PENGEMBANGAN KARIER PEGAWAI NEGERI SIPIL

Oleh : SYIHABUDIN YASIN, SIP (KABID PENGEMBANGAN KARIER)

BADAN KEPEGAWAIAN, PENDIDIKAN DAN PELATIHAN KEPEGAWAIAN, PEMERINTAH KOTA TANGERANG

KARIR
KARIR
Urutan pekerjaan yg terpisah tapi kegiatannya saling berhubungan secara kontinue, teratur,dan sangat berarti bagi kehidupan seseorg.

PENGEMBANGAN KARIR
Hasil yang muncul dari interaksi antara Perencanaan karir individu dan proses manajemen karir institusional

PENGEMBANGAN KARIER PEGAWAI NEGERI SIPIL
Individu dan organisasi sama-sama berkepentingan dalam pengembangan karier:
KARIER

Mengejar cita-cita

Efektifitas dan efisiensi

PNS

ORGANISASI

3. kesempatan. Mengidentifikasikan tujuan yang berkaitan dengan karir Menyusun Program kerja. pilihan dan konsekwensi. peluang.PERENCANAAN KARIR 1. MANAGEMENT KARIR Proses berkelanjutan mengenai penyiapan. . kendala. penerapan dan pemantauan rencana-rencana karir yang dilakukan oleh individu itu sendiri atau seiring dengan sistem karir organisasi. 2. pendidikan dan yang berhubungan dengan pengalaman yang bersifat pengembangan guna menyediakan arah. Menyadari diri sendiri. waktu dan urutan langkah yang diambil untuk meraih tujuan karir tertentu.

Jabatan karier PNS UU 43/1999 pasal 1 ttg perubahan UU 8/74 Tentang pokok-pokok kepegawaian pokok Bahwa jabatan karier adalah jabatan struktural atau fungsional yg hanya dpt diduduki oleh mereka yang berstatus sebagai PNS.( External Organisasi) .  Sistem tertutup ( Internal Organisasi) Sistem terbuka.  Sistem pembinaan Karier PNS adalah prestasi kerja.

Promosi  Adalah proses pindahnya seseorg dari suatu jabatan tertentu kejabatan lain secara vertikal keatas atau ketingkat yg lebih tinggi dlm hierarki jabatan/umumnya naik satu tingkat/derajat. .

yaitu :    Menimbulkan pengalaman dan pengetahuan baru bagi ybs dan daya dorong bagi pegawai yg lain. Mengurangi angka permintaan berhenti pegawai. krn pegawai mempunyai harapan posisitif di tempat bekerja.AlasanAlasan-alasan kenapa promosi di programkan. . Dpt membangkitkan semangat kerja pegawai dlm rangka pencapaian tujuan organisasi.dimana mereka juga berkepentingan.

Dpt menimbulkan kepuasan pribadi.  Membangkitkan kemauan utk maju pd pegawai itu sendiri dan menimbulkan kesungguhan dlm mengikuti Diklat dlm pengembangan karier. kebanggaan dan harapan perbaikan dalam penghasilan .

kepribadian dan kesehatan mental. minat. tingkat kehadiran kerja/disiplin waktu kerja serta kondisi kesehatan. kualitas dan kuantitas hasil pekerjaaan. motivasi. .DasarDasar-dasar dalam menentukan promosi. yaitu :   Prestasi kerja meliputi tentang pengetahuan pekerjaan. sikap mental dan sikap sosial. Pemeriksaan psikologi meliputi Kecerdasan dan bakat. ketrampilan dlm menjlnkan pekerjaan.

     Persyaratan obyektif dlm hal promosi. MUTASI/ALIH TUGAS Perpindahan seorg pegawai ke jabatan secara horizontal sejajar . yaitu : Prestasi kerja dan Senioritas.

Kedua : alih tempat .   Mutasi/alih tugas ada 2 bentuk.yaitu Pertama Penempatan seseorg pd tugas baru dengan tanggung jawab. hierarki jabatan dan penghasilan yang relatif lama dengan statusnya yg lama.

Mutasi yg ideal. bertujuan :    Menempatkan seseorg pd tempatnya yg paling cocok shg memungkinkan yg bersangkutan mengoptimalkan produktivitas dan mewujudkan kreartivitas. . Mencegah karyawan agar tdk bersikap dan berprilaku yg menyimpang dr standar2 organisasi. Mengembangkan kemampuan dan prestasi karyawan.

7 atau Ijazah lain yang setara Penata (III/c) Penata Tk.KENAIKAN PANGKAT PNS (PP N0 12 TH 2002) JENIS KENAIKAN PANGKAT : 1. KENAIKAN PANGKAT REGULER 2. Apoteker. Pendidikan Luar Biasa.I (II/d) Penata Muda Tk I (III/b) SD SLTP SLTP Kejuruan SLTA. 5 Akademi/Bakaloreat 6 Sarjana /Diploma IV Dokter. Sarjana Muda. KENAIKKAN PANGKAT REGULER KENAIKAN PANGKAT REGULER DIBERIKAN SAMPAI DENGAN PANGKAT TETINGGI SESUAI DENGAN IJAZAH YANG DIMILIKI NO 1 2 3 4 IJAZAH/STTB KENAIKAN PANGKAT TERTINGGI Pengatur Muda (II/a) Pengatur (II/c) Pengatur Tk. KENAIKAN PANGKA ANUMERTA 4.I (III/d) Pembina (IV/a) . Diploma I/II Sekolah Guru. Magister (S2). Diploma III. KENAIKAN PANGKAT PILIHAN 3. KENAIKAN PANGKAT PENGABDIAN 1. SLTA Kejuruan.

2. KENAIKAN PANGKAT YANG MENDUDUKI JABATAN STRUKTURAL JENJANG PANGKAT GOLONGAN TERENDAH TETINGGI PANGKAT NO ESELON GOL/RUANG PANGKAT GOL/RUANG 1 Ia Pembina Utama IV/d Pembina Utama IV/e 2 Ib Pembina Utama Madya IV/c Pembina Utama IV/e 3 IIa Pembina Utama Muda IV/c Pembina Utama Madya IV/d 4 IIb Pembina Tingkat I IV/b Pembina Utama Muda IV/c 5 IIIa Pembina IV/a Pembina Tingkat I IV/b 6 IIIb Penata Tingkat I III/d Pembina IV/a 7 Iva Penata III/c Penata Tingkat I III/d 8 Ivb Penata Muda Tingkat I III/b Penata III/c . KENAIKAN PANGKAT PILIHAN A.

PNS diangkat dlm jabatan Struktural dan pangkatnya masih kurang 1 (satu) tingkat dibawah jenjang pangkat terendah yang ditentukan. dinaikkan pangkatnya setingkat lebih tinggi dengan syarat : 1. Telah memenuhi angka kredit yang dittentukan 3. Sekurang-kurangnya telah 1 (satu) tahun dalam pangkat terakhir 2. Setiap unsur penilaian prestasi kerja sekurang-kurangnya bernilai baik Dalam 2 (dua) tahun terakhir PNS diangkat dlm jabatan Fungsional tertentu dapat dinaikkan pangkatnya setiap kali setingkat lebih tinggi dengan syarat : 1. Sekurang-kurangnya telah 2 (dua) tahun dalam pangkat terakhir 2. Setiap unsur penilaian prestasi kerja sekurang-kurangnya bernilai baik Dalam 2 (dua) tahun terakhir .

KENAIKAN PANGKAT PILIHAN YANG DIBERIKAN KEPADA PNS DENGAN PRESTASI LUAR BIASA BAIKNYA PNS dengan prestasi luar biasa baiknya selama 1 (satu) tahun dapat dinaikkan pangkatnya setingkat lebih tinggi dengan syarat : 1. dinaikkan pangkatnya setingkat lebih tinggi tanpa terikat dengan jenjang pangkat apabila: 1. . KENAIKAN PANGKAT PILIHAN YANG DIBERIKAN KEPADA PNS MENEMUKAN PENEMUAN BARU PNS yang menemukan penemuan baru yang bermanfaat bagi negara. Sekurang-kurangnya telah 1 (satu) tahun dalam pangkat terakhir Sekurang2.B. Ketentuan penemuan baru yang bermanfaat bagi negara diatur dengan Keputusan Presiden. Telah 1 (satu) tahun dalam pangkat terakhir dan penilaian prestasi kerja dalam1(satu) tahun terakhir rata-rata bernilai baik rata2. Setiap unsur penilaian prestasi kerja sekurang-kurangnya bernilai sekurangbaik dalam1(satu) tahun terakhir C.

dapat dinaikan pangkatnya setiap kali setingkat lebih tinggi tanpa terikat pada jenjang pangkatnya apabila : 1. KENAIKAN PANGKAT PILIHAN BAGI PNS YANG MEMPEROLEH STTB/IJAZAH NO 1 STTB/IJAZAH PANGKAT/GOL Juru Muda Tk I (I/b) kebawah Juru Tk 1 (I/d) kebawah Pengatur Muda Tk I (II/b) kebawah Pengatur Muda Tk I (II/b) kebawah Pengatur Tingkat I (II/d) kebawah DPT DINAIKKAN MENJADI PANGKAT/GOL Juru (I/c) Pengatur Muda II/a Pengatur Muda TK I (II/b) Pengatur (II/c) Penata Muda (III/a) SLTP atau yang setingkat 2 SLTA . D1 atau setingkat 3 SGPLB atau Diploma II Sarmud. Apoteker. Sekurang-kurangnya telah 4 (empat) tahun dalam pangkat terakhir Sekurang2. Setiap unsur penilaian prestasi kerja dalam 1 (satu) tahun terakhir sekurang kurangnya bernilai baik E.D. Spesialis 2 Penata Muda (III/a) kebawah Penata Muda Tk I (III/b) Penata Muda Tk I (III/b) kebawah Penata (III/c) . Magister 6 (S2). KENAIKAN PANGKAT PILIHAN BAGI PNS YANG DIANGKAT MENJADI PEJABAT NEGARA PNS yang diangkat menjadi Pejabat Negara dan diberhentikan dari jabatan organiknya. Spesialis 1 7 Doktor (S3). Akademi atau 4 Diploma III 5 Sarjana/Diploma IV Dokter.

diangkat menjadi PNS terhitung mulai awal bulan yang bersangkutan tewas  . KENAIKKAN PANGKAT ANUMERTA  PNS yang dinyatakan tewas diberikan kenaikkan pangkat anumerta setingkat lebih tinggi mulai tanggal PNS yang bersangkutan tewas CPNS yang tewas.3.

u angn a elah 4 ahun dalam pang a ea h 1 D 3 ba 1 hn 2 3 >20 d <25 ahun da pe nah d a uh hu uman d pl n be a 4 10 ahun a au > .4.u angn a 1 ahun dalam pang a e a h e u ang.u angn a 1 bulan dalam pang a e a h e u ang. KENAIKKAN PANGKAT PENGABDIAN PNS dapat diberikan kenaikkan pangkat Pengabdian setingkat lebih tinggi bila : 1. Meninggal dunia 2 Cacat karena Dinas dan tidak dapat bekerja lagi dalam sebuah jabatan negeri 3.u angn a elah 2 ahun dalam pang a e a h e u ang. Akan diberhentikan dengan hormat dengan hak pensiun karena mencapai batas usia pensiun N K RJ URUHN K RJ D N K K R N N 1 30 ahun 2 25 d < 30 ahun e u ang.

tugas utama mendidik. Pasal 4. pendidikan dasar dan pendidikan menengah. menilai dan mengevaluasi peserta didik pd pendidikan anak usia dini jalur pendidikan formal.UU RI no. Pasal 1. . Guru adalah pendidik profesional dengan 1.14/2005 tentang Guru dan Dosen. melatih. mengajar. Kedudukan guru > Tenaga profesional 4. membimbing. berfungsi meningkatkan martabat & peran guru sbg agen pembelajaran berfungsi utk meningkat kan mutu pendidikan nasional. mengarahkan.

minat. 3.Memilki komitmen utk meningkatkan mutu pendidikan. Prinsif Profesional.BAB III. 1. Pasal 7. 2.Memiliki bakat. panggilan jiwa dan idealisme. keimanan. .Memilki kualifikasi akademik dan latar belakang pendidikan sesuai dengan bidang tugas. ketaqwaan dan akh lak mulia.

Memiliki kompetensi yg diperlukan sesuai dengan bidang tugasnya.Memperoleh penghasilan yg ditentukan sesuai dengan prestasi kerja. . 6. 5.Memiliki kesempatan utk mengembangkan keprofesionalan secara berkelnjutan dengan dengan belajar sepanjang hayat.Memiliki tanggungjawab atas pelaksanaan tugas keprofesionalan. 7.4.

.8.Memiliki jaminan perlindungan hukum dlm melaksanakan tugas keprofesionalan dan 9.Memiliki organisasi profesi yg mempunyai kewenangan mengatur hal2 yg berkaitan tugas keprofesionalan guru.

KARIER GURU 
      

II/A II/B II/C II/D III/A III/B III/C III/D

GURU PRATAMA GURU PRATAMA TK.I GURU MUDA GURU MUDA TK.I GURU MADYA GURU MADYA TK.I GURU DEWASA GURU DEWASA TK.I

    

IV/A IV/B IV/C IV/D IV/E

GURU GURU GURU GURU GURU

PEMBINA PEMBINA TK.I PEMBINA UTAMA MUDA PEMBIN UTAMA MADYA PEMBINA UTAMA

Perwal 2/2008. Ijin Belajar, penyesuaian ijazah, ujian dinas
IJIN BELAJAR 1.PNS/TKK hrs mendpt ijin belajar dari wali kota atau Pejabat yg ditunjuk. 2.Mengajukan permohonan ijin secara tertu lis. 3.Permohonan diajukan paling lambat setelh mengikuti kuliah selama 1 semester 

Tdk mengganggu kelancaran tugas sehari hari.Ijin belajar diberikan. Kualifikasi pendidikan yg ditempuh hrs sesuai dengan kebutuhan organisasi dan latar belakang pendidikan sebelumnya. dengan ketentuan 1. . 2. Sekolah/Perguruan tinggi yg tlh terakreditasi min B. 3.

Copy proposal rencana judul penelitian thesis/S2 . 2.Fotho copy ijazah/terakhir dilegalisir. 3.Persyaratan Ijin Belajar 1.Fotho copy SK Pengangkatan/legalisir. 4.Fotho copy DP3 dua thn terakhir( BAIK ).Srt Pernyataan dr atasan langsung bhw sifat tugas ybs menuntut peningkatan ke mampuan melalui pendidikan. AktaII S1) 7.Jadwal perkuliahan ( DiplomaII. 5.Keterangan tercatat sbg siswa dr sekolah 6.

3.Memiliki Surat Ijin Belajar.Penyesuaian Ijazah. 5. 4. ketentuan sbb: 1. hrs mengikuti ujian penyesuaian.Melampirkan Ijazah terakhir/transkrip nilai yg dilegalisir.DP3 2 thn terakhir/kecuali TKK .Adanya formasi/struktur pegawai dengan beban kerja dan tanggung jawab.Jabatan/Tugas dengan pendidikannya hrs singkron/relavan/sesuai dengan pekerjaan 2.

Akan diberikan Kenaikkan pangkat prestasi kerja luar biasa Akan diberikan kenaikkan pangkat menemukan penemuan baru Diberikan Kenaikan Pangkat Pengabdian Telah memperoleh ijazah Sarjana (S1) atau S2 . 2. 3.UJIAN DINAS  Ujian Dinas Tingkat I untuk kenaikkan pangkat dari Pengatur Tk I gol ruang II/d menjadi Penata Muda Gol ruang III/a Ujian Dinas Tingkat II untuk kenaikkan pangkat dari Penata Tk I Gol ruang III/d menjadi Pembina Gol ruang IV/a  KECUALI 1. 4.

Memiliki kompetensi jabatan yang diperlukan 6. Semua unsur penilaian prestasi kerja sekurangsekurang-kurangnya bernilai baik dalam 2 (dua) tahun terakhir 5. Berstatus PNS 2. Serendah-rendahnya menduduki Serendahpangkat 1 (satu) tingkat dibawah jenjang pangkat yang ditentukan 3.PENGANGKATAN PNS DALAM JABATAN STRUKTURAL (PP 13 TAHUN 2002)  PERSYARATAN : 1. Memiliki kualifikasi dan tingkat pendidikan yang ditentukan 4. Sehat jasmani dan rohani .

Kompetensi Umum 2. keahlian dan sikap perilaku yang diperlukan dalam pelaksnaan tugas jabatannya. . KOMPETENSI Adalah kemampuan dan karakteristik yang dimiliki oleh seorang PNS berupa pengetahuan. Kompetensi Khusus. STANDAR KOMPETENSI Terdiri dari : 1.

Misi dan Tujuan organisasi Standar Kompetensi Umum Jabatan Struktural Eselon II Mampu mengaktualisasikan nilai-nilai kejuangan dan nilaipandangan hidup bangsa menjadi sikap an perilaku dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan Mampu mengakualisasikan kode etik PNS dalam meningkatkan profesionalisme. moralitas dan etos kerja Mampu melakukan manjemen perubahan dalam rangka penyesuaian terhadap perkembangan jaman  .KOMPETENSI UMUM  Standar Kompetensi Umum Jabatan Struktural Eselon I Mampu memahami dan mewujudkan kepemerintahan yang baik (good governance) Mampu merumuskan Vis.

 Standar Kompetensi Umum Jabatan Eselon III Mampu memberikan pelayanan-pelayanan yang baik pelayananterhadap kepentingan publik sesuai dengan tugas dan tanggung jawab unit organisasi Mampu melakukan pendelegasian wewenang terhadap bawahannya Mampu memberikan akuntabilitas kinerja unit organisasinya Standar Kompetensi Umum Jabatan Eselon IV Mampu mengatur / mendayaguanakan sumberdayasumberdayasumberdaya untuk mendukung kelancaran pelaksanaan tugas Mampu melakukan koordinasi. intefrasi dan sinkronisasi dalam unit organisasinya Mampu melaksanakan kegiatan-kegiatan dalam rangka kegiatanpeningkatan kualitas sumber daya manusia dalam unit organisasinya  .

Kompetensi khusus dapat diperoleh melalui diklat teknis.Kompetensi umum dapat diperoleh melalui pendidikan formal maupun diklat kepemimpinan  STANDAR KOMPETENSI KHUSUS Ditetapkan oleh Pembina Kepegawaian di Instansi masingmasing-masing sesuai dengan uraian tugas/jabatan di unit organisasinya. .

2) uraian jabatan 3) spesifikasi pekerjaan . Proses analisis jabatana adalah suatu analisis jabatan yang menyediakan data tentang syarat pekerjaan. yang kemudian digunakan untuk menyusun : 1) Analisis jabatan.ANALISIS JABATAN KARIER PNS   Analisis jabatan karier PNS adalah prosedur untuk menentukan tugas-tugas dan hakekat tugaspekerjaan serta spesifikasi PNS yang dipilh untuk menduduki jabatan tertentu dan melaksanakan pekerjaannya.

ANALISIS JABATAN   Analisis jabatan karier sebagai dasar penyusunan suatu uraian jabatan yang akan diberikan seseorang. . kemudian diuraikan atas faktor-faktor yang diberi bobot faktordalam pelaksanaan suatu evaluasi jabatan Karna dasar dari uraian pekerjaan adalah analisa jabatan yang kelak akan mempengaruhi pada pemberian bobot. maka analisis jabatan karier harus benar-benar benardilaksanakan secara cermat dan tepat oleh Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangakatan (Baperjakat).

Bagaimana membuat ringkasan pekerjaan . . tanggungjawab dan tugas-tugas tugasdilaksanakan.Bagaimana hubungan.URAIAN JABATAN (JOB DESCRIPTION)  Adalah rumusan tertulis tentang hal-hal yang dilaksanakan secara halaktual.Bagaimana persyaratan kerja . bagaimana mengerjakannya. oleh siapa yang mengerjakannya dan dalam kondisi apa hal-hal tersebut dikerjakan. halSecara umum uraian pekerjaan terdiri dari bagian-bagian tentang : bagian.Bagaimana standar wewenang dan pekerjaan .Bagaimana membuat spesifikasi pekerjaan  .Bagaimana mengidentifikasi pekerjaan .

Untuk menjamin kualitas dan objektifitas dalam pengangkatan. BAPERJAKAT Instansi Pusat 2. Pemindahan dan pemberhentian dalam dan dari jabatan struktural Eselon I pada instansi pusat ditetapkasn oleh Presiden atas usul pimpinan instansi dan setelah mendapat pertimbangan tertulis dari Komisi Kepegawaian Negara. Baperjakat Instansi Daerah Kabupaten Kota . Baperjakat Instansi Daerah Propinsi 3.Penilaian dan pertimbangan Pengangkatan dalam Jabatan Pengangkatan. pemindahan dan pemberhentian PNS dalam dan dari jabatan struktural Eselon II kebawah disetiap instansi dibentuk Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (BAPERJAKAT). BAPERJAKAT terdiri dari : 1.

maka kegunaan analisis jabatan sangat mendasar sifatnya dalam pelaksanaan meningkatkan kemampuan sumber daya pegawai yaitu :      Untuk merekrut dan seleksi penerimaan pegawai Penentuan jabatan yang diberikan Penilaian prestasi kerja (Performance appraisal) Menentukan klasifikasi pelatihan yang akan diberikan .SPESIFIKASI PEKERJAAN (JOB SPECIFICATION)  Spesifikasi pekerjaan merupakan penentuan karakter dan kemampuan seseorang yang diperlukan untuk direkrut. dengan menentukan spesifikasi seseorang dilihat dari : Pendidikannya. kecakapannya. training yang diperlukan dan ciri-ciri pribadi ciriMelihat arti dan kegiatannya.

Pemindahan dan Pemberhentian Dalam dan Dari Jabatan  Pejabat Pembina Kepegawaian Pemerintah Kota dalam hal ini Walikota mempunyai kewenangan sesuai dengan Peraturan Perundang-Undangan Perundangmenetapkan :    Pengangkatan Sekretaris Daerah Kota setelah medapatkan persetujuan dari Pimpinan DPRD Pemberhentian Sekretaris Daerah Pengangkatan. pemindahan dan pemberhentian PNSD dalam dan dari jabatan struktural Eselon II kebawah atau jenjang jabatan Fungsional .Pengangkatan.

Pemberhentian sementara Sekretaris Daerah .Pemberhentian Sementara dari Jabatan  Pejabat Pembina Kepegawaian Daerah dalam hal ini Walikota sesuai dengan Peraturan Perundang-Undangan mempunyai kewenangan Perundanguntuk menetapkan : .Pemberhentian sementara dari jabatan Negeri PNSD yang menduduki jabatan struktural Eselon II ke bawah atau jabatan Fungsional. .

2. 7. Mengundurkan diri dari jabatan yang didudukinya Mencapai batas usia pensiun Diberhentikan sebagai PNS Cuti diluar tanggungan negara. PNS DIBERHENTIKAN DARI JABATAN STRUKTURAL KARENA : 1. 5. kecuali cuti diluar tanggungan negara karena persalinan Tugas belajar lebih dari 6 (enam) bulan Adanya perampingan organisasi pemerintah Tidak memenuhi persyaratan kesehatan jasmani dan rohani. 3. . atau HalHal-hal lain yang ditentukan dalam peraturan perundangperundang-undangan yang berlaku. 8. 6. 4.

 .PENDIDIKAN DAN PELATIHAN PNS (PP Nomor 101 Tahun 2000)  Adalah proses penyelenggaraan belajar mengajar dalam rangka meningkatkan pengetahuan. Memantapkan sikap dan semangat pengabdian yang berorientasi pada pelayanan. Meningkatkan pengetahuan. keahlian. pengayoman dan pemberdayaan masyarakat 4. Menciptakan kesamaan visi dan dinamika pola pikir dalam melaksanakan tugas pemerintahan umum dan pembangunan demi terwujudnya pemerintahan yang baik. keterampilan dan sikap PNS Tujuan : 1. Menciptakan aparatur yang mampu berperan sebagai pembaharu dan perekat persatuan dan kesatuan bangsa 3. keterampilan dan sikap untuk dapat melaksanakan tugas jabatan secara profesional dengan dilandasi kepribadian dan etika PNS sesuai dengan kebutuhan instansi 2.

Diklat Kepemimpinan 4. Diklat Teknis  . Diklat Fungsional 5. Sasaran terwujudnya PNS yang memiliki kompetensi yang sesuai dengan persyaratan jabatan masing-masing. Diklat Prajabatan 2. Diklat dalam Jabatan 3. masingJenis Diklat 1.

Diklat Prajabatan Golongan III untuk menjadi PNS golongan III Diklat Prajabatan dilaksanakan untuk memberikan pengetahuan dalam rangka pembentukan wawasan kebangsaan. keterampilan dan sikap PNS agar dapat melaksanakan tugas-tugas pemerintahan dan tugaspembangunan sebaik-baiknya.Diklat Prajabatan Golongan I untuk menjadi PNS golongan I . diklat dalam jabatan terdiri dari : sebaik. Diklat Prajabatan Merupakan syarat pengangkatan CPNS menjadi PNS.1.Diklat Teknis .Diklat Prajabatan Golongan II untuk menjadi PNS golongan II . Diklat dalam Jabatan Untuk mengembangkan pengetahuan.Diklat Kepemimpinan . kepribadian dan etika PNS.Diklat Fungsional . terdiri dari : . 2.

masingPeserta Diklat Fungsional adalah PNS yang akan atau telah menduduki jabatan fungsional tertentu.3. Diklat Kepemimpinan Yang selanjutnya disebut Diklatpim dilaksanakan untuk mencapai persyaratan kompetensi kepemimpinan aparatur pemerintah yang sesuai dengan jenjang jabatan struktural. Diklatpim terdiri dari : . . Diklat Fungsional Dilaksanakan untuk mencapai persyaratan kompetensi yang sesuai dengan jenis dan jenjang jabatan Fungsional masing-masing. 4.Diklat Tingkat III adalah Diklatpim untuk jabatan Struktural Eselon III .Diklat Tingkat IV adalah Diklatpim untuk jabatan Struktural Eselon IV .Diklat Tingkat II adalah Diklatpim untuk jabatan Struktural Eselon II Peserta Diklatpim adalah PNS yang akan atau telah menduduki jabatan struktural. PNS yang akan mengikuti Diklatpim tertentu tidak dipersyaratkan mengikuti Diklatpim tingkat dibawahnya.

5. Peserta Diklat Teknis adalah PNS yang membutuhkan peningkatan kompetensi teknis dalam pelaksanaan tugasnya. Diklat Teknis dilaksanakan secara berjenjang. Jenis dan jenjang Diklat Teknis ditetapkan oleh instansi teknis bersangkutan. . Diklat Teknis dilaksanakan untuk mencapai persyaratan kompetensi teknis yang diperlukan untuk pelaksanaan tugas PNS.

Kesetiaan 2. SE BKN NO 02/SE/1980) Daftar Penilaian Pelaksanaan Pekerjaan (DP3) adalah daftar yang memuat hasil penilaian pekerjaan seorang PNS dalam jangka waktu 1 tahun yang dibuat oleh Pejabat Penilai. Ketaatan 5. Kejujuran 6. Kerjasama 7. Prestasi Kerja 3. Tanggung jawab 4.PENILAIAN PELAKSANAAN PEKERJAAN (PP 10 TAHUN 1979. Kepemimpinan . Penilaian terdiri dari : 1. Tujuan : Untuk memperoleh bahan-bahan pertimbangan yang obyektif dalam bahanpembinaan PNS berdasarkan sistem karier dan sistem prestasi kerja. Prakarsa 8.

Latihan Jabatan 5.  . Pendidikan. Usia. Pangkat 2. Masa kerja 4.DAFTAR URUT KEPANGKATAN (DUK)  Adalah daftar yang memuat nama-nama PNS dari suatu namasatuan organisasi negara yang disusun menurut tingkatan kepangkatan. Ukuran yang digunakan secara berturut-turut : berturut1. dan 6. Jabatan 3.

Pangkat PNS yang berpangkat lebih tinggi dicantumkan pada nomor urut yang lebih tinggi dalam DUK. maka PNS yang memangku jabatan yang lebih tinggi dicantumkan pada nomor urut yang lebih tinggi dalam DUK. Jabatan Ukuran yang kedua untuk menentukan nomor urut dalam DUK adalah Jabatan. 2. . Apabila ada dua atau lebih berpangkat sama dan diangkat dalam pangkat yang sama itu pada waktu yang sama pula. Apabila jabatan sama juga. maka PNS yang lebih dahulu memangku jabatan yang sama eselonnya itu dicantumkan pada nomor urut yang lebih tinggi dalam DUK. maka PNS yang lebih dahulu menduduki pangkat yang sama tersebut dicantumkan pada nomor urut yang lebih tinggi dalam DUK.1. Apabila ada dua atau lebih yang berpangkat sama.

. dan memiliki massa kerja yang sama banyaknya.3. Latihan Jabatan Apabila ada dua orang atau lebih berpangkat sama memangku jabatan yang sasma pada waktu yang sama pula. maka PNS yang lebih dahulu dicantumkan dalam nomor urut yang lebih tinggi dalam DUK. dan memangku jabatan yang sama pada waktu yang sama juga. Masa kerja Apabila ada dua orang atau lebih berpangkat sama. Tingkat latihan jabatan yang digunakan sebagai dasar dalam DUK adalah jumlah jam pelajarannya tidak kurang dari 100 jam pelajaran. maka PNS yang memiliki masa kerja yang lebih banyak dicantumkan pada nomor urut yang lebih tinggi dalam DUK. Apabila jenis dan tingkat latihan jabatanpun sama. 4. Masa kerja yang dipertimbangkan dalam DUK adalah masa kerja yang dapat diperhitungkan untuk penetapn gaji. maka PNS yang pernah mengikuti latihan jabatan yang dicantumkan pada nomor urut yang lebih tinggi dalam DUK.

.5 Pendidikan Apabila ada dua orang atau lebih PNS yang berpangkat sama. 6. Apabila tingkat pendidikannya pun sama juga. maka PNS yang usianya lebih tinggi dicantumkan pada nomor urut yang lebih tinggi dalam DUK. Apabila ada dua orang atau lebih PNS yang berpangkat sama. memiliki masa kerja sama dan lulus latihan jabatan yang sama maka PNS yang lulus dari tingkat pendidikannya yang lebih tinggi dicantumkan pada nomor urut yang lebih tinggi dalam DUK. tingkat pendidikan sama dan apabila jenis pendidikannya pun sama dan lulus dari tingkat pendidikan yang sama pada waktu yang sama pula. memangku jabatan yang sama. Usia. memangku jabatan sama. maka PNS yang lebih dahulu lulus dari tingkat pendidikan yang sama itu dicantumkan pada nomor urut yang lebih tinggi dalam DUK. memiliki masa kerja sama dan lulus jabatan sama.

Tinggi Negara. Jaksa Agung. DUK dibuat untuk selurh PNS dari satuan organisasi tiaptiaptiap tahun pada bulan Desember. CPNS belum dimasukkan dalam DUK karena kepada CPNS belum diberikan pangkat. .Pembuatan DUK Menteri. Pemimpin Lembaga Non Departemen dan Gubernur Kepala Daerah Tingkat I. Pimpinan Kesekretariatan Lembaga Tertinggi. Bupai/Walikotamadya Kepala Daerah Tingkat II dan pejabat lain yang ditentukan oleh Presiden. membuat dan memelihara DUK dalam lingkungannya masingmasingmasing.

.Pengumuman dan keberatan atas Nomor Urut dalam DUK  PNS dapat mengajukan keberatan atas nomor urutnya dalam DUK dengan mengajukan keberatan tertulis kepada Pejabat Pembuat DUK. keberatan harus sudah diajukan dalam jangka waktu 30 hari terhitung mulai DUK diumumkan. Keberatan yang melebihi 30 hari tidak dapat dipertimbangkan.

PENGHARGAAN PNS Bentuk penghargaan dapat berupa : Piagam. benda lain. Tanda Kehormatan Satya Lencana Peringatan Perjuangan Kemerdekaan (PP No 29 Tahun 1959) 2. Tanda Kehormatan Satya Lencana Karya Satya (PP No. Pemberian penghargaan kepada PNS yang melakukan kewajibannya secara luar biasa(PP No 35 Tahun 1964) 4. Lencana. 25 Tahun 1994) 3. Penghargaan yang telah diberikan kepada PNS antara lain : 1. Bintang. Kenaikan Pangkat (PP No 12 Tahun 2002) . Uang.

Efisiensi dan efekifitas keberhasilan pelaksanaan kebijakan Negara akan ditentukan oleh kualitas aparatur negara yang dimiliki .Jika tercermin dengan kualitas aparatur Negara yang ada saat ini. Bersifat Fiskal / moneter 2. Aparatur Negara . nampaknya sulit dicapai efisiensi dan efektifitas kebijakan Pemerintah mengatasi krisis ekonomi global .APARATUR DALAM KRISIS EKONOMI GLOBAL Krisis ekonomi yang terjadi tidak saja akan menyebabkan lambatnya pertumbuhan ekonomi nasional tetapi juga mempengaruhi kesejahteraan masyarakat Antisipasi kebijakan terhadap dampak krisis ekonomi global pada umumnya : 1.

mental dan moral yang tidak baik. . Aparatur Negara yang tidak berkompeten sulit diharapkan untuk menciptakan efisiensi dan efektifitas alur penyelenggaraan Pemerintah b. Aparatur negara yang inkompeten dan memiliki sikap. Rendahnya perhatian dan komitmen terhadap profesionalisme aparatur negara c. Assumsi Publik / Masyarakat: Keberadaan Aparatur Negara lebih dianggap mempersulit Pelayanan Publik dan membebani anggaran Negara Kondisi Obyektif : a.3.

4. Gorontalo. Tarakan. Membangun Aparatur Negara Pertama : Membangun paradigma. budaya dan mentalitas publik entrepeneur yaitu : Bagaimana menjadikan aparatur negara yang selalu berfikir dan bertindak efisien / efektif serta menjadikan masyarakat sebagai stakeholder sekaligus costumer yang harus dilayani dengan baik. Kedua : Pembangunan aparatur Negara adalah penerapan sistem merit dalam birokrasi. Aparatur akan berfungsi secara profesional jika kompetensi dan kinerjas menjad dasar dalam semua proses pengukuran. tidak berbasis kompetensi. . Jembrana. Selama ini administrasi aparatur negara dilakukan secara apa adanya. Kebumen. Daerah yang telah membuktikan mampu menjadikan aparatur negara yang berbudaya enterpreneur dan melayani publik dengan baik : Sragen.

Ketiga : Pembangunan Aparatur Negara juga terletak pada penguatan pengawasan etika dan perilaku aparatur Esensi Etika Pengawasan moral terhadap setiap keputusan dan tindakan yang dilakukan oleh aparatur negara yang terikat dengan mandat kedaulatan rakyat .

Semangat .Spesifik .Possion .FAKTOR INTERNAL PENGHAMBAT LAJU KARIER I.Apa saja potensi penghambat untuk mencapainya .Kenikmatan dalam menjalankan pekerjaan Solusi : .Harus memiliki Goal atau target yang jelas .Memiliki bidikan karier yang focus .Strategi apa untuk mengantisipasi dan mengatasinya .Harus memiliki Goal dan Target .Rinci meliputi jenjang karier yang hendak dicapai . Tidak memiliki target yang jelas .Berapa lama ingin mencapainya .

Bagaimana dia bekerja .Bagaimana dia bertindak . mereka memiliki model yang dijadikan anutan (contoh yang baik) untuk bisa memiliki karir yang bagus. Tidak Memiliki Model Anutan (Role Model) Mereka yang berhasil bersaing untuk menempati kompetensi dalam fast track career adalah mereka yang memiliki Role Model untuk sukses.Bagaimana dia berdiskusi .Bagaimana dia / jam berapa datang ke kantor/apel pagi dan jam berapa dia pulang kerja .Bagaimana dia melayanai klien . Perhatikan : (Ini bisa dijadikan model sukses anda) . Baik secara sengaja atau tidak sengaja.Bagaimana dia mengusulkan idea-idea kepada atasan idea.II. sadar atau tidak sadar. Solusi : Bila Karir terhambat/tersendat-sendat maka carilah Role Model terhambat/tersendatyang bisa kita jadikan contoh untuk membangun karier.

lama-lama akan menemukan juga effek positif dari lamakecintaan terhadap pekerjaan tersebut.Cintai pekerjaan tersebut dengan kecintaan yang maksimal . kerja jenuh.Bagi yang sudah jatuh terhadap pekerjaan. akan tetapi kurang menyukainya. Maka berusahalah mencintai pekerjaan tersebut. . digandrungi atau dicintai. profesia atau job desk akan melahirkan kemandulan kreatifitas.Mendapatkan pekerjaan harus ada gairah guna menghasilkan produktifitas yang tinggi . Tidak Mencintai Pekerjaan Tidak memiliki kecintaan terhadap pekerjaan. Solusi : Dayagunakan potensi diri dengan Do What you love. . dan bekerja dengan prinsif Dalily Routine atau yang penting rutin.III. love what you do artinya pilihlah (setiap orang berhak memiliki apa yang akan diputuskan dalam hidup) pekerjaan yang paling disukai.

Sebaliknya. anda tidak perlu merasa berhutang pada siapapun atas kesuksesan anda. bahkan lebih dari itu anda dapat membagi sukacita kepada orang banyak. Jika kita terbiasa hidup dengan tantangan besar.PENUTUP Jika Kita terbiasa hidup dengan tantangan yang kecil. Maka janganlah salahkan siapasiapa-siapa jika kita hanya menjadi orang kecil. kita perlu menghadapinya dengan pemikiran dan usaha besar juga. . Sebagai konsekwensinya. besar. kecil. biasanya upaya yang kita lakukan untuk menyelesaikannya hanya membutuhkan pemikiran serta usaha yang relatif kecil dan sekedarnya.

Al-Qur an Akhlak Hati Manusia Sifat Buruk Ambisius/Egois Pelit/Kikir Amarah Ria/Bangga Tamak/Rakus Pembohong Iri/Dengki Dendam Sombong Sifat Baik Menerima Sosial Sabar Rendah Hati Bersyukur Jujur Ikhlas Pema af Ramah Hati Yang Buruk Neraka Tempatnya Yang Baik Insan Khamil SURGA .

TERIMA KASIH .