengan tujuan agar hasil dapat lebih objektif. PT Rajagrafindo Persada: Jakarta. J. 2007. situasi dan kondisi sosial. 2003. G. B. 1998.