P. 1
Struktur dan anatomi virus

Struktur dan anatomi virus

|Views: 1,749|Likes:
Published by DediJunaedi

More info:

Published by: DediJunaedi on Mar 08, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

07/11/2013

pdf

text

original

Struktur dan anatomi virus

Model skematik virus berkapsid heliks (virus mosaik tembakau): 1. asam nukleat (RNA), 2. kapsomer, 3. kapsid. Virus merupakan organisme subselular yang karena ukurannya sangat kecil, hanya dapat dilihat dengan menggunakan mikroskop elektron. Ukurannya lebih kecil daripada bakteri sehingga virus tidak dapat disaring dengan penyaring bakteri. Virus terkecil berdiameter hanya 20 nm (lebih kecil daripada ribosom), sedangkan virus terbesar sekalipun sukar dilihat dengan mikroskop cahaya.[4] Asam nukleat genom virus dapat berupa DNA ataupun RNA. Genom virus dapat terdiri dari DNA untai ganda, DNA untai tunggal, RNA untai ganda, atau RNA untai tunggal. Selain itu, asam nukleat genom virus dapat berbentuk linear tunggal atau sirkuler. Jumlah gen virus bervariasi dari empat untuk yang terkecil sampai dengan beberapa ratus untuk yang terbesar.[4] Bahan genetik kebanyakan virus hewan dan manusia berupa DNA, dan pada virus tumbuhan kebanyakan adalah RNA yang beruntai tunggal. Bahan genetik virus diselubungi oleh suatu lapisan pelindung. Protein yang menjadi lapisan pelindung tersebut disebut kapsid. Bergantung pada tipe virusnya, kapsid bisa berbentuk bulat (sferik), heliks, polihedral, atau bentuk yang lebih kompleks dan terdiri atas protein yang disandikan oleh genom virus. Kapsid terbentuk dari banyak subunit protein yang disebut kapsomer.[4]

Bakteriofag terdiri dari kepala polihedral berisi asam nukleat dan ekor untuk menginfeksi inang. Untuk virus berbentuk heliks, protein kapsid (biasanya disebut protein nukleokapsid) terikat langsung dengan genom virus. Misalnya, pada virus campak, setiap protein nukleokapsid terhubung dengan enam basa RNA membentuk heliks sepanjang sekitar 1,3

beberapa jenis virus memiliki unsur tambahan yang membantunya menginfeksi inang. Virus pada hewan memiliki selubung virus. Setelah di dalam. Bagian-bagian ini berfungsi dalam pengikatan pada dan pemasukan ke sel inang pada awal infeksi. sedangkan komponen selubung dan kapsid bertanggung jawab dalam mekanisme penginfeksian sel inang. Parasitisme virus Jika bakteriofag menginfeksikan genomnya ke dalam sel inang. Beberapa virus (misalnya virus polio). kapsid sebagian jenis virus sferik dapat diselubungi lapisan lipid. Komposisi kompleks protein dan asam nukleat ini disebut nukleokapsid. menyatu dengan plasmalema inang dan melepaskan inti nukleoproteinnya ke dalam sel. Sebagai contoh. yaitu sekitar 60t protein. tetapi juga mengandung protein dan glikoprotein yang berasal dari virus. Kapsid virus sferik menyelubungi genom virus secara keseluruhan dan tidak terlalu berikatan dengan asam nukleat seperti virus heliks. maka virus hewan diselubungi oleh endositosis atau. namun biasanya protein kapsid sendiri langsung terlibat dalam penginfeksian sel. biasanya genom tersebut mula-mula . Selain protein selubung dan protein kapsid. Struktur ini bisa bervariasi dari ukuran 20 nanometer hingga 400 nanometer dan terdiri atas protein virus yang tersusun dalam bentuk simetri ikosahedral. Virion berfungsi sebagai alat transportasi gen. dan glikoprotein yang disandikan oleh virus melekat pada selubung lipid tersebut. virus juga membawa beberapa molekul enzim di dalam kapsidnya. Serabut-serabut ekor tersebut digunakan oleh fag untuk menempel pada suatu bakteri. Pada virus campak. Seperti virus bentuk heliks. jika terbungkus membran. yaitu membran menyelubungi kapsid. Partikel lengkap virus disebut virion. nukleokapsid ini diselubungi oleh lapisan lipid yang didapatkan dari sel inang. Virus cacar air memiliki selubung virus. Selubung ini mengandung fosfolipid dan protein dari sel inang. yang memungkinkannya masuk. butuh 240 protein untuk membentuk kapsid. mempunyai tempat-tempat reseptor yang khas pada sel inangnya.mikrometer. Seperti yang telah dijelaskan pada virus campak. virus hepatitis B memiliki angka T=4. Ada pula beberapa jenis bakteriofag yang memiliki ekor protein yang melekat pada "kepala" kapsid. Jumlah protein yang dibutuhkan untuk membentuk kapsid virus sferik ditentukan dengan koefisien T.

Kadang-kadang hal ini mengakibatkan transformasi neoplastik sel melalui sintesis protein biasanya hanya diproduksi selama penggandaan virus. herpesvirus dan pokvirus). Klasifikasi virus Virus dapat diklasifikasi menurut kandungan jenis asam nukleatnya. Virus RNA terdiri atas tiga jenis utama: virus RNA berunting positif (+). Virus biasanya mengkode suatu enzim yang diproduksi terakhir. Setiap virus imunodefisiensi manusia (HIV) merupakan bagian dari subkelompok lentivirus dari kelompok retrovirus RNA. genom virus bereplikasi dan kapsomer disintesis sebelum menjadi virion dewasa. bakteri mengalami pembelahan biner dan provirus keluar dari kromosom bakteri. tetapi pada waktu infeksi segera bertindak sebagai cetakan sintesis DNA berunting ganda (segera berintegrasi ke dalam kromosom inang ) melalui suatu transkriptase balik yang terkandung atau tersandi. dapat berunting tunggal (umpamanya pikornavirus yang menyebabkan polio dan influenza) atau berunting ganda (misalnya revirus penyebab diare). virus tumor DNA terbungkus dan mencakup beberapa retrovirus (contohnya virus sarkoma rous). virus RNA berunting negatif (-) yang tidak dapat secara langsung bertindak sebagai mRNA. Sintesis sel inang biasanya berhenti. dan retrovirus. demikian pula virus DNA (misalnya berunting tunggal oada fase φ × 174 dan parvorirus berunting ganda pada adenovirus. yang berunting + dan dapat bertindak sebagai mRNA. seperti pembentuk T-sel yang matang. yang genomnya bertindak sebagai mRNA dalam sel inang dan bertindak sebagai cetakan untuk intermediat RNA unting minus (-). tetapi sebagai cetakan untuk sintesis mRNA melalui virion transkriptase. Virus ini merupakan penyebab AIDS pada manusia. atau dapat pula genom virus terintegrasi ke dalam kromsom inang dan bereplikasi bersamanya (provirus). Pada virus RNA. Virus tumor DNA mencakup adenovirus dan papavavirus. . Reproduksi virus Reproduksi virus secara umum terbagi menjadi 2 yaitu siklus litik dan siklus lisogenik Proses-proses pada siklus litik Artikel utama untuk bagian ini adalah: Siklus litik Proses-proses pada siklus lisogenik Artikel utama untuk bagian ini adalah: Siklus lisogenik Reduksi dari siklus litik ke provirus (dimana materi genetik virus dan sel inang bergabung). Banyak genom eukariota mempunyai komponen provirus. menginfeksi setiap sel yang mengekspresikan tanda permukaan sel CD4.ditrskripsi oleh enzim inang tetapi kemudian biasanya enzim yang tersandi oleh virus akan mengambil alih. merobek plasma membran inang (tahap lisis) dan melepaskan keturunan infektif.

Edisi 15 Desember 2002. yaitu suatu penyakit yang . Baru-baru ini David Sanders. Dalam temuannva yang dipublikasikan dalam Jurnal Virology. Sejauh ini tidak ada makhluk hidup yang tahan terhadap virus. kebanyakan virus bersifat merugikan terhadap kehidupan manusia. cADN bergabung dengan ADN inang mengikuti replikasi ADN inang. Virus yang menyebabkan selesma menyerang saluran pernapasan. David Sanders berhasil menjinakkan cangkang luar virus Ebola sehingga dapat dimanfaatkan sebagai pembawa gen kepada sel yang sakit (paru-paru). virus campak menginfeksi kulit. dan tumbuhan. Selanjutnya. secara langsung ADN virus ikut mengalami replikasi. Paramyxovirus merupakan penyebab penyakit campak dan gondong.Contoh-contoh virus HIV (Human Immunodeficiency Virus) Termasuk salah satu retrovirus yang secara khusus menyerang sel darah putih (sel T). dan tumbuhan. gen jahat (penyebab infeksi) yang terdapat dalam virus diubah menjadi gen baik (penyembuh). Virus tersebut mempunyai suatu enzim. Begitu juga yang terjadi pada penyakit AIDS (acquired immune deficiency syndrome). virus hepatitis menginfeksi hati. Paramyxovirus Paramyxovirus adalah semacam virus ARN yang selanjutnya mengalami replikasi menjadi mARN. Melalui terapi gen. dan virus rabies menyerang sel-sel saraf. Peranan Virus dalam Kehidupan Beberapa virus ada yang dapat dimanfaatkan dalam rekombinasi genetika. Tiap virus secara khusus menyerang sel-sel tertentu dari inangnya. seorang profesor biologi pada Purdue's School of Science telah menemukan cara pemanfaatan virus dalam dunia kesehatan. yaitu enzim transkriptase balik yang mengubah rantai tunggal ARN (sebagai cetakan) menjadi rantai ganda kopian ADN (cADN).gilaa Virus herpes Virus herpes merupakan virus ADN dengan rantai ganda yang kemudian disalin menjadi mARN. Pada saat ADN inang mengalami replikasi. Retrovirus adalah virus ARN hewan yang mempunyai tahap ADN. hewan. pada virus influenza materi genetiknya berupa rantai tunggal ARN yang kemudian mengalami replikasi menjadi mARN. Virus sangat dikenal sebagai penyebab penyakit infeksi pada manusia. Hanya saja. Meskipun demikian. hewan. Virus influenza Siklus replikasi virus influenza hampir sama dengan siklus replikasi virus herpes.

Meskipun sebenarnya diragukan dalam jumlah pastinya. Sejak Oktober 2004 hingga 2005. cacar. Kanker leher rahim juga diduga disebabkan sebagian oleh papilomavirus (yang menyebabkan papiloma. dan demam herpes (yang disebabkan virus herpes simpleks). yang telah menyebabkan wabah terbesar dalam sejarah manusia. Juga ada beberapa kontroversi mengenai apakah virus borna. virus juga menyebabkan kesengsaraan bagi hewan dan tumbuhan. Penyakit ini secara tidak langsung telah membantu dominasi bangsa Eropa di dunia baru Amerika. atau kutil). dan ebola. yang dibawa oleh kolonis Eropa. Jerman. Tabel berikut ini memuat beberapa macam penyakit yang disebabkan oleh virus. kejadian ini menjadi epidemi terburuk di dalam kehidupan manusia. Kecurigaan meningkat seiring dengan ditemukannya cara penciptaan varian virus baru di laboratorium. Kekhawatiran juga terjadi terhadap penyebaran kembali virus sejenis cacar. Tidak sedikit pula kerugian yang diderita peternak atau petani akibat ternaknya yang sakit atau hasil panennya yang berkurang. Pada April 2005. Beberapa suku bangsa Indian telah punah akibat wabah. Potensi virus untuk menyebabkan wabah pada manusia menimbulkan kekhawatiran penggunaan virus sebagai senjata biologis. Selain manusia. pertama kali ditemukan tahun 1967 di Marburg. diyakini kematian telah terjadi dalam jumlah besar. virus Marburg menarik perhatian pers dengan terjadinya penyebaran di Angola. AIDS (yang disebabkan virus HIV). Filovirus adalah virus berbentuk panjang seperti cacing. yang memperlihatkan contoh kasus pada manusia yang memperlihatkan hubungan antara kanker dan agen-agen infektan. juga bertanggung jawab kepada penyakit psikiatris pada manusia. terutama penyakit cacar. Salah satu virus yang dianggap paling berbahaya adalah filovirus. Diagnosis di laboratorium . Grup Filovirus terdiri atas Marburg. dan mampu menyebabkan kepunahan suatu bangsa.mengakibatkan menurunnya daya tahan tubuh penderita penyakit tersebut disebabkan oleh virus HIV yang secara khusus menyerang sel darah putih. Penyakit manusia akibat virus Contoh paling umum dari penyakit yang disebabkan oleh virus adalah pilek (yang bisa saja disebabkan oleh satu atau beberapa virus sekaligus). yang sebelumnya diduga sebagai penyebab penyakit saraf pada kuda. yang dalam jumlah besar tampak seperti sepiring mi.

misalnya teknisi. Biasanya proses ini dilakukan oleh lembaga kenegaraan atau dilakukan secara kerjasama dengan bangsa lain melalui lembaga dunia seperti Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). hingga analisis suatu virus biasanya melewati proses yang sulit dan mahal. termasuk juga peralatan yang mahal dan tenaga ahli dari berbagai bidang. Karena itulah diperlukan pemeriksaan lebih lanjut untuk memastikan apakah suatu penyakit disebabkan oleh bakteri atau virus. . untuk merangsang kekebalan alami tubuh terhadap proses infeksi. dan ahli virus. ahli biologi molekular. dan obatobatan yang mengatasi gejala akibat infeksi virus. Karena itu. Metode pengobatan sejauh ini yang dianggap paling efektif adalah vaksinasi. yang sama sekali tidak mempunyai pengaruh terhadap kehidupan virus. virus sangat sulit untuk dibunuh. penelitian penyakit akibat virus membutuhkan fasilitas besar dan mahal. Efek samping penggunaan antibiotik adalah resistansi bakteri terhadap antibiotik. Pencegahan dan pengobatan Karena biasanya memanipulasi mekanisme sel induknya untuk bereproduksi.Deteksi. Penyembuhan penyakit akibat infeksi virus biasanya disalah-antisipasikan dengan penggunaan antibiotik. isolasi.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->