PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MANDIRI PERDESAAN

BAGIAN I PENDAHULUAN

A. Latar Belakang
Berdasarkan Petunjuk Teknis Operasional PNPM MP bahwa sistem

pengendalian PNPM MP dilakukan melalui kegiatan pemantauan, pengawasan, evaluasi dan pelaporan terhadap seluruh proses dan tahapan kegiatan. Pengertian dari Sistem Pengendalian Internal disini adalah rencana, metoda, prosedur dan kebijakan yang didesain oleh manajemen program untuk memberi jaminan yang memadai atas tercapainya efisiensi dan efektivitas pelaksanaan program, baik terkait dengan kehandalan pengelolaan dan pelaporan keuangan maupun ketaatan/kepatuhan terhadap aturan/kebijakan. Tujuan Sistem Pengendalian Internal: 1. Menjaga setiap proses PNPM MP selalu sesuai dengan aturan, prinsip dan kebijakan PNPM MP. 2. Menjaga bahwa hasil-hasil selama tahap perencanaan diperoleh melalui proses dan mekanisme yang benar. 3. Mengendalikan pelaksanaan kegiatan sesuai dengan rencana yang telah ditentukan. 4. Mengendalikan pemanfaatan dana PNPM MP agar sesuai dengan yang direncanakan dan dikelola secara transparan. 5. Menjaga kualitas dari setiap kegiatan yang dilaksanakan agar memuaskan dan memenuhi kriteria yang telah ditetapkan. 6. Mengendalikan agar setiap pelaku PNPM MP dapat menjalankan tugas dan tanggung jawabnya secara baik sesuai dengan fungsinya masing-masing.

Panduan Audit Internal

Page 1

PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MANDIRI PERDESAAN

Tujuan dari sistem pengendalian tersebut dapat diwujudkan melalui strategi dasar yang mencakup :

beberapa

1. Semua pihak terkait melakukan pemantauan secara obyektif dan mampu memberikan umpan balik dilaksanakan. 2. Pelaku PNPM MP di semua tingkatan menjalankan mekanisme pelaporan baik formal maupun informal dengan disiplin, akurat dan efektif termasuk jika ditemui kendala dan masalah. 3. Dilakukannya pemeriksaan yang detail dan akurat sesuai dengan mekanisme yang ditetapkan terhadap setiap proses dan tahapan kegiatan yang dilaksanakan. 4. Pengawasan yang ketat dan tegas terhadap proses dan kegiatan pada setiap tahapan yang dilaksanakan. 5. Setiap saat dilakukan evaluasi untuk meningkatkan kineja serta menegakkan aturan dengan pemberian sanksi. terhadap setiap proses dan kegiatan yang

B. Pengertian Audit Internal
Salah satu yang merupakan bagian dari kegiatan pengendalian adalah dengan adanya audit internal. Audit Internal mempunyai pengertian sebagai suatu fungsi penilaian yang independen, yang didirikan dalam sebuah organisasi untuk menguji dan mengevaluasi kegiatan organisasi tersebut sebagai sebuah pelayanan terhadap organisasi tersebut.

C. Jenis-jenis Audit Internal
Jenis-jenis audit yang dilakukan oleh Audit Internal adalah: 1. Audit Keuangan adalah melakukan penilaian tentang pengelolaan keuangan dana yang dikelola. 2. Audit Non-Keuangan yang terdiri dari: a. Audit Kepatuhan adalah audit internal untuk menentukan apakah aktivitas dan/atau unit kerja (entitas) telah mematuhi prosedur yang dibuat oleh program. peraturan, kebijakan, dan

Panduan Audit Internal

Page 2

PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MANDIRI PERDESAAN

b. Audit Operasional (Kinerja) adalah audit internal untuk menentukan bagaimana suatu unit mampu mengelola penggunaan sumber daya (kekayaan) secara ekonomis, efektif dan efisien dalam memenuhi misi dan tujuan program. Pengelolaan sumber daya yang dimaksud meliputi prosedur, proses, dan kinerja personil yang melaksanakan fungsi

pengelolaan tersebut. c. Audit Pengadaan Barang dan Jasa adalah audit pengadaan adalah salah satu fungsi dari Satuan Audit Internal yang bertugas terhadap pengawasan (monitoring) terhadap pelaksanaan pengadaan barang dan/atau jasa oleh masyarakat dalam PNPM Mandiri Perdesaan. 3. Audit Tujuan Khusus yang terdiri dari : a. Follow up Hasil Audit dan Hasil Supervisi adalah audit internal yang

dilaksanakan sebagai tindak lanjut dari hasil audit atau hasil supervisi yang telah dilakukan sebelumnya. Audit ini dilakukan baik berdasarkan

permintaan dari audit maupun berdasarkan perintah dari Satker PMD, Team Leader atau lainnya. b. Audit Investigasi adalah audit internal yang dilaksanakan jika terdapat indikasi adanya penggelapan, penyimpangan, dan/atau penyalahgunaan wewenang dalam suatu unit kerja yang menyebabkan timbulnya kerugian pada program. Audit ini juga dilaksanakan apabila terdapat indikasi adanya tindak pidana atau perdata dalam unit kerja.

D. Waktu Pelaksanaan Audit Internal dibedakan :
1. Audit Berkala/Reguler adalah audit yang dilakukan secara terencana dan berkala pada masing-masing provinsi dan kabupaten. 2. Audit Insidentil adalah audit yang dilakukan tidak secara terencana sesuai dengan kebutuhan berdasarkan resiko cakupan audit.

Panduan Audit Internal

Page 3

PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MANDIRI PERDESAAN

E. Sistematika Audit Internal PNPM – Mandiri Perdesaan.
Pelaksanaan Audit Internal di PNPM MP mencakup dua sistematika Audit Internal sesuai dengan fungsi pengendalian secara menyeluruh terhadap pengelolaan program PNPM MP yaitu : 1. Audit Internal – Dukungan Program. Adalah pelaksanaan audit internal yang bertujuan melakukan penilaian dukungan manajemen implementasi yang mengacu pada aturan kebijakan

yang telah ditentukan oleh Departemen Dalam Negeri ( Ditjen PMD). Pelaksanaan audit internal terhadap dukungan program diatur dalam SOP yang mendasari pelaksanaan Audit Internal – Dukungan Program. Dukungan program mempunyai sifat lintas aturan dan lintas pelaku untuk mendukung program dengan aturan pelaksanaan Kebijakan Dekonsentrasi, TOR RMC dan Petunjuk Pelaksanaan Tugas Pembantuan. SOP Audit Internal – Dukungan Program merupakan aturan yang terpisah dari Panduan Audit Internal – Pelaksanaan Program.

2. Audit Internal – Pelaksannaan Program. Dalam pelaksanaan program di lapangan mengacu pada kebijakan dalam Petunjuk Teknis Operasional sehingga pelaksanaan audit internal untuk Pelaksanaan Program diperlukan adanya sebuah panduan yang harus

dilakukan oleh jalur fungsional secara berjenjang. Panduan ini dibuat dengan mengacu pada ketentuan-ketentuan yang ada dalam Petunjuk Teknis

Operasional dan ketentuan-ketentuan lainnya yang mengatur pengelolaan PNPM MP serta berisi prosedur-prosedur yang bersifat dasar sehingga tidak membatasi inisiatif dan kreatifitas dari pengguna panduan ini sehingga dapat diperkaya baik parameter maupun langkah kerja untuk mencapai masingmasing tujuan dalam panduan ini. Panduan pelaksanaan audit ini meliputi : i. Panduan Pelaksanaan Audit Proses Perencanaan Panduan pelaksanaan audit proses perencanaan kegiatan PNPM MP meliputi penilaian terhadap proses perencanaan, dari mulai tahapan MAD Sosialisasi sampai dengan MAD Penetapan Usulan serta pembuatan SPC.

Panduan Audit Internal

Page 4

PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MANDIRI PERDESAAN

ii. Panduan Pelaksanaan Audit Proses Pelaksanaan Kegiatan Panduan pelaksanaan audit proses pelaksanaan kegiatan PNPM MP meliputi penilaian terhadap proses pelaksanaan kegiatan pendidikan

masyarakat, penilaian terhadap proses pelaksanaan kegiatan kesehatan, penilaian terhadap proses pelaksanaan kegiatan peningkatan kapasitas, penilaian terhadap proses pelaksanaan kegiatan SPP, serta penilaian terhadap proses pelaksanaan kegiatan sarana prasarana. iii. Panduan Pelaksanaan Audit Keuangan Masyarakat Panduan pelaksanaan audit keuangan BLM meliputi penilaian terhadap kewajaran transaksi, ketaatan aturan, perencanaan keuangan, kualitas administrasi, kualitas pelaporan, dan pengelolaan dokumen keuangan dana BLM yang terdiri dari BLM Dana Kegiatan, DOK Perencanaan dan DOK Pelatihan Masyarakat. iv. Panduan Pelaksanaan Audit Pengeloloaan Dana Bergulir Panduan pelaksanaan audit pengelolaan Dana Bergulir PNPM MP meliputi penilaian ketaatan aturan, kewajaran transaksi, kualitas administrasi, kualitas pelaporan, kualitas fasilitasi, pengelolaan dokumen keuangan dana bergulir PNPM MP yang terdiri dari dana bergulir SPP dan UEP. v. Panduan Pelaksanaan Audit Proses Pengadaan Barang dan Jasa Panduan pelaksanaan audit proses pengadaan barang dan jasa oleh masyarakat dalam proses pelaksanaan kegiatan PNPM MP meliputi Dana Bantuan Langsung

penilaian terhadap ketaatan aturan, kualitas proses pengadaan, kualitas supplier, kualitas dan kuantitas barang dan jasa, administrasi, pelaporan, dan kualitas pengelolaan dokumen. vi. Panduan Pelaksanaan Audit Proses Pemeliharaan, Pemanfaatan dan Pelestarian. Panduan pelaksanaan audit proses pemeliharaan dan pelestarian meliputi pemeriksaan terhadap fungsi dan manfaat kegiatan yang dihasilkan, kelembagaan tim pengelola, aturan kelembagaan pengelola, kegiatan

Panduan Audit Internal

Page 5

PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MANDIRI PERDESAAN

pemeliharaan,

pendanaan

pemeliharaan

&

pelestarian

dan

pertanggungjawaban masyarakat.

F. Hasil Audit Internal
Hasil audit internal bertujuan untuk : 1. Memberikan penilaian dan rekomendasi terhadap proses pelaksanaan pengendalian internal di setiap tingkatan konsultan sesuai dengan Sistem Pengendalian Internal dalam PNPM MP (desentralisasi dan berjenjang). 2. Memberikan penilaian dan rekomendasi terhadap kualitas pelaksanaan dari setiap tahapan kegiatan PNPM MP serta pelaksanaan prinsip-prinsip. 3. Memberikan penilaian terhadap tertib administrasi dan laporan keuangan UPK, pengelolaan keuangan dan dana bergulir, serta mengetahui lebih awal adanya indikasi penyalahgunaan dana. 4. Setelah dilakukan review secara periodik terhadap hasil pemeriksaan dan penilaian (audit) yang dilakukan oleh setiap tingkatan konsultan (KM Nasional sampai dengan fasilitator kabupaten) diharapkan tersusun rekomendasi yang dapat menjadi bahan masuk untuk perbaikan program selanjutnya.

Panduan Audit Internal

Page 6

dengan tahapan sebagai berikut : Panduan Audit Internal Page 7 . Cakupan Wilayah adalah seluruh provinsi lokasi PNPM Mandiri Perdesaan dengan target : (1) Minimal 2 (dua) kali dalam satu tahun per provinsi untuk Audit Dukungan Program. Selain itu. (3) 5 % sampling lokasi Kecamatan ii.Prosedur Pelaksanaan Audit Internal Pelaksanaan audit internal dalam PNPM MP dilakukan secara desentralisasi dan berjenjang oleh setiap level/tingkatan manajemen dari mulai pusat. (2) 20 % kabupaten sebagai lokasi Tugas Pembantuan. Pelaksanaan Audit Internal oleh Spesialis Internal Audit (NMC) Audit internal terhadap pengelolaan Dekonsentrasi dalam Pembinaan & Pengendalian Fasilitator. provinsi sampai ke tingkat kabupaten dengan tujuan untuk efektifitas pelaksanaan audit internal. Khusus untuk melakukan Audit terhadap Implementasi/Pelaksanaan Program yang dilakukan secara sampling lokasi. Tugas Pembantuan untuk BLM dan kualitas pengendalian internal konsultan dan fasilitator dilakukan oleh Spesialis Audit Internal yang ada di National Management Consultant dengan ketentuan sebagai berikut : i.PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MANDIRI PERDESAAN BAGIAN II PROSEDUR UMUM DAN PELAPORAN HASIL AUDIT A. Audit Internal juga dilaksanakan secara terstruktur dengan mengikuti fungsi dan peran dari masing-masing tingkatan konsultan/fasilitator yang ada dalam struktur audit internal dengan mekanisme kerja/prosedur pelaksanaan Audit Internal yang dilakukan dari tingkat nasional (pusat) sampai dengan kabupaten diatur dalam uraian di bawah ini: 1.

lokasi yang tingkat penyerapan dananya sudah besar. iii.PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MANDIRI PERDESAAN (1) Melakukan pemeriksaan terhadap Laporan Implementasi Audit Internal baik yang dilakukan oleh FMS (Spesialis) maupun fasilitator kabupaten. Cakupan wilayah adalah seluruh kabupaten dalam wilayah provinsi dengan target sebagai berikut : (1) Tabel target dalam satu tahun anggaran sebagai berikut : JUMLAH KECAMATAN DALAM PROVINSI Sampai dengan 50 kecamatan TARGET KECAMATAN UNTUK AUDIT INTERNAL Minimal 50 % lokasi kecamatan Panduan Audit Internal Page 8 . (2) Melakukan wawancara dengan Spesialis FMS dan fasilitator kabupaten berkaitan dengan sistem pengawasan dan pengendalian internal . dll. lokasi yang dianggap paling baik. lokasi yang jarang dijadikan sampel audit/jarang disupervisi. Cara penentuan sampel lokasi. Pelaksanaan Audit Internal oleh FMS/Korprov (RMC) Pelaksanaan audit internal Pelaksanaan Program dan pengendalian terhadap pelaksanaan audit internal oleh fasilitator kabupaten dilakukan oleh Spesialis provinsi (khususnya FMS) dan Korprov dengan ketentuan sebagai berikut : i. selain kecamatan yang sudah diaudit baik oleh FMS maupun oleh Fasilitator Kabupaten. lokasi yang tidak pernah ada laporan masalah. (3) Melakukan spot check terhadap kabupaten/kecamatan yang sudah diperiksa dan dilakukan penilaian oleh Spesialis FMS dan fasilitator kabupaten. juga dapat ditentukan dengan mempertimbangkan besar kecilnya tingkat resiko. 2.

lokasi yang dianggap paling baik. b. lokasi yang tidak pernah ada laporan masalah. iv. Penilaian dilakukan pada saat suatu tahapan telah selesai dilaksanakan (bertahap) atau pada akhir pelaksanaan PNPM MP dengan memeriksa dokumen. ii. Lokasi yang menjadi sampel baik kecamatan maupun desa dapat ditentukan dengan mempertimbangkan besar kecilnya tingkat resiko. Melakukan wawancara dengan fasilitator kabupaten berkaitan dengan sistem pengawasan dan pengendalian internal yang telah mereka lakukan serta memeriksa laporan hasil audit. lokasi yang jarang dijadikan sampel audit/jarang disupervisi. Tahapan pelaksanaan : a. lokasi yang tingkat penyerapan dananya sudah besar. Papua dan Papua Barat adalah 75 % mengacu tabel tersebut di atas. dll. Maluku Utara. iii. Panduan Audit Internal Page 9 .PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MANDIRI PERDESAAN Diatas 50 s/d 100 kecamatan Diatas 100 s/d 200 kecamatan Diatas 200 kecamatan Minimal 40 % lokasi kecamatan Minimal 30 % lokasi kecamatan Minimal 20 % lokasi kecamatan (2) Target khusus lokasi untuk provinsi : Maluku. klarifikasi langsung kepada pelaku serta validasi langsung ke lapangan (misalnya untuk kegiatan sarana prasarana). Lokasi sasaran audit provinsi dilakukan secara berimbang 50 % merupakan lokasi spot check terhadap pelaksanaan audit internal oleh Fasilitator Kabupaten dan 50 % merupakan audit yang dilakukan oleh FMS sendiri.

proses pengadaan barang dan jasa serta pengelolaan dana bergulir.Pemberdayaan. selanjutnya disebut fasilitator kabupaten). Dalam pelaksanaan auditnya sendiri. Audit Internal yang dilakukan oleh fasilitator di tingkat kabupaten (Fasilitator Kabupaten . Fasilitator Kabupaten – Teknik dan Fasilitator Kabupaten Keuangan. mekanismenya ditentukan sebagai berikut : Adapun (1) Objek pelaksanaan audit adalah seluruh kecamatan yang ada di wilayah kabupaten dengan penilaian dapat dilakukan secara sampling terhadap beberapa desa atau seluruh desa di setiap kecamatan (tergantung jumlah desa) dengan cakupan pendanaan mencapai minimal 60 % BLM.PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MANDIRI PERDESAAN c. Khusus untuk lokasi yang sudah diaudit dan dilakukan penilaian oleh fasilitator kabupaten. merupakan audit internal terhadap proses pelaksanaan kegiatan PNPM MP dari mulai tahap perencanaan sampai pemeliharaannya termasuk pengelolaan dananya. Pelaksanaan Audit Internal oleh Fasilitator Kabupaten i. proses audit merupakan penilaian terhadap kualitas pelaksanaan audit internal dengan objek proses pelaksanaan kegiatan program (implementasi program) sekaligus penilaian tindak lanjut temuan internal audit. Melakukan audit terhadap kecamatan sesuai dengan target kecamatan. atau mendapatkan hasil temuan baru. 3. Penentuan sampel desa dapat Panduan Audit Internal Page 10 . fasilitator yang ada di kabupaten dapat membagi tugas dan fokus audit berdasarkan bidang kompetensinya. Proses audit dapat dilakukan secara bertahap setiap bulan dengan fokus audit sesuai dengan kebutuhan.

Melakukan audit internal dengan seluruh fokus audit secara bertahap setiap bulan dengan faktor-faktor penilaian disesuaikan dengan perkembangan pelaksanaan. seperti review internal terhadap pengelolaan kas dan rekening baik yang ada di UPK maupun TPK. (3) Tindak lanjut terhadap temuan Audit Internal dengan Fokus Audit Dana BLM dan Dana Bergulir pada tingkat kecamatan dan desa melalui implementasi pengendalian internal dalam pengelolaan dana/keuangan dilakukan oleh fasilitator kecamatan dengan Panduan Audit Internal Page 11 .PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MANDIRI PERDESAAN dilakukan dengan mempertimbangkan masalah. (3) Sebelum melakukan audit. ii. (2) Khusus untuk pelaksanaan Audit Dana BLM dan Audit Dana Bergulir dilakukan secara reguler per triwulan dengan memberikan scoring yang sesuai dengan ketentuan penilaian dalam setiap indikator. klarifikasi langsung kepada pelaku serta validasi langsung ke lapangan (misalnya untuk kegiatan sarana prasarana). fasilitator kabupaten melakukan evaluasi seluruh pelaporan yang dilaporkan oleh fasilitator kecamatan kemudian melakukan wawancara dengan fasilitator kecamatan dan UPK berkaitan dengan sistem pengawasan dan pengendalian internal (keuangan maupun kegiatan) yang telah mereka lakukan. kebutuhan dan kondisi pelaksanaan tahapan di lapangan. (1) Seluruh Fokus Audit minimal dilakukan satu kali pelaksanaan audit internal dalam Perlaksanaan Tahun Anggaran tertentu. tingkat resiko timbulnya (2) Penilaian dilakukan pada saat suatu tahapan telah selesai dilaksanakan (bertahap) atau pada akhir pelaksanaan PNPM MP dengan memeriksa dokumen. Supervisi tindak lanjut temuan terhadap Audit Dana BLM dan Audit Dana Bergulir dilakukan dengan pemeriksaan dana perlu dilakukan secara rutin dan kontinyu minimal sebulan sekali oleh fasilitator kabupaten.

Setiap perlaksanaan audit harus dibuat laporan yang mengacu pada Panduan Laporan Hasil Audit. Panduan Audit Internal Page 12 . administrasi kelompok. bukti-bukti transaksi. terutama bila temuan tersebut menyangkut adanya indikasi permasalahan misalnya penyalahgunaan dana yang belum dapat diketahui secara pasti jumlah dan pelaku-pelakunya. buku inventaris. 3. Laporan mencakup pada jumlah temuan. Pengembangan Hasil Temuan Audit Internal Pengembangan terhadap hasil temuan audit internal dapat dilakukan. dll). dan rekomendasi yang dilakukan secara berjenjang. serta seluruh TPK dan kelompok peminjam yang mengelola dana program maupun dana bergulir secara bertahap namun terusmenerus. buku rekening.PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MANDIRI PERDESAAN pengawasan dan pemeriksaan rutin (review internal) terhadap laporan keuangan serta pengadministrasiannya (buku kas.Hasil Temuan Audit 1. B. Pengawasan dan pemeriksaan ini wajib dilakukan terhadap UPK minimal 2 minggu sekali. lokasi . Kegiatan audit lanjutan terhadap temuan tersebut bisa dilakukan oleh tim audit internal NMC. administrasi TPK. 2. Temuan Audit Temuan audit adalah masalah-masalah penting (material dan substantial) yang ditemukan selama pelaksanaan audit berlangsung dan masalah tersebut pantas untuk dikemukakan dan dikomunikasikan dengan pelaku obyek yang diaudit karena mempunyai dampak terhadap perbaikan kinerja. spesialis provinsi atau fasilitator kabupaten. Pelaporan dan Tindak Lanjut Audit Internal Pelaksanaan Program. buku bank. Laporan Hasil Audit Setiap proses pelaksanaan Audit Internal dilaporkan dalam Laporan Hasil Audit yang mengacu pada ketentuan Lembar Kerja.

Evaluasi Proses Audit dan Hasil Tindak Lanjut Setiap akhir tahun anggaran. Jika temuan audit berdampak negatif terhadap program dan berpotensi merugikan masyarakat maka monitoring dilakukan oleh Spesialis Penanganan Masalah baik di tingkat provinsi maupun nasional/pusat melalui laporan penanganan masalah. Oleh karena itu. Selain itu. monitoring juga dapat dilakukan oleh supervisor dari konsultan/fasilitator yang mendapatkan rekomendasi untuk melakukan tindak lanjut hasil audit. sangat bermanfaat untuk pengembangan Panduan Audit Internal Page 13 . Sedangkan evaluasi terhadap proses audit internal sistem audit internal itu sendiri. dilakukan evaluasi terhadap hasil tindak lanjut dari temuan audit termasuk proses audit. Monitoring terhadap hasil audit spesialis provinsi dilakukan oleh Korprov atau spesialis yang mendapatkan rekomendasi atau mendapatkan tugas untuk melakukan tindak lanjut. Sedangkan pihak yang diaudit harus melaksanakan/menyelesaikan hal-hal yang direkomendasikan dalam laporan audit. 5.PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MANDIRI PERDESAAN 4. Evaluasi terhadap hasil tindak lanjut dapat digunakan sebagai masukan terhadap perbaikan kebijakan atau program PNPM MP selanjutnya. masalah-masalah yang merupakan hasil temuan audit internal harus dilaporkan juga dalam laporan penanganan masalah. Yang dimaksud dengan tindak lanjut hasil audit adalah langkah-langkah yang harus diambil baik oleh auditor maupun pihak yang diaudit berdasarkan laporan audit. Tindak Lanjut Hasil Audit Internal Konsultan Provinsi dan Fasilitator Kabupaten melakukan monitoring terhadap tindak lanjut hasil audit internal dan rekomendasinya yang dilakukan secara berjenjang. mulai dari laporan fasilitator kabupaten hingga ke NMC. Hal yang harus dilakukan auditor adalah mengidentifikasi dan mendokumentasikan kemajuan pihak yang diaudit dalam menyelesaikan/melaksanakan rekomendasi audit.

Berkas dan dokumen laporan tersebut tetap menjadi dokumentasi fasilitator kabupaten (dalam kebutuhan khusus Korprov dan NMC dapat meminta dokumen laporan tersebut) dan akan selalu diperiksa pada saat konsultan provinsi atau NMC melakukan supervisi. Mekanisme Pelaporan Audit Internal. Hasil pelaksanaan Audit Internal disampaikan kepada Satker Pusat dalam bentuk Laporan Unit Bidang Audit Internal dilampiri dengan rekomendasi. Setiap kabupaten diwajibkan untuk mengirimkan Laporan Hasil Audit secara periodik setiap bulan dengan melakukan review dan membuat kesimpulan tentang hasil audit terhadap pelaksanaan proses PNPM MP dan pengelolaan keuangan di kabupatennya dan dikirim dikirim ke Korprov untuk direview oleh Spesialis FMS. Selanjutnya laporan kabupaten ini akan dikompilasi per provinsi untuk dikirim ke NMC. Laporan Audit oleh Spesialis FMS dan konsultan provinsi merupakan laporan hasil audit internal dan pengendalian internal implementasi audit internal yang dilakukan oleh fasilitator kabupaten dan kecamatan serta laporan mengenai kasus-kasus yang menjadi temuannya.PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MANDIRI PERDESAAN C. Laporan Audit Provinsi. Laporan ini tetap menjadi dokumentasi di Spesialis FMS dan akan digabungkan dengan hasil audit fasilitator kabupaten untuk kemudian direview hingga menjadi Laporan Hasil Internal Audit Provinsi yang disampaikan kepada NMC dalam bentuk pelaporan sebagai berikut : a) Laporan Konsolidasi Kabupaten pada masing-masing provinsi adalah laporan yang bersifat konsolidasi dari kabupaten-kabupaten dibawah Panduan Audit Internal Page 14 . Pelaporan dilakukan secara berjenjang sebagai berikut : 1. monitoring dan audit ke lapangan. Laporan Audit Kabupaten Dokumen hasil pelaksanaan audit internal (dalam bentuk lembar langkah kerja) yang dilakukan oleh fasilitator kabupaten merupakan laporan hasil audit terhadap beberapa indikator/parameter audit pada kecamatankecamatan yang dikunjungi setiap aktifitas audit. 2.

sehingga FMS/Korprov dapat melakukan analisa kualitas implementasi Audit Internal pada wilayah masing-masing dan menilai kualitas implementasi program. Laporan Audit NMC Laporan Audit NMC merupakan laporan hasil pelaksanaan Unit Audit Internal dan laporan konsolidasi nasional . Panduan Audit Internal Page 15 .PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MANDIRI PERDESAAN supervisinya. Laporan Sampling Pelaksanaan Audit Internal dan Laporan Audit tujuan Khusus. Laporan terdiri dari : a) Laporan Konsolidasi Nasional adalah laporan yang bersifat konsolidasi laporan dari provinsi terhadap pelaksanaan audit internal yang terdiri dari Laporan Konsolidasi Kabupaten dan Laporan Konsolidasi Hasil Audit Provinsi b) Laporan Unit Internal Audit adalah laporan Unit terdiri dari konsolidasi laporan audit internal semua spesialis Audit Internal yang dapat memberikan gambaran tentang pelaksanaan audit internal yang terdiri dari : Laporan Audit Dukungan Program. b) Laporan Hasil Audit Provinsi adalah laporan realisasi Audit Internal yang dilakukan oleh Tim Provinsi yang mrencakup spot check dan realisasi Audit Internal 3.

Penilaian mengenai ketaatan terhadap prinsip dan prosedur PNPM MP yang tercantum dalam Petunjuk Teknis Operasional PNPM MP 2. B.PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MANDIRI PERDESAAN BAGIAN III PANDUAN PELAKSANAAN AUDIT PROSES PERENCANAAN A. Tujuan Umum Audit Proses Perencanaan Secara umum tujuan atas audit proses perencanaan kegiatan PNPM MP adalah untuk memberikan penilaian dan rekomendasi terhadap kualitas perencanaan dari mulai MAD Sosialisasi sampai dengan MAD Penetapan Usulan serta penerapan prinsip-prinsip PNPM MP dalam setiap tahapan proses perencanaan. Penilaian terhadap administrasi kegiatan (non keuangan). Ruang Lingkup Audit Audit meliputi pemeriksaan dan penilaian terhadap hal-hal yang dianggap perlu yang berkaitan dengan pelaksanaan setiap tahapan perencanaan dan implementasi dari prinsip-prinsip PNPM MP. serta memenuhi prinsip-prinsip PNPM MP. Panduan Audit Internal Page 16 . Untuk meyakinkan bahwa proses seluruh tahapan dalam proses perencanaan telah dilakukan dengan baik dan matang. 3. metode/media/materi yang digunakan. 2. Penilaian terhadap pencapaian tujuan dan kualitas pelaksanaan dari setiap tahapan perencanaan. yang mencakup : 1. Untuk meyakinkan bahwa seluruh tahapan dalam proses perencanaan telah dilaksanakan sesuai dengan ketentuan dalam Petunjuk Teknis Operasional (PTO) PNPM MP serta penegasan-penegasan teknis yang ada. baik dari sisi peserta. C. output dan dokumen yang dihasilkan. Tujuan Khusus Audit 1. serta kualitas forum dan partisipasi peserta musyawarah.

Panduan Audit Internal Page 17 . PjOK. seperti: Tim Koordinasi Kabupaten. 3 orang tokoh masyarakat (sekurang-kurangnya 3 dari 6 wakil tersebut adalah perempuan) serta anggota masyarakat lainnya yang berminat untuk hadir. pendanaan. Camat. 2 orang wakil dari BPD/nama lain (jika sudah ada). 3) Tersosialisasikannya cara pemetaan RTM dan kegunaannya. 6) Disepakatinya mekanisme MAD serta terpilihnya ketua rapat. cara penanganan masalah. pemantauan dan evaluasi. kebijakan. Parameter Penilaian Proses Perencanaan 1. serta pola penyampaian informasi. 2) Tersosialisasikannya cara pengambilan keputusan di tingkat desa atau antar desa.PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MANDIRI PERDESAAN D. pokokpokok kesepakatan dalam penyelenggaraan musyawarah dan penetapan anggota tim perumus. UPK dan Fasilitator Kecamatan. Penilaian/Audit atas Proses MAD Sosialisasi Parameter dalam melakukan audit sebagai berikut : a) Kegiatan MAD sosialisasi dihadiri oleh 6 orang wakil dari setiap desa: Kepala Desa. 10) Tersusunnya Rencana Penggunaan DOK Perencanaan dan DOK Pelatihan Masyarakat. 4) Tersosialisasikannya konsep BKAD. 5) Tersosialisasikannya perencanaan partisipatif di desa dengan pola MMDD. 9) Tersosialisasikannya hasil evaluasi terhadap pelaksanaan PNPM MP tahun sebelumnya. 7) Disepakatinya jadwal MD sosialisasi dan waktu penyusunan detai desain dan RAB usulan kegiatan di setiap desa. b) Kegiatan pertemuan antar desa di kecamatan telah dilaksanakan dengan hasil yang diharapkan adalah: 1) Tersosialisasikannya tujuan. prinsip. wakil instansi sektoral kecamatan. 8) Tersosialisasikannya rencana pembentukan UPK dan BPUPK serta tugas dan kewenangan masing-masing. proses dan prosedur PNPM MP. organisasi.

4) Ditetapkannya BPD sebagai lembaga pengawas PNPM MP di tingkat desa. 5) Dibentuknya tim pemantau dari unsur masyarakat. pendanaan. d) Kualitas forum baik. LSM/ormas. tokoh agama serta sebanyak mungkin anggota masyarakat desa lainnya termasuk anggota masyarakat yang paling miskin dan perempuan. kebijakan. prinsip. wakil RTM desa. LPM. 2. tidak ada peserta yang mendominasi. b) Kegiatan musyawarah desa sosialisasi telah dilaksanakan dengan hasil yang diharapkan adalah: 1) Tersosialisasikannya informasi PNPM MP yang meliputi tujuan. organisasi. tokoh masyarakat. e) Waktu pelaksanaan efisien sesuai dengan kebutuhan untuk mewujudkan musyawarah yang efektif (tujuan musyawarah tercapai). wakil perempuan. Jadwal Musdes Sosialisasi. hampir semua peserta berpartisipasi. serta pertanyaan-pertanyaan yang diajukan peserta sesuai dengan masalah yang dibahas. 2) Adanya pernyataan kesanggupan atau kesediaan desa untuk mematuhi dan melaksanakan ketentuan PNPM MP 3) Terpilihnya Ketua. RPD DOK Perencanaan dan DOK Pelatihan Masyarakat.PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MANDIRI PERDESAAN c) Dokumen yang dihasilkan : Berita Acara Hasil Keputusan Musyawarah. Panduan Audit Internal Page 18 . Sekretaris dan Bendahara TPK. 8) Disepakatinya pembuatan dan lokasi pemasangan papan informasi serta media informasi lainnya. Penilaian/Audit atas Proses Musyawarah Desa (Musdes) Sosialisasi Parameter dalam melakukan audit sebagai berikut : a) Kegiatan Musdes sosialisasi dihadiri oleh Kepala Desa dan aparat desa. proses dan prosedur PNPM MP serta keputusan-keputusan yang dihasilkan dalam MAD Sosialisasi. 6) Dipilih dan ditetapkannya kader desa dan kader teknik 7) Disepakati dan ditetapkannya jadwal Musdes Perencanaan. anggota BPD atau sebutan lainnya.

7) Memahami instrumen pemetaan RTM basis dusun secara partisipatif. materi. 5) Memahami administrasi dan pelaporan yang diperlukan serta memapu menyusun rencana kerja untuk melakukan peran dan tugasnya. Surat Pernyataan Kesanggupan Desa untuk berpartisipasi dalam PNPM MP. 2) Memahami peran dan tugasnya. Penilaian/Audit atas Pelatihan Pelaku Tingkat Desa (KPMD dan TPK) Parameter dalam melakukan audit sebagai berikut : a) Kegiatan pelatihan diikuti oleh peserta yang terdiri dari kader desa (KPMD). serta pertanyaan-pertanyaan yang diajukan peserta sesuai dengan masalah yang dibahas. hampir semua peserta berpartisipasi. 4) Terampil memberikan pendampingan dan pembimbingan kepada masyarakat. c) Metode. b) Kegiatan pelatihan pelaku tingkat desa yang dilaksanakan telah berjalan dengan efektif sehingga peserta : 1) Memahami tentang latar belakang. pola penyampaian informasi.PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MANDIRI PERDESAAN c) Dokumen yang dihasilkan: Berita Acara Hasil Keputusan Musyawarah. pola penanganan masalah serta pola pemantauan dan evaluasi. kebijakan dan tahapan atau mekanisme PNPM MP. media serta alat bantu yang digunakan sudah tepat serta sesuai dengan hasil yang diharapkan dari pelatihan pelaku tingkat desa. 3) Terampil dalam melakukan tehnik-tehnik fasilitasi pertemuan masyarakat termasuk perencanaan desa secara partisipatif. 3. tidak ada peserta yang mendominasi. prinsip. e) Waktu pelaksanaan efisien sesuai dengan kebutuhan untuk mewujudkan musyawarah yang efektif (tujuan musyawarah tercapai). 6) Memahami langkah-langkah fasilitasi dalam rangka MMDD. diagram Venn kelembagaan masyarakat. d) Kualitas forum baik. tujuan. Panduan Audit Internal Page 19 . kader teknik dan TPK yang telah terpilih dalam musyawarah desa sosialisasi.

2) Kelompok–kelompok informal di masyarakat seperti. atau campuran) yang tergabung dalam: 1) Ikatan kemasyarakatan yang berlatar belakang wilayah seperti. tidak ada peserta yang mendominasi. misalnya kaya. perempuan. daya lokal Panduan Audit Internal Page 20 . miskin). kelompok arisan. 3) Pengelompokan masyarakat lainnya sesuai kondisi setempat. dengan hasil: dipahaminya hal-hal pokok tentang PNPM MP. menengah. Penilaian/Audit atas Penggalian Gagasan Parameter : a) Pertemuan dihadiri oleh warga masyarakat (laki-laki. 2) musyawarah penggalian gagasan. kelompok keagamaan. hampir semua peserta berpartisipasi.PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MANDIRI PERDESAAN d) Waktu pelaksanaan efisien sesuai dengan kebutuhan untuk mewujudkan musyawarah yang efektif (tujuan pelatihan tercapai). RT/RW/RK/Dusun/Kampung atau yang lainnya. adanya gagasan-gagasan kegiatan maupun visi ke depan masyarakat untuk mengatasi permasalahan dan penyebab kemiskinan berdasarkan potensi dan sumber yang dimiliki c) Kualitas forum baik. serta pertanyaan-pertanyaan yang diajukan peserta sesuai dengan masalah yang dibahas. b) Pertemuan penggalian gagasan sbb: 1) diawali dengan penentuan klasifikasi kesejahteraan (mengelompokkan penduduk desa dalam kategori tingkatan ekonomi menurut harus merupakan rangkaian kegiatan kriteria/istilah setempat. kelompok usaha bersama. pemetaan kelembagaan yang ada di dusun/desa (diagram Venn kelembagaan). serta pemetaan RTM partisipatif. 4. pemetaan sosial (membuat peta sosial dusun).

daftar nama KK RTM). diagram Venn hasil pemetaan kelembagaan. e) Peta sosial yang dibuat telah digunakan sebagai alat bantu dalam menggali gagasan masyarakat dalam menentukan kegiatan-kegiatan apa saja yang dapat memenuhi kebutuhan dan berguna bagi mayoritas keluarga miskin. c) Metode yang digunakan dalam MKP adalah analisis penyebab kemiskinan yang bertujuan untuk mengajak perempuan mencari permasalahan penyebab kemiskinan yang seringkali dirasakan dalam kehidupan seharihari kemudian mencari akar masalahnya serta gagasan kegiatan apa saja yang dapat mengatasi masalah tersebut dari sudut pandang perempuan. b) Kegiatan musyawarah desa khusus perempuan telah dilaksanakan dengan hasilnya adalah gagasan-gagasan. Daftar Gagasan. kegiatan dan visi ke depan dari kelompok perempuan di desa dalam mengatasi penyebab kemiskinan. Hasil Pemetaan RTM partisipatif (kriteria RTM. f) Waktu pelaksanaan efisien sesuai dengan kebutuhan untuk mewujudkan musyawarah yang efektif (tujuan pertemuan tercapai). 5. ditetapkannya usulan kegiatan SPP jika ada gagasan tentang kegiatan tersebut.PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MANDIRI PERDESAAN d) Dokumen yang dihasilkan: Berita Acara Keputusan Hasil Musyawarah. Penilaian/Audit atas Musyawarah Desa Khusus Perempuan Parameter : a) Kegiatan Musdes Khusus Perempuan dihadiri oleh kaum perempuan dengan tingkat partisipasi baik secara kuantitas maupun kualitas cukup tinggi. Peta Sosial. d) Waktu pelaksanaan efisien sesuai dengan kebutuhan untuk mewujudkan musyawarah yang efektif (tujuan musyawarah tercapai). ditetapkan usulan lain di luar SPP yang merupakan aspirasi perempuan serta terpilihnya calon-calon wakil perempuan yang akan hadir dalam MAD perencanaan. Panduan Audit Internal Page 21 .

Penilaian/Audit atas Musyawarah Desa (Musdes) Perencanaan Parameter : a) Kegiatan Musyawarah dihadiri oleh : Kepala Desa dan aparat desa. terpilihnya minimal satu orang untuk calon Pengurus UPK serta calon pengamat serta wakil-wakil desa yang akan hadir dalam MAD prioritas usulan yang terdiri dari kepala desa. tokoh masyarakat di desa. Fasilitator meliputi kader desa dan/ atau FK. Panduan Audit Internal Page 22 . disyahkannya usulan kegiatan hasil MKP yang terdiri dari usulan kegiatan sarana prasarana dasar atau kegiatan peningkatan kualitas hidup masyarakat (kesehatan dan pendidikan) serta usulan kegiatan SPP jika ada. c) Metode yang digunakan untuk menyusun skala prioritas adalah menggunakan alat prioritas gagasan yang hasilnya berupa table penilaian gagasan. terpilihnya TPU. sebanyak mungkin anggota masyarakat desa lainnya yang berminat untuk hadir. ditetapkannya satu usulan kegiatan sarana prasarana dasar atau kegiatan peningkatan kualitas hidup masyarakat (kesehatan dan pendidikan). anggota Badan Perwakilan Desa. b) Kegiatan musyawarah desa perencanaan telah dilaksanakan dengan hasil sesuai yang diharapkan dalam PTO yaitu tersusunnya peta sosial desa dan prioritas kegiatan dari hasil penggalian gagasan.PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MANDIRI PERDESAAN 6. tidak ada peserta yang mendominasi. serta pertanyaan-pertanyaan yang diajukan peserta sesuai dengan masalah yang dibahas. d) Kualitas forum baik. hampir semua peserta berpartisipasi. ditetapkannya usulan-usulan kegiatan yang akan diajukan pendanaannya melalui sumber dana lain. 4 orang wakil masyarakat (minimal 3 perempuan dari 6). ketua TPK. e) Waktu pelaksanaan efisien sesuai dengan kebutuhan untuk mewujudkan musyawarah yang efektif (tujuan musyawarah tercapai).

kelayakan paket rangkaian kegiatan yang Panduan Audit Internal Page 23 . memastikan bahwa bantuan pendidikan diusulkan bersifat multiyears. b) Kegiatan verifikasi usulan dilakukan oleh Tim Verifikasi yang dibentuk di tingkat kecamatan dengan beranggotakan 5 – 10 orang yang memiliki keahlian sesuai usulan kegiatan. b) Tersajinya dokumen proposal usulan kegiatan desa yang telah disetujui dalam musya-warah desa perencanaan dan musyawarah desa khusus perempuan. 8. Penilaian/Audit atas Verifikasi Parameter : a) Kegiatan verifikasi telah dilakukan dengan dibuktikan adanya laporan hasil verifikasi yang memuat hasil penilaian dan rekomendasinya. 2) Untuk verifikasi usulan kegiatan kesehatan sudah memperhatikan: kesesuaian antar bentuk kegiatan dengan permasalahan kesehatan yang dihadapi masyarakat. termasuk data dan isian formulir pendukungnya.PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MANDIRI PERDESAAN 7. 1) Untuk memverifikasi usulan kegiatan pendidikan sudah memperhatikan: pendataan calon penerima sudah dilakukan oleh FD. c) Hasil verifikasi sesuai dengan kriteria penilaian usulan yaitu lebih bermanfaat bagi masyarakat. Penilaian/Audit atas Penulisan Usulan Desa Parameter : a) Kegiatan penulisan usulan dilakukan oleh Tim Penulis Usulan yang telah dipilih dalam musdes perencanaan. mendesak untuk dilaksanakan. Kadus dan Komite Sekolah. mengadakan dialog dengan pihak sekolah. d) Indikator yang diverifikasi dalam kegiatan verifikasi untuk setiap jenis usulan kegiatan telah sesuai dengan indikator yang ditentukan dalam PTO. tingkat keberhasilan dan keberlanjutan cukup tinggi serta didukung oleh sumber daya yang ada di masyarakat. bisa dikerjakan oleh masyarakat.

instansi dinas terkait tingkat kecamatan. calon pengurus UPK. kualitas pinjaman. jumlah manfaat dan golongan pemanfaat. c) Penyusunan prioritas usulan kegiatan telah didasarkan atas kriteria usulan kegiatan sebagaimana yang digunakan oleh tim verifikasi dalam menilai usulan kegiatan. 4 orang wakil masyarakat (3 diantaranya perempuan). 3) Untuk verifikasi usulan kegiatan SPP sudah memperhatikan: pengalaman kegiatan simpan pinjam. administrasi dan pengelolaan. kesesuaian jumlah biaya dengan sasaran. dan anggota masyarakat lainnya yang berminat untuk hadir. 4) Untuk verifikasi usulan kegiatan sarana prasarana sudah memperhatikan: hasil survey dan pengukuran. Ketua Tim Pelaksana. kesesuaian bahan dan alat yang akan digunakan. b) Kegiatan MAD Prioritas Usulan telah menghasilkan susunan/daftar prioritas usulan sesuai skala prioritas kelayakan dan kebutuhan masyarakat. kesesuaian bentuk pengorganisasian dan pengelolaan kegiatan. Panduan Audit Internal Page 24 . Sekretaris dan Bendahara). kondisi simpan pinjam (permodalan. penilaian khusus rencana kegiatan. 9. daftar pengurus UPK terpilih (Ketua. likuiditas. Tim Pengamat. pendapatan. 6 orang wakil per desa: Kepala Desa. persyaratan kelompok. ada sanksi-sanksi yang akan diterapkan dalam pelaksanaan PNPM MP di kecamatan tersebut serta adanya jadwal musyawarah desa III.PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MANDIRI PERDESAAN dikembangkan. Penilaian/Audit atas Musyawarah Antar Desa (MAD) Prioritas Usulan Parameter : a) Kegiatan MAD dihadiri oleh Camat dan staf terkait. penilaian calon pemanfaat apakah sesuai dengan peta sosial golongan masyarakat miskin.

e) Usulan kegiatan prasarana termasuk rencana pelaksanaan kegiatan dan rencana pengadaan bahan yang diajukan telah memenuhi beberapa criteria tehnik dan aspek lingkungan yang mencakup komponen RAB menyertakan dan swadaya dan dilampiri surat pernyataan kesanggupan memberikan swadaya senilai yang tercantum dalam RAB. c) Desain RAB yang sudah dibuat telah diperiksa dan disertifikasi oleh FT dan KM Tehnik. serta pertanyaan-pertanyaan yang diajukan peserta sesuai dengan masalah yang dibahas. survey harga material yang dibuktikan dengan adanya daftar harga material minimal dari 3 toko serta survey untuk material yang bisa diadakan/dipenuhi oleh masyarakat setempat (material lokal).PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MANDIRI PERDESAAN d) Kualitas forum baik. kegiatan sesuai dengan standar lingkungan dan kelayakan teknis serta meminimalkan ganti rugi lahan serta menghindari penggusuran penduduk. bila ada biaya ganti rugi harus mengikuti standar setempat namun tidak boleh Panduan Audit Internal Page 25 . 10. e) Waktu pelaksanaan efisien sesuai dengan kebutuhan untuk mewujudkan musyawarah yang efektif (tujuan musyawarah tercapai). b) Sebelum dibuat desain RAB terlebih dahulu sudah dilakukan survey dan pengukuran lokasi. Daftar harga hasil survey dijadikan dasar dalam penentuan harga di RAB serta penentuan proses pengadaan barang (perlu dilelang atau tidak). Penilaian/Audit atas Pembuatan Rencana Pelaksanaan Kegiatan dan Desain RAB Parameter : a) Pembuatan desain RAB dilakukan oleh Tim Penulis Usulan bersama Kader Tehnis dengan dibimbing oleh FK dan FT. d) Untuk beberapa jenis prasarana misalnya sumur bor terlebih dahulu telah dilakukan pengujian/survey keberadaan air di lokasi yang direncanakan serta pengujian terhadap debit dan kualitas air yang dihasilkan. hampir semua peserta berpartisipasi. tidak ada peserta yang mendominasi.

Panduan Audit Internal Page 26 . b) Keputusan pendanaan mengacu pada peringkat usulan yang telah dibuat pada saat musyawarah antar desa prioritas usulan. susunan rencana kerja dan tindak lanjut berupa usulan yang tidak terdanai dalam PNPM MP akan diusulkan dalam Musrenbang Kabupaten. c) Selain ada daftar usulan-usulan yang terdanai juga ada kesepakatan sanksi-sanksi yang akan diberlakukan selama pelaksanaan musyawarah yang dibuktikan dalam notulen dan berita acara. Penilaian/Audit atas Musyawarah Antar Desa (MAD) Penetapan Usulan Parameter : a) Kegiatan penetapan usulan yang akan didanai melalui PNPM MP telah diambil dalam suatu Musyawarah antar desa penetapan usulan yang dihadiri oleh Camat dan staf terkait. tata cara perguliran. serta pertanyaan-pertanyaan yang diajukan peserta sesuai dengan masalah yang dibahas. tidak ada peserta yang mendominasi. hampir semua peserta berpartisipasi. d) Kualitas forum baik. seluruh FD dan Pendamping Lokal serta anggota masyarakat lainnya yang berminat untuk hadir . instansi dinas terkait. 6 orang wakil desa. 11. persiapan pelatihan dan identifiksi sumber dana yang akan digunakan. pengurus UPK. g) Telah ada sosialisasi desain RAB dalam forum musyawarah desa yang difasilitasi oleh TPU yang dibuktikan dengan notulen dan berita acara pertemuan. Ketua dan sekretaris MAD.PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MANDIRI PERDESAAN dialokasikan dari dana PNPM MP. Tim Pengamat. e) Waktu pelaksanaan efisien sesuai dengan kebutuhan untuk mewujudkan musyawarah yang efektif (tujuan musyawarah tercapai). ada rencana pemeliharaan yang mencakup tugas tim pemelihara. f) Waktu penyusunan efisien sesuai dengan kebutuhan.

foto 0% dari kegiatan yang akan dibangun/ dikerjakan Panduan Audit Internal Page 27 . c) Kualitas forum baik.PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MANDIRI PERDESAAN 12. 13. 3) kesepakatan sanksi. musdes ini telah menghasilkan: 1) susunan lengkap TPK. d) Waktu pelaksanaan efisien sesuai dengan kebutuhan untuk mewujudkan musyawarah yang efektif (tujuan musyawarah tercapai). 5) besar insentif pekerja dan cara pembayaran. Ceklis Masalah Dampak Lingkungan. dan diketahui Kepala Desa dan Camat atas nama Bupati serta dilampiri dengan Proposal usulan kegiatan. tidak ada peserta yang mendominasi. b) Surat Perjanjian Pemberian Bantuan (SPPB) telah dibuat oleh Ketua TPK. PjOK dan Ketua UPK. hampir semua peserta berpartisipasi. 4) kesepakatan realisasi swadaya. jadwal pelaksanaan. RAB detail per kegiatan. Dokumen SPPB komitmen sumbangan dari masyarakat. 2) kesepakatan jadwal pelaksanaan tiap kegiatan. Penilaian/Audit atas Pengesahan Alokasi Bantuan oleh Camat dan Pengesahan Parameter : a) Surat Penetapan Camat (SPC) atas keputusan musyawarah antar desa kedua telah di-buat telah dibuat oleh Camat atas nama Bupati. 6) tersosialisasi dan difahaminya mekanisme pengadaan bahan dan alat. 7) ada tim khusus pemantau pelaksanaan. Penilaian/Audit atas Musyawarah Desa (Musdes) Informasi Hasil MAD Parameter : a) Hasil penetapan alokasi dana PNPM MP yang diputuskan dalam Musyawarah Antar Desa Penetapan Usulan telah disebarluaskan baik di desa yang mendapatkan dana maupun yang tidak. b) Bagi desa-desa yang usulannya terdanai. serta pertanyaan-pertanyaan yang diajukan peserta sesuai dengan masalah yang dibahas.

76 – 90 = memadai (M) dan 91 – 100 = sangat memadai (SM). Unsur yang hadir dari setiap desa dan kecamatan telah memenuhi syarat Ada notulensi. (Dokumen ref. Tingkat kehadiran mencapai kuorum. Penilaian terhadap Parameter 1. Peserta musyawarah aktif. Materi kegiatan Musyawarah Antar Desa (MAD) Sosialisasi telah sesuai dengan tujuan dan hasil yang harus dicapai dalam MAD Sosialisasi. Terdapat media dan metode yang digunakan dalam MAD Sosialisasi . Langkah Kerja Langkah kerja merupakan hal-hal yang perlu dilakukan dalam rangka melakukan penilaian terhadap audit proses perencanaan sesuai dengan parameter yang telah ditentukan di atas. terlebih dahulu ditentukan lokasi/kecamatan/desa yang akan dijadikan benchmark/tolok ukur dalam fokus audit perencanaan ini. Kesimpulan akhir dari hasil penilaian terhadap suatu kegiatan merupakan nilai rata-rata dari keseluruhan parameter yang dinilai yang disampaikan secara kuantitatif dan disertai dengan penilaian secara kualitatif. 61 – 75 cukup memadai (CM). Tolok ukur ini untuk selanjutnya dapat dijadikan sebagai pembanding dalam menilai lokasi/kecamatan/desa lainnya.PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MANDIRI PERDESAAN E. 51 – 60 = kurang memadai (KM). : Notulensi) a) b) c) d) Panduan Audit Internal Page 28 . Catatan Temuan T K C M S M M M M No. apakah ada di atas atau di bawahnya. Ada berita acara hasil musyawarah. Untuk memberikan penilaian terhadap paramater-paramater dalam fokus audit proses perencanaan. Penilaian dilakukan secara kuantitatif (angka) dengan range score antara 0 – 50 = tidak memadai (TM). Musyawarah Antar Desa (MAD) Sosialisasi Ada daftar hadir.

Peserta perempuan aktif. Materi kegiatan Musyawarah Desa (MD) Sosialisasi telah sesuai dengan tujuan dan hasil yang harus dicapai dalam MD Sosialisasi Terdapat media dan metode yang digunakan dalam MD Sosialisasi .PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MANDIRI PERDESAAN No. Peserta musyawarah faham terhadap apa yang disosialisasikan dalam MD Sosialisasi. Peserta musyawarah faham terhadap apa yang disosialisasikan dalam MAD Sosialisasi. Peserta musyawarah aktif. Unsur yang hadir memenuhi syarat Ada notulensi. Penilaian terhadap Parameter Materi pertanyaan atau diskusi relevan dengan tujuan. (Dokumen ref : Notulensi) Materi pertanyaan atau diskusi relevan dengan tujuan. Ada berita acara hasil musyawarah. Tingkat kehadiran mencapai kuorum. Peserta perempuan aktif. (Wawancara pada beberapa orang peserta sesuai daftar hadir) Kesimpulan hasil penilaian terhadap proses MAD Sosialisasi. (Wawancara pada beberapa orang peserta sesuai daftar hadir) Kesimpulan hasil penilaian terhadap proses MD Sosialisasi. b) c) d) e) Panduan Audit Internal Page 29 . a) Musyawarah Desa (MD) Sosialisasi Ada daftar hadir. Catatan Temuan T K C M S M M M M e) 2.

Ada media yang digunakan. Peserta perempuan aktif. Ada dokumen yang dihasilkan dan berkualitas: Hasil Survey Dusun Sendiri b) c) d) Panduan Audit Internal Page 30 . Tingkat kehadiran mencapai kuorum. (Dokumen ref. Unsur yang hadir memenuhi syarat Ada kurikulum pelatihan. Unsur yang hadir memenuhi syarat Ada instrumen/metode yang digunakan untuk penggalian gagasan dan berkualitas: Peta Sosial Dusun Analisa akar masalah/akar masalah penyebab kemiskinan Peserta pertemuan aktif. b) c) d) 4.PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MANDIRI PERDESAAN No. Ada metode yang digunakan Peserta pelatihan faham terhadap materimateri yang disampaikan dalam pelatihan. a) Pelatihan Pelaku Tingkat Desa Ada daftar hadir. : Notulensi) Materi pertanyaan atau diskusi relevan dengan tujuan. (Wawancara pada beberapa orang peserta sesuai daftar hadir) Ada dokumen yang dihasilkan dan berkualitas. Tingkat kehadiran mencapai kuorum. Penilaian terhadap Parameter Catatan Temuan T K C M S M M M M 3. yaitu: Peta/Sketsa setiap desa. a) Pertemuan Penggalian Gagasan Ada daftar hadir. Kesimpulan hasil penilaian terhadap pelatihan pelaku tingkat desa.

Kesimpulan hasil penilaian terhadap proses Pertemuan Penggalian Gagasan. Output hasil MDKP : Daftar Usulan Perempuan (SPP. Ada berita acara hasil musyawarah. (Dokumen ref : Notulensi) Materi pertanyaan atau diskusi relevan dengan tujuan. a) Musyawarah Desa Khusus Perempuan Ada daftar hadir. Materi kegiatan MDKP telah sesuai dengan tujuan dan hasil yang harus dicapai dalam MDKP Ada instrumen dan metode yang digunakan dalam MDKP: Peta Sosial Desa Daftar Potensi dan Masalah Hasil Pagas Daftar Gagasan Hasil Pagas Hasil Pendataan RTM Peserta musyawarah aktif. Tingkat kehadiran mencapai kuorum. Catatan Temuan T K C M S M M M M 5.PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MANDIRI PERDESAAN No. Kesehatan atau Pendidikan). Unsur yang hadir memenuhi syarat Ada notulensi. Kesimpulan hasil penilaian terhadap Musyawarah Desa Khusus Perempuan b) c) d) e) Panduan Audit Internal Page 31 . Sarana Prasarana. Penilaian terhadap Parameter Kriteria RTM Hasil Pendataan RTM Daftar Potensi dan Masalah Daftar Gagasan Ada calon wakil ke MD Perencanaan dan MKP. Peserta perempuan aktif.

PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MANDIRI PERDESAAN No. Peserta musyawarah aktif. (Dokumen ref. Materi kegiatan MD Perencanaan telah sesuai dengan tujuan dan hasil yang harus dicapai dalam MD Perencanaan Daftar Prioritas Usulan telah sesuai dengan kriteria penentuan prioritas gagasan. a) Musyawarah Desa (Musdes) Perencanaan Ada daftar hadir. RPJM Desa RPT Desa Kesimpulan hasil penilaian terhadap proses MD Perencanaan. b) b) c) 7. Unsur yang hadir memenuhi syarat Ada metode dan instrumen yang digunakan untuk mennetukan prioritas usulan: Kriteria Penentuan Prioritas Gagasan Tabel Penilaian Usulan/Gagasan. a) Penulisan Usulan Desa Ada Proposal Usulan Desa yang berisi Daftar Usulan dan RAB global. Tingkat kehadiran mencapai kuorum. Peserta perempuan aktif. Peta sosial desa. Penulisan usulan dilakukan oleh Tim Penulis Usulan yang telah dipilih dalam forum b) Panduan Audit Internal Page 32 . Ada berita acara hasil musyawarah. Usulan yang masuk dalam proposal merupakan hasil MD Perencanaan. Ada notulensi. : Notulensi) Materi pertanyaan atau diskusi relevan dengan tujuan. Penilaian terhadap Parameter Catatan Temuan T K C M S M M M M 6.

(2) Urutan atau peringkat usulan kegiatan sesuai skala prioritas ke-layakan dan kebutuhan masyarakat. dibuktikan dengan adanya lembar Hasil Verifikasi. Kegiatan verifikasi telah dilakukan. Unsur yang hadir memenuhi syarat Ada notulensi. Musyawarah Antar Desa (MAD) Prioritas Usulan Ada daftar hadir. Materi kegiatan Musyawarah Antar Desa (MAD) Prioritas Usulan telah sesuai dengan tujuan dan hasil yang harus dicapai dalam MAD Prioritas Usulan. a) b) Panduan Audit Internal Page 33 . Ada berita acara hasil musyawarah. Ada kriteria/indikator yang diverikasi untuk menentukan layak atau tidaknya suatu usulan dan sesuai Kesimpulam hasil penilaian terhadap proses verifikasi b) 9. Anggota tim verifikasi telah dilatih oleh FK. yaitu: (1) Kesepakatan cara memeriksa dan menilai usulan kegiatan yang di-ajukan desa. Penilaian terhadap Parameter musyawarah desa perencanaan Kesimpulan hasil penilaian proses Penulisan Usulan Catatan Temuan T K C M S M M M M terhadap 8. a) Verifikasi Anggota tim verikasi minimal 5 orang. Anggota tim verifikasi mempunyai latar belakang keahlian sesuai usulan kegiatan yang akan diverifikasi. Tingkat kehadiran mencapai kuorum.PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MANDIRI PERDESAAN No.

PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MANDIRI PERDESAAN

No.
(3)

Penilaian terhadap Parameter Pengurus UPK (Ketua, Sekretaris, Bendahara). Kesepakatan sanksi-sanksi yang akan diterapkan selama pelaksana an PNPM MP di tingkat kecamatan tersebut disampaikannya keputusan desa-desa yang bersepakat untuk membentuk BKAD sekaligus deklarasi pembentukan BKAD, disampaikannya usulan-usulan desa yang diajukan dan didanai dari sumber lain, dirumuskannya dokumen renstra kecamatan.

Catatan Temuan

T K C M S M M M M

(4)

(5)

(6)

(7)

c)

Ada indikator/kriteria yang digunakan untuk menentukan prioritas usulan dan sesuai. Peserta musyawarah aktif. (Dokumen ref. : Notulensi) Materi pertanyaan atau diskusi relevan dengan tujuan. Peserta perempuan aktif. Kesimpulan hasil penilaian terhadap MAD Prioritas Usulan

d)

10. Pembuatan Jadwal Pelaksanaan Kegiatan dan RAB Desain a) Pembuatan desain RAB dilakukan oleh Tim Penulis Usulan bersama Kader Tehnis dengan dibimbing oleh FK dan FT. Sebelum dibuat desain RAB: (1) Dilakukan survey dan pengukuran lokasi, (2) Dilakukan survey harga material yang dibuktikan dengan adanya daftar harga

b)

Panduan Audit Internal

Page 34

PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MANDIRI PERDESAAN

No.

Penilaian terhadap Parameter material minimal dari 3 toko, (3) Survey untuk material yang bisa diadakan/dipenuhi oleh masyarakat setempat (material lokal), (4) Harga hasil survey dijadikan dasar dalam penentuan harga pada RAB. Desain RAB yang sudah dibuat telah diperiksa dan disertifikasi oleh FT dan Fastekab yang dibuktikan dengan adanya tanda tangan FKT atau Fastekab. Prasarana khusus misalnya sumur bor, terlebih dahulu telah dilakukan pengujian/survey keberadaan air di lokasi yang direncanakan serta pengujian terhadap debit dan kualitas air yang dihasilkan. RAB untuk usulan kegiatan telah memenuhi kriteria: Untuk SPP: (1) kelayakan kelompok, (2) administrasi, (3) perhitungan kebutuhan dana. Untuk prasarana: (1) rencana pelaksanaan kegiatan cukup realistis dan dapat dikerjakan, (2) rencana pengadaan bahan, (3) menyertakan dana swadaya yang dilampiri surat pernyataan kesanggupan memberikan swadaya senilai yang tercantum dalam RAB, (4) kegiatan sesuai dengan standar lingkungan dan kelayakan teknis, (5) meminimalkan ganti rugi lahan serta menghindari penggusuran penduduk, (6) bila ada biaya ganti rugi harus mengikuti standar setempat namun tidak boleh dialokasikan dari dana PNPM MP, (7) ada rencana pemeliharaan yang mencakup tugas tim pemelihara,

Catatan Temuan

T K C M S M M M M

c)

d)

e)

Panduan Audit Internal

Page 35

PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MANDIRI PERDESAAN

No.

Penilaian terhadap Parameter persiapan pelatihan dan identifiksi sumber dana yang akan digunakan. Telah ada sosialisasi desain RAB dalam forum musyawarah desa yang difasilitasi oleh TPU yang dibuktikan dengan notulen dan berita acara pertemuan. Kesimpulan hasil penilaian terhadap pembuatan jadwal pelaksanaan kegiatan dan desain RAB.

Catatan Temuan

T K C M S M M M M

f)

11. Musyawarah Antar Desa (MAD) Penetapan Usulan a) Ada daftar hadir. Tingkat kehadiran mencapai kuorum. Unsur yang hadir memenuhi syarat Ada notulen dan berita acara yang memuat: (1) keputusan pendanaan yang mengacu pada peringkat usulan yang telah dibuat pada saat musyawarah antar desa prioritas usulan (2) kesepakatan sanksi (3) tata cara perguliran (4) rencana kerja (5) daftar usulan yang tidak terdanai oleh PNPM MP dan akan diusulkan ke sumber dana lain, khususnya APBD. Peserta musyawarah aktif. (Dokumen ref. : Notulensi) Materi pertanyaan atau diskusi relevan dengan tujuan. Kesimpulan hasil penilaian terhadap MAD Penetapan Usulan (pendanaan).

b)

c)

Panduan Audit Internal

Page 36

(3) Kesepakatan sanksi-sanksi yang akan diberlakukan selama pelak-sanaan PNPM MP di desa tersebut. Penilaian terhadap Parameter Catatan Temuan T K C M S M M M M 12. Kesimpulan hasil peniaian terhadap MD Informasi hasil MAD b) c) Panduan Audit Internal Page 37 . Ada berita acara.:Lakukan wawancara dengan beberapa anggota masyarakat). (Dokumen ref. (5) Kesepakatan besar insentif bagi pekerja dan tata cara pembayaran nya. Khusus bagi desa-desa yang mendapatkan dana PNPM MP. (Ref. (4) Kesepakatan realisasi sumbangan atau kontribusi masyarakat. : Notulensi) Materi pertanyaan atau diskusi relevan dengan tujuan. berita acara memuat: (1) Susunan lengkap Tim Pengelola Kegiatan (TPK). (7) Tim Khusus yang akan memantau pelaksanaan PNPM MP Peserta musyawarah aktif.PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MANDIRI PERDESAAN No. yaitu ketua-ketua bidang sesuai dengan jenis kegiatan yang didanai (2) Kesepakatan jadwal pelaksanaan tiap kegiatan yang akan dilak-sanakan. (6) Penjelasan tentang mekanisme pengadaan bahan dan alat. Musyawarah Desa (Musdes) Informasi Hasil MAD a) Hasil penetapan alokasi dana PNPM MP yang diputuskan dalam musyawarah antar desa penetapan usulan telah disebarluaskan baik di desa yang mendapatkan dana maupun yang tidak.

Penilaian terhadap Parameter Catatan Temuan T K C M S M M M M 13.13 13 Hasil penilaian ini. Ada Surat Perjanjian Pemberian Bantuan yang dibuat oleh Ketua TPK. PjOK dan Ketua UPK dan diketahui Kepala Desa dan Camat atas nama Bupati segera setelah ada Surat Penetapan Camat serta sudah dilengkapi dengan Proposal usulan kegiatan (1) RAB detail per kegiatan (2) Jadwal pelaksanaan. (4) Komitmen sumbangan dari masyarakat. dengan rumusan : Total nilai rata-rata setiap tahapan kegiatan perencanaan 1 . (3) Ceklis Masalah Dampak Lingkungan. kurang memadai atau tidak memadai. Pengesahan Alokasi Bantuan oleh Camat & Pengesahan SPPB a) Ada Surat Penetapan Camat (SPC) atas hasil MAD Penetapan Usulan yang terdanai beserta alokasi bantuan per kegiatan. (5) Foto 0 % dari kegiatan yang akan dibangun/ dikerjakan Kesimpulan Hasil Penilaian terhadap Pengesahan Alokasi Bantuan oleh Camat dan Pengesahan dokumen SPPB.PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MANDIRI PERDESAAN No. juga dapat dibuat penilaian kualitatif berdasarkan penilaian dari pemeriksa/auditor yang kemudian dibuat beberapa catatan atau rekomendasi Panduan Audit Internal Page 38 . memadai. cukup memadai. selain secara kuantitatif dengan menggunakan angka sehingga suatu perencanaan di kecamatan tertentu mendapat penilaian sangat memadai. b) Kesimpulan hasil penilaian terhadap proses perencanaan di suatu kecamatan merupakan nilai rata-rata dari seluruh tahapan kegiatan perencanaan (MAD Sosialisasi sampai dengan Penetapan Camat).

3) Penilaian terhadap manfaat dan efektifitas pekerjaan/kegiatan sarana prasarana. SPP serta peningkatan kapasitas masyarakat. Tujuan Khusus Audit 1) Untuk meyakinkan bahwa kegiatan yang dilaksanakan: a) telah direncanakan dengan baik dan sesuai dengan usulan masyarakat. 4) Penilaian terhadap administrasi kegiatan (keuangan dan non keuangan). B. pendidikan masyarakat. yang mencakup : 1) Penilaian mengenai ketaatan terhadap prinsip dan prosedur PNPM MP yang tercantum dalam Petunjuk Teknis Operasional PNPM MP 2) Penilaian terhadap pencapaian tujuan dan kualitas proses pelaksanaan kegiatan. b) seusai dengan Design dan RAB yang telah dibuat. kesehatan masyarakat. c) telah melibatkan sebanyak mungkin masyarakat setempat.PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MANDIRI PERDESAAN BAGIAN IV PANDUAN PELAKSANAAN AUDIT PROSES PELAKSANAAN KEGIATAN A. Panduan Audit Internal Page 39 . d) memanfaatkan semaksimal mungkin bahan-bahan yang ada dimasyarakat setempat e) memenuhi standar kualitas yang ditentukan. Ruang Lingkup Audit Audit meliputi pemeriksaan dan penilaian terhadap hal-hal yang dianggap perlu yang berkaitan dengan tahapan pelaksanaan dan implementasi dari prinsip-prinsip PNPM MP. Tujuan Umum Audit Secara umum tujuan atas audit proses pelaksanaan kegiatan PNPM MP adalah untuk memberikan penilaian dan rekomendasi terhadap kualitas proses pelaksanaan kegiatan PNPM MP serta penerapan prinsip-prinsip PNPM MP. C.

biaya ujian dan pembelian perlengkapan sekolah (seperti: buku dan alat tulis. pemberhentian beasiswa dilakukan Panduan Audit Internal Page 40 . akuntabel dan transparan. prasarana. d) Jenis kegiatan memenuhi kriteria jenis kegiatan pendidikan yang didanai PNPM MP. D. SPP dan peningkatan kapasitas yang didanai tidak termasuk dalam negative list. beasiswa dimanfaatkan untuk iuran bulanan sekolah. buku-buku pelajaran). biaya praktikum. c) Jenis kegiatan telah memperhitungkan aspek keberlanjutan. b) Jenis kegiatan tidak termasuk negative list. jangka waktu beasiswa disesuaikan dengan jenjang pendidikan penerima beasiswa. 3) Untuk meyakinkan bahwa jenis kegiatan baik pendidikan.PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MANDIRI PERDESAAN 2) Untuk meyakinkan bahwa kelompok penerima manfaat dari kegiatan tersebut telah sesuai dengan kriteria yang ditetapkan. Penilaian/Audit atas Proses Pelaksanaan Kegiatan Pendidikan 1. kesehatan. yaitu : 1) beasiswa. 4) Untuk meyakinkan bahwa dana bantuan yang disalurkan telah diterima seluruhnya dan dimanfaatkan sesuai dengan peruntukkannya/proposalnya. Parameter a) Jenis kegiatan berdasarkan usulan masyarakat dan dibahas di forum musyawarah baik desa maupun antar desa. Parameter Penilaian Proses Pelaksanaan Kegiatan 1.1. dengan ketentuan: penerima beasiswa tersebut tidak sedang mendapatkan beasiswa dari sumber lain. sesuai dengan tujuan dari jenis kegiatan tersebut dan benar-benar dibutuhkan masyarakat (sesuai dengan usulan masyarakat) serta memperhitungkan aspek keberlanjutan. 5) Untuk meyakinkan bahwa administrasi kegiatan telah dilakukan secara tertib. 6) Penilaian juga ditujukan untuk meyakinkan bahwa proses pengadaan barang/jasa telah sesuai dengan ketentuan dalam PTO termasuk sistem pengerahan tenaga kerja serta pembayaran upahnya.

3) pelatihan keterampilan masyarakat. bahaya pestisida dan pupuk kimia. lokakarya desa dengan tema-tema seperti: gender. besarnya bantuan biaya disesuaikan dengan kebutuhan riil dan harga setempat. lingkungan. pemberian bantuan beasiswa diinformasikan kepada seluruh warga masyarakat termasuk. atau kurang guru. dan pembelian meubel air. e) Penerima manfaat kegiatan pendidikan adalah masyarakat desa lokasi PNPM MP yang memenuhi kriteria yang ditetapkan program. 2) kelompok masyarakat yang belum optimal atau sepenuhnya tidak mendapatkan pelayanan bidang pendidikan yang cukup memadai karena tinggal di tempat terpencil. bahaya penggunaan obat terlarang. transportasi dan kebutuhan lain yang relevan. dengan ketentuan bantuan: pemanfaat adalah anggota RTM usia kerja produktif. pelatihan guru. dengan bentuk bantuan kegiatan dapat berupa kampanye pendidikan. hak anak. yaitu: 1) kelompok masyarakat (murid/warga belajar) miskin atau yang tertimpa musibah seperti: kerusuhan. antisipasi konflik. digunakan untuk: pembelian bahanbahan penunjang belajar mengajar di sekolah. dipergunakan untuk: pembelian peralatan dan bahan-bahan kursus/pelatihan. membayar honor instruktur. penerima manfaat wajib mengikuti pelatihan sampai selesai dan melakukan alih ketrampilan ke anggota masyarakat lain. penambahan insentif bagi guru honorer/guru bantu dan pembayaran honor guru (tambahan). pembangunan/perbaikan/perawatan gedung sekolah. seperti : fasilitas belajar tidak memadai. bencana alam. 2) peningkatan pelayanan pendidikan. pendidikan dan kesehatan. pertemuan komite sekolah.PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MANDIRI PERDESAAN atas persetujuan Musdes. hak-hak sipil masyarakat. setiap orang tua penerima beasiswa melalui papan informasi. 4) pengembangan wawasan dan kepedulian. Panduan Audit Internal Page 41 .

TPK. Salah satu isi perjanjian tersebut adalah dapat ditariknya kembali beasiswa apabila penerima beasiswa tidak dapat melanjutkan sekolahnya. 3) bantuan untuk peningkatan pelayanan bidang pendidikan tidak diberikan langsung ke sekolah tetapi diberikan melalui Komite Sekolah secara periodik sesuai kebutuhan. keterampilan dan manajemen. UPK.PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MANDIRI PERDESAAN 3) kelompok/anggota masyarakat miskin usia produktif yang punya potensi melalui keterampilan tertentu yang dapat dikembangkan untuk menciptakan lapangan kerja. FK memastikan bahwa bantuan tersebut diterima secara utuh. g) Penyaluran dana bantuan telah sesuai dengan kesepakatan MAD Penetapan Usulan serta ketentuan dalam PNPM MP seperti : 1) bantuan berupa perlengkapan sekolah diserahkan secara langsung oleh TPK ke semua penerima beasiswa dengan disaksikan oleh orang tua. 2) beasiswa berupa iuran bulanan sekolah. Kepala Desa. Komite Sekolah. Kades. dll). 4) penyaluran dana bantuan biaya pelatihan ketrampilan masyarakat disampaikan secara bertahap oleh TPK sesuai kebutuhan kepada penerima bantuan. BPD dan Komite Sekolah. Panduan Audit Internal Page 42 . f) Jumlah dana yang diterima sama dengan yang tercantum dalam perjanjian penerimaan bantuan (tidak ada pemotongan) dan dimanfaatkan sesuai proposal peruntukkannya serta tidak ada dana yang disalahgunakan. perubahan pola pikir. dan menandatangani Daftar Tanda Terima. dapat dibayarkan langsung (dari rekening Pokja Pendidikan) ke sekolah tiap 6 bulan dan diketahui semua pihak yang terkait (BKAD. 4) kelompok masyarakat miskin yang bermaksud meningkatkan kapasitas sumber daya kelompok pedesaan berupa pengembangan wawasan. FK. Kadus. Pembayaran dana beasiswa sekolah harus dilengkapi surat perjanjian dengan pihak sekolah.

PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MANDIRI PERDESAAN

5) penyaluran dana bantuan untuk biaya pengembangan wawasan dan kepedulian disampaikan secara bertahap sesuai kebutuhan oleh TPK

kepada penerima bantuan. h) Pengeluaran dana telah dicatat, didukung dengan dokumen pendukung pengeluaran yang valid yaitu minimal ada tanda tangan yang

menyerahkan, yang menerima dan yang melakukan otorisasi serta dapat dipertanggungjawabkan. i) Pengelolaan dana kegiatan oleh TPK bidang pendidikan telah memenuhi prinsip transparansi serta ada upaya pengendalian.

1.2. Langkah Kerja Langkah kerja merupakan hal-hal yang perlu dilakukan dalam rangka melakukan penilaian terhadap proses pelaksanaan kegiatan pendidikan sesuai dengan parameter yang telah ditentukan di atas. Penilaian dilakukan secara kuantitatif (angka) dengan range score antara 0 – 50 = tidak memadai (TM), 51 – 60 = kurang memadai (KM), 61 – 75 cukup memadai (CM), 76 – 90 = memadai (M) dan 91 – 100 = sangat memadai (SM). Untuk memberikan penilaian audit pelaksanaan kegiatan terhadap paramater-paramater dalam fokus pendidikan, terlebih dahulu ditentukan

lokasi/kecamatan/desa yang akan dijadikan benchmark/tolok ukur dalam fokus audit pelaksanaan kegiatan pendidikan ini. Tolok ukur ini untuk selanjutnya dapat dijadikan sebagai pembanding dalam menilai lokasi/kecamatan/desa lainnya, apakah ada di atas atau di bawahnya. Kesimpulan akhir dari hasil penilaian terhadap suatu

kegiatan merupakan nilai rata-rata dari keseluruhan parameter yang dinilai yang disampaikan secara kuantitatif dan disertai dengan penilaian secara kualitatif.

Panduan Audit Internal

Page 43

PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MANDIRI PERDESAAN

No.
1.

URAIAN KEGIATAN Bandingkan proposal usulan pendidikan dari desa dengan daftar prioritas usulan hasil MAD prioritas usulan dan hasil MAD penetapan usulan, apakah jenis kegiatan dalam bidang pendidikan telah sesuai dengan usulan masyarakat. Periksa dan berikan penilaian terhadap jenis kegiatan ada yang termasuk negative list. Periksa dan berikan penilaian terhadap jenis kegiatan sudah memperhitungkan aspek keberlanjutan dari manfaat kegiatan itu sendiri seperti lamanya beasiswa minimal menyelesaikan tingkat dasar (multiyears), bantuan guru honorer sebaiknya multiyears dengan maksimal 3 tahun dst. Periksa dan berikan penilaian terhadap jenis kegiatan pendidikan sesuai dengan kriteria jenis kegiatan pendidikan yang didanai PNPM MP. Periksa daftar penerima manfaat, lakukan klarifikasi ke lapangan, apakah penerima manfaat kegiatan pendidikan adalah masyarakat desa lokasi PNPM MP yang memenuhi kriteria sesuai ketetapan program, yaitu RTM, anak RTM usia sekolah, SD/MI dan SMP/MTs, guru, dan Komite Sekolah Periksa buku kas harian kolektif BPNPM MP di UPK.. Cek nilai-nilai dalam pengeluaran untuk penyaluran dana pendidikan ke lapangan berikut kuitansinya. Cocokkan dengan catatan dalam penerimaan di buku kas umum TPK, sesuai atau tidak. Selanjutnya periksa daftar penerima manfaat, buku kas harian TPK bidang pendidikan dan bukti transaksi

Catatan Temuan

T K C M S M M M M

2.

3.

4.

5.

6.

Panduan Audit Internal

Page 44

PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MANDIRI PERDESAAN

No.

URAIAN KEGIATAN pengeluaran, apakah dana yang disalurkan oleh TPK diterima oleh yang berhak/sesuai peruntukannya serta dengan jumlah yang sesuai? Lakukan klarifikasi terhadap orang/pihak yang menandatangani tanda terima/kuitansi. Periksa dan berikan penilaian terhadap mekanisme pencairan dan penyaluran dana pendidikan multiyears telah sesuai dengan yang disepakati dalam forum MAD Penetapan Usulan. Periksa dan berikan penilaian tentang pengeluaran dana telah dicatat, didukung dengan dokumen pendukung pengeluaran yang valid yaitu minimal ada tanda tangan yang menyerahkan, yang menerima dan yang melakukan otorisasi serta dapat dipertanggungjawabkan. 1) Periksa dan berikan penilaian terhadap ada laporan bulanan bantuan beasiswa dan diinformasikan melalui papan informasi serta dipertanggungjawabkan pada Musyawarah Desa. 2) Periksa dan berikan penilaian tentang telah dibentuk Tim Pengawas yang anggotanya dapat terdiri dari BPD, unsur orang tua, guru, pemerhati pendidikan, LSM, Komite Sekolah/Dewan Pendidikan dan tokoh masyarakat.

Catatan Temuan

T K C M S M M M M

7.

8.

9.

Kesimpulan hasil penilaian terhadap proses pelaksanaan kegiatan pendidikan masyarakat di suatu kecamatan merupakan nilai rata-rata dari seluruh parameter yang dinilai, dengan rumusan : Total nilai dari parameter 1 - 9 9 Hasil penilaian ini, selain secara kuantitatif dengan menggunakan angka sehingga suatu proses pelaksanaan kegiatan pendidikan masyarakat di kecamatan tertentu mendapat penilaian sangat memadai, memadai, cukup memadai, kurang

Panduan Audit Internal

Page 45

Jenis kegiatan telah memperhitungkan aspek keberlanjutan. apabila terjadi pemotongan dana atau ketidaksesuaian dana yang dikeluarkan dan dana yang diterima. yaitu : 1) penyuluhan kesehatan. juga dapat dibuat penilaian kualitatif berdasarkan penilaian dari pemeriksa/auditor yang kemudian dibuat beberapa catatan atau rekomendasi. 3) kelompok lanjut usia. 3) peningkatan kesehatan lingkungan. Panduan Audit Internal Page 46 . 2) diutamakan kelompok rentan kesehatan yaitu ibu.PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MANDIRI PERDESAAN memadai atau tidak memadai. Jenis kegiatan memenuhi kriteria jenis kegiatan kesehatan yang didanai PNPM MP. anak usia sekolah. yaitu: 1) semua warga desa di lokasi PNPM MP. Penilaian/Audit atas Proses Pelaksanaan Kegiatan Kesehatan Masyarakat 2. 2) peningkatan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat. balita dan bayi dari keluarga miskin. Terhadap parameter nomor 6. Laporan terjadinya penyalahgunaan dana merupakan laporan dalam bentuk naratif yang melengkapi laporan hasil audit yang menguraikan berapa jumlah dana yang disalahgunakan dan siapa pelakunya. 4) peningkatan kesehatan mandiri. b) c) d) Jenis kegiatan tidak termasuk negative list. maka dapat disimpulkan ada indikasi penyalahgunaan dana yang kemungkinan perlu diklarifikasi lagi lebih detail sampai ketemu jumlah yang pasti dan pelaku yang jelas. 2. selain diberikan nilai secara kuantitatif seperti parameter yang lainnya. Parameter : a) Jenis kegiatan berdasarkan usulan masyarakat dan dibahas di forum musyawarah baik desa maupun antar desa. e) Penerima manfaat kegiatan kesehatan adalah masyarakat desa lokasi PNPM MP yang memenuhi kriteria yang ditetapkan program.1.

didukung dengan dokumen pendukung pengeluaran yang valid yaitu minimal ada tanda tangan yang menyerahkan. h) Pengeluaran dana telah dicatat. i) Pengelolaan dana kegiatan oleh TPK bidang kesehatan telah memenuhi prinsip transparansi serta ada upaya pengendalian. 2. f) Jumlah dana yang diterima sama dengan yang tercantum dalam perjanjian penerimaan bantuan (tidak ada pemotongan) dan dimanfaatkan sesuai proposal peruntukkannya serta tidak ada dana yang disalahgunakan.2. 7) kelompok masyarakat yang belum terjangkau atau tertangani oleh program pelayanan kesehatan. 6) kelompok masyarakat yang belum optimal atau sepenuhnya mendapatkan pelayanan bidang kesehatan yang cukup memadai. seperti: kekurangan fasilitas pelayanana kesehatan. Penilaian dilakukan secara kuantitatif (angka) dengan range score antara 0 – 50 = tidak memadai (TM). yang menerima dan yang melakukan otorisasi serta dapat dipertanggungjawabkan. g) Penyaluran dana bantuan telah sesuai dengan kesepakatan MAD Penetapan Usulan serta ketentuan dalam PNPM MP yaitu tidak diberikan langsung ke masing-masing individu penerima manfaat melainkan kepada kelompok kegiatan dan dikelola sesuai aturan yang disepakati dalam kelompok. 51 – 60 Panduan Audit Internal Page 47 . Langkah Kerja Langkah kerja merupakan hal-hal yang perlu dilakukan dalam rangka melakukan penilaian terhadap proses pelaksanaan kegiatan kesehatan masyarakat sesuai dengan parameter yang telah ditentukan di atas. 5) kelompok masyarakat yang akan menjadi pelaksana kegiatan.PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MANDIRI PERDESAAN 4) masyarakat yang terkena musibah bencana alam. seperti tempat tinggal terpencil dan tidak tersedia fasilitas kesehatan. kerusuhan atau wabah penyakit.

Periksa dan berikan penilaian tentang jenis kegiatan kesehatan sesuai dengan kriteria Catatan Temuan T K C M S M M M M 2. seperti penyediaan kader kesehatan dan disepakati mekanisme pergantian dan pelatihannya. apakah jenis kegiatan dalam bidang kesehatan telah sesuai dengan usulan masyarakat. ada jaminan dana operasional baik dari masyarakat atau sumber lain. dan menyepakati kontribusi dalam mendukung pelaksanaan dan pengembangan kesehatan. adanya rencana anggaran. terlebih dahulu ditentukan lokasi/kecamatan/desa yang akan dijadikan benchmark/tolok ukur dalam fokus audit pelaksanaan kegiatan kesehatan ini. Kesimpulan akhir dari hasil penilaian terhadap suatu kegiatan merupakan nilai rata-rata dari keseluruhan parameter yang dinilai yang disampaikan secara kuantitatif dan disertai dengan penilaian secara kualitatif. 3. URAIAN KEGIATAN Bandingkan proposal usulan kegiatan kesehatan dari desa dengan daftar prioritas usulan hasil MAD prioritas usulan dan hasil MAD penetapan usulan. ada rencana untuk bentuk pelestariannya. 4. Periksa dan berikan penilaian terhadap jenis kegiatan sudah memperhitungkan aspek keberlanjutan dari manfaat kegiatan itu sendiri. Periksa dan berikan penialian tentang jenis kegiatan ada yang termasuk negative list. Tolok ukur ini untuk selanjutnya dapat dijadikan sebagai pembanding dalam menilai lokasi/kecamatan/desa lainnya. 1. No.PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MANDIRI PERDESAAN = kurang memadai (KM). apakah ada di atas atau di bawahnya. Untuk memberikan penilaian audit pelaksanaan kegiatan terhadap paramater-paramater dalam fokus kesehatan. 76 – 90 = memadai (M) dan 91 – 100 = sangat memadai (SM). dll. adanya rencana anggaran dan kegiatan yang disusun lebih dari 1 tahun misal 3 tahun. 61 – 75 cukup memadai (CM). Panduan Audit Internal Page 48 .

yang menerima dan yang melakukan otorisasi serta dapat dipertanggungjawabkan. Periksa apakah pengeluaran dana telah dicatat. apakah penerima manfaat kegiatan kesehatan adalah masyarakat desa lokasi PNPM MP yang memenuhi kriteria sesuai ketetapan program. Periksa dan berikan penilaian tentang mekanisme pencairan dan penyaluran dana kesehatan telah disesuaikan dengan jumlah kebutuhan dan rencana anggaran serta kegiatan kesehatan yang sudah disusun? Bila rencana disusun untuk 3 tahun. didukung dengan dokumen pendukung pengeluaran yang valid yaitu minimal ada tanda tangan yang menyerahkan. sesuai atau tidak. Panduan Audit Internal Page 49 .PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MANDIRI PERDESAAN No. Selanjutnya periksa daftar penerima manfaat. Periksa daftar penerima manfaat. Cek nilai-nilai dalam pengeluaran untuk penyaluran dana kesehatan ke TPK berikut kuitansinya. Cocokkan dengan catatan dalam penerimaan di buku kas umum TPK. buku kas harian TPK bidang kesehatan dan bukti transaksi pengeluaran. apakah dana yang disalurkan oleh TPK diterima oleh yang berhak/sesuai peruntukannya serta dengan jumlah yang sesuai? Lakukan klarifikasi terhadap orang/pihak yang menandatangani tanda terima/kuitansi. apakah sudah dibuat sistem penyaluran dana dan pertanggungjawabannya oleh kelompok kegiatan pasca TPK tidak ada. URAIAN KEGIATAN jenis kegiatan kesehatan yang didanai PNPM MP. Catatan Temuan T K C M S M M M M 5. 8. 7. Periksa buku kas harian kolektif BPNPM MP di UPK. lakukan klarifikasi ke lapangan. 6.

Terhadap parameter nomor 6. memadai. Panduan Audit Internal Page 50 .9 9 Hasil penilaian ini.PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MANDIRI PERDESAAN No. cukup memadai. URAIAN KEGIATAN Periksa apakah ada laporan bulanan pengelolaan dana kesehatan baik dari TPK maupun kelompok kegiatan sebagai bentuk pertanggungjawaban dan diinformasikan melalui papan informasi serta dipertanggungjawabkan pada Musyawarah Desa. Laporan terjadinya penyalahgunaan dana merupakan laporan dalam bentuk naratif yang melengkapi laporan hasil audit yang menguraikan berapa jumlah dana yang disalahgunakan dan siapa pelakunya. apabila terjadi pemotongan dana atau ketidaksesuaian dana yang dikeluarkan dan dana yang diterima. 9. kurang memadai atau tidak memadai. selain diberikan nilai secara kuantitatif seperti parameter yang lainnya. juga dapat dibuat penilaian kualitatif berdasarkan penilaian dari pemeriksa/auditor yang kemudian dibuat beberapa catatan atau rekomendasi. Catatan Temuan T K C M S M M M M Kesimpulan hasil penilaian terhadap proses pelaksanaan kegiatan kesehatan masyarakat di suatu kecamatan merupakan nilai rata-rata dari seluruh parameter yang dinilai. maka dapat disimpulkan ada indikasi penyalahgunaan dana yang kemungkinan perlu diklarifikasi lagi lebih detail sampai ketemu jumlah yang pasti dan pelaku yang jelas. selain secara kuantitatif dengan menggunakan angka sehingga suatu proses pelaksanaan kegiatan kesehatan masyarakat di kecamatan tertentu mendapat penilaian sangat memadai. dengan rumusan : Total nilai dari parameter 1 .

3) kelompok mempunyai modal dan simpanan dari anggota sebagai sumber dana pinjaman yang diberikan.1. 5) mempunyai organisasi dan administrasi kelompok walaupun sederhana. Penilaian/Audit atas Pelaksanaan Kegiatan Simpan Pinjam untuk Kelompok Perempuan 3. 3) tidak diperkenankan adanya agunan. 2) memerlukan pendanaan kegiatan usaha ataupun kebutuhan sosial dasar. c) Penerima manfaat kegiatan SPP adalah : 1) masyarakat miskin yang produktif yang tergabung dalam kelompok simpan pinjam khusus perempuan. b) Bentuk kegiatan memenuhi kriteria bentuk kegiatan SPP yang layak di didanai PNPM MP. Parameter : a) Jenis kegiatan berdasarkan usulan masyarakat/kelompok perempuan dan dibahas di forum musyawarah baik desa yaitu MKP maupun musyawarah antar desa (MAD). 2) alokasi dana kegiatan maksimal 25% dari alokasi dana BLM kecamatan. 4) kegiatan pinjaman dalam kelompok masih berlangsung baik. yaitu : 1) diberikan kepada kelompok kaum perempuan yang sudah mempunyai ikatan pemersatu dan saling mengenal minimal 1 tahun. Panduan Audit Internal Page 51 . 2) kelompok mempunyai kegiatan simpan pinjam dengan aturan pengelolaan dana simpanan dan pinjaman yang telah disepakati. d) Penyaluran dana bantuan telah sesuai dengan ketentuan dalam PNPM MP yaitu: 1) disalurkan melalui kelompok (bukan perorangan) dengan cara diberikan dari UPK ke TPK kemudian dari TPK kepada ketua kelompok dan Ketua Kelompok kepada pemanfaat langsung (anggota) dengan disaksikan langsung oleh UPK dan TPK.PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MANDIRI PERDESAAN 3.

f) Pengelolaan dana kegiatan baik di tingkat kelompok. Tolok ukur ini untuk selanjutnya dapat dijadikan sebagai pembanding dalam menilai lokasi/kecamatan/desa lainnya. apakah ada di atas atau di bawahnya.PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MANDIRI PERDESAAN 4) pengembalian dana SPP hanya digunakan untuk pendanaan kegiatan SPP. jangka waktu pengembalian 12 bulan minimal diangsur 4 kali serta pengembalian langsung kepada UPK.2. Untuk memberikan penilaian terhadap paramater-paramater dalam fokus audit pelaksanaan kegiatan simpan pinjam untuk kelompok perempuan. e) Jumlah dana yang diterima sama dengan yang tercantum dalam perjanjian penerimaan bantuan (tidak ada pemotongan) dan dimanfaatkan sesuai proposal peruntukkannya serta tidak ada dana yang disalahgunakan. terlebih dahulu ditentukan lokasi/kecamatan/desa yang akan dijadikan benchmark/tolok ukur dalam fokus audit pelaksanaan kegiatan simpan pinjam untuk kelompok perempuan ini. yang menerima dan yang melakukan otorisasi serta dapat dipertanggungjawabkan. didukung dengan dokumen pendukung pengeluaran yang valid yaitu minimal ada tanda tangan yang menyerahkan. 76 – 90 = memadai (M) dan 91 – 100 = sangat memadai (SM). TPK maupun UPK telah memenuhi prinsip transparansi serta ada upaya pengendalian. Penilaian dilakukan secara kuantitatif (angka) dengan range score antara 0 – 50 = tidak memadai (TM). Kesimpulan akhir dari hasil penilaian terhadap suatu kegiatan merupakan nilai rata- Panduan Audit Internal Page 52 . Pengeluaran dana telah dicatat. Langkah Kerja Langkah kerja merupakan hal-hal yang perlu dilakukan dalam rangka melakukan penilaian terhadap pelaksanaan kegiatan simpan pinjam untuk kelompok perempuan sesuai dengan parameter yang telah ditentukan di atas. 3. 61 – 75 cukup memadai (CM). 5) ada perjanjian pinjaman tertulis antara kelompok dengan UPK. 51 – 60 = kurang memadai (KM).

Lakukan klarifikasi kepada UPK. Panduan Audit Internal Page 53 . URAIAN KEGIATAN Periksa dan berikan penilaian tentang jenis kegiatan yang didanai telah sesuai dengan jenis kegiatan yang diajukan oleh Kelompok Perempuan (lihat hasil Musyawarah Desa Khusus Perempuan dan Musyawarah Antar Desa). Lakukan klarifikasi kepada 3. Lakukan klarifikasi langsung ke kelompok. 4. Periksa dan berikan penialain tentang Kelompok Perempuan penerima bantuan telah memenuhi kriteria yang telah ditentukan. No. Cocokan jumlah yang dikeluarkan oleh UPK dengan yang diterima TPK dengan melakukan cek terhadap buku kas TPK.PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MANDIRI PERDESAAN rata dari keseluruhan parameter yang dinilai yang disampaikan secara kuantitatif dan disertai dengan penilaian secara kualitatif. 1. TPK dan Kelompok. Lakukan klarifikasi langsung kepada pemanfaat. Periksa dan berikan penilaian tentang sasaran program/penerima manfaat sesuai kriteria yang ditentukan dalam PNPM MP. cek nilai-nilai pada kolom pengeluaran untuk penyaluran dana SPP ke setiap desa dan cocokkan dengan kuitansinya. Periksa dan berikan penilaian tentang mekanisme Penyaluran Dana BLM telah dilaksanakan sesuai ketentuan. Lakukan hal yang sama untuk mekanisme penyaluran dari TPK ke kelompok dan dari kelompok ke pemanfaat. Catatan Temuan T K C M S M M M M 2. Periksa buku kas harian kolektif BPNPM MP di UPK. 5.

7 7 Hasil penilaian ini. (3) Administrasi realisasi pengembalian pinjaman ke UPK. Periksa dan berikan penilaian tentang ada laporan pertanggungjawaban yang disampaikan secara berkala baik di tingkat TPK kepada masyarakat desa maupun di tingkat kelompok kepada anggota khusus untuk pengelolaan SPP. Periksa dan berikan penilaian tentang pengelolaan kegiatan pada tingkat Kelompok telah mencakup : (1) Data peminjam (2) Dokumen pendanaan/kuitansi baik di kelompok maupun pemanfaat. 7. (4) Administrasi penyaluran dan pengembalian/ Kartu pinjaman pemanfaat. kurang memadai atau Panduan Audit Internal Page 54 .PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MANDIRI PERDESAAN No. Apakah hal tersebut juga ditempel di papan informasi yang ada di desa. URAIAN KEGIATAN beberapa pemanfaat berkaitan dengan jumlah dana yang diterima apakah tidak ada pemotongan dan sesuai dengan yang dikeluarkan UPK dan usulannya. Kesimpulan hasil penilaian terhadap proses pelaksanaan kegiatan simpan pinjam untuk kelompok perempuan di suatu kecamatan merupakan nilai rata-rata dari seluruh parameter yang dinilai. cukup memadai. dengan rumusan : Total nilai dari parameter 1 . Catatan Temuan T K C M S M M M M 6. (5) Administrasi pinjaman pemanfaat. memadai. selain secara kuantitatif dengan menggunakan angka sehingga suatu proses pelaksanaan kegiatan SPP di kecamatan tertentu mendapat penilaian sangat memadai.

selain diberikan nilai secara kuantitatif seperti parameter yang lainnya. juga dapat dibuat penilaian kualitatif berdasarkan penilaian dari pemeriksa/auditor yang kemudian dibuat beberapa catatan atau rekomendasi. apabila terjadi pemotongan dana atau ketidaksesuaian dana yang dikeluarkan dan dana yang diterima. Panduan Audit Internal Page 55 .PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MANDIRI PERDESAAN tidak memadai. Terhadap parameter nomor 6. maka dapat disimpulkan ada indikasi penyalahgunaan dana yang kemungkinan perlu diklarifikasi lagi lebih detail sampai ketemu jumlah yang pasti dan pelaku yang jelas. Laporan terjadinya penyalahgunaan dana merupakan laporan dalam bentuk naratif yang melengkapi laporan hasil audit yang menguraikan berapa jumlah dana yang disalahgunakan dan siapa pelakunya.

terlebih dahulu Panduan Audit Internal Page 56 . serta dapat dipertanggungjawabkan. Langkah Kerja Langkah kerja merupakan hal-hal yang perlu dilakukan dalam rangka melakukan penilaian terhadap pelaksanaan kegiatan bidang sarana prasarana masyarakat sesuai dengan parameter yang telah ditentukan di atas. tidak adanya pengurangan pisik kegiatan f) Fisik dan kualitas pekerjaan sesuai spesifikasi yang ditetapkan dan dalam kondisi baik g) Menetapkan pelaksanaan pekerja adalah masyarakat desa setempat dan mengutamakan pekerja rumah tangga miskin (RTM) h) Besar tarif insentif tenaga kerja telah sesuai dengan yang ditetapkan dalam Musdes dan RAB i) Insentif tenaga kerja yang dibayarkan telah sesuai dengan jumlah kehadiran (sistem harian) atau prestasi kerja (sistem borongan) dan didukung dengan bukti penerimaan yang cukup dan valid j) Pembayaran pengadaan bahan dan alat telah didukung dengan bukti pengeluaran yang cukup dan valid.PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MANDIRI PERDESAAN 4.2. Untuk memberikan penilaian terhadap paramater-paramater dalam fokus audit pelaksanaan kegiatan bidang sarana prasarana masyarakat. 61 – 75 cukup memadai (CM). 76 – 90 = memadai (M) dan 91 – 100 = sangat memadai (SM). Penilaian/Audit atas Proses Pelaksanaan Kegiatan Bidang Sarana Prasarana Masyarakat 4.1. Penilaian dilakukan secara kuantitatif (angka) dengan range score antara 0 – 50 = tidak memadai (TM). k) Tidak terdapat kekurangan fisik pekerjaan atau kelebihan pembayaran atau kemahalan harga (Mark-up Harga) dan KKN 4. Parameter : a) Prasarana yang dibangun berdasarkan usulan masyarakat b) Jenis dan lokasi prasarana memenuhi kriteria yang ditetapkan program c) Desain pekerjaan dibuat berdasarkan hasil survei lapangan d) Harga bahan telah sesuai dengan harga pasaran yang berlaku sesuai hasil survey e) Perhitungan RAB telah benar sesuai kondisi riil / gambar desain. volume bahan yang digunakan sesuai dengan kondisi riil. 51 – 60 = kurang memadai (KM).

Tolok ukur ini untuk selanjutnya dapat dijadikan sebagai pembanding dalam menilai lokasi/kecamatan/desa lainnya. URAIAN KEGIATAN Periksa daftar usulan desa hasil MD Perencanaan . apakah ada di atas atau di bawahnya. Bandingkan apakah prasarana yang dibangun ada dalam daftar usulan dan berita acara hasil MD dan MAD? Periksa dan berikan penilaian tentang sarana prasarana yang dibangun berada pada lokasi yang tepat dan bermanfaat bagi orang miskin. rencana. a) Periksa dan berikan penilaian tentang gambar-gambar yang terdiri dari peta desa. c) Membuat sketsa hasil perhitungan. hasil MAD Prioritas usulan dan SPC. d) Memperhatikan batasan-batasan desain yang telah ditentukan. b) Menghitung dimensi konstruksi sesuai dengan tingkat pelayanannya. b) Periksa dan berikan penilaian tentang Catatan Temuan T K C M S M M M M 2. 4. dsb-nya.PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MANDIRI PERDESAAN ditentukan lokasi/kecamatan/desa yang akan dijadikan benchmark/tolok ukur dalam fokus audit pelaksanaan kegiatan sarana prasarana masyarakat ini. 3. Periksa dan berikan penialain tentang Desain dibuat berdasarkan kepada hasil survei dan pra survei. umur. No. gambar teknik dan gambar tipikal telah diperiksa oleh FK /Fastekab yang berlatar belakang teknik. Panduan Audit Internal Page 57 . ukuran. peta situasi. Kesimpulan akhir dari hasil penilaian terhadap suatu kegiatan merupakan nilai rata-rata dari keseluruhan parameter yang dinilai yang disampaikan secara kuantitatif dan disertai dengan penilaian secara kualitatif. yang mencakup hal pokok sebagai berikut : a) Menentukan tingkat pelayanan prasarana sesuai dengan kebutuhan seperti kekuatan. 1.

lakukan melalui wawancara langsung dengan Masyarakat di Desa. b) Apakah besarnya insentif yang dibayarkan sesuai dengan yang diputuskan dalam musyawarah desa. apakah dapat berfungsi optimal? Lakukan pemeriksaan terhadap pengerahan tenaga kerja.PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MANDIRI PERDESAAN No. Periksa kualitas prasarana. 6. Panduan Audit Internal Page 58 . apakah spesifikasi bahan sesuai dengan RAB. meliputi : (1) Penilaian atas laporan akhir kegiatan prasarana yang dibuat oleh TPK/FK. meliputi : a) Apakah daftar tenaga kerja sudah melibatkan tenaga kerja desa setempat dan mengutamakan RTM. c) Apakah jumlah dan nama tenaga kerja yang terlibat sesuai dengan tenaga kerja yang mendaftar (Form A) d) Apakah Insentif yang dibayarkan kepada masing-masing tenaga kerja telah sesuai dengan kehadiran di Catatan Temuan T K C M S M M M M 5. Lakukan pemeriksaan fisik terhadap prasarana yang dibangun. (2) Penilaian dilapangan secara visual mengenai kondisi akhir hasil pembangunan prasarana. tenaga dan alat ditambah dengan biaya umum. URAIAN KEGIATAN harga satuan bahan dalam pembuatan Rencana Anggaran Biaya (RAB) sesuai dengan survey harga bahan/alat (Sebagai Owner Estimate) c) Periksa dan berikan penilaian tentang komposisi nilai Rencana Anggaran Biaya (RAB) terdiri dari kebutuhan bahan. (3) Lakukan pengukuran secara sampling terhadap volume kegiatan yang dihasilkan dibandingkan dengan gambar dan RAB.

periksa apakah telah dilakukan analisis oleh Fastekab dan hasilnya di gunakan sebagai alat penyuluhan kepada masyarakat desa. Periksa buku material/bahan sebagai buku pembelian bahan sudah dilakukan pencatatan sesuai Surat jalan/Do dan Bukti penerimanan material/bahan 9. Buatkan Kesimpulan Hasil Penilaian atas Bidang Prasarana Masyarakat Panduan Audit Internal Page 59 . Dapatkan Formulir Pemeriksaan berkala yang dibuat oleh FT. Periksa dan berikan penilaian tentang pembayaran honor kepada seluruh Tim Pengelola Kegiatan berdasarkan kesepakatan bersama antar anggota sesuai jumlah total yang tercantum dalam RAB. mandor dan PjOK. Jika tidak sesuai berarti harus ada sisa bahan/persediaan. 8. e) Lakukan kroscek ke beberapa pekerja yang namanya tercatat dalam form pembayaran. apakah mereka menerima sesuai dengan bukti yang tertulis. 50% dan 100% sesuai dengan yang terdapat pada PTO 11. 7. supaya kualitas prasarana yang dibangun dapat ditingkatkan. Periksa dan berikan penilaian tentang jumlah bahan yang tersedia atau terpasang sesuai dengan jumlah bahan yang dibeli/diterima. 10.PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MANDIRI PERDESAAN No. Dapatkan dan periksa dokumentasi foto kegiatan prasarana yang dibuat berdasarkan kemajuan kegiatan yaitu 0%. URAIAN KEGIATAN Catatan Temuan T K C M S M M M M lapangan (sistem harian) atau sejumlah Hari-Orang-Kerja sesuai dengan prestasi kerja (sistem upah borongan).

maka nila total parameter tersebut merupakan nilai rata-rata dari keseluruhan point (Nilai total seluruh point/jumlah point). cukup memadai. Terhadap parameter nomor 6 point 4 tidak diberikan nilai secara kuantitatif seperti parameter yang lainnya.1. serta mempunyai kebutuhan Panduan Audit Internal Page 60 . juga dapat dibuat penilaian kualitatif berdasarkan penilaian dari pemeriksa/auditor yang kemudian dibuat beberapa catatan atau rekomendasi. 5. kurang memadai atau tidak memadai. Penilaian/Audit atas Proses Pelaksanaan Kegiatan Peningkatan Kapasitas/Keterampilan Kelompok Ekonomi 5. yaitu kelompok yang anggotanya tergolong RTM. Parameter : a) Kegiatan peningkatan kapasitas yang dilakukan berdasarkan usulan masyarakat b) Penerima manfaat dari kegiatan ini sesuai dengan ketentuan.PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MANDIRI PERDESAAN Kesimpulan hasil penilaian terhadap proses pelaksanaan kegiatan sarana prasarana masyarakat di suatu kecamatan merupakan nilai rata-rata dari seluruh parameter yang dinilai. Apabila terjadi pemotongan dana atau ketidaksesuaian dana yang dikeluarkan dan dana yang diterima oleh pekerja. maka dapat disimpulkan ada indikasi penyalahgunaan dana yang kemungkinan perlu diklarifikasi lagi lebih detail kepada pekerja lainnya dan TPK. dengan rumusan : Nilai dari parameter 1 – 11 11 Bila dalam satu parameter terdapat beberapa point yang harus dijawab/dilakukan. memadai. selain secara kuantitatif dengan menggunakan angka sehingga suatu proses pelaksanaan kegiatan sarana prasarana masyarakat di kecamatan tertentu mendapat penilaian sangat memadai. Hasil penilaian ini.

Panduan Audit Internal Page 61 . Mendukung perkembangan dan kelanjutan usaha. d) Pendanaan dilakukan sesuai dengan ketentuan yaitu bukan untuk pengadaan sarana usaha dan modal kerja bagi kelompok serta tidak boleh bersifat individu. f) Perhitungan RAB telah benar sesuai kondisi riil. tidak adanya pengurangan lamanya waktu maupun kualitas kegiatan. kepemilikannya telah diatur dan diputuskan oleh Tim Pelestarian. 5. Pengeluaran dana telah dicatat. pelatihan keterampilan. dsb. 4. Meningkatkan kapasitas teknis dengan membuka kesempatan untuk mencoba teknologi tepat guna yang baru. bengkel tepat guna. 2. didukung dengan dokumen pendukung pengeluaran yang valid yaitu minimal ada tanda tangan yang menyerahkan. h) Pengelolaan dana kegiatan telah memenuhi prinsip transparansi serta ada upaya pengendalian. Lebih bermanfaat bagi RTM yang telah mempunyai usaha. e) Dalam hal pengadaan sarana yang bertujuan untuk peningkatan kapasitas. 6. Berdampak langsung untuk peningkatan pendapatan. Memberi kesempatan masyarakat untuk meningkatkan pengetahuan tentang usaha. Bisa dikerjakan oleh masyarakat. 7. 3. c) Bentuk kegiatan sesuai dengan kriteria yang telah ditentukan oleh PNPM MP yaitu: 1.PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MANDIRI PERDESAAN peningkatan kapasitas/keterampilan yang sama sehingga mudah dikelola pendanaannya. Memecahkan masalah yang dihadapi termasuk rendahnya produktivitas usaha. yang menerima dan yang melakukan otorisasi serta dapat dipertanggungjawabkan. g) Jumlah dana yang diterima sama dengan yang tercantum dalam perjanjian penerimaan bantuan (tidak ada pemotongan) dan dimanfaatkan sesuai proposal peruntukkannya serta tidak ada dana yang disalahgunakan.

Penilaian dilakukan secara kuantitatif (angka) dengan range score antara 0 – 50 = tidak memadai (TM). apakah penerima manfaat sesuai dengan kriteria yang ditentukan program. 76 – 90 = memadai (M) dan 91 – 100 = sangat memadai (SM). Tolok ukur ini untuk selanjutnya dapat dijadikan sebagai pembanding dalam menilai lokasi/kecamatan/desa lainnya.Langkah Kerja Langkah kerja merupakan hal-hal yang perlu dilakukan dalam rangka melakukan penilaian terhadap pelaksanaan kegiatan bidang peningkatan kapasitas/keterampilan kelompok ekonomi sesuai dengan parameter yang telah ditentukan di atas. hasil MAD Prioritas usulan dan SPC. daftar usulan desa hasil MD Perencanaan . 61 – 75 cukup memadai (CM). URAIAN KEGIATAN Periksa daftar gagasan. Panduan Audit Internal Page 62 . Berikan penilaian.PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MANDIRI PERDESAAN 5. terlebih dahulu ditentukan lokasi/kecamatan/desa yang akan dijadikan benchmark/tolok ukur dalam fokus audit pelaksanaan kegiatan bidang peningkatan kapasitas/keterampilan kelompok ekonomi ini. 3. Periksa dan berikan penilaian tentang bentuk kegiatan yang dilakukan apakah Catatan Temuan T K C M S M M M M 2. Untuk memberikan penilaian terhadap paramater-paramater dalam fokus audit pelaksanaan kegiatan bidang peningkatan kapasitas/keterampilan kelompok ekonomi. Kesimpulan akhir dari hasil penilaian terhadap suatu kegiatan merupakan nilai rata-rata dari keseluruhan parameter yang dinilai yang disampaikan secara kuantitatif dan disertai dengan penilaian secara kualitatif. 51 – 60 = kurang memadai (KM). Bandingkan apakah kegiatan peningkatan kapasitas/keterampilan kelompok ekonomi ada dalam daftar gagasan dan usulan serta berita acara hasil MD dan MAD? Periksa daftar penerima manfaat dari kegiatan ini dan lakukan kunjungan langsung serta wawancara dengan beberapa penerima manfaat.2. No. apakah ada di atas atau di bawahnya. 1.

3. Memberi kesempatan masyarakat untuk meningkatkan pengetah Lebih bermanfaat bagi RTM yang telah mempunyai usaha. 6. 5. Berdampak langsung untuk peningkatan pendapatan. apakah jumlah dana yang diterima dari UPK telah digunakan sesuai peruntukannya. Bisa dikerjakan oleh masyarakat. Meningkatkan kapasitas teknis dengan membuka kesempatan untuk mencoba teknologi tepat guna yang baru. Periksa dan berikan penilaian tentang harga satuan bahan dalam pembuatan Rencana Anggaran Biaya (RAB) sesuai dengan survey harga bahan/alat (Sebagai Owner Estimate) a) Periksa pembukuan. URAIAN KEGIATAN sudah sesuai dengan kriteria program: Catatan Temuan T K C M S M M M M 1. Memecahkan masalah yang dihadapi termasuk rendahnya produktivitas usaha. 2. Panduan Audit Internal Page 63 . apakah ada alokasi untuk pengadaan sarana yang digunakan untuk peningkatan kapasitas? Pastikan bahwa sarana tersebut bukan untuk modal usaha serta tidak digunakan untuk berproduksi.PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MANDIRI PERDESAAN No. 7. 6. Periksa proposal/RAB. Mendukung perkembangan dan kelanjutan usaha. 5. apakah terhadap pengelolaan dana telah diadministrasikan dengan baik dan transparan serta didukung oleh bukti-bukti yang akurat? b) Periksa. 4. 4. Memberi kesempatan masyarakat untuk meningkatkan pengetahuan tentang usaha.

memadai. cukup memadai. selain secara kuantitatif dengan menggunakan angka sehingga suatu proses pelaksanaan kegiatan peningkatan kapasitas/keterampilan kelompok ekonomi di kecamatan tertentu mendapat penilaian sangat memadai. Hasil penilaian ini. juga ada pemeriksaan khusus untuk mengetahui ada atau tidaknya penyelewengan dana. maka dapat disimpulkan ada indikasi penyalahgunaan dana yang kemungkinan perlu diklarifikasi lagi lebih detail kepada pihak-pihak terkait.PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MANDIRI PERDESAAN No. Catatan Temuan T K C M S M M M M Kesimpulan hasil penilaian terhadap proses pelaksanaan kegiatan sarana prasarana masyarakat di suatu kecamatan merupakan nilai rata-rata dari seluruh parameter yang dinilai. Terhadap parameter nomor 6 selain diberikan nilai secara kuantitatif seperti parameter yang lainnya. juga dapat dibuat penilaian kualitatif berdasarkan penilaian dari pemeriksa/auditor yang kemudian dibuat beberapa catatan atau rekomendasi. Apabila terjadi pemotongan dana atau ketidaksesuaian dana yang dikeluarkan dan dana yang diterima oleh pekerja. kurang memadai atau tidak memadai. Panduan Audit Internal Page 64 . 7. URAIAN KEGIATAN Buatlah kesimpulan hasil penilaian terhadap pelaksanaan kegiatan bidang peningkatan kapasitas/keterampilan kelompok ekonomi. maka nilai total parameter tersebut merupakan nilai rata-rata dari keseluruhan point (Nilai total seluruh point/jumlah point). dengan rumusan : Nilai dari parameter 1 – 6 6 Bila dalam satu parameter terdapat beberapa point yang harus dijawab/dilakukan.

2) Penilaian mengenai ketaatan terhadap ketentuan/aturan penggunaan masingmasing dana. Oleh karena itu. Tujuan Umum Audit Secara umum tujuan atas audit keuangan PNPM-MP adalah untuk memberikan penilaian dan rekomendasi terhadap kualitas pengelolaan dana BLM PNPM-MP yang terdiri dari BLM Dana Kegiatan. 3) Penilaian terhadap kinerja pengelolaan keuangan UPK. kinerja Badan Pengawas UPK. Panduan Audit Internal Page 65 . yang mencakup : 1) Penilaian mengenai kualitas administrasi dan ketaatan terhadap prinsip- prinsip akuntansi (pencatatan transaksi. Tim Pemantau serta Kelompok. serta DOK Pelatihan Masyarakat oleh UPK. Ruang Lingkup Audit Audit meliputi pemeriksaan dan penilaian terhadap tertib administrasi dan pelaporan keuangan serta pengelolaan keuangan dana BLM. TPK. bukti transaksi. 4) Penilaian terhadap penerapan prinsip transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan keuangan dana BLM 5) Pemeriksaan keuangan untuk mengetahui ada tidaknya indikasi penyalahgunaan dana.PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MANDIRI PERDESAAN BAGIAN V PANDUAN PELAKSANAAN AUDIT KEUANGAN DANA BLM (BANTUAN LANGSUNG MASYARAKAT) A. DOK Perencanaan. TPK dan kelompok serta memeriksa ada tidaknya tindakan penyalahgunaan dana/korupsi. sistem pelaporan) serta pengarsipan dokumen yang ada di UPK dan TPK. B. semakin sering dilakukan semakin baik karena tindakan penyalahgunaan dana dapat diantisipasi sedini mungkin. audit perlu dilakukan secara rutin/periodik.

(8) Pengarsipan dokumen program (keuangan dan non keuangan) diselenggarakan secara tertib (memudahkan dalam pencarian). yaitu sesuai kebutuhan dengan terlebih dahulu desa mengajukan Rencana Penggunaan Dana dan Laporan Penggunaan Dana sebelumnya. Buku Hutang. mencakup: - Buku Kas Harian (Kas Umum dan Kas Operasional) Panduan Audit Internal Page 66 . Laporan Arus Dana. (7) Setiap pengurus UPK dan Badan Pengawas UPK memahami tugas dan fungsinya sehingga ada pembagian kerja yang jelas. Pencairan dana dari UPK ke TPK telah sesuai prosedur. (5) (6) Penyaluran BLM dari KPPN sesuai aturan (Surat Edaran). (4) Pengggunaan dana sesuai dengan peruntukkannya. b) Tingkat Desa (TPK.PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MANDIRI PERDESAAN C. Audit Dana BLM Kegiatan 1. Tim Pemantau dan Kelompok) (1) Terselenggaranya secara memadai administrasi keuangan TPK dan Kelompok. Laporan Operasional UPK) (3) UPK menyampaikan laporan rutin kepada desa/forum MAD atau kepada masyarakat umum melalui papan informasi atau fasilitas umum lainnya. mencakup: (2) Buku Kas Harian Buku Bank Rekening Buku bantu lainnya (Buku Inventaris. dll. dll) Bukti Transaksi Pelaporan Keuangan Dana BLM untuk Dana Kegiatan (Neraca Program. Parameter a) Tingkat Kecamatan(UPK dan BPUPK) (1) Terselenggaranya secara memadai administrasi keuangan. yaitu seperti yang tercantum dalam SPC dan BA MAD serta menjamin tidak ada pengeluaran-pengeluaran yang tidak sesuai item anggaran yang telah disetujui MAD.

dll. Tolok ukur ini untuk selanjutnya dapat Panduan Audit Internal Page 67 . terlebih dahulu ditentukan lokasi/kecamatan/desa yang akan dijadikan benchmark/tolok ukur dalam fokus audit pengelolaan keuangan BLM Dana Kegiatan. penggunaan dana kegiatan untuk operasional TPK. yaitu sesuai kebutuhan dengan terlebih dahulu desa mengajukan Rencana Penggunaan Dana dan Laporan Penggunaan Dana sebelumnya.PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MANDIRI PERDESAAN - Kartu Kelompok/Anggota Bukti transaksi Buku Material Laporan Penggunaan Dana yang sesuai dengan Laporan Realisasi Fisik (2) TPK menyampaikan laporan rutin dan laporan pertanggungjawaban dan menyampaikan kepada masyarakat umum melalui papan informasi atau fasilitas umum lainnya. (5) Setiap pengurus TPK dan Tim Pemantau memahami tugas dan fungsinya sehingga ada pembagian kerja yang jelas. Untuk memberikan penilaian terhadap paramater-paramater dalam fokus audit pengelolaan keuangan BLM Dana Kegiatan. 76 – 90 = memadai (M) dan 91 – 100 = sangat memadai (SM). 2. (6) Pengarsipan dokumen program (keuangan dan non keuangan) diselenggarakan secara tertib (memudahkan dalam pencarian) dan aman. 61 – 75 cukup memadai (CM). (4) Pencairan dana dari UPK ke TPK telah sesuai prosedur. Langkah Kerja Langkah kerja merupakan hal-hal yang perlu dilakukan dalam rangka melakukan penilaian terhadap tertib administrasi dan pelaporan keuangan serta pengelolaan keuangan BLM dana kegiatan sesuai dengan parameter yang telah ditentukan di atas. 51 – 60 = kurang memadai (KM). (3) Tidak ada penggunaan dana non prosedural seperti pinjaman pribadi baik fasilitator maupun TPK. Penilaian dilakukan secara kuantitatif (angka) dengan range score antara 0 – 50 = tidak memadai (TM).

1. Pastikan bahwa penggunaan dana sesuai dengan peruntukkannya. 3. apakah ada di atas atau di bawahnya. meliputi : (1) Laporan Arus Dana (2) Neraca Program (3) Laporan Operasional UPK Pastikan bahwa UPK menyampaikan laporan rutin kepada desa/forum MAD atau kepada masyarakat umum melalui papan informasi atau fasilitas umum lainnya. yaitu sesuai kebutuhan dengan terlebih dahulu desa Catatan Temuan T K C M S M M M M 2. dll) Bukti-bukti transaksi Periksa dan berikan penilaian terhadap Laporan Keuangan Dana BLM yang ada di UPK. 5. Tingkat Kecamatan (UPK. Panduan Audit Internal Page 68 . BPUPK) URAIAN KEGIATAN Periksa dan berikan penilaian terhadap pengadministrasian UPK yang meliputi : Buku Kas Harian (BPPK dan Operasional UPK) Buku Bank (UPK dan Operasional UPK) Buku Rekening Buku bantu lainnya (Buku Inventaris.PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MANDIRI PERDESAAN dijadikan sebagai pembanding dalam menilai lokasi/kecamatan/desa lainnya. yaitu seperti yang tercantum dalam SPC dan BA MAD serta menjamin tidak ada pengeluaran-pengeluaran yang tidak sesuai item anggaran yang telah disetujui MAD. Kesimpulan akhir dari hasil penilaian terhadap suatu kegiatan merupakan nilai rata-rata dari keseluruhan parameter yang dinilai yang disampaikan secara kuantitatif dan disertai dengan penilaian secara kualitatif. Penyaluran BLM dari KPPN sesuai aturan (Surat Edaran) Pastikan bahwa pencairan dana dari UPK ke TPK telah sesuai prosedur. Buku Hutang. i. No. 4. 6. dll.

8 8 Hasil penilaian ini. untuk mengetahui ada atau tidaknya indikasi penyalahgunaan dana. kurang memadai atau tidak memadai. URAIAN KEGIATAN mengajukan Rencana Penggunaan Dana dan Laporan Penggunaan Dana sebelumnya. Laporan terjadinya penyalahgunaan dana merupakan laporan dalam bentuk naratif yang melengkapi laporan hasil audit yang menguraikan berapa jumlah dana yang disalahgunakan dan siapa pelakunya. Pastikan bahwa setiap pengurus UPK dan Badan Pengawas UPK memahami tugas dan fungsinya sehingga ada pembagian kerja yang jelas. selain secara kuantitatif dengan menggunakan angka sehingga suatu proses tertib administrasi dan pelaporan keuangan serta pengelolaan keuangan dana BLM mendapat penilaian sangat memadai. Apabila terjadi pemotongan dana atau ketidaksesuaian dana yang dikeluarkan dan dana yang diterima. 8. Kesimpulan hasil penilaian terhadap penilaian tertib administrasi.PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MANDIRI PERDESAAN No. Catatan Temuan T K C M S M M M M 7. maka dapat disimpulkan ada indikasi penyalahgunaan dana yang kemungkinan perlu diklarifikasi lagi lebih detail sampai ketemu jumlah yang pasti dan pelaku yang jelas. cukup memadai. juga dapat dibuat penilaian kualitatif berdasarkan penilaian dari pemeriksa/auditor yang kemudian dibuat beberapa catatan atau rekomendasi. maka dilakukan pemeriksaan terhadap penerimaan dan pengeluaran dana khususnya BLM Dana Kegiatan sebagai berikut: Panduan Audit Internal Page 69 . dengan rumusan : Total nilai dari parameter 1 . memadai. Selain itu. pelaporan serta pengelolaan BLM Dana Kegiatan di tingkat kecamatan merupakan nilai rata-rata dari seluruh parameter yang dinilai. Pastikan bahwa pengarsipan dokumen program (keuangan dan non keuangan) diselenggarakan secara tertib (memudahkan dalam pencarian).

Hibah) Bunga Bank BLM PNPM-MP (Rek Kolektif) Xxxx xxxx xxxx xxxx xxxx xxxx xxxx + Xxxx + Penerimaan lain-lain * Total Penerimaan PENGELUARAN Penyaluran Kegiatan Sarana Prasarana xxxx xxxx xxxx xxxx xxxx xxxx xxxx xxxx xxxx + Xxxx - Penyaluran Kegiatan Pendidikan Penyaluran Kegiatan Kesehatan Penyaluran Kegiatan PKH Penyaluran Kegiatan SPP Operasional TPK Operasional UPK Pajak dan Adm.d.) Transfer Lainnya (Swadaya.PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MANDIRI PERDESAAN Hasil Pemeriksaan BLM Dana Kegiatan Periode …… s. ………………………. Saldo Awal PENERIMAAN Transfer dari KPPN (BLM PNPM-MP) Transfer Kasda (BLM PNPM-MP) Transfer Lain-Lain (BLM ………. Bank BLM PNPM-MP Pengeluaran lain-lain * Total Pengeluaran Saldo ((Saldo Awal +Total Penerimaan) – Total Pengeluaran) xxxx (A) Panduan Audit Internal Page 70 .

Total Uang Tunai (Cash on hand) BPNPM MP + Jumlah Total (B) Rpxxxxx Rp xxxxx Rp xxxxx Panduan Audit Internal Page 71 . ..PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MANDIRI PERDESAAN Hasil Pemeriksaan Rekening BPPK dan Kas BPPK Saldo Rekening Kolektif BPNPM MP No... Rek..

Rek.. dan Umum.PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MANDIRI PERDESAAN Hasil Pemeriksaan Alokasi Dana Operasional UPK (2% dari BLM Dana Kegiatan) Periode ………………………. Saldo Awal (Periode sebelumnya) PENERIMAAN Dari 2% BLM Bunga rekening operasional Penerimaan Lain-lain * Total Penerimaan xxxx Xxxx xxxx xxxx + Xxxx Xxxx + PENGELUARAN Biaya operasional UPK (Honor. Operasional Pengeluaran lain-lain * Total Pengeluaran xxxx xxxx + xxxx Xxxx - Saldo ((Saldo Awal +Total Penerimaan) – Total Pengeluaran) xxxx (A) Panduan Audit Internal Page 72 . dll) Pajak dan Adm.Inventaris.. Adm. ……………………….d.s.

. 1... Rek.. Penyebabnya bisa karena pengeluaran itu tidak prosedural atau lainnya..... Sehingga berdasarkan hasil perhitungan dana dapat disimpulkan tidak ada penyalahgunaan dana.PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MANDIRI PERDESAAN Hasil Pemeriksaan Rekening Operasional dan Kas Operasional Saldo Rekening Operasional No. Selisih ini biasanya tidak mengindikasikan penyalahgunaan dana tapi lebih pada kesalahan pencatatan karena tidak tertibnya pencatatan transaksi.. terdapat selisih dana yang kemungkinan diakibatkan oleh kelebihan catat penerimaan atau kekurangan catat biaya.... Tingkat Desa (TPK. Rp xxxxx Total Uang Tunai (Cash on hand) OPS Rp xxxxx + Jumlah Total Rp xxxxx (B) Kesimpulan hasil pemeriksaan :  Saldo hasil pemeriksaan dana harus sama dengan saldo hasil pemeriksaan terhadap rekening dan uang kas : (A) = (B)... Tim Pemantau dan Kelompok) URAIAN KEGIATAN Periksa dan berikan penilaian terhadap pengadiministrasian di TPK.  (A) > (B).... No.  (A) < (B). terdapat selisih dana yang kemungkinan diakibatkan oleh kekurangan catat penerimaan atau kekurangan catat biaya. mencakup : Buku Kas Harian (Kas Umum dan Kas Operasional) Kartu Kelompok/Anggota Bukti transaksi Catatan Temuan T K C M S M M M M Panduan Audit Internal Page 73 ... ii.. Hal ini bisa juga mengindikasikan adanya penyalahgunaan dana atau adanya pengeluaranpengeluaran yang belum dapat dipertanggungjawabkan. Hal ini menunjukkan tidak ada selisih dana......

kurang memadai atau tidak memadai. memadai. II dan tahap akhir (3) Media penyampaian laporan Pastikan tidak ada penggunaan dana non prosedural seperti pinjaman pribadi baik fasilitator maupun TPK. penggunaan dana kegiatan untuk operasional TPK. dll. 4.PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MANDIRI PERDESAAN No. Pastikan bahwa setiap pengurus TPK dan Tim Pemantau memahami tugas dan fungsinya sehingga ada pembagian kerja yang jelas. dengan rumusan : Total nilai dari parameter (6 parameter) 6 Hasil penilaian ini. - URAIAN KEGIATAN Buku Material Periksa dan berikan penilaian terhadap laporan TPK yang mencakup : (1) LPD (2) Laporan Pertanggungjawaban Tahap I. Periksa dan berikan penilaian terhadap pengarsipan dokumen program (keuangan dan non keuangan) Catatan Temuan T K C M S M M M M 2. cukup memadai. 5. 6. 3. yaitu sesuai kebutuhan dengan terlebih dahulu desa mengajukan Rencana Penggunaan Dana dan Laporan Penggunaan Dana sebelumnya. Pencairan dana dari UPK ke TPK telah sesuai prosedur. juga dapat dibuat Panduan Audit Internal Page 74 . Kesimpulan hasil penilaian terhadap tertib administrasi dan pelaporan merupakan nilai rata-rata dari seluruh parameter yang dinilai. selain secara kuantitatif dengan menggunakan angka sehingga kualitas administrasi dan pelaporan serta pengelolaan BLM Dana Kegiatan di tingkat desa dan kelompok mendapat penilaian sangat memadai. Pastikan kelompok mempunyai buku catatan transaksi/buku kas harian serta kartu anggota.

Dalam hasil audit juga dibuat catatan khusus apabila ditemukan indikasi penyalahgunaan dana/korupsi serta rekomendasi tindak lanjutnya. untuk mengetahui ada atau tidaknya indikasi penyalahgunaan dana. ………………………. Saldo Awal PENERIMAAN Penerimaan dari UPK RPD I Penerimaan dari UPK RPD II Penerimaan dari UPK RPD III Penerimaan dari UPK RPD IV Penerimaan dari UPK RPD V Penerimaan lain-lain * Total Penerimaan PENGELUARAN Penyaluran KegiatanSarana xxxx Penyaluran Kegiatan Pendidikan Penyaluran Kegiatan Kesehatan Penyaluran Kegiatan PKH xxxx xxxx xxxx xxxx xxxx xxxx xxxx xxxx xxxx + Xxxx Xxxx + Panduan Audit Internal Page 75 . maka dilakukan peneriksaan terhadap penerimaan dan pengeluaran dana khususnya BLM Dana Kegiatan sebagai berikut: Hasil Pemeriksaan BLM Dana Kegiatan di TPK Periode …… s. Selain itu.PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MANDIRI PERDESAAN penilaian kualitatif berdasarkan penilaian dari pemeriksa/auditor yang kemudian dibuat beberapa catatan atau rekomendasi.d.

Penyebabnya bisa karena pengeluaran itu tidak prosedural atau lainnya.  (A) > (B). terdapat selisih dana yang kemungkinan diakibatkan oleh kelebihan catat penerimaan atau kekurangan catat biaya. Sehingga berdasarkan hasil perhitungan dana dapat disimpulkan tidak ada penyalahgunaan dana. Hal ini bisa juga mengindikasikan adanya penyalahgunaan dana atau adanya pengeluaranpengeluaran yang belum dapat dipertanggungjawabkan. Hal ini menunjukkan tidak ada selisih dana.PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MANDIRI PERDESAAN Penyaluran Kegiatan SPP Operasional TPK Operasional UPK Pengeluaran lain-lain * Total Pengeluaran xxxx xxxx xxxx xxxx + Xxxx - Saldo ((Saldo Awal +Total Penerimaan) – Total Pengeluaran) xxxx (A) Saldo hasil perhitungan tersebut harus dapat dibuktikan secara fisik dalam saldo yang terdapat di tangan bendahara TPK (cash on hand). Hasil Pemeriksaan Uang Kas di TPK Total Uang Tunai (Cash on hand) BLM PNPM-MP Rp xxxxx (B) Kesimpulan hasil pemeriksaan :  Saldo hasil pemeriksaan dana harus sama dengan saldo hasil pemeriksaan terhadap uang kas yang dipegang TPK : (A) = (B).  (A) < (B). terdapat selisih dana yang kemungkinan diakibatkan oleh kekurangan catat penerimaan atau kekurangan catat biaya. Selisih ini Panduan Audit Internal Page 76 .

6) Pengarsipan dokumen program (keuangan dan non keuangan) diselenggarakan secara tertib (memudahkan dalam pencarian). mencakup: a) Buku Kas Harian DOK Perencanaan b) Buku Bank DOK c) Buku Rekening d) Bukti Transaksi e) Pelaporan Keuangan Dana BLM untuk DOK Perencanaan (Laporan Arus Dana) 2) Menyampaikan laporan rutin kepada desa/forum MAD atau kepada masyarakat umum melalui papan informasi atau fasilitas umum lainnya. 76 – 90 = memadai (M) dan 91 – 100 = sangat memadai (SM). Penilaian dilakukan secara kuantitatif (angka) dengan range score antara 0 – 50 = tidak memadai (TM). 51 – 60 = kurang memadai (KM). D. Untuk memberikan penilaian terhadap paramater-paramater dalam fokus audit pengelolaan keuangan BLM DOK Perencanaan. Pengggunaan dana sesuai dengan peruntukkannya. Audit Dana DOK Perencanaan 1. 2. Parameter 1) Terselenggaranya secara memadai administrasi keuangan. 61 – 75 cukup memadai (CM). terlebih dahulu ditentukan lokasi/kecamatan/desa yang akan dijadikan benchmark/tolok ukur dalam fokus audit Panduan Audit Internal Page 77 . Langkah Kerja Langkah kerja merupakan hal-hal yang perlu dilakukan dalam rangka melakukan penilaian terhadap tertib administrasi dan pelaporan keuangan serta pengelolaan keuangan BLM dana DOK Perencanaan sesuai dengan parameter yang telah ditentukan di atas.PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MANDIRI PERDESAAN biasanya tidak mengindikasikan penyalahgunaan dana tapi lebih pada kesalahan pencatatan karena tidak tertibnya pencatatan transaksi. 3) 4) 5) Pencairan BLM DOK Perencanaaan dari KPPN sesuai aturan. Setiap pengurus UPK dan Badan Pengawas UPK memahami tugas dan fungsinya .

a) Panduan Audit Internal Page 78 . dan didukung bukti-bukti yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan (ada yang mengeluarkan.PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MANDIRI PERDESAAN pengelolaan keuangan BLM DOK Perencanaan ini. b) Transaksi dicatat dengan jelas. Periksa dan pastikan bahwa di UPK terdapat rekening DOK Perencanaan. Pastikan bahwa yang menandatangani spesimen pada rekening DOK Perencanaan terdiri dari: Ketua UPK dan fasilitator kecamatan (2). No. Lakukan cash opname apakah uangnya benar-benar ada di tangan UPK. Tolok ukur ini untuk selanjutnya dapat dijadikan sebagai pembanding dalam menilai lokasi/kecamatan/desa lainnya. Kesimpulan akhir dari hasil penilaian terhadap suatu kegiatan merupakan nilai rata-rata dari keseluruhan parameter yang dinilai yang disampaikan secara kuantitatif dan disertai dengan penilaian secara kualitatif. yang menerima dan yang memverifikasi). 1 a) URAIAN KEGIATAN Periksa dan Pastikan bahwa UPK telah menerima Ketentuan Pengelolaan DOK Perencanaan yang terakhir. apakah tidak ada salah perhitungan (sudah sesuai dengan penerimaan dikurangi pengeluaran). Periksa saldo masing-masing buku kas harian. apakah ada di atas atau di bawahnya. Catatan Temuan T K C M S M M M M b) c) 2 3 Periksa dan pastikan UPK mempunyai buku pencatatan transaksi untuk BLM DOK Perencanaan berupa buku kas dan buku bank. cermat. c) Pastikan tidak ada pengeluaran non prosedural dengan meneliti transaksi demi transaksi.

Panduan Audit Internal Page 79 . Buatkan Kesimpulan atas Penilaian Tertib Administrasi dan Pelaporan serta pengelolaan DOK Perencanaan di UPK. Pastikan penggunaannya telah sesuai ketentuan. termasuk bila ada sisa dana. (ref.: dokumen RAB DOK Perencanaan) a) Pastikan bahwa FK telah memverifikasi penggunaan dana DOK. Periksa dan pastikan laporan yang dibuat UPK sesuai dengan ketentuan pembuatan pelaporan (Laporan Arus Dana) a) Periksa bahwa ada proses musyawarah untuk memutuskan rencana penggunaan DOK Perencanaan yang difasilitasi oleh fasilitator serta SPC mengenai Rencana Penggunaan DOK. b) Pastikan bahwa fasilitator kabupaten telah memverfikasi penggunaan kelebihan DOK Perencanaan.PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MANDIRI PERDESAAN 4 5 6 7 8 Periksa buku rekening DOK. Cocokan saldonya dengan buku bank yang dibuat UPK. (ref. Periksa setiap penarikan yang ada dan cocokan dengan penerimaan di buku kas harian yang sama/sejenis. Pastikan seluruh dokumen disimpan pada tempat yang aman serta memudahkan pencarian.: dokumen Berita Acara dan SPC) b) Pastikan alokasi dan penggunaan dana DOK telah sesuai dengan peruntukanya.

cukup memadai. Dalam hasil audit juga dibuat catatan khusus apabila ditemukan indikasi penyalahgunaan dana/korupsi serta rekomendasi tindak lanjutnya. ………………………. untuk mengetahui ada atau tidaknya indikasi penyalahgunaan dana. Saldo Awal PENERIMAAN Transfer dari KPPN (BLM DOK Perencanaan) Transfer Lainnya (Swadaya. Hibah) Bunga Bank BLM PNPM-MP (Rek DOK) Penerimaan lain-lain * Xxxx xxxx xxxx xxxx xxxx + Panduan Audit Internal Page 80 . Selain itu. memadai. maka dilakukan peneriksaan terhadap penerimaan dan pengeluaran dana khususnya BLM Dana Operasional Kegiatan Perencanaan sebagai berikut: Hasil Pemeriksaan BLM Dana Operasional Kegiatan (DOK) Perencanaan Periode …… s. dengan rumusan : Total nilai dari parameter (1 . kurang memadai atau tidak memadai.d.8 parameter) 8 Hasil penilaian ini. selain secara kuantitatif dengan menggunakan angka sehingga kualitas administrasi dan pelaporan serta pengelolaan BLM Dana Operasional Kegiatan Perencanaan mendapat penilaian sangat memadai. juga dapat dibuat penilaian kualitatif berdasarkan penilaian dari pemeriksa/auditor yang kemudian dibuat beberapa catatan atau rekomendasi.PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MANDIRI PERDESAAN Kesimpulan hasil penilaian terhadap tertib administrasi dan pelaporan merupakan nilai rata-rata dari seluruh parameter yang dinilai.

Bank BLM DOK Perencanaan Pengeluaran lain-lain * Total Pengeluaran xxxx xxxx xxxx xxxx xxxx xxxx xxxx xxxx Xxxx + xxxx xxxx + Xxxx - Saldo ((Saldo Awal +Total Penerimaan) – Total Pengeluaran) xxxx (A) Hasil Pemeriksaan Rekening DOK Perencanaan dan Kas DOK Perencanaan Saldo Rekening DOK Perencanaan No.. Rek... xxxxx Total Uang Tunai (Cash on hand) xxxxx + Jumlah Total Rp xxxxx (B) Rp Rp Panduan Audit Internal Page 81 . ..PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MANDIRI PERDESAAN Total Penerimaan PENGELUARAN Penyaluran Kegiatan MAD Penyaluran Kegiatan Pelatihan KPMD Penyaluran Kegiatan Penyaluran Kegiatan Penyaluran Kegiatan Bantuan Transpor PJOK Bantuan transpor KPMD Bantuan Transpor PL Pajak dan Adm.

. Parameter 1) Terselenggaranya secara memadai administrasi keuangan.... 5) Tidak ada penggunaan dana non prosedural seperti pinjaman pribadi baik konsultan/fasilitator..... UPK maupun pihak lain dan tidak ada pengeluaran- Panduan Audit Internal Page 82 .. mencakup: a) Buku Kas Harian DOK Pelatihan Masyarakat b) Buku Bank DOK c) Buku Rekening d) Bukti Transaksi e) Pelaporan Keuangan Dana BLM untuk DOK Pelatihan Masyarakat (Laporan Arus Dana) 2) Menyampaikan laporan rutin kepada desa/forum MAD atau kepada masyarakat umum melalui papan informasi atau fasilitas umum lainnya.. yaitu pencairan dilakukan sekaligus sesuai dengan kebutuhan pelatihan masyarakat yang akan dilaksanakan. Misalnya: ”Terdapat selisih dana pada DOK Perencanaan dimana saldo hasil pemeriksaan dana tidak sama dengan hasil pemariksaan rekening dan kas DOK Perencanaan... 4) Pengggunaan dana sesuai dengan peruntukkannya. kegiatan pelatihan masyarakat harus segera dilaksanakan dan dipertanggungjawabkan. yaitu seperti yang tercantum dalam Surat Petunjuk Pencairan dan Tata Cara Penggunaan DOK Pelatihan Masyarakat.... 3) Pencairan BLM DOK Pelatihan Masyarakat dari KPPN sesuai aturan. penyebabnya adalah... 1 bulan setelah pencairan. Oleh karena itu.” E... .. Setelah dilakukan klarifikasi terhadap UPK....PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MANDIRI PERDESAAN Kesimpulan hasil pemeriksaan : Sama dengan kesimpulan hasil pemeriksaan dana secara total hanya dipisah didasarkan pada jenis dananya masing-masing.. Audit Dana DOK Pelatihan Masyarakat 1.

7) Pengarsipan dokumen program (keuangan dan non keuangan) diselenggarakan secara tertib (memudahkan dalam pencarian). 76 – 90 = memadai (M) dan 91 – 100 = sangat memadai (SM). No. Tolok ukur ini untuk selanjutnya dapat dijadikan sebagai pembanding dalam menilai lokasi/kecamatan/desa lainnya. Langkah Kerja Langkah kerja merupakan hal-hal yang perlu dilakukan dalam rangka melakukan penilaian terhadap tertib administrasi dan pelaporan keuangan serta pengelolaan keuangan BLM dana DOK Pelatihan Masyarakat sesuai dengan parameter yang telah ditentukan di atas. Kesimpulan akhir dari hasil penilaian terhadap suatu kegiatan merupakan nilai rata-rata dari keseluruhan parameter yang dinilai yang disampaikan secara kuantitatif dan disertai dengan penilaian secara kualitatif. 6) Setiap pengurus UPK dan Badan Pengawas UPK memahami tugas dan fungsinya sehingga ada pembagian kerja yang jelas. 61 – 75 cukup memadai (CM).PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MANDIRI PERDESAAN pengeluaran yang tidak sesuai item anggaran sesuai petunjuk penggunaan dana DOK Pelatihan Masyarakat. 51 – 60 = kurang memadai (KM). 2. terlebih dahulu ditentukan lokasi/kecamatan/desa yang akan dijadikan benchmark/tolok ukur dalam fokus audit pengelolaan keuangan BLM DOK Pelatihan Masyarakat ini. apakah ada di atas atau di bawahnya. Penilaian dilakukan secara kuantitatif (angka) dengan range score antara 0 – 50 = tidak memadai (TM). b) Pastikan bahwa yang menandatangani spesimen pada rekening DOK Pelatihan Panduan Audit Internal Page 83 . 1 Catatan Temuan T K C M S M M M M URAIAN KEGIATAN a) Periksa dan pastikan bahwa di UPK terdapat rekening DOK Pelatihan Masyarakat. Untuk memberikan penilaian terhadap paramater-paramater dalam fokus audit pengelolaan keuangan BLM DOK Pelatihan Masyarakat.

b) Transaksi dicatat dengan jelas. apakah tidak ada salah perhitungan (sudah sesuai dengan penerimaan dikurangi pengeluaran).: dokumen Berita Acara dan SPC) b) Pastikan alokasi dan penggunaan dana DOK telah sesuai dengan peruntukanya. termasuk bila ada sisa dana. yang menerima dan yang memverifikasi). (ref. (ref. Periksa saldo masing-masing buku kas harian. Periksa buku rekening DOK. Periksa dan pastikan laporan yang dibuat UPK sesuai dengan ketentuan pembuatan pelaporan (Laporan Arus Dana) a) Periksa bahwa ada proses musyawarah untuk memutuskan rencana penggunaan DOK Perencanaan yang difasilitasi oleh fasilitator serta SPC mengenai Rencana Penggunaan DOK. Periksa setiap penarikan yang ada dan cocokan dengan penerimaan di buku kas harian yang sama/sejenis. Lakukan cash opname apakah uangnya benar-benar ada di tangan UPK. dan didukung bukti-bukti yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan (ada yang mengeluarkan. a) Periksa dan pastikan UPK mempunyai buku pencatatan transaksi untuk BLM DOK Pelatihan Masyarakat berupa buku kas dan buku bank.PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MANDIRI PERDESAAN 2 3 4 Masyarakat terdiri dari: Ketua UPK dan Fasilitator Kecamatan. c) Pastikan tidak ada pengeluaran non prosedural dengan meneliti transaksi demi transaksi. Cocokan saldonya dengan buku bank yang dibuat UPK. Pastikan penggunaannya telah sesuai ketentuan.: dokumen RAB DOK Perencanaan) 5 6 Panduan Audit Internal Page 84 . cermat.

Pastikan FKab/FT-Kab telah memverifikasi swadaya dan bantuan dari pihak lain sebelum penyaluran DOK tahap 1. cukup memadai. FKab telah memverifikasi penggunaan dana DOK . Buatkan Kesimpulan atas Penilaian Tertib Administrasi dan Pelaporan serta pengelolaan DOK Peelatihan Masyarakat di UPK. FK/FT telah memverifikasi penggunaan dana DOK. FKab telah memfasilitasi Forum BKAD/MAD berkoordinasi dengan TKPNPM Kab untuk kegiatan pelatihan yang diselenggarakan di tingkat Kabupaten 8 9 10 Pastikan seluruh dokumen disimpan pada tempat yang aman serta memudahkan pencarian. kurang memadai atau tidak memadai. FKab/FT-kab telah mengembangkan materi dan modul pelatihan. mengadministrasikan dan melaporkan setiap kegiatan pelatihan baik di tingkat desa/kecamatan. Kesimpulan hasil penilaian terhadap tertib administrasi dan pelaporan merupakan nilai rata-rata dari seluruh parameter yang dinilai. dengan rumusan : Total nilai dari parameter (1 .10 parameter) 10 Hasil penilaian ini. mengembangkan modul dan materi pelatihan.PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MANDIRI PERDESAAN 7 Pastikan alokasi dan penggunaan dana DOK telah sesuai dengan peruntukanya. juga dapat Panduan Audit Internal Page 85 . memadai. selain secara kuantitatif dengan menggunakan angka sehingga kualitas administrasi dan pelaporan serta pengelolaan BLM Dana Operasional Kegiatan Pelatihan Masyarakat mendapat penilaian sangat memadai.

Hibah) Bunga Bank BLM PNPM-MP (Rek DOK) Penerimaan lain-lain * Total Penerimaan PENGELUARAN Penyaluran Kegiatan Pelatihan Xxxx Penyaluran Kegiatan Pelatihan KPMD Penyaluran Kegiatan Pelatihan. maka dilakukan peneriksaan terhadap penerimaan dan pengeluaran dana khususnya BLM Dana Operasional Kegiatan Pelatihan Masyarakat sebagai berikut: Hasil Pemeriksaan BLM Dana Operaasional Kegiatan (DOK) Pelatihan Masyarakat Periode …… s.d. ……………………….. Penyaluran Kegiatan Penyaluran Kegiatan Penyaluran Kegiatan Xxxx Xxxx Xxxx Xxxx Xxxx Xxxx Xxxx Xxxx Xxxx Xxxx + Xxxx + Panduan Audit Internal Page 86 . Selain itu. untuk mengetahui ada atau tidaknya indikasi penyalahgunaan dana... Saldo Awal PENERIMAAN Transfer dari KPPN (BLM DOK pelatihan) Transfer Lainnya (Swadaya.PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MANDIRI PERDESAAN dibuat penilaian kualitatif berdasarkan penilaian dari pemeriksa/auditor yang kemudian dibuat beberapa catatan atau rekomendasi. Dalam hasil audit juga dibuat catatan khusus apabila ditemukan indikasi penyalahgunaan dana/korupsi serta rekomendasi tindak lanjutnya.

” Catatan Penting ! Pengeluaran lain-lain harus diklarifikasi secara detail ke UPK karena item pengeluaran ini paling rawan dan sering digunakan untuk menyembunyikan pengeluaran-pengeluaran fiktif/non prosedural.. penyebabnya adalah............... Panduan Audit Internal Page 87 . .. No.. Rek. Setelah dilakukan klarifikasi terhadap UPK....PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MANDIRI PERDESAAN Pajak dan Adm. xxxxx xxxxx Total Uang Tunai (Cash on hand) + Jumlah Total Rp Rp xxxxx (B) Rp Kesimpulan hasil pemeriksaan : Sama dengan kesimpulan hasil pemeriksaan dana secara total hanya dipisah didasarkan pada jenis dananya masing-masing. Misalnya : ”Terdapat selisih dana pada dana DOK Pelatihan Masyarakat dimana saldo hasil pemeriksaan dana tidak sama dengan hasil pemariksaan rekening dan kas DOK Pelatihan Masyarakat............ . Bank BLM DOK Pelatihan Masyarakat Pengeluaran lain-lain * Total Pengeluaran Xxxx Xxxx + Xxxx - Saldo ((Saldo Awal +Total Penerimaan) – Total Pengeluaran) xxxx (A) Hasil Pemeriksaan Rekening dan Kas DOK Pelatihan Masyarakat Saldo Rekening DOK Pelatihan Masy.

KPMD dll) Kegiatan Micro (dirinci) Pajak & Adm Bank DOK perenc Pajak & Adm Bank Pelmas Pajak & Adm Bank Micro Pengeluaran lainnya Total Pengeluaran Xxxx Xxxx Xxxx Xxxx Xxxx Xxxx Xxxx + Xxxx - Saldo ((Saldo Awal +Total Penerimaan) .d. BPUPK.s.PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MANDIRI PERDESAAN Hasil Pemeriksaan Seluruh Dana DOK Periode ………………………. KPMD dll) Kegiatan Pelat Masy (UPK. PL.. ………………………..Total Pengeluaran) xxxx (A) Panduan Audit Internal Page 88 . Saldo Awal (Periode sebelumnya) PENERIMAAN Transfer KPPN DOK Perenc Transfer KPPN DOK Pelmas Transfer KPPN DOK Micro Transfer lainnya Bunga Bank DOK Perenc Bunga Bank DOK Pelmas Bunga Bank DOK Micro Penerimaan Lain-lain Total Penerimaan Xxxx Xxxx Xxxx Xxxx Xxxx Xxxx Xxxx Xxxx Xxxx + Xxxx Xxxx + PENGELUARAN Kegiatan Perencanaan (MAD Sos.

Total uang tunai (cash on hand) DOK Perenc ------Total uang tunai (cash on hand) DOK Pelmas -----Total Uang Tunai (Cash on hand) DOK Micro Rp xxxxx Rp xxxxx Rp xxxxx Rp xxxxx Rp xxxxx Rpxxxxx + Jumlah Total Rpxxxxx (B) Panduan Audit Internal Page 89 .. Saldo Rek DOK Pelmas No rek ……………………… Saldo Rek DOK Micro No rek ……………………….... Rek.............PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MANDIRI PERDESAAN Hasil Pemeriksaan Rekening dan Kas DOK Saldo Rekening DOK Perenc No........

Dalam memberikan penilaian dan rekomendasi terhadap kualitas pengelolaan dana bergulir oleh UPK. pelaporan. efektifitas perguliran. kelembagaan UPK. Latar Belakang Berdasarkan Petunjuk Teknis Operasional PNPM MP khususnya penjelasan X mengenai Pengelolaan Dana Bergulir. bahwa sistem pengendalian Dana Bergulir dilakukan melalui pemantauan. pemeriksaan dan evaluasi terhadap mekanisme pengelolaan. 2) Untuk memastikan bahwa pola perguliran yang dijalankan telah efektif dan sesuai dengan cakupan wilayah serta berpedoman pada prinsip-prinsip PNPM MP.PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MANDIRI PERDESAAN BAGIAN VI PANDUAN PELAKSANAAN AUDIT DANA BERGULIR A. Tujuan 1) Untuk memastikan bahwa mekanisme pengelolaan dana bergulir telah mengikuti dasar-dasar dan aturan pokok perguliran sesuai ketentuan. agar pelestarian program dapat dilakukan secara berkelanjutan sesuai dengan tujuannya. penentuan wilayah perguliran. serta pemeriksaan ada tidaknya tindakan penyalahgunaan dana/korupsi. 3) Untuk mengetahui bahwa pengelolaan dana bergulir telah diarahkan pada upaya pelestarian dan pengembangan permodalan usaha yang berasal dari dana program sebelumnya (PPK dan PNPM – Mandiri Perdesaan) yang sesuai dengan tujuan program sebelumnya (PPK dan PNPM – Mandiri Perdesaan). maka audit Audit Dana Bergulir perlu dilakukan secara rutin/periodik. semakin sering dilakukan semakin baik karena tindakan penyalahgunaan dana dapat diantisipasi sedini mungkin. Panduan Audit Internal Page 90 . pelaporan kegiatan dana bergulir dan pemahaman fasilitator pada Fasilitasi kelompok. B. Pengelolaan Pinjaman Bermasalah dan pengembangan Jaringan serta Penilaian UPK.

terhadap mekanisme perguliran yang didasarkan pada pelestarian kegiatan pinjaman (tersedianya dana pinjaman produktif dan berkembang). Semua perangkat itu tetap berpedoman pada prinsipprinsip PNPM MP. 6) Penetapan persyaratan mengacu pada ketentuan: adanya Persyaratan Kelompok. 3) BKAD dan UPK telah mempunyai perangkat dalam upaya penguatan kelembagaan berkaitan dengan aspek hukum. 2) UPK telah memiliki aturan dan prosedur yang telah disepakati dalam MAD. (sudah sesuai dengan Pengajuan Usulan Pinjaman Kelompok. SK Bupati atau Perda. penentuan jasa pinjaman. Verifikasi oleh Tim Verifikasi dan Keputusan Pendanaan). aturan perguliran. 4) Ketentuan pendanaan mengacu kepada AD/ART. Parameter 1) UPK telah menerima dan memahami PTO Penjelasan X Pengelolaan Dana bergulir. transparan dan berkelanjutan. ada verifikasi. serta pengembangan kelompok (berkaitan dengan pola angsuran). 5) Memastikan sasaran program sesuai dengan jenis dan fungsi kelompoknya. penetapan Daftar Tunggu Kellompok. dll). seperti AD/ART dan juga SOP UPK yang sudah disahkan oleh MAD dan melalui proses notarial. pelestarian kelembagaan (sasaran tetap kelompok bukan individu. Panduan Audit Internal Page 91 .PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MANDIRI PERDESAAN 4) Memastikan kelembagaan UPK (dan lembaga pendukung lainnya) sebagai pengelola dana bergulir yang mengacu pada tujuan program secara akuntabel. SOP yang disepakati dan PTO Penjelasan X tentang Pengelolaan Dana Bergulir. Jangka waktu pinjaman. pelestarian prinsip PNPM MP. jadwal angsuran dengan sumber dana bergulir mengacu pada fungsi kelompok. 5) Tahapan pengelolaan dana bergulir mengacu pada mekanisme pendanaan dana bergulir. C. 6) Untuk memastikan telah dilakukan upaya penanganan terhadap pinjaman bermasalah (bila ada pinjaman bermasalah). Evaluasi Singkat Usulan Pinjaman oleh UPK.

estimasi pendapatan jasa pinjaman . oleh UPK. 8) UPK pada setiap tahun anggaran telah memiliki rencana kerja dan membuat Laporan pertanggungjawaban kepada BKAD atau MAD.PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MANDIRI PERDESAAN 7) Pola perguliran yang ada telah disepakati dalam MAD. yaitu Neraca Microfinance dan Laporan Rugi/Laba. 10) Penggunaan Surplus Operasional UPK tahunan setelah mempertimbangkan risiko pinjaman (sesuai dengan Laporan Kolektibilitas) mengacu pada ketentuan yang berlaku. 12) Ketentuan Penghapusan Pinjaman diatur sesuai dengan jenis dan syarat penghapusan pinjaman. 19) Adanya kegiatan Pengembangan Jaringan. 15) Adanya Konsistensi dan keakuratan atas Laporan Dana Bergulir 16) Adanya konsistensi dan keakuratan atas Laporan Keuangan khusus kegiatan Dana Bergulir. format dan fungsinya. pendapatan dan biaya (RAPB. Rencana Anggaran Pendapatan dan biaya UPK (RAPB). 14) Kelembagaan pengelolaan sudah mengacu pada penjelasan yang ada. sudah sesuai dengan tujuan. 17) Adanya kegiatan fasilitasi kelompok yang sesuai dengan ketentuan. tingkat pengembalian serta cakupan dan kondisi wilayah. ketersediaan dana dan mengacu kepada batasan maksimal 75 % dari pendapatan UPK. Rencana Panduan Audit Internal Page 92 . Dalam rencana kerja berisi rencana kegiatan dan Perencanaan Keuangan termasuk perencanaan Perguliran) 9) Ketentuan pendanaan operasional UPK berdasarkan pada kewajaran. 13) Pengelolaan Hadiah Bank sesuai dengan ketentuan dalam SOP UPK dan penjelasan X. Cash Flow. Rencana Perguliran. Cash Flow. 11) Ketentuan pendanaan kelembagaan pendukung UPK mengacu pada ketentuan yang berlaku (PTO dan SOP UPK). 18) Adanya penanganan dan penyehatan pinjaman bermasalah yang sesuai dengan ketentuan. telah mempertimbangkan hasil pemetaan kelompok.

terlebih dahulu ditentukan lokasi kecamatan yang akan dijadikan benchmark/tolok ukur dalam fokus audit pengelolaan dana bergulir ini. Penilaian dilakukan secara kuantitatif (angka) dengan range score antara 0 – 50 = tidak memadai (TM).. Langkah Kerja Langkah kerja merupakan hal-hal yang perlu dilakukan dalam rangka melakukan penilaian terhadap pengelolaan dana bergulir sesuai dengan parameter yang telah ditentukan di atas. PENILAIAN PENGELOLAAN DANA BERGULIR PNPM MANDIRI PERDESAAN TAHUN ANGGARAN ..PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MANDIRI PERDESAAN 20) Adanya penilaian UPK dengan tujuan evaluasi kondisi UPK dalam melakukan pengelolaan keuangan dan pengelolaan dana bergulir. 51 – 60 = kurang memadai (KM). yang berupa Pemetaan UPK dan Penilaian kesehatan UPK sesuai dengan mekanisme program... Untuk memberikan penilaian terhadap paramater-paramater dalam fokus audit pengelolaan dana bergulir... apakah ada di atas atau di bawahnya. 61 – 75 cukup memadai (CM)... Kesimpulan akhir dari hasil penilaian terhadap suatu kegiatan merupakan nilai rata-rata dari keseluruhan parameter yang dinilai yang disampaikan secara kuantitatif dan disertai dengan penilaian secara kualitatif. Tolok ukur ini untuk selanjutnya dapat dijadikan sebagai pembanding dalam menilai lokasi kecamatan lainnya. ----------------------------------------------------------------------------------Kabupaten Kecamatan Desa : : : Panduan Audit Internal Page 93 . 76 – 90 = memadai (M) dan 91 – 100 = sangat memadai (SM). D..

Periksa dan Pastikan apakah BKAD dan UPK telah mempunyai perangkat dalam upaya penguatan kelembagaan berkaitan dengan aspek hukum. aturan perguliran dan SOP yang disepakati dan PTO Penjelasan X tentang Pengelolaan Dana Bergulir. pola angsuran kelompok). Pastikan apakah Ketentuan pendanaan dana bergulir mengacu kepada AD/ART. (Misalnya : Pendanaan tidak diperbolehkan kepada individu tetapi kelompok) Periksa dan Pastikan apakah tahapan pengelolaan pendanaan dana bergulir mengacu pada mekanisme. Panduan Audit Internal Page 94 . Periksa dan pastikan. disalurkan pada kelompok. Verifikasi oleh Tim Catatan Temuan T K C S M M M M M 2. Evaluasi Singkat Usulan Pinjaman oleh UPK. Semua perangkat itu tetap berpedoman pada prinsip-prinsip PNPM MP. 1. Pelajari poin-poin yang ada dalam aturan tersebut.PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MANDIRI PERDESAAN No. apakah UPK telah mempunyai aturan dan prosedur perguliran baik secara tertulis maupun tidak yang telah disepakati dalam MAD. URAIAN KEGIATAN Pastikan apakah UPK telah menerima dan memahami PTO Penjelasan X. apakah telah mengikuti dasar-dasar dan aturan pokok perguliran (sesuai dengan prinsip PNPM MP. melalui proses verifikasi oleh Tim Verifikasi. (sudah sesuai dengan Pengajuan Usulan Pinjaman Kelompok. 4. 3. 5. seperti AD/ART dan juga SOP UPK yang sudah disahkan oleh MAD dan melalui proses SK Bupati atau Perda.

oleh UPK. 10. Cash Flow. Rencana Perguliran. Panduan Audit Internal Page 95 . 6. 8. Rencana Perguliran) Periksa dan pastikan apakah ketentuan pendanaan operasional UPK berdasarkan pada kewajaran. penetapan Daftar Tunggu Kelompok. telah mempertimbangkan hasil pemetaan kelompok. Periksa dan pastikan apakah penggunaan Surplus Operasional UPK tahunan setelah mempertimbangkan risiko pinjaman (sesuai dengan Laporan Kolektibilitas) mengacu pada ketentuan yang berlaku. Tanyakan kepada UPK dan FK apakah pola perguliran yang ada telah disepakati dalam MAD.PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MANDIRI PERDESAAN Verifikasi dan Keputusan Pendanaan). Jangka waktu pinjaman. jadwal angsuran dengan sumber dana bergulir mengacu pada fungsi kelompok. ketersediaan dana dan mengacu kepada batasan maksimal 75 % dari pendapatan UPK.Penambahan Modal minimal 50 % dari surplus tahunan setelah 7. Periksa dan Pastikan persyaratan pendanaan sudah mengacu pada ketentuan: adanya Persyaratan Kelompok. estimasi pendapatan jasa pinjaman . Misal : . Cash Flow. 9. Dalam rencana kerja berisi rencana kegiatan dan Perencanaan Keuangan termasuk perencanaan pendapatan dan biaya (RAPB. penentuan jasa pinjaman. Rencana Anggaran Pendapatan dan biaya UPK (RAPB). tingkat pengembalian serta cakupan dan kondisi wilayah UPK pada setiap tahun anggaran telah memiliki rencana kerja dan membuat Laporan pertanggungjawaban kepada BKAD atau MAD.

. .Pengembangan kelembagaan yang mencakup penguatan status kelembagaan dan peningkatan kapasitas pelaku masyarakat maksimal maksimal 10% dari surplus tahunan.PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MANDIRI PERDESAAN 11. memperhitungkan resiok Pinjaman. Misalnya : .Bonus Pengurus UPK maksimal yang lebih rendah daripada 5 % dari surplus atau maksimal 2 kali honor/insentif yang diterima setiap bulan. .Pendanaan pemberian IPTW (Insentif Pengembalian Tepat Waktu) dapat diberikan untuk pengembangan permodalan kelompok bukan untuk individu pengurus kelompok atau bukan untuk jasa penagihan.Pendananan Tim Penyehatan Pinjaman maksimal 2 % dari nilai tunggakan di atas 6 bulan yang berhasil ditagih dan dibebankan pada biaya lain-lain. (Bagi UPK yang belum melakukan tutup buku secara tahunan tidak diperkenankan melakukan pembagian Surplus Operasional) Periksa dan pastikan apakah Ketentuan pendanaan kelembagaan pendukung UPK mengacu pada ketentuan yang berlaku (PTO dan SOP UPK).Bantuan Langsung RTM minimal 15 % dari surplus tahunan.Pendanaan Tim Verifikasi Perguliran maksimal 0. .Pendanaan Badan Pengawas UPK maksimal 5 % dari anggaran biaya tahunan UPK dan diberikan pada saat pelaksanaan Pengawasan UPK dan bukan bersifat insentif bulanan. Pendanaan ini diberikan setelah kelompok melunasi Panduan Audit Internal Page 96 . .5 % dari dana yang akan digulirkan dan dibebankan pada biaya lain-lain. .

Apakah ada fasilitasi dari fasilitator kepada pemerintah daerah untuk melakukan perlindungan aturan/ ketentuan sesuai dengan program yang telah dibuat oleh masyarakat melalui perangkat peraturan yang dibuat oleh pemerintah daerah. . monitoring dan evaluasi untuk pengelolaan dana bergulir menemukan yang hal-hal tidak sesuai dengan ketentuan program atau mengancam pelestarian (contoh : penghentian operasional sementara sampai ada upaya perbaikan yang sesuai ketentuan program. Verifikasi dan validasi konsistensi dan keakuratan antar jenis laporan dan administrasi 14.Dll Periksa dan pastikan apakah ketentuan Penghapusan Pinjaman diatur sesuai dengan jenis dan syarat penghapusan pinjaman. seluruh kewajiban secara tepat waktu. misal : Apakah ada rekomendasi-rekomendasi yang mengarah kepada perbaikan dari fasilitator (kecamatan dan kabupaten). Panduan Audit Internal Page 97 . atau penggantian pengurus UPK). 13. baik kepada masyarakat. Periksa apakah pengelolaan Hadiah Bank sesuai dengan ketentuan dalam SOP UPK dan PTO penjelasan X Pengelolaan Dana Bergulir. Apakah Pengendalian kelembagaan sudah berjalan mengacu pada penjelasan yang ada. Dsb. provinsi) di mana dalam melakukan supervisi. maupun pemerintah daerah. dan tim koordinasi (kabupaten.PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MANDIRI PERDESAAN 12. . 15. PUPK.

yang merupakan forum pelaku UPK untuk tujuan penguatan dan 17. Tanyakan ke UPK apakah telah dilakukan upaya-upaya penanganan yang tepat.PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MANDIRI PERDESAAN 16. Verifikasi dan validasi ke kelompok tentang jumlah pinjaman. penyetoran ke rekening pengembalian sesuai dengan catatan buku kas. seperti pembentukan Tim Penyehatan. 21. 19. 20. yaitu Neraca Microfinance dan Laporan Rugi/Laba. Verifikasi dan validasi kartu pinjaman dengan kelompok peminjam. 18. Verifikasi dan validasi kelompok pinjaman bermasalah berkaitan dengan jumlah pinjaman. 23. mekanisme perguliran. Periksa dan pastikan konsistensi dan keakuratan atas Laporan Keuangan khusus kegiatan Dana Bergulir. Kemudian penentuan pola penyehatan yang tepat. berkaitan adanya pinjaman bermasalah. 22. Verifikasi dan validasi antara buku pengembalian dengan kartu pinjaman kelompok. dsb. Verifikasi dan validasi antara rekening bank dan administrasi lainnya. Apakah telah ada asosiasi UPK di kabupaten / provinsi. Misalnya : transaksi pengambilan rekening sesuai dengan realisasi pencairan ke kelompok. antara buku kas dan buku bank. identifikasi kelompok dan pengkategorisasian permasalahan kelompok. rencana penyehatan. sudah sesuai dengan tujuan. 24. format dan fungsinya. permasalahan. Panduan Audit Internal Page 98 . Lakukan penilaian bapakah terjadi fasilitasi Pengembangan Jaringan. besaran jasa pinjaman.

pemeriksaan dana dapat dilakukan dengan menggunakan instumen di bawah ini. 25. juga dapat dibuat penilaian kualitatif berdasarkan penilaian dari pemeriksa/auditor yang kemudian dibuat beberapa catatan atau rekomendasi. Buat Kesimpulan Hasil Penilaian atas Pengelolaan Dana Bergulir. dalam melakukan audit atas pengelolaan Dana bergulir perlu dilakukan pemeriksaan untuk memastikan tidak adanya indikasi penyalahgunaan dana. namun bukan aspek kebijakan yang merupakan kewenangan BKAD atau MAD. Selain rekonsiliasi rekening. yang berupa Pemetaan UPK dan Penilaian kesehatan UPK sesuai dengan mekanisme program. Kesimpulan hasil penilaian terhadap pengelolaan dana bergulir di suatu kecamatan merupakan nilai rata-rata dari seluruh parameter yang dinilai. cukup memadai. dengan rumusan : Total nilai dari parameter 1 . selain secara kuantitatif dengan menggunakan angka sehingga suatu pengelolaan dana bergulir di kecamatan tertentu mendapat penilaian sangat memadai. Periksa apakah telah dilakukan penilaian UPK dengan tujuan evaluasi kondisi UPK dalam melakukan pengelolaan keuangan dan pengelolaan dana bergulir.PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MANDIRI PERDESAAN pengembangan aspek teknis pengelolaan usaha. PEMERIKSAAN DANA-DANA Selain parameter-parameter tersebut di atas. kurang memadai atau tidak memadai. = E. Panduan Audit Internal Page 99 .25 25 Hasil penilaian ini. memadai.

PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MANDIRI PERDESAAN Instrumen ini memudahkan untuk dilakukan pemeriksaan secara periodik dan lebih rutin. Kabupaten Kecamatan : : Saldo Awal (Periode sebelumnya) PENERIMAAN Pengembalian Pokok Pengembalian Jasa Bunga rekening Penerimaan Lain-lain * Total Penerimaan PENGELUARAN Perguliran Transfer ke Rek. Saldo hasil pemeriksaan dana pada periode tertentu dapat dijadikan saldo awal pada pemeriksaan berikutnya dan demikian seterusnya. Rek. Pengeluaran lain-lain * Total Pengeluaran xxxx xxxx xxxx xxxx + Xxxx Xxxx Xxxx + xxxx xxxx xxxx xxxx + Xxxx xxxx (A) - Saldo ((Saldo Awal +Total Penerimaan) . Operasional Pajak dan Adm.Total Pengeluaran) Panduan Audit Internal Page 100 . Dengan adanya pembatasan periode keuangan yang diperiksa maka baik akumulasi penerimaan maupun akumulasi pengeluaran dapat dibatasi sesuai dengan kebutuhan periode mana yang akan diperiksa.

......  (A) > (B)..PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MANDIRI PERDESAAN HASIL PEMERIKSAAN DANA BERGULIR (SPP) PNPM MANDIRI PERDESAAN PERIODE ...... terdapat selisih dana yang kemungkinan diakibatkan oleh kekurangan catat penerimaan atau kekurangan catat biaya..... Penyebabnya bisa karena pengeluaran itu tidak prosedural atau lainnya. Hal ini menunjukkan tidak ada selisih dana.. Hal ini bisa juga mengindikasikan adanya penyalahgunaan dana atau adanya pengeluaranpengeluaran yang belum dapat dipertanggungjawabkan.. ... Selisih ini biasanya tidak mengindikasikan penyalahgunaan dana tapi lebih pada kesalahan pencatatan karena tidak tertibnya pencatatan transaksi.... Sehingga berdasarkan hasil perhitungan dana dapat disimpulkan tidak ada penyalahgunaan dana.” Panduan Audit Internal Page 101 ..... penyebabnya adalah....................... terdapat selisih dana yang kemungkinan diakibatkan oleh kelebihan catat penerimaan atau kekurangan catat biaya..... Total Uang Tunai (Cash on hand) SPP Jumlah Total Rp Rp Rp xxxx xxxx + xxxx (B) Kesimpulan hasil pemeriksaan :  Saldo hasil pemeriksaan dana harus sama dengan saldo hasil pemeriksaan terhadap rekening dan uang kas : (A) = (B). Misalnya : ”Terdapat selisih dana pada dana SPP dimana saldo hasil pemeriksaan dana tidak sama dengan hasil pemeriksaan rekening dan kas SPP..... Setelah dilakukan klarifikasi terhadap UPK. Hasil Pemeriksaan Rekening dan Kas SPP Saldo Rekening No...  (A) < (B). Rek..

Kabupaten Kecamatan : : Saldo Awal (Periode sebelumnya) PENERIMAAN Pengembalian Pokok Pengembalian Jasa UEP Bunga rekening UEP Penerimaan Lain-lain * Total Penerimaan xxxx xxxx xxxx xxxx + xxxx xxxx xxxx + PENGELUARAN Perguliran Transfer ke Rek..... Rek.... UEP Pengeluaran lain-lain * Total Pengeluaran xxxx xxxx xxxx xxxx + xxxx - Saldo ((Saldo Awal +Total Penerimaan) . Operasional Pajak dan Adm..Total Pengeluaran) xxxx (A) Panduan Audit Internal Page 102 .PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MANDIRI PERDESAAN HASIL PEMERIKSAAN DANA BERGULIR (UEP) PNPM MANDIRI PERDESAAN PERIODE ..

Hal ini menunjukkan tidak ada selisih dana............  (A) > (B). Hal ini bisa juga mengindikasikan adanya penyalahgunaan dana atau adanya pengeluaranpengeluaran yang belum dapat dipertanggungjawabkan.... Penyebabnya bisa karena pengeluaran itu tidak prosedural atau lainnya...... terdapat selisih dana yang kemungkinan diakibatkan oleh kekurangan catat penerimaan atau kekurangan catat biaya................ . Total Uang Tunai (Cash on hand) UEP Rp xxxx Rp xxxx + Jumlah Total Rp xxxx (B) Kesimpulan hasil pemeriksaan :  Saldo hasil pemeriksaan dana harus sama dengan saldo hasil pemeriksaan terhadap rekening dan uang kas : (A) = (B)..... penyebabnya adalah..PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MANDIRI PERDESAAN Hasil Pemeriksaan Rekening dan Kas UEP Saldo Rekening UEP No.  (A) < (B).” Panduan Audit Internal Page 103 ... Setelah dilakukan klarifikasi terhadap UPK... Rek.. Sehingga berdasarkan hasil perhitungan dana dapat disimpulkan tidak ada penyalahgunaan dana.. Selisih ini biasanya tidak mengindikasikan penyalahgunaan dana tapi lebih pada kesalahan pencatatan karena tidak tertibnya pencatatan transaksi... Misalnya : ”Terdapat selisih dana pada dana UEP dimana saldo hasil pemeriksaan dana tidak sama dengan hasil pemeriksaan rekening dan kas UEP.... terdapat selisih dana yang kemungkinan diakibatkan oleh kelebihan catat penerimaan atau kekurangan catat biaya.

5) Untuk memastikan bahwa proses pengadaan transparan dan melibatkan sebanyak mungkin masyarakat dan supplier. 7) Untuk memastikan bahwa supplier atau pemenang lelang telah memenuhi kontrak dengan baik. 2) Untuk memastikan bahwa jenis bahan atau material tidak termasuk komponen yang dapat merusak lingkungan atau daftar larangan dari pemerintah. 4) Untuk memastikan dalam proses pelelangan telah dibentuk Panitia Pelelangan yang mempunyai legitimasi. jumlah/volumenya dan kualitasnya. laporan dikelola secara tertib. dokumentasi. c) Telah direncanakan dan disepakati sesuai dengan kebutuhan. B. b) Kewajaran harga barang dan jasa pada lokasi setempat. Ruang Lingkup Audit Audit meliputi pemeriksaan dan penilaian terhadap proses pengadaan barang dan jasa oleh masyarakat yang mencakup : Panduan Audit Internal Page 104 . Tujuan Audit 1) Untuk memastikan bahwa proses pengadaan barang dan jasa oleh masyarakat : a) Sesuai dengan RAB kebutuhan baik jenis. e) Jika dilakukan pelelangan dipastikan supplier yang telah memenuhi syarat ketentuan dan bukan hanya bersifat broker atau perantara.PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MANDIRI PERDESAAN BAGIAN VII PANDUAN PELAKSANAAN AUDIT PROSES PENGADAAN BARANG/JASA A. 3) Untuk memastikan bahwa proses pelelangan telah memenuhi persyaratan PTO/Penjelasan PTO. 6) Untuk memastikan bahwa administrasi. akuntabel dan transparan. d) Proses pengadaaan sesuai dengan ketentuan.

4) Pemeriksaan keuangan untuk mengetahui ada tidaknya indikasi penyalahgunaan dana. 7) Pemasok memenuhi kontrak. 3) Proses pengadaan transparan dan melibatkan masyarakat sebanyak mungkin. C. 2) Menentukan responden audit : a) Pengurus TPK b) Supplier c) Tim lelang d) Kader/KMPD e) Masyarakat penerima manfaat. f) Fasilitator Kecamatan/Teknik Panduan Audit Internal Page 105 . 2) Barang/bahan/alat dan jasa sesuai dengan RAB dan memenuhi standart kualitas yang ditetapkan. 6) Pemasok adalah supplier bukan broker atau perantara. sarana prasarana. kesehatan. dll). 4) Proses pelelangan memenuhi ketentuan PTO. Tahapan Pemeriksaan 1) Meminta dokumen pendukung pemeriksaan : a) SPC dan seluruh RAB pada siklus b) Seluruh Dokumen Pelelangan di UPK c) Daftar Harga Satuan d) Daftar pengurus TPK untuk sampling audit e) Dokumen pendukung lainnya. Parameter 1) Pelaku program memahami aturan pengadaan dan pelelangan . 5) Kewajaran harga barang dan jasa pada lokasi.PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MANDIRI PERDESAAN 1) Pengadaan barang dan jasa untuk semua jenis kegiatan yang memerlukan proses pengadaan (pendidikan. 2) Pengadaan barang dan jasa dengan nilai di bawah 15 juta. D. 3) Pengadaan barang dan jasa di atas 15 juta rupiah. 8) Administrasi dan dokumen dikelola secara akuntabel.

verifikasi . seperti Indikasi mark-up. terlebih dahulu ditentukan lokasi/kecamatan/desa yang akan dijadikan benchmark/tolok ukur dalam fokus audit proses pengadaan barang dan jasa ini. 3) Melakukan interview tentang praktek pengadaan dan pelelangan yang dilakukan di kecamatan dengan FK/FT dan UPK. 5) Memeriksa dokumen pengadaan barang dan jasa di UPK pada pelaksanaan siklus tertentu kemudian menjumlahkan nilai pengadaan yang dilakukan dengan pelelangan. E. pemotongan dana. dsb. 4) Memeriksa RAB. Tolok ukur ini untuk selanjutnya dapat dijadikan sebagai pembanding dalam menilai lokasi/kecamatan/desa lainnya. adanya intervensi yang negatif terhadap proses pengadaan dan pelelangan.PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MANDIRI PERDESAAN g) Pendamping Lokal h) Pengurus UPK. apakah Panduan Audit Internal Page 106 . 7) Menentukan sejumlah TPK yang akan dilakukan sampling audit pelelangan dengan ketentuan minimal 50 % nilai pelelangan. Langkah Kerja Langkah kerja merupakan hal-hal yang perlu dilakukan dalam rangka melakukan penilaian terhadap proses pengadaan barang dan jasa sesuai dengan parameter yang telah ditentukan di atas. adanya permintaan dana oleh pihak lain yang tidak ada hubungan dengan pengadaan. supplier. adanya broker yang menjadi pemasok. validasi. 76 – 90 = memadai (M) dan 91 – 100 = sangat memadai (SM). Untuk memberikan penilaian terhadap paramater-paramater dalam fokus audit proses pengadaan barang dan jasa. Penilaian dilakukan secara kuantitatif (angka) dengan range score antara 0 – 50 = tidak memadai (TM). 51 – 60 = kurang memadai (KM). 8) Melakukan proses audit melalui pemeriksaan dokumen. 6) Menghitung nilai pengadaan yang dilakukan melalui proses pelelangan. 9) Pemeriksaan-pemeriksaan khusus. 61 – 75 cukup memadai (CM). wawancara dengan pelaku program.

c) Melakukan wawancara/verifikasi dengan Pendamping Lokal tentang proses pengadaan. b) Melakukan wawancara/verifikasi dengan pengurus UPK tentang proses pengadaan.PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MANDIRI PERDESAAN ada di atas atau di bawahnya. c) Memeriksa dokumen berita acara keputusan/keputusan tentang Tim Penerima Barang/bahan/alat dan jasa. 3. d) Memeriksa tanda terima realisasi pengadaan barang/bahan/alat dan jasa sesuai dengan jumlah/unit/volumre dan jenis sesuai dengan pesanan atau kontrak. URAIAN KEGIATAN Pemahaman Pelaku Program : a) Melakukan wawancara/verifikasi dengan FK/FT tentang proses pengadaan. Panduan Audit Internal Page 107 . e) Melakukan sampling verifikasi atau validasi kualitas barang/bahan/alat dan jasa yang diterima dengan standar kualitas yang telah ditetapkan. a) Melakukan pemeriksaan proses pengadaan yang transparan dan Catatan Temuan T K C S M M M M M 2. Kesimpulan akhir dari hasil penilaian terhadap suatu kegiatan merupakan nilai rata-rata dari keseluruhan parameter yang dinilai yang disampaikan secara kuantitatif dan disertai dengan penilaian secara kualitatif. No. d) Melakukan wawancara/verifikasi dengan KPMD tentang proses pengadaan a) Melakukan pemeriksaan daftar barang/bahan/alat dan jasa sesuai dengan RAB. b) Memeriksa komponen barang/bahan/alat dan jasa dalam RAB. 1.

Memeriksa berita acara atau notulensi pertemuan tentang keputusan cara pengadaan berdasarkan RAB. Memeriksa Pola Pelelangan.PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MANDIRI PERDESAAN No. Memeriksa adanya pemberitahuan atau pengumuman kepada masyarakat yang memungkinkan masyarakat sebanyak mungkin mengetahaui tentang kebutuhan barang/bahan/alat dan jasa. Memeriksa pengumuman tentang adanya pelelangan secara terbuka kepada masyarakat yang menjamin dapat diakses dengan mudah oleh Catatan Temuan T K C S M M M M M b) c) d) e) f) g) 4. a) b) c) d) e) Panduan Audit Internal Page 108 . Proses pelelangan memenuhi ketentuan PTO. Memeriksa dokumen hasil survey harga dan survey supplier/pemasok untuk nilai barang/jasa di bawah 15 juta. Memeriksa kewajaran/kesesuaian tentang waktu. Memeriksa berita acara Rencana Pengadaan Memeriksa ketaatan terhadap ketentuan pengadaan dikaitkan dengan nilai batasan Rp. Memeriksa dokumen tentang panitia/Tim lelang. Minimal ada 3 harga pembanding. dan lokasi untuk pemberitahuan atau pengumuman kepada masyarakat tentang kebutuhan barang/bahan/alat dan jasa.15 Juta. Berita Acara atau notulensi pertemuan tentang keputusan pengadaan barang/bahan/alat dan jasa dilakukan pelelangan. media. URAIAN KEGIATAN melibatkan masyarakat sebanyak mungkin.

Memeriksa kewajaran nilai atau harga pemenang lelang dibandingkan dengan daftar harga satuan dan RAB. Memeriksa pengumuman pemenang lelang. Memeriksa harga penawaran peserta lelang Memeriksa harga pemasok/pemenang lelang Catatan Temuan T K C S M M M M M f) g) h) i) j) k) l) m) n) o) 5. Kewajaran harga pemasok/pemenang lelang.PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MANDIRI PERDESAAN No. Memeriksa Paket Dokumen Pelelangan. jadwal penyerahan. PL. Memeriksa daftar hadir calon atau daftar calon pemasok yang telah mengambil Paket Dokumen Lelang. KPMD. nilai kontrak. dsb. denda keterlambatan penyerahan/pekerjaan. Memeriksa realisasi kontrak supplier. a) b) c) d) Panduan Audit Internal Page 109 . Memeriksa kontrak antara TPK dan Supplier telah memuat satuan. dan sanksi tegas yang menguntungkan masyarakat. Memeriksa dokumen/berita acara proses keputusan/penetapan pemenang lelang. Melakukan verifikasi dan validasi pemenang lelang adalah supplier/pemasok yang telah mengambil Paket Dokumen Lelang dan menghadiri dalam pertemuanpertemuan lelang. Memeriksa dokumen Surat Penawaran dari calon pemasok atau supplier. URAIAN KEGIATAN masyarakat. Memeriksa hasil survey harga satuan. Melakukan verifikasi proses pelelangan dengan TPK.

d) Memeriksa bukti/daftar pesanan. f) Memeriksa tanda terima pembayaran uang. b) Memeriksa dokumen identitas pemasok. Dokumen harga satuan dan daftar survey harga ada di UPK. b) Pemasok menyelesaikan kontrak yang c) Catatan Temuan T K C S M M M M M 6. Seluruh Administrasi dan dokumentasi tentang pengadaan/pelelangan masing-masing TPK ada di TPK. 7. a) b) c) d) telah ditandatangani. Panduan Audit Internal Page 110 . e) Memeriksa bukti penerimaan barang. Administrasi dan dokumen pelelangan dikelola secara akuntabel. Pemasok tidak berganti atau tidak men-sub-kan (memindah tangankan) kewajiban atas perjanjian/kontrak.PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MANDIRI PERDESAAN No. Pemasok tidak mengganti kualitas dan kuantitas batang/bahan/alat dan jasa. c) Verifikasi kegiatan kesesuaian usaha dikaitkan dengan pasokan barang/bahan/alat dan jasa pada lokasi domisili pemasok. URAIAN KEGIATAN e) Memeriksa harga yang ada di kontrak f) Verifikasi dan validasi harga ke pemasok/pemenang lelang a) Status Pemasok adalah supplier/pemasok bukan broker atau perantara. a) Pemasok memenuhi kontrak. d) 8. jika badan usaha atau badan hukum maka pengurus harus sesuai dengan yang menandatangai kontrak. Seluruh dokumen-dokumen proses lelang di kecamatan ada di UPK.

kurang memadai atau tidak memadai. Indikasi permintaan dana oleh pihak lain yang tidak ada hubungan dengan pengadaan. dengan rumusan : Nilai dari parameter 1 – 9 9 Bila dalam satu parameter terdapat beberapa point yang harus dijawab/dilakukan. Indikasi adanya intervensi yang negatif terhadap proses pengadaan dan pelelangan. Buat Kesimpulan Hasil Penilaian atas Pengadaan Barang dan Jasa Catatan Temuan T K C S M M M M M Kesimpulan hasil penilaian terhadap proses pengadaan dan pelelangan barang dan jasa oleh masyarakat di suatu kecamatan merupakan nilai rata-rata dari seluruh parameter yang dinilai. maka nilai total parameter tersebut merupakan nilai rata-rata dari keseluruhan point (Nilai total seluiruh point/jumlah point). Hasil penilaian ini. Indikasi pemotongan dana. Indikasi mark-up c. 9 URAIAN KEGIATAN Pemeriksaan-pemeriksaan khusus : b. selain secara kuantitatif dengan menggunakan angka sehingga suatu proses pelaksanaan pengadaan dan pelelangan barang & jasa di kecamatan tertentu mendapat penilaian sangat memadai. cukup memadai. memadai. juga dapat dibuat penilaian kualitatif berdasarkan penilaian dari pemeriksa/auditor yang kemudian dibuat beberapa catatan atau rekomendasi. f. Indikasi bahwa broker yang menjadi pemasok. d. e.PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MANDIRI PERDESAAN No. Panduan Audit Internal Page 111 .

PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MANDIRI PERDESAAN Terhadap temuan pada pemeriksaan khusus maka dilakukan pelaporan dengan format tersendiri dan dilakukan verifikasi/konfirmasi/validasi yang memadai sehingga dapat menguatkan pada indikasi-indikasi pemeriksaan khusus. Panduan Audit Internal Page 112 .

2. 2. Keberadaan Tim Pemelihara dan kinerjanya. pemanfaat dan pelestarian yang mencakup : 1. Untuk mengetahui sejauh mana hasil kegiatan PNPM MP baik dalam bentuk sarana prasarana maupun dalam bentuk kegiatan lainnya (Kesehatan. Ruang Lingkup Audit Audit meliputi pemeriksaan dan penilaian terhadap proses pemeliharaan. Pendidikan dan Pelatihan) bermanfaat bagi masyarakat penerima bantuan. 3. 2) Kegiatan berjalan efektif dan memberikan banyak manfaat (nilai tambah) atau pening-katan skill khususnya bagi kelompok penerima bantuan atau masyarakat secara umum. PEMANFAATAN DAN PELESTARIAN A. Untuk mengetahui sejauh mana masyarakat bertanggung jawab untuk melaksanakan kegiatan pelestarian (pemeliharaan) atas hasil-hasil kegiatan PNPM MP B. Tujuan Audit 1. Rencana Kerja Pemeliharaan dan sumber dananya. pemanfatan dan pelestarian. Parameter Bidang Pendidikan Masyarakat 1) Kegiatan yang dilaksanakan sesuai dengan proposal yang diajukan dan telah disetujui dalam MAD. C. Bidang Kesehatan Masyarakat Panduan Audit Internal Page 113 . Proses pelaksanaan kegiatan pemeliharaan.PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MANDIRI PERDESAAN BAGIAN VIII PANDUAN PELAKSANAAN AUDIT PROSES PEMELIHARAAN. 3) Sudah tersusun rencana kerja dan sumber dana yang akan menjamin kelangsungan kegiatan pendidikan.

2) Kegiatan berjalan efektif dan memberikan banyak manfaat atau peningkatan derajat kesehatan bagi kelompok penerima bantuan / kegiatan. dan berfungsi optimal 3) FK dibantu oleh FD telah memberikan pelatihan pemeliharaan kepada masyarakat 4) Telah terbentuk organisasi pemeliharaan dan memiliki rencana kerja yang konkrit 5) Masyarakat terlibat secara aktif dalam proses pemeliharaan D.PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MANDIRI PERDESAAN 1) Kegiatan yang dilaksanakan sesuai dengan proposal yang diajukan dan telah disetujui dalam MAD. Penilaian dilakukan secara kuantitatif (angka) dengan range score antara 0 – 50 = tidak memadai (TM). 51 – 60 = kurang memadai (KM). Pemanfaatan dan Pelestarian sesuai dengan parameter yang telah ditentukan di atas. Pemanfaatan dan Pelestarian. rencana kerja dan sumber dana yang akan menjamin kelangsungan kegiatan pendidikan. Untuk memberikan penilaian terhadap paramater-paramater dalam fokus audit proses Pemeliharaan. apakah ada di atas atau di bawahnya. Pemanfaatan dan Pelestraian ini. - Bidang Prasarana Masyarakat 1) Prasarana yang dibangun/kegiatan/bantuan memberikan manfaat kepada masyarakat luas secara optimal 2) Prasarana dalam kondisi baik. terlebih dahulu ditentukan lokasi/kecamatan/desa yang akan dijadikan benchmark/tolok ukur dalam fokus audit proses Pemeliharaan. Kesimpulan akhir dari hasil penilaian terhadap suatu kegiatan merupakan nilai rata-rata dari Panduan Audit Internal Page 114 . Langkah Kerja Langkah kerja merupakan hal-hal yang perlu dilakukan dalam rangka melakukan penilaian terhadap proses Pemeliharaan. terawat. 61 – 75 cukup memadai (CM). Tolok ukur ini untuk selanjutnya dapat dijadikan sebagai pembanding dalam menilai lokasi/kecamatan/desa lainnya. 76 – 90 = memadai (M) dan 91 – 100 = sangat memadai (SM). 3) Sudah tersusun Tim Pemelihara.

prasarana). pendidikan. Dalam acara tersebut masyarakat diberikan penjelasan mengenai kepentingan pemeliharaan dan teknik- Panduan Audit Internal Page 115 . penambahan modal usaha dan peningkatan kapasitas serta pendapatan. Periksa apakah sudah terbentuk Tim Pemelihara. seperti kemudahan transportasi hasil pertanian dan akses pemasaran. peningkatan derajat kesehatan masyarakat. 2. Periksa apakah dalam setiap dokumen penyelesaian telah disediakan garis besar rencana pemeliharaan (wajib dilampirkan dalam SKMP) 4. 5. Rencana Kerja serta sumber dana untuk menjamin kelangsungan fungsi/kegiatan yang sebelumnya sudah didanai PNPM Mandiri Perdesaan. Lakukan interview secara acak dengan anggota masyarakat untuk mengetahui apakah hasil kegiatan yang dilaksanakan betul-betul sesuai dengan keinginan masyarakat sehingga dapat dimanfaatkan. kelancaran proses belajar mengajar dan kegiatan pendidikan lainnya. No. apakah ada manfaat yang dirasakan. Lakukan wawancara dengan pemanfaat langsung kegiatan (kesehatan. Periksa apakah Fasilitator dibantu oleh FD telah melaksanakan pelatihan kepada masyarakat dalam hal pemeliharaan. 3. URAIAN KEGIATAN Catatan Temuan T K C S M M M M M 1.PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MANDIRI PERDESAAN keseluruhan parameter yang dinilai yang disampaikan secara kuantitatif dan disertai dengan penilaian secara kualitatif. Bagaimana perbandingannya dengan sebelum ada PNPM Mandiri Perdesaan.

Buatkan Kesimpulan Hasil penilaian atas kegiatan pemanfaatan dan pemeliharaan Kesimpulan hasil penilaian terhadap proses pemanfaatan dan pemeliharaan di suatu kecamatan merupakan nilai rata-rata dari seluruh parameter yang dinilai. cukup memadai. URAIAN KEGIATAN teknik seperti teknik membuat inventarisasi masalah dan teknik memperbaikinya. kurang memadai atau tidak memadai. 8. Periksa apakah PjOK dilibatkan dalam rangka pemantauan dan pemeliharaan rutin 7. juga dapat dibuat penilaian kualitatif berdasarkan penilaian dari pemeriksa/auditor yang kemudian dibuat beberapa catatan atau rekomendasi. kegiatan yang menunjang kualitas hidup masyarakat bidang pendidikan serta kesehatan masih berfungsi optimal dan terpelihara (kondisinya baik). Catatan Temuan T K C S M M M M M 6. Periksa apakah sarana/prasarana yang dibangun. dengan rumusan : Total nilai dari parameter 1 .PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MANDIRI PERDESAAN No. selain secara kuantitatif dengan menggunakan angka sehingga suatu proses pemanfaatan dan pemeliharaan di kecamatan tertentu mendapat penilaian sangat memadai. memadai. Panduan Audit Internal Page 116 . Lakukan wawancara denga Tim Pemelihara yang terbentuk.7 7 Hasil penilaian ini.

PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MANDIRI PERDESAAN BAGIAN IX PENUTUP Panduan Audit Internal Pelaksanaan Program menjadi salah satu tolak ukur adanya upaya untuk mengimplementasikan prinsip akuntabilitas dalam pengelolaan Dana BLM PNPM Mandiri Perdesaan secara umum. Panduan Audit Internal Page 117 . Oleh karenanya. semua pihak terkait harus melaksanakan Panduan Audit Internal ini sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

.. Pelaksanaan Audit Internal oleh FMS/Korprov (RMC) ......................... Panduan Pelaksanaan Audit Proses Pelaksanaan Kegiatan 3....... Prosedur Pelaksanaan Audit Internal …………………………………... Monitoring Rekomendasi dan Tindak lanjut Hasil Audit Internal …........... Panduan Pelaksanaan Audit Proses Perencanaan …………… 2........... Pelaksanaan Audit Internal oleh Spesialis Internal Audit (NMC) .................... A.... Evaluasi Proses Audit dan Hasil Tindak Lanjut ……………… C.............................. Audit Tujuan Khusus ....... Waktu Pelaksanaan Audit Internal dibedakan ........ 3 1........ 9 4.......................................... Pengertian Audit Internal ..... Laporan Audit NMC …………………………………………………… 5 5 6 8 8 8 9 9 10 10 10 BAGIAN III PANDUAN PELAKSANAAN AUDIT PROSES PERENCANAAN ...................................... Pemanfaatan Dan Pelestarian ……………………………………… F... Tujuan Umum Audit Proses Perencanaan ………………………… Ruang Lingkup Audit ………………………………………………………… Tujuan Khusus Audit ……………………………………………………… Parameter Penilaian Proses Perencanaan …............... Audit berkala/Reguler ......... 2 1........................ Latar Belakang …………………………………………………………………... Pengembangan Hasil Temuan Audit Internal ………………… 3....... Sistematika Panduan Audit Internal Pelaksanaan Program ........... Laporan Audit Provinsi ………………………………………………… 3.... 5 2............................. Panduan Pelaksanaan Audit Keuangan Dana Bantuan Langsung Masyarakat ………………………………………………… 4....... Audit Insidentil .................. C....... Penilaian / Audit atas Proses MAD Sosialisasi …………… 12 12 12 12 12 Panduan Audit Internal Page 118 .... Pelaporan Audit Internal …………………………………………………… 1.......... 12 1.............. Jenis-Jenis Audit Internal ...... 3 E. Pelaksanaan Audit Internal oleh Fasilitator Kabupaten 7 B.......... Laporan Audit Kabupaten …………………………………………… 2... Panduan Pelaksanaan Audit Proses Pemeliharaan. 1................ 4 1 1 3 3 3 3 4 4 BAGIAN II PROSUDER UMUM DAN PELAPORAN HASIL AUDIT …………………… A..... Audit Keuangan . D.... 3 2................ B.................. Hasil Temuan Audit ………………………………………………………… 1....... Audit non-Keuangan ......................... 2 2........................ Panduan Pelaksanaan Audit Pengelolaan Dana Bergulir 5........... Hasil Audit Internal ..................PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MANDIRI PERDESAAN DAFTAR ISI BAGIAN I PENDAHULUAN ……………………………………………………………………… A. 1................... 3. Panduan Pelaksanaan Audit Proses Pengadaan Barang dan Jasa ......... 4 6............... 2 D.................. Temuan Audit …………………………………………………………… 2........ 2 C..................... B.......................................... 2 3.......

.... Penilaian / Audit atas Penulisan Usulan Desa ………………… 8...................... Tujuan Umum Audit ………………………………………………………… B..... 16 6.... D........ Penilaian / Audit Pengesahan Alokasi Bantuan oleh Camat dan Pengesahan Dokumen SPPB ……………………… Langkah Kerja ………………………………………………………………… 14 15 17 17 18 19 20 21 21 22 32 32 32 32 33 E........... Langkah Kerja …………………………………………………………… 50 50 50 50 50 52 55 60 61 65 65 66 Panduan Audit Internal Page 119 ........... Penilaian / Audit atas Proses Pelaksanaan Kegiatan Pendidikan ...................... Tujuan Umum Audit ………………………………………………………… Ruang Lingkup Audit ………………………………………………………… Tujuan Khusus Audit ………………………………………………………… Parameter Penilaian Proses Perencanaan …………………………… 1.............. Penilaian /Audit atas Penggalian Gagasan ……….. Penialaian / Audit atas Musyawarah Antar Desa (MAD) Penetapan Usulan . Penilaian / Audit atas Proses Musyawarah Desa (Musdes) Sosialisasi ………………………………………………………………… 3... 12. BAGIAN IV PANDUAN PELAKSANAAN AUDIT PROSES PELAKSANAAN KEGIATAN A.............. Langkah Kerja …………………………………………………………… D..PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MANDIRI PERDESAAN 2.............. 13....... 33 38 42 46 Penilaian / Audit atas Proses Pelaksanaan Kegiatan Kesehatan Masyarakat ………………………………………………… Penilaian / Audit atas Pelaksanaan Kegiatan Simpan Pinjam untuk Kelompok Perempuan …………………………… Penilaian / Audit atas Proses Pelaksanaan Kegiatan Bidang Sarana Prasarana Masyarakat …………………………… BAGIAN V PANDUAN PELAKSANAAN AUDIT KEUANGAN DANA BLM (BANTUAN LANGSUNG MASYARAKAT) ……………………………………… A..... Ruang Lingkup Audit ………………………………………………………… C...... Langkah Kerja …………………………………………………………… E.... 19 10............………… 5.. Parameter …………………………………………………………………… 2... Penilaian / Audit atas Pelatihan Pelaku Tingkat Desa (KPMD dan TPK) ..................... 3... Penilaian / Audit atas Verifikasi …………………………………… 9... Audit Dana DOK Pelatihan Masyarakat ………………………………… 1......... Penilaian / Audit atas Musyawarah desa Perencanaan …… 7..... Parameter …………………………………………………………………… 2.............................. Penilaian / Audit atas Pembuatan Rencana Pelaksanaan Kegiatan Dan Desain RAB …………………………………………… 11............ C........ 4....................………………………………… 1...... Penilaian / Audit atas Musyawarah Desa (Musdes) Informasi Hasil MAD ...... Penilaian / Audit atas Musyawarah Desa Khusus Perempuan ........ 14 4.... Audit Dana DOK Perencanaan ………...... Audit Dana BLM Kegiatan ………………………………………………… 1...... B.............. Penilaian / Audit atas Musyawarah Antar Desa (MAD) Prioritas Usulan ......................... 2............... Parameter ………………………………………………………………… 2..

...………………………… A... C. BAGIAN VII Latar Belakang ………………………………………………………………… Tujuan …………………………………………….……………………………… Parameter ………………………………………………………………………… Langkah Kerja ………………………………………………………………… Pemeriksaan Dana ……………………………………………………………....... D.. A...................PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MANDIRI PERDESAAN BAGIAN VI PANDUAN PELAKSANAAN AUDIT DANA BERGULIR …………………… A................ PENUTUP ………………………………………………………………………………… 100 Panduan Audit Internal Page 120 ... C... 86 86 86 87 87 88 Tujuan Audit ………………………………………………………………… Ruang Lingkup Audit ………………………………………………………… Parameter ……………………………………………………………………… Tahapan Pemeriksaan ……………………………………………………… Langkah Kerja ………………………………………………………………… BAGIAN VIII PANDUAN PELAKSANAAN AUDIT PROSES PEMELIHARAAN.... B. C... D... 73 73 73 74 75 81 PANDUAN PELAKSANAAN AUDIT PROSES PENGADAAN BARANG / JASA .. PEMANFAATAN DAN PELESTARIAN ……………... Tujuan Audit …………………………………………………………………… Ruang Lingkup Audit ………………………………………………………… Parameter ………………………………………………………………………… Langkah Kerja ………………………………………………………………… 98 94 94 94 94 95 BAGIAN IX BAGIAN X FORMAT LAPORAN HASIL AUDIT INTERNAL………………………………..... B.. E..... E. B.. D..

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful