P. 1
Penyusunan RTK RHL

Penyusunan RTK RHL

|Views: 5,648|Likes:
Published by Jack Sampara

More info:

Published by: Jack Sampara on Mar 08, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

07/29/2013

pdf

text

original

Penyusunan RTk-RHL DAS Semi Detail dimulai dengan analisis peta-peta input
untuk menghasilkan peta unit lahan (Land Mapping Unit/LMU). LMU adalah
satuan lahan terkecil yang mempunyai kesamaan kondisi bio fisiknya.

LMU ini selanjutnya dioverlaykan dengan Peta Administrasi untuk mengetahui
sebaran LMU pada wilayah administrasi untuk mempermudah pemerintah daerah
dalam menentukan lokasi RHL dalam penyusunan Rencana Pengelolaan RHL
(RPRHL).

Setelah dihasilkan peta LMU, selanjutnya dilakukan koreksi melalui ceking
lapangan (ground check). Ceking lapangan ini diutamakan pada unsur-unsur
biofisik yang menentukan lahan kritis antara lain liputan lahan, kondisi batuan,
morfoerosi, vegetasi dominan dan lain sebagainya. Hasil ceking lapangan
selanjutnya untuk mengoreksi peta LMU.

Setelah peta LMU disiapkan sebagaimana diuraikan diatas, BPDAS menyiapkan
instrumen Matriks Rencana Teknik (MRT) RHL DAS di wilayahnya berdasarkan
hasil survey lapangan. Survey lapangan ini dimaksudkan untuk mengidentifikasi
dan menginventarisasi berbagai model RHL di dalam dan di luar kawasan hutan
yang telah diterapkan di wilayah DAS tersebut. Disamping itu perumusan MRT-
RHL DAS juga tetap mempertimbangkan kaidah-kaidah teknis RHL sesuai
dengan PP.76/2008 dan Permenhut P.70/Menhut-II/2008.

MRT-RHL DAS ini selanjutnya diolah dalam bentuk aplikasi matematis untuk
mempermudah dalam pengolahan peta Rencana Teknik RHL DAS menggunakan
perangkat GIS. Tahap selanjutnya adalah menganalisis peta LMU dengan MRT-
RHL DAS. Tahap analisis ini adalah tahap yang sangat menentukan pelaksanaan
penyusunan RTk-RHL DAS ini karena analisis ini akan menghasilkan output peta-
peta RTk-RHL DAS berikut data numerik hasil analisa.

Setelah proses analisis selesai maka tahap selanjutnya adalah penyusunan
naskah buku RTk-RHL DAS berikut data-data dan peta-peta hasil analisis. Bahan
penyusunan naskah RTk-RHL DAS adalah hasil analisis peta-peta tersebut dan
hasil survey lapangan (data sekunder) mengenai kondisi umum biofisik dan
sosial ekonomi DAS pada tingkat kedalaman data adalah semi detail atau tingkat
kabupaten. Hasil survey kelembagaan dihimpun dan dianalisa untuk melengkapi
naskah buku RTk-RHL DAS.

Tata Cara Penyusunan RTk RHL-DAS

84

Naskah buku RTk-RHL DAS berikut data dan peta ini selanjutnya disahkan oleh
Dirjen RLPS setelah dinilai oleh Direktur Bina RHL, yang sebelumnya diadakan
pembahasan bersama instansi / para pihak terkait.

RTk-RHL DAS Semi Detail ini sifatnya sementara sehingga jangka waktu
berlakunya pada prinsipnya sama dengan RTk-RHL DAS Detail yaitu 15 (lima
belas) tahun, namun tidak menutup kemungkinan sebelum mencapai 15 tahun
disusul dengan penyusunan RTk-RHL DAS Detail.

Tdk Sesuai

Sesuai

Data Numerik

PETA DIGITAL
LAHAN KRITIS

PETA DIGITAL
DAS PRIORITAS

PETA DIGITAL
KAWASAN HUTAN

PETA DIGITAL
MORFOLOGI DAS
(HULU-TENGAH-
HILIR)

overlay

Land Mapping Unit (LMU)

Review
Batas DAS

Peta Administratif Digital
(Desa/Kec./Kab./Prop.)

Land Mapping Unit
(LMU)
- Tingkat DAS
/Sub DAS
- Tingkat Desa

Pengumpulan
dan Pengolahan
Data Kondisi
Umum Biofisik
dan Sosial
Ekonomi DAS

overlay

ANALISIS

MATRIKS RENCANA
TEKNIK (MRT) RHL DAS

CITRA SRTM

PETA BENTUK LAHAN

DELINEASI

SELEKSI
LMU

DELETE

LMU TERPILIH

CEK LAPANGAN

HASIL CEK LAPANGAN

PETA RENCANA TEKNIK
RHL DAS

Penyusunan Naskah
RTkRHL DAS

Survey
Pengumpulan
dan Pengolahan
Data
Kelembagaan

DATA DAN INFORMASI (PETA) DAS/SWP DAS

Gambar 7. Bagan Alir Penyusunan RTkRHL-DAS SEMI DETAIL 1 : 50.000

Tata Cara Penyusunan RTk RHL-DAS

85

Tata Cara Penyusunan RTk RHL-DAS

86

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->