P. 1
sifat2 allah

sifat2 allah

|Views: 221|Likes:
Published by marverikjeriko

More info:

Published by: marverikjeriko on Mar 10, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

10/05/2014

pdf

text

original

SIFAT-SIFAT ALLAH Posted by: sari on: 24 April 2009 • • In: akidah Comment!

6.

Sebagai Sang Khalik, Allah swt memiliki sifat-sifat yang tentunya tidak sama dengan sifat yang dimiliki oleh manusia ataupun makhluk lainnya. Mengenal sifat-sifat Allah dapat meningkatkan keimanan kita. Seseorang yang mengaku mengenal dan meyakini Allah itu ada namun ia tidak mengenal sifat Allah, maka ia perlu lebih mendekatkan diri kepada Allah swt. Sifat-sifat Allah yang wajib kita imani ada 20, diantaranya:

7.

1. Wujud
Sifat Allah yang pertama yaitu Wujud. Wujud artinya ada. Umat muslim yang beriman meyakini bahwa Allah swt ada. Untuk itulah kita tidak boleh meragukan atau mempertanyakan keberadaanNya. Keimanan seseorang akan membuatnya dapat berpikir dengan akal sehat bahwa alam semesta beserta isinya ada karna Allah yang menciptakannya. “Sesungguhnya Rabb kamu ialah Allah yang telah menciptakan langit dan bumi dalam enam masa, lalu Dia bersemayam di atas Arsy. Dia menutupkan malam kepada siang yang mengikutinya dengan cepat, dan (diciptakan-Nya pula) matahari, bulan dan bintang-bintang (masing-masing) tunduk kepada perintah-Nya. Ingatlah, menciptakan dan memerintahkan hanyalah hak Allah. Maha suci Allah, Rabb semesta alam. “ (QS. Al-A’raf: 54) Qidam Qidam berarti dahulu atau awal. Sifat Allah ini menandakan bahwa Allah swt sebagai Pencipta lebih dulu ada daripada semesta alam dan isinya yang Ia ciptakan. “Dialah yang Awal dan yang Akhir, yang Zhahir dan yang Bathin; dan Dia Maha Mengetahui segala sesuatu. “ (QS. Al-Hadid: 3) Baqa’ Sifat Allah Baqa’ yaitu kekal. Manusia, hewan ,tumbuhan, dan makhluk lainnya selain Allah akan mati dan hancur. Kita akan kembali kepadaNya dan itu pasti. Hanya Allah lah yang kekal. “Semua yang ada di bumi itu akan binasa. Dan tetap kekal Wajah Rabb-mu yang mempunyai kebesaran dan kemuliaan. “ (QS. Ar-Rahman: 26-27) Mukhalafatu lil hawadits Sifat Allah ini artinya adalah Allah berbeda dengan ciptaanNya. Itulah keistimewaan dan Keagungan Allah swt. “Tidak ada sesuatu pun yang serupa dengan Dia, dan Dia-lah yang Maha Mendengar lagi Maha Melihat. “ (QS. Asy-Syura: 11) Qiyamuhu binafsihi Sifat Allah selanjutnya yaitu Qiyamuhu binafsihi, yang artinya Allah berdiri sendiri. Allah menciptakan alam semesta, membuat takdir, menghadirkan surga dan neraka, dan lain sebagainya, tanpa bantuan makhluk apapun. Berbeda dengan

8.

2.

9.

3.

10.

4.

11.

5.

12.

manusia yang sangat lemah, pastinya membutuhkan satu sama lain. “ALLAH, tidak ada Ilah (yang berhak disembah) melainkan Dia. Yang hidup kekal lagi terus menerus mengurus makhluk-Nya. “ (QS. Ali-Imran: 2) Wahdaniyyah Sifat Allah Wahdaniyyah yaitu esa atau tunggal. Hal ini sesuai dengan kalimat syahadat, Asyhadu alaa ilaa ha illallah, Tiada Tuhan selain Allah. “Sekiranya ada di langit dan di bumi ilah-ilah selain ALLAH, tentulah keduanya itu sudah rusak binasa. Maka Maha Suci ALLAH yang mempunyai Arsy daripada apa yang mereka sifatkan. “ (QS. Al-Anbiya: 22) Qudrat Qudrat adalah berkuasa. Sifat Allah ini berarti Allah berkuasa atas segala yang ada atau yang telah Ia ciptakan. Kekuasaan Allah sangat berbeda dengan kekuasaan manusia di dunia. Allah memiliki kuasa terhadap hidup dan mati segala makhluk. Kekuasaan Allah itu sungguh besar dan tidak terbatas, sedangkan kekuasaan manusia di dunia dapat hilang atas kuasa Allah swt. “Sesungguhnya ALLAH berkuasa atas segala sesuatu. “ (QS. Al-Baqarah: 20) Iradat Iradat berarti berkehendak. Sifat Allah ini menandakan bahwa Allah swt memiliki kehendak atas semua ciptaanNya. Bila Allah telah berkehendak terhadap takdir atau nasib seseorang, maka ia takkan dapat mengelak atau menolaknya. Manusia hanya dapat berusaha dan berdoa, namun Allah lah yang menentukan. Kehendak Allah ini juga atas kemauan Allah tanpa ada campur tangan dari manusia atau makhluk lainnya. “Sesungguhnya Tuhanmu Maha Pelaksana terhadap apa yang Dia kehendaki.” (QS. Hud: 107). Ilmu Ilmu artinya mengetahui. Allah Maha Mengetahui segala sesuatu, meskipun pada hal yang tidak terlihat. Tiada yang luput dari penglihatan Allah. “Katakanlah (kepada mereka): Apakah kamu akan memberitahukan kepada ALLAH tentang agamamu (keyakinanmu), padahal ALLAH mengetahui apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi, dan ALLAH Maha Mengetahui segala sesuatu.” (QS. Al-Hujurât: 16) Hayat Sifat Allah Hayat atau Hidup. Namun hidupnya Allah tidak seperti manusia, karena Allah yang menghidupkan manusia. Manusia bisa mati, Allah tidak mati, Ia akan hidup terus selama-lamanya. “Allah tidak ada Ilah (yang berhak disembah) melainkan Dia yang Hidup kekal lagi terus menerus mengurus (makhluk-Nya); tidak mengantuk dan tidak tidur.” (QS. AlBaqarah: 255) Sam’un Sifat Allah Sam’un atau mendengar. Allah selalu mendengar semua hal yang diucapkan manusia, meskipun ia berbicara dengan halusnya atau tidak terdengar sama sekali. Pendengaran Allah tidak terbatas dan tidak akan pernah sirna. “Dan Allah-lah yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui. “ (QS. Al-Maidah: 76) Basar Basar artinya melihat. Penglihatan Allah juga tidak terbatas. Ia dapat melihat semua

13.

14.

15.

16.

17.

18.

19.

20.

yang kita lakukan meskipun kita melakukan sesuatu secara sembunyi-sembunyi. Allah mampu melihat, naik yang besar maupun yang kecil, yang nyata maupun kasat mata. Sifat Allah ini menandakan bahwa Allah Maha Sempurna. “Sesungguhnya ALLAH mengetahui apa yang ghaib di langit dan di bumi. Dan Maha Melihat apa yang kamu kerjakan. “ (QS. Al-Hujurat: 18) Kalam Kalam artinya berfirman. Sifat Allah ini dapat kita lihat dengan adanya Al Quran sebagai petunjuk yang benar bagi manusia di dunia. Al Quran merupakan firman Allah yang diwahyukan kepada Nabi Muhammad saw. “Dan Allah telah berbicara kepada Musa dengan langsung. “ (QS. An-Nisa: 164) Qadirun Sifat Allah ini berarti Allah adalah Dzat yang Maha Berkuasa. Allah tidak lemah, Ia berkuasa penuh atas seluruh makhluk dan ciptaanNya. “Sesungguhnya Alllah berkuasa atas segala sesuatu. “ (QS. Al Baqarah: 20). Muridun Allah memiliki sifat Muridun, yaitu sebagai Dzat Yang Maha Berkehendak. Ia berkehendak atas nasib dan takdir manusia. “Sesungguhnya Tuhanmu Maha Melaksanakan apa yang Dia kehendaki. “ (QS.Hud: 107). ‘Alimun Sifat Allah ‘Alimun, yaitu Dzat Yang Maha Mengetahui. Allah mengetahui segala hal yang telah terjadi maupun yang belum terjadi. Allah pun dapat mengetahui isi hati dan pikiran manusia. “Dan Alllah Maha Mengetahui sesuatu. “ (QS. An Nisa’: 176). Hayyun Allah adalah Dzat Yang Hidup. Allah tidak akan pernah mati, tidak akan pernah tidur ataupun lengah. “Dan bertakwalah kepada Allah yang hidup kekal dan yang tidak mati. “ (QS. Al Furqon: 58). Sami’un Allah adalah Dzat Yang Maha Mendengar. Allah selalu mendengar pembicaraan manusia, permintaan atau doa hambaNya. “Allah Maha Mendengar dan Maha Mengetahui. “ (QS. Al Baqoroh: 256). Basirun Allah adalah Dzat Yang Maha Melihat. Sifat Allah ini tidak terbatas seperti halnya penglihatan manusia. Allah selalu melihat gerak-gerik kita. Oleh karena itu, hendaknya kita selalu berbuat baik. “Dan Allah Maha Melihat apa yang kamu kerjakan. “ (QS. Al Hujurat: 18). Mutakallimun Sifat Allah ini berarti Yang Berbicara. Allah tidak bisu, Ia berbicara atau berfirman melalui ayat-ayat Al Quran. Bila Al Quran menjadi pedoman hidup kita, maka kita telah patuh dan tunduk terhadap Allah swt.

Sifat-sifat Allah Dari Wikipedia Bahasa Melayu, ensiklopedia bebas. Lompat ke: pandu arah, gelintar Wajib bagi setiap mukallaf dan muslim mempercayai bahawa terdapat beberapa sifat kesempurnaan yang tidak terhingga bagi Allah. Maka, wajib juga dipercayai akan sifat Allah yang dua puluh dan perlu diketahui juga sifat yang mustahil bagi Allah. Sifat yang mustahil bagi Allah merupakan lawan kepada sifat wajib. Sifat wajib pula terbahagi juga empat bahagian iaitu nafsiah, salbiah, ma'ani atau ma'nawiah. [sunting] Sifat 20 Sifat Wajib Wujud Qidam Baqa Tulisan Arab ‫ﻭﺟﻮﺩ‬ ‫ﻗﺪﻡ‬ ‫ﺑﻘﺎﺀ‬ Maksud Ada Sedia Kekal Sifat Nafsiah Salbiah Salbiah Sifat Mustahil Adam Haduth Fana Tulisan Arab ‫ﻋﺪﻡ‬ ‫ﺣﺪﻭﺙ‬ ‫ﻓﻨﺎﺀ‬ Maksud Tiada Baharu Akan binasa

Bersalahan Allah Ta'ala Mukhalafatuhu ‫ﻣﺨﺎﻟﻔﺘﻪ‬ dengan lilhawadith ‫ﻟﻠﺤﻮﺍﺩﺙ‬ segala yang baharu Qiamuhu binafsih ‫ﻗﻴﺎﻣﻪ‬ ‫ﺑﻨﻔﺴﻪ‬ Berdiri-Nya dengan sendiri

Salbiah

Menyamai atau Mumathalatuhu ‫ ﻣﻤﺎﺛﻠﺘﻪ‬bersamaan lilhawadith ‫ ﻟﻠﺤﻮﺍﺩﺙ‬bagi-Nya dengan suatu yang baru Qiamuhu bighairih Berdiri-Nya ‫ ﻗﻴﺎﻣﻪ ﺑﻐﻴﺮﻩ‬dengan yang lain Berbilangbilang Lemah Benci iaitu tidak menentukan Bodoh Mati Pekak Buta Bisu Keadaan-Nya yang lemah

mutakalliman

yang berkatakata

abkam

yang kelu

[sunting] Sifat kesempurnaan Dua puluh yang tertera di atas yang wajib bagi Allah terkandung di dalam dua sifat kesempurnaan. Sifat tersebut adalah: • Istigna' ( ‫) ﺇﺳﺘﻐﻨﺎﺀ‬ • Kaya Allah daripada sekelian yang lain daripada-Nya iaitu tidak berkehendak ia kepada sesuatu. Maksudnya, Allah tidak mengkehendaki yang lain menjadikan-Nya dan tidak berkehendakkan tempat berdiri bagi zat-Nya. Contohnya, Allah tidak memerlukan dan tidak mengkehendaki malaikat untuk menciptakan Arasy. • Maka, Maha suci Tuhan daripada tujuan pada sekelian perbuatan dan hukum-hukumnya dan tidak wajib bagi-Nya membuat sesuatu datau meninggalkan sesuatu. • Sifatnya: wujud, qidam, baqa', mukhalafatuhu lilhawadith, qiamuhu binafsih, sama', basar, kalam, kaunuhu sami'an, kaunuhu basiran, kaunuhu mutakalliman. • Iftiqar ( ‫) ﺇﻓﺘﻘﺎﺭ‬ • Yang lain berkehendakkan sesuatu daripada Allah iaitu yang lain berkehendakkan daripada Allah untuk menjadikan dan menentukan mereka dengan perkara yang harus. Contohnya, manusia memohon kepada Allah melancarkan hidupnya. • Sifatnya: wahdaniat, qudrat, iradat, ilmu, hayat, kaunuhu qadiran, kaunuhu muridan, kaunuhu hayyan. [sunting] Sifat yang harus Sifat harus atau sifat jaiz juga dimiliki oleh Allah. Harus bagi Allah memperbuatkan sesuatu yang harus ada atau tiada atau meninggalkannya. Contohnya, harus bagi Allah menciptakan langit, bumi, matahari dan yang lain dan harus juga bagi Allah untuk tidak menciptakannya. Tidak wajib bagi Allah membuat sesuatu seperti menghidupkan atau mematikan bahkan itu harus pada hak Allah.

Salbiah

Wahdaniat

Esa Allah Ta'ala pada ‫ ﻭﺣﺪﺍﻧﻴﺔ‬dzat,pada sifat Salbiah dan pada perbuatan ‫ﻗﺪﺭﺓ‬ ‫ﺇﺭﺍﺩﺓ‬ ‫ﻋﻠﻢ‬ ‫ﺣﻴﺎﺓ‬ ‫ﺳﻤﻊ‬ ‫ﺑﺼﺮ‬ ‫ﻛﻼ ﻡ‬ Berkuasa Ma'ani

Ta'addud

‫ﺗﻌﺪﺩ‬

Qudrat Iradat Ilmu Hayat Sama' Basar Kalam Kaunuhu qaadiran Kaunuhu muriidan Kaunuhu 'aliman Kaunuhu hayyan Kaunuhu sami'an Kaunuhu basiiran Kaunuhu

Ajzun Karahah Jahlun Al-Maut As-Summu Al-Umyu Al-Bukmu

‫ﻋﺟﺰ‬ ‫ﻛﺮﺍﻫﻪ‬ ‫ﺟﻬﻞ‬ ‫ﺍﻟﻤﻮﺕ‬ ‫ﺍﻟﺻﻢ‬ ‫ﺍﻟﻌﻤﻲ‬ ‫ﺍﻟﺑﻜﻢ‬ ‫ﻛﻮﻧﻪ‬ ‫ﻋﺎﺟﺰﺍ‬

Berkehendak Ma'ani menentukan Mengetahui Hidup Mendengar Melihat Berkata-kata Ma'ani Ma'ani Ma'ani Ma'ani Ma'ani

Keadaan-Nya ‫ ﻛﻮﻧﻪ ﻗﺎﺩﺭﺍ‬yang Ma'nawiyah Kaunuhu ajizan berkuasa Keadaan-Nya yang Kaunuhu ‫ﻛﻮﻧﻪ ﻣﺮﻳﺪﺍ‬ Ma'nawiyah berkehendak kaarihan menentukan Keadaan-Nya Kaunuhu ‫ ﻛﻮﻧﻪ ﻋﺎﻟﻤﺎ‬yang Ma'nawiyah jahilan mengetahui ‫ﻛﻮﻧﻪ ﺣﻴﺎ‬ Keadaan-Nya Kaunuhu Ma'nawiyah yang hidup mayitan

Keadaan-Nya yang benci ‫ﻛﻮﻧﻪ ﻛﺎﺭﻫﺎ‬ iaitu tidak menentukan ‫ﻛﻮﻧﻪ ﺟﺎﻫﻼ‬ ‫ﻛﻮﻧﻪ ﻣﻴﺘﺎ‬ ‫ﻛﻮﻧﻪ ﺃﺻﻢ‬ Keadaan-Nya yang bodoh Keadaan-Nya yang mati Keadaan-Nya yang pekak

Keadaan-Nya Kaunuhu ‫ ﻛﻮﻧﻪ ﺳﻤﻴﻌﺎ‬yang Ma'nawiyah asamma mendengar ‫ﻛﻮﻧﻪ‬ ‫ﺑﺼﻴﺭﺍ‬

Keadaan-Nya Keadaan-Nya Ma'nawiyah Kaunuhu a'maa ‫ﻛﻮﻧﻪ ﺃﻋﻤﻰ‬ yang melihat yang buta ‫ ﻛﻮﻧﻪ ﺃﺑﻜﻢ‬Keadaan-Nya

‫ ﻛﻮﻧﻪ ﻣﺘﻜﻠﻤﺎ‬Keadaan-Nya Ma'nawiyah Kaunuhu

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->