P. 1
Soekarno Muda Episode 1 2 3

Soekarno Muda Episode 1 2 3

|Views: 2,439|Likes:
Published by Peter Kasenda

More info:

Published by: Peter Kasenda on Mar 07, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
See more
See less

03/31/2015

Pada akhir bulan Juni mulai beredar desas-desus dalam pers Indonesia
bahwa pada akhirnya Soekarno telah memutuskan mengakui kekelahannya
dalam rencana fusinya itu. Bagi semua orangpun jelas bahwa jika memang
demikian sikapnya maka ia tentu akan masuk Partindo. Partindo lebih sesuai
dengan ideologi pribadinya dan, lebih penting lagi, Partindo sendiri
menawarkan kebebasan bertindak yang cukup besar kepada Soekarno untuk
bertindak meneruskan gaya agitasi dalam kegiatan politiknya yang
merupakan sumber kekuatan dirinya itu. Karenanya tidaklah mengharuskan
ketika pada tanggal 1 Agustus secara terbuka Soekarno mengumumkan
keputusannya untuk mulai hari itu masuk Partindo.

Pernyataan Soekarno itu dimuat dalam hampir semua surat kabar Indonesia,
tetapi tak satu pun yang mengungkapkan alasan Soekarno yang sebenarnya
sehingga ia ia sampai kepada keputusannya itu selain bahwa sudah tiba
waktunya bagi Soekarno untuk memasuki salah satu dari kedua partai
tersebut. Dalam penjelasannya tentang kegagalan usahanya untuk
mempersatukan Partindo dan PNI Baru, tak terdapat nada kecewa kecuali
rasa sedihnya bahwa orang-orang lain telah tak bisa melihat situasi dengan
jelas seperti dia. Karena paling tidak secara keluar ia masih tetap yakin
bahwa perbedaan antara kedua partai itu hanyalah karena salah-paham dan
karena rusaknya hubungan-hubungan pribadi. Sementara itu tidak menolak
adanya beberapa perbedaan kecil dalam prinsip dan taktik, ditegaskannya
kembali bahwa perbedaan-perbedaan itu tidak cukup besar untuk menjadi
perbedaan yang fundamental. Seperti halnya dalam kasus-kasus lain, dalam
kasus inipun jelas terasa perasaan yang kuat tentang peranan pribadinya
dalam sejarah. Dengan bangga ia menyatakan bahwa catatan sejarah
nasional tak akan pernah bisa menyangkal bahwa selama delapan bulan

38

terakhir ia telah melaksanakan tanggung jawabnya dengan sekuat tenaganya.
Perpecahan yang terus berlanjut dengan gerakan nasionalis bukanlah
kesalahannya.

Babak II

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->