P. 1
LapOran tataniaga, Rio JBS YES

LapOran tataniaga, Rio JBS YES

|Views: 707|Likes:

More info:

Published by: Rio Juliver Sipahutar on Mar 12, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

12/19/2012

pdf

text

original

ANALISIS PEMASARAN BUNCIS DI KELURAHAN SUMBER AGUNG

KECAMATAN KEMILING BANDAR LAMPUNG
( Laporan Praktikum Tataniaga Pertanian )



DISUSUN OLEH


Anda Laksmana (0814023053)
Muhammad Yusup (0814023091)
Rio JBS (0814023109)












1URUSAN AGRIBISNIS
FAKULTAS PERTANIAN
UNIVERSITAS LAMPUNG
2010




BAB I
PENDAHULUAN



A. Latar Belakang

Seiak zaman dulu, tepatnya iauh sebelum kaum tani dari Pulau Jawa
ditransmigrasikan Pemerintah Belanda ke Lampung, memang penduduk pribumi
asli (orang Lampung) mayoritas adalah petani yang gigih dan terampil. Bertani
sawah dengan pengairan secara "alamiah", memanIaatkan air sungai kecil, sumber
mata air (ulu tulung) yang ada dan sawah tadah huian, belum banyak berbentuk
pertanian sawah dengan teknis irigasi seperti di daerah transmigrasi sekarang ini.
Mereka pun berladang padi, diselipi tanaman palawiio, cabai, buncis, bumbu
dapur lain, kacang sayur iuga iagung sekadar saia untuk dimakan (konsumsi)
sendiri. Pribumi pantangan meniual dari hasil usaha ladang sendiri.
Provinsi Lampung memiliki banyak benih unggul yang perlu mendapat
pengakuan pemerintah dalam hal ini Departemen Pertanian. Lampung memiliki
beragam benih hortikultura dan pangan. Misalnya tomat, buncis dan benih padi
Sertani.

Pembudidayaan tanaman buncis di Indonesia telah meluas ke berbagai daerah.
Tahun 1961-1967 luas areal penanaman buncis di Indonesia sekitar 3.200 hektar,
tahun 1969-1970 seluas 20.000 hektar dan tahun 1991 mencapai 79.254 hektar
dengan produksi 168.829 ton. Saat ini kacang buncis sudah ditanam di 26 propinsi
di Indonesia (kecuali Timor Timur). Daerah sentra pertanaman yang termasuk
enam besar secara berurut adalah: Jawa Tengah, Jawa Barat, Jawa Timur,
Bengkulu, Sumatera Utara dan Bali. Sedangkan sentra kacang iogo terdapat di
Jawa Barat, Jawa Tengah, Sulawesi Selatan NTT, Bengkulu dan Daerah Istimewa
Yogyakarta. Daerah yang seiak lama meniadi sentra pertanaman buncis antara
lain Kotabatu (Bogor), Pengalengan dan Lembang (Bandung) dan Cipanas
(Cianiur). Sedangkan pusat terbesar pertanaman kacang iio anatara lain daerah
Garut (Jawa Barat). Hampir semua kalangan masyarakat memanIaatkan buncis,
mulai dari ibu rumah tangga yang membutuhkan dalam iumlah sedikit sampai ke
industri pengolahan yang membutuhkan dalam iumlah besar dan continue. Selain
dikonsumsi di dalam negeri ternyata buncis iuga telah diekspor. Negara-negara
yang sering mengimpor buncis dari Indonesia antara lain Singapura, Hongkong,
Australia, Malaysia, dan Inggris. Bentuk-bentuk yang diekspor bermacam-
macam, ada yang berbentuk polong segar, didinginkan atau dibekukan, dan
adapula yang berbentuk biii kering. Mengingat buncis sangat dibutuhkan oleh
masyarakat Indonesia dan masyarakat luar negeri maka bisa dibayangkan
banyaknya produksi buncis yang dibutuhkan. Oleh karena itu, buncis dapat
dikatakan merupakan komoditi yang mempunyai masa depan cerah. Menurut
inIormasi yang diperoleh dari LIPI diperkirakan bahwa orang Indonesia
membutuhkan kacang-kacangan 40 gr am/hari. Untuk tetap mempertahankan
eksistensinya maka buncis harus mempunyai kualitas yang baik. Untuk
mendapatkan kualitas yang baik maka proses pembudidayaan sangat menentukan
sekali. Cara yang dilakukan antara lain melalui intensiIikasi, yaitu dengan
penerapan sapta usaha tani sedangkan dengan ekstensiIikasi yaitu dengan
penambahan luas areal panen. Pilihan lain untuk menaikkan produktivitas buncis
adalah dengan ialan diversiIikasi. Selain itu pula, peningkatan semangat petani
untuk bertanam buncis perlu dilakukan, dengan ialan meningkatkan tataniaga
buncis itu sendiri.

B. Tujuan

Adapun tuiuan dari adanya makalah mengenai penelitian ' Tataniaga Tanaman
Buncis di Kelurahan Sumber Agung Kecamatan Kemiling Bandar Lampung 'ini,
yaitu :
1. Mengetahui seiarah, budidaya, morIologi, deskripsi, manIaat serta
kandungan gizi tanaman buncis secara umum.
2. Mengetahui rantai tataniaga tanaman buncis khususnya di daerah penelitian
yaitu di Kelurahan Sumber Agung Kecamatan Kemiling Bandar Lampung.
3. Mengetahui analisis margin pemasaran tanaman buncis di Kelurahan
Sumber Agung
4. Mengetahui eIisien atau tidaknya saluran tataniaga yang ada di Kelurahan
Sumber Agung





























BAB II
TIN1AUAN PUSTAKA





A. Sejarah Budidaya Tanaman Buncis

Kacang buncis (Phaseolus vulgaris .L.) berasal dari Amerika, sedangkan kacang
buncis tipe tegak (kidney-bean) atau kacang iago adalah tanaman asli lembah
Tahuaacan-Meksiko. Penyebarluasan tanaman buncis dari Amerika ke Eropa
dilakukan seiak abad 16. Dearah pusat penyebaran dimulai di Inggris (1594),
menyebar ke negara-negara Eropa, AIrika, sampai ke Indonesia.

Pembudidayaan tanaman buncis di Indonesia telah meluas ke berbagai daerah.
Tahun 1961-1967 luas areal penanaman buncis di Indonesia sekitar 3.200 hektar,
tahun 1969-1970 seluas 20.000 hektar dan tahun 1991 mencapai 79.254 hektar
dengan produksi 168.829 ton

Daerah yang seiak lama meniadi sentra pertanaman buncis antara lain Kotabatu
(Bogor), Pengalengan dan Lembang (Bandung) dan Cipanas (Cianiur). Sedangkan
pusat terbesar pertanaman kacang iio anatara lain daerah Garut (Jawa Barat).

Taksonomi tanaman buncis diklasiIikasikan sebagai berikut:
Kingdom : Plant Kingdom
Divisio : Spermatophyta
Sub divisio : Angiosspermae
Kelas : Dicotyledonae
Sub kelas : CalyciIlorae
Ordo : Rosales (Leguminales)
Famili : Leguminosae (Papilionaceae)
Sub Iamili : Papilionoideae
Genus : Phaseolus
Spesies : Phaseolus vulgaris L.
Kacang buncis dan kacang iogo mempunyai nama ilmiah sama yaitu Phaseolus
vulgaris L., yang berbeda adalah tipe pertumbuhan dan kebiasaan panennya.
Kacang buncis tumbuh merambat (pole beans) dan dipanen polong mudanya,
sedangkan kacang iogo (kacang merah) merupakan kacang buncis ienis tegak
(tidak merambat) umumnya dipanen polong tua atau biiinya saia, sehingga disebut
Bush bean. Nama umum kacang buncis di pasaran internasional disebut Snap
beans atau French beans, kacang iogo dinamakan Kidney beans.

Buncis sendiri mempunyai dua ienis yaitu buncis ienis tegak dan buncis ienis
melilit. Jenis buncis tegak batangnya tidak menialar misalnya kacang merah
(kacang iago) yang biiinya berbintik-bintik merah dan kacang galing, biiinya
berwarna hitam kuning atau cokelat tua. Sedangkan buncis dengan ienis melilit
biiinya berwarna putih, hitam dan kuning. Buncis ienis ini banyak ditanan oleh
petani.

Peningkatan produksi buncis mempunyai arti penting dalam menuniang
peningkatan gizi masyarakat, sekaligus berdaya guna bagi usaha mempertahankan
kesuburan dan produktivitas tanah. Kacang buncis merupakan salah satu sumber
protein nabati yang murah dan mudah dikembangkan.

Kacang iogo/kacang merah yang dikonsumsi biiinya, mengandung protein 21-
27°, sehingga menu makanan yang terdiri atas campuran nasi dan kacang iogo
(90°¹10°) merupakan komposisi makanan yang mencukupi karbohidrat dan
protein tubuh.


B. Tata Laksana. Morfologi dan Deskripsi Umum Tanaman Buncis

Pada umumnya sistem budidaya buncis di sentra-sentra produksi buncis masih
menggunakan benih lokal dan populasi tanaman per hektarnya tinggi. Populasi
yang sangat rapat ini dapat mengakibatkan penangkapan sinar matahari setiap
tanaman berkurang dan kelembaban udara di sekitar kebun meniadi tinggi.
Kelembaban yang tinggi seringkali dapat meningkatkan serangan hama dan
penyakit. Perbaikan kultur teknik budidaya buncis secara intensiI untuk
meningkatkan produksi maupun kualitas hasil, diantaranya adalah penggunaan
benih unggul dari varietas hibrida yang bermutu tinggi, pemupukan berimbang,
pengendalian hama dan penyakit, serta cara-cara lain yang khas seperti
pemasangan turus dan perempelan tunas ataupun daun.

Tanah yang cocok bagi tanaman buncis ternyata banyak terdapat di daerah yang
mempunyai iklim basah sampai kering dengan ketinggian yang bervariasi. Pada
umumnya tanaman buncis tidak membutuhkan curah huian yang khusus, hanya
ditanam di daerah dengan curah huian 1.500-2.500 mm/tahun. Umumnya tanaman
buncis memerlukan cahaya matahari yang banyak atau sekitar 400-800
Ieetcandles. Dengan diperlukan cahaya dalam iumlah banyak, berarti tanaman
buncis tidak memerlukan naungan. Suhu udara ideal bagi pertumbuhan buncis
adalah 20-25 deraiat C. Pada suhu · 20 deraiat C, proses Iotosintesis terganggu,
sehingga pertumbuhan terhambat, iumlah polong meniadi sedikit. Pada suhu ¹ 25
deraiat C banyak polong hampa (sebab proses pernaIasan lebih besar dari pada
proses Iotosintesis), sehingga energi yang dihasilkan lebih banyak untuk
pernapasan dari pada untuk pengisian polong. Kelembaban udara yang diperlukan
tanaman buncis 55° (sedang). Perkiraan dari kondisi tersebut dapat dilihat bila
pertanaman sangat rimbun, dapat dipastikan kelembapannya cukup tinggi.
Jika dilhat dari sisi media tanamnya, ienis tanah yang cocok untuk tanaman buncis
adalah andosol dan regosol karena mempunyai drainase yang baik. Tanah andosol
hanya terdapat di daerah pegunungan yang mempunyai iklim sedang dengan
curah huian diatas 2500 mm/tahun, berwarna hitam, bahan organiknya tinggi,
berstektur lempung hingga debu, remah, gembur dan permeabilitasnya sedang.
Tanah regosol berwarna kelabu, coklat dan kuning, berstektur pasir sampai
berbutir tunggal dan permeabel. SiIat-siIat tanah yang baik untuk buncis: gembur,
remah, subur dan keasaman (pH) 5,5-6. Sedangkan yang ditanam pada tanah pH ·
5,5 akan terganggu pertumbuhannya (pada pH rendah teriadi gangguan
penyerapan unsur hara). Beberapa unsur hara yang dapat meniadi racun bagi
tanaman antara lain: aluminium, besi dan mangan. Tanaman buncis tumbuh baik
di dataran tinggi, pada ketinggian 1000-1500 m dpl. Walaupun demikian tidak
menutup kemungkinan untuk ditanam pada daerah dengan ketinggian antara 300-
600 meter. Dewasa ini banyak dilakukan penelitian mengenai penanaman buncis
tegak di dataran rendah ketinggian: 200-300 m dpl., dan ternyata hasilnya
memuaskan. Beberapa varietas buncis tipe tegak seperti Monel, Richgreen, Spurt,
FLO, Strike dan Farmers Early dapat ditanam di dataran rendah pada ketinggian
antara 200-300 m dpl.

C. Manfaat dan Kandungan Gizi Pada Buncis

Peningkatan produksi buncis mempunyai arti penting dalam menuniang
peningkatan gizi masyarakat, sekaligus berdaya guna bagi usaha mempertahankan
kesuburan dan produktivitas tanah. Kacang buncis merupakan salah satu sumber
protein nabati yang murah dan mudah dikembangkan. Kacang iogo/kacang merah
yang dikonsumsi biiinya, mengandung protein 21-27°, sehingga menu makanan
yang terdiri atas campuran nasi dan kacang iogo (90°¹10°) merupakan
komposisi makanan yang mencukupi karbohidrat dan protein tubuh. Buncis
merupakan seienis sayur kacang yang berbuah dan mengandung berbagai khasiat
yang tidak terdapat pada tumbuhan sekeluarga dengannya. Sayur yang kaya
dengan protein dan vitamin ini membantu menurunkan kolesterol, mencegah
kanker, menstabilkan tekanan darah serta mengontrol insulin dan gula darah. Jadi
yang punya penyakit diabetes dan darah tinggi silakan banyak-banyak
mengkonsumsi buncis ini. Bukan hanya itu, kandungan serat dan enzim yang
terdapat pada buncis konon iuga membantu mengatur Iungsi pencernaan sehingga
mencegah ambeien, dan menurunkan berat badan. Buat yang diet dan ingin
menurunkan berat badan, iadikan saia buncis ini sebagai camilan di meia. Blansir
saia sebentar, sehingga daripada iseng ngemil makanan lain, pilih buncis saia.
Kandungan gizi buncis dalam 100 gram berat, antara lain: protein 2.4 gr, lemak
0.2 gr, karbohidrat 7.7 gr, kalsium 6.5 mg, dan zat besi 1.1 mg. Kalau dulu anak-
anak malas makan buncis karena teksturnya berserat, apalagi kalau panennya
terlalu tua sedikit. Tapi sepertinya kultivar yang sekarang banyak dibudidayakan
adalah ienis buncis yang lebih renyah. Walaupun tidak menghasilkan iumlah
protein dan kalori setinggi biii buncis kering, buncis sebagai sayuran merupakan
sumber protein, vitamin, dan mineral yang penting. Selain dikonsumsi dalam
bentuk polong yang dimasak, daunnya iuga enak untuk lalapan dan dimasak
sebagai sayur, tentu pilih yang muda ya, iadi ambil pucuk-pucuk daun mudanya
itu.

D. Pengertian Tataniaga Secara Umum

Dalam arti luas agribisnis dideIinisikan sebagai serangkaian kegiatan usaha yang
menghasilkan produk pertanian hingga dikonsumsi oleh konsumen. Di Indonesia
agribisnis merupakan sektor ekonomi terbesar dan terpenting dalam
perekonomian nasional dan sekitar 80° dari iumlah penduduk di Indonesia
menggantungkan hidupnya pada sektor agribisnis.
Budaya masyarakat pedesaan untuk keria keras, raiin, hidup hemat dan daya
empati yang tinggi merupakan potensi besar penggerak kemaiuan agribisnis di
pedesaan.
Jika dikaitkan dengan permasalahan yang sering dihadapi petani, beberapa hal
yang mendorong diperlukannya keriasama kemitraan, antara lain: (1) Iluktuasi
harga yang taiam; (2) modal petani yang terbatas; (3) kepastian suplay cabai
merah. Fluktuasi harga yang taiam menyebabkan petani sering menerima tingkat
harga yang rendah sehingga tingkat keuntungan petani rendah bahkan sering
menimbulkan kerugian.

Modal petani yang terbatas serta tingkat keuntungan yang rendah menyebabkan
petani tidak dapat menerapkan teknologi aniuran secara optimal karena
penyediaan sarana produksi kurang memadai sehingga tidak mampu
mengembangkan usahataninya. Kebutuhan modal usahatani yang besar dan tidak
adanya kredit usahatani menyebabkan petani harus mencari piniaman modal dari
pihak ketiga dengan tingkat suku bunga yang relatiI tinggi. Sementara itu lembaga
permodalan yang diharapkan dapat membantu petani iusteru kurang tertarik pada
usahatani sayuran akibat resiko pengembalian piniaman yang relatiI tinggi, terkait
ketidakpastian penerimaan petani .

Belum adanya iaringan inIormasi pasar, petani tidak dapat memperkirakan
kebutuhan pasar, sehingga luasan usahatani melebihi kebutuhan pasar. Adanya
inIormasi kebutuhan pasar sangat penting bagi petani sebagai salah satu
pertimbangan dalam pengambilan keputusannya. Salah satu langkah dalam
pengembangan usaha agribisnis tanaman hortikultura, termasuk cabai merah,
adalah melakukan keriasama kemitraan dalam pemasaran langsung ke pembeli
bonaIide (mitra usaha).

Dengan kemitraan petani mengharapkan adanya keriasama dalam pembiayaan
usahataninya sehingga petani dapat memanIaatkan peluang untuk memperoleh
keuntungan yang lebih baik bersama mitra usaha guna meningkatkan
keseiahteraan keluarganya.

Prinsip eIisiensi dalam pengelolaan tataniaga pertanian yang optimal perlu
mendapat perhatian, hal ini disebabkan; 1) kepastian harga, 2) kelancaran aliran
produk dari produsen ke konsumen, disertai dengan peningkatan nilai guna,3)
meningkatkan keseiahteraan masyarakat.

Banyak pendekatan yang digunakan dalam tataniaga pemasaran, yaitu pendekatan
serba komoditi (commoditv approach), pendekatan serba lembaga (institutional
approach), pendekatan serba Iungsi (functional approach) dan pendekatan teori
ilmu ekonomi (economics theorical approach). Pendekatan serba lembaga
(institusional approach), yaitu pendekatan yang diIokuskan pada keterlibatan
lembaga pemasaran beserta Iungsi yang diialankan dalam tataniaga apel organik
mulai dari produsen sampai pada konsumen akhir. Keterlibatan lembaga
pemasaran apel organik perlu dikaii secara mendalam hal ini disebabkan karena :

1) Apakah lembaga pemasaran yang timbul sesuai dengan keinginan konsumen
untuk memperoleh komoditi yang sesuai dengan waktu, tempat dan bentuk
yang diinginkan konsumen.
2) Mengurangi ketimpangan produksi dan konsumsi yang berakibat harga
berIluktuasi.
3) Mendorong gairah petani meningkatkan produksi lebih laniut.
4) Pengendalian peniualan dalam pemasaran, dengan iumlah produksi yang
terkendali harga akan dapat dikendalikan sehingga pendapatan petani akan
meningkat.

Struktur pasar dideIinisikan sebagai karakteristik organisasi suatu pasar yang
menetukan hubungan saling keterkaitan antara peniual satu sama lain, hubungna
antara pembeli dengan peniual, serta hubungan antara peniual di pasar dengan
peniual potensial yang akan masuk pasar.

Perilaku pasar adalah pola tingkah laku dari lembaga pemasaran dalam
hubungannya dengan sistempembentukan harga dan praktek transaksi
melakukan pembelian dan peniualansecara horizontal maupun
vertikal(Hasyim,1994). Atau dengan kata lain tingkah laku perusahaan dalam
struktur pasar tertentu, terutama bentuk-bentuk keputusan apa yang dibuat oleh
manager dalam struktur pasar yang berbeda. Keragaan pasar yaitu sampai seiauh
mana pengaruh riil struktur pasar dan perilaku pasar yang berkaitan dengan harga,
biaya dan volume produksi.
( Ali Ibrahim Hasyim, 1994 )

E. Gambaran Peluang Agribisnis dan Tataniaga Buncis di Indonesia

Sampai saat ini pola pemasaran buncis yang berialan adalah rantai pemasaran
tradisional. Petani produsen meniual hasilnya ke leverensir/tengkulak kebun yang
ditugaskan oleh leverensir. Leverensir lalu mengirim hasil langsung ke bandar
untuk diteruskan ke pasar-pasar kecil sebagai pengecer yang akhirnya sampai ke
konsumen. Dapat pula petani produsen langsung meniual hasilnya ke pengecer
setempat. Berarti, tata niaga tersebut belum berialan dengan eIisien. Sistem tata
niaga dianggap eIisien bila mempunyai 2 syarat:
a) Hasil dari pertani diterima konsumen dengan biaya murah.
b) Harga yang dibayarkan konsumen dibagikan secara adil pada semua pihak
yang ikut serta dalam memproduksi dan memasarkan hasil tersebut.

Untuk menghitung besarnya hasil yang diterima petani, tidak terlepas dari
perhitungan margin dari lembaga tata niaga yang bersangkut paut. Dasar
perhitungan marketing margin ialah penyerahan di konsumen akhir dari semua
penerimaan untuk saluran yang sama, yakni terhadap 1 kg sayur yang diiual di
konsumen akhir. Biasanya bandar dan pengecer mempunyai penerimaan margin
terbesar pada tata niaga rantai paniang. Sedangkan untuk tata niaga rantai pendek,
petani dan pengecer mendapatkan margin yang cukup besar. Contohnya, margin
yang diterima oleh petani dan lembaga tata niaga di daerah Lembang. Pada tata
niaga rantai paniang, petani mendapat bagian sebesar 58,6°. Pada tata niaga
rantai pendek petani mendapat bagian 88°, sedangkan lembaga tata niaga
mendapatkan hanya 12°.

Kebutuhan masyarakat akan buncis terus meningkat dari tahun ke tahun seiring
dengan pertumbuhan penduduk. Hasil survei pertanian yang dilakukan pada tahun
1990 dengan iumlah penduduk 179.332.000 iiwa, kebutuhan akan buncis
mencapai 261.810 ton, sedangkan produksi buncis hanya mencapai 149.863 ton
dengan luas areal panen adalah 54.273 hektar (Setianingsih dan Khaerodin, 2003).
Sementara itu berdasarkan data Badan Pusat Statistik (2006), khusus untuk
wilayah Kabupaten Lima Puluh Kota dengan iumlah penduduk 330.536 iiwa,
kebutuhan buncis mencapai 2.221.201 ton, sedangkan produksi buncis 1.312,60
ton. Dari data tersebut terlihat bahwa produksi buncis di dalam negeri belum
dapat memenuhi kebutuhan penduduk. Untuk memenuhi permintaan penduduk
perlu dilakukan usaha peningkatan produksi buncis baik dari kualitas maupun
kuantitas yakni dengan cara perbaikan teknik budidaya, pemilihan teknologi yang
tepat, penggunaan benih yang baik, pemeliharaan serta perlindungan hama dan
penyakit. Menurut Rukmana (2002), tanaman buncis yang baik akan
menghasilkan polong muda bekisar antara 16 25 ton/hektar sementara menurut
Cahyono (2007), hasil panen polong buncis muda dapat mencapai 30 ton/hektar.
Salah satu upaya untuk meningkatkan produksi buncis adalah dengan
menggunakan teknologi yang tepat. Salah satu teknologi yang dapat diterapkan
adalah kompos ierami, dimana diharapkan dapat berpengaruh positiI terhadap
produksi buncis.

( Departemen Pertanian, 2005 )
























BAB III
METODE PENELITIAN



A. Konsep Dasar dan Batasan Operasional

Konsep dasar dan batasan operasional ini mencakup pengertian yang digunakan
untuk mendapatkan data yang akan dianalisis sehubungan dengan tuiuan
penelitian.

Benih adalah bagian tanaman yang digunakan untuk pertanaman kembali.

Benih sebar adalah perbanyakan dari benih pokok yang prosesnya dilakukan oleh
petani tertentu yang disebut petani penangkar. Benih sebar inilah yang disebarkan
kepada petani untuk ditanam dan produksinya diiadikan bahan konsumsi.

Harga produsen adalah harga buncis di tingkat produsen setelah teriadi transaksi
iual beli, diukur dalam satuan rupiah per kilogram (Rp/Kg).

Harga konsumen atau harga beli adalah harga buncis yang dibayar oleh petani
pada waktu teriadi transaksi iual beli, diukur dalam satuan rupiah per kilogram
(Rp/Kg).

Biaya pemasaran adalah biaya yang dikeluarkan dalam proses pemasaran meliputi
biaya angkut, biaya bongkar muat, dll yang diukur dalam satuan rupiah per
kilogram (Rp/Kg).

Pemasaran adalah proses pertukaran yang mencakup serangkaian kegiatan yang
dituiukan untuk memindahkan barang atau iasa dari produsen ke konsumen
dengan tuiuan memperoleh keuntungan di satu pihak dan kepuasan di pihak lain.

Mariin pemasaran total adalah selisih harga di tingkat konsumen akhir dengan
harga di tingkat produsen atau iumlah mariin pada tiap lembaga pemasaran,
diukur dalam satuan rupiah per kilogram (Rp/Kg).

ProIit mariin adalah mariin keuntungan lembaga pemasaran, dihitung dengan cara
mengurangi nilai mariin pemasaran dengan biaya yang dikeluarkan, dinyatakan
dengan satuan rupiah per kilogram (Rp/Kg).

Rasio mariin keuntungan adalah perbandingan antara tingkat keuntungan yang
diperoleh lembaga pemasaran dengan biaya yang dikeluarkan pada kegiatan
pemasaran, satuannya adalah ° (persen).

Saluran pemasaran adalah lembaga-lembaga pemasaran yang terlibat dalam
menyampaikan komoditas buncis dengan menyelenggarakan kegiatan-kegiatan
pembelian, pengangkutan, penyimpanan, dan peniualan dari produsen rampai ke
konsumen akhir.

Struktur pasar adalah suatu deskripsi yang merupakan konsep mengenai tingkat
persaingan pasar, mencakup penielasan iumlah pedagang dalam pasar, serta
syarat-syarat keluar masuk pasar.

Volume iual adalah banyaknya buncis yang diual, baik oleh produsen, maupun
oleh lembaga pemasaran, diukur dalam satuan kilogram (Kg).

Volume beli adalah banyaknya rampai yang dibeli oleh konsumen (petani) atau
lembaga pemasaran, diukur dalam satuan kilogram (Kg).

Pedagang pengumpul adalah pedagang-pedagang yang membeli buncis dari petani
produsen untuk diiual kembali.

Pedagang pengecer (kios) adalah pedagang-pedagang yang membeli rampai dari
pedagang pengumpul untuk diiual kembali ke konsumen.

B. 1enis Data dan Metode Pengambilan Data

Penelitian inidilakukan dengan metode survei dan pengamatan langsung di
lapangan. Data yang diperlukan dalam penelitian ini adalah data primer dan data
sekunder. Data primer diperoleh dengan cara wawancara dengan responden petani
produsen rampai, pedagang pengumpul, pedagang pengecer, dan konsumen
melalui penggunaan kuesioner (daItar pertanyaan) yang telah dipersiapkan. Data
sekunder diperoleh dari instansi yang berhubungan dengan penelitian ini yaitu
kantor kelurahan.

C. Metode Analisis Data

Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis kualitatiI
(deskriptiI) dan analisis kuantitatiI (Statistik). Analisis kualitatiI (deskriptiI)
digunakan untuk mengetahui struktur pasar, perilaku pasar, dan keragaan pasar
berdasarkan saluran pemasaran, harga, biaya, dan volume peniualan yang
dituniang oleh inIormasi daya dan hasil pengamatan di lapangan, meliputi praktik
pemasaran rampai, mulai dari petani produsen sampai ke konsumen akhir.
Analisis kuantitatiI (statistik). Kineria pasar dapat dikelompokkan ke dalam tiga
komponen, yaitu :

1. Struktur pasar (market structure)

Struktur pasar merupakan karakteristik organisasi yang menggambarkan
hubungan antara peniual dan pembeli yang dapat dilihat dari iumlah lembaga
pemasaran, diIerensiasi produk, dan kondisi keluar masuk pasar (entrv condition).
Struktur pasar bersaing sempurna bila iumlah pembeli dan peniual banyak,
peniual dan pembeli hanya menguasai sebagian kecil dari barang yang dipasarkan
sehingga masing-masing tidak dapat mempengaruhi harga pasar (price taker),
tidak ada geiala konsentrasi, produk yang diperdagangkan homogen dan ada
kebebasan untuk keluar masuk pasar. Sebaliknya, struktur pasar tidak bersaing
sempurna seperti pasar monopoli (dicirikan oleh adanya peniual tunggal) dan
monopsoni (dicirikan oleh adanya pembeli tunggal). Oligopoli adalah pasar
dengan beberapa peniual, sedangkan oligopsoni adalah pasar dengan hanya
beberapa pembeli.

2. Perilaku pasar (market conduct)

Perilaku pasar merupakan tingkah laku lembaga pemasaran dalam menghadapi
struktur pasar tertentu untuk mendapatkan keuntungan yang sebesar-besarnya.
Perilaku pasar menggambarkan tingkah laku kegiatan pembeli dan peniual dalam
melakukan kegiatan pembelian, peniualan, penentuan harga, dan siasat pasar
untuk memperkuat posisi di dalam pasar.

3. Keragaan pasar (market performance)

Keragaan pasar adalah geiala pasar yang tampak sebagai akibat dari interaksi
antara struktur pasar (market structure) dan perilaku pasar (market conduct).
Interaksi antara struktur dan perilaku pasar pada kenyataannya cenderung bersiIat
kompleks dan saling pengaruh mempengaruhi secara dinamis.

D. Lokasi penelitian. Responden dan Waktu Penelitian

Penelitian dilakukan di Kelurahan Sumber Agung Kecamatan Kemiling.
Penentuan lokasi penelitian ini dilakukan secara sengaia (purposive) dengan
pertimbangan daerah tersebut merupakan daerah penghasil buncis.
Didalam penelitian ini ditetapkan 5 sampel petani cabai dan 4 pedagang cabai
yang dapat memberikan inIormasi mengenai tataniaga tanaman cabai. Adapun 5
responden petani buncis yang sempat kami temui dan kami minta inIormasinya
adalah sebagai berikut :

a. Petani pertama
Nama : Ayun
Tempat tanggal lahir : Bandar Lampng, 6 Mei 1974
Alamat : Sumber Agung
Umur : 36 tahun

b. Petani kedua
Nama : Slamet
Tempat tanggal lahir : Nganiuk, 1948
Alamat : Sumber Agung
Umur : 62 tahun
c. Petani ketiga
Nama : Saino
Tempat tanggal lahir : Tegal, 7 Mei 1950
Alamat : Sumber Agung
Umur : 60 tahun
d. Petani keempat
Nama : Toha
Tempat tanggal lahir : Sumber Agung, 23 Juni 1976
Alamat : Sumber Agung
Umur : 34 tahun
e. Petani kelima
Nama : Pak Sarti
Tempat tanggal lahir : Tenggal (Jatim), 18 Agustus 1946
Alamat : Sumber Agung
Umur : 64 tahun

Sedangkan untuk 4 pedagang buncis yang temui dan kami mintai inIormasinya
yaitu :

a. Pedagang pertama
Nama : Dedi aprianto
Tempat tanggal lahir : Sidomulyo, 19 April 1960
Alamat : Sumber Agung
Umur : 50 tahun
b. Pedagang kedua
Nama : Sumiarti
Tempat tanggal lahir : Cimahi, 15 September 1975
Alamat : Bandar Lampung
Umur : 35 tahun
c. Pedagang ketiga
Nama : Jasman
Tempat tanggal lahir : Metro Kibang 17 April 1952
Alamat : Langkapura
Umur : 58 tahun
d. Pedagang keempat
Nama : Surti
Tempat tanggal lahir : Banten, 23 Februari 1976
Alamat : Bandar Lampung
Umur : 34 tahun

Penelitian ini dilakukan secara bertahap, hal ini dikarenakan tidak cukupnya
waktu apabila hanya dilakukan sekali penelitian karena banyaknya keterbatasan
yang dimiliki oleh peneliti begitu pula oleh petani dan pedagang. Keterbatasan itu
meliputi kepentingan setiap individu yang berbeda. Waktu yang dimiliki setiap
individu, iarak untuk menempuh daerah penelitian, serta sarana dan prasarana
yang kurang mendukung untuk dilakukannya penelitian.

Seiauh ini, penelitian yang telah dilakukan dapat di iabarkan sebagai berikut :

No Tanggal Tuiuan Penelitian
1 5 Maret 2010 Dilakukan survei lokasi serta peniniauan diseputar
Kelurahan Sumber Agung, serta ramah tamah dan
pengenalan diri kepada petani setempat
2 21 Maret 2010 Memberikan quesioner yang khusus dituiukan kepada
petani sebagai pelaku primer dalam proses tata niaga.
Pemberian questioner ini dilakukan langsung di kebun
buncis milik para petani buncis serta kuniungan ke
rumah salah satu petani untuk memastikan pedagang
yang akan mengambil buncis.
3 28 Maret 2010 Memberikan questioner kepada para pedagang buncis
yang terlibat langsung dalam pengambilan buncis dari
para petani. Pemberian questioner ini dilakukan
dengan menguniungi masing-masing pedagang
dikediamannya masing-masing

E. Metode Analisis Dan Pengujian Hipotesis

Analisis data yang digunakan adalah Analisis deskriptiI (mengetahui bagaimana
pelaksanaan manaiemen pemasaran cabai di kelurahan Langkapura Kecamatan
Kemiling mencakup bagaimana ikatan kelembagaan antar lembaga pemasaran,
proses pembentukan harga, posisi tawar masing-masing lembaga pemasaran,
struktur pasar, perilaku pasar dan keragaan pasar) dan Analisis Statistik untuk
mengetahui eIisiensi pemasaran melalui :

1). Analisis Marjin Pemasaran

Mariin pemasaran adalah selisih harga di tingkat petani produsen (PI) dengan
harga di tingkat konsumen (Pr) (Hasyim, 1994)
Rumus menghitung mariin pemasaran dan mariin keuntungan :
Mii ÷ Psi Pbi
´ )´ )
´ ) ´ )
)
`
¦
|
´
|
-
)
`
¦
|
´
|

=
¯ ¯
¯
= =
=
n
i
n
i
n
i
Pf Pf
Pf Pf
r
1 1
2 2
1
Pr Pr
Pr Pr
Mii ÷ Bti ¹ 6
1

6
1
÷ Mii Bti
Total Mariin secara matematis :
M ÷
¯
=
n
i
M
1
atau
Mi ÷ Pr-PI
Rasio ProIit Mariin (RPM) (Azzaino, 1982) :
RPM
-ti
i
6
=

Keterangan :
Mii ÷ Mariin lembaga pemasaran tingkat ke-1
Psi ÷ Harga iual lembaga pemasaran tingkat ke-1
Pbi ÷ Harga beli lembaga pemasaran tingkat ke-1
6
1
÷ Keuntungan lembaga pemasaran tingkat ke-1
l ÷ 1,2,3,.,n
n ÷ Jumlah lembaga pemasaran
Mi ÷ Total mariin pemasaran
Pr ÷ Harga di tingkat konsumen
PI ÷ Harga di tingkat petani
Jika selisih RPM antara lembaga pemasaran sama dengan nol, maka system
pemasaran eIisien, dan sebaliknya. (Azzaino, 1982)


2). Analisis Koefisien Korelasi Harga

Secara matematis, koeIisen korelasi harga :




Keterangan :
-
+
=
1
a PI
Pr
b) - (1
1

Pr
=
Pf 0
0
r ÷ KoeIisien korelasi harga
n ÷ Jumlah pengamatan

Jika angka koeIisien korelasi harga mendekati satu, maka keeratan hubungan
harga pada kedua tingkat pasar terintegrasi sempurna yaitu sistem pemasaran
bekeria secara eIisien. Namun, iika koeIisien korelasi harga mendekati nol, maka
sistem pemasaran tidak eIisien (Hasyim, 1994).
Penguiian terhadap nilai 'r¨ :
0-0,20 ÷ sangat rendah (hampir tidak ada hubungan )
0,21-0,40 ÷ korelasi rendah
0,41-0,60 ÷ korelasi sedang
0,41-0,80 ÷ cukup tinggi
0,81-1 ÷ korelasi tinggi

) Analisis elastisitas transmisi harga
Yaitu penggambaran seiauh mana dampak perubahan harga suatu barang di suatu
tempat atau tingkat berpengaruh terhadap harga barang itu ditempat lain atau
tingkatan lain (Hasyim, 1984).
Secara matematis, elastisitas transmisi harga :
Pr ÷ PI ¹ M................................(1)
Karena mariin pemasaran dianggap linear dengan harga di tingkat konsumen,
secara matematis ditulis :
M ÷ a ¹ b P
1
............................(2)

Persamaan (2) disubstitusikan ke dalam (1) :
Pr ÷ PI ¹ a b Pr
Pr - b Pr ÷ PI ¹ a
(1-b) Pr ÷ PI ¹a


÷ 1/b x (PI ¹ a)

Pr
PI

Pr
-
Pf 0
0
Sehingga

Karena ET

Persamaan (3) disubstitusikan ke dalam persamaan (4)
Maka
Pr b
1
ET
Pf
- =
KoeIisien regresi (b) dapat dicari dengan menggunakan rumus :

)

`
¦

|

´
|
¦
¦
'
+

'

¦
'
+

'

)
`
¦
|
´
|
¦
'
+

'

¦
'
+

'

=
¯ ¯
¯ ¯ ¯
= =
= = =
2
1
2
1
1 1 1
Pr Pr
Pr . Pr
n
i
n
i
n
i
n
i
n
i
n
Pf n Pf
-


Hubungan Iungsional antara harga di tingkat petani dengan harga di tingkat
konsumen secara matematis, ditulis :
PI ÷ a ¹ b Pr
Keterangan :
ET ÷ elastisitas transmisi harga
N ÷ diIIerensial
Pr ÷ harga rata-rata di tingkat konsumen
PI ÷ harga rata-rata di tingkat petani produsen
a ÷ konstanta atau titik potong
b ÷ koeIisien regresi
M ÷ Mariin pemasaran

Kriteria pengukuran pada analisis elastisitas transmisi harga :
ET ÷ 1, berarti mariin pemasaran tidak dipengaruhi oleh harga di tingkat
konsumen. Artinya pasar yang dihadapi oleh seluruh pelaku pemasaran
merupakan pasar yang bersaing sempurna. Hal ini menandakan bahwa sistem
pemasaran telah eIisien.

ET ~ 1, berarti laiu perubahan harga ditingkat petani lebih besar daripada laiu
perubahan harga di tingkat konsumen. Artinya pasar yang dihadapi oleh seluruh
pelaku pemasaran bersaing tidak sempurna, yaitu terdapat kekuatan monopsoni
atau oligopsoni dengan kata lain sistem pemasaran berlangsung tidak eIisien


ET · 1, berarti laiu perubahan harga ditingkat petani lebih kecil daripada laiu
perubahan harga di tingkat konsumen. Artinya sistem pemasaran berlangsung
tidak eIisien.


























BAB IV
GAMBARAN UMUM DAERAH PENELITIAN



Penelitian yang kami lakukan dalam turun lapang untuk penyusunan laporan
tataniaga buncis ini bertempat di Kelurahan Sumber Agung Kecamatan Kemiling
Kota Bandar Lampung. Kelurahan ini tergolong aman kasus krimimal, seperti
konIlik antar entnis/agama, perkelahian, pencurian peniarahan, periudian,
pemakaian miras ataupun narkoba, pembunuhan, keiahatan seksual dan prostitusi
sanat iarang teriadi (dapat dilihat dari proIil Kelurahan Sumber Agung).
Kelurahan ini memiliki potensi alam yang tinggi dengan luas kelurahan yaitu 498
Ha yang terdiri dari tanah sawah, tanah kering, tanah basah, tanah perkebunan,
tanah untuk Iasilitas umum, dan tanah hutan. Pada tanah sawah terdapat sawah
tadah huian seluas 2 ha, untuk tanah kering diIungsikan sebagai tegal/ladang
seluas 10 Ha dan 25 Ha diIungsikan untuk pemukiman. Kelurahan Sumber Agung
ini memiliki iklim dengan curah huian 30.000 mm/th dengan iumlah bulan huian
yaitu 6 bulan. Suhu rata-rata harian di kelurahan ini yaitu 22 C dengan bentang
wilayah yaitu perbukitan.
Periode tahun 2000 hingga sekarang dimulai pada bulan November 1999 diadakan
pemilihan kepala desa dan yang terpilih sebagai kepala desa adalah Bapak
A.Yamin yang bergelar sariana sosial setelah meniabat selama 1 periode pada
bulan November 2007 diadakan pemilihan kepala desa kembali dan Bpk. Nuraini
terpilih kembali sebagai kepala desa Sumber Agung untuk periode ke dua hingga
sekarang.

Karena sebagian besar wilayahnya didominasi oleh lahan tegal/ladang, maka
mayoritas masyarakatnya berpenghasilan sebagai petani ladang.
Kelurahan Sumber Agung merupakan daerah yang memiliki potensi dibidang
pembudayaan tanaman hortikultura, seperti tanaman buncis selain mananam
buncis, masyarakat di sana iuga menanam ienis sayur mayur seperti kangkung,
terong, cabai, dan bayam sebagai penyangga kehidupan mereka. Berikut ini
merupakan tabel luas tanaman pangan menurutbkomoditas tahun 2009.

No Jenis Komoditas Luas (Ha) Hasil (ton/ha)
1 Jagung 2 1,5-2
2 Kacang Kedelai 3 1-2
3 Kacang Tanah 1 0,8
4 Kacang Paniang 1 0,25-1,5
5 Padi 2 0,75-2,5
6 Ubi Kayu 10 0,5-2
7 Ubi Jalar 3 -
8 Cabe 1 0,9-1,5
9 Bawang Putih - -
10 Bawang Merah - -
11 Tomat 3 2-3
12 Sawi - -
13 Kentang - -
14 Kubis - -
15 Mentimun - -
16 Buncis 5 0,5-1
17 Brokoli - -
18 Terong 3 0,25-1

Jenis dan kandungan tanah di kelurahan Sumber Agung ini adalah warna tanahnya
hitam kemerah-merahan, dengan kedalaman 40-50 cm. dengan adanya kondisi
tersebut, menyebabkan di kelurahan Sumber Agung iuga membudidayakan
komoditas buah-buahan, seperti alpukat, mangga, rambutan, salak, papaya,
durian, sawo, dan pisang, selain itu terdapat pula perkebunan rakyat, seperti
perkebunan kelapa dengan luas 3 Ha, perkebunan kopi dengan luas areal 100 Ha,
perkebunan coklat dengan luas areal 150 Ha, dan perkebunan karet seluas 50 Ha.

Disesuaikan dengan data tahun 2009, Kelurahan Sumber Agung memiliki iumlah
penduduk sebanyak 2.703 iiwa, dengan iumlah laki-laki sebanyak 1.396 iiwa,
iumlah perempuan yaitu sebanyak 1.307 iiwa, dan iumlah kepala keluarga yaitu
sebanyak 700 KK. Sebagian besar mata pencaharian pokok masyarakat kelurahan
Sumber Agung yaitu bertani dan berdagang.



























BAB V
HASIL DAN PEMBAHASAN



A. Gambaran Umum Identitas Petani Responden

Secara umum penduduk didesa Sumber Agung bermata pencaharian sebagai
petani. Mereka bekeria di lahan milik sendiri atau sebagai penggarap sedangkan
lainnya sebagai buruh tani dipersawahan maupun diperladangan. Selama
penelitian turun lapang ini kami menemukan 5 petani responden yang saat ini
sedang mengusahakan menanam tanaman buncis. Petani pertama bernama Bapak
Ayun, Ia adalah seorang petani yang berumur 36 tahun yang tinggal di daerah
Sumber Agung. Petani kedua bernama Bapak Slamet, Ia merupakan petani cerdas
yang sering mengikuti berbagai macam pelatihan dalam bidang pertanian, petani
berumur 62 tahun ini bukan merupakan penduduk asli Sumber Agung . Petani ke
tiga bernama Bapak Saino, kelahiran Tegal yang sekarang berumur 60 tahun.
Petani keempat yaitu Bapak Toha, Ia merupakan responden termuda yang kami
temui, yakni berumur 34 tahun dan yang terakhir Bapak Sarti,disamping dikenal
sebagai petani buncis, Ia iuga merupakan kepala lingkungan I, selain itu Ia iuga
dikenal sebagai petani yang ulet, berkat keuletannya Ia pernah mendapat
penghargaan dari dinas pertanian provinsi Lampung.

Selain tanaman buncis, mayoritas penduduk Sumber Agung iuga menanam
tanaman hortikultura lain seperti terong, kacang paniang,cabai, iagung, dan
singkong. Bapak Ayun misalnya, selain menanam buncis Ia iuga menanam
kacang paniang bersebelahan dengan kebun buncisnya.
Sebenarnya, pada kondisi yang seperti ini dimana kondisi iklim dan cuaca yang
sering berubah menanam buncis banyak memiliki resiko terutama munculnya
hama dan penyakit, namun para petani tidak berputus asa untuk tidak
meninggalkan tanaman buncis.
B. Luas lahan usaha dan skala usaha petani responden
Usaha tani buncis terletak pada daratan lahan yang sama, sehingga apabila kita
memandang yang ada hanyalah hamparan tanaman buncis yang luas karena letak
kebun buncis antara satu petani dengan petani lainnya saling berdekatan. Luas
lahan usaha untuk menanam buncis diantara petani berbeda-beda. Bapak Ayun
menanam tanaman buncis diatas lahannya yang berukuran 2/5 hektar, Bapak
Slamet menanam tanaman buncisnya di atas lahannya yang berukuran 6/25 ha
sedangkan Bapak Saino menanam tanaman buncis di atas lahannya yang
berukuran 1/5 ha, Bapak Toha menanam buncis di atas lahan seluas 7/25 ha, dan
yang terakhir yaitu Pak Sarti yang menanami buncis di atas lahannya yang seluas
8/25 ha.

1. Besar modal dalam usaha tani tanaman buncis
Modal meniadi salah satu Iaktor pendukung dalam kelancaran suatu usaha tani
dalam bidang pertanian. Karena dengan modal yang cukup para petani dapat
mengembangkan usaha taninya sehingga dapat pula meningkatkan harga iual
produk yang dihasilkannya. Modal yang dikeluarkan petani buncis di Sumber
Agung sendiri berbeda-beda. Bapak Ayun mengeluarkan modal sebanyak kurang
lebih 5 iuta untuk kebun buncisnya. Bapak Slamet menanamkan modalnya
sebesar kurang lebih 3 iuta. Lain halnya dengan Bapak Saino yang mengeluarkan
uang sebesar kurang lebih 2,5 iuta untuk membiayai 1/5 ha kebun buncisnya,
sedangkan Bapak Toha mengeluarkan uang sebesar kurang lebih 3,5 iuta dan
Bapak Sarti sebesar kuarang lebih 4 iuta.

2. Awal mula petani responden menanam buncis
Banyak hal yang melatar belakangi para petani responden untuk menanam buncis,
adapun Iaktor-Iaktor tersebut disebabkan karena banyaknya keuntungan yang
didapat dari menanam buncis, walaupun begitu terkadang para petani harus
mengalami kerugian karena tanaman buncis yang ditanamnya rusak terserang
hama dan penyakit. Namun itu tidak menyurutkan niat petani untuk menanam
buncis karena kita ketahui bahwa buncis termasuk komoditas bahan pangan yang
dibutuhkan oleh masyarakat Indonesia.

Bapak Ayun memulai usaha taninya seiak tahun 1996, Bapak Slamet memulai
usaha menanam tanaman buncis seiak tahun 2006 sama seperti Bapak Toha,
Bapak Saino mualai bertanam buncis tahun 2001.
Sedangkan Bapak Sarti menanam tanaman buncis seiak tahun 1998. Dengan
perbedaan dalam waktu memulai usaha menanam buncis tersebut diantara satu
petani dengan petani lainnya dapat saling bertukar inIormasi dan pengalaman
yang berkenaan dengan tanaman buncis.

3. Kepemilikan Modal Petani Responden
Seluruh petani responden yang kami iumpai mengatakan bahwa modal yang
digunakan dalam usaha tani buncis ini berasal dari modal sendiri bukan berasal
dari piniaman. Dengan modal yang berasal dari sendiri inilah para petani lebih
berani menanggung resiko kerugian-kerugian yang mungkin teriadi karena tidak
terpaut dan berhubungan dengan orang lain.

4. Biaya Usahatani Tanaman buncis
Biaya usahatani merupakan biaya yang harus dikeluarkan oleh para petani untuk
membiayai usaha taninya. Dari kelima petani responden ini dapat diketahui biaya
yang dikeluarkan dari masing-masing petani diantaranya:

O Biaya usaha tani dilahan Bapak Ayun
Bapak Ayun membeli benih sebanyak 25 botol benih dengan harga benih
setiap botolnya Rp. 15.000,00, biaya keseluruhan untuk benih yaitu
sebesar Rp. 375.000. Pupuk yang digunakan berupa pupuk kandang
sebanyak 300 kg dengan harga Rp. 250.000,00, selain itu pupuk kimia
seperti Urea, Pospat, TSP dengan harga Rp. 1.350.000 dan obat-obatan
yang digunakan dari ienis insectisida dan Iungisida seperti Dasinon,
Matador,dan Pastak, dimana dari penggunaan obat-obatan ini bapak Ayun
bisa mengeluarkan biaya Rp. 270.000. Untuk tenaga keria, bapak Ayun
memperkeriakan 4 orang untuk membantunya yang berada diluar ikatan
keluarga, disamping itu lahan iuga dikeriakan oleh tenaga keria yang
berada dalam ikatan keluarga sebanyak 2 orang. Masing-masing pekeria di
luar ikatan keluarga diberi upah sebesar Rp. 30.000 perhari salah satu
yang dikeriakan yaitu membuat guludan selama 4 hari, iadi biaya yang
dikeluarkan untuk tenaga keria secara keseluruhan yaitu sebesar Rp.
480.000. Pengeluaran untuk alat-alat pertanian yang digunakan seperti
cangkul, arit, sprayer, sebesar Rp. 85.000. untuk Aiir Bapak Ayum
mengeluarkan biaya sebesar Rp. 300.000 dan tali sebesar Rp 25.000.

O Biaya usaha tani dilahan Bapak Slamet
Bapak Slamet membeli benih sebanyak 15 botol benih dengan harga benih
setiap botolnya Rp. 15.000,00, biaya keseluruhan untuk benih yaitu
sebesar Rp. 225.000. Pupuk yang digunakan berupa pupuk kandang
sebanyak 50 kg dengan harga Rp. 80.000,00, selain itu pupuk kimia
seperti Urea, Pospat, TSP dengan harga Rp. 785.000 dan obat-obatan yang
digunakan dari ienis insectisida dan Iungisida seperti Iuradan, Dasinon,
Matador,dan Pastak, dimana dari penggunaan obat-obatan ini bapak
Slamet bisa mengeluarkan biaya Rp. 120.000. Untuk tenaga keria, bapak
Slamet memiliki 2 orang tenaga keria dalam keluarga, namun disamping
itu dia iuga memperkeriakan 2 orang untuk membantunya yang berada di
luar ikatan keluarga. Masing-masing pekeria diberi upah sebesar Rp.
30.000 perhari salah satu yang dikeriakan yaitu membuat lahan/guludan
selama 3 hari, iadi biaya yang dikeluarkan untuk tenaga keria secara
keseluruhan yaitu sebesar Rp. 180.000. Adapun alat-alat pertanian yang
digunakan seperti cangkul, koret, bak, dan karung berasal dari milik
pribadi. Untuk aiir Bapak Slamet mengeluarkan biaya sebesar Rp.
200.000 dan tali Rp. 19.000.

O Biaya usaha tani dilahan Bapak Saino
Bapak Saino membeli 12 botol benih untuk 1/5 hektar ladangnya dari toko
pertanian dengan biaya sebesar Rp. 180.000. Pupuk yang digunakan
berupa pupuk kandang sebanyak 40 kg dengan harga Rp. 60.000,00, selain
itu pupuk kimia seperti Urea, Pospat, TSP dengan harga Rp. 675.000 obat-
obatan yang digunakan dari ienis insectisida dan Iungisida seperti
Dasinon, Matador,dan Pastak, dimana dari penggunaan obat-obatan ini
bapak Saino bisa mengeluarkan biaya Rp. 100.000. Untuk tenaga keria,
bapak Saino memperkeriakan 2 orang untuk membantunya yang berada
diluar ikatan keluarga. Masing-masing pekeria diberi upah sebesar Rp.
30.000 perhari salah satu yang dikeriakan yaitu membuat lahan/guludan
dan lain sebagainya selama 2 hari, iadi biaya yang dikeluarkan untuk
tenaga keia secara keseluruhan yaitu sebesar Rp. 120.000. Adapun alat-
alat pertanian yang digunakan seperti cangkul, koret, bak, karung. Alat-
alat tersebut ada yang berasal dari milik sendiri. Namun, untuk aiir Bapak
Slamet mengeluarkan biaya sebesar Rp. 175.000 dan tali sebesar Rp.
15.000.

O Biaya usaha tani di lahan Bapak Toha
Bapak Toha membeli benih sebanyak 19 botol untuk 7/25 hektar lahannya
dengan biaya sebesar Rp. 285.000. Pupuk yang digunakan berupa pupuk
kandang sebanyak 150 kg dengan harga Rp. 155.000. Pupuk lain yang
digunakan adalah Urea, Pospat, TSP dengan harga 1.065.000 dan obat-
obatan yang digunakan dari ienis insectisida dan Iungisida seperti
Dasinon, Matador,dan Pastak, dimana dari penggunaan obat-obatan ini
bapak Toha bisa mengeluarkan biaya Rp. 208.000. Pengeluaran untuk alat
pertanian seperti aiir sebesar Rp 200.000. Untuk tenaga keria, bapak
Slamet memperkeriakan 5 orang untuk membantunya yang berada diluar
ikatan keluarga. Masing-masing pekeria diberi upah sebesar Rp. 30.000
perhari salah satu yang dikeriakan yaitu membuat lahan dan guludan
selama 3 hari, iadi biaya yang dikeluarkan untuk tenaga keia secara
keseluruhan yaitu sebesar Rp. 450.000. Untuk aiir, bapak tersebut
mengeluarkan biaya sebesar Rp. 275.000 dan tali sebesar Rp. 17.000.


O Biaya usaha tani dilahan Bapak Sarti
Bapak Sarti membeli benih sebanyak 23 botol benih dengan harga benih
setiap botolnya Rp. 15.000,00, biaya keseluruhan untuk benih yaitu
sebesar Rp. 345.000. Pupuk yang digunakan berupa pupuk kandang
sebanyak 200 kg dengan harga Rp. 230.000,00, selain itu pupuk kimia
seperti Urea, Pospat, TSP dengan harga Rp. 1.247.000 obat-obatan yang
digunakan dari ienis insectisida dan Iungisida seperti Iuradan, Dasinon,
Matador,dan Sekor, dimana dari penggunaan obat-obatan ini bapak Sarti
bisa mengeluarkan biaya Rp. 205.000. Untuk tenaga keria, bapak Sarti
memperkeriakan 4 orang untuk membantunya yang berada diluar ikatan
keluarga, hal tersebut dikarenakan bapak Sarti tidak memiliki tenaga keria
yang berada dalam ikatan keluarga. Masing-masing pekeria di luar ikatan
keluarga diberi upah sebesar Rp. 30.000 perhari salah satu yang
dikeriakan yaitu membuat guludan selama 4 hari, iadi biaya yang
dikeluarkan untuk tenaga keria secara keseluruhan yaitu sebesar Rp.
480.000. Pengeluaran untuk alat-alat pertanian yang digunakan seperti
cangkul, arit sebesar Rp. 80.000. untuk Aiir Bapak Ayum mengeluarkan
biaya sebesar Rp. 300.000 dan tali sebesar Rp 25.000.

5. Produksi Tanaman Buncis
Untuk periode penanaman buncis ini setiap petani memiliki iumlah produksi yang
berbeda satu sama lainnya. Berikut iumlah produksi tanaman cabai yang terakhir
kami tanyakan kepada responden:
Bapak Ayun telah memanen tanaman buncisnya sebanyak 7 kali dan
produksinya sebanyak 6 kuintal setiap kali panen.
Dikarenakan tanaman buncis Bapak Slamet terkena hama dan penyakit,
maka ia hanya dapat memanen buncisnya sebanyak 4 kali dan ia mendapat
produksinya sebanyak 3 kuintal setiap kali panennya.
Bapak Saino sudah memanen tanaman buncisnya sebanyak 6 kali dan
setiap kali panen ia mendapat 4 kuintal.
Bapak Toha telah memanen tanaman buncisnya sebanyak 7 kali dan ia
mendapatkan 5 kuintal setiap kali panennya..
Bapak Sarti telah memanen tanaman buncisnya sebanyak 8 kali dan ia
mendapat 5 kuintal setiap kali panen.

6. Cara Pemasaran Tanaman Buncis
Dari seluruh petani yang kami iumpai, mereka memasarkan tanaman buncis
kepada para pedagang pengumpul yanng datang langsung kepada para petani.
Sehingga para petani bertugas hanya mengumpulkan hasil produksinya saia
kemudian akan diambil oleh pedagang pengumpul.

7. Harga Jual Produksi Tanaman buncis
Dari hasil wawancara kami, kami mendapati bahwa harga buncis yang ditawarkan
petani kepada pedagang pengumpul tidak banyak yang berbeda. Di mana bapak
Ayun, bapak Toha, bapak Saino, dan bapak Sarti menawarkan harga buncisnya
Rp. 3500/kg kepada pedagang pengumpul. Namun, berbeda dengan bapak Slamet
yang hanya berani menawarkan buncisnya seharga Rp. 3000/kg kepada pedagang
pengumpul, hal tersebut dikarenakan kualitas buncisnya yang kurang baik yang
disebakan hama dan penyakit yang menyerang tanaman buncisnya.

8. Proses Pembayaran Antara Petani Dengan Pengumpul
Ada 2 macam proses pembayaran yang dilakukan dalam proses tata niaga buncis
ini. Cara yang sering dihadapi para petani adalah pembayaran secara tunai dimana
ketika teriadi kesepakatan harga, pedagang langsung membayarkan seiumlah
uang yang telah disepakati. Cara yang lain yaitu dengan persekot dimana
pedagang membawa terlebih dahulu buncisnya, setelah buncis tersebut dipasarkan
dan kemudian ia kembali ke petani untuk membayar buncis yang dihasilkan oleh
petani tersebut, cara pembayaran ini dilakukan oleh pedagang yang langsung
datang sendiri kepetani.

9. Cara Peniualan Tanaman Buncis
Buncis merupakan salah satu komoditas bahan pangan yang sangat mudah busuk
setelah pemanenan . Untuk menghindari resiko tersebut petani meniualnya
langsung ketika proses pemanenan dilakukan. Dengan demikian ketika panen
petani bisa melakukan transaksi peniualan.

10. Hubungan Petani Dengan Pedagang
Petani dan pedagang yang kami amati secara umum telah memiliki hubungan
langganan satu sama lainnya. Dimana masing-masing petani telah memiliki
langganan pedagang tersendiri yang mereka percayakan untuk memasarkan hasil
produksinya. Hubungan ini telah berialan terus-menerus sehinggga memupuk
kepercayaan antara satu sama lainnya sehingga apapun permasalahan yang timbul
mereka pecahkan bersama.

11. Hambatan Yang Teriadi Pada Proses Tataniaga Buncis
Sebenarnya hambatan yang teriadi dalam proses tataniaga ini muncul dalam proses
pengolahan maupun pemasaran hasil produksi Buncis. Adapun hambatan tersebut
diantaranya:
a. Pada saat usahatani, dimana buncis yang ditanam mengalami serangan
hama dan penyakit berupa penyakit busuk lunak penyebabnya yaitu
bakteri Erwinia carotopora. Penyakit busuk luna ini termasuk dalam Iamili
Enterobacteriaceae. Bakteri ini hanya menyerang bila ada bagian tanaman
yang luka, misalnya gigitan ulat atau memang sudah sakit karena penyakit
lain. Serangan ini dapat teriadi di lapangan atau di penyimpanan. Penyakit
ini akan cepat menialar ke seluruh bagian tanaman sehingga tanaman
meniadi lunak, berlendir dan berbau busuk. Kadang-kadang iuga bisa
roboh bila yang terserang batangnya. Hal tersebut tentu saia sangat
mrugikan petani, karena dapat menurunkan produktivitas tanaman buncis
mereka.
b. Pada saat pemasaran, hambatan yang dihadapi oleh para petani yaitu
terkadang pedagang tidak membayar secara penuh atau adanya persekot
untuk hasil produksi sehingga petani kesulitan dalam kondisi keuangannya
terutama untuk memenuhi kebutuhan hidupnya (Cost OI Living).


C. Gambaran Umum Indentitas Pedagang Responden

Secara umum para pedagang pengumpul yang kami temui sebagai responden
memiliki kualitas kehidupan yang lebih baik dibandingkan petani cabai
sebelumnya. Dalam pengamatan turun lapang ini kami menemui dua orang
pedagang pengumpul, satu orang pedagang besar dan satu orang lagi pedagang
pengecer. Pedagang pengumpul ini memiliki tugas mengumpulkan cabai dari para
petani dan meniualkannya kepada pedagang besar atau langsung ke pedagang
pengecer( pedagang akhir) untuk disalurkan pada konsumen. Adapun 2 orang
pedagang pengumpul itu adalah :
1. Bapak Dedi Aprianto, bapak berumur 50 tahun yang lahir tanggal 19
April 1960 ini merupakan penduduk Sumber Agung . Ia meniadi pedagang
pengumpul di desa Sumber Agung yang mengumpulkan buncis dari lahan
Bapak Ayun.
2. Bapak Jasman merupakan pedagang pengumpul berusia 58 tahun
kelahiran tahun 1952 yang iuga merupakan penduduk asli Metro Kibang
ini merupakan pedagang pengumpul dari Bapak Sarti.

Adapun kerangka tataniaga yang teriadi pada masing-masing petani dan
pengumpul dapat dilihat dari bagan berikut:

Petani Pak Ayun Petani Pak Sarti



Pengumpul Pak Dedi A. Pengumpul Pak Jasman



Pedagang Besar
Ibu Surti



Pedagang Pengecer Konsumen Akhir
Ibu Sumiarti

Dalam bagan ini kami tidak mencantumkan tiga petani buncis lainnya, hal
tersebut dikarenakan kami hanya meneliti dua pedagang pengumpul, satu
pedagang besar, dan satu pedagang pengecer yang saling berkaitan satu sama lain
dalam rantai tataniaga buncis. Sebenarnya rantai tata niaga buncis di Sumber
Agung sendiri tidak terlalu paniang untuk sampai kepada konsumen. Produk hasil
terakhir terpusat pada pedagang pengecer yang biasanya dilakukan per individu
untuk diiual kembali ke konsumen di warung- warung sayur. Sedangkan untuk
peniualan ke luar kota dilakukan hanya terbatas pada buncis ienis super saia.
Pemilihan pemasaran buncis bukan ke luar Sumatera karena buncis asal Sumatera
masih kalah bersaing dengan buncis yang berasal dari iawa.

D. Gambaran Umum Usaha. Modal dan Pemasaran Pedagang Pengumpul.
Pedagang Besar. Pedagang Pengecer

Adapun gambaran umum mengenai usaha, modal dan pemasaran dari pedagang
pengumpul ini meliputi hal-hal yang diiabarkan sebagai berikut:

1. Luas Skala Usaha Pemasaran
Secara keseluruhan para pedagang pengumpul ini mengumpulkan tanaman
buncis di daerah Sumber Agung kemudian mereka meniualnya ke pedagang
besar, kemudian pedagang besar meniualnya ke pedagang pengecer, dan pada
akhirnya sampai ke konsumen akhir.
2. Jenis Komoditas yang diperdagangkan
Komoditas utama yang diperdagangkan oleh para pedagang-pedagang ini
berupa buncis. Selain itu mereka iuga mengusahakan untuk meniual hasil
sayuran sebagai sampingan mereka . Ibu Surti (pedagang besar) misalnya, ia
iuga meniual sayuran seperti terong, wortel, bunga kol, dan lain sebagainya.
Sedangkan Bp. Jasman selain meniual buncis ia iuga mengumpulkan rampai,
biii meliio, kelapa dan terong. Sedangkan Bpk. Dedi lebih Iokus untuk
meniual satu komoditi saia yaitu buncis, meskipun begitu terkadang ia iuga
mengumpulkan komoditi lain saat panen buncis sedikit, seperti rampai sawi,
dan melinio.
3. Sumber Pembelian Komoditas
Buncis yang meniadi sentra barang dagangan yang diperiualbelikan
didapatkan dari petani secara langsung. Ketika panen petani memanggil
pedaganng pengumpul tersebut untuk datang mengambil produksi hasil
tanaman buncis.
4. Jumlah dan Sumber Modal
Dari pedagang yang kami temui mengatakan bahwa sumber permodalan untuk
melakukan usaha ini sepenuhnya berasal dari modal sendiri, namun pedagang
tersebut tidak mematok sepenuhnya berapa besar modal yang harus
dikeluarkan untuk melakukan usaha ini .
5. Harga Beli Komoditas Dari Petani hingga ke Pedagang Pengepul
Harga beli komoditas dari petani setiap masing-masing pedagang pengumpul
berbeda-beda satu sama lainnya dan dapat diielaskan sebagai berikut:
O Bapak Dedi Aprianto membeli buncis dari Bapak Ayun seharga Rp.
3.700/kg, sedangkan untuk sayuran yang lain misalnya bunga kol Rp.
6.000/kg, dan terong Rp. 1.000
O Bpk. Jasman membeli buncis seharga Rp. 3.900/kg sedangkan terong Rp.
1.200/ kg dan rampai Rp. 4.500/ kg.
6. Harga Jual Komoditas dari Pedagang Pengumpul ke Pedagang Besar
Harga iual komoditas iuga berbeda perlakuan dari satu pedagang pengumpul
ke pedagang besar dan dapat diiabarkan sebagai berikut:
O Bapak Dedi Aprianto meniual buncis kepada Ibu Surti dengan harga Rp.
4.500, sedangkan untuk bunga kol Rp. 8.000 dan terong Rp. 1.400.
O Bpk. Jasman meniual buncis dengan harga Rp. 4.500, sedangkan untuk
terong Rp. 2.000 dan rampai diiual dengan harga Rp. 5000/kg
7. Harga Beli Komoditas dari Pedagang Pengumpul hingga ke Pedagang Besar
Ibu Surti membeli komoditas buncis dari setiap pengepul seharga Rp. 4.800,
sedangkan untuk komoditas lainya seperti wortel Rp. 2500/kg dan Tomat
6000/kg.
8. Harga Jual Komoditas dari Pedagang Besar ke Pedagang Pengecer
Ibu Surti sebagai pedagang besar meniual komoditas buncisnya kepada
pedagang pengecer seharga Rp. 5.800/kg.
9. Perlakuan Terhadap Produk dan Biaya
Para pedagang pengumpul maupun pedagang besar mendapatkan buncis yang
sudah siap untuk diiual, sehingga mereka tidak lagi memerlukan biaya dan
proses untuk pencucian, penyortiran dan pengolahan karena proses itu telah
dilakukan oleh para petani.
10.Tenaga Keria Yang Membantu Dalam Proses Tataniaga Buncis
Tenaga keria yang membantu dalam proses tataniaga buncis Bapak Dedi
Aprianto beriumlah 1 orang yang berasal dari keluarga sendiri dan di upah
sebesar Rp. 35.000/ malam, ia dapat melakukan pekeriaannya dalam
menangani buncis sebanyak 500 kg buncis . Untuk Jasman, ia membutuhkan 2
orang setiap harinya yang ikut membantunya di pasar dan survey di lapangan
sedangkan untuk Rp. 40.000/orang, sehingga biaya yang dikeluarkannya
sebanyak Rp. 80.000/hari untuk kedua orang tersebut. Mereka biasanya dapat
menangani buncis sebanyak 1500 kg buncis. Sedangkan Ibu Surti, ia
membutuhkan biaya sebesar Rp. 200.000/hari untuk mempekeriakan 4 orang
untuk menagani buncis sebanyak 7 ton.
11.Cara Pembayaran Produk Yang Dibeli
Produk yang dibeli dari petani secara umum pembayarannya dilakukan secara
tunai, namun pada kondisi tertentu terkadang peniual membawa terlebih dahulu
barang untuk diperdagangkan setelah laku teriual ia akan kembali
membayarnya kepada pembeli atau sering disebut persekot.
12.Cara Pembayaran Produk Yang Diiual
Sama halnya dengan proses pembelian buncis, cara pembayaran produk yang
diiual pun dibayar secara tunai dan terkadang secara persekot.
13.Alat Transportasi Untuk Pengangkutan
Alat transportasi yang digunakan untuk pengangkutan tergantung dari
pedagang masing-masing.
O Bapak Dedi Aprianto menggunakan iasa oiek dimana setiap 1 kandi (50
kg) ia harus membayar Rp. 5.000 yang dibayar secara tunai. Selain itu, ia
iuga harus mengeluarkan biaya parkir sebesar Rp. 2.500
O Bpk. Jasman menggunakan iasa mobil pick up yang ia miliki sendiri. Jadi
untuk biaya transportasi ia hanya mengeluarkan biaya bensin dengan harga
Rp. 70.000. Ia dapat mengangkut buncis sebanyak kurang dari dua ton
sekali angkut dari petani.
O Sedangkan Ibu Surti sebagai pedagang besar, ia harus mengeluarkan biaya
sebesar Rp 200.000 untuk mengangkut buncis dari pedagang pengumpul.
Ia dapat mengangkut buncis sebanyak 2.800 kg dalam sekali angkut.
14.Ongkos Penyimpanan
Karena buncis merupakan komoditas yang mudah busuk maka pedagang tidak
melakukan proses penyimpanan dan buncis langsung dipasarkan setelah
diambil dari petani sehingga tidak ada biaya penyimpanan.
15.Ongkos Pengolahan
Buncis yang dipasarkan masih dalam bentuk yang segar iadi tidak
memerlukan proses pengolahan. Cabai utuh yang telah disortir langsung
dipasarkan sehingga tidak ada biaya pengolahan .
16.Hambatan/Rintangan Dalam Memilih Pembeli dan Peniual
Pada dasarnya tidak terdapat hambatan dalam memilih pembeli dan peniual
karena dari awal kegiatan ini didasarkan atas kepercayaan satu sama lainnya.
Dengan kepercayaan yang dibangun para petani dengan pedagang atau
pedagang ke pedagang lainnya tidak ada masalah yang dihadapi. Akan tetapi
terkadang petani mengeluh, hal tersebut dikarenakan alat penimbang berat
buncis itu tidak dikalibrasi dengan tepat, sehingga petani terkadang dirugikan
dimana berat buncis yang ditimbang meniadi berkurangnya.
17.Cara Penetapan Harga Jual Beli
Sebagaimana kita ketahui harga cabai dipasaran seringkali berubah tergantung
pada permintaan pasar sehingga penetapan harga iual beli ditentukan oleh
kekuatan tawar menawar (Bargaining Position) antara peniual dan pembeli
sehingga tercipta kesepakatan harga yang disetuiui oleh kedua pihak.


E. Analisis Margin Tataniaga Buncis

Analisis Usaha Tani Buncis

Adapun tuiuan dari kegiatan usaha tani buncis adalah untuk memperoleh
keuntungan, dan terpenuhinya kebutuhan subsistennya. Keuntungan yang
diperoleh petani buncis di kelompok tani buncis di kelurahan Sumber Agung
dirasakan saat panen dan umumnya sangat dirasakan setelah biaya yang
dikeluarkan telah terlunasi. Sehingga nampak ielas berapa keuntungan yang
diperoleh dari hasil pertaniannya.

Pendapatan petani buncis diperoleh dari hasil pengurangan dari produksi total
dengan biaya yang dikorbakan. Adapun biaya yang dikeluarkan meliputi biaya
variabel dan biaya tetap.
Biaya Usaha Tani Tomat

a. Biaya Variabel
Biaya variabel adalah biaya yang dikeluarkan oleh petani untuk biaya usaha tani
secara tunai dalam satu kali produksi. Biaya variabel dalam usaha tani buncis ini
meliputi biaya benih, pupuk, pestisida dan herbisida, dan tenaga keria. Analisis
data adalah sebagai berikut:

Biaya variabel Pak Ayun Pak Slamet Pak Saino
(Rp) (Rp) (Rp)
a. benih 375.000 225.000 180.000
b. pupuk 1.600.000 865.000 735.000
c. Pestisida ¹ 270.000 120.000 100.000
Insektisida
d. Tenaga Keria 480.000 180.000 120.000

Total Biaya Variable 2.725.000 1.0.000 1.15.000


Biaya variabel Pak Toha Pak Sarti
(Rp) (Rp)

a. benih 285.000 345.000
b. pupuk 1.220.000 1.477.000
c. Pestisida ¹ 208.000 205.000
Insektisida
d. Tenaga Keria 450.000 480.000

Total Biaya Variable 2.16.000 2.507.000


Jadi, dari uraian tersebut dapatlah dimengerti bahwa biaya yang harus
dikorbankan petani dalam satu kali masa tanam mulai pembibitan hingga panen
yaitu sebesar Rp 2.725.000 untuk bapak Ayun, Rp 1.390.000 untuk bapak Slamet,
Rp 1.135.000 untuk bapak Saino, Rp. 2.163.000 dan Rp. 2.507.000 untuk bapak
Sarti. Adanya perbedaan ini dilihat berdasarkan luas lahan dan hasil produksi.

b. Biaya Tetap
Biaya tetap adalah biaya yag dikeluarkan dalam iumlah yang tetap dalam proses
produksi berapapun iumlahnya. Dalam hal ini biaya tetap terdiri dari biaya alat-
alat dalam proses pertanian yag digunakan setiap melakukan proses produksi yang
meliputi saat mulai proses tanam hingga pemanenan. Rinciannya adalah sebagai
berikut:

Tabel Rincian Biaya Tetap

Alat pengolahan Pak Ayun Pak Slamet Pak Saino
a. Cangkul Rp. 35.000 - -
b. Arit Rp. 15.000 - -
c. Golok Rp. 35.000 - -
d. Aiir Rp. 300.000 Rp. 200.000 Rp. 175.000
e. Tali Rp. 25.000 Rp. 19.000 Rp. 15.000

1umlah Rp. 410.000 Rp. 21.000 Rp. 10.000

Alat pengolahan Pak Toha Pak Sarti

a. Cangkul - Rp. 50.000
b. Arit - Rp. 30.000
c. Golok - -
d. Aiir Rp. 275.000 Rp. 200.000
e. Tali Rp. 17.000 Rp. 19.000
1umlah Rp. 22.000 Rp. 405.000




Jadi biaya tetap rata-rata yang dikeluarkan petani dalam satu kali musim tanam
adalah Rp. 303.200 yang diperoleh dari peniumlahan dari biaya tetap kelima
petani yang diambil nilai rata-ratanya.

Analisis Pendapatan Buncis
Penerimaan usaha tani buncis adalah hasil kali antara iumlah produksi
keseluruhan buncis dengan harganya. Harga yang digunakan dalam penelitian ini
adalah harga yang berlaku pada saat penelitian ini di lakukan. Besarnya harga
rata-rata dari ketiga petani yang berlaku adalah Rp. 3.500 dan produksi rata-rata
bersih satu kali musim tanam pada saat dilakukan penelitian adalah 7 kali panen
dengan hasil 3 ton sehingga diperoleh hasil rata-rata per panen adalah 210 kwintal
pada periode 21 Maret 2010. Pendapatan petani akan berbeda-beda sesuai dengan
tingkat usaha yang dilakukan, antara lain luas lahan, perawatan, dan mutu dari
benih yang digunakan. Pendapatan petani dalam analisis ini diperoleh dari
pengurangan antara penerimaan dengan biaya usaha tani. Anilisis pendapatan
usaha tani buncis dapat dilihat sebagai berikut:






Tabel penerimaan. biaya total. dan pendapatan usaha tani buncis di desa .
periode 21 Maret 2010

Uraian Petani 1 Petani 2 Petani 3
Nilai(Rp) Nilai (Rp) Nilai(Rp)
I Penerimaan
1. Total produksi ( Kg) 4.200 kg 1200kg 2.400 kg
2. harga produksi 3.500/kg 3000/kg 3.500/kg
Total penerimaan 14.700.000 .600.000 8.400.000

II. Biaya Total
1. Biaya variabel
a. Benih 375.000 225.000 180.000
b. Pupuk 1.600.000 865.000 735.000
c. Pestisida ¹ 270.000 120.000 100.000
Insektisida
d. Tenaga Keria 480.000 180.000 120.000
Total Biaya Variable 2.725.000 1.0.000 1.15.000

2. Biaya Tetap
a. Cangkul 35.000 - -
b. Arit 15.000 - -
c. Golok 35.000 - -
d. Aiir 300.000 200.000 175.000
e. Tali 25.000 19.000 15.000
Total Biaya Tetap 410.000 21.000 10.000

Biaya Total .15.000 1.60.000 1.25.000
III. Pendapatan 11.565.000 1.1.000 7.075.000

Uraian Petani 4 Petani 5
Nilai(Rp) Nilai (Rp)
I Penerimaan
.1. Total produksi ( Kg) 3.500 kg 4000 kg
2. harga produksi 3.500/kg 3.500/kg
Total penerimaan 12.250.000 14.000.000

II. Biaya Total
1. Biaya variabel
a. Benih 285.000 345.000
b. Pupuk 1.220.000 1.477.000
c. Pestisida ¹ 208.000 205.000
Insektisida
d. Tenaga Keria 450.000 480.000
Total Biaya Variable 2.16.000 2.507.000

2. Biaya Tetap
a. Cangkul - 50.000
b. Arit - 30.000
c. Golok - -
d. Aiir 275.000 300.000
e. Tali 17.000 25.000
Total Biaya Tetap 22.000 405.000

Biaya Total 2.455.000 2.12.000
III. Pendapatan .75.000 11.088.000

Keterangan:
Petani 1÷ Bapak Ayun
Petani 2÷ Bapak Slamet
Petani 3÷ Bapak Saino
Petani 4 ÷ Bapak Toha
Petani 5 ÷ Bapak Sarti

Baerdasarkan table tersebut terlihat bahwa pendapatan rata-rata petani buncis
adalah 8.302.800 untuk panen keseluruhan. Hal ini menuniukkan bahwa usaha
tani buncis cukup memberikan pendapatan bagi petani untuk memenuhi
kebutuhan sehari-harinya.

Analisis Efisiensi Pemasaran

a. Analisis Margin Pemasaran

Margin pemasaran adalah perbedaan antara harga yang dibayar oleh konsumen
akhir buncis dengan harga yang diterima oleh petani buncis. Dalam analisis
margin pemasaran, kita akan melihat bagaimana perbedaan harga yang teriadi,
baik yang dimulai dari tingkat produsen hingga tingkat akhir, yaitu konsumen.
Analisis margin pemasaran menyaiikan data dalam bentuk perhitungan yang
disesuaikan dengan keadaan yang sebenarnya. Analisis margin pemasaran
berperan dalam menentukan besar kecilnya pendapatan petani dari peniualan
produksinya. Semakin rendah margin pemasaran maka semakin tinggi bagian
harga yang diterima oleh petani dan sebaliknya.
Besarnya bagian harga yang diterima petani, margin pemasaran, margin
keuntungan, dan Rasio ProIit Margin ( RPM) untuk masing-masing saluran
pemasaran buncis di kelurahan Sumber Agung adalah sebagai berikut:

Analisis Margin Pemasaran

No Lembaga Harga Nilai Share
(Rp) (kg)
1. Produsen
a. petani 1 3.500/kg 53,84
b. petani 2 3.000/kg 46,15
c. petani 3 3.500/kg 53,84
d. petani 4 3.500/kg 53,84
e. petani 5 3.500/kg 53,84
2. Pedagang
Pengumpul
Harga beli:
a. pengumpul 1 3.700/kg 56,92
b. pengumpul 2 3.900/kg 60

Harga iual:
a. pengumpul 1 4.000/kg 69.23
b. pengumpul 2 4.500/kg 69.23

Biaya:
Transportasi
a. pengumpul 1 5.000 100/kg
b. pengumpul 2 70.000 35/kg

Tenaga Keria

a. pengepul 1 35.000 70/kg
b. pengepul 2 80.000 53,33/kg
Margin keuntungan
a. pengumpul 1 800/kg 12.30
b. pengumpul 2 600/kg 9.23
RPM (1) 4,70 0,07
(2) 6,79 0,10

3. Pedagang Besar
Harga beli 4.800/kg 73.84
a. transportasi 200.000 71,42/kg
b. tenaga Keria 200.000 28,57/kg
Harga iual (Buncis) 5.800/kg 89.23
Keuntungan 1000/kg 15,38
Margin keuntungan 1000/kg 15,38
RPM 10 0,15

4. Pedagang Pengecer
Harga beli 6.000/kg 92,3
Biaya ;
a.Transpotasi -
Harga iual 6.500/kg 100
Keuntungan 500/kg 7,6
Margin Keuntungan 500/kg 7,6
RPM -
5. Konsumen akhir 6.500/kg 100

Keterangan:
Petani 1÷ Bapak Ayun Pengepul 1 ÷ Bapak Dedi Aprianto
Petani 2÷ Bapak Slamet Pengepul 2 ÷ Bapak Jasman
Petani 3÷ Bapak Saino Pedagang Besar ÷ Ibu Surti
Petani 4 ÷ Bapak Toha Pedagang Pengecer ÷ Ibu Sumiarti
Petani 5 ÷ Bapak Sarti

Terlihat bahwa rata-rata harga iual pedagang pengumpul adalah Rp. 4.250 / Kg,
dimana pedagang pengumpul mengeluarkan biaya untuk pemasaran berupa biaya
transportasi sebesar Rp 5.000 untuk satu kali kirim pada pengumpul 1 dengan
RPM sebesar 4,70 , sedangkan pedagang pengumpul 2 mengeluarkan biaya
sebesar Rp. 70.000 dengan RPM sebesar 6,79 yang didapatkan melalui
perhitungan , artinya bahwa setiap satu rupiah yang dikeluarkan pengumpul 1
akan mendapatkan keuntungan sebesar Rp 4,70, demikian pula dengan
pengumpul 2, dimana setiap satu rupiah yang dikeluarkan pengumpul 2 akan
mendapatkan keuntungan sebesar Rp. 6,79. Selain daripada itu, diperoleh nilai
share rata-rata untuk RPM sebesar 0,106 dan diperoleh pula nilai rata-rata share di
tingkat margin keuntungan adalah 11,127. Jika dilihat dari nilai ini, maka
perbedaan keuntungan cukup tinggi. Hal ini dikarenakan perbedaan harga yang
cukup tinggi, baik dari harga produsen maupun harga ditingkat konsumen.

Harga iual dari pedagang besar adalah Rp 4.900 dan RPM yang diperoleh dari
pedagang besar adalah 10 artinya setiap satu rupiah yang dikeluarkan pedagang
besar akan memberikan keuntungan sebesar Rp 10,00, harga iual ditingkat ini
terlihat besar karena disesuaikan dengan pengorbanan yang dikeluarkan dimana
dalam tingkat ini iuga produk mengalami kenaikkan harga yang cukup tinggi dari
harga sebelumnya yang hanya Rp 4.500/kg, dimana kenaikan harga tersebut akan
mempengaruhi harga iual.

Harga iual ditingkat pengecer adalah Rp 6.500/kg, pedagang hanya memperoleh
keutunngan sebesar Rp 500 dengan resiko buncis tidak langsung habis teriual
seperti pedagang besar. Berdasarkan analisis margin pemasaran, terlihat bahwa
saluran pemasaran yang ada cukup eIisien karena selisih rasio proIit margin pada
pedagang pengumpul hingga pedagang pengecer sudah mendekati nol.






















BAB VI
KESIMPULAN DAN SARAN


A. Kesimpulan

Dari hasil turun lapang mengenai analisis pemasaran buncis di Kelurahan
Sumber Agung Kecamatan Kemiling Bandar Lampung ini, dapat diambil
beberapa kesimpulan diantaranya :
1. Kacang buncis (Phaseolus vulgaris .L.) berasal dari Amerika yang kaya
protein dan vitamin dan dapat membantu menurunkan kolesterol,
mencegah kanker, menstabilkan tekanan darah serta mengontrol insulin
dan gula darah .
2. Rantai tataniaga komoditas buncis di Kelurahan Sumber Agung dimulai
dari petani, kemudian ke pedagang pengumpul, setelah itu ke pedagang
besar, lalu ke pedagang pengecer, dan pada akhinya ke konsumen akhir.
3. Dalam analisis margin pemasaran terdapat perbedaan keuntungan cukup
tinggi. Hal ini dapat disebabkan oleh perbedaan harga yang cukup tinggi,
baik dari harga produsen maupun harga ditingkat konsumen.
4. Berdasarkan analisis margin pemasaran, terlihat bahwa saluran pemasaran
yang ada cukup eIisien karena selisih rasio proIit margin pada pedagang
pengumpul hingga pedagang pengecer sudah mendekati nol.

B. Saran

Yang meniadi saran kami untuk tataniaga buncis ini adalah sebaiknya petani lebih
peka lagi terhadap harga yang ada di pasaran sehingga, petani mengetahui berapa
besar sebenarnya harga iual yang patut ditawarkan kepada petani, selain itu
kualitas dari tanaman buncis iuga harus diperhatikan, agar harga buncis semakin
tinggi, sehingga mempengaruhi kehidupan petani meniadi lebih seiahtera. Selain
itu, petani iuga harus lebih ieli terhadap kecurangan-kecurangan yang mungkin
dilakukan oleh beberapa pedagang, seperti timbangan yang tidak tepat, sehingga
petani tidak dirugikan. Pedagang hendaklah berlaku iuiur atas setiap iumlah
buncis yang ditimbang.






























DAFTAR PUSTAKA


Bressier , R.G and R.A king.1970 . Markets , princes and interregional trade .John
Wiley & sonks Ine : Newyork

Halimah W. Kadarsan, 1992. euangan Pertanian dan Pem-iavaan Perusahaan
Agri-isnis. Gramedia Pustaka Utama, Jakarta.

Hasyim, Ali Ibrahim. 1994. Pengantar Tataniaga Pertanian. Universitas
Lampung: Bandar Lampung

Nazzarudin. 1999. Budidaya dan Pengaturan Panen Sayuran Dataran Rendah .
Penebar Suradaya : Jakarta

Rubatzky , Vincent E. 1999. Sayuran Dunia 3 ( Prinsip , Produksi dan Gizi ).
Institusi Teknologi Bamdung : Bandung

Rahmat Rukmana, cetakan kedua tahun 1998, "Bertanam Buncis", penerbit
Kanisius

Anonim. 2010. http :///www.wikipedia.com/buncis.Diakses Pada Tanggal 26
April 2010




















LAMPIRAN















Gambar Kantor Kelurahan Sumber Agung




Gambar Pedagang Buncis


Pedagang Besar Ibu Surti

Pedagang Pengumpul Bpk. Dedy Aprianto di Kelurahan Sumber Agung


Pedagang Pengumpul Bpk. Jasman

Pedagang Pengecer Ibu Sumiarti


Gambar Petani Buncis


Petani Buncis Bpk. Toha




Petani Buncis Bpk. Ayun



Petani Buncis Bpk Sarti


Petani Buncis Bpk. Slamet


Peatani Buncis Bpk. Saino












Gambar Beberapa Lahan Tanaman Buncis











Bibit Tanaman Buncis




Tanaman Buncis









Kondisi Pasar



Kondisi pasar Tani di kemiling Pencucian dilakukan di pasar




Sayuran yang siap untuk dipasarkan Timbangan yang digunakan oleh pedagang




Macam-macam sayuran yang dipasarkan

    !&&      ,9,70,,3  $0, ,2,3 /::  905,93, ,: 80-0:2 ,:2 9,3 /,7 !:,: ,, /97,3827,8,3!020739, 0,3/, 0 ,25:3  202,3 503/:/: 57-:2 ,8 47,3 ,25:3  2,479,8 ,/,, 509,3 ,3  /,3 907,25  079,3 8,,/03,3503,7,380.,7,,,2, 202,31,,9,3,78:3,0. 8:2-07 2,9, ,7 :: 9::3  ,3 ,/, /,3 8,, 9,/, :,3  -0:2 -,3, -07-039: 5079,3,38,,/03,390387,8805079//,07,97,3827,880,7,33  070, 5:3 -07,/,3 5,/  /805 9,3,2,3 5,,4  .,-,  -:3.8  -:2-: /,5:7 ,3  ,.,3 8,:7 :, ,:3 80,/,7 8,, :39: /2,,3 438:28  803/7 !7-:25,39,3,3203:,/,7,8:8,,,/,3803/7  !74;38 ,25:3 202 -,3, -03 :3: ,3 507: 203/,5,9 503,:,3 5020739, /,,2 , 3 05,790203 !079,3,3  ,25:3 202 -07,,2 -03 479:9:7, /,3 5,3,3  8,3, 942,9  -:3.8 /,3 -03 5,/ $079,3   !02-://,,,39,3,2,3-:3.8/3/4308,90,20:,80-07-,,/,07,  %,:3 
:,8,70,503,3,2,3-:3.8/3/4308,809,7  09,7  9,:3  
80:,8 09,7/,39,:3203.,5, 09,7 /03,3574/:8 943 $,,93,.,3-:3.88:/,/9,3,2/574538 /3/4308, 0.:,%247%2:7 ,07,80397,5079,3,2,3,39072,8: 03,2-08,780.,7,-07:7:9,/,,,,%03, ,,,7,9 ,,%2:7  03:: $:2,907,&9,7,/,3, $0/,3,380397,,.,344907/,5,9/ ,,,7,9 ,,%03, $:,08$0,9,3%% 03::/,3,07,8920,

4,,79, ,07,,380,,2,203,/80397,5079,3,2,3-:3.8,39,7, ,349,-,9: 447 !03,03,3/,302-,3 ,3/:3 /,35,3,8 ,3:7 $0/,3,35:8,9907-08,75079,3,2,3,.,34,3,9,7,,3/,07, ,7:9 ,,,7,9 ,257802:,,,3,32,8,7,,9202,31,,9,3-:3.8  2:,/,7-:7:2,9,3,,3202-:9:,3/,,2:2,80/98,25,0 3/:8975034,,3,3202-:9:,3/,,2:2,-08,7/,3.4393:0 $0,3 /438:28//,,230079073,9,-:3.8:,90,/08547 0,7,
30,7, ,380732032547-:3.8/,73/4308,,39,7,,3$3,5:7, 4343  :897,, ,,8, /,3378 039:
-039:,3/08547-072,.,2
2,.,2 ,/,,3-07-039:544380,7 //33,3,9,:/-0:,3 /,3 ,/,5:,,3-07-039:-073 033,9-:3.88,3,9/-:9:,340 2,8,7,,93/4308,/,32,8,7,,9:,730072,,-8,/-,,3,3 -,3,3,574/:8-:3.8,3/-:9:,3  0,703,9: -:3.8/,5,9 /,9,,3207:5,,3424/9,32025:3,2,8,/05,3.07, 03:7:9 31472,8,3/50740/,7!/5077,,3-,,47,33/4308, 202-:9:,3,.,3 
,.,3,3 7,2

3.5:39::...32033.8 $0..9509.3023. -:3...880.:2:2  ..9.3..8 .9:/03.3.3-:3.2.3 503.7..38.7 &39:909.8./..9:/03.39.3.3-.3574/:9.574808502-://.20303..50309.70..3 50307.8.8507:/.7.9.%.:.380/.:.9.320.3  /.:.2. &39: 203/.:390381.8.3.7.2.3 %.3 08890383.3.5. .3.3/.3..39:5:..2-:3.9203039:.59.7.9.8 .9.2.9:   0309. 247144 /08758 2.-:3./.3802.3/03.3:39:203.3/:3. .. 5033.89:803/7     %::...3.3/.9.30890381.9.3-..39.5./03.3.9.38.3.3 :3.7.3:.5.2.3:.3/.8. -://.8-:3..0781.7.303 !.25:3 3  .:8..52025079.3 80.9.:80..3.2.9.31..2-.3.8/0:7..3$:2-07:30.3/.8.3 :39:-079.3 /03.7:82025:3..3.98079.39.

:.50309.9.3.39..:9/.7.7.:7.2..25:3    0309.9:/0:7.3023.3.9.:7...3-:3...8/0:7.3 $:2-07:3   0309.3/.2.8.3 .3$:2-07:30./0:7.3-:3.3./.07.2.9.8:8:83.3 $:2-07:3                           .3.3.73502.882.  0309.9.39.9.3.3.//.8..39.:01803.9.

95030-.3 5:8.20:.9907-08..2.8/.7.-07:9 3/42 .8/3/4308.9: 447 !03.302-.2./.7 /03.8  .7.203.   !02-://..:.39..:3  80:..503..%.7030./378   2030-.7.349.25.380-.3 -:3..8/3/4308.843429. %.5079.3-:3.9.7../ 0..8 .7:. /. 34885072.4..8 09..90.9..39.3.0 .80-07-.8./.8.3.3-:3./.7207.75079.39.3/.3574/:8 943  .:3 :.-..9459.7  09..3..8 !.380.3 084 !030-.2.39.7.3.8.  %.7. 09.7  9.3..3.    %&!&$%        $0. /30 -0..809.393/42 $5072. 30..0 .3.:.745.. 80/.380.3..84 $:-/..8/.3-:3.7:9 .8.2..7/.3.3/2:.07.3..3.2.8  !.81.:.490/43.3.3 .35.:.0745..3 .://.802-.804:8.78  -07.84 0../80397.3.03/4308.3.7.7. 17.2.07.03.3-:3.3.:3203.9   %.3-:3.8.3-:3.5:8..2.3.9. 8.5.3/.07.2..3:7 $0/.3/:3 /.70.895090.3:3.34.-.2.7207.

 80/..3038209 -3.38 .3..08  0:2348..8.3.9:-:3..8038 209 038-:3.3..38   :3.3./..33. 803.5:9 9.3..3   .3033./:..8207:5.2 03:8  $50808 .9/.0  !..543.3 5033...9:8:2-07 5749033.3207.804:8 !.08 0:23.5434/0.:.5 -0.:-3./80-:9$3. 9/.9.2-.3.2:33.:703.40.3.0 !.9.99:..0 !..2025079.3-:3.9 :2:23..2203:3.78 .803890..38.:3.803890. -07.78  .-.73.3/5.:2:2.4 ..0./80-:9 :8-0.3-:3.30-.:8-07/.3   !033...:.3-07-0/.3-:3..  .9.2.38 /.207..9 80.8.3:33 :3.344 .9 540-0.32:/.9.890.:8.3./.8/03..8 7/4  .3/.339073.9505079:2-:.3 08:-:7.80383-.804:8..32.73.0 #48.9:!.30354432:/.3.3....3574/:8-:3...7950393/.9.147..8.89./9.3-3.3.3.-07-39 -39207.038...203.804:8 ..9.-0.9.2.32:7.3-:3.8803/72025:3../.. .8.3-:3.3/30-0.3 ./5.843..3..3 -3.8/.-.728.2  $:-1..:.-07..3-:3.-...2.3207.8/5.2-.9.8.3-:3...35.344/3.8.344. $0/.3/.3.2.2/. 207:5. ...7.82025:3./02-.2..38.89:2-:207.3..3442025:3..340 509.3./.7.3574/:9.30354439:.9.$:-0.

. 203.8/.7-4/7.25:7.3 5749039:-:    .33.8..3/438:28-3..3.9.3207...3203.9/.34254882...::5.344     207:5.3.3.3907/7.203:2.3.3/:3574903  803...3..

-:3./.907/.3./.350709.3.:7.:5:3:.073/03.8/80397..8.8.07. 80397.3./.5.7.3.25.9.3.2.9..3002-.8. ..:2:23.8 .3093..-.3-072-.35070250../.9 8079.2.2-./.93 !45:.07.3    22.7.308758&2:2%.89/.:3   %.39:7:8/..3..3/.2.8.3 -03:3:/.8.2.3503..3.3.8 203:3. 47144/.8  !..3.9.3.8 /.3.3  50303/.3-:3.390381:39: 2033.7.3:/.3:8:8 .-.8.9.574/:8-:3.70-:3203.3807.3.3.93/./.4-.8-7/.3-034.3..  %.2//. :2:23.3.88902-://.3574/:82.:.:..89..9.9.2.880.3-07:7.39:3.709.7809.82.7.7.92033.9.-:3.2.8805079 502./809.9./03.5..9//.2.3..503:3.39.3 2025:3...38.3.202-:9:.3..3.3-072:9:93 502:5:.3:9:7903-://.3.8 !.3545:.5.73.7.9.3.9203.3-07.9.89073.3938073.3:3.:7..5.3503.3.3 503.-.383.7.5 9. /9.3./93  002-.72.3...:5:3/.-.3-:3.5./.9 !07-.4.3.97.

5.2.3-:3../.9.703.3/484/.3/.9 :2.3 -:3.33.3.3.5079:2-:..8::  /07.5079:2-:. 5748081494839088 803.2:2....3:/.2.3907.30--08./.3. /07.0307.9-..5.8.3/./7../0.3/03./.33..:7.3-..3..3:  803.4.:809.25.-5748085073.5.3.4:39:9.3. 0389.7/.7.2.3.8 .8.7.::593  .743/890780-:9/...9 5748081494839088907.9.9.:3.89/.89.3.5.:3 &2:23..3./.2.799./.9.9 !.3 !077.20207:..9.820207:.3002-.3/507:.3.3.30--.3. %.:.3 .50:3:3.3-.5443.3/484 .2-.3.8:: /07.2025:3.-.280/.5.32025:3.:39: 5073..9/.7.3 9. 80-.3.-.8] 80/.370484.9//.3-:3./.07.3/08 03.78820/.8 ./.3.38.3/.907/.2.3.3.972-:3 /. -07.3/./.5443203.8 22. 5079.-.80..9/.75.9.3/507:.8.3 $:::/..7   1009.35443 002-.75./80/9 !..1.2.3 -:3..9/5.:39:5038.3.3-:3..23.3.9-..

347.83.350720.9.80/.33.-9. 02-:7/.2 -.73.9..3  .:3 -07./0-: 702.93  -078909:7025:33.

5.3703/./.9.33./7.3  2/5 /.3/:3..9203.344.9/9..32:7.9 81./.3 50307.7.5. 0-07.07.3 5033.3:38:7.5.3-:3.8.39/.9.82025:3...350720.2203:3.25.2025079.8-:3.3.3.7.7.393 5.3 ....3.8207:5.30. //.3.9/.9 80..8.:38:7.5703/.32.3 08:-:7.3 .25./..:3-.320303.73..5  .39.7.878.39073./.:8.3:33 -078909:75.9./.3 0-07.3574/:9.-.3  2/5 ./03.3-:3.7003 $5:79   $970/.3-:3. .8./.350309.89:2-:-. -07-:979:3./02-.:8-07/.-0 $1..3.3/.9/..3574/:8-:3.7.3/. 8:-:7/./.7..39.907.3.:3..3:5079:2-:.3-.8.8.093.9:8:2-07 5749033.3.3.3093.3././.  20907 0.3.9.99.38.3.9..3.-: .5.8 90.  2/5     .7/.895090.3/9.2.9.3.3:39:/9.7..9.805079430 #. 202:.802-:7  702.7..2.25.7950393/.-.3.093.31.%.72078.3.3.3. 5.3-..5.3 %.83.3. 9.3.:5:3/02..3.709.3:.:39:-:3.2.89.3703/.39.:.8  !033.503.32..70484-07.9./.0.4.093.2.32:/.//..2//. 203:9:502:33.5.7..3907.3 5    $0/.3!.:3./.3.9.:23:2 -08/.

/.3.2034397438:3/.3 907/.33..3/438:28-3.9: ..3..3-07.8380-.9..0.3 ..3/20.3... ..39:203. .3./.3803.5.3574903/.3:.9.34089074 203.907/..7.7.-.5.0.25:7..8.3./. 203..3/:3-07-. $./03.3-..233202-.:7.9 .-:3..-0908/..3 4254882..9/..8079.3 .307 20389.2-003 /.3800:.39:203:7:3. -.3/.3800388.3 :..8 207:5.9/.33.3/:3.3.3..3.::5.203:2. .390.:7./.83 :.3/.9:71:38503./.3/:3574903  803.333 203:7:3.35749039:-: :3./ .3207.387 .9/.3203.-:3.202-.2.8.7-4/7.073. /03.938.3907/7./.3.3203.503.9:2-:.7.95.3. .35:3. 203438:28-:3./.3..3807.9-.7.8/.344     207:5.95. 203.3-07.3032.39/.3203:7:3.9..38..3-07-:..3.9-.3/09/.84343:.

9089:73..3:7...3 5-:3..8 ../.574/:8:7.3%.23 /.9 . 80-./.3033.3.07.3 .80/9 %..703.-.380..38094704342907-08.3.93.33.3703/.39.7.920307.9.8.38073 2032-:.4592.02..9/.5.7.58050793.82.2.3 8:2-07574903 .9..950/08.:7 9039:5. 025.307:.807.2-07...7 803..3 203.8..3703/.7.. 907..: 5:. .3.3 /:502.8.:/.8.750307.9.7.3:2.:/::.93..39.3203/4743/507:.32307..3.3-:3.80-039.3:8. .7-838//0138.2030-.3202. 9:     !03079.8  05.803.7 /.5.3509.....5.8 7.39.3 509..7-838207:5.3   4/.03./.503/:/:/3/4308.-. .9 .5.3..3..3  1:9:.30.3574903 7 02.3/:3.2-5:..509.9-08 2 ./.3.2 -039:5443. 574903/.803. .:5:39/.393207:5.3703/.3.88..:32:/.3-:3.9 .75.3.8..39:3.9/..3 -0-07.5.33.3549038-08.8033022../..3.3509.25: ..509.9.90:39:3.5.3/438:28/.3.350393 $0.3.39.  .9 7 ..380-.8.880-.2.38073/..703.32:/. .8:2 2 /.:. 5030/.3809.3907-.3/..7. 7 ..:9:./438:2840438:203 3/4308.3...7.:33.2 50704342.88079.3  .2.:7.3..2.0297..3:39:07.33..3/2.7.2./.38:5.3.79:. /.3/03.3907-.22030-.7.38.380.8.3.3207:5.8.8/.38073203072. 207..7-838/ 50/08.90:39:3.$0.93.2  24/.:39:.390344../.7.3-..30-703..5509.3/2.3574/:5079..:5.7/.8.8.7.89.7-838  :/.80947..8073 -:3.390750393/.7..2 7..7:2.39/.8./..35072. 203.7-4/7.9.-07807..843.07..-..-.8./-://..:.203.8.8.3 .478093--:3.3.9.9.3/./.&2:2  .3/:53. :9:.:9./..038-:3.

 31472.9..3..3/:3. 3899:943.9202.5.9..:3.207.3 .8.31..8.29.3.8.9:503/0.9193 907..3.3203.8..2.9.8.324/..3.331472./.3.. /.-.32030-.3/..3./.3509..9.5574..3 :8..3.3-08079.2..9..39079..5.3.8...39:509.509..2.9: 50792-.20302-.353..3.:8..3.  ..5574.9.8.9.9..3.907.7.8.370.380-.. .7..3807-.370..3.5574.39/.   !7385018038/.33.:.3.8.9507.7.-.3/.9:02-.2033.3.0907-.:8.9.7. 503/0./.9.3.89..3/.3/.7-8389./.907.7.34592.:7.3 02-. .9.89..3   0:2.85...3509.9.8.-078.3 574/:/.38.3./.3 0-:9:.5. 503/0.503/0.9... 50724/.3...9:503/0.8.5079.7 5.7.9:.3 05.:.  0.8.9..4342.92025077...2502.9   .507: 203/.39047 2:04342 0.393.1/0 297.32.950393-.3/.2502-..9202-.:8.3/..3:8907::7.7/.1:38 1:3.5574.3/80-./.3-08....9708450302-.2 50302-.424/9 .3.7:8203.20.5..7 /.70/9:8.3:39:20250740 0:39:3.9.3.7..7.9.250304. .33.30--.8.3807-.-.39/.3.9./.5..3.33.7574/:8030438:203 /8079..73.3/.9.7 803./.305:9:8.78.943.9.35.3503072.35..3:8.3..3..3.98::-:3.502./.35.35.502.3080.   03.02-.2503./03.3:8.7 509..3.3200-0-:9:.2.3 .3 807-..803.7.5047.3 .9.5.09.33.:3..3.3/14:8..38:30502-0 -43.3:8..39.89047.8.9.3..80-:9:.2-.3 080.350:.3..29.3.307.3.509.9 09/.30:.297.. !03/0.3479:9:7. $.1:38. 0-:9:.4224/9. :8.3503/0.0297.3807-.324/. 3899:843./.3/.753.75. 9072.2.9193 $02039.5.3509.-.02-./03.35033.   2033.07.2.7.30297.7.8:.3.9...5574.

:/03..8. !09.503:./.8.3/.7:7897:9:75..7.02-.8.502.7.39.3.8..7.079.9.  -.5.39.2-.502.2897:9:75.:5.2.8./.3/.39.3/.8..7.54.3-07-0/.8:5.3.8.3503:./.-039: -039:05:9:8.5.9.8..2.7/03.3 80.502.3.3574/:80-.:5.9.9078947.5.3:-:3.509.7./03.7..:.7.7.392-:808:.79079039: 907:9.9.8.32033..302-.502.:-:3.  $.8/3/4308.9/.:5:3 .702-.   5.9.2.7..00.5.3 97.203/.7574/:8038. .8.9:5.30925.9   $97:9:75.7   !07.388902502-039:.3574/:8/.7.37-838/.9:8./03.3-039: .38...33.438:203..93.7..070387.32.7.3509.3.7.7.3507:/.8.82      ./.35.39.7. 8079.3/80-.3:9   !0303/.3502-0..82  9....07/.9..7. 07.3.503:.3/03.8   03/4743.3438:203   03:7. 502.549038.8.9.8.3438:203 :39:20250740424/9.3808:.3-07.9097..3/.3%.3 20309:.2 :-:3.9354.3..7.3 /03./843.2 897:9:75.3 :-:33.25..3574/:803203:.3!0:.2.5047.703.3-:3.3.25.: 2.357.:/.3../.7//0138.3 503:..38.4:20574/:8  -7.25../5....3.3 90703/.2:..-.7.7 0907-.393.3:2.8.3507.3503:.2.8.:3..3/-:.940 2.503/.38.47439./...3033.30907.:507:8..3.502-0/03./03.3-07.3.3803..3438:28.3503:..88:.7.3 2033.3/.7..7. .3.503.3-07.9.7/.3/33.7.8.83.80.8..3.574/:8.7. -071:9:.9/03/.3..9: 9025.3.2502.7..3.8 20..380-.3.-.80.8.8..9:8.3.

903:.0-:3.3 .

3-.70.3.2025:3.73.2...07 809025.90705..73.83.9.02-.3 -:3.32..3/.:7.7.8.5. .73.9.3 . 90780-:9 907.40509.7.3/:.3.. 503072.3.9.702-.503/0  509...:3 8073 /03.8...7.3.9.3438:203/-./9:.3..9.074/3    $02039.301803 $89029.9.3 574/:8 -:3.9.8 -.903 2.73/.503/0509. ./.9..3.88:7.05079.3 -:3.3203/.7 /.3/9072.9-.7. 09.58. 3.303.2202574/:8/.5.3907. 5033.9.3.. /03..7.8/..95:.35.8     943  .9. 503/:/:   .9 .39.7/.503072.7 5079:3./.:20372.7 :39:/907:8.8.9 07.7 :.9.3/9072.3 -:3..07203/.3/-.  0-:9:.9.3.3.5.3 2.9.8. 9: -07/.07..35030..73..8 2.25./5...302-.9.-..:3   /03.3/..3 503/:/:  &39: 20203: 507239.. 203.890780-:9   &39:2039:3-08.8.5.7 9./.9..3:98079..32.3.8...5.070387.     943  80/./.2 3007 -0:2 /.9 20203: 0-:9:.3 503/:/: 507: /...7..072025:3..3.05030.3-078.3.802:..   0-:9:.:.438:203/03.070387 0.8. 7..8.8 203..7 5.9.8.3.2:7.3/.35079:2-:.3:.3574/:803.73 907-08.3/.3.90780-:9-0:2-07.3.:7.8 203.38:30-.7.3 !./..80-.:5:3 .3:39:8.3/9072.3/03.3 $0/.3 :2...7 43943.7 .9.75079.5.3 80/.380...501803-.79 9.5..-:5.5.9 /.3 574/:8 -:3. !:: 49.5030.75. .3202./.3.3/438:203.7/.3 !:8.:.39.38.    943  80/.5.3.  .8.7802:. 2.::5-08.509.8.//.  0-:9:.7 5079:3./ 438:203.8.70932.32./.0 438:203 .3400.9.3503/:/: . 203/. .3 :8..8 .32.07.7 $09.3 574/:8 -:3. .:9 .8/.302-./.305.9.9 .3.3203/./.9.35030.3..3.338/.9.38:3203:.9 -.3.9-.5.3 :2.8 / /.50307.3.7.   943 /03. 574/:8 -:3.989    :8:8 :39: .39..8.5. 503/:/:    .8 907:8 2033.5.3/.:3 0 9.73 .3:39:9.3 509.70. 3.5.3./.3 /.39.3:95. /.3.7  !.3.3 9/.509.7.9 $9.380-08.7.7.9.

3/03.    9. 5073/:3.8.3 503.  5020.9  03:7:9 #:2..3 203.3 905. /.7.8 ..507-.:.9  503:3.399.39. . 943..3 -03 .3 -..390344.3 -.3903-://.3 -:3. 502..3.3 8079.35443 2:/.7.2.3 .7.-08.7..8.3.2.3.

7.82:/.434   ..5.85.09.5. 203:7:9 .7802039./.3035443-:3.9203. 943.

.3 /.3                         .9 -07503.5.. 42548 07.9 /907.3 /.. /.././.. 8.09. :39: 2033.5.7  $.9: :5.5. 8. /03.8   05.5 574/:8-:3.7.5.7: 54891 907.3 .9.3 203:3.3.9: 90344 ./..9  $.3 90344 .790203!079.3 574/:8 -:3.8 .3 905.2  /2.3.

    % !%      43805,8,7/,3,9,8,3 507,843,  43805 /,8,7 /,3 -,9,8,3 4507,843, 3 203.,:5 503079,3 ,3 /:3,,3 :39: 203/,5,9,3 /,9, ,3 ,,3 /,3,88 80:-:3,3 /03,3 9::,3 50309,3   03,/,,-,,39,3,2,3,3/:3,,3:39:5079,3,2,302-,   0380-,7,/,,507-,3,,3/,7-03544,35748083,/,:,340 509,39079039:,3/80-:9509,3503,3,7 0380-,73,,3/80-,7,3 05,/,509,3:39:/9,3,2/,3574/:83,/,/,3-,,3438:28   ,7, 574/:803 ,/,, ,7, -:3.8 /93,9 574/:8038090,907,/97,38,8 :,-0 /::7/,,28,9:,37:5,50747,2 #5

   ,7, 438:203 ,9,: ,7, -0 ,/,, ,7, -:3.8 ,3 /-,,7 40 509,3 5,/, ,9: 907,/ 97,38,8 :, -0  /::7 /,,2 8,9:,3 7:5, 507 47,2 #5

   ,,502,8,7,3,/,,-,,,3/0:,7,3/,,2574808502,8,7,3205:9 -,, ,3:9  -,, -43,7 2:,9  / ,3 /::7 /,,2 8,9:,3 7:5, 507 47,2 #5

   .

9:..:5 807.9:5.9 438:203 . 574808 5079:.. /... / 93.!02.7.7. 502.3 .3  /::7/.3 -.3 .39::.5 02-.3202507400:39:3.8.9.3 203.9./.9 574/:803 .3/8.73 5.3.37:5.3/5.7 /03.3   .. .3 /9::.3 :39: 2023/.: . 2.2 #5.7.7.7.3 .8.28.: :2. / 93.7..3 949.3 0.8.7 574/:803 0 438:203 /03..50747. 9.8./.305:./.3 ./.3 .7. 808 ..73 502.9.8.

3 /0:.38.730:39:3.2 #5..3.3 /03.8.302-.9:.3 /9:3/03.7..9. ..7..3  /3.73 502..3 /03.73. 203:7.   !74192.2.7.3 3. 2./.7.502.3 -.50747.37:5.8.

. 40 574/:803  2. .3 /.: 02-..8.2 203.3 503:.33. -.2    ./.3.2 5. 502./.7. 507-.3/3.3 8. 02-.9:.7  8079./.7.3 /0:. 8:.3.8.3  503. -.8.25./. 7.9 0:39:3.347. -:3.9 /.28.9:.3  50325.502.7.7.3.   #.7.8.7  203.8 ...3 /:.3 424/9. 93. 0.25..8.73 0:39:3.9 5078..3 .3 43805 20303.3 /03.8 /03. 8.347.:5:3 4002-.3 -.3... 507803   $.3..84 2..  -..3 907-.:7.9.3 502./. 0 438:203.3 :2.3 5...7.9:.3 /-0 40 438:203 509.9.3 /::7/.72./.25. ...3 207:5.3 502-0.8. 50/. 502.7.8.3 /. .8.3 0..3 203003.3:9.. 93.7.3  .7   $97:9:7 5.3 502.39..3 /50740 02-.7.9 8..3 .3  /.2     '4:20 -0 .9: /08758 .:5 5030.3 .3 5..8.8.8:5. 02-./.8 -:3..3 ...8.90:.3 /::7/.3.7.7 574/:803 7.3 .9.502.7.28.9.7   '4:20 :.3 0.7 .

 .9..3 205:957.02-.5. 02-.9.989  307..3.7.3 574/:803 7..3 0 /.9: ./.7 0397..9.3 3/.7.3.  3.7  3.3  .5...91 $9.3 :084307 /.7.3 574/:803 8..3 ./03.7 :2.90789 47.88 /.7  /.3 50309.9.3 .3.50/.250309.: 503:3.3 3 . 0 438:203 .7..3  .7  507.3 8.../.8/.7 2..3 /507:.3 90.7 5079.3 /03.8.. /.3 07.8...3.2.35030.: 897:9:7 5.  !0309. .3 3.  /.709897:.  -.5.8.3.43/943  .3 /./.88 :.9:    $97:9:75.3 /.2-..72.2-.8..7 389.88.7.3 502-0 .3 503.3 /03.7 /.34031472..8/.3 .  50/.5.2.7509.3 5030.8.9.343/80:.8..3202-0-:3.91 /087591  /.9.5..8.7..9.:.2 9.25.7 -07/..3 3 . 80:3/07 .25.. 5.91 89.9..7 207:5.3 7.   !0/.88 :.3 :39: 20309.3 202-07.7 509.!0/.3..2 50309..7.3.25.88 :.8:5.3 5.3.91 /087591  /:3.8.3.9 502.02-. /.0438:203     038.8.: 5.9./..3 503:25:  50/.3 /107038..39470:7./.3 /.7 50/.7.3     094/03.3 2094/0 8:7..3 /.9.3.3 50/.3 .7.3 .3  ..3708543/03509.38.3 :-:3.9 /.8.0 /.3 /9:3.8 . 4254303 .3503:25::39:/:. /5078.  2:.88 :.39.9 /04254./.3 /:3.3503:25:. 503:.9.3 -07:-:3.989  3.3 .3 502.3 50/.4:20 503:.3 574/:803:39:/:.25.57207/./..9.07 48 .38:3 / .9:70   $97:9:7 5.19.399.07  /..57207/50740/03.3 .9 /..8574/: /.50/.399.3 438:203 20.7.:7.3.38 .3094/0!03.9. 502.8503. 80:3/07 /50740 /..3 203./.3/.8.

7. ...3 8025:73./.73..8.2.. 502-0 9:3.3/.  454 ..820303.3 42403 /../. 2.83 9/.79/.3 93.7 /03.8.3 $:2-07 :3 0.3.3 502-0. 5./..3502-0.:5.3502-0/.8  /.9202-07. 80-.7./.95488//.8: 5.3 5.3 ../.8. :2.8.709 897:.3.7 2.  /..3 . -0-07.3.9.90780-:9207:5../.3 #08543/03/.502-0     !07.7:202503. 0.7 243454 /.39.7 2.331472.: 5..7 -08.709 .7095071472.38.709.7.8-:3./.03/07:3-0781.43/:.3 24345843 /.8 50309.8.8. 805079 5.33./. 503:.3 803.5.3:39: 0:./.0   07..2 203..3. 5.9 42508/..9..7.5.:.0  /03..8..9..7 .07.7 207:5.8.7203.3 507.8.2 20.9 /. /.07.5:3 .3  !0309.5.3 9.3 80.03.5.25.897:9:7/.-.:5.8.75.07  9/.  503:.9  3907.3 /.3 / 0:7.7 -078.3.350/..7 .8.3..250309.$97:9:7 5.9.7 9079039: :39: 203/.3 -0-07.8.3..9:70  /.7     07.8. 502-0 /./.7: ..43/:..3 /507/.250509.8.9:!0309.8.9.9 5.3 0.3.3.8.8 .3 8025:73./3.  80/.  /.3/.30.9.203:.3507. .3 4.. 0-0-.8.7 2.2-.3 40 .  !07..5.3  503039:.7 /03.7.38.25.9 202503.7:80.7. 897:9:7 5.8.3 445843 .7 2./.3. 502.-..35.5. -. 5. 5.9. /.: 5.7 2.7.3503:..3.8.3.3./.7. 803.9.7 57.33/909.3 023  !03039:.8.3/..8.83 2.: 02-.3..-.7.:0.8  574/: .:.3 /. 503:.8..7  $0-.7 3907.3 50792-.393.28     4.3 . .7.7 :39:202507:.7-.3  503:.3 8.:5.-.5 897:9:7 5.3.3. -078.3.3 0:39:3.8.503. 4380397.3 3 /.3503. -..3 40 .0 9..3 . 9:3. . 897:9:7 5..2.3 80-08. 5:7548.3/5.850309.9   !07.8.:.3 503:.8. 0.7.7.39./.80-.

     .30025.3.99.31472.  !09.-07:9  .2.80-. 0  $:2-07:3  9.79 %03.2.38025. .2902:/.3:  $:2-07:3 9.2..$.8.3.7.9 .7 ./.3.3.9 &2:7     0  !09.253 0 $:2-07:3 9.2.:3 %025..7 .:3 %025.7 .9 &2:7      .3/.       $.3-:3.   !.83.   :3 .30/:. .99.2.:3 %025.708543/03509.   %4.2..:3 %025.9 &2:7     /  !09.2..:3 %025.92 :89:8 $:2-07:3 9.3.99.34 %0.9 &2:7  -  !09.   $.  !09.2.9 &2:7     .7 .2.2239.9. .99.35079. .302.209 .309..2.. .3. $:2-07:3 :3 $:2-07:3 9.2.7 ..99.

.50309.82..309.3:7.-07:9 .3/.9:.7.3/..2.3.7.:3 %025.3.2. 9.2.9:  .99.3/24050309-09:5:.5 3/.39: 205:9050393.:3 %025.2.9:.   $:2.33/./.57.2.   .79 2.9.3/.5.9.3:39:50/.2..31472.380.703.3809../.2.07.7.-.3 0974-.5 ..25:3 9.:3 %025.380.3-07-0/.-./: .3.:3 %025.33.7.357.50309.5.3.  !0/.99.7 .9/.7./:..8..9 &2:7      !0309.9 &2:7     .3.  !0/..53/.83.3/. .3.3902:/.7 ..7.:.3-:3.350/.99./..2.50309.3 8079.40509.9 &2:7     -  !0/.:.:.3   $0.30/:.3. $05902-07 .3.:39:203025:/.:.2239. .3 0907-.7 .703.3903 0-7:.3 .35079.3. .3.   $:79 .7 ..7.9 .3..7 .394 $/42:4 57  $:2-07:3  9..3203/::3:39:/.8.3.0907-.99.3/2809.   0/.380-.-079. .-.3.. .2.3.8.30025.3/.8.39/.$0/.::53. .8.:3 50309.9 &2:7     /  !0/.357 .5:7.. .25:3 9.390.

9.8.3.:   3.3.3 /:3.3 07..3203:3:32.9. / 93.38:3/0-:3 -:3..7 0:7.5:7.509...8.3 3.7.3-:3.3/.3 .7.04.8..8 .3 50303.709   02-07.3 .2./.88079.2.2-..3 .2503.3 /0/./.2.8.8..8.3 2.73!02.7.7.3 !02-07.3 .:./..3.30 7:2..3!0309. 502.7.50/./.3 574/:803 !1  /03.8.82   #:2:82039:32.2--:3.  .0203 502.3  ...3.3.3 .3 . ..730:39:3.2.3809025.3 .83 2./93.3203.5033.88 /087591 20309..:57207/.33.9.36:08943073/.88.3/805:9...9.8.3:39:202.8.88 /.3 !8 !- .83    094/03.3.3-:3. 50.8   .989 :39: 20309.9...83 2. 509.7.36:084307.:3:3.:5 -.380-. .7 5.2.7.: -..8/./.7.8350/.9:509. 4 %.320.7  /.88 $9.3 5.7  507.3:8:8/9::.89.8.3.:.9  ..50.7 2.3907-.709   %::.825.2.3549088  3.83 2. 808 .38:3/.:.25748089.3-:3.7 02-.7.36:08943073/.:.  5488 9.5.509.83 02-.7.-.3/705..3!03:. 502.3  574808 502-039:.:018038502.38:7.2.73 502.3 .73502.3.509.7 /.8... 0./. 3. / 0:7.3 023 203.709   02-07.3 002-.39.3.350/.88.9438:203 !7  .7.9 509.32.7.8..3 .88079.  !02-07.: 5..7..8.3  897:9:7 5.3 /03.36:089430705.7.9...3$:2-07:3 8079..305.

393.8.8. 502. 88902 502..3 %49.34      3.8.90     3 6  -9 :2.393./93./93.7.902. 02-.502.7.:.2.7.2.8.7.39.73 #!  ...3.7.3 8.34   #!   0907.9509.3  !8 !- 6  3  !7 !1         .393.8..302-.9.3.8.02-.8.7.90  0:39:3.7.502.7.3.393.-002-.3 .  .7.7.2..3 3   3   !7 !7 !1 !1  !7 !7 L 3   !1 !1  ..7.8...98 3     ..7.7.9 6 6 9 %49.8.9438:203 .8..2.  7    0907.98 401803470.  $0.90  .380-.3 34  2.502.301803 /.7.88401803470. /03.3 .7. 808 #! .84!7419.902.02-.7.73502.502.7302-.90  .7.7380.502.: !7 !1 #.

82   !03:.934 2.3.3 9: /9025.-!7 !7 -!7!1 .3/8:. 5.25.8 . .7.7: 907..8.7.8.2:3 .3  .2579/..2.     !7  !1  .893    3. 88902502.380.3 . / 93.880/.3 .2.73 502.7401803470.: 93.01803 .897.9703/. 7    8.902.9./.98 0.!7!1 .8703/.8. 3:2.3           470.3 . !7!1   .3.7.7 /03.3.5 30.7. -.8989.  .8.3.3907.7.8989.3.3 .7 9073907.503..3.. 401803 470.9 8.9.3 :-:3. 203/0.30/.9:503.7.7./.3828.39/. 470.5 .::593   470.8:.2.7. 0/:..98/9:8 .  - .7./.82   $0.7..9 438:203  80./.9 .7. 93. 007./.9 .7.9:  2.7.8.3 .8 8025:73. -!  !078.3  /8:-899:8. .9.401803470.7.53.9 -07503.8..9.703.3828.3 -007.01803 .9: 88902 502.7.80.9:-.9 5.7. .9: 9025.203/0. 2.880.902.7.7.897.9..2.2   !7!1 .507:-.2-.:2..:-:3.3 /. .: 93.

- !1 .   0 !7   0!1  - .

8989. % L .73 502.73502.880.3 /.3 /03.$03./93.% L 0!1 !7  !078.9.9 509.30/.8.3 207:5.7 .8.3203:3.9.01803          0.   . -   7907..503::7.3828.3/.7/03./.98 /9:8 !1. 7.7.3 -078.8989.3.7.3828.7.5.7.8.390.. 5. 3 203.7./..37:2:8 3 3 !1 -   3   !7 3  3 !1 !7    !7   3 3  !7    :-:3.3 ./93.3 5.2.39.7.39.703./.7.3 9/.9/.3 % N !7 !1 .7.3 8025:73.:9954943 40180370708 ..8.. / 93.9 438:203   793. -!7 0907. %    -07.5 40 80:7: 50.7 .8. .3 .3 1:3843..: 502..35.3     !1  .902.  0 !7 !1 . / 93.7.!7 40180370708 .3 -.9..7..7.897. /1107038..7.9438:203 .9 438:20380.9509.3. 7. ..2.7: 40 .79 2.3  /8:-899:8.2.25078.7.7.. 88902 502. / 93. /503.9.8.897. .3574/:803 4389.9.7.

3 .3 9/.388902502.3./.38:39/.9 0:.7.75.54080:7: 50. /93.7 /.9 438:203   793.7.01803                         .:445843/03. .3 ./93.9.8.: 507:-...: 507:-.3/.7.9438:203 793./..: 507:-.79 . 88902 502.8.75. /.3 24345843 ..3 .9.79 .5.9.3 0- -08. /93.01803   %    -07.9 509.7.  .3.9 509. / 93.8.7.: 507:-.: 502.3 -07.7.3-07.3 0- 0..5.7.%    -07.38:3 9/.9: 907/./. .3 -078.7. 8025:73.8.

-:3.2.3:39:503:8:3..9.3.5.:.3.39.2..547.33907443..7.3/.83-079025.   ' #&&#!%    !0309.3/.3.3.8:8722.3023 49. 805079 431.9/0:7.25:3 0:7.703938.29:7:3.3$:2-07:30..3.3 9.2..9..

:5:33.7.3.7..3574899:8 8.380:./.757410:7.3.74-.3.2.3  502.79..3  9.380-.3.5.9.3907/7/.:9.3.3503. 502-:3:.3.8.8. 9.8.3907.3.:7. 9.8.:39:1.5070-:3..89.073/1:38.3:.3 507:/.33202549038.3././.3 !.3.9.3 503../ /.9.073 9..... 9.9/.3808:..3$:2-07:3  0:7...3 0.3.393/03.8.327..8:2:2 /....-. 5070.907/.39.5. :39:9.2.9: .98.9/.9.:...80:7.90.

:7./.8 .3:39:502:2.3 80:.3 22..3././1:38.3..:.3$:2-07:3 32022/03.3 0:7.

80-..:3 3.703./.2.05.-:.5.34.80-.3-070..305.3:2..3 502.5074/05..//423.05.8090./.9.3-08.02-.305.3502.3:.9....78.-:.9:-:..23.848.3.390..9/03..3 $::7...80.3 907502-.3 .3   ...3/2:.3.9:/03.3.7.  ...02-07 /..7./.3 . -:..5.3./08.$:2-07:3:39:5074/00/:.33./08..840.02-07/.-.7./.203. 80./.3/0:7.3907580-./08./08.7./.3-039. 7.7.3  !074/09.34.9:507-:9.980.35 :7./.

509.. 2..93.82././.7.380-.3 2.479..8..3  .3.-07503.8.

202-://.:72..3 424/9. 07:93 207:5. ..3-:3.3:3  90743 .:3    4                     038/.3.503../ &-.. 8050799..3/:3.:7805079.2.5:..880.2 -:3.3$:2-07:3207:5. 7.8 ..3.3 8.0/:5.39:907/.3 502-:/.3.2.2..3!:9 .-0:.3202549038/-/.35.8 943. %42.3 !.9/8.:3 .3.3  .3../..3$:2-07:33.5..3.203.3 /03..39..7 ../0:7..-0 .3/0:7.-..: &-.30/.32070.3.-..7.3.2-:9.8 .3 :-8 0392:3 :3.43/8 90780-:9 2030-.32.37..8 744 %0743 :..9 $.3.3 805079.3.3$:2-07:3:.2.3-..3.3%./. -:. 9.07.3..89.3!.9 805079 038424/9.5.39..8 2..9 2.3479:9:7.                     .8-:.3.  /:7...8.39.3203:7:9-424/9.307.4 /.3 8.89.30/0.3. 207.3. 5. .20207.358...0:7.3/.3.5070-:3..3.3.20388.2 /03. 039.73..95:.:.280-.3 80. /.9...

.                                 .

3:.70980:.35070-:3.  .9:80-.3.7.. .3$:2-07:3202:2.   808:.8.3:.3:.30.3/..3.3/03. /.70.7.9. 5070-:3.70.9:-079..7.8 . /.5.3.72..35442.9.05.. ..3                          .9: 80-.90:7.3:2.3.3:2.3 $:2-07:3..8.3.507025:.3-08.503.. /03..8.3-07/.3./03.4.9.  5070-:3.8.3/.  $0-. 503/:/:80-. .345/03.  :2.5070-:3.3..0:.:3  0:7. .9/03..80-.  .

2-/. /03..3509..-:7:9.$.35..3708543/03.3207:5.393.3-:3.3.33.8$:2-07:3 !09.7. ..7.30/:.90:09.5.3.2.380-...3:3.509.2027084907:9.3%0..:80-.34 0.-073..2.3 .2.8!09.85079.380507990743 .:.3 80.38050793/2.3/.3/.5.3708543/039072:/.2-:3.3907.3479:9:7.9.7/3..3 $0.3.3.3/5078..:33-:.3.7.3&2:2/0399.:2:2503/:/://08..33.3. :3 .3.5...2 9.3/03.43/8. 80-.3 8073-07:-.3.:3/..2..3574.203.305.3 070.580/.7.3503/:/:..203/.5..3.8 .3.8503/:/:$:2-07:3:.:3.207:5.3.-.30025.253/03.7.503.3-:3.35079..5.3.2-.3.32803/7.3.%4.$:2-07:3-072..39:7:3.7.9.3-07:2:79.3-0780-0.-073.:.207:5./.7.29. 50309.5073.3.93 80/./.$.2.209 .-073.203.3.7.479.8 2..//.35079.207:5.8 !09..8-...250.80-.2 .:.3203. 509.5.43/82/.. 80.3-07:2:7 9..25:3   $0.3#08543/03  $0..:..3-07:2:79.3509.07/.73.38.3203:8.8047. $:2-07:3 !09.2.9 503. .:3.3 ..07.32...380.3.  $0-03./.8.$.3.5.3 -07:2:79.509..30 9.3-:3.:3  !09.:5:3/507.8 .2-:3...2..3 8343 .83.9.3.220302:.38.35.9:.3.. .2.:328.3203.33.79 /8.3.80-..2.-007.2:3..5.38073203:9-07-.3.2.3.3509.39.3:09 -07.:3 /.30-:3-:3....203.39:.503.   ' $!$      .3 509. 5..2 902: ./.9..

8./.3509.7..9...33.9.9.3:8.38././. 202.9..8.7.509.3.3.09.33.3-07/0.3/03./.39.:3 203.3-:3.703. 2033.8..3.8 .3.3/.8.3.2.509.5..3.2.3503.8.3-07-0/./.25.8    :.2.3.2..3-:3.7.3.3 :.8.3:.38.:8.3. 0-:3-:3.5..8/.29.8/.3-:3..9.3-:3.3:8.-.2-:3..3.2:35...5.8. .7.39.9 3..3.39.39/.:39:9/.8. 803....3708543/03 &8.890709. -0/.7.509.-075:9:8.:39:203.3-07::7.2.39.3.9:509.

3.3.9.83./.33.209203..09.7 .3. $.3-:3.2.5.29..3-07::7.8.

9.3 -07::7.3.8.3.2.3.29.8/.5.3.3-:3.33..34203.$... 80/.3.

8..8/.5.380:.9..203.%4. .2-:3.8.3.

8/.7.380:...8 .9.$.3907.2-:3.79.3203.9:!.3 .8.3. /.33..

5./03..3.3.30- :9..9:1./8...30-:9.:7.509.:39:0-:3-:3.7:7.8 4/.35079.7.3:8.80-.9 20302-.724/.7:7.:.3/.3 ..38:.3.. . ..2.947503/::3/.::55.5.3.7../.5.20. .3.5.34.3./.. -0/.7.3-:3.7.3.803.2:8.209203.33.:32030:.9..7.324/.$.9.95:.8.8. 80-08.:39:202-.3 /.     08.7.3509.203..3.39.3.32030:.2033.33.3.3/0:.3 0-:9.5.324/.3 :.3/.83. 574/:..2-/.380-08.2.3.703.8/$:2-07 :3803/7-07-0/.9.9::8..3./03. 4/.9.324/.$.3-:3.

3.:5:3-09:907.2-:3.7:8.3.33.0:39:3.203:7:9.2 .703.7..9.5.7203.947 1.3..509.3.509.3.2-:3.-.3/9.3 .2.5.7.3708543/03:39:203.7.9.3-:3.3.3503.380-08.2-:3.3.83.23./.3:.3.509..2030:.907807.3.703.9509.9/.5:31.%4..7:.8.3.3 //.3.2:.5./.7:7.9 .7980-08.30-:9.7.3708543/03203.35./.  80/.3:39:203.     .8 .-.3./.3.2:39:9/.35.207:.0-:3-:3.3 .30- :9..320.8 .$.3.94790780-:9/80-.7-0.8  .7:8 203..2.3.

. .. /03.3/0:.:3 -8.2.2.5.7.5:5:./.83509.89.3:3708407:.203.:9/.3207:5.9.:-.3..3-.890780-:9/.8.:-.9: 509.8343  .2-:3.3/03.7038380.33-.3..7.3#08543/03 $0:7:509.3509.3-0703.3-:3.5.:8.79203. 805079&70.702.703..3-07.5.39..80.3-:3.9 %$!/03.3 .2:8.7.. .3.9.3.3 507-0/.7#5  !:5:../. /.34-..7.805079.3!.29.98.3./.:8.-:3.3.5.3.5.9.89.3.9../.3.9.3-07.803/7-:.:3202-0-0380-.509..3     .%4.703.3.-494-03/03.30- -07.2..3.7..3.5..8.347.   .#5   /.3/.93/4308.9/.2.89072.2. 9075..39:5:5:2.-079.3.8:424/9.3 03.39.2.8-.724/.3-.39.9.29.:3 .7803/73.3..!09..324/.34/.753.7.3.3/03..7.203.9.342:.9.:3 8.203.:8..2.#5  80.880.3/..3.3 80-..5.3.:3202:.509..8 .3...33.3.8.$.3/.#5  &39:903.509./.3708543/033/.9 4-.3-079:.3-:3.3-:3.:8.9.5.9.83-07..3.7.&8..3-..32:33907..3/.:3   $0/.3-:3.9 4-.7.9..9/09.2-:3.3/:3. -.3 /:3.:3 . !485. :8.3 .98/..3203.3 07:.5.880.24/.3/..3:39: 202-.3.8.805079.09.2. /2.3:39:-03.2030:.7.3405.3./47 /.33.:8.3 /-:9:.35.209202:.07.8/.3.$.33.3/.8     0502.3-07:-:3..5-4943.9: 80-08..31:38/.731472.3.83 2...9.3708543/03..:3 .-03 809.9.3503..5.  O .3/.34-./.7.5.9.7503:3.#5  -.3-07:5.$.72.3/03.5.:3 03.3.080:7:.2:25.3%.9:202:.8.7:8/0:.  .-:3.8.3402.3/:3.

3:39:202-.7./.2.34-.83 2..$.9.2.:../:.3.3 -07.3.3 80-.3..835007..3 ...79 857..9.80-08./.3-07:5..34-.7..7.9 4-./..3..9::/.7#5   !030:.80-08.30:.9 .7.7.3:39:-03.3.9:202-:.-494-03/03. 805079&70.7#5   507.5.80-08.39.9.30:.95079.3.3.9:202-:.7.7.3/..3-.#5  -.347..9.380. /8.07 80-08..7.209 .07.7././.7#5   O .3903.9.5..7.9: . $. .5.3/07. !485.8343  .7 .3./.9. /03..7038380. 3.7..9././ :.3/07.9: 80-08.7#5  /.8050791:7.2539:.33-.07./47 /.3-07.89.080:7:..835007.20920247.5-4943.3.2:3/8.3/:3./-. /2.3-.3/:3.5./07.5:5:.7.7#5  507.3805079 .3.3:.3 .47.3:39:202-../ :.3/.3!..:2 2030:.-03 809.209202-0-0380-.3.9:.7. -..3-07.98/.07./-07:5.7#5  !:5:.:8.7#5  :39:7.20:..30:..39:3.#5  /.80-.3 /0:.2030:.3: ..3.3 0:..209-8./-07:5.#5  80..9:80-08.07.7503:3.78.7.39:5:5:2.20250707..7.#5  &39:903.9.3/.7.3 /:3..340903.31:38/.3:39:.3.347.8.3.253 9:/.80.78. $.5.$.20250707../.39:3..9..83 2.9 4-..080:7:.3...8.80-08..3:39:903.9 %$!/03.

3/.$./.9.34 ..7.7:3-07.$. 080:7:..80.72 57-.9:80-08.#5    O .3/0:.3..7.3.:8....3: 4709 -.5.. /.3805079.2.34202-0-494-03:39:.80-08.3.5.7..3./-.7#5  /.::/.$.5.3-.95079./ &39:.7..3:39:903.07.8.7#5   /.3 /:3.7 ..39.9 .3 80..3..5:3.2092030:..

3 .80-08..09.7.33./..3/:3.3/03.3-./.7#5  !:5:.7944 5079.3.

380-.3 9:5:5:2.7./.3!.9.5.9 %$!/03.8343 ./-07:5..3/.80-08.83 2.9.30:.33 -.9:202-:..3/07.9 4-.31:38/.9 4-.5.3.7. /:.3/.9../47 /.9.89.07..805079 . /03.34-.3.5:5:.3-07.7#5   507.  -.3.$.34-8.2030:./.39:3.9:.9.3420250707..#5  80.347.3. .#5  &39:903.7503:3./.98/...#5  4-.8.78.3:39:202-.7038380. /2.3-.-07:5.3.7. !485.$.3.3.805079&70..7..835007.7.3/:3.

7#5  /../-.80-08.:8.5..39..%4..80-08..080:7:.80.-494:39:.9 .72803/7 .7#5  /.5.5:3.3.7.990780-:9.9:80-08.3805079./.2092030:.3.3-07.3.3:39: 903.202-0-0380-.80.3 /.7:3 . .8.7#5     O .3..%4.3.3/:3..3: 4709 -.. . $.7...9.2.3.3-....3.::/..7.3/.9 .380-.7 .95079..5.3/0:.7..2:3 :39:./.0.

.#5   !030:.9 5079.83 2.-8.3/..07.7.90780-:9 2030:.7.3.2030:.3.7#5  !:5:.9:80-08.3::/.805079 .7./47 /...3-07..347.7503:3.  /.7./.9:202-:..3805079.5.7#5     .09.89.9..5:5: . .80-08. /03./.80.80-08.3.7.835007. 080:7:.80-08./...3/:3.30:..8.9 4-.9.39:3.3-.7..39.20920250707..3/:3.9...33.34-.80-08.9:.3/.#5  !:5:.7 ./-.3:39:202-.3/..9 %$!/03..34-.98/.3 80.2./-07:5./..3/0:.7.3-.5.3.3.3.33 -.3-07:5...78.7 .7.7 -.7#5   507.&70.5.7038380.780-08.9.9 4-.3/07.31:38/. -. $.0. /2.7.8343 ..7#5  &39:.3 /:3.%4.3:39:.3!.3./:.380-.3.3. /03.3-.3.7#5  /. !485..9.7#5 &39:903.3:39:903.

2.9.3033.:39.79202-0-0380-.7.2.9.3.7#5     !74/:8%.3 .7.3$047 /2.7980-08.$.5.3.2030:.5.2.5.:8.348:/.$.$.2.7.80-.80-./..29.$.7 ./-07:5.7#5   !030:.3 /0:.5.809.799/.202903.3039.2.5.3.#5  80.3/:3..   .3-07:5.39./. /03.303   . 07:9:2.90780-:9/.3. .3.80.3-07.5.3-.9 4-..39:3.5..7.83 2.7#5  507.3 809.809.$.:39.7503:3.2.3.9.-.07.3.3.$..2.5.83.83.3.3..79 -8.7.79 .83809.5.3 574/:83.3 /:3.703.9:39./.3: .3039.3 -.9:.203/.8 &39:5074/0503.5:5:././-./.5-4943.3:39:.3.79 20250707.:22030:. 203/..83.080:7:.3-:3.3.7 .5.3:39..3.7#5  /.809.5.3.9:202-:...202.7.8343  . .9.8.3./.7.30:.2.3-07.7.574/:8.5.-03 809.7038380.90.835007. -.2.3.3..3503.5.9: 80-08.3..39:5:5:2..-494-03/03.3:39:903.80-08.9 .3-:3.5.9  2.3907.98/.39.3 -07-0/..9.#5  -..5. 805079&70.5.#5   4-.78.80-.347.3/.708543/03  .3-:3.95079.5.9 %$!/03.3.7.3.7.3-:3.080:7:..8.3/.5509.3 80-.3.202..2.9.303.9::/.3/:3./.9 4-.7.9 574/:83.80-. !485.80-08.33.07./..9.303-:3.305.3 0:.3.   .3-:3..3..9:80-08./47 /./.5.80-08.31:38/../:.3 /07.7#5  :39:7.:390.5....3...#5   &39:903..3..33-..34-.%4..  ./.5.7..83....5.3 0:.3039.380.20990703.3:39:202-.9202.3.3202:2.202..3-.5.3.7...703.07./:.7#5  !:5:./.$.9.9:8.3:3.3:39:-03.3.3033.574/:89.3.8..3/..8050791:7.3./. .203/.3805079 .80-.O .80-./.2.

..5./. 2.3503:25:9/.. #5  .7990.5.9-.3.2:25..3503:25:     .2-4050/. 203/.3%. 2070.5.3.5.3039.7.$.3.5.3/9.3-07-0/.3  $03./.9:39. -. .8.202.3 509.%4.7.509.2203/..3.5.8 ..3.-:3.8.3.8.8574/:83.8.7.5.2.9./...3.509.3-.83.7.3503:25:..3.50/..!02.2.8.5.7..79203.38:305.$.8 05.7.3-079:.303     . 02:/.-.7.203:25:..202.3.7.3.50/.3.7.!74/:8%.7.3.809.7.3-:3. :3 -.3:3.3-:3.305.2.39..8.8 .33/.3.3.3-:3.:.-.2.5.3/.5.3.80-.7.3.7.-:3.2 ./.$.5.780:7:509.5.34 /.83..

3.80.$.3-./..#5  .5.3203.209 .83.2:3 -07-0/.05.3-:3.3503:25: .7..7.-07.3.50/./03.

!03:.2.-:3.303..8.3./805..9..38073/.3.502-.339..7.3.7.3 503:25: .3:3..38.25748089.8.50/.390780-:9 .380:2.3./.9070-/.8207:5..3203:.3. 09.907.9..7.7-:3.3.9.35078049/2.3/.7.3.8 :3.. 50/..320307.0509.3/...3     .3-.7...9 . 8090.7..380.38.55.8-:3.502./.:.3:7.3 &39:2033/.3.83.!09.390.2574808502-..3:.3:39:202-.3.3803/70509./0805.3.302:/..8-. :./.:.7.3!03:25: /...2.8 3 ..3.::-:3./2.8.92:/..7..8./..3 /80-..38:3202-.7. 50/.7.02-..9.9:3.3.-:8: 8090.3503.3.7.340 509..509.3.3-:3.-:3..83.90780-:9/.703.33/.3.7708490780-:9509.9...890780-:9/5.9:/03.34050/.7.83.3%.2.39.     !74808!02-.3.7. .3202-.303.502-.3 /.3..7.3.38:3 /.2.3/..9:424/9.3.35.05.3.

3. 28.3..8 $0-03...9.73.9-:8::3.3 .3 .3!0/.8.2.     .3803.3.3.8.5:3.3 $07.-07.3.9:8.2.3907803/7.509.3. .8.308:9..9.7..3/9.2203.9:8.38:309.5.9.32.3..0.39072.3.:.2574808 5034.9.574808502.5030-.350/.9073.38.3907807.9..90780-:99039:8.3 03.3509.392-: 2070.3.2...3.202:-:3.7...8 2070.3./!...8:/./.3.3.507.5078049 :39:.7..3.2.:-:8: .  !.9:8.8.33...:202.8574/:8:3..350/.5.3/.7.8. 489 1..05..3./.3-078.8..7. :-:3.:.3.202:5: 0507./.3/..703.:/50325.83509.3     :-:3.3:39:202.9..3:./.390780-:9 /.3-.2...39..:39:20203:0-:9:.83 2.3907.8.89.5.39.9: 907..3.0 .3.3/.9.33.39/.2. .7.2.3    ..243/80:.3. !03.9.3 .50.2-.9203.9-:8::3.:5:3502.:/.303.3..3.3.5:35072.-3.503.303 509.-:3.39.5.9 3.7080:7:-.3.397..32:3.5.350/..9.//.:3.7.9./.90773..-8.703.9.3 203.3-07-.3 ..9502.2807.39. 74-4-.3/:53.3:.25748089. -0703/7/.9../.3-.//.3!09.509..202 .2-.3.803.2.2.33.9./:3..3/02.3/.20.3.3.2.9203:7:3.8.2 39074-.303.21.8.3..202-./.!74808%.3:..3.3..2.2-.3.7..3 !09./.9: -.32070.3.3 !03.-.33.2-.3-:3.7494547.3.3 .3.33/.8574/:8803.390.3503./.3 .309.3907:8 20307:8803..3-8.3390..8 574/:83.3574/:9./.780../.3 /2.9907.20307.3%07.:.  -  !.9..9 27:.9.8 /..503. 2.. 907:9.3.980.8503:.3.2.907.38:/.9 .5405.8.:2:290...503:.9-07:5.38.9.

3..:3    .-07:2:7 9.394 -.50/.3/3../.05.5.3.:3 0.-../..3-07:9  !09. 509.3203:.8/.3-:3..7.5.3503:25:-07:8. 57 3207:5.:3.9.3.9.3 3207:5./.3/.$.3.80974-.3 503:25://08.3.3/... 80-0:23.:2:25.2-.3503:25:9:.9..50/.350/.7.3.3207:5.203.   .33./..79.30--..350/.7.3503/:/:$:2-07:3 .7.$:2-07:3.39:7:3.$.9:47.3907.5..3-08.7 :39:/8.:3    !03:25:!.9/.2503..9:47. .39..2.3 5030.5.83509.33...7-.5.708543/03 202:..:7.47.3 503:25:/..5:307.3-08.9.07 !0/.3.8!0/.0/57.3.3:..79 .3503/:/:.9.-.:3.308..5.3509.3 50/.438:203 /.7.35.82.:.3#08543/03  $0.207:5.83 2.3!.../50/..7 -:$:79  !03:25:!.3.2.  .3 50/.38.220302:/:.3503:25: 8./-.38:3050/.5:347.3503:25:/..3./.9.50/.3 .7.3 5030.3&2:23/0399.0/              !0/.79   /.5.3503:25:32029:..7.07 50/.350/.3!./5.75.2902:80-.3  !09..3203:25:...9/..7/..8203:25:.7..3503:25:..82.80/:5.

3 -08.39:2070.8-:.07.3-:3.07 -:$:2.9: 50/.380-. 90780-:9/...7 !0/.33 -07:5.7:38.20309/:.2.2.35030.3:39:203:..:7 $0/. 2.3-08.8$.-:3.3.. .3..79 438:2037 ./.7.32070.2-.7.3..-:3..73.  !02.     .8.380507990743 4790 -:3.:8.3503:25:3203:25:.749.:.253..3!030.8 8.38.3!0/.3-.7..3..7.8.7.9.3 /.7. .3.39..3 50/.. -:$:79 50/.:.703.50/.203.3502.02-.8.8 907.3.3...8:9..8.3502.07.!02.:7...50/./.3:2:220303.30:.3-08.3 424/9.3-:3.8..-07:9    :.3 $0.39..80388:5078.7:3 .     .-:3./....7.203:. 4/.350/.-078.38.32070..7..438:203 !74/:..05.3-07..8.8.25.3 -:3.95.:..9:8.2.907-.7.8.85..50/.:5.907.050/.50/.3.203:8.3&2:2&8....3-07..5:3.050/.7.39:2.8.3!02.35030.33.308..7 /.73.7.3/.3 503:25:3205:9.9:50/.    !0/.3/507/.07 /.2-.8.3!03:25:  !0/.9.3..8.3:39:8.2-../.7    038424/9.3./..33.:7.080:7:.-.29/.3./.9.3.79075:8.07..07  /./.7 02:/..0438:203..3405.3.7.35.3/03.-:3.39.$:2-07:302:/.39..8/$:2-07 :3803/79/./.35.3/507/.9..8.27.750/.8.907.3.3-08.3/.703.35030.35073/.380-.9.&8.8//..3. 24/.38./: :39:/:.7203:. :. .8.3.7$:2.$:2.509.-:3.2.3.25..8 $0-03.9.7 28.3-:3. .30:.4 /./.8.203:.3!030.0438:203/.907.3503:25: 8..3:39: 503:.380-.8 $0.

38.3/. .3    .3203.:380. -0/.3.8 :3.-0424/9./.8    :2.3 //.7.0/57.32034    $:2-07!02-0.7./.380.-0.2...8/.7!09.3203:.:.202..390743 $0/.724/.33.2-574/:8.8.5.3:8.3:39: 20.8 9.3-:3.394202-0-:3.3-.3.7.7509.3.3:39:20.7.:.-07.7509..5.3/507:.3!0305: .8.  -204 0.35 .303-:3./.2.33.9:424/98.5.5.9:8.-07:9 O ..$0/.3503:25: -07-0/.3.-:3.25.-.95.3..3809./.3 90780-:99/.8 2085:3-09:907.8.8.7:8 /0:.82.9480503:3.380.7..0!0/..7.3.3.-07.203:25:.3.8/.3 50/.3424/9..-08.303509../80397.3..:.3:8.  /.724/.5.2902:203.0424/9.37..3203.3202..5.52.3/.3$:2-074/.3/.8350/.380-..9../.8.35 0/0-14:8:39: 203:.#5    .25.2:350/.8.3424/9..803/7 3.8:2-0750724/.750/.9/0.5.83 2.. 203:25:.380503:3.880/9 8050797.9.7.33503:25:90780-:9:39:/..8.9.38:3 09..8.9:-:3.:.

 80/.-:3.3.328.3.3:39:8.3.3.:7.4#5   .

3202-0-:3.7.880.82. /.390743#5   O 5 .#5   .

390743#5    .3.80/.

37.25.#5   ./.

7.3.4#5  /.7 .8/.3203:.#5    80/.25.3/.390743#5    O 5 .7.#5   80/.37.8/03.3/.380-.:.3503:25: 050/.3-08.424/9.3.9/.-:$:79/03.3!03:25:0!0/./:.    .:./03.5.394203:.3.7./.3:39: 90743#5  /.424/9.7!0/.7.-:3..0/57.8:.507.3:39:-:3.7/.7.#5  .7.308.-07-0/.-.:..3...3.-07:9 O .82.78..9:50/.5.-:3.805.

308.0!0/.7.0424/9..8/..7 .   .7!0/.3!03:25:3.

#5    80/.8.3:39:424/9.7.8/.8050794790#5  .3.550305:80.3.7809.8-:3.-:$:79202-0424/9.

9  .3%42./.

/.:..50/.0780.70!0/.308.83...8/... 50/.#5   .7.05.    .3-08.424/9.7.8-:3.3!030.35030.424/9.07 -:$:7980-.7203:.7!0/.

    !07..3 5034797.8.7.9/../.7203/./.3-:3. 80-08.3-08.5:39:/:.47.394-07:2.07.-:3. 803.9.3.2070.3/:5.3202-.7.35034. /.5..8.07.2!74808%.9.3/..3   %03.:5:350/.:...509.3 574808:39:503.20207:.7#5  ...3503:25:2.703.3405.5!74/:/.803/7/./.3.3..3..5748089:90.3 8:/.7.50/..302-.8.8.9.:.70:.8 %03. !...39:/.3-07.3%07.3-...3.:3.5.:.0/ 57.25748089.39:.

3.920.39:3.202-:9:..5./..3 .2 .2 203.8 &39:.5.5.3 80/.3.3-:3.35007.3.0/.:.8.880-..3:9202-.2.3.3:39:#5  ..7/. -:3.3 47.38:7.82.33./5.3809./.73.

3 803.#5  .3/0:.-.3..7.33.47.. 80-.

3.7#5  .7:39:0/:.3.3-.3-:3..8 $0/.880-.5./.390780-:9 070.-.9 203. -:3.8. 202-:9:.3.47..3.80-08.3-:$:79 .

:8073/80-:95078049   ..502-.05./.33.9:3.3 :39:203.5078049   .7..3574/:.302-..943   .3.:907:.7509.7..7.7.9070-/..9.3503:.:2:2502-.3!74/:.5:3/-..8&39:!03.3574808502-0.73.7.7./..43/89079039:907.380.3-0 !74/:..385479.502-0.7..!02-...3 /:.3/-0/.8 ./..38090.7.3907.3:39:/507/..380.. 9:3. $..7.:: -.380.3-:3../..3.7.7:39:2025007.2./.3:.347../. 202-.9%7.3!74/:.780.7./03. 3.3 ..7.3:9..3-:3.3..880-.!02-.:.202-.2:35.

3 ..7.38:3 /5.3803..3.3..39:3/.3:9    348!0325.-.3.9/.3.7.8/.880-.3.38090.3-:$:7980-.9203.703.:5.3-.24-5.7.../9/.780.3./ :39:-.3 .32.. $0...3/:3. 80-08.3.8.3203:3.39/.2-/.83 2.2803/7 .3424/9..50/.7:82030:..385479.5.2-..5.7#5  .3/.8/../.8.3    348!034../84797.8..-..82...:7.38:3/5.997.8.5.9:3.5.50/./.3/5.3-.3   .35748085034..39: .3-.357480850325.3..7#5 :39:203.3/.7.880-.750/.-:8:2.8.3.5.809.9.3.-.3.97..32:/.7.8.50325.3/-..390.5034.:.40/2./.3:9-:3.7.3:9...7#5    O 5 .3/    .3803.-0383/03.3907.3503:25:  .280.3..-:3...0/57.3 :3..7 50/.7 . 20.943 80.7509.7:8202-. 20207:..83  O ./.9203.394203:3.8207:5.7..3:9-:3.:9:.8.380.3  O $0/.  /.7.9/. :.7780-08.3:39:503. /.8.2-039:..3-08.385479.3:9-:3..8..2030:.7/:.8.7:82030:.3.32.7509. #5  ..7.3-:3.3:9/.

907/.3.9 803.-0/9039:.907..3050/.:.33//./-07:7.9.-07:-..2-./.2.3907.3/..9/.73.  03.9:8.33.9-:3.3!03:. ./..#39.3905..5..8.3.9.7.3203.5./.3909.30507.703.9.-07./..09.:.3/7:.0.340 .8/03...95032-.3.3-07.2.   .3.38.8.3503:..9/.2202502-0/..9.7803.509.!0309.90780-:9/..3.:.703./5.39:3 5./.509..8.32030: .3.2.9..8.9.350/.5./.3.3.33./.7.7.9 -:3.7.7.3/-.5 907.3/.89:9/.3/92-.50309./.202!02-0/.33.-.7.7..35.3. !.: 50/.3 /2.3509.5 .38073..8.0 $0-..507239..../.80507.3..8.-7..3:35.7.3/03.3.

.3-.7.7.3:2:23.-0 ..340509.3:8..38090.7.303/.907:3... 3.  .8.3. !0898/.-07:9  .574/:8 .8503:7.7.95.307-8/.80-.7. /.3 /..3/47-.33!48943 .3/0:.9:.390.3.9...0-:9:.5.9:3.-0/.-03 5:5: 50898/..39.3 80.3..7.9  .3.7.3-:3.209  #5   !..7.3-:3. ...3./.3509.8.:8.5..3 /0:.8 $03.8..70.3205:9-..3%42.8/50740/..3 /.-.2:8..5  .:3.7203. /03...3903..7.3.9.909.3907503:3.88&8..   .3-:3.9.7.-./.8  /.-0.7 .'./.3/.83 205:9-...503:..3.88 /. 0:39:3..907.3/0:..33..38.07.      3.:3 !.%..0:.59./..8-07..3502-0 803..-0  !.3-..&8.3/. -03 - 5:5:                    .3 /50740/..3$:2-07:3 /7.73%.8/0:7.25.9./.3-:3..:39:20250740 0:39:3.3:39:-.7..39.0:39:3..88.7..7../.3:3...28.38:-889033...$.0805.8/042549.9.7574/:8949..$..85079.0..3/809::400/:.%.9/7.5:39::.34   #5         #5  .9.8  3.5.3.-0/..9.   !03/.9.9.3-:3.5:3-.7.8..3 /50740509.

3.-.9:.2.2..$...390780-:9/.$.33.28.2574808 574/:8-07..3/.../0:../.   38098/. !0898/.3/.3.5:3:2.3.7-.9.-..7.7.5.%09.  / %03.34 #5   /.8574/:8   -  .79  #5                         #5   .07. -03 - 5:5:                          .8.9-07/.3909.$.'.5.909...:3 #5  :39:-.-0  !.7.9:80-08.5.909.5.3/.8..%4.9 ..5907/7/.38098/.. ..7:8 /47-..07.. $.3...7.9...303 .7#5  :39:-.. !../ /.5/.2:2.5...3#5    :39:-.79 /.22:.209  #5  :39:-./203079-.507-0/.3.'..33/.5.3.7:7.502--9.5..3509..3-.         %49.8..5 .7.-0   ..  %49.-0           .5. / %03.3:.

502.. ..303.... 44 / 7  0 %..79  #5   #5    #5        !.3.              #5    #5          . -07:9  %.25748085079.3 205:98./.3: - 79 . .5      .23.$..$.-0#3.3.3: - 79 ..%09.3 #3.3809.       ./:3.$..95034.520.9/.209             !.3 !.. 44 / 7  0 %.3 .:3 #5   #5   #5   !.3.92:.%4.3.3574808574/:8.  :2. :2..33.95034.5748089.34    #5   #5   #5   #5   #5   #5   #5   #5   #5   #5   #5   #5      ..80-. !..:.

574/:8 080:7:.. 7.7.7 -03. -0788.3574/:87..7-./.3.9....3-:3../.5.8. 39.3.9..3509.3509./.509.7.9.502.980-.3 :8.33 .. 7../03.9.8.3/50740/..   3.9.909.:.5...3-07.5..:..9:.7..7.73.7./-.3.950309..3 93.3/0:./..9..3.3/:3.9:8.3 /.3../.5074/0.9..709.#5   /.3-:3.5.3-.9..503072.9.5075./.39.883/50740/. 7.9.3.88!03/.3/.3 507.:5.2:829.9...#5    .9.. 7.3:8.808:.87.250309./.8.  .7.3/.3:3.8. 7.3-07-0/.7.5.3 .3/:3.9. 7.9.9/.3/03.9.3.:2. ..9.303 /03.303.709  !03/..9:.3.8943803..9.5.3/.909.3509.7..9/.:./.32:9:/.3.3.3.2-3.3-07.57.3/./50740.3.39..3:..350309.2:829.3/.. 5.3 08.7503:2./.7 503:7..8/03.3.9.3 388503/.39..8 !03072. 509.25.-07:9       .7.. -0/.3 !03/.:.8/..:8./.28.8.2..33/.2 .3-:3..3/.

3:8.709    &7...8//08.3503/.3 .%.. #5  !03072.3   !09..3-:3. /.-0503072.5.9..  5074/0.3        .9.949.3 -.

         .

7.574/:8    .3 . #5    %49.574/:8   . !09. #5  .3  !09.

-0   ... 03 - !:5:                                .%09..7..'.  . !0898/.7.                   %49.  %49.07... .. 44 / 7                                     ..%49. / %03.-0 .3         .5 .503072..3: - 79  .   38098/.

3 ..9. #5  !09..5.0 %.3    ..%49.%09. #5   !03072.3        .3  &7.   !03/.5  .3                         !09.                   %49...

7.574/:8    .574/:8    .       %49.

.. !0898/... 03 - !:5:                              .'.3      .   38098/..-0   ..07.503072.3:          .5 .7. .%49. / %03.  .7..-0 ..%09.  %49..                 %49.

..9574/:8033.73502.3/-.5..%49.3.%4.8/03.3.9-.3-:3.303080:7:.509..39.503/.7.3. !09.3907.7.$. 9.  3.5..7.34 !09..7-:3.   !03/.3.9.9:438:203  .5../  -..3/2:.%09..    :39:5.3 !09.39.79  .8.507-0/./. 44 / 7  0 %.793.8.3                     0907..9.- 79  .8 .5.9.9-.5.320.8.509.73.7.3.                                            %49.3-.3.3-:3.9.07/.7.8818038!02.9.3-:3.7.2./.3:39:20203: 0-:9:.3503/.3-. 7.3  ...3..3 9.8 .8.$.93.5  .7 ./.7..   3.37.88 2.5.8..3.40509.73502.::5202-07.73!02.-090780-:9907.3.3.380.9.3/9072.:8...3 .$..3.209 !09.7.8.7..5.3203:3:..:3 !09.3  .740438:203 .2.3.507-0/.88.5.7 .

.2-039:5079:3.  503:25: -  503:25:   .7.3/9072...  .2203039:.83 2.73.2.3703/.503/.8/0:7..          !74/:803 .3 502./.8.3 !03:25: .882. .70.3.3..8.3   0  509.3$:2-07:3.5.7.3 ..73502.3   -  509..3 574/:83.-0 ./.07.393-.3509.:7.3203.8 ..3 .730:39:3.3 /.73502.-..32.84!7419. 3.3/.7.73!02.3/.73502.3 2.509.  50305: -  50305: .802.3-:3.7503:.3/9072.7.3 /808:. %7.:..3-08.3      !0/.3/..  509.73502.7.8.7.7.9.88. $02..3.8.3/03..3..73...3.8.73 0:39:3.838..3   .3#.7.-07:9  3.3..  503:25: -  503:25: #!      .9.7.3 -07507.  503:25: -  503:25:    .80-./.380-.7.882.3  4 02-.73 #! :39:2.8.385479.3   /  509.  #5      .  509. .3 2.7.  503:25: -  503:25:  %03.3/.30.  08.380-03.40509.

  .

   .

   .

   .

            $.70                     .

   .

               .

   .

                       .

 .

           .

  .

      .

         .

                     .

7  ..   !0/.308.-0     .7.

     . 97.385479.8    .

.   - 903.    .07.

:.7.8     .  . :3.

       0:39:3.3    .

       .3   .730:39:3.

       #!               !0/.-0    ..3!030.7.07 .

8          .:. %7.       .7.38549.     ..  .

       0:39:3.3    .

730:39:3.        .3   .

       #!       438:203.7    .

#5   .:3   !0305:.5.9.5.7.3.3!030.             0907.3.$. 7..209   !0305:.3 !09.   !0/.394 !09.$.82.9.79 !09.07-:$:2..5.5.%4.5..3.50/.7.5.7-:$:79 !09.308.3.$.3 !09./.34   !0/..3503:25:.:.3.3.9-.5..79  %07..0/57..

3/..350/.3503:25: .3/.3.7 .9:7:5.5.7..3 2.7.7#5 :39:8..3.3203/..::593 -.35:.9:7:5.880-08.380-08.3503:25:2030:.793.  .:39:#!80-08.7. 507-0/.50/.3/507405:. 7.-.9. 97.3.3/0:..58..7   80/.574/:8032..385479.9:.7#5  /03.730:39:3.3.: 5079:3..809.7..3 203/.. 8.9.7.73.7..3503:25:.3#!80-08.3-.7#5   $0.3-07:5.3//.9./.-.9.7./.3.30:39:3.7#5  /02.7  /.3 .9.809.58./.9/.380-08.30:39:3..75./03.3 503:25: /2.3 #!80-08.9.725.8.320..703.70/ 93.3507-0/.3.30:39:3.::593 .3/0:.7./93.9438:203   .3-.8./..3503:25:2030:.503:25:/03.:5:3.7.:39:502./.92.7. 7.9.707. 80-08.  /2..5.9: /507403.3.5..3 .

::593/. /.3 -08.7.703..3-08.7.3.9-08.7.7..7.#5  ..7 50/.7.7.93:./.3/0:.93 907.3/2./.3/50740/.750/.#5  /.3.7.9:7:5.30:39:3. ..3#!.3..3..809.3-08..350/.3/0:.7#5 .3....3/03.:..350347-.7.7 .3.380-08.3..293./93./808:.58..793.:./.3202-07.7..80-0:23.203.574/:203.

07.7:.:..3 202503.:.7.03.95030.#5  .90780-:9. /2.3.3.   ./93..7.7./..

3.:7.::501803.38:3.203/0.078:/.35030.8087.89/.934                     .7 07/.3503:25:3..84574192.3.7#5 /03.3-08.703.3502.3..3.882.-8907:. 80507950/. 50/. 50/.73502..7.3.8..7.37084-:3.9-.8.50/..3.735.7.380-08./.3 907.20250740 0:9:33...8. 8./.

.3:.9-.3.0825:.5.7509.7.3050/.9.424/9.9202-.34089074  203.-.3502../8.23/.-.73502.3..5.3907/.3.::593  -.390.8802.3 . /.2.3803.3.907.79./.7.::501803.35.9.2034397438:3 /.5.8.3./.:.9/80-.8..9/.8 !.7.9:050/.5.3 907.703.30:39:3.9..305.3 .84574192..3-:3.3 80.:7.3503:25: 8090.3..8/0:7.3 $:2-07:30..804:8.882.0438:203.7....35.8/.7207.203/0.7.3203. 574903/..7.3$:2-07:3/2:.3.25:33 /.:5:3.7 .7.39.0.5.:.7:8/507..3/.7.7    .9.509.3/.3.80-.8/0:7.7.8.9.8.3023.5.78  -07.7.340507-0/.3 .7.7.9./.7..30- 50..8:.3.9438:203    07/.3.8-:3.7.5.3  ..8087.73502.882./5.8./.   ' $!&$#     0825:.39:203:7:3..7.3.9507-0/.3.735.35030.9:9/9.39.509.3.3. -08.7.8.07 /.3.3-:3.-:3./.3/./93.3..320309.3 -08.83.5..7..:-07.3.3..3  .574/:8032. 509..2- -0-07.780-03.3/.::5 93 .7..3-:3..8.2.35030.8079...    #.50/.3.7..73.89:7:3././..   ./.2:39:9.88502.8.7./.9.078:/.39: :.-:3.7..3 02:/.7.320303.3/.50/.934     $../.307 20389.:050/.2.3 503:25:3..

3 9: 509. $0.3.9 803.93 803.-07.8.3/92-.39/.5:2./0-80..3 0.905..9..7:80-0907.8809.39/.3.303/./.3.50.340-0-07. 509.907.32:33 /.202503./7:.:::7.3509.3 80507992-..7:0/:5.:.5.3 !0/.:7.3                             .3:.3. -:3.3203.50/.:7.3.

79..38:8  3432   995..78.9:7.3!07:8.9 '3.09. .3.7:/3  ://. !7385 !74/:8/.   %#!&$%   708807 # .  !030-. .9.9.   .0789.3..8 50307-9 .3:3.3/# 3   ..2...20/.7%.2.9.25:3  .3../.3.7.30/:.3/.!:89.39.82 -7..8 .3  3899:8%0344.9#:2.2/:3.2  !03.!079. .25:3.3!02-.  #:-.&9.3!.2:3.3!03..3  0:.:7..3.3/39077043.3#03/.:7...2.3.7098 573.08.303$.:3 079.7$:7..039  $.79./.3 7-838 7.3.97.3/:3  #.7././0 43 0 843830047  .3 &3.3/.3!079.

.

.

 50/. .42.

/.-:3.3.8 . 57         .%.808!.

              !#                .

308..39470:7..7!0/.7-:$:79 .7..2-.3$:2-07:3     .3:3.8   !0/.2-..

3!03:25:5 .82.3$:2-07:3   !0/.3 ... !0/.3!03:25:5 0/57..394/0:7.

79   . !0/.3:3. .8      !09.2-..3:3.85 %4.3!030.7!09.07-:$:2.

  !09.85$.3:3.85 :3      !09.3:3.79 .

209              !0.   !09.3:3.9.85 $.34 .3:3.85 $.

.2-.3:3..8         . .70-07.5.3%.2.3.

8          .3.3:3.8   %.       -9%.2.3.3:3.2.

7    43/85.3     .:.3.8..8.3/.8.7..3.38.3.8.3/5.3/5.3%2-.3/:3.:..5:39:/5.7     $.8.3 ..7%.34050/.7..:7..3.2 2.3/023!03.43/8!.:7..28.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->