C.

Kebijakan

mengenai

pendekatan

Holistic

Kontekstual

dalam

pembelajaran PAI di UPI Dari hasil pengamatan yang dilakukan peneliti dan hasil wawancara dengan beberapa dosen dan koordinator PAI selaku pemegang kebijakan pelaksanaan PAI di UPI. Ditemukan bahwa pendekatan yang diterapkan di UPI dalam sistem pembelajaran PAI dibahas dalam forum untuk memutuskan kebijakan dan sistem pembelajaran PAI. Forum ini diadakan setiap setahun sekali dalam kegiatan Seminar lokakarya yang diselenggarakan oleh Koordinator PAI di bawah Jurusan MKDU. Termasuk yang dibahas forum tersebut adalah pendekatan dalam sistem pembelajaran PAI/SPAI. Ditemukan fakta bahwa pendekatan holistic kontekstual diterapkan oleh

hampir semua dosen PAI di UPI, dan sebagian lagi menggunakan pendekatan selain holistic kontekstual. Hal tersebut terjadi dikarenakan oleh beberapa hal, yaitu; a. PAI di PTU mempunyai posisi penting dalam menanamkan kepribadian kepada para peserta didiknya; b. UPI sebagai Perguruan Tinggi Umum, mempunyai misi tidak hanya untuk pengembangan ilmu pengetahuan secara bebas, namun juga mempunyai cita-cita sebagai universitas yang menjadikan agama sebagai dasar dalam pengembangan ilmu pengetahuan, khususnya kependidikan; c. Mahasiswa yang beragam dan berasal dari latar belakang berbeda; d. Mahasiswa yang masuk ke UPI didominasi oleh lulusan sekolah umum, yang notabene pendidikan agama Islam di sekolahnya sangat minim;

e. Jumlah waktu yang diberikan sangat minim, sementara ekspektasi begitu besar. Tujuan digunakannya pendekatan holistic kontekstual, pada dasarnya adalah membantu ketercapaian tujuan PAI yang ditetapkan serta menjawab permasalahan mengenai PAI yang selama ini dipandang terkesan eksklusif. Pendekatann holistic kontekstual dipakai dengan tujuan menanamkan pemahaman kepada mahasiswa mengenai metodologi dalam memahami Islam, serta memberikan pemahaman kepada mahasiswa nilai dan letak universalitas ajaran Islam. Selain itu, pendekatan ini juga dipakai karena memadukan 3 aspek esensi ajaran islam, yaitu Normatif, Ideologis dan Empiris.

D. Langkah-langkah Penerapan Pendekatan Holistik Kontekstual dalam Pembelajaran PAI di UPI Berangkat dari latar belakang kebijakan dan tujuan digunakannya pendekatan holistic kontekstual di UPI, strategi penerapan pendekatan holistic kontekstual yang diterapkan di UPI dilakukan dengan beberapa langkah, yaitu: 1. Memotret kondisi objektif PAI di UPI. Untuk mengetahui berbagai permasalahan dan mencari solusinya dalam meningkatkan kualitas pelaksanaan PAI, terlebih dahulu para pengelola mencoba merekam kondisi objektif pelaksanaan kuliah PAI secara utuh, karena upaya pengembangan nampaknya sulit untuk dilakukan manakala para pengelola sendiri tidak mempunyai gambaran yang utuh tentang pela ksanaan kuliah PAI di lapangan.

melainkan mengantarkan mahasiswa untuk menjadi insane yang bisa mengamalkan ajaran agama islam. Mengidentifikasi berbagai permasalahan PAI yang berkembangan di UPI. Sehingga dalam proses pembelajarannya. program dan Jurusan. Sejak tahun 1986 sampai 2010 (saat berlangsungnya penelitian ini). dilakukan berbagai macam tindakan. wajib diikuti oleh semua mahasiswa yang beragama Islam diberbagai jenjang. tujuan pembelajaran PAI di UPI bukanlah mengarahkan mahasiswa untuk menjadi ahli agama. pemahaman dalam metodologi memahami islam mendominasi materi perkuliahan. mata kuliah PAI di UPI diberikan sebanyak 4 sks. maka dilakukanlah perumusan tujuan pembelajaran PAI. Secara umum. Menyusun materi perkuliahan. Studi banding ke PTU-PTU lain untuk memperoleh masukanmasukan d. b. 2. kecuali di Program Pascasarjana. yaitu: a. .Pada tahapan ini. Informasinya dapat diperoleh dari laporan-laporan dosen PAI tentang pelaksanaan kuliah PAI di lapangan. Melakukan observasi lapangan guna memperoleh data akurat c. Menganalisis data-data yang telah dikumpulkan secara bersamasama dalam rapat kerja dosen PAI Setelah semua data-data terkumpul. Pelaksanaannya dibagi ke dalam dua mata kuliah yaitu Pendidikan Agama Islam (PAI) disampaikan pada mahasiswa tingkat pertama dan mata kuliah Seminar Pendidikan Agama Islam (SPAI) disampaikan pada mahasiswa tingkat tiga masing-masing dua sks.

Materi perkuliahan PAI di UPI dapat diklasifikasikan ke dalam dua bagian yaitu materi dasar-dasar keislaman dengan menekankan pendekatan holistic yang bersifat tektual normatif disampaikan melalui mata kuliah PAI dan materi pengembangan wawasan keislaman dengan menekankan pendekatan kontektual disampaikan melalui mata kuliah SPAI. isinya lebih menekankan pada pengembangan wawasan keislaman dalam rangka integrasi PAI dengan bidang studi yang mereka tekuni. pada mahasiswa minimal . Materi kuliah SPAI lebih menekankan pada pengembangan wawasan pemikiran keislaman dan aktualisasi nilai-nilai ajaran Islam ke dalam kontek kehidupan moderen sesuai dengan perkembangan bidang studi yang ditekuni mahasiswa. yang disebut Islam Untuk Disiplin Ilmu (IDI) dengan metode discovery inquiri. Oleh sebab itu materi SPAI diberikan semester lima. Dengan merujuk pada silabus PAI dan SPAI yang dipakai di UPI dapat disimak bahwa uraian materi menekankan pada tiga unsur pokok yaitu. Pengklasifikasian materi PAI di UPI didasarkan pada kriteria tertentu. logis dan psikologis sesuai dengan perkembangan intelektual dan psikologis mahasiswa sebagai komunitas remaja. Sedangkan untuk mahasiswa tingkat tiga materi PAI di UPI dikemas dalam mata kuliah Seminar Pendidikan Agama Islam (SPAI). Bagi mahasiswa tingkat satu materi PAI lebih menekankan pada aspek tektual yang bersifat normatif. Materi PAI di UPI dirancang secara terpadu untuk memperoleh pemahaman. penghayatan dan pengamalan dasar-dasar ajaran Islam dalam kehidupan mahasiswa.

Semuanya itu merupakan kerja mental sebagai reaksi atas pengaruh yang diterimanya dan melalui pengalaman kejiwaan terjadi pembentukan berbagai daya rohani yang menjadi ciri kepribadian seseorang . ada empat nilai pokok yang ditanamkan kepada mahasiswa UPI yaitu : a. kesinambungan isi dan proses pembelajarannya. setidak-tidaknya memenuhi harapan mereka bagi pertumbuhan dan pengembangan keseluruhan aspek kepribadian b. yaitu sejumlah pengetahuan tentang agama Islam yang diajarkan. Hal itu berarti sejauh manakah daya serap mahasiswa sehingga ia mampu dengan tenaganya sendiri membentuk kepribadian yang utuh. need atau kebutuhan mahasiswa. Ketiga unsur pokok tersebut telah tercermin dalam materi PAI dan SPAI yang diberikan di UPI. standar mutu akademik sebagai suatu pengajaran sesuai dengan tingkat pendidikan dan pemikiran mahasiswa c. Penambahan pengetahuan mahasiswa itu secara formal berlangsung di dalam dan di luar kelas b. Pada mata kuliah PAI. nilai formal. yaitu nilai pembentukan pribadi yang bersangkutan dengan daya serap mahasiswa atas segala bahan yang telah diterimanya. Semakin lama siswa belajar semakin bertambah pengetahuan agamanya. kokoh dan tahan uji. nilai material.a.

Jika bahan ajar itu mengandung kegunaan dan dirasakan manfaatnya oleh mahasiswa. pemahaman tentang hakikat hidup dan kehidupan manusia dalam kaitannya dengan fungsi manusia sebagai Hamba Allah dan Khalifah Allah di muka bumi. yaitu nilai hakiki dan abadi. Berdasarkan pertimbangan berbagai unsur di atas maka penyusunan materi PAI di UPI diarahkan pada aspek-aspek berikut : Pertama. pemahaman tentang prinsip-prinsip dasar Islam (rukun Iman dan Rukun Islam). pemahaman akan metodologi dalam memahamai ajaran Islam secara utuh. dan mengaktualisasikannya dalam kehidupan modern.c. nilai esensial. maka bahan tersebut mengandung nilai fungsional d. Jadi kehidupan itu tidak berhenti sampai kematian di dunia saja melainkan kehidupan itu terus berlanjut hingga di alam baqa. Salah satu bentuk aktualisasi adalah menjelaskan manfaat di balik penetapan hukum-hukum Islam yang Allah turunkan yakni menekankan . Ketiga. nilai fungsional. yaitu bahan ajar yang relevan dengan harapan dan kebutuhan mahasiswa dalam kehidupan sehari-hari. Hal ini sangat penting disampaikan untuk membina tanggung jawab mahasiswa UPI sebagai calon intelektual muslim dalam melaksanakan tugas profesinya sebagai calon pendidik dan tenaga kependidikan. pemahaman tentang nilai-nilai dasar Islam yang menjadi landasan pembentukan dan pengembangan seluruh aspek kepribadian mahasiswa. artinya sesuai dengan harapan dan kebutuhan mereka dalam kehidupan sehari-hari. Agama mengajarkan bahwa kehidupan yang abadi atau hidup yang sebenarnya itu berlangsung di akhirat kelak. Kedua. Keempat.

dan pokok-pokok kandungan Al-Qur¶an Pertemuan 5 Mahasiswa dapat memahami pengertian hadis serta kedudukannya dalam hukum Islam. Pengertian dan Kedudukan Hadits b. Apa itu Ijtihad Pertemuan 4 Mahasiswa dpt memahami pengertian. ajaran hakiki Islam yang dibawa para Nabi. Persyaratan perkuliahan PAI. Pengertian dan Misi Islam f. Agama dan Islam a. Kriteria penilain PAI e. Fungsi dan Tujuan Alquran c. Pengertian dan asal-usul agama c. Mengakrabi Alquran Hadits Sumber Kedua Ajaran Islam a. Macam-macam metodologi Tujuan Pembelajaran Pertemuan 1 Mahasiswa mampu memahami visi dan misi . Beragama sebagai Kebutuhan Fitri b. Pesenona kemu'jizatan Alquran b. Dimensi keilmuan Alquran e. Artinya apa hikmah yang terkandung dibalik ketetapan hukum-hukum Allah itu. karakteristik. Pertemuan 2 Mahasiswa dpt memahami metodologi yang benar dalam menghayati dan mengamalkan agama Islam Pertemuan 3 Mahasiswa dpt memahami fitrah manusia beragama. dan tata tertib perkuliahan PAI. Pentingnya sebuah metodologi b. Pokok Kandungan Alquran d. Pokok Bahasan/Sub Pokok Bahasan Pengantar dan Orientasi Perkuliahan PAI a. dan pentingnya mengikuti sunnah Pertemuan 6 Mahasiswa dapat memahami pengertian dan konsep Ijtihad sebagai sumber dan . Tugas dan Fungsi manusia di Dunia Al-Qur'an Memahami dan Menghampirinya a. Istilah-Istilah adalam hadits c. asal-usulnya.pada penjelasan tentang "hikmatu al-tasyri'-nya". Metode Memahami Islam a. Tujuan Perkuliahan PAI c. Tingkatan hadits Ijtihad Sumber dan Metodologi Hukum Islam a. Tugas-tugas PAI d. Agama-Agama Besar d. Visi dan Misi PAI b. Tugas-tugas. serta alas an Islam sebagai agama penutup Manusia. karakteristik hadits shahih dan dho¶if. Sejarah penulisan dan kodifikasi hadits d. Islam sebagai agama Fitrah e.

Shalat dan Do'a serta keterpaduan dan refleksinya dalam Islam Pertemuan 10 Mahasiswa dapat memahami hubungan antara Cinta. Apa dan bagaimnana Akhlak dan 9 Amal shaleh Amar Makruf Nahyi Munkar a. Akhlak dan Amal Shaleh a. Pengertian tauhidullah b. Pengertian dan huium mar ma'ruf nahyil munkar b. Shalat y Urgensi/makna shalat y Tanda-tanda orang yang shalat c. Cinta sebagai wujud iman dan akhlak b. macam dan fungsi serta buah dari Tauhidullah dalam berbagai aspek Pertemuan 9 Mahasiswa dapat memahami konsep Zikr. Zikir y Pengertian Zikir y Dampak zikir y Macamn-macam Zikir y Lapadz-lapadz zikir b. Metodologi Ijtihad Hasil Ijtihad Berbeda-beda Ijtihad dan Taqlid metodologi Hukum Islam Pertemuan 7 UJIAN TENGAH SEMESTER Tauhidullah: Menghayati Kehadiran Allah a. Shalat dan Do'a a. c. d. Do'a y Pengertian y Terkabulnya doa y Urgendi do'a y Pendo'a y Isi do'a y Waktu berdo'a y Tempat berdo'a y Etika berdo'a Cinta. Tauhidullah dalam berbagai kehidupan Zikir. Urgensi amar ma'ruf nahyil munkar c. Pengaruh kemunkaran dan Pencegahan kemunkaran Pertemuan 8 Mahasiswa dapat memahami arti Tauhidullah. Akhlak dan Amal Shaleh Pertemuan 11 Mahasiswa dapat memahami konsep amar makruf nahyi munkar dalam pandangan Islam dan urgensinya .b. Macam-macam tauhidullah c.

Jihad a. pengertian dan sejarahnya serta kaitannya dengan tarekat dalam Islam Pertemuan 15 Mahasiswa dapat memahami konsep pernikahan dan keluarga dalam Islam Pertemuan 16 UJIAN AKHIR SEMESTER Table 1. Surga dan neraka dalam konsep Islam Tasawuf dan Tarekat a. Tujuan berkelaurga/nikah c. Makna Hidup dan Mati b. Jihad sebagai upaya mencapai syahadah Keindahan Hidup Setelah Mati a. Program tutorial ini wajib diikuti mahasiswa sebanyak 10 kali pertemuan. diberikan kepada mahasiswa lewat pembelajaran yang di lakukan didalam kelas. Materi perkuliahan PAI di dalam kelas Materi di atas. Selain itu. Macam-macam Jihad d. Konsep Jihad b. Materi yang diberikan dalam kegiatan tutorial ini bisa dilihat pada table berikut: . Sabar dalam berjihad c. PengertianTasawuf dan sejarah perkembangnanya b. mahasiswa yang mengontrak PAI diwajibkan untuk mengikuti kegiatan tutorial yang dilakukan di luar kelas (dalam hal ini dilakukan di Masjid al Furqon setiap hari sabtu dan ahad. Membangun keluarga secara islami Pertemuan 12 Mahasiswa dapat memahami konsep Jihad yang sebenarnya dalam Islam serta urgensinya dalam kehidupan Pertemuan 13 Mahasiswa dapat memahami periodisasi kehidupan manusia dan keindahan hidup dunia dan akhirat Pertemuan 14 Mahasiswa dapat memahami tasawuf . Pernikahan dan keluarga b. Konsep-konsep dalam tasawuf c. Tarekat Konsep Keluarga dalam Islam a. Kehidupan manusia setelah mati c.

Peserta bisa memahami kedudukan Program Tutorial (PT) sebagai bagian integral dalam perkuliahan PAI b. c. Peserta mampu memahami karakteristik amal shaleh berdasarkan nilai ajaran Islam c. b. Menerapkan konsep syahadatain dalam kehidupan sehari-hari. Peserta bisa menumbuhkan sikap muslim yang baik dalam menghadapi segala permasalahan yang terjadi. Mengenal Potensi Diri menjadi Generasi Rabbani Tujuan Pembahasan Pertemuan pertama a. Mengenal Pribadi Rasulullah Pertemuan Keenam. c. a. Peserta termotivasi untuk melaksanakan amal shaleh dalam kehidupannya a. Memahami Kedudukan PT sebagai wahana untuk menambah wawasan keislaman a. Amal Shaleh Pertemuan Kelima. Peserta bisa memahami Rosulullah sebagai satu-satunya teladan bagi umat Islam. Peserta mampu memahami cara mensyukuri potensi diri dengan berusaha menjadi muslim Rabbani. Peserta mampu memahami urgensi amal sholeh dalam kehidupan manusia b. Memahami urgensi syahadatain dalam kehidupan. Mendeskripsikan pengertian dan kedudukan syahadatain dalam rukun islam. Peserta termotivasi untuk mencontoh kehidupan Rasulullah a. Peserta mengenal karakter generasi . Peserta bisa memberi solusi dari problematika yang dihadapi remaja saat ini. c. a. b. Peserta mampu mengidentifikasi beberapa problematika remaja saat ini.Pokok Bahasan Pertemuan Pertama Urgensi Mentoring Pertemuan Kedua Islam dan Keseharian Ummat Pertemuan Ketiga Syahadatain Pertemuan Keempat. b. Peserta mengenal prikehidupan Rasulullah saw b.

Ukhuwah Islamiah c. a. Pertemuan Ketujuh. Pendidikan Islam c. keterkaitan pemahaman mahasiswa dengan norma-norma serta nilai-nilai islam dengan berbagai permasalahan yang muncul dalam kehidupan masyarakat. Pertemuan Kedelapan. Budaya dan Pola Pikir yang merusak b. keterkaitan ajaran agama dengan berbagai bidang ilmu pengetahuan yang digali dan dikaji oleh mahasiswa. Kedua. penyusunan materi diarahkan pada beberapa aspek berikut. a. a. Materi Program Tutorial Sementara pada mata kuliah Seminar PAI. Rabbani Peserta mempunyai motivasi untuk menjadi generasi Rabbani Peserta mampu memahami karakter yang harus dimiliki seorang Muslim Peserta mampu memahami cara menjadi seorang muslim sejati Peserta mampu memahami budaya dan pola pikir yang menyimpang dari Islam Peserta mampu memahami budaya dan pola pikir yang sesuai dengan Islam Peserta termotivasi untuk mempunyai pola pikir yang baik sesuai ajaran islam Peserta mampu memahami makna dan hakikat pendidikan Islam Peserta mampu memahami kedudukan pendidikan dalam Islam Peserta termotivasi untuk melakukan proses pendidikan sesuai nilai-nilai Islam Peserta mampu memahami urgensi Ukhuwah dalam islam Peserta mampu memahami tahapan-tahapan mengikat ukhuwah Peserta termotivasi untuk senantiasa mengikat ukhuwah islamiah dengan lingkungan dimana dia tinggal Table 2. Kepribadian seorang muslim b.c. Pertemuan Kesembilan. a. Pertemuan Kesepuluh. b. . c. b. yaitu: Pertama.

dan kriteria penilaian mata kuliah Seminar Pendidikan Agama Islam Mahasiswa mampu mengetahui Dunia Islam. Hal ini amat mungkin sebab baik dilihat dari sudut keyakinan maupun kenyataan. dapat dilihat pada table berikut: PERTEMUAN MATERI POKOK Pengantar Perkuliahan SPAI. Orientasi SPAI b. karena al-Qur¶an sangat lugas dan tuntas berbicara masalah subjek dan objek pendidikan yang ditekuni oleh mahasiswa UPI. bahwa petunjuk al-Qurµan amat mendominasi disiplin ilmu kependidikan.tujuan. Tujuan SPAI c. Sejarah perkembangan Islam dari masa-ke masa TUJUAN (KOMPETENSI) Mahasiswa mampu mengetahui orientasi. keterkaitan antara pemahaman ajaran Islam dengan dengan berbagai permasalahan yang muncul dalam kehidupan masyarakat. meliputi : a.rencana proses pembelajaran. Kriteria penilaian SPAI Dunia Islam : Sejarah dan Perkembangannya a. Sejarah dan Perkembangannya 1 2 . pemahaman tentang prinsip-prinsip dasar pengembangan ilmu pengetahuan dalam ajaran Islam.kauniyah merupakan kombinasi dalam penyajian materi perkuliahan Seminar PAI di UPI. Keterpaduan dan kesinambungan materi PAI yang bersifat normatif qurµaniah dengan disiplin ilmu yang bersifat fungsional . Rencana pembelajaran SPAI d. Keempat. Dunia Islam : Peta dan studi Wilayah b. Materi SPAI di UPI berupaya mengkaitkan dengan disiplin ilmu yang ada dan dikembangkan oleh UPI sendiri .Ketiga. Materi yang disusun berdasarkan Silabus SPAI.

3 Pendidikan Islam Manusia mampu memahami bahawa Pendidikan Islami merupakan solusi praktis atas Problematika Pendidikan Kontemporer Mahasiswa mampu memahami bahawa Ilmu dan teknologi harus tumbuh dan merefleksi dari pemahaman mendalam kepada Islam itu sendiri Mahasiswa dapat memahami pengertian kebudayaan dengan berbagai aspek yang ikut mempengaruhinya 4 Ilmu dan Teknologi dalam Persfektif Islam 5 Kebudayaan Islam 6 7 Mahasiswa dapat memahami Ekonomi Islam : Sebuah konsep ekonomi dalam Islam Penjabaran Visi dan Misi dan visi dan misinya Kehidupan Ujian Tengah Semester Mahasiswa dapat memahami keadilan sebagai suatu muatan dasar dari sebuah hukum dan semua itu hanya ada dalam hukum Islam Mahasiswa dapat memahami alasan para nabi dan Rasul yang eksplisit diturunkan di Timur Tengah. dan alasan mengapa Islam turun di Jazirah Arab serta mengapa para nabi itu selalu diutus dengan membawa mukjizat Mahasiswa dapat memahami konsep kepemimpinan dalam Islam Mahasiswa dpt memahami persfektif Dunia pariwisata dalam Islam 8 Keadilan Hukum Dalam Islam 9 Dakwah Para Nabi dan Risalah Muhammad 10 Leadership dalam Islam 11 Dunia Pariwisata dalam Islam .

sehingga membuka peluang bagi dosen PAI untuk bertemu dengan dosen-dosen Jurusan dan membuka kesempatan dosen PAI untuk berdiskusi dengan dosen lainnya. Sehingga. untuk menanggulangi hal tersebut. materi Seminar PAI pada Jurusan Manajemen Resort dan Leisure Secara konseptual pengintegrasian materi PAI dengan disiplin ilmu yang ada di UPI sudah cukup baik namun dalam implementasinya masih belum sesuai dengan konsep yang dikembangkannya terutama dalam hal-hal teknis pelaksanaan seperti dalam penjadwalan kuliah PAI dan SPAI. . Maka jadwal pekuliahan pun disusun dan jam mengajar dikonsentrasikan dua hari dalam satu minggu. Sehingga. materi dalam perkuliahan SPAI disesuaikan dengan jurusan mahasiswa. maka materi SPAI diarahkan untuk pengembangan wawasan pemikiran keislaman mahasiswa sebagai bekal mereka dalam mengembangkan disiplin ilmu mereka. Dalam aplikasi di lapangan.12 Ilmu Pariwisata dalam Islam Mahasiswa dapat memahami Body of Knowledge dalam persfektif Islam Mahasiswa dapat memahami kaidah-kaidah kepariwisataan dalam Islam Mahasiswa dapat memahami urgensi Pariwisata dalam meningkatkan Keimanan Mahasiswa dapat memahami Manajemen Pariwisata menurut Perspektif Islam 13 Kaidah-Kaidah kepariwisataan dalam Islam 14 Objek Pariwisata sebagai bukti Kebesaran Allah 15 Manajemen Pariwisata 16 Ujian Akhir Semester Table 3.

mahasiswa mempunyai dasar filosofi yang kuat mengenai disiplin ilmu yang mereka kaji selama 4-5 semester di jurusannya. Sedangkan pada tingkat tiga. maka Seminar PAI diberikan pada tingkat tiga. Menyusun langkah-langkah operasional penerapan pendekatan holistic kontekstual dalam pembelajaran PAI Langkah-langkah operasional ini perlu disusun dosen dalam melaksanakan tugasnya. Pelaksanaan perkuliahan PAI di UPI menerapkan Sistem Kredit Semester (SKS) secara murni. namun sebagai pedoman dan ramburambu dalam melaksanakan proses pembelajaran PAI . Pembelajaran PAI di UPI berdasarkan SK Rektor. diberikan dalam 4 sks yang dibagi dalam 2 mata kuliah. diasumsikan. Pembelajaran PAI/SPAI dengan pendekatan Holistik-Kontekstual di UPI dalam prosesnya dilakukan pola pembelajaran di dalam kelas maupun di luar kelas. Pembelajaran di luar kelas yang dimaksud adalah Program Tutorial yang diadakan setiap hari ahad dan sabtu. Pada tingkat tiga ini. mahasiswa mengontrak mata kuliah PAI yang dikembangkan dengan pendekatan h olistic. sesuai dengan ketentuan pemerintah tentang penyelenggaraan .3. dimana pembelajaran PAI diintegrasikan dengan pengembangan disiplin ilmu. Pada tingkat pertama. Karena SPAI dikembangkan dengan pendekatan kontekstual. untuk memudahkan para tersebut tidak Langkah -langkah dimaksudkan untuk membatasi ruang gerak dan kreatifitas dosen dalam melakukan berbagai inovasi pembelajaran. mahasiswa mengontrak mata kuliah SPAI yang dikembangkan dengan pendekatan Kontekstual.

penugasan dengan menyusun makalah atau laporan buku dan program tutorial (bimbingan keislaman secara individual). beban studi tenaga pengajar dan beban penyelenggaraan program pendidikan. Mahasiswa yang memimpin pembacaan al Quran tersebut membacakan arti dari ayat yang dibaca. e. diharuskan menunggu di luar kelas sampai selesai tahapan ini.pendidikan pada Perguruan Tinggi. 10 menit d. Mahasiswa yang terlambat hadir. . 10 menit d. Suatu sistem penyelenggaraan pendidikan dengan beban mahasiswa. Dosen mendata kehadiran mahasiswa. Mahasiswa membaca al Quran dipimpin seorang rekan yang mahir membaca Quran. Pemanfaatan waktu 2 sks (100 menit) pada mata kuliah PAI dalam prosem pembelajarn di dalam kelas dibagi ke dalam beberapa langkah melalui table berikut: Pertemuan pertama Langkah Pembuka Pelaksanaan Mahasiswa mengucapkan salam dan membaca do¶a menuntut ilmu. dinyatakan dengan satuan kredit semester (sks) atas dasar satuan waktu semester yang setara dengan 16 . b. tanya Jawab. Apersepsi a. Dosen mempersilahkan mahasiswa yang terlambat untuk masuk kelas. Materi perkuliahan PAI disampaikan dengan menggunakan metode ceramah.18 minggu kerja. b. c. c. Dosen menjelaskan secara singkat tafsir dari ayat yang dibaca. diskusi. Dosen membagi mahasiswa dibagi ke dalam kelompok kecil yang beranggotakan tiap kelompoknya maksimal 4 Dosen menyampaikan pertanyaan pancingan untuk mengukur pemahaman mahasiswa terhadap materi yang akan Waktu a.

Mahasiswa yang kemampuan membaca al Qurannya lemah. 10 menit 30 menit Tahap 3 30 menit Penutup 10 menit Pertemuan kedua dan selanjutnya: Langkah Pembuka Pelaksanaan a. Dosen menjelaskan identitas mata Seminar PAI meliputi : Hakikat. Tujuan.Pelaksanaan Tahap 1 Tahap 2 dibahas. Mahasiswa yang memimpin pembacaan al Quran tersebut membacakan arti dari ayat yang dibaca. Dosen menyampaikan materi melalui ceramah. dan mahasiswa mendengarkan materi pembahasan. Landasan. Dosen menyampaikan penugasan yang harus dipenuhi mahasiswa sebagai tindak lanjut dari materi yang telah dibahas. Urgensi. dan kemampuan menuliskan ayat-ayat al Quran a. c. d. Pertanyaan yang disampaikan meliputi ketauhidan. b. untuk mengukur pemahaman mahasiswa terhadap ajaran islam. a. Waktu 10 menit . Dosen menyampaikan materi yang akan dibahas pada pertemuan selanjutnya. Dosen menutup kegiatan perkuliahan. ibadah. dan menyampaikan kesimpulan perkuliahan. diharuskan mengikuti program Belajar AlQuran Intensif (BAQI) Dosen melakukan pre test. Seorang memimpin do¶a penutup perkuliahan. dan Peraturan b. c. Dosen menjelaskan metode penilaian dan tugas-tugas d. b. Mahasiswa membaca al Quran dipimpin seorang rekan yang mahir membaca Quran. Dosen dibantu asisten dosen melakukan tes kemampuan membaca al Quran. Dosen menyampaikan tekhnis Perkuliahan c. Mahasiswa mengucapkan salam dan membaca do¶a menuntut ilmu.

dan mengaitkan dengan materi yang akan dibahas. Dosen menyampaikan materi yang akan dibahas pada pertemuan selanjutnya. Mahasiswa mempresentasikan hasil diskusinya. dan mahasiswa mendengarkan materi pembahasan. d. Seorang memimpin do¶a penutup perkuliahan. Dosen menyampaikan pertanyaan pancingan untuk mengukur pemahaman mahasiswa terhadap materi yang akan dibahas. Mahasiswa yang terlambat hadir. diharuskan menunggu di luar kelas sampai selesai tahapan ini. d. e. e. 5 menit 40 menit 10 menit 15 menit 10 menit 10 menit . Dosen menjelaskan secara singkat tafsir dari ayat yang dibaca. melalui pertanyaan yang diajukan Dosen memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk mendiskusikan permasalahan yang muncul berdasarkan kelompoknya. a.Apersepsi Pelaksanaan Tahap 1 Tahap 2 Tahap 3 Tahap 4 Penutup d. Dosen menyampaikan penugasan yang harus dipenuhi mahasiswa sebagai tindak lanjut dari materi yang telah dibahas. Dosen mempersilahkan mahaasiswa untuk mengumpulkan tugas yang telah disampaikan pada pertemuan sebelumnya. Dosen mendata kehadiran mahasiswa. Dosen menyampaikan materi melalui ceramah. Dosen menutup kegiatan perkuliahan. b. Dosen mengulas secara singkat inti materi pertemuan sebelumnya. dan menyampaikan kesimpulan perkuliahan. c. b. a. Dosen mempersilahkan mahasiswa yang terlambat untuk masuk kelas. c. Dosen mengajak mahasiswa untuk mengidentifikasi permasalahan yang terjadi masyarakat terkait dengan materi yang dibahas.

yaitu: Tahapan Persiapan. Satu kelompok beranggotakan maksimal 5 orang. . a. BAQI melakukan test ulang kepada mahasiswa UPI yang mengambil mata kuliah PAI. dilakukan beberapa langkah. Pelaksanaan bimbingan. yaitu pada hari sabtu atau Ket Pelaksanaan. tajwidnya benar. Ada lima tingkat hasil test mahasiswa. c. g. TPD 2. b. Setiap kelompok dan tingkat dibimbing oleh seorang yang diambil dari peserta yang mendapat presikat TM dan atau mahasiswa yang mendaftarkan diri sebagai pembimbing. e) Tingkat Mahir Mahir membaca al-Qur'an. Mahasiswa yang mendapatkan tingkat TPD 1. d. dan TD diharuskan mengikuti kegiatan BAQI. yaitu : a) Tingkat Pra Dasar 1 Belum kenal benar atau baru mengenal huruf hijaiyah mandiri bersyakal b) Tingkat pra Dasar 2 Bisa membaca huruf sambung bersyakal dengan terbata-taba serta makhraj dan tajwidnya banyak salah c) Tingkat Dasar Bisa membaca huruf sambung bersyakal. makhraj dan tajwidnya masih kurang d) Tingkat Terampil Bisa membaca al-Qur'an tetapi masih ada kekurangan dalam makhrajnya. Deskripsi Pada tahap persiapan ini. Hasil test akan mengelompokan mahasiswa berdasarkan tingkat. disesuaikan dengan kegiatan Tutorial. Untuk BAQI dilakukan melalui beberapa tahap. f. e.Adapun untuk kegiatan pembelajaran di luar kelas melalui Belajar Al Quran Intensif dan kegiatan tutorial. disertai tahsin. yaitu : a. BAQI berkoordinasi dengan Dosen untuk menginformasikan kepada mahasiswa yang lemah dalam membaca alQuran untuk mengikuti program BAQI.

e. PT melakukan seleksi ketat terhadap Calon Tutor yang mendaftar. dilakukan beberapa tahapan yaitu: Tahapan Persiapan.minggu sesuai jadwal jurusan mahasiswa. g. kemampuan membaca al Quran. PT mengadakan DIKLAT Tutor selama 2 hari seminggu sebelum kegiatan Tutorial dimulai bagi Tutor yang lulus seleksi. BAQI melakukan Post Test terhadap kemampuan membaca al Quran Mahasiswa. b. hingga lancar Evaluasi. Data di peroleh dari BAAK. Peserta mencoba membaca ayat. b. dan pemahaman terhadap ajaran Islam. PT menginformasikan kepada Tutor tentang Ket . Dosen berkoordinasi dengan UKM Program Tutorial (PT) untuk pelaksanaan Tutorial pada semester yang bersangkutan. dipersilahkan mengikuti kegiatan BAQI. dilakukan beberapa langkah. Kegiatan dilaksanakan pada pukul 07. Follow Up Adapun utnuk kegiatan Tutorial.00 c. f. Pada kegiatan DIKLAT TUTOR. b. BAQI melaporkan hasil Post Test kepada dosen mahasiswa yang bersangkutan Mahasiswa yang masih belum lancar membaca al Quran. Seleksi meliputi Nilai PAI. d.d 08. Pada tahap evaluasi. dan peserta mengikutinya e. PT membagi mahasiswa yang mengontrak PAI tersebut ke dalam kelompok-kelompok kecil dengan anggota perkelompok maksimal 8 orang. Deskripsi Pada tahap persiapan ini. c.00 s. Metode bimbingan belajar al Quran menggunakan metode Bil Hikmah d. dilakukan beberapa langkah: a. Pembimbing mencontohkan beberapa ayat. yaitu: a. PT membuka pendaftaran Tutor/Mentor dari mahasiswa yang mengontrak Seminar PAI. Hasil test tersebut dianalisi dan disesuaikan dengan hasil pres test c. h. PT meng-entry data mahasiswa yang mengontrak mata kuliah PAI.

PT memperkenalkan Tutor yang akan mendampingi peserta Tutorial selama kegiatan Tutorial berlangsung. Program Mentoring terbagi dalam beberapa proses. PT menertibkan peserta Tutorial 10 menit d.Mengambil pelajaran dari pengalaman tersebut 30 menit 30 menit 30 menit . Mahasiswa peserta kegiatan Tutorial berkumpul di Ruang Utama Masjid al Furqon.00 wib b. Mahasiswa berkumpul di Ruang Utama ITC (Masjid alFurqon). Tahap proses Tutorial. Dilakukan Kuliah Dhuha. PT melakukan Pre Test. pada pukul 8. pematerinya dari 45 menit Dosen PAI UPI. e. d. Kegiatan Tutorial dibuka secara resmi oleh Rektorat.Pelaksanaan kelompok yang akan dipegang oleh Tutor selama kegiatan Tutorial.Mentor memberikan materi . PT melakukan presensi kehadiran 15 menit c. PT menit mempersilahkan mahasiswa duduk berkelompok dibimbing oleh tutor kelompoknya. meliputi: a. 2. 120 f. yaitu: 1. c. b. yaitu: a) Membaca al Quran secara bergiliran dibimbing Mentor b) Ceramah .Mentee mengingat dan mendeskripsikan pengalaman masa lalu yang menarik dan berkaitan dengan pokok bahasan . PT mempersilahkan tutor untuk duduk mendampingi kelompoknya sesuai dengan pembagian yang telah ditentukan oleh PT. Tahap awal. PT melakukan Apersepsi terhadap materi pecan 20 menit sebelumnya e. Dilakukan program mentoring. meliputi: a. Pada tahap pelaksanaan dibagi lagi ke dalam dua tahapan. untuk mengukur pemahaman mahasiswa tentang ajaran Islam.Mentee lain mengulas dan memberikan solusi . Satu kelompok dipegang oleh satu tutor f.Mentee mendengarkan dengan seksama c) Critical Insiden .

Post test. . b. Aktivitas ibadah harian. Hafalan doa sehari-hari. 20 menit 10 menit Evaluasi.Mentee dituntut aktif dalam kesempatan ini e) Pemberian tugas .Mentor melontarkan pertanyaan untuk seluruh mentee . Aktivitas ibadah sunnah. g.Pemberian tugas ini dijadikan nilai dalam proses pembelajaran PT melakukan absensi tahap 2 Mahasiswa peserta kegiatan tutorial melakukan Shalat Dzuhur Berjama¶ah Evaluasi pada kegiatan tutorial. Mahasiswa peserta tutorial melanjutkan kegiatan mentoring bersama kakak pembimbingnya di luar kegiatan Tutorial. Follow Up Adapun langkah-langkah dalam perkuliahan SPAI.d) Tanya Jawab . penilaian teman sebaya a. diukur dengan menggunakan beberapa instrument. f. Sosiometri. untuk mengukur pemahaman mahasiswa setelah mengiktui kegiatan Tutorial b. sebanyak 10 do¶a d. Mahasiswa yang telah mengikuti kegiatan Tutorial dipersilahkan mengikuti kajian-kajian yang dislenggarakan oleh PT. meliputi suat an Nass sampai surat adh Dhuha c.Tujuannya adalah memberikan acuan bagi mentor sampai dimana mentee bisa memahami materi . yaitu: a.Kadang-kadang dalam kesempatan ini pertanyaan ditujukan pada mentee yang tidak memperhatikan .Pemberian tugas oleh mentor yang harus dikerjakan di rumah . Hafalan surat-surat pendek. h. e. dapat dilihat pada table berikut: a. Pertemuan Pertama Langkah Pembuka Pelaksanaan Mahasiswa mengucapkan salam dan Waktu 10 menit a.

Dosen mempersilahkan mahasiswa yang terlambat untuk masuk kelas. Dosen menutup kegiatan perkuliahan. Dosen mengingatkan dan menghangatkan memori mahasiswa pada perkuliahan PAI waktu mahasiswa tingkat satu b. b. a. dan Peraturan c. diharuskan menunggu di luar kelas sampai selesai tahapan ini. Landasan. Mahasiswa membaca al Quran dipimpin seorang rekan yang mahir membaca Quran. c. Urgensi. Tujuan. b. Mahasiswa yang memimpin pembacaan al Quran tersebut membacakan arti dari ayat yang dibaca. Dosen menjelaskan secara singkat tafsir dari ayat yang dibaca. d. Dosen menginstruksikan mahasiswa untuk menarik judul dari tema yang telah dipilih dikaitkan dengan disiplin yang dikaji oleh mahasiswa Dosen memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk duduk berdasarkan kelompoknya dan mendiskusikan tema yang telah dipilih Masing-masing ketua kelompok menyampaikan hasil diskusinya a. Dosen membagi mahasiswa dibagi ke dalam kelompok yang beranggotakan tiap kelompoknya maksimal 4 a. Dosen mempersilahkan ketua kelompok untuk memilih tema yang telah diberikan g. Dosen menjelaskan metode penilaian dan tugas-tugas e. Dosen mendata kehadiran mahasiswa. Dosen menyampaikan tekhnis Perkuliahan (termasuk disini Kontrak belajar) d. Dosen menyampaikan tema-tema perkuliahan f. Mahasiswa yang terlambat hadir. c. 10 menit 50 menit 15 menit 10 menit 15 menit . e. Dosen menjelaskan identitas mata Seminar PAI meliputi : Hakikat.Apersepsi Pelaksanaan Tahap 1 Tahap 2 Tahap 3 Penutup membaca do¶a menuntut ilmu.

c. c. Mahasiswa membaca al Quran dipimpin seorang rekan yang mahir membaca Quran. d. Dosen menyampaikan materi yang akan dibahas pada pertemuan selanjutnya.dan menyampaikan kesimpulan perkuliahan. Menertibkan peserta b. Dosen menyampaikan penugasan yang harus dipenuhi mahasiswa sebagai tindak lanjut dari materi yang telah dibahas. Tiga kelompok maju ke depan. Ulasan tersebut berisi: a. d. Kelompok yang lainnya sebagai peserta. b. Menjadi moderator dan notulen Kelompok yang menjadi penyaji menyampaikan materi berdasarkan judul yang telah diambil setelah dipersilahkan oleh moderator. Membuka kegiatan perkuliahan Seminar PAI d. Mahasiswa yang memimpin pembacaan al Quran tersebut membacakan arti dari ayat yang dibaca. Pertemuan kedua dan selanjutnya Langkah Pembuka Pelaksanaan a. b. Memperkenalkan penyaji e. a. e. Materi tambahan. apabila penyaji tidak lengkap memberikan materi. b. Mencek kehadiran c. Kelompok pertama sebagai penyaji. Mumunculkan wacana dan Waktu 5 menit Pelaksanaan Tahap 1 3 menit Tahap 2 5 menit Tahap 3 30 menit Tahap 4 10 menit . Kelompok kedua sebagai pelaksana. b. Kelompok ketiga sebagai pembanding. Seorang mahasiswa memimpin do¶a penutup perkuliahan. Moderator mempersilahkan kelompok yang mendapat tugas sebagai pembanding memberikan ulasannya. b. Kelompok yang mendapat tugas sebagai pelaksana berkewajiban: a. Mahasiswa mengucapkan salam dan membaca do¶a menuntut ilmu. c.

apabila penyaji belum mampu dalam menjawab pertanyaan. Pada tahap ini. Apabila belum ditemukan jawaban. maka disimpan dulu untuk diulas pada tahap selanjutnya oleh dosen. penyaji menjawab setiap pertanyaan yang dilontarkan. a. Selesai diskusi. maka moderator mempersilahkan pembanding atau peserta yang mampu untuk menjawabnya. Membahas beberapa permasalahan yang belum tuntas dibahas mahasiswa. Moderator menutup perkuliahan. b. Mengevaluasi hasil yang telah dicapai Evaluasi PAI di UPI diselenggarakan sesuai dengan dalam dua bentuk. 30 10 menit 7 menit 4. Evaluasi yang ke dua ini dilakuan dalam rapat dosen PAI yang dipimpin langsung oleh koordinator PAI sekaligus sebagai rapat persiapan menjelang semester baru. Dosen mengingatkan materi yang akan dibahas pada pertemuan selanjutnya. Moderator mempersilahkan peserta untuk mengajukan permasalahan dan pertanyaan untuk didiskusikan bersama. Melengkapi. c. Salahsatu anggota tim pelaksana memimpin do¶a penutup perkuliahan. Disini dosen berkewajiban: a. dan menyampaikan kesimpulan dari materi yang didiskusikan. moderator mempersilahkan dosen untuk menyampaikan tanggapan. Menyampaikan analisis kelebihan dan kekurangan. . b. c. c. d. menambah atau membantah materi yang disajikan oleh penyaji.Tahap 5 Tahap 6 Penutup permasalahan yang tidak dibahas oleh penyaji. Menilai jalannya seminar. pertama evaluasi terhadap pelaksanaan program perkuliahan yang dilakukan langsung oleh dosen masing-masing dan evaluasi secara berkala pada setiap akhir semester. Meluruskan pemahaman yang keliru.

Seperti bagi mahasiswa yang belum bisa membaca alQur¶an atau melaksanakan ibadah shalat dengan benar. Materi pree test meliputi pengetahuan dasar keislaman dalam berbagai aspeknya. Pree test dimaksudkan untuk mengetahui kemampuan awal mahasiswa sebelum mengikuti proses belajar mengajar PAI. sebelum melakukan interaksi belajar mengajar para dosen PAI di UPI pada umumnya melakukan pree test dengan caranya masing-masing. Secara formal. bukan pendidikan Islam secara umum. mereka diberi tugas tambahan yaitu mengikuti kegiatan Bimbingan Baca al-Qur¶an Intensif (BAQI) dan kegiatan praktikum ibadah.Berangkat dari pengertian bahwa PAI di sini merupakan suatu mata kuliah/mata pelajaran. maka sudah barang tentu hasil proses belajar mengajar PAI harus dapat dievaluasi. Ujian Tengah Semester (UTS) dilakukan oleh dosen masing -masing. Hasil pengamatan di lapangan terhadap sistem evaluasi mata kuliah PAI di UPI. wawasan atau sikap mahasiswa merupakan hasil proses belajar mengajar mata kuliah PAI. Penugasan seperti ini dilakukan untuk mencapai kemampuan rata-rata dan pengalaman tertentu sesuai dengan pesan kurikulum. Untuk menghindari klaim bahwa suatu pengetahuan. untuk diberikan beban belajar yang berbeda. Dari hasil pree test kemampuan dan pengalaman keagamaan mahasiswa dikatagorisasikan ke dalam beberapa katagori. untuk mengukur keberhasilan proses belajar mengajar PAI dilakukan melaluitujuh bentuk yaitu: a. seperti membaca al-Qur¶an dan ibadah praktis dan mengungkap latar belakang kehidupan keagamaan mahasiswa. dilakukan dengan berbagai cara. baik dalam penyusunan soalnya maupun dalam teknis pelaksanaannya .

Mereka ditugaskan menyusun makalah. Ujian Akhir Semester (UAS) pelaksanaannya diserahkan kepada dosen yang bersangkutan. evaluasi dilakukan pada 6 aspek sebagai berikut : a. c. Sosio metrik. Ujian Akhir Semester (UAS) dilakukan secara serempak dan soalnya disusun oleh suatu tim yang ditugaskan oleh ketua Jurusan dan Koordinator PAI c. Keterampilan dalam menuangkan konsep ke dalam tulisan. Tes baca al-Qur¶an d. bentuk UAS yang dilakukan biasanya melalui test lisan dimana mahasiswa menyusun makalah secara individu. Aktvitas di kelas g. yaitu pada pertemuan akhir mahasiswa diminta menuliskan 3 orang teman sekelasnya yang paling tinggi dalam kualitas periaku l keagamaannya f.b. Berdasarkan pengamatan di lapangan. Melaporkan aktifitas keagamaan mahasiswa di tempat tinggal masing - masing. Untuk mata kuliah Seminar PAI. baik individu secara kelompok maupun secara . dan dosen secara individual mempertanyak an pemahaman mahasiswa terhadap makalah yang ditulisnya. Kegiatan Tutorial e. Ujian Tengah Semester (UTS) dan Ujian Akhir Semester b.

menerapkan kebijakan intern yaitu dengan 4 alternatif nilai dengan perinciannya sebagai berikut : a. sejak tahun 1990. Sosio metrik. Nilai E hanya diberikan kepada mahasiswa yang termasuk katagori BL ditambah kehadiran kuliahnya sangat minim dan dia tidak menunjukkan perilaku yang baik. Nilai E artinya tidak lulus. d. ditugaskan untuk menyajikan makalah kelo mpok dihadapan teman sekelasnya.d. Nilai A dengan bobot 4 point b. e. Nilai B dengan bobot 3 point c. . Kemampuan menjadi tutor dalam kegiatan tutorial PAI yaitu membimbing diskusi kelompok bagi para peserta tutorial PAI. yaitu pada pertemuan akhir mahasiswa diminta menuliskan 3 orang teman sekelasnya yang paling tinggi dalam kualitas perilaku keagamaannya f. dan mahasiswa harus mengikuti kuliah dan mengontrak kembali mata kuliah PAI atau SPAI. Perolehan nilai akhir mahasiswa untuk mata kuliah PAI dan SPAI. Keterampilan menyajikan konsep. Nilai BL (Belum Lengkap) artinya mahasiswa belum memperoleh nilai tetapi tidak perlu mengikuti kuliah lagi cukup dengan bimbingan individual kepada dosen yang bersangkutan. mengorganisir pendapat-pendapat. dan mempertahankan pendapatnya yang mereka disajikan dalam bentuk lisan.

kemampuan al Quran minimal untuk lulus mata kuliah PAI adalah Tingkat Terampil (TT). Dari hasil pengamatan dan wawancara dengan beberapa dosen dan koordinator PAI di UPI.e. yang mempunyai kemampuan membaca al-Qur'an tetapi masih ada kekurangan dalam makhrajnya. bentuk wawancara ini sebenarnya belum baku. Evaluasi ini menjadi sebuah wacana yang selalu hangat dibicarakan dalam seminar dan lokakarya setiap tahunnya. f. Hal ini dilatarbelakangi oleh posisi dan ekspektasi terhadap mata kuliah PAI yang khas dan tinggi. Mahasiswa yang tidak lulus Kegiatan tutorial dan juga membaca al Quran dinyatakan BL (Belum lulus) dan diharuskan mengontrak ulang PAI pada semester selanjutnya. namun juga termasuk aspek afektif dan psikomorik. . dimana PAI tidak hanya mengukur aspek kognitif saja.