þ þ KESEMPURNAAN AJARAN ISLAM MENURUT MUHAMMADIYAH

Ahmad Sujino

berupa perinth-perintah dan larngan-larangan serta petunjuk untuk kebahagian dunia dn akhirat ( HPT hal 276 ) .Quran dan disebutkan dalm sunnah yang shahih ..ISLAM..? ‡ ‡ Agama Islam agama yang diturunkan Allah di dalam Al.

dengki. Warga Muhammadiyah harus memahami Islam secara utuh dan menyeluruh. 3. Ibadah: Segala cara dan upacara pengabdian yang bersifat ritual yang telah diperintahkan dan diatur cara-cara pelaksanaanya dalam al-Quran dan Sunnah Rasul seperti shalat. uququl walidain dan sebagainya (al akhlak al mazmumah). syukur. syaja ah dan sebagainya (akhlak al mahmudah) dan sombong. hubungan antar negra dan lain-lain . ketatanegaraan. takabbur. Akhlak : nilai dan pribadi baik dan buruk seperti sabar.? 1. para Malaikat.. perjanjian-perjanjian. Para Rasul. puasa. Hari Akhir dan Taqdir. zakat. riya. Mu amalah : Aspek kemasyarakatan yang mengatur pergaulan hidup manusia di atas bumi baik tentang harta benda. rohaniyah dan jasmaniah. tawakkal. birrul walidain. Secara garis besar ajaran Islam mencakup aspek : Aqidah : aspek keyakinan tentang Allah..MEMAHAMI ISLAM. 2. tidak secara parsial (juz-i) karena pemahanan yang parsial menyebabkan Islam tidak fungsional kaffah dalam kehidupannya. haji dan sebagainya. Kitab-kitab suci. duniawiyah dan ukhrowiyah. Islam adalah satu sistem yang menyeluruh (nizham syami) mencakup seluruh aspek kehidupan..

bertakwalah kepada Allah sebenar-benar takwa kepada-Nya. masuklah kamu ke dalam Islam keseluruhan. ilmu pengetahuan dan lain-lain sebagainya. . Atau dengan bahasa lain seseorang harus menjadi muslim dalam aqidah. Dengan arti kata dia harus mengislamkan seluruh kehidupannya sampai akhir hayat (3 : 102).. seni. dan janganlah sekali-kali kamu mati melainkan dalam Keadaan beragama Islam. Artinya : Hai orang-orang yang beriman. bermasyarakat dan bernegara. Al-Baqarah/2 : 208) 2. keluarga. (QS. Dari segi waktu seseorang yang harus menjadi muslim 24 jam sehari semalam.? 1. Dari segi aspek kehidupan dia harus mengislamkan seluruh aspek kehidupannya seperti aspek ekonomi. 4. Ali Imran/3 : 102) 3. akhlak dan mu'amalah.. (QS. politik. 5.. ibadah.MENGAPLIKASIKAN AJARAN ISLAM. budaya. Sesungguhnya syaitan itu musuh yang nyata bagimu. dan janganlah kamu turut langkah-langkah syaitan. Dari segi ruang lingkup dia harus mengislamkan kehidupan pribadinya. Allah memerintahkan kepada orang-orang yang beriman untuk masuk Islam secara kaffah ATAU menyeluruh (2 : 208) Artinya : Hai orang-orang yang beriman.

1.. bid'ah. menjelaskan norma-normanya secara terang dan terperinci ‡ Setiap warga Muhammadiyah wajiib menghindari berbagai keraguan dan penyimpangan Aqidah . takhayul. dan khurafat yang menodai iman dan tauhid kepada Allah Subhanahu Wata'ala ‡ Ekspresi pengamalan dan pengalaman ajaran Islam dalam aspek aqidah bersifat Tsawabit (setatis) karena Islam telah mempolakan secara ketat. dan tetap menjauhi serta menolak syirk.MENGAPLIKASIKAN AQIDAH.? ‡ Setiap warga Muhammadiyah wajib menjadikan iman dan tauhid (Aqidah) sebagai sumber seluruh kegiatan hidup..

Kembali kepada ajaran Islam yang bersumber kepada Al Quran dan sunnah yang telah difahami salaful ummah 2.UPAYA PENANGGULANGAN PENYIMPANGAN AQIDAH 1. Meningkat kualitas dan kuantitas da'I dalam peran dan aktifis dakwah . Kepedulian tentang pendidikan dan pengajaran serta dakwah Islam yang benar 3.

. atau contoh yang diperlihatkan Rasulullah saw. baik berupa perintah. Ibadah yang dilakukan harus ikhlas dan berdasarkan contoh dan dalil yang jelas ..2.? ‡ Setiap warga Muhammadiyah dituntut untuk senantiasa beribadah berdasar dalil Syar I dari al-Quran dan al-Sunnah. MENGAPLIKASIKAN IBADAH.: sehingga terpancar kepribadian yang shalih yang menghadirkan kedamaian dan kemanfaatan bagi diri dan sesamanya .. anjuran dan dorongan melakukannya .

Ar.Hubb . Khauf . . 3. Al. artinya penuh harapan. artinya rasa takut kepada Allah kalau ibadah yang dilakukan tidak diterima. apa yang kita kerjakan akan diterima dn diridhai Allah . artinya rasa cinta yang hakiki hanya kepada Allah 2.rajak.PILAR IBADAH 1.

. Seimbang antara unsur Rohani dan jasmani 6.PERINSIP-PERINSIP IBADAH : 1. Ibadah sesuai dengan tuntunan 5. Ibadah tanpa perentara 3. Ibadah hanya kepada Allah 2. Ikhlas sendi utama ibadah 4. Mudah dan meringankan .

Al-jins ( jenis barang untuk terlaksananya ibadah) 3. Al-Wakt (waktu pelaksanaan ibadah) 5. gerakaan mapun bacaan) . Al-Kaifiyyah (tata cara ibadah. Al-Kadar ( kualitas dan kuantitas) 4.RAMBU-RAMBU ITTIBA DALAM IBADAH 1. Assabab (mengerjakan ibadah karena adanya sebab perintah dari Allah dan Rasul-Nya) 2. Al-makan (Tempat ibadah) 6.

amanah. serta menjauhkan diri dari perilaku riya . fahsya. . tabligh. sombong.3. ishraf. sehingga menjadi uswah hasanah yang diteladani oleh sesama berupa sifat sidiq. ‡ Setiap warga Muhammadiyah dituntut untuk menunjukkan akhlaq yang mulia (akhlaq al-karimah) sehingga disukai/diteladani dan menjauhkan diri dari akhlaq yang tercela (akhlaq al-madzmumah) yang membuat dibenci dan dijauhi sesama. MENGAPLIKASIKAN AKHLAK ‡ Setiap warga Muhammadiyah dituntut untuk meneladani perilaku Nabi dalam mempraktikkan akhlaq mulia. dan fathanah. fasad. dan kemunkaran. ‡ Setiap warga Muhammadiyah dalam melakukan amal dan kegiatan hidup harus senantiasa didasarkan kepada niat yang ikhlas dalam wujud amal-amal shalih dan ihsan.

KEDUDUKAN AKHLAK ‡ Akhlak ialah Sikap yang tertanam dalam jiwa yang melahirkan perbuatan tertentu secara spontan dan konstan. ‡ Akhlak adalah realisasi dari Aqidah yang baik dan ibadah yang benar ‡ Akhlak adalah tema pokok ajaran islam dan ukuran kesempurnaan Iman .

Akhlak Dauliyah 6. Akhlak Diniyah 2. Akhlak Fardiyah 3. Akhlak Usrawiyah 4. Akhlak Ijtimaiyah 5.CAKUPAN AKHLAK 1. Akhlak alam wal kauniyah .

MENGAPLIKASIKAN MUAMALAH DUNIAWIYAH ‡ Setiap warga Muhammadiyah Menyadari diri sbg Hamba Allah dan Khalifah dimukabumi. menyikapi hidup dengan aktif dan positif. ‡ Berfikir secara burhani. dan cerdas.bayani dan irfani ‡ Mempunyai etos kerja islami seperti : kerja ikhlas.4. keras. . disiplin. tdk membuang waktu dan bekerja maksimal dan optimal dlm mencapai tujuan.

Wassalam .