Latar belakang sejarah

Sebelum Revolusi Indonesia
Gerakan Awal PKI Partai ini didirikan atas inisiatif tokoh sosialis Belanda, Henk Sneevliet pada 1914, dengan nama Indische Sociaal-Democratische Vereeniging (ISDV) (atau Persatuan Sosial Demokrat Hindia Belanda). Keanggotaan awal ISDV pada dasarnya terdiri atas 85 anggota dari dua partai sosialis Belanda, yaitu SDAP (Partai Buruh Sosial Demokratis) dan SDP (Partai Sosial Demokratis), yang aktif di Hindia Belanda Pada Oktober 101 SM ISDV mulai aktif dalam penerbitan dalam bahasa Belanda, "Het Vrije Woord" (Kata yang Merdeka). Editornya adalah Adolf Baars. Pada saat pembentukannya, ISDV tidak menuntut kemerdekaan Indonesia. Pada saat itu, ISDV mempunyai sekitar 100 orang anggota, dan dari semuanya itu hanya tiga orang yang merupakan warga pribumi Indonesia. Namun demikian, partai ini dengan cepat berkembang menjadi radikal dan anti kapitalis. Di bawah pimpinan Sneevliet partai ini merasa tidak puas dengan kepemimpinan SDAP di Belanda, dan yang menjauhkan diri dari ISDV. Pada 1917, kelompok reformis dari ISDV memisahkan diri dan membentuk partainya sendiri, yaitu Partai Demokrat Sosial Hindia. Pada 1917 ISDV mengeluarkan penerbitannya sendiri dalam bahasa Melayu, "Soeara Merdeka". Di bawah kepemimpinan Sneevliet, ISDV yakin bahwa Revolusi Oktober seperti yang terjadi di Rusia harus diikuti Indonesia. Kelompok ini berhasil mendapatkan pengikut di antara tentaratentara dan pelaut Belanda yang ditempatkan di Hindia Belanda. Dibentuklah "Pengawal Merah" dan dalam waktu tiga bulan jumlah mereka telah mencapai 3.000 orang. Pada akhir 1917, para tentara dan pelaut itu memberontak di Surabaya, sebuah pangkalan angkatan laut utama di Indonesia saat itu, dan membentuk sebuah dewan soviet. Para penguasa kolonial menindas dewan-dewan soviet di Surabaya dan ISDV. Para pemimpin ISDV dikirim kembali ke Belanda, termasuk Sneevliet. Para pemimpin pemberontakan di kalangan militer Belanda dijatuhi hukuman penjara hingga 40 tahun. ISDV terus melakukan kegiatannya, meskipun dengan cara bergerak di bawah tanah. Organisasi ini kemudian menerbitkan sebuah terbitan yang lain, Soeara Ra¶jat. Setelah sejumlah kader Belanda dikeluarkan dengan paksa, ditambah dengan pekerjaan di kalangan Sarekat Islam, keanggotaan organisasi ini pun mulai berubah dari mayoritas warga Belanda menjadi mayoritas orang Indonesia.

Pembentukan Partai Komunis
Pada awalnya PKI adalah gerakan yang berasimilasi ke dalam Sarekat Islam. Keadaan yang semakin parah dimana ada perselisihan antara para anggotanya, terutama di Semarang dan Yogyakarta membuat Sarekat Islam melaksanakan disiplin partai. Yakni melarang anggotanya

Peristiwa Madiun 1948 Pada 8 Desember 1947 sampai 17 Januari 1948 pihak Republik Indonesia dan pendudukan Belanda melakukan perundingan yang dikenal sebagai Perundingan Renville. seperti misalnya Gerindo dan serikat-serikat buruh. Ia terpaksa menyerahkan mandatnya kepada presiden dan digantikan kabinet Hatta. Pemberontakan ini dihancurkan dengan brutal oleh penguasa kolonial. Yakni di dalam perundingan rahasia aktivis PKI di Prambanan. nama organisasi ini diubah menjadi Perserikatan Komunis di Hindia. kabinet Amir Syarifuddin diaggap merugikan bangsa. salah satu tokoh utama PKI yang mempunyai banyak massa terutama di Sumatra. Pada 1927 PKI dinyatakan terlarang oleh pemerintahan Belanda. Ribuan orang dibunuh dan sekitar 13. terutama karena banyak dari pemimpinnya yang dipenjarakan. dengan alasan menindas pemberontakan kaum komunis. Rencana pemberontakan itu sendiri sudah dirancang sejak lama. Perhimpoenan Indonesia . Uni Soviet. Sejumlah 1. PKI mulai bergerak di antara mahasiswa-mahasiswa Indonesia di kalangan organisasi nasionalis. Pada Kongres ISDV di Semarang (Mei 1920). Hasil kesepakatan perundingan Renville dianggap menguntungkan posisi Belanda. Penolakan tersebut membuat Tan Malaka di cap sebagai pengikut Leon Trotsky yang juga sebagai tokoh sentral perjuangan Revolusi Rusia. Henk Sneevliet mewakili partai ini pada kongresnya kedua Komunis Internasional pada 1920. PKI kemudian bergerak di bawah tanah. Kini PKI bergerak dalam berbagai front. Namun Moeso hanya tinggal sebentar di Indonesia. Keputusan tersebut tentu saja membuat para anggota yang beraliran komunis kesal dan keluar dari partai dan membentuk partai baru yang disebut ISDV.Oleh karena itu. PKH adalah partai komunis pertama di Asia yang menjadi bagian dari Komunis Internasional. Banyak aktivis politik non-komunis yang juga menjadi sasaran pemerintahan kolonial. Beberapa orang meninggal di dalam tahanan. sebuah kamp tahanan di Papua. kabinet tersebut dijatuhkan pada 23 Januari 1948.308 orang. Sebaliknya. kali ini adalah menjadi Partai Komunis Indonesia (PKI). Semaoen diangkat sebagai ketua partai. Semisal Pemberontakan Silungkang di Sumatra. Walau begitu. Karena itu. Pada masa awal pelarangan ini. yang tak lama kemudian berada di dalam kontrol PKI.000 orang ditahan. PKI mengumumkan terbentuknya sebuah republik. untuk menata kembali PKI dalam gerakannya di bawh tanah. PKI berusaha untuk tidak menonjolkan diri. umumnya kader-kader partai.mendapat gelar ganda di kancah perjuangan pergerakan indonesia.RI menjadi pihak yang dirugikan dengan semakin sempit wilayah yang dimiliki. . Rencana itu ditolak tegas oleh Tan Malaka. beberapa aksi PKI justru terjadi setelah pemberontakan di Jawa terjadi. Di Belanda. Pada 1924 nama partai ini sekali lagi diubah. dikirim ke Boven Digul. Pemberontakan 1926 Pada November 1926 PKI memimpin pemberontakan melawan pemerintahan kolonial di Jawa Barat dan Sumatra Barat. Pada 1935 pemimpin PKI Moeso kembali dari pembuangan di Moskwa.

Akibatnya. alim ulama dan rakyat yang dianggap musuh dibunuh dengan kejam. para pemimpin PKI kembali bergerak di bawah tanah untuk sementara waktu. perwira TNI. menculik dan membunuh lawan-lawan politik. dan mendukung kebijakan-kebijakan anti kolonialis dan anti Barat yang diambil oleh Presiden Soekarno. mengadu domba kesatuan-kesatuan TNI dan menjelekjelekan kepemimpinan Soekarno-Hatta. PKI mengambil posisi sebagai partai nasionalis di bawah pimpinan D. Aidit.5 juta pada 1959 Pada Agustus 1951. Pada 30 September 1948. menjadi 165 000 pada 1954 dan bahkan 1. Dalam operasi ini Muso berhasil ditembak mati sedangkan Amir Syarifuddin dan tokoh-tokoh lainnya ditangkap dan dijatuhi hukuman mati. PKI memimpin serangkaian pemogokan militan. yang diikuti oleh tindakantindakan tegas terhadap PKI di Medan dan Jakarta. Tindakan kekejaman ini membuat rakyat marah dan mengutuk PKI. mengadakan demonstrasi-demonstrasi. tak satupun di antara mereka yang berusia lebih dari 30 tahun. Lukman. Setelah itu. pemogokan. FDR bergabung dengan Partai Komunis Indonesia (PKI) merencanakan suatu perebutan kekuasaan. Uni Soviet. Panglima Besar Soedirman memerintahkan Kolonel Gatot Subroto di Jawa Tengah dan Kolonel Sungkono di Jawa Timur untuk menjalankan operasi penumpasan pemberontakan PKI. Bangkit kembali Pada 1950. dari sekitar 3. Dalam aksi ini beberapa pejabat. Beberapa aksi yang dijalankan kelompok ini diantaranya dengan melancarkan propaganda antipemerintah. ia dan kawankawannya meningkatkan aksi teror. menguasai pimpinan partai pada 1951. Sejalan dengan peristiwa itu. bahkan ia berhasil mengambil alih pucuk pimpinan PKI.000 anggota pada 1950. dengan organ-organ utamanya yaitu Harian Rakjat dan Bintang Merah. Aidit dan kelompok di sekitarnya. Pada saat itu. serta menggerakkan kerusuhan dibeberapa tempat. Puncak aksi PKI adalah pemberotakan terhadap RI pada 18 September 1948 di Madiun. PKI berkembang dengan sangat cepat. Kelompok politik ini berusaha menempatkan diri sebagai oposisi terhadap pemerintahan dibawah kabinet Hatta. tetapi pemerintah RI mampu bertindak cepat. Jawa Timur. Di bawah Aidit.000-5. Tokoh-tokoh pejuang dan pasukan TNI memang sedang menghadapi Belanda.N.T ujuan pemberontakan itu adalah meruntuhkan negara RI dan menggantinya dengan negara komunis. PKI memulai kembali kegiatan penerbitannya. pimpinan partai. termasuk pemimpin-pemimpin muda seperti Sudisman. Pada 1950-an. Njoto dan Sakirman.Selanjutnya Amir Syarifuddin membentuk Front Demokrasi Rakyat (FDR) pada 28 Juni 1948. Madiun dapat diduduki kembali oleh TNI dan polisi. Ia menggabungkan diri dengan Amir Syarifuddin untuk menentang pemerintah. . datanglah Muso seorang tokoh komunis yang sejak lama berada di Moskow.

Para pemberontak. kantor PKI di Jakarta diserang dengan granat. Namun demikian. PKI mendukung upaya-upaya Soekarno untuk memadamkan pemberontakan ini. PKI mengecam penanganan anggaran yang tidak demokratis oleh Soekarno. Pada Februari 1958 terjadi sebuah upaya kudeta yang dilakukan oleh kekuatan-kekuatan pro Amerika Serikat di kalangan militer dan politik sayap kanan. Pada 8 Juli 1960. Para pemimpin PKI ditangkap oleh militer. Pada Juli 1957. kongres ini berlangsung sesuai dengan jadwal dan Presiden Soekarno sendiri menyampaikan sambutannya. Pada 1959. Soekarno melancarkan slogan Nasakom yang merupakan singkatan dari Nasionalisme. namun kemudian dibebaskan kembali atas perintah Soekarno. ia tidak kehilangan otonomi politiknya.Pemilu 1955 Pada Pemilu 1955. PKI menjadi partai komunis terkuat di luar Uni Soviet dan RRT. termasuk pemberlakuan Undang-Undang Darurat. dan Komunisme. Penguasaan ini merintis nasionalisasi atas perusahaan-perusahaan yang dimiliki oleh asing. Dengan berkembangnya dukungan dan keanggotaan yang mencapai 3 juta orang pada 1965. Pada Maret 1960. Pada bulan yang sama PKI memperoleh banyak kemajuan dalam pemilihan-pemilihan di kota-kota. Ketika gagasan tentang Malaysia berkembang. Meskipun PKI mendukung Soekarno. mulai menguasai perusahaan-perusahaan milik Belanda. Partai ini memperoleh 39 kursi (dari 257 kursi yang diperebutkan) dan 80 dari 514 kursi di Konstituante. PKI maupun Partai Komunis Malaya menolaknya. yang berbasis di Sumatera dan Sulawesi. mengumumkan pada 15 Februari 1958 telah terbentuk Pemerintah Revolusioner Republik Indonesia (PRRI). serikat-serikat buruh yang pada umumnya berada di bawah pengaruh PKI. Pada 1960. PKI membalasnya dengan menanggapi konsep Nasakom secara positif. Perlawanan terhadap kontrol Belanda atas Papua bagian barat merupakan masalah yang seringkali diangkat oleh PKI selama tahun 1950-an. Pada September 1957. Masjumi secara terbuka menuntut supaya PKI dilarang. Dengan demikian peranan PKI sebagai mitra dalam politik Soekarno dilembagakan. PKI menempati tempat keempat dengan 16% dari keseluruhan suara. Pemberontakan ini pada akhirnya berhasil dipadamkan. Harian Rakjat memuat sebuah artikel yang kritis terhadap pemerintah. Perjuangan melawan para kapitalis asing memberikan PKI kesempatan untuk menampilkan diri sebagai sebuah partai nasional. Partai itu mempunyai basis yang . Pemerintahan yang disebut revolusioner ini segera menangkapi ribuan kader PKI di wilayah-wilayah yang berada di bawah kontrol mereka. militer berusaha menghalangi diselenggarakannya kongres PKI. dan melihatnya sebagai sebuah front bersatu yang multi-kelas. Pada 3 Desember 1957. Agama.

Salah satu hal yang sangat aneh yang dilakukan PKI adalah dengan diusulkannya Angkatan ke-5 yang terdiri dari buruh dan petani. makin agresif dalam sikap dan tindakannya. Lembaga Kebudajaan Rakjat (Lekra) dan Himpunan Sardjana Indonesia (HSI). Dilupakannya bahwa seumpama benar dibidang politik partai ini sudah berdominasi. Pada Januari 1964. tidak lebih dari satu ilusi. Pemuda Rakjat. seperti SOBSI (Sentral Organisasi Buruh Seluruh Indonesia). . Gerakan 30 September Alasan mencetuskan G30S difokuskan pada melawan apa yang disebut Ärencana Dewan Jenderal hendak melakukan coup dµetat terhadap Presiden Sukarno³. Kebanyakan dari satuan-satuan tempur PKI aktif di wilayah perbatasan di Kalimantan. Para anggota PKI yang militan menyeberang masuk ke Malaysia dan terlibat dalam pertempuran-pertempuran dengan pasukan-pasukan Inggris dan Australia. Barisan Tani Indonesia (BTI). Aidit dan Njoto. tapi dalam kenyataan sama sekali tidak berhegemoni. juga dianggap sebagai satu rangkaian dari rencana keberhasilan ÄDewan Jenderal³. Para pemimpin PKI. padahal sikap itu sangat jelas adalah sikap Bung Karno dan Kabinet Memang PKI sudah dirasakan oleh kalangan politik. tapi serangan yang sangat kasar misalnya terhadap apa yang disebut Äkapitalis birokrat³ terutama yang bercokol di perusahaan-perusahaan negara. PKI mulai menyita hak milik perusahaan-perusahaan Inggris di Indonesia. Indonesia dan Filipina terlibat dalam pembahasan tentang pertikaian wilayah dan kemungkinan tentang pembentukan sebuah Konfederasi Maphilindo. pemerintah Malaysia. Pada 1963. pelaksanaan UU Pokok Agraria yang tidak menepati waktunya sehingga melahirkan ÄAksi Sepihak³ dan istilah .. Pada Maret 1962. kemungkinan besar PKI ingin mempunyai semacam militer partai seperti Partai Komunis Cina dan Nazi dengan SS nya. Pada bulan April 1962. sebuah gagasan yang dikemukakan oleh presiden Filipina. Hal inilah yang membuat TNI AD merasa khawatir takut adanya penyelewengan senjata yang dilakukan PKI dengan "tentaranya". PKI merasa telah berdominasi. Meski pun tidak langsung menyerang Bung Karno. Namun demikian kebanyakan dari mereka ditangkap begitu tiba.kuat dalam sejumlah organisasi massa. PKI menyelenggarakan kongres partainya. Ä7 setan desa³ serta serangan-serangan terhadap pelaksanaan Demokrasi Terpimpin yang dianggap hanya bertitik berat kepada Äkepemimpinan³-nya dan mengabaikan Ädemokrasi³-nya adalah pertanda meningkatnya rasa superioritas PKI sesuai dengan statementnya yang menganggap bahwa secara politik. Menurut perkiraan seluruh anggota partai dan organisasi-organisasi yang berada di bawah payungnya mungkin mencapai seperlima dari seluruh rakyat Indonesia. sehingga anggapan berdominasi. Gerwani. diangkat menjadi menteri penasihat. PKI bergabung dengan pemerintah. Diosdado Macapagal. Sebagian kelompok berhasil mencapai Malaysia lalu bergabung dalam perjuangan di sana. beberapa bulan menjelang G30S. PKI menolak gagasan pembentukan Maphilindo dan federasi Malaysia. Bukan mustahil bahwa kebijaksanaan untuk tidak membubarkan HMI seperti yang dituntut oleh CGMI.

Hanya saja harus diakui bahwa sejumlah perwira penerangan telah menambahkan dramatisasi artifisial terhadap kekejaman. mengundang pembalasan yang juga tiada taranya dalam penumpasan berdarah antar manusia di Indonesia. Dewan Militer PKI mengambil alih semua wewenang Politbiro. sehingga instruksi politik yang dianggap sah. Tapi setelah nampak bahwa gerakan akan mengalami kegagalan. secara politik dikendalikan oleh sebuah Dewan Militer yang diketuai oleh D. sedang Syam segera menghilang dan tak bisa ditemui oleh teman-temannya yang memerlukan instruksi mengenai gerakan selanjutnya. Di tingkat internasional. tetapi dramatisasi dengan pemaparan yang hiperbolis dalam penyajian. Aidit dengan bantuan AURI. pimpinan dan sejumlah perwira Angkatan Darat memberi versi keterlibatan PKI sepenuhnya. hanyalah yang bersumber dari Dewan Militer. muncul kesempatan untuk menelaah bagian-bagian sejarah ±khususnya mengenai Peristiwa 30 September 1965 dan PKI± yang dianggap kontroversial atau mengandung ketidakbenaran. Tetapi perbedaan versi kebenaran terjadi sejak awal segera setelah terjadinya peristiwa. . Setelah berakhirnya masa kekuasaan formal Soeharto. bukan saja oleh para sejarawan dalam batas kompetensi kesejarahan. Latief sebagai komandan SENKO (Sentral Komando) yang bermarkas di Pangkalan Udara Halim dengan kegiatan operasi dikendalikan dari gedung PENAS (Pemetaan Nasional). Sedang pimpinan gerakan. Penculikan dan kemudian pembunuhan para jenderal menurut fakta memang sudah kejam. Dalam konflik penafsiran dan kontroversi narasi atas Peristiwa 30 September 1965 dan peranan PKI. memberikan versi bahwa Peristiwa 30 September 1965 adalah masalah internal Angkatan Darat Indonesia yang kemudian diprovokasikan oleh dinas intelijen Barat sebagai upaya percobaan kudeta oleh PKI. telah memberikan effek mengerikan melampaui batas yang mampu dibayangkan semula. melebihi peristiwa in factum. Kantor Berita RRC (Republik Rakyat Cina). Sedang operasi militer dipimpin oleh kolonel A. karena mekanisme pengorganisasiannya tidak berjalan sesuai dengan rencana. terutama generasi baru yang masanya jauh sesudah peristiwa terjadi. dalam penculikan dan pembunuhan enam jenderal dan seorang perwira pertama AD pada tengah malam 30 September menuju dinihari 1 Oktober 1965. maka dewan ini tidak berfungsi lagi. Kemudian. yang juga instansi AURI dan dari Tugu MONAS (Monumen Nasional). terbang ke Yogyakarta. bermarkas di rumah sersan (U) Suyatno di komplek perumahan AURI. Versi ini segera diterima secara umum sesuai fakta kasat mata yang terhidang dan ditopang pengalaman buruk bersama PKI dalam kehidupan sosial dan politik pada tahun-tahun terakhir. Presiden Soekarno pun berkali-kali melakukan pembelaan bahwa PKI tidak terlibat dalam peristiwa sebagai partai melainkan karena adanya sejumlah tokoh partai yang keblinger dan terpancing oleh insinuasi Barat. Apa yang dikerjakan ialah bagaimana mencari jalan menyelamatkan diri masingmasing. Hsinhua. Menurut keterangan. klaim kebenaran bagaikan pendulum yang berayun dari kiri ke kanan dan sebaliknya. Kesempatan itu memang kemudian digunakan dengan baik.Ada pun Gerakan 30 September 1965. lalu melakukan tindakan-tindakan. adalah letkol. Untung Samsuri. di Pangkalan Udara Halim.N. sejak dicetuskannya gerakan itu. Dan akhirnya. Aidit dengan wakilnya Kamaruzzaman (Syam). dan karena itu Soekarno tidak akan membubarkan PKI. sehingga membingungkan masyarakat. Antara kebenaran dan manipulasi sejarah.

Proses mendekati kebenaran tak boleh dihentikan. yakni sebagai korban politik semata. Bahwa sejumlah tokoh utama PKI terlibat dalam Gerakan 30 September 1965 dan kemudian melahirkan Peristiwa 30 September 1965 ±suatu peristiwa di mana enam jenderal dan satu perwira pertama Angkatan Darat diculik dan dibunuh± sudah merupakan fakta yang tak terbantahkan. Bahwa dalam proses sosiologis berikutnya. Latar belakang sejarah Sebelum Revolusi Indonesia Gerakan Awal PKI Partai ini didirikan atas inisiatif tokoh sosialis Belanda. kasat mata. dari waktu ke waktu. gejala diperangi dengan gejala. ternyata pada sisi sebaliknya di sebagian kalangan muncul pula kecenderungan manipulatif yang sama yang bertujuan untuk memberi posisi baru dalam sejarah bagi PKI. akibat dorongan konflik politik maupun konflik sosial yang tercipta terutama dalam kurun waktu Nasakom 1959-1965.tetapi juga oleh mereka yang pernah terlibat dengan peristiwa atau terlibat keanggotaan PKI. pada masa pemerintahan presiden Soeharto telah dikenal dengan peringatan hari kesaktian Pancasila yang selalu diperingati setiap tanggal 1 Oktober oleh seluruh rakyat indonesia dengan mengkibaran bendera setengah tiang. dalam menghadapi masalah keterlibatan PKI pada peristiwa-peristiwa politik sekitar 1965. pun merupakan fakta sejarah. Bahwa ada lika-liku politik dalam rangka pertarungan kekuasaan sebagai latar belakang. Bila sebelum ini penulisan versi penguasa sebelum reformasi banyak dikecam karena di sana sini mengandung unsur manipulasi sejarah. untuk lebih mendekati kebenaran sesungguhnya. Terdapat sejumlah nuansa berbeda yang harus bisa dipisahkan satu sama lain dengan cermat dan arif. Tidak perlu harus menjadi komunis lebih dulu untuk mengakui sesuatu yang menyangkut nilainilai kemanusiaan yang universal. ada dokumen-dokumennya. Ekses telah dibalas dengan ekses. Bahwa ada usaha merebut kekuasaan dengan pembentukan Dewan Revolusi yang telah mengeluarkan sejumlah pengumuman tentang pengambilalihan kekuasaan. terjadi malapetaka berupa pembunuhan massal dalam perspektif pembalasan dengan anggota-anggota PKI terutama sebagai korban. dengan nama Indische Sociaal-Democratische Vereeniging (ISDV) (atau Persatuan Sosial Demokrat Hindia . itu adalah soal lain yang memang perlu lebih diperjelas duduk masalah sebenarnya. Dan gagalnya upaya PKI untuk menggulingkan Ideologi Pancasila yang menjadi dasar negara Indonesia untuk kemudian di ganti dengan Ideologi Komunis. Dimana peristiwa tersebut telah cukup menggambaran penculikan dan pembunuhan terencana yang dipublikasikan dilakukan oleh PKI terhadap sejumlah jenderal TNI AD yang kemudian di buang ke sumur tua di daerah Lubang Buaya. Namun kini berbagai pertanyaan tentang siapa perencana gerakan 30 September masih berkumandang. Pendulum sejarah kali ini diayunkan terlalu jauh ke kiri. Akan tetapi tentu adalah keliru bila menggunakan terminologi nilai-nilai kemanusiaan untuk memberikan pembenaran atas suatu peristiwa politik yang melibatkan PKI sebagai pelaku politik Gerakan 30 September yang dilancarkan oleh PKI kini disebut dengan peristiwa G30S/PKI. Henk Sneevliet pada 1914. setelah pada masa sebelumnya diayunkan terlalu jauh ke kanan.

termasuk Sneevliet. meskipun dengan cara bergerak di bawah tanah. dan dari semuanya itu hanya tiga orang yang merupakan warga pribumi Indonesia. Pada saat pembentukannya. Di bawah kepemimpinan Sneevliet. . Henk Sneevliet mewakili partai ini pada kongresnya kedua Komunis Internasional pada 1920. yaitu Partai Demokrat Sosial Hindia. "Het Vrije Woord" (Kata yang Merdeka). Para pemimpin pemberontakan di kalangan militer Belanda dijatuhi hukuman penjara hingga 40 tahun. Keanggotaan awal ISDV pada dasarnya terdiri atas 85 anggota dari dua partai sosialis Belanda. partai ini dengan cepat berkembang menjadi radikal dan anti kapitalis. Organisasi ini kemudian menerbitkan sebuah terbitan yang lain. Setelah sejumlah kader Belanda dikeluarkan dengan paksa. Yakni melarang anggotanya mendapat gelar ganda di kancah perjuangan pergerakan indonesia. Pada saat itu. Di bawah pimpinan Sneevliet partai ini merasa tidak puas dengan kepemimpinan SDAP di Belanda. dan yang menjauhkan diri dari ISDV.000 orang. PKH adalah partai komunis pertama di Asia yang menjadi bagian dari Komunis Internasional. Pada Kongres ISDV di Semarang (Mei 1920). Dibentuklah "Pengawal Merah" dan dalam waktu tiga bulan jumlah mereka telah mencapai 3. Editornya adalah Adolf Baars. ditambah dengan pekerjaan di kalangan Sarekat Islam. Pada 1917 ISDV mengeluarkan penerbitannya sendiri dalam bahasa Melayu. Para penguasa kolonial menindas dewan-dewan soviet di Surabaya dan ISDV. keanggotaan organisasi ini pun mulai berubah dari mayoritas warga Belanda menjadi mayoritas orang Indonesia. Pada akhir 1917. ISDV mempunyai sekitar 100 orang anggota. para tentara dan pelaut itu memberontak di Surabaya. Soeara Ra¶jat. Pada 1917. yang aktif di Hindia Belanda Pada Oktober 101 SM ISDV mulai aktif dalam penerbitan dalam bahasa Belanda. Pembentukan Partai Komunis Pada awalnya PKI adalah gerakan yang berasimilasi ke dalam Sarekat Islam. nama organisasi ini diubah menjadi Perserikatan Komunis di Hindia. Namun demikian. Para pemimpin ISDV dikirim kembali ke Belanda. terutama di Semarang dan Yogyakarta membuat Sarekat Islam melaksanakan disiplin partai. ISDV terus melakukan kegiatannya. Kelompok ini berhasil mendapatkan pengikut di antara tentaratentara dan pelaut Belanda yang ditempatkan di Hindia Belanda. dan membentuk sebuah dewan soviet. kelompok reformis dari ISDV memisahkan diri dan membentuk partainya sendiri. yaitu SDAP (Partai Buruh Sosial Demokratis) dan SDP (Partai Sosial Demokratis). sebuah pangkalan angkatan laut utama di Indonesia saat itu. ISDV yakin bahwa Revolusi Oktober seperti yang terjadi di Rusia harus diikuti Indonesia. Keputusan tersebut tentu saja membuat para anggota yang beraliran komunis kesal dan keluar dari partai dan membentuk partai baru yang disebut ISDV. Keadaan yang semakin parah dimana ada perselisihan antara para anggotanya. "Soeara Merdeka".Belanda). ISDV tidak menuntut kemerdekaan Indonesia. Semaoen diangkat sebagai ketua partai.

RI menjadi pihak yang dirugikan dengan semakin sempit wilayah yang dimiliki. Selanjutnya Amir Syarifuddin membentuk Front Demokrasi Rakyat (FDR) pada 28 Juni 1948. Rencana pemberontakan itu sendiri sudah dirancang sejak lama. terutama karena banyak dari pemimpinnya yang dipenjarakan. PKI kemudian bergerak di bawah tanah. Pemberontakan 1926 Pada November 1926 PKI memimpin pemberontakan melawan pemerintahan kolonial di Jawa Barat dan Sumatra Barat. Walau begitu. Sebaliknya. kabinet tersebut dijatuhkan pada 23 Januari 1948. beberapa aksi PKI justru terjadi setelah pemberontakan di Jawa terjadi. Di Belanda. Pemberontakan ini dihancurkan dengan brutal oleh penguasa kolonial. PKI berusaha untuk tidak menonjolkan diri. Pada masa awal pelarangan ini.Oleh karena itu.000 orang ditahan. kabinet Amir Syarifuddin diaggap merugikan bangsa. FDR bergabung dengan Partai Komunis Indonesia (PKI) merencanakan suatu perebutan kekuasaan. Sejumlah 1. umumnya kader-kader partai. Karena itu. yang tak lama kemudian berada di dalam kontrol PKI. dikirim ke Boven Digul. Kelompok politik ini berusaha menempatkan diri sebagai oposisi terhadap pemerintahan dibawah kabinet Hatta. Hasil kesepakatan perundingan Renville dianggap menguntungkan posisi Belanda.308 orang. seperti misalnya Gerindo dan serikat-serikat buruh. . dengan alasan menindas pemberontakan kaum komunis. untuk menata kembali PKI dalam gerakannya di bawh tanah. Ia terpaksa menyerahkan mandatnya kepada presiden dan digantikan kabinet Hatta. PKI mulai bergerak di antara mahasiswa-mahasiswa Indonesia di kalangan organisasi nasionalis. Penolakan tersebut membuat Tan Malaka di cap sebagai pengikut Leon Trotsky yang juga sebagai tokoh sentral perjuangan Revolusi Rusia. Kini PKI bergerak dalam berbagai front.Pada 1924 nama partai ini sekali lagi diubah. Beberapa orang meninggal di dalam tahanan. Rencana itu ditolak tegas oleh Tan Malaka. kali ini adalah menjadi Partai Komunis Indonesia (PKI). Semisal Pemberontakan Silungkang di Sumatra. sebuah kamp tahanan di Papua. salah satu tokoh utama PKI yang mempunyai banyak massa terutama di Sumatra. PKI mengumumkan terbentuknya sebuah republik. Namun Moeso hanya tinggal sebentar di Indonesia. Pada 1927 PKI dinyatakan terlarang oleh pemerintahan Belanda. Peristiwa Madiun 1948 Pada 8 Desember 1947 sampai 17 Januari 1948 pihak Republik Indonesia dan pendudukan Belanda melakukan perundingan yang dikenal sebagai Perundingan Renville. Pada 1935 pemimpin PKI Moeso kembali dari pembuangan di Moskwa. Ribuan orang dibunuh dan sekitar 13. Yakni di dalam perundingan rahasia aktivis PKI di Prambanan. Banyak aktivis politik non-komunis yang juga menjadi sasaran pemerintahan kolonial. Perhimpoenan Indonesia . Uni Soviet.

PKI memimpin serangkaian pemogokan militan. Dalam aksi ini beberapa pejabat.000 anggota pada 1950. Madiun dapat diduduki kembali oleh TNI dan polisi. Jawa Timur. termasuk pemimpin-pemimpin muda seperti Sudisman. Tokoh-tokoh pejuang dan pasukan TNI memang sedang menghadapi Belanda. dan mendukung kebijakan-kebijakan anti kolonialis dan anti Barat yang diambil oleh Presiden Soekarno. Akibatnya. yang diikuti oleh tindakantindakan tegas terhadap PKI di Medan dan Jakarta. datanglah Muso seorang tokoh komunis yang sejak lama berada di Moskow. dari sekitar 3. menguasai pimpinan partai pada 1951. Aidit. mengadakan demonstrasi-demonstrasi. perwira TNI. dengan organ-organ utamanya yaitu Harian Rakjat dan Bintang Merah. Setelah itu. Tindakan kekejaman ini membuat rakyat marah dan mengutuk PKI.N. Uni Soviet. Aidit dan kelompok di sekitarnya. Pada saat itu. Njoto dan Sakirman. bahkan ia berhasil mengambil alih pucuk pimpinan PKI. Bangkit kembali Pada 1950. Puncak aksi PKI adalah pemberotakan terhadap RI pada 18 September 1948 di Madiun. Pada 30 September 1948.000-5. Sejalan dengan peristiwa itu.Beberapa aksi yang dijalankan kelompok ini diantaranya dengan melancarkan propaganda antipemerintah. mengadu domba kesatuan-kesatuan TNI dan menjelekjelekan kepemimpinan Soekarno-Hatta. Panglima Besar Soedirman memerintahkan Kolonel Gatot Subroto di Jawa Tengah dan Kolonel Sungkono di Jawa Timur untuk menjalankan operasi penumpasan pemberontakan PKI. tak satupun di antara mereka yang berusia lebih dari 30 tahun. menculik dan membunuh lawan-lawan politik. pemogokan. Ia menggabungkan diri dengan Amir Syarifuddin untuk menentang pemerintah. serta menggerakkan kerusuhan dibeberapa tempat. menjadi 165 000 pada 1954 dan bahkan 1. Lukman.T ujuan pemberontakan itu adalah meruntuhkan negara RI dan menggantinya dengan negara komunis. ia dan kawankawannya meningkatkan aksi teror.5 juta pada 1959 Pada Agustus 1951. Pada 1950-an. Di bawah Aidit. alim ulama dan rakyat yang dianggap musuh dibunuh dengan kejam. para pemimpin PKI kembali bergerak di bawah tanah untuk sementara waktu. PKI memulai kembali kegiatan penerbitannya. pimpinan partai. PKI berkembang dengan sangat cepat. PKI mengambil posisi sebagai partai nasionalis di bawah pimpinan D. Pemilu 1955 . Dalam operasi ini Muso berhasil ditembak mati sedangkan Amir Syarifuddin dan tokoh-tokoh lainnya ditangkap dan dijatuhi hukuman mati. tetapi pemerintah RI mampu bertindak cepat.

PKI menjadi partai komunis terkuat di luar Uni Soviet dan RRT. militer berusaha menghalangi diselenggarakannya kongres PKI. Pada bulan yang sama PKI memperoleh banyak kemajuan dalam pemilihan-pemilihan di kota-kota. Perjuangan melawan para kapitalis asing memberikan PKI kesempatan untuk menampilkan diri sebagai sebuah partai nasional. Penguasaan ini merintis nasionalisasi atas perusahaan-perusahaan yang dimiliki oleh asing. PKI membalasnya dengan menanggapi konsep Nasakom secara positif. Partai itu mempunyai basis yang kuat dalam sejumlah organisasi massa. Soekarno melancarkan slogan Nasakom yang merupakan singkatan dari Nasionalisme. yang berbasis di Sumatera dan Sulawesi. Pemberontakan ini pada akhirnya berhasil dipadamkan. kantor PKI di Jakarta diserang dengan granat. namun kemudian dibebaskan kembali atas perintah Soekarno. mulai menguasai perusahaan-perusahaan milik Belanda. Gerwani. Barisan Tani Indonesia (BTI). Pada Maret 1960. Pemuda Rakjat. Pada 1959. kongres ini berlangsung sesuai dengan jadwal dan Presiden Soekarno sendiri menyampaikan sambutannya. ia tidak kehilangan otonomi politiknya. Pada September 1957. Pada 1960. Dengan berkembangnya dukungan dan keanggotaan yang mencapai 3 juta orang pada 1965.Pada Pemilu 1955. Para pemimpin PKI ditangkap oleh militer. mengumumkan pada 15 Februari 1958 telah terbentuk Pemerintah Revolusioner Republik Indonesia (PRRI). PKI mengecam penanganan anggaran yang tidak demokratis oleh Soekarno. termasuk pemberlakuan Undang-Undang Darurat. Masjumi secara terbuka menuntut supaya PKI dilarang. Agama. dan melihatnya sebagai sebuah front bersatu yang multi-kelas. Dengan demikian peranan PKI sebagai mitra dalam politik Soekarno dilembagakan. Harian Rakjat memuat sebuah artikel yang kritis terhadap pemerintah. PKI menempati tempat keempat dengan 16% dari keseluruhan suara. Pemerintahan yang disebut revolusioner ini segera menangkapi ribuan kader PKI di wilayah-wilayah yang berada di bawah kontrol mereka. Ketika gagasan tentang Malaysia berkembang. PKI mendukung upaya-upaya Soekarno untuk memadamkan pemberontakan ini. PKI maupun Partai Komunis Malaya menolaknya. Pada 3 Desember 1957. Menurut perkiraan seluruh anggota . serikat-serikat buruh yang pada umumnya berada di bawah pengaruh PKI. Pada Februari 1958 terjadi sebuah upaya kudeta yang dilakukan oleh kekuatan-kekuatan pro Amerika Serikat di kalangan militer dan politik sayap kanan. seperti SOBSI (Sentral Organisasi Buruh Seluruh Indonesia). Perlawanan terhadap kontrol Belanda atas Papua bagian barat merupakan masalah yang seringkali diangkat oleh PKI selama tahun 1950-an. Para pemberontak. Meskipun PKI mendukung Soekarno. Pada Juli 1957. dan Komunisme. Partai ini memperoleh 39 kursi (dari 257 kursi yang diperebutkan) dan 80 dari 514 kursi di Konstituante. Pada 8 Juli 1960. Namun demikian. Lembaga Kebudajaan Rakjat (Lekra) dan Himpunan Sardjana Indonesia (HSI).

Aidit dan Njoto. PKI mulai menyita hak milik perusahaan-perusahaan Inggris di Indonesia. pemerintah Malaysia. pelaksanaan UU Pokok Agraria yang tidak menepati waktunya sehingga melahirkan ÄAksi Sepihak³ dan istilah . Indonesia dan Filipina terlibat dalam pembahasan tentang pertikaian wilayah dan kemungkinan tentang pembentukan sebuah Konfederasi Maphilindo. PKI bergabung dengan pemerintah. Ä7 setan desa³ serta serangan-serangan terhadap pelaksanaan Demokrasi Terpimpin yang dianggap hanya bertitik berat kepada Äkepemimpinan³-nya dan mengabaikan Ädemokrasi³-nya adalah pertanda meningkatnya rasa superioritas PKI sesuai dengan statementnya yang menganggap bahwa secara politik. Para pemimpin PKI. PKI menyelenggarakan kongres partainya.. Dilupakannya bahwa seumpama benar dibidang politik partai ini sudah berdominasi. secara politik dikendalikan oleh sebuah Dewan Militer yang diketuai oleh D. di Pangkalan Udara Halim. beberapa bulan menjelang G30S. kemungkinan besar PKI ingin mempunyai semacam militer partai seperti Partai Komunis Cina dan Nazi dengan SS nya. Pada Januari 1964. tidak lebih dari satu ilusi. Diosdado Macapagal. PKI menolak gagasan pembentukan Maphilindo dan federasi Malaysia. tapi dalam kenyataan sama sekali tidak berhegemoni. PKI merasa telah berdominasi. Namun demikian kebanyakan dari mereka ditangkap begitu tiba. Pada Maret 1962. juga dianggap sebagai satu rangkaian dari rencana keberhasilan ÄDewan Jenderal³. Meski pun tidak langsung menyerang Bung Karno. tapi serangan yang sangat kasar misalnya terhadap apa yang disebut Äkapitalis birokrat³ terutama yang bercokol di perusahaan-perusahaan negara.N.partai dan organisasi-organisasi yang berada di bawah payungnya mungkin mencapai seperlima dari seluruh rakyat Indonesia. Kebanyakan dari satuan-satuan tempur PKI aktif di wilayah perbatasan di Kalimantan. Gerakan 30 September Alasan mencetuskan G30S difokuskan pada melawan apa yang disebut Ärencana Dewan Jenderal hendak melakukan coup dµetat terhadap Presiden Sukarno³. Sedang operasi . Aidit dengan wakilnya Kamaruzzaman (Syam). makin agresif dalam sikap dan tindakannya. Bukan mustahil bahwa kebijaksanaan untuk tidak membubarkan HMI seperti yang dituntut oleh CGMI. Sebagian kelompok berhasil mencapai Malaysia lalu bergabung dalam perjuangan di sana. Para anggota PKI yang militan menyeberang masuk ke Malaysia dan terlibat dalam pertempuran-pertempuran dengan pasukan-pasukan Inggris dan Australia. Salah satu hal yang sangat aneh yang dilakukan PKI adalah dengan diusulkannya Angkatan ke-5 yang terdiri dari buruh dan petani. bermarkas di rumah sersan (U) Suyatno di komplek perumahan AURI. Ada pun Gerakan 30 September 1965. diangkat menjadi menteri penasihat. sehingga anggapan berdominasi. Pada bulan April 1962. Hal inilah yang membuat TNI AD merasa khawatir takut adanya penyelewengan senjata yang dilakukan PKI dengan "tentaranya". padahal sikap itu sangat jelas adalah sikap Bung Karno dan Kabinet Memang PKI sudah dirasakan oleh kalangan politik. Pada 1963. sebuah gagasan yang dikemukakan oleh presiden Filipina.

Tetapi perbedaan versi kebenaran terjadi sejak awal segera setelah terjadinya peristiwa. Penculikan dan kemudian pembunuhan para jenderal menurut fakta memang sudah kejam. Latief sebagai komandan SENKO (Sentral Komando) yang bermarkas di Pangkalan Udara Halim dengan kegiatan operasi dikendalikan dari gedung PENAS (Pemetaan Nasional). tetapi juga oleh mereka yang pernah terlibat dengan peristiwa atau terlibat keanggotaan PKI. Kantor Berita RRC (Republik Rakyat Cina). tetapi dramatisasi dengan pemaparan yang hiperbolis dalam penyajian. Kesempatan itu memang kemudian digunakan dengan baik. Aidit dengan bantuan AURI.militer dipimpin oleh kolonel A. dan karena itu Soekarno tidak akan membubarkan PKI. Versi ini segera diterima secara umum sesuai fakta kasat mata yang terhidang dan ditopang pengalaman buruk bersama PKI dalam kehidupan sosial dan politik pada tahun-tahun terakhir. Kemudian. Dewan Militer PKI mengambil alih semua wewenang Politbiro. terutama generasi baru yang masanya jauh sesudah peristiwa terjadi. Di tingkat internasional. Tapi setelah nampak bahwa gerakan akan mengalami kegagalan. ternyata pada sisi sebaliknya di sebagian kalangan . klaim kebenaran bagaikan pendulum yang berayun dari kiri ke kanan dan sebaliknya. mengundang pembalasan yang juga tiada taranya dalam penumpasan berdarah antar manusia di Indonesia. sedang Syam segera menghilang dan tak bisa ditemui oleh teman-temannya yang memerlukan instruksi mengenai gerakan selanjutnya. Sedang pimpinan gerakan. telah memberikan effek mengerikan melampaui batas yang mampu dibayangkan semula. Bila sebelum ini penulisan versi penguasa sebelum reformasi banyak dikecam karena di sana sini mengandung unsur manipulasi sejarah. bukan saja oleh para sejarawan dalam batas kompetensi kesejarahan. Apa yang dikerjakan ialah bagaimana mencari jalan menyelamatkan diri masingmasing. adalah letkol. Dalam konflik penafsiran dan kontroversi narasi atas Peristiwa 30 September 1965 dan peranan PKI. lalu melakukan tindakan-tindakan. memberikan versi bahwa Peristiwa 30 September 1965 adalah masalah internal Angkatan Darat Indonesia yang kemudian diprovokasikan oleh dinas intelijen Barat sebagai upaya percobaan kudeta oleh PKI. Hsinhua. Dan akhirnya. yang juga instansi AURI dan dari Tugu MONAS (Monumen Nasional). dalam penculikan dan pembunuhan enam jenderal dan seorang perwira pertama AD pada tengah malam 30 September menuju dinihari 1 Oktober 1965. Hanya saja harus diakui bahwa sejumlah perwira penerangan telah menambahkan dramatisasi artifisial terhadap kekejaman. Antara kebenaran dan manipulasi sejarah. muncul kesempatan untuk menelaah bagian-bagian sejarah ±khususnya mengenai Peristiwa 30 September 1965 dan PKI± yang dianggap kontroversial atau mengandung ketidakbenaran. Untung Samsuri. Presiden Soekarno pun berkali-kali melakukan pembelaan bahwa PKI tidak terlibat dalam peristiwa sebagai partai melainkan karena adanya sejumlah tokoh partai yang keblinger dan terpancing oleh insinuasi Barat. sehingga instruksi politik yang dianggap sah. pimpinan dan sejumlah perwira Angkatan Darat memberi versi keterlibatan PKI sepenuhnya. karena mekanisme pengorganisasiannya tidak berjalan sesuai dengan rencana. Menurut keterangan. melebihi peristiwa in factum. hanyalah yang bersumber dari Dewan Militer. Setelah berakhirnya masa kekuasaan formal Soeharto. maka dewan ini tidak berfungsi lagi. sejak dicetuskannya gerakan itu. sehingga membingungkan masyarakat. terbang ke Yogyakarta.

terjadi malapetaka berupa pembunuhan massal dalam perspektif pembalasan dengan anggota-anggota PKI terutama sebagai korban. Bahwa ada lika-liku politik dalam rangka pertarungan kekuasaan sebagai latar belakang. dalam menghadapi masalah keterlibatan PKI pada peristiwa-peristiwa politik sekitar 1965. Namun kini berbagai pertanyaan tentang siapa perencana gerakan 30 September masih berkumandang. Terdapat sejumlah nuansa berbeda yang harus bisa dipisahkan satu sama lain dengan cermat dan arif. Pendulum sejarah kali ini diayunkan terlalu jauh ke kiri. yakni sebagai korban politik semata. Ekses telah dibalas dengan ekses. pun merupakan fakta sejarah. setelah pada masa sebelumnya diayunkan terlalu jauh ke kanan. Bahwa dalam proses sosiologis berikutnya. Tidak perlu harus menjadi komunis lebih dulu untuk mengakui sesuatu yang menyangkut nilainilai kemanusiaan yang universal. . akibat dorongan konflik politik maupun konflik sosial yang tercipta terutama dalam kurun waktu Nasakom 1959-1965. Proses mendekati kebenaran tak boleh dihentikan. dari waktu ke waktu. Bahwa ada usaha merebut kekuasaan dengan pembentukan Dewan Revolusi yang telah mengeluarkan sejumlah pengumuman tentang pengambilalihan kekuasaan. gejala diperangi dengan gejala. Dimana peristiwa tersebut telah cukup menggambaran penculikan dan pembunuhan terencana yang dipublikasikan dilakukan oleh PKI terhadap sejumlah jenderal TNI AD yang kemudian di buang ke sumur tua di daerah Lubang Buaya. Bahwa sejumlah tokoh utama PKI terlibat dalam Gerakan 30 September 1965 dan kemudian melahirkan Peristiwa 30 September 1965 ±suatu peristiwa di mana enam jenderal dan satu perwira pertama Angkatan Darat diculik dan dibunuh± sudah merupakan fakta yang tak terbantahkan. ada dokumen-dokumennya. kasat mata. Dan gagalnya upaya PKI untuk menggulingkan Ideologi Pancasila yang menjadi dasar negara Indonesia untuk kemudian di ganti dengan Ideologi Komunis. Akan tetapi tentu adalah keliru bila menggunakan terminologi nilai-nilai kemanusiaan untuk memberikan pembenaran atas suatu peristiwa politik yang melibatkan PKI sebagai pelaku politik Gerakan 30 September yang dilancarkan oleh PKI kini disebut dengan peristiwa G30S/PKI. untuk lebih mendekati kebenaran sesungguhnya.muncul pula kecenderungan manipulatif yang sama yang bertujuan untuk memberi posisi baru dalam sejarah bagi PKI. pada masa pemerintahan presiden Soeharto telah dikenal dengan peringatan hari kesaktian Pancasila yang selalu diperingati setiap tanggal 1 Oktober oleh seluruh rakyat indonesia dengan mengkibaran bendera setengah tiang. itu adalah soal lain yang memang perlu lebih diperjelas duduk masalah sebenarnya.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful