P. 1
Komunikasi NonVerbal

Komunikasi NonVerbal

|Views: 1,851|Likes:
Published by Rika Rizkina Lubis

More info:

Published by: Rika Rizkina Lubis on Mar 09, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

07/10/2013

pdf

text

original

MAKALAH ILMU KOMUNIKASI “KOMUNIKASI NONVERBAL”

Oleh :
1. 2. 3. 4. 5. Roza Aulia AR Uly Fitry Ervan Windy Agustia Putri Yudi Hermansyah Putra

Dosen Pengajar : Elva Rahmah, S.Sos, Ms.Kom

JURUSAN BAHASA INDONESIA DAN DAERAH FAKULTAS BAHASA SENI DAN SASTRA UNIVERSITAS NEGERI PADANG PROGRAM STUDI IPK

September 2010 Penulis . juga kepada teman-teman seangkatan yang telah banyak membantu dalam penulisan makalah ini. penulis berusaha untuk memaparkan pokok permasalahan. Amin. yang didapatkan dari berbagai sumber. dan juga tidak lupa ucapan terima kasih kepada semua pihak yang telah memberikan informasi untuk terselesaikannya makalah ini. Tidak lupa penulis mengucapkan terima kasih kepada Dosen Pembimbing Mata Kuliah ilmu Komunikasi yang telah memberikan ilmu dan pengetahuannya kepada penulis. Pemulisan makalah ini bertujuan untuk pemenuhan tugas Mata Kuliah Ilmu Komunikasi . penulis sangat mengharapkan kritik dan saran dari pembaca agar makalah ini menjadi lebih baik nantinya. karena izin dan kekuasaan-Nyalah penulis dengan berbagai keterbatasan dapat menyelesaikan makalah yang berjudul “Komunikasi Non-Verbal”. Oleh karena itu. Padang. Akhirnya penulis menyadari bahwa dalam penyusunan makalah ini masih terdapat banyak kekurangan. Semoga makalah ini bermanfaat bagi pembaca umumnya dan bagi penulis sendiri khususnya.2010 KATA PENGANTAR Segenap puji dan syukur hanya termasuk bagi Allah. Rabb sekalian Alam.

....................................................... 4 D.................................Pengertian Komunikasi Non-Verbal............... B.. BAB II TINJAUAN TEORITIS A........................................................ DAFTAR PUSTAKA 10 1 2 2 ........................................................................... 5 E. i DAFTAR ISI ............................................................... 3 C.............................................................................................................................................................................................................Rumusan Masalah ...........................................................................................................................................................Bahasa Tubuh................................................................... 3 B...................................................................................................................................................................................Klasifikasi Komunikasi Non-Verbal.......Fungsi Komunikasi Non-Verbal...........................Tujuan Penulisan ................................................................................. 6 BAB III KESIMPULAN DAN SARAN A........DAFTAR ISI KATA PENGANTAR ....................... Latar Belakang ................................................ C..................................................................................................ii BAB I PENDAHULUAN A................. Kesimpulan .....................................................................................................................Penampila n Fisik..........................................................................

polisi. tidak mengherankan bila sebagian orang enggan mempelajari bidang ini. pengacara ataupun penjual yang harus trampil berkomunikasi. kita slalu membutuhkam komunikasi dengan orang lain. Memang banyak orang yang menganggap bahwa komunikasi itu mudah dilakukan. mangapa itu terjadi? Akibat-akibat apa yang terjadi? Dan akhirnya apa yang dapat kita perbuat untuk mempengaruhi dan memaksimalkan hasil-hasil dari kejadian tersebut? Dimanapun kita tinggal dan apapun pekerjaan kita. Dalam kontak-kontak inilah kita harus menegaskan kembali persepsi kita bahwa komunikasi itu bukan sesuatu yang mudah. Karena ada kesan “enteng” itu. semudah bernafas karena kita biasa melakukannya sejak lahir. misalnya orang tidak terima bekerja karena ia gagal berkomunikasi dalam wawancara. jadi bukan hanya dosen. . namun hampir semua jabatan. karena itu berbagai upaya terus menerus harus kita lakukan untuk meningkatkan pengetahuan. komunikasi dan ketrampilan kita berkomunikasi.BAB 1 PENDAHULUAN A. belum berarti memahami apa yang tejadi selama komunikasi berlangsung. terbiasa berkomunikasi sebenarnya belum berarti memahami komunikasi manusia. karena pengetahuan dan ketrampilan yang kita butuhkan harus slalu kita asah agar senantiasa up-to-date dan sesuai dengan perkembangan masyarakat dan wacana mereka. namun ia tidak dapat menjadi dirinya di hadapan pewawancara. banyak orang gagal karena mereka tidak terampil berkomunikasi. Latar Belakang Komunikasi itu tidak semudah yang kita duga. Mungkin ia seorang arsitek yang cerdas atau akuntan yang brilian. Mestinya tidak ada kata berhenti dalam belajar. Dalam kehidupan sehari-hari pun banyak kegagalan dalam pekerjaan atau karir disebabkan kegagalan berkomunikasi.

Apakah fungsi komunikasi non verbal? 3.Komunikasi non-verbal merupakan proses komunikasi dimaman pesan disampaikan tidak menggunakan kata-kata. gaya emosi. Tujuan Penulisan Adapun tujuan dari penelitian ini adalah sebagai berikut : 1. bahasa tubuh. B. artefak? C. . warana. bau-bauan. Rumusan Masalah Rumusan masalah dalam pembuatan makalah ini adalah : 1. orientasi. simbol-simbol serta cara berbicara seperti intonasi. tata bahasa. ruang dan jarak pribadi. potongan rambut. Memberikan informasi tentang komunikasi non verbal. kualitas suara. penampilan fisik. 2. diam. penekanan. dan gaya mencoba memberikan informasi mengenai komunikasi non-verbal. Apa itu komunikasi non verbal? 2. Apakah klasifikasi pesan non verbal? 4. ekspresi wajah dan kontak mata. Apakah itu bahasa tubuh. Menambah pengetahuan tentang komunikasi non verbal. Penggunaan objek seperti pakaian. sentuhan. Contoh komunikasi non-verbal adalah menggunakan gerak syarat.

Gerakan mata tertentu merupakan simbol yang memiliki kesetaraan dengan simbol verbal. simbol-simbol serta cara berbicara seperti intonasi. penggunaan objek seperti pakaian. 2. potongan rambut. Paul Ekman menyebutkan lima fungsi pesan non verbal. ekspresi wajah dan kontak mata. sedangkan intonasi dan gaya berbicara tergolong sebagai komunikasi nonverbal. bahasa tubuh. “saya tidak sungguhsungguh”. bahasa isyarat dan tulisan tidak dianggap sebagai komunikasi non verbal karena menggunakan kata. Fungsi Komunikasi Non Verbal Dilihat dari fungsinya.BAB II PEMBAHASAN A. . Kontak mata berarti saluran percakapan terbuka. Emblem. Komunikasi non verbal juga berbeda dengan komunikasi bawah sadar. seperti yang dapat dilukiskan perilaku matra. perilaku non verbal mempunyai beberapa fungsi. yakni sebagai : 1. Pandangan ke bawah dapat menunjukkan depresi atau kesedihan. Pengertian Komunikasi Non-Verbal Komunikasi non verbal adalah prose komunikais dimana pesan disampaikan tidak menggunakan kata-kata. Illustrator. 3. Regulator. B. Contohnya. Contoh komunikasi nonverbal ialah menggunakan gerak isyarat. Memalingkan muka menandakan ketidaksediaan berkomunikasi. kualitas suara. Kehidupan mata dapat mengatakan. dan sebagainya. dan tidak menyamakan komunikasi non verbal dengan komunikasi non lisan. yang dapat berupa komunikasi verbal dan non verbal. Para ahli di bidang komunikasi non verbal biasanya menggunakan defenisi “tidak menggunakan kata” dengan ketat. penekanan. gaya emosi dan gaya berbicara.

suami mengatakan. atau melihat jam tangan anda menjelang atau ketika kuliah berakhir. misalnya anda menggoyangkan tangan anda dengan telapak tangan mengarah ke depan (sebagai pengganti kata “Tidak”) ketika seorang pengamen mendatangi mobil anda atau anda menunjukkan letak ruang dekan dengan jari tangan. Perilaku non verbal dapat mengulangi perilaku verbal. nada suara yang meninggi. 5. perilaku non verbal memiiki fungsifungsi sebagai berikut : 1. “Sampai jumpa lagi. C. tanpa mengucapkan sepatah kata pun. Kedipan mata yang cepat meningkat ketika orang berada dalam tekanan. atau seorang dosen melihat jam tangan dua tiga kali. seraya terus membaca surat kabar atau menonton televisi. menekankan atau melengkapi perilaku verbal. terkejut atau senang. atau anda menggunakan gerakan tangan. Perilaku non verbal dapat meregulasi perilaku verbal. ya” atau “Bye Bye”. atau menggelengkan kepala ketika anda mengatakan “Tidak”. Misalnya anda sebagai mahasiswa mengenakan jaket atau membereskan buku-buku. Isyarat wajah lainnya menunjukkan perasaan takut.4. Memperteguh. Pak?” 4. atau suara yang lambat ketika anda berpidato di hadapan khalayak. Klasifikasi Pesan Non Verbal . Misalnya anda melambaikan tangan seraya mengucapkan “Selamat Jalan”. Itu merupakan respon yang yang tidak disadari yang merupakan upaya tubuh untuk mengurangi kecemasan. 3. Perilaku non verbal dapat membantah atau bertentangan dengan perilaku non verbal. Penyesuai. 5. Pembesaran manic mata (pupil dilation) menunjukkan peningkatan emosi. Dalam hubungannya dengan perilaku verbal. misalnya anda menganggukkan kepala ketika anda mengatakan “Ya”. Affect Display. padahal tadi ia mengatakan bahwa ia mempunyai waktu untuk berbicara dengan anda sebagai mahasiswanya. Misalnya. jadi berdiri sendiri. Bagus!” ketika dimintai komentar oleh istrinya mengenai gaun yang baru dibelinya. 2. “Bagus. kepada mahasiswa baru yang bertanya “Di mana ruang dekan. sehingga dosen segera menutup kuliahnya. Perilaku non verbal dapat menggantikan perilaku verbal.

kedua. Kita dapat mengklasifikasikan pesan-pesan non verbal ini dengan berbagai cara. Bila kelompokkelompok budaya yang memiliki sandi nonverbal yang berbeda ini berinteraksi. berbicara) bisa jadi hanyalah “pelengkap” setiap kali kita melakukan komunikasi. waktu dan diam. dan sebagainya. yakni isyarat-isyarat non verbal perilaku (behavioural) dan isyarat-isyarat non verbal bersifat public seperti ukuran ruangan dan factor-faktor situasional lainnya.ipun kelompok-kelompok budaya tersebut memahami bahasa verbal yang sama. bahasa tindakan (action language). Secara keseluruhan seperti dikemukakan para pakar. sentuhan. ekspresi wajah. kedua. Klasifikasi Samovar dan Porter in sejajar dengan klasifikasi Jhon R. kita akan membahas berbagai jenis pesan non verbal yang kita anggap penting. kontak mata. Wenburg dan William W. seka. ruang. gerakan dan postur tubuh. dari lembaga . musik (misalnya marching band). demikian banyak sehingga upaya untuk mengumpulkannya akan menimbulkan frustasi. Baik secara sengaja ataupun tidak. Bahkan. Seperti bahasa verbal. Samovar dan Richard E. Birdwhistell. acungan jempol untuk numpang mobil secara gratis. semua gerakan tubuh yang tidak digunakan secara eksklusif untuk memberikan sinyal. mulai dari pesan nonverbal yang bersifat perilaku hingga pesan nonverbal yang terdapat dalam lingkungan kita. dan ketiga. kita sebenarnya mampu mengucapkan ribuan suara vokal. bahasa objek (object language). misalnya berjalan.000 isyarat fisik yang terpisah. menurut catatan Kevin Hogan. dan wajah kita dapat menciptakan 250. bau-bauan dan parabahasa. Pasalnya. bendera. kita dapat menciptakan sebanyak 700. 93% dari semua makna sosial dalam komunikasi tatap muka diperoleh dari isyarat-isyarat non verbal.D. Bahasa Tubuh Hal terpenting dalam komunikasi adalah aspek non verbal. pakaian dan lambang non verbal bersifat public lainnya seperti ukuran ruangan. Psy. Meskipun tidak menggunakan pengkategorian di atas. komunikasi verbal. Pertama.Menurut Ray L. (komunikasi lisan. Jurgen Ruesch mengklasifikasikan isyarat nonverbal menjadi tiga bagian. Dalam pandangan Birdwhistell. Porter membagi pesan-pesan non verbal menjadi dua kategori besar. yakni: pertama perilaku yang terdiri dari penampilan dan pakaian. 65% dari komunikasi tatap muka adalah non verbal. gambar (lukisan). Wilmot. pertunjukan benda.000 ekspresi yang berbeda-beda. sementara menurut Albert Mehrabian. Secara garis besar Larry A. bahasa tanda (sign language). fenomena yang terjadi akan semakin rumit. bahasa isyarat tuna rungu. bahasa nonverbal suatu kelompok orang juga tidak kalah rumitnya. D.

kebiasaan. Lebih dari dua abad yang lalu Blaise Pascal menulis bahwa tabiat kita adalah bergerak. seperti juga . istirahat sempurna adalah kematian. atau berjiwa muda. tidak ada orang yang hanya mengenakan T-Shirt dan celana pendek di luar rumah. “Between 60% and 75% of all your communication is non verbal”. seperti yang juga dilakukan orang Arab ketika mereka berbisnis dengan orang luar. Karena kita hidup. semua itu mempengaruhi cara kita berdandan. Bangsa-bangsa yang mengalami empat musim yang berbeda menandai perubahan musim itu dengan perubahan cara mereka berpakaian. E. busana bisnis lebih kasual dari pada di Eropa.“Success Dynamics Coorporation” Denmark. suatu istilah yang diciptakan seorang perintis studi bahasa non verbal. antara 60% hingga 75% dari semua komunikasi yang kita l. tangan.akukan sehari-hari adalah non verbal. aspek nonverbal atau bahasa tubuh (body language) sangat penting kita perhatikan demi kesuksesan komunikasi. bisa jadi merupakan kunci sukses dalam karir ataupun dalam menjalani kehidupan yang fana ini. dan kain kafan ketika kita meninggal. Karenanya. Penampilan Fisik 1. toga ketika kita di wisuda. Setiap fase penting dalam kehidupan fisik sering ditandai dengan pemakaian busana tertentu. nilai kenyamanan. Bidang yang menelaah bahasa tubuh adalah kinesika (kinesics). pakaian pengantin ketika kita menikah. Di India dan Myanmar. menempatkan penampilan fisik atau pakaian sebagai bahasa tubuh atau komunikasi non verbal utama. semua anggota badan kita senantiasa begerak. tuntutan lingkungan (tertulis atau tidak). Seringkali mereka mengenakan busana tradisional mereka. “Body Language: The Basic”. religious. Ray L. Sukses dalam berkomunikasi. Sebagian orang berpandangan bahwa pilihan seseorang atas pakaian mencerminkan kepribadiannya. Di Amerika. apakah ia orang yang konservatif. busana berwarna teduh dikenakan untuk kegiatan bisinis dan sosial. Setiap anggota tubuh seperti wajah (termasuk senyuman dan pandangan mata). Kevin Hogan dalam sebuah tulisannya. kepala. katanya. kaki dan bahkan tubuh secara keseluruhan dapat digunakan sebagai isyarat simbolik. modern. seperti pakaian tradisional ketika anak lelaki disunat. Pada musim dingin dengan udara di bawah 0° C misalnya. Tidak dapat pula dibantah bahwa pakaian. Busana Nilai-nilai agama. Birdwhistell. dan tujuan pencitraan. Sebaliknya pada musim dingin lebih banyak orang mengenakan pakaian lengkap.

menarik. digunakan untuk memproyeksikan citra tertentu yang diinginkan pemakainya. Seorang pria yang tidak berekumis yang sedang berlibur di kampong halaman orang tuanya di Kefa. tas. Timor. mendambakan rambut lurus. responsive. tenang. diantarkan petugas untuk bergabung dengan anak-anak SD ketika ia menghadiri suatu Misa hari Minggu. sebagaimana disarankan William Thourlby yang dalam bukunya You Are What You Wear : The Key To Business Success menekankan pentingnya pakaian demi keberhasilan bisnis. orang berambut lurus diasosiasikan dengan pendatang. Di Kabupaten Manggarai. luwes. Banyak orang. Pengusaha bioskop yang memutar film 17 tahun ke atas dapat mengetahui dewasa tidaknya seseorang dengan melihat adanya kumis diatas bibir seorang laki-laki. Orang-orang dalam jabatan eksekutif khususnya sangat memperhatikan penampilan. rambut lurus disebut “rambut air” didaerah itu dianggap istimewa. kendaraan dan perhiasan. Sejak puluhan tahun lalu. dompet dan buku agenda yang mereka gunakan. sebagian dari kaum pria Afro-Amerika yang umumnya berambut keriting dan . Oleh karena pada umumnya warga daerah itu berambut krirting. namun juga berusaha menciptakan kesan yang positif pada orang lain. Flores. persuasive. tetap saja dianggap anak-anak. meskipun sudah dewasa. meskipun bersifat implicit. Orang yang menarik secara fisik secara ajeg dinilai lebih pandai bergaul. Pemakai busana itu mengharapkan bahwa kita mempunyai citra terhadapnya sebagaimana yang diinginkannya. Di beberapa daerah di Indonesia Timur. padahal ia sudah dewasa. kumis dapat dianggap ciri kedewasaan. khususnya kaum wanita. Karakteristik Fisik Suatu studi menunjukkan bahwa daya tarik fisik merupakan suatu ciri penting dalam banyak teori kepribadian. sepatu. 2. Atau malah lebih benar lagi ungkapan “pakaian adalah orang”. khususnya oleh kalangan anita karena jarang. dan berhasil dalam karier daripada orang yang tidak menarik. Mungkin ada juga kebenaran dalam peribahasa latin uestis uirum reddit yang berarti “pakaian menjadi orang”.rumah. Ini tampaknya merupakan implikasi dari iklan-iklan produk kecantikan yang menayangkan bintang-bintang iklan berambut lurus. Mereka yang tidak berkumis. saputangan. Pria eksekutif bahkan sangat teliti dalam memilih dasi. Mereka berpakaian bukan hanya untuk sekedar menutupi tubuh atau asal pantas. hangat secara seksul.

Malcolm X. misalnya Meriam Bellina. Sophia Latjuba dan Tamara Bleszynski. Pada zaman Nabi Muhammad. kaum pria dinjurkan untuk menggunakan wewangian pada saat mereka melaksanakan sholat Jum’at. Suku-suku primitive di pedalaman telah lama menggunakan tumbuhtunbuhan sebagai bahan wewangian. Bau-Bauan Bau-bauan. bahkan film Roro Mendut garapan Ami Prayono tahun 1983 yang didasarkan novel Y. Wajah Indo yang sering muncul dalam layar lebar dan sinetron kita dalam dua dekade terakhir. ungu. Kebanyakan hewan menggunakan bau-bauan untuk memastikan kehadiran musuh. Orang-orang saling mengoleskan parfum yang tidak beralkohol itu kepada sesamanya. Ironisnya. Hal ini masih dilakukan sebagian muslim. Dengan menampilkan wajah Eurasia itu. menyindir orang seperti itu sebagai orang yang lebih menggelikan daripada badut dan mungkin telah kehilangan jati dirinya. pejuang hak asasi kulit hitam di Amerika. sementara sebagian kaum wanitanya menggunakan wig berwarna hijau. terutama yang menyenangkan (wewangian seperti deodorant. mereka tidak menggunakan wewangian selama masa itu. Wajah wanita kebarat-baratan dengan hidung mancung. merah dan pirang. Namun. juga untuk menyampaikan pesan. eau de toilette. fenomena ini lebih menonjol lagi. Roro mendut dilukiskan sebagai wanita Jawa asal Pesisir yang “berkulit seperti kayu jati muda atau hitam manis”. eau de cologne. berusaha meluruskan rambut mereka dengan bahan kimia. wanita yang ayahnya meninggal dunia. Sebagai tanda berkabung itu. Di kalangan selebritis. khususnya oleh kelompok Muslim yang aktif . dagu lancip dan kulit yang putih. dan menarik lawa jenis.B. mangunwijaya. merah muda. adalah idola penonton wanita kita. dan parfum) telah berabad-abad digunakan orang. 3. Rambut merah atau pirang yang merupakan standar wanita barat itu kini telah ditiru banyak wanita di seluruh dunia. juga diperankan oleh Meriam Bellina. sebagai tanda persaudaraan. dianjurkan untuk berkabung selama tiga hari. menandai wilayah mereka. lewat otobiografinya. mirip dengan cara yang juga dilakukan hewan. mengidentifikasi keadaan emosional. Padahal.“rendah diri” di hadapan orang kulit putih. wanita kita dapat mengidentifikasikan diri dengan si tokoh dan hal ini diasumsikan dapat menjadi pemicu yang membuat film atau sinetron itu laku di pasaran. kini menjadi dambaan banyak wanita Indonesia. termasuk di sebagian wanita di Indonesia.

dan akhirnya mengunyah permen penyegar mulut. sepatu yang bebas bau. “Tidak sesuatu pun membangkitkan kenangan seperti suatu bau”. kata Harry Darsono. sementara Victor Hugo menyatakan. Bau bunga melati mungkin akan mengingatkan kita pada kematian seseorang yang kita kasihi belasan tahun lalu. istri. “Wewangian mengirim pesan lebih ke otak”. Bau parfum tertentu pun boleh jadi mengingatkan kita pada seseorang yang khusus : ibunda. berkumur-kumur dengan cairan pembersih mulut dan pembunuh kuman. Kita enggan berdekatan dengan orang yang bau badan. atau pada perkawinan puluhan tahun lalu. Berapa sering anda melakukan hal-hal berikut sebelum anda pergi ke suatu acara istimewa dan bertemu dengan orangorang yang istimewa pula : menggosok badan dengan sabun mandi. mengoleskan parfum. menyikat gigi. menggunakan deodorant. yang dikenal dengan sebutan Jamaah Tabligh. mantan pacar dan sahabat yang mungkin telah tiada. bau ketiak apalagi bau mulut. perancang model terkenal.berdakwah dari daerah ke daerah. dan dari negara ke negara. lalu mengenakan pakaian segar. Bau tubuh memang amat sensitif. kota ke kota. .

misalnya berjalan. gambar dan music baik yang disengaja maupun tidak. Dismaping itu komunikasi non verbal mempunyai fungsi sebagai berikut : 1. mulai dari pesan non verbal yang bersifat perilaku hingga pesan non verbal yang terdapat dalam lingkungan kita. Aksenturasi. kita akan menggunakan berbagai jenis pesan non verbal yang kita anggap penting. yaitu : 1. dan lambang non verbal bersifat public seperti ukuran ruangan. Komplemen. melengkapi dan memperkaya makna pesan non verbal. Substitusi. gerakan dan postur tubuh. Kontradiksi. Ruang waktu dan diam. bahasa tubuh. dsb 2. pakaian. Perilaku yang terdiri dari penampilan pakaian. Repetisi. Bahasa objek.BAB III PENUTUP A. . yaitu mengulang kembali gagasan yang telah disampaikan secara verbal. komunikasi non verbal diklasifikasikan menurut Jurgen Ruesch sebagai berikut : 1. 3. 3. Disisi lain secara garis besar. seperti gerak isyarat. dll. 5. 4. menegaskan pesan verbal atau menggaris bawahinya/ Selain itu. Kesimpulan Komunikasi non verbal adalah komunikasi diman pesan disampaikan tidak dengan kata-kata. Porter membagi menjadi 2 bagian. Bahasa tanda seperti bahasa isyarat tuna rungu 2. yaitu menggambarkan lambang-lambang verbal. menolak pesan verbal atau memberi makna lain terhadap pesan verbal. Meskipun tidak menggunakan pengkategorian di atas. seperti pertunjukan benda. Bahasa tindakan yaitu semua gerakan tubuh yang tidak sigunakan secara eksklusif untuk memberikan sinyal. bendera. 2. Larry A Samovar dan Richard E.

Onong. Remaja Rosdakarya. Ilmu Komunikasi : Suatu Pengantar. 2005. Mulyana. Psikologi Komunikasi. Bandung. Ilmu Komunikasi : Teori dan Praktek. Remaja Rosdakarya. Bandung. 1994. Remaja Rosdakarya. Deddy. . Jalaludin. Bandung.DAFTAR PUSTAKA Effendi. 1994. Rakhamat.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->