PEMANASAN GLOBAL DAN KERUSAKAN LINGKUNGAN

Disusun oleh : AHMAD JUWARI 08/267059/SP/22742

Jurusan Ilmu Administrasi Negara Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Gadjah Mada Yogyakarta

Kehidupan bumi pada awalnya berjalan sesuai dengan kaidah alam dan tidak ada perihal kerusakan yang membuat kondisi bumi menjadi tidak seimbang. inilah yang sering disebut sebagai efek rumah kaca (ERK) sebagai bagian dari pembahasan global warming yang ditampilkan dalam film berjudul ’”an inconvenient the truth” ini. Pemanasan Golabal dan Perubahan Iklim Konteks dan Implikasinya bagi Indonesia. Akan tetapi dengan penemuan-penemuan yang maju tersebut secara tidak sadar masyarakat dunia justru menjadi arogan dengan mengeruk semaksimal mungkin sumber daya yang ada di alam ini Tidak hanya itu saja. eksploitasi alam tersebut kemudian menghasilakan emisi yang sangat besar dengan menghasilkan CO2 (gas karbon) padahal konsentrasi karbon inilah yang dapat menyebabkan pemanasan global (glabal warming) dan sampai saat ini permasalah tersebut semakin membesar menjadi persoalan yang mengancam kehidupan umat manusia. Pada intinya melalui film dokumenter ini Al Gore mempresentasikan segala hal yang berkaitan dengan kerusakan lingkungan yang diakibatkan oleh pemanasan global (global warming) yang saat ini sedang terjadi dan menjadi permasalahan global di dunia. 1 Suplemen Status Lingkungan Hidup Indonesia 2007. Berikut gambar yang menyajikan bagaimana proses efek rumah kaca (ERK) tersebut terjadi1.menlh. REVIEW FILM Pada hari rabu. alhasil dengan rusaknya-bolongnya-ozon tersebut membuat cuaca di sekitar permukaan bumi menjadi panas karena radiasi sinar matahari dapat menembus permukaan bumi tanpa ada halangan yang berarti.id.2010 A. Pada bagian awal film ini menggambarkan bagaimana proses pemanasan global terjadi. Diakses tanggal 2 Maret 2010 . namun dengan perkembangan jaman peradaban manusia kemudian menemukan berbagai macam penemuan ilmu pengetahuan dan teknologi. 3 Maret 2010 kulih manajemen lingkungan diadakan di ruang seminar FISIPOL UGM dengan menyajikan film dokumenter.go. www. dengan gambaran yang jelas radiasi sinar matahari yang semestinya terpantul oleh lapisan ozon yang ada di atmosfer bumi justru keluar masuk bebas ke dalam atmosfer bumi hingga pemukaanya. Pada film tersebut juga digambarkan bagaimana pross terjadinya pemanasan global. Film berjudul ”an inconvenient the truth” ini merupakan salah satu jenis film dokumenter yang dibintangi oleh mantan Wapres Amerika Serikat yaitu Al Gore.

45.Lalu apa akibatnya jika konsentrasi karbon di permukaan bumi semakin tinggi? Pemanasan global (global warming) yang terjadi pada akhirnya akan menimbulkan permasalahan yang beragam dan bersifat sistemik. Nepal. lalu bagaimana jika tiap tahun kisaran kenaikan tersebut terus terjadi? Bukan tidak mungkin akan memusnahkan biota yang ada di muka bumi ini termasuk manusia. Temperatur permukaan bumi yang semakin panas.5-40°C pada akhir abad 21. Kenaikan temperatur tersebut akan mencairkan es di kutub dan menghangatkan lautan. Dari penelitian yang lain oleh International Panel on Climate Change (IPCC) memprediksi jika tidak ada upaya yang dilakukan secara global untuk mengurangi emisi gas rumah kaca. Afrika yang memiliki salju abadi di puncak nampaknya saat ini salju tersebut tidak menjadi abadi lagi. Dampak lain yang ditimbulkan karena pemanasan global ini nampaknya memang menjadi ancaman bagi keberlangsungan bum ini.5-10. Banjir akan timbul di daerah . volume lautan meningkat dan permukaannya naik sekitar 9-100 sentimeter (4-40 inci). semakin lama seiring semakin panasnya permukaan bumi salju abadi tersebut kemudian mencair. hal ini beralasan karena menurut sebuah penelitian yang menjelaskan kenaikan temperatur global termasuk Indonesia terjadi kenaikan temperatur suhu pada kisaran 1. Alaska. dan Argentina.8°Celcius (2. maka pada tahun 2100 suhu bumi akan meningkat 1.4°Fahrenheit). Akibatnya. di gunung Kilimanjaro. Hal yang sama juga terjadi di berbagai belahan bumi lainnya seperti Columbia. dalam film tersebut dicontohkan adanya beberapa akibat yang timbul di berbagai belahan bumi.

maka akan terjadi kepunahan banyak spesies2. Edisi 1 Tahun 2008. Perilaku-perilaku selama ini yang justru menimbulkan efek negatif bagi alam sebaiknya dapat dihindari dan inilah pesan terpentig dari film dokumenter ini bahwa perbaikan lingkungan agar tidak terjadi pemanasan global dapat dimulai dari diri kita sendiri melalui perilaku-perilaku dan kebiasaan kita sehari-hari. APFORGEN (Asia Pacific Forest Genetic Resources Programme) Newsletter.menlh. Diakses tanggal 2 Maret 2010 .forplan. film tersebut kemudian memberikan penjelasan dengan detail perkiraan-perkiraan yang akan terjadi jika pemanasan global (global warming) terus terjadi tanpa adanya penyelesaian secara global.or. sebagian besar ekosistem tidak mampu beradaptasi jika terjadi kenaikan suhu bumi secara global lebih dari 2°C dari kondisi yang biasa dialami.or. Fenomena pemanasan Global. Dipastikan. Gambar 2: Kontribusi setor-sektor yang mengakibatkan polusi (www.id) 2 Arie Prasetyowati.pantai dan mungkin menenggelamkan pulau-pulau. www.id. Seperti diutarakan sebelumnya akibat yang ditimbulkan merupakan akibat yang tidak main-main bahkan bisa dikatakan lebih penting dari persoalan politik maupun sosial saat ini karena jika dampak pemanasan global tersebut semakin nyata dan besar justru kehidupan manusia akan kacau balau dengan berbagai bencana alam yang bertubi-tubi menimpanya. Al Gore sebagai salah satu orang yang memiliki simpati yang besar terhadap pemanasan global ini mengajak agar masyarakat dapat menjadi masyarakat yang dapat bersifat ramah terhadap lingkungan. Pada kelanjutanya.

sumber daya alam. manusia. salah satu contohya adalah pemanasan global (global warming) yang dijelaskan sebelumnya dimana persoalan ini membutuhkan penanganan yang serius yang mencakup seluruh manusia di bumi ini Jika kita membagi manajemen lingkungan dalam sebuah terminologi. flora. Ruang lingkup manajemen lingkungan bisa dikatakan memiliki ruang lingkup yang sangat luas. Dari pengertian tersebut maka manajemen lingkungan juga bisa dikatakan sebagai pengaturan seluruh hubungan antara unsur-unsur yang terdapat dalam alam ini sehingga pengelolaan/pengaturan tersebut dapat menjadikan lingkungan hidup (alam) menjadi lebih seimbang. tanah. Dengan pengertian tersebut lingkungan dalam hal ini bisa dikatakan lebih bersifat lingkungan hidup (alam) daripada lingkungan sosial. Dalam manajemen lingkungan ini pula dibahas mengenai berbagai isu yang menjadi permasalahan global berkaitan dengan kerusakan alam yang terjadi akhirakhir ini. hal ini karena dalam kehidupan kita sebagai umat manusia tidak bisa lepas dari lingkungan hidup (alam). Persoalannya adalah apakah manusia saat ini sadar apakah saat ini perilaku-perilakunya tersebut justru bersifat merusak lingkungan ataukah tidak. fauna. hal 2 . Jakarta: PT Gramedia Widiasarana Indonesia. jika 3 Pramudya Sunu. sekeliling dalam hubungan ini jangkauannya dari dalam organisasi hingga sistem global. Manajemen lingkungan sebagai salah satu upaya menjaga kelestarian lingkungan saat ini memang menjadi salah satu bidang keilmuan yang penting. Melindungi Lingkungan dengan Menerapkan ISO 14001. maka akan didapat pengertian mengenai manajemen dan lingkungan. hubungan diantaranya. manajemen sendiri menurut merupakan konsep yang sangat luas sekali dan mempuanyai makna intinya sebagai sebuah pengaturan agar sesuatu yang menjadi tujuan dapat tercapai sedngkan lingkungan menurut Sunu3 berarti sekeliling tempat organisasi beroperasi. termasuk udara. MANAJEMEN LINGKUNGAN Manajemen lingkungan menurut pendapat pribadi saya sendiri merupakan ilmu yang mempelajari bagaimana kita mengatur dan mengendalikan perilakuperilaku manusia agar tidak terjadi kerusakan terhadap lingkungan hidup.B. air. Persoalan-persoalan yang selama ini menjadi perhatian masyarakat terutama masalah lingkungan membuat kajian ilmu ini menjadi semakin luas. pengelolaan lingkungan oleh manusia sering kali tidak menempatkan sesuatu (kondisi alam) tersebut dengan baik sehingga terjadilah kerusakan lingkungan.

Freddy Numberi4 seorang mantan menteri perikanan dan kelautan menawarkan beberapa hal yang harus dilakukan kaitannya dengan mitigasi perubahan ilklim yaitu: a. beberapa tindakan memang terus dilakukan baik dalam skala nasional dan internasional. Perubahan Iklim: Implementasinya Terhadap Kehidupan di Laut. 2009. negara-negara saat ini pun terlihat dalam berbagai kesepakatan untuk mengurangi emisi karbon yang dihasilkan oleh setiap negara. berbagai protokol memang telah dihasilkan namun implementasi kongkrit dari pemerintah di setiap negara harus dilakukan secara serius. f. terutama di negara berkembang termasuk di Indonesia kebijakan-kebijakan mengenai pengurangan pemanasan global ini bisa dibilang masih belum mencapai hasil yang diharapkan. Konservasi energi Eliminasi Chlorofluorokarbon Menukar bahan bakar Mengurangi emisi metana dan nitrat oksida Penggunaan bahan bakar biomassa dan kompor masak Penggunaan teknologi energi yang dapat diperbaharuhi Reboisasi Tindakan-tindakan untuk mengurangi akibat dari perubahan iklim tersebut memang pada kenyataannya masih banyak menemui banyak hambatan. Jakarta: Citrakreasi Indonesia. b. Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil. Kerjasama untuk mengatasi pemanasan global tersebut seharusnya bisa mengikat kuat tergadap komitmen setiap negara untuk mengurangi pemanasan global (global warming) yang terjadi saat ini.kita lihat saat ini memang bumi sedang mengalami kerusakan lingkungan yang semakin parah sehingga diperlukan bagaimana caranya mengurangi dan meminimalisir kerusakan alam yang terjadi. 4 Freddy Numberi. g. Hal 73 . dalam bukunya Perubahan Iklim. Ada beberapa cara yang seharusnya dapat dilakukan. Menurut pribadi saya upaya mengurangi pemanasan global (global warming) harus dilakukan dengan kerjasama secara internasional scara efektif. ACTION RESEARCH Dengan melihat berbagai peristiwa yang terjadi yang menandakan kerusakan lingkungan karena pemanasan global (global warming) tersebut. c. C. e. pembalakan hutan menjadi persoalan yang terus merebak dan hasilnya berbagai bencana alam pun menimpa. d.

DAFTAR PUSTAKA Numberi. Bandung: PT Alumni. Lingkungan Hidup dan Kelestariannya. 2003. hal 75 . Dari tujuan tersebut pengelolaan pembangunan yang berdasarkan dengan pertimbangan ekologi dapat dilihat dari adanya AMDAL (Analisis Mengenai Dampak Lingkungan). Meningkatkan mutu pencapaian pembangunan b. Untuk dapat meramalkan sebelumnya pengaruh aktivitas pembangunan pada sumber daya dan proses-proses alam lingkungan yang lebih luas. Dengan berbagai akibat bencana yang terjadi karena pemanasan global (global warming) ini berbagai pihak tidak hanya pemerintah diharapkan juga dapat berpartisipasi mengatasi persoalan yang kian lama kian menjadi kenyataan. 2009 5 Imam Supardi. Freddy. yaitu5: a.Selain kebijakan yang bersifat internasional tersebut. Jakarta: Citrakreasi Indonesia. Dukungan dari masyarakat sendiri dan dari pihak swasta sangat membantu agar pengurangan pemanasan global ini dapat dilakukan. dalam skala nasional pembangunan yang dijalani oleh suatu negara hendaknya juga harus dilakukan dengan pertimbangan lingkungan (ekologi). hal ini penting dilakukan karena pembangunan yang berdasarkan pertimbangan ekologi tersebut memiliki 2 (dua) tujuan utama. Perubahan Iklim: Implementasinya Terhadap Kehidupan di Laut. Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil.

Imam. Lingkungan Hidup dan Kelestariannya. 2001 Supardi. Jakarta: PT Gramedia Widiasarana Indonesia. Fenomena Pemanasan Global. Bandung: PT Alumni.forpln.id.Sunu. Melindungi Lingkungan dengan Menerapkan ISO 14001. Pramudya. Pemanasan Golabal dan Perubahan Iklim Konteks dan Implikasinya bagi Indonesia.www.or.go.Diakses tanggal 2 Maret 2010 . Arie.id.menlh. Diakses tanggal 2 Maret 2010 Prasetyowati. www. 2003 Suplemen Status Lingkungan Hidup Indonesia 2007. APFORGEN (Asia Pacific Forest Genetic Resources Programme) Newsletter edisi 1 Tahun 2008.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful