Hakikat Konsep

Tiap hari pemakaian terminologi konsep digunakan dalam beberapa cara. Kadangkadang konsep mengacu pada ide yang dimiliki seseorang, seperti ´Konsep ku bagaimana presiden harus bertindak secara langsung.´ Di lain waktu, konsep digunakan seperti hipotesis, contoh, ´Konsep ku adalah kita selalu berdebat karena kita sangat banyak menggunakan embelembel.´ Ketika terminologi konsep digunakan dalam hubungan dengan pengajaran dan belajar, konsep lebih sesuai pada arti dan mengacu pada cara pengetahuan dan pengalaman yang dikategorikan.

Belajar konsep secara esensial ´meletakkan sesuatu ke dalam kelas´ dan kemudian dapat mengenali anggota dari kelasnya (R. M. Gagne, 1985, p. 95). Keperluan ini bahwa individu dapat mengambil bagian dari kasus, pada kasus ini kelas mengistilahkan anjing, yang dibagi dalam atribut tertentu. Proses ini memerlukan pembuatan keputusan mengenai apakah bagian kasus (tertentu) adalah sekejap (instan) pada kelas yang luas.

KONSEP MEMILIKI DEFINISI DAN LABEL

Semua konsep memiliki nama atau label dan banyak atau sedikit sesuai dengan definisi. Sebagai contoh, secara relatif bagian kecil dari daratan yang dikelilingi oleh air pada seluruh sisinya dilabeli dengan pulau. Label dan definisi mengijinkan pemahaman dan komunikasi yang bermutu dengan yang lainnya menggunakan konsep. Semuanya menyaratkan untuk pengajaran dan belajar konsep.

KONSEP MEMILIKI ATRIBUT KRITIS

dan banyak burung lainnya dapat terbang. kemudian itu juga harus mengandung atribut kritis pada konsep yang luas. Fokus secara eksklusif dalam atribut kritis dan jenis anggota dari sebuah kelas kadang-kadang dapat menyebabkan kebingungan ketika belajar konsep baru. Beberapa atribut ada yang kritis dan digunakan untuk memisahkan satu konsep dari yang lainnya. Sebagai contoh. Sebuah segitiga sama sisi adalah anggota dari kelas konsep yang disebut segitiga dan harus mengandung semua atribut kritis dari segitiga. Segitiga tanpa ketiga sisinya sama bukanlah segitiga sama sisi. Sebagai contoh. bukan atribut kritis dari burung karena ostriches dan penguin tidak dapat terbang. Terbang. sebuah segitiga sama sisi adalah segitiga dengan ketiga sisinya sama. terbang. Sebagai tambahan. Robins. jika konsep adalah subset pada konsep yang luas. Meskipun terbang adalah atribut nonkritis dari burung. Sebagai contoh. ukuran adalah atribut nonkritis dan segitiga sama sisi. KONSEP MEMILIKI ATRIBUT NONKRITIS Beberapa atribut bisa ditemukan dalam beberapa anggota tetapi tidak dalam semua anggota kelas. bagaimanapun. Atribut kritisnya bahwa itu harus segitiga dan tiap sisinya harus sama. KONSEP SENDIRI DAPAT DITEMPATKAN KE DALAM KATAGORI .Konsep juga memiliki atribut yang mendiskribsikan dan menolong mendefinisikan semuanya. elang. Hal ini disebut dengan atribut nonkritis. konsep burung dalam banyak pikiran manusia secara khusus dihubungkan dengan atribut nonkritis. Semua konsep memiliki keduanya yaitu atribut kritis dan nonkritis dan itu kadang-kadang sulit bagi siswa untuk membedakan di antara keduanya. itu termasuk tipe dari kebanyakan burung dan harus dijelaskan dalam pengajaran mengenai hal itu. kardinals.

selalu mengandung daratan yang dikelilingi air. dapat dikategorikan dan dilabelkan. Sebagai contoh. seperti kebanyakan objek atau ide lain. Konsep yang lain secara luas dan lebih fleksibel serta mengijinkan seperangkat alternatif atribut. Konsep waktu (time) dan jarak (distance) juga merupakan konsep relasional. Tipe konsep ini diarahkan pada konsep konjungtif. Konsep tentang pulau. ketika wasit menentukan yang melempar dalam zona strike meskipun pukulan tidak mengayun (mengenai) bola. Salah satu cara pengelompokan konsep menurut struktur aturan yang menggambarkan kegunaan itu. ketika akan diilustrasikan kemudian. Tipe ketiga dari konsep adalah satu yang struktur aturannya bergantung pada hubungan. Itu mungkin bisa orang. Konsep kata benda (noun) adalah contoh lain dari konsep disjungtif. sebagai contoh. Struktur aturan ini bukan konstan. Beberapa konsep memiliki struktur aturan konstan. konsep strike di baseball berdasarkan pada jumlah kondisi alternatif. atau ketika pukulannya memukul foul ball. digambarkan dengan tiga sisi dan tiga sudut. atau benda. satu mengandung seperangkat alternatif atribut. Strike mungkin ketika memukul (batter) swings dan luput. Tipe konsep ini disebut konsep disjungtif. Segitiga datar. satu harus tahu yang lain. artinya. minggu (week) didefinisikan sebagai rangkaian hari yang memiliki titik permulaan satu hari (khususnya minggu) dan titik akhir tujuh hari (khususnya Sabtu) dan jangka waktunya tujuh hari. tempat. Atribut kritis ini dikombinasikan dalam cara aditif dan selalu sama. Mengetahui perbedaan tipe konsep sangat penting karena.Konsep. Untuk memahami salah satu dari konsep. ditambah hubungan antara keduanya. Konsep aunt (bibi) menyatakan hubungan tertentu antara saudara kandung (siblings) dan keturunan (offsprings). perbedaan tipe konsep memerlukan perbedan strategi pengajaran. Struktur aturan untuk konsep ini konstan. tetapi itu tidak dapat ketiga-tiganya dalam waktu yang sama. . Sebagai contoh.

kekuatan. Contoh konsep koordinat termasuk bapak. sapi adalah contoh dari hewan tetapi itu noncontoh untuk reptil. musim gugur. Beberapa konsep memiliki aturan independen dan dapat diajarkan dengan dirinya sendiri. Dengan cara yang sama. yang hanya dapat dimengerti dalam hubungan satu sama lain dan dalam konsep yang lebih besar yaitu musim. musim panas. dan kebebasan. Itu menolong menjelaskan bagaimana beberapa siswa yang menguasai konsep prasyarat sederhana memeliki kesulitan dengan kerja yang lebih tinggi tentang setiap lapangan subjek. Australia adalah contoh dari negara di bumi bagian selatan. Contoh sebelumnya. cara contoh dan noncontoh sangat penting diidentifikasikan dan digunakan dalam konsep pelajaran. Sebagai contoh. seperti pulau dan segitia sama sisi. Demokrasi adalah konsep koordinat lain yang harus dihubungkan dengan seluruh perangkat yang kompleks seperti rakyat. termasuk dalam kategori independen. semuanya harus diajarkan dan dimengerti dalam hubungan satu sama lain. . konsep dapat diklasifikasikan sebagai independen atau koordinat. Konsep yang memiliki struktur aturan kompleks seperti disjungtif dan konsep relasional secara normal lebih sulit untuk diajarkan dibandingkan dengan yang sederhana. ibu. tetapi itu noncontoh untuk negara berkembang. struktur aturan konstan. Katun dan sutera adalah contoh konsep pabrik. Banyak konsep memiliki aturan dependent (bergantung) dan harus diajarkan secara simultan dengan yang lain dengan hubungan yang sangat erat atau konsep koordinat. konsep koordinat lebih sulit untuk diajarkan dibandingkan dengan konsep independen. dan kakak. dan musim dingin. Ketika akan didiskribsikan kemudian. Contoh yang terakhir dari konsep koordinat adalah musim semi. tetapi kulit dan baja noncontoh. KONSEP DIBELAJARKAN MELALUI CONTOH DAN NONCONTOH Belajar konsep tertentu melibatkan identifikasi keduanya yaitu contoh dan noncontoh. adik.Akhirnya.

KONSEP DIPENGARUHI OLEH KONTEKS SOSIAL Atribut kritis dari konsep konjungtif. Sesungguhnya itu tidak akan benar untuk anak-anak di Australia atau Argentina. kharakteristik atau hubungan fisik) dan untuk mengenali hubungan konsep dengan konsep yang lain. Konsep dengan perubahan atribut kritis sering ditemukan dalam sains behavioral dan sosial serta membutuhkan definisi operasional yang bergantung pada konteks sosial atau lingkungan budaya di mana itu digunakan. Itu menyiratkan pemahaman tipikal atau kejadian terbaik dari kelas. Mempertimbangkan konsep bibi (aunt). ditentukan tanpa dipengaruhi dengan konteks sosial. Di dalam masyarakat. Sebagai contoh. jika kamu mengidentifikasi tipikal atau contoh terbaik dari laki-laki dewasa dalam terminologi tinggi. konsep disjungtif dan relasional seperti kemiskinan atau literacy rate berubah dari satu sosial konteks ke yang lainnya. iklimnya sedang panas (warmer). Di Inggris kaca depan mobil (car¶s windshield) disebut windscreen. Juga mempertimbangkan konsep geografis utara atau selatan ketika berhubungan dengan iklim. labelnya berbeda. Konsepnya sama. Akan tetapi. seperti segitiga sama sisi. Anak-anak di belahan bumi utara diajarkan bahwa ketika satu pergi ke selatan. dan trunk disebut boot. Label konsep juga dipengaruhi oleh konteks. BELAJAR KONSEP MELIBATKAN BELAJAR PENGETAHUAN KONSEPTUAL DAN PROSEDURAL Pengetahuan konseptual adalah kemampuan pebelajar untuk mendefinisikan sebuah konsep berdasarkan pada beberapa kriteria (sebagai contoh. konsep bibi (aunt) atau auntie mengacu pada beberapa orang dewasa dalam masyarakat yang memiliki tanggung jawab untuk merawat anak tertentu dan tidak ada kaitan dengan hubungan darah. kamu kemungkinan akan menggunakan prototipe kamu seseorang dengan tinggi sekitar 6 . yang bergantung pada definisi atribut.

Siswa ini akan dapat menggeneralisasi kejadian tunggal dari segitiga sama sisi ke dalam semua kelas. Pengetahuan prosedural mengenai laki-laki akan mengijinkan perbandingan dengan konsep yang serupa seperti perempuan. dan orang tinggi. anak muda. yang digambarkan dengan tiga sudut yang sama dan tiga sisi yang sama panjang. Pengetahuan konseptual ada ketika siswa mengetahui definisi atribut dari segitiga sam sisi dan dapat berbicara dengan jelas mengenai itu semua. Siswa dengan pengetahuan konseptual dari sebuah segitiga sama sisi akan mendefinisikan itu sebagai bidang datar. orang tua. bagaimanapun. Itu melibatkan kemampuan untuk menggunakan pendefinisian atribut konsep untuk membandingkan (compare dan contrast) dengan yang serupa tetapi dengan konsep berbeda. Untuk memahami perbedaan antara pengetahuan konseptual dengan prosedural. Pengetahuan prosedural konsep mengacu pada kemampuan siswa untuk menggunakan konsep dalam membeda-bedakan fashion. anak laki-laki. Siswa dengan pengetahuan prosedural. Kamu tidak akan menggunakan tinggi pemain basket sekitar 7 kaki 6 inchi atau tingi joki 4 kaki 8 inchi. dapat menerapkan definisi dan dapat membedakan kelas segitiga dari kelas yang lain dari segitiga dan bangun tertutup lainnya.kaki. Belajar konsep segitiga sama sisi melibatkan kedua akuisisi pengetahuan konseptual dan pengembangan pengetahuan prosedural. OVERVIEW PENGAJARAN KONSEP . gambar bidang datar sederhana. Siswa juga dapat menggeneralisasi dan membedakan antar kejadian baru yang dihadapi pada segitiga sama sisi. berpikir lagi tentang konsep segitiga sama sisi. seperti segi empat atau segi delapan. anak perempuan.

Pada dasarnya. dan struktur lingkungan secara singkat dinyatakan dalam bagian ini. tetapi tiga basic dasar telah diseleksi untuk bab ini: (1) presentasi langsung (direct presentation). dengan belajar dan penerapan konsep kunci di dalam memberi disiplin atau subjek. Meskipun. Tiga Pendekatan untuk Pengajaran Konsep Ada banyak pendekatan untuk pengajaran konsep. (2) pembentukan konsep (concept formation). Seperti model yang tidak didesain untuk mengajar dalam jumlah yang banyak pada informasi bagi siswa. tanpa pemahaman yang bermutu pada konsep kunci tertentu. Pengaruh Instruksional pada Pengajaran Konsep Model pengajaran konsep telah dikembangkan terutama untuk mengajar ide kunci yang melayani sebagai pondasi bagi siswa berpikir tingkat tinggi dan menyediakan basis untuk pemahaman dan komunikasi yang bermutu. pembelajaran area subjek hampir tidak mungkin. Tiga variasi pengajaran konsep seperti efek pembelajaran. siswa dapat mentransfer belajar spesifik untuk area yang lebih luas. PRESENTASI LANGSUNG . Kebiasaan pengajaran dihubungkan dengan tiga pendekatan secara menyeluruh diujikan di bab berikutnya. sintaks. dan (3) pencapain konsep (concept attainment).Pengajaran konsep sebenarnya melibatkan sejumlah model yang berbeda.

Pendekatan presentasi langsung untuk pengajaran konsep membuat perbedaan tentang kebiasaan guru yang sesuai berdasarkan pada hakikat konsep yang diajarkan.Pada pendekatan presentasi langsung. Pelajaran pembentukan konsep mengandung pertolongan bagi siswa untuk membedakan properti objek atau kejadian. guru secara hati-hati menyediakan urutan presentasi expository (penjelasan) dan/atau interrogatory (pemeriksaan) pada konsep. Dibangun dari kerja Tennyson dan yang lainnya (1983). mengandung banyak contoh ilustratif. Melalui pertimbangan berbagai contoh dan noncontoh dari konsep tertentu. PEMBENTUKAN KONSEP Berdasarkan kerja Hilda Taba (1967). model ini mengandung beberapa prinsip yang sama dari desain pembelajaran seperti model presentasi pengajaran didiskusikan dalam bab sebelumnya. untuk mengelompokkan properti ini berdasarkan pada unsur umum. dan untuk membentuk kategorinya sendiri dan melabeli skema. Tujuan utamanya adalah pengembangan keahlian membedakan dan mengelompokkan. . pendekatan pencapain konsep digunakan ketika siswa siap dengan beberapa ide mengenai konsep tertentu atau seperangkat konsep. guru mempromosikan berpikir induktif oleh siswa dan menolong mereka mengawasi proses berpikir mereka. pendekatan ini terutama sekali bermanfaat ketika tujuan belajar mengandung penemuan konsep baru dan pengembangan konsep±strategi pembangunan. PENCAPAIAN KONSEP Dipengaruhi oleh kerja Bruner dan koleganya (1956).

label. Sintaks Pengajaran Konsep Ada empat fase atau langkah utama di masing-masing pendekatan pengajaran konsep yang dijelaskan dalam bab ini. variasi dalam urutan aktivitas belajar dan perilaku guru pendamping di fase 2 dan 3. Tabel 8.Pembedaan antar ketiga pendekatan dan kebiasaan pengajaran spesifik akan dideskribsikan lebih detail di bab berikutnya. variasi ini akan disoroti dan dideskribsikan kemudian. dirangkum dalam Tabel 8.1. definisi Guru menamai konsep dan mengidentifikasi atribut kritis di presentasi langsung. Semua urutan dari fase. Di . meskipun. meskipun.1 Sintaks Pengajaran Konsep FASE PERILAKU GURU Fase 1: Tujuan penyajian dan penetapan Guru menjelaskan tujuan pelajaran dan menyiapkan siswa siap belajar Fase 2 atau 3: Daftar. Ada.

Guru membuat keputusan mengenai konsep untuk mengajar dan di mana pelajaran konsep harus diurutkan di dalam unit yang lebih luas dari studi. Lingkungan belajar untuk pengajaran konsep. pendorong partisipasi siswa. Di pembentukan konsep. Fase 2 atau 3: Contoh dan noncontoh penyajian Guru menampilkan contoh. Saat pelaksanaan pelajaran konsep. ada banyak penyebab ketika peran utama guru menjadi salah satu respon untuk ide siswa. . siswa melibatkan dalam proses induktif di mana mereka menemukan atribut konsep. menggunakan pendekatan pencapaian konsep dan presentasi langsung. Di pencapaian konsep.pembentukan konsep. guru menolong siswa membedakan properti kelompok dan label identifikasi bentuk. Pengecek untuk pemahaman dan pemberian kesempatan siswa untuk menyelidiki proses berpikir mereka sendiri juga memanggil pendukung dan pendorong guru. Guru juga menyeleksi contoh dan noncontoh terbaik dari konsep berdasarkan latar belakang dan pengalaman siswa. meskipun. objek kelompok siswa dengan karakteristik. dan siswa pendukung saat mereka mengembangkan keahlian penalaran mereka. Fase 4: Menolong siswa menganalisis berpikir dan mengintegrasikan belajar Guru membantu siswa untuk berpikir tentang pikirannya sendiri dan untuk mengintegrasikan belajar baru Struktur Lingkungan Belajar Lingkungan belajar untuk pengajaran konsep adalah salah satu yang bisa dinyatakan sebagai terstruktur sedang.

sehingga perkataan primitif tidak cukup untuk menggambarkannya. balaghoh yang indah. Muhammad Rasulullah dipandang sukses dalam mendidik masyarakatnya menjadi masyarakat yang berbudi tinggi dan akhlak mulia. hingga datang Rasulullah yang membawa mereka untuk meninggalkan kejahiliahan tersebut dan mencapai suatu bangsa yang berbudaya dan berkepribadian yang tinggi. jalan yang lurus mencapai kebahagiaan bagi manusia. Al-Israa: 19) Dan berapa banyaknya kaum sesudah Nuh telah Kami binasakan. sebagaimana firman Allah dalam surat Al-Maidah ayat 16: Dengan kitab itulah Allah menunjuki orang-orang yang mengikuti keridaan-Nya ke jalan keselamatan. A. Dan cukupkan Tuhanmu Maha Mengetahui lagi Maha Melihat dosa hamba-hamba-Nya. yang diberi tugas untuk mensucikan dan mengajarkan manusia sebagaimana dalam surat al-Baqarah ayat 151. memerlukan siswa untuk memberikan perhatian khusus pada pelajaran. Al-Qur an mengintroduksikan dirinya sebagai pemberi petunjuk kepada jalan yang lebih lurus (Q. Dalam ayat tersebut mensucikan diartikan . sehingga al-Qur an membawa dimensi baru terhadap pendidikan dan berusaha mengajak para ilmuwan untuk menggali maksud kandungannya agar manusia lebih dekat kepada-Nya. bermoral serta memberi pengetahuan. belajar. baik secara pribadi maupun kelompok. Petunjuk-petunjuknya bertujuan memberi kesejahteraan dan kebahagiaan bagi manusia. ini bukan waktu untuk berbicara pada tetangga. Al-Qur an memberi petunjuk atau arah.hanya sebagai model presentasi yang dijelaskan di Bab 7. Pendahuluan Al-Qur an merupakan sumber pendidikan dan ilmu pengetahuan yang mengajarkan manusia dengan bahasanya yang lemah lembut. sehingga untuk menjelaskannya perlu melalui tema-tema pembahasan yang relevan dan ayat-ayat yang memberikan informasiinformasi pendidikan yang dimaksud. dan (dengan kitab itu pula) Allah mengeluarkan orang-orang itu dari gelap gulita kepada cahaya yang terang benderang dengan seizin-Nya.S. atau banyak aktivitas lain yang membutuhkan perhatian pergi dari pelajaran. Petunjuk pendidikan dalam al-Qur an tidak terhimpun dalam kesatuan pragmen tetapi ia diungkapkan dalam berbagai ayat dan surat al-Qur an. Ketika pelajaran konsep dalam perkembangan. dan menunjuki mereka ke jalan yang lurus. Pada mulanya masyarakat Arab adalah masyarakat jahiliyah. Nabi Muhammad Saw sebagai utusan Allah untuk manusia di bumi ini di beri kuasa oleh Allah sebagai penerima wahyu. dan karena itu ditemukan petunjuk-petunjuk bagi manusia dalam kedua bentuk tersebut.

Pengertian Konsep dan Pendidikan Konsep berasal dari bahasa Inggris concept yang berarti ide yang mendasari sekelas sesuatu objek . B. penyucian dan pengajaran tersebut adalah pengabdian kepada Allah. Yusuf Qardawi sebagaimana dikutip Azyumardi Azra memberi pengertian pendidikan Islam yaitu pendidikan manusia seutuhnya. Hornby. 2003) Kemudian pengertian pendidikan Islam antara lain menurut Dr. akhlak dan keterampilannya.hal lain (Tim Penyusun. 2000: 5) Endang Saefuddin Anshari memberi pengertian secara lebih tehnis. pendidikan Islam sebagai proses bimbingan (pimpinan.dengan mendidik. (UU Sisdiknas no. Sedangkan pengertian pendidikan menurut Mohamad Natsir adalah suatu pimpinan jasmani dan ruhani menuju kesempurnaan kelengkapan arti kemanusiaan dengan arti sesungguhnya (Mohamad Natsir.P. perasaan. pengendalian diri. Cowie (Ed). 1954: 87). pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan. surat Al-Baqarah ayat 129 dan 151. 1994: 172). dan surat Luqman ayat 13-14. bangsa dan negara. A. 1974: 174) Dalam kamus Bahasa Indonesia. Menurut Undang-undang Sistem Pendidikan Nasional (Sisdiknas) Bab 1 ayat 1. (2) Ide atau pengertian yang diabstrakkan dari peristiwa konkrit (3) gambaran mental dari objek.dan gagasan atau ide umum . 1989: 456). pada jangka waktu tertentu. rohani dan jasmaninya. dengan metode tertentu dan dengan alat perlengkapan yang ada ke arah terciptanya pribadi tertentu disertai evaluasi sesuai ajaran Islam (Endang Saefuddin. 20 th. intuisi). manis pahitnya (Azyumardi Azra. Quraish Shihab. akal dan hatinya. Karena pendidikan Islam menyiapkan manusia untuk hidup dan menyiapkan untuk menghadapi masyarakat dengan segala kebaikan dan kejahatannya. Kata tersebut juga berarti gambaran yang bersifat umum atau abstrak dari sesuatu (A. Pada makalah ini akan dibahas konsep pendidikan menurut Al-Qur an yang akan mencoba menafsirkan ayat-ayat yang berkaitan dengan konsep pendidikan yaitu dalam surat Al-Baqarah ayat 31-34.S. kemauan. tuntunan dan usulan) oleh subyek didik terhadap perkembangan jiwa (pikiran. Tujuan yang ingin dicapai dengan pembacaan. konsep diartikan dengan (1) rancangan atau buram surat tersebut. sedang mengajar tidak lain kecuali mengisi benak anak didik dengan pengetahuan yang berkaitan dan metafisika dan fisika.1976: 85) Pendidikan Islam adalah suatu proses pembentukan individu berdasarkan ajaran-ajaran Islam yang diwahyukan Allah SWT kepada Muhammad Saw (Azyumardi Azra. serta keterampilan yang diperlukan dirinya. sejalan dengan tujuan penciptaan manusia dalam surat AlDzariyat(51) ayat 56: Dan aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka menyembah-Ku Maksudnya Allah tidak menciptakan jin dan manusia kecuali untuk menjadikan tujuan akhir atau hasil segala aktivitasnya sebagai pengabdian kepada Allah (M. masyarakat. dan raga obyek didik dengan bahan-bahan materi tertentu. B. 1998: 5) . proses ataupun yang ada diluar bahasa yang digunakan untuk memahami hal.

2003: 115). tetapi pada tingkat operasional. C. Sunah dan Ijtihad. Rasul sebagai pendidik agung dalam pandangan pendidikan Islam. memberi makan. memelihara. ta lim dan ta dib. sesuatu selain Tuhan. bukan hanya terbatas pada manusia semata. sejalan dengan tujuan Allah mengutus beliau kepada manusia yaitu untuk . Al-Israa:24) Menurut Syed Naquib Al-Attas. Pendidikan diistilahkan dengan ta dib. 87). binatang dan tumbuhan (Jalaluddin. C. menumbuhkan dan memproduksi baik yang mencakup kepada aspek jasmaniah maupun rohaniah (Samsul Nizar. membesarkan. (Q. Kata Rabb (Tuhan) dan Murabby (pendidik) berasal dari akar kata seperti termuat dalam ayat al-Qur an: Dan rendahkanlah dirimu terhadap mereka berdua dengan penuh kesayangan dan ucapkanlah: "Wahai Tuhanku. nilai-nilai yang dipindahkan berasal dari sumber-sumber nilai Islam yakni Al-Qur an. memelihara menjaga dan membina semua ciptaan-Nya termasuk manusia. yakni dengan menempatkan Allah sebagai Pendidik Yang Maha Agung. Kata al-ta dib diartikan kepada proses mendidik yang lebih tertuju pada pembinaan dan penyempurnaan akhlak atau budi pekerti peserta didik (Samsul Nizar. memberikan pengertian pendidikan Islam sebagai: bimbingan terhadap pertumbuhan rohani dan jasmani menurut ajaran Islam dengan hikmah mengarahkan. Konsep pendidikan al-Qur an sejalan dengan konsep pendidikan Islam yang dipresentasikan melalui kata tarbiyah. pada hakikatnya merujuk kepada Allah selaku Murabby (pendidik) sekalian alam. Kata ta dib tidak dijumpai langsung dalam al-Qur an. 2001. 2003: 15) Berdasarkan beberapa pengertian diatas. al-tarbiyah mengandung pengertian mendidik. Jadi. Tarbiyah berasal dari kata Robba. Kata Rabb ini juga sering dikaitkan dengan kata alam. Perbedaan tersebut dalam hal nilai-nilai yang dipindahkan (diajarkan). tak ada padaku kesesatan sedikitpun tetapi aku adalah utusan Tuhan semesta alam.Sedangkan menurut hasil rumusan Seminar Pendidikan Islam se-Indonesia tahun 1960. Pendidikan secara umum merupakan proses pemindahan nilai-nilai budaya dari satu generasi ke generasi berikutnya. bertanggung jawab. Pengkaitan kata Rabb dengan kata alam tersebut seperti pada surat Al-A raf ayat 61: Nuh menjawab: Hai kaumku. Dalam pendidikan Islam. terdapat perbedaan antara pengertian pendidikan secara umum dengan pendidikan Islam. melatih. mengembangkan.S. pendidikan Islam merupakan proses bimbingan baik jasmani dan rohani berdasarkan ajaran-ajaran agama Islam menuju kepada terbentuknya kepribadian muslim sesuai dengan ukuran-ukuran Islam. kasihilah mereka keduanya. Kata Rabb di dalam Al-Qur an diulang sebanyak 169 kali dan dihubungkan pada obyek-obyek yang sangat banyak. (Muzayyin Arifin. Konsep Pendidikan Menurut Al-Qur an Merujuk kepada informasi al-Qur an pendidikan mencakup segala aspek jagat raya ini. mengajarkan. mengasuh dan mengawasi berlakunya semua ajaran Islam. 2001: 90). yang berasal dari kata kerja addaba . sebagaimana mereka berdua telah mendidik aku waktu kecil". pendidikan dapat dilihat pada praktek yang dilakukan oleh Rasulullah. Sedangkan Samsul Nizar menjelaskan kata al-tarbiyah mengandung arti mengasuh.

Sebagaimana tertulis dalam surat al-Baqarah ayat 31 dan 32: Dan Dia mengajarkan kepada Adam nama-nama (benda-benda) seluruhnya. 1998 . Ketiga konsep tersebut menunjukkan hubungan teologis (nilai tauhid) dan teleologis (tujuan) dalam pendidikan Islam sesuai al-Qur an yaitu membentuk akhlak al-karimah Daftar Pustaka Anshari. kemudian mengemukakannya kepada para malaikat lalu berfirman: Sebutkanlah kepada-Ku nama bendabenda itu jika kamu memang orang-orang yang benar. terlihat hubungan antara tarbiyah. (Q. Wacana Ilmu. yaitu dalam bentuk kewajiban orang tua terhadap anak. Jakarta: Logos.S. tidak ada yang kami ketahui selain dari apa yang telah Engkau ajarkan kepada kami. Azyumardi. Pokok-Pokok Pikiran tentang Islam. Adam As sebagai cikal bakal dari makhluk berperadaban (manusia) menerima pemahaman tentang konsep ilmu pengetahuan langsung dari Allah Swt. Dalam kaitan pendidikan ta lim dipahami sebagai sebagai proses bimbingan yang dititikberatkan pada aspek peningkatan intelektualitas peserta didik (Jalaluddin. Pendidikan Islam. bahwa sesungguhnya Rasul adalah sebaik-baik contoh teladan bagi kamu sekalian. 21) Selanjutnya Rasulullah Saw meneruskan wewenang dan tanggung jawab tersebut kepada kedua orang tua selaku pendidik kodrati. Allah juga menjelaskan. Jakarta: 1976 Azra. Usaha Enterprise. 2003: 133).menyempurnakan akhlak (Jalaluddin. Al-Ahzab. Wacana Ilmu --------. mencakup memelihara dan membimbing anak. Jakarta: Logos. Pendidikan disebut dengan ta lim yang berasal dari kata alama berkonotasi pembelajaran yaitu semacam proses transfer ilmu pengetahuan. Endang Saefuddin. Proses pembelajaran ta lim secara simbolis dinyatakan dalam informasi al-Qur an ketika penciptaan Adam As oleh Allah Swt. Esei-esei Intelektual Muslim dan Pendidikan Islam. Dengan demikian status orang tua sebagai pendidik didasarkan atas tanggung jawab keagamaan. ta lim dan ta dib. Maha suci Engkau. Sesungguhnya telah ada pada diri Rasulullah itu suri tauladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap rahmat Allah dan kedatangan hari kiamat dan dia banyak menyebut Allah. Dari ketiga konsep diatas. sedang dirinya (Adam As) sama sekali kosong. Mereka menjawab. Tradisi dan Modernisasi Menuju Milenium Baru. 2003: 125). dan memberikan pendidikan akhlak kepada keluarga dan anak-anak. sesungguhnya Engkaulah yang Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful