PEMULIHAN (RECOVERY) BAB I PENDAHULUAN 1.

1 Latar Belakang Dalam latihan apalagi turnamen factor pemulihan ini memegang peranan yang sangat penting. Setelah bertanding apalagi kalau pertandingannya harus “all out” maka cadabgab ebergi didalam tubuh sangat berkurang. Kalau keesekon harinya harus bertanding lagi sedangkan pemulihannya harus sempurna maka akan kalah. Lakahnya bikan karena tekniknya yang ketinggalan tetapi karena kehabisan tenaga, apalagi kalau cadangan energinya rendah. Sebab, pengisian energy dalam otot tidak sama dengan pengisian bahan bakar pada mesin mobil. Oleh karena itu, sebelum bertanding latihan itu ditujukan untuk peningkatan cadangan system energy yang bersangkutam sehingga pada waktu turnamen cadangan energy sudeh tinggi. Apabila permulaannya sudah tinggi dan cadangan pemulihannya baik, maka atlit tersebut akan dapat bertanding dalam tempo yang tinggi. Seorang pelatih harus mengetahui bagaimana meningkatkan system energy,mengurus system energy serta pemulihan dari system energy itu. 1.2 Rumusan Masalah 1. 2. 3. 4. Bagaimana pemulihan cadangan energy ? Bagaimana pembuangan asam laktat ? Bagaimana pemulihan cadangan oksigen ? Bagaimana proses apulih asal atau pemulihan ?

1.3 Tujuan 1. 2. 3. 4. Untuk menjelaskan pemulihan cadangan energy Untuk menjelaskan pembuangan asam laktat Untuk menjelaskan pemulihan cadangan oksigen Untuk menjelaskan proses pulih asal atau pemulihan

BAB II PEMBAHASAN Dalam latihan apalagi turnamen factor pemulihan ini memegang peranan yang sangat penting. Pengisian atau pemulihan kembali energy memerlukan waktu. Pemulihan (recovery) adalah mengembalikan kondisi tubuh sebelum perlombaan. Pemulihan dibagi menjadi 3, yaitu :

tanpa oksigen pemulihan tidak terhajadi. Kalau kita amati pemulihan glikogen sesudah latihan yang sama dan berat dapat terjadi hal berikut : 1. pemulihan cadangan energy 2.1. sedapat mungkin kadar asam laktat itu dikembalikan kekeadaan sebelum latihan. 2. Kalau istirahat total maka pemulihan tidak begitu cepat. Bagaimana nasib asam laktat yang terdapat dalam tubuh setelah latihan sebagian laktat akan dibuang lewat keringat natau urine. hanya sedikit sekali terjadi pemulihan glikogen. Dalam waktu 1-2 ja. Dalam keadaan istirahatpun selalu didapatkan asam laktat dalam darah dan kadar ini bertambah berat pada latihan. dan sebagian kecil asam laktat dapat diubah kembali menjadi . Kadar oksigen dalam otak maupun hati juga berkurang pada waktu latihan atau pertandingan. Glikogen yang terdapat dalam otot dan hati Cadangan ATP-K dakam tubuh kita sangat sedikit dan habis digunakan kalau kita berlatih sedetik saja. 3. Untuk pemulihan glikogen diperlukan makan yang mengandung karbohidrat yang tinggi Tanpa makan karbohidrat yang tinggi maka pemulihan oksigen tidak banyak Pemlihan glikogen dengan makan karbohidrat berjalan dengan cepat dalam waktu 10 jam sekitar 60% glikogen yang dapat dipulihkan Kita mengenal adanya otot cepat dan otot lambat. Besarnya pengurangan kadar glikogen itu tergantung dari macam latihan. membuang asam laktat dari darah dan oksigen 3. 2. pemulihan lebih cepat bila berlatih secara kontinyu dan akan lebih cepat lagi kalau berlatih secara intermitten.1 PEMULIHAN CADANGAN ENERGI Cadangan energy yang dapat digaenti pada fase pemulihan adalah : 1. pemulihan cadangan energy 2. Pada umumnya latihan bersifat ketahanan dan kontinyu menyebabkan pengurangan glikogen yang lebih banyak dibandingkan dengan latihan intermitten. Dalam waktu 30 detik 70 % ATP-PC telah terbentuk kembali. 4. ternyata bahwa pemulihan glikogen pada otot cepat lebih cepat dibandingkan dengan otot lambat selain tergantung diet atau macamnya otot. yaitu ke kadar yang rendah. Oleh karena itu. sedangkan dalam waktu 3 – 5 menit pemulihan itu sedah sempurna pada waktu pemulihan itu diperlikan oksigen.2 ASAM LAKTAT Bertambah berat latihan bertambah pula kadar asam laktat dalam otot maupun darah. pemulihan glikogen juga dipengaruhi oleh latihan yang dikerjakan waktu pemulihan. Asam laktat juga menjadi sebab tinbulnya kelelahan. System phopagen (ATP PC dalam otot) 2.

2 ml = 336 ml oksigen. Pembuangan asam laktat dalam darah dan otot terjadi 25 menit bila tanpa aktivitas. Latihan intermikken berfungsi lebih cepat menurunkan kadar laktat dalam darah.2 ml/kg otot sehingga untuk orang yang beratnya 30 kg. Kalau dilihat sepintas lalu memang cadangan oksigen itu tidak begitu banyak.bentuk glikogen dalam hati. Pengurangan asam laktat yang terbanyak adalah dengan cara mengubah asam laktat ke dan . namun pengaruh cadangan oksigen itu akan kelihata apabila seseorang bekerja secara intemitten 2. Hal ini dapat dilakukan oleh otot. Jadi dianjurkan ntuk tetap berlatih yang ringan selama tidak bertanding serta makan – makanan yang mengandung karbohidrat. maka yang tersimpan 30 x 11. ginjal maupn hati. otot jantung.3 PEMULIHAN CADANGAN ENERGI Oksigen bersenyawa dengan myoglobin yaitu suatu macam protein yang terdapat dalam otot yang mempunyai sifat mengikat olsigen. Pembuangan asam laktat lebih baik kalau kalau seseorang itu berlatih secara kontinyu. 2. Pembuangan asam laktat lebih cepat dengan latihan fisik ringan secara kontinyu. Perlu diungkapkan bahwa pembentukan glikogen dalam hati dari asam laktat tidak memegang peranan yang sangat penting dalam pengurangan kadar asam laktat.4 PROSES PUKIH ASAL ATAU PEMULIHAN Proses pemulihan Pemulihan ototPenyimpanan ATPPCMemperbaiki komponen alaktacid Pemulihan glikogen dalam otot Tidak diketahui Penyimpanan glikogen di hati 30 menit Memperbaiki asam laktat dari darah dan otot 1 hari Memperbaiki komponen laktacid oksigen 30 menit Pemulihan cadangan olsigen 10-15 detik 1 menit 1 hari 2 hari 1 hari 12-24 hari Perkiraan waktu pemulihan Minimum Maksimum 2 menit3 menit10 hari5 menit5 menit46 hari 15 hari 24 hari BAB III PENUTUP Kesimpulan .oksigen yang tersimpan dan terikat dengan myoglobin ini diperkirakan 11.

Pemulihan (recovery) adalah mengembalikan kondisi tubuh sebelum perlombaan. Pengertian ini perlu untuk menentukan…adalam turnamen serta latihan – latihan dalam turnamen. R. Jakarta : Komite Olahraga Nasioanal Indonesia Pusat . prof. 1991. DAFTAR PUSTAKA Soekarman. Energi dan Sistem Enrgi Predominan pada Olahraga. Jadi pengertian itu sangat penting untuk menentukan tindakan – tindakan selanjutnya dari pelatih. Dr.Pemulihan lebih cepat bila berlatih secara kontinyu dan akan lebih cepat lagi jika berlatih secara intermitten.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful