P. 1
Panduan Audit Internal-Pelaksanaan Program

Panduan Audit Internal-Pelaksanaan Program

|Views: 922|Likes:
Published by wizn

More info:

Published by: wizn on Mar 11, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

06/01/2013

pdf

text

original

PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MANDIRI PERDESAAN

BAGIAN I PENDAHULUAN

A. Latar Belakang
Berdasarkan Petunjuk Teknis Operasional PNPM MP bahwa sistem

pengendalian PNPM MP dilakukan melalui kegiatan pemantauan, pengawasan, evaluasi dan pelaporan terhadap seluruh proses dan tahapan kegiatan. Pengertian dari Sistem Pengendalian Internal disini adalah rencana, metoda, prosedur dan kebijakan yang didesain oleh manajemen program untuk memberi jaminan yang memadai atas tercapainya efisiensi dan efektivitas pelaksanaan program, baik terkait dengan kehandalan pengelolaan dan pelaporan keuangan maupun ketaatan/kepatuhan terhadap aturan/kebijakan. Tujuan Sistem Pengendalian Internal: 1. Menjaga setiap proses PNPM MP selalu sesuai dengan aturan, prinsip dan kebijakan PNPM MP. 2. Menjaga bahwa hasil-hasil selama tahap perencanaan diperoleh melalui proses dan mekanisme yang benar. 3. Mengendalikan pelaksanaan kegiatan sesuai dengan rencana yang telah ditentukan. 4. Mengendalikan pemanfaatan dana PNPM MP agar sesuai dengan yang direncanakan dan dikelola secara transparan. 5. Menjaga kualitas dari setiap kegiatan yang dilaksanakan agar memuaskan dan memenuhi kriteria yang telah ditetapkan. 6. Mengendalikan agar setiap pelaku PNPM MP dapat menjalankan tugas dan tanggung jawabnya secara baik sesuai dengan fungsinya masing-masing.

Panduan Audit Internal

Page 1

PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MANDIRI PERDESAAN

Tujuan dari sistem pengendalian tersebut dapat diwujudkan melalui strategi dasar yang mencakup :

beberapa

1. Semua pihak terkait melakukan pemantauan secara obyektif dan mampu memberikan umpan balik dilaksanakan. 2. Pelaku PNPM MP di semua tingkatan menjalankan mekanisme pelaporan baik formal maupun informal dengan disiplin, akurat dan efektif termasuk jika ditemui kendala dan masalah. 3. Dilakukannya pemeriksaan yang detail dan akurat sesuai dengan mekanisme yang ditetapkan terhadap setiap proses dan tahapan kegiatan yang dilaksanakan. 4. Pengawasan yang ketat dan tegas terhadap proses dan kegiatan pada setiap tahapan yang dilaksanakan. 5. Setiap saat dilakukan evaluasi untuk meningkatkan kineja serta menegakkan aturan dengan pemberian sanksi. terhadap setiap proses dan kegiatan yang

B. Pengertian Audit Internal
Salah satu yang merupakan bagian dari kegiatan pengendalian adalah dengan adanya audit internal. Audit Internal mempunyai pengertian sebagai suatu fungsi penilaian yang independen, yang didirikan dalam sebuah organisasi untuk menguji dan mengevaluasi kegiatan organisasi tersebut sebagai sebuah pelayanan terhadap organisasi tersebut.

C. Jenis-jenis Audit Internal
Jenis-jenis audit yang dilakukan oleh Audit Internal adalah: 1. Audit Keuangan adalah melakukan penilaian tentang pengelolaan keuangan dana yang dikelola. 2. Audit Non-Keuangan yang terdiri dari: a. Audit Kepatuhan adalah audit internal untuk menentukan apakah aktivitas dan/atau unit kerja (entitas) telah mematuhi prosedur yang dibuat oleh program. peraturan, kebijakan, dan

Panduan Audit Internal

Page 2

PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MANDIRI PERDESAAN

b. Audit Operasional (Kinerja) adalah audit internal untuk menentukan bagaimana suatu unit mampu mengelola penggunaan sumber daya (kekayaan) secara ekonomis, efektif dan efisien dalam memenuhi misi dan tujuan program. Pengelolaan sumber daya yang dimaksud meliputi prosedur, proses, dan kinerja personil yang melaksanakan fungsi

pengelolaan tersebut. c. Audit Pengadaan Barang dan Jasa adalah audit pengadaan adalah salah satu fungsi dari Satuan Audit Internal yang bertugas terhadap pengawasan (monitoring) terhadap pelaksanaan pengadaan barang dan/atau jasa oleh masyarakat dalam PNPM Mandiri Perdesaan. 3. Audit Tujuan Khusus yang terdiri dari : a. Follow up Hasil Audit dan Hasil Supervisi adalah audit internal yang

dilaksanakan sebagai tindak lanjut dari hasil audit atau hasil supervisi yang telah dilakukan sebelumnya. Audit ini dilakukan baik berdasarkan

permintaan dari audit maupun berdasarkan perintah dari Satker PMD, Team Leader atau lainnya. b. Audit Investigasi adalah audit internal yang dilaksanakan jika terdapat indikasi adanya penggelapan, penyimpangan, dan/atau penyalahgunaan wewenang dalam suatu unit kerja yang menyebabkan timbulnya kerugian pada program. Audit ini juga dilaksanakan apabila terdapat indikasi adanya tindak pidana atau perdata dalam unit kerja.

D. Waktu Pelaksanaan Audit Internal dibedakan :
1. Audit Berkala/Reguler adalah audit yang dilakukan secara terencana dan berkala pada masing-masing provinsi dan kabupaten. 2. Audit Insidentil adalah audit yang dilakukan tidak secara terencana sesuai dengan kebutuhan berdasarkan resiko cakupan audit.

Panduan Audit Internal

Page 3

PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MANDIRI PERDESAAN

E. Sistematika Audit Internal PNPM – Mandiri Perdesaan.
Pelaksanaan Audit Internal di PNPM MP mencakup dua sistematika Audit Internal sesuai dengan fungsi pengendalian secara menyeluruh terhadap pengelolaan program PNPM MP yaitu : 1. Audit Internal – Dukungan Program. Adalah pelaksanaan audit internal yang bertujuan melakukan penilaian dukungan manajemen implementasi yang mengacu pada aturan kebijakan

yang telah ditentukan oleh Departemen Dalam Negeri ( Ditjen PMD). Pelaksanaan audit internal terhadap dukungan program diatur dalam SOP yang mendasari pelaksanaan Audit Internal – Dukungan Program. Dukungan program mempunyai sifat lintas aturan dan lintas pelaku untuk mendukung program dengan aturan pelaksanaan Kebijakan Dekonsentrasi, TOR RMC dan Petunjuk Pelaksanaan Tugas Pembantuan. SOP Audit Internal – Dukungan Program merupakan aturan yang terpisah dari Panduan Audit Internal – Pelaksanaan Program.

2. Audit Internal – Pelaksannaan Program. Dalam pelaksanaan program di lapangan mengacu pada kebijakan dalam Petunjuk Teknis Operasional sehingga pelaksanaan audit internal untuk Pelaksanaan Program diperlukan adanya sebuah panduan yang harus

dilakukan oleh jalur fungsional secara berjenjang. Panduan ini dibuat dengan mengacu pada ketentuan-ketentuan yang ada dalam Petunjuk Teknis

Operasional dan ketentuan-ketentuan lainnya yang mengatur pengelolaan PNPM MP serta berisi prosedur-prosedur yang bersifat dasar sehingga tidak membatasi inisiatif dan kreatifitas dari pengguna panduan ini sehingga dapat diperkaya baik parameter maupun langkah kerja untuk mencapai masingmasing tujuan dalam panduan ini. Panduan pelaksanaan audit ini meliputi : i. Panduan Pelaksanaan Audit Proses Perencanaan Panduan pelaksanaan audit proses perencanaan kegiatan PNPM MP meliputi penilaian terhadap proses perencanaan, dari mulai tahapan MAD Sosialisasi sampai dengan MAD Penetapan Usulan serta pembuatan SPC.

Panduan Audit Internal

Page 4

PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MANDIRI PERDESAAN

ii. Panduan Pelaksanaan Audit Proses Pelaksanaan Kegiatan Panduan pelaksanaan audit proses pelaksanaan kegiatan PNPM MP meliputi penilaian terhadap proses pelaksanaan kegiatan pendidikan

masyarakat, penilaian terhadap proses pelaksanaan kegiatan kesehatan, penilaian terhadap proses pelaksanaan kegiatan peningkatan kapasitas, penilaian terhadap proses pelaksanaan kegiatan SPP, serta penilaian terhadap proses pelaksanaan kegiatan sarana prasarana. iii. Panduan Pelaksanaan Audit Keuangan Masyarakat Panduan pelaksanaan audit keuangan BLM meliputi penilaian terhadap kewajaran transaksi, ketaatan aturan, perencanaan keuangan, kualitas administrasi, kualitas pelaporan, dan pengelolaan dokumen keuangan dana BLM yang terdiri dari BLM Dana Kegiatan, DOK Perencanaan dan DOK Pelatihan Masyarakat. iv. Panduan Pelaksanaan Audit Pengeloloaan Dana Bergulir Panduan pelaksanaan audit pengelolaan Dana Bergulir PNPM MP meliputi penilaian ketaatan aturan, kewajaran transaksi, kualitas administrasi, kualitas pelaporan, kualitas fasilitasi, pengelolaan dokumen keuangan dana bergulir PNPM MP yang terdiri dari dana bergulir SPP dan UEP. v. Panduan Pelaksanaan Audit Proses Pengadaan Barang dan Jasa Panduan pelaksanaan audit proses pengadaan barang dan jasa oleh masyarakat dalam proses pelaksanaan kegiatan PNPM MP meliputi Dana Bantuan Langsung

penilaian terhadap ketaatan aturan, kualitas proses pengadaan, kualitas supplier, kualitas dan kuantitas barang dan jasa, administrasi, pelaporan, dan kualitas pengelolaan dokumen. vi. Panduan Pelaksanaan Audit Proses Pemeliharaan, Pemanfaatan dan Pelestarian. Panduan pelaksanaan audit proses pemeliharaan dan pelestarian meliputi pemeriksaan terhadap fungsi dan manfaat kegiatan yang dihasilkan, kelembagaan tim pengelola, aturan kelembagaan pengelola, kegiatan

Panduan Audit Internal

Page 5

PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MANDIRI PERDESAAN

pemeliharaan,

pendanaan

pemeliharaan

&

pelestarian

dan

pertanggungjawaban masyarakat.

F. Hasil Audit Internal
Hasil audit internal bertujuan untuk : 1. Memberikan penilaian dan rekomendasi terhadap proses pelaksanaan pengendalian internal di setiap tingkatan konsultan sesuai dengan Sistem Pengendalian Internal dalam PNPM MP (desentralisasi dan berjenjang). 2. Memberikan penilaian dan rekomendasi terhadap kualitas pelaksanaan dari setiap tahapan kegiatan PNPM MP serta pelaksanaan prinsip-prinsip. 3. Memberikan penilaian terhadap tertib administrasi dan laporan keuangan UPK, pengelolaan keuangan dan dana bergulir, serta mengetahui lebih awal adanya indikasi penyalahgunaan dana. 4. Setelah dilakukan review secara periodik terhadap hasil pemeriksaan dan penilaian (audit) yang dilakukan oleh setiap tingkatan konsultan (KM Nasional sampai dengan fasilitator kabupaten) diharapkan tersusun rekomendasi yang dapat menjadi bahan masuk untuk perbaikan program selanjutnya.

Panduan Audit Internal

Page 6

(2) 20 % kabupaten sebagai lokasi Tugas Pembantuan. dengan tahapan sebagai berikut : Panduan Audit Internal Page 7 .Prosedur Pelaksanaan Audit Internal Pelaksanaan audit internal dalam PNPM MP dilakukan secara desentralisasi dan berjenjang oleh setiap level/tingkatan manajemen dari mulai pusat. Audit Internal juga dilaksanakan secara terstruktur dengan mengikuti fungsi dan peran dari masing-masing tingkatan konsultan/fasilitator yang ada dalam struktur audit internal dengan mekanisme kerja/prosedur pelaksanaan Audit Internal yang dilakukan dari tingkat nasional (pusat) sampai dengan kabupaten diatur dalam uraian di bawah ini: 1. Cakupan Wilayah adalah seluruh provinsi lokasi PNPM Mandiri Perdesaan dengan target : (1) Minimal 2 (dua) kali dalam satu tahun per provinsi untuk Audit Dukungan Program. Pelaksanaan Audit Internal oleh Spesialis Internal Audit (NMC) Audit internal terhadap pengelolaan Dekonsentrasi dalam Pembinaan & Pengendalian Fasilitator. Khusus untuk melakukan Audit terhadap Implementasi/Pelaksanaan Program yang dilakukan secara sampling lokasi. provinsi sampai ke tingkat kabupaten dengan tujuan untuk efektifitas pelaksanaan audit internal. Tugas Pembantuan untuk BLM dan kualitas pengendalian internal konsultan dan fasilitator dilakukan oleh Spesialis Audit Internal yang ada di National Management Consultant dengan ketentuan sebagai berikut : i. Selain itu. (3) 5 % sampling lokasi Kecamatan ii.PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MANDIRI PERDESAAN BAGIAN II PROSEDUR UMUM DAN PELAPORAN HASIL AUDIT A.

PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MANDIRI PERDESAAN (1) Melakukan pemeriksaan terhadap Laporan Implementasi Audit Internal baik yang dilakukan oleh FMS (Spesialis) maupun fasilitator kabupaten. juga dapat ditentukan dengan mempertimbangkan besar kecilnya tingkat resiko. (2) Melakukan wawancara dengan Spesialis FMS dan fasilitator kabupaten berkaitan dengan sistem pengawasan dan pengendalian internal . Cakupan wilayah adalah seluruh kabupaten dalam wilayah provinsi dengan target sebagai berikut : (1) Tabel target dalam satu tahun anggaran sebagai berikut : JUMLAH KECAMATAN DALAM PROVINSI Sampai dengan 50 kecamatan TARGET KECAMATAN UNTUK AUDIT INTERNAL Minimal 50 % lokasi kecamatan Panduan Audit Internal Page 8 . Pelaksanaan Audit Internal oleh FMS/Korprov (RMC) Pelaksanaan audit internal Pelaksanaan Program dan pengendalian terhadap pelaksanaan audit internal oleh fasilitator kabupaten dilakukan oleh Spesialis provinsi (khususnya FMS) dan Korprov dengan ketentuan sebagai berikut : i. lokasi yang dianggap paling baik. (3) Melakukan spot check terhadap kabupaten/kecamatan yang sudah diperiksa dan dilakukan penilaian oleh Spesialis FMS dan fasilitator kabupaten. lokasi yang jarang dijadikan sampel audit/jarang disupervisi. dll. selain kecamatan yang sudah diaudit baik oleh FMS maupun oleh Fasilitator Kabupaten. iii. lokasi yang tidak pernah ada laporan masalah. 2. Cara penentuan sampel lokasi. lokasi yang tingkat penyerapan dananya sudah besar.

Lokasi sasaran audit provinsi dilakukan secara berimbang 50 % merupakan lokasi spot check terhadap pelaksanaan audit internal oleh Fasilitator Kabupaten dan 50 % merupakan audit yang dilakukan oleh FMS sendiri. lokasi yang tidak pernah ada laporan masalah. Maluku Utara. b. Tahapan pelaksanaan : a.PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MANDIRI PERDESAAN Diatas 50 s/d 100 kecamatan Diatas 100 s/d 200 kecamatan Diatas 200 kecamatan Minimal 40 % lokasi kecamatan Minimal 30 % lokasi kecamatan Minimal 20 % lokasi kecamatan (2) Target khusus lokasi untuk provinsi : Maluku. lokasi yang jarang dijadikan sampel audit/jarang disupervisi. dll. iii. Melakukan wawancara dengan fasilitator kabupaten berkaitan dengan sistem pengawasan dan pengendalian internal yang telah mereka lakukan serta memeriksa laporan hasil audit. Penilaian dilakukan pada saat suatu tahapan telah selesai dilaksanakan (bertahap) atau pada akhir pelaksanaan PNPM MP dengan memeriksa dokumen. Panduan Audit Internal Page 9 . Lokasi yang menjadi sampel baik kecamatan maupun desa dapat ditentukan dengan mempertimbangkan besar kecilnya tingkat resiko. iv. lokasi yang tingkat penyerapan dananya sudah besar. lokasi yang dianggap paling baik. Papua dan Papua Barat adalah 75 % mengacu tabel tersebut di atas. ii. klarifikasi langsung kepada pelaku serta validasi langsung ke lapangan (misalnya untuk kegiatan sarana prasarana).

3. mekanismenya ditentukan sebagai berikut : Adapun (1) Objek pelaksanaan audit adalah seluruh kecamatan yang ada di wilayah kabupaten dengan penilaian dapat dilakukan secara sampling terhadap beberapa desa atau seluruh desa di setiap kecamatan (tergantung jumlah desa) dengan cakupan pendanaan mencapai minimal 60 % BLM. merupakan audit internal terhadap proses pelaksanaan kegiatan PNPM MP dari mulai tahap perencanaan sampai pemeliharaannya termasuk pengelolaan dananya. proses pengadaan barang dan jasa serta pengelolaan dana bergulir. Penentuan sampel desa dapat Panduan Audit Internal Page 10 . atau mendapatkan hasil temuan baru. proses audit merupakan penilaian terhadap kualitas pelaksanaan audit internal dengan objek proses pelaksanaan kegiatan program (implementasi program) sekaligus penilaian tindak lanjut temuan internal audit.Pemberdayaan. Dalam pelaksanaan auditnya sendiri. Audit Internal yang dilakukan oleh fasilitator di tingkat kabupaten (Fasilitator Kabupaten . Proses audit dapat dilakukan secara bertahap setiap bulan dengan fokus audit sesuai dengan kebutuhan. selanjutnya disebut fasilitator kabupaten). Melakukan audit terhadap kecamatan sesuai dengan target kecamatan. Khusus untuk lokasi yang sudah diaudit dan dilakukan penilaian oleh fasilitator kabupaten. Pelaksanaan Audit Internal oleh Fasilitator Kabupaten i. Fasilitator Kabupaten – Teknik dan Fasilitator Kabupaten Keuangan.PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MANDIRI PERDESAAN c. fasilitator yang ada di kabupaten dapat membagi tugas dan fokus audit berdasarkan bidang kompetensinya.

(3) Sebelum melakukan audit. kebutuhan dan kondisi pelaksanaan tahapan di lapangan. (3) Tindak lanjut terhadap temuan Audit Internal dengan Fokus Audit Dana BLM dan Dana Bergulir pada tingkat kecamatan dan desa melalui implementasi pengendalian internal dalam pengelolaan dana/keuangan dilakukan oleh fasilitator kecamatan dengan Panduan Audit Internal Page 11 . ii. (1) Seluruh Fokus Audit minimal dilakukan satu kali pelaksanaan audit internal dalam Perlaksanaan Tahun Anggaran tertentu. tingkat resiko timbulnya (2) Penilaian dilakukan pada saat suatu tahapan telah selesai dilaksanakan (bertahap) atau pada akhir pelaksanaan PNPM MP dengan memeriksa dokumen. Melakukan audit internal dengan seluruh fokus audit secara bertahap setiap bulan dengan faktor-faktor penilaian disesuaikan dengan perkembangan pelaksanaan. seperti review internal terhadap pengelolaan kas dan rekening baik yang ada di UPK maupun TPK. klarifikasi langsung kepada pelaku serta validasi langsung ke lapangan (misalnya untuk kegiatan sarana prasarana).PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MANDIRI PERDESAAN dilakukan dengan mempertimbangkan masalah. Supervisi tindak lanjut temuan terhadap Audit Dana BLM dan Audit Dana Bergulir dilakukan dengan pemeriksaan dana perlu dilakukan secara rutin dan kontinyu minimal sebulan sekali oleh fasilitator kabupaten. fasilitator kabupaten melakukan evaluasi seluruh pelaporan yang dilaporkan oleh fasilitator kecamatan kemudian melakukan wawancara dengan fasilitator kecamatan dan UPK berkaitan dengan sistem pengawasan dan pengendalian internal (keuangan maupun kegiatan) yang telah mereka lakukan. (2) Khusus untuk pelaksanaan Audit Dana BLM dan Audit Dana Bergulir dilakukan secara reguler per triwulan dengan memberikan scoring yang sesuai dengan ketentuan penilaian dalam setiap indikator.

Setiap perlaksanaan audit harus dibuat laporan yang mengacu pada Panduan Laporan Hasil Audit. administrasi TPK. lokasi . dan rekomendasi yang dilakukan secara berjenjang. terutama bila temuan tersebut menyangkut adanya indikasi permasalahan misalnya penyalahgunaan dana yang belum dapat diketahui secara pasti jumlah dan pelaku-pelakunya. Kegiatan audit lanjutan terhadap temuan tersebut bisa dilakukan oleh tim audit internal NMC. spesialis provinsi atau fasilitator kabupaten. Panduan Audit Internal Page 12 . Laporan mencakup pada jumlah temuan. 3. Temuan Audit Temuan audit adalah masalah-masalah penting (material dan substantial) yang ditemukan selama pelaksanaan audit berlangsung dan masalah tersebut pantas untuk dikemukakan dan dikomunikasikan dengan pelaku obyek yang diaudit karena mempunyai dampak terhadap perbaikan kinerja. bukti-bukti transaksi. buku inventaris.PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MANDIRI PERDESAAN pengawasan dan pemeriksaan rutin (review internal) terhadap laporan keuangan serta pengadministrasiannya (buku kas. buku bank. Pelaporan dan Tindak Lanjut Audit Internal Pelaksanaan Program. dll). Pengembangan Hasil Temuan Audit Internal Pengembangan terhadap hasil temuan audit internal dapat dilakukan. 2. Pengawasan dan pemeriksaan ini wajib dilakukan terhadap UPK minimal 2 minggu sekali. Laporan Hasil Audit Setiap proses pelaksanaan Audit Internal dilaporkan dalam Laporan Hasil Audit yang mengacu pada ketentuan Lembar Kerja. administrasi kelompok.Hasil Temuan Audit 1. B. serta seluruh TPK dan kelompok peminjam yang mengelola dana program maupun dana bergulir secara bertahap namun terusmenerus. buku rekening.

Evaluasi terhadap hasil tindak lanjut dapat digunakan sebagai masukan terhadap perbaikan kebijakan atau program PNPM MP selanjutnya. dilakukan evaluasi terhadap hasil tindak lanjut dari temuan audit termasuk proses audit. Sedangkan evaluasi terhadap proses audit internal sistem audit internal itu sendiri. masalah-masalah yang merupakan hasil temuan audit internal harus dilaporkan juga dalam laporan penanganan masalah. 5. Jika temuan audit berdampak negatif terhadap program dan berpotensi merugikan masyarakat maka monitoring dilakukan oleh Spesialis Penanganan Masalah baik di tingkat provinsi maupun nasional/pusat melalui laporan penanganan masalah. Selain itu. Monitoring terhadap hasil audit spesialis provinsi dilakukan oleh Korprov atau spesialis yang mendapatkan rekomendasi atau mendapatkan tugas untuk melakukan tindak lanjut. Yang dimaksud dengan tindak lanjut hasil audit adalah langkah-langkah yang harus diambil baik oleh auditor maupun pihak yang diaudit berdasarkan laporan audit. sangat bermanfaat untuk pengembangan Panduan Audit Internal Page 13 .PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MANDIRI PERDESAAN 4. monitoring juga dapat dilakukan oleh supervisor dari konsultan/fasilitator yang mendapatkan rekomendasi untuk melakukan tindak lanjut hasil audit. Hal yang harus dilakukan auditor adalah mengidentifikasi dan mendokumentasikan kemajuan pihak yang diaudit dalam menyelesaikan/melaksanakan rekomendasi audit. Sedangkan pihak yang diaudit harus melaksanakan/menyelesaikan hal-hal yang direkomendasikan dalam laporan audit. Oleh karena itu. Tindak Lanjut Hasil Audit Internal Konsultan Provinsi dan Fasilitator Kabupaten melakukan monitoring terhadap tindak lanjut hasil audit internal dan rekomendasinya yang dilakukan secara berjenjang. Evaluasi Proses Audit dan Hasil Tindak Lanjut Setiap akhir tahun anggaran. mulai dari laporan fasilitator kabupaten hingga ke NMC.

Berkas dan dokumen laporan tersebut tetap menjadi dokumentasi fasilitator kabupaten (dalam kebutuhan khusus Korprov dan NMC dapat meminta dokumen laporan tersebut) dan akan selalu diperiksa pada saat konsultan provinsi atau NMC melakukan supervisi. Mekanisme Pelaporan Audit Internal. Laporan Audit Provinsi. Hasil pelaksanaan Audit Internal disampaikan kepada Satker Pusat dalam bentuk Laporan Unit Bidang Audit Internal dilampiri dengan rekomendasi. Selanjutnya laporan kabupaten ini akan dikompilasi per provinsi untuk dikirim ke NMC. Pelaporan dilakukan secara berjenjang sebagai berikut : 1. Setiap kabupaten diwajibkan untuk mengirimkan Laporan Hasil Audit secara periodik setiap bulan dengan melakukan review dan membuat kesimpulan tentang hasil audit terhadap pelaksanaan proses PNPM MP dan pengelolaan keuangan di kabupatennya dan dikirim dikirim ke Korprov untuk direview oleh Spesialis FMS. monitoring dan audit ke lapangan. Laporan Audit oleh Spesialis FMS dan konsultan provinsi merupakan laporan hasil audit internal dan pengendalian internal implementasi audit internal yang dilakukan oleh fasilitator kabupaten dan kecamatan serta laporan mengenai kasus-kasus yang menjadi temuannya.PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MANDIRI PERDESAAN C. Laporan ini tetap menjadi dokumentasi di Spesialis FMS dan akan digabungkan dengan hasil audit fasilitator kabupaten untuk kemudian direview hingga menjadi Laporan Hasil Internal Audit Provinsi yang disampaikan kepada NMC dalam bentuk pelaporan sebagai berikut : a) Laporan Konsolidasi Kabupaten pada masing-masing provinsi adalah laporan yang bersifat konsolidasi dari kabupaten-kabupaten dibawah Panduan Audit Internal Page 14 . Laporan Audit Kabupaten Dokumen hasil pelaksanaan audit internal (dalam bentuk lembar langkah kerja) yang dilakukan oleh fasilitator kabupaten merupakan laporan hasil audit terhadap beberapa indikator/parameter audit pada kecamatankecamatan yang dikunjungi setiap aktifitas audit. 2.

b) Laporan Hasil Audit Provinsi adalah laporan realisasi Audit Internal yang dilakukan oleh Tim Provinsi yang mrencakup spot check dan realisasi Audit Internal 3. Laporan Sampling Pelaksanaan Audit Internal dan Laporan Audit tujuan Khusus. Laporan Audit NMC Laporan Audit NMC merupakan laporan hasil pelaksanaan Unit Audit Internal dan laporan konsolidasi nasional .PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MANDIRI PERDESAAN supervisinya. Panduan Audit Internal Page 15 . Laporan terdiri dari : a) Laporan Konsolidasi Nasional adalah laporan yang bersifat konsolidasi laporan dari provinsi terhadap pelaksanaan audit internal yang terdiri dari Laporan Konsolidasi Kabupaten dan Laporan Konsolidasi Hasil Audit Provinsi b) Laporan Unit Internal Audit adalah laporan Unit terdiri dari konsolidasi laporan audit internal semua spesialis Audit Internal yang dapat memberikan gambaran tentang pelaksanaan audit internal yang terdiri dari : Laporan Audit Dukungan Program. sehingga FMS/Korprov dapat melakukan analisa kualitas implementasi Audit Internal pada wilayah masing-masing dan menilai kualitas implementasi program.

3. Penilaian terhadap pencapaian tujuan dan kualitas pelaksanaan dari setiap tahapan perencanaan. baik dari sisi peserta. B. C. Penilaian mengenai ketaatan terhadap prinsip dan prosedur PNPM MP yang tercantum dalam Petunjuk Teknis Operasional PNPM MP 2. Untuk meyakinkan bahwa seluruh tahapan dalam proses perencanaan telah dilaksanakan sesuai dengan ketentuan dalam Petunjuk Teknis Operasional (PTO) PNPM MP serta penegasan-penegasan teknis yang ada. Penilaian terhadap administrasi kegiatan (non keuangan). Tujuan Umum Audit Proses Perencanaan Secara umum tujuan atas audit proses perencanaan kegiatan PNPM MP adalah untuk memberikan penilaian dan rekomendasi terhadap kualitas perencanaan dari mulai MAD Sosialisasi sampai dengan MAD Penetapan Usulan serta penerapan prinsip-prinsip PNPM MP dalam setiap tahapan proses perencanaan. Panduan Audit Internal Page 16 . serta memenuhi prinsip-prinsip PNPM MP. Ruang Lingkup Audit Audit meliputi pemeriksaan dan penilaian terhadap hal-hal yang dianggap perlu yang berkaitan dengan pelaksanaan setiap tahapan perencanaan dan implementasi dari prinsip-prinsip PNPM MP. output dan dokumen yang dihasilkan. 2. yang mencakup : 1. metode/media/materi yang digunakan. serta kualitas forum dan partisipasi peserta musyawarah.PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MANDIRI PERDESAAN BAGIAN III PANDUAN PELAKSANAAN AUDIT PROSES PERENCANAAN A. Untuk meyakinkan bahwa proses seluruh tahapan dalam proses perencanaan telah dilakukan dengan baik dan matang. Tujuan Khusus Audit 1.

2 orang wakil dari BPD/nama lain (jika sudah ada). Panduan Audit Internal Page 17 . seperti: Tim Koordinasi Kabupaten. PjOK. 10) Tersusunnya Rencana Penggunaan DOK Perencanaan dan DOK Pelatihan Masyarakat. serta pola penyampaian informasi. 3 orang tokoh masyarakat (sekurang-kurangnya 3 dari 6 wakil tersebut adalah perempuan) serta anggota masyarakat lainnya yang berminat untuk hadir. prinsip. pendanaan. Penilaian/Audit atas Proses MAD Sosialisasi Parameter dalam melakukan audit sebagai berikut : a) Kegiatan MAD sosialisasi dihadiri oleh 6 orang wakil dari setiap desa: Kepala Desa. kebijakan. pemantauan dan evaluasi.PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MANDIRI PERDESAAN D. 4) Tersosialisasikannya konsep BKAD. 8) Tersosialisasikannya rencana pembentukan UPK dan BPUPK serta tugas dan kewenangan masing-masing. cara penanganan masalah. pokokpokok kesepakatan dalam penyelenggaraan musyawarah dan penetapan anggota tim perumus. 6) Disepakatinya mekanisme MAD serta terpilihnya ketua rapat. UPK dan Fasilitator Kecamatan. organisasi. Parameter Penilaian Proses Perencanaan 1. Camat. 9) Tersosialisasikannya hasil evaluasi terhadap pelaksanaan PNPM MP tahun sebelumnya. 3) Tersosialisasikannya cara pemetaan RTM dan kegunaannya. 2) Tersosialisasikannya cara pengambilan keputusan di tingkat desa atau antar desa. wakil instansi sektoral kecamatan. b) Kegiatan pertemuan antar desa di kecamatan telah dilaksanakan dengan hasil yang diharapkan adalah: 1) Tersosialisasikannya tujuan. 7) Disepakatinya jadwal MD sosialisasi dan waktu penyusunan detai desain dan RAB usulan kegiatan di setiap desa. 5) Tersosialisasikannya perencanaan partisipatif di desa dengan pola MMDD. proses dan prosedur PNPM MP.

tokoh agama serta sebanyak mungkin anggota masyarakat desa lainnya termasuk anggota masyarakat yang paling miskin dan perempuan. 4) Ditetapkannya BPD sebagai lembaga pengawas PNPM MP di tingkat desa. Panduan Audit Internal Page 18 . d) Kualitas forum baik. hampir semua peserta berpartisipasi. 8) Disepakatinya pembuatan dan lokasi pemasangan papan informasi serta media informasi lainnya. e) Waktu pelaksanaan efisien sesuai dengan kebutuhan untuk mewujudkan musyawarah yang efektif (tujuan musyawarah tercapai). 2. tidak ada peserta yang mendominasi. 5) Dibentuknya tim pemantau dari unsur masyarakat. prinsip. pendanaan. Sekretaris dan Bendahara TPK. Penilaian/Audit atas Proses Musyawarah Desa (Musdes) Sosialisasi Parameter dalam melakukan audit sebagai berikut : a) Kegiatan Musdes sosialisasi dihadiri oleh Kepala Desa dan aparat desa. LSM/ormas. wakil perempuan. b) Kegiatan musyawarah desa sosialisasi telah dilaksanakan dengan hasil yang diharapkan adalah: 1) Tersosialisasikannya informasi PNPM MP yang meliputi tujuan. Jadwal Musdes Sosialisasi.PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MANDIRI PERDESAAN c) Dokumen yang dihasilkan : Berita Acara Hasil Keputusan Musyawarah. proses dan prosedur PNPM MP serta keputusan-keputusan yang dihasilkan dalam MAD Sosialisasi. 2) Adanya pernyataan kesanggupan atau kesediaan desa untuk mematuhi dan melaksanakan ketentuan PNPM MP 3) Terpilihnya Ketua. kebijakan. anggota BPD atau sebutan lainnya. RPD DOK Perencanaan dan DOK Pelatihan Masyarakat. serta pertanyaan-pertanyaan yang diajukan peserta sesuai dengan masalah yang dibahas. LPM. 6) Dipilih dan ditetapkannya kader desa dan kader teknik 7) Disepakati dan ditetapkannya jadwal Musdes Perencanaan. organisasi. tokoh masyarakat. wakil RTM desa.

hampir semua peserta berpartisipasi. d) Kualitas forum baik. Panduan Audit Internal Page 19 . kader teknik dan TPK yang telah terpilih dalam musyawarah desa sosialisasi. e) Waktu pelaksanaan efisien sesuai dengan kebutuhan untuk mewujudkan musyawarah yang efektif (tujuan musyawarah tercapai). Surat Pernyataan Kesanggupan Desa untuk berpartisipasi dalam PNPM MP.PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MANDIRI PERDESAAN c) Dokumen yang dihasilkan: Berita Acara Hasil Keputusan Musyawarah. prinsip. b) Kegiatan pelatihan pelaku tingkat desa yang dilaksanakan telah berjalan dengan efektif sehingga peserta : 1) Memahami tentang latar belakang. 3. 6) Memahami langkah-langkah fasilitasi dalam rangka MMDD. media serta alat bantu yang digunakan sudah tepat serta sesuai dengan hasil yang diharapkan dari pelatihan pelaku tingkat desa. pola penyampaian informasi. diagram Venn kelembagaan masyarakat. serta pertanyaan-pertanyaan yang diajukan peserta sesuai dengan masalah yang dibahas. pola penanganan masalah serta pola pemantauan dan evaluasi. 3) Terampil dalam melakukan tehnik-tehnik fasilitasi pertemuan masyarakat termasuk perencanaan desa secara partisipatif. kebijakan dan tahapan atau mekanisme PNPM MP. 2) Memahami peran dan tugasnya. 4) Terampil memberikan pendampingan dan pembimbingan kepada masyarakat. 7) Memahami instrumen pemetaan RTM basis dusun secara partisipatif. tidak ada peserta yang mendominasi. tujuan. c) Metode. materi. 5) Memahami administrasi dan pelaporan yang diperlukan serta memapu menyusun rencana kerja untuk melakukan peran dan tugasnya. Penilaian/Audit atas Pelatihan Pelaku Tingkat Desa (KPMD dan TPK) Parameter dalam melakukan audit sebagai berikut : a) Kegiatan pelatihan diikuti oleh peserta yang terdiri dari kader desa (KPMD).

dengan hasil: dipahaminya hal-hal pokok tentang PNPM MP.PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MANDIRI PERDESAAN d) Waktu pelaksanaan efisien sesuai dengan kebutuhan untuk mewujudkan musyawarah yang efektif (tujuan pelatihan tercapai). 2) musyawarah penggalian gagasan. kelompok arisan. hampir semua peserta berpartisipasi. kelompok keagamaan. atau campuran) yang tergabung dalam: 1) Ikatan kemasyarakatan yang berlatar belakang wilayah seperti. b) Pertemuan penggalian gagasan sbb: 1) diawali dengan penentuan klasifikasi kesejahteraan (mengelompokkan penduduk desa dalam kategori tingkatan ekonomi menurut harus merupakan rangkaian kegiatan kriteria/istilah setempat. misalnya kaya. serta pemetaan RTM partisipatif. adanya gagasan-gagasan kegiatan maupun visi ke depan masyarakat untuk mengatasi permasalahan dan penyebab kemiskinan berdasarkan potensi dan sumber yang dimiliki c) Kualitas forum baik. serta pertanyaan-pertanyaan yang diajukan peserta sesuai dengan masalah yang dibahas. tidak ada peserta yang mendominasi. RT/RW/RK/Dusun/Kampung atau yang lainnya. 3) Pengelompokan masyarakat lainnya sesuai kondisi setempat. Penilaian/Audit atas Penggalian Gagasan Parameter : a) Pertemuan dihadiri oleh warga masyarakat (laki-laki. daya lokal Panduan Audit Internal Page 20 . 4. menengah. miskin). perempuan. 2) Kelompok–kelompok informal di masyarakat seperti. pemetaan sosial (membuat peta sosial dusun). kelompok usaha bersama. pemetaan kelembagaan yang ada di dusun/desa (diagram Venn kelembagaan).

Penilaian/Audit atas Musyawarah Desa Khusus Perempuan Parameter : a) Kegiatan Musdes Khusus Perempuan dihadiri oleh kaum perempuan dengan tingkat partisipasi baik secara kuantitas maupun kualitas cukup tinggi. f) Waktu pelaksanaan efisien sesuai dengan kebutuhan untuk mewujudkan musyawarah yang efektif (tujuan pertemuan tercapai). e) Peta sosial yang dibuat telah digunakan sebagai alat bantu dalam menggali gagasan masyarakat dalam menentukan kegiatan-kegiatan apa saja yang dapat memenuhi kebutuhan dan berguna bagi mayoritas keluarga miskin. 5. diagram Venn hasil pemetaan kelembagaan. daftar nama KK RTM). d) Waktu pelaksanaan efisien sesuai dengan kebutuhan untuk mewujudkan musyawarah yang efektif (tujuan musyawarah tercapai). kegiatan dan visi ke depan dari kelompok perempuan di desa dalam mengatasi penyebab kemiskinan. ditetapkan usulan lain di luar SPP yang merupakan aspirasi perempuan serta terpilihnya calon-calon wakil perempuan yang akan hadir dalam MAD perencanaan. c) Metode yang digunakan dalam MKP adalah analisis penyebab kemiskinan yang bertujuan untuk mengajak perempuan mencari permasalahan penyebab kemiskinan yang seringkali dirasakan dalam kehidupan seharihari kemudian mencari akar masalahnya serta gagasan kegiatan apa saja yang dapat mengatasi masalah tersebut dari sudut pandang perempuan. Panduan Audit Internal Page 21 . ditetapkannya usulan kegiatan SPP jika ada gagasan tentang kegiatan tersebut.PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MANDIRI PERDESAAN d) Dokumen yang dihasilkan: Berita Acara Keputusan Hasil Musyawarah. Daftar Gagasan. b) Kegiatan musyawarah desa khusus perempuan telah dilaksanakan dengan hasilnya adalah gagasan-gagasan. Peta Sosial. Hasil Pemetaan RTM partisipatif (kriteria RTM.

Penilaian/Audit atas Musyawarah Desa (Musdes) Perencanaan Parameter : a) Kegiatan Musyawarah dihadiri oleh : Kepala Desa dan aparat desa.PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MANDIRI PERDESAAN 6. d) Kualitas forum baik. disyahkannya usulan kegiatan hasil MKP yang terdiri dari usulan kegiatan sarana prasarana dasar atau kegiatan peningkatan kualitas hidup masyarakat (kesehatan dan pendidikan) serta usulan kegiatan SPP jika ada. Panduan Audit Internal Page 22 . c) Metode yang digunakan untuk menyusun skala prioritas adalah menggunakan alat prioritas gagasan yang hasilnya berupa table penilaian gagasan. ketua TPK. sebanyak mungkin anggota masyarakat desa lainnya yang berminat untuk hadir. serta pertanyaan-pertanyaan yang diajukan peserta sesuai dengan masalah yang dibahas. ditetapkannya satu usulan kegiatan sarana prasarana dasar atau kegiatan peningkatan kualitas hidup masyarakat (kesehatan dan pendidikan). terpilihnya TPU. anggota Badan Perwakilan Desa. b) Kegiatan musyawarah desa perencanaan telah dilaksanakan dengan hasil sesuai yang diharapkan dalam PTO yaitu tersusunnya peta sosial desa dan prioritas kegiatan dari hasil penggalian gagasan. hampir semua peserta berpartisipasi. e) Waktu pelaksanaan efisien sesuai dengan kebutuhan untuk mewujudkan musyawarah yang efektif (tujuan musyawarah tercapai). tidak ada peserta yang mendominasi. ditetapkannya usulan-usulan kegiatan yang akan diajukan pendanaannya melalui sumber dana lain. tokoh masyarakat di desa. Fasilitator meliputi kader desa dan/ atau FK. 4 orang wakil masyarakat (minimal 3 perempuan dari 6). terpilihnya minimal satu orang untuk calon Pengurus UPK serta calon pengamat serta wakil-wakil desa yang akan hadir dalam MAD prioritas usulan yang terdiri dari kepala desa.

d) Indikator yang diverifikasi dalam kegiatan verifikasi untuk setiap jenis usulan kegiatan telah sesuai dengan indikator yang ditentukan dalam PTO. mengadakan dialog dengan pihak sekolah. b) Kegiatan verifikasi usulan dilakukan oleh Tim Verifikasi yang dibentuk di tingkat kecamatan dengan beranggotakan 5 – 10 orang yang memiliki keahlian sesuai usulan kegiatan. memastikan bahwa bantuan pendidikan diusulkan bersifat multiyears. 2) Untuk verifikasi usulan kegiatan kesehatan sudah memperhatikan: kesesuaian antar bentuk kegiatan dengan permasalahan kesehatan yang dihadapi masyarakat. 1) Untuk memverifikasi usulan kegiatan pendidikan sudah memperhatikan: pendataan calon penerima sudah dilakukan oleh FD. kelayakan paket rangkaian kegiatan yang Panduan Audit Internal Page 23 . termasuk data dan isian formulir pendukungnya. c) Hasil verifikasi sesuai dengan kriteria penilaian usulan yaitu lebih bermanfaat bagi masyarakat. tingkat keberhasilan dan keberlanjutan cukup tinggi serta didukung oleh sumber daya yang ada di masyarakat. Penilaian/Audit atas Verifikasi Parameter : a) Kegiatan verifikasi telah dilakukan dengan dibuktikan adanya laporan hasil verifikasi yang memuat hasil penilaian dan rekomendasinya. 8. Penilaian/Audit atas Penulisan Usulan Desa Parameter : a) Kegiatan penulisan usulan dilakukan oleh Tim Penulis Usulan yang telah dipilih dalam musdes perencanaan. b) Tersajinya dokumen proposal usulan kegiatan desa yang telah disetujui dalam musya-warah desa perencanaan dan musyawarah desa khusus perempuan. bisa dikerjakan oleh masyarakat. mendesak untuk dilaksanakan.PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MANDIRI PERDESAAN 7. Kadus dan Komite Sekolah.

kesesuaian bahan dan alat yang akan digunakan. 4) Untuk verifikasi usulan kegiatan sarana prasarana sudah memperhatikan: hasil survey dan pengukuran. 9.PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MANDIRI PERDESAAN dikembangkan. daftar pengurus UPK terpilih (Ketua. kualitas pinjaman. Ketua Tim Pelaksana. dan anggota masyarakat lainnya yang berminat untuk hadir. administrasi dan pengelolaan. likuiditas. c) Penyusunan prioritas usulan kegiatan telah didasarkan atas kriteria usulan kegiatan sebagaimana yang digunakan oleh tim verifikasi dalam menilai usulan kegiatan. Sekretaris dan Bendahara). ada sanksi-sanksi yang akan diterapkan dalam pelaksanaan PNPM MP di kecamatan tersebut serta adanya jadwal musyawarah desa III. 3) Untuk verifikasi usulan kegiatan SPP sudah memperhatikan: pengalaman kegiatan simpan pinjam. Panduan Audit Internal Page 24 . instansi dinas terkait tingkat kecamatan. persyaratan kelompok. penilaian khusus rencana kegiatan. calon pengurus UPK. b) Kegiatan MAD Prioritas Usulan telah menghasilkan susunan/daftar prioritas usulan sesuai skala prioritas kelayakan dan kebutuhan masyarakat. Tim Pengamat. kesesuaian jumlah biaya dengan sasaran. Penilaian/Audit atas Musyawarah Antar Desa (MAD) Prioritas Usulan Parameter : a) Kegiatan MAD dihadiri oleh Camat dan staf terkait. pendapatan. 4 orang wakil masyarakat (3 diantaranya perempuan). penilaian calon pemanfaat apakah sesuai dengan peta sosial golongan masyarakat miskin. kesesuaian bentuk pengorganisasian dan pengelolaan kegiatan. 6 orang wakil per desa: Kepala Desa. kondisi simpan pinjam (permodalan. jumlah manfaat dan golongan pemanfaat.

c) Desain RAB yang sudah dibuat telah diperiksa dan disertifikasi oleh FT dan KM Tehnik. tidak ada peserta yang mendominasi. kegiatan sesuai dengan standar lingkungan dan kelayakan teknis serta meminimalkan ganti rugi lahan serta menghindari penggusuran penduduk. 10. Daftar harga hasil survey dijadikan dasar dalam penentuan harga di RAB serta penentuan proses pengadaan barang (perlu dilelang atau tidak). bila ada biaya ganti rugi harus mengikuti standar setempat namun tidak boleh Panduan Audit Internal Page 25 . hampir semua peserta berpartisipasi. b) Sebelum dibuat desain RAB terlebih dahulu sudah dilakukan survey dan pengukuran lokasi. survey harga material yang dibuktikan dengan adanya daftar harga material minimal dari 3 toko serta survey untuk material yang bisa diadakan/dipenuhi oleh masyarakat setempat (material lokal). Penilaian/Audit atas Pembuatan Rencana Pelaksanaan Kegiatan dan Desain RAB Parameter : a) Pembuatan desain RAB dilakukan oleh Tim Penulis Usulan bersama Kader Tehnis dengan dibimbing oleh FK dan FT. serta pertanyaan-pertanyaan yang diajukan peserta sesuai dengan masalah yang dibahas. e) Usulan kegiatan prasarana termasuk rencana pelaksanaan kegiatan dan rencana pengadaan bahan yang diajukan telah memenuhi beberapa criteria tehnik dan aspek lingkungan yang mencakup komponen RAB menyertakan dan swadaya dan dilampiri surat pernyataan kesanggupan memberikan swadaya senilai yang tercantum dalam RAB.PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MANDIRI PERDESAAN d) Kualitas forum baik. e) Waktu pelaksanaan efisien sesuai dengan kebutuhan untuk mewujudkan musyawarah yang efektif (tujuan musyawarah tercapai). d) Untuk beberapa jenis prasarana misalnya sumur bor terlebih dahulu telah dilakukan pengujian/survey keberadaan air di lokasi yang direncanakan serta pengujian terhadap debit dan kualitas air yang dihasilkan.

persiapan pelatihan dan identifiksi sumber dana yang akan digunakan. tata cara perguliran. b) Keputusan pendanaan mengacu pada peringkat usulan yang telah dibuat pada saat musyawarah antar desa prioritas usulan. f) Waktu penyusunan efisien sesuai dengan kebutuhan. instansi dinas terkait. c) Selain ada daftar usulan-usulan yang terdanai juga ada kesepakatan sanksi-sanksi yang akan diberlakukan selama pelaksanaan musyawarah yang dibuktikan dalam notulen dan berita acara. pengurus UPK. g) Telah ada sosialisasi desain RAB dalam forum musyawarah desa yang difasilitasi oleh TPU yang dibuktikan dengan notulen dan berita acara pertemuan. susunan rencana kerja dan tindak lanjut berupa usulan yang tidak terdanai dalam PNPM MP akan diusulkan dalam Musrenbang Kabupaten. hampir semua peserta berpartisipasi.PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MANDIRI PERDESAAN dialokasikan dari dana PNPM MP. d) Kualitas forum baik. 11. Panduan Audit Internal Page 26 . ada rencana pemeliharaan yang mencakup tugas tim pemelihara. e) Waktu pelaksanaan efisien sesuai dengan kebutuhan untuk mewujudkan musyawarah yang efektif (tujuan musyawarah tercapai). 6 orang wakil desa. seluruh FD dan Pendamping Lokal serta anggota masyarakat lainnya yang berminat untuk hadir . Ketua dan sekretaris MAD. serta pertanyaan-pertanyaan yang diajukan peserta sesuai dengan masalah yang dibahas. Tim Pengamat. tidak ada peserta yang mendominasi. Penilaian/Audit atas Musyawarah Antar Desa (MAD) Penetapan Usulan Parameter : a) Kegiatan penetapan usulan yang akan didanai melalui PNPM MP telah diambil dalam suatu Musyawarah antar desa penetapan usulan yang dihadiri oleh Camat dan staf terkait.

PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MANDIRI PERDESAAN 12. Ceklis Masalah Dampak Lingkungan. Penilaian/Audit atas Musyawarah Desa (Musdes) Informasi Hasil MAD Parameter : a) Hasil penetapan alokasi dana PNPM MP yang diputuskan dalam Musyawarah Antar Desa Penetapan Usulan telah disebarluaskan baik di desa yang mendapatkan dana maupun yang tidak. b) Surat Perjanjian Pemberian Bantuan (SPPB) telah dibuat oleh Ketua TPK. hampir semua peserta berpartisipasi. 2) kesepakatan jadwal pelaksanaan tiap kegiatan. foto 0% dari kegiatan yang akan dibangun/ dikerjakan Panduan Audit Internal Page 27 . Dokumen SPPB komitmen sumbangan dari masyarakat. 4) kesepakatan realisasi swadaya. 5) besar insentif pekerja dan cara pembayaran. 3) kesepakatan sanksi. jadwal pelaksanaan. serta pertanyaan-pertanyaan yang diajukan peserta sesuai dengan masalah yang dibahas. Penilaian/Audit atas Pengesahan Alokasi Bantuan oleh Camat dan Pengesahan Parameter : a) Surat Penetapan Camat (SPC) atas keputusan musyawarah antar desa kedua telah di-buat telah dibuat oleh Camat atas nama Bupati. RAB detail per kegiatan. c) Kualitas forum baik. tidak ada peserta yang mendominasi. PjOK dan Ketua UPK. b) Bagi desa-desa yang usulannya terdanai. d) Waktu pelaksanaan efisien sesuai dengan kebutuhan untuk mewujudkan musyawarah yang efektif (tujuan musyawarah tercapai). musdes ini telah menghasilkan: 1) susunan lengkap TPK. 13. dan diketahui Kepala Desa dan Camat atas nama Bupati serta dilampiri dengan Proposal usulan kegiatan. 6) tersosialisasi dan difahaminya mekanisme pengadaan bahan dan alat. 7) ada tim khusus pemantau pelaksanaan.

Ada berita acara hasil musyawarah. Terdapat media dan metode yang digunakan dalam MAD Sosialisasi . Tolok ukur ini untuk selanjutnya dapat dijadikan sebagai pembanding dalam menilai lokasi/kecamatan/desa lainnya. Tingkat kehadiran mencapai kuorum. terlebih dahulu ditentukan lokasi/kecamatan/desa yang akan dijadikan benchmark/tolok ukur dalam fokus audit perencanaan ini. Peserta musyawarah aktif. Unsur yang hadir dari setiap desa dan kecamatan telah memenuhi syarat Ada notulensi. Musyawarah Antar Desa (MAD) Sosialisasi Ada daftar hadir. Catatan Temuan T K C M S M M M M No. Materi kegiatan Musyawarah Antar Desa (MAD) Sosialisasi telah sesuai dengan tujuan dan hasil yang harus dicapai dalam MAD Sosialisasi. : Notulensi) a) b) c) d) Panduan Audit Internal Page 28 . Kesimpulan akhir dari hasil penilaian terhadap suatu kegiatan merupakan nilai rata-rata dari keseluruhan parameter yang dinilai yang disampaikan secara kuantitatif dan disertai dengan penilaian secara kualitatif. 51 – 60 = kurang memadai (KM). Penilaian dilakukan secara kuantitatif (angka) dengan range score antara 0 – 50 = tidak memadai (TM).PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MANDIRI PERDESAAN E. 61 – 75 cukup memadai (CM). 76 – 90 = memadai (M) dan 91 – 100 = sangat memadai (SM). Langkah Kerja Langkah kerja merupakan hal-hal yang perlu dilakukan dalam rangka melakukan penilaian terhadap audit proses perencanaan sesuai dengan parameter yang telah ditentukan di atas. Untuk memberikan penilaian terhadap paramater-paramater dalam fokus audit proses perencanaan. Penilaian terhadap Parameter 1. apakah ada di atas atau di bawahnya. (Dokumen ref.

PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MANDIRI PERDESAAN No. a) Musyawarah Desa (MD) Sosialisasi Ada daftar hadir. Materi kegiatan Musyawarah Desa (MD) Sosialisasi telah sesuai dengan tujuan dan hasil yang harus dicapai dalam MD Sosialisasi Terdapat media dan metode yang digunakan dalam MD Sosialisasi . Catatan Temuan T K C M S M M M M e) 2. Peserta musyawarah faham terhadap apa yang disosialisasikan dalam MAD Sosialisasi. Penilaian terhadap Parameter Materi pertanyaan atau diskusi relevan dengan tujuan. Ada berita acara hasil musyawarah. Peserta musyawarah faham terhadap apa yang disosialisasikan dalam MD Sosialisasi. (Wawancara pada beberapa orang peserta sesuai daftar hadir) Kesimpulan hasil penilaian terhadap proses MAD Sosialisasi. b) c) d) e) Panduan Audit Internal Page 29 . Peserta perempuan aktif. (Dokumen ref : Notulensi) Materi pertanyaan atau diskusi relevan dengan tujuan. Peserta musyawarah aktif. Unsur yang hadir memenuhi syarat Ada notulensi. Tingkat kehadiran mencapai kuorum. (Wawancara pada beberapa orang peserta sesuai daftar hadir) Kesimpulan hasil penilaian terhadap proses MD Sosialisasi. Peserta perempuan aktif.

(Dokumen ref. Ada media yang digunakan. a) Pertemuan Penggalian Gagasan Ada daftar hadir. Tingkat kehadiran mencapai kuorum. Peserta perempuan aktif. Ada dokumen yang dihasilkan dan berkualitas: Hasil Survey Dusun Sendiri b) c) d) Panduan Audit Internal Page 30 . Tingkat kehadiran mencapai kuorum. a) Pelatihan Pelaku Tingkat Desa Ada daftar hadir. Penilaian terhadap Parameter Catatan Temuan T K C M S M M M M 3. : Notulensi) Materi pertanyaan atau diskusi relevan dengan tujuan. Unsur yang hadir memenuhi syarat Ada kurikulum pelatihan. Ada metode yang digunakan Peserta pelatihan faham terhadap materimateri yang disampaikan dalam pelatihan.PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MANDIRI PERDESAAN No. Kesimpulan hasil penilaian terhadap pelatihan pelaku tingkat desa. (Wawancara pada beberapa orang peserta sesuai daftar hadir) Ada dokumen yang dihasilkan dan berkualitas. yaitu: Peta/Sketsa setiap desa. b) c) d) 4. Unsur yang hadir memenuhi syarat Ada instrumen/metode yang digunakan untuk penggalian gagasan dan berkualitas: Peta Sosial Dusun Analisa akar masalah/akar masalah penyebab kemiskinan Peserta pertemuan aktif.

Kesimpulan hasil penilaian terhadap proses Pertemuan Penggalian Gagasan. Catatan Temuan T K C M S M M M M 5. Peserta perempuan aktif. (Dokumen ref : Notulensi) Materi pertanyaan atau diskusi relevan dengan tujuan. Sarana Prasarana. Materi kegiatan MDKP telah sesuai dengan tujuan dan hasil yang harus dicapai dalam MDKP Ada instrumen dan metode yang digunakan dalam MDKP: Peta Sosial Desa Daftar Potensi dan Masalah Hasil Pagas Daftar Gagasan Hasil Pagas Hasil Pendataan RTM Peserta musyawarah aktif. Kesehatan atau Pendidikan).PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MANDIRI PERDESAAN No. Kesimpulan hasil penilaian terhadap Musyawarah Desa Khusus Perempuan b) c) d) e) Panduan Audit Internal Page 31 . Unsur yang hadir memenuhi syarat Ada notulensi. Ada berita acara hasil musyawarah. Penilaian terhadap Parameter Kriteria RTM Hasil Pendataan RTM Daftar Potensi dan Masalah Daftar Gagasan Ada calon wakil ke MD Perencanaan dan MKP. Tingkat kehadiran mencapai kuorum. Output hasil MDKP : Daftar Usulan Perempuan (SPP. a) Musyawarah Desa Khusus Perempuan Ada daftar hadir.

Materi kegiatan MD Perencanaan telah sesuai dengan tujuan dan hasil yang harus dicapai dalam MD Perencanaan Daftar Prioritas Usulan telah sesuai dengan kriteria penentuan prioritas gagasan. Usulan yang masuk dalam proposal merupakan hasil MD Perencanaan. Peserta musyawarah aktif.PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MANDIRI PERDESAAN No. Peserta perempuan aktif. Unsur yang hadir memenuhi syarat Ada metode dan instrumen yang digunakan untuk mennetukan prioritas usulan: Kriteria Penentuan Prioritas Gagasan Tabel Penilaian Usulan/Gagasan. a) Penulisan Usulan Desa Ada Proposal Usulan Desa yang berisi Daftar Usulan dan RAB global. Peta sosial desa. (Dokumen ref. Ada berita acara hasil musyawarah. Penilaian terhadap Parameter Catatan Temuan T K C M S M M M M 6. RPJM Desa RPT Desa Kesimpulan hasil penilaian terhadap proses MD Perencanaan. Tingkat kehadiran mencapai kuorum. : Notulensi) Materi pertanyaan atau diskusi relevan dengan tujuan. Ada notulensi. a) Musyawarah Desa (Musdes) Perencanaan Ada daftar hadir. Penulisan usulan dilakukan oleh Tim Penulis Usulan yang telah dipilih dalam forum b) Panduan Audit Internal Page 32 . b) b) c) 7.

Kegiatan verifikasi telah dilakukan. a) b) Panduan Audit Internal Page 33 . Musyawarah Antar Desa (MAD) Prioritas Usulan Ada daftar hadir. Anggota tim verifikasi mempunyai latar belakang keahlian sesuai usulan kegiatan yang akan diverifikasi. dibuktikan dengan adanya lembar Hasil Verifikasi. a) Verifikasi Anggota tim verikasi minimal 5 orang. Unsur yang hadir memenuhi syarat Ada notulensi. yaitu: (1) Kesepakatan cara memeriksa dan menilai usulan kegiatan yang di-ajukan desa. (2) Urutan atau peringkat usulan kegiatan sesuai skala prioritas ke-layakan dan kebutuhan masyarakat.PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MANDIRI PERDESAAN No. Penilaian terhadap Parameter musyawarah desa perencanaan Kesimpulan hasil penilaian proses Penulisan Usulan Catatan Temuan T K C M S M M M M terhadap 8. Anggota tim verifikasi telah dilatih oleh FK. Materi kegiatan Musyawarah Antar Desa (MAD) Prioritas Usulan telah sesuai dengan tujuan dan hasil yang harus dicapai dalam MAD Prioritas Usulan. Ada kriteria/indikator yang diverikasi untuk menentukan layak atau tidaknya suatu usulan dan sesuai Kesimpulam hasil penilaian terhadap proses verifikasi b) 9. Tingkat kehadiran mencapai kuorum. Ada berita acara hasil musyawarah.

PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MANDIRI PERDESAAN

No.
(3)

Penilaian terhadap Parameter Pengurus UPK (Ketua, Sekretaris, Bendahara). Kesepakatan sanksi-sanksi yang akan diterapkan selama pelaksana an PNPM MP di tingkat kecamatan tersebut disampaikannya keputusan desa-desa yang bersepakat untuk membentuk BKAD sekaligus deklarasi pembentukan BKAD, disampaikannya usulan-usulan desa yang diajukan dan didanai dari sumber lain, dirumuskannya dokumen renstra kecamatan.

Catatan Temuan

T K C M S M M M M

(4)

(5)

(6)

(7)

c)

Ada indikator/kriteria yang digunakan untuk menentukan prioritas usulan dan sesuai. Peserta musyawarah aktif. (Dokumen ref. : Notulensi) Materi pertanyaan atau diskusi relevan dengan tujuan. Peserta perempuan aktif. Kesimpulan hasil penilaian terhadap MAD Prioritas Usulan

d)

10. Pembuatan Jadwal Pelaksanaan Kegiatan dan RAB Desain a) Pembuatan desain RAB dilakukan oleh Tim Penulis Usulan bersama Kader Tehnis dengan dibimbing oleh FK dan FT. Sebelum dibuat desain RAB: (1) Dilakukan survey dan pengukuran lokasi, (2) Dilakukan survey harga material yang dibuktikan dengan adanya daftar harga

b)

Panduan Audit Internal

Page 34

PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MANDIRI PERDESAAN

No.

Penilaian terhadap Parameter material minimal dari 3 toko, (3) Survey untuk material yang bisa diadakan/dipenuhi oleh masyarakat setempat (material lokal), (4) Harga hasil survey dijadikan dasar dalam penentuan harga pada RAB. Desain RAB yang sudah dibuat telah diperiksa dan disertifikasi oleh FT dan Fastekab yang dibuktikan dengan adanya tanda tangan FKT atau Fastekab. Prasarana khusus misalnya sumur bor, terlebih dahulu telah dilakukan pengujian/survey keberadaan air di lokasi yang direncanakan serta pengujian terhadap debit dan kualitas air yang dihasilkan. RAB untuk usulan kegiatan telah memenuhi kriteria: Untuk SPP: (1) kelayakan kelompok, (2) administrasi, (3) perhitungan kebutuhan dana. Untuk prasarana: (1) rencana pelaksanaan kegiatan cukup realistis dan dapat dikerjakan, (2) rencana pengadaan bahan, (3) menyertakan dana swadaya yang dilampiri surat pernyataan kesanggupan memberikan swadaya senilai yang tercantum dalam RAB, (4) kegiatan sesuai dengan standar lingkungan dan kelayakan teknis, (5) meminimalkan ganti rugi lahan serta menghindari penggusuran penduduk, (6) bila ada biaya ganti rugi harus mengikuti standar setempat namun tidak boleh dialokasikan dari dana PNPM MP, (7) ada rencana pemeliharaan yang mencakup tugas tim pemelihara,

Catatan Temuan

T K C M S M M M M

c)

d)

e)

Panduan Audit Internal

Page 35

PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MANDIRI PERDESAAN

No.

Penilaian terhadap Parameter persiapan pelatihan dan identifiksi sumber dana yang akan digunakan. Telah ada sosialisasi desain RAB dalam forum musyawarah desa yang difasilitasi oleh TPU yang dibuktikan dengan notulen dan berita acara pertemuan. Kesimpulan hasil penilaian terhadap pembuatan jadwal pelaksanaan kegiatan dan desain RAB.

Catatan Temuan

T K C M S M M M M

f)

11. Musyawarah Antar Desa (MAD) Penetapan Usulan a) Ada daftar hadir. Tingkat kehadiran mencapai kuorum. Unsur yang hadir memenuhi syarat Ada notulen dan berita acara yang memuat: (1) keputusan pendanaan yang mengacu pada peringkat usulan yang telah dibuat pada saat musyawarah antar desa prioritas usulan (2) kesepakatan sanksi (3) tata cara perguliran (4) rencana kerja (5) daftar usulan yang tidak terdanai oleh PNPM MP dan akan diusulkan ke sumber dana lain, khususnya APBD. Peserta musyawarah aktif. (Dokumen ref. : Notulensi) Materi pertanyaan atau diskusi relevan dengan tujuan. Kesimpulan hasil penilaian terhadap MAD Penetapan Usulan (pendanaan).

b)

c)

Panduan Audit Internal

Page 36

yaitu ketua-ketua bidang sesuai dengan jenis kegiatan yang didanai (2) Kesepakatan jadwal pelaksanaan tiap kegiatan yang akan dilak-sanakan. (7) Tim Khusus yang akan memantau pelaksanaan PNPM MP Peserta musyawarah aktif. Ada berita acara. Kesimpulan hasil peniaian terhadap MD Informasi hasil MAD b) c) Panduan Audit Internal Page 37 . (4) Kesepakatan realisasi sumbangan atau kontribusi masyarakat. : Notulensi) Materi pertanyaan atau diskusi relevan dengan tujuan. Penilaian terhadap Parameter Catatan Temuan T K C M S M M M M 12.:Lakukan wawancara dengan beberapa anggota masyarakat). (Dokumen ref. (6) Penjelasan tentang mekanisme pengadaan bahan dan alat. Khusus bagi desa-desa yang mendapatkan dana PNPM MP. (3) Kesepakatan sanksi-sanksi yang akan diberlakukan selama pelak-sanaan PNPM MP di desa tersebut. (Ref. berita acara memuat: (1) Susunan lengkap Tim Pengelola Kegiatan (TPK).PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MANDIRI PERDESAAN No. Musyawarah Desa (Musdes) Informasi Hasil MAD a) Hasil penetapan alokasi dana PNPM MP yang diputuskan dalam musyawarah antar desa penetapan usulan telah disebarluaskan baik di desa yang mendapatkan dana maupun yang tidak. (5) Kesepakatan besar insentif bagi pekerja dan tata cara pembayaran nya.

13 13 Hasil penilaian ini. memadai.PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MANDIRI PERDESAAN No. (5) Foto 0 % dari kegiatan yang akan dibangun/ dikerjakan Kesimpulan Hasil Penilaian terhadap Pengesahan Alokasi Bantuan oleh Camat dan Pengesahan dokumen SPPB. juga dapat dibuat penilaian kualitatif berdasarkan penilaian dari pemeriksa/auditor yang kemudian dibuat beberapa catatan atau rekomendasi Panduan Audit Internal Page 38 . dengan rumusan : Total nilai rata-rata setiap tahapan kegiatan perencanaan 1 . Penilaian terhadap Parameter Catatan Temuan T K C M S M M M M 13. b) Kesimpulan hasil penilaian terhadap proses perencanaan di suatu kecamatan merupakan nilai rata-rata dari seluruh tahapan kegiatan perencanaan (MAD Sosialisasi sampai dengan Penetapan Camat). cukup memadai. (4) Komitmen sumbangan dari masyarakat. Pengesahan Alokasi Bantuan oleh Camat & Pengesahan SPPB a) Ada Surat Penetapan Camat (SPC) atas hasil MAD Penetapan Usulan yang terdanai beserta alokasi bantuan per kegiatan. PjOK dan Ketua UPK dan diketahui Kepala Desa dan Camat atas nama Bupati segera setelah ada Surat Penetapan Camat serta sudah dilengkapi dengan Proposal usulan kegiatan (1) RAB detail per kegiatan (2) Jadwal pelaksanaan. selain secara kuantitatif dengan menggunakan angka sehingga suatu perencanaan di kecamatan tertentu mendapat penilaian sangat memadai. Ada Surat Perjanjian Pemberian Bantuan yang dibuat oleh Ketua TPK. kurang memadai atau tidak memadai. (3) Ceklis Masalah Dampak Lingkungan.

b) seusai dengan Design dan RAB yang telah dibuat. 4) Penilaian terhadap administrasi kegiatan (keuangan dan non keuangan). pendidikan masyarakat. d) memanfaatkan semaksimal mungkin bahan-bahan yang ada dimasyarakat setempat e) memenuhi standar kualitas yang ditentukan.PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MANDIRI PERDESAAN BAGIAN IV PANDUAN PELAKSANAAN AUDIT PROSES PELAKSANAAN KEGIATAN A. B. kesehatan masyarakat. SPP serta peningkatan kapasitas masyarakat. Tujuan Khusus Audit 1) Untuk meyakinkan bahwa kegiatan yang dilaksanakan: a) telah direncanakan dengan baik dan sesuai dengan usulan masyarakat. C. Tujuan Umum Audit Secara umum tujuan atas audit proses pelaksanaan kegiatan PNPM MP adalah untuk memberikan penilaian dan rekomendasi terhadap kualitas proses pelaksanaan kegiatan PNPM MP serta penerapan prinsip-prinsip PNPM MP. yang mencakup : 1) Penilaian mengenai ketaatan terhadap prinsip dan prosedur PNPM MP yang tercantum dalam Petunjuk Teknis Operasional PNPM MP 2) Penilaian terhadap pencapaian tujuan dan kualitas proses pelaksanaan kegiatan. c) telah melibatkan sebanyak mungkin masyarakat setempat. 3) Penilaian terhadap manfaat dan efektifitas pekerjaan/kegiatan sarana prasarana. Ruang Lingkup Audit Audit meliputi pemeriksaan dan penilaian terhadap hal-hal yang dianggap perlu yang berkaitan dengan tahapan pelaksanaan dan implementasi dari prinsip-prinsip PNPM MP. Panduan Audit Internal Page 39 .

prasarana. akuntabel dan transparan. SPP dan peningkatan kapasitas yang didanai tidak termasuk dalam negative list.1. pemberhentian beasiswa dilakukan Panduan Audit Internal Page 40 . jangka waktu beasiswa disesuaikan dengan jenjang pendidikan penerima beasiswa. d) Jenis kegiatan memenuhi kriteria jenis kegiatan pendidikan yang didanai PNPM MP. biaya praktikum. D. kesehatan. 3) Untuk meyakinkan bahwa jenis kegiatan baik pendidikan. beasiswa dimanfaatkan untuk iuran bulanan sekolah. biaya ujian dan pembelian perlengkapan sekolah (seperti: buku dan alat tulis.PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MANDIRI PERDESAAN 2) Untuk meyakinkan bahwa kelompok penerima manfaat dari kegiatan tersebut telah sesuai dengan kriteria yang ditetapkan. b) Jenis kegiatan tidak termasuk negative list. Parameter Penilaian Proses Pelaksanaan Kegiatan 1. 5) Untuk meyakinkan bahwa administrasi kegiatan telah dilakukan secara tertib. 6) Penilaian juga ditujukan untuk meyakinkan bahwa proses pengadaan barang/jasa telah sesuai dengan ketentuan dalam PTO termasuk sistem pengerahan tenaga kerja serta pembayaran upahnya. Penilaian/Audit atas Proses Pelaksanaan Kegiatan Pendidikan 1. Parameter a) Jenis kegiatan berdasarkan usulan masyarakat dan dibahas di forum musyawarah baik desa maupun antar desa. c) Jenis kegiatan telah memperhitungkan aspek keberlanjutan. yaitu : 1) beasiswa. dengan ketentuan: penerima beasiswa tersebut tidak sedang mendapatkan beasiswa dari sumber lain. buku-buku pelajaran). sesuai dengan tujuan dari jenis kegiatan tersebut dan benar-benar dibutuhkan masyarakat (sesuai dengan usulan masyarakat) serta memperhitungkan aspek keberlanjutan. 4) Untuk meyakinkan bahwa dana bantuan yang disalurkan telah diterima seluruhnya dan dimanfaatkan sesuai dengan peruntukkannya/proposalnya.

lingkungan. hak-hak sipil masyarakat.PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MANDIRI PERDESAAN atas persetujuan Musdes. pelatihan guru. bencana alam. dan pembelian meubel air. seperti : fasilitas belajar tidak memadai. penambahan insentif bagi guru honorer/guru bantu dan pembayaran honor guru (tambahan). membayar honor instruktur. digunakan untuk: pembelian bahanbahan penunjang belajar mengajar di sekolah. e) Penerima manfaat kegiatan pendidikan adalah masyarakat desa lokasi PNPM MP yang memenuhi kriteria yang ditetapkan program. bahaya penggunaan obat terlarang. penerima manfaat wajib mengikuti pelatihan sampai selesai dan melakukan alih ketrampilan ke anggota masyarakat lain. transportasi dan kebutuhan lain yang relevan. dipergunakan untuk: pembelian peralatan dan bahan-bahan kursus/pelatihan. 3) pelatihan keterampilan masyarakat. hak anak. 2) peningkatan pelayanan pendidikan. Panduan Audit Internal Page 41 . pembangunan/perbaikan/perawatan gedung sekolah. atau kurang guru. dengan bentuk bantuan kegiatan dapat berupa kampanye pendidikan. pemberian bantuan beasiswa diinformasikan kepada seluruh warga masyarakat termasuk. bahaya pestisida dan pupuk kimia. pertemuan komite sekolah. 4) pengembangan wawasan dan kepedulian. 2) kelompok masyarakat yang belum optimal atau sepenuhnya tidak mendapatkan pelayanan bidang pendidikan yang cukup memadai karena tinggal di tempat terpencil. lokakarya desa dengan tema-tema seperti: gender. setiap orang tua penerima beasiswa melalui papan informasi. antisipasi konflik. yaitu: 1) kelompok masyarakat (murid/warga belajar) miskin atau yang tertimpa musibah seperti: kerusuhan. pendidikan dan kesehatan. besarnya bantuan biaya disesuaikan dengan kebutuhan riil dan harga setempat. dengan ketentuan bantuan: pemanfaat adalah anggota RTM usia kerja produktif.

Panduan Audit Internal Page 42 . dan menandatangani Daftar Tanda Terima.PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MANDIRI PERDESAAN 3) kelompok/anggota masyarakat miskin usia produktif yang punya potensi melalui keterampilan tertentu yang dapat dikembangkan untuk menciptakan lapangan kerja. FK memastikan bahwa bantuan tersebut diterima secara utuh. Komite Sekolah. keterampilan dan manajemen. g) Penyaluran dana bantuan telah sesuai dengan kesepakatan MAD Penetapan Usulan serta ketentuan dalam PNPM MP seperti : 1) bantuan berupa perlengkapan sekolah diserahkan secara langsung oleh TPK ke semua penerima beasiswa dengan disaksikan oleh orang tua. Kades. Kadus. 2) beasiswa berupa iuran bulanan sekolah. perubahan pola pikir. 4) penyaluran dana bantuan biaya pelatihan ketrampilan masyarakat disampaikan secara bertahap oleh TPK sesuai kebutuhan kepada penerima bantuan. Pembayaran dana beasiswa sekolah harus dilengkapi surat perjanjian dengan pihak sekolah. BPD dan Komite Sekolah. UPK. FK. 4) kelompok masyarakat miskin yang bermaksud meningkatkan kapasitas sumber daya kelompok pedesaan berupa pengembangan wawasan. Kepala Desa. f) Jumlah dana yang diterima sama dengan yang tercantum dalam perjanjian penerimaan bantuan (tidak ada pemotongan) dan dimanfaatkan sesuai proposal peruntukkannya serta tidak ada dana yang disalahgunakan. dapat dibayarkan langsung (dari rekening Pokja Pendidikan) ke sekolah tiap 6 bulan dan diketahui semua pihak yang terkait (BKAD. 3) bantuan untuk peningkatan pelayanan bidang pendidikan tidak diberikan langsung ke sekolah tetapi diberikan melalui Komite Sekolah secara periodik sesuai kebutuhan. dll). TPK. Salah satu isi perjanjian tersebut adalah dapat ditariknya kembali beasiswa apabila penerima beasiswa tidak dapat melanjutkan sekolahnya.

PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MANDIRI PERDESAAN

5) penyaluran dana bantuan untuk biaya pengembangan wawasan dan kepedulian disampaikan secara bertahap sesuai kebutuhan oleh TPK

kepada penerima bantuan. h) Pengeluaran dana telah dicatat, didukung dengan dokumen pendukung pengeluaran yang valid yaitu minimal ada tanda tangan yang

menyerahkan, yang menerima dan yang melakukan otorisasi serta dapat dipertanggungjawabkan. i) Pengelolaan dana kegiatan oleh TPK bidang pendidikan telah memenuhi prinsip transparansi serta ada upaya pengendalian.

1.2. Langkah Kerja Langkah kerja merupakan hal-hal yang perlu dilakukan dalam rangka melakukan penilaian terhadap proses pelaksanaan kegiatan pendidikan sesuai dengan parameter yang telah ditentukan di atas. Penilaian dilakukan secara kuantitatif (angka) dengan range score antara 0 – 50 = tidak memadai (TM), 51 – 60 = kurang memadai (KM), 61 – 75 cukup memadai (CM), 76 – 90 = memadai (M) dan 91 – 100 = sangat memadai (SM). Untuk memberikan penilaian audit pelaksanaan kegiatan terhadap paramater-paramater dalam fokus pendidikan, terlebih dahulu ditentukan

lokasi/kecamatan/desa yang akan dijadikan benchmark/tolok ukur dalam fokus audit pelaksanaan kegiatan pendidikan ini. Tolok ukur ini untuk selanjutnya dapat dijadikan sebagai pembanding dalam menilai lokasi/kecamatan/desa lainnya, apakah ada di atas atau di bawahnya. Kesimpulan akhir dari hasil penilaian terhadap suatu

kegiatan merupakan nilai rata-rata dari keseluruhan parameter yang dinilai yang disampaikan secara kuantitatif dan disertai dengan penilaian secara kualitatif.

Panduan Audit Internal

Page 43

PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MANDIRI PERDESAAN

No.
1.

URAIAN KEGIATAN Bandingkan proposal usulan pendidikan dari desa dengan daftar prioritas usulan hasil MAD prioritas usulan dan hasil MAD penetapan usulan, apakah jenis kegiatan dalam bidang pendidikan telah sesuai dengan usulan masyarakat. Periksa dan berikan penilaian terhadap jenis kegiatan ada yang termasuk negative list. Periksa dan berikan penilaian terhadap jenis kegiatan sudah memperhitungkan aspek keberlanjutan dari manfaat kegiatan itu sendiri seperti lamanya beasiswa minimal menyelesaikan tingkat dasar (multiyears), bantuan guru honorer sebaiknya multiyears dengan maksimal 3 tahun dst. Periksa dan berikan penilaian terhadap jenis kegiatan pendidikan sesuai dengan kriteria jenis kegiatan pendidikan yang didanai PNPM MP. Periksa daftar penerima manfaat, lakukan klarifikasi ke lapangan, apakah penerima manfaat kegiatan pendidikan adalah masyarakat desa lokasi PNPM MP yang memenuhi kriteria sesuai ketetapan program, yaitu RTM, anak RTM usia sekolah, SD/MI dan SMP/MTs, guru, dan Komite Sekolah Periksa buku kas harian kolektif BPNPM MP di UPK.. Cek nilai-nilai dalam pengeluaran untuk penyaluran dana pendidikan ke lapangan berikut kuitansinya. Cocokkan dengan catatan dalam penerimaan di buku kas umum TPK, sesuai atau tidak. Selanjutnya periksa daftar penerima manfaat, buku kas harian TPK bidang pendidikan dan bukti transaksi

Catatan Temuan

T K C M S M M M M

2.

3.

4.

5.

6.

Panduan Audit Internal

Page 44

PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MANDIRI PERDESAAN

No.

URAIAN KEGIATAN pengeluaran, apakah dana yang disalurkan oleh TPK diterima oleh yang berhak/sesuai peruntukannya serta dengan jumlah yang sesuai? Lakukan klarifikasi terhadap orang/pihak yang menandatangani tanda terima/kuitansi. Periksa dan berikan penilaian terhadap mekanisme pencairan dan penyaluran dana pendidikan multiyears telah sesuai dengan yang disepakati dalam forum MAD Penetapan Usulan. Periksa dan berikan penilaian tentang pengeluaran dana telah dicatat, didukung dengan dokumen pendukung pengeluaran yang valid yaitu minimal ada tanda tangan yang menyerahkan, yang menerima dan yang melakukan otorisasi serta dapat dipertanggungjawabkan. 1) Periksa dan berikan penilaian terhadap ada laporan bulanan bantuan beasiswa dan diinformasikan melalui papan informasi serta dipertanggungjawabkan pada Musyawarah Desa. 2) Periksa dan berikan penilaian tentang telah dibentuk Tim Pengawas yang anggotanya dapat terdiri dari BPD, unsur orang tua, guru, pemerhati pendidikan, LSM, Komite Sekolah/Dewan Pendidikan dan tokoh masyarakat.

Catatan Temuan

T K C M S M M M M

7.

8.

9.

Kesimpulan hasil penilaian terhadap proses pelaksanaan kegiatan pendidikan masyarakat di suatu kecamatan merupakan nilai rata-rata dari seluruh parameter yang dinilai, dengan rumusan : Total nilai dari parameter 1 - 9 9 Hasil penilaian ini, selain secara kuantitatif dengan menggunakan angka sehingga suatu proses pelaksanaan kegiatan pendidikan masyarakat di kecamatan tertentu mendapat penilaian sangat memadai, memadai, cukup memadai, kurang

Panduan Audit Internal

Page 45

juga dapat dibuat penilaian kualitatif berdasarkan penilaian dari pemeriksa/auditor yang kemudian dibuat beberapa catatan atau rekomendasi. Parameter : a) Jenis kegiatan berdasarkan usulan masyarakat dan dibahas di forum musyawarah baik desa maupun antar desa. 2) diutamakan kelompok rentan kesehatan yaitu ibu. 3) kelompok lanjut usia. Panduan Audit Internal Page 46 . b) c) d) Jenis kegiatan tidak termasuk negative list. apabila terjadi pemotongan dana atau ketidaksesuaian dana yang dikeluarkan dan dana yang diterima.1. 2. 4) peningkatan kesehatan mandiri. Jenis kegiatan telah memperhitungkan aspek keberlanjutan. 3) peningkatan kesehatan lingkungan. Jenis kegiatan memenuhi kriteria jenis kegiatan kesehatan yang didanai PNPM MP. anak usia sekolah.PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MANDIRI PERDESAAN memadai atau tidak memadai. yaitu : 1) penyuluhan kesehatan. maka dapat disimpulkan ada indikasi penyalahgunaan dana yang kemungkinan perlu diklarifikasi lagi lebih detail sampai ketemu jumlah yang pasti dan pelaku yang jelas. e) Penerima manfaat kegiatan kesehatan adalah masyarakat desa lokasi PNPM MP yang memenuhi kriteria yang ditetapkan program. selain diberikan nilai secara kuantitatif seperti parameter yang lainnya. balita dan bayi dari keluarga miskin. Penilaian/Audit atas Proses Pelaksanaan Kegiatan Kesehatan Masyarakat 2. 2) peningkatan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat. Terhadap parameter nomor 6. yaitu: 1) semua warga desa di lokasi PNPM MP. Laporan terjadinya penyalahgunaan dana merupakan laporan dalam bentuk naratif yang melengkapi laporan hasil audit yang menguraikan berapa jumlah dana yang disalahgunakan dan siapa pelakunya.

kerusuhan atau wabah penyakit. Langkah Kerja Langkah kerja merupakan hal-hal yang perlu dilakukan dalam rangka melakukan penilaian terhadap proses pelaksanaan kegiatan kesehatan masyarakat sesuai dengan parameter yang telah ditentukan di atas. f) Jumlah dana yang diterima sama dengan yang tercantum dalam perjanjian penerimaan bantuan (tidak ada pemotongan) dan dimanfaatkan sesuai proposal peruntukkannya serta tidak ada dana yang disalahgunakan. 5) kelompok masyarakat yang akan menjadi pelaksana kegiatan. seperti tempat tinggal terpencil dan tidak tersedia fasilitas kesehatan. seperti: kekurangan fasilitas pelayanana kesehatan.PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MANDIRI PERDESAAN 4) masyarakat yang terkena musibah bencana alam. 51 – 60 Panduan Audit Internal Page 47 . g) Penyaluran dana bantuan telah sesuai dengan kesepakatan MAD Penetapan Usulan serta ketentuan dalam PNPM MP yaitu tidak diberikan langsung ke masing-masing individu penerima manfaat melainkan kepada kelompok kegiatan dan dikelola sesuai aturan yang disepakati dalam kelompok.2. i) Pengelolaan dana kegiatan oleh TPK bidang kesehatan telah memenuhi prinsip transparansi serta ada upaya pengendalian. yang menerima dan yang melakukan otorisasi serta dapat dipertanggungjawabkan. 7) kelompok masyarakat yang belum terjangkau atau tertangani oleh program pelayanan kesehatan. h) Pengeluaran dana telah dicatat. didukung dengan dokumen pendukung pengeluaran yang valid yaitu minimal ada tanda tangan yang menyerahkan. 6) kelompok masyarakat yang belum optimal atau sepenuhnya mendapatkan pelayanan bidang kesehatan yang cukup memadai. 2. Penilaian dilakukan secara kuantitatif (angka) dengan range score antara 0 – 50 = tidak memadai (TM).

1. apakah ada di atas atau di bawahnya. adanya rencana anggaran. dll. ada rencana untuk bentuk pelestariannya. Periksa dan berikan penilaian terhadap jenis kegiatan sudah memperhitungkan aspek keberlanjutan dari manfaat kegiatan itu sendiri. Panduan Audit Internal Page 48 . 61 – 75 cukup memadai (CM). ada jaminan dana operasional baik dari masyarakat atau sumber lain. URAIAN KEGIATAN Bandingkan proposal usulan kegiatan kesehatan dari desa dengan daftar prioritas usulan hasil MAD prioritas usulan dan hasil MAD penetapan usulan. No. 4. adanya rencana anggaran dan kegiatan yang disusun lebih dari 1 tahun misal 3 tahun. terlebih dahulu ditentukan lokasi/kecamatan/desa yang akan dijadikan benchmark/tolok ukur dalam fokus audit pelaksanaan kegiatan kesehatan ini. Kesimpulan akhir dari hasil penilaian terhadap suatu kegiatan merupakan nilai rata-rata dari keseluruhan parameter yang dinilai yang disampaikan secara kuantitatif dan disertai dengan penilaian secara kualitatif. apakah jenis kegiatan dalam bidang kesehatan telah sesuai dengan usulan masyarakat. Tolok ukur ini untuk selanjutnya dapat dijadikan sebagai pembanding dalam menilai lokasi/kecamatan/desa lainnya. 3. Untuk memberikan penilaian audit pelaksanaan kegiatan terhadap paramater-paramater dalam fokus kesehatan. seperti penyediaan kader kesehatan dan disepakati mekanisme pergantian dan pelatihannya.PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MANDIRI PERDESAAN = kurang memadai (KM). Periksa dan berikan penilaian tentang jenis kegiatan kesehatan sesuai dengan kriteria Catatan Temuan T K C M S M M M M 2. dan menyepakati kontribusi dalam mendukung pelaksanaan dan pengembangan kesehatan. 76 – 90 = memadai (M) dan 91 – 100 = sangat memadai (SM). Periksa dan berikan penialian tentang jenis kegiatan ada yang termasuk negative list.

sesuai atau tidak. 6. apakah penerima manfaat kegiatan kesehatan adalah masyarakat desa lokasi PNPM MP yang memenuhi kriteria sesuai ketetapan program. buku kas harian TPK bidang kesehatan dan bukti transaksi pengeluaran. Catatan Temuan T K C M S M M M M 5. Periksa daftar penerima manfaat. Periksa dan berikan penilaian tentang mekanisme pencairan dan penyaluran dana kesehatan telah disesuaikan dengan jumlah kebutuhan dan rencana anggaran serta kegiatan kesehatan yang sudah disusun? Bila rencana disusun untuk 3 tahun. Periksa buku kas harian kolektif BPNPM MP di UPK. Cocokkan dengan catatan dalam penerimaan di buku kas umum TPK. Selanjutnya periksa daftar penerima manfaat. 7.PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MANDIRI PERDESAAN No. Panduan Audit Internal Page 49 . apakah dana yang disalurkan oleh TPK diterima oleh yang berhak/sesuai peruntukannya serta dengan jumlah yang sesuai? Lakukan klarifikasi terhadap orang/pihak yang menandatangani tanda terima/kuitansi. 8. lakukan klarifikasi ke lapangan. Periksa apakah pengeluaran dana telah dicatat. yang menerima dan yang melakukan otorisasi serta dapat dipertanggungjawabkan. URAIAN KEGIATAN jenis kegiatan kesehatan yang didanai PNPM MP. didukung dengan dokumen pendukung pengeluaran yang valid yaitu minimal ada tanda tangan yang menyerahkan. Cek nilai-nilai dalam pengeluaran untuk penyaluran dana kesehatan ke TPK berikut kuitansinya. apakah sudah dibuat sistem penyaluran dana dan pertanggungjawabannya oleh kelompok kegiatan pasca TPK tidak ada.

dengan rumusan : Total nilai dari parameter 1 . juga dapat dibuat penilaian kualitatif berdasarkan penilaian dari pemeriksa/auditor yang kemudian dibuat beberapa catatan atau rekomendasi.9 9 Hasil penilaian ini. Laporan terjadinya penyalahgunaan dana merupakan laporan dalam bentuk naratif yang melengkapi laporan hasil audit yang menguraikan berapa jumlah dana yang disalahgunakan dan siapa pelakunya. selain secara kuantitatif dengan menggunakan angka sehingga suatu proses pelaksanaan kegiatan kesehatan masyarakat di kecamatan tertentu mendapat penilaian sangat memadai. Catatan Temuan T K C M S M M M M Kesimpulan hasil penilaian terhadap proses pelaksanaan kegiatan kesehatan masyarakat di suatu kecamatan merupakan nilai rata-rata dari seluruh parameter yang dinilai. kurang memadai atau tidak memadai. Terhadap parameter nomor 6. selain diberikan nilai secara kuantitatif seperti parameter yang lainnya.PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MANDIRI PERDESAAN No. maka dapat disimpulkan ada indikasi penyalahgunaan dana yang kemungkinan perlu diklarifikasi lagi lebih detail sampai ketemu jumlah yang pasti dan pelaku yang jelas. cukup memadai. apabila terjadi pemotongan dana atau ketidaksesuaian dana yang dikeluarkan dan dana yang diterima. 9. Panduan Audit Internal Page 50 . memadai. URAIAN KEGIATAN Periksa apakah ada laporan bulanan pengelolaan dana kesehatan baik dari TPK maupun kelompok kegiatan sebagai bentuk pertanggungjawaban dan diinformasikan melalui papan informasi serta dipertanggungjawabkan pada Musyawarah Desa.

3) tidak diperkenankan adanya agunan. 2) memerlukan pendanaan kegiatan usaha ataupun kebutuhan sosial dasar. 4) kegiatan pinjaman dalam kelompok masih berlangsung baik. 3) kelompok mempunyai modal dan simpanan dari anggota sebagai sumber dana pinjaman yang diberikan. 2) kelompok mempunyai kegiatan simpan pinjam dengan aturan pengelolaan dana simpanan dan pinjaman yang telah disepakati. c) Penerima manfaat kegiatan SPP adalah : 1) masyarakat miskin yang produktif yang tergabung dalam kelompok simpan pinjam khusus perempuan. Panduan Audit Internal Page 51 . 5) mempunyai organisasi dan administrasi kelompok walaupun sederhana. Parameter : a) Jenis kegiatan berdasarkan usulan masyarakat/kelompok perempuan dan dibahas di forum musyawarah baik desa yaitu MKP maupun musyawarah antar desa (MAD). b) Bentuk kegiatan memenuhi kriteria bentuk kegiatan SPP yang layak di didanai PNPM MP. d) Penyaluran dana bantuan telah sesuai dengan ketentuan dalam PNPM MP yaitu: 1) disalurkan melalui kelompok (bukan perorangan) dengan cara diberikan dari UPK ke TPK kemudian dari TPK kepada ketua kelompok dan Ketua Kelompok kepada pemanfaat langsung (anggota) dengan disaksikan langsung oleh UPK dan TPK. 2) alokasi dana kegiatan maksimal 25% dari alokasi dana BLM kecamatan. Penilaian/Audit atas Pelaksanaan Kegiatan Simpan Pinjam untuk Kelompok Perempuan 3.1.PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MANDIRI PERDESAAN 3. yaitu : 1) diberikan kepada kelompok kaum perempuan yang sudah mempunyai ikatan pemersatu dan saling mengenal minimal 1 tahun.

Kesimpulan akhir dari hasil penilaian terhadap suatu kegiatan merupakan nilai rata- Panduan Audit Internal Page 52 .PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MANDIRI PERDESAAN 4) pengembalian dana SPP hanya digunakan untuk pendanaan kegiatan SPP. 5) ada perjanjian pinjaman tertulis antara kelompok dengan UPK. 51 – 60 = kurang memadai (KM). e) Jumlah dana yang diterima sama dengan yang tercantum dalam perjanjian penerimaan bantuan (tidak ada pemotongan) dan dimanfaatkan sesuai proposal peruntukkannya serta tidak ada dana yang disalahgunakan. jangka waktu pengembalian 12 bulan minimal diangsur 4 kali serta pengembalian langsung kepada UPK. Pengeluaran dana telah dicatat. Tolok ukur ini untuk selanjutnya dapat dijadikan sebagai pembanding dalam menilai lokasi/kecamatan/desa lainnya. 3. terlebih dahulu ditentukan lokasi/kecamatan/desa yang akan dijadikan benchmark/tolok ukur dalam fokus audit pelaksanaan kegiatan simpan pinjam untuk kelompok perempuan ini.2. TPK maupun UPK telah memenuhi prinsip transparansi serta ada upaya pengendalian. apakah ada di atas atau di bawahnya. 76 – 90 = memadai (M) dan 91 – 100 = sangat memadai (SM). Langkah Kerja Langkah kerja merupakan hal-hal yang perlu dilakukan dalam rangka melakukan penilaian terhadap pelaksanaan kegiatan simpan pinjam untuk kelompok perempuan sesuai dengan parameter yang telah ditentukan di atas. Penilaian dilakukan secara kuantitatif (angka) dengan range score antara 0 – 50 = tidak memadai (TM). f) Pengelolaan dana kegiatan baik di tingkat kelompok. yang menerima dan yang melakukan otorisasi serta dapat dipertanggungjawabkan. Untuk memberikan penilaian terhadap paramater-paramater dalam fokus audit pelaksanaan kegiatan simpan pinjam untuk kelompok perempuan. 61 – 75 cukup memadai (CM). didukung dengan dokumen pendukung pengeluaran yang valid yaitu minimal ada tanda tangan yang menyerahkan.

Lakukan hal yang sama untuk mekanisme penyaluran dari TPK ke kelompok dan dari kelompok ke pemanfaat. Lakukan klarifikasi langsung ke kelompok. Cocokan jumlah yang dikeluarkan oleh UPK dengan yang diterima TPK dengan melakukan cek terhadap buku kas TPK. Catatan Temuan T K C M S M M M M 2. Lakukan klarifikasi kepada UPK.PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MANDIRI PERDESAAN rata dari keseluruhan parameter yang dinilai yang disampaikan secara kuantitatif dan disertai dengan penilaian secara kualitatif. Panduan Audit Internal Page 53 . 1. Periksa dan berikan penialain tentang Kelompok Perempuan penerima bantuan telah memenuhi kriteria yang telah ditentukan. Periksa dan berikan penilaian tentang mekanisme Penyaluran Dana BLM telah dilaksanakan sesuai ketentuan. No. Lakukan klarifikasi kepada 3. cek nilai-nilai pada kolom pengeluaran untuk penyaluran dana SPP ke setiap desa dan cocokkan dengan kuitansinya. 4. Periksa buku kas harian kolektif BPNPM MP di UPK. 5. Periksa dan berikan penilaian tentang sasaran program/penerima manfaat sesuai kriteria yang ditentukan dalam PNPM MP. URAIAN KEGIATAN Periksa dan berikan penilaian tentang jenis kegiatan yang didanai telah sesuai dengan jenis kegiatan yang diajukan oleh Kelompok Perempuan (lihat hasil Musyawarah Desa Khusus Perempuan dan Musyawarah Antar Desa). TPK dan Kelompok. Lakukan klarifikasi langsung kepada pemanfaat.

cukup memadai. memadai.7 7 Hasil penilaian ini. 7. dengan rumusan : Total nilai dari parameter 1 . kurang memadai atau Panduan Audit Internal Page 54 . (5) Administrasi pinjaman pemanfaat. URAIAN KEGIATAN beberapa pemanfaat berkaitan dengan jumlah dana yang diterima apakah tidak ada pemotongan dan sesuai dengan yang dikeluarkan UPK dan usulannya.PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MANDIRI PERDESAAN No. Catatan Temuan T K C M S M M M M 6. Kesimpulan hasil penilaian terhadap proses pelaksanaan kegiatan simpan pinjam untuk kelompok perempuan di suatu kecamatan merupakan nilai rata-rata dari seluruh parameter yang dinilai. Periksa dan berikan penilaian tentang ada laporan pertanggungjawaban yang disampaikan secara berkala baik di tingkat TPK kepada masyarakat desa maupun di tingkat kelompok kepada anggota khusus untuk pengelolaan SPP. (3) Administrasi realisasi pengembalian pinjaman ke UPK. (4) Administrasi penyaluran dan pengembalian/ Kartu pinjaman pemanfaat. Apakah hal tersebut juga ditempel di papan informasi yang ada di desa. selain secara kuantitatif dengan menggunakan angka sehingga suatu proses pelaksanaan kegiatan SPP di kecamatan tertentu mendapat penilaian sangat memadai. Periksa dan berikan penilaian tentang pengelolaan kegiatan pada tingkat Kelompok telah mencakup : (1) Data peminjam (2) Dokumen pendanaan/kuitansi baik di kelompok maupun pemanfaat.

juga dapat dibuat penilaian kualitatif berdasarkan penilaian dari pemeriksa/auditor yang kemudian dibuat beberapa catatan atau rekomendasi. Terhadap parameter nomor 6.PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MANDIRI PERDESAAN tidak memadai. Panduan Audit Internal Page 55 . selain diberikan nilai secara kuantitatif seperti parameter yang lainnya. Laporan terjadinya penyalahgunaan dana merupakan laporan dalam bentuk naratif yang melengkapi laporan hasil audit yang menguraikan berapa jumlah dana yang disalahgunakan dan siapa pelakunya. maka dapat disimpulkan ada indikasi penyalahgunaan dana yang kemungkinan perlu diklarifikasi lagi lebih detail sampai ketemu jumlah yang pasti dan pelaku yang jelas. apabila terjadi pemotongan dana atau ketidaksesuaian dana yang dikeluarkan dan dana yang diterima.

Parameter : a) Prasarana yang dibangun berdasarkan usulan masyarakat b) Jenis dan lokasi prasarana memenuhi kriteria yang ditetapkan program c) Desain pekerjaan dibuat berdasarkan hasil survei lapangan d) Harga bahan telah sesuai dengan harga pasaran yang berlaku sesuai hasil survey e) Perhitungan RAB telah benar sesuai kondisi riil / gambar desain. 61 – 75 cukup memadai (CM). k) Tidak terdapat kekurangan fisik pekerjaan atau kelebihan pembayaran atau kemahalan harga (Mark-up Harga) dan KKN 4. Untuk memberikan penilaian terhadap paramater-paramater dalam fokus audit pelaksanaan kegiatan bidang sarana prasarana masyarakat. 76 – 90 = memadai (M) dan 91 – 100 = sangat memadai (SM).2. Penilaian dilakukan secara kuantitatif (angka) dengan range score antara 0 – 50 = tidak memadai (TM). 51 – 60 = kurang memadai (KM). terlebih dahulu Panduan Audit Internal Page 56 . Langkah Kerja Langkah kerja merupakan hal-hal yang perlu dilakukan dalam rangka melakukan penilaian terhadap pelaksanaan kegiatan bidang sarana prasarana masyarakat sesuai dengan parameter yang telah ditentukan di atas.1. tidak adanya pengurangan pisik kegiatan f) Fisik dan kualitas pekerjaan sesuai spesifikasi yang ditetapkan dan dalam kondisi baik g) Menetapkan pelaksanaan pekerja adalah masyarakat desa setempat dan mengutamakan pekerja rumah tangga miskin (RTM) h) Besar tarif insentif tenaga kerja telah sesuai dengan yang ditetapkan dalam Musdes dan RAB i) Insentif tenaga kerja yang dibayarkan telah sesuai dengan jumlah kehadiran (sistem harian) atau prestasi kerja (sistem borongan) dan didukung dengan bukti penerimaan yang cukup dan valid j) Pembayaran pengadaan bahan dan alat telah didukung dengan bukti pengeluaran yang cukup dan valid. serta dapat dipertanggungjawabkan. volume bahan yang digunakan sesuai dengan kondisi riil.PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MANDIRI PERDESAAN 4. Penilaian/Audit atas Proses Pelaksanaan Kegiatan Bidang Sarana Prasarana Masyarakat 4.

No. yang mencakup hal pokok sebagai berikut : a) Menentukan tingkat pelayanan prasarana sesuai dengan kebutuhan seperti kekuatan. hasil MAD Prioritas usulan dan SPC. Panduan Audit Internal Page 57 . dsb-nya. 3. umur.PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MANDIRI PERDESAAN ditentukan lokasi/kecamatan/desa yang akan dijadikan benchmark/tolok ukur dalam fokus audit pelaksanaan kegiatan sarana prasarana masyarakat ini. rencana. b) Menghitung dimensi konstruksi sesuai dengan tingkat pelayanannya. Tolok ukur ini untuk selanjutnya dapat dijadikan sebagai pembanding dalam menilai lokasi/kecamatan/desa lainnya. ukuran. d) Memperhatikan batasan-batasan desain yang telah ditentukan. apakah ada di atas atau di bawahnya. 4. c) Membuat sketsa hasil perhitungan. b) Periksa dan berikan penilaian tentang Catatan Temuan T K C M S M M M M 2. a) Periksa dan berikan penilaian tentang gambar-gambar yang terdiri dari peta desa. gambar teknik dan gambar tipikal telah diperiksa oleh FK /Fastekab yang berlatar belakang teknik. peta situasi. Kesimpulan akhir dari hasil penilaian terhadap suatu kegiatan merupakan nilai rata-rata dari keseluruhan parameter yang dinilai yang disampaikan secara kuantitatif dan disertai dengan penilaian secara kualitatif. Periksa dan berikan penialain tentang Desain dibuat berdasarkan kepada hasil survei dan pra survei. Bandingkan apakah prasarana yang dibangun ada dalam daftar usulan dan berita acara hasil MD dan MAD? Periksa dan berikan penilaian tentang sarana prasarana yang dibangun berada pada lokasi yang tepat dan bermanfaat bagi orang miskin. 1. URAIAN KEGIATAN Periksa daftar usulan desa hasil MD Perencanaan .

meliputi : a) Apakah daftar tenaga kerja sudah melibatkan tenaga kerja desa setempat dan mengutamakan RTM. b) Apakah besarnya insentif yang dibayarkan sesuai dengan yang diputuskan dalam musyawarah desa. lakukan melalui wawancara langsung dengan Masyarakat di Desa. apakah dapat berfungsi optimal? Lakukan pemeriksaan terhadap pengerahan tenaga kerja. URAIAN KEGIATAN harga satuan bahan dalam pembuatan Rencana Anggaran Biaya (RAB) sesuai dengan survey harga bahan/alat (Sebagai Owner Estimate) c) Periksa dan berikan penilaian tentang komposisi nilai Rencana Anggaran Biaya (RAB) terdiri dari kebutuhan bahan. apakah spesifikasi bahan sesuai dengan RAB. Periksa kualitas prasarana. meliputi : (1) Penilaian atas laporan akhir kegiatan prasarana yang dibuat oleh TPK/FK. Lakukan pemeriksaan fisik terhadap prasarana yang dibangun. (3) Lakukan pengukuran secara sampling terhadap volume kegiatan yang dihasilkan dibandingkan dengan gambar dan RAB. tenaga dan alat ditambah dengan biaya umum. c) Apakah jumlah dan nama tenaga kerja yang terlibat sesuai dengan tenaga kerja yang mendaftar (Form A) d) Apakah Insentif yang dibayarkan kepada masing-masing tenaga kerja telah sesuai dengan kehadiran di Catatan Temuan T K C M S M M M M 5. (2) Penilaian dilapangan secara visual mengenai kondisi akhir hasil pembangunan prasarana.PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MANDIRI PERDESAAN No. 6. Panduan Audit Internal Page 58 .

50% dan 100% sesuai dengan yang terdapat pada PTO 11. supaya kualitas prasarana yang dibangun dapat ditingkatkan. mandor dan PjOK. 7. Periksa dan berikan penilaian tentang jumlah bahan yang tersedia atau terpasang sesuai dengan jumlah bahan yang dibeli/diterima. periksa apakah telah dilakukan analisis oleh Fastekab dan hasilnya di gunakan sebagai alat penyuluhan kepada masyarakat desa. Periksa dan berikan penilaian tentang pembayaran honor kepada seluruh Tim Pengelola Kegiatan berdasarkan kesepakatan bersama antar anggota sesuai jumlah total yang tercantum dalam RAB. Dapatkan dan periksa dokumentasi foto kegiatan prasarana yang dibuat berdasarkan kemajuan kegiatan yaitu 0%. Dapatkan Formulir Pemeriksaan berkala yang dibuat oleh FT. apakah mereka menerima sesuai dengan bukti yang tertulis. e) Lakukan kroscek ke beberapa pekerja yang namanya tercatat dalam form pembayaran. 8. Jika tidak sesuai berarti harus ada sisa bahan/persediaan. 10.PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MANDIRI PERDESAAN No. URAIAN KEGIATAN Catatan Temuan T K C M S M M M M lapangan (sistem harian) atau sejumlah Hari-Orang-Kerja sesuai dengan prestasi kerja (sistem upah borongan). Periksa buku material/bahan sebagai buku pembelian bahan sudah dilakukan pencatatan sesuai Surat jalan/Do dan Bukti penerimanan material/bahan 9. Buatkan Kesimpulan Hasil Penilaian atas Bidang Prasarana Masyarakat Panduan Audit Internal Page 59 .

Penilaian/Audit atas Proses Pelaksanaan Kegiatan Peningkatan Kapasitas/Keterampilan Kelompok Ekonomi 5. maka dapat disimpulkan ada indikasi penyalahgunaan dana yang kemungkinan perlu diklarifikasi lagi lebih detail kepada pekerja lainnya dan TPK.PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MANDIRI PERDESAAN Kesimpulan hasil penilaian terhadap proses pelaksanaan kegiatan sarana prasarana masyarakat di suatu kecamatan merupakan nilai rata-rata dari seluruh parameter yang dinilai. serta mempunyai kebutuhan Panduan Audit Internal Page 60 . maka nila total parameter tersebut merupakan nilai rata-rata dari keseluruhan point (Nilai total seluruh point/jumlah point). Parameter : a) Kegiatan peningkatan kapasitas yang dilakukan berdasarkan usulan masyarakat b) Penerima manfaat dari kegiatan ini sesuai dengan ketentuan. yaitu kelompok yang anggotanya tergolong RTM. 5. dengan rumusan : Nilai dari parameter 1 – 11 11 Bila dalam satu parameter terdapat beberapa point yang harus dijawab/dilakukan. juga dapat dibuat penilaian kualitatif berdasarkan penilaian dari pemeriksa/auditor yang kemudian dibuat beberapa catatan atau rekomendasi. memadai.1. selain secara kuantitatif dengan menggunakan angka sehingga suatu proses pelaksanaan kegiatan sarana prasarana masyarakat di kecamatan tertentu mendapat penilaian sangat memadai. Terhadap parameter nomor 6 point 4 tidak diberikan nilai secara kuantitatif seperti parameter yang lainnya. cukup memadai. Apabila terjadi pemotongan dana atau ketidaksesuaian dana yang dikeluarkan dan dana yang diterima oleh pekerja. Hasil penilaian ini. kurang memadai atau tidak memadai.

tidak adanya pengurangan lamanya waktu maupun kualitas kegiatan. g) Jumlah dana yang diterima sama dengan yang tercantum dalam perjanjian penerimaan bantuan (tidak ada pemotongan) dan dimanfaatkan sesuai proposal peruntukkannya serta tidak ada dana yang disalahgunakan. bengkel tepat guna. e) Dalam hal pengadaan sarana yang bertujuan untuk peningkatan kapasitas. c) Bentuk kegiatan sesuai dengan kriteria yang telah ditentukan oleh PNPM MP yaitu: 1. pelatihan keterampilan. yang menerima dan yang melakukan otorisasi serta dapat dipertanggungjawabkan. Bisa dikerjakan oleh masyarakat. f) Perhitungan RAB telah benar sesuai kondisi riil. 6. 2. 5. Memecahkan masalah yang dihadapi termasuk rendahnya produktivitas usaha. kepemilikannya telah diatur dan diputuskan oleh Tim Pelestarian. Mendukung perkembangan dan kelanjutan usaha. 4.PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MANDIRI PERDESAAN peningkatan kapasitas/keterampilan yang sama sehingga mudah dikelola pendanaannya. Panduan Audit Internal Page 61 . d) Pendanaan dilakukan sesuai dengan ketentuan yaitu bukan untuk pengadaan sarana usaha dan modal kerja bagi kelompok serta tidak boleh bersifat individu. Berdampak langsung untuk peningkatan pendapatan. 3. Memberi kesempatan masyarakat untuk meningkatkan pengetahuan tentang usaha. 7. didukung dengan dokumen pendukung pengeluaran yang valid yaitu minimal ada tanda tangan yang menyerahkan. dsb. Pengeluaran dana telah dicatat. Meningkatkan kapasitas teknis dengan membuka kesempatan untuk mencoba teknologi tepat guna yang baru. h) Pengelolaan dana kegiatan telah memenuhi prinsip transparansi serta ada upaya pengendalian. Lebih bermanfaat bagi RTM yang telah mempunyai usaha.

61 – 75 cukup memadai (CM). 3. Panduan Audit Internal Page 62 . URAIAN KEGIATAN Periksa daftar gagasan.2. 1. Berikan penilaian. Bandingkan apakah kegiatan peningkatan kapasitas/keterampilan kelompok ekonomi ada dalam daftar gagasan dan usulan serta berita acara hasil MD dan MAD? Periksa daftar penerima manfaat dari kegiatan ini dan lakukan kunjungan langsung serta wawancara dengan beberapa penerima manfaat. hasil MAD Prioritas usulan dan SPC. Penilaian dilakukan secara kuantitatif (angka) dengan range score antara 0 – 50 = tidak memadai (TM). Tolok ukur ini untuk selanjutnya dapat dijadikan sebagai pembanding dalam menilai lokasi/kecamatan/desa lainnya. daftar usulan desa hasil MD Perencanaan . apakah penerima manfaat sesuai dengan kriteria yang ditentukan program. 76 – 90 = memadai (M) dan 91 – 100 = sangat memadai (SM). apakah ada di atas atau di bawahnya. Untuk memberikan penilaian terhadap paramater-paramater dalam fokus audit pelaksanaan kegiatan bidang peningkatan kapasitas/keterampilan kelompok ekonomi.PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MANDIRI PERDESAAN 5. terlebih dahulu ditentukan lokasi/kecamatan/desa yang akan dijadikan benchmark/tolok ukur dalam fokus audit pelaksanaan kegiatan bidang peningkatan kapasitas/keterampilan kelompok ekonomi ini. Periksa dan berikan penilaian tentang bentuk kegiatan yang dilakukan apakah Catatan Temuan T K C M S M M M M 2. No. 51 – 60 = kurang memadai (KM). Kesimpulan akhir dari hasil penilaian terhadap suatu kegiatan merupakan nilai rata-rata dari keseluruhan parameter yang dinilai yang disampaikan secara kuantitatif dan disertai dengan penilaian secara kualitatif.Langkah Kerja Langkah kerja merupakan hal-hal yang perlu dilakukan dalam rangka melakukan penilaian terhadap pelaksanaan kegiatan bidang peningkatan kapasitas/keterampilan kelompok ekonomi sesuai dengan parameter yang telah ditentukan di atas.

Periksa dan berikan penilaian tentang harga satuan bahan dalam pembuatan Rencana Anggaran Biaya (RAB) sesuai dengan survey harga bahan/alat (Sebagai Owner Estimate) a) Periksa pembukuan. 4. 5. 2. Periksa proposal/RAB. 5. URAIAN KEGIATAN sudah sesuai dengan kriteria program: Catatan Temuan T K C M S M M M M 1. 6. apakah ada alokasi untuk pengadaan sarana yang digunakan untuk peningkatan kapasitas? Pastikan bahwa sarana tersebut bukan untuk modal usaha serta tidak digunakan untuk berproduksi. Berdampak langsung untuk peningkatan pendapatan. 3. Meningkatkan kapasitas teknis dengan membuka kesempatan untuk mencoba teknologi tepat guna yang baru. Mendukung perkembangan dan kelanjutan usaha.PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MANDIRI PERDESAAN No. apakah jumlah dana yang diterima dari UPK telah digunakan sesuai peruntukannya. Panduan Audit Internal Page 63 . 4. Memecahkan masalah yang dihadapi termasuk rendahnya produktivitas usaha. Memberi kesempatan masyarakat untuk meningkatkan pengetahuan tentang usaha. apakah terhadap pengelolaan dana telah diadministrasikan dengan baik dan transparan serta didukung oleh bukti-bukti yang akurat? b) Periksa. Bisa dikerjakan oleh masyarakat. Memberi kesempatan masyarakat untuk meningkatkan pengetah Lebih bermanfaat bagi RTM yang telah mempunyai usaha. 7. 6.

Catatan Temuan T K C M S M M M M Kesimpulan hasil penilaian terhadap proses pelaksanaan kegiatan sarana prasarana masyarakat di suatu kecamatan merupakan nilai rata-rata dari seluruh parameter yang dinilai. Panduan Audit Internal Page 64 . cukup memadai. memadai. URAIAN KEGIATAN Buatlah kesimpulan hasil penilaian terhadap pelaksanaan kegiatan bidang peningkatan kapasitas/keterampilan kelompok ekonomi. 7. maka nilai total parameter tersebut merupakan nilai rata-rata dari keseluruhan point (Nilai total seluruh point/jumlah point). selain secara kuantitatif dengan menggunakan angka sehingga suatu proses pelaksanaan kegiatan peningkatan kapasitas/keterampilan kelompok ekonomi di kecamatan tertentu mendapat penilaian sangat memadai. dengan rumusan : Nilai dari parameter 1 – 6 6 Bila dalam satu parameter terdapat beberapa point yang harus dijawab/dilakukan.PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MANDIRI PERDESAAN No. juga dapat dibuat penilaian kualitatif berdasarkan penilaian dari pemeriksa/auditor yang kemudian dibuat beberapa catatan atau rekomendasi. Terhadap parameter nomor 6 selain diberikan nilai secara kuantitatif seperti parameter yang lainnya. maka dapat disimpulkan ada indikasi penyalahgunaan dana yang kemungkinan perlu diklarifikasi lagi lebih detail kepada pihak-pihak terkait. Apabila terjadi pemotongan dana atau ketidaksesuaian dana yang dikeluarkan dan dana yang diterima oleh pekerja. kurang memadai atau tidak memadai. Hasil penilaian ini. juga ada pemeriksaan khusus untuk mengetahui ada atau tidaknya penyelewengan dana.

TPK. serta DOK Pelatihan Masyarakat oleh UPK. bukti transaksi. sistem pelaporan) serta pengarsipan dokumen yang ada di UPK dan TPK. 2) Penilaian mengenai ketaatan terhadap ketentuan/aturan penggunaan masingmasing dana. Tujuan Umum Audit Secara umum tujuan atas audit keuangan PNPM-MP adalah untuk memberikan penilaian dan rekomendasi terhadap kualitas pengelolaan dana BLM PNPM-MP yang terdiri dari BLM Dana Kegiatan. TPK dan kelompok serta memeriksa ada tidaknya tindakan penyalahgunaan dana/korupsi. audit perlu dilakukan secara rutin/periodik. B. Panduan Audit Internal Page 65 . 4) Penilaian terhadap penerapan prinsip transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan keuangan dana BLM 5) Pemeriksaan keuangan untuk mengetahui ada tidaknya indikasi penyalahgunaan dana. semakin sering dilakukan semakin baik karena tindakan penyalahgunaan dana dapat diantisipasi sedini mungkin. Tim Pemantau serta Kelompok. Ruang Lingkup Audit Audit meliputi pemeriksaan dan penilaian terhadap tertib administrasi dan pelaporan keuangan serta pengelolaan keuangan dana BLM. 3) Penilaian terhadap kinerja pengelolaan keuangan UPK. yang mencakup : 1) Penilaian mengenai kualitas administrasi dan ketaatan terhadap prinsip- prinsip akuntansi (pencatatan transaksi. kinerja Badan Pengawas UPK. Oleh karena itu. DOK Perencanaan.PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MANDIRI PERDESAAN BAGIAN V PANDUAN PELAKSANAAN AUDIT KEUANGAN DANA BLM (BANTUAN LANGSUNG MASYARAKAT) A.

Laporan Operasional UPK) (3) UPK menyampaikan laporan rutin kepada desa/forum MAD atau kepada masyarakat umum melalui papan informasi atau fasilitas umum lainnya. (8) Pengarsipan dokumen program (keuangan dan non keuangan) diselenggarakan secara tertib (memudahkan dalam pencarian). yaitu seperti yang tercantum dalam SPC dan BA MAD serta menjamin tidak ada pengeluaran-pengeluaran yang tidak sesuai item anggaran yang telah disetujui MAD. (7) Setiap pengurus UPK dan Badan Pengawas UPK memahami tugas dan fungsinya sehingga ada pembagian kerja yang jelas. (4) Pengggunaan dana sesuai dengan peruntukkannya. Laporan Arus Dana. Pencairan dana dari UPK ke TPK telah sesuai prosedur. Tim Pemantau dan Kelompok) (1) Terselenggaranya secara memadai administrasi keuangan TPK dan Kelompok. Audit Dana BLM Kegiatan 1. mencakup: (2) Buku Kas Harian Buku Bank Rekening Buku bantu lainnya (Buku Inventaris. mencakup: - Buku Kas Harian (Kas Umum dan Kas Operasional) Panduan Audit Internal Page 66 . Parameter a) Tingkat Kecamatan(UPK dan BPUPK) (1) Terselenggaranya secara memadai administrasi keuangan. dll) Bukti Transaksi Pelaporan Keuangan Dana BLM untuk Dana Kegiatan (Neraca Program. yaitu sesuai kebutuhan dengan terlebih dahulu desa mengajukan Rencana Penggunaan Dana dan Laporan Penggunaan Dana sebelumnya. b) Tingkat Desa (TPK. dll. (5) (6) Penyaluran BLM dari KPPN sesuai aturan (Surat Edaran). Buku Hutang.PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MANDIRI PERDESAAN C.

(3) Tidak ada penggunaan dana non prosedural seperti pinjaman pribadi baik fasilitator maupun TPK. 2. 61 – 75 cukup memadai (CM). 76 – 90 = memadai (M) dan 91 – 100 = sangat memadai (SM). penggunaan dana kegiatan untuk operasional TPK. Untuk memberikan penilaian terhadap paramater-paramater dalam fokus audit pengelolaan keuangan BLM Dana Kegiatan. yaitu sesuai kebutuhan dengan terlebih dahulu desa mengajukan Rencana Penggunaan Dana dan Laporan Penggunaan Dana sebelumnya. Penilaian dilakukan secara kuantitatif (angka) dengan range score antara 0 – 50 = tidak memadai (TM). (5) Setiap pengurus TPK dan Tim Pemantau memahami tugas dan fungsinya sehingga ada pembagian kerja yang jelas. (6) Pengarsipan dokumen program (keuangan dan non keuangan) diselenggarakan secara tertib (memudahkan dalam pencarian) dan aman. Tolok ukur ini untuk selanjutnya dapat Panduan Audit Internal Page 67 . (4) Pencairan dana dari UPK ke TPK telah sesuai prosedur. Langkah Kerja Langkah kerja merupakan hal-hal yang perlu dilakukan dalam rangka melakukan penilaian terhadap tertib administrasi dan pelaporan keuangan serta pengelolaan keuangan BLM dana kegiatan sesuai dengan parameter yang telah ditentukan di atas. terlebih dahulu ditentukan lokasi/kecamatan/desa yang akan dijadikan benchmark/tolok ukur dalam fokus audit pengelolaan keuangan BLM Dana Kegiatan. 51 – 60 = kurang memadai (KM).PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MANDIRI PERDESAAN - Kartu Kelompok/Anggota Bukti transaksi Buku Material Laporan Penggunaan Dana yang sesuai dengan Laporan Realisasi Fisik (2) TPK menyampaikan laporan rutin dan laporan pertanggungjawaban dan menyampaikan kepada masyarakat umum melalui papan informasi atau fasilitas umum lainnya. dll.

3.PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MANDIRI PERDESAAN dijadikan sebagai pembanding dalam menilai lokasi/kecamatan/desa lainnya. yaitu sesuai kebutuhan dengan terlebih dahulu desa Catatan Temuan T K C M S M M M M 2. yaitu seperti yang tercantum dalam SPC dan BA MAD serta menjamin tidak ada pengeluaran-pengeluaran yang tidak sesuai item anggaran yang telah disetujui MAD. dll) Bukti-bukti transaksi Periksa dan berikan penilaian terhadap Laporan Keuangan Dana BLM yang ada di UPK. BPUPK) URAIAN KEGIATAN Periksa dan berikan penilaian terhadap pengadministrasian UPK yang meliputi : Buku Kas Harian (BPPK dan Operasional UPK) Buku Bank (UPK dan Operasional UPK) Buku Rekening Buku bantu lainnya (Buku Inventaris. Panduan Audit Internal Page 68 . apakah ada di atas atau di bawahnya. No. dll. i. 5. 4. Pastikan bahwa penggunaan dana sesuai dengan peruntukkannya. Buku Hutang. 6. Tingkat Kecamatan (UPK. Kesimpulan akhir dari hasil penilaian terhadap suatu kegiatan merupakan nilai rata-rata dari keseluruhan parameter yang dinilai yang disampaikan secara kuantitatif dan disertai dengan penilaian secara kualitatif. meliputi : (1) Laporan Arus Dana (2) Neraca Program (3) Laporan Operasional UPK Pastikan bahwa UPK menyampaikan laporan rutin kepada desa/forum MAD atau kepada masyarakat umum melalui papan informasi atau fasilitas umum lainnya. 1. Penyaluran BLM dari KPPN sesuai aturan (Surat Edaran) Pastikan bahwa pencairan dana dari UPK ke TPK telah sesuai prosedur.

Kesimpulan hasil penilaian terhadap penilaian tertib administrasi. Laporan terjadinya penyalahgunaan dana merupakan laporan dalam bentuk naratif yang melengkapi laporan hasil audit yang menguraikan berapa jumlah dana yang disalahgunakan dan siapa pelakunya. maka dilakukan pemeriksaan terhadap penerimaan dan pengeluaran dana khususnya BLM Dana Kegiatan sebagai berikut: Panduan Audit Internal Page 69 . URAIAN KEGIATAN mengajukan Rencana Penggunaan Dana dan Laporan Penggunaan Dana sebelumnya. dengan rumusan : Total nilai dari parameter 1 . cukup memadai. juga dapat dibuat penilaian kualitatif berdasarkan penilaian dari pemeriksa/auditor yang kemudian dibuat beberapa catatan atau rekomendasi. Catatan Temuan T K C M S M M M M 7. selain secara kuantitatif dengan menggunakan angka sehingga suatu proses tertib administrasi dan pelaporan keuangan serta pengelolaan keuangan dana BLM mendapat penilaian sangat memadai. pelaporan serta pengelolaan BLM Dana Kegiatan di tingkat kecamatan merupakan nilai rata-rata dari seluruh parameter yang dinilai. Selain itu.8 8 Hasil penilaian ini. Pastikan bahwa setiap pengurus UPK dan Badan Pengawas UPK memahami tugas dan fungsinya sehingga ada pembagian kerja yang jelas. maka dapat disimpulkan ada indikasi penyalahgunaan dana yang kemungkinan perlu diklarifikasi lagi lebih detail sampai ketemu jumlah yang pasti dan pelaku yang jelas. Apabila terjadi pemotongan dana atau ketidaksesuaian dana yang dikeluarkan dan dana yang diterima. memadai. Pastikan bahwa pengarsipan dokumen program (keuangan dan non keuangan) diselenggarakan secara tertib (memudahkan dalam pencarian). untuk mengetahui ada atau tidaknya indikasi penyalahgunaan dana.PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MANDIRI PERDESAAN No. 8. kurang memadai atau tidak memadai.

Bank BLM PNPM-MP Pengeluaran lain-lain * Total Pengeluaran Saldo ((Saldo Awal +Total Penerimaan) – Total Pengeluaran) xxxx (A) Panduan Audit Internal Page 70 .) Transfer Lainnya (Swadaya.PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MANDIRI PERDESAAN Hasil Pemeriksaan BLM Dana Kegiatan Periode …… s.d. Saldo Awal PENERIMAAN Transfer dari KPPN (BLM PNPM-MP) Transfer Kasda (BLM PNPM-MP) Transfer Lain-Lain (BLM ………. ………………………. Hibah) Bunga Bank BLM PNPM-MP (Rek Kolektif) Xxxx xxxx xxxx xxxx xxxx xxxx xxxx + Xxxx + Penerimaan lain-lain * Total Penerimaan PENGELUARAN Penyaluran Kegiatan Sarana Prasarana xxxx xxxx xxxx xxxx xxxx xxxx xxxx xxxx xxxx + Xxxx - Penyaluran Kegiatan Pendidikan Penyaluran Kegiatan Kesehatan Penyaluran Kegiatan PKH Penyaluran Kegiatan SPP Operasional TPK Operasional UPK Pajak dan Adm.

Total Uang Tunai (Cash on hand) BPNPM MP + Jumlah Total (B) Rpxxxxx Rp xxxxx Rp xxxxx Panduan Audit Internal Page 71 .PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MANDIRI PERDESAAN Hasil Pemeriksaan Rekening BPPK dan Kas BPPK Saldo Rekening Kolektif BPNPM MP No... Rek.. ..

s. Operasional Pengeluaran lain-lain * Total Pengeluaran xxxx xxxx + xxxx Xxxx - Saldo ((Saldo Awal +Total Penerimaan) – Total Pengeluaran) xxxx (A) Panduan Audit Internal Page 72 . Saldo Awal (Periode sebelumnya) PENERIMAAN Dari 2% BLM Bunga rekening operasional Penerimaan Lain-lain * Total Penerimaan xxxx Xxxx xxxx xxxx + Xxxx Xxxx + PENGELUARAN Biaya operasional UPK (Honor. dll) Pajak dan Adm.PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MANDIRI PERDESAAN Hasil Pemeriksaan Alokasi Dana Operasional UPK (2% dari BLM Dana Kegiatan) Periode ………………………. ……………………….. dan Umum. Rek. Adm.Inventaris..d.

..... Tingkat Desa (TPK...... terdapat selisih dana yang kemungkinan diakibatkan oleh kelebihan catat penerimaan atau kekurangan catat biaya. mencakup : Buku Kas Harian (Kas Umum dan Kas Operasional) Kartu Kelompok/Anggota Bukti transaksi Catatan Temuan T K C M S M M M M Panduan Audit Internal Page 73 .. Hal ini bisa juga mengindikasikan adanya penyalahgunaan dana atau adanya pengeluaranpengeluaran yang belum dapat dipertanggungjawabkan. Tim Pemantau dan Kelompok) URAIAN KEGIATAN Periksa dan berikan penilaian terhadap pengadiministrasian di TPK. Sehingga berdasarkan hasil perhitungan dana dapat disimpulkan tidak ada penyalahgunaan dana.  (A) < (B). Selisih ini biasanya tidak mengindikasikan penyalahgunaan dana tapi lebih pada kesalahan pencatatan karena tidak tertibnya pencatatan transaksi..... 1. ii. Hal ini menunjukkan tidak ada selisih dana.....  (A) > (B).. terdapat selisih dana yang kemungkinan diakibatkan oleh kekurangan catat penerimaan atau kekurangan catat biaya. Rp xxxxx Total Uang Tunai (Cash on hand) OPS Rp xxxxx + Jumlah Total Rp xxxxx (B) Kesimpulan hasil pemeriksaan :  Saldo hasil pemeriksaan dana harus sama dengan saldo hasil pemeriksaan terhadap rekening dan uang kas : (A) = (B). Penyebabnya bisa karena pengeluaran itu tidak prosedural atau lainnya.... No..PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MANDIRI PERDESAAN Hasil Pemeriksaan Rekening Operasional dan Kas Operasional Saldo Rekening Operasional No.. Rek.

5. 3. 6. Kesimpulan hasil penilaian terhadap tertib administrasi dan pelaporan merupakan nilai rata-rata dari seluruh parameter yang dinilai. cukup memadai. dengan rumusan : Total nilai dari parameter (6 parameter) 6 Hasil penilaian ini. 4. Pencairan dana dari UPK ke TPK telah sesuai prosedur. juga dapat dibuat Panduan Audit Internal Page 74 . Pastikan kelompok mempunyai buku catatan transaksi/buku kas harian serta kartu anggota.PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MANDIRI PERDESAAN No. penggunaan dana kegiatan untuk operasional TPK. Periksa dan berikan penilaian terhadap pengarsipan dokumen program (keuangan dan non keuangan) Catatan Temuan T K C M S M M M M 2. - URAIAN KEGIATAN Buku Material Periksa dan berikan penilaian terhadap laporan TPK yang mencakup : (1) LPD (2) Laporan Pertanggungjawaban Tahap I. Pastikan bahwa setiap pengurus TPK dan Tim Pemantau memahami tugas dan fungsinya sehingga ada pembagian kerja yang jelas. yaitu sesuai kebutuhan dengan terlebih dahulu desa mengajukan Rencana Penggunaan Dana dan Laporan Penggunaan Dana sebelumnya. dll. II dan tahap akhir (3) Media penyampaian laporan Pastikan tidak ada penggunaan dana non prosedural seperti pinjaman pribadi baik fasilitator maupun TPK. memadai. kurang memadai atau tidak memadai. selain secara kuantitatif dengan menggunakan angka sehingga kualitas administrasi dan pelaporan serta pengelolaan BLM Dana Kegiatan di tingkat desa dan kelompok mendapat penilaian sangat memadai.

PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MANDIRI PERDESAAN penilaian kualitatif berdasarkan penilaian dari pemeriksa/auditor yang kemudian dibuat beberapa catatan atau rekomendasi. Dalam hasil audit juga dibuat catatan khusus apabila ditemukan indikasi penyalahgunaan dana/korupsi serta rekomendasi tindak lanjutnya. Saldo Awal PENERIMAAN Penerimaan dari UPK RPD I Penerimaan dari UPK RPD II Penerimaan dari UPK RPD III Penerimaan dari UPK RPD IV Penerimaan dari UPK RPD V Penerimaan lain-lain * Total Penerimaan PENGELUARAN Penyaluran KegiatanSarana xxxx Penyaluran Kegiatan Pendidikan Penyaluran Kegiatan Kesehatan Penyaluran Kegiatan PKH xxxx xxxx xxxx xxxx xxxx xxxx xxxx xxxx xxxx + Xxxx Xxxx + Panduan Audit Internal Page 75 . Selain itu. untuk mengetahui ada atau tidaknya indikasi penyalahgunaan dana. ……………………….d. maka dilakukan peneriksaan terhadap penerimaan dan pengeluaran dana khususnya BLM Dana Kegiatan sebagai berikut: Hasil Pemeriksaan BLM Dana Kegiatan di TPK Periode …… s.

terdapat selisih dana yang kemungkinan diakibatkan oleh kekurangan catat penerimaan atau kekurangan catat biaya. Selisih ini Panduan Audit Internal Page 76 . terdapat selisih dana yang kemungkinan diakibatkan oleh kelebihan catat penerimaan atau kekurangan catat biaya.PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MANDIRI PERDESAAN Penyaluran Kegiatan SPP Operasional TPK Operasional UPK Pengeluaran lain-lain * Total Pengeluaran xxxx xxxx xxxx xxxx + Xxxx - Saldo ((Saldo Awal +Total Penerimaan) – Total Pengeluaran) xxxx (A) Saldo hasil perhitungan tersebut harus dapat dibuktikan secara fisik dalam saldo yang terdapat di tangan bendahara TPK (cash on hand). Sehingga berdasarkan hasil perhitungan dana dapat disimpulkan tidak ada penyalahgunaan dana. Hasil Pemeriksaan Uang Kas di TPK Total Uang Tunai (Cash on hand) BLM PNPM-MP Rp xxxxx (B) Kesimpulan hasil pemeriksaan :  Saldo hasil pemeriksaan dana harus sama dengan saldo hasil pemeriksaan terhadap uang kas yang dipegang TPK : (A) = (B). Hal ini bisa juga mengindikasikan adanya penyalahgunaan dana atau adanya pengeluaranpengeluaran yang belum dapat dipertanggungjawabkan. Penyebabnya bisa karena pengeluaran itu tidak prosedural atau lainnya.  (A) < (B). Hal ini menunjukkan tidak ada selisih dana.  (A) > (B).

terlebih dahulu ditentukan lokasi/kecamatan/desa yang akan dijadikan benchmark/tolok ukur dalam fokus audit Panduan Audit Internal Page 77 . 3) 4) 5) Pencairan BLM DOK Perencanaaan dari KPPN sesuai aturan. 51 – 60 = kurang memadai (KM). mencakup: a) Buku Kas Harian DOK Perencanaan b) Buku Bank DOK c) Buku Rekening d) Bukti Transaksi e) Pelaporan Keuangan Dana BLM untuk DOK Perencanaan (Laporan Arus Dana) 2) Menyampaikan laporan rutin kepada desa/forum MAD atau kepada masyarakat umum melalui papan informasi atau fasilitas umum lainnya. 6) Pengarsipan dokumen program (keuangan dan non keuangan) diselenggarakan secara tertib (memudahkan dalam pencarian). Penilaian dilakukan secara kuantitatif (angka) dengan range score antara 0 – 50 = tidak memadai (TM). Untuk memberikan penilaian terhadap paramater-paramater dalam fokus audit pengelolaan keuangan BLM DOK Perencanaan. Parameter 1) Terselenggaranya secara memadai administrasi keuangan. Audit Dana DOK Perencanaan 1. 2. Pengggunaan dana sesuai dengan peruntukkannya. 61 – 75 cukup memadai (CM). Langkah Kerja Langkah kerja merupakan hal-hal yang perlu dilakukan dalam rangka melakukan penilaian terhadap tertib administrasi dan pelaporan keuangan serta pengelolaan keuangan BLM dana DOK Perencanaan sesuai dengan parameter yang telah ditentukan di atas. Setiap pengurus UPK dan Badan Pengawas UPK memahami tugas dan fungsinya . 76 – 90 = memadai (M) dan 91 – 100 = sangat memadai (SM).PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MANDIRI PERDESAAN biasanya tidak mengindikasikan penyalahgunaan dana tapi lebih pada kesalahan pencatatan karena tidak tertibnya pencatatan transaksi. D.

c) Pastikan tidak ada pengeluaran non prosedural dengan meneliti transaksi demi transaksi. No. Kesimpulan akhir dari hasil penilaian terhadap suatu kegiatan merupakan nilai rata-rata dari keseluruhan parameter yang dinilai yang disampaikan secara kuantitatif dan disertai dengan penilaian secara kualitatif. apakah ada di atas atau di bawahnya. Tolok ukur ini untuk selanjutnya dapat dijadikan sebagai pembanding dalam menilai lokasi/kecamatan/desa lainnya. 1 a) URAIAN KEGIATAN Periksa dan Pastikan bahwa UPK telah menerima Ketentuan Pengelolaan DOK Perencanaan yang terakhir. dan didukung bukti-bukti yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan (ada yang mengeluarkan. a) Panduan Audit Internal Page 78 . apakah tidak ada salah perhitungan (sudah sesuai dengan penerimaan dikurangi pengeluaran). Catatan Temuan T K C M S M M M M b) c) 2 3 Periksa dan pastikan UPK mempunyai buku pencatatan transaksi untuk BLM DOK Perencanaan berupa buku kas dan buku bank. Lakukan cash opname apakah uangnya benar-benar ada di tangan UPK. Periksa saldo masing-masing buku kas harian. Periksa dan pastikan bahwa di UPK terdapat rekening DOK Perencanaan. b) Transaksi dicatat dengan jelas. Pastikan bahwa yang menandatangani spesimen pada rekening DOK Perencanaan terdiri dari: Ketua UPK dan fasilitator kecamatan (2). yang menerima dan yang memverifikasi). cermat.PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MANDIRI PERDESAAN pengelolaan keuangan BLM DOK Perencanaan ini.

Pastikan penggunaannya telah sesuai ketentuan.: dokumen Berita Acara dan SPC) b) Pastikan alokasi dan penggunaan dana DOK telah sesuai dengan peruntukanya. (ref. Cocokan saldonya dengan buku bank yang dibuat UPK. (ref. b) Pastikan bahwa fasilitator kabupaten telah memverfikasi penggunaan kelebihan DOK Perencanaan. Periksa dan pastikan laporan yang dibuat UPK sesuai dengan ketentuan pembuatan pelaporan (Laporan Arus Dana) a) Periksa bahwa ada proses musyawarah untuk memutuskan rencana penggunaan DOK Perencanaan yang difasilitasi oleh fasilitator serta SPC mengenai Rencana Penggunaan DOK. Periksa setiap penarikan yang ada dan cocokan dengan penerimaan di buku kas harian yang sama/sejenis.PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MANDIRI PERDESAAN 4 5 6 7 8 Periksa buku rekening DOK. termasuk bila ada sisa dana. Pastikan seluruh dokumen disimpan pada tempat yang aman serta memudahkan pencarian.: dokumen RAB DOK Perencanaan) a) Pastikan bahwa FK telah memverifikasi penggunaan dana DOK. Buatkan Kesimpulan atas Penilaian Tertib Administrasi dan Pelaporan serta pengelolaan DOK Perencanaan di UPK. Panduan Audit Internal Page 79 .

8 parameter) 8 Hasil penilaian ini. Dalam hasil audit juga dibuat catatan khusus apabila ditemukan indikasi penyalahgunaan dana/korupsi serta rekomendasi tindak lanjutnya. dengan rumusan : Total nilai dari parameter (1 . Saldo Awal PENERIMAAN Transfer dari KPPN (BLM DOK Perencanaan) Transfer Lainnya (Swadaya. untuk mengetahui ada atau tidaknya indikasi penyalahgunaan dana. kurang memadai atau tidak memadai. memadai.PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MANDIRI PERDESAAN Kesimpulan hasil penilaian terhadap tertib administrasi dan pelaporan merupakan nilai rata-rata dari seluruh parameter yang dinilai. ……………………….d. selain secara kuantitatif dengan menggunakan angka sehingga kualitas administrasi dan pelaporan serta pengelolaan BLM Dana Operasional Kegiatan Perencanaan mendapat penilaian sangat memadai. juga dapat dibuat penilaian kualitatif berdasarkan penilaian dari pemeriksa/auditor yang kemudian dibuat beberapa catatan atau rekomendasi. maka dilakukan peneriksaan terhadap penerimaan dan pengeluaran dana khususnya BLM Dana Operasional Kegiatan Perencanaan sebagai berikut: Hasil Pemeriksaan BLM Dana Operasional Kegiatan (DOK) Perencanaan Periode …… s. Hibah) Bunga Bank BLM PNPM-MP (Rek DOK) Penerimaan lain-lain * Xxxx xxxx xxxx xxxx xxxx + Panduan Audit Internal Page 80 . cukup memadai. Selain itu.

Bank BLM DOK Perencanaan Pengeluaran lain-lain * Total Pengeluaran xxxx xxxx xxxx xxxx xxxx xxxx xxxx xxxx Xxxx + xxxx xxxx + Xxxx - Saldo ((Saldo Awal +Total Penerimaan) – Total Pengeluaran) xxxx (A) Hasil Pemeriksaan Rekening DOK Perencanaan dan Kas DOK Perencanaan Saldo Rekening DOK Perencanaan No.. xxxxx Total Uang Tunai (Cash on hand) xxxxx + Jumlah Total Rp xxxxx (B) Rp Rp Panduan Audit Internal Page 81 .PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MANDIRI PERDESAAN Total Penerimaan PENGELUARAN Penyaluran Kegiatan MAD Penyaluran Kegiatan Pelatihan KPMD Penyaluran Kegiatan Penyaluran Kegiatan Penyaluran Kegiatan Bantuan Transpor PJOK Bantuan transpor KPMD Bantuan Transpor PL Pajak dan Adm. Rek.... .

4) Pengggunaan dana sesuai dengan peruntukkannya. UPK maupun pihak lain dan tidak ada pengeluaran- Panduan Audit Internal Page 82 .. Parameter 1) Terselenggaranya secara memadai administrasi keuangan...... ... mencakup: a) Buku Kas Harian DOK Pelatihan Masyarakat b) Buku Bank DOK c) Buku Rekening d) Bukti Transaksi e) Pelaporan Keuangan Dana BLM untuk DOK Pelatihan Masyarakat (Laporan Arus Dana) 2) Menyampaikan laporan rutin kepada desa/forum MAD atau kepada masyarakat umum melalui papan informasi atau fasilitas umum lainnya..PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MANDIRI PERDESAAN Kesimpulan hasil pemeriksaan : Sama dengan kesimpulan hasil pemeriksaan dana secara total hanya dipisah didasarkan pada jenis dananya masing-masing...... Misalnya: ”Terdapat selisih dana pada DOK Perencanaan dimana saldo hasil pemeriksaan dana tidak sama dengan hasil pemariksaan rekening dan kas DOK Perencanaan.. yaitu seperti yang tercantum dalam Surat Petunjuk Pencairan dan Tata Cara Penggunaan DOK Pelatihan Masyarakat.. Setelah dilakukan klarifikasi terhadap UPK. kegiatan pelatihan masyarakat harus segera dilaksanakan dan dipertanggungjawabkan.... Oleh karena itu... penyebabnya adalah.. 1 bulan setelah pencairan.” E.. yaitu pencairan dilakukan sekaligus sesuai dengan kebutuhan pelatihan masyarakat yang akan dilaksanakan. 5) Tidak ada penggunaan dana non prosedural seperti pinjaman pribadi baik konsultan/fasilitator. Audit Dana DOK Pelatihan Masyarakat 1.. 3) Pencairan BLM DOK Pelatihan Masyarakat dari KPPN sesuai aturan.

1 Catatan Temuan T K C M S M M M M URAIAN KEGIATAN a) Periksa dan pastikan bahwa di UPK terdapat rekening DOK Pelatihan Masyarakat. apakah ada di atas atau di bawahnya. Tolok ukur ini untuk selanjutnya dapat dijadikan sebagai pembanding dalam menilai lokasi/kecamatan/desa lainnya. Penilaian dilakukan secara kuantitatif (angka) dengan range score antara 0 – 50 = tidak memadai (TM). 7) Pengarsipan dokumen program (keuangan dan non keuangan) diselenggarakan secara tertib (memudahkan dalam pencarian). terlebih dahulu ditentukan lokasi/kecamatan/desa yang akan dijadikan benchmark/tolok ukur dalam fokus audit pengelolaan keuangan BLM DOK Pelatihan Masyarakat ini. 61 – 75 cukup memadai (CM). Kesimpulan akhir dari hasil penilaian terhadap suatu kegiatan merupakan nilai rata-rata dari keseluruhan parameter yang dinilai yang disampaikan secara kuantitatif dan disertai dengan penilaian secara kualitatif.PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MANDIRI PERDESAAN pengeluaran yang tidak sesuai item anggaran sesuai petunjuk penggunaan dana DOK Pelatihan Masyarakat. b) Pastikan bahwa yang menandatangani spesimen pada rekening DOK Pelatihan Panduan Audit Internal Page 83 . 51 – 60 = kurang memadai (KM). 2. Langkah Kerja Langkah kerja merupakan hal-hal yang perlu dilakukan dalam rangka melakukan penilaian terhadap tertib administrasi dan pelaporan keuangan serta pengelolaan keuangan BLM dana DOK Pelatihan Masyarakat sesuai dengan parameter yang telah ditentukan di atas. No. 76 – 90 = memadai (M) dan 91 – 100 = sangat memadai (SM). 6) Setiap pengurus UPK dan Badan Pengawas UPK memahami tugas dan fungsinya sehingga ada pembagian kerja yang jelas. Untuk memberikan penilaian terhadap paramater-paramater dalam fokus audit pengelolaan keuangan BLM DOK Pelatihan Masyarakat.

(ref. Periksa setiap penarikan yang ada dan cocokan dengan penerimaan di buku kas harian yang sama/sejenis. c) Pastikan tidak ada pengeluaran non prosedural dengan meneliti transaksi demi transaksi. termasuk bila ada sisa dana. b) Transaksi dicatat dengan jelas. dan didukung bukti-bukti yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan (ada yang mengeluarkan. (ref. yang menerima dan yang memverifikasi). Pastikan penggunaannya telah sesuai ketentuan. Lakukan cash opname apakah uangnya benar-benar ada di tangan UPK. Periksa saldo masing-masing buku kas harian. a) Periksa dan pastikan UPK mempunyai buku pencatatan transaksi untuk BLM DOK Pelatihan Masyarakat berupa buku kas dan buku bank. Periksa dan pastikan laporan yang dibuat UPK sesuai dengan ketentuan pembuatan pelaporan (Laporan Arus Dana) a) Periksa bahwa ada proses musyawarah untuk memutuskan rencana penggunaan DOK Perencanaan yang difasilitasi oleh fasilitator serta SPC mengenai Rencana Penggunaan DOK. apakah tidak ada salah perhitungan (sudah sesuai dengan penerimaan dikurangi pengeluaran).PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MANDIRI PERDESAAN 2 3 4 Masyarakat terdiri dari: Ketua UPK dan Fasilitator Kecamatan. Periksa buku rekening DOK.: dokumen Berita Acara dan SPC) b) Pastikan alokasi dan penggunaan dana DOK telah sesuai dengan peruntukanya. Cocokan saldonya dengan buku bank yang dibuat UPK.: dokumen RAB DOK Perencanaan) 5 6 Panduan Audit Internal Page 84 . cermat.

kurang memadai atau tidak memadai. FK/FT telah memverifikasi penggunaan dana DOK. FKab telah memfasilitasi Forum BKAD/MAD berkoordinasi dengan TKPNPM Kab untuk kegiatan pelatihan yang diselenggarakan di tingkat Kabupaten 8 9 10 Pastikan seluruh dokumen disimpan pada tempat yang aman serta memudahkan pencarian. juga dapat Panduan Audit Internal Page 85 . dengan rumusan : Total nilai dari parameter (1 . mengembangkan modul dan materi pelatihan. Kesimpulan hasil penilaian terhadap tertib administrasi dan pelaporan merupakan nilai rata-rata dari seluruh parameter yang dinilai. mengadministrasikan dan melaporkan setiap kegiatan pelatihan baik di tingkat desa/kecamatan. FKab telah memverifikasi penggunaan dana DOK . Pastikan FKab/FT-Kab telah memverifikasi swadaya dan bantuan dari pihak lain sebelum penyaluran DOK tahap 1. Buatkan Kesimpulan atas Penilaian Tertib Administrasi dan Pelaporan serta pengelolaan DOK Peelatihan Masyarakat di UPK. FKab/FT-kab telah mengembangkan materi dan modul pelatihan.10 parameter) 10 Hasil penilaian ini. cukup memadai. selain secara kuantitatif dengan menggunakan angka sehingga kualitas administrasi dan pelaporan serta pengelolaan BLM Dana Operasional Kegiatan Pelatihan Masyarakat mendapat penilaian sangat memadai. memadai.PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MANDIRI PERDESAAN 7 Pastikan alokasi dan penggunaan dana DOK telah sesuai dengan peruntukanya.

. maka dilakukan peneriksaan terhadap penerimaan dan pengeluaran dana khususnya BLM Dana Operasional Kegiatan Pelatihan Masyarakat sebagai berikut: Hasil Pemeriksaan BLM Dana Operaasional Kegiatan (DOK) Pelatihan Masyarakat Periode …… s. Saldo Awal PENERIMAAN Transfer dari KPPN (BLM DOK pelatihan) Transfer Lainnya (Swadaya. untuk mengetahui ada atau tidaknya indikasi penyalahgunaan dana.. ……………………….. Hibah) Bunga Bank BLM PNPM-MP (Rek DOK) Penerimaan lain-lain * Total Penerimaan PENGELUARAN Penyaluran Kegiatan Pelatihan Xxxx Penyaluran Kegiatan Pelatihan KPMD Penyaluran Kegiatan Pelatihan.PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MANDIRI PERDESAAN dibuat penilaian kualitatif berdasarkan penilaian dari pemeriksa/auditor yang kemudian dibuat beberapa catatan atau rekomendasi. Penyaluran Kegiatan Penyaluran Kegiatan Penyaluran Kegiatan Xxxx Xxxx Xxxx Xxxx Xxxx Xxxx Xxxx Xxxx Xxxx Xxxx + Xxxx + Panduan Audit Internal Page 86 . Dalam hasil audit juga dibuat catatan khusus apabila ditemukan indikasi penyalahgunaan dana/korupsi serta rekomendasi tindak lanjutnya.d. Selain itu.

.. ... Bank BLM DOK Pelatihan Masyarakat Pengeluaran lain-lain * Total Pengeluaran Xxxx Xxxx + Xxxx - Saldo ((Saldo Awal +Total Penerimaan) – Total Pengeluaran) xxxx (A) Hasil Pemeriksaan Rekening dan Kas DOK Pelatihan Masyarakat Saldo Rekening DOK Pelatihan Masy... Panduan Audit Internal Page 87 ....... ....... xxxxx xxxxx Total Uang Tunai (Cash on hand) + Jumlah Total Rp Rp xxxxx (B) Rp Kesimpulan hasil pemeriksaan : Sama dengan kesimpulan hasil pemeriksaan dana secara total hanya dipisah didasarkan pada jenis dananya masing-masing..” Catatan Penting ! Pengeluaran lain-lain harus diklarifikasi secara detail ke UPK karena item pengeluaran ini paling rawan dan sering digunakan untuk menyembunyikan pengeluaran-pengeluaran fiktif/non prosedural.PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MANDIRI PERDESAAN Pajak dan Adm..... No.... penyebabnya adalah. Rek. Misalnya : ”Terdapat selisih dana pada dana DOK Pelatihan Masyarakat dimana saldo hasil pemeriksaan dana tidak sama dengan hasil pemariksaan rekening dan kas DOK Pelatihan Masyarakat...... Setelah dilakukan klarifikasi terhadap UPK.

Total Pengeluaran) xxxx (A) Panduan Audit Internal Page 88 .PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MANDIRI PERDESAAN Hasil Pemeriksaan Seluruh Dana DOK Periode ……………………….. KPMD dll) Kegiatan Micro (dirinci) Pajak & Adm Bank DOK perenc Pajak & Adm Bank Pelmas Pajak & Adm Bank Micro Pengeluaran lainnya Total Pengeluaran Xxxx Xxxx Xxxx Xxxx Xxxx Xxxx Xxxx + Xxxx - Saldo ((Saldo Awal +Total Penerimaan) .d. KPMD dll) Kegiatan Pelat Masy (UPK. BPUPK.. Saldo Awal (Periode sebelumnya) PENERIMAAN Transfer KPPN DOK Perenc Transfer KPPN DOK Pelmas Transfer KPPN DOK Micro Transfer lainnya Bunga Bank DOK Perenc Bunga Bank DOK Pelmas Bunga Bank DOK Micro Penerimaan Lain-lain Total Penerimaan Xxxx Xxxx Xxxx Xxxx Xxxx Xxxx Xxxx Xxxx Xxxx + Xxxx Xxxx + PENGELUARAN Kegiatan Perencanaan (MAD Sos.s. ………………………. PL.

..............PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MANDIRI PERDESAAN Hasil Pemeriksaan Rekening dan Kas DOK Saldo Rekening DOK Perenc No. Total uang tunai (cash on hand) DOK Perenc ------Total uang tunai (cash on hand) DOK Pelmas -----Total Uang Tunai (Cash on hand) DOK Micro Rp xxxxx Rp xxxxx Rp xxxxx Rp xxxxx Rp xxxxx Rpxxxxx + Jumlah Total Rpxxxxx (B) Panduan Audit Internal Page 89 .... Saldo Rek DOK Pelmas No rek ……………………… Saldo Rek DOK Micro No rek ………………………... Rek.....

pemeriksaan dan evaluasi terhadap mekanisme pengelolaan.PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MANDIRI PERDESAAN BAGIAN VI PANDUAN PELAKSANAAN AUDIT DANA BERGULIR A. pelaporan kegiatan dana bergulir dan pemahaman fasilitator pada Fasilitasi kelompok. Pengelolaan Pinjaman Bermasalah dan pengembangan Jaringan serta Penilaian UPK. penentuan wilayah perguliran. serta pemeriksaan ada tidaknya tindakan penyalahgunaan dana/korupsi. B. kelembagaan UPK. agar pelestarian program dapat dilakukan secara berkelanjutan sesuai dengan tujuannya. 2) Untuk memastikan bahwa pola perguliran yang dijalankan telah efektif dan sesuai dengan cakupan wilayah serta berpedoman pada prinsip-prinsip PNPM MP. maka audit Audit Dana Bergulir perlu dilakukan secara rutin/periodik. pelaporan. semakin sering dilakukan semakin baik karena tindakan penyalahgunaan dana dapat diantisipasi sedini mungkin. efektifitas perguliran. bahwa sistem pengendalian Dana Bergulir dilakukan melalui pemantauan. Panduan Audit Internal Page 90 . 3) Untuk mengetahui bahwa pengelolaan dana bergulir telah diarahkan pada upaya pelestarian dan pengembangan permodalan usaha yang berasal dari dana program sebelumnya (PPK dan PNPM – Mandiri Perdesaan) yang sesuai dengan tujuan program sebelumnya (PPK dan PNPM – Mandiri Perdesaan). Tujuan 1) Untuk memastikan bahwa mekanisme pengelolaan dana bergulir telah mengikuti dasar-dasar dan aturan pokok perguliran sesuai ketentuan. Latar Belakang Berdasarkan Petunjuk Teknis Operasional PNPM MP khususnya penjelasan X mengenai Pengelolaan Dana Bergulir. Dalam memberikan penilaian dan rekomendasi terhadap kualitas pengelolaan dana bergulir oleh UPK.

C. penetapan Daftar Tunggu Kellompok. (sudah sesuai dengan Pengajuan Usulan Pinjaman Kelompok.PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MANDIRI PERDESAAN 4) Memastikan kelembagaan UPK (dan lembaga pendukung lainnya) sebagai pengelola dana bergulir yang mengacu pada tujuan program secara akuntabel. Semua perangkat itu tetap berpedoman pada prinsipprinsip PNPM MP. transparan dan berkelanjutan. 6) Penetapan persyaratan mengacu pada ketentuan: adanya Persyaratan Kelompok. aturan perguliran. 4) Ketentuan pendanaan mengacu kepada AD/ART. jadwal angsuran dengan sumber dana bergulir mengacu pada fungsi kelompok. SK Bupati atau Perda. pelestarian kelembagaan (sasaran tetap kelompok bukan individu. Panduan Audit Internal Page 91 . 5) Tahapan pengelolaan dana bergulir mengacu pada mekanisme pendanaan dana bergulir. SOP yang disepakati dan PTO Penjelasan X tentang Pengelolaan Dana Bergulir. pelestarian prinsip PNPM MP. Verifikasi oleh Tim Verifikasi dan Keputusan Pendanaan). Parameter 1) UPK telah menerima dan memahami PTO Penjelasan X Pengelolaan Dana bergulir. 6) Untuk memastikan telah dilakukan upaya penanganan terhadap pinjaman bermasalah (bila ada pinjaman bermasalah). terhadap mekanisme perguliran yang didasarkan pada pelestarian kegiatan pinjaman (tersedianya dana pinjaman produktif dan berkembang). penentuan jasa pinjaman. 3) BKAD dan UPK telah mempunyai perangkat dalam upaya penguatan kelembagaan berkaitan dengan aspek hukum. seperti AD/ART dan juga SOP UPK yang sudah disahkan oleh MAD dan melalui proses notarial. ada verifikasi. Jangka waktu pinjaman. serta pengembangan kelompok (berkaitan dengan pola angsuran). 2) UPK telah memiliki aturan dan prosedur yang telah disepakati dalam MAD. Evaluasi Singkat Usulan Pinjaman oleh UPK. dll). 5) Memastikan sasaran program sesuai dengan jenis dan fungsi kelompoknya.

14) Kelembagaan pengelolaan sudah mengacu pada penjelasan yang ada. tingkat pengembalian serta cakupan dan kondisi wilayah. oleh UPK. 18) Adanya penanganan dan penyehatan pinjaman bermasalah yang sesuai dengan ketentuan. Rencana Anggaran Pendapatan dan biaya UPK (RAPB). estimasi pendapatan jasa pinjaman . Rencana Perguliran. 11) Ketentuan pendanaan kelembagaan pendukung UPK mengacu pada ketentuan yang berlaku (PTO dan SOP UPK).PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MANDIRI PERDESAAN 7) Pola perguliran yang ada telah disepakati dalam MAD. ketersediaan dana dan mengacu kepada batasan maksimal 75 % dari pendapatan UPK. Cash Flow. 19) Adanya kegiatan Pengembangan Jaringan. 17) Adanya kegiatan fasilitasi kelompok yang sesuai dengan ketentuan. pendapatan dan biaya (RAPB. 10) Penggunaan Surplus Operasional UPK tahunan setelah mempertimbangkan risiko pinjaman (sesuai dengan Laporan Kolektibilitas) mengacu pada ketentuan yang berlaku. format dan fungsinya. 12) Ketentuan Penghapusan Pinjaman diatur sesuai dengan jenis dan syarat penghapusan pinjaman. Dalam rencana kerja berisi rencana kegiatan dan Perencanaan Keuangan termasuk perencanaan Perguliran) 9) Ketentuan pendanaan operasional UPK berdasarkan pada kewajaran. sudah sesuai dengan tujuan. yaitu Neraca Microfinance dan Laporan Rugi/Laba. 13) Pengelolaan Hadiah Bank sesuai dengan ketentuan dalam SOP UPK dan penjelasan X. Cash Flow. telah mempertimbangkan hasil pemetaan kelompok. Rencana Panduan Audit Internal Page 92 . 8) UPK pada setiap tahun anggaran telah memiliki rencana kerja dan membuat Laporan pertanggungjawaban kepada BKAD atau MAD. 15) Adanya Konsistensi dan keakuratan atas Laporan Dana Bergulir 16) Adanya konsistensi dan keakuratan atas Laporan Keuangan khusus kegiatan Dana Bergulir.

apakah ada di atas atau di bawahnya. D. 61 – 75 cukup memadai (CM)...PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MANDIRI PERDESAAN 20) Adanya penilaian UPK dengan tujuan evaluasi kondisi UPK dalam melakukan pengelolaan keuangan dan pengelolaan dana bergulir. terlebih dahulu ditentukan lokasi kecamatan yang akan dijadikan benchmark/tolok ukur dalam fokus audit pengelolaan dana bergulir ini.. yang berupa Pemetaan UPK dan Penilaian kesehatan UPK sesuai dengan mekanisme program. 51 – 60 = kurang memadai (KM).. ----------------------------------------------------------------------------------Kabupaten Kecamatan Desa : : : Panduan Audit Internal Page 93 . Kesimpulan akhir dari hasil penilaian terhadap suatu kegiatan merupakan nilai rata-rata dari keseluruhan parameter yang dinilai yang disampaikan secara kuantitatif dan disertai dengan penilaian secara kualitatif. PENILAIAN PENGELOLAAN DANA BERGULIR PNPM MANDIRI PERDESAAN TAHUN ANGGARAN . Untuk memberikan penilaian terhadap paramater-paramater dalam fokus audit pengelolaan dana bergulir. Langkah Kerja Langkah kerja merupakan hal-hal yang perlu dilakukan dalam rangka melakukan penilaian terhadap pengelolaan dana bergulir sesuai dengan parameter yang telah ditentukan di atas.. 76 – 90 = memadai (M) dan 91 – 100 = sangat memadai (SM).... Penilaian dilakukan secara kuantitatif (angka) dengan range score antara 0 – 50 = tidak memadai (TM).. Tolok ukur ini untuk selanjutnya dapat dijadikan sebagai pembanding dalam menilai lokasi kecamatan lainnya.

3. (Misalnya : Pendanaan tidak diperbolehkan kepada individu tetapi kelompok) Periksa dan Pastikan apakah tahapan pengelolaan pendanaan dana bergulir mengacu pada mekanisme. seperti AD/ART dan juga SOP UPK yang sudah disahkan oleh MAD dan melalui proses SK Bupati atau Perda. Panduan Audit Internal Page 94 . melalui proses verifikasi oleh Tim Verifikasi. 1. Periksa dan pastikan. Pastikan apakah Ketentuan pendanaan dana bergulir mengacu kepada AD/ART. Semua perangkat itu tetap berpedoman pada prinsip-prinsip PNPM MP. 5. disalurkan pada kelompok. apakah telah mengikuti dasar-dasar dan aturan pokok perguliran (sesuai dengan prinsip PNPM MP. 4. pola angsuran kelompok). Evaluasi Singkat Usulan Pinjaman oleh UPK. Verifikasi oleh Tim Catatan Temuan T K C S M M M M M 2. Periksa dan Pastikan apakah BKAD dan UPK telah mempunyai perangkat dalam upaya penguatan kelembagaan berkaitan dengan aspek hukum. Pelajari poin-poin yang ada dalam aturan tersebut. URAIAN KEGIATAN Pastikan apakah UPK telah menerima dan memahami PTO Penjelasan X. (sudah sesuai dengan Pengajuan Usulan Pinjaman Kelompok.PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MANDIRI PERDESAAN No. aturan perguliran dan SOP yang disepakati dan PTO Penjelasan X tentang Pengelolaan Dana Bergulir. apakah UPK telah mempunyai aturan dan prosedur perguliran baik secara tertulis maupun tidak yang telah disepakati dalam MAD.

Rencana Perguliran) Periksa dan pastikan apakah ketentuan pendanaan operasional UPK berdasarkan pada kewajaran. Panduan Audit Internal Page 95 . tingkat pengembalian serta cakupan dan kondisi wilayah UPK pada setiap tahun anggaran telah memiliki rencana kerja dan membuat Laporan pertanggungjawaban kepada BKAD atau MAD. Periksa dan Pastikan persyaratan pendanaan sudah mengacu pada ketentuan: adanya Persyaratan Kelompok. Rencana Anggaran Pendapatan dan biaya UPK (RAPB). Cash Flow. Rencana Perguliran. Jangka waktu pinjaman. ketersediaan dana dan mengacu kepada batasan maksimal 75 % dari pendapatan UPK. jadwal angsuran dengan sumber dana bergulir mengacu pada fungsi kelompok. Dalam rencana kerja berisi rencana kegiatan dan Perencanaan Keuangan termasuk perencanaan pendapatan dan biaya (RAPB. penentuan jasa pinjaman. 6. Cash Flow. estimasi pendapatan jasa pinjaman . oleh UPK. 10. Periksa dan pastikan apakah penggunaan Surplus Operasional UPK tahunan setelah mempertimbangkan risiko pinjaman (sesuai dengan Laporan Kolektibilitas) mengacu pada ketentuan yang berlaku. Misal : .Penambahan Modal minimal 50 % dari surplus tahunan setelah 7. telah mempertimbangkan hasil pemetaan kelompok. 8. 9.PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MANDIRI PERDESAAN Verifikasi dan Keputusan Pendanaan). penetapan Daftar Tunggu Kelompok. Tanyakan kepada UPK dan FK apakah pola perguliran yang ada telah disepakati dalam MAD.

memperhitungkan resiok Pinjaman. .Pendananan Tim Penyehatan Pinjaman maksimal 2 % dari nilai tunggakan di atas 6 bulan yang berhasil ditagih dan dibebankan pada biaya lain-lain. Misalnya : .Bonus Pengurus UPK maksimal yang lebih rendah daripada 5 % dari surplus atau maksimal 2 kali honor/insentif yang diterima setiap bulan.Pendanaan pemberian IPTW (Insentif Pengembalian Tepat Waktu) dapat diberikan untuk pengembangan permodalan kelompok bukan untuk individu pengurus kelompok atau bukan untuk jasa penagihan. . Pendanaan ini diberikan setelah kelompok melunasi Panduan Audit Internal Page 96 . .5 % dari dana yang akan digulirkan dan dibebankan pada biaya lain-lain.Pengembangan kelembagaan yang mencakup penguatan status kelembagaan dan peningkatan kapasitas pelaku masyarakat maksimal maksimal 10% dari surplus tahunan.Pendanaan Badan Pengawas UPK maksimal 5 % dari anggaran biaya tahunan UPK dan diberikan pada saat pelaksanaan Pengawasan UPK dan bukan bersifat insentif bulanan.PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MANDIRI PERDESAAN 11. . .Bantuan Langsung RTM minimal 15 % dari surplus tahunan.Pendanaan Tim Verifikasi Perguliran maksimal 0. . (Bagi UPK yang belum melakukan tutup buku secara tahunan tidak diperkenankan melakukan pembagian Surplus Operasional) Periksa dan pastikan apakah Ketentuan pendanaan kelembagaan pendukung UPK mengacu pada ketentuan yang berlaku (PTO dan SOP UPK).

Periksa apakah pengelolaan Hadiah Bank sesuai dengan ketentuan dalam SOP UPK dan PTO penjelasan X Pengelolaan Dana Bergulir. monitoring dan evaluasi untuk pengelolaan dana bergulir menemukan yang hal-hal tidak sesuai dengan ketentuan program atau mengancam pelestarian (contoh : penghentian operasional sementara sampai ada upaya perbaikan yang sesuai ketentuan program. PUPK. baik kepada masyarakat. Panduan Audit Internal Page 97 . 13. Verifikasi dan validasi konsistensi dan keakuratan antar jenis laporan dan administrasi 14. maupun pemerintah daerah. . Dsb. Apakah Pengendalian kelembagaan sudah berjalan mengacu pada penjelasan yang ada.PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MANDIRI PERDESAAN 12. misal : Apakah ada rekomendasi-rekomendasi yang mengarah kepada perbaikan dari fasilitator (kecamatan dan kabupaten). provinsi) di mana dalam melakukan supervisi. atau penggantian pengurus UPK). seluruh kewajiban secara tepat waktu. dan tim koordinasi (kabupaten.Apakah ada fasilitasi dari fasilitator kepada pemerintah daerah untuk melakukan perlindungan aturan/ ketentuan sesuai dengan program yang telah dibuat oleh masyarakat melalui perangkat peraturan yang dibuat oleh pemerintah daerah. . 15.Dll Periksa dan pastikan apakah ketentuan Penghapusan Pinjaman diatur sesuai dengan jenis dan syarat penghapusan pinjaman.

PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MANDIRI PERDESAAN 16. 21. berkaitan adanya pinjaman bermasalah. yaitu Neraca Microfinance dan Laporan Rugi/Laba. Verifikasi dan validasi kartu pinjaman dengan kelompok peminjam. Tanyakan ke UPK apakah telah dilakukan upaya-upaya penanganan yang tepat. yang merupakan forum pelaku UPK untuk tujuan penguatan dan 17. Verifikasi dan validasi ke kelompok tentang jumlah pinjaman. penyetoran ke rekening pengembalian sesuai dengan catatan buku kas. Misalnya : transaksi pengambilan rekening sesuai dengan realisasi pencairan ke kelompok. format dan fungsinya. Periksa dan pastikan konsistensi dan keakuratan atas Laporan Keuangan khusus kegiatan Dana Bergulir. mekanisme perguliran. sudah sesuai dengan tujuan. Apakah telah ada asosiasi UPK di kabupaten / provinsi. 20. Verifikasi dan validasi antara buku pengembalian dengan kartu pinjaman kelompok. permasalahan. besaran jasa pinjaman. antara buku kas dan buku bank. Verifikasi dan validasi antara rekening bank dan administrasi lainnya. 19. rencana penyehatan. identifikasi kelompok dan pengkategorisasian permasalahan kelompok. 22. Verifikasi dan validasi kelompok pinjaman bermasalah berkaitan dengan jumlah pinjaman. Kemudian penentuan pola penyehatan yang tepat. 18. seperti pembentukan Tim Penyehatan. 24. Lakukan penilaian bapakah terjadi fasilitasi Pengembangan Jaringan. 23. Panduan Audit Internal Page 98 . dsb.

juga dapat dibuat penilaian kualitatif berdasarkan penilaian dari pemeriksa/auditor yang kemudian dibuat beberapa catatan atau rekomendasi. Buat Kesimpulan Hasil Penilaian atas Pengelolaan Dana Bergulir. selain secara kuantitatif dengan menggunakan angka sehingga suatu pengelolaan dana bergulir di kecamatan tertentu mendapat penilaian sangat memadai. dengan rumusan : Total nilai dari parameter 1 . yang berupa Pemetaan UPK dan Penilaian kesehatan UPK sesuai dengan mekanisme program. memadai. Kesimpulan hasil penilaian terhadap pengelolaan dana bergulir di suatu kecamatan merupakan nilai rata-rata dari seluruh parameter yang dinilai.PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MANDIRI PERDESAAN pengembangan aspek teknis pengelolaan usaha. Periksa apakah telah dilakukan penilaian UPK dengan tujuan evaluasi kondisi UPK dalam melakukan pengelolaan keuangan dan pengelolaan dana bergulir. namun bukan aspek kebijakan yang merupakan kewenangan BKAD atau MAD. Panduan Audit Internal Page 99 . 25. PEMERIKSAAN DANA-DANA Selain parameter-parameter tersebut di atas. kurang memadai atau tidak memadai. dalam melakukan audit atas pengelolaan Dana bergulir perlu dilakukan pemeriksaan untuk memastikan tidak adanya indikasi penyalahgunaan dana. = E. cukup memadai.25 25 Hasil penilaian ini. pemeriksaan dana dapat dilakukan dengan menggunakan instumen di bawah ini. Selain rekonsiliasi rekening.

Kabupaten Kecamatan : : Saldo Awal (Periode sebelumnya) PENERIMAAN Pengembalian Pokok Pengembalian Jasa Bunga rekening Penerimaan Lain-lain * Total Penerimaan PENGELUARAN Perguliran Transfer ke Rek. Rek. Operasional Pajak dan Adm.Total Pengeluaran) Panduan Audit Internal Page 100 .PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MANDIRI PERDESAAN Instrumen ini memudahkan untuk dilakukan pemeriksaan secara periodik dan lebih rutin. Dengan adanya pembatasan periode keuangan yang diperiksa maka baik akumulasi penerimaan maupun akumulasi pengeluaran dapat dibatasi sesuai dengan kebutuhan periode mana yang akan diperiksa. Saldo hasil pemeriksaan dana pada periode tertentu dapat dijadikan saldo awal pada pemeriksaan berikutnya dan demikian seterusnya. Pengeluaran lain-lain * Total Pengeluaran xxxx xxxx xxxx xxxx + Xxxx Xxxx Xxxx + xxxx xxxx xxxx xxxx + Xxxx xxxx (A) - Saldo ((Saldo Awal +Total Penerimaan) .

Hasil Pemeriksaan Rekening dan Kas SPP Saldo Rekening No.. Hal ini bisa juga mengindikasikan adanya penyalahgunaan dana atau adanya pengeluaranpengeluaran yang belum dapat dipertanggungjawabkan..........” Panduan Audit Internal Page 101 ...... Selisih ini biasanya tidak mengindikasikan penyalahgunaan dana tapi lebih pada kesalahan pencatatan karena tidak tertibnya pencatatan transaksi...  (A) < (B).. Setelah dilakukan klarifikasi terhadap UPK........PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MANDIRI PERDESAAN HASIL PEMERIKSAAN DANA BERGULIR (SPP) PNPM MANDIRI PERDESAAN PERIODE .. Hal ini menunjukkan tidak ada selisih dana...... Total Uang Tunai (Cash on hand) SPP Jumlah Total Rp Rp Rp xxxx xxxx + xxxx (B) Kesimpulan hasil pemeriksaan :  Saldo hasil pemeriksaan dana harus sama dengan saldo hasil pemeriksaan terhadap rekening dan uang kas : (A) = (B)........ terdapat selisih dana yang kemungkinan diakibatkan oleh kelebihan catat penerimaan atau kekurangan catat biaya. Sehingga berdasarkan hasil perhitungan dana dapat disimpulkan tidak ada penyalahgunaan dana.... Misalnya : ”Terdapat selisih dana pada dana SPP dimana saldo hasil pemeriksaan dana tidak sama dengan hasil pemeriksaan rekening dan kas SPP....  (A) > (B).......... penyebabnya adalah. Penyebabnya bisa karena pengeluaran itu tidak prosedural atau lainnya...... . terdapat selisih dana yang kemungkinan diakibatkan oleh kekurangan catat penerimaan atau kekurangan catat biaya. Rek...

PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MANDIRI PERDESAAN HASIL PEMERIKSAAN DANA BERGULIR (UEP) PNPM MANDIRI PERDESAAN PERIODE ..Total Pengeluaran) xxxx (A) Panduan Audit Internal Page 102 . UEP Pengeluaran lain-lain * Total Pengeluaran xxxx xxxx xxxx xxxx + xxxx - Saldo ((Saldo Awal +Total Penerimaan) ..... Operasional Pajak dan Adm... Kabupaten Kecamatan : : Saldo Awal (Periode sebelumnya) PENERIMAAN Pengembalian Pokok Pengembalian Jasa UEP Bunga rekening UEP Penerimaan Lain-lain * Total Penerimaan xxxx xxxx xxxx xxxx + xxxx xxxx xxxx + PENGELUARAN Perguliran Transfer ke Rek.. Rek..

Sehingga berdasarkan hasil perhitungan dana dapat disimpulkan tidak ada penyalahgunaan dana........ penyebabnya adalah. Hal ini bisa juga mengindikasikan adanya penyalahgunaan dana atau adanya pengeluaranpengeluaran yang belum dapat dipertanggungjawabkan.......... Total Uang Tunai (Cash on hand) UEP Rp xxxx Rp xxxx + Jumlah Total Rp xxxx (B) Kesimpulan hasil pemeriksaan :  Saldo hasil pemeriksaan dana harus sama dengan saldo hasil pemeriksaan terhadap rekening dan uang kas : (A) = (B)..PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MANDIRI PERDESAAN Hasil Pemeriksaan Rekening dan Kas UEP Saldo Rekening UEP No.....  (A) < (B).” Panduan Audit Internal Page 103 ......... Penyebabnya bisa karena pengeluaran itu tidak prosedural atau lainnya..... terdapat selisih dana yang kemungkinan diakibatkan oleh kekurangan catat penerimaan atau kekurangan catat biaya.. terdapat selisih dana yang kemungkinan diakibatkan oleh kelebihan catat penerimaan atau kekurangan catat biaya.......... ....... Misalnya : ”Terdapat selisih dana pada dana UEP dimana saldo hasil pemeriksaan dana tidak sama dengan hasil pemeriksaan rekening dan kas UEP. Hal ini menunjukkan tidak ada selisih dana.  (A) > (B). Selisih ini biasanya tidak mengindikasikan penyalahgunaan dana tapi lebih pada kesalahan pencatatan karena tidak tertibnya pencatatan transaksi. Rek.. Setelah dilakukan klarifikasi terhadap UPK.

laporan dikelola secara tertib. jumlah/volumenya dan kualitasnya. 3) Untuk memastikan bahwa proses pelelangan telah memenuhi persyaratan PTO/Penjelasan PTO. 2) Untuk memastikan bahwa jenis bahan atau material tidak termasuk komponen yang dapat merusak lingkungan atau daftar larangan dari pemerintah. Tujuan Audit 1) Untuk memastikan bahwa proses pengadaan barang dan jasa oleh masyarakat : a) Sesuai dengan RAB kebutuhan baik jenis. akuntabel dan transparan. b) Kewajaran harga barang dan jasa pada lokasi setempat. 6) Untuk memastikan bahwa administrasi. dokumentasi. d) Proses pengadaaan sesuai dengan ketentuan. c) Telah direncanakan dan disepakati sesuai dengan kebutuhan.PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MANDIRI PERDESAAN BAGIAN VII PANDUAN PELAKSANAAN AUDIT PROSES PENGADAAN BARANG/JASA A. e) Jika dilakukan pelelangan dipastikan supplier yang telah memenuhi syarat ketentuan dan bukan hanya bersifat broker atau perantara. Ruang Lingkup Audit Audit meliputi pemeriksaan dan penilaian terhadap proses pengadaan barang dan jasa oleh masyarakat yang mencakup : Panduan Audit Internal Page 104 . 7) Untuk memastikan bahwa supplier atau pemenang lelang telah memenuhi kontrak dengan baik. B. 5) Untuk memastikan bahwa proses pengadaan transparan dan melibatkan sebanyak mungkin masyarakat dan supplier. 4) Untuk memastikan dalam proses pelelangan telah dibentuk Panitia Pelelangan yang mempunyai legitimasi.

sarana prasarana. 7) Pemasok memenuhi kontrak. 2) Pengadaan barang dan jasa dengan nilai di bawah 15 juta. 8) Administrasi dan dokumen dikelola secara akuntabel. D.PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MANDIRI PERDESAAN 1) Pengadaan barang dan jasa untuk semua jenis kegiatan yang memerlukan proses pengadaan (pendidikan. 5) Kewajaran harga barang dan jasa pada lokasi. 6) Pemasok adalah supplier bukan broker atau perantara. kesehatan. 2) Barang/bahan/alat dan jasa sesuai dengan RAB dan memenuhi standart kualitas yang ditetapkan. 3) Pengadaan barang dan jasa di atas 15 juta rupiah. Tahapan Pemeriksaan 1) Meminta dokumen pendukung pemeriksaan : a) SPC dan seluruh RAB pada siklus b) Seluruh Dokumen Pelelangan di UPK c) Daftar Harga Satuan d) Daftar pengurus TPK untuk sampling audit e) Dokumen pendukung lainnya. C. 4) Proses pelelangan memenuhi ketentuan PTO. f) Fasilitator Kecamatan/Teknik Panduan Audit Internal Page 105 . 4) Pemeriksaan keuangan untuk mengetahui ada tidaknya indikasi penyalahgunaan dana. Parameter 1) Pelaku program memahami aturan pengadaan dan pelelangan . 2) Menentukan responden audit : a) Pengurus TPK b) Supplier c) Tim lelang d) Kader/KMPD e) Masyarakat penerima manfaat. 3) Proses pengadaan transparan dan melibatkan masyarakat sebanyak mungkin. dll).

Tolok ukur ini untuk selanjutnya dapat dijadikan sebagai pembanding dalam menilai lokasi/kecamatan/desa lainnya. Penilaian dilakukan secara kuantitatif (angka) dengan range score antara 0 – 50 = tidak memadai (TM). wawancara dengan pelaku program. Untuk memberikan penilaian terhadap paramater-paramater dalam fokus audit proses pengadaan barang dan jasa. 6) Menghitung nilai pengadaan yang dilakukan melalui proses pelelangan. adanya intervensi yang negatif terhadap proses pengadaan dan pelelangan. E. validasi. 3) Melakukan interview tentang praktek pengadaan dan pelelangan yang dilakukan di kecamatan dengan FK/FT dan UPK. 61 – 75 cukup memadai (CM). seperti Indikasi mark-up. 4) Memeriksa RAB. 8) Melakukan proses audit melalui pemeriksaan dokumen. pemotongan dana. 5) Memeriksa dokumen pengadaan barang dan jasa di UPK pada pelaksanaan siklus tertentu kemudian menjumlahkan nilai pengadaan yang dilakukan dengan pelelangan. adanya broker yang menjadi pemasok. verifikasi . 51 – 60 = kurang memadai (KM). adanya permintaan dana oleh pihak lain yang tidak ada hubungan dengan pengadaan. 76 – 90 = memadai (M) dan 91 – 100 = sangat memadai (SM). dsb.PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MANDIRI PERDESAAN g) Pendamping Lokal h) Pengurus UPK. Langkah Kerja Langkah kerja merupakan hal-hal yang perlu dilakukan dalam rangka melakukan penilaian terhadap proses pengadaan barang dan jasa sesuai dengan parameter yang telah ditentukan di atas. terlebih dahulu ditentukan lokasi/kecamatan/desa yang akan dijadikan benchmark/tolok ukur dalam fokus audit proses pengadaan barang dan jasa ini. apakah Panduan Audit Internal Page 106 . supplier. 7) Menentukan sejumlah TPK yang akan dilakukan sampling audit pelelangan dengan ketentuan minimal 50 % nilai pelelangan. 9) Pemeriksaan-pemeriksaan khusus.

PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MANDIRI PERDESAAN ada di atas atau di bawahnya. No. b) Melakukan wawancara/verifikasi dengan pengurus UPK tentang proses pengadaan. c) Memeriksa dokumen berita acara keputusan/keputusan tentang Tim Penerima Barang/bahan/alat dan jasa. 1. URAIAN KEGIATAN Pemahaman Pelaku Program : a) Melakukan wawancara/verifikasi dengan FK/FT tentang proses pengadaan. e) Melakukan sampling verifikasi atau validasi kualitas barang/bahan/alat dan jasa yang diterima dengan standar kualitas yang telah ditetapkan. c) Melakukan wawancara/verifikasi dengan Pendamping Lokal tentang proses pengadaan. d) Melakukan wawancara/verifikasi dengan KPMD tentang proses pengadaan a) Melakukan pemeriksaan daftar barang/bahan/alat dan jasa sesuai dengan RAB. Panduan Audit Internal Page 107 . Kesimpulan akhir dari hasil penilaian terhadap suatu kegiatan merupakan nilai rata-rata dari keseluruhan parameter yang dinilai yang disampaikan secara kuantitatif dan disertai dengan penilaian secara kualitatif. d) Memeriksa tanda terima realisasi pengadaan barang/bahan/alat dan jasa sesuai dengan jumlah/unit/volumre dan jenis sesuai dengan pesanan atau kontrak. b) Memeriksa komponen barang/bahan/alat dan jasa dalam RAB. 3. a) Melakukan pemeriksaan proses pengadaan yang transparan dan Catatan Temuan T K C S M M M M M 2.

Memeriksa adanya pemberitahuan atau pengumuman kepada masyarakat yang memungkinkan masyarakat sebanyak mungkin mengetahaui tentang kebutuhan barang/bahan/alat dan jasa.PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MANDIRI PERDESAAN No. Memeriksa pengumuman tentang adanya pelelangan secara terbuka kepada masyarakat yang menjamin dapat diakses dengan mudah oleh Catatan Temuan T K C S M M M M M b) c) d) e) f) g) 4. Minimal ada 3 harga pembanding. Berita Acara atau notulensi pertemuan tentang keputusan pengadaan barang/bahan/alat dan jasa dilakukan pelelangan. Proses pelelangan memenuhi ketentuan PTO. Memeriksa dokumen tentang panitia/Tim lelang. Memeriksa berita acara atau notulensi pertemuan tentang keputusan cara pengadaan berdasarkan RAB. Memeriksa Pola Pelelangan. Memeriksa dokumen hasil survey harga dan survey supplier/pemasok untuk nilai barang/jasa di bawah 15 juta. media. URAIAN KEGIATAN melibatkan masyarakat sebanyak mungkin. dan lokasi untuk pemberitahuan atau pengumuman kepada masyarakat tentang kebutuhan barang/bahan/alat dan jasa.15 Juta. Memeriksa berita acara Rencana Pengadaan Memeriksa ketaatan terhadap ketentuan pengadaan dikaitkan dengan nilai batasan Rp. a) b) c) d) e) Panduan Audit Internal Page 108 . Memeriksa kewajaran/kesesuaian tentang waktu.

Memeriksa daftar hadir calon atau daftar calon pemasok yang telah mengambil Paket Dokumen Lelang. Memeriksa dokumen Surat Penawaran dari calon pemasok atau supplier.PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MANDIRI PERDESAAN No. denda keterlambatan penyerahan/pekerjaan. Memeriksa pengumuman pemenang lelang. KPMD. Memeriksa dokumen/berita acara proses keputusan/penetapan pemenang lelang. a) b) c) d) Panduan Audit Internal Page 109 . Memeriksa kontrak antara TPK dan Supplier telah memuat satuan. nilai kontrak. Memeriksa kewajaran nilai atau harga pemenang lelang dibandingkan dengan daftar harga satuan dan RAB. Melakukan verifikasi dan validasi pemenang lelang adalah supplier/pemasok yang telah mengambil Paket Dokumen Lelang dan menghadiri dalam pertemuanpertemuan lelang. dsb. Kewajaran harga pemasok/pemenang lelang. Memeriksa Paket Dokumen Pelelangan. Memeriksa harga penawaran peserta lelang Memeriksa harga pemasok/pemenang lelang Catatan Temuan T K C S M M M M M f) g) h) i) j) k) l) m) n) o) 5. Memeriksa hasil survey harga satuan. jadwal penyerahan. Melakukan verifikasi proses pelelangan dengan TPK. PL. URAIAN KEGIATAN masyarakat. dan sanksi tegas yang menguntungkan masyarakat. Memeriksa realisasi kontrak supplier.

d) 8. URAIAN KEGIATAN e) Memeriksa harga yang ada di kontrak f) Verifikasi dan validasi harga ke pemasok/pemenang lelang a) Status Pemasok adalah supplier/pemasok bukan broker atau perantara. 7. a) b) c) d) telah ditandatangani.PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MANDIRI PERDESAAN No. Administrasi dan dokumen pelelangan dikelola secara akuntabel. jika badan usaha atau badan hukum maka pengurus harus sesuai dengan yang menandatangai kontrak. Pemasok tidak berganti atau tidak men-sub-kan (memindah tangankan) kewajiban atas perjanjian/kontrak. c) Verifikasi kegiatan kesesuaian usaha dikaitkan dengan pasokan barang/bahan/alat dan jasa pada lokasi domisili pemasok. Panduan Audit Internal Page 110 . f) Memeriksa tanda terima pembayaran uang. Seluruh dokumen-dokumen proses lelang di kecamatan ada di UPK. Pemasok tidak mengganti kualitas dan kuantitas batang/bahan/alat dan jasa. b) Memeriksa dokumen identitas pemasok. Dokumen harga satuan dan daftar survey harga ada di UPK. Seluruh Administrasi dan dokumentasi tentang pengadaan/pelelangan masing-masing TPK ada di TPK. b) Pemasok menyelesaikan kontrak yang c) Catatan Temuan T K C S M M M M M 6. d) Memeriksa bukti/daftar pesanan. e) Memeriksa bukti penerimaan barang. a) Pemasok memenuhi kontrak.

e. Indikasi mark-up c. maka nilai total parameter tersebut merupakan nilai rata-rata dari keseluruhan point (Nilai total seluiruh point/jumlah point). f. memadai. Panduan Audit Internal Page 111 . juga dapat dibuat penilaian kualitatif berdasarkan penilaian dari pemeriksa/auditor yang kemudian dibuat beberapa catatan atau rekomendasi. Indikasi bahwa broker yang menjadi pemasok. Indikasi adanya intervensi yang negatif terhadap proses pengadaan dan pelelangan. Indikasi pemotongan dana. dengan rumusan : Nilai dari parameter 1 – 9 9 Bila dalam satu parameter terdapat beberapa point yang harus dijawab/dilakukan. Indikasi permintaan dana oleh pihak lain yang tidak ada hubungan dengan pengadaan.PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MANDIRI PERDESAAN No. kurang memadai atau tidak memadai. selain secara kuantitatif dengan menggunakan angka sehingga suatu proses pelaksanaan pengadaan dan pelelangan barang & jasa di kecamatan tertentu mendapat penilaian sangat memadai. Hasil penilaian ini. 9 URAIAN KEGIATAN Pemeriksaan-pemeriksaan khusus : b. cukup memadai. d. Buat Kesimpulan Hasil Penilaian atas Pengadaan Barang dan Jasa Catatan Temuan T K C S M M M M M Kesimpulan hasil penilaian terhadap proses pengadaan dan pelelangan barang dan jasa oleh masyarakat di suatu kecamatan merupakan nilai rata-rata dari seluruh parameter yang dinilai.

PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MANDIRI PERDESAAN Terhadap temuan pada pemeriksaan khusus maka dilakukan pelaporan dengan format tersendiri dan dilakukan verifikasi/konfirmasi/validasi yang memadai sehingga dapat menguatkan pada indikasi-indikasi pemeriksaan khusus. Panduan Audit Internal Page 112 .

3) Sudah tersusun rencana kerja dan sumber dana yang akan menjamin kelangsungan kegiatan pendidikan. Ruang Lingkup Audit Audit meliputi pemeriksaan dan penilaian terhadap proses pemeliharaan. 3. pemanfaat dan pelestarian yang mencakup : 1. pemanfatan dan pelestarian. Untuk mengetahui sejauh mana masyarakat bertanggung jawab untuk melaksanakan kegiatan pelestarian (pemeliharaan) atas hasil-hasil kegiatan PNPM MP B.PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MANDIRI PERDESAAN BAGIAN VIII PANDUAN PELAKSANAAN AUDIT PROSES PEMELIHARAAN. PEMANFAATAN DAN PELESTARIAN A. Untuk mengetahui sejauh mana hasil kegiatan PNPM MP baik dalam bentuk sarana prasarana maupun dalam bentuk kegiatan lainnya (Kesehatan. Tujuan Audit 1. Rencana Kerja Pemeliharaan dan sumber dananya. 2. Bidang Kesehatan Masyarakat Panduan Audit Internal Page 113 . Keberadaan Tim Pemelihara dan kinerjanya. 2. Pendidikan dan Pelatihan) bermanfaat bagi masyarakat penerima bantuan. 2) Kegiatan berjalan efektif dan memberikan banyak manfaat (nilai tambah) atau pening-katan skill khususnya bagi kelompok penerima bantuan atau masyarakat secara umum. Parameter Bidang Pendidikan Masyarakat 1) Kegiatan yang dilaksanakan sesuai dengan proposal yang diajukan dan telah disetujui dalam MAD. C. Proses pelaksanaan kegiatan pemeliharaan.

Pemanfaatan dan Pelestraian ini. terawat. Penilaian dilakukan secara kuantitatif (angka) dengan range score antara 0 – 50 = tidak memadai (TM). Tolok ukur ini untuk selanjutnya dapat dijadikan sebagai pembanding dalam menilai lokasi/kecamatan/desa lainnya. 3) Sudah tersusun Tim Pemelihara. rencana kerja dan sumber dana yang akan menjamin kelangsungan kegiatan pendidikan. Untuk memberikan penilaian terhadap paramater-paramater dalam fokus audit proses Pemeliharaan. apakah ada di atas atau di bawahnya. - Bidang Prasarana Masyarakat 1) Prasarana yang dibangun/kegiatan/bantuan memberikan manfaat kepada masyarakat luas secara optimal 2) Prasarana dalam kondisi baik. Kesimpulan akhir dari hasil penilaian terhadap suatu kegiatan merupakan nilai rata-rata dari Panduan Audit Internal Page 114 . 61 – 75 cukup memadai (CM). Pemanfaatan dan Pelestarian sesuai dengan parameter yang telah ditentukan di atas. Langkah Kerja Langkah kerja merupakan hal-hal yang perlu dilakukan dalam rangka melakukan penilaian terhadap proses Pemeliharaan. dan berfungsi optimal 3) FK dibantu oleh FD telah memberikan pelatihan pemeliharaan kepada masyarakat 4) Telah terbentuk organisasi pemeliharaan dan memiliki rencana kerja yang konkrit 5) Masyarakat terlibat secara aktif dalam proses pemeliharaan D. Pemanfaatan dan Pelestarian. 2) Kegiatan berjalan efektif dan memberikan banyak manfaat atau peningkatan derajat kesehatan bagi kelompok penerima bantuan / kegiatan.PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MANDIRI PERDESAAN 1) Kegiatan yang dilaksanakan sesuai dengan proposal yang diajukan dan telah disetujui dalam MAD. 76 – 90 = memadai (M) dan 91 – 100 = sangat memadai (SM). terlebih dahulu ditentukan lokasi/kecamatan/desa yang akan dijadikan benchmark/tolok ukur dalam fokus audit proses Pemeliharaan. 51 – 60 = kurang memadai (KM).

No. seperti kemudahan transportasi hasil pertanian dan akses pemasaran. Periksa apakah Fasilitator dibantu oleh FD telah melaksanakan pelatihan kepada masyarakat dalam hal pemeliharaan. apakah ada manfaat yang dirasakan. prasarana). Periksa apakah sudah terbentuk Tim Pemelihara. URAIAN KEGIATAN Catatan Temuan T K C S M M M M M 1. penambahan modal usaha dan peningkatan kapasitas serta pendapatan. Lakukan wawancara dengan pemanfaat langsung kegiatan (kesehatan. 3. Dalam acara tersebut masyarakat diberikan penjelasan mengenai kepentingan pemeliharaan dan teknik- Panduan Audit Internal Page 115 . Bagaimana perbandingannya dengan sebelum ada PNPM Mandiri Perdesaan. Rencana Kerja serta sumber dana untuk menjamin kelangsungan fungsi/kegiatan yang sebelumnya sudah didanai PNPM Mandiri Perdesaan. peningkatan derajat kesehatan masyarakat.PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MANDIRI PERDESAAN keseluruhan parameter yang dinilai yang disampaikan secara kuantitatif dan disertai dengan penilaian secara kualitatif. 2. Periksa apakah dalam setiap dokumen penyelesaian telah disediakan garis besar rencana pemeliharaan (wajib dilampirkan dalam SKMP) 4. 5. kelancaran proses belajar mengajar dan kegiatan pendidikan lainnya. pendidikan. Lakukan interview secara acak dengan anggota masyarakat untuk mengetahui apakah hasil kegiatan yang dilaksanakan betul-betul sesuai dengan keinginan masyarakat sehingga dapat dimanfaatkan.

7 7 Hasil penilaian ini.PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MANDIRI PERDESAAN No. Buatkan Kesimpulan Hasil penilaian atas kegiatan pemanfaatan dan pemeliharaan Kesimpulan hasil penilaian terhadap proses pemanfaatan dan pemeliharaan di suatu kecamatan merupakan nilai rata-rata dari seluruh parameter yang dinilai. URAIAN KEGIATAN teknik seperti teknik membuat inventarisasi masalah dan teknik memperbaikinya. dengan rumusan : Total nilai dari parameter 1 . Periksa apakah PjOK dilibatkan dalam rangka pemantauan dan pemeliharaan rutin 7. kurang memadai atau tidak memadai. memadai. Periksa apakah sarana/prasarana yang dibangun. 8. Catatan Temuan T K C S M M M M M 6. cukup memadai. Panduan Audit Internal Page 116 . selain secara kuantitatif dengan menggunakan angka sehingga suatu proses pemanfaatan dan pemeliharaan di kecamatan tertentu mendapat penilaian sangat memadai. juga dapat dibuat penilaian kualitatif berdasarkan penilaian dari pemeriksa/auditor yang kemudian dibuat beberapa catatan atau rekomendasi. kegiatan yang menunjang kualitas hidup masyarakat bidang pendidikan serta kesehatan masih berfungsi optimal dan terpelihara (kondisinya baik). Lakukan wawancara denga Tim Pemelihara yang terbentuk.

Oleh karenanya. semua pihak terkait harus melaksanakan Panduan Audit Internal ini sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Panduan Audit Internal Page 117 .PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MANDIRI PERDESAAN BAGIAN IX PENUTUP Panduan Audit Internal Pelaksanaan Program menjadi salah satu tolak ukur adanya upaya untuk mengimplementasikan prinsip akuntabilitas dalam pengelolaan Dana BLM PNPM Mandiri Perdesaan secara umum.

... Prosedur Pelaksanaan Audit Internal …………………………………....... Audit non-Keuangan ............ Panduan Pelaksanaan Audit Proses Pengadaan Barang dan Jasa ..................... Panduan Pelaksanaan Audit Proses Pemeliharaan.. D........... Temuan Audit …………………………………………………………… 2.... 2 C..................................... Pelaksanaan Audit Internal oleh Spesialis Internal Audit (NMC) ............ Audit Keuangan ...... Tujuan Umum Audit Proses Perencanaan ………………………… Ruang Lingkup Audit ………………………………………………………… Tujuan Khusus Audit ……………………………………………………… Parameter Penilaian Proses Perencanaan …...... Audit berkala/Reguler .................................... Jenis-Jenis Audit Internal .... Pelaksanaan Audit Internal oleh FMS/Korprov (RMC) ..................... 2 3................... Hasil Audit Internal ........ 2 D..... Pengertian Audit Internal ... 1................... Panduan Pelaksanaan Audit Pengelolaan Dana Bergulir 5.... B.. Audit Insidentil ........... Panduan Pelaksanaan Audit Keuangan Dana Bantuan Langsung Masyarakat ………………………………………………… 4........ 1....... 3 E.......................................... Audit Tujuan Khusus .... 12 1............ 3 1..... C......... Waktu Pelaksanaan Audit Internal dibedakan ...... A...................... Pelaporan Audit Internal …………………………………………………… 1..... 5 2.................. Sistematika Panduan Audit Internal Pelaksanaan Program ... B........... Latar Belakang …………………………………………………………………............................................ 9 4.................................. 4 1 1 3 3 3 3 4 4 BAGIAN II PROSUDER UMUM DAN PELAPORAN HASIL AUDIT …………………… A..... Evaluasi Proses Audit dan Hasil Tindak Lanjut ……………… C.... 4 6... Pemanfaatan Dan Pelestarian ……………………………………… F................. Laporan Audit Kabupaten …………………………………………… 2...................................................................................PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MANDIRI PERDESAAN DAFTAR ISI BAGIAN I PENDAHULUAN ……………………………………………………………………… A................. Laporan Audit Provinsi ………………………………………………… 3.. Penilaian / Audit atas Proses MAD Sosialisasi …………… 12 12 12 12 12 Panduan Audit Internal Page 118 ....... Panduan Pelaksanaan Audit Proses Perencanaan …………… 2...... 3....... Hasil Temuan Audit ………………………………………………………… 1........ Pengembangan Hasil Temuan Audit Internal ………………… 3.. 2 1... 2 2... Laporan Audit NMC …………………………………………………… 5 5 6 8 8 8 9 9 10 10 10 BAGIAN III PANDUAN PELAKSANAAN AUDIT PROSES PERENCANAAN ... Panduan Pelaksanaan Audit Proses Pelaksanaan Kegiatan 3......... Monitoring Rekomendasi dan Tindak lanjut Hasil Audit Internal ….............. 3 2...... Pelaksanaan Audit Internal oleh Fasilitator Kabupaten 7 B...........

..... Penilaian / Audit atas Musyawarah Antar Desa (MAD) Prioritas Usulan .. Parameter ………………………………………………………………… 2........................................... 4...... Penilaian /Audit atas Penggalian Gagasan ………... Langkah Kerja …………………………………………………………… E......………… 5... 16 6. Ruang Lingkup Audit ………………………………………………………… C...... Penilaian / Audit atas Proses Musyawarah Desa (Musdes) Sosialisasi ………………………………………………………………… 3...... 2...................................... 14 4.. Penialaian / Audit atas Musyawarah Antar Desa (MAD) Penetapan Usulan ... Tujuan Umum Audit ………………………………………………………… B........ Tujuan Umum Audit ………………………………………………………… Ruang Lingkup Audit ………………………………………………………… Tujuan Khusus Audit ………………………………………………………… Parameter Penilaian Proses Perencanaan …………………………… 1. 3......... 12.........PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MANDIRI PERDESAAN 2....... Penilaian / Audit atas Pelatihan Pelaku Tingkat Desa (KPMD dan TPK) ........... Audit Dana BLM Kegiatan ………………………………………………… 1. Penilaian / Audit atas Musyawarah desa Perencanaan …… 7.......................................... 19 10......... Penilaian / Audit atas Musyawarah Desa (Musdes) Informasi Hasil MAD .... Penilaian / Audit atas Penulisan Usulan Desa ………………… 8.. D..... Parameter …………………………………………………………………… 2..... B...... Audit Dana DOK Perencanaan ……….. Parameter …………………………………………………………………… 2. BAGIAN IV PANDUAN PELAKSANAAN AUDIT PROSES PELAKSANAAN KEGIATAN A.............................. Langkah Kerja …………………………………………………………… D. Penilaian / Audit atas Verifikasi …………………………………… 9....... Penilaian / Audit atas Proses Pelaksanaan Kegiatan Pendidikan ................... Penilaian / Audit atas Musyawarah Desa Khusus Perempuan ..………………………………… 1................. Langkah Kerja …………………………………………………………… 50 50 50 50 50 52 55 60 61 65 65 66 Panduan Audit Internal Page 119 .......... Audit Dana DOK Pelatihan Masyarakat ………………………………… 1............... Penilaian / Audit atas Pembuatan Rencana Pelaksanaan Kegiatan Dan Desain RAB …………………………………………… 11. 33 38 42 46 Penilaian / Audit atas Proses Pelaksanaan Kegiatan Kesehatan Masyarakat ………………………………………………… Penilaian / Audit atas Pelaksanaan Kegiatan Simpan Pinjam untuk Kelompok Perempuan …………………………… Penilaian / Audit atas Proses Pelaksanaan Kegiatan Bidang Sarana Prasarana Masyarakat …………………………… BAGIAN V PANDUAN PELAKSANAAN AUDIT KEUANGAN DANA BLM (BANTUAN LANGSUNG MASYARAKAT) ……………………………………… A....... 13........ C....... Penilaian / Audit Pengesahan Alokasi Bantuan oleh Camat dan Pengesahan Dokumen SPPB ……………………… Langkah Kerja ………………………………………………………………… 14 15 17 17 18 19 20 21 21 22 32 32 32 32 33 E..........

........ C.. 73 73 73 74 75 81 PANDUAN PELAKSANAAN AUDIT PROSES PENGADAAN BARANG / JASA .. E.. BAGIAN VII Latar Belakang ………………………………………………………………… Tujuan ……………………………………………. PENUTUP ………………………………………………………………………………… 100 Panduan Audit Internal Page 120 .... C.. Tujuan Audit …………………………………………………………………… Ruang Lingkup Audit ………………………………………………………… Parameter ………………………………………………………………………… Langkah Kerja ………………………………………………………………… 98 94 94 94 94 95 BAGIAN IX BAGIAN X FORMAT LAPORAN HASIL AUDIT INTERNAL……………………………….........PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MANDIRI PERDESAAN BAGIAN VI PANDUAN PELAKSANAAN AUDIT DANA BERGULIR …………………… A........ C... B. 86 86 86 87 87 88 Tujuan Audit ………………………………………………………………… Ruang Lingkup Audit ………………………………………………………… Parameter ……………………………………………………………………… Tahapan Pemeriksaan ……………………………………………………… Langkah Kerja ………………………………………………………………… BAGIAN VIII PANDUAN PELAKSANAAN AUDIT PROSES PEMELIHARAAN.... D.. A..………………………… A........ E. D..... PEMANFAATAN DAN PELESTARIAN …………….... B..... D..……………………………… Parameter ………………………………………………………………………… Langkah Kerja ………………………………………………………………… Pemeriksaan Dana ……………………………………………………………........ B........

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->