P. 1
Latar belakang sejarah

Latar belakang sejarah

|Views: 87|Likes:
Published by akangtheaning

More info:

Published by: akangtheaning on Mar 08, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

12/16/2012

pdf

text

original

Latar belakang sejarah

Sebelum Revolusi Indonesia
Gerakan Awal PKI Partai ini didirikan atas inisiatif tokoh sosialis Belanda, Henk Sneevliet pada 1914, dengan nama Indische Sociaal-Democratische Vereeniging (ISDV) (atau Persatuan Sosial Demokrat Hindia Belanda). Keanggotaan awal ISDV pada dasarnya terdiri atas 85 anggota dari dua partai sosialis Belanda, yaitu SDAP (Partai Buruh Sosial Demokratis) dan SDP (Partai Sosial Demokratis), yang aktif di Hindia Belanda Pada Oktober 101 SM ISDV mulai aktif dalam penerbitan dalam bahasa Belanda, "Het Vrije Woord" (Kata yang Merdeka). Editornya adalah Adolf Baars. Pada saat pembentukannya, ISDV tidak menuntut kemerdekaan Indonesia. Pada saat itu, ISDV mempunyai sekitar 100 orang anggota, dan dari semuanya itu hanya tiga orang yang merupakan warga pribumi Indonesia. Namun demikian, partai ini dengan cepat berkembang menjadi radikal dan anti kapitalis. Di bawah pimpinan Sneevliet partai ini merasa tidak puas dengan kepemimpinan SDAP di Belanda, dan yang menjauhkan diri dari ISDV. Pada 1917, kelompok reformis dari ISDV memisahkan diri dan membentuk partainya sendiri, yaitu Partai Demokrat Sosial Hindia. Pada 1917 ISDV mengeluarkan penerbitannya sendiri dalam bahasa Melayu, "Soeara Merdeka". Di bawah kepemimpinan Sneevliet, ISDV yakin bahwa Revolusi Oktober seperti yang terjadi di Rusia harus diikuti Indonesia. Kelompok ini berhasil mendapatkan pengikut di antara tentaratentara dan pelaut Belanda yang ditempatkan di Hindia Belanda. Dibentuklah "Pengawal Merah" dan dalam waktu tiga bulan jumlah mereka telah mencapai 3.000 orang. Pada akhir 1917, para tentara dan pelaut itu memberontak di Surabaya, sebuah pangkalan angkatan laut utama di Indonesia saat itu, dan membentuk sebuah dewan soviet. Para penguasa kolonial menindas dewan-dewan soviet di Surabaya dan ISDV. Para pemimpin ISDV dikirim kembali ke Belanda, termasuk Sneevliet. Para pemimpin pemberontakan di kalangan militer Belanda dijatuhi hukuman penjara hingga 40 tahun. ISDV terus melakukan kegiatannya, meskipun dengan cara bergerak di bawah tanah. Organisasi ini kemudian menerbitkan sebuah terbitan yang lain, Soeara Ra¶jat. Setelah sejumlah kader Belanda dikeluarkan dengan paksa, ditambah dengan pekerjaan di kalangan Sarekat Islam, keanggotaan organisasi ini pun mulai berubah dari mayoritas warga Belanda menjadi mayoritas orang Indonesia.

Pembentukan Partai Komunis
Pada awalnya PKI adalah gerakan yang berasimilasi ke dalam Sarekat Islam. Keadaan yang semakin parah dimana ada perselisihan antara para anggotanya, terutama di Semarang dan Yogyakarta membuat Sarekat Islam melaksanakan disiplin partai. Yakni melarang anggotanya

Pada masa awal pelarangan ini. Rencana pemberontakan itu sendiri sudah dirancang sejak lama. . seperti misalnya Gerindo dan serikat-serikat buruh. PKI mulai bergerak di antara mahasiswa-mahasiswa Indonesia di kalangan organisasi nasionalis. PKH adalah partai komunis pertama di Asia yang menjadi bagian dari Komunis Internasional. Sejumlah 1. Pemberontakan 1926 Pada November 1926 PKI memimpin pemberontakan melawan pemerintahan kolonial di Jawa Barat dan Sumatra Barat. yang tak lama kemudian berada di dalam kontrol PKI. untuk menata kembali PKI dalam gerakannya di bawh tanah. Keputusan tersebut tentu saja membuat para anggota yang beraliran komunis kesal dan keluar dari partai dan membentuk partai baru yang disebut ISDV. terutama karena banyak dari pemimpinnya yang dipenjarakan. Namun Moeso hanya tinggal sebentar di Indonesia. Beberapa orang meninggal di dalam tahanan. Rencana itu ditolak tegas oleh Tan Malaka. Semaoen diangkat sebagai ketua partai. Hasil kesepakatan perundingan Renville dianggap menguntungkan posisi Belanda. dikirim ke Boven Digul. Sebaliknya. Peristiwa Madiun 1948 Pada 8 Desember 1947 sampai 17 Januari 1948 pihak Republik Indonesia dan pendudukan Belanda melakukan perundingan yang dikenal sebagai Perundingan Renville. Pada 1927 PKI dinyatakan terlarang oleh pemerintahan Belanda. nama organisasi ini diubah menjadi Perserikatan Komunis di Hindia. Kini PKI bergerak dalam berbagai front. PKI kemudian bergerak di bawah tanah. Ribuan orang dibunuh dan sekitar 13.Oleh karena itu. Semisal Pemberontakan Silungkang di Sumatra. Banyak aktivis politik non-komunis yang juga menjadi sasaran pemerintahan kolonial. Ia terpaksa menyerahkan mandatnya kepada presiden dan digantikan kabinet Hatta. Walau begitu. Henk Sneevliet mewakili partai ini pada kongresnya kedua Komunis Internasional pada 1920. salah satu tokoh utama PKI yang mempunyai banyak massa terutama di Sumatra. kabinet tersebut dijatuhkan pada 23 Januari 1948.000 orang ditahan. Di Belanda.RI menjadi pihak yang dirugikan dengan semakin sempit wilayah yang dimiliki.308 orang. beberapa aksi PKI justru terjadi setelah pemberontakan di Jawa terjadi. Pada 1935 pemimpin PKI Moeso kembali dari pembuangan di Moskwa. Pada 1924 nama partai ini sekali lagi diubah. PKI berusaha untuk tidak menonjolkan diri. Yakni di dalam perundingan rahasia aktivis PKI di Prambanan. Pada Kongres ISDV di Semarang (Mei 1920). kabinet Amir Syarifuddin diaggap merugikan bangsa. Perhimpoenan Indonesia . kali ini adalah menjadi Partai Komunis Indonesia (PKI). PKI mengumumkan terbentuknya sebuah republik. umumnya kader-kader partai.mendapat gelar ganda di kancah perjuangan pergerakan indonesia. Penolakan tersebut membuat Tan Malaka di cap sebagai pengikut Leon Trotsky yang juga sebagai tokoh sentral perjuangan Revolusi Rusia. Karena itu. Uni Soviet. Pemberontakan ini dihancurkan dengan brutal oleh penguasa kolonial. sebuah kamp tahanan di Papua. dengan alasan menindas pemberontakan kaum komunis.

para pemimpin PKI kembali bergerak di bawah tanah untuk sementara waktu. Setelah itu. Panglima Besar Soedirman memerintahkan Kolonel Gatot Subroto di Jawa Tengah dan Kolonel Sungkono di Jawa Timur untuk menjalankan operasi penumpasan pemberontakan PKI. Pada 1950-an. PKI memulai kembali kegiatan penerbitannya. Pada saat itu. Njoto dan Sakirman. ia dan kawankawannya meningkatkan aksi teror.000 anggota pada 1950. bahkan ia berhasil mengambil alih pucuk pimpinan PKI. PKI berkembang dengan sangat cepat. Tindakan kekejaman ini membuat rakyat marah dan mengutuk PKI. yang diikuti oleh tindakantindakan tegas terhadap PKI di Medan dan Jakarta. Lukman. datanglah Muso seorang tokoh komunis yang sejak lama berada di Moskow. Puncak aksi PKI adalah pemberotakan terhadap RI pada 18 September 1948 di Madiun. PKI mengambil posisi sebagai partai nasionalis di bawah pimpinan D. pemogokan. menguasai pimpinan partai pada 1951.5 juta pada 1959 Pada Agustus 1951.N. .Selanjutnya Amir Syarifuddin membentuk Front Demokrasi Rakyat (FDR) pada 28 Juni 1948.000-5. dari sekitar 3. Beberapa aksi yang dijalankan kelompok ini diantaranya dengan melancarkan propaganda antipemerintah. Akibatnya. mengadu domba kesatuan-kesatuan TNI dan menjelekjelekan kepemimpinan Soekarno-Hatta. mengadakan demonstrasi-demonstrasi. Dalam operasi ini Muso berhasil ditembak mati sedangkan Amir Syarifuddin dan tokoh-tokoh lainnya ditangkap dan dijatuhi hukuman mati. tak satupun di antara mereka yang berusia lebih dari 30 tahun. Dalam aksi ini beberapa pejabat. perwira TNI. Madiun dapat diduduki kembali oleh TNI dan polisi. serta menggerakkan kerusuhan dibeberapa tempat. PKI memimpin serangkaian pemogokan militan. termasuk pemimpin-pemimpin muda seperti Sudisman. Aidit. Uni Soviet. menjadi 165 000 pada 1954 dan bahkan 1. dengan organ-organ utamanya yaitu Harian Rakjat dan Bintang Merah. FDR bergabung dengan Partai Komunis Indonesia (PKI) merencanakan suatu perebutan kekuasaan. Sejalan dengan peristiwa itu. Tokoh-tokoh pejuang dan pasukan TNI memang sedang menghadapi Belanda. tetapi pemerintah RI mampu bertindak cepat. Pada 30 September 1948.T ujuan pemberontakan itu adalah meruntuhkan negara RI dan menggantinya dengan negara komunis. Bangkit kembali Pada 1950. Kelompok politik ini berusaha menempatkan diri sebagai oposisi terhadap pemerintahan dibawah kabinet Hatta. Aidit dan kelompok di sekitarnya. pimpinan partai. Ia menggabungkan diri dengan Amir Syarifuddin untuk menentang pemerintah. dan mendukung kebijakan-kebijakan anti kolonialis dan anti Barat yang diambil oleh Presiden Soekarno. Di bawah Aidit. Jawa Timur. alim ulama dan rakyat yang dianggap musuh dibunuh dengan kejam. menculik dan membunuh lawan-lawan politik.

mengumumkan pada 15 Februari 1958 telah terbentuk Pemerintah Revolusioner Republik Indonesia (PRRI). Namun demikian. Dengan berkembangnya dukungan dan keanggotaan yang mencapai 3 juta orang pada 1965. PKI mengecam penanganan anggaran yang tidak demokratis oleh Soekarno. dan Komunisme. PKI menempati tempat keempat dengan 16% dari keseluruhan suara. Partai itu mempunyai basis yang . Agama. Pemberontakan ini pada akhirnya berhasil dipadamkan. Harian Rakjat memuat sebuah artikel yang kritis terhadap pemerintah. Pada 3 Desember 1957. namun kemudian dibebaskan kembali atas perintah Soekarno. PKI maupun Partai Komunis Malaya menolaknya. Perlawanan terhadap kontrol Belanda atas Papua bagian barat merupakan masalah yang seringkali diangkat oleh PKI selama tahun 1950-an. Pada Februari 1958 terjadi sebuah upaya kudeta yang dilakukan oleh kekuatan-kekuatan pro Amerika Serikat di kalangan militer dan politik sayap kanan. Para pemberontak. kantor PKI di Jakarta diserang dengan granat. Partai ini memperoleh 39 kursi (dari 257 kursi yang diperebutkan) dan 80 dari 514 kursi di Konstituante. Pada 1959. ia tidak kehilangan otonomi politiknya. Perjuangan melawan para kapitalis asing memberikan PKI kesempatan untuk menampilkan diri sebagai sebuah partai nasional. PKI membalasnya dengan menanggapi konsep Nasakom secara positif. Para pemimpin PKI ditangkap oleh militer. dan melihatnya sebagai sebuah front bersatu yang multi-kelas. kongres ini berlangsung sesuai dengan jadwal dan Presiden Soekarno sendiri menyampaikan sambutannya. Pada Juli 1957. Soekarno melancarkan slogan Nasakom yang merupakan singkatan dari Nasionalisme. mulai menguasai perusahaan-perusahaan milik Belanda. Meskipun PKI mendukung Soekarno. Pemerintahan yang disebut revolusioner ini segera menangkapi ribuan kader PKI di wilayah-wilayah yang berada di bawah kontrol mereka. Pada 1960. Masjumi secara terbuka menuntut supaya PKI dilarang. Dengan demikian peranan PKI sebagai mitra dalam politik Soekarno dilembagakan. yang berbasis di Sumatera dan Sulawesi. termasuk pemberlakuan Undang-Undang Darurat. militer berusaha menghalangi diselenggarakannya kongres PKI. Ketika gagasan tentang Malaysia berkembang. Pada 8 Juli 1960. serikat-serikat buruh yang pada umumnya berada di bawah pengaruh PKI. Pada September 1957. Pada Maret 1960. Pada bulan yang sama PKI memperoleh banyak kemajuan dalam pemilihan-pemilihan di kota-kota. PKI mendukung upaya-upaya Soekarno untuk memadamkan pemberontakan ini. Penguasaan ini merintis nasionalisasi atas perusahaan-perusahaan yang dimiliki oleh asing. PKI menjadi partai komunis terkuat di luar Uni Soviet dan RRT.Pemilu 1955 Pada Pemilu 1955.

Dilupakannya bahwa seumpama benar dibidang politik partai ini sudah berdominasi. pemerintah Malaysia. juga dianggap sebagai satu rangkaian dari rencana keberhasilan ÄDewan Jenderal³. Hal inilah yang membuat TNI AD merasa khawatir takut adanya penyelewengan senjata yang dilakukan PKI dengan "tentaranya". Pemuda Rakjat. Para pemimpin PKI. . sebuah gagasan yang dikemukakan oleh presiden Filipina. Pada 1963. Indonesia dan Filipina terlibat dalam pembahasan tentang pertikaian wilayah dan kemungkinan tentang pembentukan sebuah Konfederasi Maphilindo.kuat dalam sejumlah organisasi massa. Salah satu hal yang sangat aneh yang dilakukan PKI adalah dengan diusulkannya Angkatan ke-5 yang terdiri dari buruh dan petani. tidak lebih dari satu ilusi. Pada bulan April 1962. beberapa bulan menjelang G30S. seperti SOBSI (Sentral Organisasi Buruh Seluruh Indonesia). sehingga anggapan berdominasi. Pada Januari 1964. diangkat menjadi menteri penasihat. Diosdado Macapagal. padahal sikap itu sangat jelas adalah sikap Bung Karno dan Kabinet Memang PKI sudah dirasakan oleh kalangan politik. pelaksanaan UU Pokok Agraria yang tidak menepati waktunya sehingga melahirkan ÄAksi Sepihak³ dan istilah . Bukan mustahil bahwa kebijaksanaan untuk tidak membubarkan HMI seperti yang dituntut oleh CGMI. tapi dalam kenyataan sama sekali tidak berhegemoni. Gerakan 30 September Alasan mencetuskan G30S difokuskan pada melawan apa yang disebut Ärencana Dewan Jenderal hendak melakukan coup dµetat terhadap Presiden Sukarno³. Menurut perkiraan seluruh anggota partai dan organisasi-organisasi yang berada di bawah payungnya mungkin mencapai seperlima dari seluruh rakyat Indonesia. PKI merasa telah berdominasi.. Namun demikian kebanyakan dari mereka ditangkap begitu tiba. Sebagian kelompok berhasil mencapai Malaysia lalu bergabung dalam perjuangan di sana. Ä7 setan desa³ serta serangan-serangan terhadap pelaksanaan Demokrasi Terpimpin yang dianggap hanya bertitik berat kepada Äkepemimpinan³-nya dan mengabaikan Ädemokrasi³-nya adalah pertanda meningkatnya rasa superioritas PKI sesuai dengan statementnya yang menganggap bahwa secara politik. Pada Maret 1962. Gerwani. PKI mulai menyita hak milik perusahaan-perusahaan Inggris di Indonesia. Aidit dan Njoto. Lembaga Kebudajaan Rakjat (Lekra) dan Himpunan Sardjana Indonesia (HSI). Meski pun tidak langsung menyerang Bung Karno. makin agresif dalam sikap dan tindakannya. Kebanyakan dari satuan-satuan tempur PKI aktif di wilayah perbatasan di Kalimantan. PKI menolak gagasan pembentukan Maphilindo dan federasi Malaysia. kemungkinan besar PKI ingin mempunyai semacam militer partai seperti Partai Komunis Cina dan Nazi dengan SS nya. Barisan Tani Indonesia (BTI). PKI menyelenggarakan kongres partainya. Para anggota PKI yang militan menyeberang masuk ke Malaysia dan terlibat dalam pertempuran-pertempuran dengan pasukan-pasukan Inggris dan Australia. PKI bergabung dengan pemerintah. tapi serangan yang sangat kasar misalnya terhadap apa yang disebut Äkapitalis birokrat³ terutama yang bercokol di perusahaan-perusahaan negara.

di Pangkalan Udara Halim. bukan saja oleh para sejarawan dalam batas kompetensi kesejarahan. mengundang pembalasan yang juga tiada taranya dalam penumpasan berdarah antar manusia di Indonesia. Aidit dengan wakilnya Kamaruzzaman (Syam). secara politik dikendalikan oleh sebuah Dewan Militer yang diketuai oleh D. yang juga instansi AURI dan dari Tugu MONAS (Monumen Nasional). sejak dicetuskannya gerakan itu. Dalam konflik penafsiran dan kontroversi narasi atas Peristiwa 30 September 1965 dan peranan PKI. Penculikan dan kemudian pembunuhan para jenderal menurut fakta memang sudah kejam. Presiden Soekarno pun berkali-kali melakukan pembelaan bahwa PKI tidak terlibat dalam peristiwa sebagai partai melainkan karena adanya sejumlah tokoh partai yang keblinger dan terpancing oleh insinuasi Barat. Sedang pimpinan gerakan. Latief sebagai komandan SENKO (Sentral Komando) yang bermarkas di Pangkalan Udara Halim dengan kegiatan operasi dikendalikan dari gedung PENAS (Pemetaan Nasional). muncul kesempatan untuk menelaah bagian-bagian sejarah ±khususnya mengenai Peristiwa 30 September 1965 dan PKI± yang dianggap kontroversial atau mengandung ketidakbenaran. terbang ke Yogyakarta. Hsinhua. Aidit dengan bantuan AURI.N. adalah letkol. pimpinan dan sejumlah perwira Angkatan Darat memberi versi keterlibatan PKI sepenuhnya. karena mekanisme pengorganisasiannya tidak berjalan sesuai dengan rencana. maka dewan ini tidak berfungsi lagi. dan karena itu Soekarno tidak akan membubarkan PKI. sedang Syam segera menghilang dan tak bisa ditemui oleh teman-temannya yang memerlukan instruksi mengenai gerakan selanjutnya. Dewan Militer PKI mengambil alih semua wewenang Politbiro. Di tingkat internasional. Tapi setelah nampak bahwa gerakan akan mengalami kegagalan. melebihi peristiwa in factum. bermarkas di rumah sersan (U) Suyatno di komplek perumahan AURI. Kantor Berita RRC (Republik Rakyat Cina). Dan akhirnya. Hanya saja harus diakui bahwa sejumlah perwira penerangan telah menambahkan dramatisasi artifisial terhadap kekejaman. klaim kebenaran bagaikan pendulum yang berayun dari kiri ke kanan dan sebaliknya. sehingga instruksi politik yang dianggap sah. sehingga membingungkan masyarakat. Antara kebenaran dan manipulasi sejarah. Sedang operasi militer dipimpin oleh kolonel A.Ada pun Gerakan 30 September 1965. Kemudian. . terutama generasi baru yang masanya jauh sesudah peristiwa terjadi. Versi ini segera diterima secara umum sesuai fakta kasat mata yang terhidang dan ditopang pengalaman buruk bersama PKI dalam kehidupan sosial dan politik pada tahun-tahun terakhir. dalam penculikan dan pembunuhan enam jenderal dan seorang perwira pertama AD pada tengah malam 30 September menuju dinihari 1 Oktober 1965. Menurut keterangan. tetapi dramatisasi dengan pemaparan yang hiperbolis dalam penyajian. Setelah berakhirnya masa kekuasaan formal Soeharto. Untung Samsuri. hanyalah yang bersumber dari Dewan Militer. Kesempatan itu memang kemudian digunakan dengan baik. telah memberikan effek mengerikan melampaui batas yang mampu dibayangkan semula. memberikan versi bahwa Peristiwa 30 September 1965 adalah masalah internal Angkatan Darat Indonesia yang kemudian diprovokasikan oleh dinas intelijen Barat sebagai upaya percobaan kudeta oleh PKI. Apa yang dikerjakan ialah bagaimana mencari jalan menyelamatkan diri masingmasing. lalu melakukan tindakan-tindakan. Tetapi perbedaan versi kebenaran terjadi sejak awal segera setelah terjadinya peristiwa.

ternyata pada sisi sebaliknya di sebagian kalangan muncul pula kecenderungan manipulatif yang sama yang bertujuan untuk memberi posisi baru dalam sejarah bagi PKI. Henk Sneevliet pada 1914. dalam menghadapi masalah keterlibatan PKI pada peristiwa-peristiwa politik sekitar 1965. Pendulum sejarah kali ini diayunkan terlalu jauh ke kiri. Bahwa dalam proses sosiologis berikutnya. kasat mata. pun merupakan fakta sejarah. dari waktu ke waktu. Dimana peristiwa tersebut telah cukup menggambaran penculikan dan pembunuhan terencana yang dipublikasikan dilakukan oleh PKI terhadap sejumlah jenderal TNI AD yang kemudian di buang ke sumur tua di daerah Lubang Buaya. Proses mendekati kebenaran tak boleh dihentikan. Bila sebelum ini penulisan versi penguasa sebelum reformasi banyak dikecam karena di sana sini mengandung unsur manipulasi sejarah. pada masa pemerintahan presiden Soeharto telah dikenal dengan peringatan hari kesaktian Pancasila yang selalu diperingati setiap tanggal 1 Oktober oleh seluruh rakyat indonesia dengan mengkibaran bendera setengah tiang. setelah pada masa sebelumnya diayunkan terlalu jauh ke kanan. terjadi malapetaka berupa pembunuhan massal dalam perspektif pembalasan dengan anggota-anggota PKI terutama sebagai korban. Latar belakang sejarah Sebelum Revolusi Indonesia Gerakan Awal PKI Partai ini didirikan atas inisiatif tokoh sosialis Belanda. Dan gagalnya upaya PKI untuk menggulingkan Ideologi Pancasila yang menjadi dasar negara Indonesia untuk kemudian di ganti dengan Ideologi Komunis. gejala diperangi dengan gejala. akibat dorongan konflik politik maupun konflik sosial yang tercipta terutama dalam kurun waktu Nasakom 1959-1965. dengan nama Indische Sociaal-Democratische Vereeniging (ISDV) (atau Persatuan Sosial Demokrat Hindia . itu adalah soal lain yang memang perlu lebih diperjelas duduk masalah sebenarnya. Bahwa ada lika-liku politik dalam rangka pertarungan kekuasaan sebagai latar belakang. Tidak perlu harus menjadi komunis lebih dulu untuk mengakui sesuatu yang menyangkut nilainilai kemanusiaan yang universal.tetapi juga oleh mereka yang pernah terlibat dengan peristiwa atau terlibat keanggotaan PKI. Bahwa ada usaha merebut kekuasaan dengan pembentukan Dewan Revolusi yang telah mengeluarkan sejumlah pengumuman tentang pengambilalihan kekuasaan. Ekses telah dibalas dengan ekses. yakni sebagai korban politik semata. untuk lebih mendekati kebenaran sesungguhnya. Bahwa sejumlah tokoh utama PKI terlibat dalam Gerakan 30 September 1965 dan kemudian melahirkan Peristiwa 30 September 1965 ±suatu peristiwa di mana enam jenderal dan satu perwira pertama Angkatan Darat diculik dan dibunuh± sudah merupakan fakta yang tak terbantahkan. Namun kini berbagai pertanyaan tentang siapa perencana gerakan 30 September masih berkumandang. Terdapat sejumlah nuansa berbeda yang harus bisa dipisahkan satu sama lain dengan cermat dan arif. ada dokumen-dokumennya. Akan tetapi tentu adalah keliru bila menggunakan terminologi nilai-nilai kemanusiaan untuk memberikan pembenaran atas suatu peristiwa politik yang melibatkan PKI sebagai pelaku politik Gerakan 30 September yang dilancarkan oleh PKI kini disebut dengan peristiwa G30S/PKI.

Henk Sneevliet mewakili partai ini pada kongresnya kedua Komunis Internasional pada 1920. ditambah dengan pekerjaan di kalangan Sarekat Islam. Keadaan yang semakin parah dimana ada perselisihan antara para anggotanya.Belanda). dan yang menjauhkan diri dari ISDV. yaitu SDAP (Partai Buruh Sosial Demokratis) dan SDP (Partai Sosial Demokratis). Dibentuklah "Pengawal Merah" dan dalam waktu tiga bulan jumlah mereka telah mencapai 3. "Het Vrije Woord" (Kata yang Merdeka). Para pemimpin ISDV dikirim kembali ke Belanda. Yakni melarang anggotanya mendapat gelar ganda di kancah perjuangan pergerakan indonesia. ISDV yakin bahwa Revolusi Oktober seperti yang terjadi di Rusia harus diikuti Indonesia. dan membentuk sebuah dewan soviet. terutama di Semarang dan Yogyakarta membuat Sarekat Islam melaksanakan disiplin partai. PKH adalah partai komunis pertama di Asia yang menjadi bagian dari Komunis Internasional. Kelompok ini berhasil mendapatkan pengikut di antara tentaratentara dan pelaut Belanda yang ditempatkan di Hindia Belanda. ISDV tidak menuntut kemerdekaan Indonesia. para tentara dan pelaut itu memberontak di Surabaya. Pada 1917 ISDV mengeluarkan penerbitannya sendiri dalam bahasa Melayu. partai ini dengan cepat berkembang menjadi radikal dan anti kapitalis. "Soeara Merdeka". meskipun dengan cara bergerak di bawah tanah. Pada Kongres ISDV di Semarang (Mei 1920). termasuk Sneevliet. nama organisasi ini diubah menjadi Perserikatan Komunis di Hindia. Keanggotaan awal ISDV pada dasarnya terdiri atas 85 anggota dari dua partai sosialis Belanda. Pada 1917. Pada akhir 1917. Di bawah kepemimpinan Sneevliet. . yaitu Partai Demokrat Sosial Hindia. Setelah sejumlah kader Belanda dikeluarkan dengan paksa. Para penguasa kolonial menindas dewan-dewan soviet di Surabaya dan ISDV. Semaoen diangkat sebagai ketua partai. Di bawah pimpinan Sneevliet partai ini merasa tidak puas dengan kepemimpinan SDAP di Belanda. ISDV terus melakukan kegiatannya. Organisasi ini kemudian menerbitkan sebuah terbitan yang lain. Namun demikian. Keputusan tersebut tentu saja membuat para anggota yang beraliran komunis kesal dan keluar dari partai dan membentuk partai baru yang disebut ISDV. Editornya adalah Adolf Baars. keanggotaan organisasi ini pun mulai berubah dari mayoritas warga Belanda menjadi mayoritas orang Indonesia. sebuah pangkalan angkatan laut utama di Indonesia saat itu. Pembentukan Partai Komunis Pada awalnya PKI adalah gerakan yang berasimilasi ke dalam Sarekat Islam. Para pemimpin pemberontakan di kalangan militer Belanda dijatuhi hukuman penjara hingga 40 tahun. ISDV mempunyai sekitar 100 orang anggota. Soeara Ra¶jat. Pada saat itu. kelompok reformis dari ISDV memisahkan diri dan membentuk partainya sendiri. dan dari semuanya itu hanya tiga orang yang merupakan warga pribumi Indonesia. yang aktif di Hindia Belanda Pada Oktober 101 SM ISDV mulai aktif dalam penerbitan dalam bahasa Belanda.000 orang. Pada saat pembentukannya.

Kini PKI bergerak dalam berbagai front. yang tak lama kemudian berada di dalam kontrol PKI. Pada 1935 pemimpin PKI Moeso kembali dari pembuangan di Moskwa. Kelompok politik ini berusaha menempatkan diri sebagai oposisi terhadap pemerintahan dibawah kabinet Hatta. Selanjutnya Amir Syarifuddin membentuk Front Demokrasi Rakyat (FDR) pada 28 Juni 1948. umumnya kader-kader partai. PKI mulai bergerak di antara mahasiswa-mahasiswa Indonesia di kalangan organisasi nasionalis. PKI berusaha untuk tidak menonjolkan diri.Pada 1924 nama partai ini sekali lagi diubah. Ribuan orang dibunuh dan sekitar 13. Karena itu. . Beberapa orang meninggal di dalam tahanan. Pemberontakan ini dihancurkan dengan brutal oleh penguasa kolonial. Semisal Pemberontakan Silungkang di Sumatra. Hasil kesepakatan perundingan Renville dianggap menguntungkan posisi Belanda. Walau begitu. Sejumlah 1. Rencana pemberontakan itu sendiri sudah dirancang sejak lama. untuk menata kembali PKI dalam gerakannya di bawh tanah. Perhimpoenan Indonesia . Yakni di dalam perundingan rahasia aktivis PKI di Prambanan. Pemberontakan 1926 Pada November 1926 PKI memimpin pemberontakan melawan pemerintahan kolonial di Jawa Barat dan Sumatra Barat. beberapa aksi PKI justru terjadi setelah pemberontakan di Jawa terjadi. sebuah kamp tahanan di Papua. Uni Soviet.308 orang. PKI mengumumkan terbentuknya sebuah republik. kabinet Amir Syarifuddin diaggap merugikan bangsa. FDR bergabung dengan Partai Komunis Indonesia (PKI) merencanakan suatu perebutan kekuasaan.Oleh karena itu. salah satu tokoh utama PKI yang mempunyai banyak massa terutama di Sumatra. Namun Moeso hanya tinggal sebentar di Indonesia. Banyak aktivis politik non-komunis yang juga menjadi sasaran pemerintahan kolonial. Sebaliknya. kabinet tersebut dijatuhkan pada 23 Januari 1948. dikirim ke Boven Digul.000 orang ditahan. terutama karena banyak dari pemimpinnya yang dipenjarakan. dengan alasan menindas pemberontakan kaum komunis. seperti misalnya Gerindo dan serikat-serikat buruh. Peristiwa Madiun 1948 Pada 8 Desember 1947 sampai 17 Januari 1948 pihak Republik Indonesia dan pendudukan Belanda melakukan perundingan yang dikenal sebagai Perundingan Renville. PKI kemudian bergerak di bawah tanah. Ia terpaksa menyerahkan mandatnya kepada presiden dan digantikan kabinet Hatta. Di Belanda. kali ini adalah menjadi Partai Komunis Indonesia (PKI). Rencana itu ditolak tegas oleh Tan Malaka.RI menjadi pihak yang dirugikan dengan semakin sempit wilayah yang dimiliki. Penolakan tersebut membuat Tan Malaka di cap sebagai pengikut Leon Trotsky yang juga sebagai tokoh sentral perjuangan Revolusi Rusia. Pada masa awal pelarangan ini. Pada 1927 PKI dinyatakan terlarang oleh pemerintahan Belanda.

dengan organ-organ utamanya yaitu Harian Rakjat dan Bintang Merah. dari sekitar 3. Pada 30 September 1948. datanglah Muso seorang tokoh komunis yang sejak lama berada di Moskow. pemogokan. PKI mengambil posisi sebagai partai nasionalis di bawah pimpinan D. bahkan ia berhasil mengambil alih pucuk pimpinan PKI. Njoto dan Sakirman. Jawa Timur. menculik dan membunuh lawan-lawan politik.N. yang diikuti oleh tindakantindakan tegas terhadap PKI di Medan dan Jakarta. menguasai pimpinan partai pada 1951. mengadu domba kesatuan-kesatuan TNI dan menjelekjelekan kepemimpinan Soekarno-Hatta. alim ulama dan rakyat yang dianggap musuh dibunuh dengan kejam. Dalam operasi ini Muso berhasil ditembak mati sedangkan Amir Syarifuddin dan tokoh-tokoh lainnya ditangkap dan dijatuhi hukuman mati. PKI memulai kembali kegiatan penerbitannya. menjadi 165 000 pada 1954 dan bahkan 1. Madiun dapat diduduki kembali oleh TNI dan polisi. tetapi pemerintah RI mampu bertindak cepat. perwira TNI.5 juta pada 1959 Pada Agustus 1951. Lukman.T ujuan pemberontakan itu adalah meruntuhkan negara RI dan menggantinya dengan negara komunis. Tokoh-tokoh pejuang dan pasukan TNI memang sedang menghadapi Belanda. pimpinan partai. ia dan kawankawannya meningkatkan aksi teror. Panglima Besar Soedirman memerintahkan Kolonel Gatot Subroto di Jawa Tengah dan Kolonel Sungkono di Jawa Timur untuk menjalankan operasi penumpasan pemberontakan PKI. Puncak aksi PKI adalah pemberotakan terhadap RI pada 18 September 1948 di Madiun.000-5. Ia menggabungkan diri dengan Amir Syarifuddin untuk menentang pemerintah. Uni Soviet. dan mendukung kebijakan-kebijakan anti kolonialis dan anti Barat yang diambil oleh Presiden Soekarno.Beberapa aksi yang dijalankan kelompok ini diantaranya dengan melancarkan propaganda antipemerintah. Aidit. para pemimpin PKI kembali bergerak di bawah tanah untuk sementara waktu. Tindakan kekejaman ini membuat rakyat marah dan mengutuk PKI. Sejalan dengan peristiwa itu. PKI memimpin serangkaian pemogokan militan. Pada 1950-an. mengadakan demonstrasi-demonstrasi.000 anggota pada 1950. Aidit dan kelompok di sekitarnya. Pemilu 1955 . Pada saat itu. termasuk pemimpin-pemimpin muda seperti Sudisman. Akibatnya. tak satupun di antara mereka yang berusia lebih dari 30 tahun. PKI berkembang dengan sangat cepat. serta menggerakkan kerusuhan dibeberapa tempat. Bangkit kembali Pada 1950. Dalam aksi ini beberapa pejabat. Setelah itu. Di bawah Aidit.

dan melihatnya sebagai sebuah front bersatu yang multi-kelas. Pemberontakan ini pada akhirnya berhasil dipadamkan. Menurut perkiraan seluruh anggota . Para pemimpin PKI ditangkap oleh militer. Pemerintahan yang disebut revolusioner ini segera menangkapi ribuan kader PKI di wilayah-wilayah yang berada di bawah kontrol mereka. Pada September 1957. Pada 3 Desember 1957. Harian Rakjat memuat sebuah artikel yang kritis terhadap pemerintah. Gerwani. Masjumi secara terbuka menuntut supaya PKI dilarang. Pada Maret 1960. PKI maupun Partai Komunis Malaya menolaknya. kongres ini berlangsung sesuai dengan jadwal dan Presiden Soekarno sendiri menyampaikan sambutannya. PKI membalasnya dengan menanggapi konsep Nasakom secara positif. mulai menguasai perusahaan-perusahaan milik Belanda. Perjuangan melawan para kapitalis asing memberikan PKI kesempatan untuk menampilkan diri sebagai sebuah partai nasional. Partai ini memperoleh 39 kursi (dari 257 kursi yang diperebutkan) dan 80 dari 514 kursi di Konstituante. PKI mengecam penanganan anggaran yang tidak demokratis oleh Soekarno. Pada bulan yang sama PKI memperoleh banyak kemajuan dalam pemilihan-pemilihan di kota-kota. militer berusaha menghalangi diselenggarakannya kongres PKI. dan Komunisme. termasuk pemberlakuan Undang-Undang Darurat. ia tidak kehilangan otonomi politiknya. Agama. Meskipun PKI mendukung Soekarno. Ketika gagasan tentang Malaysia berkembang. Dengan demikian peranan PKI sebagai mitra dalam politik Soekarno dilembagakan. PKI menempati tempat keempat dengan 16% dari keseluruhan suara.Pada Pemilu 1955. namun kemudian dibebaskan kembali atas perintah Soekarno. Dengan berkembangnya dukungan dan keanggotaan yang mencapai 3 juta orang pada 1965. seperti SOBSI (Sentral Organisasi Buruh Seluruh Indonesia). yang berbasis di Sumatera dan Sulawesi. Perlawanan terhadap kontrol Belanda atas Papua bagian barat merupakan masalah yang seringkali diangkat oleh PKI selama tahun 1950-an. Penguasaan ini merintis nasionalisasi atas perusahaan-perusahaan yang dimiliki oleh asing. Barisan Tani Indonesia (BTI). Pada Februari 1958 terjadi sebuah upaya kudeta yang dilakukan oleh kekuatan-kekuatan pro Amerika Serikat di kalangan militer dan politik sayap kanan. serikat-serikat buruh yang pada umumnya berada di bawah pengaruh PKI. Namun demikian. Pemuda Rakjat. kantor PKI di Jakarta diserang dengan granat. Soekarno melancarkan slogan Nasakom yang merupakan singkatan dari Nasionalisme. Para pemberontak. Pada 1960. Pada 8 Juli 1960. PKI mendukung upaya-upaya Soekarno untuk memadamkan pemberontakan ini. PKI menjadi partai komunis terkuat di luar Uni Soviet dan RRT. Pada 1959. Lembaga Kebudajaan Rakjat (Lekra) dan Himpunan Sardjana Indonesia (HSI). Pada Juli 1957. Partai itu mempunyai basis yang kuat dalam sejumlah organisasi massa. mengumumkan pada 15 Februari 1958 telah terbentuk Pemerintah Revolusioner Republik Indonesia (PRRI).

tapi serangan yang sangat kasar misalnya terhadap apa yang disebut Äkapitalis birokrat³ terutama yang bercokol di perusahaan-perusahaan negara. juga dianggap sebagai satu rangkaian dari rencana keberhasilan ÄDewan Jenderal³. Para anggota PKI yang militan menyeberang masuk ke Malaysia dan terlibat dalam pertempuran-pertempuran dengan pasukan-pasukan Inggris dan Australia. Sedang operasi . Sebagian kelompok berhasil mencapai Malaysia lalu bergabung dalam perjuangan di sana. pelaksanaan UU Pokok Agraria yang tidak menepati waktunya sehingga melahirkan ÄAksi Sepihak³ dan istilah . PKI menyelenggarakan kongres partainya.partai dan organisasi-organisasi yang berada di bawah payungnya mungkin mencapai seperlima dari seluruh rakyat Indonesia. sebuah gagasan yang dikemukakan oleh presiden Filipina. Pada Januari 1964. Pada 1963. diangkat menjadi menteri penasihat.N. Pada Maret 1962. tapi dalam kenyataan sama sekali tidak berhegemoni. Namun demikian kebanyakan dari mereka ditangkap begitu tiba. Aidit dan Njoto. Meski pun tidak langsung menyerang Bung Karno. kemungkinan besar PKI ingin mempunyai semacam militer partai seperti Partai Komunis Cina dan Nazi dengan SS nya. PKI mulai menyita hak milik perusahaan-perusahaan Inggris di Indonesia. bermarkas di rumah sersan (U) Suyatno di komplek perumahan AURI. beberapa bulan menjelang G30S. pemerintah Malaysia. secara politik dikendalikan oleh sebuah Dewan Militer yang diketuai oleh D. Ada pun Gerakan 30 September 1965. PKI merasa telah berdominasi. Salah satu hal yang sangat aneh yang dilakukan PKI adalah dengan diusulkannya Angkatan ke-5 yang terdiri dari buruh dan petani. Dilupakannya bahwa seumpama benar dibidang politik partai ini sudah berdominasi. Bukan mustahil bahwa kebijaksanaan untuk tidak membubarkan HMI seperti yang dituntut oleh CGMI. Pada bulan April 1962.. padahal sikap itu sangat jelas adalah sikap Bung Karno dan Kabinet Memang PKI sudah dirasakan oleh kalangan politik. sehingga anggapan berdominasi. Diosdado Macapagal. PKI bergabung dengan pemerintah. Aidit dengan wakilnya Kamaruzzaman (Syam). tidak lebih dari satu ilusi. di Pangkalan Udara Halim. Kebanyakan dari satuan-satuan tempur PKI aktif di wilayah perbatasan di Kalimantan. Ä7 setan desa³ serta serangan-serangan terhadap pelaksanaan Demokrasi Terpimpin yang dianggap hanya bertitik berat kepada Äkepemimpinan³-nya dan mengabaikan Ädemokrasi³-nya adalah pertanda meningkatnya rasa superioritas PKI sesuai dengan statementnya yang menganggap bahwa secara politik. PKI menolak gagasan pembentukan Maphilindo dan federasi Malaysia. Indonesia dan Filipina terlibat dalam pembahasan tentang pertikaian wilayah dan kemungkinan tentang pembentukan sebuah Konfederasi Maphilindo. makin agresif dalam sikap dan tindakannya. Hal inilah yang membuat TNI AD merasa khawatir takut adanya penyelewengan senjata yang dilakukan PKI dengan "tentaranya". Para pemimpin PKI. Gerakan 30 September Alasan mencetuskan G30S difokuskan pada melawan apa yang disebut Ärencana Dewan Jenderal hendak melakukan coup dµetat terhadap Presiden Sukarno³.

Sedang pimpinan gerakan. terbang ke Yogyakarta. sehingga membingungkan masyarakat. muncul kesempatan untuk menelaah bagian-bagian sejarah ±khususnya mengenai Peristiwa 30 September 1965 dan PKI± yang dianggap kontroversial atau mengandung ketidakbenaran. dan karena itu Soekarno tidak akan membubarkan PKI. Apa yang dikerjakan ialah bagaimana mencari jalan menyelamatkan diri masingmasing. ternyata pada sisi sebaliknya di sebagian kalangan . Menurut keterangan. lalu melakukan tindakan-tindakan. hanyalah yang bersumber dari Dewan Militer. klaim kebenaran bagaikan pendulum yang berayun dari kiri ke kanan dan sebaliknya. Setelah berakhirnya masa kekuasaan formal Soeharto. Kantor Berita RRC (Republik Rakyat Cina). Kemudian. mengundang pembalasan yang juga tiada taranya dalam penumpasan berdarah antar manusia di Indonesia. tetapi dramatisasi dengan pemaparan yang hiperbolis dalam penyajian. yang juga instansi AURI dan dari Tugu MONAS (Monumen Nasional). telah memberikan effek mengerikan melampaui batas yang mampu dibayangkan semula. Dalam konflik penafsiran dan kontroversi narasi atas Peristiwa 30 September 1965 dan peranan PKI. Presiden Soekarno pun berkali-kali melakukan pembelaan bahwa PKI tidak terlibat dalam peristiwa sebagai partai melainkan karena adanya sejumlah tokoh partai yang keblinger dan terpancing oleh insinuasi Barat. Hsinhua. karena mekanisme pengorganisasiannya tidak berjalan sesuai dengan rencana. Dewan Militer PKI mengambil alih semua wewenang Politbiro. Versi ini segera diterima secara umum sesuai fakta kasat mata yang terhidang dan ditopang pengalaman buruk bersama PKI dalam kehidupan sosial dan politik pada tahun-tahun terakhir. memberikan versi bahwa Peristiwa 30 September 1965 adalah masalah internal Angkatan Darat Indonesia yang kemudian diprovokasikan oleh dinas intelijen Barat sebagai upaya percobaan kudeta oleh PKI. adalah letkol. pimpinan dan sejumlah perwira Angkatan Darat memberi versi keterlibatan PKI sepenuhnya. Antara kebenaran dan manipulasi sejarah. dalam penculikan dan pembunuhan enam jenderal dan seorang perwira pertama AD pada tengah malam 30 September menuju dinihari 1 Oktober 1965. Hanya saja harus diakui bahwa sejumlah perwira penerangan telah menambahkan dramatisasi artifisial terhadap kekejaman. maka dewan ini tidak berfungsi lagi. tetapi juga oleh mereka yang pernah terlibat dengan peristiwa atau terlibat keanggotaan PKI. Bila sebelum ini penulisan versi penguasa sebelum reformasi banyak dikecam karena di sana sini mengandung unsur manipulasi sejarah. terutama generasi baru yang masanya jauh sesudah peristiwa terjadi. Aidit dengan bantuan AURI. melebihi peristiwa in factum. bukan saja oleh para sejarawan dalam batas kompetensi kesejarahan. Untung Samsuri. Tapi setelah nampak bahwa gerakan akan mengalami kegagalan. sejak dicetuskannya gerakan itu. sedang Syam segera menghilang dan tak bisa ditemui oleh teman-temannya yang memerlukan instruksi mengenai gerakan selanjutnya. Kesempatan itu memang kemudian digunakan dengan baik. Latief sebagai komandan SENKO (Sentral Komando) yang bermarkas di Pangkalan Udara Halim dengan kegiatan operasi dikendalikan dari gedung PENAS (Pemetaan Nasional).militer dipimpin oleh kolonel A. Dan akhirnya. Tetapi perbedaan versi kebenaran terjadi sejak awal segera setelah terjadinya peristiwa. Penculikan dan kemudian pembunuhan para jenderal menurut fakta memang sudah kejam. sehingga instruksi politik yang dianggap sah. Di tingkat internasional.

dari waktu ke waktu. akibat dorongan konflik politik maupun konflik sosial yang tercipta terutama dalam kurun waktu Nasakom 1959-1965. pada masa pemerintahan presiden Soeharto telah dikenal dengan peringatan hari kesaktian Pancasila yang selalu diperingati setiap tanggal 1 Oktober oleh seluruh rakyat indonesia dengan mengkibaran bendera setengah tiang. ada dokumen-dokumennya. Bahwa ada lika-liku politik dalam rangka pertarungan kekuasaan sebagai latar belakang. kasat mata. Terdapat sejumlah nuansa berbeda yang harus bisa dipisahkan satu sama lain dengan cermat dan arif. Bahwa dalam proses sosiologis berikutnya. Dan gagalnya upaya PKI untuk menggulingkan Ideologi Pancasila yang menjadi dasar negara Indonesia untuk kemudian di ganti dengan Ideologi Komunis. Namun kini berbagai pertanyaan tentang siapa perencana gerakan 30 September masih berkumandang. Tidak perlu harus menjadi komunis lebih dulu untuk mengakui sesuatu yang menyangkut nilainilai kemanusiaan yang universal. setelah pada masa sebelumnya diayunkan terlalu jauh ke kanan. Bahwa ada usaha merebut kekuasaan dengan pembentukan Dewan Revolusi yang telah mengeluarkan sejumlah pengumuman tentang pengambilalihan kekuasaan. gejala diperangi dengan gejala. Bahwa sejumlah tokoh utama PKI terlibat dalam Gerakan 30 September 1965 dan kemudian melahirkan Peristiwa 30 September 1965 ±suatu peristiwa di mana enam jenderal dan satu perwira pertama Angkatan Darat diculik dan dibunuh± sudah merupakan fakta yang tak terbantahkan. yakni sebagai korban politik semata. itu adalah soal lain yang memang perlu lebih diperjelas duduk masalah sebenarnya. Proses mendekati kebenaran tak boleh dihentikan.muncul pula kecenderungan manipulatif yang sama yang bertujuan untuk memberi posisi baru dalam sejarah bagi PKI. Ekses telah dibalas dengan ekses. Pendulum sejarah kali ini diayunkan terlalu jauh ke kiri. terjadi malapetaka berupa pembunuhan massal dalam perspektif pembalasan dengan anggota-anggota PKI terutama sebagai korban. dalam menghadapi masalah keterlibatan PKI pada peristiwa-peristiwa politik sekitar 1965. . Akan tetapi tentu adalah keliru bila menggunakan terminologi nilai-nilai kemanusiaan untuk memberikan pembenaran atas suatu peristiwa politik yang melibatkan PKI sebagai pelaku politik Gerakan 30 September yang dilancarkan oleh PKI kini disebut dengan peristiwa G30S/PKI. pun merupakan fakta sejarah. untuk lebih mendekati kebenaran sesungguhnya. Dimana peristiwa tersebut telah cukup menggambaran penculikan dan pembunuhan terencana yang dipublikasikan dilakukan oleh PKI terhadap sejumlah jenderal TNI AD yang kemudian di buang ke sumur tua di daerah Lubang Buaya.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->