Arti Definisi/Pengertian Zat Adiktif, Jenis/Macam & Dampak/Efek - Ketergantungan Pada Organisme Hidup Tue, 08/01/2008

- 3:14am — godam64 A. Pengertian Zat Adiktiv Zat adiktif adalah obat serta bahan-bahan aktif yang apabila dikonsumsi oleh organisme hidup dapat menyebabkan kerja biologi serta menimbulkan ketergantungan atau adiksi yang sulit dihentikan dan berefek ingin menggunakannya secara terus-menerus yang jika dihentikan dapat memberi efek lelah luar biasa atau rasa sakit luar biasa. B. Jenis Obat Yang Berzat Adiktif Sesuai dengan Undang-Undang No.5 Tahun 1997 tentang Psikotropika menyebutkan beberapa obat yang mengandung zat adiktif di antaranya adalah : 1. Amfetamin 2. Amobarbital, Flunitrazepam 3. Diahepam, Bromazepam, Fenobarbital 4. Minuman Beralkohol / Minuman Keras / Miras 5. Tembakau / Rokok / Lisong 6. Halusinogen 7. Bahan Pelarut seperti bensin, tiner, lem, cat, solvent, dll C. Dampak / Efek yang Dapat Ditimbulkan Zat Adiktif 1. Efek/Dampak Penyalahgunaan Minuman Alkohol Alkohol dalam minuman keras dapat menyebabkan gangguan jantung dan otot syaraf, mengganggu metabolisme tubuh, membuat janis menjadi cacat, impoten serta gangguan seks lainnya. 2. Efek/Dampak Penyalahgunaan Ganja Zat kandungan dalam ganja yang berbahaya dapat menyebabkan daya tahan tubuh berkurang dan melemah sehingga mudah terserang penyakit dan infeksi serta memperburuk aliran darah koroner. 3. Efek/Dampak Penyalahgunaan Halusinogen Halusinogen dalam tubuh manusia dapat mengakibatkan pendarahan otak. 4. Efek/Dampak Penyalahgunaan Kokain Zat adiktif kokain jika dikonsumsi dalam jangka panjang dapat menyebabkan kekurangan sel darah putih atau anemia sehingga dapat membuat badan kurus kering. Selain itu kokain menimbulkan perforesi sekat hidung (ulkus) dan aritma pada jantung. 5. Efek/Dampak Penyalahgunaan Opiat / Opioda Zat opioda atau opiat yang masuk ke dalam badan manusia dapat mengganggu menstruasi pada perempuan / wanita serta impotensi dan konstipasi khronuk pada pria / laki-laki. 6. Efek/Dampak Penyalahgunaan Inhalasia Inhalasia memiliki dampak buruk bagi kesehatan kita seperti gangguan pada fungsi jantung, otak, dan lever. 7. Efek/Dampak Penyalahgunaan Non Obat Dalam kehidupan sehari-hari sering kita temui benda-benda yang disalahgunakan oleh banyak orang untuk mendapatkan efek tertentu yang dapat mengakibatkan gangguan kesehatan. Contoh barang yang dijadikan candu antara lain seperti bensin, thiner, racun serangga, lem uhu, lem aica

Hijau FCF (hijau) 1. Beta karoten (kuning) c. Efek dari penggunaan yang salah pada tubuh manusia adalah dapat menimbulkan infeksi emboli. butil butirat (rasa nanas). dan kanker. Zat aditif sintesis yang berlebihan dapat menimbulkan beberapa efek samping misalnya: gatal-gatal. 1. Karamel (cokelat hitam) b. Klorofil (hijau) d. mempertegas rasa dan aroma makanan. Pada awalnya zat-zat aditif tersebut berasal dari bahan tumbuh-tumbuhan yang selanjutnya disebut zat aditif alami. jumlah penduduk bumi yang makin bertambah menuntut jumlah makanan yang lebih besar sehingga zat aditif alami tidak mencukupi lagi. menambah. 1. Biru berlian (biru) b.aibon. Macam-macam Zat Aditif 1. Akan tetapi. Zat Pewarna Adalah bahan yang dapat memberi warna pada makanan. industri makanan memproduksi makanan yang memakai zat aditif buatan (sintesis). . Penguat rasa (flavour echancer) Bahan penguat rasa atau penyedap makanan yang paling banyak digunakan adalah MSG (Monosodium Glutamate) yang sehari-hari dikenak dengan nama vetsin. Pengertian Zat aditif adalah zat-zat yang ditambahkan pada makanan selama proses produksi. Coklat HT (coklat) c. Oleh karena itu. Bahan baku pembuatannya adalah dari zat-zat kimia yang kemudian direaksikan. Anato (orange) a. pengemasan atau penyimpanan untuk maksud tertentu. Umumnya zat aditif alami tidak menimbulkan efek samping yang membahayakan kesehatan manusia. 1. Contoh: Isoamil asetat (rasa pisang). Penyedap rasa dan aroma serta penguat rasa Zat aditif ini dapat memberikan. sehingga makanan tersebut lebih menarik. Eritrosit (merah) d. Contoh pewarna alami: Contoh pewarna sintetik: a. isobutil propionat (rasa rum) 1. isoamil valerat (rasa apel). 1. Penyedap rasa dan aroma (flavour) Penyedap rasa dan aroma yang banyak digunakan berasal dari golongan ester. Penambahan zat aditif dalam makanan berdasarkan pertimbangan agar mutu dan kestabilan makanan tetap terjaga dan untuk mempertahankan nilai gizi yang mungkin rusak atau hilang selama proses pengolahan.

c. 6. dan kalium). asam laktat. pemantap. digunakan pada daging olahan. Asam askorbat (bentukan garam kalium. Butil hidroksianisol (BHA). dulsin (kemanisannya 250x gula). b.1. pengasaman atau penguraian lain terhadap makanan yang disebabkan oleh mikroorganisme. untuk minuman ringan. untuk daging olahan dan keju. Contoh: a. dan pengental Zat aditif ini dapat membantu pembentukan atau pemantapan sistem dispersi yang homogen pada makanan. Asam benzoat. dan buah kalangan. digunakan untuk lemak. d. Contoh: asam asetat. acar ketimun dalam botol dan caos. digunakan untuk lemak dan minyak makanan c. untuk daging olahan. amonium bikarbonat. Natrium nitrit (Na No2). asam klorida. dan mempertahankan derajat keasaman makanan. minyak makan. Contoh: Asam askorbat. menetralkan. b. contohnya sakarin (kemanisannya 500x gula). dan natrium bikarbonat 9. Butil hidroksitoluen (BHT). Pemutih dan pematang tepung Zat aditif ini dapat mempercepat proses pemutihan atau pematangan tepung sehingga dapat memperbaiki mutu pemanggangan. asam tentrat. Anti kempal . natrium benzoat dan kalium benzoat. untuk roti dan sediaan keju olahan. Pengatur keasaman Zat aditif ini dapat mengasamkan. Contoh bahan pengawet dan penggunaannya: a. margarin dan mentega. dan kalium bromat 8. kaldu. Zat pemanis buatan Bahan ini tidak atau hampir tidak mempunyai nilai gizi. gelatin. Anti oksidan Zat aditif ini dapat mencegah atau menghambat oksidasi. natrium. asam sitrat. aseton peroksida. 1. aluminium amonium sulfat. 5. Pengawet Zat aditif ini dapat mencegah atau menghambat fermentasi. dan gom arab 7. kecap. Pengemulsi. dan natrium siklamat (kemanisannya 50x gula) dan serbitol. Contoh: agar-agar. daging awetan dan kornet kalangan. Natrium nitrat (NaNo3). Asam propionate.

dan vitamin D. dan kalsium aluminium silikat (garam meja) 10.Zat aditif ini dapat mencegah pengempalan makanan yang berupa serbuk. kalsium dinatrium EDTA dan dinatrium EDTA 12. kalium sitrat (dalam es krim). Penambah gizi Zat aditif yang ditambahkan adalah asam amino. dan kalium glukonat (pada buah kalangan) 11. Contohnya: Asam askorbat. . Sekuestran Adalah bahan yang mengikat ion logam yang ada dalam makanan. atau vitamin untuk memperbaiki gizi makanan. Contoh: asam fosfat (pada lemak dan minyak makan). mineral. feri fosfat. Contoh: aluminium amonium sulfat (pada acar ketimun botol). vitamin A. Pengeras Zat aditif ini dapat memperkeras atau mencegah melunaknya makanan. Contoh: aluminium silikat (susu bubuk).

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful