Materi Pelatihan

Pengambilan Keputusan

156

PENGAMBILAN KEPUTUSAN

WAKTU : 1 Sesi @ 90 menit TUJUAN INSTRUKSIONAL UMUM
Mengenalkan kepada peserta mengenai konsep pengambilan keputusan yang efektif dalam memecahkan masalah, baik sebagai manajer maupun sebagai pelaksana.

TUJUAN INSTRUKSIONAL KHUSUS
Setelah menyelesaikan kegiatan pada sesi ini, diharapkan peserta dapat: 1. Mengerti hubungan pemecahan masalah dan pengambilan keputusan 2. Mengenal metoda pemecahan masalah 3. Mengenal proses pengambilan keputusan

MATERI
1. Pendahuluan 2. Berfikir kritis dalam pengambilan keputusan 3. Metoda pemecahan masalah 4. Proses pengambilan keputusan

METODA
1. Kuliah singkat 2. Kerja Kelompok 3. Presentasi – Diskusi Pleno
Pelatihan Keterampilan Manajerial SPMK – Januari 2003

WHO

SEA – NURS – 429, 1N O OSD 001/1.2.

Pelatihan Keterampilan Manajerial SPMK – Januari 2003 .Materi Pelatihan RENCANA PENGAJARAN SESI I Bagian A Topik : Materi Pengambilan Keputusan Metode : Kuliah Singkat Durasi : 30 Menit Pengambilan Keputusan 157 Bagian B Topik : Langkah-langkah Pemecahan Masalah Metode : Kuliah Singkat Durasi : 20 Menit Bagian C Topik : Tugas Memprioritaskan Pengambilan Keputusan Metode : Diskusi dan Presentasi Durasi : 40 Menit WHO SEA – NURS – 429. 1N O OSD 001/1.2.

Tidak semua pengambilan keputusan dimulai dengan situasi masalah. Penyelesaian masalah dan pengambilan keputusan bukan merupakan bentuk sinonim. 1N O OSD 001/1. Pengambilan keputusan merupakan upaya pencapaian tujuan dengan menggunakan proses yang sistematis dalam memilih alternatif. yang difokuskan untuk mencoba memecahkan masalah secepatnya. Tidak hanya berpengaruh pada proses pengelolaan asuhan keperawatan dan kebidanan. Perawat dan bidan pada semua tingkatan posisi klinis harus memiliki kemampuan menyelesaikan masalah dan mengambil keputusan yang efektif. Masalah dapat digambarkan sebagai kesenjangan diantara “apa yang ada dan apa yang seharusnya ada”. tetapi penting untuk meningkatkan kemampuan merencanakan perubahan. Pelatihan Keterampilan Manajerial SPMK – Januari 2003 . menentukan alternatif yang matang untuk mengambil suatu tindakan yang tepat. khususnya dalam asuhan keperawatan dan kebidanan. baik sebagai pelaksana/staf maupun sebagai pemimpin.2. PENGERTIAN PENGAMBILAN KEPUTUSAN Pengambilan keputusan adalah suatu pendekatan yang sistematis terhadap hakekat suatu masalah dengan pengumpulan fakta-fakta dan data. Pemecahan masalah termasuk dalam langkah proses pengambilan keputusan. Pemecahan masalah dan proses pengambilan keputusan membutuhkan pemikiran kritis dan analisis yang dapat ditingkatkan dalam praktek.Materi Pelatihan Pengambilan Keputusan 158 MATERI PENGAMBILAN KEPUTUSAN PENDAHULUAN Pengambilan keputusan dalam penyelesaian masalah adalah kemampuan mendasar bagi praktisi kesehatan. WHO SEA – NURS – 429. Pemecahan masalah dan pengambilan keputusan yang efektif diprediksi bahwa individu harus memiliki kemampuan berfikir kritis dan mengembangkan dirinya dengan adanya bimbingan dan role model di lingkungan kerjanya.

b. 4. Apabila pengambilan keputusan tidak didasarkan pada kelima hal diatas. d. akan menimbulkan berbagai masalah : a. Situasi lingkungan internal dan eksternal yang akan mempengaruhi administrasi dan manajemen di dalam organisasi. Keterbukaan menerima WHO SEA – NURS – 429. Falsafah yang dianut organisasi. Ketidakmampuan pelaksana untuk bekerja karena tidak ada sinkronisasi antara kepentingan organisasi dengan orang-orang di dalam organisasi tersebut. Timbulnya penolakan terhadap keputusan. uang maupun material. 2. Kualifikasi tenaga kerja yang tersedia c. Pelatihan Keterampilan Manajerial SPMK – Januari 2003 . c. b. 1N O OSD 001/1. Masalah harus diketahui dengan jelas. 5. Kreativitas penting untuk membangkitkan motivasi secara individu sehingga mampu memberikan konsep baru dengan pendekatan inovatif dalam memecahkan masalah atau isu secara fleksibel dan bebas berpikir. Pemecahan masalah harus didasarkan pada fakta-fakta yang terkumpul dengan sistematis. Pengambilan keputusan tidak dilakukan secara sembrono tapi harus berdasarkan pada sistematika tertentu : a.Materi Pelatihan Pengambilan Keputusan 159 Ada lima hal yang perlu diperhatikan dalam pengambilan keputusan : 1. 3. Tidak tepatnya keputusan. d.2. Tidak terlaksananya keputusan karena tidak sesuai dengan kemampuan organisasi baik dari segi manusia. Sikap atau watak berfikir kritis dapat ditingkatkan dengan memantapkan secara positif dan memotivasi lingkungan kerja. Tersedianya sumber-sumber untuk melaksanakan keputusan yang akan diambil. Keputusan yang baik adalah keputusan yang telah dipilih dari berbagai alternatif yang telah dianalisa secara matang. Dalam proses pengambilan keputusan tidak terjadi secara kebetulan.

1N O OSD 001/1. Apakah saya mempunyai kewenangan untuk mengerjakan sesuatu ? 5. manajer perlu mengajukan pertanyaan kunci sebagai berikut : 1. minat. Dapatkah saya mendelegasikan hal tersebut kepada seseorang ? 7.2. waktu dan sumber yang tepat untuk itu ? 6. semakin terjaminnya kemampuan analisa seseorang terhadap fakta dan data yang dihadapi dan akan meningkatkan kemampuan untuk mengatasi kelemahan. Apakah saya mempunyai pengetahuan. Apakah saya ingin mengerjakan sesuatu untuk hal itu ? 3. Pelatihan Keterampilan Manajerial SPMK – Januari 2003 . Apakah ada manfaat yang didapatkan dari penyelesaian masalah tersebut ? WHO SEA – NURS – 429. Apakah saya cukup handal untuk menangani masalah itu ? 4. Apakah hal ini penting ? 2.Materi Pelatihan Pengambilan Keputusan 160 kritik akan mengakibatkan hal positif seperti. Membuat keputusan Masalah Berfikir kritis Bagan : Pemecahan masalah dan Pengambilan keputusan Sebelum memecahkan masalah.

artinya membuang waktu. 1N O OSD 001/1. Pembuatan keputusan dapat dipandang sebagai proses yang menjembatani hal yang lalu dan hal yang akan datang pada saat manajer hendak mengadakan suatu perubahan. METODA PEMECAHAN MASALAH Prinsip utama untuk menetapkan suatu masalah adalah mengetahui fakta. kemudian memisahkan fakta tersebut dan melakukan interpretasi data menjadi fakta objektif dan menentukan luasnya masalah tersebut. Pelatihan Keterampilan Manajerial SPMK – Januari 2003 . dan atau tidak berbuat apa-apa (“do nothing”). pengambilan keputusan merupakan pilihan untuk menerima masalah dan bertanggung jawab. eksperimen. Manajer membutuhkan kemampuan untuk menetapkan prioritas pemecahan masalah.2. maka pemecahan masalah tersebut tidak efektif. Tapi sebaliknya bila jawabannya semua “ya”.Materi Pelatihan Pengambilan Keputusan 161 Apabila jawaban pada pertanyaan nomor 1 sampai 5 adalah “tidak”. sumber dan tenaga secara personal. Umumnya untuk pemecahan masalah selalu menggunakan metoda coba-coba dan salah. Pemecahan masalah Memahami masalah yang lalu Perencanaan kemungkinan Menduga masalah yang akan datang Pengambilan Keputusan Mengenalkan Perubahan Lampau Kini Akan datang Bagan : Proses Pemecahan masalah WHO SEA – NURS – 429.

Pelatihan Keterampilan Manajerial SPMK – Januari 2003 . 3. Kualitas hasil tergantung pada keakuratan dalam mengidentifikasi masalah. Mengetahui hakekat dari masalah dengan mendefinisikan masalah yang dihadapi. Penyebab umum gagalnya penyelesaian masalah adalah kurang tepat mengidentifikasi masalah. 2. Mengumpulkan fakta-fakta dan data yang relevan. 1N O OSD 001/1.Materi Pelatihan Pengambilan Keputusan 162 Proses pemecahan masalah dan pengambilan keputusan seperti pada gambar di bawah ini : Masalah Pengumpulan Data Analisa Data Mengembangkan pemecahan Memilih alternatif Implementasi Evaluasi Proses pemecahan masalah dan pengambilan keputusan diatas adalah salah satu penyelesaian yang dinamis. Identifikasi masalah dipengaruhi oleh informasi yang tersedia.2. Mengolah fakta dan data. Oleh karena itu identifikasi masalah adalah langkah yang paling penting. Langkah-Langkah Pemecahan Masalah 1. sikap dan pengalaman pembuat keputusan serta waktu penyelesaian masalah. Terutama waktu yang cukup untuk mengumpulkan dan mengorganisir data. WHO SEA – NURS – 429. nilai.

Oleh karena itu diperlukan keahlian. 7.Materi Pelatihan Pengambilan Keputusan 163 4. 5. 6.2. Untuk itu manajer perawat dan bidan agar selalu mengembangkan kemampuannya dan belajar dari pengalaman di masa lalu untuk mempelajari perubahan yang terjadi. Apakah keadaan yang dihadapi merupakan masalah sebenarnya? 3. Analisa fakta dan data perlu dihubungkan dengan serangkaian pertanyaan sebagai berikut : 1. Menentukan beberapa alternatif pemecahan masalah. 1. Memutuskan tindakan yang akan diambil. Pelatihan Keterampilan Manajerial SPMK – Januari 2003 . Apakah sistem pelaporan di dalam organisasi sudah memungkinkan untuk prediksi secara tepat? • Analisa Fakta dan Data Fakta-fakta dan data yang telah terkumpul dengan baik diolah secara sistematis yang akhirnya akan merupakan suatu informasi yang akan digunakan sebagai bahan untuk pengambilan keputusan. 1N O OSD 001/1. Situasi yang bagaimanakah yang menimbulkan masalah? 2. Apa latar belakang dari masalah? WHO SEA – NURS – 429. Evaluasi. karena masalah yang sebenarnya dihadapi sering terselubung dan tidak terlihat jelas. • Pengumpulan Data Pengumpulan data atau informasi dikerjakan secara berkesinambungan melalui proses yang sistematis. Apakah masalah yang dihadapi diketahui dengan jelas? 2. Memilih cara pemecahan dari alternatif yang dipilih. sehingga upaya untuk mengantisipasi keadaan/masalah yang mungkin timbul akan lebih mudah dilaksanakan seperti . pendidikan dan pengalaman untuk membuat diagnosa yang tepat. • Mendefinisikan Masalah Untuk mengetahui hakekat suatu masalah tidaklah mudah.

Interaksi apa yang diperlukan ? • Penentuan Pilihan yang Terbaik Pada setiap pengambilan keputusan selalu disertai dengan pengambilan resiko. Namun demkian perlu dipertimbang juga bahwa resiko yang menyertai bersifat moderat. Dimana sumber reaksi tersebut ? 5. Oleh karena itu pelaksanaan penilaian dapat diserahkan kepada pihak ketiga yang tidak terlibat langsung dalam proses pengambilan keputusan untuk memperoleh tingkat obyektivitas setinggi mungkin. Dalam usaha menganalisa alternatif yang ada seseorang perlu memperhitungkan : 1. Reaksi apa yang mungkin timbul ? 4. Pelatihan Keterampilan Manajerial SPMK – Januari 2003 . • Evaluasi Untuk mengadakan penilaian yang baik. Apa konsekuensi atas keputusan yang diambil? 5. Apa pengaruh dan hubungan antara masalah yang dihadapi dengan tujuan. WHO SEA – NURS – 429. rencana dan kebijakan organisasi? 4. diperlukan obyektivitas dalam melakukan penilaian atau evaluasi. Pada umumnya pilihan diambil dari beberapa alternatif jika diduga bahwa pilihan itu akan memberikan manfaat yang paling besar baik untuk jangka panjang maupun jangka pendek. Apakah waktu pengambilan tepat? 7. Tindakan apa yang diperlukan ? 3.Materi Pelatihan Pengambilan Keputusan 164 3. 1N O OSD 001/1. Biasanya suatu hal yang sangat sukar bagi seseorang untuk menilai dirinya sendiri secara obyektif.2. Apakah pemecahan masalah sesuai dengan kapasitas organisasi? 6. Siapa yang akan ditugaskan mengambil tindakan? • Penentuan Alternatif Baik buruknya sesuatu keputusan yang diambil sangat tergantung atas kemampuan menganalisa kekuatan dan kelemahan alternatif-alternatif yang dihadapi. Siapa yang terlibat/dipengaruhi setiap alternatif ? 2.

___________________________________________________________ 2. Kemudian bagaimana penemuan itu akan dikomunikasikan kepada personal lainnya. menseleksi pilihan yang paling baik untuk menilai sebelum mendefinisikan tujuan. sebelumnya manajer menetapkan suatu kebijakan baru dalam merespon keluhan pengunjung. 2. ___________________________________________________________ Evaluasi dari pilihan : Pilihan 1. 1N O OSD 001/1. memunculkan pilihan. 3. Untuk menjamin bahwa kegiatan itu efektif perlu kerja sama dengan semua staf terkait. 4. implementasi dan evaluasi. memprioritaskan pilihan. Pelatihan Keterampilan Manajerial SPMK – Januari 2003 Keuntungan Kerugian WHO SEA – NURS – 429. mengidentifikasi keuntungan dan kerugian masing-masing pilihan.2. Salah satu format yang digunakan untuk melengkapi langkah ini : Latihan 1: Kerja Kelompok Format Pengambilan Keputusan Isu/masalah Tujuan Pilihan : ____________________________________________________________ : ____________________________________________________________ ____________________________________________________________ :1. contoh. ___________________________________________________________ 3. FORMAT PENGAMBILAN KEPUTUSAN Langkah utama proses pengambilan keputusan adalah sama dengan proses pemecahan masalah. Fase ini termasuk mendefinisikan tujuan. . 5.Materi Pelatihan Pengambilan Keputusan 165 Untuk proses evaluasi perlu diperhatikan mengenai tempat dan siapa yang bertanggung jawab serta kapan hal tersebut dilaksanakan.

Derajat pada masalah yang terstruktur dalam organisasi. 7. Pentingnya kualitas keputusan untuk keberhasilan institusi. Kemungkinan keputusan autokratik dapat diterima. 6. 1N O OSD 001/1. Konflik dapat terjadi ketika masalah tidak terstruktur dibahas atau jika manajer tidak mempunyai pengetahuan atau ketrampilan dalam proses pemecahan masalah. 5. Komitmen bawahan yang kuat terhadap tujuan institusi. Metode autokratik hasilnya lebih cepat dalam pengambilan keputusan dan cocok untuk situasi yang krisis atau ketika kelompok senang menerima tipe ini sebagai gaya keputusan. Pelatihan Keterampilan Manajerial SPMK – Januari 2003 . maka diseleksi lebih jauh untuk memilih satu pilihan.2. Ada 7 variabel yang berpengaruh dalam pengambilan keputusan untuk menyeleksi gaya yang paling cocok. Kemungkinan bawahan konflik dalam proses akhir pada keputusan final. 2. yaitu : 1. 4.  Rangking sesuai prioritas dari pilihan tersebut  Seleksi pilihan yang terbaik GAYA PENGAMBILAN KEPUTUSAN Gaya pengambilan keputusan manajer perawat/bidan umumnya sama dengan gaya kepemimpinan yang digunakan oleh manajer tersebut diatas. Bagaimanapun anggota staf umumnya lebih mendukung untuk pendekatan konsultatif dan kelompok. Derajat informasi yang dimiliki oleh manajer. WHO SEA – NURS – 429.Materi Pelatihan Pengambilan Keputusan 166 Pilihan yang masuk ke kolom keuntungan itulah yang menjadi prioritas pengambilan keputusan. 3. Mungkin ada 2 atau 3 pilihan. Pentingnya komitmen bawahan dan keterampilan membuat keputusan.

WHO SEA – NURS – 429. 1N O OSD 001/1. Masalah yang timbul menjadi jelas sifatnya karena dibicarakan dalam forum terbuka. Nilai ditentukan oleh salah satu kultural. latar belakang. pengetahuan dan sikap pengambilan keputusan yang dimiliki. Keputusan harus diterima oleh orang yang bertanggungjawab melaksanakannya. Suatu nilai yang berpengaruh pada semua aspek dalam pengambilan keputusan adalah pernyataan masalah. Penerimaan dan pelaksanaan keputusan diambil oleh peserta rapat. kultural. Interaksi kelompok akan menghasilkan pendapat dan buah pikiran serta pengertian yang mendalam.2. bagaimana evaluasi itu dapat dilaksanakan. pengalaman masa lalu. 2. 2. sosial. sosial. minat. Rapat merupakan salah satu alat terpenting untuk mencapai informasi dan mengambil keputusan. antara lain: 1. Faktor internal tersebut meliputi: keadaan emosional dan fisik. Pelatihan Keterampilan Manajerial SPMK – Januari 2003 . personal karakteristik. yaitu : a.Materi Pelatihan Pengambilan Keputusan 167 FAKTOR-FAKTOR YANG BERPENGARUH PADA PENGAMBILAN KEPUTUSAN Banyak faktor yang berpengaruh kepada individu dan kelompok dalam pengambilan keputusan. b. c. filosofi. Faktor Internal Faktor internal dari diri manajer sangat mempengaruhi proses pengambilan keputusan. d. sosial dan kultural. Ada keuntungan-keuntungan tertentu yang dapat dipetik melalui suatu rapat. latar belakang filosofi. PENGAMBILAN KEPUTUSAN KELOMPOK Ada dua kriteria utama untuk pengambilan keputusan yang efektif: 1. Rapat melatih menerima pendapat orang lain. Keputusan harus berkualitas tinggi dan dapat mencapai tujuan atau sasaran yang sebelumnya telah didefinisikan. Faktor Eksternal Faktor eksternal termasuk kondisi dan lingkungan waktu. Contoh.

Fase ini termasuk mendefinisikan tujuan. __________________________________________________________ 3.2. memprioritaskan pilihan. Melalui rapat peserta dilatih belajar tentang pemikiran orang lain dan belajar menempatkan diri pada posisi orang lain. Dibawah ini adalah salah satu format yang digunakan untuk melengkapi langkah-langkah tersebut : Latihan : Kerja Kelompok Format Pengambilan Keputusan Isu/masalah Tujuan Pilihan :_____________________________________________________________ :_____________________________________________________________ _____________________________________________________________ : 1.Materi Pelatihan Pengambilan Keputusan 168 e. menyeleksi pilihan yang paling baik untuk menilai sebelum mendefinisikan tujuan. 1N O OSD 001/1. Pelatihan Keterampilan Manajerial SPMK – Januari 2003 . 4. Keuntungan Kerugian WHO SEA – NURS – 429. __________________________________________________________ Evaluasi dari Pilihan Pilihan 1. memunculkan pilihan. 5. 3. 2. __________________________________________________________ 2. mengidentifikasi keuntungan dan kerugian masing-masing pilihan. implementasi dan evaluasi. Langkah utama proses pengambilan keputusan adalah sama dengan proses pemecahan masalah.

Materi Pelatihan Pengambilan Keputusan 169 Pilihan yang masuk ke kolom keuntungan itulah yang menjadi prioritas pengambilan keputusan. Nursing Management and Leadership ( 5th ed). Mosby St Louis. A. Rangking sesuai prioritas dari pilihan tersebut Seleksi pilihan yang terbaik KESIMPULAN Seorang manajer keperawatan/kebidanan harus mempunyai keberanian untuk mengambil keputusan dan memikul tanggung jawab atas akibat dari resiko yang timbul sebagai konsekuensi dari keputusan yang telah diambilnya. Jelaskan lima hal yang perlu diperhatikan dalam pengambilan keputusan secara sederhana (simpel).T. Sebutkan pengertian tentang “Pengambilan Keputusan”. Jones and Bartlett Publishers International.C. (1995). Baltimore. 1N O OSD 001/1. EVALUASI 1. (1996). 4. Apabila muncul satu masalah ditempat kerja saudara. Jelaskan secara singkat proses pengambilan keputusan dalam menghadapi suatu masalah. 2. Pada hakekatnya. A. maka diseleksi lebih jauh untuk memilih satu pilihan. KEPUSTAKAAN Marriner. . pengambilan keputusan adalah suatu pendekatan yang sistematis terhadap hakekat suatu masalah yang difokuskan untuk memecahkan masalah secepatnya dimana individu harus memiliki kemampuan berfikir kritis dengan menggunakan pendidikan dan pengalaman yang berharga yang cukup efektif dalam pemecahan masalah.2. Swansburg. London England Pelatihan Keterampilan Manajerial SPMK – Januari 2003 WHO SEA – NURS – 429. Mungkin ada 2 atau 3 pilihan. Management and Leadership for Nurse Managers. langkah-langkah apa saja yang harus saudara putuskan. sebagai seorang manajer perawat/bidan. 3.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful